Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 11 Juni 2022

Mendorong Karya Artikel Jurnal Di Setiap Jurusan, DEMA FUAD IAIN Cirebon Gelar Jurnal Training

FOKUS CIREBON, FC - Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Sabtu 11 Juni 2022 menggelar kegiatan JALANIN (Jurnal Training) bagi mahasiswa Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah.

Diharapkan pada kegiatan tersebut menjadi jalan bagi mahasiswa FUAD untuk melahirkan artikel jurnal di setiap jurusan.

Ketua Pelaksana Dinar Dwie Astika Sosiawan menjelaskan, Jurnal Training online ini dilaksanakan selama dua hari melalui aplikasi zoom meeting dan terbagi menjadi tiga sesi pemaparan materi. 

Pada sesi pertama, kita mengundang Wiwi Fauziah (founder dari platform bimbingan dan konsultasi perkuliahan @ngatasi.id). Pada sesi kedua menghadirkan Dr. H. Mohamad Yahya, S.Th.I, M.Hum (Dosen IAIN Syekh Nurjati Cirebon) juga (Koordinator Divisi Penelitian dan Publikasi Ilmiah Rumah Moderasi Beragama SEJATI). Sedangkan pada sesi ketiga, menghadirkan Dr. Budi Manfaat, M.Si. (Kepala pusat penelitian dan penerbitan, LP2M, IAIN Syekh Nurjati Cirebon).

menurut Dinar, kegiatan JALANIN ini berawal dari sebuah kegelisahan bahwa selain untuk memenuhi tugas perkuliahan ternyata masih sangat sedikit mahasiswa yang memiliki ketertarikan untuk membuat karya tulis.

“Jurnal training ini berangkat dari sebuah kegelisahan bahwa ternyata masih sangat sedikit mahasiswa yang mau menyumbangkan karya tulisnya terutama artikel jurnal,” kata Dinar pada pembukaan Training Jurnal tersebut.

Sementara itu, pada sesi pemaparan, Dr. Budi Manfaat, M.Si mengatakan, bahwa dunia karya tulis adalah jalan yang sunyi, karena sangat sedikit orang yang mau berada di jalan tersebut, sedangkan jalan yang ramai adalah jalan yang dipenuhi hal-hal yang menyenangkan. 

Budi Manfaat berpesan kepada seluruh ormawa FUAD untuk mengembangkan kemampuan mahasiswa terutama kemampuan membuat Jurnal.

Selain itu kegiatan jurnal training ini juga didasari oleh pesan yang disampaikan Dr. Anwar Sanusi, M.Ag saat pelantikan ormawa FUAD pada Januari lalu. 

“Mahasiswa belum benar-benar dikatakan lulus sebelum menyumbangkan karya tulisnya. Tantangannya adalah bagaimana caranya supaya mahasiswa FUAD mau dan mampu untuk membuat karya tulis. Minimal-minimalnya ada karya mahasiswa FUAD yang diterbitkan di jurnal Sinta 3,2,1 dan kalau bisa diterbitkan di jurnal-jurnal Internasional,” kata Wakil Dekan III Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah saat pelantikan Ormawa FUAD.

Wakil Ketua Umum DEMA FUAD Ariq Rifqi Mustofa mengaku bahwa Jurnal Training ini pertama kalinya yang diadakan oleh DEMA FUAD. (Red/Eva)

Pemkab Targetkan MPP Beroperasi Akhir Tahun

CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon memastikan Mal Pelayanan Publik (MPP) akan terealisasi pada akhir 2022. Mal Pelayanan Publik ini nantinya akan membantu masyarakat saat melakukan segala sesuatu yang menyangkut dengan kebutuhan masyarakat terkait pelayanan. 

Bupati Cirebon, Drs. H. Imron M.Ag mengatakan, dengan adanya Mal Pelayanan Publik  (MPP) ini bisa membantu masyarakat untuk mengurus segala sesuatu dengan satu pintu. Menurutnya, di era modernisasi ini, pemerintah harus mengikuti jaman. Dimana semua bisa dilakukan dengan cepat. 

"Pemerintah ingin melayani masyarakat dengan satu pintu. Agar mereka yang akan  melakukan segala sesuatunya bisa terlayani dengan maksimal, tanpa harus mondar-mandir kesana kemari, semuanya ada di Mal Pelayanan Publik," kata Imron usai membuka acara Forum Konsultasi Publik Penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik Kabupaten Cirebon tahun 2022 di Kecamatan Beber Kabupaten Cirebon, Jumat (10/6/2022). 

Imron menjelaskan, Mal Pelayanan Publik tersebut sudah dicanangkan pada tahun sebelumnya. Namun karena tidak adanya anggaran dan masih terkena recofucing Covid-19 sehingga tertunda. 

"Saya ingin Mal Pelayanan Publik akhir tahun 2022 ini bisa beroperasi, walau belum 100 persen. Karena kalau nunggu 100 persen bisa lama, jadi sambil berjalan kekurangannya nanti kita akan lengkapi," katanya.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Kabupaten Cirebon, H. Sugeng Darsono SH mengatakan, untuk tempat Mal Pelayanan Publik sendiri akan bertempat di kantor DPMPTSP. Menurutnya, semua persiapan sudah dilakukan agar MPP ini bisa beroperasi pada akhir tahun. 

"Mudah-mudahan akhir tahun 2022 bisa beroperasi dan bisa diresmikan," ungkapnya. 

Sugeng menjelaskan, untuk anggaran MPP sendiri mengunakan anggaran murni APBD Kabupaten Cirebon. Bahkan kini sudah masuk tahap lelang. 

"Kita anggarkan Rp 3miliar lebih itu untuk renovasi gedung, sarana prasarana dan sistem, karena kita menggunakan gedung yang ada," ujarnya. 

Ia pun mengungkapkan, nantinya MPP ini akan diisi 45 outlet dari 35 instansi vertikal, seperti pemerintah daerah, BUMN, BUMD dan instansi yang berkaitan dengan layanan publik yang ada di Kabupaten Cirebon. Sehingga pelayanan kedepan bisa maksimal dan masyarakat bisa terbantu. 

"Didalamnya nanti ada SKPD yang memang punya pelayanan publik, seperti Dinkes, Disdukcapil, Dinsos dan lainnya. Bahkan pelayanan SIM, serta Pojok Nikah dari Pengadilan Agama juga ada di Mal Pelayanan Publik ini," ungkapnya. (Indah)

Pemkab Cirebon Sudah Penuhi Hak-Hak Anak

CIREBON - Pemkab Cirebon sudah memenuhi hak-hak anak. Hal itu telah dibuktikan dengan memenuhi beberapa fasilitas pada ruang-ruang publik, untuk hak-hak anak. Pemkab sudah memiliki fasilitas ruang bermain ramah anak, baik di desa maupun kelurahan. Ada juga puskesmas ramah anak, sekolah ramah anak dan beberapa pemenuhan hak-hak anak.

Demikian dikatakan Wabup Cirebon, Wahyu Tjiptaningsih (Ayu) saat melakukan Verifikasi Lapangan Hibryd (VLH) Evaluasi Kabupaten Cirebon Layak Anak secara virtual di Kantor Bappelitbangda, Jumat kemarin (10/6/2022). Ayu menyebutkan, meskipun belum maksimal, namun Pemkab terus berupaya  memenuhi hak-hak anak, di manapun mereka berada.

Ayu menjelaskan, pelaksanaan evaluasi Kabupaten Cirebon layak anak adalah moment penting dalam melakukan program Kabupaten Cirebon Layak Anak (KLA). Saat ini, Pemkab Cirebon sudah mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas. Untuk mewujudkan itu, perlu menyamakan persepsi dan langkah kongkretnya.

"Kalau semua sudah bersinergi, maka program yang sudah disusun dengan sendirinya akan berjalan," ungkap Ayu.

Ayu menyebut, untuk lebih menguatkan implementasi Kabupaten Cirebon Layak Anak, saat ini semua stakeholder perlu melakukan evaluasi mendalam untuk menjawab dinamika yang terjadi. Khususnya, pada indikator Kabupaten Cirebon Layak Anak, hasil masukan para pelaksana di lapangan.

"Pengembangan KLA nantinya menjadi sebuah sistem pemenuhan hak-hak anak yang aktual dan konseptual dengan isu dan potensi lokal. Indikator KLA sangat banyak, ya ada 26 indikator yang didasarkan pada subtansi hak-hak anak," ucapnya.

Menurut Wabup, ada lima klaster substansi pemenuhan hak anak. Subtansi tersebut adalah hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan pemanfaatan waktu luang dan kegiatan seni budaya, serta perlindungan khusus.

"Saya berharap indikator-indikator KLA ini bisa menjadi acuan kita untuk memenuhi hak-hak anak. Walau masih dalam masa pandemi, tapi anggota gugus tugas harus menjadi responden aktif dan memberikan penjelasan detail mengenai kegiatan yang sudah dilakukan," pinta Ayu.

Ayu menambahkan, Kabupaten Cirebon sudah mengikuti KLA dari tahun 2015, namun sampai tahun 2021 masih mendapatkan predikat Pratama. Dirinya berharap, tahun sekarang Kabupaten Cirebon bisa meraih KLA untuk tingkat Madya. 

"Dalam mewujudkan KLA, kami menyadari masih banyak kelemahan dan kekurangannya. Oleh karena itu, kami meminta saran dan masukan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan," tukas Ayu.

Sementara itu, Kepala Bappelitbangda Kabupaten Cirebon, Suhartono mengatakan, sejak tahun 2015 sampai tahun 2021 sudah menerbitkan beberapa regulasi terkait perlindungan anak. Dari beberapa regulasi tersebut, pihaknya sudah membuat kesepakatan dengan seluruh stakeholder yang ada. Baik gerakan ketahanan keluarga, maupun ketahanan menuju keluarga sejahtera. (Indah)

Jumat, 10 Juni 2022

Wakil Walikota Cirebon Ucapkan Selamat, Ratusan Personil Pemadam Kebakaran Dinyatakan Lulus Diklat,

CIREBON, FC – Ratusan personel pemadam kebakaran dinyatakan lulus dalam pendidikan dan pelatihan (diklat) kualifikasi pemadam 1 bagi aparatur pemadam kebakaran dan penyelamatan Kota Cirebon, Jumat (10/6/2022), di markas Arhanud 14/PWY Cirebon.

Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati menyampaikan selamat dalam sambutannya. Menurutnya, kelulusan pelatihan ini bukanlah akhir dari pencapaian keterampilan. Karena keterampilan harus terus diasah dengan ketekunan dan disiplin.

“Setelah lulus, saya harap tetap menjaga tingkat keterampilan penyelamatan dan teknik pemadaman kebakaran, dengan selalu disiplin dalam bekerja,” kata Eti.

Eti juga berharap, ilmu yang telah didapatkan selama diklat ini bisa bermanfaat untuk menyelamatkan masyarakat dari bahaya kebakaran. Pihaknya apresiasi para pelatih yang sabar dan semangat untuk memberikan materi selama pelatihan.

“Saya harap ilmu yang telah didapat bisa memberikan manfaat. Tidak hanya pada diri sendiri, melainkan untuk masyarakat yang membutuhkan pertolongan,” kata dia.

Pihaknya juga berterimakasih kepada seluruh peserta yang telah mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh. Terbukti semua peserta bisa lulus diklat.

“Terima kasih telah bersungguh-sungguh dalam mengikuti pelatihan ini. Saya harap semangat ini terus berkobar selama menjalankan tugas,” tuturnya.

Hal serupa disampaikan oleh Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Cirebon, Drs. Adam Nuridin, M.Si. Pihaknya menilai bahwa dengan adanya diklat ini keterampilan petugas pemadam sudah meningkat.

Petugas Damkar Lulus Diklat Peningkatan Keterampilan, Wakil Wali Kota: Tetap Disiplin

Petugas Damkar Lulus Diklat Peningkatan Keterampilan, Wakil Wali Kota: Tetap Disiplin

“Terima kasih sudah mengikuti pelatihan dengan penuh semangat. Keterampilan ini akan terjaga dengan terus berlatih secara disiplin,” kata Adam.

Sebagai informasi, diklat ini berlangsung selama lima hari, ditutup dengan demonstrasi para petugas pemadam setelah mengikuti pelatihan.

Rencananya, setelah diklat ini petugas pemadam kebakaran Kota Cirebon juga akan mengikuti kompetisi Fire Fighter Challenge di Jakarta pada Agustus mendatang. (Indah)

Kamis, 09 Juni 2022

Telkom dan Pemkab Cirebon Kembangkan Eco-Tourism Melalui Digitalisasi Desa Ambulu

KABUPATEN CIREBON — Telkom Indonesia kembali melakukan digitalisasi dan berkolaborasi bersama Pemkab Cirebon mengembangkan eco-tourism, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Ambulu. 

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Komisaris PT. Telkom Indonesia Tbk, sekaligus Dirjen Anggaran Departemen Keuangan, Isa Rachmatarwata yang juga merupakan penggiat pelestarian lingkungan. 

Direktur Enterprise dan Bisnis Telkom Edi Witjara, EVP Telkom Regional 3 Jawa Barat Syaifudin, GM Telkom Cirebon Ferry Zuljanna, Bupati Cirebon Drs. H. Imron M.Ag dan Kepala Desa Sunaji juga turut mendampingi. 

Upaya digitalisasi ini, merupakan bentuk kontribusi Telkom dalam mendukung smart government dengan membangun infrastruktur fiber optic di 412 desa, salah satunya Desa Ambulu, Kecamatan Losari.

Inisiatif ini diawali dengan melakukan pilotting di lokasi Wisata Eco-tourism Desa Ambulu dengan mengimplementasikan E-Lokct dan Ekosistem Smart Village Nusantara. 

Komisaris PT. Telkom Indonesia Tbk, Isa Rachmatarwata mengatakan, kegiatan ini selaras dengan komitmen Telkom. 

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mensejahterakan masyarakat, dengan melakukan pembangunan dan pengembangan infrastruktur di daerah wisata Desa Ambulu. Tentunya hal ini tidak lepas dari upaya kami untuk mendigitalisasikan lokasi wisata tersebut,” terang Isa. 

Dalam kegiatan ini, pihak Telkom juga akan memberikan pendampingan berupa pelatihan kepada pihak-pihak desa untuk memanfaatkan penggunaan aplikasi. 

“Agar tujuan pembuatan aplikasi dapat berjalan dengan optimal. Kami akan memberikan pelatihan secara khusus kepada pihak-pihak desa. Sehingga mereka dapat memahami secara betul bagaimana cara untuk menggunakan aplikasi ini," papar Edi Witjara. 

Sementara itu, Syaifudin selaku EVP Telkom Regional 3 Jawa Barat menyampaikan, pihaknya sangat antusias dalam mengembangkan eco-tourism, karena  melihat ada prospek jangka panjang yang baik sebagai output dari kegiatan ini," ujar Syaifudin.

Menurut Syaifudin, melakukan digitaliasasi di sektor ini menjadi hal yang sangat penting untuk menghadapi persaingan di masa depan. 

"Kami percaya bahwa nantinya kolaborasi ini akan saling menguntungkan, terutama untuk meningkatkan kualitas pelayanan lokasi wisata,” katanya.

Berkaitan dengan hal tersebut, Telkom juga menggandeng UMKM dalam mengakselerasi digitalisasi. Di Kabupaten Cirebon, Telkom telah memberikan Pinjaman Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK) kepada 1.388 UMKM. 

Tidak anya itu, Telkom juga memberikan beberapa dukungan lain untuk mengembangkan lokasi wisata agar semakin diminati. Sebelumnya, Telkom telah melaksanakan penanaman 20.000 pohon mangrove. 

Namun, pada kesempatan ini, Telkom melaksanakan kembali penanaman 37.000 bibit mangrove di Pantai Ambulu, Losari. Disamping itu. diberikan pula dukungan lainnya, berupa pemberian Mesin Packaging Bandeng untuk fasilitas bersama bagi para UMKM Desa Ambulu. 

Telkom berharap, kolaborasi bersama Pemkab Cirebon dalam mengembangkan Eco-Tourism melalui digitalisasi dapat berdampak baik dan memberikan kebermanfaatan jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan. 

Sementara itu, Bupati Cirebon yang hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut, mengucapkan terima kasih atas kepedulian Telkom terhadap Kabupaten Cirebon. Apalagi, dalam kegiatan tersebut juga, PT. Telkom bukan hanya memberikan bantuan pohon mangrove saja, namun juga memberikan bantuan lainnya untuk masyarakat.

"Selain pohon mangrove, tadi ada bantuan juga buat UMKM dan pendidikan," ujar Imron.

Imron berharap, bantuan yang diberikan oleh PT. Telkom memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar dan bisa ikut mengembangkan wilayah Desa Ambulu. (din)

BPBD Kabupaten Cirebon Terima Trailer Dapur Keliling BNPB

KABUPATEN CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mendapatkan satu unit Trailer Dapur Lapangan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Untuk wilayah Provinsi Jawa Barat, hanya Kabupaten Cirebon yang mendapatkan.

Usai menerima, Bupati Cirebon, Drs. H. Imron M.Ag mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh BNPB. Menurutnya, bantuan ini sangat bermanfaat bagi penyediaan pangan untuk korban bencana.

"Kendaraan ini sangat bermanfaat, khususnya di wilayah bencana. Masyarakat jika perlu fasilitas dapur umum, maka mobil ini bisa dipergunakan," ujar Imron, Kamis (9/6/2022) di Pendopo Bupati Cirebon.

Disinggung mengenai diperolehnya bantuan, karena wilayah Kabupaten Cirebon termasuk daerah rawan bencana, Imron tidak menampiknya. Hanya saja, dirinya juga mengaku senang dengan kinerja BPBD yang terbukti bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat.

"Ini hasil kerja dan lobi BPBD Kabupaten Cirebon. Saya selalu meminta kepada dinas untuk tetap menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat maupun provinsi. BPBD sudah membuktikan kalau komunikasi yang baik, akan menghasilkan sesuatu yang baik pula," tambahnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Cirebon, Dr. Alex Suheriyawan MM sebut bantuan ini hasil pengajuan BPBD kepada BNPB. Dia beralasan, situasi cuaca di wilayah Kabupaten Cirebon yang tidak menentu, membuat pihaknya berinisiatif memohon bantuan trailer dapur lapangan ini.

"Bukan hanya untuk Kabupaten Cirebon saja, jika daerah tetangga memerlukannya juga bisa, selama ada koordinasi dengan kita," terangnya.

Untuk pengelolaannya ke depan, Alex menyebut akan bekerja sama dengan Dinas Sosial guna pemenuhan bahan pangannya. Menurutnya, selama ini untuk dapur umum disediakan oleh Dinsos.

"Apabila ada dua tempat terjadinya bencana, maka dapur umum bisa dihandle oleh BPBD dan Dinsos. Kita akan terus berkolaborasi, karena pada dasarnya, trailer dapur lapangan ini memiliki fasilitas yang cukup komplit dan bisa dimanfaatkan secara maksimal," tutupnya. (Hafiz)

Sekretaris Panitia Nasional PPG Kementerian Agama RI Monitoring Kegiatan PPG Dalam Jabatan Yang Diselenggarakan LPTK IAIN Cirebon

Monitoring kegiatan PPG Dalam Jabatan ya g dilakukan Sekretaris Panitia Nasional PPG, Kementerian Agama RI, di kampus IAIN Cirebon. 


FOKUS CIREBON, FC - IAIN Syekh Nurjati Cirebon dikunjungi langsung oleh Direktorat GTK Madrasah Dirjen Pendis Kementerian Agama RI. Kunjungan tersebut dalam rangka monitoring pelaksanaan kegiatan PPG dalam jabatan yang diselenggarakan oleh LPTK IAIN Cirebon, Kamis, (8/6/2022).

Dekan FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Farihin, M.Pd menyatakan bahwa kedatangan rombongan Kementerian Agama RI ini adalah kegiatan kunjungan dari direktorat GTK Madrasah, Dirjen Pendis Kementerian Agama RI, yang langsung dipimpin oleh Sekretaris Panitia Nasional PPG, Kementerian Agama, Dr Mustofa Fahmi, M.Pd sebagai Ketua rombongan.

Dalam kesempatan tersebut, Mustofa Fahmi menyampaikan, maksud dari kunjungan ini adalah untuk memonitoring, ingin melihat visitasi kegiatan PPG dalam jabatan yang diselenggarakan oleh LPTK IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

"Intinya adalah kegiatan PPG dalam jabatan ini lebih berkualitas dan menghasilkan lulusan yang maksimal dan lulusan yang berkualitas juga tentunya," kata Farihin menirukan ucapan yang disampaikan Sekretaris Panitia Nasional PPG.

Amanah Mustofa Fahmi, kata Farihin yaitu monitoring ini semata-mata ingin melihat langsung tata kelola dalam kegiatan PPG dalam jabatan di LPTK IAIN Cirebon. 

Demikian juga sebaliknya, Farihin juga menyampaikan langsung kepada Pak Fahmi bahwa LPTK IAIN Cirebon pada tahun ini menyelenggarakan PPG dalam jabatan untuk PPG Madrasah sebanyak 200 peserta, sedangkan PPG PAI pada sekolah sebanyak 124 peserta dan akan diikuti pada kegiatan PPG berikutnya.

"Sebagai penanggungjawab PPG dalam jabatan LPTK IAIN Cirebon tahun ini berharap agar lulusan di tahun ini lebih besar ketimbang kelulusan di tahun yang lalu. Di mana di kelulusan tahun lalu kita ada di posisi 10 besar dari PPG hitungan Nasional," tandasnya. (Udin)

ORMAWA Institut Gelar Audensi Dengan Para Pimpinan IAIN, Inilah Delapan Point Disampaikan

ORMAWA Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menggelar kegiatan audensi dengan para pimpinan di lingkungan Rektorat IAIN Cirebon. 


FOKUS CIREBON, FC - ORMAWA IAIN Syekh Nurjati Cirebon, yang terdiri dari  SEMA-DEMA Institut, SEMA-DEMA Fakultas, dan perwakilan seluruh Himpunan Mahasiswa Jurusan di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, mengadakan kegiatan audensi denga  pimpinan di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Rabu, (8/6/2022).

Audensi yang dipimpin langsung oleh Ketua Senat Mahasiswa dan Presma IAIN Syekh Nurjati Cirebon, langsung diterima oleh Rektor IAIN, Dr H Sumanta M.Ag, Kepala Biro AUAK, Kabag Akademik dan Kemahasiswaan serta perwakilan dari PTIPD.

Rifqi Fadhillah, Ketua SEMA, mahasiswa semester 8, Jurusan Manajemen Pendidikan Islam, FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon menyatakan, bahwa kegiatan audensi ini dilakukan bersama dengan Fatihul Fauzi, Ketua Presma, Semester 8, Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

"Kami menggagas kegiatan ini dalam rangka untuk menyampaikan sejumlah aspirasi yang berkembang di lingkungan mahasiswa terkait fasiltas kampus dan lainnya. Tentu, audensi ini menjadi cara dan jalan terbaik untuk memperbaiki kondisi yang ada guna menuju kampus dan mahasiswa yang maju dan berprestasi," terangnya.

Rifki juga menyatakan, bahwa dari audiensi tersebut menghasilkan sejumlah poin di antaranya pertama, perbaikan  pada sistem aplikasi yang dimiliki kampus (SC, LMS, dan web kampus) akan segera di evaluasi kembali dan tahun depan akan menggunakan sistem yang baru.

Kedua, Untuk perpanjangan waktu registrasi ulang camaba jalur SPAN-PTKIN akan dirapatkan terlebih dahulu kemudian akan diinformasikan. Sementara menunggu pembayaran tanggal 16 Juni 2022 (registrasi gelombang kedua) selesai.

Ketiga, Transparansi penggolongan UKT untuk camaba sudah terjawab dalam audiensi, bahwa untuk penggolongan UKT banyak faktor dan variabel yang mempengaruhi dalam penentuan besaran UKT bagi mahasiswa baru.

Keempat, Perihal banding UKT bagi camaba golongan ekonomi tertentu yang layak mendapat golongan UKT rendah akan ditinjau kembali dan diverifikasi oleh lembaga secara langsung dengan pengecekan berkas 

Kelima, Penyelarasan terkait mekanisme pembayaran UKT untuk camaba hanya menggunakan 1 bank yaitu BRI dikarenakan jika menambah dengan bank lain ada tambahan biaya yang cukup besar (40 jt/pembukaan host).
Untuk mahasiswa on going tetap menggunakan Bank Mandiri

Keenam, Untuk semester depan (TA 2022-2023) direncanakan akan diadakan KBM secara offline/PTM di kampus.

Ketujuh, Adanya persiapan dan perbaikan sarana prasarana kampus dalam mempersiapkan perkuliahan perkuliahan offline.

Kedelapan, Untuk perencanaan kegiatan masa ta'aruf (PBAK) yg sebelumnya sudah direncanakan secara online akan dilakukan pembahasan ulang. Karena harapan dari mahasiswa untuk PBAK 2022 dilakukan secara offline. 


"Alhamdulillah, delapan point ini sudah kami sampaikan pada kegiatan audensi dengan para pimpinan. Kami berharap, pihak lembaga dapat segera merspon delapan point' tersebut," tandas Rifki. (Udin)

Cinta Almamater, Eva Mahasiswi KPI FUAD IAIN Cirebon Tunjukkan Berbagai Prestasi Kejuaraan

Inilah sosok mahasiswi KPI FUAD IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Eva Juniartika Handayani, sang juara diberbagai perlombaan, yang sangat mencintai almamaternya. 


FOKUS CIREBON, (FC) - Wajahnya yang terbalut hijab dengan senyum manis penuh keakraban, terlihat jelas di pipi meronanya. Dia adalah satu wanita dari sekian mahasiswi di IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang memiliki talenta dan potensi besar dalam berbagai prestasi.

Siapa dia ?, dia adalah Eva Juniartika Handayani, mahasiswi cantik, semester 6, Jurusan Komisi dan Penyiaran Islam (KPI), FUAD IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Saat dihubungi fokuscirebon.com, Eva, sapaan akrab mahasiswi kelahiran Gunungkidul Jawa tengah ini, mulai membuka lembaran pengalamannya sebagai aktivis kampus yang giat di berbagai kegiatan.

Eva tak pernah padam dalam menggelorakan semangat kemahasiswaannya di kampus di mana Eva menimba ilmu. Hal itu dilihat dari semangatnya untuk mendapatkan beasiswa, dan menginjak semester 3 hingga sekarang, beasiswa itu terus mengalir di bangku kuliahnya.

"Alhamdulillah, saya mendapatkan beasiswa prestasi akademik dan beasiswa Bank Indonesia," ucapnya, Kamis, (9/6/2022). 

Demikian juga sebagai aktivis kampus, Eva terus membuka jaringan dan hubungan luas dengan siapa pun. Bagi Eva masa kuliah ini harus benar-benar dimanfaatkan dengan baik, baik untuk meraih prestasi akademiknya maupun prestasi non akademik. 

Semangat inilah yang membuat Eva terjun aktif di berbagai organisasi. Baik organisasi Dewan Mahasiswa (DEMA) FUAD, UKM KPM, termasuk menjadi anggota dan pengurus di GenBI Cirebon.

Hasilnya, Eva pun mampu menunjukkan prestasi gemilangnya saat dinobatkan juara 1 pada lomba News Ancor Protokol Festival pada tahun 2021 dan juara 2 lomba Blog Infest DEMA Institut. 

Tak puas dengan prestasi yang diraih, Eva kembali memacu dirinya untuk merebut prestasi di tingkat internasional. Membuat di setiap ada kesempatan, debut prestasinya terus dikencangkan.


Mahasiswi yang bercita-cita ingin menjadi Jurnalis TV di Indonesia, juga menjadi pengusaha sukses, Eva mantapkan langkah kaki nya dengan terus menyalurkan bakat dan potensinya.

Dengan semangat tinggi, Eva pun pada tahun 2022 ini mendaftarkan diri mengikuti lomba skala internasional yang diselenggarakan di UNPAD.

Semangatnya untuk menjadi juara kian menguatkan langkah kakinya hingga mendaftarkan diri dan ikut pada ajang lomba bergengsi internasional. 

Eva, di lomba Commoviecator (film) berskala internasional, bertarung kemampuan dengan peserta lainnya. Dukungan, dorongan dan doa terus mengalir dari babak ke babak berikutnya. Namun sayang, Eva harus terhenti saat memasuki babak final. 

Tetapi apa yang sudah dilakukan Eva, bukanlah perjuangan yang mudah. Persaingan ketat dengan peserta dari kampus luar sudah mampu dibuktikannya hingga masuk ke babak final. Itulah Eva, mahasiswa KPI FUAD, yang tak pernah putus asa dalam berkarya dan meraih asa. (Udin)





Rabu, 08 Juni 2022

Gegesik Kreatif Festival Sukses Tarik Perhatian Wamendes PDTT


KABUPATEN CIREBON - Pelaksanaan Gegesik Kreatif Festival membuat Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), Budi Arie Setiadi bangga. Bahkan, Budi menegaskan akan mendukung kegiatan serupa untuk terus dilakukan setiap tahunnya.

Dikatakan Budi usai penutupan Gegesik Kreatif Festival, Rabu (8/6/2022). Pemerintah Kabupaten Cirebon terbukti turut serta dalam upaya pelestarian seni dan budaya yang ada. Tanpa keseriusan dari pemerintah daerah, Budi meyakini tidak akan terlaksana even yang sangat bagus ini.

"Pelaksanaan Gegesik Kreatif Festival dan Peresmian gedung kesenian ini membuktikan, bahwa bupati dan juga pemerintah daerah memiliki concern untuk melestarikan seni dan budaya yang dimiliki Kabupaten Cirebon. Kabupaten dan kota lainnya harus bisa mengikuti langkah Kabupaten Cirebon dalam menyelenggarakan kegiatan yang bertujuan untuk melestarikan seni dan budaya," tegas Budi.

Di samping itu juga, suguhan dan penampilan kesenian maupun budaya dalam Gegesik Kreatif Festival ini dinilai Budi sangat indah. Tari Topeng contohnya, disebutkan Budi memiliki detail rumit, sehingga dibutuhkan keseriusan dalam membawakannya.

"Saya yakin para penari ini tidak hanya menciptakan gerakan hanya dalam satu atau dua malam. Terlebih menyatukan gerakan banyak penari, itu sangatlah sulit tanpa latihan yang tekun. Semoga sukses terus seni dan budaya di Kabupaten Cirebon," ungkapnya.

Mengenai dukungan pemerintah pusat, Budi menyebut pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Kementerian Pariwisata untuk terus menjaga seni dan budaya yang ada, khususnya di Gegesik Kabupaten Cirebon. Dia mengatakan, seni dan budaya merupakan salah satu aset pariwisata yang harus terus dijaga. Termasuk perhatian kepada para pelaku seni, Budi menegaskan, akan berupaya membawa para pelaku seni dalam setiap kegiatan kementerian.

"Saya akan usulkan Gegesik Kreatif Festival ini ada setiap tahun dan bahkan bisa lebih meriah lagi. Untuk pelaku seni, selama ini Bali sudah terkenal, dan nanti mungkin pelaku seni dari Gegesik yang akan tampil dalam kegiatan, baik di Jakarta maupun dimana saja," ujarnya.

Bupati Cirebon, Drs. H. Imron M.Ag yang menutup pelaksanaan Gegesik Kreatif Festival juga mengapresiasi semangat warga Kecamatan Gegesik dalam melestarikan seni dan budayanya. Dia menyebut, Kecamatan Gegesik ini sebagai salah satu pusat kesenian di Kabupaten Cirebon.

"Di Kecamatan Gegesik ini banyak sanggar tempat belajar kesenian, sehingga bisa menumbuhkan semangat di masyarakat dalam menjaga nilai-nilai seni dan budaya yang ada. Saya bangga acara yang berlangsung dari tanggal 1 Juni hingga 8 Juni 2022 ini, berlangsung meriah dan lancar," singkatnya.

Senada dengan bupati, Camat Gegesik, Indra Fitriani tak lupa menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat, serta mendukung terlaksananya Gegesik Kreatif Festival tahun ini. Menurutnya, tanpa dukungan semua pihak, terlebih panitia serta warga Gegesik itu sendiri, tidak mungkin diselenggarakan secara baik.

"Terima kasih kepada Pak Wakil Menteri Desa PDTT yang telah hadir dan mendukung, terima kasih kepada Pak Bupati dan Ibu Wakil Bupati, serta Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon. Termasuk juga panitia dan warga Gegesik yang tidak pernah lelah dalam pelaksanakan kegiatan ini. Tanpa bantuan dan dukungan semua pihak, acara Gegesik Kreatif Festival ini tidak akan terlaksana," ungkapnya. (Indah)

Semangat BMK 2022, Berikan Penjaminan Ikan Sehat dan Bermutu

Bupati Cirebon, Drs H Imron M.Ag


CIREBON - Plt Kepala BKIPM Hari Maryadi menyatakan bahwa semangat Buka Mutu Karantina (BMK) tahun 2022 memberikan penjaminan ikan sehat dan bermutu. Hal itu disampaikan saat menjadi pembicara dalam acara BMK tahun 2022, di Padepokan Anti Galau, Desa Sinarancang Kecamatan Mundu, Rabu (8/6/2022). 

Menurutnya, BMK merupakan program dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Dan BMK memiliki tugas memastikan ikan-ikan yang akan dibudidayakan harus sudah sehat. 

Masalahnya kata Hari, jika ikan-ikan tersebut sudah tidak sehat, maka dipastikan nantinya tidak layak untuk dikonsumsi.

"BMK itu tugasnya memastikan bahwa ikan-ikan yang akan dikirim itu sudah sehat dan layak untuk dibudidaya. Kalau bibitnya sudah sehat, nanti saat dikonsumsi juga akan sehat," ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga memantau perkembangan pemeliharaan ikan. Jangan sampai saat dipelihara, menggunakan bahan-bahan berbahaya dan tidak ramah lingkungan. 

"Jadi kita memastikan, bahwa ikan tersebut sehat dan bermutu. Sejak pembibitan, pemeliharaan dan saat dipanen harus memenuhi kaidah yang sudah ditentukan. Intinya, ikan saat dikonsumsi itu sudah sehat," jelasnya.

Dengan demikian lanjutnya, program pemerintah menjadikan ikan sebagai bahan pangan, bisa benar-benar diwujudkan. Salah satunya, masalah stunting yang saat ini masih cukup tinggi di Indonesia. Dengan mengkonsumsi ikan yang sehat, maka penyakit stunting akan segera bisa diatasi.

"Untuk itu, BKM perannya sangat penting. Kami memastikan ikan sebagai konsumsi masyarakat harus layak, karena pengaruhnya sangat besar untuk menunjang kesehatan masyarakat," ucapnya.

Sementara itu, Bupati Cirebon, Imron meminta supaya masyarakat semakin banyak mengkonsumsi ikan. Entah itu ikan laut ataupun ikan tawar. Dengan kondisi wilayah Kabupaten Cirebon yang juga masuk dalam wilayah pantai, seharusnya masyarakat tidak kesulitan dalam mengkonsumsi ikan.

"Seharusnya masyarakat, terlebih yang tinggal di wilayah pantai, tidak kesulitan dalam mengkonsumsi ikan. Dengan adanya program ini, mungkin akan bisa meningkatkan kualitas ikan, khususnya air tawar," papar bupati.

Imron menambahkan, program BMK sangat membantu sekali, karena ikan yang dimakan masyarakat benar-benar layak untuk dikonsumsi. Tinggal bagaimana masyarakat mempunyai minat yang tinggi untuk banyak mengkonsumsi ikan. 

"Ikan itu banyak sekali manfaatnya, terutama untuk pertumbuhan dan kecerdasan otak. Dengan program BMK, otomatis kualitas ikan sudah benar-benar terjamin. Untuk itu, saya berharap masyarakat di Kabupaten Cirebon semakin sering mengkonsumsi ikan," tegasnya. (Indah)

Mahasiswa FITK IAIN Cirebon Berulang Kali Sabet Juara Nasional

Muhammad Rizal Pahlevy, sang juara dari FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon, sukses meraih juara 3 tingkat nasional.


FOKUS CIREBON, FC - FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon terus memboyong piala kejuaraan tingkat nasional, kali ini diraih oleh Muhammad Rizal Pahlevy, Jurusan Pendidikan Agama Islam, Semester 4, FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Rabu, (8/6/2022).

M. Rizall meraih piala dalam lomba dai-Daiyah tingkat nasional di UIN Walisongo Semarang selama 3 Hari dari tanggal 6-8 Juni 2022.

Dalam lomba ini, diakuinya dengan konsep DUIT yaitu, Doa, Usaha, Ikhtiar dan Tawakal. Rizal berharap doanya semoga semuanya lancar.

"Ya, usaha yang kami lakukan yaitu mempersiapkan mental dan memiliki niat, Ikhtiarnya itu kita jauh dari Cirebon datang ke Semarang dan menampilkan yang terbaik dan Tawakal nya kita serahkan semuanya kepada Allah," kata M.Rizal kepada Fokus Cirebon.

Dalam lomba tersebut, aku Rizal, memiliki tantangan yang tinggi, mengingat pesertanya bagus-bagus dan mereka datang dari berbagai provinsi, baik dari Jakarta, Surabaya, malang, Surakarta dan berbagai daerah lainnya

Namun dengan kekuatan doa dan mental yang kuat, akhirnya melalui materi tentang pendidikan karakter di masyarakat, Rizal pun dinobatkan sebagai juara 3 (tiga).

Padahal pada mekanisme lomba juga sangat ketat, yakni harus melalui 3 baba, yakni pertama babak penyisihan, kedua babak semifinal, kemudian baru diambil 5 orang dan final diambil 3 orang.

Kemenangan yang diraih juga, lanjut Rizal, karena kuatnya motivasi dalam dirinya,  pertama datang dari diri sendiri, dengan mengingat satu riwayat bahwasanya salah satu tanda akhir zaman yaitu banyaknya penceramah dan sedikitnya ulama.

"Inilah motivasi terbesar saya, makanya saya pengen menjadi ulama dan penceramah ibarat sumur kalo banyak isinya enak buat diambil kalo sumur kosong isinya apa yang mau diambil, Alhamdulillah dapat dukungan dari kampus sebelum saya berangkat saya meminta restu dan doa ke ketua jurusan dan sekertaris jurusan," terangnya.

Di akhir perbincangan dengan Fokus Cirebon, Rizal menitip pesan kepada semua mahasiswa yang ingin dan tengah berlomba. 

Menurutnya tetaplah semangat dan terus kembangkan potensi yang ada. Karena sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi yang lainnya. (Udin)

Selasa, 07 Juni 2022

Menilik Kisah Perjuangan Septi Gumiandari Hingga Meraih Gelar Profesor

Dr Septi Gumiandari M.Ag, sukses meraih gelar Profesor.


FOKUS CIREBON - IAIN Syekh Nurjati Cirebon kembali menambah satu Profesor lagi. Profesor ke 12 di IAIN Cirebon ini diraih oleh Septi Gumiandari dengan angka kredit 967,5 kum, di bidang Ilmu Pemikiran Islam.

Prof Dr Septi Gumiandari, M.Ag pun bercerita banyak soal bagaimana dirinya berjuang hingga meraih gelar Profesor, dan tentu banyak hal yang sudah dilakukan Septi Gumiandari hingga sukses menjadi Profesor ke 12 di lingkungan Civitas Akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Cerita itu, bermula selepas dari jabatan Lembaga Penjamin Mutu (LPM) pada tahun 2019, Septi mulai belajar mendalami lebih intens dunia publikasi. Meski sebenarnya terkait dengan menulis dan meneliti sudah lama dilakukan, semenjak saya kuliah dan diangkat menjadi PNS, namun mempublikasikan karya hasil penelitian itu adalah hal yang berbeda. 

Kata Septi, dalam publikasi karya itu, terdapat 2 (dua) hal penting yang harus dimiliki seorang penulis, yakni kemampuan kendali diri dan perubahan mindset. Menulis bukan hanya masalah kemampuan merangkai tulisan dan gagasan secara kognitif, tapi juga terkait dengan masalah Psikologis. 

Kita perlu memiliki mental yang kuat untuk bisa menerima bila artikel kita di-reject berkali-kali, dikritisi dan direview sesuai dengan keinginan reviewers dan editors. 

Dalam dunia publikasi, tidak selamanya artikel yang ditolak itu karena kualitasnya yang kurang baik, tapi bisa jadi karena masalah scope (ruang lingkup jurnal yang tidak sesuai dengan naskah yang dikirimkan), gaya selingkung jurnal yang berbeda dengan kebiasaan kita menulis, masalah antrian yang panjang dalam jurnal, dan lain-lain.  

Karena itu, perubahan mindset dan menekan ego diri diperlukan dalam hal ini. Itulah mengapa prof. Irwansyah menyatakan: “dari authorship ke editorship.” 

Dalam mempublikasikan karya, kita tidak bisa memaksakan keinginan kita sebagai author terhadap jurnal yang dituju, namun kita perlu tau keinginan editor, gaya selingkungnya, termasuk bagaimana menyenangkan pihak editor dengan men-submit artikel sesuai dengan pola penulisan dalam jurnal, segera memperbaiki catatan yang diberikan, dan mensitasi artikel-artikel yang ada di dalam jurnal yang dituju.

Intinya, kita tidak dapat mengendalikan orang lain termasuk editor dan reviewer jurnal, tapi kita bisa mengendalikan diri sendiri untuk menyesuaikan dengan keinginan mereka hehehe

Diakui Septi, dirinya baru mengenal beberapa jurnal internasional terindeks scopus dan masih terus perlu belajar lagi. Artikel yang terbit di di QIJIS (Qudus international Journal of Islamic Studies) itu sebetulnya factor lucky saja. Saya mengikuti konferensi yang diadakan di Kudus tahun 2019, dan ternyata artikel saya terpilih menjadi artikel yang dipandang layak published dalam jurnal terindeks scopus pada tahun 2020, padahal dari sisi kualitas, artikel saya masih sangat jauh dari sempurna. Karena itu, semuanya pasti ada rencana Tuhan di dalamnya.

"Saat ini, saya mulai belajar gaya selingkung artikel dalam jurnal internasional bereputasi di luar Indonesia. Dalam waktu dekat, artikel saya dengan judul: “Trajectory of Islamic Psychology; Problems and Prospects” dan “Islamic Resilience as Spiritual and Psychological Coping Strategies in Islamic Psychology in Pandemic Era” akan terpublikasi dalam jurnal HTS Teologiese Studies (Q1) dan AFKAR journal University Malaysia (Q2). Keduanya sudah melalui tahapan review konten, sekarang masuk pada tahap proofread bahasa. Mohon doanya, semoga segera dapat terpublikasi yaa," ujarnya.

Selain itu, lanjut Septi, proses pengajuan GB  ia lakukan pada tahun 2021. Meskipun sejujurnya, Ia belum yakin betul dengan kapasitas diri untuk melaju ke jenjang professorship, namun karena kepangkatannya yang sudah lumayan lama (IV/c tahun 2013), dan beberapa teman serta bagian kepegawaian yang sudah mulai ‘gerah’ dengan mandegnya karir dirinya yang belum juga move on mengajukan kenaikan pangkat baru. 

"Akhirnya, bismillah…. saya ajukan diri dengan bidang ilmu “Psikologi Pendidikan Islam” (sesuai dengan peminatan saya). Pengusulan tersebut ternyata tidak linier dengan ijazah S-3 (Pemikiran Islam) dan artikel persyaratan yang diminta, sehingga saya diminta merevisinya ke bidang ilmu “Pemikiran Islam”. Proses ini lumayan memakan waktu perenungan bagi kami (saya dan suami), wal-hasil, kami memutuskan untuk menerima revisi tersebut, dengan pola pikir: pemikiran Islam sangatlah luas, yang di dalamnya juga bisa mengokomodasi ilmu keislaman lainnya, termasuk Psikologi Pendidikan Islam yang saya minati. Hingga akhirnya per-April 2022, SK GB saya tersebut turun dengan bidang ilmu “Pemikiran Islam.” paparnya.

Life long learner. Dirinya ingin menjadi pembelajar sejati sampai kapan pun. Jabatan professor tidak boleh dianggap sebagai capaian akhir dari seorang akademisi. We are in process untuk selalu menimba ilmu pengetahuan Allah yang sangat luas itu. Bukankah belajar itu konsepnya sepanjang hayat? Apa yang kita ketahui pastinya sangat sedikit dari luasnya samudra pengetahuan yang hakiki (ilmu Allah). 

"Bila kita merasa puas, merasa sudah menguasai dan berhenti menimba ilmu, kita sebenarnya telah terjebak pada arogansi intelektual. Bagi saya, professor itu hanyalah jabatan sematan dari kepangkatan karir dosen semata. Jadi, nothing to loose, apalagi harus menutup kran dan semangat saya untuk belajar. Mohon doa, semoga saya terus bisa belajar dan be socially humble karena saya bukanlah siapa-siapa," tandasnya.




UM-PTKIN 2022 Siap Dilaksanakan Secara Online, Peserta Segera Mempersiapkan Diri

Persiapan UM-PTKIN Tahun 2022


FOKUS CIREBON, FC - Jika ingin diterima di perguruan tinggi negeri ternama di Indonesia, termasuk IAIN Syekh Nurjati Cirebon, peserta diminta sudah harus mempersiapkan diri. Pasalnya, pelaksanaan uji coba UM-PTKIN akan dilaksanakan tanggal 7 hingga 11 juni 2022, sedangkan pelaksanaan ujian akan dilaksanakan pada tanggal 14 hingga 17 juni 2022. 

Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh peserta saat pelaksanaan ujian online dari lokasi masing-masing. 

Ketua Panitia Nasional UM-PTKIN 2022, Prof. Dr. Imam Taufiq, M.Ag, menyampaikan tahapan pendaftaran sampai finalisasi telah selesai dan pada hari ini dilakukan persiapan ujian secara online dengan menggunakan aplikasi SSE yang diikuti oleh calon mahasiswa PTKIN seluruh indonesia dengan diawasi langsung panitia lokasi masing-masing PTKIN, Selasa, (7/6/2022).

Panitia lokal (Panlok) IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang diwakili oleh Mahmudin, S.E (Kasubbag Akademik) menyampaikan,  kegiatan persiapan berjalan lancar walaupun masih ada kendala terutama pada saat memulai ujian, masih banyak perserta yang terlambat. 

"Alhamdulillah, pelaksanaan persiapan UM-PTKIN Tahun 2022 Panitia Lokasi (Panlok) IAIN Syekh Nurjati Cirebon berjalan lancar," jelasnya.

Untuk itu Mahmudi berharap, pada saat ujian para peserta sudah siap tepat waktu sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan (jadwal tertera di kartu peserta).

Sementara itu, Kepala PTIPD, Dr. H. Darwan, M.Kom menjekaskan terkait teknis kegiatan persiapan UM-PTKIN yang dilakukan selama 3 hari, calon peserta hadir secara online lewat aplikasi SSE sesuai dengan jadwal yang tertera di kartu peserta masing-masing. Beliau berharap untuk kelancaran jalannya kegiatan UM-PTKIN peserta diharapkan untuk mengikuti petunjuk yang ada di kartu peserta. (din)

Senin, 06 Juni 2022

Jelang Ujian SSE UM-PTKIN, Lakukan Persiapan Ini Sebelum Pelaksanaan Ujian

FOKUS CIREBON - Pelaksanaan UM-PTKIN 2022, memasuki tahap persiapan Ujian secara daring, hal demikian sebagaimana disampaikan oleh Ketua Panitia Nasional PMB PTKIN 2022, Prof. Dr. Imam Taufiq,M.Ag, Senin (6/6/2022).

"Tahap pendaftaran hingga finalisasi telah selesai per hari ini, saat ini tengah dilakukan persiapan ujian secara online lewat Aplikasi  SSE" terang Prof Imam.

Ia menambahkan, bahwa pelaksanaan Seleksi UM-PTKIN tahun 2022 ini semuanya berbasis IT sehingga perlu sosialisasi kepada para user atau dalam hal ini para peserta ujian, masih menurutnya, uji coba pelaksanaan ujian akan memberi gambaran kepada peserta mengenai aplikasi SSE UM-PTIKN.

"Pelaksanaan secara online, berbasis IT kita berharap bersama dapat berjalan dengan optimal, oleh karenanya mulai besok selasa akan kami adakan uji coba serentak nasional, kami ingin para peserta adaptif dengan apilikasi yg kami bangun, sehingga pelaksanaan ujian dapat berjalan maksmal,"tambah Prof Imam.

Adapun uji coba ujian akan dilaksanakan mulai tanggal 7 hingga 11 juni 2022, sedangkan pelaksanaan ujian akan dilaksanakan pada tanggal 14 hingga 17 juni 2022.

Simak ulasan singkat mengenai ketentuan teknis pelaksanaan SSE UM-PTKIN 2022, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh peserta saat pelaksanaan ujian online dari lokasi masing-masing.

Uji coba ujian akan dilaksanakan pada 7-10 Juni 2022, sedangkan ujian akan dilaksanakan pada 14-17 Juni 2022. Berikut ini beberapa poin penting yang perlu disiapkan oleh peserta sebelum mengikuti ujian pelaksanaan SSE UM-PTKIN 

1. Peserta wajib menggunakan perangkat mandiri, disarankan smartphone. Jika menggunakan laptop atau netbook atau notebook atau personal komputer atau PC desktop harus memiliki dan berfungsi dengan baik webcam/kamera depan, dan microphone;

2. Peserta wajib menyediakan koneksi internet menggunakan paket data dengan sinyal minimal 4 bar dan jaringan 3G/H+ atau yang lebih tinggi, koneksi internet juga dapat menggunakan wifi yang terhubung dengan jaringan internet;

3. Peserta melaksanakan Ujian SSE UM-PTKIN di tempat tinggal masing-masing atau tempat yang terjangkau jaringan seluler minimal H+ serta mematuhi peraturan PPKM yang ditetapkan oleh Pemerintah Daerah. Bagi Peserta yang mengalami kendala dalam mendapatkan jaringan seluler H+ di daerahnya wajib melaporkan ke Helpdesk melalui laman https://sapa.um-ptkin.ac.id guna menjadwal ulang pelaksanaan ujian SSE UM-PTKIN paling lambat 4 (empat) jam setelah ujian yang tercantum pada Kartu Peserta Ujian;

4. Peserta wajib melakukan physical distancing/jaga jarak radius minimal 3 (tiga) meter selama ujian berlangsung;

5. Peserta DILARANG membuka browser, aplikasi meeting, aplikasi remote, atau terkoneksi dengan layar tambahan;

6. Peserta wajib mengikuti Ujicoba Ujian UM-PTKIN sesuai sesi dan waktu yang tertera pada Kartu Peserta Ujian;

7. Peserta wajib mengikuti Ujian UM-PTKIN sesuai sesi dan waktu yang tertera pada Kartu Peserta Ujian;

8. Peserta wajib menyesuaikan waktu pada perangkat ujian dengan waktu yang tertera pada laman https://umptkin.ac.id;

9. Peserta wajib melakukan instalasi Aplikasi Ujian SSE UM-PTKIN;

10. Peserta wajib mengikuti tahapan kegiatan yang tertera pada Kartu Peserta Ujian;

11. Apabila peserta mengalami kendala teknis maka peserta dapat menghubungi Helpdesk melalui laman https://sapa.um-ptkin.ac.id.

Mekanisme alur ujian dan tata tertib ujian dapat dilihat pada kartu ujian masing-masing peserta, termasuk dalam hal ini tata cara instalasi aplikasi ujian SSE UM-PTKIN yang dapat diunduh pada laman https://um-ptkin.ac.id/home/aplikasi  (rls/ff)


Jurusan PAI Siapkan Mahasiswa Berprestasi Di Pentas Nasional

Pentas Seni PAI siap gali talenta dan prestasi mahasiswa untuk berbagai ajang bergengsi di dalam dan luar kampus.

CIREBON, FC - FITK Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) IAIN Syekh Nurjati Cirebon, kian gencar melakukan pencarian potensi pada jati diri mahasiswa. Berbagai kegiatan pun digenjot, salah satunya melalui Pentas PAI, Senin, (6/6/2022).

Kegiatan yang murni melibatkan seluruh mahasiswa PAI ini, merupakan kegiatan monumental dan baru pertama kali digelar. 

Panitia Kegiatan Pentas PAI IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Muthoharoh MPdI menjelaskan, kegiatan ini merupakan sarana untuk memunculkan berbagai talenta yang dimiliki mahasiswa PAI di kampus setempat.

Pada kegiatan ini, pihaknya juga menggandeng para dosen dan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) PAI.

Kendati Ini merupakan kegiatan pertama, tetapi kata Muthoharoh bukan yang terakhir. 

Bahkan Muthoharoh menegaskan, ke depan pihaknya dapat menyelenggarakan event yang lebih besar dengan peserta dari luar, baik itu  tingkat regional, nasional maupun  internasional.

Sementara itu, Ketua Jurusan PAI, Dr H Iwan M.Ag menyatakan, bahwa pihaknya akan terus membuka peluang seluas-luasnya, baik melalui kegiatan non akademik, maupun potensi yang digali secara akademik.

Menurut Iwan, Pentas PAI ini juga merupakan langkah untuk menjawab kerinduan terkait potensi-potensi yang ada di masyarakat, seperti MTQ, baik tingkat provinsi maupun nasional.

“Kita ingin siapkan generasi berpotensi dan penuh talenta. Maka mahasiswa PAI ini kita siapkan sumber daya manusianya. Mudah-mudahan bisa berkontribusi pada event regional, nasional, maupun internasional,” ujarnya.

Iwan juga menegaskan, jika mahasiswa memiliki prestasi, maka akan dicatat dan mendongkrak akreditasi. Dan kita bersyukur bahwa akreditasi kita (PAI) sudah unggul. (Udin)