Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 07 Oktober 2021

Pemda Kota Cirebon Mendukung dan Menyambut Baik Pencanangan Zona Integritas KOREM 063 SGJ


FOKUS CIREBON – Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon menyambut baik pencanangan zona integritas (ZI) di Korem 063 Sunan Gunung Jati (SGJ). Pemda Kota Cirebon juga yakin pencanangan ZI akan menghasilkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si., usai menghadiri Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Korem 063/SGJ tahun anggaran 2021 di halaman depan Makorem 063/SGJ, Kamis (7/10/2021).

“Pemda Kota Cirebon mendukung dan menyambut baik pencanangan zona integritas ini,” kata Agus. 

Pencanangan ZI merupakan komitmen bersama antara pimpinan dan seluruh jajarannya untuk mewujudkan wilayah bebas korupsi dan birokrasi melayani.

Dari pengertian tersebut menunjukkan zona integritas ini tidak bisa hanya dilaksanakan oleh pimpinannya saja. Namun juga harus didukung oleh seluruh jajaran Korem 063/SGJ. “Melalui pencanangan ini kami yakin Korem 063/SGJ dapat meraih WBK dan WBBM,” tuturnya.

Sementara itu, Komandan Korem (Danrem) 063/SGJ, Kolonel Inf Elkines Villando Dewangga Kusumawide, S.A.P., menjelaskan sudah kewajiban dari seluruh anggota TNI untuk melayani masyarakat.

“Kalau di masa pandemi ini, kita bersama-sama melakukan tracing yang dilakukan oleh Babinsa. Melakukan distribusi logistik hingga memberikan vaksinasi Covid-19,” ungkap Elkines.

Kegiatan yang mereka lakukan, lanjut Elkines, merupakan bentuk pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. “Kita melakukan dengan sepenuh hati dan senantiasa siap untuk membantu masyarakat,” ujarnya.

Pada pencanangan ZI di lingkungan Korem 063/SGJ juga diikuti oleh seluruh komandan Kodim (Dandim) dari Karawang, Subang, Purwakarta, Kuningan, Majalengka, Indramayu, serta Kota dan Kabupaten Cirebon.

Usai penandatanganan piagam pencanangan ZI oleh Danrem 063/SGJ dilanjutkan dengan penandatanganan pakta integritas dan penandatanganan komitmen bersama untuk mewujudkan WBK dan WBBM di lingkungan Korem 063/SGJ. (din)

KPU Launching Sosialisasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan di Kantor Kecamatan Losari


FOKUS CIREBON - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cirebon Launching Sosialisasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan di Kantor Kecamatan Losari,  Kamis (7/10/2021).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag, Ketua KPU Kabupaten Cirebon, Dr.H. Sopidi, MA, Ketua Bawaslu, Abdul Khoir, S.H.I, MH, Anggota KPU Jabar, Titik Nurhayati, M.Hum dan Camat Losari, H. Muklas, S.Sos, M.Si.

Ketua KPU Kabupaten Cirebon, Dr.H. Sopidi, MA mengatakan, kegiatan Pemutahiran Data Pemilih ini dipastikan untuk masyarakat yang memiliki hak memilih pada tahun 2024 mendatang, baik pemilu, Pilkada maupun Pilpres. 

"Sehingga mereka dipastikan untuk bisa terdata untuk menjadi data pemilih. Melalui daftar pemilih inilah proses pemilih dan pemilihan dipertaruhkan. Ada aspek ekonomi, belanja barang dan modal SDM, tentunya dipertaruhkan dan dihitung berdasarkan daftar pemilih yang sudah ditetapkan," katanya. 

Sopidi menjelaskan, kepercayaan publik atas proses-proses politik pun dipertaruhkan berdasarkan kepastian daftar pemilih yang sudah ditetapkan yang disebut DPT. 

Menurutnya, melalui DPT itulah nantinya akan menggambarkan kinerja dan komitmen dari sistem aparatur birokasi yang ada di Kabupaten Cirebon, khususnya terkait tentang tata kelola kependudukan. 

"Data kependudukan itu menjadi pertaruhan dan cermin ketika persoalan data pemilih ini tidak ada ujunnya. Sehingga, ini berarti tata kelola kependudukan bermasalah, khususnya soal data pemilih. Jadi yang ini menjadi agenda fokus kita bersama," ujar Sopidi.

Sopidi mengatakan, melalui kegiatan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan ini, persoalan data pemilih itu tidak bisa diselesaikan pada saat memasuki tahapan. Sehingga, pemutakhiran data pemilih ini dilakukan jauh-jauh hari di luar tahapan.

"Harapan ini menjadi agenda bersama proses kerja tugas birokrasi dari tingkat RT RW, desa, kecamatan hingga Kabupaten Cirebon menjadikan agenda pemutakhiran pemilih ini menjadi sesuatu gerakan yang sama," katanya.

Sementara itu, Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag mengatakan, kegiatan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan ini merupakan program dari KPU Kabupaten Cirebon untuk persiapan Pemilu, Pileg dan Pilpres.

Menurut Imron, data yang valid akan menjadi patokan pemerintah daerah maupun KPU itu sendiri. 

"Kami harap para kuwu, camat mereka harus melakukan pendataan berapa data pemilih pemula maupun data meninggal kan itu semua harus terdata. Sehingga, KPU dapat melaksanakan kegiatan program terlaksana dengan baik dan tidak menimbulkan permasalahan saat pemilihan dimulai," ujar Imron. 

Imron mengungkapkan, selain untuk persiapan 2024, Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan ini juga bisa digunakan untuk program-program pemerintah daerah. 

"Nanti misalkan ada kebijakan pemerintah terkait program yang ada di Kabupaten Cirebon, mereka sudah ada datanya.

Jadi bukan saja untuk pemilu, nanti data yang valid juga bisa digunakan untuk program-program yang ada di daerah," katanya. (Heri)

Inovasi Bappelitbangda Kabupaten Cirebon Masuk 45 Besar KIJB 2021


FOKUS CIREBON - Inovasi Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Cirebon masuk ke dalam 45 finalis top inovasi  dalam Kompetisi Inovasi Jawa Barat (KIJB) 2021.

Inovasi dari Bappelitbangda tersebut yakni Sistem Penanggulangan Kemiskinan yang Terintegrasi dalam Perencanaan dan Penganggaran (Simnangkis-Simiskinrangga).

Menurut Bupati Cirebon,  Drs. H. Imron MAg., masuknya inovasi Bappelitbangda dalam 45 finalis itu merupakan motivasi untuk satuan kerja perangkat daerah lainnya bisa menghadirkan inovasi baru untuk masyarakat.

Imron berharap, tahun selanjutnya harus ada minimal lima inovasi dari perangkat daerah di Kabupaten Cirebon yang lolos ke dalam ajang bergengsi tingkat Provinsi Jawa Barat itu.

"Tahun depan harus ada minimal lima, yang semuanya itu menyangkut terhadap pelayanan kepada masyarakat, seperti Dinas Sosial, Dinas Perizinan, Dinas Kesehatan, Bappelitbangda, dan Disdukcapil," kata Imron di Pendopo Bupati Cirebon, Kota Cirebon, Kamis (7/10/2021).

Kepala Bappelitbangda Kabupaten Cirebon, Suhartono S Sos. mengungkapkan, inovasi Simnangkis-Simiskinrangga ini merupakan aplikasi untuk pengentasan kemiskinan di Kabupaten Cirebon. 

Nantinya, setiap dinas yang bertanggung jawab terhadap upaya pengentasan kemiskinan, harus menggunakan data dalam aplikasi tersebut. Hal ini dilakukan sebagai cara mempercepat mengurangi angka kemiskinan.

"Contoh, kalau perbaikan rutilahu yang akan dilakukan oleh DPKPP atau DPMPD, nantinya harus berbasiskan data dari Simiskinrangga," katanya.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum memaparkan, pada tahap input proposal, ada 352 inovasi. 78 dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan 274 dari pemerintah kabupaten/kota.

45 finalis yang masuk ke dalam tahap ini, harus mengikuti presentasi dan wawancara oleh tim akademis dari beberapa perguruan tinggi di Jawa Barat. Nantinya, bakal menghasilkan 10 terbaik.

Menurut Uu,  Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendorong kepada seluruh satuan kerja perangkat daerah melahirkan inovasi terbaiknya kepada masyarakat. Munculnya inovator baru, merupakan bukti adanya kemajuan.

"Contoh, dahulu cuma pos yang bisa mengirim paket, tetapi sekarang swasta juga banyak yang berinovasi. Kalau tidak melakukan inovasi, dikhawatirkan fungsi pemerintah diganti oleh swasta," ujar Uu. (din)

PTIPD IAIN Cirebon Siapkan Sejumlah Jurusan Miliki Website

Warek II IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr Kartimi M.Pd pada kegiatan Workshop Pelatihan Website bagi para tenaga kependidikan di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Kamis (7/10/2021). 


FOKUS CIREBON - Menyiapkan diri menuju kampus Siber dan persiapan visitasi di sejumlah jurusan, IAIN Syekh Nurjati Cirebon melalui Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (PTIPD) menggelar kegiatan Workshop Pelatihan Website untuk Tenaga Kependidikan di Lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Kamis, (07/09/2021).

Sebanyak 50 orang menjadi peserta pada kegiatan ini. Mereka berasal dari Unit dan Jurusan di lingkungan kampus dan selama tiga hari ke depan mereka akan mengikuti kegiatan tersebut.

Kegiatan Workshop Pelatihan Website ini dibuka langsung oleh Wakil Rektor II, Dr. Kartimi, M.Pd dan berlangsung selama tiga hari di salah satu hotel di Kota Cirebon.

Dr Kartimi M.Pd dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Tim PTIPD, karena dengan adanya kegiatan workshop ini dapat meningkatkan pengetahuan tentang pengelolaan website bagi tenaga kependidikan di lingkungan kampus.

"Kami mengapresiasi, karena kegiatan ini dapat memberikan ransangan kepada peserta pelatihan untuk mempublikasikan kegiatan, baik di tingkat rektorat maupun di jurusan masing-masing," katanya.

Sementara menurut Kepala PTIPD IAIN Syekh Nurjati Cirebon Dr. H. Darwan, M.Kom, bahwa tujuan kegiatan workshop ini adalah untuk memberikan pelatihan kepada tenaga kependidikan yang mengelola website di Unit dan Jurusan masing-masing di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 

”Saya berharap mudah-mudahan kegiatan ini sebagai review bagi pengelolah website di unit dan jurusan di lingkungan kampus dan beberapa jurusan yang akan melaksanakan visitasi," tandasnya. (din)

Webinar PSGA IAIN Syekh Nurjati Cirebon Bedah Pendidikan Seksual Pada Anak


FOKUS CIREBON - Kekerasan pada anak kerap terjadi di lingkungan keluarga dan masyarakat. Pemicu kekerasan tersebut banyak dilatarbelakangi oleh faktor-faktor luar, hal ini membuat PSGA IAIN Cirebon memberikan konsep pemahaman dan pencerahan melalui bedah pendidikan seksual melalui kegiatan webinar, Kamis, (7/10/2021).

Sebagai Narasumber, PSGA mengundang dua pembicara, di antaranya Vina Adriany, Ph.D (UPI Bandung), Irwan Adrian Gunawan, M.Pd (Tanoto Foundation), dengan Moderator Royani Afriani, M.Pd.

Dalam pemaparannya, Vina Andriany menjelaskan bahwa pendidikan seks adalah pendidikan yang memberikan pengetahuan kepada anak mengenai tubuhnya, fungsi reproduksi, kesehatan seksual dan mental sehingga anak mendapatkan informasi yang ilmiah dan akurat.

Vina juga menegaskan, bahwa pendidikan seks merupakan cara membuka cakrawala terutama pada anak dan kalangan millenial agar tidak menjadi tabu dan mereka mendapatkan posisional saat mampu memberikan keputusan.

"Kekerasan seksual selalu dimulai dari orang dewasa yang tidak memposisikan usia anak sebagai usia yang irasional dan lemah. Hal itu bisa ditandai dengan sikap penurut pada anak serta patuh, di mana anak tidak melakukan perlawanan saat terjadi ancaman," terangnya.

Kasus seperti ini masih banyak terjadi dan melanggar hak anak. Sehingga peran orang tua di dalam keluarga harus lebih ekstra dengan selalu membuka diskusi dan komunikasi agar hal-hal tabu yang dianggap irasional oleh anak bisa dinalar dengan keputusan yang rasional oleh anak, terutama menyangkut dampak dan akibat dari perbuatan tersebut.

"Maka di sini pentingnya memberikan pendidikan yang komprehensif dan anak diberikan kebebasan untuk mengambil sebuah keputusan," katanya.

Vina juga menambahkan, bahwa kekerasan pada anak juga bisa dilatarbelakangi oleh pengaruh media sosial (medsos) dan ITE lainnya. Pada konteks ini pendampingan dan diskusi dua arah antara anak dan orang dewasa atau orang tua harus terjalin komunikasi yang baik. Sehingga anak dapat memfilter dampak pengaruhnya.

Hal senada juga disampaikan pembicara lainnya, termasuk dialog antara peserta dengan pembicara yang menghangatkan tema-tema soal kenakalan dan kekerasan pada anak. 

Intinya, kenakalan dan kekerasan pada anak yang dilakukan oleh orang dewasa harus dicegah sedini mungkin dengan memberikan pemahaman yang kuat dan positif kepada anak, baik melalui pendampingan orang tua maupun komunikasi yang muaranya memberikan posisi kepada anak.

Sehingga relasi konstruksi anak dan orang dewasa yang terkadang tidak selaras akan menempatkan anak pada posisi kuat dan tidak lemah lagi, sehingga hak posisional anak tidak hilang. (din)

Wakil Wali Kota Cirebon : Saya Ucapkan Terimaksih Kepada Astra Group Atas Dukungan Kepada Pemda Kota Cirebon

Compliance & Risk Management Director Asuransi Astra, Adi Sepiarso bersama Wakil Wali Kota Cirebon, Eti Herawati pada kegiatan penanaman pohon produktif. 


FOKUS CIREBON – Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut serta dalam pembangunan. Dengan sinergi, pembangunan di Kota Cirebon dapat berjalan dengan baik.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati, usai menghadiri penanaman pohon produktif di Kampung Berseri Astra di RW 08 Merbabu Asih Harjamukti, Kota Cirebon, Kamis (7/10/2021).

“Saya ucapkan terima kasih kepada Astra Group atas dukungan yang diberikan kepada Pemda Kota Cirebon,” kata Eti.

Hari ini, Astra Group melalui Asuransi Astra Buana memberikan 1.500 pohon produktif di RW 08 Merbabu Asih, Kota Cirebon.

Dijelaskan Eti, bantuan yang diberikan oleh Astra Grup bukan baru pertama kali dilakukan. Sebelumnya mereka juga telah memberikan pendampingan dan dukungan untuk UMKM di Kota Cirebon. “Sehingga UMKM di Kota Cirebon bisa berkembang,” tutur Eti.

Selanjutnya Eti berharap dengan bantuan pohon produktif yang diberikan hari ini dapat membuat Kota Cirebon menjadi lebih hijau lagi. Pemda Kota Cirebon, kata Eti, juga tidak bisa sendiri melakukan pembangunan. Dibutuhkan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pihak swasta.


Sementara itu, Astra Financial yang diwakili oleh Compliance & Risk Management Director Asuransi Astra, Adi Sepiarso, menjelaskan bantuan pohon produktif yang diberikan merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan.

Pihaknya memiliki 4 pilar kepedulian dan tanggung jawab sosial, yakni di bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup dan UMKM.

Bantuan pohon produktif yang diberikan merupakan sinergi yang baik antara Pemda Kota Cirebon, warga dan Astra Group. “Kami juga sudah cukup lama bersinergi,” kata Adi.

RW 08 Merbabu Asih merupakan satu dari 113 kampung berseri astra (KBA). Bahkan KBA Merbabu merupakan KBA unggulan dan pada 2017 lalu pernah menjadi juara nasional.

Adi mengatakan, Astra juga berencana meneruskan kepedulian mereka ke daerah-daerah lain. 

“Kami akan meminta Pak Agus (ketua RW 08 Merbabu Asih) untuk sharing pengalaman supaya menginspirasi tempat-tempat lainnya,” kata dia.

Adapun pohon yang diberikan untuk kampung RW 08 Merbabu Asih merupakan pohon buah-buahan yang menyegarkan. Seperti pohon jambu, mangga gedong, jambu kristal, sawo, kopyor, dan pohon buah-buahan lainnya.


Sedangkan Ketua RW 08 Merbabu Asih, Kecamatan Harjamukti, Agus Supriono, menuturkan, sebagai kampung proklim mereka kini tengah mengajukan kembali desain pengembangan yang sempat tertunda karena pandemi. “Nantinya akan menjadi kampung wisata peduli lingkungan,” tutur Agus.

Terkait bantuan pohon produktif yang diberikan oleh Astra Group, Agus menjelaskan bantuan tersebut memiliki dua orientasi. Masing-masing orientasi terhadap ketahanan pangan dan penurunan gas emisi rumah kaca. (din)

Rabu, 06 Oktober 2021

Kabar Gembira, Prodi PJJ PAI IAIN Cirebon Dibuka, Ayo Daftar


FOKUS CIREBON - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk program studi (prodi) Pendidikan Jarak Jauh Pendidikan Agama Islam (PJJ PAI). 

Dibukanya Program Studi (Prodi) Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Pendidikan Agama Islam (PAI), IAIN Syekh Nurjati Cirebon ini, tentu menjadi kabar gembira bagi para guru madrasah dan guru sekolah. 

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kemenag Suyitno mengatakan, pembukaan pendaftaran prodi PJJ PAI sekaligus merupakan pilot project transformasi IAIN menjadi Universitas Islam Siber Syekh Nurjati Indonesia (UISSI). 

“Transformasi IAIN menjadi UISSI  menjadi salah satu program prioritas Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas,” terang Suyitno di Jakarta, Rabu (6/10/2021).

Menurutnya, ada sejumlah keunggulan dari program ini. Pertama, waktu perkuliahan fleksibel karena seluruh prosesnya dilakukan secara daring. Kedua, dapat kuliah dari mana saja karena tidak harus hadir secara fisik di kelas. Ketiga, mahasiswa dapat tetap bekerja sambil kuliah. 

“Keunggulan keempat adalah biaya lebih terjangkau dibanding perkuliahan konvensional,” jelasnya.

Rektor IAIN Cirebon, Sumanta Hasyim menambahkan, pendaftaran mahasiswa baru dibuka pada 4 – 9 Oktober 2021. Pendaftaran dilakukan secara online dengan mengakses tautan: https://spmb.syekhnurjati.ac.id/.

Hasil Seleksi Administrasi akan diumumkan pada 15 Oktober 2021. Calon mahasiswa yang dinyatakan lolos seleksi dapat mencetak kartu peserta ujian pada 18 – 20 Oktober 2021.

 “Ujian masuk calon mahasiswa baru dijadwalkan berlangsung 21 – 28 Oktober 2021. Hasil ujian diumumkan pada 2 November 2021,” terang Sumanta.

“Perkuliahan semester ganjil tahun akademik 2021/2022 dimulai pada 15 November. Sebelumnya, peserta yang dinyatakan lulus harus mengikuti Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan<’ tandasnya.

Berikut ini syarat pendaftaran mahasiswa baru Prodi PJJ PAI UISSI:

1. Beragama Islam;
2. Memiliki ijazahMA/SMA/SMK/yang sederajat;
3. Berusia maksimum 47 tahun pada tanggal 30 Agustus 2021;
4. Menjadi Guru PAI (di madrasah dan sekolah) diangkat sebelum 31 Desember 2005 dibuktikan dengan Surat Keputusan pengangkatan yang sah;
5. Bagi Guru Madrasah tercatat di simpatika dibuktikan dengan nomor pegID, Guru PAI disekolah tercatat di EMIS dan atau SIAGA (Tidak Upload);
6. Mendapat izin dan rekomendasi dari pimpinan instansi tempat bertugas secara tertulis;
7. Diutamakan untuk guru madrasah dan guru PAI disekolah yang bertugas di daerah 3T (Terdepan, Terpencil, Tertinggal).

Bagi pendaftar silahkan menghubungi Pusat Informasi: 089669307776 dan 089531496614 atau informasi lainnya bisa klik di https://info.syekhnurjati.ac.id/

Pemkab Cirebon Melalui BKAD Lakukan Sosialisasi Penyusunan APBD 2022

CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) melakukan sosialisasi penyusunan anggaran pendapatan dan belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2022. Pelaksanaan tersebut dilakukan di Hotel Apita, Jalan Tuparev, Kecamatan Kedawung, Rabu (6/10/2021).

Sosialisasi tersebut diikuti oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Kasubag program dan  kasubag perencanaan seluruh SKPD pada lingkup pemerintah Kabupaten Cirebon.

Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon, Rahmat Sutrisno mengatakan, penyusunan APBD 2022 ini harus berpedoman sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri no 27 tahun 2021 tentang pedoman penyusunan APBD 2022.

"Penyusunan APBD akan berjalan secara dinamis sesuai perkembangan zaman. Saat ini perkembangan teknologi digital semakin maju. Menyikapinya hal tersebut, pemerintah daerah harus terus belajar mempersiapkan daerah maju dan taat terhadap aturan," ujar Rahmat.

Rahmat berharap, kepada seluruh peserta harus mengikuti sampai selesai, sehingga menghasilkan APBD yang ideal.  Adapun Narasumber pada

acara sosialisasi permendagri 27 tahun 2021 tentang pedoman penyusunan apbd 2022 dari Kemendagri pada dirjen keuangan daerah dan materi perencanaan pengadaan barjas pada apbd dari pejabat fungsional Barjas pada UKPBJ Kab Cirebon.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Cirebon, Hadi Suryaningrat, S.Sos mengatakan, tujuan sosialisasi ini dalam rangka memberikan pemahaman yang baik kepada aparatur yang menyusun APBD. 

"Sosialisasi ini juga untuk meningkatkan kualitas aparatur dalam proses penyusunan," katanya.(din)

Kota Cirebon Memasuki Level 2, Ini Berkat Kerjasama Semua Pihak

FOKUS CIREBON – Kota Cirebon memasuki level 2 pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mulai 5 Oktober hingga 18 Oktober 2021, setelah sebelumnya ada di level 3.

Pengumuman PPKM Jawa-Bali ini dilakukan oleh Menteri Koordinator Kemaritiman RI, Luhut Binsar Panjaitan, pada Senin (4/10/2021). Di Jawa Barat, selain Kota Cirebon, dua daerah lainnya yang turun dari level 3 ke level 2 adalah Kota Banjar dan Kabupaten Pangandaran. 

“Saya sangat tersentuh Kota Cirebon dapat masuk level 2, ini luar biasa dan berkat kerja keras semua pihak,” ujar Wali Kota Cirebon Drs. H. Nashrudin Azis S.H, dalam konferensi pers di ruangan madya sekretariat Islamic Centre At-Taqwa.

Untuk itu, menurut Azis, Pemda Kota Cirebon mengucapkan terimakasih kepada Kapolres Cirebon Kota juga Dandim 0614 Kota Cirebon. “Kapolres dan Dandim yang selama ini menjadi garda terdepan sehingga berhasil turun level dari mulai level 4, level 3 dan sekarang turun ke level 2. Sumbangsih Pak Kapolres dan Pak Dandim sangat luar biasa,” ujarnya.

Peran unsur Polri dan TNI ini, menurutnya, bisa dilihat dari penerapan PPKM dan juga turut menyumbang vaksin. Selain itu, Azis juga mengapresiasi kerja keras para tenaga kesehatan, yang sejak awal pandemi berjibaku menangani Covid-19.

“Juga peran serta masyarakat luar biasa, karena masyarakat antusias untuk divaksin, mereka berbondong-bondong datang ke tempat vaksinasi,” tutur Azis.

Meski sudah turun ke level 2, Azis meminta masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan. “Disiplin serta terus tingkatkan vaksinasi,” ujarnya.

Dengan turunnya level PPKM ini, Azis juga berharap masyarakat lebih bersemangat untuk kemudian bertahan di level 2 dan turun ke level 1. 

“Sekali lagi ini adalah keberhasilan semua elemen, kita jangan sampai kalah oleh Covid-19, prokes terus jaga supaya sehat dan ekonomi kembali pulih seperti sedia kala,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Cirebon Drs. H. Agus Mulyadi M.Si, mengungkapkan, penurunan level 3 ke level 2 Kota Cirebon sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 67 Tahun 2021 tentang PPKM di Jawa-Bali.

“Alhamdulillah kita ada di level 2, artinya pengendalian Covid-19 sudah sangat baik, tapi tetap perlu diwaspadai,” katanya.

Sekda juga mengatakan, tak hanya dari dashboard ruang perawatan di rumah sakit yang menjadi patokan penurunan level. 

“Tapi juga dari capaian vaksinasi, yaitu umum di atas 50 persen dan lansia di atas 40 persen. Capaian vaksinasi ini terwujud berkat dukungan dan kolaborasi dengan beberapa pihak,” tuturnya.

Berdasarkan data di Dinas Kesehatan Kota Cirebon, saat ini capaian vaksinasi telah mencapai 75,56 persen yaitu terdiri dari nakes, petugas publik dan lansia, masyarakat umum dan remaja. Sementara untuk lansianya saja, vaksinasi sudah mencapai 47,80 persen.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP M. Fahri Anggia Natua Siregar, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan, penurunan level di Kota Cirebon menjadi level 2 ini setelah melalui berbagai proses.

“Polres Ciko sendiri sudah melakukan lima proses manajemen, di antaranya manajemen edukasi dan informasi, manajemen skenario pengendalian, manajemen audit dan supervisi pusat perbelanjaan, pasar dan sejenisnya, manajemen penegakan hukum, dan manajemen vaksinasi,” katanya.

Menurutnya, meski sudah turun ke level 2, masyarakat diharapkan tidak melakukan euforia berlebihan. (Indah)

Selasa, 05 Oktober 2021

PBB Mencapai Target Mendorong Kesehatan Struktur APBD


KABUPATEN CIREBON.- Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Cirebon, Deni Agustin mengatakan, hingga triwulan 3 pada 30 September 2021, PBB di Kabupaten Cirebon mencapai target triwulan 3.

"Ketercapaian target ini berkat dukungan para camat dan kuwu yang tetap konsen dan berkomitmen dalam optimalisasi pajak," kata Deni di Sumber, Cirebon, Selasa (5/10/2021). 

Deni menjelaskan, pajak daerah sangat penting untuk menjaga kesehatan struktur APBD yang salah satunya melalui pajak daerah Sehingga penting untuk memenuhi target daripada PBB ini. 

"Dari evaluasi PBB hari ini, diharapkan ada kesamaan sikap agar target PBB sampai dengan akhir jatuh tempo di akhir Oktober dapat tercapai,” kata Deni. 

Dirinya mengaku, masih ada desa yang prosentase raihan realisasinya penerimaan masih rendah.Ada beberapa hal yang akan dilakukan Pertama, prosentase penerimaan PBB bagi desa yang masih rendah akan menjadi salah satu objek pemeriksaan Inspektorat. 

Kedua, pihaknya mendorong kepada desa untuk memanfaatkan kebijakan pemerintah daerah yaitu pemberian diskon untuk pembayaran PBB bulan oktober ini sebesar 5%," katanya. 

Setelah lewat bulan Oktober, pemberian diskon untuk pembayaran pajak PBB ini sudah tidak berlaku lagi. Artinya sudah kembali normal tidak ada lagi pengurangan.

"Penghapusan denda sudah berakhir di tanggal 30 September. Artinya mulai tanggal 1 Oktober ini, sehingga untuk keterlambatan pembayaran pajak akan dikenakan denda," kata Deni.

Masih menurut deni, Bapenda telah melakukan beberapa langkah-langkah dalam upaya optimalisasi penerimaan PBB yaitu pihaknya telah melakukan upaya penagihan dan pemeriksaan kepada desa yang memiliki piutang PBB,selain itu pihaknya juga telah menjalin kerjasama dengan kejaksaan dalam upaya penagihan piutang PBB.

Sekda Kabupaten Cirebon, Rahmat Sutrisno, berterima kasih kepada para camat atas kinerjanya dalam membantu PBB ini. 

"Tahun kemarin 27 persen, sekarang 49 persen. Itu kerja keras teman-teman di lapangan. Kami berharap optimalkan mumpung masih ada waktu. Tolong selamatkan APBD selagi masih ada waktu. Kita bersama-sama selamatkan pemerintah dan harapan kita untuk memberikan pelayanan dengan baik," kata Rahmat. (Indah)

Seleksi Akademis Pilwu Serentak Bagi Bakal Calon Kuwu, Pemkab Cirebon Gandeng UMC


FOKUS CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon akan mengandeng Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) untuk melakukan seleksi akademis bagi bakal calon kuwu. Hal tersebut dilakukan karena ada beberapa desa yang memiliki bakal calon lebih dari lima orang.

Bupati Cirebon Drs.H.Imron, M.Ag mengatakan, sebanyak 19 desa yang tahun ini menggelar pemilihan kuwu serentak memiliki calon lebih dari 5. Yang terbanyak yaitu di Desa Gempol Kecamatan Gempol memiliki bakal calon kuwu sebanyak 14 orang.

"Akan dilaksanakan seleksi akademis berkerja sama dengan UMC, sehingga diharapkan bisa dihasilkan calon kuwu yang memiliki nilai terbaik," kata Imron di Gedung Setda Kabupaten Cirebon, Kecamatan Sumber, Selasa (5/10/2021).

Dalam rapat koordinasi persiapan seleksi akademis ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, tim fasilitasi, tim pengawasan dan tim Keamanan Pilwu, Rektor dan tim seleksi dari Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) sebagai penguji akademis para bakal calon kuwu. Seleksi tersebut akan dilakukan pada pertengahan Oktober ini.

Imron mengatakan, pemilihan kuwu sangat berbeda dengan pemilu (pilkada/pileg) lantaran antusiasme masyarakat sangat tinggi. Pemerintah pun meminta kepada aparat keamanan untuk memetakan titik yang berpotensi menimbulkan konflik. "Perlu adanya perhatian khusus ," kata Imron.

Rektor UMC Arif Nurudin, MT. menekankan bahwa, Prinsip Pelaksanaan Seleksi Akademis bakal calon kuwu nanti yaitu netral / non-intervensi, objektif dan transparan.

Selain itu bahwa sebelum pelaksanaan seleksi akademis  nanti, pihaknya terlebih dahulu akan melakukan simulasi dan pemberian modul materi yang akan di ujikan, sehingga diharapakan para peserta tes memiliki kesiapan dalam pelaksanaannya.

Kepala DPMD Kabupaten Cirebon, Erus Rusmana mengatakan, tahapan pemilihan kuwu di Kabupaten Cirebon saat ini sudah melewati penjaringan tahap 2.

"Dari 135 desa yang melaksanakan Pilwu, terdapat 19 desa yang bakal calonnya akan mengikuti test akademis dengan jumlah peserta sebanyak 138 orang bakal calon kuwu" katanya. (Bam)

Pemda Kabupaten Cirebon Gelar Seleksi CASN


FOKUS CIREBON - Pelaksanaan tes calon aparatur sipil negara (CASN) untuk lingkungan Pemerintahan Kabupaten Cirebon dimulai pada hari ini, Selasa (5/10/2021) di Hall Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC), Jalan Fatahillah, Kelurahan Watubelah, Kecamatan Sumber, Selasa (5/10/2021).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon Rahmat Sutrisno mengatakan, pada proses seleksi 2021 ini, Pemerintah Kabupaten Cirebon membutuhkan 91 formasi. Sedangkan jumlah pelamar mencapai 2.174.

Menurut Rahmat, semua peserta harus mengikuti semua petunjuk pelaksanaan tes tersebut.

"Ini artinya, semua pelamar harus bersaing," kata Rahmat di Hall UMC Kabupaten Cirebon, Selasa (5/10/2021).

Rahmat mengimbau kepada seluruh peserta agar tidak memercayai seseorang yang menjanjikan kelulusan.

"Kami ingatkan, segera melaporkan bila ada yang menjanjikan untuk seleksi CPNS. Jangan tertipu, kami ingin pelaksanaan ini berkualitas," katanya.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional 3 Jabar Tauchid Djatmiko, SH., M.Si mengatakan, pelaksanaan tes dilakukan secara ketat, sehingga dipastikan tidak ada joki untuk membantu kelulusan.

"Jangan sampai percaya kalau ada yang menjanjikan atau mengiming-imingi," katanya. (din)

Bupati Cirebon : Peran TNI Sangat Besar dalam Membantu Pemerintah Daerah


FOKUS CIREBON - Kodim 0620/Kabupaten Cirebon menggelar Upacara Peringatan HUT ke-76 TNI secara virtual  di Makodim setempat, Selasa (5/10/2021). 

Upacara peringatan HUT ke-76 TNI dilakukan terpusat di Istana Negara. Peringatan ini mengusung tema "Bersatu, Berjuang, Kita Pasti Menang. Acara tersebut diikuti Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag dan Forkopimda Kabupaten Criebon. 

Dandim 0620/Kabupaten Cirebon, Letkol Inf Sugir, S.I.P., M. Tr.(Han), mengatakan, Kodim 0620 merupakan suatu instansi

yang berada di lintas sektoral di dalamnya ada unsur Polri, Pemda untuk saling bahu membahu mengatasi masalah yang ada di Kabupaten Cirebon. 


"Untuk saat ini berjuang tidak lagi mengangkat senjata, tetapi di sini dibutuhkan tenaga dan pikiran bagaimana permasalahan yang ada di Kabupaten Cirebon ini bisa terselesaikan atas kerjasama dan sinegritas semua pihak," katanya. 

Sugir mengungkapkan, dalam peringatan HUT ke-76 TNI, pihaknya masih memprioritaskan sektor untuk penanganan Covid-19. Bahkan, Kodim 0620 terus gencar melakukan vaksinasi untuk masyarakat Kabupaten Cirebon. 

"Kodim sendiri bergerak aktif satu tim  Poskesdim dengan menjemput bola jadi kita berkeliling tidak hanya di kodim saja, tetapi kita datangi tempat-tempat baik masyarakat sekolah untuk melakukan Vaksinasi," katanya. 

Selain itu, Sugir menambahkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon terkait Vaksinasi. 

"Untuk kodim sendiri sekarang fokus di sekolah. Sebab, sekarang sudah mulai PTM, karena kami takutkan ada sisi-sisi rawan penyebaran Covid-19 di sekolah sehingga kita percepat vaksinasi," katanya. 

Sugir menambahkan, pihaknya terus melakukan serbuan vaksin untuk membantu Pemerintah Kabupaten Cirebon mendapatkan herd immunity sebanyak 70 persen warganya. 

Sementara itu, Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag mengatakan, peran Kodim 0620 sangat besar dalam membantu pemerintah daerah. Bahkan, di masa pandemi Covid-19 ini TNI selalu hadir membantu. 

"TNI (Kodim 0620) selalu mendukung program Pemkab Cirebon. Baik kesehatan maupun pembangunan daerah," katanya. 

Menurut Imron, dalam penanganan Covid-19, Kodim 0620 selalu membantu pemerintah daerah dalam penanganannya. 

"Vaksinasi di Kabupaten Cirebon baru mencapai 22 persen lebih, dan itu merupakan bantuan dari TNI dan Polri, kalau mengandalkan Pemkab sendiri kayanya masih kurang karena stok vaksin di kita masih terbatas," katanya. 

Imron menambahkan, TNI selalu membantu dalam program pemerataan pembangunan hingga pelosok desa. 

"TNI ada program TMMD, itu sangat membantu pemerintah daerah dalam pembangunan di daerah pedesaan," katanya. (din)

Senin, 04 Oktober 2021

Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Kesenden, Pemda Kota Cirebon Ucapkan Selamat HUT Ke 76 TNI


FOKUS CIREBON – Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon menyampaikan selamat hari ulang tahun (HUT) ke-76 TNI. Sarana dan prasarana di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kesenden yang rusak juga segera diperbaiki.

Jelang peringatan HUT ke-76 TNI, ziarah nasional dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) digelar di berbagai daerah di Indonesia. Di Kota Cirebon, ziarah nasional dan tabur bunga dilakukan di TMP Kesenden, Senin (4/10/2021). Sebelum ziarah dan tabur bunga, terlebih dahulu digelar upacara yang dipimpin oleh Kepala Staf Korem (Kasrem) 063/SGJ, Letkol (Inf) Heri Rustanto.

Turut hadir  Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si. dan segenap unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Cirebon.

Sekda Agus atas nama pemda dan masyarakat Kota Cirebon menyampaikan selamat hari ulang tahun ke-76 TNI. 

“Kita berharap TNI terus mengawal pertahanan dan keamanan Republik Indonesia. NKRI harga mati,” kata Agus

Agus juga yakin TNI senantiasa menjadi kebanggaan bangsa Indonesia. Ia bersama dengan Dandim 0614 Kota Cirebon, Letkol (Inf) Andi Hasbullah juga sempat melihat kondisi yang ada di TMP Kesenden. 

“Kami melihat ada beberapa yang memang perlu dilakukan pemeliharaan dan perbaikan,” katanya.

Pemeliharaan dan perbaikan itu diantaranya masih ada alang-alang yang belum terbabat, sarana dan penerangan yang ternyata tidak berfungsi dan lainnya. 

Kami sudah meminta kepada Pak Asep (kepala UPT TMP) untuk segera melapor ke Kepala Dinas Sosial,” ujar Agus.

Dengan begitu bisa langsung dilakukan perbaikan. “Jangan sampai saat momentum ziarah malam atau renungan suci kondisi disini gelap sekali,” tutur Agus. Sedangkan untuk pengelolaan TMP Kesenden berada di bawah Dinas Sosial Kota Cirebon. (din)

Lolos Ke Final, Tiga Mahasiswa FSEI IAIN Cirebon di Jambore Ekonomi Syariah Nasional III Terus Berjuang

Inilah Mahasiswa FSEI IAIN Cirebon yang menjadi kontingen Jambore Ekonomi Syariah Nasional III, di UIN Surakarta.


FOKUS CIREBON - Semangat tinggi yang tak mudah pupus dan pantang menyerah, terus menggelora di tubuh tiga mahasiswa Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang lolos masuk final.

Ketiganya tengah berjuang merebut kejuaraan di Jambore Ekonomi Syariah Nasional III, yang tengah berlangsung lima hari sejak 3 sampai 7 Oktober 2021, bertempat  di UIN Surakarta, Jawa Tengah.

Pada ajang tersebut, mahasiswa FSEI selain mengikuti Jambore Ekonomi Syariah Nasional III juga Forum Nasional (Fornas) Mahasiswa Ekonomi dan Bisnis Islam Indonesia (MEBI) III.

Dekan FSEI IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Aan Jaelani MAg menjelaskan, kegiatan yang berlangsung lima hari kedepan tersebut, tiga mahasiswa FSEI berhasil masuk final.

“Pada Jambore Ekonomi Syariah III ini, alhamdulillah, 3 mahasiswa kita (FSEI IAIN Syekh Nurjati Cirebon) berhasil masuk ke final dan hari ini sedang berjuang untuk meraih prestasi yang gemilang,” kata Aan, Senin (4/10/2021).

Aan juga menambahkan, ke tiga mahasiswa yang berhasil masuk ke final tersebut, mengikuti lomba debat ekonomi syariah, video kreatif ekonomi syariah, business plan, seni teater, dan call for paper.

“Tentu saja kami berharap mereka terus  memiliki semangat juara dan kita diharapkan dapat memperoleh hasil yang terbaik untuk peningkatan kompetensi mahasiswa, terutama di bidang ekstrakurikuler. Selain itu juga untuk akreditasi, baik di jurusan, fakultas, maupun di tingkat institut," katanya.

Untuk itu, harap Aan, semangat dan perjuangan mereka bisa menjadi tauladan yang baik untuk adik-adik mahasiswa di masa yang akan datang untuk terus memiliki semangat berprestasi atas nama IAIN Syekh Nurjati Cirebon,” terangnya. (din

Jumat, 01 Oktober 2021

Jelang Musim Hujan, DPUPR Kota Cirebon Tingkatkan Pemeliharaan Drainase

FOKUS CIREBON – Pemerintah Daerah Kota Cirebon melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) meningkatkan intensitas pemeliharaan drainase, menjelang datangnya musim hujan.

Hal itu dilakukan guna memastikan kondisi drainase siap dialiri air dengan debit lebih tinggi dibanding sebelum musim hujan. Setidaknya dapat mengurangi potensi luapan air ketika intensitas hujan tinggi.

Kepala DPUTR Kota Cirebon, Syaroni ATD., M.T., menuturkan, prioritas pemeliharaan drainase diantaranya di ruas Jalan Cipto Mangunkusomo dan Jalan Terusan Pemuda. Di ruas jalan tersebut sering terjadi genangan air saat musim hujan.

“Ini sebagai langkah antisipasi terjadi genangan air di badan jalan pada ruas yang sering terjadi genangan,” kata Syaroni, Kamis (30/9/2021), di Balai Kota Cirebon.

Pemeliharaan yang dilakukan meliputi membersihkan gorong-gorong, penyedotan lumpur dan membersihkan sampah yang menutupi drainase. “Hampir semua drainase yang rawan genangan sudah kami bersihkan,” ujarnya.

Menurut Syaroni, saat musim hujan tidak ada ruas jalan di Kota Cirebon yang banjir, melainkan hanya ada genangan air. 

“Kalau banjir itu air surutnya lebih dari sehari. Sedangkan genangan air surut dalam hitungan jam,” katanya.

Pihaknya, lanjut Syaroni, telah menyiapkan tim khusus di saat terjadi genangan air pada musim hujan. Hal ini berkaitan dengan instruksi walikota Cirebon tentang siaga bencana di musim hujan. “Kami ada tim yang siap diterjunkan kapan pun dan di mana pun,” kata Syaroni.

Dia juga mengaku terbuka menerima pengaduan dari masyarakat terkait infrastruktur di Kota Cirebon. Baginya, kenyamanan adalah prioritas utama yang diberikan sebagai pelayan masyarakat. 

“Kalau ada keluhan terkait infrastruktur kami siap akan turun memperbaiki,” katanya. (din)