Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 17 Oktober 2022

Wakil Gubernur Jabar Buka Kegiatan 'Gebyar Bahasa Arab 2022' di Kampus IAIN Cirebon

Wakil Gubernur Jabar, H Uu Ruzhanul Ulum saat membuka kegiatan Gebyar Bahasa Arab 2022 di Gedung ICC kampus IAIN Cirebon.


FOKUS CIREBON, FC - Ittihadu Atthulab Li Qismi Atta'lim Al-lughoh Al-'arabiyyah (ITLA') IAIN Syekh Nurjati Cirebon mempersembahkan event Bahasa Arab tingkat nasional dengan seminar melalui 'Gebyar Bahasa Arab 2022', Senin, (17/10/2022), di Gedung ICC kampus setempat.

Kegiatan dengan tema "Teknologi Pembelajaran dan Manfaatnya Terhadap Pembelajaran Bahasa Arab" ini, dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Barat dan Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Pada kegiatan ini juga menghadirkan sejumlah narasumber di antaranya Dr.Moh. Ahsanuddin, M.Pd. Ka.Prodi S2 PBA Universitas Negeri Malang dengan dimoderatori oleh Hasan Saefuloh, M, Ag, dosen PBA IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Abdulloh Syafi'i dalam laporannya menyatakan, bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan yang baru kembali dilaksanakan oleh HMJ PBA pasca Pandemi Covid 19.

"Ada sejumlah pada kegiatan Gebyar Bahasa Arab 1021, di antaranya seminar nasional dan lomba tingkat nasional dan kita juga menghadirkan pemateri yang nanti akan membedah soal peranan bahasa Arab dalam pendidikan dan seni budaya di era society 5.0," paparnya.

Sementara itu, Dekan FITK, Dr H Farihin, M.Pd dalam sambutannya mengucapkan terimakasih dan salam hangat kepada Wagub Jabar dan Walikota Cirebon yang hadir pada kegiatan ini. 

"Terimakasih juga saya sampaikan kepada bapak rektor dan jajarannya yang selalu supot terhadap berbagai kegiatan, juga kepada HMJ PBA yang sudah menggagas kegiatan ini semarak tingkat nasional," paparnya. 

Demikian juga dinyatakan Rektor IAIN Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag, bahwa  dari kegiatan ini terdapat kebahagiaan tersendiri bagi kita, karena yang menjadi icon Jurusan PBA dihadiri langsung oleh Wagub Jabar.

Sumanta juga mengucapkan selamat kepada Tadris Bahasa Arab yang sudah mampu menampilkan diri di tingkat regional dan nasional. 

"Mudah-mudahan kegiatan ini terus berkesinambungan, juga dipertahankan bahkan ditingkatkan keberadaannya, karena berimplikasi terhadap eksistensi jurusan bahasa Arab yang berakreditasi A, atau unggul," katanya.

Demikian juga kepada mahasiswa dan mahasiswi Jurusan Bahasa Arab, Sumanta berpesan, agar terus melakukan upaya-upaya inovasi terkait dengan pengembangan kita di wilayah kajian.

Menurutnya kita bukan hanya melakukan pembelajaran yang bersifat reguler saja, tetapi juga bersifat Siber, yang sekarang ini sedang diajukan sebagai kelas Siber pendidikan jarak jauh bahasa Arab. 

"Mudah-mudahan kita mendapatkan ijin Ban-PT dan kita akan terus melakukan upaya pembelajaran, yang tentu saja bukan hanya bersifat reguler (offline) tapi juga darring atau Siber, karena pendidikan bahasa Arab telah menunjukkan eksistensinya dan telah mendapatkan akreditasi A," tandasnya.

Sementara itu, Wagub Jabar, H UU Ruzhanul Ulum SE dalam sambutannya menyatakan bahwa kita saat ini berada di era 4.0 alternatif 5.0. Era ini sangat menuntut kita untuk pandai berkomunikasi. 

"Kita jangan hanya menjadi operator tapi juga harus mampu menjadi motivator, karena ini tuntutan perubahan zaman, bahkan di negara lain, sudah menggunakan kecanggihan mesin dan robot, jika kita mempersiapkan  diri, maka kita akan tersingkirkan oleh kecanggihan zaman ini," jelasnya.

Maka saya titipkan kepada mahasiswa IAIN Cirebon, khususnya para mahasiswa PBA bahwa kita harus pandai berkomunikasi dan dari itu kita akan mampu membuat jaringan, banyak teman dan lain-lain," katanya lagi.

UU mencontohkan, bahwa kenapa para sarjana masih banyak yang menganggur, hal itu kata Uu karena ketika masih mahasiswa mungkin saja kurangnya kemampuan dalam komunikasi. Maka kembangkanlah kemampuan komunikasi ini agar tak tertinggal oleh perubahan zaman,"  paparnya. 

Uu juga mengingatkan bahwa minat masyarakat ke Bahasa Arab masih rendah, maka untuk memperkenalkan lebih kuat, Bahasa Arab harus menjadi bahasa sehari-hari. 

UU juga meminta kepada mahasiswa agar menguasai 3 bahasa dengan baik, yakni Bahasa Arab, Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Selain itu, mahasiswa juga harus bisa membaca kitab kuning, "Mahasiswa IAIN harus kuasai bahasa Arab dan kuasai kemampuannya di kitab kuning," tandasnya.  (din)

 

Majukan Cyber Islamic University, Kemenag RI Jalin Kerjasama Dengan Korea Selatan

JAKARTA - Guna memajukan Cyber Islamic University, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas bertemu President Cyber Hankuk of Foreign Studies Jang Jiho di Seoul, Korea Selatan pada Senin, 17 Oktober 2022. 

Pertemuan tersebut untuk menjalin kerjasama antara Kementerian Agama (Kemenag) dengan Cyber Hankuk of Foreign Studies, Korea Selatan.

Tujuannya untuk memajukan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dalam penguatan program Cyber Islamic University.

Pertemuan ini dihadiri Direktur Cyber ​​Hankuk of Foreign Studies untuk Kerja Sama Internasional Profesor Jin Jeongran, dan Dekan Departemen Studi Indonesia Dr. Im Youngho. 

Bahkan Wakil Duta Besar Republik Indonesia, Zelda Wulan Kartika dan Atase Kebudayaan dan Pendidikan Gogot turut dalam pertemuan tersebut.

Ikut mendampingi Menag, Staf Khusus Wibowo Prasetyo dan Abdul Rochman, Dirjen Pendis Ali Ramdhani, Wakil Rektor II IAIN Syekh Nurjati Cirebon Kartimi, Tenaga Ahli Menag Anna Hasbie, dan Kasubbag TU Ditjen Pendis Aziz Hakim.

"Ketika Presiden Indonesia Joko Widodo mengangkat saya sebagai Menteri Agama pada Desember 2020, saya meluncurkan program prioritas Cyber ​​Islamic University. Universitas ini menjadi jembatan untuk mengamankan prinsip pendidikan untuk semua, khususnya aksesibilitas bagi seluruh rakyat Indonesia dalam mengakses pendidikan tinggi," terang Menag.

Bahkan Menag sangat percaya bahwa pertemuan ini akan membawa hasil demi membangun jembatan memajukan Cyber Islamic University. 

Dijelaskan, bahwa tugas Kementerian Agama (Kemenag), kata Menag, mencakup dua hal besar. Pertama, urusan yang berkaitan dengan kehidupan dan kerukunan umat beragama. Kemenag harus memastikan kerukunan umat beragama di Indonesia yang majemuk. 

Kedua terkait dengan pendidikan agama dan keagamaan. Dalam bidang pendidikan agama dan keagamaan, Kementerian Agama membina 38 ribu lebih pondok pesantren, 83.500 madrasah, serta ratusan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam, baik dalam bentuk sekolah tinggi, institut, maupun universitas. 

Kemenag juga membina perguruan tinggi keagamaan Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu. Lembaga pendidikan ini berada hampir di seluruh kota dan pulau di Indonesia dengan berbagai tantangan geografis, dari pusat kota hingga pulau-pulau terpencil.  

Dengan tantangan-tantangan ini, kata Yaqut, pihaknya percaya bahwa yang dibutuhkan Indonesia adalah “jembatan”. Indonesia membutuhkan “jembatan” untuk menjaga keragaman. Indonesia membutuhkan “jembatan” untuk menjamin aksesibilitas dan kesetaraan dalam pendidikan. 

"Saya sangat percaya bahwa pertemuan ini akan membawa hasil demi membangun jembatan memajukan Cyber Islamic University," kata Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam keterangan tertulisnya. 

Yaqut berharap kerja sama yang dibangun bersama dengan Cyber Hankuk University, bisa mengamankan kemanusiaan dan menguntungkan dua negara. 

"Saya berharap kerja sama yang erat antara Kementerian Agama dan Cyber Hankuk University segera terealisasi," kata dia. (Rls/din)

Aplikasi Sirudal Permudah Pelayanan RSUD Arjawinangun

KAB. CIREBON Bagi warga Kabupaten Cirebon yang hendak mendapatkan pelayanan di RSUD Arjawinangun, kini bisa mendapatkannya dengan mudah. 

Jika biasanya harus terlebih dahulu datang ke Rumah Sakit untuk melakukan pendaftaran dan lainnya, kini bisa dilakukan dengan cukup dari rumah saja. 

Kemudahan pelayanan tersebut, merupakan salah satu fungsi dari diluncurkannya Aplikasi Sistem Rujukan dan Pendaftaran Rawat Jalan (Sirudal). 

Dengan cukup mengakses aplikasi ini, warga bisa melakukan pendaftaran, untuk bisa mendapatkan pelayanan kesehatan rawat jalan dan lainnya. 

"Sekarang, masyarakat tidak perlu datang ke Rumah Sakit untuk berobat, bisa dilakukan dari rumah," ujar Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag, saat melaunching aplikasi tersebut, Senin (17/10/2022). 

Imron mengaku mengapresiasi inovasi yang dilakukan oleh RSUD Arjawinangun ini. Karena menurutnya, saat ini perlu adanya pelayanan yang cepat dan praktis. 

Ia juga berharap, dengan adanya aplikasi ini, pelayanan RSUD Arjawinangun kepada masyarakat, bisa lebih maksimal dan menjadi lebih baik lagi. 

"Kami mengapresiasi inovasi ini, karena masyarakat butuh pelayanan yang cepat," kata Imron. 

Direktur RSUD Arjawinangun dr. H. Bambang Sumardi MM. MARS mengatakan, aplikasi ini merupakan salah satu solusi dari beberapa problem dalam pelayanan di RSUD Arjawinangun. 

Sebelum adanya aplikasi ini, masyarakat harus datang terlebih dahulu untuk melakukan pendaftaran. Hal tersebut juga membuat antrean yang cukup panjang. 

Dengan menggunakan aplikasi ini, masyarakat cukup mendaftar dari rumah dan tinggal membawa pasien ke Rumah Sakit.

"Sehingga aplikasi ini, memberikan kemudahan kepada masyarakat," ujar Bambang. 

Kedepannya, pihaknya juga akan mencoba terus melakukan inovasi, untuk bisa memberikan kemudahan lainnya kepada masyarakat, yang hendak mendapatkan pelayanan kesehatan dari RSUD Arjawinangun. 

Salah satu rencana yang akan dicoba untuk segera direalisasikan, yaitu pelayanan kesehatan dan konsultasi dokter secara online. 

"Kalau sekarang baru pelayanan untuk pendaftaran dan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit saja. Kedepan, kami akan mencoba membuat pelayanan konsultasi secara online," ujar Bambang. (yarfa)

Sabtu, 15 Oktober 2022

LP2M Lakukan Pendampingan Kalibrasi Arah Kiblat Pada 3 Masjid dan 1 Ponpes di Losari Brebes

CIREBON, FC - Agenda kegiatan hari kedua, Kamis, 13 Oktober 2022, Pelatihan Kalibrasi arah kiblat yang dilaksanakan oleh tim PkM LP2M dan dibantu oleh mahasiswa Jurusan Ilmu Falak IAIN Cirebon di Pesantren Al Jazuli Kejambon Karangdempel, adalah melakukan pendampingan dalam praktek kalibrasi arah kiblat di tiga lokasi Masjid dan satu lokasi di Pesantren Al Jazuli Kejambon yang menjadi tempat kegiatan Pelatihan. 

Dari ketiga lokasi masjid yang dikalibrasi arah kiblatnya, ada satu masjid yang bangunan masjidnya mlenceng 39 derajat 24 menit lebih ke utara.

Berdasarkan kesepakatan peserta dan narasumber ditentukan tiga lokasi Masjid yang akan dikalibrasi arah kiblatnya, yakni Masjid Al Mabrur Pedukuhan Crukcuk desa Karangdempel, Masjid Al Munawaroh Pekauman, dan Masjid Attaqwa Kedungneng. 

Setelah Kalibrasi dilakukan diadakan penandatanganan Berita Acara Kalibrasi Arah Kiblat oleh tim PkM, Pengurus DKM, dan saksi-saksi.

Lokasi pertama yang dikunjungi oleh tim PkM adalah Masjid Al Mabrur di Pedukuhan Crukcuk desa Karangdempel. Tiba di lokasi tim PkM Kalibrasi yang terdiri Dosen dan dibantu Mahasiswa Jurusan Ilmu Falak langsung mempersiapkan spot yang akan dilakukan pembidikan bayangan kiblat melalui bantuan sinar matahari. 

Dalam praktek tersebut tim menggunakan alat bantu, diantaranya adalah Mizwala Qibla Finder, di samping alat lainnya yang digunakan untuk cek pendahuluan.

Setelah dilakukan pengecekan dengan data-data yang sudah dipersiapkan, diperoleh adanya selisih sebesar 39 derajat 24 menit 2,38 detik atau hampir 40 derajat dari arah kiblat. Arah masjid cenderung arahnya lebih ke utara, daripada arah kiblat sesungguhnya.

Berdasarkan permintaan pengurus DKM, kalibrasi dilakukan sebanyak dua kali dan tetap menunjukkan arah yang sama. Kegiatan ditutup dengan penandatanganan Berita Kalibrasi Arah Kiblat dengan memberikan rekomendasi untuk mengubah arah kiblat dengan mengatur shaf masjid tersebut. 

Sebelum penandatanganan dimulai Ketua DKM Al Mabrur menyatakan bersedia dan sepakat untuk mengubah arah shaf masjid sesuai dengan hasil tim PkM. 

Dilanjut lokasi yang kedua, di Masjid Al Munawaroh desa Pekauman. Kalibrasi dimulai setelah dhuhur sekitar pukul 12.45. Setelah dilakukan uji akurasi ternyata tak diduga bangunan dan arah kiblat masjid tersebut sesuai dan lurus dengan hasil yang diperoleh tim PkM, Masjid yang dibangun 35 tahun yang lalu, yakni tahun 1987 menurut salah satu Pengurus Masjid.

Lokasi terakhir sebagai tempat Kalibrasi arah kiblat oleh tim PkM LP2M dan Jurusan Ilmu Falak adalah Masjid Attaqwa desa Kedungneng. 

Setibanya dilokasi suasana mendung, sehingga sempat menunggu beberapa menit sambil mempersiapkan alat bantu. 

Ketika sinar matahari muncul dan menampakkan bayangan benda, tim langsung bergerak untuk melakukan kalibrasi, dan hasilnya terdapat selisih sekitar 4 derajat. Arah kiblat yang diperoleh kurang keselatan arahnya dari bangunan masjid. (din)

Jumat, 14 Oktober 2022

Teladani Sifat-Sifat Rasulullah, Masjid Al Muhajirin Sumber Asri Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

CIREBON, FC – Pengurus DKM Masjid Al Muhajirin bersama masyarakat Sumber Asri memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di masjid setempat. Warga yang datang berduyun-duyun untuk mendengarkan tausiyah yang akan disampaikan Ustadz Iskandar Al Ibnu atau yang lebih dikenal dengan Ustadz Unyu, Jum'at malam Sabtu, (15/10/2022).

Ketua DKM Masjid Al Muhajirin, Samsul Ma'arif S.Pd  dalam sambutannya menyampaikan rasa terimakasih kepada seluruh warga dan juga dukungan dari Ketua RW 05 beserta jajarannya serta para pemuda yang sudah membantu hingga terlaksananya kegiatan ini dengan baik.

Ucapan senada disampaikan Kuwu Kecomberan, Drs Masykur yang bangga melihat warga Sumber Asri yang selalu kompak dan bersatu pada setiap kegiatan. 

"Ini modal yang berharga, karena mempersatukan warga itu gampang-gampang susah, jadi pertahankan persatuan dan kebersamaan ini, agar Sumber Asri bisa menjadi contoh dan teladan bagi daerah lainnya," tuturnya.

Masykur juga mengucapkan terimakasih kepada warga dan pengurus DKM Masjid Al Muhajirin atas terselenggaranya kegiatan keagamaan ini.

Demikian juga dengan pembawa acara, Oman Rohmana, M.Pd, yang mengatur jalannya acara Maulid Nabi Muhammad SAW terasa hidup dan berjalan khidmat  hingga selesai.

Hadir dalam kegiatan ini Ketua RW 05, Kuwu Desa Sampiran, tokoh masyarakat, sesepuh, para ustadz, tokoh pemuda dan seluruh warga Sumber Asri. 

Sementara itu, siraman rohani yang disampaikan Ustadz Unyu dibuka dengan pembacaan sholawat. Momen ini bertujuan untuk meneladani sifat-sifat Rasulullah.

Dalam kesempatan itu, Ustadz Unyu menyampaikan, sifat-sifat Nabi Muhammad SAW yang bisa dicontoh dalam keseharian seperti sifat sabar, rendah hati dan syukur yang semuanya akan membawa suatu ketenangan dalam menjalani hidup.

“Sifat-sifat Rasulullah harus tertanam kuat dan dimiliki masyarakat Sumber Asri. Teladani sifat Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari dan ibadah,” ucapnya.

Ustadz Unyu juga mengajak dan berharap para orang tua agar bisa memberikan, mengenalkan dan mengajarkan anak-anaknya sejarah perjuangan Rasullulah sejak usia dini.

“Masjid yang menjadi rumah ibadah kiranya juga dapat digunakan untuk mendidik dan mengajarkan anak-anak, baik shalat dan lainnnya, terutama dalam membaca Al-Qur’an termasuk ragam cerita tentang nabi dan rasul,” imbuhnya.

"Mudah-mudahan ini bukan hanya sekadar peringatan, tapi juga momentum bagi kita umat Islam untuk menjadi makhluk ciptaan Allah SWT yang lebih baik lagi serta bermanfaat bagi orang lain,” ucapnya

Di akhir tausyiahnya, Ustadz Unyu menutup dengan kembali membacakan Solawat nabi, pantun dan doa penutup. (din)

Kamis, 13 Oktober 2022

Pasca Penyesuaian Harga BBM, TPID Berupaya Menjaga Inflasi

FOKUS CIREBON – Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon bersama dengan stakeholder yang tergabung dalam Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) berupaya untuk menjaga inflasi pasca penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM).

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si., usai memimpin rapat bulanan TPID Kota Cirebon di Kantor Bank Indonesia Cirebon, Rabu (12/10/2022). 

“Rakor TPID hari ini berkaitan dengan dampak penyesuaian bahan bakar minyak,” kata Agus.

Komponen apa saja yang menyumbang inflasi atau deflasi dibahas di rakor tersebut. “Itu akan jadi bagian untuk melakukan intervensi program oleh TPID,” ujarnya.

Dari hasil rakor diketahui bahwa sektor transportasi menyumbang inflasi tertinggi yaitu sebesar 1,43 persen. “Nanti akan ada pembicaraan khusus kepala dinas perhubungan dengan stakeholder transportasi,” tutur Agus.

Pembicaraan tersebut untuk mengetahui intervensi yang bisa dilakukan sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia No 134/PMK.07/2022 tentang Belanja Wajib dalam Rangka Penanganan Dampak Inflasi tahun anggaran 2022.

Sedangkan untuk volatile food atau perkembangan harga komoditas pangan, menurut Agus, Bulog akan melakukan intervensi. Yaitu dengan melakukan operasi pasar, terutama untuk komponen beras. “Supaya demand nya bisa terjaga,” ucapnya.

Pemda Kota Cirebon, lanjut Agus, juga akan mematuhi arahan Presiden Republik Indonesia dalam rakornas pengendalian inflasi pertengahan Agus 2022 lalu. 

Di antaranya memperkuat identifikasi sumber tekanan inflasi di daerah melalui pemanfaatan data makro dan mikro serta data detail, memperluas kerja sama antardaerah (KAD) untuk mengurangi disparitas pasokan dan harga antarwilayah, menurunkan biaya transportasi dengan memanfaatkan fasilitas distribusi perdagangan antardaerah.

Selain itu juga mempercepat penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Langkah ini untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan mengoptimalkan penggunaan anggaran belanja tidak terduga, guna mendukung upaya pengendalian inflasi daerah.

Pemda Kota Cirebon juga mengalokasikan anggaran 2 persen belanja wajib untuk perlindungan sosial. Dana tersebut berasal dari DAU dan Dana Bagi Hasil dengan nilai sekitar Rp3,4 miliar.

Selain itu, hasil rakor juga menyepakati kegiatan serupa dilakukan setiap bulan secara rutin untuk memonitor perkembangan hingga akhir tahun. “Supaya target dan asumsi 5-6 persen untuk inflasi bisa terjaga,” katanya. (Hafid)

Rumah 'Daycare' IAIN Cirebon Resmi Dibuka, Masyarakat Respon Baik

Kepala AUAK, Ir Hj Sunarini, M.Kom saat melounching rumah 'daycare' IAIN Syekh Nurjati Cirebon.


FOKUS CIREBON, FC - IAIN Syekh Nurjati Cirebon melounching Daycare (tempat penitipan anak) hasil gagasan lembaga PSGA yang dinahkodai Dr Naila Farah, M.Ag, Kamis, (13/10/2022), bertempat di belakang gedung M, kampus setempat.

Hadir dalam kegiatan ini, Kabag Umum, H Imron Rosyadi, Kepala Biro AUAK, Ir Hj Sunarini, M.Kom, Kepala Pengembangan Bisnis BLU, Hasyim, SE, M.K, Kepala Daycare, Dr Naila Farah, M.Ag, para dosen, pengasuh Daycare, mahasiswa dan tamu undangan. 

Kegiatan louncing ini diresmikan langsung oleh Kepala AUAK, Ir Hj Sunarini, M.Kom melalui pengguntingan pita rumah Daycare. Setelah itu dilanjutkan dengan peninjauan ruang kerja, ruang bermain, ruang belajar, kamar tidur dan sejumlah ruangan lainnya.

Daycare ini digadang sebagai salah satu BLU yang bertujuan untuk menopang transformasi kelembagaan dari institut ke universitas. Dimana transformasi ini harus ditandai dengan perubahan tata kelola keuangan dari Satuan Kerja (Satker) Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) menjadi Badan Layanan Umum (BLU).

Untuk menopang BLU ini, IAIN Cirebon kini memiliki Pusat Pengembangan Bisnis. Pusat pengembangan bisnis ini, kemudian membuat program dan terobosan-terobosoan bisnis, salah satu di antaranya adalah mendirikan rumah Daycare, yakni tempat penitipan anak yang dibangun dengan sejumlah fasilitas, seperti fasilitas bermain,  fasilitas pendidikan anak dan fasilitas-fasilitas lainnya.

Kepala Daycare IAIN Cirebon, Dr Nasila Farah M.Ag kepada fokus cirebon mengatakan, Day care ini berawal dari visi misi PSGA, yakni ingin membuat atau membikin ruang aman bagi anak dan perempuan. Dari keinginan ini kemudian ada kesepakatan untuk membuat Daycare, rumah penitipan anak ini juga sejalan dengan responsif para orang tua yang membutuhkan keamanan pada anak.

"Walaupun orang tuanya bekerja, tetapi hak-hak anak tidak berkurang, kasih sayang juga terpenuhi dan hak-hak anak juga terpenuhi. Dan ini sesuai dengan misi PSGA yakni ingin anak-anak di lingkungan IAIN Cirebon aman buat mereka," paparnya, Kamis, (13/10/2022).

Naila juga menjelaskan, bahwa kapasitas ruang Daycare IAIN Cirebon mampu menampung sekitar 40 anak. Sedangkan usia anak dari 6 bulan sampai dengan 6 tahun.

Sementara untuk tutor atau pengasuh sesuai rasio jumlah anak. "Satu pengasuh bisa menangani 3 anak dan di Daycare IAIN Cirebon sudah terdapat 16 anak, jumlah tersebut terhitung sejak Agustus hingga Oktober 2022," tuturnya.

Selain itu, kata Naila, jumlah pengasuh atau tutor yang ada berjumlahkan dosen 7 orang, ditambah alumni 5 orang dan dibantu beberapa mahasiswa jurusan PIAUD yang magang. "Jadi dipastikan kami tidak kekurangan pengasuh," ujarnya.

Naila juga menambahkan, bahwa penitipan anak itu mulai dari jam 07.00 pagi hingga pukul 16.00 sore. Jika lewat dari pukul itu akan dikenakan cas sebesar Rp. 20.000/anak.

"Di Daycare ini terdapat fasilitas bermain dan pendidikan anak, sesuai dengan usia anak. Kemudian juga disediakan makan dan snack serta saat anak pulang (dijemput), anak sudah dalam keadaan bersih. Jadi sudah kami atur semuanya, termasuk ada jam tidur juga. Para pengasuh yang ada juga sangat berkompeten dan  memiliki banyak pengetahuan tentang anak di usianya," paparnya. 

Lanjut Naila, di Daycare ini memiliki dua program, yakni program reguler dan program insidental. Untuk yang reguler (untuk orang luar) biaya pertama itu Rp 2.250.000 dan untuk keluarga IAIN biayanya Rp 2.050.000. sementara untuk perbulannya bagi orang luar sebesar Rp 750.000 dan untuk keluarga IAIN dikenakan Rp 650.000. Sedangkan untuk yang insidental itu pendaftarannya Rp 200.000  dan perhari itu Rp. 100.000.

"Harapannya adalah semoga dengan adanya Daycare ini membawa kemajuan bagi lembaga, dan membawa kesejahteraan bagi semua masyarakat kampus. Karena yang diperoleh dari Daycare ini akan kembali kepada masyarakat kampus semuanya," tandasnya.

Sementara itu, Kepala AUAK, Ir Hj Sunarini, M.Kom dalam sambutannya menyatakan, bahwa keberadaan Daycare ini sangat bermanfaat dan kehadirannya sangat menauport terhadap kemandirian kampus.

"IAIN sudah mengoptimalkan apa yang dititipkan kepada kami, termasuk fasilitas dan saya berharap, dengan adanya day care ini bisa memberikan kemudahan baik bagi pihak internal maupun eksternal, sehingga bisa tetap bekerja dengan nyaman," jelasnya.

Kemudian, kata Sunarini, Daycare ini bisa menjadi salah satu media atau sarana bagi mahasiswa dan sebagai bentuk praktek langsung, jadi bisa menjadi sebagai laboratorium. Mahasiswa PIAUD, bisa melakukan praktek langsung.

"Semoga dengan adanya Daycare ini, kebutuhan masyarakat yang ada di sekitar kita bisa terpenuhi dengan baik. Sehingga IAIN bisa memberikan pelayanannya baik internal maupun eksternal lebih baik,"  paparnya. (din)


.

IAIN Cirebon Melalui Balai Diklat Keagamaan Bandung Gelar Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Peserta Latsar CPNS Golongan III

 

FOKUS CIREBON, FC - IAIN Syekh Nurjati Cirebon melalui Balai Diklat Keagamaan Bandung menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi Peserta Latsar CPNS Golongan III, bertempat di ruang Auditorium LPPM, Lantai III, kampus setempat, Kamis, (13/10/2022). 

Kepala Biro AUAK IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Ir Hj Sunarini, M.Kom saat membuka kegiatan tersebut menyatakan, bahwa kegiatan ini adalah kegiatan dari Balai Diklat Keagamaan Bandung dan sebagai satu rangkaian dari pelaksanaan diklat dasar untuk CPNS. 

"Jadi mereka harus membuat suatu proyek perubahan yang nanti bisa diimplementasikan di tempat kerjanya. Dari itu saya pesankan dan ini sudah direncanakan dan sudah dipikirkan bahwa ini adalah perubahan yang akan membawa kepada kebaikan, oleh karena itu harus benar-benar bisa diwujudkan, nanti tidak hanya pada saat mengikuti diklat tetapi sampai setelah mengikuti diklat pun berusaha bisa direalisasikan, diwujudkan proyek perubahan ini," paparnya. 

Sementara itu, Nanang Suryana sebagai penyusun laporan Diklat dari Balai Diklat Keagamaan Bandung menjelaskan, sesuai dengan keputusan Kepala LAN Nomor 13 tentang pedoman penyelenggaraan pelatihan dasar CPNS, bahwa pelatihan dasar CPNS ini dibagi 4 tahap, pertama Masive Open Online Course (MOC) yaitu pembelajaran secara darring, yakni 16 hari lamanya setara dengan 48 JP (Jam Pelajaran). 

Tahap kedua, kata Nanang, yakni DL (Distance Learning). Pada DL ini ada sinkronus dan ada a-sinkronus. Sinkronus adalah pembelajaran langsung dengan online dengan Widyaiswara, sedangkan a-sinkronus merupakan pembelajaran mandiri, itu dilakukan selama 22 hari. 

Lalu tahap ketiga itu masa habituasi, di mana 39 hari di tempat kerja masing-masing. Selama masa 30 hari ini maka dari Balai Diklat Keagamaan Bandung, dalam hal ini panitia dan Widyaiswara terjun langsung ke lokasi untuk melakukan monitoring.

"Monitoring itu untuk mengecek sampai  sejauh mana aktualisasi yang disusun oleh peserta didik di lingkungan kerja masing-masing, dan yang lebih utama adalah progres aktualisasi yang dibuat oleh peserta itu berapa persen.

Dijelaskan, ketika mereka menyusun aktulisasi, mereka melakukan konsultasi dengan pembimbing dan setelah masa 30 hari habituasi aktualisasi, kemudian mereka nanti akan masuk tahap akhir yaitu klasikal selama 6 hari di Balai Diklat.

"Masa klasikal ini ditutup pada hari kelima dengan seminar pelaksanaan aktualisasi. Di mana seminar ini merupakan rangkain wajib yang harus diikuti oleh peserta. Sebab presentasi kelulusan di seminar akhir ini sebesar 30 persen, dan selama ini gaji mereka baru 80 persen. Ketika mereka ingin menjadi PNS penuh, mereka wajib mengikuti pelatihan dasar dengan catatan lulus," terangnya.

Tambah Nanang, selain lulus, mereka juga mendapatkan sertifikat dan ketika pemberkasan ke BKN wajib dilampirkan untuk proses 100 persen. 

"Untuk itu, harapan saya aktualisasi yang dibuat oleh peserta bisa bermanfaat digunakan untuk kemajuan di unit kerja masing-masing," ucapnya.

Sementara salah satu peserta kegiatan Monitoring dan Evaluasi Peserta Latsar CPNS Golongan III, Nelly Husni yakni 
CPNS formasi dosen PBA saat dihubungi di tempat kegiatan menyatakan, bahwa  aktulisasi yang dibuat adalah pengaturan jadwal (Agenda) pimpinan melalui Shared Drive Google drive di IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Peserta pada kegiatan ini, diikuti oleh 11 orang IAIN Cirebon, dan 4 peserta dari Bandung UIN bandung. Selain itu juga ada angket kuisener. (din).

Rabu, 12 Oktober 2022

Bupati Cirebon Resmi Buka BSMSS di Desa Japurabakti Astanajapura

KAB CIREBON, FC - Program BSMSS pada hakekatnya merupakan salah satu metode untuk memotivasi dan menumbuhkembangkan partisipasi masyarakat dalam membangun wilayahnya, sehingga mampu mendorong gerak maju akselerasi pembangunan di daerah pedesaan. Program ini merupakan bantuan keuangan dari Pemkab Cirebon dengan Pemprov Jabar. 

Bupati Cirebon, Drs. H. Imron M.Ag dalam sambutannya, saat secara resmi membuka kegiatan Bhakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSMSS) Tahun 2022 di Balai Desa Japurabakti, Kecamatan Astanajapura Kabupaten Cirebon, Selasa (11/10/2022).

“Program ini selain sebagai salah satu program pengentasan kemiskinan, sekaligus sebagai wahana dalam memelihara ikatan batin kemanunggalan antara TNI dengan rakyat,” ujar Imron. 

Dirinya pun menjelaskan dua alasan subtantif yang mendasari dipilihnya Desa Japurabakti dalam program BSMSS ini.

“Pertama, mengingat kondisi riil sasaran masih banyak yang belum tersentuh pembangunan secara optimal, dikarenakan infrastruktur yang belum memadai atau infrastruktur yang ada perlu diperbaiki. Kedua, lokasi ini memiliki potensi besar untuk dibina menjadi kekuatan pertahanan,” jelas Imron.

“Pembangunan di desa ini menggunakan dua metode, yaitu metode pembangunan fisik dengan pekerjaan rabat beton jalan Dusun 01 dan pemasangan u-ditch. Sedangkan non fisik, berupa penyuluhan,pelayanan serta pembinaan,” lanjut Imron.

Diakhir sambutannya, Imron menyampaikan harapannya agar masyarakat desa bersungguh-sungguh menyambut program ini, sehingga target sasaran yang ingin dicapai dapat direalisasikan dengan baik. Serta manfaat program ini akan berdampak secara multi dimensial, dapat turut dimanfaatkan oleh masyarakat dari desa-desa tetangga.  

Sementara itu, (yang mewakili) Dandim 0620 menambahkan, bahwa BSMSS ini sebagai tindak lanjut dari hasil TMMD yang sudah ada. 

“BSMSS ini sebagai tindak lanjut atau peningkatan dari hasil TMMD yang sudah ada,” ujar Dandim. 

Senada dengan Bupati Cirebon, dirinya menegaskan bahwa program ini sebagai bukti nyata kemanunggalan TNI. 

“Sebagai program lintas sektoral, BSMSS mengikutsertakan berbagai pihak dan peran aktif dari seluruh komponen masyarakat. Sehingga menjadikan momen ini sebagai momen kebersamaan dan bukti nyata kemanunggalan antara TNI dengan rakyat juga pemerintah daerah,” tutur Dandim. (Nisa)

Terinspirasi Wanita Solehah, Mahasiswa IAIN Cirebon Sabet Juara 2 Lomba Baca Cipta Puisi

SANG JUARA : Yuli Yani tersenyum bahagia setelah dinobatkan juara dua pada lomba baca cipta puisi tingkat nasional di IHSD COMPETITION 2022 - UIN Jakarta.


CIREBON, FC - Mahasiswa jurusan guru madrasah ibtidaiyah, semester 3, IAIN Syekh Nurjati Cirebon akhirnya dinobatkan juara 2 pada ajang bergengsi lomba baca cipta puisi.

Lomba yang diikuti oleh sejumlah perguruan tinggi ternama di Indonesia ini, diselenggarakan oleh lembaga dakwah kemahasiswaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang ke 26.

"Peserta yang ikut dalam lomba ini adalah seluruh muslimah, pesertanya bagus-bagus, tetapi alhamdulillah dengan tema tentang hijab, saya mampu menjadi juara 2, ini tentu sangat saya syukuri," ucap Yuli Yani, Rabu, (12/10/2022).

Yuli menjelaskan, selain persaingan yang ketat, lomba ini adalah tingkat nasional. "Jadi sangat tidak mudah untuk menjadi juara, saya harus bersaing dengan perempuan muslimah lainnya dan saya harus berjuang keras karena membawa nama baik kampus," tutur Yuli yang saat ini sangat bangga karena sudah mampu mengharumkan nama baik almamater di kancah nasional.

Kendati demikian, Yuli mengaku, untuk menjadi juara dirinya harus mempersiapkan segala sesuatunya dengan penuh kesiapan dan persiapan. 

Hal itu dimulai dari memahami tema, kemudian materi yang akan disampaikan pada materi puisi, hingga puisi ini seolah hidup saat dilombakan.

"Di sini aku mengambil tema tentang aku dan pelindungku, itu tentang hijab, dan juga mengulas contoh-contohnya, seperti Siti Aisyah, Siti Khodijah dan tokoh Islam lainnya, semuanya dibikin puisi, dan tentu saja, puisi ini menjadi menarik karena terinspirasi dari para wanita solehah," terangnya. (Nurdin)

Selasa, 11 Oktober 2022

Pemprov Jabar Evaluasi Perizinan 46 Pertambangan di Cirebon Raya

KAB CIREBON, FC - Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mengevaluasi terhadap 46 izin pertambangan yang ada di wilayah Cirebon Raya (Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Indramayu, Kuningan dan Majalengka). Evaluasi perizinan ini, untuk mengetahui lebih lanjut, apakah semua persyaratan perizinan sudah dipenuhi secara keseluruhan, terutama dalam hal pemeliharaan lingkungan. 

"Apakah mereka melakukan reklamasi atau tidak? Kita juga akan mengevaluasi hal lainnya," ujar Wakil Gubernur Jawa Barat, H. Uu Ruzhanul Ulum SE, saat menghadiri Sosialisasi Pelayanan Perizinan Sektor Pertambangan, Mineral dan Batubara didampingi Wakil Bupati Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih SE M.Si. Bertempat di Aula Nyi Mas Gandasari, Setda Kabupaten Cirebon, Selasa (11/10/2022). 

Uu menuturkan, saat ini terdapat sebanyak 46 usaha pertambangan di wilayah Cirebon Raya, yang sudah memiliki perizinan. Namun pihaknya juga masih melakukan inventarisir, jumlah pertambangan yang ilegal. 

Ia juga mengungkapkan, bahwa perizinan pertambangan saat ini ditangani oleh pemerintah provinsi. Namun walaupun begitu, pihaknya tetap membutuhkan koordinasi dengan daerah setempat. 

Oleh karena itu, ujar Uu, ia meminta pemerintah setempat untuk mengevaluasi pertambangan yang sudah ada di wilayahnya. Apakah sudah sesuai dengan aturan atau belum. 

"Kalau belum, kami akan beri waktu untuk menyelesaikan perizinannya," jelas Uu. 

Uu juga memastikan, bahwa pemerintah akan memproses perizinan tambang dengan cepat. Jawa Barat yang memiliki penduduk mencapai 50 juta jiwa ini, sangat membutuhkan hasil tambang. Namun, jika pertambangan dilakukan tidak sesuai dengan aturan yang ditetapkan, pihaknya tidak segan-segan untuk melakukan penutupan. 

Pasca dilakukan evaluasi perizinan, Pemprov Jabar juga akan membentuk satgas pertambangan. Dimana nantinya akan berfungsi untuk melakukan monitoring dan tindakan terhadap pelaku pertambangan. "Kalau nanti ada yang diputuskan untuk ditutup, maka satgas yang akan bertindak," kata Uu. (Hafid)

49 Warga Kabupaten Cirebon Jadi Transmigran, Ini Fasilitas yang Didapatkan

KAB CIREBON, FC - Sebanyak 49 jiwa dari 20 Kepala Keluarga (KK) asal Kabupaten Cirebon, mengikuti program transmigrasi di Sulawesi Barat. 

Keberangkatan calon transmigran ke UPT Tanjung Cina, Kabupaten Pasangkayu Provinsi Sulawesi Barat ini, dilepas oleh Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag di kantor Bupati Cirebon, Selasa (11/10/2022). 

Imron mengatakan, bahwa para peserta transmigrasi ini, akan mendapatkan fasilitas yang sudah dipersiapkan oleh pemerintah. Beberapa fasilitas diantaranya, yaitu lahan tambak dan rumah. 

"Disana sudah ada tambak udang yang bisa dimanfaatkan oleh para peserta transmigrasi," kata Imron. 

Jika tambak tersebut masuk masa panen, pemerintah juga sudah bekerjasama dengan sejumlah pengusaha, untuk bisa membeli hasil budidayanya itu. 

Imron berharap, warga yang mengikuti program transmigrasi ini bisa sukses dan memperbaiki kesejahteraan dan perekonomiannya. "Yang terpenting harus ulet dan banyak berdoa," ujar Imron. 

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Cirebon, Novi Hendrianto mengatakan, jumlah peserta transmigrasi di Kabupaten Cirebon, merupakan yang terbanyak se-Indonesia. 

Oleh karena itu, sebelum dilakukan pemberangkatan, juga dilakukan pengecekan dan kunjungan dari kementerian pusat. Calon peserta transmigrasi juga mendapatkan pelatihan terlebih dahulu sebelum berangkat ke Sulawesi Barat. 

"Ada pelatihannya terlebih dahulu sebelum berangkat," kata Novi. 

Novi juga menambahkan, fasilitas yang didapatkan oleh peserta transmigrasi, yaitu tambak seluas setengah hektare, rumah seluas 250 meter, lahan kosong dan fasilitas hidup selama satu tahun. 

Menurut Novi, program transmigrasi kali ini, berbeda dengan sebelumnya. Karena semua kebutuhan, baik itu untuk kehidupan ataupun administrasi, sudah difasilitasi oleh pemerintah. 

"Semuanya sudah beres, tinggal berangkat. Bahkan sekarang, berangkatnya bukan dengan kapal laut, tapi menggunakan pesawat," kata Novi. (Nisa)

Keren !!.. IAIN Cirebon Launching Digital Colaboration Festival 2022

FOKUS CIREBON, FC -  IAIN Syekh Nurjati Cirebon melaunching kegiatan Digital Collaboration Festival 2022. Kegiatan ini  merupakan acara pengembangan ekosistem pembayaran digital di area kampus, khususnya di IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang diselenggarakan oleh Mahasiswa GenBI, Dewan Eksekutif Mahasiswa, dan juga Himpuan Mahasiswa Akuntansi Syariah. 

Terdapat 20 UMKM pilihan sekitar kampus diundang dalam acara tersebut yang merupakan langkah awal ekosistem pembayaran digital di lingkungan kampus.

Deputi Kepala Perwakilan KPw Bank Indonesia Cirebon dalam sambutannya menyatakan, Bank Indonesia konsen terhadap pelaku ekonomi di lingkungan akademi dalam hal ini di IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Dia juga menjelaskan bahwa UMKM merupakan pelaku utama digitalisasi dan melangkah maju dengan pemasaran melalui QRIS.

Pada kegiatan ini, selain showcase UMKM dalam acara Digital Collaboration Festival juga terdapat Talk show mengenai mengoptimalkan UMKM dengan Go-Digital, Edukasi Qris, Edukasi Digital Marketing, Ngopi : Ngobrol Perihal Investasi dan Digitalisasi Pembukuan SIAPIK. 

Antusias dari audience sangat luar biasa dalam mengikuti acara Talk Show ditambah dengan adanya door prize membuat audience semakin excited mengikuti Talk show tersebut. 

Estriana Arifah Mahfud salah satu audience yang berhasil mendapatkan door prize dari pertanyaan mengenai Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah menyatakan, bahwa dirinya sangat senang ketika door prize berada digenggamanya. 

Mahasiswa ini mengaku sejak awal sudah fokus terhadap dialog-dialog yang berkembang di forum acara, bahkan semuanya diingat agar menjadi ilmu dikemudian hari. 

"Awalnya saya ingin menantang diri saya dan yang penting berani dulu terus masih ada materi yang saya ingat sebagian dari yang sudah dijelaskan tadi, alhamdulillah saya bisa menjawabnya,” kata Estri, bangga dan senang.

Sementara itu, di acara ini bukan hanya showcase UMKM dan Talk show saja, bagi mahasiswa maupun masyarakat umum yang ingin mendonorkan darah, karena PMI Kabupaten Cirebon juga ikut andil dalam acara Digital Collaboration Festival. Malah jumlah pendonor yang diketahui telah melebihi batas minimal yang ditargetkan. 

Selain itu, hadirnya kas keliling penukaran uang emisi terbaru 2022 dari Bank Indonesia juga ikut memeriahkan acara pengoptimalan UMKM Go-Digital. 

"Tiidak ada batas minimal untuk menukarkan uang. Siapa saja bisa datang dan langsung menukarkan uang kepada petugas dari Bank Indonesia Perwakilan Cirebon yang jaraknya tidak jauh dari stand-stand UMKM. Namun ada batas waktu penukaran uang yaitu hanya sampai pukul 12 saja," terang Deputi BI.

Sementara tampak terlihat, banyak masyarakat sangat antusias dengan hadirnya uang emisi 2022 ini, dibuktikan dengan tidak sedikit yang menukarkan uang ke emisi terbaru. (Red/Eva)

Bupati Cirebon Resmikan Taman Literasi dan Galeri Seni di SMPN 1 Kedawung

Bupati Cirebon, H Imron M.Ag saat meresmikan Taman Literasi dan Galeri Seni pada kegiatan Selebrasi dan Pekan Kreatifitas Siswa di SMP Negeri 1 Kedawung, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon.


KABUPATEN CIREBON - Bupati Cirebon meresmikan Taman Literasi dan Galeri Seni pada kegiatan Selebrasi dan Pekan Kreatifitas Siswa Semester Ganjil Tahun Ajaran 2022 SMPN I Kedawung Kabupaten Cirebon. Acara ini juga dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, serta para Kepala Sekolah SMPN se-Kabupaten Cirebon, Senin (10/10/2022).

Dalam sambutannya, Bupati Drs. H. Imron M.Ag mengapresiasi kegiatan P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) ini untuk menanamkan jiwa Pancasila sedini mungkin.

“Saya mengapresiasi program P5 ini sebagai implementasi kurikulum merdeka, agar Pancasila ditanamkan sedari kecil dalam jiwa, selain sebagai landasan negara, juga agar menumbuhkan cinta terhadap negara. Yang akan membawa kemajuan bangsa Indonesia dengan nilai-nilai dan potensi-potensi kearifan lokal budaya kita,” tutur Imron. Dirinya juga berharap agar program ini nantinya diterapkan di sekolah-sekolah lain.

Sementara itu, Kadisdik Kabupaten Cirebon, Ronianto mengatakan bahwa kegiatan P5 ini merupakan kegiatan baru yang dilaksanakan setelah sekolah mengimplementasikan kurikulum merdeka yang dilakukan di seluruh sekolah di Kabupaten Cirebon. 

“Harapannya, agar anak-anak lebih berpotensi untuk bisa mengembangkan diri, mengembangkan keterampilan, mengembangkan kesenian dan lebih kreatif lagi. Tidak hanya pada kegiatan pengetahuan saja, tetapi juga kecerdasan berfikir dan intelektualnya agar bisa berjalan dengan baik,” ujar Roni, sapaan akrabnya.

Selain itu, Roni juga menjelaskan perbedaan antara Kurikulum 13 dengan Kurikulum Merdeka yang terletak pada implementasinya. 

“Implementasi Kurikulum Merdeka salah satunya, yaitu memberikan kesempatan lebih luas kepada anak untuk berkreasi, tidak hanya berkutat pada pelajaran di kelas saja. Selain itu juga dapat mengembangkan kearifan/budaya lokal di daerah masing-masing,” kata Roni.

Senada dengan Kadisdik, Kepala Sekolah SMPN 1 Kedawung, Hj. Yeni Suryani menyampaikan bahwa P5 ini merupakan projek setiap sekolah di setiap tahunnya. “P5 ini adalah projek setiap sekolah, dimana setiap tahun minimal 3 projek. Untuk projek pertama sekolah kami adalah kearifan lokal, dimana semua siswa dibimbing utk mengenal budaya di lingkungan sendiri. Salah satu produknya, yaitu emping yang berasal dari Desa Tuk Kecamatan Kedawung,” ujar Yeni.

Dirinya menambahkan, bahwa kegiatan ini untuk menumbuhkembangkan karakter siswa yang mandiri, bekerja sama, berinovasi dan mempunyai rasa tanggung jawab. Disitu nanti akan terbentuk dalam prosesnya,” jelas Yeni. (Nisa)