Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 17 November 2019

Kemenhub Dukung Penuh Pengembangan Pelabuhan Benoa Yang Berkonsep Ramah Lingkungan


FOKUS JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mendukung pengembangan Pelabuhan Benoa yang mengedepankan konsep “Hijau” sehingga lebih ramah lingkungan.
Demikian disampaikan Menhub Budi Karya Sumadi, saat mengunjungi Pelabuhan Benoa, Bali, Jumat (15/11).
“Kemenhub memberikan support penuh kepada Pelindo III dan Pemprov Bali untuk mengembangkan Pelabuhan Benoa. 51 persen lahannya dibuat green seperti hutan kota, dan 49 persen itu untuk yang lain itu untuk cruise, curah cair, perikanan dan kontainer. Jadi bisa dikatakan ini lengkap, untuk pariwisata bagus, untuk logistik juga bagus,” jelas Menhub.
Menhub mengatakan, Pelabuhan Benoa merupakan infrastrukur terpenting bagi pengembangan pariwisata di Bali khususnya untuk wisata yang menggunakan kapal-kapal pesiar (cruise). Dengan adanya pengembangan Pelabuhan Benoa, lanjut Menhub, yang awalnya Kapal Cruise tidak bisa bersandar ke depannya akan bisa bersandar. Dengan begitu, turis mancanegara dapat menikmati indahnya Bali dengan akses yang mudah.
“Hampir setiap bulan, dua kali kapal cruise datang ke sini dengan membawa penumpang lebih dari 1000 orang. Bayangkan kalau mereka itu datang sebulan dua kali berarti ada lebih banyak lagi turis yang datang kesini dan ini perlu ditangani dan dimanfaatkan dengan baik karena bisa meningkatkan perekonomian dari sektor pariwisata,” ungkapnya.
“Saya berterima kasih kepada Gubernur Bali yang sudah mendukung pembangunan Benoa. Benoa ini sangat penting terutama berkaitan dengan pariwisata dan juga logistik,” tuturnya.
Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan konsep dan desain Pelabuhan Benoa telah disetujui setelah sebelumnya proses reklamasi diminta untuk dihentikan karena dikatakan merusak hutan lindung di sekitar Pelabuhan Benoa.
“Kita sudah bahas secara mendalam dengan Pelindo III, semua desainnya sudah kita setujui sesuai dengan harapan kita dan desainnya sudah final, sudah saya tandatangan dan masyarakat sudah mendukung karena ramah lingkungan,” kata Wayan.
Sebagai informasi Pelabuhan Benoa mempunyai empat Dermaga yaitu, Dermaga Selatan, Dermaga Timur, Dermaga Barat Selatan dan Dermaga Barat Utara. Pelabuhan Benoa mempunyai terminal penumpang domestik dengan luas 752 m² dan terminal penumpang internasional denga luas 1.014 m². Ditargetkan pengembangannya akan rampung pada 2023.
Berdasarkan data Pelindo III, pada tahun 2019, ada 79 kapal cruise yang bersandar di Pelabuhan Benoa. Salah satu kelebihan kapal cruise dibandingkan dengan pariwisata berbasis transportasi udara adalah kapasitas angkutnya yang besar. Apabila pesawat terbang hanya mampu mengangkut 200-300 penumpang, kapal-kapal wisata dalam sekali angkut bisa membawa 2.000 hingga 3.000 wisatawan.
Dalam kunjungannya ke Pelabuhan Benoa, Menhub didampingi Gubernur Bali Wayan Koster, Dirjen Perhubungan Laut Agus H. Purnomo dan Dirut Pelindo III Doso Agung. Menhub dan Gubernur Bali kompak bermain gamelan bersama personil Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (KPLP) dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Benoa yang menyambut kedatangannya. 
Sumber: Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub

Inilah Potret Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan Desa Peusing, Siap Majukan Kuningan


KUNINGAN - Tim Provinsi Jabar Monitoring dan Evaluasi Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan Desa Peusing Kec.Jalaksana Kab.Kuningan, Kamis (14/11/2019). Kegiatan ini dilaksanakan untuk memonitoring, mengevaluasi, mensinkronisasikan dan melaporkan kegiatan-kegiatan yang sudah dilaksanakan.
Kegiatan ini dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kuningan, Hj. Ika Acep Purnama, Kepala BPPKB Kab. Kuningan, Dra. Hj. Popy N. Puspitasari, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kuningan, Drs. Deniawan, M,Si. 
Selain itu, hadir pula Ketua Dharma Wanita Persatuan, Hj. Ella Dian beserta jajaran pengurus PKK Kabupaten Kuningan dan Unsur Muspika Kecamatan dan undangan lainnya.
Kepala DPMD Kabupaten Kuningan, Drs. Deniawan, mewakili Bupati Kuningan dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kesatuan Gerak PKK-Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga – Kesehatan (PKK-KKBPK-Kesehatan) Provinsi Jawa Barat Tahun 2019.  
Dengan kehadiran Tim Monev semoga semakin meningkatkan semangat dan motivasi kami dalam upaya meningkatkan kinerja TP PKK Desa khususnya para kader PKK.
“Saya berharap acara ini dapat dijadikan sebagai media monitoring dan evaluasi antara Pemerintah dengan masyarakat khususnya para kader PKK. Serta berharap dan mempunyai keyakinan Insya Allah Tim Penggerak PKK Desa Peusing Kecamatan Jalaksana mampu dan mumpuni untuk menjadi Terbaik Tingkat Provinsi Jawa Barat dengan catatan sesuai dengan kriteria dan persyaratan,” harapnya.

Sedangkan dalam arahan Tim Monitoring dan Evaluasi Provinsi Jawa Barat menyampaikan bahwa menurut TP PKK Pusat melalui kegiatan Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan telah banyak hasil yang dicapai dan manfaatnya dirasakan oleh masyarakat terkait.
Kegiatan ini dilaksanakan untuk menyambut hari Kesatuan Gerak PKK KB dalam rangka akselerasi pencapaian  target kerja Bidang KB dan Kesehatan. Dalam melaksanakan Program Pembangunan pada kenyataan terbukti bahwa kita menghadapi berbagai masalah yang menghambat tercapainya cita-cita untuk mewujudkan keluarga sejahtera yang seutuhnya.
"Kami berharap agar segenap jajaran TP PKK Tingkat Kabupaten/Kota, Kecamatan dan Desa/Keluarahan dapat meningkatkan beberap hal, pertama meningkatkan kualitas kemitraan PKK dengan berbagai lintas sektor  baik Pemerintah maupun LSM dan organisasi kemasyarakatan,  swasta dan dunia usaha," ujarnya.
Kedua, lanjutnya, Meningkatkan kualitas dan jumlah kelompok dasa wisma dan kader lainnya guna memenatapkan pelaksanaan 10 Porogram PKK. Ketiga membina para aseptor agar lestari ber-KB dan mengajak PUS sasaran utama program KB yang belum ber-KB untuk segera menjadi Aseptor KB.
“Keempat mendorong masyarakat untuk ber PHBS di rumah tangga masing-masing dan memelihara lingkungan bersih sehat dengan sebaik-baiknya. Dan Kelima mencari upaya terobosan inovasi dan berinisiatif untuk mengembangkan program-program yang dapat menuju capaian sasaran-sasaran kegiatan secara optimal,” pungkasnya. (Pai)

HKN Ke 55, Bupati Kuningan Hadiri Kegiatan Silaturrahmi Insan Kesehatan Nasional


KUNINGAN - Bupati Kuningan H. Acep Purnama SH., MH menghadiri kegiatan silaturahim insan kesehatan nasional yang merupakan puncak dari Hari Kesehatan Nasional ke-55 yang dilaksanakan di lapangan Pandapa Paramartha, Sabtu(16/11/2019).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan Dr.H. Dian Rachmat Yanuar M.Si, Hj. Ika Acep Purnama, Hj. Yoan Ridho Suganda, Hj. Ela Dian Rachmat Yanuar, Kepala Dinas Kesehatan Kuningan H. Raji S.E, M.Mkes dan forkopimda.
Kegiatan puncak HKN diikuti oleh seluruh insan kesehatan di Kabupaten Kuningan bertujuan untuk menyatukan seluruh propesi kesehatan yang ada di Kabupaten Kuningan, untuk bersama sama membangun generasi yang sehat di Kabupaten Kuningan.
Dalam sambutan Bupati Kuningan menyampaikan apresiasi adanya HKN yang telah menyelenggaran berbagai macam kegiatan yang bermanfaat.
"Dengan adanya kegiatan seperti itu pemerintah dapat memantau dan mengetahui hal-hal mana yang perlu kita tingkatkan, kita perbaiki dan masyarakat butuhkan" ucap Bupati.
Sementara itu, Bupati Acep mengatakan, dalam meningkatkan pembangunan kesehatan, hal paling utama bagaimana membangun sinergi dan kolaborasi antarstakeholder.
Akhir sambutan bupati mengajak agar kita berbuat sesuatu yang bermanfaat terutama dalam bidang kesehatan untuk mempersiapkan generasi yang sehat dan unggul. (Pai)

Kerap Terjadi Gempa Susulan, Warga Batang Dua Memilih Mengevakuasi Diri Ke Bukit


JAKARTA - Warga Pulau Batang Dua masih merasakan gempa susulan. Kondisi ini memicu kekhawatiran warga, sehingga mereka mengevakusi diri ke bukit pada malam hari.
Warga khawatir karena setiap hari beberapa kali terjadi gempa di Batang Dua, membuat warga trauma. Oleh karena itu, warga sadar akan dampak gempa dan keselamatan mereka. Saat malam mereka mengamankan diri naik ke atas bukit menjauhi pantai.
Jelang malam tiba, mereka membangun tenda dan tidur di sana. Siang hari mereka beraktivitas seperti biasa.
Merespon kondisi pascagempa yang berdampak di Pulau Batang Dua, BNPB mengirimkan tim reaksi cepat (TRC) untuk memonitor situasi di lapangan. Di samping itu, personel BNPB juga membawa logistik yang dibutuhkan saat tanggap darurat.
BMKG merilis gempa susulan per 16 November 2019, pukul 09.00 WITA sebanyak 151 kali, 8 di antaranya dirasakan warga.
Sementara itu, data BNPB per 16 November 2019 mencatat 36 unit bangunan rusak ringan. Gempa selain menimbulkan kerusakan di Maluku Utara juga menyebabkan kerusakan di Kabupaten Minahasa dan Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara.
Sedangkan korban luka – luka per kemarin (16/11) di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara 3 orang luka ringan dan 33 unit bangunan rusak ringan. Korban dan kerusakan terjadi di Pulau Batang Dua yang terletak di dekat pusat gempa.
Korban luka-luka disebabkan tertimba batu bata dari dinding yang jatuh, sedangkan kerusakan bangunan di Kecamatan Batang Dua pada kategori rusak ringan mencakup 28 rumah warga, 3 gereja, 1 sekolah SMAN 11 dan 1 unit gedung Bank Perkreditan Rakyat.
Data kerusakan di Kabupaten Minahasa Tenggara dan Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara masing-masing 1 unit kantor dan 2 rumah dengan kategori rusak ringan.
Sumber: Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB

Sabtu, 16 November 2019

Desa Jambar Siap Menjadi Juara Dalam Program P2WKSS 2019


KUNINGAN - Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH., MH menerima Tim Verifikasi Akhir Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2019 di Lokasi Desa Binaan P2WKSS Desa Jambar. Kamis (14/11/2019).
Hadir pada kegiatan ini Ketua Tim Verifikasi Akhir Tingkat Provinsi jawa Barat Dr. Jatti Indriati, SH., M.Si, Sekretaris Daerah Dr. H. Dian rachmat Yanuar, M.Si, Plt. Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Kuningan Drs. H. Dadang Supardan, M.Si, dan Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Kuningan Hj. Yuana Ridho Suganda, SH.
Bupati menyampaikan bahwa verifikasi ini terlaksana karena kerja keras kita bersama jajaran dan seluruh perangkat dengan niatan Desa Jambar siap menjadi juara sebagai desa desa binaan program P2WKSS tahun 2019.
Menurutnya program peningkatan peranan wanita menuju keluarga sehat dan sejahtera atau program P2WKSS merupakan program yang dilaksanakan tiap tahun yang memilki manfaat yang sangat besar bagi desa, yaitu untuk mendorong dan menggalakan peran serta masyarakat khususnya perempuan secara aktif baik melalui pengembangan SDM maupun SDA agar terciptanya pembangunan masyarakat desa dengan perempuan sebagai penggeraknya.
"
Semoga Desa Jambar sudah siap menjadi juara program P2WKSS tingkat Provinsi Jawa Barat sebagai upaya dalam mewujudkan Visi Kuningan MAJU melalui program P2WKSS guna mencapai tingkat kualitas hidup yang lebih berkualitas,” tambah Bupati.
Sementara itu Jati dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyelenggaraan program P2WKSS di provinsi jawa Barat sudah terlaksana selama 10 kali, ia menerangkan bahwa program ini sangat memberikan manfaat bagi daerah dan tentunya masyarakat dengan memberdayakan peran perempuan dalam pembangunan.
“Saya harap penyelenggaraan program P2WKSS ini dapat memunculkan kolaborasi dan inovasi serta pelaksanaan program P2WKSS Tahun 2019 ini akan membantu masyarakat Desa Jambar, Khususnya kaum perempuan mempunyai peran yang maksimal dalam pembangunan,” ucapnya.
Selain menerima Tim Verifikasi Akhir Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2019, juga dilaksanakannya pemberian sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) secara simbolis pada masyarakat Desa Jambar, dimana total penerima sertifikat PTSL di Desa Jambar seluruhnya berjumlah 2.689 sertifikat yang dibagikan secara bertahap. (pai)

Ribuan Warga Padati Pembukaan MTQ Ke 52 Tingkat Kota Cirebon



CIREBON – Kegiatan MTQ ke 52 tingkat Kota Cirebon terlihat semarak, ribuan warga sudah memadati tempat kegiatan. Warga yang sudah tidak sabar ingin melihat pembukaan MTQ yang  dilangsungkan dengan pawai ta'ruf. 

Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH berharap, umat muslim dapat menanamkan nilai-nilai Qur’ani dalam mewujudkan Kota Cirebon yang agamis. 

"Nilai-nilai Qur’an harus tertanam dalam jiwa umat muslim sehingga kehidupan Islami dapat terwujud," ujar Wali Kota saat membuka acara Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke 52 Tingkat Kota Cirebon di Halaman Gedung Setda, Jumat (15/11) malam.


Azis mengatakan Cirebon sebagai Kota Wali tentu sangat erat dengan kehidupan Islami.
“Sejak dulu masyarakat Kota Cirebon dikenal sangat erat memegang teguh dalam menjalankan kaidah Islam. Tapi tentunya umat muslim sangat menghargai keberadaan agama lain yang sudah berdampingan lama,” ungkap Azis.

Azis mengatakan kegiatan MTQ juga dapat meningkatkan nilai ketakwaan masyarakat sesuai kaidah Islam. Peran agama dalam pergaulan sehari-hari sangat berpengaruh. 
Azis berharap kegiatan dapat berjalan sukses dengan peningkatakan kemampuan para kafilah dari lima kecamatan yang ada.

“Dengan MTQ ke 52 Tingkat Kota Cirebon Kita tanamkan nilai-nilai qur’ani dalam mewujudkan kota Cirebon yang agamis,” kata Azis.

Pembukaan MTQ ke 52 Tingkat Kota Cirebon berlangsung meriah. Ribuan masyarakat sudah memenuhi arena, bahkan sebelum seremonial pembukaan kegiatan dibuka. Sebelumnya dilakukan pawai Ta’aruf dalam rangka Pembukaan MTQ.

Pawai diikuti berbagai elemen terutama ratusan peserta yang didukung masyarakat di lima Kecamatan se Kota Cirebon. 

Puncak kegiatan pembukaan menghadirkan tauziah dan doa oleh Guru Besar IAIN Sunan Gunung Jati Bandung, KH Tata Sukaya.

Para peserta dan masyarakat tampak antusias mengikuti kegiatan ta’aruf dan pembukaan MTQ. 
Ketua pelaksana sekaligus Kepala Kementerian Agama Mulyadi mengatakan penyelenggaraan MTQ menjadi salah satu sarana menjaga kemurnian Al-Quran. 


Di samping itu MTQ juga menjadi sarana dakwah yaitu dengan upaya memperkenalkan Al-Qur’an kepada masyarakat.

“MTQ menjadi salah satu media yang sangat efektif dalam menyebarkan syiar Islam. Karena unsur seni dalam MTQ dianggap sebagai salah satu daya tarik tersendiri yang dapat mendorong minat masyarakat dalam mempelajari Al-Quran,” ujar Mulyadi.

Mulyadi berharap kegiatan akan berjalan sukses dengan mendapatkan kafillah berkualitas. Kafillah Kota Cirebon sudah banyak berkiprah dengan baik di tingkat daerah maupun nasional. (bud)

Muspika Talun Bersama Warga Dan Aparatur Desa, Bersih-Bersih Lingkungan Di Desa Kerandon


CIREBON - Unsur Muspika di Kecamatan Talun, bersama aparatur Desa Kerandon dan warga terjun membersihkan sejumlah tempat di Desa Kerandon, Sabtu (16/11/2019). 

Kegiatan tersebut dalam rangka menjaga kebersihan lingkungan agar di musim hujan nanti tidak ada penyumbatan sampah, termasuk jentik nyamuk yang dapat membahayakan kesehatan warga.


Mengenai unsur muspika yang terlibat pada kegiatan ini, di antaranya dari unsur kecamatan, TNI-Polri, aparatur desa serta sejumlah unsur lain dan warga setempat.

"Mereka saling bergotong royong bersama warga dalam membersihkan lingkungan," kata warga di Desa Kerandon.

Sementara itu, kegiatan yang melibatkan banyak pihak ini, selain dapat mendorong pada kebersihan lingkungan, juga menjadi ajang silaturahmi antar unsur muspika, aparatur desa dan warga. Sehingga selalu tercipta rasa kebersamaan, gotong-royong dan suasana yang kondusif. 

"Ya, ini salah satu tujuannya adalah mencipatakan lingkungan yang bersih, nyaman dan kondusif," papar salah seorang dari unsur muspika. (bam)











FITK IAIN SNJ Cirebon Gelar Sosialisasi Para Wali Mahasiswa Terkait Perkuliahaan


CIREBON - Kegiatan perdana FITK IAIN SNJ Cirebon yang mengundang 1700 orang tua  mendapat antusias dan respon positif para orang tua mahasiswa. Mereka bangga dengan inisiatif yang digagas kampus, Sabtu (16/11/2019), di gedung Pasca Sarjan, IAIN SNJ Cirebon.

Dekan FITK IAIN SNJ Cirebon Dr H Farihin MPd kepada fokuscirebon.com mengatakan, kegiatan teraebut dalam rangka silaturrahmi dengan mengundang seluruh orang tua wali mahasiswa. 


"Dari fakultas keguruan ini kita mengundang seluruh orang tua wali mahasiswa semester satu untuk menghadiri kegiatan silaturrami antara kami pihak kampus dengan tujuan memberikan sosialisasi kepada para wali mahasiswa terkait perkuliahaan mahasiswa," ujarnya.

Dijelaskan, karena kegiatan ini melibatkan banyak orang, maka kegiatan dibagi pada tiga sesi.Hal itu dilakukan karena mempertimbangkan kapasitas ruangan.


Kegiatan bagi mahasiswa baru ini, merupakan bentuk konsolidasi dengan wali murid, nilainya adalah  ingin konsultasi dengan orang tua mahasiswa mengenai hal-hal yang terkait dengan kegiatan akademik di masing masing jurusan, perkulihaan dan kegiatan kemahasiswaan.


"Baik selama berada di kampus maupun di luar kampus, dan kami  juga menyampaikan pesan-pesan kepada orang tua untuk saling menjaga dan mengawasi, kemudian saling membantu di antara kami,"  terang Farifin yang berniat kegiatan tersebut akan dilaksanakan setiap tahun dwngan kemasan yang lebih menarik lagi. (din)

Jumat, 15 November 2019

Wali Kota Cirebon Kembali Melantik Drs.H.Anwar Sanusi, M.Si Menjadi Penjabat Sekretaris Daerah


CIREBON – Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH melantik kembali Drs. H. Anwar Sanusi, M.Si menjadi Penjabat Sekretaris Daerah (PJ Sekda) Kota Cirebon. 

Pengangkatan Anwar Sanusi sudah melalui proses hukum sesuai peraturan yang berlaku. 

Demikian diungkapkan Wali Kota dalam sambutannya usai melantik Anwar Sanusi di Ruang Adipura Balaikota Cirebon, Jumat (15/11).


Azis mengatakan sesuai dengan Peraturan Presiden RI no 3 tahun 2018 tentang PJ Sekda untuk melaksanakan tugas setelah mendapat persetujuan Gubernur sebagai wakil Pemerintah pusat.

“Wali Kota sesuai kewenangannya dapat mengangkat kembali PJ Sekda Kota Cirebon setelah mendapat persetujuan Gubernur hingga pejabat definitif dilantik,” ungkap Azis.

Azis menambahkan pihaknya akan melaksanakan seleksi terbuka untuk menempatkan Sekda definitif. Sampai saat ini seleksi terbuka belum dapat dilaksanakan menunggu rekomendasi Gubernur Jabar dan persetujuan komisi aparatur sipil negara melalui aplikasi Sijapati.

“Kepada PJ Sekda yang kembali dilantik tentunya dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Termasuk menjemput rekomandasi Gubernur dan persetujuan komisi asn untuk mencari Sekda definitif,” kata Azis.


Sementara Anwar Sanusi mengatakan dirinya akan menjaga amanah sebaik-baiknya untuk melaksanakan tugas selaku PJ Sekda. Anwar berjanji akan menjemput bola sesuai intruksi Wali Kota untuk menelusuri surat rekomendasi open bidding Sekda definitif.

“Kita sudah berkirim surat tapi belum turun. Tentu kami akan mengupayakan agar secepatnya melaksanakan tahapan open bidding dengan dasar surat Gubernur Jabar dan komisi aparatur,” ujar Anwar.

Anwar menambahkan pihaknya mohon dukungan semua pihak dalam mewujudkan Kota Cirebon bersih, tertib dan indah serta masyarakat sejahtera. 

“Tentunya dukungan semua pihak menjadi spirit bagi kami untuk mengemban amanat ini,” tandasnya. (bam)

PT IP Dan Pemkot Gelar Diseminasi Modul Pembelajaran PAUD Inklusif Berbasis Lingkungan


JAKARTA - PT Indonesia Power dan Pemkot Jakut Gelar Diseminasi Modul Pembelajaran PAUD Inklusif Berbasis Lingkungan. Kegiatan Diseminasi Modul Pembelajaran PAUD Inklusif Berbasis Lingkungan di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Sunter Muara, digelar salah satu unit PT Indonesia Power UPJP Priok, Priok POMU (Power Generation and Operation & Maintance Service Unit) bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara, Jumat (15/11).

Kegiatan yang diresmikan Direktur Utama PT Indonesia Power UPJP Priok, M Ahsin Sidqi bersama Wakil Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakimini, turut mendistribusikan 20 buku modul untuk PAUD wilayah I dan II di Jakarta Utara. Perhelatan sendiri disebut yang pertama diselenggarakan di PAUD Jakarta Utara.

Melalui kegiatan ini, PT  Indonesia Power dan Pemkot mengajak para pengelola PAUD untuk menerapkan modul pembelajaran berbasis lingkungan. Penerapan modul basis lingkungan, dinilai dapat membantu tenaga pendidik dalam melaksanakan kegiatan belajar-mengajar secara praktis.

"Kegiatan ini, juga dapat meningkatkan kecintaan anak-anak usia dini pada lingkungan serta menumbuhkan empati dan motivasi untuk bekerja sama antara berkebutuhan khusus dengan anak pada umumnya tanpa memandang sekat sosial, agama, ras, warna kulit, kecacatan, dan lain-lain," kata Ahsin.

"Atas komitmen kuat dari PT Indonesia Power bersama Wali Kota dan Suku Dinas Pendidikan serta Suku Dinas Lingkungan Hidup Kota Administrasi Jakarta Utara maka diterapkanlah Diseminasi Modul Pembelajaran Berbasis Lingkungan Ini," ujarnya.

Menurut Ahsin, perusahaan memang berkomitmen untuk senantiasa mendukung program pendidikan dan lingkungan hidup di pemerintah melalui Pemkot, serta menyukseskan Diseminasi Modul Pembelajaran PAUD Berbasis lingkungan.

Sementara, Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim, menilai cukup banyak anak-anak berkebutuhan khusus, namun tak semua yang memiliki biaya lebih untuk mengenyam pendidikan taman kanak-kanak (TK) atau pra-TK. Hadirnya kegiatan ini dirasa menjadi solusi dari persoalan tersebut.

"Karena ternyata anak-anak berkebutuhan khusus ini cukup banyak, sedangkan untuk memfasilitasi sekolah, apabila swasta, untuk TK atau pra-TK itu cukup mahal biayanya. Dan melalui PAUD-PAUD nanti bisa tersalurkan, terdidik mereka, kesetaraan dalam pendidikan PAUD anak-anak usia dini inklusif seperti ini. Anak-anak yang luar biasa yang butuh penanganan dari orang-orang yang luar biasa juga," ungkap Ali.

Kita harap anak ini kita kasih kesempatan bermain, namun juga membangun karakter yang memiliki akhlakul karimah yang baik. "Dan kita isi juga mereka sejak dini agar peduli lingkungan alam dan juga lingkungan sekitarnya," katanya. (dade)

Warga Sampiran, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Dilanda Kekeringan Air Bersih


CIREBON - Warga Sampiran, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon tengah dilanda kekeringan air bersih. Padahal setiap harinya, warga membutuhkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, baik dapur maupun MCK.

 Terpaksa, warga harus membawa sejumlah tempat penampungan air (ember) untuk menampung air bersih dari bantuan pemerintah setempat. (bam)


Lihat Berita Versi Video :

Jum'at Bersih, Pegawai Kecamatan Talun Bersih-Bersih Lingkungan


CIREBON - Pagi sekitar pukul 08.00 WIB, di kantor Kecamatan Talun terlihat banyak benda-benda dan alat-alat kebersihan, seperti golok, cangkul, sapu dan lainnya. Sejumlah alat tersebut akan digunakan untuk kegiatan bersih-bersih lingkungan. Kegiatan tersebut dalam rangka Jum'at bersih, di kantor setempat. Jum'at (15/11/2019).

Tampak seorang pegawai bernama Hadi bersama Soleh tengah mencabuti rumput halaman belakang kantor Kecamatan Talun dan memunguti daun-daun kering yang jatuh dari pohonnya untuk dibakar bersama rumput kering lainnya.


Kegiatan ini, diakui mereka dilakukan hampir setiap hari Jum'at. Tujuannya adalah untuk memberikan kenyamanan lingkungan kantor dengan terus menjaga kebersihan.

"Ya, hampir setiap Jum'at, kami melakukan bersih-bersih kantor. Bukan saja di halaman kantor, tetapi juga bersih-bersih di ruangan kantor. Ini sebagai bentuk untuk terus menjaga kebersihan lingkungan dan kenyamanan kantor," kata Hadi. (din) 

Kamis, 14 November 2019

Pangkostrad Hadiri Gebyar Karya Pertiwi Dan Military Attache Spouses Culture Tahun 2019


JAKARTA-- Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letnan Jenderal TNI Besar Harto Karyawan, S.H., M.Tr (Han) menghadiri Gebyar Karya Pertiwi dan Military Attache Spouses Culture tahun 2019.

Gebyar Karya Pertiwi ini secara resmi dibuka oleh Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P.  di Gedung Balai Sudirman, Jl. Dr. Saharjo No. 268, Jakarta Selatan, Rabu (13/11).

Panglima TNI dalam sambutannya mengapresiasi tinggi, khususnya kepada Ketua Umum Dharma Pertiwi Ny. Nanny Hadi Tjahjanto beserta jajarannya, yang telah menginisiasi kegiatan ini sebagai bagian dari rangkaian HUT Ke-74 TNI tahun 2019. 

“Saya sangat menghargai prakarsa kegiatan Gebyar Karya Pertiwi dan Military Attache Spouses Culture tahun 2019,” kata Harto.

Dalam satu tempat, kita tidak hanya dapat melihat kekayaan budaya Indonesia. Kita juga dapat mengetahui kekayaan budaya dari negara-negara sahabat. Ditambah lagi Gebyar Karya Pertiwi juga mengedepankan peningkatan ekonomi kreatif sesuai dengan program Pemerintah.

"Lebih lanjut, kata Panglima TNI mengungkapkan bahwa Indonesia adalah negeri yang sangat indah dan kaya akan keberagaman budaya. Begitu pula dengan negara-negara di dunia yang memiliki kekhasannya masing-masing. Semua itu tentu saja tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sosial budaya masyarakat setempat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh Atase Pertahanan negara sahabat beserta isteri yang telah turut memeriahkan acara ini serta mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh peserta dan semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini.

“Semoga kontribusi kita semua semakin memperkuat ketahanan ekonomi dan ke-Bhinneka Tunggal Ika-an bangsa Indonesia,” ungkap Harto

Gebyar Karya Pertiwi  dan Military Attache Spouses Culture 2019 dengan tema “Peningkatan Usaha Mandiri Untuk Menunjang Ekonomi Kreatif dan Menambah Pendapatan Keluarga” akan berlangsung mulai tanggal 13 s.d. 15 November 2019 di Balai Sudirman, Jakarta Selatan. (dade)

Popkota Ajang Mencari Bibit Muda


CIREBON – Ajang Popkota hendaknya dijadikan titik awal pembibitan dan pembinaan olahraga di Kota Cirebon. Bibit-bibit muda itu pun diminta dijaga agar tidak ‘dibajak’ daerah lain.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati, usai menutup Kegiatan Popkota Cirebon 2019 di GOR Bima Kota Cirebon, Kamis, 14 November 2019.

“Pembibitan atlet-atlet di Kota Cirebon itu bukan sunnah lagi, tapi wajib,” ungkap Eti. 

Mulai dari tingkat awal, atlet-atlet muda tersebut sudah harus dibina untuk menjadi atlet handal di kemudian hari. Sinergitas antara DKOKP, Dinas Pendidikan serta Koni Kota Cirebon diperlukan, untuk bisa mencapai tujuan tersebut.

Pembinaan juga harus dilakukan secara konsisten dan menyeluruh untuk mendapatkan atlet yang handal di berbagai cabang olahraga.


Eti juga mengingatkan, agar atlet Kota Cirebon dijaga keberadaannya. “Mereka aset kita,” tegas Eti. 

Karena itu mereka harus dijaga dan dirawat. “Kalau bahasa Jawanya ‘diopeni” dengan baik,” ungkap Eti. 

Sehingga mereka tidak nantinya akan tetap mewakili Kota Cirebon dalam berbagai event pertandingan dan tidak ‘dibajak’ daerah lainnya.

Popkota, lanjut Eti, merupakan kewajiban bagi Pemda Kota Cirebon sebagaimana termuat dalam amanat UU No 3 tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional. 

Karenanya Eti berpesan agar dalam setiap penyelenggaraan Popkota tetap memperhatikan tujuan keolahragaan nasional dan prinsip penyelenggaraan olahraga itu sendiri. 

“Yaitu tersosialisasikannya olahraga, terjaringnya bibit atlet potensial, meningkatnya kesehatan dan kebugaran, meningkatnya prestasi olahraga serta terpeliharanya persatuan dan kesatuan bangsa untuk ketahanan nasional,” ungkap Eti.

Sedangkan kepada para atlet muda Eti berpesan untuk tiada henti menumbuhkan semangat untuk menjadi juara. 

“Menjadi yang terbaik dengan tidak melupakan cara santun, beretika dan bermartabat,” tegas Eti. Sehingga kelak mereka akan menjadi atlet sejati yang menjadi kebanggaan Kota Cirebon.

Ada pun hasil perolehan medali Popkota 2019 berdasarkan tingkat wilayah Kecamatan pendidikan peringkat 1 yaitu Kecamatan Kesambi dengan 56 emas, 50 perak dan 43 perunggu, peringkat kedua Kecamatan Harjamukti dengan 32 emas, 25 perak dan 50 perunggu serta peringkat ketiga Kecamatan Kejaksan dengan 25 emas, 34 perak dan 44 perunggu. 

Untuk tingkat SMP, juara pertama SMP Negeri 4, juara kedua SMP Negeri 1 dan juara ketiga SMP Negeri 6. Untuk tingkat SMA/SMK/MA peringkat pertama SMA Negeri 1, peringkat kedua SMK Negeri 1 dan peringkat ketiga SMA Negeri 6. (is)

Wali Kota Cirebon : Peran Serta Wanita Dalam Pembangunam Harus Ditingkatkan


CIREBON – Wali kota Cirebon meminta agar peran wanita di Kota Cirebon terus ditingkatkan. Peningkatan peran serta wanita dalam pembangunan akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH., saat memberikan sambutan di acara evaluasi akhir peningkatan peranan wanita menuju keluarga sehat sejahtera (P2WKSS) tingkat Provinsi Jawa Barat di Kota Cirebon, Selasa, 12 November 2019 di ruang Adipura Kencana, Balai Kota Cirebon. 

“Dalam sebuah lomba, tentunya ada capaian akhir,” ungkap Azis. 

Sesuai dengan temanya, capaian akhir yang harus dicapai yaitu meningkatkan peranan wanita dalam setiap gerak pembangunan di Kota Cirebon.

Kepada kepala dinas terkait, pemegang kebijakan, Azis juga mewanti-wanti agar mereka terus meningkatkan gerakan-gerakan peningkatan peranan wanita di berbagai program kegiatan. “Ini dilakukan bukan tanpa alasan,” ungkap Azis. 


Karena sesungguhnya, meningkatkan peran serta wanita dalam setiap gerakan pembangunan akan meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka. Jika semua keluarga sudah sejahtera, maka masyarakat Kota Cirebon bisa hidup semakin sejahtera.

Karena itu, Azis meminta, gerakan-gerakan untuk meningkatkan peran serta wanita tidak hanya nampak saat ada verifikasi, evaluasi maupun penilaian dari atasan semata. Karena sesungguhnya, gerakan-gerakan peningkatan peran serta wanita harus menjadi mental dari daerah yang sudah menjadi langganan juara, yaitu Kota Cirebon.

Tahun ini Kelurahan Pegambiran terpilih mewakili Kota Cirebon dalam lomba Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS). Ada pun sasarannya sebanyak 100 kepala keluarga (KK)
binaan yang tersebar di 6 RT di RW 17 Kriyan Barat, Kota Cirebon. (is)

Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok Dan Dishub DKI Jakarta Buka Kerajasama Penataan Usaha Bongkar Muat Barang


JAKARTA-- Kantor Otoritas Pelabuhan (OP) Tanjung Priok dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta, menandatangani nota kesepahaman penataan usaha bongkar muat barang dari dan ke kapal di wilayah Pelabuhan Priok dan sekitarnya, Rabu (13/11), di Hotel Swissbelin, Kemayoran Jakarta Pusat.

Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Kantor OP Priok
Capt.Hermanta dan Kepala Dishub DKI, Syafrin L.                                          

Kepala OP Priok, Capt. Hermanta mengatakan, penandatanganan nota kesepahaman itu didasarkan pada instruksi dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut sebagai implementasi dari Peraturan Menteri Perhubungan No. 152/2016 Tentang Penyelenggaran dan Pengusahaan Bongkar Muat.

“Pada pasal 15 disebutkan bahwa kewajiban PBM adalah melakukan pelaporan kegiatan dan data perusahaan kepada gubernur dan penyelenggara pelabuhan, inilah yang menjadi perhatian kita. Karena banyak pbm yang tidak memenuhi kewajiban," kata Hermanta.        

Berdasarkan data OP Priok, di Pelabuhan Priok terdapat 139 perusahaan namun hanya 30 Persen yang memenuhi kewajiban pelaporan. Nantinya, Dishub DKI Jakarta selaku pihak pemberi ijin usaha PBM akan koordinasi dengan OP Priok untuk memberikan sanksi administrasi.

"Puncaknya dapat dikenakan sanksi pembekuan ijin. Turut menyaksikan penandatanganan antara lain Sesditjen Perhubungan Laut, Arif Toha dan Pengurus Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesi (APBMI) DKI Jakarta dan sejumlah pejabat Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan sekitar Jakarta," ujarnya. (dade)

Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Seribu Berikan Bantuan 500 Buku Untuk Generasi Gemar Membaca


JAKARTA-- Ungkapan buku jendela dunia nampaknya perlahan sirna seiring perkembangan teknologi informasi, membaca adalah senjata yang kini diandalkan dalam mencari pengetahuan. Pemerintah masih tetap bercita-cita memiliki generasi penerus bangsa yang cinta buku dan gemar membaca.

Seiring dengan semangat gemar membaca, Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Seribu Ny Ira Sandy mengatakan, taman bacaan diadakan dengan dilatarbelakangi kesadaran pentingnya meningkatkan budaya baca, terutama bagi anak-anak dan remaja. 

Menurutnya, anak-anak dan remaja adalah masa emas (golden age) yang semestinya banyak diisi dengan kegiatan belajar termasuk membaca

Hal itu diungkapkan saat Pengurus Cabang Bhayangkari Kepulauan Seribu mengadakan acara Penyerahan 500 Buku bacaan di Taman Baca Bhayangkari Pulau Untung Jawa Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Pelantikan Duta Taman Baca dan Pelantikan Polisi Cilik Lingkungan, Rabu. (13/11).

Acara ini dihadiri oleh Penjabat Utama Polres Kepulauan Seribu, Ibu Felda dari Chair Project, Ibu Ina President Rotary Club Cinere, Ibu Mahariah Sardy dari Rumah Hijau Kepulauan Seribu, Putera Puteri Duta Bahari, Siswa Siswi SDN 01 Pagi Pulau Untung Jawa dan Pengurus Bhayangkari Cabang Kepulauan Seribu.

“Di usia anak anak, membaca sudah harus ditanamkan sebagai sebuah kebutuhan," ucapnya.

Dijwlaskan, membaca adalah adalah bagian dari gerakan literasi. Gerakan literasi, adalah gerakan penting karena saat ini adalah era digital atau media sosial. Gerakan literasi salah satunya dapat membantu masyarakat melawan derasnya sebaran Hoaks.

"Dengan literasi, remaja kita sebagai pengguna medsos dapat mengidentifikasi mana berita yang benar dan mana yang rekayasa (hoax)," ujar Ira Sandy.

Untuk itu dirinya berharap, taman bacaan ini dapat bermanfaat dalam meningkatkan minat baca masyarakat khususnya anak-anak remaja untuk terus membudayakan membaca. (dade)

Rabu, 13 November 2019

Woww.. !! Manfaatkan Limbah Cangkang Kerang, Mahasiswi IAIN Cirebon Juara 1 Lomba Inovasi Teknologi


CIREBON - Gadis cantik, semester 5 di IAIN SNJ Cirebon ini tentu sumringah setelah dirinya dinobatkan sebagai juara 1 pada lomba Karya Tulis Ilmiyah (KTI), Inovasi Teknologi Daerah yang diselenggarakan Bappenlitbang, Kabupaten Cirebon.

Tentu saja, sebab hasil penelitian pemanfaatan limbah cangkang kerang ini, sang juara yakni Tia Saraswati, mahasiswi semesetr 5, Tadris Biologi, IAIN Cirebon, gembira karya ilmiahnya dinobatkan sebagai yang terbaik.

Saat berbincang dengan fakuscirebon.com, Tia Saraswati mengaku jika persiapan mengikuti Karya Tulis Ilmiah Inovasi Teknologi tersebut diawali dari ide untuk melakukan penelitian terkait dengan pemanfaatan limbah cangkang kerang.

Ketertarikan pada penelitian tersebut, kata Tia, karena limbah cangkang kerang sangat banyak di pesisir pantai, tetapi tidak dimanfaatkan dengan baik, bahkan hanya dijadikan sebagai sampah yang menumpuk, berbau dan mengganggu masyrakat.

"Untuk itu, saya berinisiatif untuk dijadikan sebagai bahan pangan yang dimulai dari pembuatan tepung cangkang kerang dan diambil kalsiumnya dan juga pemanfaatan campuran daun kelor yang belum banyak orang tahu," katanya, Rabu (13/11/2019).

Padahal daun kelor mempuyai kandungan gizi yang banyak dan kalsiumnya cukup tinggi, dari sini Tias kemudian berinisiatif untuk membuat produk diversifikasi pangan tinggi kalsium yang nantinya dapat diaplikasikan di masyarakat. 

Kendati begitu, Tia tidak melupakan peran kedua dosen IAIN sebagai pembimbing pada saat melakukan penelitian sampai pembuatan artikel karya tulis ilmiah.

"Ya, saya selalu berkonsultasi dan melakukan proses bimbingan dengan dosen Tadris Biologi, Ibu Eka Fitriah,S.Si, M.Pd dan Muhimatul umami, M.Si sampai artikel selesai dan dikirim untuk lomba," jelas Tia.

Tia juga bersyukur atas kemenangan dalam lomba KTI ini. Saat itu, dirinya hanya punya semangat, niat dan berusaha untuk menjadi mahasiswa yang kreatif, inovatif untuk melakukan sesuatu yang bisa bermanfaat bagi masyarakat. "Dan ini dapat memotivasi Tia untuk lebih maju lagi untuk berkarya dan berprestasi," ujarnya.

Diakhir perbincangan tersebut, Tia berharap, pihak kampus lebih memperhatikan dan diberikan fasilitas yang memadai untuk para inovator atau peneliti-peneliti, sehingga mahasiswa dapat berkontribusi lagi untuk mengharumkan nama kampus.

"Baik dalam kancah regional, nasional bahkan sampai international," harapnya. (din)

Menhan RI Menerima Kunjungan Duta Besar AS Dan Dubes Arab Saudi


JAKARTA - Menteri Pertahanan Republik Indonesia H. Prabowo Subianto menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia H.E Mr. Joseph R Donovan Jr., Selasa (12/11) di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta.
Dalam kunjungan ini, Dubes AS didampingi oleh Mr. Heather C. Variava, Deputy Chief of Mission, Colonel Mike Spake, Defense Atache dan Mr. Steve Weston, Political Officer.
Kunjungan ini, menjadi kesempatan bagi kedua pihak untuk membicarakan upaya-upaya bersama untuk terus mempererat kerjasama yang saling menguntungkan bagi kedua negara.
Kedua pihak ingin hubungan kerjasama dan persahabatan antara Indonesia dan AS khususnya di bidang pertahanan diharapkan terus terpelihara dengan semangat persaudaraan dan prinsip saling menghormati.
Menhan RI dalam kesempatan tersebut menyampaikan sejumlah program yang menjadi prioritas Kementerian Pertahanan RI.
Selain menerima kunjungan kehormatan Dubes AS, tidak berselang lama Menhan RI juga menerima kunjungan kehormatan Dubes Arab Saudi untuk Indonesia H.E Mr. Esam A. Abid Althagafi.
Dubes Arab Saudi dalam kunjungan ini didampingi oleh Wakil Dubes Arab Saudi Mr. Yahya Hassan Alqahtani.
Sementara itu, turut mendampingi Menhan RI saat menerima kunjungan Dubes AS dan Dubes Arab Saudi antara lain Wamenhan, Sekjen Kemhan, Dirjen Strahan Kemhan dan Kabaranahan Kemhan dan Karo Humas Setjen Kemhan. (dade)

Selasa, 12 November 2019

Tunjang Pelaksanaan Tugas, Kapolsek Menerima Kapal Patroli Dari Kapolres Kepulauan Seribu


JAKARTA-- Dalam menunjang pelaksanaan tugas serta memberikan pelayanan, memelihara keamanan, ketertiban masyarakat dan penegakkan hukum, Kapolres Kepulauan Seribu AKBP M.Sandy Hermawan, S.H,S.I.Kom menyerahkan kapal Patroli kepada Kapolsek Kepulauan Seribu Selatan AKP Jupriono, S.H,M.H, di Dermaga 17 Marina Ancol.

Sebelum diserahkan terimakan kepada Kapolsek Kepulauan Seribu Selatan, Kapolres Kepulauan Seribu melakukan pengecekan Mesin dan langsung uji coba kapal patroli jenis C3 Nomor Polisi 103-40-VII dengan mesin 150 PK ini.

Kapal ini nantinya sebagai penunjang dalam melakukan penegakan hukum dan pemeliharaan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Kepulauan Seribu Selatan. 

"Kita yakin dan percaya dengan penambahan sarana kapal patroli ditingkat Polsek, akan mempermudah dalam pelaksanaan tugas dan wilayah Polsek Kepulauan Seribu Selatan semakin aman dan kondusif," ujarnya.

Sementara itu, penyerahan kapal terawbut langsung dioimpinan Kapokres dan didampingi oleh Kasubagsarpras Ipda Ni Made Sudani, KBO Sat Polair Iptu Andriyanto, S.H dan Perwira Sat Polair Polres Kepulauan Seribu. (dade)

Inovasi Dan Kemandirian Bikin Pelayanan Puskesmas Jadi Maksimal


CIREBON – Keberadaan Puskesmas menjadi salah satu kegiatan kesehatan yang eksistensinya ditunggu banyak pihak, terutama dalam soal inovasi pengelolaan dan kemandirian, sehingga memberikan pelayanan yang maksimal. 

Hal itu disampaikan langsung oleh  Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH usai pencanangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan laboratorium Daerah di Hotel Prima, Selasa (12/11).

Azis mengatakan, inovasi dilakukan agar pengelola mengikuti perkembangan jaman.

“Pengelola Puskesmas tentunya dituntut melakukan inovasi sehingga menjadi pusat layanan yang disukai masyarakat,” ungkap Azis.

Azis menambahkan pencanangan BLUD menjadi komitmen pula agar puskesmas menjadi mandiri.
Dengan keleluasaan mengatur diharapkan inovasi akan terwujud baik di bidang keuangan, marketing atau lainnya.

“Ini harus dimanfaatkan pengelola Puskesmas sehingga meningkatkan layanannya. Tentunya tetap Dinas Kesehatan selalu membina Puskesmas sehingga pengelolaan kesehatan masyarakat akan terus meningkat,” kata Azis.


Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon, Dr H. Edy Sugiharto, MKes megatakan pihaknya mendorong agar Puskesmas selalu meningkatkan layanan dan kemampuan.

Peningkatan dilakukan sebagai langkah maju dalam menghadapi tantangan jaman.

“Ada langkah yang harus dilakukan yaitu peningkatan fleksibilitas pengelolaan keuangan, peningkatan layanan dan peningkatan kompetensi petugas kesehatan,” ujar Edy.

Langkah tersebut, lanjut Edy akan meningkatkan kualitas puskesmas sehingga mampu menyesuikan keinginan masyarakat.

Tanpa ketiga langkah tersebut sangat sulit Puskesmas mampu bersaing dengan layanan kesehatan lainnya. (bam)