Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 23 April 2020

Memutus Rantai Penyebaran Virus Covid 19, Sejumlah Anggota DPRD Kota Cirebon Lakukan Rapid Test

Sejumlah anggota DPRD Kota Cirebon mengikuti Rapid Test, upaya memutus rantai penyebaran Covid 19 di Kota Cirebon
CIREBON, FC - Cepatnya penyebaran virus Covid 19 indonesia, membuat sejumlah daerah melakukan berbagai cara untuk memutus rantai penyebarannya. Termasuk langkah yang dilakukan Pemerintah Daerah Kota Cirebon.
Namun sayang, perjalan wabah yang sudah merespon sejumlah warga, perawat dan dokter yang akhir ikut terpapar oleh virus Covid19 ini, pejabat di Kota Cirebon baru sebagian yang mengikuti rapid tes untuk mengetahui terpapar virus atau tidak. 
Kendati begitu, upaya-upaya tetap dan terus dilakukan, begitu pula dengan apa yang sudah dilakukan oleh para anggota DPRD Kota Cirebon, dimana sebagian dari mereka telah mengikuti rapid test.
Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Ketua DPRD Kota Cirebon, Hj Affiati AMa kepada media, Kamis (23/4/2020). “Hari ini sejumlah pimpinan dan anggota DPRD Kota Cirebon mengikuti rapid test di Gedung Diklat BKKBN,” kata Affiati.
Menurut Affiati, rapid test dilakukan sebagai langkah deteksi awal seseorang terinfeksi virus atau tidak. Kegiatan ini, kata dia, hasil kerjasama DPRD dengan Dinas Kesehatan Kota Cirebon.
“Kendati masih dalam masa bekerja dari rumah, pimpinan dan anggota DPRD Kota Cirebon tetap aktif melaksanakan tugas dan fungsinya,” ungkapnya.
Masih kata Affiati, diantaranya yakni memberikan dukungan kepada Pemerintah Daerah Kota Cirebon dalam melaksanakan upaya penanggulangan Covid-19. “Kami dukung penuh penanganan virus Covid-19 ini sampai benar-benar selesai,” katanya. (bam)

11 dokter di Kota Bekasi Positif Terjangkit Virus Corona, Ini Penjelasan Ketua IDI Cabang Kota Bekasi

Foto/Ilustrasi
BEKASI – Lagi-lagi akibat ketidak jujuran pasien, para medis menjadi ladang sasaran covid 19. Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kota Bekasi, Komaruddin Askar di Bekasi, menjelaskan penyebab 11 dokter di Kota Bekasi, positif terjangkit virus Corona atau Covid-19.
“Mereka terinfeksi akibat ketidakjujuran pasien yang sebelumnya melakukan kontak dengan pasien corona,” ujarnya kepada awak media, Kamis (23/4/2020).
Pasien yang bersangkutan, lanjut dia, baru berkata jujur usai seluruh dokter yang sempat memeriksanya, terpapar virus Corona atau Covid-19.  ke 11 dokter tersebut merupakan dokter umum dan spesialis.
Komaruddin mengimbau kepada para dokter dan tenaga medis lainnya agar bekerja secara profesional, dengan selalu mengenakan APD lengkap, terutama saat bersentuhan dengan pasien.
“Artinya sesuai tingkat di mana dia kerja, harus pakai APD. Entah bekerja di poli, UGD atau di ruang isolasi, tetap pakai APD, baik level 2, 3 atau 1. Dan jangan terlalu sering kontak dengan pasien,” tandasnya.(*)

Rabu, 22 April 2020

Koperasi Forwami Gelar Kegiatan Bakti Sosial Salurkan Bantuan Paket Sembako


JAKARTA- Forum Wartawan Maritim Indonesia (Forwami) melalui Koperasi Kreasi Forwami Sejahtera, menggelar kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan bantuan paket sembako di lingkungan pelabuhan Tanjung Priok.

Paket sembako berupa beras, minyak goreng dan mie instan itu diberikan langsung kepada kalangan buruh pelabuhan/tenaga kerja bongkar muat (TKBM) maupun para pengemudi ojek di pelabuhan itu.

Bakti sosial ini dalam rangka membantu sesama disaat masa Pandemi Virus Corona (Covid-19) saat ini, sekaligus bertepatan dengan menjelang bulan Ramadhan tahun ini.

"Bantuan yang disalurkan ini berasal dari sejumlah rekan Jurnalis/Media yang sehari-hari meliput kegiatan di pelabuhan Priok maupun para donatur dari pekerja di IPC dan anak usahanya, serta para pelaku usaha eksportir maupun perusahaan jasa pengurusan transportasi dan perusahaan bongkar muat di pelabuhan Priok," kata Ketua Koperasi Kreasi Forwami Sejahtera, Abdul Habib, Rabu (22/4), saat menggelar bakti sosial.

Turut hadir pada kegiatan itu, Ketua Forum Wartawan Maritim Indonesia (Forwami) Ire Djafar, Ketua Serikat Tenaga Kerja Bongkar Muat (STKBM) Pelabuhan Tanjung Priok, Nurtakim, dan Staf Koperasi TKBM Priok maupun sejumlah pekerja IPC dan anak usahanya.

Pada kesempatan itu, sebanyak 125 paket Sembako, telah dibagikan secara langsung antara lain di kantor Koperaai TKBM Tanjung Priok, dan di sekitar Pos 8 Pelabuhan Priok yang menjadi salah satu tempat mangkal para ojek motor dan buruh pelabuhan yang sedang menunggu pekerjaan.

"Meskipun jumlah dan nilai bantuan itu tidak seberapa, namun dirinya berharap bisa sedikit meringankan saudara-saudara kita para buruh pelabuhan dan tukang ojek di pelabuhan Priok," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Forum Wartawan Maritim Indonesia (Forwami), Ire Djafar mengungkapkan berterimakasih kepada semua pihak dan donatur yang sudah berpartisipasi membantu menyukseskan baksos tersebut. "Semoga Allah SWT membalaskan dengan pahala atas semua niat baik kita ini," ungkap Ire.

Ketua STKBM Tanjung Priok, Nurtakim mengatakan mengapresiasi kegiatan baksos untuk menumbuhkan rasa empati kemanusian yang di inisasi teman-teman media di pelabuhan itu. "Semoga dihari-hari berikutnya kegiatan baksos seperti ini bisa terus dilakukan dengan harapan yang menerima bantuan juga lebih banyak lagi," kata Nurtakim. (dade)

Satu Tenaga Medis Positif Terpapar Covid-19, Wali Kota Minta Pasien Jujur Saat Dirawat di Rumah Sakit

Wali Kota Cirebon, Drs H Nasrudin Azis SH
CIREBON, FC -  Wali Kota Cirebon membenarkan ada satu tenaga medis di RSD Gunung Jati yang positif terpapar Covid-19. Isolasi sudah dilakukan pelayanan IGD di RSD Gunung Jati sudah normal kembali. 

Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH., membenarkan adanya satu orang tenaga medis yang positif terpapar Covid-19. “Ada salah satu karyawan medis, perawat, positif Corona,” ungkap Azis, saat melakukan jumpa pers dengan wartawan, Rabu, 22 April 2020 di gedung Setda Kota Cirebon. 

Atas kejadian tersebut, kemarin malam RSD Gunung Jati langsung melakukan tindakan. Yaitu menutup sementara IGD pada Selasa (21/4) malam. Juga melakukan deteksi siapa saja yang telah berhubungan dengan tenaga medis tersebut. 

“Hasilnya, 61 orang terdeteksi melakukan kontak dengan tenaga medis yang positif Covid-19 tersebut,” ungkap Azis. 

Mulai semalam telah dilakukan screening terhadap 61 orang yang melakukan kontak langsung dengan tenaga medis yang positif Covid-19 tersebut. Hingga siang ini, lanjut Azis, screening sudah dilakukan terhadap 19 orang dan 18 orang dinyatakan negatif. 

“Satu orang diduga positif Covid-19 dan akan segera dilakukan pemeriksaan lanjuta,” ungkap Azis. 

Tes dan screening dilakukan dengan metode CT Scan  dan sebanyak 61 orang itu telah melakukan isolasi secara mandiri. 

Dijelaskan Azis permohonan pengajuan uji swab sebenarnya sudah dilakukan sejak 20 hari lalu. 

Namun hasilnya baru keluar kemarin malam dan manajemen RSD Gunung Jati langsung melakukan sejumlah tindakan. 

Perawat tersebut diduga terpapar Covid-19 dari seorang PDP yang dirujuk ke RS Waled, Kabupaten Cirebon. 

“Dulu pernah melayani pasien yang komplain terkait pelayanan di RSD Gunung Jati,” ungkap Azis. 

Selain satu satu tenaga medis ada 3 orang lainnya yang sebelumnya pasien di RSD Gunung Jati juga dinyatakan positif Covid-19. 

Selanjutnya Azis juga meminta agar setiap pasien yang datang ke rumah sakit untuk memberikan keterangan yang sejujur-jujurnya saat ingin mendapatkan perawatan di rumah sakit. 

Terlebih saat ini tengah terjadi pandemi Covid-19 yang melanda ratusan negara di dunia. 

“Sehingga rumah sakit bisa memberikan penanganan medis yang tepat dan melindungi orang lain juga,” ungkap Azis.

Sementara itu Direktur Utama RSD Gunung Jati, Ismail Jamaludin, menjelaskan jika layanan di IGD RSD Gunung jati sejak pukul 11.00 WIB tadi sudah kembali normal. 

“Sebelumnya kami telah melakukan screening dan sterilisasi,” ungkap Ismail. 

Sedangkan perawat yang dinyatakan positif Covid-19 saat ini tengah menjalani isolasi di RSD Gunung Jati. 

Saat melakukan pelayanan kepada pasien, tenaga medis di RSD Gunung Jati juga dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD). “Minimal APD level 2,” ungkap Ismail. (*)

Release DKIS Kota Cirebon
Rabu, 22 April 2020

BKIPM Jakarta Berikan Bantuan Sembako Dan Ribuan Paket Ikan Kepada Masyarakat


JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui BKIPM Jakarta menyerahkan bantuan berupa ribuan paket ikan sehat bermutu dan sembako kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19 di wilayah DKI Jakarta (termasuk Kepulauan Seribu).

Bantuan tersebut langsung diserahkan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo secara simbolis terhadap penerima dan disaksikan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Rabu (22/4), di Jakarta.

"Kami memberikan bantuan ikan ke Pemda DKI dalam rangka berpartisipasi melawan COVID-19. Kepada Pemda DKI kami memberikan bantuan sebanyak 10 ton 500 kilo, baik ikan segar dan ikan olahan,” kata Edhy, saat via telekonferensi bersama media saat kegiatan Soft Launching Bulan Mutu dan Karantina Tahun 2020.

Edhy, mengatakan KKP melaksanakan kegiatan ini secara serentak di 47 wilayah dengan jumlah bantuan yang sama. Penyerahan dilaksanakan melalui UPT yakni Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) setempat.

“Bantuan ikan ini dari KKP dan sumbangsih para pelaku usaha yang menjadi donator. Para pengusaha di sektor perikanan menunjukan antusiasme tinggi untuk membantu penanganan COVID-19 melalui BKIPM KKP. Kita berharap bisa ditiru jajaran ditjen di KKP lainnya,” ujarnya.

Pemberian bantuan ikan, lanjutnya, untuk dikonsumsi masyarakat karena dapat membantu meningkatkan imun tubuh untuk mencegah infeksi COVID-19. Pasalnya, protein dan omega-3 pada ikan merupakan unsur gizi penting dalam pembentukan sistem kekebalan tubuh.

"kita tahu ikan mengandung gizi yang luar biasa besar, protein yang tinggi. Protein adalah salah satu zat penguat imunitas, dengan omega-3 nya (ikan) yang di atas 300 hampir 400 (Mg)," ujarnya.

Sementara itu, kelompok penerima bantuan ikan dari KKP di antaranya adalah masyarakat dari kalangan nelayan, petambak garam, pembudidaya, masyarakat sekitar UPT BKIPM, Pondok Pesantren, pekerja informal, serta tenaga medis yang menjadi garda terdepan melawan Covid-19. ( dade)

Selasa, 21 April 2020

Kapolsek Muara Baru Bersama HNPN Bagikan 500 Sembako Kepada Warga Penjaringan Jakut


JAKARTA - Kita tunjukkan dalam kondisi di rumah saja, kita tidak menjadi semakin Individualis,tetapi semakin peduli satu sama lain. Pemerintah tidak bisa bekerja sendirian. "Tidak bisa Peran serta seluruh lapisan masyarakat sangatlah penting”. Mengutip kalimat Presiden Jokowi pada 18 April 2020.

Karena itu, Kapolsek Kawasan Muara Baru bersama Stakeholder Pelabuhan Muara Baru memberikan 500 paket Sembako kepada warga masyarakat Muara Baru RW. 01 Penjaringan Jakarta Utara. Kegiatan pemberian paket sembako yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Kawasan Muara Baru AKP. Slamet Riyanto,S.H., S.I.K.,M.Si, didampingi oleh James (Stakeholder Ketua HNPN Muara Baru) dan Personil Polsek Kawasan Muara Baru.

Paket sembako yang berisi Indomie, satu kg gula, satu kg Minyak Goreng dan lima Liter Beras dikemas di dalam plastik diterima oleh Ketua Rw. 01 Hery dan dibagikan kepada warga masyarakat Rw. 017, kaum Dhuafa, Janda, Lansia, Jompo dan Yatim Piatu. Dari warga Rt. 01 sampai warga Rt. 11 Kec. Penjaringan Jakut.

“Pembagian sembako ini sebagai wujud kepedulian Polri kepada masyarakat yang terkena dampak dalam menghadapi wabah virus corona serta sebagai bentuk empati dan ikatan sosial kepada masyarakat," kata AKP. Slamet riyanto, Rabu (21/4).

Kapolsek berpesan kepada Pak RW. 01 agar masyarakatnya dalam menghadapi wabah virus corona ini tetap tenang dan tidak panik, mematuhi aturan kebijakan pemerintah dan protokol kesehatan serta tidak mudah terpengaruh oleh berita bohong (hoaxs) dan bijaklah dalam bermedia sosial.

"Kegiatan pembagian sembako ini mendapat respon positif dan ucapan terima kasih dari warga masyarakat Penjaringan Jakarta Utara atas kepedulian Kapolsek Muara Baru dan Stakeholder Pelabuhan Muara Baru," ujarnya. (dade)

Cimindi Kabupaten Bandung Diterjang Banjir, 1 Orang Terseret Arus

Sejumlah warga tengah mencari jasad korban yang terseret arus banjir di Cimindi, Leuwigajah, Bandung, korban dikabarkan meninggal dunia.
CIREBON, FC - Hujan deras yang mengguyur hampir merata di Jawa Barat, membuat sejumlah tempat terendam banjir. Bahkan kiriman foto dan video di sebuah Medsos menggambarkan banjir yang menerjang sebuah permukiman di daerah Cimindi, Bandung, Jabar.

Pada video berdurasi 09 detik itu, tampak arus air cukup kencang yang terjadi di daerah Cimindi. Dalam video tersebut satu orang warga bersama sepeda motornya terseret arus.
Peristiwa banjir ini terjadi, sekitar pukul 07.00 pagi, Selasa (21/4/2020). 

Tampak dalam video seorang warga seperti ingin menyelamatkan warga yang terseret arus, namun karena arus deras, korban keburu terseret dan seperti masuk kedalam kubangan (solokan) atau drainase.

"Allahuakbar, astagfirullahaladzim," teriak warga dalam video.

Pada KTP, korban diketahui bernama Iwan Alamsyah dengan alamat Binong Utara, RT 007/001 Kebon Kangkung, Kota Bandung. 

Tampak sejumlah warga tengah mencari jasad korban, dan setelah dicari di saluran air yang menyeret tubuh korban, warga pun akhirnya menemukan jasad korban yang sudah terlihat kaku.


Sementara itu, berdasarkan keterangan warga Bandung, Jawa Barat, wilayah Bandung memang tengah diguyur hujan sejak tadi malam, bahkan hujan masih mengguyur wilayah ini hingga siang ini.  (din)

Atalia Ridwan Kamil dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bekasi Tinjau Dapur Umum di Desa Lambangsari

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat, Atalia Ridwan Kamil didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bekasi Holilah Eka Supria Atmaja, saat meninjau dapur umum di kantor Desa Lambangsari
KAB. BEKASI – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat Atalia Ridwan Kamil di dampingi oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bekasi Holilah Eka Supria Atmaja meninjau secara langsung dapur umum di Kantor Desa Lambangsari Kecamatan Tambun Selatan, Selasa (21/4).
Atalia juga ikut serta membantu menyiapkan nasi bungkus yang nantinya akan disebarkan ke seluruh masyarakat Desa Lambangsari yang membutuhkan.
“Gerakan Nasi Bungkus atau Gasibu ini merupakan arahan dari Gubernur Jabar Ridwan Kamil, tentunya untuk memastikan agar tidak ada warga yang kelaparan di tengah pandemi Covid-19 ini,” jelasnya.
Dirinya juga mengatakan rasa bangganya terhadap Kabupaten Bekasi, karena selain menyiapkan Dapur Umum di Kabuapaten Bekasi juga menyiapkan Lumbung Pangan yang tersebar di setiap Desa.
“Saya merasa bangga, karena tadi saya juga melihat adanya Lumbung Pangan yang dihasilkan dari bantuan-bantuan masyarakat dan pihak terkait dimasing-masing Desa,”  ucapnya.
Diakhir, bertepatan dengan Hari Kartini, Atalia juga memberikan pesan bahwa kartini-kartini di Jawa Barat khususnya di Kabupaten Bekasi ini muncul dan memberikan solusi bagi masyarakat.
“Hari ini banyak sekali perempuan-perempuan yang bergerak di Kabupaten Bekasi untuk saling membantu satu sama lain dalam melawan Covid-19 ini. Tetap selalu berikan sosialisasi kepada masyarakat untuk memberikan teladan yang baik.” Tutupnya.
Selain meninjau operasional dapur umum, Tim Penggerak PKK Kabupaten Bekasi juga sekaligus menyalurkan bantuan kepada masyarakat Desa Lambangsari.
“Kegiatan ini masih sama seperti kegiatan sebelumnya, kami keliling ke setiap Kecamatan khususnya yang menjadi Zona Merah, sekaligus kita menyalurkan bantuan kepada masyarakat,” ucapnya.
Dirinya mengatakan, setiap harinya sebanyak 700-800 nasi bungkus disiapkan dan siap dibagikan kepada masyarakat sekitar.
“Seperti yang dikatakan Bu Atalia tadi, jangan sampai ada masyarakat yang kelaparan. Di kecamatan tambun Selatan sendiri masing-masing Desa ada yang memiliki 2 sampai 3 dapur umum sesuai dengan kondisi masyarakatnya.” Tuturnya.
Selain itu, Baznas Kabupaten Bekasi juga turut memberikan bantuan sembako untuk dapur umum di Kecamatan Tambun Selatan, yang diterima secara simbolis oleh Camat Tambun Selatan.
(Humas Kab.Bekasi)

Tanggap Covid 19, BAZNAS Microfinance Desa Gunung Sari Gelar Family Farming


JAKARTA FC - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui BAZNAS Microfinance Desa Gunung Sari menjalankan program Family Farming di Desa Langko, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Family Farming merupakan salah satu bagian dari aksi Tanggap Covid-19 BAZNAS yang bertujuan untuk menjaga kebutuhan pangan yang bergizi seimbang di tengah pandemi Covid-19.

Family Farming masuk dalam program skema pembiayaan baru, dimana BAZNAS melakukan refocusing pembiayaan untuk mendorong investasi dan tenaga kerja, seperti gerai Mikro Tanggap Covid-19 yang telah berjalan sebelumnya. Desa Langko merupakan desa pertama dalam pelaksanaan Family Farming ini.

Dalam proses sosialisasi program, Pemerintah Desa menyambut baik program ini dan menjadikannya sebagai program desa tanggap Covid-19," Kepala Program BAZNAS Microfinance, Noor Aziz, Selasa (21/4).

Skema yang dikembangkan oleh BAZNAS Microfinance di Desa Langko adalah mitra mustahik berperan sebagai kelompok yang menyediakan bibit, untuk kemudian dibeli oleh Pemerintah Desa yang selanjutnya akan didistribusikan kepada sekitar 3.000 Kepala Keluarga (KK) di Desa tersebut.

Target pembibitan yang disiapkan sebanyak 15.000 bibit yang terdiri atas cabai, terong, tomat, dan kacang panjang.

"Lebih lanjut, kata Noor mengungkapkan BAZNAS akan turut serta melakukan pendampingan, terutama kepada para mustahik. 

Konsep Family Farming adalah mengajak setiap keluarga untuk menanam tanaman pangan di pekarangan rumahnya.

Hal ini dilakukan agar setiap keluarga mampu memenuhi kebutuhan pangan keluarga secara mandiri saat dalam kondisi pandemi Covid-19 ini," ujarnya.

Pada akhirnya semua akan bermuara pada bagaimana orang bisa tetap produktif dalam kondisi yang serba sulit saat ini. 

Selain itu, dengan semakin banyaknya ruang-ruang terbuka yang berisi tanaman produktif, diyakini juga dapat memberikan dampak psikologis bagi masyarakat untuk menumbuhkan harapan.

Sementara itu, Kepala Divisi Pendayagunaan BAZNAS, Randi Swandaru menambahkan dalam kondisi krisis Covid-19 yang tidak bisa diprediksi kapan akan berhenti, perlu adanya upaya antisipasi khususnya terkait dengan cadangan kebutuhan pangan agar masyarakat dapat berproduksi secara mandiri tidak bergantung pada pasokan bahan pangan dari daerah lain.

"Dengan adanya inisiasi dari BAZNAS terkait program family farming, diharapkan dapat menjadi alternatif masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangannya dengan hasil pengembangan di lahan mereka secara mandiri selama kondisi pandemi ini. Kedepannya bukan tidak mungkin dapat menjadi industri baru terkait dengan penyediaan pangan di Indonesia,” ungkap Randi.

Melalui berbagai lembaga program, BAZNAS terus mengupayakan untuk melakukan pemberdayaan kepada masyarakat atau mustahik binaan khususnya agar tetap produktif meskipun dalam kondisi yang sulit. 

BAZNAS telah menjalankan program bantuan secara tidak langsung lewat berbagai aksi seperti pelibatan UKM disabilitas dalam produksi masker dan juga pendirian gerai mikro untuk pelaku UKM. (dade)

Senin, 20 April 2020

Jalankan SE Dirjen Bimas RI, Kemenag Kota Cirebon Menunda Akad Nikah Hingga Covid 19 Berakhir


Kondisi Kantor Kementerian Agama Kota Cirebon memberlakukan Work From Home di tengah wabah covid 19 dan tidak melayani tatap muka
CIREBON, FC - Turunnya Surat Edaran (SE) Dirjen Bimas RI, terkait pelaksanaan protokol penanganan covid 19, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Cirebon meminta kepada masyarakat untuk menunda akad nikah, hingga darurat Covid-19 berakhir.

Hal itu sesuai dalam surat edaran Nomor: P-003/DJ.III/Hk.00.7/04/2020, perubahan atas surat edaran Dirjen Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Nomor: P-002/DJ.III/Hk.00.7/03 2020 tentang Pelaksanaan Protokol Penanganan Covid-19 pada Area Publik di Lingkungan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam.
Kasi Bimbingan Masyarakat Islam H.Selamet M.Ag mengatakan, dalam surat edaran itu salah satunya dijelaskan, sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona, pendaftaran nikah dilayani secara online melalui simkah.kemenag.go.id.
“Kemudian, tidak dilayani pendaftaran baru permohonan pelaksanaan akad nikah di masa darurat Covid-19. Karena itu masyarakat diharapkan menundanya,” kata H Selamet mewakili Kepala Kantor Kemenag Kota Cirebon, Senin (20/4/2020).
Menurut Selamet, pelayanan akad nikah di luar KUA ditiadakan. "Kami harapkan masyarakat memahami edaran dari Kemenag tersebut,” tegasnya.
Lebih jauh Selamet  mengungkapkan, Kantor Kemenag Kota Cirebon tetap memberikan pelayanan konsultasi dan informasi kepada masyarakat yang dilaksanakan secara online. Kemudian akan memberitahukan kepada masyarakat nomor kontak atau email petugas layanan KUA.
“Untuk akad nikah secara online, baik melalui telepon, video call atau penggunaan aplikasi berbasis web lainnya, tentu tidak diperkenankan, pelayanan akad nikah hanya untuk pasangan yang mendaftar sebelum 1 April 2020 ," katanya. (din) 

Akibat Pasien Tak Jujur, 21 Tenaga Medis RS Ciremai Kota Cirebon diisolasi Mandiri


CIREBON, FC- Mungkin ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi keluarga yang memiliki pasien positif Corona, agar berlaku jujur saat hendak memeriksakan atau merawat pasien tersebut ke dokter atau rumah sakit.

Sebab dari ketidak jujuran pasien, akibatnya menimpa  sebanyak 21 tenaga medis di RS Ciremai Kota Cirebon Jawa Barat harus diisolasi mandiri. Dikarenakan  sempat merawat PDP yang meninggal dunia.

Belakangan keluarga baru jujur PDP itu sempat kontak dengan pasien positif COVID-19.

Hal ini terungkap berawal dari pesan berantai. Dalam pesan yang beredar grup aplikasi perpesanan itu menyebutkan PDP yang meninggal tersebut tak jujur saat dirawat di RS Ciremai. Imbasnya, 14 perawat dan tiga dokter di rumah sakit tersebut terinfeksi virus corona. Dalam pesan itu menyebutkan pasien meninggal pada Rabu (15/4) lalu.

Kepala RS Ciremai Letkol CKM Andre Nofan membantah adanya belasan tenaga medisnya yang dinyatakan positif corona. Namun Andre membenarkan adanya PDP yang meninggal dunia pada Rabu (15/4) lalu. Andre mengatakan keluarga pasien tak jujur saat menjalani pemeriksaan.

"Kita mencurigai pasien ini mengarah ke COVID-19. Sudah kita tanyakan berkali-kali ke keluarga pasien, apakah pernah kontak langsung dengan pasien positif atau tidak, tapi menyangkal. Artinya tidak terbuka," kata Andre kepada awak media di Public Safety Center (PSC) 119 Kota Cirebon, Jawa Barat, Senin (20/4/2020).

Setelah ditanya berkali-kali terkait riwayat perjalanan dan lainnya, keluarga akhirnya mengakui pasien tersebut sempat kontak langsung dengan orang tyang terinfeksi virus corona atau COVID-19.

Andre menyebutkan pasien meninggal dunia setelah menjalani perawatan di rumah sakit.

"Kami mengisolasi 21 tenaga medis yang sempat merawat pasien, di antaranya 18 perawat dan tiga dokter spesialis. Ini sesuai protap, kita harus isolasi. Tenaga medis ini isolasi secara mandiri," kata Andre.

Demikian juga senada disampaikan oleh Kepala Bidang Pelayanan Medis (Yanmed) RS Ciremai Tetri Yuniwati.

"Keluarga pasien mengaku tidak pernah kontak langsung dengan pasien positif atau bepergian ke luar kota. Kita tanya berulang-ulang. Alasannya sudah tua, tidak pernah kemana-mana," kata Tetri.

Setelah menyangkal, keluarga pasien mengakui bahwa pasien sempat kontak langsung dengan orang yang positif corona.

Tetri mengatakan pasien mengaku sempat kontak langsung dengan adik dan keponakannya yang meninggal akibat COVID-19.

"Adik dan keponakannya itu meninggal, ya karena COVID-19," kata Tetri.

Tetri mengatakan setelah keluarganya mengakui pasien sempat kontak langsung dengan pasien lainnya yang positif, pihak rumah sakit langsung melakukan rapid test terhadap pasien.

"Dari hasil rapid test, pasien dinyatakan negatif. Pengakuan keluarga pasien ini memiliki riwayat kencing manis," katanya.

"Saat ini 21 tenaga medis kita sedang melakukan isolasi mandiri. Mereka ini tercatat sebagai orang tanpa gejala (OTG)," tambah Tetri.

Tetri berharap kejadian tersebut bisa menjadi pelajaran bagi pasien lainnya agar jujur saat menjalani perawatan. Tetri menjamin pihak rumah sakit tak akan menelantarkan pasien yang terindikasi Corona.

"Kalau jujur, tentu penanganannya pun berbeda, ada penanganan khusus. Dan, ruangannya pun khusus," kata Tetri. (Muiz)

Minggu, 19 April 2020

Tujuh Rumah Sehat BAZNAS di Indonesia Turunkan Para Medis Layani Pasien dengan Senyum dan Keramahan


JAKARTA - Ada yang berbeda pada penampilan dokter dan perawat di klinik pratama Rumah Sehat Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) saat menjalankan tugasnya menangani pasien. 

Para tenaga medis ini menyematkan foto ID di dada dengan gambar wajah ekspresi tersenyum mereka.

Kepala Rumah Sehat Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Dr. Reza Ramdhoni mengatakan kondisi tenaga medis yang harus mengenakan alat pelindung diri lengkap saat menangani pasien membuat interaksi dengan pasien menjadi terbatas. 

"Dengan memasang foto senyuman di identitasi diri para tenaga medis ini diyakini akan membantu hubungan komunikasi yang baik antara tenaga medis dengan pasien yang sedang ditangani,” kata Reza, Sabtu (18/4).

Dalam kondisi pandemi saat ini, protokol pencegahan Covid-19 harus kami terapkan dengan sangat hati-hati. 

Untuk itu BAZNAS ingin membangun energi positif dengan para pasien di tengah keterbatasan komunikasi yang ada. Perlu dukungan secara moril untuk para pasien agar memiliki semangat optimis untuk sembuh dari penyakitnya. 

"Kami berharap ada efek positif dari komunikasi foto senyuman yang dapat dinikmati oleh lawan bicara yang dalam hal ini adalah pasien,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS,) M Arifin Purwakananta mengatakan tenaga medis merupakan garda terdepan dalam penanganan pasien untuk mendapatkan kesembuhan. 

"Untuk itu, BAZNAS berupaya membangun budaya yang baik dengan keramahan yang ditunjukkan dibalik Alat Pelindung Diri yang dikenankan," ungkap Arifin

Semoga langkah ini dapat dilakukan juga oleh banyak pihak khususnya dokter dan perawat di Rumah Sakit lain untuk menjadi penyemangat bagi pasien dan upaya untuk membuat hubungan antar manusia yang lebih erat dengan  melihat foto tersenyum dari tenaga medis.

"Saat ini BAZNAS memiliki tujuh Rumah Sehat BAZNAS yang tersebar di beberapa provinsi di Indonesia, diantaranya Jakarta, Yogyakarta, Sidoarjo, Pangkal Pinang, Makassar, Parigi Moutong, dan Batam. 

Tujuh RSB ini telah mengambil peran aktif membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19 seperti bantuan pendistribusian APD untuk tenaga medis, pembangungan wastafel sehat, dan juga edukasi rutin  pencegahan Covid-19 ke masyarakat," katanya. (dade)

Sabtu, 18 April 2020

MUI Salurkan Bantuan Paket Sembako Bagi Para Marbot Guru Ngaji


BEKASI – Ringankan beban masyarakat akibat terdampak corona virus (covid-19) dan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) di Kota Bekasi, Majlis Ulama Indonesia (MUI) Kelurahan Ciketing Udik Kecamatan Bantargebang Kota Bekasi, mendistribusikan bantuan  sembako untuk para marbot guru ngaji di masjid -masjid se Kelurahan Ciketing udik dan warga tetangga yang berdekatan dengan masjid yang kurang mampu, Sabtu (18/4/20).
Dalama rangka bakti sosial, Ketum MUI Ust Ahmad Sk, yang didampingi Wakatum MUI, H Wahyudin Lc, Sekum Ust Saepudin beserta para pengurus yang mewakili menyerahkan paket sembako kepada marbot masjid guru ngaji dan warga tetangga yang berdekatan dengan masjid yang kurang mampu.
Ustad Komarudin Bidang Kaderisasi dan pendidikan MUI Kelurahan Ciketing Udik mengatakan dampak wabah Coronavirus (Covid -19) dan pemberlakuan (PSBB) MUI dan para pengurus berinisiatif mengadakan bakti sosial.
“Kami bersama-sama pengurus MUI Kelurahan Ciketing Udik berinisiatif untuk mengadakan kegiatan bakti sosial. Membagikan paket sembako alakadar yang bisa membantu beban para marbot masjid, guru ngaji se-Kelurahan Ciketing Udik dan warga tetangga yang berdekatan dengan masjid,” kata Komarudin.
Lanjutnya ia mengatakan Semoga Allah SWT mengabulkan doa – doa kita, agar wabah virus Corona (Covid -19) lenyap dari muka bumi.
“Kita bisa menjalankan ibadah seperti semula bisa sholat berjamaah dan sebentar lagi menghadapi bulan suci ramadhan menjalankan ibadah puasa dan sholat Tarawih, Amin,” ujarnya. (*)

Putus Penyebaran Covid 19, Kuwu Sampiran dan Muspika Terus Galakan Penyemprotan dan Pembagian Masker Kepada Warga

Kuwu Maman dan Unsur Muspika Talun, gelar kegiatan pembagian masker dan penyemprotan cairan disinfektan ke seluruh lingkungan dan permukiman warga. (Foto/Bambang)

SAMPIRAN, FC - Kuwu Sampiran, Maman dan aparatur Muspika Talun, Kabupaten Cirebon, terus melakukan pencegahan  penyebaran virus covid 19 melalui penyemprotan cairan disinfektan dan pembagian masker kepada warga.

Kuwu Maman dan aparatur desa, serta unsur Muspika bersatu melawan covid 19 agar wabah mematikan tersebut terputus penyebarannya di Desa Sampiran, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.

"Kami melakukan ini sebagai bentuk perlawanan terhadap virus Covid19 dan upaya pemutusan penyebaran virus tersebut sebagai bentuk antisipasi agar warga terbebas dari virus pendemi ini," kata Kuwu Sampiran, Maman kepada Fokus Cirebon, Sabtu (18/4/2020).


Dari kegiatan ini TNI/Polri, yang diwakilkan unsur Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta aparatur Desa Sampiran, bergotong royong, saling membahu, saling menguatkan satu sama lain bersatu melawan dan memutus rantai penyebaran virus covid 19 di Desa Sampiran.

Tampak dalam kegiatan tersebut, para petugas menyemprotkan cairan disinfektan ke ruas jalan kampung, masjid dan rumah-rumah warga. 

Selain itu, para petugas juga membagikan masker ke para warga, baik di perkampungan Desa Sampiran maupun ke para pedagang Pasar Sampiran.

Tampak semua warga senang dan gembir menyambut kegiatan yang digelar Kuwu Maman dan aparatur desa serta unsur Muspika ini. 

Mereka para warga berharap, virus Covid 19 yang menakutkan semua orang di dunia ini, hilang sebelum bulan suci ramadhan. 


"Kami yakin Allah SWT akan menjaga kesucian bulan ramadhan yang penuh maghfiroh, aamiin," kata salah seorang warga Sampiran, yang berharap segera semua terbebas dari pendemi virus Covid 19. (Bambang)


Bangun Kerjasama, BAZNAS dan Lazismu Dorong Masyarakat Berdonasi Bantu Pemenuhan APD Para Medis


JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mengadakan kerjasama dengan Lembaga Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) untuk bersama-sama mengajak masyarakat berdonasi membantu pemenuhan Alat Perlindungan Diri (APD) dan bantuan kesehatan lainnya.

Bantuan ini akan disalurkan bagi tenaga medis melalui jaringan Rumah Sakit Muhammadiyah Aisyah di seluruh Indonesia. 

Anggota BAZNAS, Drs.Irsyadul Halim menyampaikan apresiasinya dapat bekerjasama dengan Lazismu yang merupakan lembaga zakat yang dibentuk oleh salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia, Muhammadiyah. 

BAZNAS berkomitmen berjuang bersama sama dengan Lazismu, untuk membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19, khususnya tenaga medis, melalui jaringan Rumah Sakit Muhammafiyah Aisyah yang berada di berbagai wilayah di Indonesia.

“BAZNAS saat ini aktif mengkampanyekan pemberian bantuan untuk pejuang di garda terdepan pencegahan Covid-19, yaitu dokter dan tenaga medis. Sebuah langkah yang tepat untuk bersama-sama Lazismu mendistribusikan Alat Perlindungan Diri dan kebutuhan medis untuk RS Muhammadiyah dalam rangka mencegah wabah Covid-19 ini agar tidak semakin meluas,” kata Irsyadul, Jumat (17/4).

Sementara itu anggota Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Drh. Emmy Hamidiyah, M.Si yang membawahi bidang pengumpulan menjelaskan untuk memaksimalkan kerjasama ini, BAZNAS mengajak Lazismu secara aktif mengkampanyekan hidup sehat untuk mencegah Covid-19 lewat berbagai media online yakni media sosial dan website maupun media offline melalui poster atau spanduk.

"Dengan kerjasama BAZNAS bersama Lazismu ini diharapkan dapat membantu melindungi tim medis yang tak kenal lelah terus memberikan kotribusinya dalam menangani para pasien Covid-19. Selain itu juga dapat menginisiasi gerakan zakat lainnya untuk saling bersinergi dalam hal melayani umat,” ujar Emmy.

Terkait kerjasama ini, BAZNAS telah menyiapkan satu rekening khusus sebagai penampungan donasi yang terkumpul, untuk nantinya disalurkan dalam bentuk bantuan Alat Pelindung Diri bagi tenaga medis yang bertugas di Rumah Sakit Muhammadiyah di seluruh Indonesia.

Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat, Prof. Hilman Latief, M.A., PH.D, menambahkan Lazismu menyambut baik kerjasama yang terjalin dengan BAZNAS demi menguatkan langkah seluruh pihak dalam penanganan Covid-19.

“Sebagai lembaga amil zakat nasional dibawah naungan muhammadiyah, sejak awal mengintrusikan semua lazismu di daerah untuk ikut andil melakukan kegiatan fundraising dan realokasi pentasyarufan dana infak sedekah untuk menanggulangi Covid-19 dengan dua program utama bantuan alat medis dan cadangan pangan  dhuafa. Sedangkan untuk strategi fundraising lazismu melakukan penguatan di digital dan menggandeng beberapa mitra salah satunya BAZNAS,” ungkap Hilman.  K

Ketua Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) PP Muhammadiyah, Drs. H. Muhammad Agus Samsudin, MM mengatakan dalam upaya penanganan Covid-19, semua pembiayaan masih dilakukan secara swadaya, termasuk Rumah Sakit Muhammadiyah Aisyah (RSMA) yang ditunjuk melayani pasien Covid-19.

"Sejak awal, Muhammadiyah sudah menanggulangi Covid-19, dengan dana swadaya internal dan donatur publik lewat Lazismu. Sudah 64 Rumah Sakit Muhammadiyah dan Asyiyah bergerak. Semoga sinergi BAZNAS dan Lazismu mampu meningkatkan jumlah Rumah Sakit Muhammadiyah di berbagai daerah yang mengambil perannya untuk penanganan Covid-19,” katanya. (dade)

Calon Mahasiswa IAIN Cirebon Yang Dinyatakan Lulus Jalur SPAN-PTKIN Diminta Segera Daftar Ulang

CIREBON, SC- Hasil Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) tahun 2020 telah diumumkan. Untuk itu, bagi calon mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon yang telah dinyatakan lulus melalui jalur tersebut diminta untuk segera melakukan daftar ulang.
Kabag Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Kamalul Iman Billah SAg MA Mak menjelaskan, bagi calon mahasiswa yang ingin melakukan daftar ulang tersebut bisa melalui online di http://sc.syekhnurjati.ac.id/spmb/index.php
“Yang pasti, setelah mereka dinyatakan lulus harus segera melakukan daftar ulang online di web IAIN Cirebon. Karena jika mereka tidak melakukan daftar ulang sampai batas waktu yang telah ditentukan, maka mereka dianggap mengundurkan diri,” jelasnya, Kamis (19/4/2020).
Untuk jadwalnya, lanjut Kamal, yaitu pengisian biodata online mulai tanggal 15 sampai 21 April 2020, verifikasi biodata 23 sampai 29 April 2020, pengumuman Uang Kuliah Tunggal (UKT) 4 Mei 2020, dan pembayaran UKT tanggal 6 sampai 15 Mei 2020.
Dia mengakui, dalam proses daftar ulang calon mahasiswa tahun 2020 ini memang ada perubahan. Jika di tahun sebelumnya dilakukan dengan cara datang langsung ke kampus, sedangkan untuk tahun ini dilakukan melalui online. Hal itu dikarena adanya pandemi Covid-19 yang tengah mewabah. Untuk persyaratan lengkapnya bisa dilihat di http://info.syekhnurjati.ac.id/pengumuman-daftar-ulang-span-ptkin-tahun-2020/2021.
“Memang tahun ini persyaratan untuk daftar ulang ini lebih banyak, seperti mengirimkan surat pernyataan kebenaran data, penghasilan orang tua, dan ketiga tentang bersedia mengikuti aturan. Hal itu dilakukan untuk memastikan data yang dikirim. Bahkan, hal itu juga salahsatunya akan berpengaruh pada besaran UKT untuk mahasiswa yang bersangkutan,” tandasnya. (din)

PMB IAIN Cirebon Tahun Akademik 2020/2021, 654 Mahasiswa Dinyatakan Lulus Seleksi SPAN-PTKIN

CIREBON, FC- Sebanyak 3.095 dari kuota penerimaan mahasiswa baru di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon pada tahun akademik 2020/2021 ini, 654 mahasiswa telah dinyatakan lulus melalui Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) dan telah diumumkan pada 10 April 2020 lalu.
Rincian calon mahasiswa yang lulus melalui jalur tersebut yaitu, untuk jurusan Tadris Matematika sebanyak 21 orang, Tadris Biologi 21, Sejarah Peradaban Islam 40, Komunikasi dan Penyiaran Islam 40, Hukum Keluarga Islam 32, Bahasa dan Sastra Arab 16, Pendidikan Agama Islam 28, Pendidikan Bahasa Arab 35, Tadris Bahasa Inggris 21, Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial 14, Aqidah dan Filsafat Islam 28, Ilmu Alquran dan Tafsir 24.
Kemudian, Perbankan Syariah 80, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah 21, Hukum Ekonomi Syariah 24, Pengembangan Masyarakat Islam 21, Bimbingan Konseling Islam 40, Pendidikan Islam Anak Usia Dini 21, Tadris Bahasa Indonesia 21, Ilmu Hadis 12, Ekonomi Syariah 40, Akuntansi Syariah 24, dan Hukum Tata Negara 16.
Untuk itu, Kabag Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Kamalul Iman Billah SAg MA Mak meminta bagi calon mahasiswa yang telah lulus melalui SPAN-PTKIN ini untuk segera melalukan daftar ulang melalui online di syekhnurjati.ac.id/spmb.
Untuk jadwalnya, lanjut Kamal, yaitu pengisian biodata online mulai tanggal 15 sampai 21 April 2020, verifikasi biodata 23 sampai 29 April 2020, pengumuman Uang Kuliah Tunggal (UKT) 4 Mei 2020, dan pembayaran UKT tanggal 6 sampai 15 Mei 2020.
“Yang pasti, setelah mereka dinyatakan lulus harus segera melakukan daftar ulang online di web IAIN Cirebon yang waktunya tanggal 15 sampai 21 April 2020. Karena jika mereka tidak melakukan daftar ulang sampai batas waktu yang telah ditentukan, maka mereka dianggap mengundurkan diri,” jelasnya, Kamis (18/4/2020). (din)

Jumat, 17 April 2020

BAZNAS Salurkan Bantuan 1200 Paket Logistik Keluarga, Bagi Pengemudi Online Gojek


JAKARTA - Salah satu platform layanan ojek online Gojek bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan bantuan 1200 Paket Logistik Keluarga untuk para pengemudi online Gojek yang saat ini terdampak ekonominya akibat pandemi Covid-19. Bantuan Paket Logistik Keluarga ini merupakan sumbangan dari pelanggan Gojek pada platform kerjasama penggalangan dana Gojek dan BAZNAS.

Penyaluran dilaksanakan di salah satu kantor Gojek, di daerah Kemang, Jakarta Selatan. Selain di Jakarta, pendistribusian juga dilakukan di lima titik kantor Gojek lainnya yang tersebar di wilayah Jabodetabek. "BAZNAS memiliki program bantuan sembako lewat Paket Logistik Keluarga untuk meminimalisir terjadinya kekurangan logistik terutama bahan pangan pada keluarga miskin dan para pekerja informal maupun kelompok rentan. Pengemudi Gojek merupakan salah satu profesi rentan yang terpaksa menurun drastis pendapatan hariannya akibat krisis Covid-19,” kata Kepala Divisi Pendistribusian BAZNAS, Ahmad Fikri, Kamis (16/4).

Lebih lanjut, kata Fikri mengungkapkan hampir sebagian besar para pengemudi gojek kesulitan untuk memenuhi kebutuhan harian di tengah pembatasan aktivitas masyarakat untuk pencegahan Covid-19. Mereka terkena imbas akibat wabah Covid-19 yang kasusnya terus meningkat. Di saat mayoritas masyarakat khususnya pekerja harus Work From Home dan menerapkan physical distancing, menyebabkan penghasilan mereka ikut berkurang karena kelompok pekerja menjadi sumber terbesar penghasilan mereka.

"Paket Logistik Keluarga ini disalurkan kepada pengemudi Gojek yang benar-benar membutuhkan bantuan,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), M Arifin Purwakananta mengapresiasi langkah Gojek yang turut serta bersinergi dengan BAZNAS membantu meringankan masyakarat yang terdampak Covid-19 khususnya untuk mereka yang berprofesi rentan, seperti pengemudi ojek online.

“Terima kasih kepada Gojek atas kerjasama yang terjalin dengan BAZNAS untuk berjuang bersama membantu para masyarakat terdampak Covid-19. Semoga bantuan ini menjadi tahap awal pendistribusian bantuan-bantuan lainnya bagi masyarakat yang sangat membutuhkan bantuan dalam kondisi yang sulit ini,” ungkap Arifin.

Dalam membantu masyarakat terdampak secara ekonomi, BAZNAS telah menjalankan program bantuan diantaranya cash for work, yang juga ditujukan untuk para pekerja rentan, program Paket Logistik Keluarga untuk fakir miskin, Pendirian Gerai Mikro untuk UKM, dan kedepannya akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai untuk masyarakat yang membutuhkan. (dade)