Mahasiswa KKN-MI 118 IAIN Cirebon Tutup Kegiatan KKN dengan Menggelar Kegiatan FGD

FOKUS CIREBON, FC -Mahasiswa Kuliah kerja Nyata Mandiri Inisiatif (KKN-MI) 118 IAIN Syekh Nurjati Cirebon 2023 mengadakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD), dengan materi membahas sejarah, seni, dan budaya Desa Mertasinga, Kamis, (10/08/2023).

Acara ini dihadiri oleh kepala desa beserta perangkat desa, pemangku adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda pemudi dan sebagian masyarakat Desa Mertasinga. Acara pun berjalan lancar dan berdiskusi hangat untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.

"Hari ini merupakan hari perpisahan  sekaligus laporan selama 40 mahasiswa KKN di Desa Mertasinga, Kami bangga bisa belajar bersama masyarakat Desa Mertasinga sehingga banyak wawasan baru yang kami dapat, terbukti dengan FGD hari ini ksmi mengangkat sejarah, seni, dan budaya Desa Mertasinga yang mana banyak dan beraneka ragam. Selain sebagai bentuk laporan kami, FGD ini diharapkan dapat mengangkat Desa Adat Mertasinga yang ada satu-satunya di jalur pantura," ujar Ketua Kelompok 188, Muhammad Farhan.

Syaeful Badar MA, selaku DPL Kelompok 118 berpamitan untuk membawa kembali mahasiswa ke tempat belajarnya (kampus). Badar mengucapkan terima kasih atas penerimaan dan bimbingan masyarakat mahasiswa yang sudah menyelesaikan tugasnya. 

Badar juga berharap dengan hadirnya mahasiswa bisa dijadikan media penggerak terwujudnya desa adat Mertasinga, hal ini akan berlanjut sehingga mendekati kata sempurna. 

Sementara pemangku adat setempat,  mengapresiasi mahasiswa yang mau berlatih nari dan mengangkat kembali sejarah, seni, dan budaya lokal Desa Mertasinga. Ia juga memberikan spoiler akan pembentukan Lembaga Adat Desa.

Kepala Desa Mertasinga, Nurlaela dalam sambutannya berpesan pertahankan kekompakan, kesopanan, dan pahami karakter orang.

"JIka diterapkan secara berkelanjutan insya Allah apapun akan lancar tanpa kendala. dan saya mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN yang telah aktif mengikuti kegiatan-kegiatan yang ada di Desa Mertasinga," katanya.

Sementara FGD yang dimoderatori oleh Hanifah Amini, menghadirkan Zahra Salsabila sebagai pembicara dan menjelaskan terkait sejarah dan situs-situs yang ada di Desa Mertasinga. 

Sedangkan  Muhammad Farhan membahas terkait Kesenian Lokal dan Misbahul Munir  membahas adat atau tradisi kebudayaan.

"Alhamdulillah pemaparan diterima dengan baik oleh tamu undangan, beberapa pertanyaan dan saran masuk dari masyarakat sebagai bentuk kepeduliannya. Begitupun ketika sesi tanggapan dari Pemangku Adat dan Kepala Desa sangat terlihat bentuk kepeduliannya menanggapi serta mengoreksi beberapa hal yang Kami paparkan, sehingga dapat menyempurnakan naskah akademik kami," ujar salah seorang mahasiswa KKN. (din)

Terkini