Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 30 April 2020

Peran Polri Kawal PSBB dan Cegah Mudik Upaya Memutus Penyebaran Covid 19 di Masyarakat


JAKARTA - Selain menjaga keamanan, peran komunikasi Polri juga diperlukan dalam mensosialisasikan kebijakan penanganan wabah virus corona pemerintah kepada masyarakat. Seperti kebijakan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan pelarangan mudik.

Sebab, Kepolisian bersentuhan langsung dengan masyarakat dan masyarakat cenderung lebih patuh terhadap sebuah aturan atau kebijakan apabila aparat keamanan atau penegak hukum yang menyampaikan.

"PSBB tidak efektif ketika Polri tidak melakukan komunikasi sosial kepada masyarakat. Oleh karena itu perlu sekali strategi komunikasi yang profesional yang efektif yang dapat diterima masyarakat," kata Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Mohammad Iqbal, Kamis (30/4), dalam webinar atau seminar virtual bertajuk 'Peran Komunikasi Massa dalam Pengendalian Gelombang Mudik sebagai upaya Mencegah Persebaran Covid-19' yang digelar Divisi Humas Polri, Hotel Ambhara, Jakarta Selatan.

Menurut Iqbal, aparat kepolisian di segala tingkatan termasuk di Divisi Humas, telah melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang kebijakan pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19. Upaya ini dilakukan baik secara langsung ke masyarakat, maupun melalui berbagai medium lainnya seperti media sosial.

Polri juga mengajak para tokoh masyarakat atau orang-orang yang memiliki pengaruh, bersama-sama menjalankan peran tersebut. Seluruh langkah ini, menurutnya merupakan perintah Kapolri Jenderal Idham Azis.

"Bapak Kapolri meminta agar Polri menggandeng seluruh masyarakat agar tugas Polri lebih optimal dan efisien," ujar Iqbal.

Iqbal menilai, komunikasi intensif dan peran penindakan Polri di tengah masa pandemi covid-19 seperti saat ini harus dijalankan. Mengingat, selain dampak kesehatan, wabah corona juga membawa risiko keamanan.

"Pandemi ini membawa domino effect yang berimbas kepada kondisi ekonomi. Oleh karena itu Polri ditugaskan menjaga agar masyarakat tidak panik agar situasi tetap kondusif," ungkap Iqbal.

Sementara, dosen sekaligus sosiolog Universitas Nasional, Erna Ermawati Chotim, menyebut peran seluruh stakeholder termasuk Polri, penting dalam menyukseskan kebijakan penanganan corona pemerintah.

"Negara tidak mungkin melakukan ini sendiri, sehingga kemudian di sinilah peran para stakeholder membuat kebijakan yang sudah diambil pemerintah menjadi efektif," katanya.

Ia menyarankan agar para komunikator pemerintah ini, selain menyampaikan fakta, juga data-data terkait mengapa kebijakan tertentu diambil pemerintah.

"Sehingga tercipta kesepakatan secara rasional," ucap Erna.

Staf Khusus Presiden bidang Ekonomi, Arif Budimanta, memandang mengkomunikasikan kebijakan penanggulangan covid-19 pemerintah dengan baik ke masyarakat, sangat relevan dengan kebutuhan kondisi saat ini. Mengingat, kini penyebaran corona di seluruh dunia, bukan hanya Indonesia, semakin meluas dan masif.

"Ini merupakan tema yang penting dan relevan untuk dibahas terkait dengan komunikasi, mudik, covid-19, dan pengendalian transportasi. Covid-19 ini dilihat dari data terakhir yang positif di seluruh dunia sudah lebih dari 3 juta, negara yang terpapar sudah lebih dari 200 negara," jelasnya.

"WHO menyatakan suasana ini sudah menjadi suatu pandemi, artinya suatu kasus terhadap wabah yang telah mengakibatkan implikasi/dampak yang sangat luas dan lama bersifat antar negara, karena ini memiliki implikasi terhadap kesehatan," imbuhnya.

Sedangkan Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Benyamin, mengatakan, di samping melakukan penjagaan dan penindakan, edukasi kepada masyarakat senantiasa pihaknya lakukan agar kebijakan pemerintah seperti larangan mudik dan PSBB bisa berjalan efektif.

"Kemudian kontrolnya untuk Lalu Lintas (Korps Lalu Lintas Polri) berada di jalanan, melakukan pengecekan satu persatu, menyampaikan untuk tidak berangkat mudik. Serta tidak henti-hentinya memberikan himbauan kepada masyarakat," paparnya.

"Dan untuk yang tidak mengerti (tidak patuh) dilakukan penyekatan (dihadang)," sambung Benyamin. (Bambang)

PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Mencatat Kenaikan Laba Bersih Perseroan Tahun 2019 Sebesar Rp.2,503 Triliun


JAKARTA FC - PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/IPC mencatat kenaikan laba bersih perseroan tahun 2019 sebesar Rp.2,503 triliun. 

Angka ini naik Rp. 73,1 miliar atau 3 persen dibandingkan perolehan tahun 2018, yang mencapai Rp. 2,43 triliun rupiah. Pendapatan usaha mencapai Rp.11,14 Triliun, atau turun 2,5 persen dibandingkan pendapatan usaha 2018 sebesar Rp.11,43 triliun.                          

Direktur Utama IPC, Arif Suhartono mengatakan terhadap kewajiban penyetoran pajak kepada negara, IPC mencatatkan nilai sebesar Rp1,172 triliun atau naik Rp8 miliar dari tahun sebelumnya.

"Sedangkan deviden yang disetorkan ke negara mencapai Rp832,7 miliar atau naik sebesar Rp178,8 miliar dibandingkan tahun 2018," kata Arif, Kamis (30/4), di Jakarta.

Di tengah melambatnya arus ekspor/impor di tahun 2019, IPC berhasil melampaui perolehan laba bersih tahun 2018. "Ke depan, kami akan terus melakukan inovasi untuk menjaga tren positif perolehan laba bersih perseroan. Sepanjang tahun 2019, IPC juga berhasil membukukan peningkatan nilai aset korporasi sebesar Rp.608 miliar, dari Rp.51,4 triliun menjadi Rp52,04 triliun," terangnya.

Lebih lanjut, Arif mengungkapkan perolehan pendapatan perusahaan memang sangat berkaitan dengan trafik keluar masuk (throughput) peti kemas. Tahun 2019, trafik arus peti kemas berhasil dipertahankan di angka 7,6 juta TEUs. 

“Figur ini cukup positif dengan adanya tantangan perlambatan perekonomian dunia,” ujarnya.

Sepanjang 2019, kata Arif terus menambah kedatangan kapal-kapal besar. Saat ini, dalam sebulan minimal terdapat 8 kapal raksasa (mother vessel) berkapasitas di atas 10 ribu TEUs yang berlabuh di Tanjung Priok. 

Untuk menjaga trafik peti kemas, IPC juga terus memperbanyak rute-rute pelayaran langsung (direct call) ke berbagai benua. 

“Saat ini Tanjung Priok sudah melayani direct call dengan rute ke Amerika, Eropa, Australia dan China," ungkap Arif.

Meskipun tren kenaikan laba bersih korporasi berhasil dipertahankan, Arif mengakui ada beberapa catatan untuk perbaikan kinerja perusahaan ke depan. 

Apalagi tahun ini IPC dihadapkan pada situasi yang penuh tantangan, di mana pandemic Corona (Covid-19) sangat berpengaruh pada trafik peti kemas. Kondisi ini terjadi di hampir semua pelabuhan dunia. Namun kami akan tetap berupaya agar kinerja perusahaan terjaga.

"Pada periode Januari-Februari 2020, terjadi penurunan throughput peti kemas sebesar 5,13 persen. Penurunan itu merupakan dampak langsung dari pandemic Covid-19, yang penyebarannya dimulai di Wuhan, China, sejak Desember 2019. Namun penurunan arus peti kemas di dua bulan pertama 2020 bisa sedikit tertahan pada periode Maret. Kita berharap pandemic global Covid-19 segera berlalu, dan aktivitas produksi, ekspor maupun impor bisa bergerak naik,” katanya.

IPC sendiri sejak kuartal pertama 2020 sudah merespons pelambatan ekonomi global dengan melakukan pengaturan pelayanan yang efektif, dengan tetap mengutamakan kualitas pelayanan dan operasional. Arif mencontohkan operasional pelayanan kepelabuhanan di Terminal terus berjalan dengan pengaturan deployment yang diperhitungkan sesuai dengan jadwal kedatangan kapal sehingga dapat tetap terlayani dengan baik di tengah pembatasan aktivitas masyarakat secara umum, katanya lagi. (dade)

Rabu, 29 April 2020

Puluhan Wartawan Jalani Pemeriksaan Kesehatan Rapid Test Di Covid Center


CIREBON, FC- Upaya pencegahan dan memutus rantai penyebaran virus covid 19, juga dilakukan di komunitas kuli tinta. Terkait ini puluhan wartawan dari berbagai media, baik cetak, online maupun elektronik, menjalani pemeriksaan kesehatan rapid test di Covid Center Watubelah, Sumber, Rabu (29/4/2020). 
Rapid test dilakukan mengingat profesi wartawan dinilai sangat rentan terpapar Covid-19.
Kabag Humas Setda Kabupaten Cirebon, Nanan Abdul Manan, menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan inisiatif dari Pemkab Cirebon. 
Hal itu, sebagai bentuk kepedulian Pemkab Cirebon kepada para Jurnalis agar bisa menjalankan tugasnya dengan tenang, aman dan nyaman di tengah pandemi Covid-19.
“Karena kami melihat awak media ini profesi yang rentan dan berpotensi besar (terpapar) covid-19,” ujar Nanan, Rabu (29/4/2020).
Menurut Nanan, kegiatan tersebut sesuai dengan arahan dari pemerintah pusat dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Nanan menjelaskan, profesi Jurnalis itu sebenarnya adalah Orang Dalam Risiko (ODR) yang sangat tinggi karena setiap hari selalu berhubungan dengan banyak narasumber.
“Tujuan utama pemeriksaan untuk kalangan jurnalis ini sebagai salah satu upaya awal untuk mencegah penyebaran virus corona di lingkungan pekerja media. Kami berharap, dengan adanya rapid test ini para jurnalis bisa bekerja dengan tenang dan tetap bisa menyampaikan informasi yang benar ke publik,” kata Nanan. (bam)

ASBUPI Bekerjasama Komponen Pelabuhan Tanjung Priok Dan Forwami Berikan Bantuan10 Ribu Masker


JAKARTA, FC - Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia (ASBUPI) bekerjasama dengan Kantor Syahbandar Pelabuhan Tanjung Priok, KPPP Pelabuhan Tanjung Priok, Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok, dan Forum Wartawan Maritim Indonesia (Forwami) memberikan bantuan sebanyak sepuluh ribu masker untuk masyarakat kepelabuhanan Tanjung Priok. 

Bahwa asosiasi ini dibentuk untuk menghimpun para operatot pelabuhan yang didirikan oleh Pelindo I-IV.

"Para anggotanya harus sudah memiliki ijin BUP. ASBUPI ikut program kolektif untuk kepentingan masyarakat di masa pandemi Corona ini, alasan pembagian masker ini karena saat ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Namun saat ini masyarakat masih mengalami kesulitan membeli masker," kata Ketua Umum Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia (ASBUPI), Dede Martin, Rabu (29/4), bertempat di terminal penumpang Pelabuhan Tanjung Priok.      

Masker yang dibagikan ini dibuat oleh para UKM sehingga ini juga bermanfaat bagi semuany. ASBUPI juga sangat berperan dalam mendorong kelancaran lalu lintas logistik di pelabuhan, terutama di Tanjung Priok.

"Acara juga dihadiri oleh Kepala Syahbandar Pelabuhan Kelas Utama Tanjung Priok, Capt. Hermanta, Kepala Otoritan Pelabuhan (OP) Priok Jece Julita Piris, General Manager (GM) Pelindo Pelabuhan Tanjung Priok Suparjo, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Kurniawan Rongre S.I.K., M.Si, KPPP Pelabuhan Tanjung Priok Jefri, Forum Wartawan Maritim Indonesia (Forwami), dan Instutusi terkait lainnya," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Syahbandar Pelabuhan Kelas Utama Tanjung Priok, Capt. Hermanta mengungkapkan terimakasihnya atas inisiasi yang dilakukan ASBUPI dengan memberikan bantuan 10 ribu masker. Semoga masker ini bermanfaat bagi semuanya, dan bisa menangkal Corona.

"Bagaimana kita bisa tetap menjaga kesehatan, mematuhi apa yang dianjurkan pemerintah dan yang paling penting tidak Mudik sesuai Kepmenhub no 25 tahun 2020. Ia, sangat mendukung terhadap pencegahan Corona in," ungkap Hermanta.

Kami pesan agar sering cuci tangan, menggunakan masker, jaga jarak, jaga imun tubuh kita. (dade)

Dandim 0712/Tegal Dirikan Dapur Umum, Bantu Ringankan Beban Masyarakat




TEGAL, FC- Untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak Pandemik Covid-19, Kodim 0712/Tegal mendirikan Dapur umum, bertempat di Makodim Tegal, Selasa(28/4).

Dandim 0712/Tegal Letkol Inf Richard Arnold Yeheskiel Sangari,S.E.,M.M., mengungkapkan bahwa Dapur Umum merupakan sinergitas TNI-Polri dan Pemerintah Daerah peduli Covid-19, itu setiap harinya menyediakan makanan siap saji untuk masyarakat, khususnya warga kurang mampu di Sekitar Kodim 0712/Tegal.

"Makanan dari Dapur Umum ini dibagikan kepada warga kurang mampu yang terkena dampak Covid-19,” kata Dandim.

Adapun Jumlah paket Nasi kotak 1000  dengan sasaran antara lain dibagikan ke masyarakat sekitar makodim jumlah 200, masyarakat wilayah Koramil 08/Talang 200 Kotak,Masyarakat wilayah koramil 10 /Dukuhturi 200 kotak,masyarakat wilayah koramil 07/Adiwerna 200 kotak dan 200 kota lagi dibagikan ke masyarakat sekitar koramil 21/Tegal Selatan. 

Kegiatan pembagian nasi kotak di lima tempat dilaksanakan secara serentak diwilayah kodim 0712/Tegal. merupakan wujud dan peran serta  Kodim Tegal peduli terhadap Warga yang terdampak Covid-19," ujarnya. (dade)

Selasa, 28 April 2020

Peduli Warga Terdampak Covid 19, Alumni Smansa 94 Cirebon Berbagi Salurkan Bantuan

Ikatan Alumni Smansa 94 Cirebon saat memberikan bantuan hidangan berbuka puasa bagi warga terdampak Covid 19 di Ponpes Ponpes Darul Yatim Al Mabrur, Kedawung, Cirebon. (Foto/Ist)
CIREBON, FC -  Merebaknya wabah pandemi Covid 19, mendorong banyak komunitas untuk melakukan aksi peduli terhadap sesama. Salah satunya dilakukan oleh Ikatan Alumni Smansa 94 Kota Cirebon.

Kegiatan bertajuk SELUDS SMANSA 94 CIREBON BERBAGI ini, Ikatan Alumni Smansa 94 Kota Cirebon membagikan hidangan berbuka puasa. Kegiatan tersebut juga sekaligus dalam rangka bulan ramadhan 1441 H.

"Kegiatan ini merupakan keikutsertaan Ikatan Alumni Smansa 94, untuk membantu masyarakat di wilayah Cirebon yang terkena dampak pandemi covid 19," kata Ketua Gugus Tugas Alumni, dr Isyanto, Selasa (28/4/2020).

dr Isyanto menjelaskan, bantuan hidangan berbuka puasa ini diberikan kepada Ponpes Darul Yatim Al Mabrur yang beralamat di kedawung kabupaten Cirebon.

"Alhamdulillah, hari ini salah seorang alumni Bramasto Kusdaryono sebagai salah seorang donatur secara simbolis membagikan bantuan hidangan berbuka puasa ke Ponpes Darul Yatim Al Mabrur," ungkap dr Isyanto.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Alumni Ikasmansa 94 Kota Cirebon, Iwan Hendarwan, bahwa kegiatan berbagi akan berlansung selama bulan ramadhan ini. Penggalangan dana adalah dari alumni yg tersebar di seluruh daerah di Indonesia.

"Untuk membantu pelaksanaan kegiatan ini, Ikasmansa 94 Cirebon memberdayakan semua unsur alumni, termasuk penyediaan dan distribusi hidangan buka puasa yang dilakukan oleh alumni Dedi Nurhadi, dan Luigi Riva Risdianto sebagai pelaksana distribusi di lapangan," ucapnya.

Iwan Hendarwan juga menjelaskan, selain bantuan berbentuk hidangan, bentuk kepedulian lainnya adalah  membagikan masker. Hal ini dalam rangka turut serta Ikatan Alumni Smansa 94 dalam membantu pemerintah mencegah dan memutus rantai penyebaran covid 19. (din)

UTA'45 Berikan Bantuan Sembako dan Sarana Kesehatan Untuk Masyarakat


JAKARTA, FC- Beri Bantuan Sembako Hingga Sarana Kesehatan Untuk Masyarakat Terdampak Wabah Corona. Akibat wabah virus corona atau Covid-19 ekonomi masyarakat terpukul. Daya beli masyarakat menurun secara drastis terutama di kalangan masyarakat kelas bawah.

Untuk meringankan beban masyarakat, melalui Program Pengabdian Masyarakat yang bertema "Peduli Covid-19", Universitas 17 Agustus 45 (UTA’45) Jakarta menyusun serangkaian kegiatan sebagai berikut: 

1. Pada tanggal 28 April 2020, akan diberikan paket Bantuan Sembako kepada masyarakat Kecamatan Tanjung Priok.

2. Pada tanggal 29 April 2020 akan dibagikan sembako kepada karyawan dan karyawati UTA 45 Jakarta.

3. Pada tanggal 30 April 2020 akan didonasikan hand sanitizer dan masker kepada RS Sulianto Saroso dan Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, para petugas keamanan dan awak media.

4. Aktivitas Peduli Covid-19 dalam bentuk pemberian sembako dan perlengkapan kesehatan dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19 akan dilakukan secara berkala.

“Kami terpanggil untuk ikut ambil bagian dalam memberikan harapan kepada saudara-saudara kita di wilayah Jakarta Utara, dengan segala keterbatasan kami, untuk tetap dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang kesulitan," kata Wakil Rektor II UTA’45 Brian Matthew, Selasa (28/4), saat acara pemberian bantuan donasi, di Universitas 17 Agustus 45 (UTA'45).

Aktivitas di atas merupakan lanjutan dari aktivitas sosialisasi dan edukasi yang sebelumnya telah dilaksanakan guna penanggulan penyebaran Covid-19. Ini kegiatan bakti sosial yang kedua kami laksanakan, selama pandemi Covid-19.

"Kegiatan bakti sosial ini akan terus kami jalankan selama Covid-19 ini. Sesuai dengan kemampuan kami. Itu saja tujuan bakti sosial dan pengabdian pada masyarakat yang kami lakukan,” ujarnya.

Lebih lanjut, kata Brian mengungkapkan UNTAG'45 memberikan 1.000 paket mulai dari sembako dan perlengkapan medis berupa 2 kg beras, 4 bungkus indomie, 1 hand sanitizer dan 1 masker memberikan juga paket sabun cair dan galon air untuk sanitasi warga yang akan distribusikan juga kepada setiap lingkungan di wilayah Jakarta Utara.

"Sembako akan kami bagikan langsung ke masyarakat Jakarta Utara yang memang benar-benar membutuhkan, lalu kepada para pejuang medis di Rumah Sakit Sulianti Saroso dan Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, kepada awak media di lingkungan rumah sakit tersebut, dan kepada satuan pengamanan di lingkungan tanjung priok berupa alat perlengkapan kesehatan dan kebersihan," ungkap Brian.

Sementara itu, Rektor Universitan 17 Agustus 45 (UTA'45), Virgo Simamora mengungkapkan untuk kegiatan kali ini, didukung oleh Femme Cosmetic dan APTFI (Asosiasi Perguruan Tinggi Farmasi Indonesia) Korwil II.

"Respon masyarakat atas kegiatan ini sangat antusias, apalagi Yayasan UTA'45 mendukung penuh kegiatan ini.

Untuk penerima bantuan, kita ambil dari Kecamatan Tanjung Priok, gak hanya satu RW saja, tapi kita lakukan sebaran siapa yang membutuhkan, kita pakai kupon disebar ke masyarakat kelas menengah ke bawah," kata Virgo. (dade)

Senin, 27 April 2020

Otoritas Pelabuhan Priok Melakukan Silaturahmi Dengan Wartawan


JAKARTA, FC - Kantor Otoritas Pelabuhan (OP) Tanjung Priok melakukan silaturahmi dengan wartawan pelabuhan atau yang tergabung di Forum Wartawan Maritim Indonesia (Forwami), pada Senin (27/4) bertempat di kantor ruang rapat Sinergy Kantor Otoritas Pelabuhan Utama (OP) Tanjung Priok.

Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama (Ka OP) Tanjung Priok, Jece Julita Piris memimpin langsung dalam pertemuan OP Peduli wartawan dengan tetap menjalankan protokol pencegahan penyebaran virus corona (covid 19).

"Kami mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan wartawan yang telah meluangkan waktunya untuk hadir. Keadaan saat ini cukup memprihatinkan, dengan adanya wabah covid-19, semua profesi dan aspek terdampak tak terkecuali rekan wartawan. Semoga musibah ini dapat segera berakhir,” kata Jese.

Kepala OP Tanjung Priok ini tak lupa juga memperkenalkan Kepala Bagian Tata Usaha, Inayatur Robbany, serta Kepala Subbagian Hukum dan Humas, Gita Andreswari beserta jajarannya.

"Kami berharap sinergi dan kerjasama yang sudah terbangun baik dengan para wartawan bisa lebih ditingkatkan lagi,” ujar Gita

Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan semuanya yang selama ini telah menginformasikan dan mempublikasikan segala sesuatu terkait Pelabuhan Tanjung Priok khususnya OP Tanjung Priok.

Sementara itu, Ketua Forum Wartawan Maritim Indonesia (Forwami), Ire DJafar mengungkapkan terima kasihnya atas perhatian dari Kepala OP Priok kepada wartawan yang setiap hari meliput berita di Pelabuhan Tanjung Priok. Saya atas nama Forwami mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh OP Tanjung Priok. 

"Kami berharap kedepannya bisa lebih meningkatkan sinergi dalam menginformasikan hal-hal yang /berkaitan dengan Pelabuhan Tanjung Priok," ungkap Ire. (dade)

Jumat, 24 April 2020

Danyonkes 2 Kostrad Bantu Penanganan Observasi Dan Perawat Pasien Covid-19


JAKARTA - Komandan Batalyon Kesehatan 2 Kostrad, Letnan Kolonel Ckm dr. Ayiq Mahmud, Sp. OT (K) Spine berangkatkan 25 pasukannya dari Lanud Abd. Shaleh Malang menuju Lanud Halim Perdana Kusuma Jakarta Timur untuk membantu penanganan observasi dan perawatan pasien Covid-19, Jumat (24/4), di Wisma Atlet Kemayoran Jakarta Pusat. 

Danyonkes 2 Kostrad mengatakan atas perintah Panglima Divif 2 Kostrad Mayjen TNI Tri Yuniarto, S.A.P., M.Si., M.Tr.(Han), keterlibatan Divif 2 Kostrad dalam hal ini satuan Yonkes 2 Kostrad di Wisma Atlet Kemayoran Jakarta merupakan wujud tugas dan fungsi Batalyon Kesehatan 2 Kostrad, terutama dalam misi kemanusiaan yaitu membantu pemerintah dalam menanggulangi wabah Covid-19. 

"Dari data Gugus Tugas Covid-19 pada hari Jumat 24 April 2020 tercatat sebanyak 8.211 pasien di Indonesia terinfeksi virus Covid-19, saya berangkatkan prajurit-prajurit terbaik saya ke Wisma Atlet Kemayoran guna membantu penanganan wabah virus Covid-19, semoga pandemi ini lekas berakhir dan kita semua dapat beraktivitas kembali seperti sedia kala,” kata Danyonkes 2 Kostrad Letnan Kolonel Ckm dr. Ayiq Mahmud, Sp. OT (K) Spine.

Sebelum berangkat menuju Lanud Halim Perdana Kusuma, Asisten Operasional Divif 2 Kostrad Kolonel Inf Septa Viandi Dwi mengecek kesiapan satuan Yonkes 2 Kostrad meliputi APD (Alat Proteksi Diri), maupun perlengkapan perorangan yang dibawa.

Sementara itu, Asisten Operasional Divif 2 Kostrad Kolonel Inf Septa Viandi Dwi berpesan kepada prajurit Batalyon Kesehatan 2 Kostrad untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada seluruh pasien Covid-19, serta memberikan pengabdian yang terbaik bagi bangsa dan negara. (dade)

PT IPC Menghentikan Sementara Semua Layanan Terminal Penumpang


JAKARTA, FC - PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/IPC siap menghentikan sementara layanan semua terminal penumpang, menyusul kebijakan larangan mudik sebagai upaya mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19). 

IPC terus berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Syahbandar Pelabuhan untuk menerapkan aturan larangan penggunaan transportasi laut untuk mudik, khususnya di Pelabuhan. 

Direktur Utama IPC, Arif Suhartono mengatakan IPC siap menghentikan sementara layanan Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Priok, yang biasanya menjadi akses utama pemudik menggunakan transportasi laut. 

"Pemerintah telah mengeluarkan aturan larangan sementara penggunaan transportasi umum, kendaraan pribadi, dan sepeda motor untuk mudik pada Idul Fitri 1441 H, guna mencegah penyebaran Covid-19 di Indonesia," kata Arif, Jumat (24/4), di Jakarta.

Aturan yang tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan nomor 25 tahun 2020 berlaku efektif sejak kemarin. Khusus larangan mudik menggunakan moda transportasi laut, diberlakukan sampai 8 Juni 2020. 

Sebelumnya, IPC telah menghentikan layanan terminal penumpang di 3 pelabuhan, yakni Pelabuhan Tanjung Pandan di Belitung, Pelabuhan Pangkal Balam di Bangka, serta Pelabuhan Boom Baru Palembang. 

"Dengan aturan Permenhub ini, IPC siap menghentikan sementara layanan di Pelabuhan Tanjung Priok dan Pelabuhan Pontianak. Berhentinya sementara layanan di Terminal Penumpang di semua pelabuhan yang dikelola IPC bukan berarti operasionalnya ditutup. Sebab, terminal penumpang tersebut masih bisa digunakan untuk transportasi yang dikecualikan, seperti operasional petugas TNI/Polri, tenaga kesehatan, atau kebutuhan logistik, sesuai aturan Permenhub nomor 25 tahun 2020 ini," ujarnya. 

Di sisi lain, dia menegaskan, operasional dan layanan terminal barang di semua pelabuhan IPC akan tetap beroperasi. Kapal barang tetap bisa bersandar dan melakukan bongkar muat, baik di terminal peti kemas, terminal non peti kemas, maupun terminal multi purpose. 

"Tetap beroperasinya semua terminal barang di Pelabuhan IPC juga sejalan dengan aturan Permenhub tersebut, yang mengecualikan pelarangan bagi angkutan untuk kepentingan logistik,” ungkap Arif. (dade)

Satgas Tanggap Darurat Covid 19 IAIN Cirebon, Berikan Bantuan Wastafel dan Hand Soap Ke Sejumlah Masjid dan Mushola

Ketua Satgas Covid 19 IAIN SNJ Cirebon, Dr H Achmad Yani MAg saat menyerahkan bantuan wastafel dan hand sanitizer kepada DKM Masjid dan Mushola. (Foto/Ist)
CIREBON, FC - Gerak cepat yang dilakukan Satgas Tanggap Darurat Covid 19 IAIN Syekh Nurjati (SNJ) Cirebon menjadi bagian dari tugas untuk memutus rantai penyebaran virus corona di Indonesia.

Selain mendirikan posko penanganan covid 19 di Jalan Perjuangan, Satgas Covid 19 IAIN Cirebon juga membagikan wastafel, masker, nasi kotak juga penyemprotan disinfektan ke sejumlah masjid, mushola dan permukiman warga, antara lain di RW 10 Widyasari Sunyaragi, RW 06 Harapan Mulya dan RW 11 Mekar Mulya, Nuansa Majasem. 

Ketua Satgas Tanggap Darurat Covid 19 IAIN Syekh Nurjati (SNJ) Cirebon, Dr H Achmad Yani MAg, yang akrab disapa Kang Yani, kepada Fokus Cirebon mengatakan, selain kegiatan tersebut di atas, Satgas Covid 19 IAIN Cirebon beserta para relawan juga melakukan Talk Show Online bersama dengan dr H Edy Sugiarto MKes, Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon.

Kegiatan Talk Show ini dilakukan guna menyerap berbagai informasi mengenai data-data perkembangan penyebaran covid 19 di Kota Cirebon. Termasuk data ODP, PDP maupun OTG serta pasien positif yang meninggal.

"Kegiatan talk show ini sangat membantu kami untuk mengetahui persis perkembangan Covid 19 di Kota Cirebon, termasuk upaya pencegahan yang akan kami lakukan baik untuk masyarakat maupun kewaspadaan bagi seluruh Satgas Covid 19 IAIN Cirebon beserta relawannya," kata Kang Yani, Jum'at (24/4/2020).

Selain itu, Kang Yani juga menjelaskan langkah-langkah dari gerakan Satgas Covid 19 IAIN Cirebon yang sudah dan yang tengah dilakukan di masyarakat. 

Kegiatan satgas ini, kata Kang Yani difokuskan pada dua hal, yaitu upaya pencegahan melalui edukasi, konseling dan pendampingan. Kemudian melalui aksi penanggulangan dampak sosial ekonomi.

"Inilah yang sedang kami lakukan dan kami juga sudah membagikan sejumlah wastafel serta hand sanitizer kepada sejumlah masjid, mushola serta penyemprotan disinfektan ke permukiman warga. Bahkan juga membagikan masker, nasi kotak kepada Ojol. Semua kami lakukan untuk membantu Pemerintah dalam upaya memutus rantai penyebaran virus covid 19 di masyarakat," terangnya.

Kegiatan yang digelar bersama para relawan Satgas ini, kata Kang Yani, juga mendapat respon positif masyarakat. 

"Masih ada sejumlah program yang nanti kami gulirkan ke masyarakat. Intinya, kami ingin membantu program Pemerintah dalam memutus rantai penyebaran covid 19 di masyarakat, dengan tetap menjalankan protap sekaligus juga mengajak masyarakat agar tetap menjaga jarak, social distanching, psycal distancing dan stay at home," tandas Kang Yani.


Dijelaskan, Satgas juga membuka donasi. Termasuk untuk pengadaan APD dan sembako yang akan disumbangkan ke rumah sakit dan masyarakat terdampak. (din)