Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 11 September 2024

Pemkab Cirebon Terus Mengakselerasi Penangan Penyakit Menular dan Tidak Menular

KABUPATEN CIREBON — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya menghadiri rapat koordinasi pelaksanaan deteksi dini preventif dan respons penyakit di Hotel Aston Cirebon, Selasa (10/9/2024).

Wahyu menyebut, Pemkab Cirebon terus mengakselerasi penanganan penyakit, baik menular maupun tidak menular.

Rapat koordinasi yang diinisiasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon itu dihadiri camat, kapolsek, komandan koramil, direktur rumah sakit, Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), hingga profesi lainnya.

Wahyu mengatakan, Pemkab Cirebon berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk bisa menangani permasalahan kesehatan, seperti demam berdarah dengue (DBD), tuberkulosis (TB), kematian ibu dan anak, stunting, dan lainnya.

“Diharapkan, selain kita bisa sama-sama sinergi, juga agar dapat melihat pemetaan lebih jelas, seperti pemetaan per kecamatan. Apa masalahnya (di kecamatan), kita cari inovasi,” kata Wahyu usai menghadiri rapat koordinasi.

“Bisa lebih mudah selesaikan masalah. Penanganan itu bukan melulu urusan Dinkes, ini penanganan bersama,” ujarnya menambahkan.

Wahyu menyebut, Pemkab Cirebon memberikan perhatian khusus terhadap penanganan kasus DBD, TB, dan lainnya. Hingga Juli 2024, lanjutnya, DBD di Kabupaten Cirebon mencapai sekitar 1.400 kasus, enam di antaranya meninggal dunia.

“Ini menjadi perhatian lebih bagi kita. Bagaimana penanganannya. Kita buat acara ini untuk kolaborasi semuanya,” ucap Wahyu.

Senada disampaikan Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon, dr Hj Neneng Hasanah MM, bahwa kasus DBD sepanjang 2024 mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Kita terus mengupayakan untuk menekan, agar jangan sampai ada kematian,” ucap Neneng.

Ia menjelaskan, pasien DBD yang meninggal dikarenakan terlambat mendapatkan pelayanan kesehatan. Ia juga mengimbau, agar masyarakat menjaga lingkungannya, terutama soal jentik nyamuk di sekitar rumah.

“Harusnya ada Jumantik (juru pemantau jentik) dalam satu keluarga, harus memeriksa jentik. Nanti ada inovasi di kecamatan yang daerahnya endemis. Kasus (DBD) banyak menyebabkan kematian, maka kita dorong adanya Jumantik, bisa kasusnya menurun dan tidak ada kematian,” jelasnya. (din)

DKPP Kabupaten Cirebon Gelar Bazar Dan Bimtek Untuk Tingkatkan Konsumsi Ikan Masyarakat

KABUPATEN CIREBON — Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Cirebon menggelar kegiatan Bazar & Bimbingan Teknis (Bimtek) Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) dalam rangka menyosialisasikan gerakan gemar makan ikan di Kabupaten Cirebon.

Acara yang berlangsung di halaman Kantor DKPP Kabupaten Cirebon pada Selasa (10/9/2024) ini, dihadiri perwakilan perangkat daerah dan dibuka untuk masyarakat umum.

Kepala DKPP Kabupaten Cirebon, Drs Erus Rusmana MSi menyatakan, Kabupaten Cirebon memiliki produksi ikan yang melimpah, baik dari laut maupun budi daya.

Namun, komoditas ini lebih banyak dijual, karena nilai ekonominya yang tinggi, sehingga masyarakat cenderung mengesampingkan konsumsi ikan secara mandiri.

“Oleh karena itu, diperlukan sosialisasi dan intervensi pemerintah melalui berbagai program, termasuk bimtek ini, untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, mulai dari tingkat PKK hingga desa,” kata Erus.

Ia menjelaskan, DKPP akan membentuk Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) dari tingkat desa hingga kabupaten, guna mendorong konsumsi ikan sebagai kebutuhan penting bagi pengentasan stunting, peningkatan gizi, dan kesehatan masyarakat.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya menyampaikan, tingkat konsumsi ikan di Kabupaten Cirebon masih tergolong rendah, dengan rata-rata konsumsi per kapita sebesar 34,56 kilogram per tahun.

“Sementara itu, di Provinsi Jawa Barat sudah mencapai 41 kilogram, dan secara nasional 56 kilogram per tahun,” ungkap Wahyu.

Melalui sosialisasi ini, Wahyu berharap, gerakan gemar makan ikan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan manfaat konsumsi ikan bagi kesehatan dan gizi keluarga.

“Kami berupaya mengajak masyarakat untuk gemar makan ikan,” tutupnya. (Ida)

Wujudkan Wadah Kreasi, UIN Siber Cirebon Menggelar Kegiatan Cyber-X FITK 2024

CIREBON, FC - Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Siber Cirebon mengadakan kegiatan Siber-X FITK 2024 - Digital Creative Competition. Pembelajaran Digital: Cyber Islamic University ini menjadi momentum terbaik bagi para peserta di bidang digital creative competiton.

Ajang Digital Creative Competition 2024 ini bertujuan mendorong inovasi dalam bidang pendidikan digital di lingkungan universitas berbasis Islam. 

Sejak dibukan pada 10.September 2024, peserta berlomba-lomba menunjukkan kreativitas mereka dalam memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis daring.

Pembelajaran Digital : Cyber Islamic University ini mencerminkan visi UIN Siber Cirebon untuk menjadi pionir dalam transformasi digital di perguruan tinggi Islam. 

Kompetisi ini menjadi wadah bagi para peserta untuk berkreasi melalui karya digital yang mencakup aplikasi pendidikan, konten kreatif, hingga materi pembelajaran yang interaktif. 

Pranata Muda, H.M.Arifin, M.Pd.I  menyatakan bahwa kompetisi ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga pada nilai-nilai Islam yang harus tercermin dalam setiap inovasi yang dikembangkan. 

"Kita ingin melihat bagaimana peserta mampu menggabungkan teknologi dengan prinsip-prinsip ajaran Islam, sehingga mampu menghasilkan produk yang tidak hanya canggih tetapi juga bernilai edukatif dan religius," ujarnya. 

M.Arifin juga memberikan apresiasi yang tinggi terhadap pelaksanaan kompetisi ini. Ia menilai bahwa tema yang diusung sangat relevan dengan tantangan pendidikan modern, khususnya di era digital.

“Transformasi digital dalam pendidikan adalah keharusan yang tidak bisa dihindari. Dengan adanya kompetisi seperti ini, kita berharap dapat melahirkan generasi pendidik yang tidak hanya mahir secara teknologi, tetapi juga memiliki landasan spiritual yang kuat," ujar Aririn. 

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya inovasi dalam pendidikan Islam agar dapat bersaing di kancah global. 

"Cyber Islamic University yang menjadi tema besar kompetisi ini adalah refleksi dari keinginan kita untuk membangun universitas yang mampu memberikan akses pendidikan berkualitas dengan nilai-nilai Islam secara global. UIN Siber Cirebon harus menjadi pelopor dalam hal ini," tandasnya. (din)


Selasa, 10 September 2024

Pemkab Cirebon Gelar Pertandingan Persahabatan Lawan Persib Legend di Stadion Watubelah

KABUPATEN CIREBON — Pertandingan sepak bola persahabatan antara Forkopimda Kabupaten Cirebon dan Persib Legend digelar di Stadion Watubelah, Kecamatan Sumber, Senin (9/9/2024).

Gelaran ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) tingkat Kabupaten Cirebon tahun 2024 dan menjadi momentum apresiasi perkembangan infrastruktur olahraga di wilayah tersebut.

Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon, Dr H Hilmy Riva’i, MPd turut mengomentari potensi para pemain lokal. Menurutnya, keberadaan stadion representatif seperti Watubelah, bisa menjadi sarana yang baik untuk pengembangan atlet lokal.

“Lapangan Stadion Watubelah sudah cukup representatif untuk digunakan, bahkan dalam kompetisi seperti Liga 3 atau Liga 2. Ini tentu bisa mendukung pembinaan atlet-atlet lokal,” jelas Hilmy.

Meski demikian, Hilmy mengakui, bahwa aspek keamanan stadion, terutama di area pemagaran, masih diperlukan perhatian yang lebih.

“Kami sudah menganggarkan perbaikan pagar di tahun 2025, walaupun hanya sebagian. Dalam waktu dekat, saya juga akan mengajukan proposal ke Kemenpora,” tambahnya.

Dengan potensi besar dari para pemain lokal dan dukungan infrastruktur yang semakin baik, Hilmy berharap, Kabupaten Cirebon bisa menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang.

Ia menuturkan, bahwa revitalisasi stadion diperkirakan membutuhkan anggaran sebesar Rp250 miliar. “Kita harus siap jadi tuan rumah Porprov, dan potensi atlet lokal kita juga semakin baik,” tutupnya.

Sementara itu, Zaenal Arif, salah satu pemain Persib Legend, memuji kualitas Stadion Watubelah yang dinilai sudah memenuhi standar internasional.

“Kalau melihat Stadion Watubelah Kabupaten Cirebon, saya menilai sudah sangat bagus, karena standarnya internasional. Rumput dan lapangannya telah memenuhi syarat,” ujar Zaenal usai laga.

Namun, ia juga mencatat beberapa hal yang perlu diperbaiki, terutama dalam hal penataan dan pengamanan. “Ada beberapa hal yang harus dibenahi, seperti penataan dan pengamanan,” tambahnya.

Selain menyoroti fasilitas stadion, Zaenal juga mengapresiasi potensi para pemain muda dari Kabupaten Cirebon, yang dinilainya memiliki talenta menjanjikan.

“Saya lihat ada beberapa pemain lokal yang punya skill dan semangat bagus. Mereka hanya butuh pembinaan dan kesempatan lebih untuk mengasah kemampuan mereka,” imbuhnya. (Ara)

Pemkab Cirebon Gelar FOP Kemenpora 2024

KABUPATEN CIREBON — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya menghadiri pembukaan Festival Olahraga Pendidikan (FOP) Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Tingkat Kabupaten Cirebon 2024 di Stadion Ranggajati, Kecamatan Sumber, Senin (9/8/2024).

Kegiatan FOP merupakan upaya menyiapkan generasi mendatang yang kompetitif, kompak, dan memiliki daya juang tinggi sebagai pemimpin.

FOP Kemenpora tahun ini bertema ‘Play Today, Lead Tomorrow’. Tema yang mengharapkan lahirnya kepimpinan di generasi mendatang. Kegiatan ini digelar selama dua hari.

FOP Kemenpora Kabupaten Cirebon 2024 diikuti 50 sekolah, dari tingkat SD, SMP, SMA maupun SMK. Kegiatan ini mempertandingkan berbagai olahraga masyarakat, seperti lompat tali, bola menggelinding, bola keranjang, estafet lokomotor dan lainnya.

Wahyu Mijaya mengapresiasi Kemenpora yang telah memercayakan Kabupaten Cirebon untuk menggelar FOP tahun ini. Sebab, dari 500 lebih daerah, hanya 30 daerah yang bisa menggelar FOP, salah satunya Kabupaten Cirebon.

“Kegiatan ini melibatkan 50 sekolah yang ada di Kabupaten Cirebon, baik dari tingkat SD, SMP, SMA dan SMK. Mudah-mudahan berbagai kegiatan yang kita laksanakan ini, bisa terus mengolah fisik siswa-siswi kita, selain kebersamaan dan semangat juangnya,” ujar Wahyu.

“Mudah-mudahan putra-putri kita tetap dalam kegiatan positif,” kata Wahyu saat menghadiri pembukaan FOP Kemenpora Kabupaten Cirebon 2024.

Wahyu berharap, FOP dapat melatih kekompakan pelajar dan semangat juangnya. Disamping itu, FOP juga merupakan bagian dari pendidikan inklusi.

“Mereka jiwanya terlatih dengan kekompakan. Mudah-mudahan bukan hanya saat ini saja, semoga bisa dilaksanakan juga tahun depan,” sambungnya.

Senada, disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Cirebon, Ikin Asikin SSos MSi mengapresiasi Kemenpora yang telah memercayakan Kabupaten Cirebon untuk menggelar FOP.

“Ini program baru dari Kemenpora, alhamdulillah kita dapat kepercayaan. Dua hari acaranya. Tingkat SD sampai SMA,” kata Ikin

Sementara itu, Asisten Deputi Wawasan Pemuda pada Deputi Pemberdayaan Pemuda Kemenpora, Edi Nurindah Susila mengatakan, gelaran FOP merupakan langkah yang baik dalam membangun keolahragaan di masa depan, khususnya di Kabupaten Cirebon.

Gelaran FOP bertepatan dengan Hari Olahraga Nasional, yang juga bakal dimeriahkan dengan pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024.

“Pelajar dan generasi muda memiliki peran penting untuk menentukan masa depan bangsa, tingginya kualitas pelajar serta makin terjaminnya masa yang akan datang, dapat dicapai melalui olahraga pendidikan,” ujar Edi.

Edi juga menyinggung capaian prestasi atlet Indonesia di Olimpiade Paris 2024. Indonesia berhasil meraih dua emas dan satu perunggu dalam perhelatan akbar yang digelar di Kota Mode itu.

Ia berharap, dengan adanya FOP bisa melahirkan generasi atlet yang mampu berprestasi di SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade.

“Ajang ini (FOP) mengenalkan, menerapkan prinsip-prinsip fair play, inklusi, kerja sama tim, rasa hormat, dan kepemimpinan anak muda di masa datang,” lanjutnya.

“Hal ini mendasari Surat Keputusan Menpora untuk menyelenggarakan Festival Olahraga Pendidikan 2024 bertema ‘Play Today, Lead Tomorrow’ dengan mendorong peserta didik bermain dan berliterasi fisik,” jelas Edi.

“Festival ini diharapkan, mempersiapkan anak muda untuk menjadi pemimpin yang percaya diri, cakap dan tangguh di masa yang akan datang,” imbuhnya. (din)