This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Jumat, 06 November 2020
Bangun Sinergitas, IAIN Cirebon dan Kejaksaan Negeri Kab Cirebon Tandatangai Nota Kesepahaman
LP2M IAIN Cirebon Lakukan Kunjungan Koordinasi dan Konsultasi Ke Rumah Dinas Kepala Kemenag Kanwil Jabar
Kunjungan kerja LP2M IAIN SNJ Cirebon ke Rumah Dunas Kepala Kemenag Kanwil Jabar di Bandung.
LP2M IAIN Cirebon Gagas Kolaborasi Program dengan LP2M UIN SGD Bandung
CIREBON, (fokuscirebon.com) - Dalam rangka penguatan program Penelitian, Penerbitan dan publikasi ilmiah serta Pegabdian kepada Masyarat, LP2M Syekh Nurjati Cirebon bersepakat untuk melakukan kolaborasi dengan LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Hal ini disampaikan Ketua LP2M, Kang Yani sapaan akrab (Ahmad Yani) setelah melakukan kunjungan kordinasi dan Konsultasi dengan Pengelola LP2M UIN SGD Bandung pada Jum'at, 6 Nopember 2020, di kampus UIN SGD, Jl. Cipadung Bandung.
Menurut Kang Yani, LP2M UIN Bandung dengan IAIN Cirebon adalah saudara kandung, yang sudah seharusnya saling menopang untuk memajukan masing-masing lembaga.
Secara faktual UIN SGD Bandung layak dibanggakan dan dapat dijadikan rujukan dalam beberapa programnya, terutama dalam bidang riset, pengabdian kepada Masyarakat, publikasi ilmiah dan program akselerasi Guru Besar yang langsung disupport Warek I dan II.
Beberapa peneliti terbaik tahun 2019 berasal dari UIN Bandung, demikian pula capain jumlah guru besar selama tahun 2019-2020 sudah mencapai 13 orang. Memecahkan record diantara PTKIN. Tentu ini adalah sebuah kebanggaan bagi kita semua.
"kami bersepakat untuk saling sharing dan belajar terhadap capaian tersebut, tutur kang Yani.
Ketua LP2M UIN Bandung (Dr. Hunul Qodim, MA) yang diwakili Sekretaris Dr. H. Sarbini, M.Ag. didampingi Kapuslitpen (Dr. Deni Miharja, M.Ag), Kapus PkM (Dr. Aef Kusnawan, M.Ag), Kepala PSGA (Dr. Akmaliah, M.Ag dan Kasubg TU (Ibu Euis) menyambut baik ajakan kolaborasi program bersama LP2M Syekh Nurjati Cirebon.
Menurut Sarbini, Kolaborasi ini dalam berbagai program bersama antara lain dapat dilakukan dalam Program KKN Mahasiswa, Penelitian Dosen, Penulisan Karya Ilmiah maupun Pengabdian kepada Masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut masing-masing Kepala Pusat dari kedua lembaga saling bertukar informasi dan pengalaman terkait program kerja masing-masing, dan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Naskah Kesepakatan (MoU) Kerjasama antara kedua lembaga terutama dalam Bidang Penelitian, Penerbitan, Publikasi ilmiah, dan Pengabdian kepada Masyarakat disaksikan kedua belah pihak.
Dari LP2M IAIN Cirebon hadir lengkap mendampingi Ketua, Sekretaris LP2M (Hj. Ery Khaeriyah, S.Ag.MA), Kapuslitpen (Dr.Budi Manfaat, M.Si), Kapus PkM (H. Mahbub Nuryadien, M.Ag), Kepala PSGA (Naila Farah, M.Ag) Kasubag TU (Drs. H.Ibnu Sina, M.Si) dan staf. (din)
Kamis, 05 November 2020
Setiap Bulan Pemkab Cirebon Keluarkan Biaya Hingga Rp 9 Milyar Untuk Program JKN-KIS
CIREBON, (fokuscirebon.com) - Bupati Cirebon menyatakan, bahwa hampir setiap bulannya pemerintah daerah membiayai program JKN-KIS.
Sementara jumlah warga Kabupaten Cirebon yang tercatat menjadi peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) - Kartu Indonesia Sehat (KIS) mencapai 2.122.490 jiwa. Jika dilakukan prosentase, maka jumlah tersebut setara dengan 96,05 % dari total jumlah penduduk Kabupaten Cirebon, yang mencapai 2.209.870 jiwa.
Bupati Cirebon, Drs H. Imron, M.Ag mengatakan, bahwa dari jumlah 2,1 juta warga Kabupaten yang terdaftar dalam JKN-KIS, sebanyak 329.059 jiwa diantaranya, biayanya ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Cirebon.
Dengan banyaknya warga Kabupaten Cirebon yang sudah memiliki jaminan kesehatan, Imron berharap problem pelayanan kesehatan di Kabupaten Cirebon, tidak lagi bermasalah.
Dirinya tidak ingin lagi, mendengar ada informasi mengenai warga yang tidak diberikan pelayanan kesehatan dengan maksimal.
"Karena salah satu tujuan kami bekerjasama dengan BPJS, yaitu agar masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik," kata Imron, Usai menandatangani perjanjian kerjasama jaminan kesehatan cakupan semesta dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di Pendopo Bupati Cirebon.
Imron juga menyampaikan, bahwa pembangunan sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas penting dalam agenda pembangunan nasional. Hal tersebut jugalah yang menjadi salah satu fokus utama pembangunan di Kabupaten Cirebon, yaitu agar seluruh penduduk dapat memperoleh layanan kesehatan yang layak dan memadai.
“Dengan terwujudnya Cakupan Kesehatan Semesta di Kabupaten Cirebon kami berharap dapat menyukseskan Program Indonesia Sehat sebagai upaya mewujudkan Masyarakat Indonesia yang berperilaku sehat, hidup dalam lingkungan yang sehat, serta menjangkau pelayanan kesehatan yang bermutu dan berkeadilan untuk mencapai derajat kesehatan yang setinggi-tingginya,” jelas Imron.
Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Andayani Budi Lestari menuturkan, masih ada sekitar 4 % warga Kabupaten Cirebon yang belum bergabung dalam program JKN-KIS.
Namun menurut Andayani, jumlah tersebut bukan merupakan tanggungjawab Pemkan Cirebon secara keseluruhan. Karena sangat memungkinkan dalam 4 % persen tersebut, merupakan pegawai swasta yang seharusnya menjadi tanggungjawab perusahaan tempat warga tersebut bekerja.
"Karena harus dicek dulu. Kalau memang dia pekerja swasta, maka harus diarahkan untuk meminta kepada tempat warga tersebut bekerja," ujar Andayani.
Ia juga menyebutkan, bahwa dalam program kerjasama yang disepakati bersama Pemkab Cirebon ini, Pemerintah Kabupaten Cirebon akan membayar biaya program JKN - KIS untuk warganya, sebesar Rp 9 Milyar dalam setiap bulannya. (din)
Jurusan HKI IAIN Cirebon Gelar Kegiatan Studi Audensi Virtual 2020, Studi Terhadap UU Cipta Kerja
Dr Drs H Amran Suadi SH MH M.Hum, Ketua Kamar Agama, Mahkamah Agung RI
Sengketa Tanah Jalan Pintu Masuk Pasca Sarjana IAIN Diakui Milik PD Pembangunan
Buruan.. !! Daftar dan Ikuti Bebagai Perlombaan Dengan Hadiah Menarik Di Acara HUT KPI Ke 19, IAIN Cirebon
CIREBON, (fokuscirebon.com) - Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) ke-19, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) KPI adakan berbagai macam jenis kegiatan mulai dari lomba webinar, hingga acara malam puncak yang menjadi penutup kegiatan ini. Kamis, (4/11/2020)
Pada tahun ini HMJ KPI melangsungkan kembali acara COMIC (Communication Interest Contest) jilid 2 dengan mengusung tema “Optimalisasi Peran Media di Masa Pandemi dengan Mengaktualisasi Nilai-nilai Islami”.
Acara ini merupakan kegiatan tahunan yang rutin dilaksanakan guna memeriahkan hari ulang tahun Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam.
Kegiatan Comic jilid 2 ini sudah dimulai sejak tanggal 1 (pembukaan pendaftaran lomba) yang berlangsung hingga tanggal 20 November (sebagai malam puncaknya) mendatang.
Berbagai macam lomba yang diselenggarakan juga sebagai ajang penyaluran bakat para mahasiswa pada bidangnya masing-masing, tidak hanya ditujukkan kepada mahasiswa KPI saja tetapi beberapa perlombaan juga dibuka untuk umum.
Karena masih dalam keadaan pandemi maka perlombaan banyak dilaksanakan secara online.
Kegiatan ini sudah disusun oleh panitia pelaksana sejak jauh-jauh hari, berbagai opsi kegiatan sudah dibahas dan dipersiapkan dengan maksimal, meskipun ada beberapa kendala yang dialami namun mereka tetap bersemangat dan antusias dalam mensukseskan acara HUT KPI pada tahun ini.
Berikut adalah daftar nama lomba beserta nomor contact penanggung jawab (pj) LombaFutsal, Cp : 089529958432 (Burhanudin), LombaTiktok, Cp : 085711242614 (Dea), Lomba Vlog Hut KPI, Cp : 087833234135 (Fitrotunnisa), Lomba Presenter, Cp: 087784467677 (Adnil), Lomba Desain Grafis, Cp : 083824647313 (Nepri), Lomba Fotography Cp : 082318051379 (Abdul), Lomba Dakwah, Cp : 089607341379 (Kadadi), Lomba E-Sport (Mobile Legend) Cp : 081223285824 (Miftah), Lomba Essay, Cp : 081461148769 (Widia).
Untuk info selanjutnya dapat menghubungi @hmjkpiiainsnj. Banyak hadiah menarik dari setiap perlombaan, jadi pastikan untuk mengikuti setiap lomba dan kegiatan yang sudah dipersiapkan oleh panitia.
"Selamat bertanding dan jadilah pemenang!!!… show your talent and be champions," ujar panitia kegiatan. (Nur)
Selasa, 03 November 2020
Di Tengah Pandemi, Pemkab Cirebon Dorong UMKM Berinovasi dalam Produk
CIREBON, (fokuscirebon.com) - Pemerintah Kabupaten Cirebon terus melalukan dukungan kepada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk bangkit dalam masa pandemi covid 19 ini.
Bupati Cirebon Drs H Imron, M.Ag mengatakan, pandemi covid 19 ini cukup berdampak dalam berbagai hal, terutama sosial ekonomi. Oleh karena itu, pihaknya akan terus mendorong untuk memulihkan kembali perekonomian di Kabupaten Cirebon.
"Salah satunya yaitu, mendorong UMKM untuk bangkit," kata Imron, saat melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Suranenggala, Selasa 3 November 2020.
Menurut Imron, di tengah pandemi saat ini, UMKM jangan sampai terpuruk, namun harus bangkit. Agar bisa bangkit, Imron meminta UMKM untuk melakukan inovasi dalam produknya.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Cirebon memiliki tanggungjawab untuk mendorong kebangkitan UMKM ini. Oleh karena itu, sejumlah langkah juga sudah dilakukan oleh Pemkab Cirebon, untuk mendukung kebangkitan UMKM.
"Salah satunya yaitu menggelar pameran produk-produk UMKM," kata Imron.
Pemerintah Kabupaten Cirebon juga, akan mengenalkan sejumlah produk UMKM kepada masyarakat. Selain itu, pihaknya juga siap untuk membantu dalam hal pemasaran.
Walaupun pemerintah daerah sangat siap untuk mendukung kebangkitan UMKM, namun Imron meminta unsur lainnya juga ikut terlibat dalam gerakan ini.
Selain pemerintah daerah, Imron instansi lainnya di level kecamatan dan desa, untuk bisa membantu pemda, dalam mendorong bangkitnya kembali UMKM.
"Pelaku usaha UMKM nya juga, harus ikut berusaha bersama, untuk bisa bangkit dalam masa pandemi ini," katanya. (Nur)
Senin, 02 November 2020
Bupati Cirebon : Akreditasi Fakultas Kedokteran UGJ Layak Mendapat A
CIREBON - Bupati Cirebon Drs H Imron M.Ag berharap nilai akreditasi Fakultas Kedokteran Universitas Gunung Jati (UGJ) Cirebon, bisa meningkatkan dibandingkan sebelumnya.
Hal tersebut disampailan Imron, usai mengikuti assesment lapangan daring, akreditasi fakultas kedokteran UGJ Cirebon, Senin 2 November 2020.
Menurut Imron, sudah banyak kontribusi yang diberikan oleh UGJ untuk Kabupaten Cirebon, seperti halnya dalam masalah kesehatan.
Imron mengungkapkan, bahwa Kabupaten Cirebon melakukan kerjasama dengan UGJ dalam penanganan covid 19, sehingga penanganan di Kabupaten Cirebon lebih cepat.
"Banyak juga pegawai kesehatan kami yang merupakan alumni dari UGJ," ujar Imron.
Sehingga menurut Imron, sudah sangat layak jika akreditasi untuk Fakultas Kedokteran UGJ yang sebelumnya B, bisa meningkat menjadi A.
Tentunya, peningkatan akreditasi ini, nantinya akan meningkatkan kualitas dari sistem pengajaran dan juga lulusannya.
"Peningkatan akreditasi juga, akan berdampak positif terhadap lulusannya," ujar Imron.
Imron juga menjelaskan, selain bekerjasama dalam bidang kesehatan, Pemerintah Kabupaten Cirebon juga, menggandeng UGJ dalam masalah ekonomi, pariwisata dan bidang lainnya.
Dalam bidang ekonomi, UGJ melakukan pendampingan terhadap masyarakat secara langsung.
Ia mengatakan, salah satu hasil positif dari pendampingan yang dilakulan oleh UGJ, dirasakan oleh pengrajin gerabah di Jamblang.
"Setelah dilakukan pendampingan oleh UGJ, kualitas gerabah di Jamblang menjadi meningkat," ujarnya. (Nur)
Minggu, 01 November 2020
HMJ KPI IAIN Cirebon Gelar Webinar Globalisasi Tentang Tantangan Kaum Akademisi Indonesia Pasca Covid-19
Sabtu, 31 Oktober 2020
IKMI Harus Peka Problem Sosial, Jangan Bungkam Demi Kemajuan Daerah
CREBON, (fokuscirebon.com) - Sebutan kaum intelektual sampai saat ini masih melekat pada kelompok mahasiswa. Identitas tersebut menjadi cerita panjang dalam lintasan kesejarahan Indonesia. Dimulai dari 28 Oktober 1928 dengan sebutan Sumpah Pemuda, hingga dekade eksponen'45, eksponen'66 hingga eksponen'98, yakni runtuhnya Orde Baru oleh kekuatan gelombang reformasi.
Mewarisi semangat pergerakan kepemudaan serta didasari keinginan berkontribusi pada tanah air, sekumpulan aktivis asal Indramayu yang menempuh pendidikan tinggi di Cirebon membentuk Ikatan Keluarga Mahasiswa Indramayu (IKMI) se Cirebon. Hal itu mencuat dalam sesi bincang Selayang Pandang dalam Penerimaan Anggota Baru (PAB) IKMI, Sabtu (31/10) di Cirebon.
Sesi yang diisi alumni dan demisioner IKMI, Suwandi dan Suparjo itu berlangsung hangat walau digelar vertual. Banyak hal yang dikupas pria yang akrab disapa Wandi itu. Salah satunya peran strategis mahasiswa dalam menyorot isu-isu kemasyarakatan.
"Peran strategis mahasiswa ialah mampu menyuarakan hal apa saja asal demi kepentingan masyarakat. Amati, soroti dan sampaikan kegelisahan kalian demi kemaslahatan masyarakat di daerah," tegas dia.
Sementara itu, Suparjo menawarkan sebuah pilihan tentang identitas mahasiswa yang kian tahun kian tergerus oleh hegemoni politik kekuasaan dan politik ekonomi.
Baginya, kekuatan mahasiswa harus menjadi identitas yang tak pernah pudar oleh waktu dan kepentingan apapun. Mahasiswa harus memiliki ruh dan perjuangan yang nyata.
Pergerakan mahasiswa harus terus diasah oleh kekuatan intelektualnya, berjalan di atas kepentingan masyarakyat yang tidak terdistorsi dan terdisparitas oleh kekuatan kelompok manapun, sehingga identitas kaum intelektual, kaum pemikir dan pembaharu tetap terus terjaga dan melakat bersama kekeuatan daya kritisnya.
Maka, sebagai alumni juga senior di IKMI, pria yang akrab disapa Kang Ajo ini mengajak agar mahasiswa yang tergabung dalam IKMI harus terlahir dari tujuan dan arah organisasi ini.
Agar, rumah besar ini bisa menjadi kejuatan besar pula dalam mendoring dan menciptakan kader-kader yang bedintelektual maju, baik bagi dirinya sendiri, bagi orang lain maupun bagi daerahnya.
"Inilah identitas yang harus dimiliki oleh para kader IKMI, sehingga perkaderan terus berjalan bersama kuatnya rumah IKMI. Sebagai ibu kandung yang terus melahirkan mahasiswa-mahasiwa yang memilik integritas dan intelektual tinggi," paparnya. (din)
IKMI Se-Wialayah Cirebon Gelar Penerimaan Anggota Baru (PAB) Secara Virtual
Bukti Pelayanan Prima, Dishub Luncurkan Smart Card Untuk Pelayanan KIR
FOKUS CIREBON, (FC) - Di penghujung tahun 2020, terobosan terbaru kembali dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cirebon. Ini sebagai bukti nyata atas kerja nyata Dishub dalam memberikan dan meningkatkan pelayanan.
Terobosan tersebut dengan diluncurkannya smart card atau kartu pintar untuk pelayanan pengujian kir. Dengan smart card itu, memudahkan untuk akses informasi dan bukti otentik telah melakukan uji kir.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Cirebon, Ir H Yoyon Indrayana MT mengatakan, smart card menggantikan buku uji kir. Sehingga, pelayanan kepada masyarakat dapat lebih cepat, mudah, dan murah.
Yoyon menjelaskan, diluncurkannya Sistem Pelayanan Pengujian Kendaraan Bermotor (Simpel PKB) Terintegrasi Secara Nasional, wujud nyata inovasi Dishub Kota Cirebon.
“Saya senang inovasi. Kerja jangan biasa saja. Tidak sekadar rutinitas. Launching smart card ini bentuk inovasi kita. Terima kasih kepada seluruh jajaran Dishub Kota Cirebon,” ucapnya saat launching Simpel PKB Terintegrasi Secara Nasional di UPTD Pengujian Kir di Jl Kalijaga Kota Cirebon, belum lama ini.
Yoyon berharap, segenap jajaran Dishub Kota Cirebon lebih banyak berinovasi dalam bekerja. Agar optimal dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Ke depan, secara bertahap semua layanan di Dishub Kota Cirebon dilakukan secara online. Dengan tujuan memberikan pelayanan yang murah, cepat dan mudah.
Dipihak lain Kepala UPTD Pengujian Kir, Agung, melalui penguji senior, Erick, mengatakan bahwa semua yang dilakukan semata hanya untuk pelayanan. Tentunya pelayanan prima agar masyarakat puas.
"Kami hanya melayani, yakni melayani dengan sepenuh hati, karena itu, kami semua bekerja profesional dan penuh tanggungjawab. Ini yang kami lakukan untuk masyarakat transportasi yang kami layani di sini," terangnya. (Nur)



























