FOKUS CIREBON - Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (IQTAF) IAIN Syekh Nurjati Cirebon gelar Kajian Lintas Kampus bersama jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Universitas Muhammadiyah Cirebon, Senin (06/12/2021).
This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Senin, 06 Desember 2021
HMJ IQTAF IAIN Cirebon Pertemukan Tiga Perguruan Tinggi Besar dalam Gelar Kajian Lintas Kampus
Minggu, 05 Desember 2021
Bupati Minta Fatayat NU Bantu Pemda dalam Pembangunan di Kabupaten Cirebon
KABUPATEN CIREBON - Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag menghadiri acara Latihan Kader Dasar (LKD) PC Fatayat NU Kabupaten Cirebon, Minggu (5/12/2021).
Imron berpesan, agar para organisasi Fatayat NU selalu ikut serta dalam membantu pemerintah daerah dalam pembangunan di Kabupaten Cirebon.
"Peran serta Fatayat NU sangatlah penting bagi Kabupaten Cirebon karena mereka ikut serta dalam pembangunan di daerah," katanya.
Ia pun mengajak semua organisasi NU agar selalu menjaga organisasi dan memperkuat jaringan. "Jaringan sangatlah penting, sebab bisa ikut membantu semua yang kita lakukan," kata Imron.
Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Cirebon, KH. Aziz Hakim Syaerozi mengatakan, kegiatan kaderisasi ini sangatlah penting bagi sebuah organisasi. Sebab, tanpa adanya kaderisasi ke depan suatu organisasi tidak akan membuat perubahan.
"Kita lihat Nahdlatul Ulama walaupun umurnya hampir satu abad tetapi NU selalu dicintai dan diminati semua kalangan," katanya.
Azis menjelaskan, kegiatan kaderisasi ini harus tetap digalakkan hingga ke tingkat kecamatan. Sebab, Fatayat juga harus memiliki kader ulama untuk bisa menjadi seorang pemimpin.
"Kaderisasi ini bertujuan bagaimana ke depan kita bisa menciptakan dan menumbuhkan kader-kader yang militan. Karena kader-kader ini kelak akan menjadi pemimpin ke depannya," ujarnya.
Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Cirebon Roziqoh, M.Pd mengatakan, pihaknya mengucapkan banyak terima kasih kepada semua elemen yang sudah membantu kegiatan Latihan Kader Dasar (LKD) Fatayat NU.
Menurutnya, kegiatan LDK ini sudah ada di program pengurus Fatayat NU Kabupaten Cirebon. Namun dengan kondisi pandemi ini semuanya bisa berubah.
"Pandemi ini menggangu semua program Fatayat NU Kabupaten Cirebon. Setelah dilantik baru sebatas rapat kerja dan kegiatan sosial yang bisa dilakukan. Tetapi alhamdulillah sekarang LDK bisa kita selenggarakan," kata Roziqoh.
Selain itu, kata Roziqoh Fatayat NU Kabupaten Cirebon mempunyai program TOT dan kaderisasi yang beriringan.
Ia menjelaskan, Fatayat NU merupakan organisasi perempuan NU. Organisasi yang konsen dalam memperjuangan hak-hak perempuan.
"Kita ke depan akan menghadapi tantangan yang cukup besar. Sehingga dibutuhkan peran serta Fatayat NU dalam ikut membantu Pemerintah Kabupaten Cirebon dalam pembangunan daerah," ujarnya. (din)
Letnan Kolonel Inf Faurizal Noerdin, S. Sos Jabat Dandim 0620/Kabupaten Cirebon
KABUPATEN CIREBON - Bupati Cirebon, Drs. H Imron, M.Ag menghadiri acara pisah sambut Dandim 0620/Kabupaten Cirebon di Hotel Patra Kecamatan Kedawung, Sabtu (5/12/2021) malam.
Acara pisah sambut tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan dihadiri Forkopimda, sejumlah perwakilan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon dan instansi terkait.
Dalam sambutannya, Bupati Imron mengatakan, mengucapkan banyak terima kasih atas kerjasama Letkol Inf Sugir, S.I.P,.M.Tr.(Han) selama ini turut serta membantu Pemerintah Kabupaten Cirebon.
"Selamat bertugas di tempat yang baru semoga diberikan kemudahan dalam menjalankan tugas dan sukses selalu," ucapnya.
Selain itu juga, Imron mengucapkan selamat datang Letnan Inf Faurizal Noerdin, S. Sos yang menjabat Dandim 0620/Kabupaten Cirebon yang baru.
"Mari bersama-sama membangun Kabupaten Cirebon demi kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Imron menjelaskan, peran Kodim 0620 sangatlah besar. Bahkan, di masa pandemi ini Pemerintah Kabupaten Cirebon sangat terbantu oleh unsur TNI dan Polri yang selalu kompak dalam penanganan pandemi Covid-19.
"Peran Pak Sugir ini sangat besar. Ia gencar membantu Pemerintah Kabupaten Cirebon dalam penanganan Covid-19. Sehingga sekarang Kabupaten Cirebon sudah masuk level 2," katanya.
Sementara itu, Dandim lama Letkol Inf Sugir, S.I.P,.M.Tr.(Han) mengucapkan banyak terima kasih atas kerjasama selama menjabat jadi Dandim 0620.
Menurutnya, selama menjabat 1,4 tahun sangat merasakan suasana keakraban bersama semua unsur sangat begitu terkesan.
"Di masa Pandemi Covid-19 tentunya kita mencurahkan semua tenaga pikiran untuk menyelesaikan masalah pandemi ini bersama-sama. Sehingga kebersamaan semua pihak terjalin dengan baik," kata Sugir.
Selain itu, kata Sugir, dirinya sangat berkesan selama bertugas di Kabupaten Cirebon. Yaitu, saat ada kejadian bencana yang luar biasa di Desa Slangit Kecamatan Klangenan yang merusak ratusan rumah warga.
"Ada 315 rumah warga yang rusak akibat bencana angin puting beliung, ada sembilan rumah yang rusak parah. Ini menjadi kesan saya karena semuanya bisa diatasi berkat kerjasama dengan unsur Polri, BPBD dan sejumlah pihak sehingga tadinya rumah warga itu rusak kini bagus kembali," katanya.
Sugir menjelaskan, Kabupaten Cirebon ke depan akan menjadi kabupaten yang maju dan sejahtera. Sebab, pembangunan lima pintu tol di Kabupaten tidak serta merja dibangun, tetapi mempunyai tujuan tertentu.
"Jadi tidak usah pesimistis. Saya yakin Kabupaten Cirebon akan mempunyai prospek yang bagus ke depannya," ujarnya.
Di tempat yang sama, Letkol Inf Faurizal Noerdin, S. Sos yang kini menjabat Dandim 0620/Kabupaten Cirebon mengatakan, banyak prestasi yang dilakukan oleh pak Sugir selama menjabat menjadi Dandim. Bahkan, bukan hal yang mudah untuk mencapai prestasi tersebut. Butuh waktu dan tenaga serta pikiran untuk mencapainya.
"Saya tidak bisa bekerja sendiri sebagai Dandim 0620/Kabupaten Cirebon, saya butuh bantuan dari Pak Bupati dan Forkopimda dan instansi lain. Karena sinergitas sangatlah penting untuk kemajuan Kabupaten Cirebon," katanya. (din)
PPKM Kabupaten Cirebon Turun ke Level 2
KABUPATEN CIREBON.- Kabupaten Cirebon akhirnya turun ke level 2 pada pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Jawa-Bali. Hal tersebut disampaikan langsung Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag melalui konferensi pers di Hotel Patra, Kecamatan Kedawung, Sabtu (5/12/2021) malam.
Bupati Imron mengatakan, per Senin (29/11/2021) pukul 06.00 WIB, capaian vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Kabupaten Cirebon sebesar 52,71 persen (938.854 suntikan). Sementara untuk lansia, mencapai 43,28 persen (66.988 suntikan).
"Artinya, status level wilayah Kabupaten Cirebon pada minggu ini berada di level 2," kata Imron.
Sementara, berdasarkan data KCPEN berbasis nomor induk kependudukan (NIK), jumlah warga Kabupaten Cirebon yang sudah mendapatkan vaksin Covid-19 untuk dosis pertama mencapai angka 1.155.795 atau 64,82 persen. Kemudian, kelompok lansia, 50,88 persen atau 78.753 suntikan.
"Ada selisih yang cukup besar dan signifikan. Kalau warga Kabupaten Cirebon yang divaksin di luar dan datanya dimasukkan ke dalam data capaian Kabupaten Cirebon, herd immunity sudah terbentuk," kata Imron.
Orang nomor satu di Kabupaten Cirebon ini menyebutkan, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di daerahnya itu berjalan baik. Hal tersebut terjadi karena adanya kerjasama antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan masyarakat.
Imron mengatakan, untuk tetap mampu mengendalikan penyebaran Covid-19, ada beberapa langkah yang harus dilakukan. Di antaranya, peningkatan disiplin 5M, pelaksanaan skrining serta testing, terutama di wilayah penyelenggara pilwu serentak.
Selain itu, meningkatkan cakupan vaksinasi Covid-19 sebesar 70 persen hingga akhir 2021 dan membuka posko cek poin di beberapa lokasi pintu masuk Kabupaten Cirebon.
"Kami juga akan melakukan tes acak kepada para pelaku perjalanan. Selain itu, akan memberikan pelayanan bagi pelaku perjalanan yang status kependudukannya Kabupaten Cirebon," kata Imron.
Dalam konferensi pers tersebut, hadir pula Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Muhammad Lutfi, Kapolresta Cirebon Kombes Arif Budiman, Dandim 0620 Letkol Inf Sugir, Kepala Kejaksaan Kabupaten Cirebon Hutamrin, dan pejabat forkopimda lainnya. (din)
Sabtu, 04 Desember 2021
Pandemi Covid 19 Membuat Pengalihan Anggaran, Syahroni : Tahun Depan Berharap Ada Jalan Keluar Untuk Mengejar Pembangunan
Upacara diikuti oleh seluruh jajaran DPUTR Kota Cirebon. Usai upacara, Sekda menyatakan Hari Bakti PU ke-76 tahun ini mengambil tema sigap membangun negeri. “Tema ini terkait dengan situasi pandemi yang saat ini masih terjadi,” tutur Agus.
Pandemi Covid-19 yang sudah terjadi selama dua tahun ini menerjang berbagai sektor kehidupan. Tidak hanya kesehatan namun juga infrastruktur. Dana pembangunan infrastruktur dialihkan untuk penanganan pandemi Covid-19. Ini yang menjadi penyebab pembangunan infrastruktur tidak dapat dilakukan maksimal selama dua tahun ini. "Kita harus kejar ketertinggalan,” tegas Agus.
Sejumlah pekerjaan infrastruktur yang tertunda segera dilakukan kembali. Terutama infrastruktur pengendalian banjir, revitalisasi drainase, peningkatan jalan dan trotoar, serta pembangunan sejumlah taman yang sempat tertunda.
Selanjutnya Sekda juga berharap kondisi semakin membaik. Sehingga pembangunan bisa berjalan dengan baik pula.
Dukungan, sinergi dan kolaborasi baik antar instansi maupun stakeholder lainnya dibutuhkan sehingga pembangunan bisa berjalan dengan lancar.
“Dukungan anggaran sudah kita siapkan. Mudah-mudahan tidak ada lagi kondisi yang mengakibatkan asumsi pendapatan kita meleset,” tutur Agus.
Sementara itu Kepala DPUTR Kota Cirebon, Syaroni, ATD, MT, menjelaskan melalui tema hari Bakti PU ke-76 tahun ini mereka memang dituntut untuk tanggap terhadap berbagai permasalahan infrastruktur.
“Namun selama pandemi Covid-19 kami hanya bisa melakukan pemeliharaan infrastruktur,” tutur Syaroni.
Seperti penambalan ruas jalan yang berlubang, membersihkan drainase dari sampah dan sejumlah pemeliharaan lainnya.
Pandemi Covid-19 yang berdampak pada pengalihan anggaran untuk kesehatan membuat mereka hanya bisa melakukan pemeliharaan infrastruktur. “Saya berharap tahun depan bisa ada jalan keluar,” tutur Syaroni.
Sementara itu dalam rangkaian Hari Bakti PU ke-76, DPUTR Kota Cirebon juga telah melakukan sejumlah kegiatan sosial di sejumlah titik. (din)
Kota Cirebon Diterjang Hujan Angin, Sejumlah Rumah, Toko dan Pohon Tumbang
FOKUS CIREBON - Hujan deras disertai angin kencang dan petir di Kota Cirebon, memporak porandakan sejumlah atap toko, rumah warga, baligho dan pohon. Membuat situasi di Kota Cirebon dari pukul 22.30 hingga pukul 23.45 WIB benar-benar mencekam, Jum'at malam, (4/11/2021).
Jumat, 03 Desember 2021
Tim Itjen Kemenag RI Lakukan Monitoring dan Evaluasi Pengelolaan Media Sosial di Kampus IAIN Cirebon, Hasilnya Bangga
Dua Hari, IAIN Cirebon Menjalani Audit Surveillance Untuk Mendapatkan sertifikasi International Organization for Standardization 9001 2015
FOKUS CIREBON, FC - IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjalani audit surveillance untuk mendapatkan sertifikasi International Organization for Standardization (ISO) 9001 2015. Audit tersebut dilaksanakan selama 2 hari, yaitu Kamis-Jumat (2-3/12/2021).
ISO merupakan salah satu standar internasional dalam sebuah sistem manajemen untuk pengukuran mutu organisasi. Mereka memegang peranan penting dalam mengukur bagaimana kredibilitas perusahaan yang ingin bersaing secara global dan salah satu cara untuk meningkatkan sistem manajemen mutu.
Ketua LPM IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Ayus Ahmad Yusuf MSi menjelaskan, audit ISO 2015 ini lebih kepada manajemen, yaitu untuk meningkatkan pelayanan akademik di kampus setempat.
“Ini dilakukan untuk penjaminan mutu di IAIN Syekh Nurjati Cirebom agar dapat terjamin dengan baik,” kata Ayus saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (2/12/2021).
Dia mengungkapkan, audit ISO 2015 merupakan bagian dari Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME) yang telah dicanangkan LMP IAIN Syekh Nurjati Cirebon.
Selain itu, lanjut Ayus, kampus setempat juga secara berkala menjalani audit yang dilakukan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) untuk meningkatkan kualitas akademik di IAIN Syekh Nurjati Cirebon.
“Audit ISO ini dilakukan oleh pihak eksternal, sehingga prosesnya lebih tajam lagi. Ada berbagai audit yang kita jalani, kita ada SPMI, SPME, BAN-PT, ISO, dan lainnya,” jelasnya. (din)
Tingkatkan Penanganan Hukum Perdata dan TUN di Kabupaten Cirebon , Diskominfo-Kejari Teken MoU
KABUPATEN CIREBON, FC - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Cirebon bekerjasama dengan Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon tentang penanganan masalah hukum bidang perdata dan tata usaha negara.
Penandatanganan perjanjian kerja sama tersebut dilakukan Diskominfo Kabupaten Cirebon dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon di salah satu rumah makan di Kecamatan Beber, Kamis (2/12/2021).
Dalam acara tersebut, turut hadir Plt. Kepala Diskominfo, Sugeng Darsono, SH. MM didampingi beberapa pejabat struktural serta Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon, Hutamrin, SH. MH.
Sugeng mengatakan, kerja sama ini bertujuan untuk menangani bersama penyelesaian permasalahan hukum perdata dan tata usaha negara.
Kerjasama ini meliputi kegiatan berupa pemberian bantuan hukum, pertimbangan hukum dan tindakan hukum lainnya di bidang hukum perdata dan tata usaha negara.
"Nantinya, bilamana Diskominfo menghadapi masalah hukum di bidang perdata dan tata usaha negara bisa meminta bantuan hukum dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon," katanya.
Kerjasama dengan kejari Kabupaten Cirebon ini selama 2 tahun dari 1 desember 2021 sampai 2023.
Sugeng mengungkapkan, kedua belah pihak akan memberikan informasi bilamana ada perubahan dalam perjanjian kerja sama ini.
"Ke depan jika ada perubahan sistem ataupun prosedur menyangkut teknis pelaksanaan kerja sama dilakukan secara musyawarah atau mufakat sesuai dengan peraturan perundangan," ujarnya.(din)
Kamis, 02 Desember 2021
Jurusan SKI FUAD IAIN Cirebon Undang Dosen Tamu, Bedah Pemikiran Politik A'la Maududi dan Ibnu Khaldun
FOKUS CIREBON, FC - Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah, IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengundang dosen tamu dari Prodi Ilmu Politik Fakultas Ushuludin dan Filasafat UIN Sunan Ampel Surabaya.
Kegiatan hasil besutan Jurusan Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) FUAD IAIN Cirebon ini, dalam rangka merealisasikan program Merdeka Belajar dan realisasi dari MoU yang sudah ditandatangani.
Departemen Bakat dan Intelektual DEMA FUAD Menggelar Diskusi Interaktif Gratis Bagi Mahasiswa dan Umum, Ayoo Daftar.. !!
FOKUS CIREBON - Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah IAIN Syekh Nurjati Cirebon Periode 2021-2022 berencana mengadakan kegiatan History Talk dengan tema "Mengenal Sejarah Nabi Muhammad SAW sebagai Upaya Pembentukan Karakter Pemuda Masa Kini".
Dekan FUAD IAIN Cirebon Hadiri Forum Dekan Fakultas Ushuludin Se-Indonesia di UIN Walisongo
FOKUS CIREBON, FC -Dekan FUAD IAIN Cirebon menghadiri pemilihan dan penyusunan Pengurus Forum Dekan Ushuluddin. Pada kegiatan tersebut, terpilih Dr. Yusuf Rahman, M,A. (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta) didampingi Wakil ketua Umum, Dr. Inayah Rohmaniyah, S.Ag., M.Hum (UIN Kalijaga Yogyakarta) serta Dr. H. Hasyim Muhammad, M.Ag (UIN Walisonggo, Semarang) sebagai Sekretaris Jenderal.
Kegiatan yang seyogyanya dilaksanakan pada tahun 2020 tahun lalu, dan baru dilaksanakan tahun 2021 ini, karena masih dalam suasana Covid-19, sehingga kegiatan tersebut tertunda.
Pada kegiatan ini, UIN Walisongo sebagai tuan rumah dan mengundang seluruh dekan di lingkungan fakultas Ushuluddin di seluruh Indonesa.
Kegiatan ini mendapat tanggapan yang baik, sehingga tidak kurang dari 30 dekan berkumpul selama tiga hari membahas berbagai hal terkait dengan fakultas Ushuluddin.
Pada kegiatan ini, Dekan Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr Hajam MAg bersama Wakil Dekan Bidang Akademik, Dr Arief Rachman MSi selama tiga hari berada di Hotel Santika Premiere, Semarang.
Rektor UIN Walisongo dalam sambutan pembukaannya menyambut baik kegiatan tersebut, serta mendukung penuh kegiatan yang bertemakan “Mewujudkan Kampus Merdeka dan Akreditasi Unggul di Program Studi Fakultas Ushuluddin” sebagai sebuah kegiatan yang mencoba untuk bersama-sama membahas implementasi Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka (MBKM) serta untuk mendapatkan akreditasi unggul di semua prodi atau jurusan di lingkungan fakultas Ushuluddin.
“Dalam kegiatan ini, para dekan membahas berbagai masalah terkait dengan upaya peningkatan kinerja Fakultas Ushuluddin,” terang Rektor UIN Walisongo.
Rektor juga menjelaskan, ada sejumlah materi pembahasan pada pertemuan tersebut, di antaranya membahas Internasionalisasi dan Akreditasi Unggul, Implementasi MBKM dan Kurikulum MBKM, Profesorisasi dan Transformasi Tigas Akhir ke Artikel serta pemilihan dan Penetapan Pengurus Forum Dekan Fakultas Ushuluddin dan kegiatan ini ditutup dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Terpadu oleh para Dekan di Fakultas Ushuluddin seluruh Indonesia.
Dari hasil pembahasan tersebut, ada beberapa hal yang bisa ditindaklanjuti sebagai hasil dari Forum dekan tahun ini, antara lain bahwa kegiatan yang bersifat internasional dapat dilakukan secara bersama-sama antara beberapa kampus. Sehingga kegiatan ini selain untuk mendapatkan ilmu dan pengetahuan terkini serta sebagai implementasi dari MOU yang ditandatangani.
Adapun untuk kegiatan Akreditasi agar mendapatkan nilai Unggul, maka seluruh stakeholder harus berkomitmen untuk melaksanakan kegiatan akreditasi tersebut.
“Kebijakan MBKM, baik implementasi serta kurikulumnya, perlu duduk bersama membahas hal tersebut sehingga ada kesepakatan serta kesepahaman terkait pelaksanaannya,” ujarnya.
Sedangkan proses pencapaian jabatan fungsional tertinggi, yaitu guru besar, perlu memperhatikan hal-hal yang terkait dengan persyaratan utama dan nilai KUm yang harus dipenuhi oleh dosen yang bersangkutan. Sebuah penawaran menarik dari UIN bandung terkait dengan penawaran penulisan artikel yang dimuat di jurnal bereputasi sebagai pengganti skripsi.
Rabu, 01 Desember 2021
Ribuan Buruh Pabrik Rokok Peroleh BLT dari DBHCHT
KABUPATEN CIREBON, FC - Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag membuka sosialisasi pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada buruh pabrik rokok di Hotel Sutan Raja, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Rabu (1/11/2021).
Dalam sambutannya, Bupati Imron mengatakan, sebanyak 3.035 buruh yang mendapatkan bantuan yang berasal dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT).
Imron menyebutkan, DBHCHT diperuntukan untuk tiga program, salah satunya pembinaan lingkungan sosial. Pemberian BLT ini, merupakan salah satu bentuk kepedulian pengusaha kepada para buruhnya.
"Kami menyambut baik program bantuan ini. Secara tidak langsung, bantuan tersebut bisa meningkatkan perekonomian para buruh pabrik rokok di Kabupaten Cirebon," kata Imron.
Imron mengatakan, cukai dari tembakau ini mempunyai peran penting untuk pembangunan di daerah. Semakin besar pendapatan yang berhasil dihimpun, maka pembangunan bakal lebih optimal.
Selain itu, kata Imron, pengusaha yang ada di Kabupaten Cirebon diminta untuk tidak melupakan kewajiban membayar pajak serta tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate sosial responsibility (CSR).
"Kepada pengusaha yang lain, harus mementingkan membayar pajak. Pajak sendiri untuk mendorong pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Cirebon," katanya.
Ia mengimbau, kepada masyarakat di Kabupaten Cirebon agar membeli rokok yang menggunakan pita cukai legal. Semakin tingginya pembelian, maka DBHCHT tiap tahunnya bisa terus meningkat. "Mohon kerjasamanya untuk masyarakat," katanya.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cirebon Iis Krisnandar mengatakan, ribuan buruh yang mendapatkan BLT dari DBHCHT ini berasal dari empat perusahaan pabrik rokok di Kabupaten Cirebon.
Masing-masing, kata Iis, mendapatkan BLT sebesar Rp 550.000. Bantuan tersebut rencananya bakal diberikan setiap tahunnya kepada buruh pabrik rokok.
"Desember ini bantuan langsung cair ke masing-masing rekening penerima. Mudah-mudahan tidak ada halangan," katanya. (din)
Sambut Dirgahayu Ke 22 Dharma Wanita, DWP IAIN Syekh Nurjati Cirebon Gelar Santunan Bagi Pelaku UMKM
FOKUS CIREBON - Menyambut Dirgahayu ke-22 Dharma Wanita Persatuan yang nanti jatuh pada tanggal 7 Desember 2021, DWP IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengadakan kegiatan pemberian bantuan modal kepada para pelaku UMKM yang berada di sekitar lingkungan kampus.
Tiga Kontingen Sabura IAIN Cirebon Raih 2 Emas dan 1 Perak di Kejuaraan Sultan Kacirebonan Cup 2021
FOKUS CIREBON, FC - Atlit Cabang Pencak Silat, Sakti Budi Rasa (Sabura) IAIN Syekh Nurjati Cirebon sukses menyabet 2 emas dan 1 Perak pada ajang Kejuaraan Sultan Kacirebonan Cup 2021. Ketiganya adalah, Muhamad Rafli, Muhamad Ilham dan Syahrul Hidayat.
Tiga mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon ini, berlaga dengan kemampuan yang memukau dan berhasil menumbangkan lawan-lawannya.
Kunjungan IAIN Metro Lampung ke IAIN Cirebon untuk Benchmarking dan Capacity Building
Mahasiswa Bangga, IAIN Syekh Nurjati Cirebon Mendapat Sumbangan Bus dari BRI Regional Cirebon
FOKUS CIREBON - Hampir ditunggu lama, akhirnya pengajuan bantuan yang diajukan pihak IAIN Syekh Nurjati Cirebon, mendapat kabar gembira. Mahasiswa pun bangga setelah mendengar IAIN Cirebon mendapatkan sumbangan Bus mahasiswa dari BRI Regional Cirebon.
Muhammad Hafidzudin Yarfa, salah satu mahasiswa menyatakan, sumbangan Bus mahasiswa ini sebagai bukti betapa pedulinya kampus IAIN Cirebon terhadap eksistensi mahasiswa. Artinya, dorongan kampus terhadap aktifitas mahasiswa sangat besar.
"Ini menjadi bukti, jika kampus IAIN Cirebon sangat mendukung berbagai aktifitas mahasiswa, terutama dalam menyangkut keilmuan, dan pengabdian masyarakat. Tentu kami sebagai mahasiswa menyambut positif, dan semoga bantuan lainnya untuk kepentingan mahasiswa juga diikuti pihak mitra IAIN lainnya," ucap Hafidz.
Pembukaan COMIC Ke 3, FUAD IAIN Cirebon Meriah dengan Tetap Menjalankan Prokes
FOKUS CIREBON - Wakil Dekan III, Dr Anwar Sanusi, M.Ag, membuka secara resmi acara Communication Interest Contest (COMIC) ke 3, bertempat di Auditorium FUAD, IAIN Syekh Nurjati Cirebon.
Berebut Hadiah, Antusiasme Peserta Comic 3.0 Sangat Meriah
Satu Hari Anggota HTQ Tiga Hari Bisa Khatam 30 Juz
FOKUS CIREBON - IAIN Cirebon terus berkarya, membangun kemandirian dan kemajuan di masing-masing Unit Kegiatan Mahasiswa. Kali ini kegiatan tengah dilakukan oleh UKM Hay’atu Tahfidzil Qur’an (HTQ) yang berupaya penuh untuk menjaga kualitas hafalan.
Kegiatan tersebut dilakukan dengan menggelar kegiatan Sema’an Al-Qur’an 30 Juz di Masjid Al-Jami’ah. Tujuannya adalah menumbuhkan minat menghafal dan menjaga hafalan terhadap ayat suci Al-Qur’an pada mahasiswa, hal itu digagas sebagai grand design atau identitas dari UKM HTQ itu sendiri.
Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari dengan diikuti oleh 47 anggota HTQ, dalam artian di satu hari itu anggota HTQ bisa menargetkan 10 juz. Jadi selama tiga hari berlagsung bisa menghatamkan Al-Qur’an (30 Juz).
Ketua Pelaksana Sema’an Al-Qur’an, Abdul Hamid menuturkan dengan mengikuti kegiatan sema’an, seseorang dapat memperbaiki dan meningkatkan bacaan Al-Qur’an mereka, terlebih dalam menghafal Al-Qur’an. Anggota HTQ khususnya, jika ingin dikatakan mempunyai kualitas hafalan yang baik tentunya dalam melafalkan bacaan Al-Qur’an sudah bisa memasuki kategori tartil yang optimal.
“Di tengah kesibukan utama anggota HTQ yaitu kuliah di kelas, kiranya bisa terus ditanamkan pada mereka kecintaan terhadap ayat suci Al-Qur’an,” ujar Hamid.
Menurutnya jika kegiatan ini terus dirutinkan di sekitaran lingkungan kampus, bisa menimbulkan efek positif bagi kepribadian khususnya anggota HTQ dan umumnya Mahasiswa IAIN lain.
Menurut salah satu peserta sema’an, Ummu Aiman. Sema’an Al-Qur’an kiranya bisa terus diistiqomahkan karena bisa jadi bahan pengingat mahasiswa untuk terus dekat dengan Al-Qur’an.
Sekso Acara, Lutfi menambahkan, setelah berlangsungnya kegiatan sema’an anggota HTQ ini akan kembali kepada jurusannya masing-masing dan sudah siap jika memang nanti dibutuhkan dalam beberapa event ke depan.
“Tujuan akhirnya adalah jika berprestasi bisa membawa nama baik dirinya dan kampus. Tidak lupa UKM HTQ yang telah bersedia memberi wadah anggotanya untuk terus membumikan ayat suci Al-Qur’an,” pungkas Lutfi. (din)
Selasa, 30 November 2021
Calon Anggota Komisi Informasi Daerah Kab. Cirebon Memasuki Tahap Tes Wawancara
KABUPATEN CIREBON, FC - Sebanyak 31 peserta Calon Anggota Komisi Informasi Daerah (KID) Kab. Cirebon Masa Jabatan Tahun 2021 -2025 mengikuti tes wawancara, Selasa (30/11/2021) di Hotel Apita Kecamatan Kedawung. Sehari sebelumnya (29/11/2021) para peserta mengikuti Psikotes dan Dinamika Kelompok.
Pemerintah Kabupaten Cirebon menghadirkan lima orang Tim Seleksi yang berasal dari : satu unsur pemerintah, satu dari Komisi Informasi Provinsi Jabar, dua unsur akademis dan satu unsur masyarakat, untuk melakukan test wawancara terhadap para peserta seleksi KID.
Dari hasil seleksi psikotes, dinamika kelompok dan wawancara tersebut, agenda selanjutnya para peserta yang lolos akan mengikuti seleksi uji kelayakan dan kepatutan oleh anggota DPRD Kabupaten Cirebon.
Ketua Tim Seleksi Komisi Informasi Daerah Kabupaten Cirebon Masa Jabatan Tahun 2021-2025, Drs.H. Asdullah Anwar, MM mengatakan, pada tahap awal hingga akhir seleksi KID berjalan dengan lancar.
"Insyaallah hasil seleksi KID ini benar-benar berkualitas. Karena semua tim sudah disumpah, seleksi dari awal sampai akhir menghasilkan orang-orang yang berkualitas yang berkomitmen dalam membantu membangun Komisi Informasi Daerah yang lebih baik lagi di Kabupaten Cirebon, " katanya.
Asdullah menjelaskan, dengan adanya KID ini bisa memberikan informasi program-program pemerintah kepada masyarakat.
"KID ini sesuai dengan tugasnya, semua yang dilakukan baik kebijakan maupun program segalanya itu masyarakat harus mengetahui. Karena dengan diketahui oleh masyarakat nanti muncul kejujuran. Akan tetapi ada informasi tertentu yang sifatnya tidak boleh terbuka untuk umum, salah satunya rahasia negara dan sebagainya," ujarnya.
Selain itu, kata Asdullah, dengan keterbukaan informasi publik ini diharapkan tidak ada lagi kecurigaan masyarakat kepada Pemerintah Kabupaten Cirebon.
Jadi, dengan adanya KID diharapkan bisa dilaksanakan jalannya pemerintahan yang transparan, akuntabel dan dapat dipercaya.
"Dengan visi-misi Bupati Cirebon 'Bersama, Berbudaya, Sejahtera, Agamis, Aman'. Aman sendiri karena kondisi dan keterbukaan informasi dari pemerintah daerah dengan program-programnya sehingga tidak ada muncul prasangka yang kurang baik di masyarakat," kata Asdullah. (Bam)
Bupati Imron Berharap Muscab Gapensi Hasilkan Gagasan Terbaik
KABUPATEN CIREBON.- Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag menghadiri acara Musyawarah Cabang (Muscab) VIII Gabungan Pelaksana Kontruksi (Gapensi) Kabupaten Cirebon di Hotel Patra, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Selasa (30/11/2021).
Imron mengatakan, hasil dari musyawarah yang dilaksanakan anggota Gapensi diharapkan menghasilkan gagasan baik. Evaluasi pun harus dilakukan pada pelaksanaan kali ini.
"Mudah-mudahan dari musyawarah ini menghasilkan yang terbaik. Yang baik, harus bisa dilanjutkan kembali. Tetapi yang kurang baik, harus diperbaiki," kata Imron.
Imron menambahkan, Gapensi harus memiliki peran dalam pembangunan di Kabupaten Cirebon. Puncak keberhasilan pembangunan ini adalah kesejahteraan bagi masyarakat.
Ditambahkan Imron, peran pengusaha dalam roda pemerintahan itu sangat vital. Beberapa pekerjaan kontruksi yang dilakukan di Kabupaten Cirebon, sebagiannya dilakukan Gapensi.
"Gapensi ke depan, harus bertukar pikiran dengan pemerintah. Berharap gapensi, mampu menggali potensi dan nanti disinkronkan," kata Imron.
Ketua BPC Gapensi Kabupaten Cirebon Dadang Juanda mengungkapkan, muscab ini sebagai wadah silaturahmi anggota dengan pemerintah. Keterbatasan waktu, membuat anggota organisasi ini sulit bertemu dengan Bupati Cirebon.
"Ini membuktikan kalau Gapensi Kabupaten Cirebon tetap bertahan di masa pandemi Covid-19," katanya.
Sementara, Ketua BPD Gapensi Jabar TB Nasrul Ibnu mengatakan, pelaksanaan muscab Gapensi di Kabupaten Cirebon dilakukan secara tepat waktu sesuai jadwal.
Landainya kasus Covid-19, lanjut Nasrul, harus dimanfaatkan pengusaha konstruksi untuk membantu pemerintah dalam pembangunan daerah.
"Pekerjaan kami sangat tergantung dengan ketersedian anggaran dari pemerintah. Itu artinya, kerjasama masyarakat dan pemerintah dapat melaksanakan pembangunan secara bertahap," katanya. (din)










