Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 27 Juni 2024

Monitoring Hari Keempat Ujian SSE UM-PTKIN 2024: UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Siap Sambut Mahasiswa Non-Muslim

CIREBON, FC – Hari keempat pelaksanaan Ujian SSE UM-PTKIN 2024, Panitia Nasional PMB PTKIN 2024 mengadakan kunjungan monitoring di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Kunjungan ini dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 27 Juni dan Sabtu, 29 Juni 2024.

Selain melakukan pemantauan langsung, Prof. Dr. H. Abdurrohman Kasdi dan Dr. Dadan Rusmana menyempatkan diri untuk berpartisipasi dalam sebuah podcast bersama Plh Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. Hajam, M.Ag., yang didampingi oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan, Prof. Dr. H. Jamali, M.Ag. Podcast ini dipandu oleh Agus Pamuji, M.Kom., Kepala PTIPD UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sekaligus PJ SSE. Kamis, (27/06/2024).

Podcast yang berlangsung tersebut mengangkat tema seputar pelaksanaan Ujian SSE UM-PTKIN 2024, mulai dari tahapan pendaftaran hingga mekanisme ujian menggunakan SSE. Prof. Abdurrohman dan Dr. Dadan sebagai perwakilan dari Panitia Nasional SSE UM-PTKIN 2024 menyatakan, 

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh peserta mendapatkan pelayanan terbaik dan merasa nyaman selama mengikuti ujian ini,” ujar Prof. Abdurrohman.

Dr. Dadan menambahkan, “Kami juga ingin mengetahui secara  langsung dari peserta ketika memang ada kendala dalam pelaksanaan seleksi ini, agar bisa segera memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelaksanaan seleksi ini.”

Dalam podcast tersebut, Plh Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. Hajam, M.Ag., menuturkan bahwa PTKIN harus inklusif dan pluralisme. 

Ia juga menegaskan bahwa pada UMPTKIN tahun 2025, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon siap menerima calon mahasiswa non-muslim sebagai mahasiswanya.

Kunjungan monitoring ini menunjukkan komitmen tinggi Panitia Nasional Ujian SSE UM-PTKIN 2024 untuk memberikan pelayanan terbaik dan memastikan kenyamanan peserta ujian. 

Melalui dialog dan interaksi langsung, diharapkan segala kendala yang ada dapat segera diatasi dan kualitas pelaksanaan seleksi dapat terus ditingkatkan. (din)

Dosen UIN Siber Cirebon, Mutakhirani Mustafa, M.Hum Menjadi Narasumber Utama di Universitas Sain Islam Malaysia

MALAYSIA - Dalam rangkaian kegiatan International Mobility, Universitas Sains Islam Malaysia (USIM) menggelar workshop bertajuk “Nusantara Philosophy and Local Wisdom” yang melibatkan dua dosen dari UIN Siber Syekh Nurjati. 

Salah satu pembicara utama dalam acara tersebut adalah Mutakhirani Mustafa, M.Hum, dosen dari Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA). Workshop ini bertujuan memperkuat kolaborasi akademik dan memperkenalkan kekayaan kearifan lokal Indonesia ke dunia internasional. Rabu, (26/06/2024).

Dr. H. Anwar Sanusi, M.Ag., Dekan FUA, memberikan dukungan penuh kepada dosen-dosen muda untuk tampil dalam forum internasional. 

“Sudah saatnya dosen-dosen muda UIN Siber Syekh Nurjati tampil dalam forum internasional untuk mengembangkan kapasitas keilmuannya,” ujarnya. 

Dukungan anggaran maksimal disediakan untuk memfasilitasi seluruh dosen dan mahasiswa dalam kegiatan internasional ini, sejalan dengan kebijakan Rektor tentang internasionalisasi kampus UINSSC Unggul Mendunia.

Dalam presentasinya, Mutakhirani Mustafa, M.Hum membawakan materi berjudul “Local Wisdom on Ammatoa Kajang Le’Leng”. m

Ia enjelaskan bahwa Ammatoa adalah salah satu suku yang ada di Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, yang masih melestarikan kearifan lokal dan hukum adatnya. Di kawasan Ammatoa, modernitas seperti listrik, alat komunikasi modern, dan perabotan modern lainnya tidak ditemukan.

Beliau menyoroti dua poin penting: Tope Le’Leng dan Pasang Ri Kajang. Tope Le’Leng atau kain hitam yang ditenun oleh masyarakat suku Ammatoa adalah kain sakral yang digunakan dalam berbagai acara, baik kegembiraan maupun duka. Seluruh masyarakat suku tersebut wajib menggunakan tope le’leng, bahkan pengunjung dari luar juga harus mengenakan kain hitam tersebut.

Poin kedua adalah Pasang Ri Kajang atau pesan leluhur yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Ammatoa. Pesan ini merupakan panduan hidup yang harus diikuti dan tidak boleh dilanggar. Pelanggaran terhadap Pasang Ri Kajang diyakini akan mendatangkan musibah atau bencana dari leluhur mereka. 

Pasang Ri Kajang juga berisi etika, menjaga lingkungan, hidup sederhana, dan gotong royong.

Setelah pemaparan materi, sesi diskusi diadakan. Prof. Madya Dr. Mohamed Mihlar Abdul Muthaliff menanyakan apakah suku Ammatoa mengenal agama Islam atau memiliki kepercayaan tersendiri. 

Dr. Marina Munira Abdul Mutalib bertanya tentang sanksi adat bagi masyarakat yang melanggar Pasang Ri Kajang. 

Mutakhirani menjelaskan bahwa suku Ammatoa tidak beragama Islam tetapi mengikuti kepercayaan leluhur mereka, atau patuntung. 

Mereka memiliki kepala suku yang memberikan peringatan kepada masyarakat yang melanggar Pasang Ri Kajang, dan pelanggaran berulang kali akan mendatangkan karma dari leluhur mereka.

Diskusi ini mendapatkan apresiasi dari pihak USIM. Dr. Marina Munira Abdul Mutalib menyatakan bahwa informasi yang diberikan sangat berharga karena menggambarkan kearifan lokal Indonesia yang sarat nilai-nilai pelestarian lingkungan di tengah isu pemanasan global. 

“Kita dapat mencontoh bagaimana suku Ammatoa sangat menjaga dan melestarikan alam,” ujarnya.

Workshop ini berhasil memperkuat hubungan akademik antara UIN Siber Syekh Nurjati dan USIM, serta menegaskan peran penting kearifan lokal dalam membangun masyarakat yang harmonis dan berkelanjutan di kancah internasional.

Rabu, 26 Juni 2024

Pansus DPRD Kota Cirebon Bahas Raperda Perlindungan Perempuan dari Kekerasan dan Diskriminasi

Pansus DPRD, mulai pembahasan Raperda Perlindungan Perempuan dari Kekerasan, Eksploitasi dan Diskriminasi.


CIREBON – Kaum perempuan sampai hari ini masih diposisikan pada komunitas yang rentan dengan kekerasan dan diskriminasi. Untuk pencegahanya, Pansus DPRD dan Tim Asistensi Pemerintah Daerah Kota Cirebon mulia membahasa Raperda Perlindungan Perempuan dari Kekerasan, Eksploitasi dan Diskriminasi, bertempat  di ruang rapat DPRD, Rabu (26/6/2024).

Ketua Pansus, Cicih Sukaesih mengatakan, raperda tersebut merupakan sebuah kebutuhan Kota Cirebon untuk melindungi hak-hak perempuan, baik perempuan dewasa hingga anak-anak.

Menurutnya, masih ada beberapa perempuan yang mengalami represifitas baik dari lingkungan keluarga seperti suami, lingkungan sekitar, bahkan antar teman. Sehingga, raperda ini dapat menjadi regulasi atas pelindungan terhadap perempuan.

“Raperda ini untuk melindungi perempuan dari berbagai hal, baik itu di lingkungan rumah, masyarakat, atau dalam aspek pendidikan maupun sosial,” katanya.

Terkait raperda Pelindungan Perempuan dari Kekerasan, Eksploitasi dan Diskriminasi, Cicih menerangkan di dalamnya memuat XIII Bab dan 35 Pasal.

“Untuk raperda ini, tadi kita membahas ada 13 Bab dan 35 pasal,” ujarnya.

Dalam pembahasannya, Cicih menyebut raperda Pelindungan Perempuan ini ditargetkan rampung sebelum tanggal 8 Agustus mendatang, agar dapat segera diterapkan di Kota Cirebon.

Ia pun berharap, raperda tersebut mampu menjadi regulasi untuk melindungi perempuan oleh seluruh pihak dan pemangku kepentingan di Kota Cirebon, agar perempuan dalam bermasyarakat bisa hidup lebih baik dengan merasa aman dan nyaman.

“Harapannya, raperda ini bisa diterapkan sebaik-baiknya, bisa menjadi pelindungan perempuan sebenar-benarnya oleh dinas terkait di kota Cirebon,” tuturnya. (din)

Selasa, 25 Juni 2024

Perang Lawan Stunting, Pemkab dan Polresta Cirebon Gelar Baksos dan Bansos

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon bersama Polresta Cirebon menggelar bakti sosial (baksos), penyaluran bantuan sosial (bansos) dan gebyar stunting.

Kegiatan dalam rangka peringatan HUT Bhayangkara ke-78 ini bertujuan untuk membantu masyarakat dan penanganan stunting di Kabupaten Cirebon.

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs H wahyu Mijaya SH MSi mengatakan, baksos yang disalurkan berupa sembako untuk 1.000 orang. Sementara itu, bansos untuk penanggulangan stunting disalurkan untuk 500 anak.

“Kemudian ada juga sunatan, dan pemeriksaan ibu hamil di sini. Semoga ini menjadi suatu kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Kita berkomitmen menurunkan stunting,” ucap Wahyu di Mapolresta Cirebon, Selasa (25/6/2024).

Lebih lanjut, Wahyu menerangkan, saat ini angka stunting di Kabupaten Cirebon sebesar 22,9 persen. Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun lalu.

Pemkab Cirebon bersama Forkopimda saat ini fokus untuk menurunkan angka stunting. “Bareng-bareng dengan Forkompimda menekan angka stunting, setidaknya prosentasenya menurun,” harap Wahyu.

Senada disampaikan Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni SIK SH MH. Sumarni mengatakan, pihaknya bersama Pemkab dan DPRD Kabupaten Cirebon berupaya menurunkan angka stunting.

“Sekarang sedang running, sebagian hampir selesai. Kita bersama stakeholder terkait, seperti pemda, DPRD dan lainnya, semua pihak turut membantu kegiatan ini. Kegiatan ini (bansos dan baksos) diadakan rutin,” pungkasnya. (Ara)

Warek I UIN Siber Cirebon dan Para Dekan Lakukan Monitoring Hari Kedua Pelaksanaan SSE UM-PTKIN 2024

CIREBON, FC – Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr H Jamali, M.Ag., didampingi oleh beberapa dekan dari berbagai fakultas, menggelar monitoring pelaksanaan hari kedua Sistem Seleksi Elektronik (SSE) Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) Tahun 2024 di lokasi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Dalam kegiatan tersebut, Prof Jamali ditemani oleh Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Dr H Saifuddin, M.Ag, Dekan Fakultas Syariah (Fasya) Edy Setyawan, Lc, M.A, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Dr H Didi Sukardi, M.H., dan Kepala Bagian Tata Usaha Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) Rifqi Muslim, S.Ag. 

Mereka berkeliling mengunjungi ruangan-ruangan tempat dilaksanakannya SSE UM-PTKIN, mulai dari lantai 2 hingga lantai 3 di Gedung Siber UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.Selasa, (25/06/2024).

Prof Jamali bersama para dekan menyempatkan diri untuk bertegur sapa dengan calon mahasiswa baru jalur UM-PTKIN. Mereka menanyakan tentang layanan yang diberikan oleh panitia dan fasilitas yang disediakan Panitia Lokal SSE UM-PTKIN UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh peserta mendapatkan pelayanan terbaik dan merasa nyaman selama mengikuti ujian ini,” ujar Prof Jamali.

Selain itu, Prof Jamali juga menanyakan kepada para peserta apakah ada hambatan teknis atau administratif yang mereka alami selama mengikuti kegiatan SSE UM-PTKIN.

“Kami ingin mengetahui langsung dari peserta agar bisa segera memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelaksanaan seleksi ini,” tambahnya.

Monitoring ini menunjukkan komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon untuk memberikan pengalaman terbaik bagi calon mahasiswa baru. 

Dengan kehadiran langsung dari para pimpinan fakultas, diharapkan segala kendala yang ada dapat segera diatasi dan proses seleksi dapat berjalan dengan lancar.

Para calon mahasiswa yang ditemui merasa senang dengan perhatian yang diberikan oleh para pimpinan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. 

Mereka merasa dihargai dan mendapatkan motivasi tambahan untuk menghadapi seleksi ini dengan lebih percaya diri.

Dengan adanya monitoring ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan fasilitas demi kenyamanan serta kesuksesan para calon mahasiswa baru dalam menghadapi ujian seleksi masuk. (din)

Senin, 24 Juni 2024

Rektor Prof Aan Gelar Dialog Kerja Sama di Sekolah Indonesia Makkah

CIREBON, FC - Di tengah kesibukannya menjalankan ibadah haji, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang telah bertransformasi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon sesuai Perpres No 60 Tahun 2024 tanggal 21 Mei 2024, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., tetap menunjukkan komitmennya dalam memperkuat hubungan internasional dan kerja sama pendidikan. 

Rektor Prof Aan menyempatkan diri untuk melakukan kegiatan Dialog Kerja Sama dengan Atdikbud KBRI Riyadh, SILN Arab Saudi, serta perwakilan dan praktisi pendidikan Indonesia di Sekolah Indonesia Makkah pada 20 Mei 2024.

Acara yang berlangsung di Gedung Putra Sekolah Indonesia Makkah ini dihadiri oleh berbagai pihak penting dalam dunia pendidikan Indonesia di Arab Saudi. 

Dialog ini bertujuan untuk membahas peluang dan tantangan dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta memperluas jaringan kerja sama antara institusi pendidikan Indonesia dan lembaga-lembaga pendidikan di Arab Saudi.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., menekankan pentingnya kolaborasi internasional dalam menghadapi tantangan global di dunia pendidikan.

 “Meskipun kami berada di tanah suci untuk melaksanakan ibadah haji, kami juga memiliki tanggung jawab besar untuk terus memajukan pendidikan. Dialog ini adalah salah satu langkah konkret untuk mempererat hubungan antara institusi pendidikan Indonesia dan Arab Saudi, serta mencari solusi bersama untuk tantangan yang dihadapi,” ungkapnya.

Kegiatan ini diisi dengan berbagai diskusi mendalam mengenai berbagai topik, mulai dari pertukaran pelajar dan staf pengajar, hingga peluang penelitian bersama dan pengembangan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan global. Para peserta dialog sangat antusias dalam menyampaikan ide dan berbagi pengalaman mereka.

Atdikbud KBRI Riyadh menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif Prof. Dr. H. Aan Jaelani dalam menyelenggarakan dialog ini di tengah pelaksanaan ibadah haji. 

“Kami sangat mengapresiasi upaya Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon yang tidak hanya fokus pada ibadah, tetapi juga pada pengembangan pendidikan. Ini menunjukkan dedikasi beliau dalam memajukan pendidikan Indonesia di kancah internasional,” ujar Atdikbud KBRI Riyadh.

SILN Arab Saudi dan perwakilan dari Sekolah Indonesia Makkah juga menyambut baik dialog ini dan berharap kerja sama yang terjalin dapat membawa dampak positif bagi perkembangan pendidikan di kedua negara. 

Mereka menekankan pentingnya adanya follow-up dari hasil dialog ini untuk mewujudkan berbagai program dan inisiatif yang telah dibahas.

Dialog Kerja Sama ini menjadi momentum penting bagi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon untuk terus mengukir prestasi dan memperluas jaringan kerja sama internasional, meskipun dalam situasi dan kondisi yang penuh tantangan. 

Dengan semangat tinggi dan dedikasi yang kuat, diharapkan upaya ini dapat membawa manfaat besar bagi kemajuan pendidikan Indonesia di kancah global. (din)

Disdik Kabupaten Cirebon Susun Strategi Agar PPDB Lancar dan Lulusan SD, SMP Lanjut Sekolah

KABUPATEN CIREBON — Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Cirebon telah menyusun strategi agar pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) berjalan lancar. Disdik menargetkan seluruh lulusan SD dan SMP bisa melanjutkan sekolah.

Sekadar diketahui, Pemerintah Kabupaten Cirebon bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) telah menandatangani komitmen dukungan penyelenggaraan PPDB 2024 di SMP Negeri 1 Sumber, Rabu (12/6/2024).

Setelah penandatanganan itu, Disdik Kabupaten Cirebon langsung tancap gas menyusun strategi, agar lulusan SD dan SMP bisa melanjutkan sekolah.

Kuota atau daya tampung PPDB 2024 jenjang SMP di Kabupaten Cirebon, sebanyak 20.800 siswa. Sedangkan jumlah lulusan dari SD di Kabupaten Cirebon, berjumlah 33.883 siswa.

“Kita targetkan tahun ini anak-anak SD maupun SMP bisa melanjutkan semuanya. Pertama, PPDB sekolah negeri utamanya. Setelah sekolah negeri selesai, kami akan himpun data dari sekolah-sekolah mau lanjut ke mana anak-anak ini (yang belum diterima di SMP negeri),” kata Kepala Disdik Kabupaten Cirebon, H Ronianto SPd MM di kantornya, Senin (24/6/2024).

Setelah data siswa yang belum melanjutkan sekolah terhimpun, lanjut Ronianto, Disdik Kabupaten Cirebon berkoordinasi dengan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Swasta. Data siswa yang belum melanjutkan ke sekolah itu diserahkan ke MKKS.

“Mangga (sekolah swasta) jemput bola. Setelah nanti dalam waktu satu minggu SMP swasta sudah tutup (pendaftaran) dan KBM berjalan, maka kami menerima umpan balik dari mereka. Mana yang sudah diterima di sekolah swasta,” ujarnya.

Menurutnya, siswa yang tidak bisa melanjutkan ke sekolah swasta biasanya karena faktor ekonomi, waktu, dan berkebutuhan khusus. Disdik kemudian bakal berkoordinasi dan menggelar rapat dengan penilik.

“Kami ada rapat antara penilik dan pengawas, untuk menyelesaikan (permasalahan) agar anak-anak di Kabupaten Cirebon 100 persen bisa melanjutkan ke SMP atau SMA. Dari penilik itu, selanjutnya akan bergerak dengan pusat kegiatan belajar masyarakat (KBM),” jelas Ronianto.

“Jadi, yang punya kesulitan ekonomi, waktu, dan tenaga untuk bisa melaksanakan pembelajaran formal, kita siapkan pendidikan nonformal,” sambungnya.

“Mereka bisa ikut paket B, paket C. Anaknya tidak mampu, atau alasannya orang tuanya tidak ada semua, atau dia harus bekerja, maka kita tampung ke paket B. Jadi, anaknya tetap bisa bersekolah,” imbuhnya. (Ara)