Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 15 November 2021

Penanganan Kemiskinan Butuh Kerjasama Semua Pihak


KABUPATEN CIREBON.- Penanganan Kemiskinan di Kabupaten Cirebon tidak bisa dilakukan sendiri. Tetapi dibutuhkan kerjasama semua pihak dalam menanganinya. 

Hal tersebut disampaikan Sekda Kabupaten Cirebon, Drs. H. Rahmat Sutrisno, M.Si saat acara Bimbingan Teknis Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT) di Kawasan Gronggong Kecamatan Beber, Senin (15/11/2021). 

Rahmat mengajak semua pihak untuk ikut serta dalam penanganan kemiskinan di Kabupaten Cirebon. Sebab, dengan jumlah 2,2 juta lebih penduduk Kabupaten Cirebon, sekitar 1,9 jutanya masuk kategori kemiskinan berdasarkan data dari Kementerian Sosial. 

Namun, setelah didata ulang ternyata ada 1,7 juta warga Kabupaten Cirebon yang miskin. 

"Dari 1,7 juta tersebut setelah dicek rupanya ada warga yang seharusnya tidak masuk kategori miskin tetapi tercatat di DTKS, sehingga angka tersebut menjadi fokus kita bersama," kata Rahmat. 

Rahmat menjelaskan, Kementerian Sosial mempunyai indikator untuk kategori kemiskinan. Bahkan, itu merupakan landasan untuk mengetahui masyarakat yang mana kategori miskin maupun yang rentan miskin. 

"Para kuwu dan lurah harus bisa menerapkan indikator dari Kementerian Sosial, sehingga bisa melihat warga mana yang memang masuk kategori miskin dan yang rentan miskin. Nanti datanya akan menjadi valid," ujarnya. 

Ia mengungkapkan, di wilayah timur Kabupaten Cirebon sekarang sedang banyak pembangunan industri. Bahkan, tidak menutup kemungkinan dibutuhkan banyak pekerjaan. 

"Infonya ada 50 ribu lowongan pekerjaan di sana. Kalau DTKS ini selesai di desa, keluarga yang tidak mampu yang perlu pekerjaan bisa  disalurkan ke industri yang membutuhan. Minimal, satu keluarga satu orang yang bekerja sehingga mendapatkan UMR. Dan ke depan akan meningkatkan daya beli dan mempunyai kesejahteraan bagi warga miskin itu sendiri," kata Rahmat. 

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Cirebon, Iis Krisnandar mengatakan, SLRT merupakan sistem layanan yang mengidentifikasi kebutuhan dan keluhan fakir miskin dan orang tidak mampu. 

"Selain itu, SLRT melaksanakan rujukan kepada pengelola program fakir miskin dan orang tidak mampu baik di pusat maupun daerah. SLRT juga membantu keluhan masyarakat, terutama masyarakat miskin dan rentan miskin," kata Iis. 

Dalam acara Bimtek tersebut dihadiri para kuwu dan lurah se-Kabupaten Cirebon. (Nur)

Gusmen: Pramuka Kader Perubahan Masa Depan Indonesia


Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas saat membuka secara resmi Perkemahan Wirakarya Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan XV, Jakabaring Sport City Palembang.


PALEMBANG, FC – Ditandai dengan menyalakan api unggun virtual, Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas secara resmi membuka Perkemahan Wirakarya Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan (PWN-PTK) XV Tahun 2021 di Jakabaring Sport City Palembang.

 
Dalam sambutannya, Gus Men menyampaikan Pramuka adalah sarana pembinaan generasi muda, “Gerakan Pramuka sudah mengakar secara Historis di seluruh Nusantara sebagai Wadah pembinaan generasi muda, Paramuka menciptakan Kader perubahan” paparnya

Menteri juga mengatakan, bahwa “Pramuka Masa depan Indonesia,Indonesia Masa Depan Pramuka, Pramuka harus menjadi rumah bersama bagi sekumpulan generasi muda yang ingin Berkembang berkarya dan menempa diri” terangnya

Ia juga berharap nilai-nilai pramuka bisa ditransformasikan kepada mahasiswa dan juga memiliki pemahaman keagamaan yang Rahmatan Lil Alamin. 

“Nilai-Nilai kepramukaan; Kemandirian gotong royong perjuangan hidup keberanian dan kepekaan sosial harus bisa mampu ditrasformasikan kepada Mahasiswa,” tegasnya.

“PTK harus menyiapkan dan mencetak generasi muda Indonesia yang memiliki pemahaman dan kapasitas keagamaan yang Rahmatan Lil Alamin pemahaman keagamaan yang inklusif toleran dan damai menjadi keniscayaan ditengah-tengah plural  kebangsaan,” harapnya.

Sebelumnya Ketua Panitia Dirjen Pendis Muhammad Ali Ramdhani menyampaikan bahwa kegiatan PWN-PTK XV  tahun 2021 ini berlangsung mulai dari 9 hingga 14 Nopember 2021 di area Jakabaring Sport City Palembang dan diikuti 1176 orang peserta secara  daring dan luring dari 58 PTK, dengan tema “Konsistensi dalam Moderasi Beragama, Berkarya untuk Bangsa”

Wakil Gubernur Sumatera Selatan Mawardi Yahya menyambut baik kegiatan PWN-PTK XV ini. Dalam sambutannya beliau memberikan apresiasi yang tinggi untuk Kementerian Agama atas dipilihnya Sumatera Selatan/UIN Raden Fatah Palembang menjadi Tuan Rumah.

Sedangkan menurut Rektor IAIN Padangsidimpuan Ibrahim Siregar Perkemahan Wirakarya Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan PWN-PTK XV Tahun 2021 dengan tema “Konsistensi dalam Moderasi Beragama, Berkarya untuk Bangsa” menyampaikan kepada Humas IAIN Padangsidimpuan. 

“Nilai-nilai yang termuat dalam tema tersebut tentu merupakan sesuatu yang sangat amat penting sekali untuk di internalisasi oleh seluruh peserta pramuka sebagai generasi bangsa dan bernegara NKRI yang tercinta dengan keragaman dalam banyak aspek seperti agama, suku, bahasa, daerah dan lainnya”.tuturnya

“Keragaman tersebut dapat eksis dalam satu napas kebangsaan yang solid dan kesatuan bernegara Republik Indonesia. Untuk kontinuitas dan sustainabilitas Kondisi kebangsaan dan kenegaraan yang unsur-unsurnya sangat beragam tersebut niscaya semua individu dan elemen masyarakat harus menghayati nilai Unity in Diversity, Bhinneka Tunggal Ika”. pungkasnya lagi. (din)

Jumat, 12 November 2021

Raperda Penyertaan Modal BJB Finalisasi, Menunggu Rapat Paripurna DPRD


CIREBON – Raperda tentang Penyertaan Modal Pemerintah Daerah Kota Cirebon kepada PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB) sudah tahap finalisasi pembahasan. Artinya, raperda tersebut tinggal mendapat kesepakatan pimpinan dan mendapat persetujuan dalam rapat paripurna DPRD Kota Cirebon.

Ketua Pansus Raperda Penyertaan Modal BJB, Dani Mardani SH MH mengatakan, pembahasan di internal pansus maupun dengan Tim Asistensi Pemda Kota Cirebon sudah selesai. Termasuk sudah difasilitasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Raperda Penyertaan Modal BJB sudah rampung. Ini adalah final. Pansus dan Tim Asistensi setuju hasil rapat finalisasi dibawa ke rapat paripurna untuk mendapat persetujuan,” ujarnya saat rapat berlangsung di ruang rapat gedung DPRD, Jumat (12/11/2021).

Dani menjelaskan, setelah mendapat arahan dari pimpinan, baru kemudian menentukan tanggal persetujuan agenda rapat paripurna. Pansus sendiri mengusulkan rapat paripurna dilaksanakan pada Senin (15/11/2021).

Mengingat, sesuai Permendagri Nomor 80/2016 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah, berkaitan dengan penyertaan modal harus sudah ditetapkan sebelum persetujuan APBD tahun berikutnya.

Penyertaan modal kepada BJB pada tahun 2022, Pemda Kota Cirebon memberikan sebesar sekitar Rp 1,6 miliar. Sementara pada tahun 2023, Pemda Kota Cirebon juga akan menyertakan modal sekitar Rp 4 miliar. Sehingga, total yang diberikan oleh Pemkot Cirebon yaitu Rp 5,7 miliar kepada BJB.

“Direncanakan, dari 2006 hingga 2023 nanti, pemerintah daerah akan menargetkan penyertaan modal kepada BJB sebesar Rp 11,5 miliar lebih. Urgensi dari penyertaan modal ini adalah mempertahankan kepemilikan nilai saham Pemda Kota Cirebon yang lebih kuat,” terang Dani.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan Bidang Kesejahteraan Masyarakat Setda Kota Cirebon, Drs Sutisna M.Si mengatakan, penambahan modal kepada BJB tersebut sebagai upaya penyesuaian berdasarkan Pasal 56 Ayat (2) Permendagri Nomor 13/2016 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah. Hal itu dilakukan agar dapat melakukan investasi dalam bentuk penyertaan modal pada BUMD.

“Penyertaan kepada BJB ini untuk mempertahankan kepemilikan saham Pemerintah Daerah Kota Cirebon. Serta mendorong laju pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya. (din)

Dorong Perempuan di Kabupaten Cirebon Mandiri, Wabup Ayu Bertemu Komnas Perempuan

Wakil Bupati Cirebon, Wahyu Tjiptaningsih pada acara pertemuan dengan Komisi Nasional (Komnas) Perempuan. 


KABUPATEN CIREBON - Wakil Bupati Cirebon Wahyu Tjiptaningsih, menerima kedatangan Komisi Nasional (Komnas) Perempuan di Ruang Paseban, Gedung Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Cirebon, Kecamatan Sumber, Kamis (11/11/2021).

Dalam pertemuan tersebut, wakil bupati yang akrab disapa Bunda Ayu ini mendorong perempuan di Kabupaten Cirebon agar bisa mandiri. Berbagai pemberdayaan pun sudah digulirkan oleh dinas terkait.

"Ibu-ibu (perempuan) merupakan guru madrasah awal pendidikan anak-anak. Maka dari itu, kita dorong perempuan menjadi lebih baik agar menghasilkan anak-anak yang cerdas untuk menjadi penerus generasi bangsa, khususnya di Kabupaten Cirebon," kata Ayu.

Ayu mengatakan, perempuan pun kerap menjadi sasaran dalam praktik kekerasan fisik hingga seksual. Pihaknya mendorong agar korban mau melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang berwajib.

"Penyelesaian secara damai ini yang sangat disayangkan, karena tidak adanya efek jera terhadap pelaku, kami inginkan korban jangan sampai diam agar memutus mata rantai kejahatan," katanya.

Sementara Wakil Ketua Komnas Perempuan Olivia Chadidjah Salampessy mengatakan, Komnas Perempuan dibentuk pada tahun 1998 oleh presiden ketiga Republik Indonesia BJ Habibie.

Pembentukan tersebut terjadi karena pada saat itu, banyak praktik kekerasan terhadap perempuan, terutama menimpa kepada kaum Tionghoa.

"Kerja kami salah satunya menyebarkan pemahaman untuk pencegahan dan penanganan segala bentuk kekerasan kepada perempuan," katanya.

Selain itu, Komnas Perempuan juga melakukan pemantauan dan pencarian fakta kekerasan terhadap perempuan. 

Olivia mengatakan, kekerasan terhadap perempuan di daerah lain, termasuk Kabupaten Cirebon masih cukup tinggi. Sepanjang 2021, kasus kekerasan terhadap perempuan di Indonesia hingga 471.000 lebih.

Akibat pandemi ini, lanjut Olivia, korban mengalami kebingungan untuk melapor lantaran adanya pembatasan kegiatan masyarakat untuk mencegah penyebaran wabah.

"Kekerasan berbasis Siber melonjak tinggi sampai 300 persen dari tahun 2019. Kasus kekerasan berbasis siber ini, dimungkinkan terjadi karena masyarakat banyak menghabiskan waktu di dunia maya," katanya.

Dalam pertemuan antara Pemerintah Kabupaten Cirebon dan Komnas Perempuan, dihadiri pula Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Cirebon, Eni Suhaeni dan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Iis Krisnandar, Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) dr. Edi Susanto dan Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Cirebon Dr. H. Mashuri. (din)

Kamis, 11 November 2021

Di Ultah Yang Ke 6, Jurusan Bahasa Indonesia IAIN Cirebon Mendapat Ucapan 'Selamat' dari Budayawan Kondang Indonesia, Sujiwo Tejo

Budayawan Indonesia, Sujiwo Tejo Berikan Ucapan Selamat kepada HIMABI IAIN Cirebon di Ultah yang ke 6 tahun.


FOKUS CIREBON - Jurusan Bahasa Indonesia, IAIN Syekh Nurjati Cirebon di hari ulang tahunnya yang ke 6 tahun mendapat ucapan 'selamat' dari tokoh budayawan ternama, Agus Hadi Sudjiwo atau yang lebih dikenal dengan Sujiwo Tejo, seorang aktor, pemusik, penulis dan budayawan Indonesia, Kamis (11/11/2021).

Sujiwo Tejo melalui chanel video pribadinya mengucapkan selamat ulang tahun yang ke 6 kepada mahasiswa Bahasa Indonesia yang ke enam, IAIN Syekh Nurjati Cirebon, semoga kalian masih bisa menjadikan Bahasa Indonesia bukan saja sebagai alat komunikasi tetapi juga sebagai alat untuk berekspresi.

"Bangkit, jangan menyerah, jangan terserah, sampai jumpa dengan aku," kata Sujiwo Tejo.

Demikian juga menurut Ketua Jurusan Bahasa Indonesia, Dr Hj Tati Sri Uswati, bahwa dalam menyambut momentum hari ulang tahun jurusan Bahasa Indonesia, pihaknya menggelar sejumlah ajang perlombaan, seperti pidato, cipta puisi, membaca puisi, dan menulis esai.

Kegiatan tersebut diikuti oleh berbagai tingkatan pendidikan, baik SMP, SMA sederajat hingga tingkat mahasiswa se-Jawa Barat, yang diadakan di Auditorium FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon lantai 5 dan via daring dengan menggunakan media Zoom Meeting.

Demikian juga dengan kegiatan Webinar Nasional yang diisi oleh budayawan nasional Sujiwo Tejo, membuat seluruh peserta baik siswa, mahasiswa, dosen dan masyarakat umum konsen menyimak pemaparan budayawan kondang tersebut. 

"Kegiatan ini, selain memperingati bulan bahasa, acara ini juga sekaligus merayakan Harlah ke-6 Himpunan Mahasiswa Bahasa Indonesia (HIMABI), dan dari pemateri Sujiwo Tejo, kita bisa memetik ilmu dari materi yang disampaikan," tutur Ketua Jurusan Bahasa Indonesia IAIN Syekh Nurjati, kepada Fokus Cirebon.

Dijelaskan, tujuan kegiatan ini untuk memperkenalkan HIMABI dan Jurusan Tadris Bahasa Indonesia diranah regional jawa barat bahkan nasional dengan tema "Bangkitkan Kecintaan Berbahasa Melalui Sastra dan Budaya". 

Perlombaan-perlombaan yang digelar, lanjut Tati Sri Uswati, sebagai ranah mengembangkan kreatifitas siswa dan mahasiswa di bidang sastra.   

Ke depan, kata Tati Sri Uswati, HIMABI punya cita dan harapan besar yakni akan terus meningkatan prestasi, kreativitas, serta berbenah diri menjadi organisasi yang mandiri, profesional dan terus mengembangkan ide dan inovasi.

Masih menurut Tati Sri Uswati, bahwa Himpunan Mahasiswa Bahasa Indonesia IAIN Syekh Nurjati Cirebon, harus menjadi pionir atau acuan bagi himpunan lainya. 

"Walau pun usianya masih seumur jagung, Jurusan Bahasa Indonesia sudah banyak mengukir prestasi di kancah internal kampus, regional dan nasional, tentunya dengan harapan terus melaju sampai Internasional," katanya.

Kendati demikian, Tati Sri Uswati berharap, HIMABI dapat lebih bersinergi dengan jurusan untuk mewujudkan visi misi jurusan secara bertahap sehingga kegiatan-kegiatan HIMABI dapat lebih mengeksplorasi kemampuan mahasiswa terkait kemampuan berbahasa dan bersastra secara  lebih terarah, kreatif dan inovatif, serta berdaya saing global dengan tetap menjunjung nilai-nilai keislaman yang moderat dan berpijak pada nilai-nilai kearifan lokal," pungkasnya. (din)

Pemkab Cirebon dan Pemkab Kuningan MoU Pengelolaan Sumber Daya Air

KABUPATEN CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon dan Pemerintah Kabupaten Kuningan, menandatangani naskah perjanjian terkait pengelolaan sumber daya air (SDA) di Kabupaten Kuningan untuk keperluan masyarakat di Kabupaten Cirebon yang dikelola Perumda Air Minum Tirtajati.

Penandatanganan naskah tersebut, dilakukan Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag dan Bupati Kuningan H. Acep Purnama, S.H., M.H di Hotel Patra, Jalan Tuparev, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Rabu (10/11/2021) malam.

Imron mengatakan, Berdasarkan Undang-Undang (UU) No 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, disebutkan setiap pemerintah daerah memiliki kewenangan untuk kerjasama dengan daerah lainnya.

Menurut Imron, kerjasama antara Kabupaten Cirebon dengan Kabupaten Kuningan ini dilakukan saling menguntungkan, lantaran bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

"Kebutuhan air untuk Kabupaten Cirebon ini tidak lepas dari suplai Kabupaten Kuningan. Air dari Kuningan sangat bersih dan disukai sekali masyarakat," kata Bupati Imron.

Imron mengatakan, kerjasama yang dilakukan kedua pemerintahan ini sebelumnya pernah dilakukan. Diharapkan, kerjasama ini bisa terus berlanjut.

Senada dengan Bupati Cirebon, Bupati Kuningan, H. Acep Purnama, S.H., M.H   mengaku sangat antusias dengan kerjasama ini. Menurutnya, kalau sudah berhubungan dengan kepentingan masyarakat itu artinya pemerintah harus bertanggung jawab.

Acep menambahkan, pihaknya bakal terus menjaga ketersediaan air baku, baik secara kualitas maupun kuantitas. Hal tersebut dilakukan agar suplai ke Kabupaten Cirebon tidak terhambat. (din)

Rabu, 10 November 2021

Maknai Hari Pahlawan, DPRD Kota Cirebon Harap Lahir Generasi Unggul

CIREBON – Ketua DPRD Kota Cirebon, Affiati SPd memaknai Hari Pahlawan dengan penuh harapan tinggi untuk masyarakat. Khususnya semangat juang para pahlawan yang harus di teruskan oleh masyarakat, meskipun semangat juang pada era dahulu dan modern sangat berbeda.

Affiati mengatakan, melalui tema ‘Pahlawanku Inspirasiku’ ini dapat diambil makna yang mendalam. Utamanya semangat perjuangan yang perlu ditularkan dan diaplikasikan oleh generasi muda.

“Kalau kemarin perjuangan masyarakat melawan penjajah. Namun berbeda di era sekarang, yakni berjuang melawan kemiskinan, kebodohan serta melahirkan generasi muda yang lebih baik,” kata Affiati usai mengikuti upacara peringatan Hari Pahlawan, Rabu (10/11/2021) di halaman gedung Setda Kota Cirebon.

Affiati menambahkan, dengan generasi yang lebih baik diharapakan akan menjadikan Indonesia semakin kuat dan unggul.

“Generasi yang berkualitas maka akan menjadikan negara kita semakin baik,” ungkapnya.

Menurutnya, peran DPRD dalam melahirkan generasi yang unggul, yakni dengan mendukung program kerja pemerintah daerah dan pusat.

“Peran DPRD akan mendukung program pemerintah, baik yang ada di daerah maupun program yang selaras dengan pemerintah pusat,” kata dia.

Politisi Partai Gerindra itu juga mengingatkan, bahwa semangat gotong royong yang dilakukan oleh para pejuang di era dahulu perlu diteruskan oleh generasi muda.

“Kita juga perlu menunjukkan bahwa semangat gotong royong atau saling membantu sesama harus terus dilakukan. Terlebih di masa pandemi Covid-19,” katanya. (din)