Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 02 Mei 2024

Peringati Hardiknas 2024, Rektor IAIN Cirebon Tekankan Pentingnya Kelanjutan Program 'Merdeka Belqjar'

CIREBON, FC -Seiring dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh setiap tanggal 2 Mei, sivitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar upacara bendera di halaman rektorat. Kamis, (02/05/2024).

Dalam pidatonya, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag., menekankan pentingnya kelanjutan program “Merdeka Belajar”. Menurutnya, semangat program ini tidak hanya sekadar memberikan kesempatan belajar, tetapi lebih dari itu, adalah upaya memanusiakan manusia dengan memberi ruang pembelajaran sesuai dengan keragaman karakter siswa.

Peringatan Hardiknas ini sangat khusus karena bertepatan dengan hari kelahiran tokoh pendidikan Indonesia, Raden Mas Soewardi Soerjaningrat atau yang lebih dikenal dengan Ki Hajar Dewantara. Ki Hajar Dewantara, dalam perjuangannya, senantiasa memperjuangkan hak-hak pendidikan bagi semua kalangan, termasuk anak-anak kaum pribumi saat Indonesia masih di bawah cengkraman kolonial Belanda.

“Merdeka Belajar berangkat dari semangat memanusiakan manusia. Saya mendukung program ini untuk dilanjutkan,” tegas Rektor Aan Jaelani.

Menurutnya, tugas mencerdaskan kehidupan bangsa menjadi amanah yang tertera dalam Undang-Undang Dasar 1945. Oleh karena itu, semangat “Merdeka Belajar” dinilai sangat penting dan relevan dalam konteks pendidikan Indonesia saat ini.

“Merdeka Belajar memberikan kesempatan yang lebih luas bagi siswa dalam mengeksplorasi minat dan bakat mereka. Mereka dapat memilih jalur pendidikan yang sesuai dengan potensi masing-masing. Hal ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat belajar serta mempercepat kemajuan bangsa,” tambah Rektor.

Dalam rangka memeriahkan Hardiknas 2024, Kementerian Agama juga telah menyebarkan edaran kepada berbagai lembaga pendidikan, termasuk perguruan tinggi keagamaan, untuk menyelenggarakan upacara bendera dan kegiatan lainnya. Semua pihak diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam memperingati hari penting ini.

Dengan semangat “Merdeka Belajar” yang terus menggelora, diharapkan pendidikan di Indonesia akan semakin berkualitas dan inklusif bagi semua anak bangsa. Selamat Hari Pendidikan Nasional! (din)

Rabu, 01 Mei 2024

Pemda Kabupaten Cirebon Peringati MayDay 2024

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon memperingati Hari Buruh Internasional (MayDay) tahun 2024 bertempat di area parkir Stadion Watubelah Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Rabu (1/5/2024).

Imron mengatakan, pada peringatan tahun 2024 kali ini mengusung tema “MayDay 2024: Kerja Bersama Wujudkan Pekerja/Buruh yang Kompeten” serta tagline “MayDay is Terampil Day”, bertujuan menggugah kesadaran kita bersama bahwa saat ini, perjuangan terbaik pekerja/buruh untuk meningkatkan kesejahteraannya adalah dengan meningkatkan skill atau keterampilan.

“Hal ini akan menimbulkan efek keberlanjutan kepada peningkatan kualitas dan kuantitas produksi nasional, hingga meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Imron.

Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusifitas iklim investasi di Kabupaten Cirebon, mengingat sudah banyak investor yang masuk ke Kabupaten Cirebon.

“Tentunya, harus ada kerjasama antara pemerintah, buruh dan juga pengusaha. Kalau ada permasalahan di perusahaan, lebih baik diselesaikan dengan cara mediasi, baik melalui serikat buruhnya maupun pemerintah,” ujar Imron.

Di momen Hari Buruh Internasional ini, dirinya berharap, buruh dengan pengusaha harus menyatu, selain dapat bekerja sama, hak dan kewajiban buruh harus selalu dipenuhi.

“Jangan sekali-sekali menahan hak buruh, tunaikan selalu hak dan kewajiban buruh,” pungkasnya.

Sementara, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Cirebon, Novi Hendrianto, S.STP., M.Si mengatakan, pemerintah mendukung inisiasi dari aliansi buruh Kabupaten Cirebon, momentumnya adalah dari buruh untuk buruh.

Novi mengungkapkan, bahwa untuk memuliakan buruh, tidak hanya menyampaikan pendapat (unjuk rasa), tetapi juga melalui kegiatan sosial semacam ini.

“Juga, tugas pemerintah adalah mengawal terus proses dalam rangka meningkatkan kompetensi para pekerja, mulai dari pra, pelaksanaan sampai dengan purna hingga pensiun,” jelas Novi.

Ketua DPK Apindo Kabupaten Cirebon, Ir. Asep Sholeh Fakhrul Insan menambahkan, dengan adanya kegiatan semacam ini diharapkan dapat menciptakan iklim yang baik.

Menurutnya, hal ini merupakan sebuah harmonisasi yang indah, buruh dan perusahaan kondusif. Sehingga, investor mau datang ke Kabupaten Cirebon.

Tentunya, lanjut Asep, kegiatan ini menjadi magnet bagi investor untuk Kabupaten Cirebon.

“Ketika investor banyak yang melirik Kabupaten Cirebon, maka peluang bagi para bekerja juga banyak,” kata Asep. (Hanin)

Selasa, 30 April 2024

Prahum IAIN Cirebon Berperan Aktif dalam Rakornas Kehumasan 2024: Sinergi dan Inovasi Bersama Sekjen Kementerian Agama RI

FOKUS CIREBON, FC - Mohamad Arifin, S.Pd.I., M.Pd.I., Pranata Humas Ahli Muda dari IAIN Syekh Nurjati Cirebon, menjadi salah satu peserta dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kehumasan dengan tema “Humas Kemenag: Kompeten, Responsif, Inovatif, dan Sinergis (KeRIS)” di InterContinental Bandung Dago Pakar. 

Acara yang digelar Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI ini, berlangsung mulai dari 30 April hingga 3 Mei, menarik lebih dari 160 peserta dari berbagai satuan kerja di bawah Kementerian Agama. Selasa, (30/04/2024).

Dalam Rakornas tersebut, hadir sejumlah tokoh penting, termasuk Sekjen Kemenag RI Prof Dr Muhammad Ali Ramdhani, S.TP., M.T., Wibowo Prasetyo Staf Khusus Menteri Agama Bidang Media dan Komunikasi Publik, serta Akhmad Fauzin, S.Ag., M.Si., Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Sekretariat Jenderal Kementerian RI.

Mohamad Arifin mengungkapkan, “Rakornas Kehumasan ini diikuti oleh sekitar 160 peserta dari berbagai satuan kerja di bawah Kementerian Agama, termasuk Kanwil, PTKN, Asrama Haji, Balai Diklat Keagamaan, dan Balai Litbang Keagamaan, serta unit esolan I pusat.”

Kegiatan Rakornas Kehumasan ini direncanakan akan dibagi menjadi tiga komisi yang berfokus pada berbagai aspek penting. Komisi I akan membahas Tata Kelola Website Kementerian, Komisi II akan menyoroti Media Sosial dan Aktivasi Sahabat Religi, sementara Komisi III akan mengupas Pembinaan Pranata Humas dan Penguatan Hubungan Antarlembaga. Arifin menambahkan.

Dalam Rakornas Kehumasan, Akhmad Fauzin, Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Sekretariat Jenderal Kementerian RI, menyoroti pentingnya sinergi dalam komunikasi publik di seluruh satker di bawah Kementerian Agama. “Kita memiliki hampir 700 pranata humas di seluruh Indonesia, dari Kanwil, hingga Balai Litbang Keagamaan. Mereka adalah SDM Kementerian Agama yang perlu kita jaga dan perhatikan,” ujarnya.

Sementara itu dalam Rakornas, Prof Dr Muhammad Ali Ramdhani, Sekjen Kemenag RI, menegaskan peran strategis humas dalam mendukung program Kementerian Agama. “Humas Kementerian Agama harus KISS (Koordinasi, Integrasi, Sinkronisasi, dan Simpel) serta KeRIS (Kompeten, Responsif, Inovatif, dan Sinergis)."

Partisipasi aktif Pranata Humas IAIN Cirebon dalam Rakornas Kehumasan menunjukkan komitmen sivitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon dalam mendorong inovasi dan sinergi dalam komunikasi publik, yang menjadi salah satu aspek penting dalam memperkuat citra dan komunikasi Kementerian Agama kepada masyarakat. (din)

Rakornas Kehumasan Kemenag 2024, Tingkat Sinergi Untuk Optimalisasi Komunikasi Publik

FOKUS CIREBON, FC – Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kehumasan dengan tema “Humas Kemenag: Kompeten, Responsif, Inovatif, dan Sinergis (KeRIS)” di InterContinental Bandung Dago Pakar. Acara yang berlangsung dari 30 April hingga 3 Mei ini menjadi panggung bagi lebih dari 160 peserta dari berbagai satuan kerja di bawah Kementerian Agama. Selasa, (30/04/2024).

Hadir dalam acara tersebut sejumlah tokoh penting, termasuk Sekjen Kemenag RI Prof Dr Muhammad Ali Ramdhani, S.TP., M.T., Wibowo Prasetyo Staf Khusus Menteri Agama Bidang Media dan Komunikasi Publik, serta Akhmad Fauzin, S.Ag., M.Si., Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Sekretariat Jenderal Kementerian RI.

Dalam laporannya, Akhmad Fauzin menyoroti pentingnya sinergi dalam komunikasi publik di seluruh satker di bawah Kementerian Agama. 

“Kita memiliki hampir 700 pranata humas di seluruh Indonesia, dari Kanwil, hingga Balai Litbang Keagamaan. Mereka adalah SDM Kementerian Agama yang perlu kita jaga dan perhatikan,” ungkap Akhmad Fauzin.

Selain itu, Fauzin juga memohon agar bapak Sekjen memberikan arahan sekaligus kuliah umum kepada peserta Rakornas, menegaskan pentingnya pertukaran ide dan peningkatan keterampilan dalam bidang kehumasan.

Rakornas Kehumasan ini diikuti oleh sekitar 160 peserta dari berbagai unit di bawah Kementerian Agama, termasuk Kanwil, PTKN, Asrama Haji, Balai Diklat Keagamaan, dan Balai Litbang Keagamaan, serta unit esolan I pusat.

Dan kepada bapak Wibowo Prasetyo Staf Khusus Menteri Agama Bidang Media dan Komunikasi Publik. Akhmad Fauzin melaporkan terkait pembagian kegiatan Rakornas Kehumasan menjadi tiga komisi yang berfokus pada Tata Kelola Website Kementerian, Media Sosial dan Aktivasi Sahabat Religi, serta Pembinaan Pranata Humas dan Penguatan Hubungan Antar lembaga.

Sementara itu, dalam sambutannya, Sekjen Kemenag RI, Prof Dr Muhammad Ali Ramdhani, menekankan peran strategis humas dalam mendukung program Kementerian Agama. 

“Humas Kementerian Agama harus KISS (Koordinasi, Integrasi, Sinkronisasi, dan Simpel) serta KeRIS (Kompeten, Responsif, Inovatif, dan Sinergis),” tegas Ali Ramdhani yang biasa akrab disapa kang Dhani.

Diharapkan Rakornas Kehumasan 2024 akan menjadi momentum penting dalam memperkuat kualitas komunikasi publik Kementerian Agama, sekaligus membangun sinergi yang lebih baik dalam mencapai tujuan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. (din)

Senin, 29 April 2024

Kabar Gembira, Situs Web IAIN Cirebon Sudah Menggunakan Bahasa Enam Negara

CIREBON, FC - Kabar gembira untuk seluruh sivitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon! Sekarang, situs web resmi kami, info.syekhnurjati.ac.id. telah ditingkatkan dengan fitur tambahan yang akan sangat membantu.

Melalui kebijakan pimpinan dan dedikasi yang tinggi dari Tim PTIPD, kami dengan bangga mengumumkan bahwa sekarang situs web kami telah diterjemahkan (alih bahasa) ke dalam beberapa bahasa utama, termasuk bahasa Inggris, Arab, Filipina, Korea, Jepang, dan Mandarin. 

Ini merupakan langkah besar dalam memperluas jangkauan informasi kami kepada khalayak internasional.

Setiap halaman situs sekarang dilengkapi dengan logo bendera negara yang sesuai, memudahkan pengunjung dari berbagai belahan dunia untuk menemukan informasi yang mereka butuhkan dengan lebih cepat dan mudah.

Dengan fitur ini, kami berharap dapat memberikan layanan yang lebih inklusif dan dapat diakses oleh semua orang, di mana pun mereka berada.

Kami berterima kasih kepada Tim PTIPD atas usaha luar biasa mereka dalam memastikan bahwa situs web kami menjadi lebih ramah pengguna dan lebih terhubung dengan audiens global. 

Ini adalah langkah penting dalam perjalanan kami untuk menjadi lembaga pendidikan yang terkemuka di tingkat internasional. (Aisyah)

Jadi, jangan ragu untuk mengunjungi situs web kami di info.syekhnurjati.ac.id. dan jelajahi berbagai informasi yang tersedia dalam bahasa pilihan Anda. Kami berharap Anda menikmati pengalaman baru ini dan kami selalu siap melayani Anda dengan yang terbaik.

Terima kasih atas dukungan Anda dan teruslah ikuti perkembangan kami!

Fakultas Syariah IAIN Cirebon Kelola Layanan Akademik Digital

CIREBON, FC – Fakultas Syariah IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar acara penting dalam upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan di lingkungan fakultas tersebut. Bertempat di auditorium Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) lantai 3, acara ini merupakan bagian dari Kegiatan Tata Kelola Kelembagaan Publik Bidang Pendidikan. 

Kegiatan dimulai pada hari Senin hingga Selasa, tanggal 29-30 April 2024. Senin, (29/04/2024).

Dengan agenda utama “Pelatihan Pengelolaan Website dan Aplikasi Layanan Akademik Digital untuk Tenaga Kependidikan pada Fakultas Syariah,” acara ini dihadiri oleh para tenaga kependidikan dan tim gugus mutu dari berbagai unit di fakultas tersebut.

Dalam sambutannya, Dr. H Edy Setyawan, MA., Dekan Fakultas Syariah, menegaskan pentingnya keseriusan semua peserta untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam pelatihan tersebut.  

Dinyatakan bahwa hal ini sesuai dengan visi fakultas, yaitu “Menjadikan Fakultas Syariah Bermutu dan Unggul dalam Inovasi Pembelajaran, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Siber yang Mendukung Daya Saing Nasional dan Internasional Tahun 2030”.

Sementara di hari pertama, Agus Pamuji, M.Kom. dan Riyanto, M.Kom., dari PTIPD dipercaya sebagai tenaga ahli yang memberikan pelatihan terkait optimalisasi layanan akademik dan peningkatan budaya siber. 

Dijadwalkan pada hari kedua adalah Nurdin Syaiful Baladi, S.T., hadir sebagai narasumber dengan menyampaikan materi tentang Mengenal dan tips plugin pilihan pada WordPress serta Tips penulisan artikel dan Tata cara pengelolaan website.

Acara ini menjadi momentum penting bagi Fakultas Syariah IAIN Syekh Nurjati Cirebon dalam memperkuat infrastruktur digital dan meningkatkan kompetensi tenaga kependidikan dalam menghadapi tantangan era digital saat ini. (Ara)

Sabtu, 27 April 2024

Maksimalkan Layanan Aminduk, Pemkab Cirebon Luncurkan Program Kelingan

KABUPATEN CIREBON - Dalam rangka memaksimalkan pelayanan, khususnya administrasi kependudukan (adminduk) kepada masyarakat, Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) mensosialisasikan program keliling layanan (Kelingan).

Program Kelingan Disdukcapil Kabupaten Cirebon bakal menyisir dan turun langsung ke desa-desa untuk memberikan pelayanan secara langsung bagi warga Kabupaten Cirebon yang belum memiliki administrasi kependudukan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon, Dr. H. Hilmy Riva’i, M.Pd mengatakan, pihaknya mengapresiasi program Kelingan inisiatif dari Disdukcapil, karena layanan dasar yang menjadi kewajiban pemerintah dalam administrasi kependudukan. Menurutnya, administrasi kependudukan ada tiga hal, sehingga belum berjalan secara maksimal.

Pertama, kata Hilmy, tingkat kesadaran masyarakat tentang pentingnya dokumen kependudukan belum tumbuh. Kedua, karena kesibukan dan lain sebagainya menjadi alasan masyarakat enggan menyelesaikan kewajiban kependudukannya. Ketiga, pelayanan yang perlu ada terobosan baru untuk memberikan pelayanan yang mudah.

“Pemerintah memang harus memberikan kemudahan pelayanan tentang kependudukan ini. Layanan kependudukan ini harus dekat dengan masyarakat. Kedepan, layanan kependudukan bisa dilakukan di tingkat desa, kecamatan, bahkan bisa diakses dengan digital,” kata Hilmy.

Tapi, aku Hilmy, dengan kondisi sekarang, dimana kesadaran masyarakat belum tinggi, maka perlu adanya program yang jemput bola.

Menurutnya, program Kelingan ini program jemput bola, karena kesadaran masyarakat yang belum optimal, sehingga melalui program Kelingan ini terjun langsung ke masyarakat.

“Tidak hanya memberikan pelayanan kependudukan, tapi juga memberikan sosialisasi. Memberikan pelayanan sekaligus memberikan pemahaman, bahwa dokumen kependudukan sangat penting, untuk layanan pendidikan, kesehatan, sosial, dan layanan publik lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kabupaten Cirebon, H. Iman Supriadi, S.Sos., M.Si mengatakan, pihaknya menargetkan permasalahan data kependudukan yang valid di Kabupaten Cirebon segera selesai. Salah satunya dengan program Kelingan ini, pihaknya akan turun langsung jemput bola ke lapangan.

“Program Kelingan ini, kita akan turun di beberapa desa dan juga kecamatan. Data-data kependudukan yang tidak valid itu kita akan selesaikan semua,” tukas Iman.

“Mudah-mudahan, mohon doanya juga kepada masyarakat tentunya, masyarakat kabupaten Cirebon agar bisa memanfaatkan safari Kelingan ini agar kita betul-betul memiliki data yang valid,” imbuhnya. (din)

Bupati Imron Membuka Pentas PAI Tingkat SD dan SMP Se Kabupaten Cirebon

KABUPATEN CIREBON - Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag membuka Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Cirebon.

Kegiatan dengan tema “Menumbuhkembangkan Minat dan Bakat dalam Bidang Seni dan Kreatifitas Pendidikan Agama Islam” ini berlangsung di SMPN 1 Sumber, Sabtu (27/4/2024).

Bupati Imron sangat mengapresiasi adanya kegiatan ini, karena pentas semacam ini, agar anak-anak Kabupaten Cirebon dapat berinovasi meningkatkan kreativitas keagamaan supaya menarik.

Masih kata Imron, mempelajari agama bukan hanya memahami dalil-dalilnya saja, namun dengan pentas PAI, anak-anak diharapkan dapat menguasai lebih pendidikan agama Islam.

“Saya mengapresiasi lomba pentas PAI ini, dan berharap terus ditingkatkan lagi. Bila perlu, materinya ditingkatkan. Sehingga, ini menjadi bekal pengetahuan pendidikan agama serta pondasi yang kokoh bagi anak-anak didik kita,” kata Imron.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, H. Ronianto, S.Pd., M.M menambahkan, kegiatan PAI ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan dalam rangka mengukur keberhasilan dan memberikan motivasi kepada guru-guru, terutama guru-guru PAI untuk dapat mengembangkan model-model pembelajarannya, sehingga menghasilkan anak-anak yang luar biasa.

“Melalui pentas PAI ini, berharap mendapatkan putra-putri yang terbaik untuk bertanding di tingkat Jawa Barat. Dan berharap, prestasi melebihi dari tahun yang lalu,” ujarnya.

Ia berpesan, kalah dan menang merupakan hal yang biasa, maka anggap saja ini adalah sebagai ajang permainan, sehingga hati tenang dan tidak grogi. (din)

49 Kafilah Kabupaten Cirebon Siap Bertarung di MTQ XXXVIII Tingkat Provinsi Jawa Barat

KABUPATEN CIREBON - Sebanyak 49 kafilah dari Kabupaten Cirebon diberangkatkan mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXVIII tingkat Provinsi Jawa Barat, yang akan diselenggarakan di Kabupaten Bekasi.

Puluhan peserta berangkat dari Hotel Koening, Jalan Tuparev, Kecamatan Kedawung, Jum’at (26/4/2024).

Mewakili Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag, Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon, Dr. H. Hilmy Riva’i, M.Pd melepas langsung puluhan kafilah untuk berlomba dalam ajang tahunan itu.

Menurut Hilmy, MTQ sangat penting, karena tidak hanya sebagai sarana untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan kepada Allah SWT, melainkan mampu meningkatkan dan mendorong semangat generasi muda dalam memahami, menghayati dan mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an.

“MTQ yang diselenggarakan setiap tahun ini, baik pada tingkat kabupaten maupun tingkat provinsi, merupakan implementasi dari perwujudan visi misi Kabupaten Cirebon, yakni terwujudnya daerah yang Berbudaya, Sejahtera, Agamis, Maju dan Aman,” ujarnya.

Selain itu, MTQ pun tidak hanya menjadi sarana untuk mencari peserta terbaik, akan tetapi memiliki dimensi yang luas, utamanya meningkatkan gemar membaca, mempelajari, mendalami dan mengamalkan Al-Qur’an.

“Tunjukkan, kalau kafilah Kabupaten Cirebon mampu bersaing dan berprestasi. Tetaplah bersemangat dan berusaha dengan sebaik mungkin, agar prestasi terbaik dapat kita raih,” tukas Hilmy.

“Semoga apa yang diusahakan ini, dapat berbuah manis, sehingga dapat menorehkan hasil yang maksimal,” harapnya.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Cirebon, H. Iik Ahmad Rifa’i S.Ag., M.Si, mengatakan, puluhan kafilah akan berlomba mulai tanggal 27 April hingga 4 Mei 2024.

Menurutnya, pembinaan kafilah sudah dilakukan sebanyak tiga tahap, yaitu dimulai tanggal 26-28 Januari, 23-25 Februari, serta tanggal 25-27 April 2024.

“Pembinaan yang dilakukan bukan hanya dilakukan di Hotel Koening saja, mereka juga mengirim perihal progres latihannya kepada pembina yang ahli dibidangnya masing-masing melalui aplikasi media sosial,” jelas Iik.

“Sehingga diharapkan, ada peningkatkan kualitas para peserta. Mudah-mudahan Allah SWT meridhoi upaya kami semua dalam mewujudkan peningkatan prestasi MTQ tingkat provinsi nanti,” tutupnya. (din)

Jumat, 26 April 2024

Hashim Sujono Djojohadikusumo Berharap SMSI Bisa Menjaga Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional.

JAKARTA-Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Sujono Djojohadikusumo berharap agar SMSI (Serikat Media Siber Indonesia) bisa menjaga Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional. Apalagi mengingat fungsi wartawan yang salah satunya menjadi pengawal budaya Indonesia. 

“Saya mohon dari SMSI tolong membina anggotanya agar bahasa dijaga sebaik-baiknya,” ujar Hashim saat memberikan sambutan pada acara Dialog Nasional yang bertemakan “Optimisme Kaum Termarjinalkan dan Terpinggirkan Bersama Pemerintah yang Baru” di aula Dewan Pers, Sabtu (26/04). 

Menurut Hashim, media terutama insan pers merupakan pengawal kelestarian Budaya Indonesia. “Wartawan Indonesia adalah custodian, pengawal dari budaya Indonesia termasuk bahasa Indonesia dan itu tanggung jawab, ada hak dan kewajiban berbahasa masing-masing,” ujarnya. 

Hashim mengungkapkan tugas pers dalam menjaga Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional tidaklah ringan. Apalagi, adanya ancaman degradasi bahasa. 

“Bagaimna kita bisa  memelihara bahasa nasional Indonesia, dengan murni, baku, dengan tata bahasa yang begitu bagus. Dan bagaimana kita bisa mencegah degradasi bahasa. Saya sudah ke 45 negara, saya melihat pentingnya bahasa pemersatu bangsa,” katanya, 

Bahasa Indonesia, kata Hashim, merupakan salah satu aset bangsa yang luar bisa nilianya. “Kita bertanggung jawab untuk menjaga kemurnian bahasa kita, keutuhan bahasa kita, ini adalah aset bangsa.” 

Masalah nasionalisme sebelumnya juga diungkapkan Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMS) Firdaus. Dalam sambutannya, Firdaus mengungkapkan latar belakang pendirian SMSI sebagai portal NKRI. 

"Kegelisahan media-media kecil yang ada di seluruh  Indonesia akan masa depan pers Indonesia, kalau tidak asing akan mengusai indonesia hingga ke daerah biarlah mainstream menguasai Jakarta, akhirnya kita membentuk SMSI sebagai portal NKRI,” kata Firdaus. 

Sementara itu, tema yang berisi tentang daerah kepulauan dan daerah terpencil juga dibahas oleh salah satu narasum,  Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabbagalet. Ia memaparkan sejumlah kondisi real para siswa SD hingga SMA di daerah yang dipimpinnnya yang cukup memprihatinkan. 

“Optimisme untuk memperjuangkan daerah yang tertinggal. Karena kita dak sampai ke dewan ke DPRD dak sampai, lewat ini bisa sampai,” katanya Yudas yang menyambut baik adanya Dialog Nasional yang digagas SMSI dan bekerjasama dengan Vox Point. 

Yudas juga ingin mengusulkan kepada Menteri Pendidikan Pemerintahan Baru nantinya agar kewenangan SMA SMK tidak menjadi tanggung jawap Gubernur tetap cukup Bupati saja. 

“Karena daerah kami daerah kepulauan yang terpencil, jadi untuk koordinasi pihak sekolah dan Gubernur pun bersamalah,” ujarnya. 

Ketua Vox Point Indonesia Yohanes Handojo Budhisedjati  mengungkapkan pihaknya sengaja mengadakan Dialog bersama SMSI dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Vox Point. 

“Kita ingin mengetaui apa masalah-masalah yang ada dalam masyarakat, ternyata ada banyak hal yang harus menjadi perhatian pemerintah,” katanya. 

Menurut Handojo, pihaknya akan tetap mengawal program-program pemerintah. Meskipun demikian pihaknya juga tetap akan membuka hati pemerintah tentang kenyataan yang ada di masyarakat Indonesia saat ini. 

“Dengan adanya kader-kader kita di pemerintahan, kita jadi mengetahui apa saja permasalahan yang ada di masyarakat. Kita tetap akan mengawal program pemerintah, tetapi kita juga ingin menunjukkan kenyataan yang ada,” terangnya.

Karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk bisa berbicara. “Masyarakat ayo berbicara. Dan saya berharap agar pemerintah bisa menjawab permasalahan yang ada di masyarat,” tandasnya. (Farkha)

Pemkab Cirebon Raih Penghargaan Pencapaian Prestasi Leves 3 UKPBJ

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon menerima penghargaan atas pencapaian prestasi level 3 atas Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Proaktif tahun 2024 dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Jawa Barat, Gandjar Yudniarsa dan Plt Deputi Pengembangan dan Pembinaan SDM LKPP RI, Hermawan memberikan Penghargaan Pencapaian Tingkat Kematangan UKPBJ Level 3 (Proaktif) di Karawang Jawa Barat pada Jumat (26/4/2024).

Penghargaan tersebut diberikan kepada seluruh UKPBJ Kabupaten/Kota di Jawa Barat yang telah mencapai Tingkat Kematangan Level 3 (Proaktif). Penghargaan berupa Sertifikat dari LKPP RI dan trophy dari Biro PBJ Setda Provinsi Jawa Barat.

“Semoga dengan diberikannya penghargaan tersebut, seluruh UKPBJ Kabupaten/Kota di Jawa Barat dapat terus meningkatkan pencapaian yang lebih maksimal kedepannya,” ujarnya.

Ia mengatakan, pemberian penghargaan ini sangat penting, karena pengadaan barang/jasa (PBJ) pemerintah memiliki peranan penting dalam pelaksanaan pembangunan nasional, dalam meningkatkan pelayanan publik, serta berkontribusi dalam peningkatan penggunaan produk dalam negeri.

“Pencapaian atas prestasi tersebut merupakan kerja keras dan komitmen dari seluruh jajaran Pemkab Cirebon, terutama pengelola PBJ, dalam menerjemahkan perintah Bupati, sehingga target yang diinginkan tercapai,” katanya.

Hermawan menyebut, apresiasi ini dapat semakin memacu UKPBJ Pemkab Cirebon untuk lebih meningkatkan kompetensi dalam memberikan pelayanan terbaik dalam proses PBJ di Kabupaten Cirebon.

“Adapun kriteria penilaian didasarkan pada beberapa faktor, yaitu tingkat kematangan proaktif pada tahun 2024, tingkat keterisian pejabat fungsional PBJ minimal 60 persen, nilai Indeks Tata Kelola Pengadaan (ITKP) minimal baik (lebih dari 70 persen), serta pimpinan tertinggi tidak terjerat permasalahan hukum di bidang pengadaan barang/jasa pemerintah,” jelasnya.

Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag mengatakan, Kabupaten Cirebon mendapatkan penghargaan tingkat kematangan level 3 proaktif, karena telah menjalankan fungsi PBJ dengan berorientasi pada pemenuhan kebutuhan pelanggan melalui kolaborasi, penguatan fungsi perencanaan bersama pelanggan internal maupun eksternal.

Menurut Imron, terlibatnya UKPBJ sejak identifikasi kebutuhan, perencanaan, penganggaran sampai dengan proses evaluasi merupakan bagian dari penilaian indikator ini.

“Terimakasih atas dukungan dan support dari seluruh stakeholder, sehingga Kabupaten Cirebon dapat mencapai level ini,” ungkap Imron.

Imron mengatakan, target setiap UKPBJ adalah mencapai tingkat kematangan level 3, yaitu Proaktif untuk dapat disebut sebagai UKPBJ yang menjadi pusat keunggulan pengadaan (Procurement Center of Excellence).

Hal ini juga sejalan dengan Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) yang tertuang dalam Perpres Nomor 54 Tahun 2018 tentang Strategi Nasional Pencegahan Korupsi.

Berupa arah kebijakan nasional yang memuat fokus dan sasaran pencegahan korupsi yang digunakan sebagai acuan K/L/Pemda dan Pemangku Kepentingan lainnya dalam melaksanakan aksi pencegahan korupsi di Indonesia.

“Salah satu ukuran keberhasilannya adalah tercapainya tingkat kematangan UKPBJ minimal level 3 (Level Proaktif),” ujarnya. (din)