Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 12 Juli 2023

Mahasiswa IAIN Cirebon Dampingi UMKM Untuk Dapatkan Sertifikasi Halal

KUNINGAN, FC -  Mahasiswa KKN Mandiri Inisiatif Kelompok 115 IAIN Syekh Nurjati Cirebon bersama Dr. Asep Kurniawan M. Ag selaku dosen pembimbing lapangan (DPL) bekerjasama dengan Lembaga Halal IAIN Syekh Nurjati Cirebon menyelenggarakan program kerja tentang Pendampingan Proses Produk Halal, Rabu, (12/7/2023).

Hal ini sebagaimana merujuk pada Pasal 1 angka 1 PMA No. 20 Tahun 2021 tentang Sertifikasi Halal bagi Pelaku Usaha Mikro Kecil, produk yang diwajibkan bersertifikasi halal adalah barang atau jasa yang terkait dengan makanan, minuman, obat, kosmetik, produk kimiawi, produk biologi, produk rekayasa genetika, serta barang gunaan yang dipakai, digunakan, atau dimanfaatkan oleh masyarakat. 

Namun masih banyak para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang belum mengetahui serta memahami bagaimana sertifikat halal untuk suatu produk dapat diperoleh. Terlebih bagi para pelaku UMKM yang berada di daerah pedesaan.

mengenai proses produk halal, ini merupakan rangkaian kegiatan yang dilakukan untuk menjamin kehalalan produk meliputi penyediaan bahan, pengolahan, penyimpanan, pengemasan, pendistribusian, penjualan, hingga penyajian produk.

Mahasiswa KKN yang diterjunkan di Dusun Manis, Desa Paniis, Kecamatan Pasawahan , kuningan itu, pada Rabu 12 Juli 2023 melakukan pendampingan UMKM untuk mendapatkan sertifikasi halal. Tiga produk UMKM tersebut antara lain Keripik Singkong, Keripik Pisang dan Rempeyek Abah Anggit Paniis yang berlokasi di Dusun Manis Desa Paniis. 

Proses Pendampingan Produk Halal dilakukan dengan sistem self-declare yang dimulai dari melakukan survei kepada masing-masing pelaku usaha, pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), pembuatan Manual Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH), hingga verifikasi dan validasi.

Peserta KKN, Pendamping Produk Halal Lembaga IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Wildan Sayuthi Mahatma menjelaskan bahwa kegiatan pendampingan juga membantu para pelaku UMKM bisa memiliki sarana marketing yang bervariasi berbasis media sosial dan tempat penjualan seperti Facebook, Instagram, serta Shopee, yang dilakukan melalui teknologi digital. 

Dengan strategi ini maka secara langsung mampu meningkatkan dan mengembangkan nilai jual UMKM.

Perlu diketahui, sertifikasi halal menjadi komponen pokok yang perlu dimiliki pelaku UMKM terutama bagi produk makanan. Masyarakat atau konsumen tidak akan mempertanyakan kehalalan produk tersebut karena sertifikat halal ini berfungsi sebagai bukti bahwa sebuah produk yang dijual untuk dikonsumsi atau digunakan tidak mengandung komposisi yang diharamkan oleh syariat agama Islam. 

Pengajuan sertifikasi halal dapat dilakukan melalui 2 cara yaitu pengajuan secara langsung melalui BPJPH atau Satgas Halal di daerah, dan secara elektronik menggunakan Sistem Informasi Halal (SI- Halal).

“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN IAIN Syekh Nurjati Cirebon karena sudah membantu saya untuk mengurus proses mendapatkan sertifikasi halal. Program ini sangat bermanfaat bagi saya yang awam akan hal tersebut. Semoga setelah mendapatkan sertifikat halal, saya dapat menjangkau pasar yang lebih luas, meningkatkan pendapatan, serta memberikan solusi yang tepat dan efektif dalam memasarkan produk. Semoga Mas dan Mbak diberi kesehatan selalu dan menjadi orang sukses nantinya,” ucap Ira pemilik usaha keripik Anggit Paniis. 

Terakhir, mahasiswa KKN IAIN Syekh Nurjati Cirebon berharap adanya kegiatan pendampingan proses produk halal ini akan terus berlanjut untuk KKN periode berikutnya. Sehingga seluruh UMKM yang ada di Desa Paniis bisa memiliki sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (din).

Selasa, 11 Juli 2023

Hadiri Sosialisasi ASN PPPK Guru, Bupati Cirebon: Guru Harus Jadi Suri Tauladan

 

KABUPATEN CIREBON, FC - Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag menghadiri sekaligus membuka kegiatan Pembukaan Rekening Tabungan, Sosialisasi Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK)  dan Aktivasi BJB DIGI kepada Calon ASN Guru PPPK di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, bertempat di Convention Hall UMC Watubelah, Selasa (11/7/2023).

Tampak hadir pula Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, Kepala BKPSDM Kabupaten Cirebon dan Pimpinan Bank BJB Cabang Sumber pada acara tersebut.

Dalam sambutannya, Imron menyampaikan bahwa menjadi guru merupakan pekerjaan yang mulia.

"Guru juga harus bisa menjadi suri tauladan yang baik untuk muridnya. Selain itu, ibu dan bapak guru harus menjadi perekat bangsa dan agen perubahan bagi sekitarnya," ujar Imron.

Imron juga mengucapkan selamat kepada guru yang akan dilantik menjadi PPPK. "Kepada ibu dan bapak guru selamat berjuang, selamat mengabdi untuk bangsa dan negara," imbuhnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, Ronianto menjelaskan, bahwa pengangkatan ASN PPPK di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon kali ini merupakan pengangkatan yang ketiga.

"Ini adalah pengangkatan PPPK yang ketiga sebanyak 965 orang, sebelumnya yang pertama itu sebanyak 1716, kemudian tahap kedua 2665,” jelas Ronianto.

Senada dengan Imron, Ronianto juga mengucapkan selamat atas diangkatnya 965 orang guru menjadi pegawai ASN PPPK.

"Kami ucapkan selamat dan selamat bergabung dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, ditunggu karya bapak dan ibu sekalian di dunia pendidikan," lanjutnya.

Selain itu, dirinya juga berharap, dengan banyaknya guru yang diangkat menjadi ASN PPPK akan meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Cirebon.

Pimpinan Bank BJB Cabang Sumber, Taupan Selamat Wibawa menjelaskan, bahwa pengangkatan ASN PPPK di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon merupakan yang terbesar dan terbanyak di Indonesia.

"Pengangkatan ASN PPPK untuk lingkungan Dinas Pendidikan di Kabupaten Cirebon merupakan yang terbesar dan terbanyak di seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Indonesia," jelas Taupan. (din)

Dede Al Mustaqim, Mahasiswa IAIN Cirebon Dinobatkan Juara Satu Internasional Essay Winner 2023

Inilah Dede Al Mustaqim, peraih juara 1 internasional Essay Winner 2023


CIREBON , FC - Dede Al Mustaqim, mahasiswa semester 5, Jurusan Hukum Ekonomi Syariah, IAIN Syekh Nurjati Cirebon dinobatkan sebagai juara satu  pada International Essay Winner.

Ajang International Essay Competition dalam Festival International of Sufism Psychoterapy IAIN Kudus 2023 ini dilaksanakan, 15-25 Juni 2023.

Dede Al Mustaqim bersyukur dengan  raihan prestasi ini. Karena untuk mendapatkannya tidaklah mudah, selain harus dengan keseriusan dan kegigihan juga dengan perjuangan.  

Alhasil, melalui judul karya "Transformasi Diri: Membangun Keseimbangan Mental dan Spiritual Melalui Proses Islah, Dede Al Mustaqim keluar sebagai juara dan mampu mengalahkan peserta lainnya dari kampus unggulan di Indonesia.

"Ya, bersyukur sih, karena siapapun pasti ingin menjadi yang terbaik, dan itu sudah kami buktikan di ajang bergensi di Festival International of Sufism Psychoterapy," katanya.

Berbincang mengenai sejumlah persiapan yang dilakukan, Dede Al Mustaqim mengaku persiapannya pertama mencari permasalahan terkini kemudian melakukan riset melalui tinjauan literatur dengan tema yang sudah ditentukan oleh panitia.

Selain karena persiapan-persiapan yang dilakukan, raihan juara satu ini juga, kata Dede Al Mustaqiem, berkat dukungan dan bimbingan yang diberikan dosen.

Untuk itu, Dede Al Mustaqim berpesan  teruslah berkarya, jangan melihat kampus kita dari mana. Kita harus bisa membesarkan nama kampus, jangan nama kita yang besar karena kampus. (din)

530 Mahasiswa UI BBC Lakukan KPM, Bupati Imron: Gali Potensi di Desa untuk Kemajuan Daerah

 

KABUPATEN CIREBON, FC - Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag melepas 530 mahasiswa dari Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon (UI BBC) melakukan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM), bertempat di Pendopo Bupati Cirebon, Senin (10/7/2023).

Dalam sambutannya, Imron mengatakan, pihaknya menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan KPM dari UI BBC tersebut.

Menurutnya, para mahasiswa yang akan melakukan KPM bisa memberikan informasi dan mampu menggali potensi yang ada di wilayahnya masing-masing.

"Mereka bisa menggali potensi yang ada di lokasi KPM dan  memberikan informasi permasalahan serta solusi yang ada di desa masing masing. Untuk menjadikan kebijakan dari pemerintah daerah," kata Imron.

Ia juga mengungkapkan, perguruan tinggi memberikan kontribusi yang cukup besar dengan keilmuan.

"Dalam pendidikan ke depan, akan merubah bagaimana Kabupaten Cirebon 5 hingga 10 tahun yang akan datang, serta mereka akan menjadi penerus para pemimpin bangsa," ungkapnya.

Rektor UI BBC, Dr. H. Oman Fathurohman, MA mengatakan, pihaknya melepas 530 mahasiswa yang akan mengikuti KPM di 48 desa yang tersebar di wilayah Cimajakuning hingga Kabupaten Brebes. 

Sedangkan, kata Oman, untuk wilayah Kabupaten Cirebon tersebar di Kecamatan Waled 10 desa, Pabuaran 7 desa, Ciledug 8 desa dengan total keseluruhan 25 desa.

"Kami memiliki program KPM secara mandiri dan reguler. Untuk mandiri sendiri ada 23 desa yang tersebar di Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kuningan, Majalengka dan Kabupaten Brebes, sedangkan untuk reguler ada 25 desa." jelas Oman.

Oman menjelaskan, kuliah pengabdian masyarakat (KPM) merupakan implementasi dari Tridharma Perguruan Tinggi.

Menurutnya, ilmu yang telah didapat para mahasiswa selama kuliah akan diterapkan di tempat KPM yang akan dilaksanakan selama 40 hari kerja, mulai tanggal 10 Juli hingga 20 Agustus 2023.

Ia mengatakan, dalam KPM tahun 2023 ini pihaknya mengambil tema "Budaya Teknologi Ramah Digital Menuju Indonesia Emas". Tema tersebut diambil atas pengaruh digital yang sudah merambah ke masyarakat bawah.

"Target yang ingin dicapai KPM ini adalah bagaimana kita memahami bersama pengaruh digitalisasi yang sudah hampir digunakan lebih dari 76 persen penduduk Indonesia," ungkapnya.

"Para mahasiswa peserta KPM diharapkan bisa mengedukasi masyarakat tentang dampak positif dan negatif menggunakan digital seperti medsos," harap Oman.

"Di samping itu, tumbuhnya radikalisme, perpecahan dan sebagainya merupakan salah satu pengaruh medsos yang begitu tinggi. Oleh karena itu, KPM 2023 UI BBC ini bisa meminimalisir hal tersebut," lanjutnya.

Ia menambahkan, bahwa hasil dari KPM tersebut nantinya akan dikaji serta diseminarkan (lokakarya) untuk menjadi pembahasan, baik itu untuk pihak kampus maupun pemerintah daerah guna mengetahui kelemahan yang ada di setiap lokasi KPM. Nantinya, diharapkan bisa memberikan masukan serta solusi permasalahan yang ada di desa. (din)

PG Sindanglaut Kembali Beroperasi, Bupati Harapkan Petani Makin Giat Lagi

KABUPATEN CIREBON, FC - Menteri Pertanian Republik Indonesia, Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH., M.Si, MH menggelar panen dan tanam tebu untuk gula konsumsi di Desa Sidamulya, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Selasa (11/7/2023).

Selain itu, Menteri yang akrab disapa SYL tersebut, membuka sekaligus meninjau proses penggilingan perdana gula konsumsi di PG Sindanglaut, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon. Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag turut mendampingi acara tersebut.

Menurut SYL, kehadiran pabrik gula berskala besar sangat penting dalam membuka lapangan kerja dan juga menaikkan kesejahteraan petani setempat. 

Di samping itu, proses giling juga merupakan proses penentu dalam menghasilkan pengolahan gula nasional yang berkualitas.

"Saya atas nama negara, meresmikan penggilingan perdana dan memulai kembali hadirnya pabrik gula Sindanglaut di Kabupaten Cirebon, kata SYL.

"Bahkan dengan adanya industri ini, jaminan masyarakat jadi lebih pasti dan ekosistem lebih tertata, baik lapangan kerja, kebutuhan makanan, kebutuhan industri dan perputaran ekonomi akan terjadi dalam skala yang lebih besar," lanjutnya.

SYL mengatakan, kehadiran pabrik gula juga menjamin hilirisasi produksi petani dalam memperbesar areal lahannya. Artinya, lahan petani bertambah, namun keuntungan atau margin mereka juga meningkat. 

Oleh karena itu, hadirnya industri ini mampu menjadikan pangan sebagai industri terbaik dalam menghadapi tantangan masa depan.

"Tebu adalah komoditas pertanian yang sangat strategis dan tebu merupakan bahan baku utama gula," jelas SYL.

"Tentunya, masih sangat dibutuhkan oleh seluruh rakyat, sehingga ini menjadi komoditas yang harus diperhatikan betul, apalagi kita masih defisit 800 ribu ton," sambungnya.

SYL memastikan pemerintah akan hadir melakukan pendampingan kepada petani Indonesia. Diantaranya, melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi. 

"Negara harus hadir dalam menanam tebu rakyat, terutama yang berkaitan dengan lahan petani, lahan-lahan hutani yang sudah tidak produktif agar bisa dikonversikan menjadi lahan-lahan kebun dan diberikan kepada rakyat," katanya.

Di lokasi yang sama, Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag mengucapkan banyak terimakasih kepada Menteri Pertanian RI yang telah berkunjung ke Kabupaten Cirebon. Diakuinya, banyak motivasi yang telah diberikan. 

"Setelah diberikan motivasi, mudah-mudahan para petani tebu di Kabupaten Cirebon semakin giat lagi untuk menanam tebu," harap Imron. (Silmi)

Senin, 10 Juli 2023

Tingkatkan Kedisiplinan dan Kepatuhan Masyarakat, Polresta Cirebon Gelar Operasi Patuh Lodaya 2023


CIREBON, FC - Mulai hari ini, Polresta Cirebon melaksanakan Operasi Patuh Lodaya 2023. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kedisiplinan dan kepatuhan masyarakat dalam berlaku lintas.

Dengan tujuan mewujudkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran (Kamseltibcar) lalu lintas di Kabupaten Cirebon.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman, S.I.K, M.H, di Mapolresta  Cirebon, Senin, (10/7/2023).

"Tujuan Operasi Patuh Lodaya 2023 ini  adalah untuk meningkatkan disiplin dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, menurunnya angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, dan menurunnya angka fatalitas korban kecelakaan lalu lintas," tuturnya.

Sehingga outputnya adalah terciptanya Kamseltibcar lantas yang aman dan nyaman, meningkatkan disiplin dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, berkurangnya jumlah kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas serta menurunnya angka fatalitas korban kecelakaan.

Sementara Operasi Lodaya ini, lanjut Kapolresta Cirebon dilaksanakan selama 14 hari, dari mulai tanggal 10 – 23 Juni 2023. 

Pihaknya memastikan Operasi Patuh Lodaya 2023 akan mengedepankan upaya preemtif, preventif, dan sikap-sikap humanis.


"Ada tujuh jenis pelanggaran berlalu lintas yang menjadi sasaran utama Operasi Patuh Lodaya 2023 di Kabupaten Cirebon. Di antaranya, pengemudi yang menggunakan ponsel saat berkendara dan pengemudi yang masih dibawah umur," terangnya.

Sedang sasaran lainnya adalah pengemudi kendaraan bermotor yang berboncengan lebih satu orang, pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm SNI dan pengemudi mobil yang tidak menggunakan safety belt atau sabuk keselamatan, serta pengendara bermotor yang melawan arus dan pengemudi yang melebihi batas kecepatan. (Hafid)

Minggu, 09 Juli 2023

Anggota DPRD Provinsi Jabar Sosialisasikan Perda Ekraf di Wilayah Arjawinangun

CIREBON, FC  -  Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Bambang Mujiarto ST, melakukan Sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 15 Tahun 2017 Tentang Ekraf, di wilayah Arjawinangun Kabupaten Cirebon, Sabtu (8/7/2023).

Bambang Mujiarto ST,  menyebut sektor ekonomi kreatif ( ekraf) menjadi sektor penting yang dapat  menopang perekonomian masyarakat secara masif.

Hal tersebut dikatakannya saat Sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 15 Tahun 2017 Tentang Ekraf, di wilayah Arjawinangun Kabupaten Cirebon.

Bambang juga menegaskan, agar pemerintah dalam hal ini  membuat kebijakan yang mendorong agar sektor ekonomi kreatif ini bisa berkembang dan menjadi salah satu tulang punggung perekonomian masyarakat.

Ia pun mengatakan Kabupaten Cirebon memiliki banyak sentra Ekonomi Kreatif, mulai pusat kuliner dari Batembat dan Talun, lalu fesyen Di Trusmi dan Tegalgubug.

"Selain itu masih ada kerajinan di Sitiwinangun, Gegesik dan banyak tersebar di daerah lainnya," ujarnya 

Lebih lanjut Bambang menyebut,  Jawa Barat  menjadi salah satu penyumbang Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) ekraf Jabar mencapai Rp191,3 triliun atau 20,73 persen dari total Produk Domestik Bruto (PDB) ekraf nasional. Kontribusi ekspor ekraf Jabar mencapai 6,38 juta USD atau 31,93 persen dari total ekspor ekraf nasional. 

"Jumlah usaha ekraf yang bergerak di Jabar mencapai 1,5 juta unit dengan menyerap tenaga kerja sekitar 3,8 juta orang," katanya 

Dijelaskannya ekonomi kreatif di Jawa Barat hingga kini masih disumbang oleh tiga besar subsektor, yakni kerajinan tangan, kuliner dan fesyen. 

Lanjutnya, untuk kerajinan tangan menyumbang 27,1 persen, kuliner 26,4 persen, dan fesyen 16,7 persen. Sedangkan,subsektor lainnya total 29,8 persen. 

Jawa Barat sendiri  menjadi salah satu penyumbang Produk Domestik Bruto (PDB) di bidang ekraf terbesar, yakni 11,81 persen atau tertinggi ketiga setelah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebesar 16,12 persen, dan Bali sebesar 12,57 persen.

"Ekraf bisa menjadi peluang ekonomi yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat yang tahan terhadap berbagai krisis ekonomi, tentunya harus ditopang dengan pendampingan dari pemerintah yang membantu menyiapkan pasar dan peningkatan keterampilan dari pelaku usahanya," tandasnya (Nisa)


 

Tanggap Bencana, Jurusan PMI IAIN Gelar PKM Melalui Fun Aktivity Berbasis Masjid

CIREBON, FC - Tanggap Bencana, Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam IAIN Syekh Nurjati Cirebon Menggelar Pengabdian Kepada Masyarakat Melalui Fun Activity Berbasis Masjid

Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, IAIN Syekh Nurjati Cirebon melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada tanggal 6-9 Juli 2023 bertajuk “Manajemen Penanganan Bencana Partisipatif Melalui Revitalisasi Fungsi Masjid”. 

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Dawuan, Kecamatan Tengah Tani, Kabupaten Cirebon, yang secara khusus mengambil titik di wilayah RT 02 RW 08. Selain sebagai wujud implementasi tridharma perguruan tinggi bidang pengabdian kepada masyarakat, kegiatan tersebut merespon permasalah yang terjadi di Desa Dawuan khususnya pasca bencana banjir pada akhir Maret 2023. 

Persoalan bencana tidak hanya dibutuhkan mitigasi penanganan, namun sekaligus diperlukan adaptasi dan peningkatan kapasitas masyarakat. 

Pada kegiatan ini, Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam melakukan peningkatan kapasitas serta penguatan kohesi sosial masyarakat melalui edukasi lingkungan dan kegiatan bonding hubungan masyarakat   yang dikemas melalui fun activity bersama perempuan ibu rumah tangga, remaja, dan anak-anak. 

Menitikberatkan masjid sebagai lokus fungsi kegiatan, Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam IAIN Syekh Nurjati Cirebon ingin mewujudkan revitalisasi fungsi masjid untuk kegiatan yang bersentuhan dengan pemecahan masalah dan kebutuhan masyarakat. 

Kegiatan pengabdian masyarakat ini melibatkan civitas akademika dari dosen dan mahasiswa di Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam, sekaligus mendapatkan dukungan dari mahasiswa yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Dawuan yaitu KKN Kolaborasi Perguruan Tinggi antara IAIN Syekh Nurjati Cirebon dengan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. 

Dengan membawa misi tanggap bencana, kegiatan edukasi lingkungan dikemas sedemikian rupa melalui fun activity yaitu menonton bersama film edukasi lingkungan, penanaman bibit pohon, pengelolaan sampah, serta diawali dengan mempererat silaturahmi dengan masyarakat melalui pengajian bersama, lomba-lomba keagamaan, serta senam sehat. 

Sambutan dan apresiasi yang baik diberikan atas pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini, baik dari pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) AL-Multazam, pengurus pemerintahan, serta masyarakat. 

“Kami atas nama warga mengucapkan banyak terimakasih kepada IAIN Syekh Nurjati Cirebon, khususnya Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam yang sudah memberikan edukasi dan kegembiraan kepada kami, semoga Allah membalas kebaikan para dosen dan mahasiswa yang sudah meluangkan waktunya” disampaikan oleh Murni, salah satu warga yang sekaligus menjadi guru ngaji.

Ke depan, Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam berharap dapat terus menjalin silaturahmi yang baik dengan warga Desa Dawuan serta dapat mereplikasi kegiatan ke wilayah lain dalam skala yang lebih luas serta keterjangkauan sasaran yang semakin massif. (din)

Sabtu, 08 Juli 2023

Mahasiswa IAIN Cirebon Aplikasikan Pengabdian Pada Pelaksanaan KKN Mandiri Kelompok 122 di Desa Tenjo Layar

Sesi foto bersama usai pembukaan KKN Mandiri Inisiatif Kelompok 122 dengan Tema "Belajar Bersama Masyarakat" di Desa Tenjo Layar, Sabtu, (8/7/2023).


KUNINGAN, FC - Kelompok 122 KKN Mandiri Inisiatif dengan bangga mengumumkan pembukaan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Tenjo Layar, Kecamatan Pancalang, Kabupaten Kuningan. 

Acara pembukaan ini diadakan pada hari Jumat, tanggal 8 Juli 2023, bertempat di Desa Tenjo Layar. 

Program KKN ini diinisiasi oleh mahasiswa dari kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan tahun ini mereka mengangkat tema "Belajar Bersama Masyarakat" sebagai fokus utama kegiatan.

Pada acara pembukaan ini, hadir beberapa tokoh setempat yang memberikan dukungan dan hadir untuk memberikan sambutan.

Kepala Desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta kepala dusun dari Tenjolayar Labak dan Tonggoh turut hadir dan memberikan ucapan selamat serta memberikan dukungan penuh terhadap program KKN Mandiri Inisiatif Kelompok 122.

Program KKN Mandiri Inisiatif Kelompok 122 dengan tema "Belajar Bersama Masyarakat" bertujuan untuk mendorong mahasiswa untuk terlibat aktif dalam kegiatan pengabdian masyarakat dan belajar langsung dari pengalaman bersama dengan masyarakat. 

Desa Tenjo Layar dipilih sebagai lokasi pelaksanaan KKN ini karena keunikan dan potensi yang dimiliki serta kebutuhan masyarakat yang mendesak.

Selama pelaksanaan KKN, para mahasiswa akan bekerja sama dengan aparatur desa, tokoh masyarakat, dan masyarakat setempat dalam merancang dan melaksanakan program-program yang berfokus pada pengembangan ekonomi, kesehatan, pendidikan, lingkungan, serta aspek-aspek sosial lainnya. 

Para mahasiswa akan melibatkan diri secara aktif dalam kegiatan lapangan dan berinteraksi langsung dengan masyarakat desa, sehingga mereka dapat mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang kondisi sosial dan budaya yang ada di Desa Tenjo Layar.

KKN Mandiri Inisiatif Kelompok 122 sangat mengharapkan dukungan dan partisipasi aktif dari masyarakat desa, tokoh setempat, dan aparatur desa dalam menjalankan kegiatan ini. 

Melalui kerjasama yang erat, diharapkan program KKN ini dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat serta menjadi momen berharga bagi mahasiswa untuk belajar dan berkontribusi secara langsung dalam pembangunan masyarakat. (din)

Jumat, 07 Juli 2023

HIMMAKA Cirebon Gelar Kegiatan Bakti Sosial di Desa Sagara Majalengka

MAJALENGKA, FC - Himpunan Mahasiswa Majalengka Cirebon mengadakan pengabdian kepada masyarakat dengan bakti sosial.

Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Sagara Kecamatan Argapura kabupaten Majalengka selama sekitar dua minggu dari tanggal 26 Juni hingga 07 Juli 2023.

Kegiatan yang diikuti oleh pengurus dan anggota Himpunan Mahasiswa Majalengka (HIMMAKA) Cirebon ini, berasal dari berbagai kampus yang ada di wilayah Cirebon. 

Kegiatan dengan tema 'Berbakti dan memberi edukasi dengan dedikasi' ini  dibuka langsung oleh Bupati Kabupaten Majalengka yang diwakili oleh Sekretaris Kecamatan Argapura. 

Ketua Pelaksana, Dhoifullah Fakhry mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian dan kepedulian Kader HIMMAKA terhadap kemajuan Kabupaten Majalengka. Oleh karena itu, dengan konsisten HIMMAKA selalu mengadakan kegiatan Bakti sosial ini.

Adapun titik fokus Bakti sosial tahun 2023 pada perekonomian masyarakat yaitu terkait pengembangan UMKM yang ada di Desa Sagara khususnya umumnya di Kecamatan Argapura.

"Dalam kegiatan baksos tahun ini, kami berfokus pada bidang ekonomi, yang mana kita mencoba mengembangkan UMKM yang ada di masyarakat," paparnya. 

Demikian juga disampaikan oleh Ketua Umum HIMMAKA Cirebon Otis Ridiana, bahwa Bakti sosial ini merupakan ajang untuk latihan hidup bermasyarakat. 

"Agenda baksos merupakan agenda rutinan HIMMAKA, yang mana kita belajar bermasyarakat, belajar bersama masyarakat," terangnya 

Menurut Otis Ridiana, ilmu yang dipelajari di kampus dan realita yang ada di masyarakat jauh berbeda. Hidup di masyarakat tidak semudah yang kita bayangkan. 

"Karena itu, kita sebagai mahasiswa yang mana salah satu peran mahasiswa adalah iron stock atau pemimpin di masa yang akan datang harus bisa menyesuaikan dan mempersiapkan itu," tuturnya.

Sementara menurut Pembina HIMMAKA Cirebon, mengajak kepada seluruh adik-adik HIMMAKA Cirebon di Desa Sagara ini untuk  belajar kepada masyarakat. 

"Kami ke Desa Sagara bukan untuk mengajarkan masyarakat karena masyarakat lebih mengetahui kondisi lapangan seperti apa," ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Camat Argapura menyatakan, bahwa kehidupan di dunia perkuliahan dan masyarakat atau dunia kerja jauh berbeda. Oleh karena itu, kita harus memahami akan hal itu.

"Betul sekali, kehidupan di masyarakat tidak seperti yang kita bayangkan. Kita harus bisa survive dan menguasai berbagai hal," ujar Sekretaris Camat kecamatan Argapura,  Hendra.

Demikian juga dinyatakan oleh Kepala Desa Sagara, Rusdo Rustandi, bahwa pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan bakti sosia ini, dan pihaknya menyambut baik. 

"Kami dari aparatur desa sangat berterimakasih kepada adik-adik HIMMAKA telah memilih desa kami untuk melaksanakan kegiatan Bakti sosial," ujarnya. 

Oleh karena itu pihaknya berharap adik-adik HIMMAKA bisa belajar dari masyarakat dan memberikan sedikitnya ilmu kepada masyarakat. (Nur)

KKN Kolaborasi Kelompok 108 Gelar Program Pemberdayaan UMKM Desa Gesik

CIREBON, FC - KKN Kolaborasi antara IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta melakukan kunjungan dan observasi UMKM di Desa Gesik Kec. Tengah Tani, pada Jum'at, 7 Juli 2023.

Program KKN tersebut merupakan skema baru KKN yang ada di IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Mahasiswa yang melakukan KKN di Desa Gesik Kec. Tengah Tani mendapatkan kesempatan untuk melakukan observasi UMKM setempat.

Para mahasiswa bersinergi untuk memberdayakan UMKM, khususnya di Desa Gesik, Kec. Tangah Tani. Kedatangan mahasiswa juga di sambut hangat oleh para aparat desa setempat.

"Kami sangat senang kalau desa kami dipilih untuk menyalurkan program KKN," ujar Kadus Desa Gesik, Pak Emil.

Desa Gesik yang merupakan desa yang terbilang produktif dan banyak berbagai macam UMKM menjadi salah satu alasan para mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menjalankan program kerja mereka.

Salah satu UMKM yang banyak di desa tersebut adalah produksi kerupuk. Pengusaha kerupuk setempat salah satunya Pak Solahuddin.

"Alhamdulillah di desa ini kebanyakan orangnya memproduksi kerupuk,  dan tidak jarang kerupuknya bisa dijual sampai keluar kota, biasanya kami mengirim kerupuk ini bisa sampai Indramayu," ujar Pak Solahuddin.

Di kesempatan yang sama, Imam Maulana, selaku ketua KKN kelompok 108, menyampaikan harap yang tinggi kepada warga Desa Gesik untuk dapat bekerjasama dalam mengembangkan desa.

"Kami selaku mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta berharap para warga setempat bisa menerima kami. Dan dengan adanya kami, kami harap bisa membantu produktivitas UMKM di Desa Gesik ini," ujar Imam. (Red/Aghif)

Kuwu Sujito Sambut Kunjungan Kerja Anggota DPRD Provinsi Jabar di Desa Sampiran

 

Kuwu Sujito saat menyambut dan memberikan sambutan atas kunjungan anggota DPRD Provinsi Jabar di Desa Sampiran dalam rangka mensosialisasikan Perda Pembangunan Ekonomi Kreatif.



CIREBON, FC - Kuwu Sampiran, Sujito menyambut kunjungan kerja Anggota DPRD Provinsi Jabar, Daddy Rohanady di desanya dalam rangka mensosialisasikan Perda Pembangunan Ekonomi Kreatif, Jum'at, (7/7/2023)

Kuwu Sujito menyatakan, ekonomi kreatif memang harus tumbuh di masyarakat, apalagi potensi untuk mengembangkannya sudah sangat terlihat di wilayah Talun, hingga kemudian wilayah Talun menjadi salah satu daerah wisata kuliner.

"Di daerah Talun ini sebenarnya masih banyak yang bisa dikembangkan, selain sebagai tempat wisata, di antaranya kuliner, Talun juga menjadi tempat wisata religi, termasuk wisata olah raga, karena memang di Kecamatan Talun memiliki sejumkah saran olah raga, termasuk olah raga Golf," ujarnya.

Untuk itu, lanjut Kuwu Sujito, dengan sosialisasi  Perda Pembangunan Ekonomi Kreatif ini, masyarakat bisa lebih pro aktif dan tergugah, dan termotivasi untuk membangkitkan ekonomi  kreatifnya, khususnya di Sampiran.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Drs Daddy Rohanady, berkunjung ke Desa Sampiran, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon. Kunjungan kerja ini dalam rangka mensosialisasikan Perda Provinsi Jabar Nomor 15 Tahun 2017 tentang Pembangunan Ekonomi Kreatif, Jam'at, (7/7/2023).

Sosialisasi Perda ini, kata Dady sangat tepat disosialisasikan mengingat Kecamatan Talun menjadi salah satu tempat kuliner. 

"Ini sangat tepat, maka saya ambil Desa sampiran yang berada di Kecamatan Talun sebagai tempat untuk mensosialisasikan Perda tentang pembangunan ekonomi kreatif ini," kata Daddy. 

Daddy juga berharap, dengan kunjungan kerja ini, diharapkan dapat masyarakat dapat mengembangkan usaha dan karya-karya lainnya  sebagaimana Perda Pembangunan Ekonomi Kreatif ini.

Sementara itu, warga Sampiran sangat antusias mengikuti kegiatan sosialisasi Perda tentang Pembangunan Ekonomi Kreatif ini. Hal itu dapat dilihat saat dialog antar masyarakat dengan anggota DPRD Provinsi Jabar ini.

Dalam dialog tersebut, warga menanyakan soal pembangunan jalan poros, termasuk sanitasi air bersih dan lainnya. Keinginan warga tersebut disampaikan langsung kepada anggota DPRD, Daddy Rohanady dan direspon baik olehnya, termasuk keinginan warga mengenai penataan dan pemeliharaan dari hasil-hasil pembangunan.

Sebagai wakil rakyat, Daddy tentu saja  sangat merespon apa yang menjadi aspirasi warga. Keinginan ini akan dilanjutkan ke Provinsi Jabar termasuk juga melakukan komunikasi dengan Pemkab Cirebon. 

Sementara dalam kegiatan ini, hadir pada kegiatan sosialisasi Perda tersebut, Kuwu Sampiran, Bhabinmas, Babinsa serta unsur masyarakat, mauki dari tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tokoh agama. (din)

Kamis, 06 Juli 2023

Pemkab Cirebon Optimis Capai Target Penanganan Stunting di Tahun 2024

 

KABUPATEN CIREBON -- Pemerintah Kabupaten Cirebon terus melakukan upaya untuk menekan angka stunting yang masih cukup tinggi di Kabupaten Cirebon.

Prosentase stunting di Kabupaten Cirebon pada tahun 2022 lalu masih cukup tinggi, yakni hingga mencapai 18%.

Jumlah tersebut sudah mengalami penurunan secara signifikan dibandingkan dengan angka stunting pada tahun 2021 lalu.

"Pada 2021 lalu, angka stunting berada pada angka 26 %," kata Wakil Bupati Cirebon, Wahyu Tjiptaningsih, SE., M.Si saat melaksanakan kegiatan monitoring posyandu di Desa Cisaat Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Kamis (6/7/2023).

Menurut Ayu, pihaknya sangat optimis untuk bisa menekan angka stunting sesuai target yang ditetapkan oleh pemerintah pusat, yaitu pada kisaran 14 %.

Ayu mengatakan, bahwa angka stunting sebesar 14 % itu bisa tercapai, dikarenakan melihat angka penurunan stunting pada tahun lalu yang cukup besar.

Ia menyebut, pada tahun lalu, penurunan angka stunting di Kabupaten Cirebon bisa mencapai 7,9 %. Sedangkan saat ini, untuk bisa mencapai angka 14 %, hanya membutuhkan penurunan stunting sebesar 4 % saja.

"Kami optimis, pada tahun 2024 nanti bisa mencapai target penurunan angka stunting," ujar Ayu.

Salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemkab Cirebon, yaitu dengan menggandeng seluruh pihak, baik itu swasta maupun akademisi.

Seperti yang dilakukan saat ini, pihaknya bekerjasama dengan Alfamart membagikan bingkisan makanan tambahan untuk balita yang ada di Desa Cisaat.

Menurut Ayu, penanganan stunting itu multisektoral, tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah saja, namun juga ada peran dari instansi dan unsur lainnyya.

Ia menambahkan, bahwa pihaknya juga bekerjasama dengan Universitas Gunung Jati (UGJ) untuk melibatkan mahasiswanya, dalam mengedukasi masyarakat Kabupaten Cirebon terkait pola asuh.

"Karena mayoritas penyebab stunting di Kabupaten Cirebon adalah pola asuh," imbuhnya. (Nisa)

Jurusan Ilmu Falak IAIN Cirebon Jalin Kerjasama Dengan BMKG, BRI , Kemenag RI dan LF PBNU

CIREBON, FC - Jurusan Ilmu Falak IAIN Syekh Nurjati Cirebon melakukan audiensi sekaligus presentasi dan siap menjalin kerjasama dengan BMKG, Pusat Riset Antariksa BRIN, Subdit Hisab Rukyat Kemenag RI dan LF PBNU, Rabu - Kamis, (5-6/7/2023). Tujuannya adalah dalam rangka meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan.

Adapun Lokasi yang menjadi tujuan yakni Kemenag RI (Subdit Hisab Rukyat dan Syariah), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU), Pusat Riset Antariksa Badan Riset serta Inovasi Nasional (BRIN).

Dekan Fakultas Syariah, Dr.H Edy Setyawan,LC,M mengatakan Lembaga/instansi/Kementerian yang  dikunjungi merupakan lembaga yang sudah mapan dalam pelaksanaan tugas-tugas falakiyah.

“Kami berharap kedepan bisa bekerjasama agar jurusan ilmu Falak fakultas Syariah IAIN Syekh Nurjati Cirebon bisa semakin pesat berkembang,” tegasnya.

Sedangkan Rektor IAIN Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani,M.Ag memberikan arahan khusus dalam kerja sama ini dan berfokus pada peningkatan mutu bidang pendidikan dan pengajaran (dikjar), mendatangkan narasumber/pemateri dari lembaga-lembaga tersebut untuk mengisi kuliah umum atau workshop di jurusan falakiyah atau sebagai dosen tamu pada mata kuliah tertentu, serta mengadakan kolaborasi riset bersama.

Demikian juga diungkapkan Dr. Leliya,S.H,M.H selaku Ketua Jurusan Ilmu Falak kerja sama dengan pemerintah atau lembaga, menyatakan  bahwa kegiata  ini sangat penting karena bisa menjadi solusi bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

“Alhamdulillah kunjungan kami diterima sangat baik oleh para pimpinan Subdit Hisab Rukyah Kemenag RI, BMKG Pusat, pusat Riset Antariksa BRIN serta Lembaga Falakiyah PBNU. “InsyaAllah kerjasama ini merupakan langkah awal yang kami rencanakan,” tuturnya.

Turut hadir dalam pertemuan di Jakarta dari pihak pemerintah dan lembaga organisasi Nahdlatul Ulama yakni Kadnan dan Fitri DKK dari biro hukum dan organisasi BMKG, Prof Thomas Djamaludin dari pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), H.Ismail Fahmi,S.Ag Kasubdit Hisab Rukyat Kemenag RI, serta KH, Ma’rufin Sudibyo,M.Si sekretaris Lembaga Falakiyah PBNU.

Sementara itu, Kusdiyana,M.S.I selaku sekretaris jurusan ilmu Falak saat di wawancarai memberikan penjelasan bahwa kunjungan dan persiapan kerjasama jurusan Ilmu Falak IAIN Syekh Nurjati Cirebon dengan subdit Hisab Rukyat dan Syariah Kemenag RI, Pusat Riset Antariksa BRIN, deputi Geofisika BMKG dan Lembaga Falakiyah PBNU 

"Kami berharap bisa memantik semangat para dosen dan mahasiswa ilmu Falak IAIN syekh Nurjati untuk meningkatkan kapasitas nya dalam bidang Dikjar maupun penelitian,” tegasnya.

Begitu pun, Akhmad Nadirin,M.H yang menjabat sebagai Gugus Mutu Fakultas Syariah mengatakan kerjasama ini akan menunjang tridahrma perguruan Tinggi khususnya bagi dosen dan mahasiswa jurusan Ilmu Falak.

Demikian juga menurut M.Syaoqi Nahwandi,MH, Manajer E-Commerce Pusat Pengembangan Bisnis bahwa kerjasama ini dalam bentuk Dikjar seperti mendatangkan Dosen tamu dari lembaga lembaga tersebut, atau mungkin menjadi narasumber dalam seminar maupun kuliah umum, serta kerjasama dalam bentuk riset penelitian bersama serta mengadakan kerjasama magang bagi mahasiswa jurusan ilmu Falak di Kemenag RI, BRIN, BMKG dan LF PBNU.

Sementara itu, kedatangan tamu Jurusan Ilmu Falak IAIN Syekh Nurjati Cirebon disambut baik oleh pemerintah dan organisasi Nahdlatul Ulama dan rencana ini akan segera di tindak lanjuti.

Adapun dari pihak BMKG Pusat yang diwakili oleh Fitri selaku biro hukum dan organisasi mengatakan, bahwa rencana kerjasama ini akan kita arahkan sesuai dengan kebutuhan dari jurusan ilmu Falak IAIN Cirebon yakni ke deputi Geofisika dan deputi klimatologi.

Sementara menurut Kadnan bahwa kegiatan ini kita sambut baik rencana kerjasamanya. “Kami (BMKG) sering mengadakan observasi rukyat hilal bersama dosen2 ilmu Falak IAIN Cirebon di POB Pantai Baroh Gebang jadi sedikit banyak nya sudah saling mengenal satu sama lain,” jelasnya.

Demikian juga disampaikan oleh H. Ismail Fahmi, S.Ag selaku Kasubdit Hisab Rukyat dan Syariah Kemenag RI, menurutnya  rencana kerjasama ini tidak akan sulit karena secara payung hukum kita sudah ada MoU antara Kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon dengan Ditjen Bimas Islam Kemenag RI.

"Di Cirebon sudah ada lokasi pengamatan hilal sehingga semakin memudahkan untuk selalu mengadakan kegiatan bersama,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Prof Thomas Djamaludin yang bertugas sebagai peneliti pusat Riset Antariksa BRIN, juga menyambut baik rencana kerjasama ini. 

"Insya Allah akan kami tindak lanjuti dan sampaikan pada pimpinan di pusat riset antariksa,” ucapnya.

Demikian juga menurut perwakilan dari  organisasi masyarakat, yang diwakili oleh Ma’rufin Sudibyo,M.Si , selaku sekretaris LF PBNU menyatakan, bahwa dosen dosen ilmu Falak IAIN Cirebon ini merupakan pengurus juga di lembaga falakiyah PCNU kabupaten maupun kota Cirebon jadi rencana kerjasama ini akan semakin mudah terlaksana. (din)