Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 23 November 2024

Pastikan Beasiswa KIP Tepat Sasaran, Tim CIU Gelar Home Visit dan Verifikasi Lapangan

CIREBON, FC – Dalam upaya memastikan beasiswa KIP Kuliah tepat sasaran, Layanan Akademik Biro Administrasi Umum dan Akademik (AUAK) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang dikenal dengan nama Cyber Islamic University (CIU), melaksanakan home visit dan verifikasi lapangan bagi calon penerima beasiswa KIP Kuliah Rekrutmen Tahun 2024. 

Kegiatan ini bertujuan untuk meninjau langsung kondisi ekonomi calon penerima agar bantuan tepat pada mereka yang benar-benar membutuhkan.

Salah satu Tim verifikasi lapangan ini terdiri dari Mohamad Arifin, Tulus Yulianti, dan Bekti Sugiyono, yang melakukan kunjungan ke berbagai desa di wilayah Losari, Tanjung, Bulakamba, dan Brebes. 

Wilayah-wilayah ini merupakan bagian dari area prioritas survei untuk memastikan calon penerima dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Bekasi, Jakarta, dan Banten dapat menjalani seleksi secara akurat.

Hartawan, S.I.P., Analis Data Akademik UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, menekankan bahwa proses ini bertujuan untuk melihat kondisi ekonomi calon penerima secara langsung. 

“Dengan home visit dan verifikasi lapangan, kami berharap bantuan beasiswa tepat sasaran. Tujuan kami adalah memberikan bantuan pada mereka yang paling membutuhkan,” ungkap Hartawan.

Program KIP Kuliah tahun ini menyediakan kuota sebanyak 400 penerima, dan survei langsung ini merupakan upaya pihak universitas untuk memastikan data dan kondisi ekonomi yang sesuai dengan kriteria penerima. 

Melalui kegiatan ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berkomitmen memberikan dukungan pada mahasiswa yang menghadapi tantangan finansial dalam meraih pendidikan tinggi.

Dengan komitmen dari UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon melalui Sub Bagian Layanan Akademik UIN SSC, proses penyaluran beasiswa KIP Kuliah diharapkan benar-benar efektif dan memberi dampak nyata dalam menciptakan akses pendidikan tinggi yang lebih merata dan inklusif. (Nur)

Jumat, 22 November 2024

Di Sekolah Arum Islam Wittaya Thailand, Tim PkM UIN Siber Cirebon Gelar Kegiatan Pelatihan Pemanfaatan Teknologi

Pattani, Thailand - Tim PkM Kolaborasi Internasional UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sukses menyelenggarakan pelatihan Pemanfaatan Teknologi dalam Pembelajaran di Sekolah Arun Islam Wittaya yang diikuti  25 peserta.

Peserta tersebut terdiri dari guru, staf, dan pengurus yayasan. Pelatihan yang berlangsung pada 20-21 November 2024 ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui pemanfaatan teknologi yang lebih efektif, serta memberikan wawasan baru mengenai pengelolaan pesantren dan media publikasi pesantren.

Erfan Gazali, MSI dalam paparannya menyampaikan bahwa “dalam dunia pendidikan yang semakin maju, teknologi telah menjadi elemen penting dalam memfasilitasi pembelajaran yang lebih efisien dan inovatif. 

Pelatihan ini dirancang untuk memberikan keterampilan praktis kepada para pendidik dan pengelola pesantren dalam mengoptimalkan teknologi untuk berbagai keperluan, termasuk peningkatan kemampuan bahasa asing dan pengelolaan pesantren berbasis digital”, ungkap Erfan.

Salah satu materi utama dalam pelatihan ini adalah pengelolaan pesantren berbasis teknologi. Dalam era digital ini, pesantren perlu beradaptasi dengan perkembangan zaman, baik dalam hal manajemen internal, pengelolaan administrasi, maupun dalam cara berinteraksi dengan masyarakat luar. 

Para peserta mempelajari berbagai sistem digital yang dapat membantu pengelolaan pesantren, mulai dari administrasi keuangan, sistem pengajaran, hingga sistem komunikasi dengan orang tua santri. Dengan menggunakan teknologi ini, pengelolaan pesantren menjadi lebih efisien dan transparan.

Selain pengelolaan internal pesantren, pelatihan ini juga membahas pemanfaatan media publikasi pesantren. Para peserta diajarkan cara menggunakan media sosial, website, dan platform digital lainnya untuk meningkatkan visibilitas pesantren, memperkenalkan program-program unggulan, serta berinteraksi dengan masyarakat luas. 

Penggunaan media sosial yang tepat dapat menjadi alat yang efektif dalam menjangkau calon santri dan menjalin hubungan baik dengan masyarakat.

Tak kalah penting, pelatihan ini juga mencakup penggunaan teknologi untuk peningkatan kemampuan bahasa asing bagi para guru dan santri. Rijal Mahdi, MA selaku pemateri menyinggung pentingnya penguasaan bahasa asing dalam dunia global, teknologi memberikan kemudahan dalam mengakses berbagai materi pembelajaran bahasa, baik itu melalui aplikasi pembelajaran seperti Arabic Learning yang dikembangkan oleh kantor Pusat Media Televisi Al-Jazera di Doha-Qatar, video tutorial, maupun kelas daring dengan pengajaran interaktif. 

Pelatihan ini ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab, di mana peserta dapat berbagi pengalaman dan tantangan yang mereka hadapi dalam mengimplementasikan teknologi di sekolah dan pesantren mereka. 

Pimpinan Sekolah Arun Islam Wittaya berharap, dengan adanya pelatihan ini, para guru dan pengurus yayasan dapat memanfaatkan teknologi untuk memperbaiki kualitas pendidikan di sekolah dan pesantren, serta memperkenalkan konsep pendidikan yang lebih modern dan inklusif. 

Tim PkM UIN Siber Cirebon Sosialisasikan CIU di Pesantren Daar Tarbiyah Yaring Thailand

Pattani, Thailand - Disela-sela kegiatan PkM Kolaborasi Internasional, Tim PkM UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang juga dikenal dengan Cyber Islamic University (CIU), menggelar kegiatan sosialisasi untuk memperkenalkan program-program unggulan dan peluang pendidikan kepada para santri di Pesantren Pattani, Thailand. 

Kegiatan ini dilaksanakan di Sekolah Daar Tarbiyah Yaring, Pattani, pada tanggal 20 November 2024, dengan dihadiri oleh 150 siswa dan siswi yang antusias untuk mengetahui lebih jauh tentang UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. 

Sosialisasi ini bertujuan untuk membuka wawasan santri mengenai peluang beasiswa dan jalur pendidikan yang ditawarkan oleh UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, serta untuk menjalin kerja sama lebih lanjut dengan lembaga pendidikan di luar negeri. 

Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi para santri untuk mengenal lebih dekat berbagai fakultas, jurusan, dan lembaga yang ada di kampus UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Dalam sambutannya, Pimpinan Pondok Pesantren Daar Tarbiyah, Ustaz Muhammad Najib, Lc, menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan sosialisasi ini. 

Najib berharap bahwa melalui informasi yang disampaikan dalam sosialisasi ini, akan terbuka peluang bagi para santri untuk melanjutkan studi di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. 

"Kami sangat mendukung kegiatan ini dan berharap dapat mengirimkan siswanya untuk menuntut ilmu di UIN SSC. Ini adalah kesempatan emas bagi mereka untuk memperluas wawasan pendidikan," ujar Ustaz Najib dengan penuh semangat.

Materi sosialisasi disampaikan oleh Rijal Mahdi, Dosen Bahasa dan Sastra Arab di Fakultas Ushuluddin dan Adab UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. 

Dalam pemaparan materi, ia mengungkapkan berbagai peluang beasiswa yang dapat dimanfaatkan oleh para siswa, khususnya dari negara-negara Asia Tenggara, termasuk Thailand. 

Ia juga menjelaskan tentang keunggulan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai kampus Siber yang memiliki fasilitas lengkap dan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan zaman, terutama dalam bidang teknologi dan komunikasi digital. 

Rijal juga menekankan bahwa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon tidak hanya fokus pada pendidikan akademik, tetapi juga mengedepankan pengembangan karakter dan spiritualitas mahasiswanya. 

"Kami ingin para mahasiswa UINSSC tidak hanya menjadi cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki keteguhan iman dan karakter yang baik. Beasiswa yang kami tawarkan bertujuan untuk membuka akses pendidikan bagi para siswa yang memiliki potensi, tanpa terkendala oleh biaya," kata Rijal.

Kegiatan ini juga menjadi langkah penting dalam memperkenalkan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kepada masyarakat internasional dan menjalin hubungan yang lebih erat antara Indonesia dan Thailand dalam bidang pendidikan. 

Harapan dari pihak UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, melalui sosialisasi ini, semakin banyak santri yang tertarik untuk melanjutkan studi di kampus Siber yang inovatif dan berbasis teknologi. 

Sosialisasi ini diharapkan dapat membuka peluang lebih besar bagi pendidikan tinggi yang berkualitas bagi generasi muda di Asia Tenggara, terutama bagi para santri di kawasan Selatan Thailand. 

Melalui berbagai program beasiswa, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon siap menyambut mahasiswa baru yang siap berkarya dan berkontribusi dalam kemajuan dunia pendidikan global. (Nur)

Ratusan ASN Di Kabupaten Cirebon, Ikuti Pemecahan Rekor MURI Pemakaian Sarung Tenun Terbanyak

 

KABUPATEN CIREBON — Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Cirebon berpartisipasi dalam pemecahan rekor MURI penggunaan sarung tenun terbanyak di Indonesia, Jumat (22/11/2024).

Kegiatan yang dilaksanakan di Taman Parkir Sumber itu, dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya.

Wahyu mengatakan, bahwa pemecahan rekor penggunaan sarung tenun oleh ASN ini, merupakan kegiatan yang dilaksanakan secara serentak oleh seluruh kota dan kabupaten di Jawa Barat.

“Pemecahan rekor MURI ini, merupakan gerakan se-Jawa Barat,” kata Wahyu.

Dalam kegiatan ini, ada sebanyak 400 ASN dari sejumlah perangkat daerah di lingkup Pemerintah Kabupaten Cirebon yang terlibat.

Inti dari gerakan ini, lanjut Wahyu, sebenarnya yaitu agar masyarakat lebih peduli terhadap produk-produk lokal, terutama produk yang ada disekitarnya.

Ia juga berharap, dengan adanya gerakan ini, membuat banyak ASN dan masyarakat umum, lebih peduli terhadap produk lokal, terutama produk yang ada di Kabupaten Cirebon.

Dengan menggunakan produk lokal, diharapkan nantinya bisa meningkatkan perekonomian daerah, yang berimbas terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini, lebih peduli terhadap produk-produk lokal,” kata Wahyu. (Ara)

Kamis, 21 November 2024

Lewat SP4N-LAPOR !, Pemkab Cirebon Bakal Paling Gesit Tindaklanjuti Laporan dan Aduan Masyarakat

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon menjadi daerah paling gesit dalam menindaklanjuti laporan atau aduan masyarakat. Hal itu disampaikan dalam kegiatan Optimalisasi Governansi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional–Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N-LAPOR!) bersama pemerintah provinsi dan Ombudsman Jawa Barat.

Dalam laporan kegiatan Optimalisasi Governansi SP4N-LAPOR! yang digelar di Hotel Mercure Bandung Nexa Supratman, Kota Bandung, Selasa (19/11/12024), Kabupaten Cirebon tercatat sebagai daerah yang merespons tercepat SP4N-LAPOR! di Jawa Barat.

Pemkab Cirebon telah merespons 100 persen dari total 612 aduan yang diterima, dan tindak lanjutnya rata-rata 2,8 hari dengan kualitas ‘baik’. Catatan positif lainnya adalah Pemkab Cirebon telah meningkatkan sosialisasi tentang SPAN-LAPOR! kepada masyarakat.

“Respons tercepat se-Jawa Barat adalah Kabupaten Cirebon,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jabar, Ika Mardiah dalam kegiatan tersebut.

Ika juga menyampaikan tentang evaluasi yang harus dilakukan pemerintah, utamanya soal Rencana Aksi (RENAKSI) SP4N-LAPOR! 2024. Usai menyampaikan soal evaluasi, Ika mengapresiasi catatan positif Kabupaten Cirebon yang telah melakukan peningkatan sosialisasi SP4N-LAPOR! kepada masyarakat.

“Sosialisasi tentang SP4N-LAPOR! terus ditingkatkan ke masyarakat di Kabupaten Cirebon,” ucap Ika.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kabupaten Cirebon, Bambang Sudaryanto SH MH, menyampaikan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari komitmen kepala daerah beserta jajaran, untuk mendengarkan dan menindaklanjuti keluhan masyarakat, terutama dalam isu-isu strategis, seperti infrastruktur jalan dan pencemaran lingkungan.

Sekadar diketahui, kegiatan Governansi SP4N-LAPOR! bertujuan untuk mengidentifikasi pemerintah daerah dalam menangani laporan yang masuk, koordinasi Ombudsman dengan intansi pemerintah daerah, pengoptimalan layanan aduan SP4N-LAPOR!, meningkatkan kepercayaan masyarkat kepada pemerintah, dan meningkatkan respons pemerintah terhadap aduan masyarakat.

Menurut data Pengelolaan SP4N-LAPOR! Provinsi Jawa Barat yang disusun Diskominfo Jabar, sebanyak 2.878 aduan yang diterima dari 1 Januari hingga 15 November 2024. Dari total aduan itu, 1.702 berasal dari aplikasi Sapawarga, dan 1.176 aduan berasal dari SP4N-LAPOR!. Kemudian, dari total itu sebanyak 1.306 aduan ditujukan untuk pemerintah daerah di Jabar.

Sementara itu, aduan paling banyak menyangkut soal infrastruktur jalan, yakni mencapai 219 aduan. Kemudian, disusul masalah pencemaran lingkungan yang mencapai 198 aduan. (Nur)

Pj Bupati Cirebon Terima Audiensi Serikat Buruh, Bahas Mekanisme Penetapan Upah Minimum 2025

KABUPATEN CIREBON – Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, menerima audiensi dari perwakilan serikat pekerja dan serikat buruh wilayah Cirebon Timur terkait mekanisme penetapan upah minimum tahun 2025, Rabu (21//2024).

Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Bupati Cirebon itu, Wahyu menjelaskan, audiensi ini menjadi momen penting untuk mendengarkan aspirasi buruh, terutama terkait regulasi pengupahan.

“Alhamdulillah, kita bisa bersilaturahmi dengan teman-teman pekerja. Intinya, mereka berharap, mekanisme penetapan upah minimum tahun 2025 mengacu pada keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang telah ditetapkan,” ujar Wahyu.

Ia juga menyebutkan, bahwa pada 20 November 2024, Kementerian Ketenagakerjaan melalui Dirjen Hubungan Industri telah mengeluarkan surat yang menyatakan bahwa proses penetapan upah minimum masih dalam tahap kajian dan pembahasan.

Oleh karena itu, penetapan upah minimum provinsi yang seharusnya diumumkan pada 21 November 2024, serta rekomendasi kabupaten/kota pada 29 November 2024, belum dapat dilaksanakan.

“Yang menjadi harapan pekerja adalah agar regulasi yang ditetapkan pemerintah pusat, nantinya tetap merujuk pada keputusan MK terkait pengupahan,” tambah Wahyu.

Ketika ditanya soal angka kenaikan upah yang diinginkan, Wahyu menyebut belum ada pembahasan spesifik soal persentase kenaikan.

“Fokus diskusi kali ini lebih kepada memastikan regulasi penetapan upah, apakah berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” imbuhnya. (Nur)

Rabu, 20 November 2024

Bappelitbangda Kabupaten Cirebon Gelar Anugerah Lomba Inovasi 2024

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon menggelar Anugerah Lomba Inovasi Daerah 2024 di Hotel Deddy Jaya, Kecamatan Ciledug Kabupaten Cirebon, Selasa (19/11/2024).

Acara ini merupakan bukti komitmen Pemkab Cirebon untuk memajukan daerah dan mengapresiasi para inovator.

“Hari ini kita memberikan Anugerah Inovasi Daerah di Kabupaten Cirebon. Ini merupakan apresiasi terhadap semua unsur, baik itu perangkat daerah, kecamatan, dan unsur masyarakat yang berkontribusi,” kata Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya dalam sambutannya.

Wahyu mengatakan, para pemenang Anugerah Inovasi Daerah harus melalui berbagai penilaian dan bersaing dengan peserta lainnya.

Penilaian inovasi itu dilakukan oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Cirebon dengan menggandeng perguruan tinggi.

“Semoga inovasi yang dihasilkan hari ini melahirkan banyak kebaikan. Kemudian, menyelesaikan masalah di Kabupaten Cirebon, dan menjadi inspirasi bagi masyarakat, pegawai lainnya untuk terus berkreasi dan berinovasi di berbagai tantangan,” ucap Wahyu.

“Sehingga, masalah di Kabupaten bisa diselesaikan dengan semakin banyaknya inovasi,” imbuhnya.

Lebih lanjut, ia menyebut, inovasi yang disampaikan para peserta tak hanya berkaitan dengan teknologi atau sistem pelayanan, beberapa di antaranya merupakan inovasi yang bersifat aplikatif.

Sementara itu, Kepala Bappelitbangda Kabupaten Cirebon, Dangi SSi MSc MT mengatakan, sebanyak 21 peserta mengikuti Anugerah Lomba Inovasi Daerah 2024.

Ada dua kategori inovasi pada tahun ini, yakni teknologi dan nonteknologi. Kategori nonteknologi mencakup sosial, budaya, dan ekonomi.

“Kami akan berikhtiar sekuat tenaga, bagaimana menciptakan iklim inovasi,” kata Dangi.

Ia menegaskan, Bappelitbangda juga telah menyiapkan gelaran ekspo yang digelar setiap bulan April, biasanya digelar dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Cirebon.

Ekspo ini menampilkan ide atau inovasi dari berbagai unsur, seperti dari perangkat daerah, perguruan tinggi, masyarakat dan lainnya. (Nur)