Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 03 Maret 2026

Panitia Nasional PMB SPAN-PTKIN 2026 Gelar “Sharing Is Caring” PJ Humas PTKIN Se-Indonesia, UIN Siber Cirebon Jadi Rujukan Narasi Opini

 


CIREBON, FC — Dalam upaya memperkuat sinergi dan strategi komunikasi publik menjelang Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) SPAN-PTKIN 2026, Panitia Nasional melalui Koordinator Penanggung Jawab (PJ) Humas menggelar kegiatan “Sharing Is Caring PJ Humas PTKIN Se-Indonesia” pada Senin, 2 Maret 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom dan diikuti oleh seluruh perwakilan humas PTKIN di Indonesia.

Turut hadir dalam forum tersebut Pranata Humas UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Mohamad Arifin, bersama Amelia Ayu Lestari, yang aktif berpartisipasi dalam sesi diskusi dan berbagi praktik baik komunikasi publik.

Koordinator Pokja PJ Humas SPAN-PTKIN 2026, Widi Cahya Adi, dalam sambutan sekaligus membuka kegiatan, menegaskan urgensi forum ini sebagai ruang kolaborasi, konsolidasi, dan penguatan narasi bersama.

“Sharing Is Caring ini menjadi momentum penting untuk menyatukan persepsi dan strategi komunikasi PMB SPAN-PTKIN 2026. Kita tidak hanya menyampaikan informasi teknis, tetapi juga harus mampu membangun opini publik tentang keunggulan dan keunikan PTKIN,” ujarnya.

Widi secara khusus menyoroti pentingnya narasi berbentuk opini yang mampu membingkai PTKIN sebagai pilihan strategis bagi generasi muda. Ia bahkan menyebut praktik yang dilakukan Humas UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai salah satu contoh inspiratif.

“Kita banyak mendapatkan contoh dari Humas UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon yang konsisten membuat opini tentang PTKIN. Ini penting untuk membangun positioning. Bagi ilmunya dong, pa Arifin Humas UIN SSC,” selorohnya yang disambut antusias peserta.

Diskusi kemudian berlanjut secara interaktif dengan menghadirkan Neni Kurniawati, yang membagikan strategi proaktif dalam menjaring calon mahasiswa. Ia menjelaskan pendekatan “menjemput bola” dengan memanfaatkan dashboard PDSS (Pangkalan Data Sekolah dan Siswa) untuk memetakan sekolah potensial, lalu berkolaborasi dengan PJ TIK guna memastikan validitas data dan efektivitas komunikasi.

“Kita tidak bisa hanya menunggu. Data PDSS memberi kita peta, dan dari sana kita bisa bergerak langsung ke sekolah-sekolah untuk sosialisasi yang lebih terarah,” jelasnya.

Strategi tersebut dinilai efektif dalam meningkatkan partisipasi sekolah dan calon mahasiswa dalam jalur SPAN-PTKIN.

Forum ini juga mendapat penguatan dari Ketua Forum Humas PTKIN, Zidnie Al Fikry, yang memberikan masukan strategis terkait pentingnya keseragaman pesan nasional namun tetap memberi ruang pada kekhasan masing-masing kampus.

Ia menekankan bahwa keberhasilan PMB SPAN-PTKIN tidak hanya ditentukan oleh sistem seleksi yang kredibel, tetapi juga oleh kualitas komunikasi publik yang persuasif, informatif, dan membangun kepercayaan masyarakat.

Kegiatan “Sharing Is Caring” ini menjadi bukti komitmen Panitia Nasional PMB SPAN-PTKIN 2026 dalam membangun ekosistem komunikasi yang kolaboratif antar-PTKIN. Dengan berbagi praktik baik, strategi digital, dan penguatan narasi opini, diharapkan promosi SPAN-PTKIN 2026 semakin efektif dan mampu menjangkau lebih luas calon mahasiswa berprestasi di seluruh Indonesia.

Partisipasi aktif Humas UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam forum nasional ini kembali menegaskan perannya sebagai salah satu motor penggerak narasi positif PTKIN di ruang publik, sekaligus memperkuat branding kampus sebagai Cyber Islamic University yang adaptif dan inovatif dalam strategi komunikasi digital. (din)

Wabup Jigus Dukung Literasi Keuangan Nelayan Gebang Mekar

 

KABUPATEN CIREBON — Wakil Bupati Cirebon Agus Kurniawan Budiman menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Cirebon dalam memperkuat literasi dan inklusi keuangan bagi nelayan pesisir.

Hal itu disampaikan saat menghadiri kegiatan edukasi keuangan bertajuk “Bahari Tangguh, Ekonomi Maju” di Desa Gebang Mekar, Kecamatan Gebang, Senin (2/3/2026).

Kegiatan yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon bersama Anggota Komisi XI DPR RI tersebut menjadi bagian dari penguatan ekonomi masyarakat pesisir di Kabupaten Cirebon.

“Penguatan literasi keuangan sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir,” ujar Wakil Bupati yang akrab disapa Jigus.

“Kami mendukung pengembangan Desa Gebang Mekar sebagai desa yang mandiri secara ekonomi dan inklusif secara keuangan,” sambungnya.

Desa Gebang Mekar merupakan bagian dari program Kampung Nelayan Merah Putih berdasarkan penetapan Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.

Dengan jumlah rumah tangga nelayan aktif yang signifikan dan aktivitas perikanan tangkap yang dominan, desa ini memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian pesisir Kabupaten Cirebon.

Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib menjelaskan, bahwa literasi keuangan menjadi fondasi penting dalam menciptakan stabilitas ekonomi nelayan.

“Kami ingin nelayan tidak hanya fokus pada hasil tangkapan, tetapi juga mampu merencanakan, mengelola, dan memanfaatkan pendapatan secara terencana,” kata Agus.

“Melalui kegiatan ini, OJK ingin mendorong peningkatan akses sekaligus pemahaman nelayan terhadap layanan keuangan formal yang legal agar dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan usaha dan peningkatan taraf hidup,” ucapnya.

“Dengan perencanaan keuangan yang bijak serta pemanfaatan produk maupun layanan keuangan formal yang legal, stabilitas ekonomi keluarga nelayan dapat terjaga serta kesejahteraan dapat meningkat secara bertahap dan berkelanjutan,” lanjutnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota Komisi XI DPR RI, Kardaya Warnika, serta pimpinan bank BJB. Kardaya menegaskan pentingnya prinsip kehati-hatian dalam memperluas akses pembiayaan.

“Perluasan akses pembiayaan harus tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian dan perlindungan konsumen. Nelayan perlu mendapatkan akses yang aman, terjangkau, dan tidak memberatkan,” tutur Kardaya.

Dalam kesempatan itu, bank BJB memperkenalkan produk pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Nelayan sebagai bentuk dukungan terhadap sektor produktif perikanan.

Program tersebut diharapkan dapat memperluas akses kredit yang legal dan terjangkau bagi nelayan.

OJK juga mendorong pengembangan Desa Gebang Mekar sebagai Desa Ekosistem Keuangan Inklusi (EKI) melalui pemetaan literasi dan inklusi keuangan berbasis data, identifikasi kebutuhan pembiayaan produktif, serta penguatan sinergi antara pemerintah desa dan lembaga jasa keuangan.

Melalui kegiatan ini, OJK bersama DPR RI, Pemerintah Kabupaten Cirebon, dan industri jasa keuangan berkomitmen memperkuat literasi dan inklusi keuangan nelayan guna mendorong pertumbuhan ekonomi pesisir yang berkelanjutan di Kabupaten Cirebon. (din)





PJJ PAI UIN Siber Cirebon Wujudkan Mutu Pendidikan Jarak Jauh Berbasis Digital

CIREBON, FC — Kabar membanggakan datang dari Program Studi Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon. 

Setelah melaksanakan Asesmen Lapangan (AL) perdana oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) pada Selasa–Rabu, 20–21 Januari 2026, prodi ini resmi meraih akreditasi dengan peringkat “Baik Sekali.”

Keputusan tersebut tertuang dalam SK LAMDIK Nomor 314/SK/LAMDIK/Ak/S/II/2026 tertanggal 28 Februari 2026 dan berlaku hingga 27 Februari 2031.

Asesmen lapangan dilaksanakan secara hybrid, berpusat di Gedung Siber SBSN lantai 8 dan 4 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Kegiatan ini menghadirkan dua asesor nasional LAMDIK, yakni Prof. Dr. Hj. Evi Fatimatur Rusydiyah, M.Ag. dari UIN Sunan Ampel Surabaya dan Prof. Dr. Hj. Fihris, M.Ag. dari UIN Walisongo Semarang.

Proses asesmen berjalan komprehensif, meliputi evaluasi dokumen, wawancara dengan pimpinan universitas, pengelola program studi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, hingga para pemangku kepentingan. Seluruh rangkaian asesmen menitikberatkan pada mutu tata kelola, sistem pembelajaran digital, luaran tridarma, serta jaminan mutu internal yang terintegrasi.

Dekan FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Saifuddin, M.Ag., mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh sivitas akademika yang telah bekerja keras dan bersinergi mempersiapkan asesmen dengan optimal.

“Alhamdulillah, ini adalah buah dari kerja kolektif dan komitmen kita dalam menjaga mutu pendidikan, khususnya dalam pengembangan Pendidikan Jarak Jauh berbasis siber. Terima kasih kepada seluruh tim dan pihak yang terlibat,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Dr. Muslihuddin, M.Ag. Kepala UPT PJJ turut menyampaikan rasa bangga atas pencapaian ini sebagai momentum penguatan kualitas akademik FITK. Ia menegaskan bahwa akreditasi “Baik Sekali” menjadi pijakan penting untuk terus meningkatkan standar layanan pendidikan dan inovasi pembelajaran.

“Menurutnya, hasil ini menjadi bukti bahwa model pendidikan jarak jauh UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon mampu memenuhi standar nasional akreditasi”. tandasnya.

Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Prof. Dr. Hj. Ria Yulia Gloria, M.Pd., menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil implementasi sistem penjaminan mutu internal yang konsisten dan berkelanjutan. Ia berharap akreditasi ini tidak hanya menjadi capaian administratif, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas berkelanjutan (continuous quality improvement).

Keberhasilan ini semakin mengukuhkan posisi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai Cyber Islamic University yang berkomitmen menghadirkan pendidikan tinggi keagamaan Islam yang inklusif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan zaman, sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 04: Quality Education.

Dengan diraihnya akreditasi “Baik Sekali,” Program Studi PJJ PAI FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon optimistis terus bertransformasi dan memperluas akses pendidikan agama Islam yang berkualitas bagi masyarakat luas, tanpa batas ruang dan waktu. (din)

Indeks Masyarakat Digital Kabupaten Cirebon Naik, Capai 49,34 pada 2025

KABUPATEN CIREBON – Kabupaten Cirebon mencatat Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) sebesar 49,34 pada 2025. Capaian ini menempatkan Kabupaten Cirebon pada kategori tinggi.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon, Bambang Sudaryanto SH MH menyebutkan Nilai IMDI Kabupaten Cirebon pada 2025 mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2024, IMDI Kabupaten Cirebon sebesar 42,88.

Berdasarkan data Indeks Masyarakat Digital Indonesia, lanjutnya, kekuatan Kabupaten Cirebon terdapat pada Pilar Infrastruktur dan Ekosistem Digital yang mencatat nilai 63,55. 

“Angka ini menunjukkan ketersediaan akses dan dukungan infrastruktur digital relatif memadai. Pada 2024, Pilar Infrastruktur dan Ekosistem Digital hanya 59,77,” ujar Bambang.

Sementara itu, Pilar Keterampilan Digital Kabupaten Cirebon mencatat skor 56,96. Nilai tersebut menunjukkan kemampuan dasar masyarakat dalam menggunakan teknologi digital tergolong cukup baik.

“Nilainya naik dibandingkan 2024 yang mencapai 54,63,” tambahnya.

Tantangan utama Kabupaten Cirebon terlihat pada Pilar Pemberdayaan Digital yang hanya mencapai 35,51 pada 2025. Kendati demikian, nilainya mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 22,70.

Kondisi serupa juga terlihat pada Pilar Pekerjaan Digital dengan nilai 41,75. Pada 2024, pilar digital ini hanya mencapai 36,38.

Peningkatan nilai IMDI tersebut menunjukkan adanya perkembangan dalam proses transformasi digital di Kabupaten Cirebon. Kenaikan skor pada hampir seluruh pilar mencerminkan upaya penguatan ekosistem digital yang mulai menunjukkan hasil. (din)


Minggu, 01 Maret 2026

Hadiri Lentera Ramadan, Wali Kota Cirebon Dorong Kolaborasi Kepedulian Sosial

 

CIREBON – Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, didampingi Ketua TP PKK Kota Cirebon, Noviyanti Edo, menghadiri kegiatan "Lentera Ramadan: Berbagi Bahagia Bersama 200 Anak Yatim dan Dhuafa" di Swiss-Belhotel Cirebon, Sabtu (28/2/2026). 

Kehadiran jajaran pemerintah kota ini menegaskan komitmen daerah dalam merangkul seluruh lapisan masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Wali Kota menyampaikan bahwa momen ini merupakan refleksi mendalam mengenai hakikat kebahagiaan. "Hari ini, melalui acara Lentera Ramadan, saya diingatkan kembali tentang arti kebahagiaan dalam konteks yang lain. Kebahagiaan dapat hadir pada ketenangan saat kita bisa bersimpuh, bersilaturahmi, dan berbagi tawa dengan anak-anak yang hari ini hadir," ungkapnya.

Ia juga memberikan pesan penyemangat bagi para anak yatim yang hadir agar tetap optimis menatap masa depan. Wali Kota mengatakan bahwa pemerintah dan masyarakat adalah keluarga besar yang akan selalu mendukung.

"Jangan pernah berkecil hati. Ingatlah bahwa Allah SWT adalah sebaik-baiknya pelindung, dan kami semua di sini adalah keluarga kalian. Kalian adalah pemilik masa depan kota ini. Teruslah mengaji di Rumah Qur'an, teruslah bermimpi, karena doa adalah kunci yang mengetuk pintu langit," pesan Wali Kota.

Lebih lanjut, Pemerintah Kota Cirebon memberikan apresiasi tinggi kepada panitia penyelenggara. Bagi Pemkot Cirebon, agenda semacam ini bukan sekadar seremoni buka puasa bersama, melainkan wujud nyata kepedulian sosial. Nama "Lentera" yang diusung pun dinilai memiliki filosofi kuat, yakni meskipun bentuknya kecil, namun mampu mengusir kegelapan dan memberikan arah di tengah kesulitan.

"Inilah wajah Kota Cirebon, kota yang religius, kota yang penuh kasih, dan kota yang tidak membiarkan satu pun warganya merasa sendirian dalam kesulitan. Semoga semangat kepedulian yang kita rasakan di tempat ini terus terjaga demi kebaikan Kota Cirebon yang kita cintai," tutup Wali Kota.

Senada dengan hal tersebut, Pendiri Yayasan Lentera Hati, H. Daan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian komunitasnya yang telah aktif sejak tahun 2015. Berbasis di Cirebon, yayasan ini konsisten bergerak di bidang kemanusiaan, termasuk menyediakan layanan ambulans gratis bagi masyarakat luas yang membutuhkan bantuan darurat medis.

Selain bantuan insidental, H. Daan memaparkan bahwa yayasannya memiliki program berkelanjutan seperti "Jumat Berkah" yang telah berjalan hampir 10 tahun. Program ini rutin membagikan makanan setiap pekan. Pada momen Ramadan kali ini, pihaknya sengaja mengundang 200 anak yatim untuk diberikan santunan berupa paket sembako, uang tunai, serta kebutuhan pokok lainnya.

Namun, bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat materi. Yayasan Lentera Hati juga fokus pada pembentukan karakter dan spiritual anak-anak asuhnya. Setiap bulan, mereka menyelenggarakan pelatihan private class materi ESQ (Emotional Spiritual Quotient) serta program Tahfidz Al-Qur'an

"Kami berupaya dan memastikan anak-anak memiliki kecerdasan emosional dan landasan agama yang kokoh," tuturnya.

Sabtu, 28 Februari 2026

Bupati Imron Tegaskan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Rakyat

 

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Cirebon menggelar Safari Ramadan bertema Tarling Neuleuman Poekna Peuting di Lapangan Mandala Giri, Sabtu (28/2/2026).

Kegiatan ini dihadiri langsung Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Bupati Cirebon Imron, dan Gus Miftah.

Safari Ramadan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penyampaian arah kebijakan pemerintah kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Dedi Mulyadi menegaskan komitmen kepemimpinan yang berorientasi pada kepentingan rakyat.

“Seluruh atribut itu hilang ketika kita jadi pemimpin. Yang ada hanya satu kepentingan rakyat yang harus utama dari kepemimpinan,” ujar Gubernur yang akrab disapa KDM.

Ia juga menekankan langkah efisiensi anggaran untuk memastikan belanja daerah lebih tepat sasaran.

“Saya memotong seluruh anggaran perjalanan dinas yang tidak penting, agar aliran uang Jawa Barat nanti menjadikan sarjana baru dan rumah rakyat miskin terbangun,” lanjut KDM.

Menurutnya, pemangkasan anggaran perjalanan dinas dilakukan untuk dialihkan pada program prioritas, seperti beasiswa pendidikan dan pembangunan rumah bagi masyarakat kurang mampu.

Sementara itu, Bupati Cirebon Imron mengajak masyarakat mendukung program pembangunan daerah agar berjalan optimal

“Kepada masyarakat diharapkan selalu mendukung program-program yang ada di pemerintahan, karena Kabupaten Cirebon akan bisa maju ini apabila antara pemerintah dan masyarakatnya kita satu kesatuan,” jelas Imron.

Ia juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam memperbaiki infrastruktur jalan yang masih rusak.

“Jalan-jalan yang masih rusak sedang kita perbaiki tahun ini, kalau yang masih belum beres akan segera diberesi secara bertahap,” pungkasnya.

Safari Ramadan tersebut tidak hanya menjadi momentum ibadah dan silaturahmi, tetapi juga ruang komunikasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dengan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, sinergi pembangunan antara Pemprov Jawa Barat dan Pemkab Cirebon diharapkan semakin kuat, terutama dalam peningkatan kesejahteraan rakyat dan percepatan pembangunan infrastruktur. (din)

Wabup Jigus Perkuat Sinergi Desa Lewat Safari Ramadhan

 

KABUPATEN CIREBON — Wakil Bupati Cirebon Agus Kurniawan Budiman atau yang akrab disapa Jigus, memperkuat sinergi pemerintah daerah dan desa melalui kegiatan Safari Ramadhan di Masjid Syukrul Maula, Desa Winong, Kecamatan Gempol, Jumat (27/2/2026).

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan buka puasa dan tarawih bersama masyarakat. Kehadiran Jigus mewakili Bupati Cirebon dalam agenda silaturahmi rutin selama bulan suci Ramadhan.

Jigus mengatakan, Safari Ramadhan menjadi sarana bagi pemerintah daerah untuk turun langsung ke wilayah-wilayah di Kabupaten Cirebon sekaligus menyerap aspirasi masyarakat.

“Alhamdulillah, saya mewakili Pak Bupati dan pemerintah daerah mengadakan safari keliling di bulan Ramadhan ini di wilayah-wilayah Kabupaten Cirebon,” ujarnya.

Ia menegaskan, kegiatan tersebut bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintahan desa agar pembangunan berjalan selaras.

“Harapannya kita bisa bersinergi antara pemerintah daerah dengan pemerintahan desa, intinya kita silaturahmi dan mendengar masukan atau aspirasi dari masyarakat,” katanya.

Dalam kegiatan itu, Pemkab Cirebon turut didampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), mulai dari Kejaksaan, Kepolisian, Kodim, Pengadilan Agama, hingga Baznas.

Menurut Jigus, kehadiran lintas unsur tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

Ia menilai, komunikasi yang terjalin secara langsung di tingkat desa akan mempermudah pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran.

Melalui Safari Ramadhan, ia berharap terbangun hubungan yang semakin erat dan terbuka antara pemerintah dan masyarakat.

Kegiatan tersebut pun disambut antusias warga yang memanfaatkan momen itu untuk berinteraksi langsung dengan jajaran pemerintah daerah.

“Dengan komunikasi dan silaturahmi, kita bisa membangun secara bergotong royong Kabupaten Cirebon ini ke depan supaya bisa lebih baik lagi,” tuturnya. (din)

Sponsor

test

Featured Posts