Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 23 April 2022

Hadiri BUBOS Jabar di Kuningan, Bupati Imron Minta Persaudaraan Dipererat

CIREBON, FC - Bupati Cirebon, Imron, menghadiri acara Bulan Suci Berbagi On The Street (BUBOS6), yang diselenggarakan Pemprov Jabar di Kabupaten Kuningan, Sabtu (23/4/2022). Imron mengaku sangat terkesan dengan acara tersebut. Alasannya, bisa menghadirkan nuansa kekeluargaan antar warga yang ada di Jawa Barat dan kepala daerah se-wilayah III Cirebon. Imron meminta, persaudaraan sesama warga Jabar, semakin dipererat lagi.

"Saya sangat terkesan dengan acara ini. Agenda Pemprov Jabar sangat luar biasa, karena bisa mendorong seluruh Pemkab dan Kota yang ada di Jawa Barat untuk bisa berbagi dengan sesama di bulan suci Ramadhan ini," kata Imron usai kegiatan berlangsung.

Menurutnya, nilai-nilai persaudaraan dan rasa kepedulian terhadap sesama memang harus ditanamkan. Untuk itu, dirinya sebagai bupati, meminta seluruh ASN yang ada di Kabupaten Cirebon, untuk terus menanamkan sikap seperti itu. Prinsipnya, harta tidak akan berkurang meskipun beramal setiap waktu.

"BUBOS6 ini memang sangat relevan diterapkan, bukan saja saat bulan suci Ramadhan. Kalau saja semua ASN dan warga Kabupaten Cirebon mempunyai kepedulian tinggi terhadap sesama, maka persatuan dan kesatuan akan terbentuk dengan kuat," jelasnya.

Imron juga menyebutkan, program BUBOS6 di Kabupaten Cirebon, berlangsung sukses. Tercatat, selama bulan suci Ramadhan, program BUBOS6 atau distribusi Rantang Cinta, sudah menyalurkan sebanyak  22.876 paket nasi bungkus yang dibagikan untuk semua kalangan yang kurang mampu.

Imron melihat, sasaran BUBOS6 sedikitnya sudah meringankan beberapa sasaran. Diantaranya,  para lansia, jompo, disabilitas mental, korban tindak kekerasan orang/traficking, serta korban penyalahgunaan NAPZA pada Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS). 

"Setidaknya Pemkab dan masyarakat Kabupaten Cirebon, sudah peduli dengan warga yang semestinya memang harus dibantu. Mungkin kami belum bisa memenuhi rasa keadilan, namun kedepan, kita akan terus memperbaikinya," papar Imron.

Sedangkan puncak BUBOS6 tersebut digelar di Alun-alun Kabupaten Kuningan. Acaranya sendiri dikemas seperti pelaksanaan tahun sebelumnya, yaitu secara hybrid dengan melibatkan warga Jabar yang ada di luar provinsi, bahkan hingga mereka yang ada di luar negeri.

"Saya sangat mengapresiasi BUBOS6 yang diselenggarakan di Kabupaten Kuningan ini. Saya berharap, tingkat kepedulian terhadap sesama bisa lebih ditingkatkan lagi. Dan mudah-mudahan, warga Jabar yang akan mudik, bisa melakukan perjalanan dengan nyaman dan kembali nanti ke perantauan dengan selamat," tukas Gubernur Jabar, Ridwan Kamil usai acara. (din)

Mahasiswa STKIP NU Indramayu Adakan kegiatan Sahur 'On The Road'

FOKUS INDRAMAYU - Saling berbagi dan rasa peduli yang tinggi, Mahasiswa STKIP NU Indramayu mengadakan agenda Sahur _On The Road_ jilid 4, Kamis (21 April 2022). 

Pukul 01 dini hari para Mahasiswa melangsungkan kegiatannya, 90 _box_ nasi dibagikan ke dua titik, yaitu di sekitar Kecamatan Karangampel dan Kecamatan Kedokan Bunder.

Arip, sebagai ketua pelaksana kegiatan Sahur _On The Road_ ini mengharapkan agar nantinya akan ada yang tergerak juga untuk mengadakan kegiatan yang sama guna melangsungkan kegiatan saling berbagi dan mendapatkan berkah Ramadhan.

"Harapan saya semoga agenda ini terus berlangsung dan akan ada jilid berikutnya, semoga bukan hanya kami dari mahasiswa yang mengadakan hal ini, baik dari lapisan masyarakat atau yang lain, karena saling berbagi itu indah," ungkap Arip selaku penggagas kegiatan.

Dalam hal ini, Arip juga mengucapakan rasa terima kasih kepada para dermawan yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini sudah menyisihkan rejekinya untuk berbagi.

Dengan dibantu rekan-rekan mahasiswanya, serta Dosen, Arip dan kawan-kawan tampak lebih semangat lagi untuk saling berbagi.

"Selagi niat kita dengan tujuan kebaikan pasti akan ada jalan, Tuhan akan  mempermudahkannya terus berbagi dan bermanfaat untuk orang lain."  Khoirul Fajri selaku Dosen. (Medi)

Imron Minta Saat Mudik Perhatikan Protokol Kesehatan

FOKUS CIREBON - Bupati Cirebon, Imron, meminta supaya masyarakat tidak lalai saat melakukan mudik lebaran. Dirinya berharap, warga Kabupaten Cirebon maupun pendatang yang melakukan mudik lebaran, supaya tetap  melaksanakan protokol kesehatan secara ketat. Demikian dikatakan Bupati, usai mengikuti gelar pasukan Operasi Ketupat tahun 2022 di halaman Mapolresta Cirebon, Jumat (22/4/2022).

"Kita harus tetap mewaspadai bahaya Covid-19. Untuk itu, bagi pemudik jangan lalai dalam menjalankan protokol kesehatan. Kesehatan dan keselamatan lebih utama dibanding dengan yang lainnya," kata Imron.

Imron juga menjelaskan, Pemkab Cirebon sudah menjalin kerjasama dengan Forkopimda dalam rangka pengamanan saat mudik lebaran. Kerjasama tersebut sudah terjalin, dan tinggal melaksanakan sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing.

"Dalam rangka pengamanan mudik lebaran, kami sudah menjalin komunikasi dan kerjasama yang baik dengan Forkopimda. Kami ingin mudik lebaran kali ini sukses seperti tahun-tahun lalu," jelas Bupati.

Sementara itu Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman menjelaskan, Pemkab dan Forkopimda sudah siap dalam mengantisipasi arus mudik lebaran. Untuk itu, pihaknya mengerahkan sekitar 1.290 anggota Polri. Kalau ditotal jumlah keseluruhan pengamanan dari bantuan TNI dan pihak lainnya berjumlah 2.600 personil. 

"Untuk posko kita dirikan sebanyak 17 posko. Tiga posko di exit tol dan sisanya di ruas jalan alteri. Dinkes juga siapkan tujuh titik vaksinasi yang terpusat di Weru, Losari dan Dukupuntang," ungkap Arif.

Sedangkan Kapolri dalam amanatnya secara serentak, dalam apel gelar pasukan se-Indonesia menyebutkan, hasil survey Badan Litbang Kemenhub RI, mudik kali ini diprediksi berjumlah 85,5 juta jiwa. Pergerakan masyarakat ini, terutama terkonsentrasi di wilayah Pulau Jawa dan Bali. 

Sedangkan moda transportasi lebaran didominasi oleh jalur darat dengan menggunakan kendaraan pribadi 47 persen,  kendaraan umum 31 persen,  jalur udara 10 persen, kereta api 10 persen, jalur laut 2 persen dan lainnya 0,11 persen.

Operasi Ketupat 2022nya sendiri dilaksanakan selama 12 hari, mulai tanggal 28 April 2022 sampai dengan tanggal 9 Mei 2022. Sedangkan fokus pengamanan adalah 101.700

obyek di seluruh Indonesia, baik masjid, tempat wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun KA, dan bandara. 

Sementara dalam pelaksanaannya, operasi ini akan melibatkan 144.392 personel pengamanan gabungan. Terdiri atas 87.880 personel Polri, 13.287 personel 

TNI, serta 43.225 personel yang berasal dari instansi terkait. Antara lain Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka, Pemadam Kebakaran, Linmas, Senkom dan instansi lainnya. 

Kekuatan personel tersebut akan ditempatkan pada 1.710 Pos Pengamanan dan 734 Pos Pelayanan serta 258 Pos Terpadu. (din)

Jumat, 22 April 2022

Ibu-Ibu Majis Ta'lim Subulussalaam Berbagi

 

HARJAMUKTI, FC - Dalam  rangka ikut  serta  menyemarakan  bulan Suci  Ramadhan  1443 H terlebih  10 hari  terakhir,  Ibu Ibu  yang tergabung  dalam wadah Majelis Ta'lim (MT) Subulussalaam berbagi kebahagiaan dengan anak  anak yatim  piatu, janda, jompo dan lainnya terutama yang berada di sekitar Masjid Subulussalaam RW 14 Permata Harjamukti Utara Kelurahan Kalijaga Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon  (22/4).

Menurut Ketua MT Subulussalaam, Yuyun  Yuningsih didampingi Sekretaris Titin Suhartini, menjelaskan bahwa kegiatan ini  sudah untuk yang  5 kalinya dilakukan dalam rangka berbagi kebahagiaan dengan  masyarakat sekitar  Masjid Subulussalaam,  yang  memang berhak menerima nya. Selain itu juga kegiatan tersebut dalam upaya  meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT atas limpahan rejeki yang didapat, tandas Yuyun Yuningsih. 

Sementara itu Nunung Nurhayati dan Neneng Suganda  selaku Koordinator kegiatan dan  Bendahara,  menjelaskan  bahwa dana yang didapat adalah dari  sumbangan para  donatur, dan paket yang  dibagikan sebanyak 50 paket, semoga apa  yang kami berikan dapat bermanfaat  untuk  yang menerima nya, tandas Nunung dan  Neneng Suganda .

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DKM Subulussalaam Naim Abdurachman didampingi Wakil Ketua Didi Sunardi, memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi tinggi nya kepada Ibu Ibu yang tergabung dalam wadah Majelis Ta'lim yang begitu semangat dalam upaya meringankan beban  para Jamaah yang sangat membutuhkan nya, semoga  semua amal  ibadah dan  lainnya  selama Bulan Suci  Ramadhan 1443 H ini  diterima  Allah SWT, dan  berharap  kita  semua  bertemu kembali  dengan  Bulan Suci Ramadhan yang akan datang. (Didi)

Sidang Perubahan Tata Kelola Keuangan IAIN Cirebon Akan Diuji Oleh Kementerian Keuangan RI, Warek 1 : Mohon Doa Restunya Semoga di Nilai Layak dan Ditetapkan Menjadi BLU

CIREBON, FC Perubahan keuangan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon dari Satuan Kerja (Satker) Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) menjadi Badan Layanan Umum (BLU) ditentukan hari ini, Jumat (22/4/2022).

Wakil Rektor I IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Saefudin Zuhri MAg menjelaskan, sidang perubahan tata kelola keuangan tersebut bertempat di gedung M kampus setempat.

“Sidang BLU-nya akan dilakukan besok (hari ini, Jumat 22 April 2022) dengan Kementerian Keuangan untuk diuji. Jadi mohon doa restunya agar IAIN Syekh Nurjati Cirebon bisa mendapatkan penilaian dan layak untuk ditetapkan menjadi BLU,” kata Saefudin saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (21/4/2022).

Menurut dia, transformasi tata keuangan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada mahasiswa dengan mencari sumber-sumber pendanaan dari non mahasiswa.

“Maka optimalisasi yang akan kita siapkan adalah bagaimana rencana bisnisnya ke depan dengan tidak menekankan kepada mahasiswa, seperti usaha apa, strategi apa, dan lainnya,” katanya.

Dari sisi pendapatan, Saefudin mengungkapkan, Satker PNBP IAIN Syekh Nurjati Cirebon sudah mencapai Rp70 miliyar. Bahkan, di level IAIN, angka tersebut dinilai sudah sangat besar.

“Jadi PNPB kita di level IAIN sudah sangat besar padahal dengan UKT (Uang Kuliah Tunggal) yang rendah,” terangnya.

Sehingga, lanjut Saefudin, Kementerian Agama mendorong tata kelola keuangan IAIN Syekh Nurjati Cirebon untuk segera bertransformasi dari Satker PNBP menjadi BLU.

“Kalau dari sisi pendapatan, kita sudah melampaui. Karena ada IAIN lain yang berubah tata kelola keuangannya dari Satker PNBP menjadi BLU itu PNBP-nya di angka Rp30 miliyar, itu sudah menjadi BLU. Sedangkan kita saat ini sudah mencapai Rp70 miliyar,” ujarnya.

Untuk diketahui, IAIN Syekh Nurjati Cirebon tidak sendiri, di hari yang sama IAIN Salatiga juga akan menjalani sidang perubahan tata kelola keuangan dari Satker PNBP ke BLU. (din)

Resmi Miliki 5 Fakultas, Transformasi IAIN Syekh Nurjati Cirebon Menjadi Kampus Berbasis Siber Segera Terwujud

CIREBON, FC - Bagi lulusan SLTA, SMK dan Madrasah Aliyah yang ingin melanjutkan ke bangku kuliah dan mencari jurusan yang diminati, kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjadi pilihannya. Kenapa, karena Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di wilayah III Cirebon ini, kini sudah memiliki 5 fakultas dengan banyak jurusan. 

IAIN Syekh Nurjati Cirebon semakin memenuhi kebutuhan para mahasiswa dengan menghadirkan banyak jurusan dari sejumlah fakultas yang ada.  

Sehingga untuk memenuhi persyaratan transformasi sebagaimana Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 20 Tahun 2020 kini sudah terpenuhi.

Dengan demikian, transformasi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menjadi kampus berbasis siber bernama Universitas Islam Siber Syekh Nurjati Indonesia (UISSI) akan segera terwujud. 

Sebagaimana diketahui, IAIN Syekh Nurjati Cirebon sebelumnya baru memiliki 3 fakultas, yaitu Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah (FUAD), serta Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI). 

Untuk melengkapi 5 fakultas tersebut, FUAD dan FSEI masing-masing dipecah menjadi 2. FUAD dipecah menjadi Fakultas Ushuludin dan Adab serta Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam. Sedangkan FSEI menjadi Fakultas Syariah serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.

Untuk Fakultas Ushuludin dan Adab akan diisi 6 program studi (prodi), yaitu Sejarah Kebudayaan Islam, Filsafat Agama, Ilmu Al-Quran dan Tafsir, Ilmu Hadist, Bahasa dan Sastra Arab, serta Tasawuf dan Psikoterapi.

Sedangkan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam akan diisi 4 prodi, yaitu Sosiologi Agama, Komunikasi dan Penyiaran Islam, Bimbingan dan Konseling Islam, serta Pengembangan Masyarakat Islam.

Untuk Fakultas Syariah akan diisi 4 prodi, yaitu, Hukum Keluarga Islam, Hukum Ekonomi Syariah, Hukum Tatanegara, dan Ilmu Falak. Sedangkan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam juga akan diisi 4 prodi, yaitu Perbankan Syariah, Ekonomi Syariah, Akuntansi Syariah, dan Pariwisata Syariah.

Wakil Rektor I IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Saefudin Zuhri, M.Ag mengungkapkan, fakultas yang dipecah tersebut sudah disahkan melalui PMA Nomor 7 Tahun 2022 Tentang Organisasi dan Tata Kelola Kerja IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan akan mulai beroperasi di tahun akademik 2022/2023 ini. “Fakultas yang dikembangkan itu sudah mulai berjalan tahun ini (2022), karena itu sebenarnya prodi-prodi yang ada di fakultas baru itu sudah berjalan, hanya dimasukan saja ke rumahnya (fakultas baru)”. Rabu (20/4/2022).

Untuk diketahui, berdasarkan PMA Nomor 7 Tahun 2022 Tentang Perubahan Kedua Atas PMA Nomor 11 Tahun 2013 Tentang Organisasi dan Tata Kelola Kerja IAIN Syekh Nurjati Cirebon, pembentukan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam sebagai pemecahan dari FSEI dan Fakultas Komunikasi dan Dakwah Islam sebagai pemecahan dari FUAD telah mendapat persetujuan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi sesuai dengan surat Nomor B/84/M.KT.01/2022 mengenai usulan pembentukan fakultas baru pada IAIN Cirebon.

Pada pasal 10 PMA tersebut, IAIN Syekh Nurjati Cirebon telah sah memiliki 5 fakultas, yaitu Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Fakultas Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Fakultas Ushuludin dan Adab, serta Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam. (din)

Dr Kartimi M.Pd : Pendidikan Wanita Harus Maju, Ini Kunci Kesuksesan

Dr Kartimi, M.Pd, Wakil Rektor II, IAIN Syekh Nurjati Cirebon


CIREBON, FC - Dr Kartimi M.Pd memang layak dipandang sebagai salah satu tokoh wanita yang sukses dalam bidang pendidikan. Selain kiprahnya untuk mencerdaskan anak bangsa, Dr Kartimi, M.Pd juga satu-satunya yang mencatat sejarah di civitas akademika IAIN Cirebon sebagai Wakil Rektor, karena sebelumnya belum pernah ada perwakilan dari kalangan wanita.

Maka sangat tepat, di hari Kartini yang diperingati setiap tanggal 21 April ini bisa menjadi hari bersejarah bagi wanita di Indonesia. Karena, tanggal tersebut merupakan momentum untuk mengingat perjuangan Raden Ajeng (RA) Kartini dalam memperjuangkan emansipasi wanita.

Semangat Kartini dalam memperjuangkan hak wanita itu masih tertanam dan diterapkan dalam kehidupan Wakil Rektor II Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon, Dr Kartimi MPd.

Wanita yang telah mencatatkan sejarah di IAIN Syekh Nurjati Cirebon dengan menjadi wakil rektor perempuan pertama di kampus setempat itu terus melanjutkan perjuangan Kartini di bidang pendidikan.

“Wanita itu penting untuk memiliki pendidikan yang tinggi, karena mereka akan menjadi ibu yang kelak akan mendidik anak-anaknya,” kata Kartimi, Jumat (22/4/2022).

Dengan memiliki pendidikan yang tinggi, lanjut Kartimi, maka hal itu dapat menjadi motivasi kepada anak-anaknya untuk mengejar pendidikannya.

“Pendidikan itu dimulai dari tingkat terbawah, yaitu di lingkungan keluarga. Karena biasanya anak lebih banyak menghabiskan waktu di rumah bersama ibunya, sehingga ibu sangat besar peranannya dalam memberikan pendidikan di rumah yang dapat menjadi pondasi anak-anaknya dalam menjalani kehidupan,” jelasnya.

Kartimi menegaskan, hal terpentinga dalam mendidik anak adalah mengajarkan pendidikan agama. Karena, dengan menanamkam budi pekerti dan nilai-nilai luhur dapat membentengi anak dari pengaruh negatif lingkungan.

“Pendidikan agama perlu ditanamkan sejak kecil karena ini akan melindungi anak dari pengaruh buruk lingkungan. Dengan begitu, diharapkan dapat tercipta generasi yang hebat, unggul, dan berakhlakul karimah,” katanya.

Karena, Kartimi menerangkan, pendidikan untuk anak tidak hanya melulu soal ilmu pengetahuan. Tetapi sangat penting ditanamkan pendidikan akhlak sedini mungkin.

“Akhlak lebih tinggi di atas ilmu. Setan itu berilmu, tapi tidak berakhlak, makanya terhina. Untuk itu ilmu dan akhlak harus berjalan beriringan, sehingga anak-anak kita sebagai generasi penerus menjadi manusia yang hebat dan beradab,” terangnya.

Kendati demikian, kata Kartimi, seorang perempuan tidak bisa memberikan pendidikan kepada anak di rumah sendiri. Melainkan harus berbagi peran dengan suami.

“Emansispasi wanita ini menurut saya bukan berarti wanita dan pria sama, tetapi mereka memiliki proporsi dan tugasnya masing-masing yang perlu dikerjasamakan dengan baik agar tujuan di kehidupan mereka dapat tercapai,” katanya.

Terlebih, terang Kartimi, jika suami dan istri sama-sama memiliki pekerjaan. Sehingga mereka harus membagi tugas antara pekerjaan di kantor dan urusan rumah.

“Karena tanpa kerja sama yang baik, itu tidak bisa berjalan. Semoga wanita Indonesia bisa menjadi wanita yang hebat dan harus menjadi wanita yang beradab,” tandasnya. (din)

Kamis, 21 April 2022

Dharma Wanita Persatuan IAIN Syekh Nurjati Cirebon Bagikan Paket Sembako Sebanyak 310 Pada Kegiatan Ramadhan Tahun 2022

CIREBON, FC - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Institut Agam Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon kembali menggelar berbagai kegiatan Ramadhan 1443 H pada tahun 2022. Gebyar kegiatan tersebut sangat terasa baik di masyarakat maupun di lingkungan civitas akademika kampus.  

Ada sejumlah kegiatan yang digulirkan di antaranya, kegiatan tadarus, tausiyah yang dilaksanakan sebanyak 3 kali, juga pemberian paket sembako kepada 310 penerima. 

Isi paket sembako tersebut terdiri dari beras, gula, sirup, mie instan, teh, dan biskuit.  kegiatan pembagian paket sembako ini menjadi puncak kegiatan Ramadhan 1443 H yang digelar Kamis, (21/4/2022) di kampus setempat.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Hj Tri Saefudin Zuhri menjelaskan, sebanyak 310 penerima paket sembako merupakan karyawan kampus yang meliputi satpam, cleaning service, dosen luar biasa, anak yatim, hingga takmir masjid.

Bahkan, kata dia, jumlah penerima paket sembako tahun 2022 ini mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya yang hanya sebanyak 210 orang.

Tri Saefudin Zuhri juga menyatakan, pembagian sembako tersebut mendapat dukungan dari Unit Pengelola Zakat (UPZ) IAIN Cirebon dan Bank Mandiri Cirebon.

“Dana yang terkumpul DWP IAIN Cirebon dari donatur di lingkungan kampus mencapai Rp26,1. Sedangkan dana amal dari UPZ mencapai Rp45 juta,” jelasnya.

Dana yang terkumpul tersebut, lanjut dia, dikonversi menjadi paket sembako. Sedangkan Bank Mandiri Cirebon menyumbangkan 300 biskuit kaleng.

“Kami sampaikan terima kasih dari sekian banyak donatur sehingga bisa terlaksananya acara hari ini,” kata dia.

Tri berharap, ke depan semakin banyak donatur yang tergerak berdonasi, sehingga dapat lebih banyak orang yang dapat paket sembako tersebut.

“Harapannya ke depan para penerima bisa mendapatkan semua. Tidak bergantian ya. Kalau sekarang kan masih bergantian,” katanya.

Sementara itu, Ketua DWP IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Hj Fatimah Sumanta Hasyim menjelaskan, pembagian paket sembako merupakan acara puncak kegiatan Ramadan 1443 H ini.

"Ya, pembagian paket sembako ini merupakan acara puncak kegiatan Ramadhan 1443 H. Sebelumnya kami juga menggelar kegiatan keagamaan, seperti tadarus dan tausiyah juga pembagian SKU Koperasi Pegawai Harapan Sejahtera," terangnya. (din)

Hari Kartini, Wabup Minta Perempuan Tekan Angka Kekerasan Perempuan dan Anak

CIREBON, FC - Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Wakil Bupati Cirebon Wahyu Tjiptaningsih, SE, M.Si, meminta kepada para perempuan, untuk bisa menekan angka kekerasan perempuan dan anak di Cirebon. 

Ayu menilai, angka kekerasan perempuan dan anak di Kabupaten Cirebon masih cukup tinggi. Sehingga menurutnya, perlu andil para perempuan untuk bisa menurunkan atau menghilangkan angka tersebut. 

"Perlu menjadi perhatian kita semua,terutama para perempuan, bahwa angka kekerasan perempuan dan anak di Kabupaten Cirebon masih tinggi," kata Ayu. 

Menurut Ayu, perlu sejumlah langkah yang harus dilakukan , untuk bisa menekan angka kekerasan tersebut. Salah satunya ujar Ayu, yaitu dengan memberikan edukasi kepada para perempuan. 

"Sehingga nanti, bisa ikut andil dalam menekan angka kekerasan di Kabupaten Cirebon," kata Ayu. 

Ayu juga mendorong perempuan-perempuan di Kabupaten Cirebon, untuk terlibat dalam sejumlah forum. Karena Ayu menilai, keterlibatan perempuan dalam beberapa forum, masih belum maksimal. 

Karena menurut Ayu, dengan terlibatnya perempuan dalam sejumlah forum, maka perempuan akan bisa mendapatkan banyak akses untuk bisa menyuarakan aspirasinya. 

"Perempuan memiliki semangat besar untuk perubahan," kata Ayu. 

Ayu juga yakin, dengan semangat dan kemampuan yang dimiliki oleh perempuan di Kabupaten Cirebon, para perempuan juga bisa ikut andil dalam menciptakan Kabupaten Cirebon yang maju dan sejahtera. (Indah)

Rabu, 20 April 2022

HMJ IQTAF Gelar Nuzulul Qur'an di Masjid Baitul Amin Gebang Mekar

CIREBON, FC - Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (HMJ IQTAF) IAIN Syekh Nurjati Cirebon belum lama ini menggelar acara Nuzulul Qur'an yang bekerja sama dengan IRMAS Masjid Baitul Amin serta IPNU-IPPNU Gebang Mekar, bertempat di Masjid Baitul Amin, Gebang Mekar, pada Selasa Sore, 19 April 2022.

Dengan mengangkat tema 'Meniti Ilmu dan Menata Hati Melalui Nuzulul Qur'an', Fadhilah Abu Fatah Kurniawan, selaku Ketua Pelaksana menegaskan bahwa kegiatan tersebut akan diisi dengan buka bersama, shalat tarawih, dan tadarus bersama dengan pembagian satu orang per-juz-nya.

"Di kegiatan ini malamnya akan dilaksanakan berbuka bersama, tarawih bersama, kultum, dan tadarus bersama, satu orang satu juz. Harapannya, mudah-mudahan acara ini setiap tahunnya lebih baik dan selalu meningkat serta berkualitas," ujar Fadhilah.

Ketua Umum HMJ IQTAF, Alfath Pangestu Danar, mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah bekerja sama menyukseskan acara tersebut. Tak lupa juga, ia menyampaikan pentingnya mengambil keberkahan dari peristiwa Nuzulul Qur'an.

"Terima kasih kepada panitia dan IRMAS Baitul Amin serta IPNU Gebang Mekar untuk menyukseskan acara kita bersama yaitu Nuzulul Qur'an. Walaupun acara Nuzulul Qur'an ini telat, ya tidak apa-apa, yang penting kita tetap mengambil berkahnya," ujar Alfath.

Munif Ramadhani, selaku Ketua IRMAS Masjid Baitul Amin menyampaikan terima kasih dan permohonan maaf kepada penyelenggara acara, terkait pihak IRMAS yang belum bisa hadir secara full-team.

"Terima kasih kepada IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang telah menggelar acara ini, karena telah memercayai masjid ini untuk mengadakan acara bersama. Mohon maaf, karena banyak dari kami yang belum bisa hadir, baik itu dari DKM maupun dari IRMAS, karena kondisi cuaca yang menghalangi." Ujar Munif.

"Selanjutnya, mohon maaf apabila ada kekurangan, baik dari segi tempat ataupun nanti dari segi makanan yang telah kami siapkan," Tambahnya.

Abdul Aziz Shutadi, selaku Wakorwil FKMTHI Wilayah Jawa Barat menyampaikan sedikit tentang selayang pandang jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, hal ini kiranya bertujuan untuk mengenalkan jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir agar lebih tersampaikan lagi.

"Dalam jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir ini bukan hanya belajar tentang ilmu-ilmu Al-Qur'an, tetapi belajar juga tentang digitalisasi, dan juga ilmu-ilmu yang lain. Di IAIN masih dibuka jalur UMPTKIN dan SPMB. Dalam jurusan Tafsir Hadits juga banyak organisasi yang menghimpun di ranah jurusan," ujar Aziz.

Lebih dalam lagi dijelaskan oleh Demisioner Ketua Umum HMJ IQTAF Periode 2020-2021, Fasfah Sofhal Jamil, S.Ag. Ia menjelaskan awal mula jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir itu berasal dari satu nama prodi.

"Sebenarnya dulu itu masih jurusan Tafsir Hadits, dan pada tahun 2016-2017 prodi Tafsir Hadits dibagi menjadi dua, Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir dan Ilmu Hadits," ujar Fasfah.

Fasfah menyampaikan bahwa salah satu hal yang paling mencirikan dari jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir yakni dilihat dari pengajaran moderasi Islam atau wasathiyah-nya. Di samping itu, secara tersirat, visi misi jurusan disampaikan pula olehnya.

"Salah satu hal yang paling mencolok dari jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir ini adalah moderasi Islam atau nilai wasathiyah. Kalau orang-orang yang ilmunya dalam, tetapi tidak mengenal moderasi Islam, maka penafsiran-penafsiran yang dikeluarkan akan cenderung kaku," tutur Fasfah.

"Visi misi jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir singkatnya itu merelasikan antara pengetahuan-pengetahuan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir dengan pengetahuan digitalisasi yang konon katanya pada 2025 orang-orang akan lebih bersahabat dengan digitalisasi," tandasnya. (Red/Dila)

Melalui Penandatanganan MoU, BK DPR RI Bangun Kemitraan Dengan IAIN Syekh Nurjati Cirebon

CIREBON, FC- Badan Keahlian (BK) DPR RI aktif membangun kemitraan dengan perguruan tinggi. Setelah ke UGM Yogyakarta, BK DPR RI berkunjung ke IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Rabu (20/4/2022).

Kunjungan tersebut dalam rangka perpanjangan nota kesepahaman keterlibatan perguruan tinggi sebagai mitra curah pendapat. Pasalnya, dalam proses penyusunan naskah akademik suatu rancangan undang-undang (RUU) harus melibatkan partisipasi publik.

Kepala BK DPR RI, Dr Inosentius Samsul SH MHum mengatakan, perpanjangan nota kesepahaman antara BK DPR RI dan IAIN Cirebon sebagai bentuk perwujudan meaningful participation yakni asas keterbukaan harus menyertakan partisipasi masyarakat yang maksimal dan bermakna.

“Tujuan awal dari MoU ini adalah bagian dari membangun mitra strategis khususnya dari kalangan perguruan tinggi. Saat ini ada dinamika baru yang saya pikir kerja sama ini makin penting,” ujar Inosentius.

Menurutnya, hal itu sesuai dengan ketetapan Mahkamah Konstitusi yang memerintahkan kepada pembentuk undang-undang (DPR dan pemerintah) untuk membentuk landasan hukum terkait metode Omnibus law.

Inosentius menegaskan, untuk mencapai meaningful participation pembentuk undang-undang dituntut untuk memenuhi tiga hak asasi manusia sekaligus dalam satu tarikan nafas.

Ketiga hak tersebut, imbuh dia, yakni right to information (hak atas informasi), right to be involved (hak untuk dilibatkan oleh individu atau kelompok yang terdampak kebijakan), dan right to claim (hak untuk meminta pertanggungjawaban dan mempertanyakan atas kewajiban pembentuk undang-undang).

“Dan forum Badan Keahlian dengan Perguruan Tinggi ini salah satu bentuk dari itu. Apa yang kita lakukan adalah bagian dari proses legislasi yang menenuhi tuntutan meaningful particiipation,” katanya.

Di pihak lain, Rektor IAIN Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg menilai, menjalin nota kesepahaman dengan BK DPR RI jadi bagian untuk implementasi Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka (MBKM). Dimana mahasiswa bisa melakukan PPL di BK DPR RI.

Bisa pula bentuk kerja sama yang lain yakni BK DPR RI melibatkan akademisi IAIN Cirebon dalam menentukan arah pembuatan suatu RUU.

“Kami akan lakukan elaborasi lebih rinci. Sehingga apa yang kita lakukan itu lebih mendetil ke hal-hal teknis,” terang Sumanta. (din)

Hasil Penerimaan Mahasiswa Baru Melalui Jalur SPAN 2022, IAIN Cirebon Terbanyak Pendaftar Ke 2 IAIN Se Indonesia

CIREBON, FC – Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) tahun 2022, IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjadi kampus pendaftar terbanyak kedua dari klaster IAIN se Indonesia.

Menurut Wakil Rektor I IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Saefudin Zuhri, M.Ag, calon mahasiswa dengan tujuan kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon ini, mencapai sekitar 9 ribu pendaftar. Dari jumlah tersebut, calon mahasiswa yang berhasil lulus berjumlah 1741.

Berdasarkan jumlah tersebut, IAIN Syekh Nurjati Cirebon menempati urutan ke 2 kampus yang paling diminati tingkat IAIN. “Alhamdulillah, IAIN Syekh Nurjati Cirebon menempati peringkat ke 2 pendaftar terbanyak klaster IAIN,” ungkapnya.

Menurut Saefudin, ada sejumlah program studi (Prodi) di IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang paling diminati calon mahasiswa pada jalur SPAN PTKIN 2022 ini. 

Jurusan tersebut, lanjut dia, tersebar di 3 fakultas yang ada di IAIN Syekh Nurjati Cirebon, yaitu Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah (FUAD), serta Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI). 

“Yang paling diminati untuk di FITK itu prodi Pendidikan Agama Islam (PAI), di FUAD itu prodi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI), sedangkan di FSEI prodi Perbankan Syariah,” katanya, Rabu (20/4/2022).

Saefudin juga menjelaskan, bahwa kuota 1741 calon mahasiswa hanya memenuhi 30 persen saja dari target penerimaan mahasiswa baru. 

Saefudin menyebut, 50 persen calon mahasiswa bakal diterima melalui jalur Ujian Masuk (UM) PTKIN dan kuota 20 persen lainnya dipenuhi dari Ujian Mandiri.

"Bagai calon mahasiswa yang gagal masuk IAIN Cirebon melalui jalur SPAN diimbau tak putus asa. Harapan masih ada yakni melalui UM-PTIKIN maupun Ujian Mandiri," katanya. (din)

DPRD Kota Cirebon Menyampaikan Rekomendasi Atas LKPj Walikota Cirebon

Penyampaian rekomendasi atas laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPj) Walikota Cirebon Tahun anggaran 2021.


CIREBON – DPRD Kota Cirebon menyampaikan rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Walikota Cirebon tahun anggaran 2021, Rabu (20/4/2022), dalam rapat paripurna DPRD, di Griya Sawala gedung DPRD.

Penyampaian rekomendasi beserta catatan atas LKPj Walikota 2021 dilakukan sebulan setelah Walikota Cirebon, Drs H Nashrudin Azis SH menyampaikan LKPj 2021 pada 21 Maret 2022 lalu dalam rapat paripurna DPRD.

Catatan dan rekomendasi DPRD tersebut dibacakan oleh Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, M Handarujati Kalamullah SSos. Ada 71 rekomendasi yang terbagi untuk 23 perangkat daerah di lingkungan Pemkot Cirebon.

Namun di dalam penyampaiannya, catatan dan rekomendasi DPRD atas LKPj Walikota 2021 terbagi berdasarkan urusan pemerintahan. Seperti, kesehatan, pendidikan, perhubungan, pekerjaan umum dan tata ruang, dan sebagainya.

Catatan dan rekomendasi DPRD atas LKPj Walikota 2021 tersebut merupakan hasil kajian dari Panitia Khusus (Pansus) LKPj Walikota. Kemudian disepakati dalam rapat paripurna internal DPRD untuk menjadi sikap kelembagaan DPRD.

Setelah itu barulah disampaikan dalam rapat paripurna DPRD secara terbuka, termasuk dihadiri oleh walikota Cirebon, wakil walikota Cirebon, beserta jajarannya.

Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, Fitria Pamungkaswati yang memimpin jalannya rapat paripurna menuturkan, berdasarkan Permendagri Nomor 18/2020 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 13/2019 terkait Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah, DPRD Kota Cirebon memiliki waktu untuk membahas LKPj paling lambat 30 hari setelah LKPj diterima.

“Adapun salah satu tugas Pansus pembahas LKPj Walikota Cirebon tahun anggaran 2021, yaitu melaporkan hasil kerja Pansus dalam rapat paripurna,” kata Fitria.

Menanggapi rekomendasi DPRD, Walikota Cirebon Nashrudin Azis menilai, DPRD Kota Cirebon punya kualitas untuk mengawasi jalannya roda Pemerintah Kota Cirebon.

Karena itu, menurut Azis, harus ada komitmen bersama dari unsur pimpinan DPRD untuk menyelaraskan rekomendasi prioritas yang akan segera ditindaklanjuti oleh Pemkot Cirebon.

“Kami juga mengusulkan, jika secara aturan dibolehkan, adanya unsur eksekutif dan legislatif dalam tim tindak lanjut rekomendasi ini,” kata Azis. (din)

Selasa, 19 April 2022

Keluhan Bupati Cirebon Direspon Kementerian PUPR

CIREBON - Kementerian PUPR merespon dengan cepat keluhan Bupati Cirebon, Imron. Hal tersebut disampaikan Imron, usai bertemu dengan Wamen PUPR di kantor Kementerian PUPR Jakarta, didampingi oleh Kadis PUTR dan Bappelitbangda Kabupaten Cirebon. Menurutnya, semua persoalan yang berhubungan dengan PUTR Kabupaten Cirebon, direspon dengan sangat baik.

"Kami diterima Wamen PUPR, John Wempi Wetipo, dengan sangat baik. Beliau sangat respon dengan berbagai persoalan yang sering Pemkab Cirebon hadapi," ungkap Bupati, Selasa (19/4/2022).

Bupati menjelaskan, Kementerian PUPR sudah membuka ruang komunikasi untuk Pemkab Cirebon. Hal itu berkaitan dengan desain program yang ada di Kabupaten Cirebon. Malahan, Wamen meminta secepatnya kepada SKPD terkait untuk mempersiapkan dokumen dan kelengkapan data yang akurat.

"Malahan kami ditantang untuk secepatnya mempersiapkan data yang akurat. Sebelum lebaran kita agendakan lagi untuk pertemuan," ungkap Imron.

Imron menyebutkan, persoalan banjir, jalan kabupaten, TPAS, SPAM, SPAL dan Rutilahu merupakan program yang menjadi prioritas. Pihaknya meminta agar Kementerian PUPR memberikan prioritas anggaran untuk membantu persoalan tersebut.

"Kalau untuk TPAS Kubang Deleg, asal pengadaan tanahnya sudah aman, kementerian sangat antusias sekali. Wamen juga meminta supaya semua titik urgensi yang ada di PUTR Kabupaten Cirebon segera dilengkapi," jelasnya.

Imron menambahkan, Kabupaten Cirebon tidak mungkin menyelesaikan semua persoalan banjir, persoalan jalan rusak dan sektor PUTR dengan menggunakan dana APBD Kabupaten. Untuk itu, dirinya datang langsung ke Kementerian PUPR untuk berkoordinasi meminta supaya ada kenaikan anggaran dari Kementerian PUPR.

"Ini untuk anggaran tahun depan ya. Tapi syukur-syukur tahun sekarang ada juga yang dialokasikan untuk Kabupaten Cirebon," tukasnya. (Bambang)

Senin, 18 April 2022

Rektor IAIN Cirebon Bertekad Memerangi Pelanggaran Kode Etik Dosen dan Mahasiswa

CIREBON, FC - Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg akhirnya mencopot jabatan dosen yang tersandung kode etik di kampus setempat.

Sanksi pencopotan jabatan tersebut terkait perbuatan tidak menyenangkan terhadap mahasiswi di kampus setempat.

“IAIN Syekh Nurjati Cirebon bertekad memerangi segala bentuk pelanggaran kode etik dosen dan mahasiswa, baik berupa tindakan asusila maupun kekerasan seksual di kampus,” kata rektor dalam keterangan tertulis, Senin (18/4/2022).

Bahkan, Dewan Etik Pelanggaran Disiplin Dosen dan Mahasiswa di Lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon pun telah menyidang kasus kasus tersebut yang telah dilaporkan oleh Pusat Studi Gender dan Anak kampus setempat.

“Sidang ini dilaksanakan selama empat kali, yaitu pada tanggal 4, 6, 11, dan 14 April 2022 telah menghasilkan keputusan yang direkomendasikan kepada Rektor untuk memberikan sanksi kepada yang bersangkutan,” jelasnya.

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon pun memutuskan untuk memberi sanksi kepada dosen dengan mencopot jabatannya, karena telah melanggar kode etik ASN berupa perbuatan tidak menyenangkan terhadap mahasiswi.

Untuk diketahui, dalam kasus lain, Dewan Etik IAIN Syekh Nurjati Cirebon pun sedang melakukan pendalaman dugaan kasus kekerasan seksual antarmahasiswa. Dalam waktu dekat pemeriksaan ini memutuskan hasilnya sebagai rekomendasi kepada rektor untuk ditindaklanjuti.

Sebelumnya, kasus kekerasan seksual di IAIN Syekh Nurjati Cirebon viral usai disebarkan salah satu akun di media sosial. Bahkan, mahasiswa pun beberapa kali melakukan aksi untuk mengawal kasus tersebut. (din)

Dalam Dua Tahun, Ditargetkan 1 Juta Pohon Mangga Gincu Ditanam di Cirebon

CIREBON - Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag., beserta Kepala Dinas Pertanian dan Go Green Indonesia, melaksanakaan penanaman mangga gedong gincu di Desa Panongan Lor Kecamatan Sedong Kabupaten Cirebon, Senin (18/04/2022). 

Penanaman ini, merupakan launching gerakan penanaman satu juta pohon mangga gedong gincu di Kabupaten Cirebon, yang didukung oleh Go Green Indonesia. 

Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag., menyambut baik dan mengapresiasi, Kabupaten Cirebon dilibatkan dalam program penanaman satu juta pohon ini. 

Imron menyebutkan, Kabupaten Cirebon yang berada di wilayah pesisir dan dikenal dengan cuaca yang panas, memang membutuhkan pohon yang banyak. 

"Sehingga gerakan ini sejalan, agar Cirebon menjadi sejuk," ujar Imron. 

Imron juga berharap kepada seluruh masyarakat Kabupaten Cirebon, untuk menyambut baik dan mendukung program ini. 

Ketua Go Green Indonesia, Jatmiko menuturkan, gerakan 1 juta pohon di Kabupaten Cirebon ini, akan melibatkan seluruh desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten Cirebon. 

Ia menargetkan, dari jumlah 412 desa dan 12 kelurahan, masing-masing bisa menanam minimal 1.000 pohon dalam satu tahun. 

"Sehingga sekitar 2 tahun, jumlah 1 juta pohon bisa tercapai," ujar Jatmiko. 

Jatmiko menuturkan, pemilihan mangga gedong gincu sebagai pohon yang ditanam dalam program ini, karena gedong gincu menjadi ikon Kabupaten Cirebon. 

Ia juga berharap, nantinya desa-desa yang akan menanam mangga gedong gincu ini, tidak membeli bibit dari luar, melainkan bisa membelinya dari Desa Panongan Lor. 

"Saya harap, Desa Panongan Lor bisa jadi sentra bibit. Sehingga nanti bisa meningkatkan PAD juga," kata Jatmiko. (Indah)

Menag Yaqut : Perluasan Akses dan Peningkatan Mutu Sukseskan SPAN-UM PTKIN

JAKARTA, FC- Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas merilis Seleksi Prestasi Akademik Nasional Ujian Masuk (SPAN-UM) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) 2022.

Menag mengingatkan, PTKIN tidak semata fokus pada perluasan akses, tetapi juga harus berorientasi pada peningkatan mutu.

Menurutnya, ikhtiar Kementerian Agama dalam perluasan akses masyarakat untuk kuliah di PTKIN semakin berhasil. Pasalnya, setiap tahun ratusan ribu pendaftar ikut terlibat dalam proses SPAN-UM PTKIN.

Tahun 2021 misalnya, Menag mengungkapkan, tidak kurang 280 ribu calon mahasiswa yang mendaftar, terdiri atas 182.890 pendaftar dari 11.920 sekolah melalui jalur SPAN PTKIN dan 100.038 pendaftar melalui jalur UM PTKIN.

“Jumlah pendaftar SPAN-UM PTKIN tiap tahun terus meningkat. Ini setidaknya menjadi penanda bahwa upaya perluasan akses yang dilakukan Kementerian Agama berhasil,” terang Menag di Jakarta, Selasa (18/1/2022).

“SPAN-UM PTKIN sangat strategis, sebagai tahap awal mendapatkan calon-calon mahasiswa terbaik. Karenanya, seleksi mahasiswa ini menjadi sarana peningkatan mutu PTKIN,” sambungnya.

Kualitas PTKIN, kata Menag, bisa dilihat dari output atau lulusan yang dihasilkan. Publik akan menilai seberapa besar PTKIN memiliki dampak bagi kehidupan, tidak hanya bagi negara bangsa, tapi juga peradaban dunia. Dalam konteks ini, SPAN UM PTKIN merupakan langkah awal peningkatan kualitas PTKIN.

“Untuk memiliki output yang baik, tidak hanya dibutuhkan proses saja. Input yang baik tentunya diharapkan akan berdampak kepada kualitas yang akan dihasilkan,” tuturnya.

Ketua Panitia SPAN UM PTKIN yang juga Rektor UIN Walisongo Semarang Imam Taufiq menjelaskan, berdasarkan Undang-Undang No 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi dan Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan dan Pengelolaan Perguruan Tinggi ditetapkan bahwa pola penerimaan mahasiswa baru pada UIN/IAIN/STAIN atau PTN dengan Program Studi Keagamaan di Indonesia dilakukan secara nasional dan bentuk lain. 

Pola seleksi secara nasional pada perguruan tinggi disebut SPAN-PTKIN dan pola seleksi bentuk lain yang dilakukan secara bersama oleh perguruan tinggi disebut UM-PTKIN. Kedua pola seleksi tersebut diikuti oleh calon mahasiswa dari seluruh Indonesia tanpa membedakan jenis kelamin, agama, ras, suku, kedudukan sosial, dan tingkat kemampuan ekonomi.

“SPAN UM PTKIN akan dilaksanakan oleh 58 PTKIN yang tersebar di seluruh Indonesia dan 1 Fakultas Agama PTN yaitu Universitas Singaperbangsa Karawang. Proses pendaftaran jalur SPAN-PTKIN akan dilaksanakan mulai bulan Februari hingga April 2022 . Daftar program studi dan daya tampung SPAN – PTKIN dapat dilihat pada laman : http://www.span-ptkin.ac.id,” terang Imam Taufiq.

“Sementara, proses pembukaan pendaftaran jalur UM-PTKIN, diserahkan ke masing-masing PTKIN, dan akan berakhir pada Juni 2022. Daftar program studi dan daya tampung UM – PTKIN dapat dilihat pada laman: http://www.um-ptkin.ac.id,” tandasnya. (Ril)