CIREBON – Rapat paripurna DPRD Kota Cirebon menetapkan perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tahun 2024 di Griya Sawala, Rabu (19/6/2024).
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
CIREBON – Rapat paripurna DPRD Kota Cirebon menetapkan perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tahun 2024 di Griya Sawala, Rabu (19/6/2024).
KABUPATEN CIREBON — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs H Wahyu Mijaya SH MSi, beraudiensi dengan serikat pekerja di ruang Paseban Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Cirebon, Rabu (19/6/2024).
Dalam kesempatan itu, serikat pekerja menyampaikan soal penolakannya terhadap Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 tahun 2024 tentang Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).
Wahyu menerima masukan dan aspirasi dari serikat pekerja. Selain itu, ia juga menyampaikan maksud dan tujuan pemerintah pusat menerbitkan PP tentang Tapera.
“Tadi juga disampaikan di dalam diskusi tentang tindak lanjut dari PP ini. Ada beberapa poin lanjutan yang memang harus dipenuhi, andai pun itu diimplementasikan, maka diimplementasikannya itu baru di 2027,” ucap Wahyu.
“Tapi sebelum proses itu, rekan dari serikat pekerja menolak, dan kami juga tadi menyampaikan masukan dari rekan serikat pekerja terhadap substansi penolakan itu,” sambungnya.
“Sehingga pada prinsipnya, setiap kita, termasuk rekan-rekan pekerja membutuhkan rumah, tetapi bagaimana yang terbaik pola kebijakan apa, itulah yang sama-sama butuh masukan,” kata Wahyu menambahkan.
Ia menjelaskan, Pemkab Cirebon bakal menyampaikan aspirasi dari serikat pekerja kepada pemerintah pusat terkait PP 21 tahun 2024 tentang Tapera.
“Insyaallah kita sampaikan aspirasi tersebut dalam bentuk surat,” tukasnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan, serikat pekerja pada intinya menolak tentang penerapan Tapera terkait pemotong upah sebesar tiga persen. Dimana 2,5 persennya dibebankan kepada pekerja, dan sebesar 0,5 persen dibebankan kepada perusahaan.
Sementara itu, Ketua DPC Serikat Pekerja Nasional (SPN) Kabupaten Cirebon, Acep Sobarudin menilai PP 21 tahun 2024 tentang Tapera belum layak diterapkan di Indonesia. Ia kemudian membandingkan kenaikan upah dengan potongan Tapera.
“Ada beban 2,5 persen kepada pekerja. Belum lagi jika ada keterlambatan, maka akan dikenai denda. Kita ketahui, upah di Kabupaten Cirebon hanya beberapa persen kenaikan. Kenaikan kita pada 2021 hanya 0,4 sekian persen, dan itu di bawah inflasi,” ucap Acep.
Ia menegaskan, serikat pekerja menolak penerapan Tapera, karena adanya klausul yang menyatakan wajib. Ia memberikan masukan, agar Tapera tak dijadikan kewajiban bagi pekerja, tapi bersifat sukarela.
“Ditambah lagi wajib. Setahu saya, tabungan tidak wajib, tapi ini diwajibkan. Ini yang kami keberatan, harusnya sukarela, jangan wajib,” tukasnya.
Tapera ini harusnya bersifat sukarela, karena di dalam Undang-Undang tersebut, tambah Acep, menyatakan bahwa Tapera ini wajib bagi pekerja yang gajinya di atas UMK, PNS dan Polri, dan lainnya. (din)
KABUPATEN CIREBON — Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cirebon bersama Politeknik Kesejahteraan Sosial (Polteksos) Bandung Kementerian Sosial (Kemensos) RI menyerahkan bantuan sosial (bansos) Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) kepada 92 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), Rabu (19/6/2024).
Dalam laporan kegiatan penyerahan bansos ATENSI, kegiatan ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar PPKS, serta meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian PPKS di Kabupaten Cirebon.
Bantuan yang diberikan berupa pemenuhan kebutuhan hidup layak, modal usaha, alat bantu untuk teman-teman disabilitas, dan perlengkapan sekolah.
Penyerahan bansos ATENSI kepada 92 PPKS itu tersebar di tiga lokasi. Rinciannya, diberikan kepada 32 PPKS melalui Dinsos Kabupaten Cirebon, diberikan kepada 35 PPKS melalui Yayasan Prama di Desa Kedungjaya, Kecamatan Kedawung, dan sebanyak 25 PPKS yang diserahkan melalui Yayasan Al Ma’rifah Desa Kedungbunder, Kecamatan Gempol.
Kegiatan penyerahan bansos ATENSI merupakan salah satu wujud upaya pemerintah dalam melaksanakan amanat undang-undang, yakni melalui bantuan.
“Bantuan ini sangat berharga bagi mereka yang membutuhkan dukungan untuk menjalani hidup yang lebih layak,” ujar Kepala Dinsos Kabupaten Cirebon, Dra. Indra Fitriani MM.
“Para penerima diharapkan dapat mencapai keberfungsian sosial, baik sebagai individu, keluarga, maupun komunitas dalam memenuhi kebutuhan dasar dan mengatasi masalah dalam kehidupan,” kata Kadinsos yang akrab disapa Fitri ini.
Dinsos Kabupaten Cirebon menjamin penyerahan bansos ATENSI sesuai dengan target. Hasil asesmen, para penerima bansos ATENSI ini seusai dengan kriteria yang telah ditentukan.
“Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan masyarakat Kabupaten Cirebon yang memerlukan layanan kesejahteraan sosial, dapat terbantu dan mampu meningkatkan taraf hidupnya,” ungkapnya.
“Bantuan yang diberikan merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial Polteksos Bandung sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan sosial yang merata,” lanjut Fitri.
Ia juga mengatakan, bansos ATENSI yang diberikan Polteksos Bandung menjadi program yang baik. Sebab, lanjut dia, Pemkab Cirebon belum mampu melakukan sendiri, karena keterbatasan anggaran dan SDM.
Ia menyebut, kolaborasi dengan Polteksos Bandung merupakan bentuk gotong royong? agar PPKS naik kelas.
“Kalau hanya mengandalkan bantuan di setiap bulannya, berarti punya mental orang miskin. Tapi kalau kita mentalnya kaya, Insyaallah akan menjadi kaya, ditandai dengan saling memberi,” tuturnya.
“Dengan kolaborasi ini, diharapkan bisa berjalan dengan lebih baik lagi ke depan, dan akan lebih banyak lagi yang akan dibantu atau bentuk kerja sama oleh Polteksos. Kami sangat siap menindaklanjuti MoU pengkaderan dengan Polteksos,” pungkasnya.
Sementara itu, Direktur Polteksos Bandung, Suharman mengatakan, Polteksos Bandung merupakan unit pelaksana teknis (UPT) Kemensos RI.
Selain fokus menyelenggarakan pendidikan tinggi bagi pekerja sosial, dikatakan Suharman, Polteksos juga memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, khususnya penerima manfaat.
“Jadi, Bu Menteri Sosial menugaskan seluruh jajaran UPT di bawah Kemensos, agar melaksanakan pelayanan langsung ke masyarakat,” kata Suharman.
“Wilayah Kabupaten Cirebon tadinya merupakan wilayah kerja Sentra Phalamartha Sukabumi (UPT Kemensos), namun untuk 2024 ini (Kabupaten Cirebon) dialihkan menjadi wilayah kerja Polteksos Bandung,” imbuhnya.
Polteksos Bandung mengaku bakal lebih intens berkolaborasi dengan Dinsos Kabupaten Cirebon. Suharman mengatakan, permasalahan sosial yang ada di wiilayah Kabupaten Cirebon harus segera tertangani, sehingga mampu mengembangkan kemandirian masyarakat.
“Kami sekarang sudah mengasesmen 168 calon penerimaan manfaat. Dan, 92 sudah diasesmen oleh Sentra Phalamartha,” jelasnya. (Ara)
CIREBON, FC - UIN Siber Cirebon (Palembang, Panitia Nasional PMB-PTKIN) — Panitia Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PMB PTKIN) 2024, mengumumkan perpanjangan masa pendaftaran Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) tahun 2024.
Pendaftaran UM-PTKIN awalnya dibuka sejak 17 April -15 Juni 2024, kini diperpanjang hingga hari Selasa 18 Juni 2024 sampai batas waktu pukul 15.00 WIB.
Perpanjangan pendaftaran UM-PTKIN ini tertuang dalam Surat Pemberitahuan Perubahan Jadwal UM-PTKIN 2024 No:B-281/PMB-PTKIN/VI/2024.
Ketua Panitia Nasional (PMB PTKIN) tahun 2024, Prof. Dr. Nyayu Khodijah, S.Ag, M.Si. mengatakan bahwa keputusan perpanjangan masa pendaftaran UM-PTKIN dilakukan karena tingginya animo masyarakat untuk melanjutkan studi di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri, hal ini dilihat dari data panitia nasional yang menunjukkan tingginya pendaftar UM-PTKIN dalam beberapa hari terakhir dan masih banyak calon mahasiswa yang belum selesai melakukan finalisasi pendaftaran.
“Perpanjangan masa pendaftaran kami lakukan untuk memberikan peluang seluas mungkin kepada siswa-siswi di Indonesia untuk melanjutkan studi ke PTKIN”, ujar Nyayu di Palembang, Sabtu (15/6/2024).
Nyayu Khadijah melanjutkan perpanjangan waktu pendaftaran tidak akan merubah jadwal pelaksanaan ujian UM-PTKIN yang akan dilaksanakan pada tanggal 24-30 Juni 2024 dan pengumuman kelulusan akan diumumkan pada tanggal 8 Juli 2024 pukul 15.00 WIB.
Nyayu Khadijah berharap waktu yang tersisa kurang lebih 3 hari lagi dapat dimanfaatkan oleh siswa untuk melakukan finalisasi pendaftaran.
“Kami percaya bahwa setiap individu memiliki potensi yang luar biasa, oleh karenanya kami membuka peluang seluas mungkin kepada anak-anak bangsa untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi dengan cara memperpanjang waktu pendaftaran UM-PTKIN.” pungkasnya.
Pendafataran UM-PTKIN tahun 2024 dapat dilakukan melalui link: https://um.ptkin.ac.id
CIREBON, FC - Halaman Masjid Kramat Syekh Bayanillah menggema suara takbir warga Dusun Sampiran. Kumandang suara takbir ini untuk mengiringi moment penyembelihan hewan qurban, berupa 2 ekor Sapi yang berlangsung di Hari Raya Idul Adha, 1445 H, Senin, (17/6/2024).
Pepen, Ketua RT setempat yang juga panitia, mengatakan bahwa pemotongan hewan qurban di Hari Raya idul Adha 1445 H ini, berjalan sukses dan lancar. Dua ekor Sapi yang dipotong ini akan dibagikan kepada warga di Dusun Sampiran.
"Alhamdulillah, keluarga besar Juru Kunci Makam Kramat Syech Bayanillah, MAIN, memberikan sedekah hewan qurban 2 ekor Sapi. Dagingnya akan kita bagikan kepada warga," terangnya.
Suwati, salah satu warga setempat menyatakan rasa syukurnya setelah mendapatkan bagian dari daging sapi yang dipotong di Hari Raya Idul Adha ini.
"Alhamdulillah, saya bersyukur di tahun ini bisa ikut merayakan memasak Daging Sapi. Jujur hampir 2 tahun yang lalu di setiap hari qurban tidak pernah mendapatkan sedekah daging qurban," terangnya.
Suwati berterimakasih kepada panitia yang telah menyalurkan pembagian hewan qurbannya dengan adil dan merata kepada seluruh warga masyarakat di sini.
"Terimakasih juga pada keluarga besar Main, semoga Allah SWT memberkahi nya, Aamiin," kata Suwati dengan ucapan rasa syukur. (Bambang)
KABUPATEN CIREBON - Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs H Wahyu Mijaya SH MSi melaksanakan salat Iduladha sekaligus menyerahkan hewan kurban di Masjid Agung Sumber, Kabupaten Cirebon, Senin (17/6/2024).
Wahyu menyampaikan, Iduladha merupakan momen untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah, dan kesalehan sosial.
“Berkurban itu sebuah simbol ketakwaan kita kepada Allah, bagaimana membangun hubungan kita dengan Allah. Kita berkurban itu tidak hanya penyembelihan kambing dan sapi, tapi sebuah proses yang lebih luas dalam kehidupan kita,” ucap Wahyu dalam sambutannya.
“Bagaimana kita membangun kesalehan dalam sosial di antara kita, sehingga memberikan kebermanfaatan dan kebaikan,” lanjutnya.
Ia menjelaskan, berkurban merupakan proses pembelajaran dalam mengasah keikhlasan kepada Allah. Seperti yang diajarkan Nabi Ibrahim AS dan anaknya, Ismail AS.
Selain kesalehan sosial, ia menyebut Hari Raya Iduladha menjadi momen untuk belajar bersabar dalam menghadapi ujian.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Cirebon, dirinya berterima kasih kepada masyarakat Kabupaten Cirebon yang telah menunaikan ibadah kurban.
“Semoga kita merayakan Iduladha ini dengan penuh kegembiraan,” imbuhnya.
Sekadar diketahui, Pemerintah Kabupaten Cirebon menyerahkan satu ekor sapi untuk kurban. “Mudah-mudahan memberikan kebermanfaatan. Semoga ke depan kita bisa lebih baik lagi. Sekali lagi terima kasih, mari kita bangun silaturahmi lebih baik lagi,” pungkasnya. (din)
Pendistribusian daging hewan qurban siap diberikan kepada yang berhak
CIREBON, FC - Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Muhajirin, Sumber Asri, Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, sukses menggelar kegiatan pemotongan hewan kurban dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriyah, Senin (17/6/2024).
Ketua DKM Al Muhajirin, Ustadz Gaos Asy'ari, S.Ag kepada media menjelaskan rincian pemotongan hewan kurban di Masjid Al Muhajirin pada tahun ini.
Menurut ustadz Gaos, hewan qurban pada Idul Adha tahun 2024 ini terkumpul sebanyak 19 ekor, di antaranya 4 ekor Sapi dan 15 ekor Kambing.
"Pada tahun ini, ada peningkatan jumlah hewan qurban. Mudah-mudahan peningkatan ini sebagai indikator semakin meningkatnya kepercayaan dari warga Sumber Asri ke DKM Masjid Al Muhajirin," terangnya.
"Alhamdulillah, kepanitian bentukan DKM masjid Al Muhajirin ini, dalam praktiknya semua benar-benar kompak dan solid, sehingga dari awal pengumpulan hewan qurban sampai dengan pendistribusiannya semua berjalan baik, lancar dan sukses," jelasnya.
Sementara mengenai pendistribusian daging qurban, jelas Ustad Gaos, pendistribusiannya menjangkau masyarakat kecil yang membutuhkan termasuk yayasan di lingkungan komplek perumahan sumber asri.
"Kegiatan pemotongan hewan kurban ini merupakan bagian dari upaya DKM Al Muhajirin dalam mempererat kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan Sumber Asri dan sekitarnya," ucapnya.
Selain itu, katanya, dengan adanya kegiatan pemotongan hewan kurban ini, DKM Al Muhajirin tidak hanya menunjukkan komitmen dalam menjalankan nilai-nilai keagamaan, tetapi juga memperkuat peran sosial di tengah masyarakat Sumber Asri dan masyarakat sekitarnya.
Sementara itu, Ketua RW 05 Sumber Asri, Didi Supriadi, mengungkapkan, pihaknya berterimakasih kepada para warga yang berqurban pada Idul Adha tahun ini. Terimakasih juga diucapkan untuk para panitia yang sudah bekerja keras untuk mensukseskan pelaksanaan hingga pendistribusian daging qurban.
CIREBON, FC - UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon (UIN SSC) menerima bantuan hewan kurban berupa seekor sapi dari Bank Syariah Indonesia (BSI) pada Selasa (18/06/2024). Penyerahan bantuan hewan kurban ini diterima langsung oleh Plh Rektor UIN SSC, Prof. Dr. Hajam, M.Ag., didampingi Kabag Umum dan Layanan Akademik Zaenal Arifin, S.Ag.
Acara yang berlangsung di halaman Ma’had Al-Jami’ah UIN SSC ini juga dihadiri oleh Takmir Masjid Kampus UIN SSC serta perwakilan BSI KC Cirebon Dr. Cipto. Saefurrohman Branch Manager BSI KC Cirebon Dr. Cipto., yang diwakili oleh Mirza Fachruddin Syah CBRM dan Syaefudin Juhri CBS, menyampaikan terima kasih atas kerja sama dan dukungan yang telah diberikan oleh UIN SSC.
“Alhamdulillah, berkat kolaborasi yang telah terjalin, manajemen kantor pusat memberikan kepercayaan kepada kami untuk menyerahkan bantuan hewan kurban berupa satu ekor sapi untuk dimanfaatkan di lingkungan UIN SSC,” ungkap Mirza Fachruddin Syah. Mirza dan Syaefudin berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi warga sekitar UIN SSC dan mahasiswa yang berada di lingkungan kampus.
Prof. Dr. Hajam, M.Ag., menyambut baik upaya dari BSI ini. “Tentunya hewan kurban ini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat. Rencananya hari ini Selasa langsung akan dilaksanakan penyembelihan hewan kurban di Masjid Kampus, dan langsung dibagikan ke warga sekitar kampus yang berhak menerima daging kurban tersebut. Semoga kurban yang disalurkan lewat UIN SSC bisa membawa keberkahan bagi kedua belah pihak,” ucapnya.
Prof. Hajam juga menyinggung pentingnya kerja sama yang saling mendukung antar kedua institusi. “Populasi Indonesia yang mayoritas beragama muslim tentunya sangat terbantu dengan fasilitas perbankan yang disediakan oleh BSI,” tambahnya.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan hubungan antara BSI dan UIN SSC semakin erat dan terus berlanjut di masa mendatang, memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan lingkungan kampus.
CIREBON, FC - Plh Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Hadiri FGD “Persiapan Pembukaan Fakultas Baru” untuk Peningkatan Tata Kelola PTKIN Se-Jawa Tengah, Ponorogo, dan Cirebon.
UIN Siber Cirebon (Salatiga) – Dalam rangka meningkatkan tata kelola Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Jawa Tengah, Ponorogo, dan Cirebon, UIN Salatiga menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Persiapan Pembukaan Fakultas Baru”. Acara ini dilaksanakan dari hari Jumat hingga Minggu, tanggal 14-16 Juni 2024, bertempat di Hotel Laras Asri Salatiga ini, dihadiri oleh Plh Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr Hajam, M.Ag.
Prof Dr Hajam, M.Ag., selaku Plh Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, menuturkan bahwa FGD ini sangat penting untuk membahas strategi peningkatan tata kelola PTKIN. “Dalam rangka meningkatkan tata kelola Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Jawa Tengah, Ponorogo, dan Cirebon, kegiatan yang digagas UIN Salatiga dalam bentuk Focus Group Discussion (FGD) dengan tema ‘Persiapan Pembukaan Fakultas Baru’,” ujar Prof Dr Hajam.
Ia hadir didampingi oleh sejumlah petinggi universitas, antara lain:
Prof Dr H Jamali, M.Ag. (Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan)
Prof Dr H Ilman Nafi’a, M.Ag. (Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan)
Dr H Saifuddin, M.Ag. (Dekan FITK)
Dr H Didi Sukardi, MH. (Dekan FEBI)
Edy Setyawan, Lc., MA. (Dekan Fasya)
Dr Siti Fatimah, M.Hum. (Dekan FDKI)
Dr Wakhid Nasruddin, M.Pd. (Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Administrasi Umum FUA)
Deding Sudarso, S.Ag., Nining, SE, dan Nana Mulyana, SE. (Bagian Perencanaan)
Rektor UIN Salatiga, Prof Dr Zakiyuddin, M.Ag., menekankan pentingnya FGD ini dalam memetakan isu-isu strategis terkait PTKIN yang akan dibahas dalam sidang komisi. “Komisi terbagi menjadi dua yakni Komisi I dan Komisi II yang nantinya akan disidang plenokan, kemudian akan ada perumusan rekomendasi dan kesepakatan,” ungkapnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi dan kesepakatan strategis yang berguna bagi peningkatan tata kelola dan persiapan pembukaan fakultas baru di PTKIN wilayah Jawa Tengah, Ponorogo, dan Cirebon. Dengan adanya kolaborasi dan diskusi intensif ini, diharapkan PTKIN dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi pendidikan tinggi di Indonesia.
CIREBON, FC - Himpunan Mahasiswa Guru Madrasah Ibtidaiyah (HIMAGUMI) dan Jurusan PGMI, Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon (SSC) menggelar International Education Talk Show dengan tema “Challenges and Innovation Global Perspectives on Elementary Education in Digital Era”.
Dalam kegiatan ini juga sekaligus melaunching Mars PGMI UINSSC bertempat di Auditorium gedung Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) lantai 5 dan melalui zoom meeting secara online.
Hadir dalam kegiatan ini, Dr Atikah Syamsi, M.Pd.I. (Wakil Dekan I FITK UIN SSC), Dr. Asep Mulyana, M.Si. (Wakil Dekan III FITK UIN SSC), Dr Ahmad Ariffudin, M.Pd (Ketua Jurusan PGMI UIN SSC) dan didampingi Idah Farida Laily, M.Pd (Sekretaris Jurusan PGMI UIN SSC). Kegiatan tersebut menghadirkan 4 (Empat) Narasumber yaitu : Prof Muhammad Ali (Dosen Universitas California, USA), Dr Ahmad Ariffudin, M.Pd (Ketua Jurusan PGMI UIN SSC), Dr. Andi Prastowo, M.Pd.I (Ketua Umum PD PGMI Indonesia), dan Lia Anggraeni, S.Pd.Gr. (Guru Sekolah Indonesia Kota Kinabalu, Malaysia), dan selaku moderator Ibu Yuriska Dewi Suwarno Putri, M.Pd. (Dosen PGMI UIN SSC).
Kegiatan disiarkan secara hybrid melalui zoom meeting dan dihadiri secara offline di Auditorium FITK lantai 5. Kamis, 13/06/2024
Syamsul Ma'arip (Ketua Umum HIMAGUMI) dalam sambutanya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan awal yang diselenggarakan oleh HIMAGUMI yang mampu menghadirkan narasumber-narasumber hebat dalam ranah internasional.
Disambutan ini pula Ketua Umum HIMAGUMI menjelaskan bahwa meski kegiatan dipersiapkan kurang dari seminggu sebelum acara tetapi Alhamdulillah kegiatan International Education Talk Show ini bisa berjalan dengan baik.
Selain itu Ketua Umum HIMAGUMI berpesan kepada seluruh peserta Talkshow untuk mengambil pelajaran dari materi yang dipaparkan oleh narasumber dan diharapkan bisa mengikuti jejak para narasumber.
Dr Ahmad Arifuddin, M. Pd (Ketua Jurusan PGMI UIN SSC) dalam sambutannya melalu zoom meeting menyampaikan bahwa kegiatan International Education Talk Show merupakan salah satu program Unggulan dari HIMAGUMI yang dapat menjadi sarana pengembangan keilmuan, khususnya dalam ilmu pendidikan dasar.
Lebih lanjut, pak Arif-sapaan akrabnya- berharap ke depan HIMAGUMI dapat lebih banyak membuat kegiatan-kegiatan yang tarafnya internasional guna mensupport jurusan PGMI untuk mendapatkan Akreditasi Unggul.
Dr. Asep Mulyana, M.Si. (Wakil Dekan III FITK UIN SSC) dalam sambutan sekaligus membuka acara International Education Talkshow menyampaikan bahwa saat ini masyarakat global menghadapi tantangan di era digital. Di era digital yang semakin berkembang, masyarakat global dihadapkan pada tantangan kompleks.
Masyarakat yang disebut sebagai masyarakat 1 dimensi ini memiliki tampilan yang sama di seluruh dunia, namun kebutuhan manusia telah digantikan dengan keinginan. Salah satu buku yang pernah beliau baca mengatakan bahwa anak-anak kecil di Amerika telah melakukan tindakan kriminal yang semakin meningkat.
Oleh karena itu, guru-guru sekolah dasar di masa depan harus dibekali tidak hanya dengan kompetensi digital saja, tetapi juga dengan kemampuan memasukkan pendidikan karakter dalam promosi digital.
Tampilan digital yang sangat penting ini dapat membantu murid-murid Sekolah Dasar yang kehilangan masa bermainnya. Mereka memerlukan kombinasi antara pengetahuan dan permainan untuk menghadapi tantangan di era digital ini.
Prof. Muhammad Ali, Ph.D, (Dosen University of California, USA) dalam pemaparannya mengatakan bahwa dalam ranah global, proses pembelajaran di tingkat pendidikan dasar di berbagai negara memiliki banyak kemiripan.
Namun, perbedaan yang mencolok dapat dilihat dari segi ekonomi negara, misalnya, di Amerika Serikat, sebagian besar pendidikan dasar telah menggunakan sumber daya digital dan jarang menggunakan buku tulis.
Sementara itu, di Indonesia, meskipun telah terjadi transformasi pembelajaran dengan teknologi, masih banyak pendidikan dasar yang menggunakan buku tulis sebagai alat belajarnya. Belajarnya Perbedaan yang paling mencolok adalah ciri pendidikan dasar di Indonesia, yaitu pendidikan keagamaan.
Di Indonesia, setiap murid hanya mempelajari agamanya saja. Berbeda dengan di Amerika, mereka mempelajari seluruh agama dalam satu kelas. Hal ini menunjukkan perbedaan yang signifikan dalam pendekatan pendidikan keagamaan di kedua negara.
Dr. Andi Prastowo, M.Pd.I (Ketua Umum PD PGMI Indonesia) dalam materinya beliau menyampaikan bahwa dalam era digital yang semakin berkembang, penerapan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan menjadi sangat penting dalam pengembangan mutu pendidikan dasar.
Sejak pertama kali dikembangkan pada tahun 1940-an, AI telah mengalami perkembangan yang sangat pesat dan mulai tenar pada tahun 2021. Penerapan AI dalam pendidikan dasar dapat membantu dalam deteksi iklim pembelajaran, pengembangan lab virtual, serta menjadi sumber belajar yang efektif.
Namun, dengan berkembangnya peluang tersebut, muncul tantangan integrasi akdemik yaitu meningkatnya tingkat plagiasi karena ketergantungan dalam menggunakan AI. Dr. Andi Prastowo, M.Pd.I berpesan bahwa etika dalam mengunakan AI yaitu dengan mengutip dengan benar karena sesuatu yang kita kutip dari AI akan terdeteksi plagiasi, kemudian di reformulasi, sintesis dan kita riset lebih lanjut.
Lia A.nggraeni, S.Pd.Gr. (Guru Sekolah Indonesia Kinabalu), Melalui paparannya, Lia Anggraeni, S.Pd.Gr mengulas berbagai upaya yang dilakukan untuk memperluas akses dan meningkatkan kualitas pendidikan dasar bagi anak-anak Indonesia di Malaysia.
Mulai dari Sekolah Indonesia Kota Kinabalu, SMA Terbuka Jarak Jauh, hingga Community Learning Center (CLC) yang tersebar di Sabah dan Sarawak. Tidak hanya itu, Lia Anggraeni, S.Pd. Gr juga akan menyoroti tantangan-tantangan yang dihadapi serta inovasi-inovasi yang dikembangkan untuk menghadapi era digital saat ini.
Dr. Ahmad Arifuddin, M.Pd. (Ketua Jurusan PGMI UIN SSC), dalam pemaparannya beliau mengatakan bahwa strategi untuk menjadi guru pendidikan dasar di era digital adalah dengan menyelenggarakan Pelatihan Guru, pengembangan profesional, Infrastruktur Teknologi, Peningkatan akses terhadap perangkat intemet dan teknologi, menjalin Kolaborasi dan Kemitraan Kemitraan dengan sektor swasta dan organisasi nirlaba.
Kegiatan Internasional Education Talkshow ini tidak hanya diisi dengan Talkshow, tetapi juga digunakan untuk Launching Mars PGMI UIN SSC yang dibawakan perdana oleh Harmoni PGMI. Dengan menggabungkan beberapa alat musik tradisional seperti, Angklung, Bonang, Saron, dengan alat musik modern Seperti Piano, Bass. Yang dimana Harmoni PGMI adalah salah satu grup band yang dimiliki oleh Club Diskusi Seni Budaya yang didalamnya berisi Mahasiwa PGMI yang memiliki bakat dalam seni musik. Harmoni PGMI sendiri dinaungi oleh Jurusan PGMI UIN SSC dan di koordinator oleh Departemen Minat Bakat HIMAGUMI.
Melalui acara ini, diharapkan dapat menciptakan peluang kolaborasi, inspirasi, dan pemahaman yang lebih baik dan mendapatkan wawasan berharga dalam International Education Talk Show ini. Kamis, 13/06/2024 (din)
CIREBON, FC - IAIN Syekh Nurjati Cirebon baru saja berubah menjadi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dengan diterbitkannya Perpres RI No. 60 Tahun 2024 tanggal 21 Mei 2024 yang mendorong institusi ini segera melakukan perubahan besar dalam pengelolaan pendidikan dan operasionalnya yang didorong oleh tuntutan transformasi digital yang cepat.
Hal ini disampaikan Rektor UIN Siber Cirebon, Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag dalam rilisnya yang ditulis saat masih berada di Makkah Al Mukarrah.
Menurut Prof Aan, Transformasi digital ditandai penggunaan teknologi digital yang menunjukkan seperangkat alat yang dipilih untuk memasukkan lingkungan pembelajaran formal dalam pengajaran pada pendidikan tinggi, dan mahasiswa memanfaatkan alat ini untuk mempromosikan pembelajarannya.
Transformasi digital yang menyasar segala dimensi dapat dimanfaatkan untuk menghadirkan secara spesifik bagaimana keterhubungan antar pemangku kepentingan dalam konteks pengajaran dan pembelajaran yang dimungkinkan secara digital.
Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran menjadi ciri penting dalam proses implementasi transformasi digital pada pendidikan tinggi dan mengarahkan pembelajaran digital sebagai bagian dari ekosistem pendidikan tinggi modern.
Perubahan Tata Kelola Digital dan Membangun Keunikan Kampus
Transformasi digital menjadi rukun dalam pembentukan prosedur mendasar bagi pioner transisi agar memiliki daya saing tinggi dalam industrinya. Evolusi digital dari perspektif industri menunjuk pada transformasi digital yang mengarahkan penggunaan teknologi digital untuk mengubah strategi perusahaan dengan menciptakan produk baru, mengubah budaya institusi, atau mengotomatisasi operasi bisnis.
Transformasi digital ini menjadi titik kemajuan luar biasa dalam operasi bisnis, proses, pengetahuan dan keterampilan, serta teknik pemodelan, untuk transformasi optimal dari kemajuan suatu ramuan teknologi dan dampaknya yang dipercepat terhadap masyarakat dalam strategi perusahaan dan cara yang diprioritaskan. Sebagaimana industri, hal ini akan terjadi juga pada kampus yang mengalami transisi akibat transformasi digital.
UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai institusi pendidikan tinggi harus beradaptasi untuk keberlanjutan penyelenggaraan pendidikan sebagai komponen penting dalam transisi ini dan mempertahankan peran pentingnya. Praktik bisnis tata kelola dalam keseluruhan rantai nilai memerlukan evaluasi untuk mengubah proses bisnis yang bertele-tele dan lama menjadi pola bisnis yang lincah, cepat, dan mudah dengan memanfaatkan teknologi digital agar memiliki daya saing global.
UIN SSC menghadapi situasi transformatif yang tertanam dalam model bisnis inovatif untuk mengubah cara kampus siber ini berevolusi seiring berjalannya waktu, secara proaktif mengikat civitas akademik secara internal dan eksternal, dan meningkatkan keterlibatan dan pertemuan stakeholders dan mitra secara berkesinambungan.
Dalam konteks ini, kampus Islam siber seyogyanya menyusun strategi digital untuk merespons perubahan signifikan menuju kemajuan teknologi. Hal ini menuntut lebih banyak visi, kapasitas, dan dedikasi agar dapat menerapkannya dengan sukses. Bagaimana kampus Islam siber ini membangun perspektif, karakter, dan implementasinya dalam menghadirkan keunikan kualitas sebagai satu-satunya kampus Islam siber pertama di Indonesia.
Perubahan Model Bisnis Penyelenggaraan UIN SSC
Transformasi digital pada UIN SSC membutuhkan perspektif yang dipilih secara tepat sesuai dengan kondisi dan kebutuhan yang mendesak dalam transisi menuju layanan digital penyelenggaraan pembelajaran di kampus.
Salah satu perspektif menekankan bahwa transformasi digital sebagai kekuatan disruptif yang secara radikal mengubah seluruh sektor ekonomi dan institusi, termasuk perguruan tinggi. Kampus perlu berkonsentrasi pada domain sosial dan teknologi. Keberhasilan adaptasi biasanya ditentukan oleh kesejalanan dengan kemajuan teknologi dengan model bisnis yang diperbarui.
Proses teknologi digital akan melibatkan komponen individu, kelompok, kerangka kerja, dan lanskap kompetitif untuk meningkatkan kualitas layanan, termasuk dimensi sosial dalam penggantian barang dan jasa yang masih beroperasi secara konvensional, kontak dengan pelanggan, bisnis saingan, dan vendor di luar batas organisasi. Transformasi digital ini sebagai sumber daya untuk memberikan nilai ekstra dan pembeda.
Teknologi Digital Perspektif Pendidikan pada UIN SSC
Dari perspektif pendidikan, teknologi digital akan memanfaatkan alat-alat digital untuk pengembangan prosedur organisasi dalam pembelajaran. Platform digital dan materi sebagai media untuk proses perkuliahan yang harus sesuai dengan pedoman dan prosedur pendidikan tinggi yang berlaku, termasuk alat berbasis teknologi digital sebagai prioritas utama.
Pada UIN SSC, pengembangan pendekatan pedagogi baru sangat penting untuk perubahan penyelenggaraan akademik, program, dan kelembagaan seiring dengan perubahan teknis dalam pendidikan digital. Penggunaan alat pendidikan digital, misalnya LMS (Learning Management System) menuntut tanggung jawab dan kompetensi baru bagi dosen, instruktur, dan mahasiswa.
UIN SSC harus menyediakan lingkungan belajar yang fleksibel dan menarik, dan mendorong lebih banyak otonomi dan kerja tim.
Literasi digital dan keterampilan digital sangat penting dalam berbagi transformasi, yang memerlukan SDM kompeten dengan kemahiran teknologi dan hubungan antarpribadi. Saran konstruktif tentang teknis dan instruksional untuk perkuliahan sangat penting dari para dosen.
Begitu juga secara administratif, UIN SSC harus memanfaatkan teknologi untuk menawarkan fleksibilitas pembelajaran dalam pengajaran kepada mahasiswa di kelas dan pendampingan tepat waktu untuk meningkatkan ketersediaan pendidikan berkualitas tinggi sekaligus meningkatkan proses internal dalam penyampaian pengajaran.
Dilihat dari ruang infrastruktur, dimensi pendukung teknologi digital memiliki etalase yang beragam. Portal pembelajaran dan layanan digital menjadi instrumen penting yang harus memenuhi praktik dan persyaratan pendidikan saat ini.
Penggunaan teknologi digital akan memiliki banyak persoalan karena semua komponen akan saling terhubung, juga stabilitas, akuntabilitas, dan keamanan informasi.
Karena itu, kerangka kerja dan infrastruktur pada UIN SSC harus fleksibel yang memungkinkan pengelolaan aktivitas dapat adaptif dan baru pada bidang administrasi, pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Pada dimensi kurikulum memerlukan modernisasi mencakup penyusunan kurikulum yang memenuhi standar penjaminan mutu internasional, pembuatan buku teks atau modul yang berkarakter multinasional, penggunaan metode dalam penyampaian konten yang inovatif menggunakan pembelajaran digital, dan perluasan teknologi informasi dan komunikasi.
Hal ini penting untuk peningkatan institusi akademik yang memberikan pendekatan fleksibel terhadap persyaratan pasar kerja. Para mahasiswa membutuhkan peningkatan dasar-dasar pengalaman belajar dengan karakteristik khas seperti digitalisasi prosedur formal, akses tanpa batas, dan sepanjang waktu terhadap semua pengetahuan dan layanan yang memanfaatkan banyak platform. (din)
KABUPATEN CIREBON, FC — Pemerintah Kabupaten Cirebon bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) setempat mengadakan Tes Parameter Kebugaran bagi para atlet cabang olahraga di GOR Ranggajati Sumber, Kamis (13/6/2024).
Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan para atlet di Kabupaten Cirebon, yang akan mengikuti Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2025 mendatang.
Tes Parameter Kebugaran tersebut akan dilaksanakan selama 3 hari, mulai tanggal 13-15 Juni 2024, diikuti oleh 637 atlet dari 37 cabang olahraga, dan didampingi oleh 80 pelatih.
Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs H Wahyu Mijaya SH MSi mengatakan, tes kebugaran merupakan tahapan krusial dalam mempersiapkan para atlet untuk mengikuti Porprov tahun depan.
Oleh karenanya, Wahyu meminta kepada para atlet, khususnya yang masih muda dan berasal dari kalangan pelajar, dapat menjalani seluruh proses ini dengan sebaik mungkin.
Ia menekankan akan pentingnya melakukan pengukuran kondisi fisik para atlet di Kabupaten Cirebon, sebagai bagian integral dari persiapan yang menyeluruh.
“Saya berharap para atlet, terutama yang muda dan dari kalangan pelajar, dapat menjalani proses ini dengan sebaik-baiknya. Semoga Cirebon bisa meraih juara pada Porprov 2025 nanti,” ujarnya.
Jika semua persiapan ini berjalan baik, lanjut Wahyu, maka target Kabupaten Cirebon untuk masuk pada 15 besar dalam ajang tersebut bisa terwujud. Namun tetap berusaha keras untuk mencapai hasil yang lebih tinggi.
“Evaluasi tahun ini akan membantu kita memahami kebutuhan sebenarnya dan menentukan langkah-langkah yang harus diambil. Jika anggaran belum mencukupi, kita akan melibatkan berbagai pihak terkait,” imbuhnya.
Sementara Ketua KONI Kabupaten Cirebon, Sutardi Raharja, memberikan apresiasi kepada atlet dan pelatih yang berpartisipasi dalam tes kebugaran ini.
Sutardi menyampaikan, tes parameter ini memungkinkan pengurus cabang olahraga beserta KONI, untuk mengidentifikasi beberapa hal yang perlu diperbaiki serta menjadi bahan evaluasi bagi tim pelatih.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para atlet dan pelatih yang telah berpartisipasi. Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik para atlet, agar bisa tampil maksimal di tahun depan.
“Penting bagi semua atlet untuk menjaga kondisi fisik mereka, agar bisa memberikan performa terbaik di tahun depan,” tukasnya.
Lewat kegiatan ini, ia berharap bisa menjaring sebanyak mungkin atlet potensial, guna mempersiapkan kualifikasi Porprov 2025, sehingga Kabupaten Cirebon dapat mengirimkan kontingen terbaiknya dan meraih prestasi maksimal di ajang tersebut. (Ara)
KABUPATEN CIREBON, FC – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon mengikuti rapat koordinasi dan evaluasi pelaksanaan pengukuran dan intervensi serentak pencegahan stunting di Provinsi Jawa Barat melalui zoom meeting.
Rapat tersebut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs H Mochamad Syafrudin didampingi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A), Hj Eni Suhaeni SKM M.Kes, serta perwakilan perangkat daerah terkait di Command Center Setda Kabupaten Cirebon, Rabu (12/6/2024).
Penurunan stunting menjadi salah satu mayor proyek Pemkab Cirebon di tahun 2024, dengan menyasar bayi lima tahun (balita) hingga calon pengantin (catin).
Berdasarkan laporan hasil intervensi serentak pencegahan stunting Kabupaten Cirebon, sebanyak 204.716 balita menjadi sasaran proyeksi Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin). Sementara itu, untuk proyeksi Aplikasi elektronik-Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM), sebanyak 156.300 balita yang menjadi sasaran.
Hingga Rabu (12/6/2024), jumlah balita yang telah diukur sebanyak 53.103 jiwa, atau 33,9 persen dari sasaran yang diproyeksikan e-PPGM. Jumlah balita yang bermasalah gizi sebanyak 11.304 jiwa, atau 21,29 persen. Sedangkan, jumlah balita yang diintervensi sebanyak 707 jiwa, atau 6,35 persen.
Selain menyasar balita, kegiatan intervensi serentak menyasar ibu hamil. Jumlah ibu hamil yang menjadi sasaran sebanyak 14.813 jiwa, dan ibu hamil yang telah dilayani sebanyak 1.860 jiwa.
Ada beberapa kendala yang ditemui dalam kegiatan intervensi serentak, yaitu adanya penolakan dari pihak keluarga ketika balita yang bermasalah disarankan untuk dirujuk ke fasilitas kesehatan tingkat lanjut (FKTL), keterbatasan tenaga input data hasil Posyandu di e-PPGMB secara real time di puskesmas, data sasaran baru masih belum lengkap, dan lainnya.
Sementara itu, hasil pendampingan Tim Pendamping Keluarga (TPK), hingga Rabu (12/6/2024), sebanyak 373 calon pengantin (catin) yang telah melakukan pengisian data di Elektronik Siap Nikah dan Hamil (Elsimil). Jumlah ini meningkat drastis dibandingkan bulan sebelumnya dan melebihi target harian.
Sekadar diketahui, Elsimil adalah aplikasi hasil inovasi BKKBN yang dibuat untuk menekan angka stunting, sasarannya adalah catin.
Pemkab Cirebon menargetkan 690 catin per bulannya yang mendapatkan pendampingan dan tercatat dalam Elsimil, target hariannya sebanyak 30 catin. Pada periode 1 hingga 12 Juni 2024, TPK berhasil melebih target harian. Tim TPK berhasil melakukan pendampingan dan pendataan Elsimil terhadap 373 catin, dari target sasaran 360 catin pada periode 1 hingga 12 Juni 2023. (Ara)
CIREBON - Setiap rupiah yang dibayarkan masyarakat melalui Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) berperan penting bagi r...