Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 10 Juni 2024

Pemkab Cirebon Berkomitmen Berikan Layanan Terbaik Ke Masyarakat, Terutama Kesehatan

KABUPATEN CIREBON - Penjabat Bupati Cirebon, Drs. H. Wahyu Mijaya, SH, M.Si meminta masyarakat agar tetap tenang dengan berbagai informasi terkait menipisnya kuota Universal Health Coverage (UHC) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Wahyu menyebutkan, masyarakat harus tetap tenang, lantaran Pemerintah Kabupaten Cirebon tetap berkomitmen memberikan perlindungan jaminan kesehatan untuk masyarakat.

“Kami tetap berkomitmen untuk memberikan pelayanan-pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Wahyu di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Cirebon, Jalan Sudarsono, Kota Cirebon, Senin (10/6/2024).

Saat ini, kata Wahyu, pemerintah daerah tengah melakukan upaya agar masyarakat tetap mendapatkan pelayanan. Pertemuannya dengan perangkat daerah terus dilanjutkan untuk menemui titik temu.

Ia pun mengimbau, masyarakat yang salah satu anggota keluarganya meninggal dunia, agar segera melaporkan kepada pihak terkait untuk menonaktifkan kepesertaan BPJS.

“Ketika ada yang meninggal dunia, harus segera melapor untuk dialihkan ke peserta baru. Kami lakukan rekonsiliasi, supaya kedepan, pemerintah mengcover peserta baru,” jelasnya.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Cirebon, Adi Darmawan mengatakan, pihaknya menyambut baik komitmen pemerintah daerah untuk kesejahteraan dan kesehatan warga Kabupaten Cirebon.

“Kami juga turut memberikan solusi untuk Kabupaten Cirebon. Komitmen ini harus ditangkap sebagai sesuatu hal yang positif,” kata Adi. (din)

Tekad Kuat Untuk Juara Bikin Alifia Khaerunnisa Lolos Juara Tiga

 

CIREBON, FC - Nama Alifia Khaerunnisa, Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam Semester 6, makin santer saja di lingkungan civitas akademika UIN Siber Cirebon. Betapa tidak, gadis cantik ini telah meraih penghargaan sebagai juara 3 lomba Tiktok Challenge Comunication and Art Competition, yang diselenggarakan oleh Starchild Event Organizer, Tingkat III Wilayah Cirebon. 

Prestasi ini bagi Alifia, bukanlah tanpa rintangan, sebab untuk menuju pencapaian ini butuh proses yang panjang, Alifia mengharuskan membuat video perkenalan diri dan mengkreasikan challange yang semenarik mungkin. Ini pun perlu dipersiapkanya secara matang.

Jika perlu cerit,  keikutsertaannya itu dimulai dari ajakan atau saran temanya untuk ikut dalam lomba ini, namun Alifia masih merasa ragu dan tidak yakin dengan kemampuan diri sendiri. 

Namun dorongan dari teman-temannya itu mulai Alifia pertimbangkan, yang akhirnya Alifia pun memberanikan diri untuk maju.

“Rasanya seneng banget, bangga sama diri sendiri, tapi kayak agak bingung, gak nyangka ternyata Aku bisa dan layak untuk jadi juara ke tiga. Bersyukur banget sama tuhan, nyatanya Aku bisa ngelewatin semuanya,” ungkap Alifia.

Dari awal Alifia mengikuti perlombaan ini, dia mencoba menerapkan agar berpikir positif untuk selalu semangat dalam hal apapun yang akan dicapai. Bahkan di dalam benaknya terus mendorong dirinya agar  jangan pernah takut untuk mencoba suatu hal yang baru yang kemungkinan adalah rezekinya atau rekeki kita.

Saat dimulai, rintangan mulai datang, Alifia sempat mengalami sedikit hambatan, dalam proses kreatifitas karena keterbatasan perangkat yang dimilikinya. 

Dikarenakan perangkat yang terbatas, eksplorasi kreativitasnya terhambat, terutama saat sedang dalam proses editing yang membuat HP mati secara tiba-tiba, namun dekat tekad yang kuat, ternyata Alifia bisa melawati semua itu hingga mendapatkan penghargaan juara tiga.

“Ya, itulah semangat yang harus ada di dalam kita dalam berjuangan pada sesuatu hal. Dan kita jangan pernah ragu untuk mencoba hal baru, karena sebenarnya kita semua memiliki potensi. Jadi kalau pun kita gagal ya harus dicoba lagi," tutup Alifia yang sangkat menginspirasi ini. (din)

Regina Hartati Wakili Kota Cirebon Ikut Acara 'Youth City Changera' yang Digagas APEKSI

BALIKPAPAN, FC - Regina Hertanti, mahasiswi semester 8 Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Adab UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, terpilih untuk mewakili Kota Cirebon dalam acara Youth City Changers (YCC) yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI). 

Acara ini diadakan di Hotel Novotel, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur pada tanggal 1-2 Juni 2024.

Menghubungkan Talenta Muda dari Seluruh Indonesia

Acara YCC kali ini mengambil tema “Bursa Ide dan Motivasional” dan merupakan bagian dari rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APEKSI ke XVII Tahun 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk menjembatani talenta muda dari berbagai wilayah di Indonesia, mendorong kolaborasi dan inovasi di kalangan generasi muda.

Regina Hertanti merasa bangga dan senang bisa mewakili Kota Cirebon dalam acara yang prestisius ini. 

"Alhamdulillah, saya merasa senang dapat menjadi bagian dari YCC 2024, kami berkumpul dengan banyak anak muda dari seluruh Indonesia,” ungkap Regina dengan antusias.

Menyampaikan Program dan Inovasi

Dalam acara tersebut, Regina menyampaikan program dan inovasi yang telah dirancangnya, terutama yang berfokus pada media digital dan kewirausahaan bagi kalangan muda di Kota Cirebon. 

“Kami menyampaikan tentang media digital dan kewirausahaan bagi kalangan muda di Kota Cirebon,” tambah Regina yang sebentar lagi akan menjadi alumni UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Harapan untuk Kolaborasi dan Kontribusi

Regina berharap bahwa acara ini dapat menjadi ajang untuk saling berkolaborasi dengan wilayah lain. “Dalam acara tersebut hadir anak muda yang punya potensi, saya berharap dapat berkontribusi dan berkolaborasi dengan mereka,” ungkapnya. 

Ia melihat YCC sebagai wadah yang ideal untuk mengeluarkan aspirasi dan ide kreatif guna menghasilkan rekomendasi kebijakan bagi pemerintah kota dan mencapai visi Indonesia Emas 2045.

Youth City Changers: Wadah Kolaborasi dan Inovasi

YCC merupakan ajang kolaborasi delegasi kaum muda dari 98 kota di seluruh Indonesia untuk mendukung tercapainya sinergi kaum muda kreatif sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan masa depan kota. Acara ini memberikan ruang bagi ide kreatif dan inovatif, serta mendukung sinergi antar kota untuk menciptakan kota yang maju.

Regina menekankan pentingnya peran pemuda sebagai agen perubahan dan penerus bangsa. Harapan Regina adalah para pemuda bisa menjadi agen perubahan dan penerus bangsa, memiliki potensi untuk mengubah wajah peradaban dengan menawarkan visi masa depan daripada masa lalu. 

Mereka menjadi stimulus dalam gerak masa depan sebuah bangsa, memberikan ruang bagi ide kreatif dan inovatif, serta mendukung sinergi antar kota untuk menciptakan kota maju dalam menuju Indonesia emas,” ujarnya penuh harap.

Dengan semangat dan dedikasi yang ditunjukkan oleh Regina dan peserta lainnya, YCC 2024 diharapkan dapat menjadi katalis bagi perubahan positif di berbagai kota di Indonesia, mendukung tercapainya visi Indonesia Emas 2045.

Lewat Familiarization trip, Kenalkan Wisata Kabupaten Cirebon

KABUPATEN CIREBON, FC - Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat memperkenalkan destinasi unggulan Kabupaten Cirebon kepada Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Penang, Malaysia.

Pengenalan destinasi unggulan melalui Familiarization Trip ke kawasan Cirebon Raya (Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Majalengka) dan Kota Bandung selama 4 (empat) hari, dari tanggal 7-10 Juni 2024.

Fungsional Adytama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Muda Disparbud Jabar, Sastie Yustia mengatakan, pihaknya ingin mempromosikan potensi wisata yang ada di Cirebon Raya.

Salah satu alasannya adalah, Cirebon Raya menjadi alternatif tujuan wisata di Jawa Barat selain Pangandaran, Bandung Raya dan Bogor Raya.

“Di Cirebon Raya ini selain memiliki keindahan alam, kawasan ini juga memiliki beragam keunikan seni, budaya dan sejarah,” kata Sastie, Minggu (9/6/2024).

Ia mengungkapkan, tujuan familiarization trip ini adalah untuk mempromosikan dan juga mengenalkan destinasi wisata, karena famtrip ini merupakan salah satu cara yang efektif untuk mempromosikan destinasi unggulan wisata di Jawa Barat, khususnya Kabupaten Cirebon.

“Familiarization trip ini mengajak para peserta dari Malaysia, yang terdiri dari jurnalis, influencer, travel agent, maskapai penerbangan dan KJRI Penang,” ungkapnya.

Di Kabupaten Cirebon ini, lanjut Sastie, pihaknya sudah memperkenalkan destinasi unggulan Kabupaten Cirebon, diantaranya adalah mengunjungi wisata kuliner (empal gentong) dan kerajinan batik.

“Malaysia ini merupakan target pasar utama wisatawan untuk ke Kabupaten Cirebon. Apalagi, beroperasinya Bandara Kertajati yang melayani rute Kuala Lumpur Malaysia, saya yakin Kabupaten Cirebon akan jadi tujuan wisata Malaysia,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Promosi dan Ekonomi Kreatif Pariwisatan pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cirebon, Achmad Bayu Suradilaga, S.Par mengatakan, familiarization trip dengan Malaysia ini sudah kali ketiganya hadir di Kabupaten Cirebon.

Menurutnya, saat ini yang masih menjadi keunggulan Kabupaten Cirebon adalah wisata batik dan kuliner.

“Semoga kedepannya dengan peningkatan variasi dan kualitas daya tarik wisata, beserta kualitas pelayanan kepada wisatawan yang ada saat ini, objek wisata di Kabupaten Cirebon akan menjadi target kunjungan wisatawan mancanegara,” ujar Bayu. (din)

Universitas Indonesia Kunjungi Kampus UIN Siber Cirebon

CIREBON, FC - Fakultas Ushuluddin Adab (FUA) Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon menerima kunjungan akademik dari Universitas Indonesia (UI) Depok  , sebanyak 71 mahasiswa beserta 2 dosen pendamping dari Program Studi Arab, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia. 

Kunjungan ini bertujuan untuk melaksanakan diskusi ilmiah bertajuk “Studi Islam: Tarekat Syattariyyah di Kota Cirebon”. Acara yang berlangsung pada Senin, 10 Juni 2024, pukul 13.00 – 16.00 WIB ini, bertempat di Auditorium lantai 5 Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. 

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Program Studi Arab, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia, sebagai bagian dari penuntas Ujian Akhir Semester (UAS) berkolaborasi dengan Fakultas Ushuluddin Adab UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Acara dibuka secara resmi oleh Prof. Dr. H. Ilman Nafia, selaku Wakil Rektor II UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan Pelaksana Harian (Plh) Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab yang sedang cuti menunaikan ibadah haji. Dalam sambutannya, Prof. Ilman menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerjasama antara UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan Universitas Indonesia, khususnya dalam bidang penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan Islam.

“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi dari kerjasama yang sudah terbangun antara Universitas Indonesia dan IAIN Syekh Nurjati Cirebon (sebelum bertransformasi menjadi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon) pada tahun 2019. Kerjasama ini diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan dan penelitian di kedua universitas, khususnya dalam bidang ilmu pengetahuan Islam,” ujar Prof. Ilman Nafia.

Sementara itu, Letmiros, S.S., M.Hum., M.A., selaku perwakilan rombongan dari Universitas Indonesia, menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dari UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Ia berharap agar kerjasama antara kedua universitas dapat terus terjalin dan berkembang di masa depan.

Hal serupa disampaikan oleh Dosen Pembimbing Lapangan, Siti Rohmah Soekarba, M.Hum. “Saya berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi para mahasiswa kami, serta dapat memotivasi mereka untuk terus menggali khazanah keislaman di Cirebon khususnya dan Indonesia umumnya,” ujar Siti Rohmah Soekarba.

Diskusi ilmiah dipandu oleh Dr. Leny Sri Wahyuni, M.Pd., dengan narasumber Dr. Tendi, M.Hum. Dr. Tendi memaparkan materi tentang sejarah, ajaran, dan perkembangan Tarekat Syattariyyah di Kota Cirebon. Diskusi berlangsung menarik dan interaktif, dengan banyak pertanyaan diajukan oleh para mahasiswa dari kedua universitas.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang diskusi akademis, tetapi juga kesempatan bagi para peserta untuk berbagi pengalaman dan metode penelitian yang relevan dengan studi Islam kontemporer. Melalui penelitian lapangan ini, mahasiswa dapat menerapkan teori-teori yang telah dipelajari selama perkuliahan dalam konteks penelitian yang nyata dan relevan.

Penelitian Lapangan Ilmiah Islamologi diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam kajian keislaman serta memperkuat jaringan akademik antara Universitas Indonesia dan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. “Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kerjasama antara Universitas Indonesia dan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dapat terus berkembang dan menghasilkan karya-karya ilmiah yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” tambah Prof. Ilman.

Semoga kolaborasi ini menjadi langkah awal dari banyak inisiatif bersama di masa depan, memperkuat ikatan akademis antara Universitas Indonesia dan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, serta menghasilkan penelitian yang berkualitas dan berdampak positif bagi studi Islam di Indonesia. (din)

Sabtu, 08 Juni 2024

Plh Rektor dan Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Launching TK dan SD Siber Nurjati Labschool


CIREBON, FC – Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon secara resmi meluncurkan TK dan SD Siber Nurjati Labschool. Acara Soft Opening & Launching yang berlangsung di Yogya Grand Cirebon ini diresmikan langsung oleh PLH Rektor, Prof. Dr. H. Hajam, M. Ag., dan Dekan FITK, Dr. H. Saifuddin, M.Ag.Sabtu, (08/06/2024).

Dalam sambutannya, Prof. Dr. H. Hajam, M. Ag. menyatakan kebanggaannya atas peluncuran sekolah ini dan berharap sekolah tersebut dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat sekitar. 

"Kami berharap sekolah ini dapat menjadi wadah pendidikan yang unggul, berakhlak mulia, dan terampil digital," ujar PLH Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Dekan FITK, Dr. H. Saifuddin, M. Ag., dalam sambutannya juga menyampaikan harapannya bahwa sekolah ini akan menjadi pilihan utama bagi orang tua yang menginginkan pendidikan berkualitas untuk anak-anak mereka. 

"Kami mengundang masyarakat yang berminat untuk datang langsung ke lokasi sekolah yang beralamat di Jl Saladara Karyamulya, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon," kata Dr. Saifuddin.

Acara launching ini dimeriahkan dengan berbagai kegiatan menarik, termasuk lomba mewarnai untuk anak-anak usia 5-6 tahun dari seluruh kota dan kabupaten Cirebon. Kegiatan ini juga dihibur oleh dongeng dari Kak Idan, seorang alumni Prodi PIAUD.

Selain itu, hadir pula beberapa pejabat dan dosen FITK, seperti Wadek I FITK Dr. Atika Syamsi, M.Pd.I.; Wadek II Prof. Dr. Hj. Ria Yulia Gloria, M.Pd.; Wadek III Dr. Asep Mulyana, M.Si.; dan Kabag TU FITK Dr. H. Rosidi Rido, MA.M.Pd., serta dosen dari berbagai program studi dan perwakilan organisasi mitra Himpaudi dan IGTK.

Visi dan Program Unggulan Sekolah

Wadek I, Dr. Atika Syamsi, M.Pd.I., menjelaskan bahwa TK Siber Syekh Nurjati Cirebon memiliki visi untuk menjadi penyelenggara pendidikan anak usia dini yang unggul, berakhlak mulia, dan terampil digital. Beberapa program unggulan yang ditawarkan antara lain parenting class, outing class, digital innovation, budaya lokal, kelas inspirasi, market day, tahfiz dan qiroa'ati, serta pembelajaran bahasa daerah, Inggris, dan Arab. 

Sekolah ini juga dilengkapi dengan fasilitas modern seperti ruang kelas ber-AC, tempat bermain indoor dan outdoor, perpustakaan digital, dan guru serta staf yang profesional.

Sementara itu, SD Siber Syekh Nurjati Cirebon juga memiliki visi serupa, dengan program unggulan seperti Qira'ati dan Tahfidz, digital innovation, parenting class, budaya lokal, outing class, market day, koding kids, robotic, dan pembelajaran bahasa daerah, Inggris, dan Arab. Dr. Atika menambahkan bahwa fasilitas SD termasuk ruang kelas ber-AC, pembelajaran di dalam dan luar kelas, kurikulum merdeka dan Islamic, Positive, digipreneur, perpustakaan digital, makan siang, serta guru dan staf yang profesional.

Untuk informasi lebih lanjut dan pendaftaran, masyarakat dapat menghubungi admin TK dan SD Siber Syekh Nurjati Cirebon di nomor 0896-1280-6454.

Pj Bupati Cirebon Sambut Baik Bantuan Aspirasi dari Anggota Komisi IX DPR RI

KABUPATEN CIREBON — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs. H. Wahyu Mijaya, SH, M.Si menyambut baik bantuan aspirasi dari Anggota Komisi IX DPR RI, Dr. Hj. Netty Prasetiyani Heryawan, S.S., M.Si untuk para petani di Kabupaten Cirebon.

Menurut Wahyu, bantuan tersebut dalam bentuk jalan usaha tani (JUT) untuk 21 kelompok tani yang ada di Kabupaten Cirebon.

“Ini bantuan dari pusat melalui aspirasi dari Anggota DPR RI Komisi IX, Bu Netty. Nantinya, jalan usaha tani tersebut dikelola oleh kelompok tani untuk memudahkan ke lokasi pertanian,” katanya usai menghadiri rapat koordinasi dengan kelompok tani di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, Jumat (7/6/2024).

Ia mengatakan, pembangunan di Kabupaten Cirebon tidak bisa dilakukan sendiri, sehingga dibutuhkan kontribusi berbagai pihak.

“Salah satunya anggaran pusat yang disalurkan melalui anggota DPR RI, yang memang di dapil Kabupaten Cirebon,” ujarnya.

“Saya akan mengoptimalkan bantuan-bantuan tersebut, sehingga Anggota DPR RI daerah pemilihannya di Kabupaten Cirebon bisa menyerap aspirasi masyarakat dan diterima, serta bisa diimplemantasikan,” lanjutnya.

Ia berharap kedepan, Pemkab Cirebon bisa berkomunikasi dengan berbagai pihak, sehingga semua permasalahan di Kabupaten Cirebon dapat segera diselesaikan.

“Kedepan, jika kita bisa komunikasi dengan berbagai pihak, maka berbagai kendala di Kabupaten Cirebon satu persatu bisa diselesaikan. Ketika ini diselesaikan, diharapkan dapat memberikan kontribusi yang cukup besar bagi masyarakat Cirebon,” ujarnya.

Pemkab Cirebon akan mengoptimalkan lahan pertanian yang ada di wilayahnya. Menurut Wahyu, ada 42 ribu hektare lahan pertanian yang memang harus dimaksimalkan dalam pengelolaannya.

“Lahan pertanian, di RT/RW menetapkan 42 ribu hektare untuk lahan pertanian, sehingga lahan ini betul-betul harus bisa dioptimalkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Cirebon,” tukasnya.

Selain itu, lanjut Wahyu, ketika melakukan rapat koordinasi dengan Kementerian Pertanian, Menteri Pertanian meminta daerah untuk mengoptimalkan lahan pertanian untuk masa tanam yang lebih banyak.

“Untuk tahap pertama, kita siapkan 770 hektare dan untuk mengoptimalkan yang dulunya satu kali tanam, kini menjadi dua kali. Dan yang dulunya dua kali tanam, kita upayakan menjadi tiga kali tanam. Jadi dari 770 hektare itu, nanti kita coba naikan menjadi 1600 hektare, itu pola pentahapan,” jelasnya.

“Mudah-mudahan dengan kita mengoptimalkan pola tanam itu tadi, ketersediaan beras dan lainnya bisa tercukupi, dan kondisi pangan di Kabupaten Cirebon dalam keadaan aman,” imbuhnya.

Anggota Komisi IX DPR RI, Dr. Hj. Netty Prasetiyani Heryawan, S.S., M.Si mengatakan, meskipun pertanian bukan merupakan bidangnya, tetapi dirinya tetap memperjuangkan aspirasi dari masyarakat Kabupaten Cirebon. (din)

Pj Bupati Cirebon Ajak Masyarakat Sukseskan Pilkada Serentak 2024

KABUPATEN CIREBON — Penjabat Bupati Cirebon, Drs. H. Wahyu Mijaya, SH, M.Si mengajak seluruh elemen di Kabupaten Cirebon menyukseskan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak pada tanggal 27 November 2024 yang akan datang.

Pada November nanti, masyarakat Kabupaten Cirebon yang sudah memiliki hak untuk mencoblos, diminta agar bisa memilih pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Cirebon sesuai hati nurani.

Menurut Wahyu, siapapun yang terpilih dan dipercaya oleh masyarakat Kabupaten Cirebon, itu adalah yang terbaik.

“Itu yang akan membawa amanah kebaikan untuk kita semua, itu juga yang akan membawa kemajuan,” ujar Wahyu saat menghadiri Peluncuran Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Cirebon di Lapangan Ranggajati Sumber, Kabupaten Cirebon, Rabu malam (5/6/2024).

Ia menyebutkan, bahwa saat ini seluruh masyarakat harus bersama-sama menjaga kondusifitas di Kabupaten Cirebon. Upaya itu harus dilakukan untuk memastikan kontinuitas pembangunan daerah tetap berjalan.

“Pada waktunya, kalau kita semua bersatu padu, Kabupaten Cirebon akan selalu terjaga,” singkatnya.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cirebon, Esya Karnia Puspawati mengatakan, salah satu tugas yang dilakukan oleh pihaknya adalah meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilihan.

“Jangankan yang jauh, yang dekat saja kadang sulit. Kami mengajak kepada masyarakat, khususnya Kabupaten Cirebon agar bersama-sama berkontribusi pada tanggal 27 November nanti,” kata Esya. (din)

Jumat, 07 Juni 2024

Puas Dengan Pelayanan, RS Gunung Jati Bisa Menjadi Contoh Rumah Sakit Lain

Firda Asih dan Putranya, merasa puas dengan pelayanan saat putranya dirawat di RS Gunung Jati Cirebon


CIREBON, FC - Pasien rawat inap di RS Gunung Jati kian menikmati pelayanan yang diberikan pihak rumah sakit. Selain bertindak gerak cepat, juga selalu diawali dengan senyum, sapa dan salam. 

Seperti disampaikan keluarga pasien, Asih Mintarsih alias Firda Asih, yang juga sebagai Pimpinan Perusahaan Media Online & Cetak Koran Cirebon, menyatakan, bahwa sebagai orang tua pasien sangat bangga atas pelayanan yang diberikan  pihak rumah sakit. 

Menurutnya, RS Gunung Jati saat ini lebih mengedepankan pelayanan dan  kenyamanan pasien, sehingga pasien merasa puas dengan apa yang diberikan pihak rumah sakit kepada pasien. 

"Saya salut dengan Kinerja dan pelayanan RS Gn Jati Cirebon saat menangani pasien dengan gerakan cepat dan senyum, sapa, salam, dan sebagai orang tua pasien, saya juga merasa sangat nyaman dan tenang setelah mendapatkan pelayanan tersebut," tuturnya kepada fokuscirebon.com.

Firda Asih juga menyebut, bahwa bukit pelayanan cepat itu dapat dilihat dari rensponshif Dirut RS Gunung Jati, dr Katibi dan Dwi yang cepat merespon memberikan pelayanan yang sangat baik.

"Saya ucapkan terimakasih atas respon cepat dan arahan serta pelayanan Gercepnya," kata Firda.

Kendati demikian, Firda berharap agar pelayanan dan kinerja Gercep serta senyum, sapa dan salam ini tetap dipertahankan.

Sebab kata Firda, keluarga pasien dan pasien tidak bangga dengan gedung mewah, tetapi lebih bangga dengan mendapatkan pelayanan yang cepat, tepat dan baik, serta senyum manis 0ara dokter beserta para perawatnya.

Renaldo Ernowo warga Majasem Kota Cirebon, salah satu pasien di ruang Pakungwati, kamar No 6 didampingi istrinya Risqin Chaerunisa (salah satu guru di SDN Krandon Kabupaten Cirebon) juga menyatakan hal yang sama, sebagai pasien pasca operasi dirinya merasa bangga dengan pelayanan yang cepat dan baik. 

"Sejak masuk sampai sekarang kami  mendapatkan pelayanan prima dari para perawat  khususnya dr. Ibrahin (dr. Bedah) beserta Crewnya, trimksh pak dokter," ucap Renaldo.

Sementara itu, Hadi Jarot Ketua Forum Wartawan Cirebon (FWC) bersama  Toto, Ketua SMSI Cirebon menyatakan, pelayanan rumah sakit yang sudah baik ini harus dipertahankan dan bisa diikuti oleh rumah sakit lainnya, khususnya rumah sakit yang ada di Kota Cirebon dan sekitarnya di jawa barat, serta di luar pulau jawa. (din)

Kamis, 06 Juni 2024

Masalah Sampah di Desa Pengarengan, Pj Bupati Cirebon Terjunkan Alat Berat dan Truk Sampah

KABUPATEN CIREBON - Sejumlah permasalahan sampah yang terjadi beberapa wilayah di Kabupaten Cirebon, langsung direspon serius oleh Pj Bupati Cirebon, Drs. Wahyu Mijaya, SH., M.Si. 

Hal tersebut juga terlihat dalam penanganan sampah, yang terjadi di sungai Desa Pengarengan Kecamatan Pangenan Kabupaten Cirebon, Rabu (5/6/2024).

Pemerintah Kabupaten Cirebon menggandeng Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung bersama masyarakat dalam menyelesaikan masalah sampah.

Dalam peninjauan tersebut, ditemukan bahwa sepanjang 43 meter aliran sungai dipenuhi tumpukan sampah.

Upaya pembersihan dilakukan dengan menurunkan sejumlah alat berat dari BBWS untuk mengeruk sampah, serta truk pengangkut dari DLH.

“Kami berkomitmen menyelesaikan penarikan sampah yang menumpuk di aliran sungai hari ini. Diskusi juga sudah dilakukan untuk membahas akses pengangkutan sampah, agar proses pembersihan lebih efisien,” ujar Wahyu.

Tidak hanya itu, lanjut Wahyu, BBWS berencana memasang alat penangkap sampah (sendtrack) di beberapa titik strategis.

“Alat ini diharapkan dapat mencegah sampah masuk ke aliran sungai, sehingga memudahkan proses pembersihan,” katanya.

Wahyu juga menekankan pentingnya dukungan dari masyarakat, untuk mengatasi masalah sampah.

Pihaknya juga mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan perangkat desa, untuk mensosialisasikan kepada masyarakat, agar tidak membuang sampah ke sungai dan mengurangi jumlah sampah rumah tangga.

“Jika masyarakat masih membuang sampah ke sungai, kondisi seperti ini akan terus berlanjut,” tukasnya.

Dengan dukungan semua pihak, diharapkan masalah sampah di aliran sungai Desa Pengarengan dapat segera teratasi.

“Langkah-langkah konkret akan mulai dijalankan, dengan target penyelesaian secepat mungkin,” tutupnya. (din)

Pemkab Cirebon Bersama BBWS Cimanuk Cisanggarung Segera Tangani Masalah Banjir Rob di Kabupaten Cirebon

KABUPATEN CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung akan segera melakukan penanganan masalah banjir rob yang ada di sepanjang pesisir pantai, salah satunya di Desa Ambulu, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon.

Pj. Bupati Cirebon, Drs. H. Wahyu Mijaya, S.H., M.Si mengatakan, dari hasil peninjauan, pihaknya bersama dinas terkait dan BBWS Cimanuk Cisanggarung, bahwa penanganan banjir rob di Desa Ambulu akan dilakukan normalisasi sungai dan pembuatan tanggul.

“Kondisi sungai di hampir sepanjang jalur ini terjadi sedimentasi, sehingga ketika terjadi rob atau pasang air laut dan masuk ke sungai, akhirnya limpas ke pemukiman masyarakat. Maka, solusi yang akan dilakukan adalah normalisasi sungai sepanjang yang ada di pemukiman masyarakat ini,” ujar Wahyu, Rabu (5/6/2024).

Kemudian, kondisi tanggul sungai juga mempengaruhinya, yang membuat air rob mudah limpas ke permukiman masyarakat.

Maka, kata dia, solusi yang akan dilakukan adalah dengan melakukan pembangunan tanggul kembali pada beberapa daerah aliran sungai (DAS) yang kondisi tanggulnya rusak.

“Penanganan persoalan banjir ini bukan hanya di wilayah pantai Desa Ambulu saja, akan tetapi juga di beberapa pantai yang ada di wilayah Kabupaten Cirebon,” jelasnya.

“Rencananya, siang ini Pemkab Cirebon akan menggelar rapat koordinasi bersama BBWS Cimancis Cisanggarung, untuk membahas permasalahan banjir rob yang ada di wilayah pesisir Pantura Kabupaten Cirebon,” sambungnya.

“Mungkin saja, bukan hanya persoalan banjir rob, tapi persoalan-persoalan lainnya yang terkait dengan BBWS Cimancis,” pungkasnya. (din)