Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 04 Februari 2023

Wakil Wali Kota Cirebon Apresiasi Atas Kerja Yayasan DBD dalam Bidang Sosial dan Pendidikan

CIREBON, FC - Wakil Wali Kota Cirebon menghadiri kegiatan milad yayasan DBS sekaligus mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-4 Yayasan Dharma Buana Samudra (DBS).  

DBS ini bergerak dalam bidang sosial dan pendidikan. Yayasan ini juga menginisiasi berdirinya Rumah Kreatif DBS, yang mewadahi dan melakukan pembinaan terhadap sejumlah UMKM di wilayah Kota Cirebon. 

"Kami melihat semangat dan kreatifitas dari DBS, ini patut diapresiasi.  Karena DBS dapat menjadi wadah dan keikutsertaan remaja dan ibu-ibu dalam meningkatkan kreativitas terutama dalam memajukan UMKM, yang tentunya ini bisa memberikan peningkatan ekonomi keluarganya masing-masing," ujar Wakil Wali Kota Cirebon.

Pemda Kota Cirebon berharap DBS dapat memperluas cakupannya, baik kewilayahan maupun bidang lainnya. Sehingga kehadiran DBS bisa dirasakan oleh masyarakat yang lebih luas. (Nisa)



Jumat, 03 Februari 2023

Forum Humas PTKIN Siap Sinergikan Seluruh Potensi Kehumasan PTKIN Se-Indonesia dan Melakukan Orkestrasi

Ketua Forum Humas PTKIN, Hayatul Islam - Koordinator Humas UIN Raden Raden Intan Lampung, bersama delegasi Humas PTKIN lainnya di acara sosialisasi SPAN-UM PTKIN 2023 Samarinda, Kalimantan Timur.


SAMARINDA, FC - Di penghujung kegiatan sosialisasi SPAN-UM PTKIN se-Indonesia di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Ketua Forum Humas PTKIN, Hayatul Islam (Koordinator Humas UIN Raden Raden Intan Lampung) menyatakan, bahwa Forum Humas siap bersinergi dan melakukan Orkestrasi, Jum'at, (3/2/2023). 

Namun kata Hayatul Islam, dalam menjalankan tugas tersebut tidak bisa sendiri dan tetap harus dipantau oleh  seluruh humas PTKIN dari berbagai penjuru Indonesia. 

"Saya yakin jika kita semua sudah bisa bersinergi maka Forum Humas ini bisa berjalan dengan baik," katanya.

Hayatul Islam menjelaskan, program yang akan dilakukan adalah mensinergikan seluruh potensi kehumasan yang ada ini PTKIN Se- Indonesia dan melakukan Orkestrasi yakni mengawal isu-isu pendidikan, isu-isu keagamaan, juga isu-isu lainnya. 

Oleh karena, katanya, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan konsolidasi dengan memetakan seluruh potensi yang ada di PTKIN. 

Hayatul Islam juga menjelaskan, bahwa  target yang paling dekat ini adalah bagaimana kita mensukseskan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru dari jalur SPAN dan UM PTKIN.

Kemudian, bagaimana pemberitaan maupun publikasi tentang penerimaan mahasiswa baru di PTKIN ini bisa berjalan dengan masif sehingga masyarakat bisa menerima informasinya dengan baik dan benar. Sekaligus juga bagaimana bisa menarik minat calon mahasiswa untuk berkuliah di PTKIN. 

Hayatul Islam menegaskan, upaya pihaknya ini untuk menjadikan Humas sebagai etalase dari PTKIN, dan jika diibaratkan sebagai sebuah Mall yang besar maka Forum Humas ini adalah Mall, maka masing-masing Humas di PTKIN itu adalah toko toko yang ada di dalam Mall tersebut.

"Nah tugas Forum Humas adalah bagaimana membranding Mall ini sehingga tertarik untuk datang dan melihat toko-toko PTKIN yang ada di dalamnya, melihat etalase PTKIN yang ada di dalamnya. Oleh karena itu Forum Humas tentunya akan terus melakukan upaya-upaya peningkatan kualitas dan mutu dari Humas-Humas PTKIN yang ada di seluruh Indonesia dengan melakukan bimbingan-bimbingan teknis, upgrading-upgrading dan lain sebagainya, sehingga humas bisa menampilkan wajah PTKIN nya masing-masing sesuai dengan distingsi, sesuai dengan pengunggulan dari masing-masing PTKIN.

"Kami akan terus berkolaborasi dan selalu mengingatkan bahwa tidak ada persaingan antar PTKIN. Musuh kita adalah kebodohan, bagaimana kita memerangi kebodohan. Itu dengan masing-masing Humas PTKIN menciptakan branding atau Image dan citra kampusnya," ungkapnya.

Hayatul Islam juga menegaskan bahwa PTKIN satu dengan PTKIN se-Indonesia tidak harus saling bersaing.

"Tantangan kita sekarang ini adalah masifnya perkembangan era teknologi, sehingga humas tidak boleh ketinggalan dari canggihnya teknologi tersebut, maka Humas harus bisa terus mengikuti perkembangan teknologi dan bisa menguasainya. Sehingga perkembangan-perkembangan yang terjadi di dunia teknologi, bisa diikuti oleh seluruh Humas PTKIN. 

Demikian juga Humas sangat perlu untuk bersinergi dengan media massa di luar kampusnya. Dan yang terpenting adalah bagaimana Humas mampu menyebar luaskan informasi-informasi yang baik dari kampus masing-masing.

Sementara itu, Kepala Biro Humas Data dan Informasi (HDI) Kementerian Agama RI, Ahmad Fauzin, mengapresiasi kehadiran forum humas ini, pihaknya berharap Forum Humas PTKIN ini bisa menjadi motor peningkatan kualitas informasi yang ada di PTKIN. (din)

Coretan Kecil, Mengenal Lebih Dekat Sosok Prof Dr Kartimi, Wakil Rektor 2 IAIN Cirebon

Prof Dr Kartimi, M.Pd


CIREBON - Kurang dari tiga tahun menjabat Wakil Rektor 2, Prof Dr Kartimi M.Pd banyak terlibat di berbagai perubahan kampus. Salah satu di antaranya ikut mensukseskan IAIN Cirebon menjadi PTKIN satu-satunya yang digadang Kementerian Agama RI sebagai kampus Siber (PJJ).

Prof Dr Kartimi juga terlibat dalam proses transformasi kelembagaan menuju universitas dan transformasi keuangan dari BNBP ke BLU. 

Sosoknya, tak pernah dikenal lelah, berbagai persiapan teknis dan non teknis selalu diikutinya, hingga menuai harapan yang maksimal. Itulah sosok Prof Dr Kartimi, wanita energik bagi kebangkitan kampus IAIN menuju perubahan yang signifikan.

Langkah dan visi kerjanya cukup sederhana, yakni menjalankan komitmen bersama menuju kampus terkemuka. Maka tak heran, wanita yang pernah aktif di kepengurusan Nahdlatul Ulama di Cirebon ini, tak surut tuk melangkahkan kakinya bersama yang lain menuju tujuan dan cita-cita bersama.

Prof Dr Kartimi, berjuang bukan untuk sebuah nama, dan bukan juga untuk sebuah kehormatan belaka. Tetapi bekerja untuk manfaat.

Dirinya selalu berpegang teguh, sebagai mana kuatnya amanah orang tua. Bekerja bagi Prof Dr Kartimi adalah ibadah, dan manfaatnya harus untuk orang banyak. Sehingga niat dan langkahnya selalu Istiqomah, dengan tekad kerja ikhlas, kerja cerdas dan kerjasama. Itulah prinsip hidup yang selalu ditanamkan pada dirinya. 

Wakil Wali Kota Resmi Membuka Festival Pecinan Cirebon

CIREBON, FC – Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati resmi membuka Festival Pecinan Cirebon, Jumat (3/2/2023), di Lapangan Kebumen, Kelurahan Kasepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon.

Eti Herawati mengatakan, kegiatan ini sangat strategis karena berkaitan langsung dengan upaya dan komitmen Bersama dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai seni, tradisi dan kebudayaan warga Tionghoa.

“Oleh sebab itulah, berbagai upaya pelestarian harus senantiasa dilakukan dan didukung agar eksistensinya tidak tergerus oleh arus modernitas,” kata Eti saat memberikan sambutan.

Menurut Eti, kegiatan ini menjadi wujud nyata yang dilakukan dalam pelestarian seni dan budaya. Misalnya yang hari ini ditampilkan adalah beragam pertunjukan seni budaya Tionghoa, kuliner dan juga budaya Cirebon.

“Melalui Festival Pecinan ini juga diharapkan dapat menjadi salah satu langkah untuk menarik wisatawan ke Kota Cirebon. Semoga kegiatan ini berjalan dengan lancar,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Cirebon, Drs. Agus Sukmanjaya, M.Si., mengakui, kegiatan ini diproyeksikan masuk dalam kalender wisata tahun 2023.

“Ini kick off kalender event dan menjadi rutin tahunan. Memang tahun ini belum sempurna, tetapi ini patut diapresiasi karena persiapan hanya tiga minggu,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Festival Pecinan Cirebon, Sindiyanto mengatakan, festival ini berlangsung pada pukul 10.00-22.00 WIB.

“Di dalam festival ini akan banyak menampilkan seni dan budaya dari Tionghoa dan Cirebon, tetapi juga ada beragam kuliner,” terangnya.

Sindiyanto menambahkan, Festival Pecinan merupakan kegiatan bersama dengan berbagai kelompok, mulai dari vihara hingga komunitas masyarakat lainnya. “Total ada 60 lebih booth yang buka. Ada kuliner khas Cirebon dan Tionghoa,” ujarnya.

Sehingga kegiatan tersebut akan beriringan dengan perayaan kirab budaya Cap Go Meh yang digelar pada 5 Februari 2023. (Nisa)

Peran Media Partner Sangat Strategis Membangun Kemajuan Pendidikan dan Kepercayaan Masyarakat Luas

Pranata Humas Ahli Muda, IAIN Syekh Nurjati Cirebon tengah bersama delegasi Humas PTKIN se-Indonesia dalam acara Sosialisasi SAPN-UM PTKIN se-Indinesia di Kota Samarinda Kalimantan Timur.


SAMARINDA, FC - Peran Kehumasan PTKIN kini dituntut agar semakin masif, terutama dalam soal publikasi. Hal itu disampaikan langsung oleh Prof. Ahmad Zainul Hamdi, Direktur PTKI Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama RI.

Bukti Agar semakin masifnya peran Humas PTKIN ini, dibuktikan dengan banyak kegiatan Kehumasan yang diikuti para delegasi Humas di berbagai kegiatan Kehumasan, baik lokal, regional maupun nasional. 

Bahkan kegiatan yang terbaru, Kehumasan PTKIN mengikuti kegiatan Sosialisasi SPAN-UM PTKIN 2023 se-Indonesia di Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Kegiatan ini menghadirkan 59 PTKIN se-Indonesia dan banyak hal yang dibahas secara teknis maupun strategis yang secara kualitas sangat menuntut Kehumasan PTKIN untuk semakin masif dalam soal publikasi. Karena dari peran publikasi inilah, semua informasi dapat diakses oleh masyarakat luas sehingga berdampak positif bagi peningkatan mutu dan kualitas menuju kemajuan PTKIN.

Pranata Humas Ahli Muda, H Mohamad Arifin, M.Ag kepada Fokus Cirebon menyatakan, sebagai bagian dari civitas akademika kampus, Humas dan Publikasi IAIN Syekh Nurjati Cirebon terus berkarya dan mendorong kesuksesan lembaga. Demikian juga dalam program SPAN-UM PTKIN 2023, Humas siap menyukseskan kegiatan tersebut.

Arifin menjelaskan, dengan berbagai fasilitas dan infrastruktur yang dimiliki, seperti gedung, perangkat komputer, jaringan internet, dan lainnya, tentu IAIN Syekh Nurjati Cirebon sangat siap untuk menyukseskan SPAN-UM PTKIN ini

Karena menurut Arifin, bahwa setiap kegiatan yang dilakukan oleh IAIN Cirebon telah menjadi tanggung jawab humas untuk melakukan publikasi. Tujuannya adalah untuk membentuk citra baik lembaga kepada masyarakat, sehingga muncul rasa kepercayaan masyarakat terhadap keberadaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Arifin juga mengungkapkan, bahwa IAIN Syekh Nurjati Cirebon telah merancang sejumlah terobosan untuk kesuksesan penerimaan mahasiswa baru melalui jalur tersebut. Seperti, telah melakukan publikasi secara masif melalui berbagai saluran yang dimiliki kampus setempat.

“Kami telah melakukan sosialisasi SPAN-UM PTKIN, seperti melalui media sosial youtube, instagram, dan lainnya. Serta kami juga ada media partner yang secara terus menerus mempublikasikan penerimaan mahasiswa baru melalui SPAN-UM PTKIN ini,” terangnya.

Terkait media partner, kata Arifin, IAIN Syekh Nurjati Cirebon sangat terbantu. Sebab publikasi masif media cetak dan media online (media partner) ini mampu mengangkat citra lembaga semakin baik dengan terus memperkuat kepercayaan masyarakat luas.

Media partner sebagai wadah pers dan alat komunikasi massa ini dinilai punya peran penting dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik, terutama dalam peningkatan kemajuan pendidikan.

Sehingga kata Arifin, media informasi ini  sangat dibutuhkan untuk menyampaikan apa saja perkembangan dunia pendidikan kepada masyarakat luas. Tanpa media informasi masyarakat tidak mengetahui perkembangan dunia pendidikan secara utuh.

"Kami butuh peran media dalam publikasi kegiatan. Karena mengingat jangkauannya dan aksesnya yang luas hingga menembus ke semua komponen masyarakat. Jadi kinerja kami tidak bisa dipisahkan dengan media partner,” katanya.

Sementara itu, terakit SPAN-UM PTKIN, Stafsus Menteri Agama RI sendiri menyatakan, bahwa mulai dari Rektor hingga staf seluruhnya adalah humas pada kegiatan ini. Ini menandakan betapa pentingnya publikasi informasi di dunia pendidikan.

Sehingga hemat saya, kata Arifin lagi, peran-peran media, baik yang dimiliki IAIN Cirebon maupun  media partner semuanya harus terus bersinergi dan menjadi kekuatan bersama dalam membangun, meningkatan dan memajukan lembaga, dalam hal adalah IAIN Syekh Nurjati Cirebon. (Nurdin)

Delegasi Humas IAIN Cirebon Mengikuti Kegiatan Sosialisasi SPAN-UM PTKIN Se-Indonesia di Samarinda Kalimantan Timur

Kegiatan Sosialisasi SPAN-UM PTKIN dengan Humas PTKIN se-Indonesia selama tiga hari di Kota Samarinda, Kalimantan Timur.


SAMARINDA, FC - IAIN Syekh Nurjati Cirebon melalui Kehumasan IAIN setempat selama tiga hari dari tanggal 2-4 Februari 2023 mengikuti kegiatan Sosialisasi SPAN-UM PTKIN dengan Humas PTKIN tahun 2023 di Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Kegiatan yang menghadirkan seluruh HUMAS PTKIN Se-Indonesia ini  mengangkat tema "Strategi Sosialisasi Publikasi Secara Masif".

Hadir Rektor UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda yang merupakan tuan rumah dalam kegiatan Sosialisasi SPAN-UM PTKIN dengan Humas PTKIN tahun 2023.

“Kami sangat berterimakasih sekali karena kita diberi kesempatan oleh panitia nasional untuk menjadi tuan rumah acara dan belajar menjadi bagaimana PTKIN-nya Ibu Kota Negara.” terang Rektor UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda.

Menurutnya, UINSI Samarinda itu representasi dari 2 provinsi, Kalimantan Timur dan Utara, bahkan Ibu Kota Negara. Kemudian saya juga dapat kabar kembira, semoga UINSI medapat jatah lahan untuk pengembangan UIN-nya IKN ini di ibu kota.

Demikian  juga disampaikan oleh Ketua Panitia Nasional Prof. Dr. Imam Taufiq, M.Ag, bahwa ini juga pentingnya peran Humas dalam menyemarakkan SPAN-UM PTKIN.

“Seperti ungkapan Gus Menag, gaung SPAN perlu disemarakkan, dimasifkan, dikampanyekan, dimanapun. Waktu SPAN sudah berlangsung, tapi kita belum mampu melakukan speed yang cepat dalam sosialisasi ini. Tim Humas PTKIN memiliki kontribusi penting, tidak hanya kuantitas dalam seleksi penerimaan mahasiswa, tetapi juga kualitas," katanya.

Prof. Dr. Imam Taufiq menganalogikan, bahwa Cinta itu biasanya dari kenal dulu. Oleh karena itu, kita harus mengenalkan, mempublikasikan, data bahkan SOP yang kita miliki agar langkah kita lebih efektif, kontributif.

Hal senada disampaikan oleh Prof. Mahmud, M.Si. selaku Ketua Umum Forum Pimpinan PTKN. Pihaknya mengapresiasi kepada seluruh Humas yang semakin baik setiap tahunnya.

“Kesuksesan SPAN-UM PTKIN sangat bergantung dengan peranan Humas PTKIN, menurut pengamatan saya, tahun ketahun progressnya humas semakin maju dan meningkat,” ujarnya.

Menurutnya, ini perlu disosialisasikan, Penerimaan Mahasiswa Baru yang mandiri, bisa dilaksanakan jika ujian Penerimaan Mahasiswa Baru tingkat Nasional sudah selesai, bahkan hasil ujian bersama itu bisa menjadi rujukan, ini harus disampaikan.

Demikian juga menurut Prof. Ahmad Zainul Hamdi yang merupakan Direktur PTKI Direktorat Jenderal Pendidikan Islam saat membuka secara resmi, dikatakan bahwa divisi humas merupakan divisi penting untuk mencitrakan lembaga.

Menurutnya, seringkali divisi Humas PTKIN dianggap sebagai organ tak penting, padahal humas itu menjadi sangat penting karena menjadi media yang mencitrakan lembaga kita.

“Kemungkinan orang jatuh cinta, apakah mereka bisa jatuh cinta dengan yang tidak dikenalinya? Mungkin, tapi falling in love in the first time itu perlu packaging yang menarik. Sama dengan PTKIN kita, urusan menarik para siswa adalah dengan memberikan informasi bahwa kita memiliki prestasi yang sangat baik dengan SDM yang sangat baik, terutama akhlak. Lingkungan belajar kita adalah lingkungan yang dipenuhi dengan akhlak. Itu adalah keunggulan yang terus menerus perlu kita gaungkan," paparnya.

Prof. Ahmad Zainul Hamdi, Direktur PTKI Direktorat Jenderal Pendidikan Islam ini menandaskan, bahwa kita tidak perlu denial dengan kekurangan kita, dari kekurangan itu kita belajar dan meningkatkan kualitas diri kita.

Sementara itu, dalam kegiatan ini IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengirimkan duta Pranata Humas Ahli Muda yakni H. Mohamad Arifin, M.Ag. 

Dinyatakan H Mohamad Arifin, bahwa pihak humas siap bersinergi dengan sub bagian akademik dalam mempromosikan IAIN Syekh Nurjati Cirebon baik melalui website, medsos dan media partner Humas, sebagaimana yang biasa sudah dilakukan pihaknya, namun ke depan publikasi tersebut akan lebih masif lagi. (din)















Kamis, 02 Februari 2023

Tahun 2023 Kuliah Offline, Begini Kata Direktur Pascasarjana IAIN Cirebon

Direktur Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr H Dedi Djubaedi MA


CIREBON, FC - Pasca Pandemi ini, perkuliahan di Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon akan dilakukan secara offline, yakni luring, belajar di tempat, dengan harapan belajar mahasiswa di tahun 2023 ini akan lebih efektif dan efesien dalam soal waktu.

Demikian juga dengan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) di Pascasarjana, semuanya sudah berjalan melalui testing yakni melalui dua cara yaitu testing tertulis dan wawancara.

Hal itu disampaikan langsung oleh Direktur Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr H Dedi Djubaedi MA, bahkan juga menurutnya dalam PMB ini kita by sistem sehingga segala sesuatunya sekarang sudah sangat efesien. 

"Dari yang mendaftar itu ada sekitar 93  orang dan kemudian yang daftar ulang 83 orang, itu setelah melalui testing, sehingga ada yang lulus dan ada juga yang tidak lulus dan jumlah 83 ini lah yang dinyatakan lulus dan ikut wawancara dan penilaian," ungkap Prof Dr H Dedi Djubaedi MA, Kamis, (2/2/2023)di kantornya.

Sebanyak 83 mahasiswa S2 itu diantaranya mahasiswa MPI 26 orang, mahasiswa PAI 25 orang, mahasiswa HKI 20 orang, mahasiswa Ekonomi Syariah 9 orang dan mahasiswa Pengembangan Masyarakat Islam sebanyak 3 orang.

Setelah itu kata Prof Dedi Djubaedi mahasiswa yang lulus ini selanjutnya mengikuti arahan, karena sebelum pengumuman itu sudah kita arahkan agar memperhatikan informasi-informasi melalui online, karena pendaftaran dan lainnya juga demikian.

Prof Dedi Djubaedi bahkan menyampaikan, jika besok hari, pihaknya berencana itu akan melakukan rapat dosen untuk mempersiapkan persiapan mengajarnya, termasuk membuat Silabus dan lainnya. 

"Alhamdulillah kami juga bersyukur karena dosen di Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon sekarang cukup banyak, di mana pertumbuhannya sudah mencapai 100 dosen dengan kualifikasi seluruhnya Doktor dan Profesor. 

Jumlah Profesor di Pascasarjana ini, kata Prof Dedi Djubaedi sesuai dengan bertambahnya para Profesor di IAIN. Sehingga ketika di IAIN Profesor nya bertambah, maka secara otomatis di Pascasarjana juga jadi bertambah. 

Sementara Penerimaan Mahasiswa Baru Pascasarjana S3, kata Direktur Pascasarjana belum.dilakukan, tapi nanti menyusul, karena sekarang baru S2, tetapi untuk rapat dosen akan diikuti oleh seluruhnya. 

"Setelah rapat ini,  selanjutnya akan diadakan kuliah umum dan setelah itu baru perkuliahan normal," terangnya.

Prof Dedi Djubaedi juga menegaskan, pihaknya sudah mencoba untuk mempercepat kelulusan mereka dan berhasil dilakukan pada tahun sebelumnya.

"Kita sudah men-Doktorkan 35 orang termasuk yang tinggal promosi. Jadi perkembangan baik di Pascasarjana ini sudah banyak, termasuk semangat belajar mahasiswa dan semangat atas kepercayaan mereka belajar di Pascasarjana," paparnya.

Hal ini lanjut Prof Dedi Djubaedi, karena di masing-masing Prodi mengalami perkembagan baik, sehingga meningkatkan kepercayaan mahasiswa dan masyarakat.

Demikian juga untuk S3, untuk ujian naskah itu ada sebanyak 4 orang, setelah itu ujian tertutup kemudian baru promosi terbuka. "Insya Allah pada bulan Maret atau April 2023 mendatang mereka sudah di wisuda," jelasnya. (din)








Pemkab Cirebon Dorong Peningkatan Pelayanan Kesehatan dan Pengembangan Program RSUD Waled

KABUPATEN CIREBON, FC - Bupati Cirebon Drs H Imron M.Ag menghadiri kegiatan sosialisasi pelayanan kesehatan dan program pengembangan RSUD Waled kepada 132 kuwu yang berasal dari 15 kecamatan di Kabupaten Cirebon bagian timur, Kamis (02/02/2023).

Dalam sosialisasi tersebut, Imron menjelaskan bahwa pemerintah akan terus mendorong peningkatan pelayanan di RSUD Waled.

"Peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Waled untuk menjadi Rumah Sakit pilihan masyarakat, akan terus kami dorong untuk ditingkatkan. Karena sejalan dengan meningkatnya tuntutan masyarakat akan pelayanan yang optimal, bermutu, dan profesional," ujar Imron.

Imron juga menyebutkan, berkat kerjasama dan koordinasi antara manajemen RS, seluruh Civitas Hospitalia Rumah Sakit, dukungan dewan pengawas dan dukungan pemerintah daerah, RSUD Waled mendapatkan peringkat Akreditasi Pendidikan Utama dari Kementerian Kesehatan.

"Alhamdulillah, RSUD Waled berhasil mendapatkan peringkat akreditasi Starkes Paripurna dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit Tahun 2022, yang merupakan predikat tertinggi dan juga mendapatkan peringkat Akreditasi Pendidikan Utama dari Kementerian Kesehatan," ujarnya.

Salah satu bentuk perhatian Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, adalah dengan adanya Operasionalisasi Gedung Perawatan Kelas Tiga.

Sementara itu, Direktur RSUD Waled, dr H Mohamad Luthfi menjelaskan mengenai tujuan diadakannya kegiatan sosialisasi tersebut.

"Tujuan sosialisasi ini adalah untuk menjembatani dan menyelesaikan berbagai permasalahan kesehatan, khususnya pelayanan di RSUD Waled," jelas Luthfi.

Ia juga menyebutkan bahwa, RSUD Waled memiliki banyak potensi yang bisa dioptimalkan pemanfaatannya untuk melayani masyarakat.

"RSUD Waled memiliki potensi sumber daya manusia dan fasilitas diagnostik. Potensi-potensi ini tentunya harus dioptimalkan pemanfaatannya untuk pelayanan masyarakat," lanjutnya. (Nisa)

Rabu, 01 Februari 2023

Webinar Internasional Series Ke 21, IAIN Cirebon Turut Menjadi Guest Speaker

CIREBON, FC - IAIN Syekh Nurjati Cirebon melalui kegiatan Webinar Internasional Series ke 21, Kerjasama Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN RF Palembang yang bekerjasama dengan Fakultas Sain dan Kemanusiaan UPSI Malaysia, menjadi Guest Speaker, yakni Turasih, S.K.Pm, M.Si. dari Fak. UAD UIN Syekh Nurjati Cirebon.

Oleh karena itu, IAIN Cirebon mengundang para mahasiswa, dosen dan peneliti untuk bergabung melalui platform online (Zoom Cloud Meetings), hari Rabu, 1 Februari 2023 pukul 09.30 WIB (Indonesia) / 10.30 (Malaysia) dalam Webinar Internasional Series ke-21 Kerjasama Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN RF Palembang dengan Fakulty Sain dan Kemanusiaan UPSI Malaysia dengan tema: "Towards Human Quality for Society Development: Cross-Disciplinary Perspective" - (Menuju Kualitas Manusia untuk Pembangunan Masyarakat: Perspektif Lintas Disiplin)

Adapun pada kegiatan tersebut, Narsum Fushpi UIN RF di antaranya  Yen Fikry Rani,  MA, Eko Zulfikar, MA, Eko Hendro, Lc,  MA.

Sedangkan Narsum FSK UPSI Malaysia, yakni Dr. Hafizul Fahri Hanafi, Dr (cand) Ahmad Faizuddin Ramli dan Dr. Makmur Harun.

Kemudian sebagai Guest Speaker: Turasih, S.K.Pm., M.Si. (Fak. UAD UIN Syekh Nurjati Cirebon) dengan Keynote speech : Dr. Naqiyah, M.Ag. (Dekan Fakultas Ushuluddin, adab, dan Humaniora UIN Saizu Purwokerto). 

Sedangkan untuk Opening speech akan disampaikan langsung oleh Prof. Dr. Ris’an Rusli, MA, yakni Dekan FUSHPI UIN Raden Fatah.

Dekan Fakultas Ushuludin, IAIN Cirebon, Dr Anwar Sanusi, M.Ag menyatakan, bahwa itu berkat kerjasama forum dekan ushuludin se Indonesia. Sehingga Dekan FUA IAIN Syekh Nurjati mengikutsertakan dosen untuk jadi Guest Speaker.

"Alhamdulillah mendapat persetujuan dari dekan fakultas ushuludin UIN Raden Fatah Palembang. Mudah-mudahan kerjasama ini  bisa ditindaklanjuti dengan seminar internasional," ujarnya. (din)


Selasa, 31 Januari 2023

Kota Cirebon Raih Trofi Penghargaan Sebagai Badan Publik

CIREBON, FC – Komisi Informasi (KI) Jawa Barat menyerahkan trofi penghargaan sebagai Badan Publik Kategori Pemerintah Kabupaten/Kota Informatif tahun 2022 kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon, di ruang Kanigaran, Balai Kota Cirebon, Selasa (31/1/2023).

Penghargaan diterima Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati. Penyerahannya disaksikan Sekretaris Daerah (Sekda), Drs. Agus Mulyadi, M.Si., Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (DKIS) Ma’ruf Nuryasa, A.P., M.M., dan jajaran komisioner KI Kota Cirebon.

Eti mengatakan, penghargaan ini berkat sinergi antara KI Kota Cirebon dan seluruh badan publik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Khususnya mengenai keterbukaan informasi publik, sehingga masyarakat lebih mudah mengakses informasi.

“Sinergi harus terus ditingkatkan. Sehingga masyarakat mudah dalam mengakses informasi,” katanya.

Penghargaan ini juga harus menjadi motivasi seluruh perangkat daerah maupun badan publik secara umum untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menurutnya, keterbukaan informasi di era digital menjadi keharusan bagi perangkat daerah di Kota Cirebon.

“Berikan kemudahan akses saat dibutuhkan masyarakat. Perangkat daerah juga sudah waktunya melek teknologi,” tutur Eti. (din)

Senin, 30 Januari 2023

Komisi I DPRD Kota Cirebon Menilai Pengoperasian BRT Belum Optimal

Kantor DPRD Kota Cirebon

CIREBON - Dipandang belum optimal, Komisi I DPRD Kota Cirebon menilai pengoperasian bus rapid transit (BRT) hanya menjadi beban untuk APBD Kota Cirebon.

Ketua Komisi I DPRD Kota Cirebon, Dani Mardani mengatakan dari 10 unit BRT yang diberikan Provinsi Jawa Barat kepada Pemerintah Kota Cirebon, hanya empat yang beroperasi.

“Tentunya ini hanya akan menjadi beban APBD saja, jadi kurang optimal untuk ukuran Kota Cirebon ini, kalau hanya empat bus saja,” kata Dani, Senin, 30 Januari 2023.

Menurut Dani, setiap tahun Pemerintah Kota Cirebon menghabiskan anggaran sebesar Rp1,5 miliar untuk kepentingan operasional BRT.

Ketua Komisi I DPRD Kota Cirebon, Dani Mardani 

“Komisi I sudah melakukan peninjauan lapangan, dengan memutar satu putaran hanya dapat lima penumpang, berarti pendapatan sekali putar hanya Rp 25 ribu. Itu pun rata-rata hanya untuk berkeliling Kota Cirebon,” ucapnya.

Melihat hal ini, Dani menilai dengan keberadaan BRT ini terkesan seperti bus pariwisata, tidak untuk kepentingan perekonomian. (Nisa)

Bupati Cirebon Resmikan Mall Pelayanan Publik

KABUPATEN CIREBON -- Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag meresmikan Mall Pelayanan Publik (MPP) yang diinisiasi oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Cirebon.

Dengan adanya MPP ini, masyarakat akan menjadi lebih mudah, cepat, praktis dan efisien dalam mengurus segala keperluan terkait administrasi dan hal lainnya.

"Jadi, nanti tidak perlu pindah-pindah gedung. Disini semua pelayanan tersedia," kata Imron, Senin (30/1/2023).

Imron mencontohkan, bahwa di MPP ini masyarakat bisa mengurusi keperluan terkait pajak, SIM, sertifikat tanah, SKCK, KTP dan lainnya. Karena semuanya berada dalam satu gedung, membuat pelayanan ini menjadi lebih praktis.

Bahkan menurut Imron, dengan adanya MPP ini, berperan juga dalam mengurangi tindakan korupsi yang mungkin terjadi pada sejumlah pelayanan publik.

"MPP ini juga, bisa mengurangi tindakan korupsi yang bisa terjadi pada proses pelayanan," ujar Imron.

Imron berharap, kedepan sejumlah fasilitas di MPP ini akan kembali ditingkatkan, sehingga bisa memberikan kenyamanan kepada masyarakat yang mengakses fasilitas di MPP.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Dede Sudiono menjelaskan, bahwa mitra MPP ini sebanyak 38 instansi, yang terdiri dari 134 layanan publik.

"Semua itu atas dukungan 9 instansi vertikal, 5 BUMN, 4 BUMD, 2 OPD Provinsi Jawa Barat, yaitu Samsat dan DPMPTSP Provinsi Jawa Barat, 7 dinas pelayanan, 9 dinas teknis dari Pemkab Cirebon, 2 swasta dan 1 gerai Dekranasda," jelas Dede.

Dede menambahkan, penganggaran pembangunan MPP berasal dari APBD Kabupaten Cirebon, yaitu anggaran tahun 2022 sebesar 2,8Miliar dan mempunyai beberapa tujuan.

"MPP ini bertujuan mengintegrasikan pelayanan untuk meningkatkan kecepatan, kemudahan, keterjangkauan, kenyamanan, keamanan pelayanan, serta meningkatkan daya saing dan memberikan kemudahan berusaha," sambung Dede. (din)