Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 21 April 2022

Dharma Wanita Persatuan IAIN Syekh Nurjati Cirebon Bagikan Paket Sembako Sebanyak 310 Pada Kegiatan Ramadhan Tahun 2022

CIREBON, FC - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Institut Agam Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon kembali menggelar berbagai kegiatan Ramadhan 1443 H pada tahun 2022. Gebyar kegiatan tersebut sangat terasa baik di masyarakat maupun di lingkungan civitas akademika kampus.  

Ada sejumlah kegiatan yang digulirkan di antaranya, kegiatan tadarus, tausiyah yang dilaksanakan sebanyak 3 kali, juga pemberian paket sembako kepada 310 penerima. 

Isi paket sembako tersebut terdiri dari beras, gula, sirup, mie instan, teh, dan biskuit.  kegiatan pembagian paket sembako ini menjadi puncak kegiatan Ramadhan 1443 H yang digelar Kamis, (21/4/2022) di kampus setempat.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Hj Tri Saefudin Zuhri menjelaskan, sebanyak 310 penerima paket sembako merupakan karyawan kampus yang meliputi satpam, cleaning service, dosen luar biasa, anak yatim, hingga takmir masjid.

Bahkan, kata dia, jumlah penerima paket sembako tahun 2022 ini mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya yang hanya sebanyak 210 orang.

Tri Saefudin Zuhri juga menyatakan, pembagian sembako tersebut mendapat dukungan dari Unit Pengelola Zakat (UPZ) IAIN Cirebon dan Bank Mandiri Cirebon.

“Dana yang terkumpul DWP IAIN Cirebon dari donatur di lingkungan kampus mencapai Rp26,1. Sedangkan dana amal dari UPZ mencapai Rp45 juta,” jelasnya.

Dana yang terkumpul tersebut, lanjut dia, dikonversi menjadi paket sembako. Sedangkan Bank Mandiri Cirebon menyumbangkan 300 biskuit kaleng.

“Kami sampaikan terima kasih dari sekian banyak donatur sehingga bisa terlaksananya acara hari ini,” kata dia.

Tri berharap, ke depan semakin banyak donatur yang tergerak berdonasi, sehingga dapat lebih banyak orang yang dapat paket sembako tersebut.

“Harapannya ke depan para penerima bisa mendapatkan semua. Tidak bergantian ya. Kalau sekarang kan masih bergantian,” katanya.

Sementara itu, Ketua DWP IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Hj Fatimah Sumanta Hasyim menjelaskan, pembagian paket sembako merupakan acara puncak kegiatan Ramadan 1443 H ini.

"Ya, pembagian paket sembako ini merupakan acara puncak kegiatan Ramadhan 1443 H. Sebelumnya kami juga menggelar kegiatan keagamaan, seperti tadarus dan tausiyah juga pembagian SKU Koperasi Pegawai Harapan Sejahtera," terangnya. (din)

Hari Kartini, Wabup Minta Perempuan Tekan Angka Kekerasan Perempuan dan Anak

CIREBON, FC - Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Wakil Bupati Cirebon Wahyu Tjiptaningsih, SE, M.Si, meminta kepada para perempuan, untuk bisa menekan angka kekerasan perempuan dan anak di Cirebon. 

Ayu menilai, angka kekerasan perempuan dan anak di Kabupaten Cirebon masih cukup tinggi. Sehingga menurutnya, perlu andil para perempuan untuk bisa menurunkan atau menghilangkan angka tersebut. 

"Perlu menjadi perhatian kita semua,terutama para perempuan, bahwa angka kekerasan perempuan dan anak di Kabupaten Cirebon masih tinggi," kata Ayu. 

Menurut Ayu, perlu sejumlah langkah yang harus dilakukan , untuk bisa menekan angka kekerasan tersebut. Salah satunya ujar Ayu, yaitu dengan memberikan edukasi kepada para perempuan. 

"Sehingga nanti, bisa ikut andil dalam menekan angka kekerasan di Kabupaten Cirebon," kata Ayu. 

Ayu juga mendorong perempuan-perempuan di Kabupaten Cirebon, untuk terlibat dalam sejumlah forum. Karena Ayu menilai, keterlibatan perempuan dalam beberapa forum, masih belum maksimal. 

Karena menurut Ayu, dengan terlibatnya perempuan dalam sejumlah forum, maka perempuan akan bisa mendapatkan banyak akses untuk bisa menyuarakan aspirasinya. 

"Perempuan memiliki semangat besar untuk perubahan," kata Ayu. 

Ayu juga yakin, dengan semangat dan kemampuan yang dimiliki oleh perempuan di Kabupaten Cirebon, para perempuan juga bisa ikut andil dalam menciptakan Kabupaten Cirebon yang maju dan sejahtera. (Indah)

Rabu, 20 April 2022

HMJ IQTAF Gelar Nuzulul Qur'an di Masjid Baitul Amin Gebang Mekar

CIREBON, FC - Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (HMJ IQTAF) IAIN Syekh Nurjati Cirebon belum lama ini menggelar acara Nuzulul Qur'an yang bekerja sama dengan IRMAS Masjid Baitul Amin serta IPNU-IPPNU Gebang Mekar, bertempat di Masjid Baitul Amin, Gebang Mekar, pada Selasa Sore, 19 April 2022.

Dengan mengangkat tema 'Meniti Ilmu dan Menata Hati Melalui Nuzulul Qur'an', Fadhilah Abu Fatah Kurniawan, selaku Ketua Pelaksana menegaskan bahwa kegiatan tersebut akan diisi dengan buka bersama, shalat tarawih, dan tadarus bersama dengan pembagian satu orang per-juz-nya.

"Di kegiatan ini malamnya akan dilaksanakan berbuka bersama, tarawih bersama, kultum, dan tadarus bersama, satu orang satu juz. Harapannya, mudah-mudahan acara ini setiap tahunnya lebih baik dan selalu meningkat serta berkualitas," ujar Fadhilah.

Ketua Umum HMJ IQTAF, Alfath Pangestu Danar, mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah bekerja sama menyukseskan acara tersebut. Tak lupa juga, ia menyampaikan pentingnya mengambil keberkahan dari peristiwa Nuzulul Qur'an.

"Terima kasih kepada panitia dan IRMAS Baitul Amin serta IPNU Gebang Mekar untuk menyukseskan acara kita bersama yaitu Nuzulul Qur'an. Walaupun acara Nuzulul Qur'an ini telat, ya tidak apa-apa, yang penting kita tetap mengambil berkahnya," ujar Alfath.

Munif Ramadhani, selaku Ketua IRMAS Masjid Baitul Amin menyampaikan terima kasih dan permohonan maaf kepada penyelenggara acara, terkait pihak IRMAS yang belum bisa hadir secara full-team.

"Terima kasih kepada IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang telah menggelar acara ini, karena telah memercayai masjid ini untuk mengadakan acara bersama. Mohon maaf, karena banyak dari kami yang belum bisa hadir, baik itu dari DKM maupun dari IRMAS, karena kondisi cuaca yang menghalangi." Ujar Munif.

"Selanjutnya, mohon maaf apabila ada kekurangan, baik dari segi tempat ataupun nanti dari segi makanan yang telah kami siapkan," Tambahnya.

Abdul Aziz Shutadi, selaku Wakorwil FKMTHI Wilayah Jawa Barat menyampaikan sedikit tentang selayang pandang jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, hal ini kiranya bertujuan untuk mengenalkan jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir agar lebih tersampaikan lagi.

"Dalam jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir ini bukan hanya belajar tentang ilmu-ilmu Al-Qur'an, tetapi belajar juga tentang digitalisasi, dan juga ilmu-ilmu yang lain. Di IAIN masih dibuka jalur UMPTKIN dan SPMB. Dalam jurusan Tafsir Hadits juga banyak organisasi yang menghimpun di ranah jurusan," ujar Aziz.

Lebih dalam lagi dijelaskan oleh Demisioner Ketua Umum HMJ IQTAF Periode 2020-2021, Fasfah Sofhal Jamil, S.Ag. Ia menjelaskan awal mula jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir itu berasal dari satu nama prodi.

"Sebenarnya dulu itu masih jurusan Tafsir Hadits, dan pada tahun 2016-2017 prodi Tafsir Hadits dibagi menjadi dua, Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir dan Ilmu Hadits," ujar Fasfah.

Fasfah menyampaikan bahwa salah satu hal yang paling mencirikan dari jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir yakni dilihat dari pengajaran moderasi Islam atau wasathiyah-nya. Di samping itu, secara tersirat, visi misi jurusan disampaikan pula olehnya.

"Salah satu hal yang paling mencolok dari jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir ini adalah moderasi Islam atau nilai wasathiyah. Kalau orang-orang yang ilmunya dalam, tetapi tidak mengenal moderasi Islam, maka penafsiran-penafsiran yang dikeluarkan akan cenderung kaku," tutur Fasfah.

"Visi misi jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir singkatnya itu merelasikan antara pengetahuan-pengetahuan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir dengan pengetahuan digitalisasi yang konon katanya pada 2025 orang-orang akan lebih bersahabat dengan digitalisasi," tandasnya. (Red/Dila)

Melalui Penandatanganan MoU, BK DPR RI Bangun Kemitraan Dengan IAIN Syekh Nurjati Cirebon

CIREBON, FC- Badan Keahlian (BK) DPR RI aktif membangun kemitraan dengan perguruan tinggi. Setelah ke UGM Yogyakarta, BK DPR RI berkunjung ke IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Rabu (20/4/2022).

Kunjungan tersebut dalam rangka perpanjangan nota kesepahaman keterlibatan perguruan tinggi sebagai mitra curah pendapat. Pasalnya, dalam proses penyusunan naskah akademik suatu rancangan undang-undang (RUU) harus melibatkan partisipasi publik.

Kepala BK DPR RI, Dr Inosentius Samsul SH MHum mengatakan, perpanjangan nota kesepahaman antara BK DPR RI dan IAIN Cirebon sebagai bentuk perwujudan meaningful participation yakni asas keterbukaan harus menyertakan partisipasi masyarakat yang maksimal dan bermakna.

“Tujuan awal dari MoU ini adalah bagian dari membangun mitra strategis khususnya dari kalangan perguruan tinggi. Saat ini ada dinamika baru yang saya pikir kerja sama ini makin penting,” ujar Inosentius.

Menurutnya, hal itu sesuai dengan ketetapan Mahkamah Konstitusi yang memerintahkan kepada pembentuk undang-undang (DPR dan pemerintah) untuk membentuk landasan hukum terkait metode Omnibus law.

Inosentius menegaskan, untuk mencapai meaningful participation pembentuk undang-undang dituntut untuk memenuhi tiga hak asasi manusia sekaligus dalam satu tarikan nafas.

Ketiga hak tersebut, imbuh dia, yakni right to information (hak atas informasi), right to be involved (hak untuk dilibatkan oleh individu atau kelompok yang terdampak kebijakan), dan right to claim (hak untuk meminta pertanggungjawaban dan mempertanyakan atas kewajiban pembentuk undang-undang).

“Dan forum Badan Keahlian dengan Perguruan Tinggi ini salah satu bentuk dari itu. Apa yang kita lakukan adalah bagian dari proses legislasi yang menenuhi tuntutan meaningful particiipation,” katanya.

Di pihak lain, Rektor IAIN Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg menilai, menjalin nota kesepahaman dengan BK DPR RI jadi bagian untuk implementasi Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka (MBKM). Dimana mahasiswa bisa melakukan PPL di BK DPR RI.

Bisa pula bentuk kerja sama yang lain yakni BK DPR RI melibatkan akademisi IAIN Cirebon dalam menentukan arah pembuatan suatu RUU.

“Kami akan lakukan elaborasi lebih rinci. Sehingga apa yang kita lakukan itu lebih mendetil ke hal-hal teknis,” terang Sumanta. (din)

Hasil Penerimaan Mahasiswa Baru Melalui Jalur SPAN 2022, IAIN Cirebon Terbanyak Pendaftar Ke 2 IAIN Se Indonesia

CIREBON, FC – Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) tahun 2022, IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjadi kampus pendaftar terbanyak kedua dari klaster IAIN se Indonesia.

Menurut Wakil Rektor I IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Saefudin Zuhri, M.Ag, calon mahasiswa dengan tujuan kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon ini, mencapai sekitar 9 ribu pendaftar. Dari jumlah tersebut, calon mahasiswa yang berhasil lulus berjumlah 1741.

Berdasarkan jumlah tersebut, IAIN Syekh Nurjati Cirebon menempati urutan ke 2 kampus yang paling diminati tingkat IAIN. “Alhamdulillah, IAIN Syekh Nurjati Cirebon menempati peringkat ke 2 pendaftar terbanyak klaster IAIN,” ungkapnya.

Menurut Saefudin, ada sejumlah program studi (Prodi) di IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang paling diminati calon mahasiswa pada jalur SPAN PTKIN 2022 ini. 

Jurusan tersebut, lanjut dia, tersebar di 3 fakultas yang ada di IAIN Syekh Nurjati Cirebon, yaitu Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah (FUAD), serta Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI). 

“Yang paling diminati untuk di FITK itu prodi Pendidikan Agama Islam (PAI), di FUAD itu prodi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI), sedangkan di FSEI prodi Perbankan Syariah,” katanya, Rabu (20/4/2022).

Saefudin juga menjelaskan, bahwa kuota 1741 calon mahasiswa hanya memenuhi 30 persen saja dari target penerimaan mahasiswa baru. 

Saefudin menyebut, 50 persen calon mahasiswa bakal diterima melalui jalur Ujian Masuk (UM) PTKIN dan kuota 20 persen lainnya dipenuhi dari Ujian Mandiri.

"Bagai calon mahasiswa yang gagal masuk IAIN Cirebon melalui jalur SPAN diimbau tak putus asa. Harapan masih ada yakni melalui UM-PTIKIN maupun Ujian Mandiri," katanya. (din)

DPRD Kota Cirebon Menyampaikan Rekomendasi Atas LKPj Walikota Cirebon

Penyampaian rekomendasi atas laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPj) Walikota Cirebon Tahun anggaran 2021.


CIREBON – DPRD Kota Cirebon menyampaikan rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Walikota Cirebon tahun anggaran 2021, Rabu (20/4/2022), dalam rapat paripurna DPRD, di Griya Sawala gedung DPRD.

Penyampaian rekomendasi beserta catatan atas LKPj Walikota 2021 dilakukan sebulan setelah Walikota Cirebon, Drs H Nashrudin Azis SH menyampaikan LKPj 2021 pada 21 Maret 2022 lalu dalam rapat paripurna DPRD.

Catatan dan rekomendasi DPRD tersebut dibacakan oleh Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, M Handarujati Kalamullah SSos. Ada 71 rekomendasi yang terbagi untuk 23 perangkat daerah di lingkungan Pemkot Cirebon.

Namun di dalam penyampaiannya, catatan dan rekomendasi DPRD atas LKPj Walikota 2021 terbagi berdasarkan urusan pemerintahan. Seperti, kesehatan, pendidikan, perhubungan, pekerjaan umum dan tata ruang, dan sebagainya.

Catatan dan rekomendasi DPRD atas LKPj Walikota 2021 tersebut merupakan hasil kajian dari Panitia Khusus (Pansus) LKPj Walikota. Kemudian disepakati dalam rapat paripurna internal DPRD untuk menjadi sikap kelembagaan DPRD.

Setelah itu barulah disampaikan dalam rapat paripurna DPRD secara terbuka, termasuk dihadiri oleh walikota Cirebon, wakil walikota Cirebon, beserta jajarannya.

Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, Fitria Pamungkaswati yang memimpin jalannya rapat paripurna menuturkan, berdasarkan Permendagri Nomor 18/2020 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 13/2019 terkait Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah, DPRD Kota Cirebon memiliki waktu untuk membahas LKPj paling lambat 30 hari setelah LKPj diterima.

“Adapun salah satu tugas Pansus pembahas LKPj Walikota Cirebon tahun anggaran 2021, yaitu melaporkan hasil kerja Pansus dalam rapat paripurna,” kata Fitria.

Menanggapi rekomendasi DPRD, Walikota Cirebon Nashrudin Azis menilai, DPRD Kota Cirebon punya kualitas untuk mengawasi jalannya roda Pemerintah Kota Cirebon.

Karena itu, menurut Azis, harus ada komitmen bersama dari unsur pimpinan DPRD untuk menyelaraskan rekomendasi prioritas yang akan segera ditindaklanjuti oleh Pemkot Cirebon.

“Kami juga mengusulkan, jika secara aturan dibolehkan, adanya unsur eksekutif dan legislatif dalam tim tindak lanjut rekomendasi ini,” kata Azis. (din)

Selasa, 19 April 2022

Keluhan Bupati Cirebon Direspon Kementerian PUPR

CIREBON - Kementerian PUPR merespon dengan cepat keluhan Bupati Cirebon, Imron. Hal tersebut disampaikan Imron, usai bertemu dengan Wamen PUPR di kantor Kementerian PUPR Jakarta, didampingi oleh Kadis PUTR dan Bappelitbangda Kabupaten Cirebon. Menurutnya, semua persoalan yang berhubungan dengan PUTR Kabupaten Cirebon, direspon dengan sangat baik.

"Kami diterima Wamen PUPR, John Wempi Wetipo, dengan sangat baik. Beliau sangat respon dengan berbagai persoalan yang sering Pemkab Cirebon hadapi," ungkap Bupati, Selasa (19/4/2022).

Bupati menjelaskan, Kementerian PUPR sudah membuka ruang komunikasi untuk Pemkab Cirebon. Hal itu berkaitan dengan desain program yang ada di Kabupaten Cirebon. Malahan, Wamen meminta secepatnya kepada SKPD terkait untuk mempersiapkan dokumen dan kelengkapan data yang akurat.

"Malahan kami ditantang untuk secepatnya mempersiapkan data yang akurat. Sebelum lebaran kita agendakan lagi untuk pertemuan," ungkap Imron.

Imron menyebutkan, persoalan banjir, jalan kabupaten, TPAS, SPAM, SPAL dan Rutilahu merupakan program yang menjadi prioritas. Pihaknya meminta agar Kementerian PUPR memberikan prioritas anggaran untuk membantu persoalan tersebut.

"Kalau untuk TPAS Kubang Deleg, asal pengadaan tanahnya sudah aman, kementerian sangat antusias sekali. Wamen juga meminta supaya semua titik urgensi yang ada di PUTR Kabupaten Cirebon segera dilengkapi," jelasnya.

Imron menambahkan, Kabupaten Cirebon tidak mungkin menyelesaikan semua persoalan banjir, persoalan jalan rusak dan sektor PUTR dengan menggunakan dana APBD Kabupaten. Untuk itu, dirinya datang langsung ke Kementerian PUPR untuk berkoordinasi meminta supaya ada kenaikan anggaran dari Kementerian PUPR.

"Ini untuk anggaran tahun depan ya. Tapi syukur-syukur tahun sekarang ada juga yang dialokasikan untuk Kabupaten Cirebon," tukasnya. (Bambang)

Senin, 18 April 2022

Rektor IAIN Cirebon Bertekad Memerangi Pelanggaran Kode Etik Dosen dan Mahasiswa

CIREBON, FC - Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg akhirnya mencopot jabatan dosen yang tersandung kode etik di kampus setempat.

Sanksi pencopotan jabatan tersebut terkait perbuatan tidak menyenangkan terhadap mahasiswi di kampus setempat.

“IAIN Syekh Nurjati Cirebon bertekad memerangi segala bentuk pelanggaran kode etik dosen dan mahasiswa, baik berupa tindakan asusila maupun kekerasan seksual di kampus,” kata rektor dalam keterangan tertulis, Senin (18/4/2022).

Bahkan, Dewan Etik Pelanggaran Disiplin Dosen dan Mahasiswa di Lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon pun telah menyidang kasus kasus tersebut yang telah dilaporkan oleh Pusat Studi Gender dan Anak kampus setempat.

“Sidang ini dilaksanakan selama empat kali, yaitu pada tanggal 4, 6, 11, dan 14 April 2022 telah menghasilkan keputusan yang direkomendasikan kepada Rektor untuk memberikan sanksi kepada yang bersangkutan,” jelasnya.

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon pun memutuskan untuk memberi sanksi kepada dosen dengan mencopot jabatannya, karena telah melanggar kode etik ASN berupa perbuatan tidak menyenangkan terhadap mahasiswi.

Untuk diketahui, dalam kasus lain, Dewan Etik IAIN Syekh Nurjati Cirebon pun sedang melakukan pendalaman dugaan kasus kekerasan seksual antarmahasiswa. Dalam waktu dekat pemeriksaan ini memutuskan hasilnya sebagai rekomendasi kepada rektor untuk ditindaklanjuti.

Sebelumnya, kasus kekerasan seksual di IAIN Syekh Nurjati Cirebon viral usai disebarkan salah satu akun di media sosial. Bahkan, mahasiswa pun beberapa kali melakukan aksi untuk mengawal kasus tersebut. (din)

Dalam Dua Tahun, Ditargetkan 1 Juta Pohon Mangga Gincu Ditanam di Cirebon

CIREBON - Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag., beserta Kepala Dinas Pertanian dan Go Green Indonesia, melaksanakaan penanaman mangga gedong gincu di Desa Panongan Lor Kecamatan Sedong Kabupaten Cirebon, Senin (18/04/2022). 

Penanaman ini, merupakan launching gerakan penanaman satu juta pohon mangga gedong gincu di Kabupaten Cirebon, yang didukung oleh Go Green Indonesia. 

Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag., menyambut baik dan mengapresiasi, Kabupaten Cirebon dilibatkan dalam program penanaman satu juta pohon ini. 

Imron menyebutkan, Kabupaten Cirebon yang berada di wilayah pesisir dan dikenal dengan cuaca yang panas, memang membutuhkan pohon yang banyak. 

"Sehingga gerakan ini sejalan, agar Cirebon menjadi sejuk," ujar Imron. 

Imron juga berharap kepada seluruh masyarakat Kabupaten Cirebon, untuk menyambut baik dan mendukung program ini. 

Ketua Go Green Indonesia, Jatmiko menuturkan, gerakan 1 juta pohon di Kabupaten Cirebon ini, akan melibatkan seluruh desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten Cirebon. 

Ia menargetkan, dari jumlah 412 desa dan 12 kelurahan, masing-masing bisa menanam minimal 1.000 pohon dalam satu tahun. 

"Sehingga sekitar 2 tahun, jumlah 1 juta pohon bisa tercapai," ujar Jatmiko. 

Jatmiko menuturkan, pemilihan mangga gedong gincu sebagai pohon yang ditanam dalam program ini, karena gedong gincu menjadi ikon Kabupaten Cirebon. 

Ia juga berharap, nantinya desa-desa yang akan menanam mangga gedong gincu ini, tidak membeli bibit dari luar, melainkan bisa membelinya dari Desa Panongan Lor. 

"Saya harap, Desa Panongan Lor bisa jadi sentra bibit. Sehingga nanti bisa meningkatkan PAD juga," kata Jatmiko. (Indah)

Menag Yaqut : Perluasan Akses dan Peningkatan Mutu Sukseskan SPAN-UM PTKIN

JAKARTA, FC- Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas merilis Seleksi Prestasi Akademik Nasional Ujian Masuk (SPAN-UM) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) 2022.

Menag mengingatkan, PTKIN tidak semata fokus pada perluasan akses, tetapi juga harus berorientasi pada peningkatan mutu.

Menurutnya, ikhtiar Kementerian Agama dalam perluasan akses masyarakat untuk kuliah di PTKIN semakin berhasil. Pasalnya, setiap tahun ratusan ribu pendaftar ikut terlibat dalam proses SPAN-UM PTKIN.

Tahun 2021 misalnya, Menag mengungkapkan, tidak kurang 280 ribu calon mahasiswa yang mendaftar, terdiri atas 182.890 pendaftar dari 11.920 sekolah melalui jalur SPAN PTKIN dan 100.038 pendaftar melalui jalur UM PTKIN.

“Jumlah pendaftar SPAN-UM PTKIN tiap tahun terus meningkat. Ini setidaknya menjadi penanda bahwa upaya perluasan akses yang dilakukan Kementerian Agama berhasil,” terang Menag di Jakarta, Selasa (18/1/2022).

“SPAN-UM PTKIN sangat strategis, sebagai tahap awal mendapatkan calon-calon mahasiswa terbaik. Karenanya, seleksi mahasiswa ini menjadi sarana peningkatan mutu PTKIN,” sambungnya.

Kualitas PTKIN, kata Menag, bisa dilihat dari output atau lulusan yang dihasilkan. Publik akan menilai seberapa besar PTKIN memiliki dampak bagi kehidupan, tidak hanya bagi negara bangsa, tapi juga peradaban dunia. Dalam konteks ini, SPAN UM PTKIN merupakan langkah awal peningkatan kualitas PTKIN.

“Untuk memiliki output yang baik, tidak hanya dibutuhkan proses saja. Input yang baik tentunya diharapkan akan berdampak kepada kualitas yang akan dihasilkan,” tuturnya.

Ketua Panitia SPAN UM PTKIN yang juga Rektor UIN Walisongo Semarang Imam Taufiq menjelaskan, berdasarkan Undang-Undang No 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi dan Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan dan Pengelolaan Perguruan Tinggi ditetapkan bahwa pola penerimaan mahasiswa baru pada UIN/IAIN/STAIN atau PTN dengan Program Studi Keagamaan di Indonesia dilakukan secara nasional dan bentuk lain. 

Pola seleksi secara nasional pada perguruan tinggi disebut SPAN-PTKIN dan pola seleksi bentuk lain yang dilakukan secara bersama oleh perguruan tinggi disebut UM-PTKIN. Kedua pola seleksi tersebut diikuti oleh calon mahasiswa dari seluruh Indonesia tanpa membedakan jenis kelamin, agama, ras, suku, kedudukan sosial, dan tingkat kemampuan ekonomi.

“SPAN UM PTKIN akan dilaksanakan oleh 58 PTKIN yang tersebar di seluruh Indonesia dan 1 Fakultas Agama PTN yaitu Universitas Singaperbangsa Karawang. Proses pendaftaran jalur SPAN-PTKIN akan dilaksanakan mulai bulan Februari hingga April 2022 . Daftar program studi dan daya tampung SPAN – PTKIN dapat dilihat pada laman : http://www.span-ptkin.ac.id,” terang Imam Taufiq.

“Sementara, proses pembukaan pendaftaran jalur UM-PTKIN, diserahkan ke masing-masing PTKIN, dan akan berakhir pada Juni 2022. Daftar program studi dan daya tampung UM – PTKIN dapat dilihat pada laman: http://www.um-ptkin.ac.id,” tandasnya. (Ril)

Jumat, 15 April 2022

Sahur Bareng Warga, Bupati Cirebon Bagikan Bantuan

CIREBON - Sahur On The Road dan Ngobrog Sahur yang dilakukan Bupati Cirebon, Imron, Jumat dini hari (15/4/2022), mendapat apresiasi masyarakat sekitar.  Beberapa masyarakat yang sempat mendapatkan bingkisan di bunderan Kedawung, mengaku kaget. Pasalnya, dia tidak menyangka kalau yang membagi-bagikan bingkisan itu adalah Bupati Imron dan istrinya.

"Awalnya saya kaget karena pas lagi ngumpul-ngumpul, tiba-tiba ada beberapa mobil berhenti. Eh, ternyata yang turun Pak bupati sama ibu. Kita diberi bingkisan nih, dalamnya minyak goreng, beras dan mie instan," aku warga di sekitar bunderan Kedawung bernama Wanto.

Tim Bupati terus bergerak, dan kembali membagikan bingkisan di bunderan Plered dan bunderan Pasar Minggu. Lokasi-lokasi tersebut memang sering dijadikan kongkow warga sekitar. Begitupun dengan bantuan yang diberikan di seputar Pasar Palimanan. Mereka mengaku senang, karena bantuan yang diberikan bisa meringankan beban seperti kondisi saat ini.

"Cukup membantu ditengah situasi yang  serba sulit seperti sekarang ini," kata warga lainnya.

Usai membagikan bingkisan, Imron kembali bergerak menuju ke Desa Jatianom Kecamatan Susukan. Di Mesjid Nurul Mubin, Imron bersama pengurus Masjid mengadakan sahur bersama. Namun sebelum sahur, bupati memberikan bantuan stimulan sembako kepada pengurus DKM.

"Acara ini kami selenggarakan untuk membantu masyarakat sekitar. Tidak itu saja, ini supaya saya sebagai bupati juga lebih sering berinteraksi dengan masyarakat. Mohon maaf kalau saya belum bisa menjangkau semuanya," kata Imron.

Usai melaksanakan shalat subuh berjamaah, rombongan kembali bergeser. Masih di desa yang sama, Imron kembali memberikan bantuan stimulan sembako di Masjid Al Muttaqien. Tidak itu saja, bupati juga memberikan bantuan Rutilahu untuk 3 rumah yang dianggap sudah tidak layak.

"Semoga semua bantuan yang kami berikan, manfaatnya bisa dirasakan masyarakat. Saya juga mengajak kepada semua masyarakat yang mempunyai harta berlebih, untuk bisa membantu sesama," jelasnya.

Sementara itu Camat Susukan, Carsono, mengaku bangga karena wilayahnya merupakan kecamatan pertama yang dikunjungi dalam program tersebut. Carsono juga mengaku, akan terus mendukung program kerja Bupati Cirebon, baik saat ini maupun program yang akan datang.

"Ini adalah penghormatan yang luar biasa dari bupati untuk masyarakat Kecamatan Susukan. Kami selalu siap mendukung program kerja bapak, baik saat ini maupun kedepannya," tukas Carsono (Indah)