Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 05 Oktober 2021

PBB Mencapai Target Mendorong Kesehatan Struktur APBD


KABUPATEN CIREBON.- Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Cirebon, Deni Agustin mengatakan, hingga triwulan 3 pada 30 September 2021, PBB di Kabupaten Cirebon mencapai target triwulan 3.

"Ketercapaian target ini berkat dukungan para camat dan kuwu yang tetap konsen dan berkomitmen dalam optimalisasi pajak," kata Deni di Sumber, Cirebon, Selasa (5/10/2021). 

Deni menjelaskan, pajak daerah sangat penting untuk menjaga kesehatan struktur APBD yang salah satunya melalui pajak daerah Sehingga penting untuk memenuhi target daripada PBB ini. 

"Dari evaluasi PBB hari ini, diharapkan ada kesamaan sikap agar target PBB sampai dengan akhir jatuh tempo di akhir Oktober dapat tercapai,” kata Deni. 

Dirinya mengaku, masih ada desa yang prosentase raihan realisasinya penerimaan masih rendah.Ada beberapa hal yang akan dilakukan Pertama, prosentase penerimaan PBB bagi desa yang masih rendah akan menjadi salah satu objek pemeriksaan Inspektorat. 

Kedua, pihaknya mendorong kepada desa untuk memanfaatkan kebijakan pemerintah daerah yaitu pemberian diskon untuk pembayaran PBB bulan oktober ini sebesar 5%," katanya. 

Setelah lewat bulan Oktober, pemberian diskon untuk pembayaran pajak PBB ini sudah tidak berlaku lagi. Artinya sudah kembali normal tidak ada lagi pengurangan.

"Penghapusan denda sudah berakhir di tanggal 30 September. Artinya mulai tanggal 1 Oktober ini, sehingga untuk keterlambatan pembayaran pajak akan dikenakan denda," kata Deni.

Masih menurut deni, Bapenda telah melakukan beberapa langkah-langkah dalam upaya optimalisasi penerimaan PBB yaitu pihaknya telah melakukan upaya penagihan dan pemeriksaan kepada desa yang memiliki piutang PBB,selain itu pihaknya juga telah menjalin kerjasama dengan kejaksaan dalam upaya penagihan piutang PBB.

Sekda Kabupaten Cirebon, Rahmat Sutrisno, berterima kasih kepada para camat atas kinerjanya dalam membantu PBB ini. 

"Tahun kemarin 27 persen, sekarang 49 persen. Itu kerja keras teman-teman di lapangan. Kami berharap optimalkan mumpung masih ada waktu. Tolong selamatkan APBD selagi masih ada waktu. Kita bersama-sama selamatkan pemerintah dan harapan kita untuk memberikan pelayanan dengan baik," kata Rahmat. (Indah)

Seleksi Akademis Pilwu Serentak Bagi Bakal Calon Kuwu, Pemkab Cirebon Gandeng UMC


FOKUS CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon akan mengandeng Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) untuk melakukan seleksi akademis bagi bakal calon kuwu. Hal tersebut dilakukan karena ada beberapa desa yang memiliki bakal calon lebih dari lima orang.

Bupati Cirebon Drs.H.Imron, M.Ag mengatakan, sebanyak 19 desa yang tahun ini menggelar pemilihan kuwu serentak memiliki calon lebih dari 5. Yang terbanyak yaitu di Desa Gempol Kecamatan Gempol memiliki bakal calon kuwu sebanyak 14 orang.

"Akan dilaksanakan seleksi akademis berkerja sama dengan UMC, sehingga diharapkan bisa dihasilkan calon kuwu yang memiliki nilai terbaik," kata Imron di Gedung Setda Kabupaten Cirebon, Kecamatan Sumber, Selasa (5/10/2021).

Dalam rapat koordinasi persiapan seleksi akademis ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, tim fasilitasi, tim pengawasan dan tim Keamanan Pilwu, Rektor dan tim seleksi dari Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) sebagai penguji akademis para bakal calon kuwu. Seleksi tersebut akan dilakukan pada pertengahan Oktober ini.

Imron mengatakan, pemilihan kuwu sangat berbeda dengan pemilu (pilkada/pileg) lantaran antusiasme masyarakat sangat tinggi. Pemerintah pun meminta kepada aparat keamanan untuk memetakan titik yang berpotensi menimbulkan konflik. "Perlu adanya perhatian khusus ," kata Imron.

Rektor UMC Arif Nurudin, MT. menekankan bahwa, Prinsip Pelaksanaan Seleksi Akademis bakal calon kuwu nanti yaitu netral / non-intervensi, objektif dan transparan.

Selain itu bahwa sebelum pelaksanaan seleksi akademis  nanti, pihaknya terlebih dahulu akan melakukan simulasi dan pemberian modul materi yang akan di ujikan, sehingga diharapakan para peserta tes memiliki kesiapan dalam pelaksanaannya.

Kepala DPMD Kabupaten Cirebon, Erus Rusmana mengatakan, tahapan pemilihan kuwu di Kabupaten Cirebon saat ini sudah melewati penjaringan tahap 2.

"Dari 135 desa yang melaksanakan Pilwu, terdapat 19 desa yang bakal calonnya akan mengikuti test akademis dengan jumlah peserta sebanyak 138 orang bakal calon kuwu" katanya. (Bam)

Pemda Kabupaten Cirebon Gelar Seleksi CASN


FOKUS CIREBON - Pelaksanaan tes calon aparatur sipil negara (CASN) untuk lingkungan Pemerintahan Kabupaten Cirebon dimulai pada hari ini, Selasa (5/10/2021) di Hall Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC), Jalan Fatahillah, Kelurahan Watubelah, Kecamatan Sumber, Selasa (5/10/2021).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon Rahmat Sutrisno mengatakan, pada proses seleksi 2021 ini, Pemerintah Kabupaten Cirebon membutuhkan 91 formasi. Sedangkan jumlah pelamar mencapai 2.174.

Menurut Rahmat, semua peserta harus mengikuti semua petunjuk pelaksanaan tes tersebut.

"Ini artinya, semua pelamar harus bersaing," kata Rahmat di Hall UMC Kabupaten Cirebon, Selasa (5/10/2021).

Rahmat mengimbau kepada seluruh peserta agar tidak memercayai seseorang yang menjanjikan kelulusan.

"Kami ingatkan, segera melaporkan bila ada yang menjanjikan untuk seleksi CPNS. Jangan tertipu, kami ingin pelaksanaan ini berkualitas," katanya.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional 3 Jabar Tauchid Djatmiko, SH., M.Si mengatakan, pelaksanaan tes dilakukan secara ketat, sehingga dipastikan tidak ada joki untuk membantu kelulusan.

"Jangan sampai percaya kalau ada yang menjanjikan atau mengiming-imingi," katanya. (din)

Bupati Cirebon : Peran TNI Sangat Besar dalam Membantu Pemerintah Daerah


FOKUS CIREBON - Kodim 0620/Kabupaten Cirebon menggelar Upacara Peringatan HUT ke-76 TNI secara virtual  di Makodim setempat, Selasa (5/10/2021). 

Upacara peringatan HUT ke-76 TNI dilakukan terpusat di Istana Negara. Peringatan ini mengusung tema "Bersatu, Berjuang, Kita Pasti Menang. Acara tersebut diikuti Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag dan Forkopimda Kabupaten Criebon. 

Dandim 0620/Kabupaten Cirebon, Letkol Inf Sugir, S.I.P., M. Tr.(Han), mengatakan, Kodim 0620 merupakan suatu instansi

yang berada di lintas sektoral di dalamnya ada unsur Polri, Pemda untuk saling bahu membahu mengatasi masalah yang ada di Kabupaten Cirebon. 


"Untuk saat ini berjuang tidak lagi mengangkat senjata, tetapi di sini dibutuhkan tenaga dan pikiran bagaimana permasalahan yang ada di Kabupaten Cirebon ini bisa terselesaikan atas kerjasama dan sinegritas semua pihak," katanya. 

Sugir mengungkapkan, dalam peringatan HUT ke-76 TNI, pihaknya masih memprioritaskan sektor untuk penanganan Covid-19. Bahkan, Kodim 0620 terus gencar melakukan vaksinasi untuk masyarakat Kabupaten Cirebon. 

"Kodim sendiri bergerak aktif satu tim  Poskesdim dengan menjemput bola jadi kita berkeliling tidak hanya di kodim saja, tetapi kita datangi tempat-tempat baik masyarakat sekolah untuk melakukan Vaksinasi," katanya. 

Selain itu, Sugir menambahkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon terkait Vaksinasi. 

"Untuk kodim sendiri sekarang fokus di sekolah. Sebab, sekarang sudah mulai PTM, karena kami takutkan ada sisi-sisi rawan penyebaran Covid-19 di sekolah sehingga kita percepat vaksinasi," katanya. 

Sugir menambahkan, pihaknya terus melakukan serbuan vaksin untuk membantu Pemerintah Kabupaten Cirebon mendapatkan herd immunity sebanyak 70 persen warganya. 

Sementara itu, Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag mengatakan, peran Kodim 0620 sangat besar dalam membantu pemerintah daerah. Bahkan, di masa pandemi Covid-19 ini TNI selalu hadir membantu. 

"TNI (Kodim 0620) selalu mendukung program Pemkab Cirebon. Baik kesehatan maupun pembangunan daerah," katanya. 

Menurut Imron, dalam penanganan Covid-19, Kodim 0620 selalu membantu pemerintah daerah dalam penanganannya. 

"Vaksinasi di Kabupaten Cirebon baru mencapai 22 persen lebih, dan itu merupakan bantuan dari TNI dan Polri, kalau mengandalkan Pemkab sendiri kayanya masih kurang karena stok vaksin di kita masih terbatas," katanya. 

Imron menambahkan, TNI selalu membantu dalam program pemerataan pembangunan hingga pelosok desa. 

"TNI ada program TMMD, itu sangat membantu pemerintah daerah dalam pembangunan di daerah pedesaan," katanya. (din)

Senin, 04 Oktober 2021

Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Kesenden, Pemda Kota Cirebon Ucapkan Selamat HUT Ke 76 TNI


FOKUS CIREBON – Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon menyampaikan selamat hari ulang tahun (HUT) ke-76 TNI. Sarana dan prasarana di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kesenden yang rusak juga segera diperbaiki.

Jelang peringatan HUT ke-76 TNI, ziarah nasional dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) digelar di berbagai daerah di Indonesia. Di Kota Cirebon, ziarah nasional dan tabur bunga dilakukan di TMP Kesenden, Senin (4/10/2021). Sebelum ziarah dan tabur bunga, terlebih dahulu digelar upacara yang dipimpin oleh Kepala Staf Korem (Kasrem) 063/SGJ, Letkol (Inf) Heri Rustanto.

Turut hadir  Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si. dan segenap unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Cirebon.

Sekda Agus atas nama pemda dan masyarakat Kota Cirebon menyampaikan selamat hari ulang tahun ke-76 TNI. 

“Kita berharap TNI terus mengawal pertahanan dan keamanan Republik Indonesia. NKRI harga mati,” kata Agus

Agus juga yakin TNI senantiasa menjadi kebanggaan bangsa Indonesia. Ia bersama dengan Dandim 0614 Kota Cirebon, Letkol (Inf) Andi Hasbullah juga sempat melihat kondisi yang ada di TMP Kesenden. 

“Kami melihat ada beberapa yang memang perlu dilakukan pemeliharaan dan perbaikan,” katanya.

Pemeliharaan dan perbaikan itu diantaranya masih ada alang-alang yang belum terbabat, sarana dan penerangan yang ternyata tidak berfungsi dan lainnya. 

Kami sudah meminta kepada Pak Asep (kepala UPT TMP) untuk segera melapor ke Kepala Dinas Sosial,” ujar Agus.

Dengan begitu bisa langsung dilakukan perbaikan. “Jangan sampai saat momentum ziarah malam atau renungan suci kondisi disini gelap sekali,” tutur Agus. Sedangkan untuk pengelolaan TMP Kesenden berada di bawah Dinas Sosial Kota Cirebon. (din)

Lolos Ke Final, Tiga Mahasiswa FSEI IAIN Cirebon di Jambore Ekonomi Syariah Nasional III Terus Berjuang

Inilah Mahasiswa FSEI IAIN Cirebon yang menjadi kontingen Jambore Ekonomi Syariah Nasional III, di UIN Surakarta.


FOKUS CIREBON - Semangat tinggi yang tak mudah pupus dan pantang menyerah, terus menggelora di tubuh tiga mahasiswa Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang lolos masuk final.

Ketiganya tengah berjuang merebut kejuaraan di Jambore Ekonomi Syariah Nasional III, yang tengah berlangsung lima hari sejak 3 sampai 7 Oktober 2021, bertempat  di UIN Surakarta, Jawa Tengah.

Pada ajang tersebut, mahasiswa FSEI selain mengikuti Jambore Ekonomi Syariah Nasional III juga Forum Nasional (Fornas) Mahasiswa Ekonomi dan Bisnis Islam Indonesia (MEBI) III.

Dekan FSEI IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Aan Jaelani MAg menjelaskan, kegiatan yang berlangsung lima hari kedepan tersebut, tiga mahasiswa FSEI berhasil masuk final.

“Pada Jambore Ekonomi Syariah III ini, alhamdulillah, 3 mahasiswa kita (FSEI IAIN Syekh Nurjati Cirebon) berhasil masuk ke final dan hari ini sedang berjuang untuk meraih prestasi yang gemilang,” kata Aan, Senin (4/10/2021).

Aan juga menambahkan, ke tiga mahasiswa yang berhasil masuk ke final tersebut, mengikuti lomba debat ekonomi syariah, video kreatif ekonomi syariah, business plan, seni teater, dan call for paper.

“Tentu saja kami berharap mereka terus  memiliki semangat juara dan kita diharapkan dapat memperoleh hasil yang terbaik untuk peningkatan kompetensi mahasiswa, terutama di bidang ekstrakurikuler. Selain itu juga untuk akreditasi, baik di jurusan, fakultas, maupun di tingkat institut," katanya.

Untuk itu, harap Aan, semangat dan perjuangan mereka bisa menjadi tauladan yang baik untuk adik-adik mahasiswa di masa yang akan datang untuk terus memiliki semangat berprestasi atas nama IAIN Syekh Nurjati Cirebon,” terangnya. (din

Jumat, 01 Oktober 2021

Jelang Musim Hujan, DPUPR Kota Cirebon Tingkatkan Pemeliharaan Drainase

FOKUS CIREBON – Pemerintah Daerah Kota Cirebon melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) meningkatkan intensitas pemeliharaan drainase, menjelang datangnya musim hujan.

Hal itu dilakukan guna memastikan kondisi drainase siap dialiri air dengan debit lebih tinggi dibanding sebelum musim hujan. Setidaknya dapat mengurangi potensi luapan air ketika intensitas hujan tinggi.

Kepala DPUTR Kota Cirebon, Syaroni ATD., M.T., menuturkan, prioritas pemeliharaan drainase diantaranya di ruas Jalan Cipto Mangunkusomo dan Jalan Terusan Pemuda. Di ruas jalan tersebut sering terjadi genangan air saat musim hujan.

“Ini sebagai langkah antisipasi terjadi genangan air di badan jalan pada ruas yang sering terjadi genangan,” kata Syaroni, Kamis (30/9/2021), di Balai Kota Cirebon.

Pemeliharaan yang dilakukan meliputi membersihkan gorong-gorong, penyedotan lumpur dan membersihkan sampah yang menutupi drainase. “Hampir semua drainase yang rawan genangan sudah kami bersihkan,” ujarnya.

Menurut Syaroni, saat musim hujan tidak ada ruas jalan di Kota Cirebon yang banjir, melainkan hanya ada genangan air. 

“Kalau banjir itu air surutnya lebih dari sehari. Sedangkan genangan air surut dalam hitungan jam,” katanya.

Pihaknya, lanjut Syaroni, telah menyiapkan tim khusus di saat terjadi genangan air pada musim hujan. Hal ini berkaitan dengan instruksi walikota Cirebon tentang siaga bencana di musim hujan. “Kami ada tim yang siap diterjunkan kapan pun dan di mana pun,” kata Syaroni.

Dia juga mengaku terbuka menerima pengaduan dari masyarakat terkait infrastruktur di Kota Cirebon. Baginya, kenyamanan adalah prioritas utama yang diberikan sebagai pelayan masyarakat. 

“Kalau ada keluhan terkait infrastruktur kami siap akan turun memperbaiki,” katanya. (din)

Kamis, 30 September 2021

Bupati Imron : Lulusan Perguruan Tinggi Harus Berkonstribusi Bagi Kemajuan Daerah

Bupati Cirebon, Drs H Imron M.Ag

FOKUS CIREBON- Bupati Cirebon, Drs.H. Imron, M.Ag menghadiri wisuda Sekolah Tinggi Agama Islam Mahad Ali (Staima) di Patra Hotel, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Kamis (30/9/2021).

Dalam sambutannya, Bupati Imron mengatakan, peran lulusan perguruan saat ini tidak hanya untuk untuk kemajuan sendiri, melainkan harus berkontribusi terhadap kemajuan daerah serta bangsa.

Menurut Imron, pada zaman orde baru, upaya meningkatkan kemajuan daerah harus diselaraskan dengan intruksi dari pemerintah pusat, sehingga tidak ada persaingan antar daerah.

"Pada era sekarang, kabupaten pun berlomba-lomba untuk kemajuan dan pemerintah dipersilahkan. Lulusan dari perguruan tinggi ini yang menjadi salah satu penentu," kata Imron.

Imron berharap, ilmu dari para dosen yang ditransferkan kepada mahasiswa bisa membantu pemerintah dalam upaya memajukan daerah. Membangun daerah, harus dengan ilmu serta potensi.

Menurut Imron, siapapun yang mampu menggali potensi, pasti akan maju dan bisa menyejahterakan dirinya sendiri, maupun sekitarnya.

"Jebolan almamater ini harus membuat program Cirebon ke depan harus bagaimana. Mangga, nanti kami fasilitasi bagi yang memiliki potensi," kata Imron.

Imron optimistis banyaknya generasi penerus di Kabupaten Cirebon yang bersungguh-sungguh menempuh pendidikan tinggi akan memiliki potensi bagus. 

“Era sekarang, semua orang bersaing satu sama lain. Kalau mengabaikan pendidikan, maka secara otomatis akan kalah sendiri,” kata Imron. (din)

Usai 6 Hari Kegiatan, Bupati Tutup Secara Resmi MTQ Ke-47 Tingkat Kabupaten

Bupati Cirebon, Drs H Imron M.Ag

FOKUS CIREBON - Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag secara resmi menutup Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-47 tingkat Kabupaten Cirebon di Kecamatan Greged, Kamis (29/9/2021) malam. 

Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-47 berlangsung selama enam hari dari Jumat 24 sampai Rabu 29 September 2021. 

Imron mengatakan, penyelenggaraan MTQ ini merupakan tidak hanya berbicara prestasi. Akan tetapi bisa diambil hikmah dan nilai tambah oleh seluruh potensi masyarakat. 

" MTQ ini merupakan pengamalan nilai Alquran dan membudayaan gemar mambaca Alquran dalam rangka membentuk manusia yang beriman, sehat, cerdas dan sejahtera," katanya. 

Imron mengucapkan selamat kepada pemenang lomba dalam ajang MTQ ke-47 ini. 

"Semoga prestasi yang sudah diraih terus ditingkatkan sehingga dapat mengharumkan nama Kabupaten Cirebon tidak hanya di tingkat provinsi, nasional bahkan tingkat Internasional.  Kepada peserta yang belum berhasil jangan patah semangat masih banyak kesempatan untuk memacu prestasi," ujarnya. 

Imron juga mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak-pihak yang sudah membantu menyukseskan penyelenggaraan MTQ ke-47 tahun 2021. 

"Terima kasih penghargaan setinggi-tingginya kepada pihak yang sudah memberikan perhatian secara khusus dan bimbingan petunjuk dan arahan sehingga sangat membantu penyelenggaraan MTQ ke-47 dengan lancar," katanya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon sekaligus Ketua Umum LPTQ, H.Asdullah mengatakan, kesuksesan MTQ ke-47 tahun 2021 ini tidak lepas dari semua dukungan pemerintah dan masyarakat Kabupaten Cirebon. 

Menurutnya, kegiatan MTQ harus memberi pengaruh terhadap perilaku kehidupan masyarakat muslim, untuk ikut di masa mendatang agar setelah penyelenggraan MTQ ini dapat memberikan manfaat dan pengaruh positif untuk pembinaan keagamaan di masyarakat. 

"Kami ucapkan terima kasih kepada masyarakat Kecamatan Greged yang sudah berupaya bersungguh-sungguh dan penuh keikhlasan menjadi tuan rumah yang baik untuk MTQ Kabupaten Cirebon. Mudah-mudahan gema dan syiar bisa memberikan berkah untuk jajaran pemerintah dan masyarakat khususnya Kecamatan Greged dan masyarakat Cirebon pada umumnya," ujarnya. 

Asdullah menjelaskan, pihaknya mempunyai harapan besar kepada pengurus LPTQ semua tingkatan agar dapat melakukan langkah-langkah strategis dan program teknis untuk melaksanakan secara terencana pembibitan qori, qoriah, hafid maupun yang lainnya dengan pengembangan potensi sumber daya manusia yang dimiliki oleh daerah masing masing. 

"Terima kasih kepada panitia dan juri yang mengamankan dan melaksanakan secara sungguh-sungguh acara MTQ ini. Komitmen LPTQ untuk diselengarakan MTQ yang bersih ,jujur, berakhlak berkualitas dan berprestasi," katanya. (din)

Rabu, 29 September 2021

Memasuki Musim Penghujan, Wali Kota Cirebon Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan


CIREBON – Jelang musim penghujan, Wali Kota Cirebon meminta seluruh warga untuk meningkatkan kewaspadaan. Tindakan untuk mengantisipasi terjadinya bencana juga perlu dilakukan.

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si., saat Apel Gabungan Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Hidrometeorologi 2021/2022 di lapangan Balai Kota Cirebon, Rabu (29/9/2021).

“Berdasarkan press release dari BMKG menyebutkan awal musim di Jabar diprakirakan terjadi September dan di Kota Cirebon pada Oktober-November,” kata Azis. Sedangkan puncak musim hujan diprakirakan terjadi Januari 2022.

Bila dikaji dari kejadian bencana selama 3 tahun ke belakang, ada tren yang menunjukkan bahwa banjir akan melanda Kota Cirebon di awal tahun. Seperti terjadi di RW 06 Suradinaya, Kelurahan Pekiringan pada Maret 2018, banjir di kawasan Kecamatan Harjamukti dan Kecamatan Lemahwungkuk pada Januari-Februari 2020, serta banjir di Kelurahan Kalijaga yang baru terjadi di akhir Maret 2021. Kejadian tersebut berdampak pada sekitar 12 ribu penduduk yang berada di sekitar area banjir.

“Untuk itu masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir dan tanah longsor untuk meningkatkan kewaspadaan menjelang puncak musim penghujan,” kata Azis.

Terlebih curah hujan pada musim penghujan kali ini, sambung Azis, lebih tinggi daripada sebelumnya. 

“Perlu pula dilakukan tindakan antisipasi bencana bersama-sama,” katanya.

Seperti melakukan normalisasi sungai dan kali, memperbaiki drainase, memantau debit air sungai dan kali serta melakukan pembersihan sungai dari sampah dengan kegiatan kerja bakti.

Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si., menjelaskan Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon bersama-sama dengan TNI/Polri dan instansi terkait lainnya akan melakukan kerja bakti dengan membersikan drainase dan normalisasi saluran. “Tindakan ini untuk mengantisipasi terjadinya bencana di musim penghujan,” kata Agus.

Pada kesempatan itu Agus juga meminta agar tidak terjadi delay atau waktu tunggu yang sama saat terjadi kebencanaan. “Begitu ada informasi bencana, teman-teman BPBD bisa meluncur ke lokasi,” ujarnya.

Namun Agus juga yakin personel BPBD Kota Cirebon sudah tangguh dan teruji. Sehingga mereka selalu siap menolong setiap terjadi kejadian kebencanaan.

Selain kesiapan personil, kesiapan sarana dan prasarana hingga logistik juga harus dilakukan BPBD Kota Cirebon. Untuk kesiapan sarana dan prasarana dapat dilakukan bekerja sama dengan TNI/Polri. Sedangkan untuk logistik juga telah disiapkan. “Kalau kurang, kita support. Kita upayakan dari berbagai sumber daya lainnya,” kata Agus.

Sedangkan titik rawan banjir di Kota Cirebon diantaranya Jalan Ciptomangunkusumo, Jalan Terusan Pemuda, dan Kalijaga. Sedangkan rawan longsor berpotensi terjadi di Kelurahan Larangan.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Cirebon, Khaerul Bahtiar, S.T., menjelaskan apel ini sebagai wujud kesiapan BPBD dan instansi terkait lainnya menghadapi bencana hidrometeorologi di Kota Cirebon. 

“Memasuki musim penghujan perlu kewaspadaan secara khusus,” kata Khaerul. Terlebih berdasarkan informasi dari BMKG, curah hujan tahun ini diprakirakan lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Sehingga kewaspadaan perlu ditingkatkan.

Untuk sarana dan prasarana yang dimiliki oleh BPBD Kota Cirebon menurut Khaerul juga sudah siap dan layak untuk digunakan. Jika pun dianggap kurang, mereka telah berkoordinasi dengan Polres Cirebon Kota dan TNI untuk kesiapan sarana dan prasarana yang mereka miliki. (din)

Pemkab Cirebon Lakukan Revisi Perda RTRW


FOKUS CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon mulai melakukan proses revisi Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2018 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Hal tersebut terjadi karena adanya fluktuasi kepentingan masyarakat.

Sekda Kabupaten Cirebon Rahmat Sutrisno mengatakan, revisi perlu dilakukan untuk memajukan Kabupaten Cirebon. Perubahan ini pun sesuai anjuran dari Kementerian Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Negara (BPN).

"2020 kemarin kami sudah melakukan. Artinya, diskusi yang akan dilakukan mulai hari ini hingga beberapa hari ke depan akan berdampak pada 20 tahun ke depan untuk Kabupaten Cirebon," kata Rahmat saat melakukan diskusi rencana tata ruang wilayah di Apita Tower, Kabupaten Cirebon, Selasa (28/9/2021) malam.

Rahmat mengatakan, hasil pembahasan yang dilakukan pemerintah daerah serta konsultan nantinya akan ditembuskan langsung ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk pengoreksian.

Lalu, berharap hasil dari perubahan revisi ini sesuai dengan apa yang diinginkan masyarakat Kabupaten Cirebon. "Mudah-mudahan diskusi ini lebih bermanfaat," katanya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Cirebon, Iwan Rizky mengatakan, raperda ini hasil penjaringan aspirasi dari masyarakat melalui dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD).

Hasil evaluasi dari perda sebelumnya, ada perubahan wilayah administrasi dengan kabupaten atau kota tetangga. 

"Kami akan tempuh langkah-langkah untuk revisi RTRW ini. Diharapkan bulan Desember bisa selesai," katanya. (din)