Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 26 Mei 2021

Devi Apriliyah Mahasiswi IAIN Cirebon Meraih Juara 1 Lomba Video Mahasiswa Kreatif Tingkat Nasional

 

Devi Apriliyah, Juara 1 pada lomba video mahasiswa kreatif tingkat nasional.


FOKUSCIREBON, FC - Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Devi Apriliyah, gadis kelahiran Kabupaten Majalengka, berhasil meraih juara 1 pada Lomba Video Kreatif tingkat nasional.

Tentu ini menjadi prestasi tersendiri yang sangat membanggakan bagi keluarga serta kampusnya di mana Devi menimba pendidikan.

Saat dihubungi fokuscirebon.com, mahasiswi Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUDI) IAIN SNJ Cirebon, semeter 4/B ini, mengaku mengikuti ajang lomba video kreatif mahasiswa tingkat nasional tersebut, motivasi terbesarnya datang dari orang tua yang selalu men-support dan mendo'akan setiap langkah terbaik yang diambil oleh anaknya. 

"Saya juga ingin memanfaatkan waktu yang tersedia untuk mengikuti event-event lomba dan termasuk lomba video pembelajaran kreatif mahasiswa, meskipun sempat merasa pesimis karena tingkat nasional. Tetapi alhamdulillah dengan keyakinan yang kuat saya berusaha dan berjuang dengan semangat yang menggebu dan berhasil sebagai juara," katanya, Rabu, (26/5/2021). 

Bagi Devi, juara bukanlah hal utama. Semua kata Devi, harus dilakukan dengan iringan do'a dan usaha yang tepat, maka usaha tersebut tidak akan menghianati hasil.

"Ini persiapan menuju lomba yang saya lakukan, yakni meminta doa dari orang tua juga orang-orang terdekat dan doa ini yang mengantarkan saya keperlombaan" terangnya.

Devi juga mengaku, dirinya  memberanikan diri mencoba sesuatu hal yang belum pernah sebelumnya dia lakukan, yaitu lomba video kreativitas pembelajaran jarak jauh.

"Ya tentu saja, saya selaku pelajar yang menghadapi pembelajaran daring, sangat ingin bisa melakukan terobosan baru sehingga pembelajaran bisa lebih optimal. 

Artinya, kata Devi, dalam konteks ini pembelajaran daring anak usia dini perlu sesuatu hal yang menarik, hal yang mampu menggugah minat anak. 

Selain itu, Devi mencoba mengulik beberapa aplikasi pendukung dalam proses pembuatan video dengan melihat video-video tutorial youtube, dan juga webinar/kajian yang berkaitan dengan pembelajaran anak usia dini selama pandemi ini.

"Alhamdulillah, prosesnya tidak ada kendala yang berarti, hanya saja waktu saya membuat video waktu itu sedang bulan suci ramadhan, tetapi saya lakukan dengan sangat antusias meski posisi sedang berpuasa. Alhamdulillah hasilnya berkah," terangnya.

Dijelaskan, saat mengikuti lomba tersebut, Devi harus bersaing dengan 21 peserta dari sejumlah perguruan tinggi di Indonesia, termasuk peserta dari tuan rumahnya, UNUGIRI Bojonegoro.

Sedangkan lomba digelar secara online, dan softfile video nya dikirim via email, Instagram dan google formulir.

"Lomba video pembelajaran  kreatif mahasiswa tingkat nasional yang diselenggarakan oleh PIAUD UNUGIRI BOJONEGORO 2021 ini, saya ikuti dengan persaingan yang sangat ketat, tapi alhamdulillah berkat dukungan keluarga dan semua pihak, saya keluar sebagai juara," tuturnya.

Dalam lomba ini, dukungan, motivasi, inspirasi dan do'a terus berdatangan dari para dosen PIAUD IAIN Cirebon yang hebat dan berkualitas.

"Bagi saya, dukungan ini adalah salah satu yang terpenting, karena itu menambah power dan semangat dalam diri untuk terus bisa memberikan yang terbaik," katanya.

Devi juga mengaku jika lomba ini adalah lomba pertama baginya. Karena sebelumnya lomba yang diikuti adalah lomba puisi, ajang duta, cipta puisi dan lain-lain.

Untuk itu, Devi memberikan saran, bahwa selama pandemi banyak sekali waktu yang kita miliki selama menjadi mahasiswa yang pembelajarannya daring. 

"Mari kita manfaatkan waktu dengan sebaik mungkin dengan berprestasi dan terus meningkatkan kualitas diri. Mencoba itu adalah hal terbaik dibanding penyesalan. Jadi, tidak ada alasan untuk diam diri, ambil langkah pasti dan jangan mudah berbangga diri," katanya.

Sementara harapannya adalah semoga dengan prestasi yang telah diraih, bisa menjadi motivasi dan inspirasi untuk selalu berkarya, berinovasi, kreatif dan responsif terhadap kemajuan jaman, dan tentu bisa mengahrumkan nama baik keluarga, jurusan, dan kampus tercinta. Terutama bagi diri sendiri dan teman-teman jurusan PIAUD IAIN Cirebon," ucapnya. 

Sementara itu, Pranata Humas IAIN Syekh Nurjati Cirebon, H Muhamad Arifin, M.Pd.I menyatakan rasa bangga atas perjuangan dan prestasi yang diraih Devi. 

"Kami sangat bangga dan selamat buat Devi, semoga pada ajang lomba lainnya selalu sukses. Demikian juga bagi mahasiswa IAIN Cirebon pada umumnya, juga semoga bisa ikut memberikan nama baik bagi kampusnya dengan motivasi sebagai juara pada level dan tingkat apapun," tandasnya. (din)

Pemkot Cirebon Tingkatkan Tracing dan Testing Pasca Libur Lebaran 2021


FOKUS CIREBON, FC – Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon intensifkan tracing dan testing di tingkat mikro pasca libur lebaran 2021. Tes rapid antigen kini juga bisa dilakukan di semua puskesmas di Kota Cirebon. 


Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si., menjelaskan sejak berakhirnya libur Idulfitri 2021, pemerintah pusat sudah mengingatkan ke setiap pemerintah daerah untuk meningkatkan pengawasan di tingkat mikro. “Itu juga kami lakukan saat ini,” ungkap Agus, Selasa, 25 Mei 2021. 

Setiap camat, lurah hingga RW dan RT diminta untuk melakukan pengawasan terhadap orang yang baru bepergian dari luar kota.

Mereka yang baru bepergian dari luar kota juga diminta terlebih dahulu untuk melakukan isolasi mandiri sebelum membaur dengan masyarakat.

Masuknya Kota Cirebon ke zona merah, lanjut Agus, sebagai dampak meningkatnya tracing dan testing yang telah dilakukan pasca libur Idulfitri 2021. “Sebelumnya, sejumlah langkah antisipasi juga telah kami lakukan,” ungkap Agus. 

Langkah antisipasi tersebut di antaranya meningkatkan kapasitas ruang isolasi sejumlah rumah sakit yang ada di Kota Cirebon. Seperti RSD Gunung Jati dan RS Ciremai yang semula memiliki kapasitas 100 tempat tidur ditingkatkan menjadi 140 tempat tidur. Bahkan jika terjadi outbreak, mereka juga akan mendirikan tenda di hotel Ono’s, tempat isolasi mandiri terpusat yang telah disewa oleh Pemda Kota Cirebon. 

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasie) Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon, Bastijan, S.K.M., menjelaskan atas perintah Satgas Penanganan Covid-19, mereka telah melakukan tes rapid antigen di sejumlah tempat keramaian. “Kita telah mulai sejak Jumat, 21 Mei, lalu,” ungkap Bastijan. 

Dimulai dari dua pusat perbelanjaan yaitu Pusat Grosir Cirebon (PGC) dan Cirebon Super Blok (CSB). Keesokannya dilanjutkan di Toserba Asia dan Surya. 

Sedangkan pada Minggu, 23 Mei 2021, rapid antigen dilakukan di alun-alun Kejaksan. “Sejumlah pengunjung yang tidak menggunakan masker langsung kami tes rapid dan hasilnya negatif,” ungkap Bastijan. 

Selanjutnya pengunjung tersebut segera diberikan  masker dan diingatkan untuk selalu menggunakan masker saat bepergian. 

Hari berikutnya, tes rapid antigen dilakukan di Yogya Junction dan Yogya Grand Center. Dari hasil tes di tempat keramaian, tidak ditemukan adanya pengunjung yang positif. “Semua negatif,” ungkap Bastijan.

Selanjutnya, untuk mempermudah dan memperluas layanan, sejak 18 Mei 2021 tes rapid antigen telah tersedia di semua puskesmas di Kota Cirebon. “Diberikan secara gratis untuk masyarakat Kota Cirebon,” ungkap Bastijan. 

Untuk itu, masyarakat yang membutuhkan layanan tes rapid antigen diimbau untuk mendatangi puskesmas terdekat sebelum bepergian. (Heri)

Horee.. !! Sekolah di Kota Cirebon, Pembelajaran Tatap Muka Siap Dibuka

Kadisdik Kota Cirebon, Dr. H Irawan Wahyono, M.Pd.
  

FOKUS CIREBON, FC – Kabar gembira datang dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon, di mana belajar tatap muka akan segera dibuka. Hal itu disampaikan Kadisdik terkait sekolah-sekolah di Kota Cirebon dari sisi infrastruktur sudah siap melaksanakan pembelajaran tatap muka. 

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kota Cirebon, Dr. H Irawan Wahyono, M.Pd kepada media.

Dikatakannya, yang dimaksud infrastrukturnya sudah siap  antara lain sudah adanya wastafel portable yang terpasang di beberapa titik di sekolah. 

“Kami juga tetap mengikuti jika ada rekomendasi dari Satgas Covid-19, maupun Dinkes,” katanya.

Irawan mengatakan, pembelajaran tatap muka ini stakeholdernya bukan hanya dari Disdik saja, melainkan ada ikut serta dinas terkait dan bahkan yang utamanya adalah Dinkes. 

“Kalau dinas terkait tidak merekomendasikan sekolah tatap muka,  nanti dikoreksi oleh orang tua murid juga, jadi intinya kami melaksanakan sesuai dengan apa yang direkomendasikan” ucapnya.

Menurut Irawan, pihaknya sejauh ini baru menjalani komunikasi bersama Satgas Covid-19 Kota Cirebon, itu pun secara lisan, belum tertulis resmi. 

“Dari Satgas merekomendasikan nanti simulasinya hanya guru, jangan bersama murid terlebih dahulu,” ucapnya.

Senada, Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah X Jawa Barat, Dra. Hj. Ester Miori Dewayani M.M.Pd, mengatakan, sekolah tatap muka direncanakan akan dilaksanakan pada tahun ajaran baru, Bulan Juli. 

“Nanti Adaptasi kebiasaan baru, prokes yang begitu ketat, dengan segala aturan dan ketentuan-ketentuan yang ada,” kata Ester.

Terkait simulasi, lanjut Ester, akan digelar simulasi guna memberikan pemahaman kepada para guru atau warga sekolah dalam menghadapi sekolah tatap muka nanti. 

“Sekolah sudah dilakukan beberapa cek, ada juga evaluasi mulai dari sarana prasarana yang disiapkan, termasuk dengan vaksinasi, warga sekolah divaksin dua kali,” ungkapnya. (Nur)

Kota Cirebon Satu Satunya Zona Merah di Jabar, Walikota Minta Prokes Ditingkatkan

 


FOKUSCIREBON,FC – Masuk satu-satunya zona merah di Provinsi Jawa Barat (Jabar), Wali Kota Cirebon minta masyarakat perketat protokol kesehatan (prokes). Masyarakat juga diminta jadi garda terdepan penerapan prokes. 

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., saat memberikan keterangan di hadapan wartawan, Senin, 24 Mei 2021.  “Kota Cirebon masuk zona berbahaya penyebaran Covid-19,” ungkap Azis. 

Untuk itu Azis meminta kepada masyarakat yang berada di sekitar Kota Cirebon untuk berhati-hati saat datang ke Kota Cirebon. “Lakukan pengetatan,” tegas Azis. 

Pengetatan yang dilakukan berupa penerapan prokes dengan baik saat berada di Kota Cirebon. “Setiap orang wajib memproteksi diri agar tidak tertular dan tidak menularkan kepada orang lain,” tegas Azis. 

Dijelaskan Azis, status zona merah merupakan risiko yang harus dihadapi saat kesadaran masyarakat untuk menjalankan prokes mulai menurun. “Saya tidak malu, tapi saya juga tidak bangga,” tegas Azis. 

Justru dengan kejadian ini masyarakat bisa selalu diingatkan kalau bahaya penyebaran Covid-19 selalu mengintai. Sehingga mereka tidak akan abai dan terus meningkatkan pelaksanaan prokes. 

Sebagai langkah menurunkan penyebaran angka penyebaran Covid-19, Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon telah menyusun sejumlah langkah. “Kami minta semua mematuhinya,” ungkap Azis. 

Sedangkan untuk tempat keramaian, seperti mall dan pusat perbelanjaan juga diminta menjaga pengunjungnya sesuai aturan,  yaitu 50 persen dari kapasitas dan menerapkan prokes dengan ketat. 

“Kita tidak bisa melarang aktivitas ekonomi, tapi kita minta masyarakat jadi garda terdepan dalam penerapan prokes,” tegas Azis. 

Adapun faktor yang menyebabkan Kota Cirebon masuk sebagai satu-satunya zona merah di Jabar dikarenakan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Cirebon rajin melakukan tracing dan testing hingga tingkat RT dan RW. 

Selain itu juga dikarenakan adanya sistem pelaporan yang bersifat akumulasi. Yaitu ada kejadian minggu lalu yang masuk minggu ini, sehingga terjadi peningkatan yang cukup tinggi. 

“Tapi tidak apa-apa. Kita sampaikan ini ke masyarakat. Sehingga mereka tidak abai menerapkan prokes dengan ketat,” tegas Azis. 

Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si., menjelaskan Pemda Kota Cirebon sudah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor:443/SE.43-PEM tentang Perpanjangan ke Delapan Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara proporsional dalam rangka penanganan Covid-19 di Kota Cirebon. 

“Yang kami lakukan diantaranya dengan menerapkan pembatasan aktivitas tempat usaha dan perkantoran,” ungkap Agus. 

Diantaranya pasar rakyat yang berupa pasar induk jam operasionalnya dimulai dari pukul 02.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB. Sedangkan pasar rakyat non induk dengan jam operasional mulai pukul 04.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB. 

Aktivitas di pusat perbelanjaan juga dibatasi hingga pukul 21.00 WIB dengan jumlah pengunjung sebesar 50 persen dari daya tampung ruangan. “Kegiatan belajar mengajar juga dilakukan daring/online,” tegas Agus. 

Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon, dr. Edy Sugiarto, M.Kes., menjelaskan saat ini mereka telah melakukan tes rapid sebanyak 9.566 dengan reaktif sebanyak 117. 

Sedangkan untuk tes swab sudah dilakukan terhadap 32.889 orang dengan jumlah positif sebanyak 5.524 orang. “Kasus penularan tertinggi ada di klaster rumah tangga,” ungkap Edy.

Masuknya Kota Cirebon ke zona merah penyebaran Covid-19 menurut Edy merupakan early warning system atau peringatan dini agar masyarakatnya kembali meningkatkan pelaksanaan prokes di lingkungan masing-masing. 

Edy juga yakin dalam dua pekan kedepan, Kota Cirebon bisa keluar dari zona merah, bahkan bisa pula masuk zona  hijau. (Nur)

Selasa, 25 Mei 2021

Inilah Roundown Acara Kunjungan Ketua Dewan Masjid Palestina di Kota Cirebon

Imam Masjid Gaza Palestina, Syekh Ma'mun Abu Samra


FOKUS CIREBON, FC - Roundown acara (sementara) kunjungan Ketua Dewan Masjid Palestina (Gaza) pada hari Rabu tanggal 26 Mei 2021 ke Kota Cirebon, yaitu :

Pukul 04.00 WIB tiba di Cirebon untuk melakukan sholat subuh berjamaah di MASJID SUBULUSSALAAM Permata  Harjamukti, Kelurahan Kalijaga.

Pada pukul 10.00 WIB, melakukan kunjungan Kemabes Laskar Macan Ali, dan dilanjutkan kunjungan ke dalam Keraton Kasepuhan bertemu dengan Pangeran Raja Lukman, Sultan Kasepuhan XV.

Pada pukul 12.00 WIB, melakukan sholat Dzuhur berjamaah di MASJID NURROHMAN Jalan Merpati  X Perumnas, Kelurahan Larangan.

Pukul 15.00 WIB menuju ke mesjid At Taqwa untuk melakukan tausiyah dan sholat Ashar berjamaah.

Kemudian pukul 17.00 WIB, melanjutkan perjalanan ke Prapatan Kadipaten, diteruskan menuju ke Kota Bandung. (Sunardi)

Imam Masjid Gaza Palestina Kunjungi Masjid Subulussalaam Harjamukti Kota Cirebon

Imam Masjid Gaza Palestina  Syeikh Ma'mun Abu Samra


FOKUS CIREBON, FC - 
Masjid Subulussalaam yang terletak di komplek Permata Harjamukti Utara Kelurahan Kalijaga Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon bakal kedatangan Imam Masjid Gaza Palestina  Syeikh Ma'mun Abu Samra, Rabu (26/5), sekaligus Melaksanakan Sholat Subuh 9dan menyampaikan Kuliah Subuh.

Menurut Ketua DKM Subulussalaam, Naim Abdurachman didampingi Sekretaris Solikhin, menjelaskan bahwa pihaknya mengucapkan rasa syukur kehadirat Allah SWT, karena Masjid Subulussalaam mendapat kehormatan yang sangat luar biasa dengan kedatangan Imam Masjid Gaza Palestina Syeik Ma'mun Abu Samra.

"Ini adalah keberkahan tersendiri bagi kami sebagai pengurus DKM Subulussalaam dan jamaah, dan kesempatan yang langka ini akan kami manfaatkan dengan sebaik baiknya dengan menghadirkan jamaah yang sebanyak banyaknya, walaupun kehadiran Syeikh Ma'mun Abu Samra akan datang pada saat Sholat Subuh. Insya Allah jamaah kami setiap Sholat Subuh selalu banyak, terlebih akan kedatangan tamu istimewa tersebut," ucapnya.

Pihaknya juga sangat berterima kepada Ustadz Didi Sunardi, SE selaku Sekretaris PD DMI Kota Cirebon yang juga Wasekjen PW DMI Jabar,  beserta Mega Afdal Fathir selaku Kepala Cabang Aksi Cepat Tanggap (ACT) Cirebon, yang telah memfasilitasi dan mengkoordinir kedatangan Syeikh Ma'mun Abu Samra di Cirebon.

"Mudah-mudahan pada saatnya semuanya sehat wal'afiat, dan Insya Allah Jamaah Masjid Subulussalaam pada kesempatan tersebut  juga akan ikut serta menyumbangkan donasinya untuk meringankan kaum muslim di Palestina dan menyerahkanya kepada Kacab ACT Cirebon," katanya, Selasa, (25/5/2021).

Menurut Naim, pada kegiatan ini dijadwalkan pula jika Kapolres Ciko, Dandim 0614, Kapolsek Seltim, Danramil Selatan1402, serta Camat Harjamukti dan Lurah Kalijaga juga Ketua RW 14 PHU, DKM se Kota Cirebon dan jamaah lainnya akan datang.

"Masjid Subulussalaam pada hari yang sama, Rabu 26 Mei 2021, oada pukul 18.00 WIB juga akan melaksanakan sholat gerhana bulan dengan Imam Sholat Alfakir Husni Mubarok, SH.I dan Khotib Ustadz Didi Sunardi, SE," terangnya.

Sementara itu, Kacab ACT Cirebon, Mega Afdal Fathir, membenarkan kegiatan tersebut, bahwa Syeikh Ma'mun Abu Samra akan datang ke Cirebon pada hari Rabu (26/5), setelah satu hari sebelumnya mengisi acara yang sama di wilayah Kabupaten Kuningan.

Selama berada di wilayah Kota Cirebon, kata Mega, Imam Masjid Gaza Palestina ini akan melakukan serangkaian kegiatan yang dimulai dengan mengisi acara sholat dan Kuliah Subuh di Masjid Subulussalaam. 

Kemudian pada pukul 11.45 WIB dilanjutkan dengan sholat dzuhur berjamaah dan ceramah di Masjid Nurrohman Jalan Merpati X Perumnas Kelurahan Larangan. "Pada pukul 15.30 WIB melaksanakan Sholat Ashar dan tabligh akbar di Masjid Raya At Taqwa Kota Cirebon," jelasnya.

Mega berharap, kegiatan bersama  Syeikh Ma'mun Abu Samra ini dapat berjalan aman, nyaman,  lancar. "Semoga acaranya sukses dan berharap pada jamaah dapat  mempersiapkan infaq dan shodaqohnya yang terbaik dalam rangka penggalangan dana untuk membantu kaum muslim di Palestina yang saat ini tengah memerlukan bantuan dari kita," paparnya. (Didi)

Minggu, 23 Mei 2021

Anggota Program Satu Desa Satu Hafizh Se-Kabupaten Cirebon, "Ngalap Berkah Al-Qur’an, Ngucup Doa Para Sepuh”

Acara Ijazah Tahfizh, dalam rangka “Ngalap Berkah Al-Qur’an, Ngucup Doa Para Sepuh” di gedung PCNU Kab.Cirebon, Selasa, (22/5/2021). 


FOKUS CIREBON, FC - Pengurus Cabang (PC) Jam’iyyatul Qurra’ Wal Huffazh Nahdlatul Ulama (JQHNU) Kabupaten Cirebon menggelar acara Ijazah Tahfizh, Sabtu, (22/5/2021).

Acara yang berlangsung di Gedung PCNU Kabupaten Cirebon itu bertajuk “Ngalap Berkah Al-Qur’an, Ngucup Doa Para Sepuh” dan dihadiri oleh anggota program Satu Desa Satu Hafizh (SADESHA) se-Kabupaten Cirebon. 

Penanggungjawab acara, Kiai Muhammad Mahdi Mujtahid mengatakan, Selain pemberian Ijazah Tahfizh, acara ini sekaligus halal bihalal anggota JQHNU Kabupaten Cirebon dan peserta Sadesha.

“Ini memang inisiatif dari pengurus JQHNU sendiri, harapannya dengan Ijazah ini para peserta semakin mencintai Al-Qur’an yang ada di dadanya,” kata Mahdi.

Lebih lanjut, Ijazah Tahfizh ini diberikan dari KH. Ahsin Sakho Muhammad, KH. Anwar Maksum, KH. Nurhadi Thoyyib, Ny. Hj. Afwah Mumtazah, KH. Abdul Basith Baedhowi, KH. Ibadullah Zaruqi, Ny. Hj. Nihayatul Muhtaj, KH. Lukman Hakim, KH. Muhaddits Rifai, dan Ny. Hj. Iis Aisyah.

Sementara itu, Ketua PC JQHNU Kab.Cirebon KH Ahmad Kholiq menyampaikan, Iajzah Tahfizh ini mungkin hal biasa bagi orang-orang penghafal Al-Qur’an, namun Insya Allah manfaatnya sangat luar biasa.

“Ijazah adalah mata rantai keilmuan atas disiplin ilmu tertentu, maupun amalan secara spesifik. Ia seperti pemberian ijin dari sang empunya kepada pemilik setelahnya,” ujarnya.

Ia mengaku, pencapian selama ini pengurus JQHNU Kab.Cirebon mampu mengkoordinir peserta Sadesha terbanyak se-Jawa Barat.

“Selain itu, JQHNU Kab.Cirebon juga telah menyelenggarakan kegiatan Sema’an Al-Qur’an rutin pada tiap hari Minggu. Dengan harapan, di Kabupaten Cirebon ruh Al-Qur’an semakin terasa, menjamur, serta familiar di masyarakat," tandasnya. (Jam)

Ruslan, S.Ag Menangi Pilwu Desa Campaga Talaga



Ruslan S.Ag, menemui tim dan para pendukungnya setelah memenangkan Pilwu Desa Campaga, Kabupaten Majalengka, Sabtu, (22/5/2021).


TALAGA, FC - Ruslan, S.Ag Nomor urut 1 Menangi Pemilihan Kuwu Desa Campaga, Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka untuk masa bakti  2021 - 2027 setelah unggul di 4 TPS yang tersebar di setiap Blok Desa Campaga.

Kemenangan Ruslan setelah meraih 823 suara, disusul nomor urut 2  Jeje Amrullah Syapari, S.Pd.I  mendapatkan 364 suara.

Kuwu terpilih Desa Campaga Ruslan S.Ag dengan visi Campaga  Masagi (Mandiri, Agamis, Sejahtera, Adil, Giat dan Inovatif ), bersyukur kehadirat Allah SWT atas kemenangan yang telah diraihnya.

Ruslan menjelaskan ini bukan kemenangan dirinya akan tetapi kemenangan seluruh masyarakat Desa Campaga yang selama ini telah memberikan kepercayaan dan amanah selama memimpin Desa Campaga di periode yang pertama.

"Insya Allah saya akan terus melanjutkan berbagai kegiatan pembangunan dan kemasyarakatan serta memberikan pelayanan  yang terbaik  kepada warga sesuai visi Campaga Masagi untuk 6 tahun mendatang," ujar Kuwu terpilih Desa Campaga Ruslan  S.Ag  

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Kuwu Terpilih Aceng Sambas merasa bersyukur dan bangga atas kemenangan yang diraih oleh Kuwu Ruslan.

Hal ini nenunjukkan bahwa kepemimpinannya selama ini telah banyak dirasakan oleh masyarakat Desa Campaga. 

"Ini nembuktikan bahwa beliau dalam menjalankan amanah dan kepercayaan melaksanakannya dengan baik," ungkap Aceng Sambas. (Sunardi)

Sabtu, 22 Mei 2021

DI Masjid Al Jami'ah IAIN Cirebon, Warga Kebangsaan Belanda Masuk Islam

Melalui kesadaran pribadi, warga kebangsaan Belanda memeluk agama islam yang posesnya dilakukan di Masjid Al Jami'ah IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

FOKUS CIREBON, FC - Kabar gembira kembali datang dari IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Kali ini datang dari Masjid Al Jami'ah IAIN Cirebon.

Di mana pada sore hari tadi, pukul 13.30 WIB, di Masjid Al Jami'ah IAIN SNJ Cirebon seorang  kelahiran Belanda bernama Charles Edward Koper masuk islam, Sabtu, (22/5/2021).


Pria kebangsaan Belanda ini tinggal di Perumahan GSP dan masuk agama islam dengan kesadaran sendiri. Di masjid tersebut, Charlea Edward prosesnya dibimbingan langsung oleh Dr. H. Nuryana. M.Pd.(Kajur Prodi IPS).

"Semoga beliau bisa Istiqomah menjaga iman dan Islam nya serta mampu menjalankan perintah Allah dan menjauhi segala larangan Nya," kata Pranata Humas IAIN SNJ Cirebon, H Muhamad Arifin, M.Pd.I. (din)

Gandeng Tiga Keraton di Cirebon, Jurusan SKI IAIN Cirebon Siapkan Masa Depan Mahasiswa

Disnatalis Jurusan SKI Ke 18 IAIN Syekh Nurjati Cirebon.


FOKUS CIREBON, FC - Perkembangan Jurusan Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) IAIN Syekh Nurjati Cirebon setiap tahunya semakin signifikan. Selain memiliki dosen-dosen yang profesional, SKI juga menggandeng tiga keraton besar di Cirebon untuk mempersiapkan masa depan mahasiswa. 

Demikian disampaikan Wakil Dekan 1, Fakultas UAD IAIN SNJ Cirebon, Dr H Anwar Sanusi seusai mengikuti kegiatan Disnatalis SKI ke 18, Jum'at (21/5/2021).

Menurut Anwar, disnatalis ini menjadi ajang silaturrahmi para alumni dan pengurus untuk saling mengisi bagi kemajuan SKI kedepan. "Tujuannya, melakuan refleksi dengan mengundang para alumni, termasuk alumni yang sukses," jelas Anwar kepada fokuscirebon.com

Anwar menjelaskan, peluang jurusan SKI untuk menata masa depan sangat cerah, di mana alumninya bisa jadi guru sejarah dan peneliti sejarah, karena banyaknya obyek-obyek sejarah di Cirebon, baik itu keraton, pesantren maupun situs-situs dan lainnya. "Sejarawan murni, seperti mas Farikhin, S.Hum (alumni) yg menjadi sejarawan keraton," kata Anwar 

Anwar Sanusi juga menjelaskan, bahwa Jurusan SKI ada sejak 25 Mei 2003 dan sudah mengalami beberapa kali pergantian kepengurusan. Pimpinan pertama sebagai Kajur adalah Drs. H. Munir Subarman, M.Ag dengan Sekjur Drs. Abu Chaer, M. Ag.. 

"Kemudian dilanjutkan oleh bapak Drs. Yayat Suryatna, M. Ag dan Sekretaris Drs. Jalaludin, MSi selama 2 periode. Dilanjutkan oleh ibu Dedeh Nurhamidah, M. Ag dg sekretaris Zaenal Masduki, MA, M.Si. Periode kedua bu Dedeh dengan sekretaris bu Aah Syafaah, M. Ag yang sekarang menjadi Ketua Jurusan," paparnya.

Soal prestasi yang sudah dicapai, terang Anwar, capaian prestasi ajademik, Jurusan SKI mendapatkan akreditasi A pada tahun 2017. "Jurusan SKI pada awalnya agak tersendat dalam penerimaan mahasiawa baru. Namun sekarang mengalami peningkatan yang signifikan,  seiringnya kebijakan Kementerian Agama bahwa untuk guru sejarah di MI, MTs, MAN adalah lulusan SKI, hal itu terbukti dengan banyak lulusan yang diterima sebagai ASN (guru)," terang Anwar.

Adapun prestasi mahasiswa SKI, jelasnya sangat bagus, ada yang juara nasional dalam membaca naskah, ada  juga juara MTQ tingkat Kota, bahkan team futsal IAIN didominasi mahasiswa SKI.

Kemudian dalam pengabdian masyarakat, SKI menggandeng pihak keraton Kesepuhan, Kanoman dan Kecirebonan, teramsuk sanggar seni lukis kaca, seni tari dan lain-lain. "Itu semua dilakukan guna mempersiapkan mahasiswa yang profesional di masa yang akan datang," tandasnya. (din)

Usai Liburan Idul Fitri 1442 H, Pemkot Cirebon Kembali Melaksanakan Vaksinasi Bagi Usia Lansia

FOKUS CIREBON, FC – Tingkatkan capaian vaksinasi bagi warga lanjut usia, Pemkot Cirebon kembali melaksanakan vaksinasi terhadap usia lansia pasca libur Idulfitri 1442 H.

Kota Cirebon sendiri untuk jumlah vaksin, baru mendapatkan penambahan sebanyak 1.860 vial pada 10 Mei 2021 lalu, jumlah ini bisa untuk 9.300 sasaran.

“Jadwal pemberian vaksin ini hanya libur selama empat hari saja, terhitung 12 Mei hingga 16 Mei, kemudian 17 Mei jadwal vaksinasi dilaksanakan kembali,” tutur Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon, dr. Katibi M.K.M., Jumat, 21 Mei 2021.

Ia menambahkan, pada bulan puasa kemarin, jumlah lansia yang divaksinasi belum meningkat secara signifikan. “Mungkin ada kekhawatiran vaksin saat puasa, meski sebetulnya bagi lansia yang divaksin saat puasa tidak ada keluhan apa-apa,” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada anggota keluarga yang terdapat lansia di dalamnya agar bisa memotivasi sehingga bersedia untuk divaksin. 

"Peran keluarga signifikan untuk memberikan motivasi, misalnya anak memotivasi orang tuanya yang sudah berusia lanjut,” ujarnya.

Selain itu, petugas vaksin juga melakukan jemput bola terhadap lansia yang akan divaksin, di antaranya dengan melaksanakan vaksinasi di pos-pos pelayanan di tiap RW. 

“Karena lansia kadang gerakannya terbatas, mereka biasa ada di rumah, sehingga kita dekatkan pelayanan di tiap RW,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Surveilans Imunisasi Dinkes Kota Cirebon, Bastijan, S.K.M. mengatakan, dari total 1.860 vial vaksin yang telah dikirim pada 10 Mei lalu sebetulnya masih kurang. 

“Meski dari jumlah tersebut hingga saat ini vaksinnya belum habis, namun mengingat Kota Cirebon terus mengupayakan vaksinasi bagi lansia ini sebetulnya jumlah itu masih kurang,” jelasnya.

Ia menambahkan, Dinkes Kota Cirebon melakukan ajuan tambahan vaksin melalui Dinkes Provinsi Jawa Barat. “Pengadaan vaksinnya kita ajukan lagi. Sebetulnya semakin cepat habis vaksinnya, maka semakin cepat kita bisa dapatkan vaksin tambahannya,” kata Bastijan.

Menurutnya, dalam satu hari, vaksinasi di Kota Cirebon bisa dilakukan di lebih 10 titik. “Selain lansia, saat ini vaksinasi juga dilakukan kepada tenaga pendidik SMA untuk pemberian yang kedua,” katanya.

Sementara itu, berdasarkan data vaksinasi di Dinas Kesehatan Kota Cirebon per Kamis, 20 Mei 2021, tenaga kesehatan dengan total 4.886 sasaran, pada vaksinasi ke-1 sudah 3.757 jiwa yang divaksin atau tercapai 76,89 persen dan tunda 231 jiwa atau 4,73 persen.

Pada vaksinasi ke-2 terdapat 3.423 jiwa atau 70,06 persen dan tunda 9 jiwa atau 0,18 persen. 

Untuk petugas publik terdapat 24.620 sasaran, pada vaksinasi ke-1 terdapat 29.306 jiwa atau 119,03 persen dan tunda 661 jiwa atau 2,68 persen, pada vaksinasi ke-2 terdapat 23.399 jiwa atau 95,04 persen dan tunda 54 jiwa atau 0,22 persen. 

Untuk lansia terdapat 34.812 sasaran, pada vaksinasi ke-1 terdapat 7.952 jiwa atau 22,84 persen dan tunda 174 jiwa atau 0,50 persen, pada vaksinasi ke-2 terdapat 3.266 jiwa atau 9,38 persen dan tunda 5 jiwa atau 0,01 persen. (Nur)

Jumat, 21 Mei 2021

Camat Harjamukti Lantik H Anang JS Sebagai Ketua RW 14 PHU Kelurahan Kalijaga

Camat Harjamukti R. Yuki Maulana Hidayat, SSTP melantik H. Anang Juli Suryanto sebagai Ketua RW 14 Permata Harjamukti Utara.


FOKUS CIREBON, FC - Camat Harjamukti R. Yuki Maulana Hidayat, SSTP melantik H. Anang Juli Suryanto sebagai Ketua RW 14 Permata Harjamukti Utara Kelurahan  Kalijaga Masa Bakti 2021 - 2025 di halaman kantor Kelurahan Kalijaga, Jum'at, (21/5/2021).

Camat Harjamukti R.Yuki Maulana Hidayat, SSTP dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Panitia Pemilihan RW yang telah bekerja keras melaksanakan tugasnya sekligus membubarkan kepanitiannya,

Selain itu bahwa tentang Jabatan Ketua RW sudah diatur dalam Peraturan Walikota Nomor 49 Tahun 2020, dengan masa jabatan 5 tahun, pemilihan RW pun pemilihnya adalah Kepala Keluarga ( KK ) masing masing.

Jabatan Ketua RW adalah ibadah sehingga jadikan jabatan RW ini semata mata untuk mengabdi kepada masyarakat dan melayani masyarakat dengan penuh keikhlasan dan mengharap ridho Allah SWT.

Selain itu, karena masih dalam masa pandemi 19 tingkatkan terus protokol kesehatan dalam rangka menjaga diri, keluarga dan masyarakat. Serta manfaatkan vaksinasi untuk menjaga imun agar lebih kuat dan sehat.

Ketua RW 14 PHU H. Anang Juli Suryanto dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi tingginya kepada semua pihak yang telah membantu dalam pelaksanaan pemilihan Ketua RW dengan baik, aman dan lancar.

Anang pun mengucapkan terima kasih kepada Ketua RW lama atas pengabdiannya kepada masyarakat selama 2 periode,  dan dirinya siap akan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dan bersinergi dengan berbagai pihak dalam rangka melaksanakan program pembangunan di wilayahnya.

Sementara itu, menurut Lurah Lurah Kalijaga Dewi Ratnawati, SSTP, kepengurusan RW 14 Permata Harjamukti Utara masa bakti 2021 - 2026 berdasarkan SK Camat Harjamukti adalah Ketua H. Anang Juli Suryanto, Sekretaris H. Moh. Drais, SH MH dan Bendahara Sukarna, SE.

Dalam kesempatan tersebut turut pula dilantik Ketua RW 04 Tugu Dalam dan dihadiri oleh Unsur Kecamatan Kelurahan, RW se Kelurahan Kalijaga, LPM, Babinsa dan tamu undangan lainnya dengan memperhatikan protokol kesehatan  yang ketat. (Sunardi)

Kenaikan Jabatan Fungsional, 11 Tenaga Pendidik dan Kependidikan di Lingkungan IAIN Cirebon Dilantik

Prosesi Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan bagi 11 pegawai di lingkungan IAIN SNJ Cirebon, Jum'at (21/5/2021).


FOKUS CIREBON, FC - Dalam rangka meningkatkan kinerja kepegawaian di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Rektor IAIN Cirebon atas nama Menteri Agama RI, melantik 11 pegawai sekaligus pengambilan sumpah jabatan fungsional, Jum'at (21/5/2021).

Kegiatan yang diselenggarakan di lantai 3 gedung Rektorat IAIN SNJ Cirebon disaksikan langsung oleh para saksi yakni Wakil Rektor 2, Dr Kartimi M.Pd dan Kepala AUAK IAIN Cirebon, Drs H Subarja, M.Pd.

Sub Koordinator Kepegawaian, Hj Yayah Nurhidayah menjelaskan, ke  sebelas pegawai yang dilantik dan diambil sumpahnya itu, dua di antaranya adalah Widodo Winarso M.Pd.I (dosen di FITK) dan Dr Wardah Nuroniyah M.S.I (dosen di FSEI). Keduanya mendapatkan Kenaikan jabatan fungsional sebagai Lektor Kepala.

Kemudian 7 orang pegawai Arsipatoris, 1 orang Analis Kepegawaian Ahli Muda dan 1 orang lainnya sebagai Pranata Laboratorium di Pendidikan FSEI.

"Itulah 11 nama pegawai yang mengikuti prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan. Kemudian dilanjutkan dengan penandatangan pakta integritas, dan selanjutnya penyerahan secara simbolis SK Menteri Agama tentang pengangkatan dalam jabatan," jelasnya kepada fokuscirebon.com.

Hal senada juga disampaikan Wakil Rektor 2, Dr Kartimi M.Pd terkait  pelantikan dan pengambil sumpah pada 11 pegawai ini. Mereja yang dilantik, diharapkan bisa menata lebih baik lagi, karena ini sesuai reformasi birokasi bahwa untuk tenaga perguruan itu berubah menjadi fungsional.

"Ini adalah peningkatan kualitas SDM terkait dengan jenjang karirnya, dan ini adalah program Warek 2, sehingga kedepan diharapkan ada banyak lagi dosen yang mengajuk doktor, juga dari Lektor ke Lektor Kepala," pinta Kartimi.

Sementara itu, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag dalam sambutannya menyatakan, bahwa ada dua hal yang ingin dia sampaikan, pertama mengucapkan selamat kepada tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang hari mendapatkan kenikmatan kenaikan jabatan fungsional.

Yang kedua, kata Sumanta, baik atas nama pimpinan maupun seluruh civitas akademika, mengharapkan dengan sesungguhnya bahwa dengan kenaikan jabatan fungsional ini berdedikasi kepada pelayanan yang prima, baik pada tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan.

"Tentu saja dengan memberikan konstribusi yang positif bagi kemajuan, serta membawa arah perbaikan dan perubahan," kata  Sumanta. (din)

Pemda Kota Cirebon Raih Opini Wajar Tanpa Pengecualian 5 Kali Berturut-turut

 


FOKUS CIREBON, FC – Kota Cirebon raih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2020. Opini WTP mampu dipertahankan selama lima kali berturut-turut. 

Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H, usai menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP)  LKPD tahun anggaran 2020 di aula Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jabar, Jalan Moch Toha No 164 Bandung, Jumat 21 Mei 2021, mengucapkan terima kasih kepada Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jabar.

Demikian juga terima kasih kepada tim pemeriksaan LKPD Pemda Kota Cirebon, Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Cirebon selaku tim penyusun LKPD, dan tim review dari Inspektorat serta semua pihak yang telah mendukung serta memberikan kontribusi untuk kelancaran penyusunan LKPD Pemda Kota Cirebon tahun anggaran 2020. 

“Ini kelima kalinya, secara berturut-turut Pemda Kota Cirebon mendapatkan opini WTP dalam Laporan keuangannya,” ungkap Azis. 

Dijelaskan Azis, laporan keuangan yang baik akan menjadi sumber informasi strategis bagi setiap pengambil keputusan. Untuk itu, Pemda Kota Cirebon selalu serius menindaklanjuti semua hasil pemeriksaan dari BPK. 

“Pelaporan keuangan yang baik tidak hanya berujung pada pencapaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),” ungkap Azis. 

Namun ada hal yang lebih penting, yaitu laporan keuangan tersebut akan menjadi sumber informasi yang sangat strategis, khususnya untuk setiap pengambilan keputusan di Kota Cirebon. 

Untuk itu, lanjut Azis, Pemda Kota Cirebon sangat serius dalam menindaklanjuti hasil pemeriksaan BPK atas laporan keuangan daerah. 

“Melalui action plan yang dilaksanakan secara menyeluruh di setiap satuan kerja perangkat daerah (SKPD),” ungkap Azis. 

Sehingga tidak terbatas pada SKPD yang menjadi temuan oleh BPK. Selain itu, Pemda Kota Cirebon juga selalu memonitor perkembangan penyelesaian hasil pemeriksaan BPK yang dilakukan oleh seluruh SKPD. 

“Serta memastikan bahwa perbaikan tersebut telah dilaksanakan dengan baik,” ungkap Azis. 

Seperti diketahui, sesuai amanat UU No 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara serta UU No 15 tahun 2006 tentang BPK dan UU No 23 tahun 2014 beserta perubahannya tentang Pemerintah Daerah menyebutkan pemerintah daerah di kabupaten dan kota di Jabar diwajibkan untuk menyerahkan laporan keuangan kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). 

Laporan keuangan tersebut kemudian akan diaudit untuk kemudian diberikan penilaian. Sejak 2017, Pemda Kota Cirebon berhasil meraih opini WTP atas LKPD dan berhasil terus dipertahankan hingga kini. (din)

Kamis, 20 Mei 2021

Jurusan SKI IAIN Cirebon Perkenalkan Ragam Sumber Sejarah di Arsip Nasional dan Perpustakaan Nasional

Seminar Webinar yang diselenggarakan Jurusan SKI IAIN SNJ Cirebon hadirkan dua narasumber dari Arsip Nasional dan Perpustakaan Nasional.


FOKUS CIREBON, FC - Jurusan Sejarah Kebudayaan Islam  IAIN Syekh Nurjati Cirebon, bekerjasama Himpunan Mahasiswa Jurusan SKI menyelenggarakan seminar webinar dengan tema “Mengenal Ragam Sumber Sejarah di Arsip Nasional dan Perpustakaan Nasional”. Kamis, (20/05/2021)

Kegiatan dimaksud untuk meningkatkan pemahaman akan sumber sejarah dengan menggandeng dua narasumber yakni Akhmad Nakhrowi S.Hum sebagai arsiparis ahli dari Arsip Nasional Republik Indonesia dan Frial Ramadhan Supratman sebagai Pustakawan ahli dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

Kegiatan Seminar dibuka oleh Ketua Jurusan Sejarah Kebudayaan Islam, Aah Syafaah, M.Ag, dan dan dihadiri lebih kurang 100 Mahasiswa Jurusan SKI, Pustakawan, Arsiparis, serta masyarakat umum, dan disiarkan langsung melalui kanal Youtube.

Ketua Jurusan SKI, Aah Syafaah, M.Ag mengatakan,  acara ini adalah bagian dari representasi penelusuran sumber sejarah secara nyata, yang dalam hal ini harus dihadapi oleh mahasiswa-siswi di kemudian hari. 

Oleh karenanya, acara ini berguna sebagai pembekalan bagi para mahasiswa-siswi sejarah kebudayaan islam khususnya dan masyarakat peminat sejarah pada umumnya. 

Untuk kemudian dapat melakukan penelusuran sumber dengan baik serta mengenali dengan seksama ragam-ragam sumber sejarah yang ada, baik di Arsip Nasional maupun Perpustakaan Nasional RI.

“Jadi berhubung sekarang sedang masa pandemi dan barangkali di antara para mahasiswa kesulitan untuk dapat ke perpustakaan nasional dan arsip nasional,  maka saya berinisiatif untuk menghadirkan arsip nasional dan perpustakaan nasional dengan dua narasumber ke kampus kita di Cirebon," jelasnya.

Dihadirkanya dua narasumber ahli ini, kata Aah, untuk  memaparkan berkaitan ragam sumber sejarah di ANRI dan Perpusnas.

Sementara itu, Akhmad Nakhrowi dalam pemaparan materinya menegaskan bahwa  representasi arsip pada masa sekarang mengalami suatu perubahan yang cukup siginifikan, mulai dari yang bentuknya konvensional, yakni dalam bentuk naskah kuno ataupun arsip lama, sampai kepada bentuk audio visual yang modern seperti tayangan wawancara visual ataupun film yang pada saat ini bisa kita nikmati. 

Sedangkan menurut narasumber lainnya, Frial Ramadhan Supratman, banyak sumber-sumber berupa surat kabar yang belum terjamah dan menanti untuk kemudian diteliti oleh para sejarawan. 

Ia juga memberikan semangat kepada para sejarawan muda untuk kemudian dapat melakukan penelitian langsung pada sumbernya. (din)


Kejaksaan Negeri Kota Cirebon Luncurkan Aplikasi Sistem Informasi Pendampingan Hukum

Peluncuran aplikasi SIPAKUM


FOKUS CIREBON, FC - Permudah pendampingan hukum, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Cirebon segera luncurkan aplikasi Sistem Informasi Pendampingan Hukum (Sipakum). 

Dalam kegiatan Expose aplikasi Sistem Informasi Pendampingan Hukum (Sipakum) kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemda Kota Cirebon yang diselenggarakan di  aula Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kota Cirebon, Rabu, 19 Mei 2021.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si, menjelaskan kegiatan hari  ini merupakan tindak lanjut ditandatanganinya Memorandum of Understanding (MoU) antara Wali Kota dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) beberapa waktu lalu. 

“Yaitu dalam rangka  pendampingan hukum perdata dan tata usaha negara antara Pemda dengan Kejari Kota Cirebon,” ucapnya Agus.

Hanya saja, bentuk pendampingan tersebut saat ini dipermudah. Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menginginkan pendampingan tidak perlu datang ke kantor Kejari Kota Cirebon. 

Namun cukup mendaftar melalui aplikasi Sipakum yang dilengkapi dengan persyaratan yang dibutuhkan. "Kita terus berupaya melakukan proses digitalisasi,” paparnya. 

Dengan digitalisasi, sejumlah pengeluaran bisa ditekan, termasuk dalam penggunaan kertas. 

Expose yang digelar hari ini, lanjut Agus, untuk mendapatkan masukan dari perangkat daerah serta dari Kejaksaan. “Tadi ada sejumlah masukan untuk melakukan perbaikan,” ungkap Agus. 

Selanjutnya setiap OPD bisa memanfaatkan aplikasi ini saat mendaftarkan permohonan pendampingan hukum dari Kejari saat menggelar sejumlah kegiatan. 

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Cirebon, Ewang Jasa Rahadian, S.H, M.H, menjelaskan OPD sebagai pemohon pendampingan hukum dari jaksa pengacara negara kini tidak perlu lagi datang ke kantor. “Tidak perlu ke kantor. Bisa melalui aplikasi ini,” jelas Ewang. 

Permohonan pendampingan tentu dengan melampirkan sejumlah persyaratan yang dibutuhkan. “Nanti akan kita telaah dan kita jawab setelah memenuhi persyaratan,” tuturnya. 

Ditargetkan dalam dua pekan kedepan, aplikasi ini sudah bisa digunakan untuk pendampingan hukum terhadap OPD di Kota Cirebon. “Dengan digitalisasi, tidak terbatas ruang dan waktu. Semakin mempermudah kita,” tandas Ewang. (Heri)

Restoran Himas Sebarkan Spirit Sociopreneur

Restoran Himas menyajikan menu dengan artistik sehingga membangkitkan selera. 


FOKUS CIREBON, FC - Himas Coffee and Eatery, Jum'at, (7/5/2021) mengadakan makan bersama anak yatim. Bahkan sejak tahun lalu, restoran di Kota Cirebon ini memang rutin menyelenggarakan acara "Jum'at Berbagi", yakni makan bersama saat Jum'at pekan kedua dan keempat setiap bulan. Himas mengundang warga yang memiliki penghasilan terbatas. 

"Kami berharap, program tersebut dapat terus terlaksana. Bukan semasa pandemi saja, namun juga harus selamanya," ujar owner Himas, Teddy Dharmadi Chandra kepada media fokuscirebon.com, Kamis, (20/5/2021). 

Teddy berupaya total mengajak atau melibatkan para karyawannya untuk mengikuti atau mendukung agenda itu. Himas mempunyai banyak karyawan. 

"Karyawan setia melayani warga dalam acara Jum'at Berbagi. Tapi yang penting, dari sini karyawan belajar menanamkan jiwa social entrepreneurship (sociopreneur) dalam dirinya. Yakni, karyawan atau pebisnis wajib peduli membantu dan aktif mengikuti kegiatan sosial," ungkap Teddy. (din)

IAIN Cirebon Siap Menerima Mahasiswa Baru dengan Fasiltas Belajar dan Dosen Profesional

Salah satu brosur Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) di Prodi Pasca Sarjana IAIN SNJ Cirebon.

FOKUS CIREBON, FC - Brosur Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2021, IAIN Syekh Nurjati Cirebon mulai dibuka bagi lulusan SMA dan Aliyah di wilayah 3 Cirebon dan sekitarnya.

Pranata Humas IAIN Syekh Nurjati Cirebon, H Muhamad Arifin M.Pd.I menyatakan, brosur PMB ini sebagai bahan informasi bagi pendaftar untuk lebih mengetahui informasi seputar kampus IAIN Cirebon.

"Ini sebagai media informasi agar Prodi-Prodi yang diminati (Program Studi) dapat diakses langsung oleh para pendaftar melalui informasi yang sudah kami siapkan dan kami sediakan," ucap Arifin.

Brosur yang dikeluarkan, kata Arifin, bukan saja terbatas pada Prodi- Prodi S1, tetapi juga Prodi S2 dan S3 (Pasca Sarjana). 

"Bahkan brosur yang kami siapkan, juga menyangkut fasilitas belajar, termasuk para dosen profesional, sehingga para pendaftar bisa langsung memilih atau menentukan prodi yang diminatinya," terangnya. (din)