Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 15 Januari 2024

Kerap Dilanda Banjir, Sungai Sigranala Desa Pegagan Kidul Dibersihkan

KABUPATEN CIREBON - Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag mengapresiasi kegiatan Karya Bakti pembersihan sampah dan penanaman pohon oleh jajaran Korem 063/SGJ dan Kodim 0620/Kabupaten Cirebon di Desa Pegagan Kidul, Kecamatan Kapetakan, Senin (15/1/2024).

Kegiatan Karya Bakti tersebut melibatkan ratusan personel gabungan dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, LSM lingkungan hidup, BBWS, kecamatan dan desa.

Imron menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak, yang sudah terlibat dalam aksi bersih-bersih sampah dan tanam pohon.

“Cirebon sering banjir, dimana salah satu faktornya, yaitu banyaknya aliran sungai yang terhambat sampah. Sehingga, sekarang dilakukan pembersihan oleh gabungan TNI/ Polri dan semua lapisan masyarakat,” katanya.

Ia menyebut di wilayah Kabupaten Cirebon, ada beberapa titik yang sering dilanda banjir, mulai daerah timur, barat dan utara. Hal tersebut imbas dari pendangkalan sungai akibat tumpukan sampah.

“Memang kita pilih di wilayah Desa Pegagan Kidul, Kapetakan. Masalahnya, ada beberapa titik di Cirebon yang rawan banjir, imbas dari aliran sungai terhambat, salah satunya di Pegagan Kidul ini,” jelasnya.

Menurutnya, ini bukan hanya tugas dari pemerintah daerah, khususnya Dinas Lingkungan Hidup, tetapi menjadi tugas kita bersama untuk menjaga alam.

“Kegiatan seperti ini harus terus diadakan, untuk pencegahan banjir di Kabupaten Cirebon,” pintanya.

Di tempat yang sama, Dandim 0620/Kabupaten Cirebon, Letkol Letkol Inf Afriandy Bayu Laksono, S.Sos, M.I.Pol mengatakan, pihaknya ingin melakukan normalisasi sungai.

Khususnya sungai yang terdapat banyak sampah dan tumbuhan liar, seperti di sepanjang aliran sungai Sigranala di Desa Pegagan Kidul. Menurutnya, hal tersebut dilakukan dalam rangka Karya Bakti TNI.

“Kita lihat banyak eceng gondok dan sampah plastik, sehingga kita angkut dan kita buang di tempatnya, agar aliran sungai tidak tersendat, yang nanti akan mengakibatkan banjir,” ujarnya.

Pada Karya Bakti ini, lanjut Bayu, pihaknya melibatkan ratusan personel gabungan untuk ikut serta dalam kegiatan tersebut.

“Ini adalah kegiatan refleksi TNI, sehingga kita libatkan Polri, masyarakat, LSM, Pramuka, serta pemerintah untuk bersama-sama bergotong royong menanam pohon dan membersihkan sungai,” lanjutnya.

“Semoga dengan upaya ini, bisa memberikan dampak bagi lingkungan. Karena kita harus mencintai lingkungan dengan baik, agar tidak berimbas pada hal-hal yang tidak kita inginkan,” imbuhnya.

Ia juga mengajak kepada semua lapisan masyarakat, agar peduli dengan kebersihan. Dan kegiatan Karya Bakti TNI ini tidak selesai pada hari ini saja, melainkan berkelanjutan.

“Kami ajak masyarakat, agar kegiatan ini tidak selesai hanya sampai disini saat Karya Bakti TNI. Tetapi harus dilanjutkan dengan membangkitkan kesadaran tentang kepedulian terhadap lingkungan, yakni tidak membuang sampah sembarangan, khususnya sampah plastik,” pungkasnya. (din)

Wabup Ayu Monitoring dan Evaluasi Percepatan Penurunan Stunting

Wakil Bupati Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih, S.E., M.Si 


CIREBON - Wakil Bupati Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih, S.E., M.Si kembali melakukan monitoring dan evaluasi (monev) percepatan penurunan stunting di Posyandu Desa Mandala, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Senin (15/1/2024).

Wakil Bupati yang akrab disapa Ayu ini mengatakan, berdasakan analisa dan juga informasi dari sejumlah kepala puskesmas di Kabupaten Cirebon, bahwa stunting banyak disebabkan dikarenakan kesalahan pola asuh.

Salah satunya, yaitu kurangnya makanan bergizi yang diberikan kepada anak-anak. “Makanan bergizi itu tidak perlu mahal, seperti telur puyuh dan sayur mayur,” kata Ayu.

Ayu juga mendorong orangtua agar kreatif untuk membuat makanan anak, seperti mengemas ikan atau ayam dalam bentuk nugget. Karena, terkadang anak-anak butuh tampilan yang menarik.

“Banyak tutorialnya, manfaatkan kecanggihan di era internet saat ini, seperti di YouTube, TikTok dan lain-lain,” sambungnya.

Ia juga mengingatkan kepada masyarakat, untuk melakukan imunisasi secara lengkap kepada putra atau putrinya. Karena hal tersebut juga sangat berdampak terhadap kesehatan anak.

Kuwu Desa Mandala, H. Rodiah mengatakan, dengan adanya monev yang dilakukan Wabup Ayu beserta jajaran ke Desa Mandala, pihaknya merasa bangga.

Dirinya melaporkan, bahwa kegiatan di Posyandu di desanya, masyarakatnya sangat antusias dan meningkat. Karena keberhasilan itu, kuncinya terletak pada generasi penerus yang cerdas.

“Alhamdulillah, di Desa Mandala tidak ada gizi buruk. Kita mempunyai enam Posyandu, dan PR (pekerjaan rumah) kami tinggal dua Posyandu lagi yang belum dibangun,” kata Rodiah.

Rodiah mengharapkan, dengan terpenuhinya sarana dan prasarana pendukung (misal, Posyandu) kesehatan di Desa Mandala, sedikitnya dapat diperhatikan.

Maka ia meminta, agar pekerjaan rumah pembangunan Posyandu agar bisa segera direalisasikan. (din)

Jumat, 12 Januari 2024

Pisah Sambut Kapolresta Cirebon, Bupati Imron : Selamat Datang Kombes Pol Sumarni di Kota Wali

KABUPATEN CIREBON - Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag menghadiri acara pisah sambut Kapolresta Cirebon dari pejabat lama Kombes Pol Arif Budiman, S.I.K., M.H., dengan pejabat baru Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., di Hotel Aston Cirebon, Kamis malam (11/1/2024).

Imron mengatakan, selama kepemimpinan Kombes Pol Arif Budiman, Pemkab Cirebon selalu bersinergi dengan Polresta Cirebon.

“Selama dua tahun lebih, Pemkab Cirebon selalu bersinergi dengan Polresta Cirebon yang dipimpin oleh Kombes Pol Arif Budiman, karena Pak Arif orangnya sangat baik dan suka humor, namun bekerja secara profesional,” ujar Imron.

Imron menyebut, Kombes Pol Arif Budiman telah menorehkan prestasi yang cukup banyak selama menjabat sebagai Kapolresta Cirebon.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Cirebon, kami ucapkan selamat atas jabatan yang baru, dan semoga Kombes Pol Arif Budiman karirnya semakin maju dan sukses kedepannya,” tukasnya.

Imron juga mengucapkan selamat datang kepada Kombes Pol Sumarni, yang kini menjabat sebagai Kapolresta Cirebon yang baru.

“Semoga bisa bekerja sama dengan Pemkab Cirebon, dan bisa membawa kondusifitas Kabupaten Cirebon yang lebih baik lagi,” harap Imron.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni menyebut, jika dirinya masih memiliki keturunan Cirebon dan Indramayu. Sehingga ini merupakan panggilan dari leluhur untuk mengabdi di kota wali.

“Saya tidak menyangka akan berdinas di Polresta Cirebon. Padahal dulu saya sering keluar masuk Cirebon untuk sekedar kulineran makan jamblang, dan belanja batik ke Trusmi,” ujarnya.

Sumarni mengungkapkan, dirinya meminta doa restu dan dukungan selama menjabat sebagai Kapolresta Cirebon.

“Saya orang baru, sehingga mohon doa restu dan dukungannya, agar selama menjabat sebagai Kapolresta Cirebon bisa berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Kombes Pol Arif Budiman mengucapkan banyak terimakasih dan memohon maaf, bilamana selama menjabat sebagai Kapolresta Cirebon ada tutur kata dan perilaku yang kurang berkenan.

Arif bahkan mengenalkan sosok Kombes Pol Sumarni, yang kini menjabat sebagai Kapolresta Cirebon.

Menurutnya, Kombes Pol Sumarni merupakan sosok Polwan pekerja keras, selain itu juga ia merupakan perwira terbaik Polri yang memiliki banyak prestasi.

“Kombes Pol Sumarni merupakan pekerja keras, bahkan hobinya cukup berbeda dengan yang lain, yakni naik motor. Itu dilakukan untuk memberikan pelayanan secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan,” lanjut Arif.

Arif juga meminta kerjasama dengan semua stakeholder, agar Polresta Cirebon di bawah kepemimpinan Kombes Pol Sumarni, bisa lebih baik lagi.

Seperti diketahui, Kombes Pol Arif Budiman dipindahtugaskan menjadi Analis Kebijakan Madya Bidang Binkar SSDM Polri, dalam rangka mengikuti pendidikan Sespimti Polri Dikreg ke-33 T.A 2024.

Sedangkan Kombes Pol Sumarni, sebelumnya menjabat sebagai Wakapolres Metro Bekasi. (din)

Kejaksaan Negeri Kota Cirebon Tangkap DPO Terpidana Herry Sutanto Yang Melarikan Diri Selama 16 Tahun

CIREBON - Herry Sutanto Bin Budi Sutanto terpidana dalam perkara tindak pidana korupsi dalam proyek pelapisan (overlay) landas pacu Bandara Cakrabuana Kota Cirebon pada tahun 2005 berhasil ditangkap Tim Intelejen dan Tim Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kota, Jum'at, 12 Januari 2024.

Tertangkapnya (DPO) terpidana Herry Sutanto Bin Budi Sutanto sekira pukul 19.20 WIB di Jalan Bahagia No 126 RT 01/05 Kelurahan Panjunan Kecamatan Lemahwungkuk Kota Cirebon.

Mengenai terpidana Herry Sutanto, berdasarkan putusan Mahkamah Agung No 1015 K/ Pid.Sus/ 2008 menyatakan terdakwa Herry Sutanto bin Budi Sutanto terbukti secara sah dan meyakinkan telah bersalah melakukan tindak pidana "Korupsi secara bersama-sama" dengan menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 4 (empat) tahun dan denda sebesar Rp 200.000.000,- berikut membayar uang pengganti sebesar Rp 72.636.500,- dengan ketentuan apabila tidak bisa membayar dan tidak mempunyai harta benda mencukupi maka diganti dengan pidana penjara selama 6 (enam) bulan.

Terpidana Herry Sutanto sudah melarikan diri kurang lebih selama 16 Tahun sejak Tahun 2008.

Pada upaya penangkapan ini, sebelumnya Seksi Intelijen telah melakukan upaya pencarian dan telah dikirimkan surat permohonan bantuan  Adhyaksa Monitoring Center (AMC) kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat sebagaimana surat dari Kepala Kejaksaan Negeri Kota Cirebon Nomor : R-121/M.2.11/Dip.4/08/2022 tanggal 02 Agustus 2022.

Berdasarkan laporan pihak Kejaksaan Negeri Cirebon, bahwa selama proses penangkapan, terdakwa sempat tidak mau menyerahkan diri. Namun akhirnya terdakwa menyerahkan diri setelah tim menerobos masuk kedalam rumah

"Saat ini Terdakwa diamankan dan ditahan di Kantor Kejaksaan Negeri Kota Cirebon," ujar sumber di Kejaksaan. (din)

Rabu, 10 Januari 2024

Wabup Ayu Meminta Perempuan di Kabupaten Cirebon Bisa Lebih Berdaya dan Mandiri

CIREBON, FC - Wakil Bupati Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE, M.Si melantik pengurus Wanita Tani (Watan) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Desa Keduanan, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon, Selasa (9/1/2024).

Pada kesempatan tersebut, Ayu—sapaan akrab Wabup Cirebon mengatakan, bahwa anggota Watan tidak harus menanam padi di sawah atau berkebun, namun juga bisa memanfaatkan lahan pekarangan untuk ditanam tanaman kebutuhan sehari-hari.

“Bisa menanam cabai atau tanaman obat keluarga,” ujar Ayu.

Dengan bergabungnya para perempuan dalam Watan ini, diharapkan nantinya para perempuan di Kabupaten Cirebon bias lebih berdaya dan mandiri. Karena menjadi anggota Watan, tidak melulu harus menjadi petani.

Menurut Ayu, para perempuan yang memiliki keahlian mengolah hasil pertanian atau perkebunan menjadi makanan, bisa juga tergabung dalam Watan ini.

“Watan ini juga bisa bagi perempuan yang memiliki keahlian membuat kue,” lanjutnya.

Intinya, lanjut Ayu, keberadaan Watan ini bukan hanya berkaitan dengan masalah pertanian saja, namun merupakan salah satu upaya untuk memberdayakan perempuan agar lebih mandiri.

Ia juga mengungkapkan, bahwa Desa Keduanan ini sudah menyiapkan lahan seluas 2.000 meter, agar bisa dimanfaatkan oleh para anggota Watan untuk menanam berbagai tanaman yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Sebagai salah satu bentuk dukungan Pemkab Cirebon dalam program ini, pihaknya akan memberikan bantuan berupa bibit tanaman bagi Watan di Desa Keduanan ini.

“Nanti akan kami bantu bibit tanamannya,” tukas Ayu. (Nisa)

KID Kabupaten Cirebon Jadi Rujukan Daerah Lain

CIREBON, FC - Setelah beberapa waktu lalu dikunjungi oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tegal, Provinsi Jawa Tengah, kali ini giliran rombongan dari Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Cirebon.

Rombongan tersebut berkunjung dalam rangka Studi Tiru Pembentukan Komisi Informasi Daerah (KID), yang dihadiri langsung oleh Bupati Tanah Datar, Eka Putra, SE., MM beserta jajaran.

Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag menerima kunjungan tersebut didampingi Sekretaris Daerah, Asisten Daerah, Kepala Diskominfo Kabupaten Cirebon beserta bidang Informasi dan Komunikasi Publik, serta Kepala Bagian Setda, bertempat di Pendopo Bupati Cirebon, Selasa (9/1/2024).

Dalam kesempatan itu, Bupati Imron mengawali dengan memperkenalkan Kabupaten Cirebon, baik mengenai sejarah, bahasa, budaya, maupun kuliner khas yang ada di Kabupaten Cirebon.

Pihaknya juga sangat terbuka akan maksud dan tujuan kedatangan Pemkab Tanah Datar, perihal studi tiru dalam hal pembentukan Komisi Informasi (KI),

“Kami terbuka dengan siapapun, yang ingin menyerap ilmu dari kami. Soal Komisi Informasi, lebih lanjut nanti kita diskusi antara Pemkab Tanah Datar dengan Diskominfo dan KI Kabupaten Cirebon,” ujar Imron.

Bupati Tanah Datar, Eka Putra menegaskan, bahwa kedatangan Pemkab Tanah Datar sangatlah serius untuk menimba ilmu ke Pemkab Cirebon, dalam rangka pembentukan KI yang ada di Pemda Tanah Datar.

“Kami berkunjung ke Kabupaten Cirebon ini dalam rangka pembentukan Komisi Informasi (KI). Kami ingin tahu KI di Kabupaten Cirebon, kami juga ingin tahu seperti apa langkah Kabupaten Cirebon dalam membangun KI,” kata Eka.

Menurutnya, Kabupaten Cirebon sudah lebih maju daripada Kabupaten Tanah Datar, terutama dalam hal Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Karena itu, untuk KIP, Pemkab Tanah Datar akan meniru Pemkab Cirebon, dengan harapan kedepan bisa diterapkan di Kabupaten Tanah Datar.

“Kami ingin meniru Kabupaten Cirebon, kami juga ingin tahu apa-apa saja yang harus disiapkan, terutama mengenai anggarannya. Upaya-upaya apa saja yang harus kami terapkan dalam meningkatkan monitoring dan evaluasi, khususnya ke desa-desa,” jelas Eka.

“Harapan kami, bisa membentuk KI di Kabupaten Tanah Datar tahun 2024 ini,” imbuhnya.

Perlu diketahui, bahwa Komisi Informasi di Provinsi Jawa Barat, baru ada di Kota Cirebon dan Kabupaten Cirebon. Oleh karena itu, Kabupaten Cirebon seringkali menjadi rujukan studi tiru daerah lainnya yang ingin membentuk Komisi Informasi. (din)

Selasa, 09 Januari 2024

Jurusan PAI Lakukan Penandatanganan Kerjasama Startegi Dengan PAIS Kab.Cirebon

FOKUS CIREBON, FC - Tahun baru dengan semangat baru, Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) sukses melaksanakan penandatanganan kerjasama strategis dengan Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) dan Seksi Pendidikan dan Madrasah (PENMAD) Kementerian Agama Kabupaten Cirebon. 

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas reakreditasi jurusan serta membekali calon guru PAI dengan keterampilan yang unggul.Selasa,(09/01/2024).

Penandatanganan kerjasama yang berlangsung pada hari Selasa, 09 Januari 2024, di kantor Kementerian Agama Kabupaten Cirebon, menjadi langkah awal yang dihadiri oleh pihak-pihak terkait. Ketua Jurusan PAI, Siti Maryam Munjiat S.S., M.Pd.I., hadir bersama H. Akhmad Kholiq, M.H.I (KASI PAIS) dan H. Aghust Muhaimin, M.Ag. (KASI PENMAD).

KASI PAIS H. Akhmad Kholiq, M.H.I, dalam sambutannya, mengungkapkan keunikan peran guru PAI. “Guru PAI memiliki keunikan tersendiri dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Secara administratif, guru PAI berada di bawah kewenangan Diknas, namun dalam profesionalitasnya, kewenangan berada di tangan Kemenag,” ujarnya. Beliau juga menyoroti tantangan besar yang dihadapi guru PAI, terutama terkait rekruitmen Calon Pegawai Sipil Negara (CASN).

“Hari ini, guru PAI harus berkompetisi secara luar biasa, baik dengan sesama guru PAI di bawah Diknas maupun dengan berbagai aturan baru terkait pengangkatan guru PAI. Tantangan ini harus dihadapi dengan keuletan dan semangat untuk terus berkompetisi,” tambahnya.

Sementara itu, KASI PENMAD H. Aghust Muhaimin, M.Ag., memberikan apresiasi positif terhadap penandatanganan kerjasama ini. “Ini merupakan ikhtiar luar biasa, seperti jemput bola. Kerjasama yang selama ini berjalan bersifat personal afirmatif akan dikembangkan menjadi kelembagaan. Kami berharap dapat saling mendukung dan bersinergi dalam berbagai kegiatan, seperti pertukaran narasumber, pendampingan pelatihan, dan kegiatan lainnya yang mendukung pendidikan dan pengabdian masyarakat,” paparnya.

Kerjasama ini diharapkan dapat memberikan dorongan positif bagi pengembangan jurusan PAI, meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam, dan melahirkan calon guru PAI yang unggul dalam menghadapi dinamika zaman. Semangat kerjasama ini diyakini akan membawa dampak positif dalam dunia pendidikan agama Islam di Kabupaten Cirebon. pungkas KASI PENMAD.

Siti Maryam Munjiat S.S., M.Pd.I, Ketua Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Beliau mengungkapkan, “Penandatanganan kerjasama ini merupakan langkah strategis dalam menjawab tantangan zaman. Kami merasa perlu untuk bersinergi dengan KASI PAIS dan PENMAD Kemenag Kabupaten Cirebon guna meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam di wilayah ini.”

Menurutnya, kerjasama ini tidak hanya sebatas administratif, melainkan juga bertujuan untuk meningkatkan profesionalitas guru PAI. “Kami ingin memastikan bahwa para calon guru PAI yang kelak kami hasilkan mampu bersaing secara kompetitif, baik dalam administrasi maupun dalam hal profesionalitasnya. Tantangan guru PAI semakin kompleks, dan kami berkomitmen untuk mempersiapkan mereka dengan baik,” tambahnya.

Maryam Munjiat juga menyoroti keunikan peran guru PAI. “Guru PAI memiliki peran yang sangat khas dalam mendidik generasi muda. Mereka tidak hanya menjadi pengajar, tetapi juga pembimbing rohaniah. Oleh karena itu, peningkatan kualitas pendidikan agama Islam menjadi sebuah keharusan, dan kerjasama ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mencapai tujuan tersebut,” jelasnya.

Ia berharap kerjasama ini tidak hanya menjadi perjanjian formal, melainkan dapat diimplementasikan dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan bersama. “Kami berharap sinergi ini akan menghasilkan dampak positif yang nyata dalam meningkatkan mutu pendidikan agama Islam di wilayah Cirebon,” pungkas Maryam Munjiat dengan antusias.