Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 01 Mei 2021

Walikota Cirebon Lantik Dirut Perumda Farmasi Masa Jabatan 2021-2026

CIREBON, FC – Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H, menyatakan bahwa masa depan Perumda Farmasi Ciremai diyakini akan membaik hal itu disampaikan usai Pelantikan Direktur Utama Perumda Farmasi Ciremai Kota Cirebon masa jabatan 2021-2026 di Balai Kota Cirebon, Jumat, 30 April 2021. 

Untuk itu, Walikota Cirebon meminta agar Direktur Utama (Dirut) Perumda Farmasi Ciremai yang baru diminta menjalankan tugas dengan ikhlas untuk kemajuan perusahaan yang dipimpin. 

“Saya berterima kasih kepada Kang Emir dan beberapa kandidat lainnya yang secara sukarela mencalonkan diri jadi calon direktur,” ungkap Azis. 

Padahal mereka tahu, medan yang harus dihadapi merupakan medan yang berat. 

Beratnya medan yang harus dilalui karena Perumda Farmasi Ciremai menempati urutan kelima dari lima perusahaan yang dimiliki Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon. Baik dari segi kinerja maupun dari segi pemasukan kepada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Cirebon. 

“Hanya Rp 15 juta per tahun yang disetorkan ke PAD Kota Cirebon,” ungkap Azis. 

Namun Azis yakin, kemampuan Dirut Perumda Farmasi Ciremai yang baru dilantik hari ini mampu membawa perusahaan yang dipimpinnya menjadi  lebih baik.

“Saat saya mengajukan sejumlah pertanyaan, dirut yang baru mampu mencari solusi dari sejumlah permasalahan yang saya tanyakan,” ungkap Azis. 

Selanjutnya kepada dirut yang baru dilantik hari ini, Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., juga berpesan untuk bekerja dengan ikhlas. 

“Jalankan amanah dengan ikhlas sehingga pekerjaan sesulit apa pun akan menjadi ringan,” ungkap Azis. 

Sehingga kedepannya Perumda Farmasi Ciremai bisa menjadi perusahaan yang berkontribusi pada kesehatan masyarakat sekaligus berkontribusi memberikan pemasukan kepada PAD Kota Cirebon. 

Sementara kepada seluruh perusahaan daerah yang dimiliki oleh Pemda Kota Cirebon, Azis juga berpesan untuk saling membantu, saling mendukung, dan saling menopang. “Jika ada salah satu yang mengalami kesulitan, yang lainnya bisa menarik untuk keluar dari kesulitan itu,” ungkap Azis. 

Dirut Perumda Farmasi Ciremai, Emirzal Hamdani, S.E., Ak., mengungkapkan, langkah pertama yang akan dilakukannya sebagai dirut yaitu melakukan belanja masalah. 

"Kita inventaris permasalahan apa yang terjadi sebenarnya,” ungkap Emirzal, sehingga Perumda Farmasi Ciremai menempati posisi ke lima dari lima perusahaan daerah yang dimiliki oleh Pemda Kota Cirebon. “Setelah itu kita cari solusi dan menentukan aksi apa yang akan kita lakukan,” ungkap Emirzal. 

Namun, Emirzal juga menyatakan bahwa pihaknya akan menekankan kemampuan sumber daya manusia di Perumda Farmasi Ciremai. “Kita akan tingkatkan profesionalitas sehingga bisa memberikan pelayanan yang terbaik,” ungkapnya. 

Selain itu untuk menambah pendapatan, dirinya juga berencana membuat beberapa usaha lain bekerja sama dengan pihak ketiga. “Kita pelajari dulu apa yang paling memungkinkan untuk dikembangkan,” ungkap Emirzal. (Maulana)

Jumat, 30 April 2021

Tingginya Animo Masyarakat Terhadap BRT Trans Cirebon, Dirut PD Pembangunan Bakal Siapkan Koridor AKDP

Direktur Utama Perusahaan Daerah Pembangunan Kota Cirebon, Dr Panji Amiarsa SH MH memberikan keterangan terkait animo masyarakat terhadap BRT Trans Cirebon.

CIREBON, FC – Direktur Utama Perusahaan Daerah (PD) Pembangunan Kota Cirebon, Dr. Panji Amiarsa, S.H, M.H, Jumat, (30/4/21) menyatakan animo masyarakat terhadap Bus Rapid Transit (BRT) Trans Cirebon cukup tinggi, hal itu dapat dilihat di media sosial resmi milik Trans Cirebon di akun Instagram @brttranscirebon. 


“Untuk keterbukaan publik (terkait animo masyarakat), bisa dilihat melalui media sosial Instagram yang kami miliki, animo atau antusiasme bisa disampaikan melalui medsos tersebut,” ucap Panji.

Menurutnya, untuk tarif, sampai saat ini masih gratis sembari menunggu proses kebutuhan yang  bersifat administratif selesai. 

“Kita melihat ke depan ada evaluasi-evaluasi bagaimana antusiasme masyarakat kedepannya,” ungkap Panji.

Pihaknya saat ini terus menjalin komunikasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Cirebon guna koridor yang akan melintasi wilayah kabupaten atau Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP).

“Untuk AKDP prosesnya akan dilakukan pekan depan, pekan ini masih lanjutan dari dua pekan sebelumnya, yakni rute masih dalam kota,” jelasnya.

Evaluasi yang dilakukan, lanjut Panji, menyangkut keseluruhan, mulai dari halte sampai pembenahan dan penetapan pool (garasi bus). “Semua akan ditentukan dalam pekan ini,” kata Panji.

Skema tarif pasca gratis nanti, menurut Panji, sedang dibahas oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cirebon. “Halte juga, ketika nanti komunikasi dengan Pemda Kabupaten Cirebon mulai berjalan, hal-hal terkait rute AKDP termasuk haltenya pun dipersiapkan,” tuturnya.

Sementara, Kepala Dishub Kota Cirebon, Andi Armawan mengatakan, tarif BRT Trans Cirebon gratis diperpanjang dan terkait trayek sampai sekarang masih di dalam kota saja. “Izin trayek dalam bentuk fisik untuk AKDP belum kami dapatkan,” ungkap Andi.

BRT Trans Cirebon, menjadi pilihan transportasi baru warga Cirebon (Kota dan Kabupaten Cirebon). Bus ini mulai resmi beroperasi usai diresmikan oleh Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati pada Senin (12/4/2021) lalu.

Sejak itu, Trans Cirebon melayani warga yang ingin merasakan naik kendaraan umum modern tersebut. Dapat disebut modern karena bus ini dilengkapi fasilitas terkini, seperti Wi-Fi gratis dan kamera pemantau (CCTV) serta full AC. (Nur)

Bupati Cirebon : Dari Masjid Mari Kita Bangun Kemajuan Desa dan Kabupaten Cirebon

Bupati Cirebon, H Imron M.Ag tengah meresmikan Masjid Syekh Hilal Abu Zaid Alkharits di Desa Kanci Kulon.

KABUPATEN CIREBON, FC- Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag meresmikan Masjid Syekh Hilal Abu Zaid Alkharits di Desa Kanci Kulon Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Jumat (30/4/2021). 

Menurut Imron, Pemerintah Kabupaten Cirebon mengucapkan banyak terimakasih kepada Pimpinan Yayasan Alemar Watanmiyah, Syekh Faishol Ali Saeed Omar yang telah menyumbangkan hartanya untuk pembangunan masjid ini. 

"Semoga beliau Syekh Faishol Ali Saeed Omar dilipatgandakan rizki dan pahalanya karena sudah membantu Pemerintah Kabupaten Cirebon, khususnya Desa Kanci Kulon dalam pembangunan masjid," kata Bupati Imron. 

Imron berpesan, kepada seluruh masyarakat agar masjid yang baru diresmikan ini agar tetap dijaga. 

"Mari sekarang masjid sudah ada. Dan diisi dengan ibadahnya. Serta diharapkan bisa menjadi tempat ibadah, musyawarah masyarakat Kanci Kulon untuk membicarakan pembangunan ekonomi sosial dan keagamaan," paparnya. 

Imron mengatakan, mengajak semua lapisan masyarakat yang ada di Kanci Kulon untuk membantu pemerintah dalam semua aspek. Bahkan, dirinya memginginkan ada kemajuan dari desa. 

"Kalau desanya maju otomatis Kabupaten Cirebon ikut maju. Karena kemajuan pembangunam berawal dari desa. maka kami berpesan kepada kepala desa BPD dan masyarakat untuk ikut membangun desanya masing masing karena sekarang zaman kebebasan untuk berkiprah," ujarnya. 

Sementara itu, Pimpinan Yayasan Alemar  Watanmiyah Syekh Faishol Ali Saeed Omar mengatakan, mengucapkan banyak terimakasih kepada Bupati Cirebon dan masyarakat Desa Kanci Kulon yang sudh hadir pada acara peresmian masjid ini. 

Menurutnya, dirinya selama sembilan bulan melakukan survei melihat lokasi di balai Desa Kanci Kulon untuk dibangun masjid. 

"Saya mencari teman untuk donatur dalam pembangunan masjid dan Alhamdullilah ada yang mau membantu sehingga terbangunlah masjid ini," katanya.

Syekh Faishol Ali Saeed Omar berpesan, agar masjid yang sudah jadi ini dipergunakan untuk kegiatan keagamaan serta dijaga dari kebersihannya. 

"Segala kegiatan keagamaan dihidupkan di masjid ini. Dan juga untuk tempat sarana sosial masyarakat. Jadi bagaimana seluruh masyarakat bisa ditangani kesosialannya oleh DKM ini. Masjid ini milik warga Desa Kanci Kulon dan setiap elemen yang menyumbangkan baik harta pikiran atau tenaga dalam pembangunan masjid ini  akan mendapatkan pahala," ungkapnya. 

Di tempat yang sama, Kuwu Kanci Kulon Subandi mengatakan, pembangunan masjid ini dimulai pada 18 Januari tahun 2021 melalui musyawarah desa dengan melibatkan semua pihak. 

Menurutnya, pembangunan masjid ini atas kerja keras semua pihak di Desa Kanci Kulon Kecamatan Astanajapura. 

"Pertama pembangunan dari 28 Januari sampai 18 April 2021, akhirnya masjid ini bisa selesai berkat donatur dari Pimpinan Yayasan Alemar Watanmiyah Syekh Faishol Ali Saeed Omar dan donatur lainnya," ujarnya. (Oni)

Kamis, 29 April 2021

DPRD Kota Cirebon Menggelar Rapat Membahas Rencana Jadwal Kegiatan Dewan

FOKUS CIREBON - Pimpinan dan anggota Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kota Cirebon menggelar rapat membahas tentang rencana jadwal kegiatan dewan bulan Mei, Rabu (29/4), di ruang rapat gedung DPRD.

Dalam rapat dipimpin Ketua DPRD, Affiati AMa tersebut dibahas juga mengenai mekanisme pelaksaan reses yang rencananya akan dilaksanakan bulan depan.


Dalam kegiatan tersebut hadir lengkap Pimpinan dan anggota Banmus DPRD Kota Cirebon dan menghasilkan sejumlah agenda dan program dari pembahasan jadwal kegiatan dewan. (din) 

Rabu, 28 April 2021

LP2M IAIN Cirebon Gelar Ramadhan Menyapa On The Spot dan Membagikan Paket Sembako di Masjid Nurul Amal Harjamukti

Kegiatan Ramadhan Menyapa On The Spot beserta pembagian paket sembako di Masjid Nurul Amal, Kelurahan Larangan, Harjamukti, Kota Cirebon.


CIREBON, FC - Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat (PPkM) LP2M IAIN Syekh Nurjati mengadakan kegiatan Ramadhan Menyapa On The Spot session yang ke enam, Rabu (28/4/2021).

Kegiatan dilangsungkan di Masjid Nurul Amal, Jalan Ciremai Raya Kelurahan Larangan Harjamukti, Kota Cirebon dan berjalan baik dan sukses.

Ada yang berbeda dengan agenda Ramadhan Menyapa On The Spot edisi keenam ini, dalam kesempatan ini LP2M menghadirkan dan bisa menyapa para marbot Masjid sekitar 30an orang sebagai tamu undangan untuk hadir dalam kegiatan tersebut, dan berkesempatan mendapatkan paket sembako dari LP2M IAIN Syekh Nurjati.

Atas nama LP2M, H. Mahbub Nuryadien, M.Ag menyatakan rasa terima kasihnya kepada semua pihak, khususnya pengurus DKM Masjid Nurul Amal yang sudah bersedia menjadi tempat kegiatan Ramadhan Menyapa On The Spot ini.

"Termasuk kepada Telkomsel yang selalu rutin terus ikut andil sehingga kegiatan session ke enam ini”, ujarnya dalam sambutannya yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Al Mutawally Cilimus Kuningan.

“Kegiatan Ramadhan Menyapa ini sudah berjalan selama 12 tahun, dan di tahun ini alhamdulillah kami bisa menambah format kegiatan yang lebih variatif. Selama 12 tahun Ramadhan Menyapa ini kegiatannya hanya live di RCTV, tetapi pada kesempatan ini bisa turun ke lapangan menyapa kamunitas tertentu, seperti Anak yatim, Abang Ojol, Abang Becak, Panti Jompo, dan Marbot Masjid”, ujar H. Mahbub Nuryadien, M.Ag.

Kegiatan yang dirancang dengan term Dakwah, Edukasi, dan Solidarity ini seperti biasa diisi dengan Materi. Session keenam ini materi disampaikan oleh H. Mahbub Nuryadien, M.Ag. Topik materi pada yang disampaikan Puasa sebagai Sarana Tazkiyatunnafs. 

Puasa adalah Ibadah khusus dan berbeda dengan ibadah lainnya. Puasa akan dinilai langsung oleh Allah Swt. Puasa adalah rahasia antara seorang hamba dengan Rabbnya yang tidak ada orang lain yang mengetahuinya. 

Amalan puasa berasal dari niat batin, hanya Allah saja yang mengetahuinya dan dalam amalan puasa ini terdapat bentuk meninggalkan syahwat, menjaga lisan dari ucapan kotor dan keji, serta pandanga mata yang mengandung maksiat.

Namun yang lebih utama lagi, pada ibadah puasa ini hati harus terus dijaga dari hal-hal yang membatalkan nilai atau pahala puasa, seperti meninggalkan ghibah (menceritakan keburukan orang lain), namimah (adu domba), Fitnah, sifat takabbur (sombong) dan lainnya.

"Dari sudut pandang ini, Ibadah puasa bisa menjadi sarana penyucian hati atau jiwa," tandas H. Mahbub Nuryadien, M.Ag.

Sementara itu, kegiatan selanjutnya ditutup dengan penyerahan paket sembako kepada para Marbot Masjid sekitar kelurahan Harjamukti.

Penyerahan secara simbolik diberikan oleh H. Mahbub Nuryadien, M.Ag kepada Bapak Udin Syamsudin perwakilan Pengurus DKM Nurul Amal, dan dilanjut dengan buka puasa bersama. 

Hadir dalam kesgeiatan tersebut, Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), H. Mahbub Nuryadien, M.Ag., Kasubag LP2M IAIN Bapak H. Ibnu Sina, M.Si, dan Sekretaris PD DMI Kota Cirebon Bapak Didi Sunardi, SE sekaligus Wakil Sekretaris PW DMI Jawa Barat.  (din)

Senin, 26 April 2021

Baznas Kota Cirebon Salurkan Bantuan Terdampak Covid 19

Sekda Kota Cirebon, Drs H Agus Mulyadi, M.Si, bersama Ketua Baznas Kota Cirebon, Mohamad Tafuik S.Ag pada kegiatan penyaluran bantuan terdampak Covid-19, di Gedung Baznas Kota Cirebon.

CIREBON, FC - Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Drs H Agus Mulyadi, M.Si, menyatakan, bantuan yang diberikan Baznas Kota Cirebon diharapkan memberikan nilai produktif, sehingga dampak pandemi Covid-19 bisa dilewati dengan baik. 

Hal itu disampaikan 
pada kegiatan penyaluran bantuan terdampak Covid-19, di Gedung Baznas Kota Cirebon, Jalan Kanggraksan, Senin, 26 April 2021. 

Menurut Agus Mulyadi, bantuan yang diberikan diharapkan bisa menjadi bagian dari penambahan dan penguatan modal. “Semoga yang diberikan hari ini bisa memberikan nilai produktif,” kata Agus.

Dijelaskan, Baznas Kota Cirebon hari ini menyalurkan dana bantuan kepada pekerja harian sebanyak 17 orang dan pelaku UMKM sebanyak 23 orang. Masing-masing mendapatkan bantuan dana sebesar Rp 1,5 juta. 

Untuk itu Agus berharap,  bantuan yang diberikan Baznas Kota Cirebon bisa digunakan dengan baik, maka mereka dapat mengajukan penambahan modal ke Pemda Kota Cirebon.

“Sehingga modal bisa bertambah lagi dan usaha bapak dan ibu menjadi besar,” ungkap Agus. 

Dijelaskan Agus, pandemi Covid-19 memberikan dampak ke berbagai sektor, termasuk sektor UMKM dan pekerja harian. Perekonomian keluarga menjadi terganggu dan banyak  yang tidak bekerja lagi.

“Walaupun kita tahu sebentar lagi lebaran,” ungkap Agus. Namun Agus berharap bantuan yang diberikan tidak dihabiskan untuk belanja konsumtif. 

Pada kesempatan itu, Agus juga kembali mengingatkan kepada yang hadir dan masyarakat Kota Cirebon untuk tetap menjalankan protokol kesehatan (prokes) dengan ketat. “Ada himbauan pemerintah untuk tidak mudik, kami minta untuk dipatuhi,” pinta Agus. 

Sehingga upaya penanggulangan Covid-19 di Kota Cirebon tidak kembali ke titik nol dengan melakukan berbagai pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

“Apalagi saat ini  kasus Covid-19 di Kota Cirebon sudah melandai. Lebaran ini kuncinya. Kita lengah, maka kita akan kembali ke titik nol,” ungkap Agus. 

Sementara itu, Ketua Baznas Kota Cirebon, Mohamad Taufik, menyatakan bahwa Baznas Kota Cirebon mendapatkan amanah untuk menyalurkan bantuan dari Gubernur Jawa Barat. 

Bantuan tersebut merupakan kepedulian dari ASN Jabar terhadap masyarakat terdampak Covid-19 di Kota Cirebon. “Penerimanya ada beberapa sektor, namun untuk hari ini baru dibagikan kepada 40 orang,” ungkap Taufik. 

Mulai dari UMKM, pekerja harian, marbot, guru honorer, pelajar dan mahasiswa, bantuan pengobatan dan pemulihan kesehatan, serta bantuan paket kesehatan lembaga pendidikan dan pesantren. 

Total dana yang akan disalurkan sebesar Rp 236.950.000 yang diberikan bertahap hingga Mei mendatang. Penerima bantuan akan dilakukan verifikasi terlebih dahulu. 

“Prosesnya di dahului dengan kami meminta data dari 22 kelurahan di Kota Cirebon,” ucap Taufik. 

Data tersebut kemudian dilakukan assessment, selanjutnya dikirimkan ke provinsi. Oleh Pemprov Jabar kembali diverifikasi apakah calon penerima bantuan pernah mendapatkan bantuan lainnya. Setelah disetujui, baru akan dibagikan. 

Bantuan yang diberikan hari ini, lanjut Taufik, merupakan jaring pengaman sosial, membantu masyarakat yang terdampak Covid-19. 

“Mudah-mudahan bisa dimanfaatkan dengan baik, tidak konsumtif,” ungkap Taufik. 

Jika berdasarkan pantauan, unit usaha yang diberikan bantuan berkembang dan memberikan dampak positif, maka bantuan modal bisa diberikan kembali. (Heri)