Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 27 Juni 2024

Pj Bupati Cirebon: Kabupaten Cirebon Perketat Pengawasan Rokok Ilegal dan Narkotika

KABUPATEN CIREBON — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs H Wahyu Mijaya, SH MSi hadir dalam kegiatan pemusnahan barang bukti berupa rokok ilegal, narkotika, dan obat keras terbatas (OKT) tanpa izin edar di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Cirebon, Kamis (27/6/2024).

Wahyu menegaskan, pentingnya pemusnahan ini untuk memastikan bahwa hanya barang yang berizin yang boleh beredar di masyarakat. Terkait narkoba dan barang ilegal lainnya, pihaknya berupaya keras untuk mencegah peredarannya di wilayah tersebut.

Ia mengungkapkan, harapannya bahwa semua yang beredar di wilayah mereka memiliki izin resmi. Meskipun peredaran masih terjadi, pihaknya akan melakukan pencegahan yang ketat.

“Kami mengapresiasi sinergi semua pihak, terutama Forkopimda, yang memungkinkan proses pemusnahan barang-barang ilegal berjalan dengan lancar. Dengan upaya ini, selain memberikan efek jera bagi pelaku, generasi muda dapat lebih terlindungi dari pengaruh negatif barang-barang tersebut,” ujar Wahyu.

Ia juga menyatakan bahwa Satpol PP dikerahkan untuk memonitor dan menangani situasi di lapangan, termasuk penegakan hukum terhadap peredaran barang ilegal.

“Kami akan memastikan penegakan hukum dilakukan dengan tegas,” tambahnya.

Melihat cukup banyaknya jumlah barang bukti yang dimusnahkan, terutama OKT dan rokok ilegal, menunjukkan bahwa peredaran barang-barang ini masih masif di wilayah Kabupaten Cirebon.

“Meskipun tidak bisa menghilangkan peredaran OKT dan rokok ilegal, tetapi dengan adanya operasi secara rutin setidaknya dapat meminimalisir peredarannya,” tegas Wahyu.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon, Dr Yudhi Kurniawan, SH MH menjelaskan, bahwa terdapat 236.012 batang rokok ilegal yang disita sebagai barang bukti telah dimusnahkan dengan cara dibakar, agar tidak dapat digunakan atau diedarkan kembali.

“Pemusnahan barang bukti ini sudah memiliki ketetapan hukum tetap sesuai Surat Perintah Kajari Kabupaten Cirebon Nomor 142/M.2.29/BB/06/2026,” kata Yudhi.

Selain rokok ilegal, barang bukti dari kasus penyalahgunaan narkotika dan obat keras terbatas juga dimusnahkan. Rinciannya, narkotika jenis sabu-sabu seberat 41,23 gram, ganja sekitar 36,30 gram, obat farmasi tanpa izin edar sebanyak 31.581 butir, serta 72 botol minuman keras.

Kemudian, ada juga alat komunikasi sebanyak 26 unit dan 191 barang bukti lainnya juga dihancurkan.

Seluruh barang bukti yang dimusnahkan berasal dari pengungkapan 111 perkara tindak pidana di Kabupaten Cirebon selama periode Januari hingga Juni 2024 yang telah incraht.

“Tidak hanya pemusnahan, kami juga mengedepankan langkah pencegahan melalui kolaborasi dengan kepolisian dan pemerintah daerah, agar jumlah kasus ini terus berkurang,” pungkas Yudhi. (Hazra)

Monitoring Hari Keempat Ujian SSE UM-PTKIN 2024: UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Siap Sambut Mahasiswa Non-Muslim

CIREBON, FC – Hari keempat pelaksanaan Ujian SSE UM-PTKIN 2024, Panitia Nasional PMB PTKIN 2024 mengadakan kunjungan monitoring di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Kunjungan ini dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 27 Juni dan Sabtu, 29 Juni 2024.

Selain melakukan pemantauan langsung, Prof. Dr. H. Abdurrohman Kasdi dan Dr. Dadan Rusmana menyempatkan diri untuk berpartisipasi dalam sebuah podcast bersama Plh Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. Hajam, M.Ag., yang didampingi oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan, Prof. Dr. H. Jamali, M.Ag. Podcast ini dipandu oleh Agus Pamuji, M.Kom., Kepala PTIPD UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sekaligus PJ SSE. Kamis, (27/06/2024).

Podcast yang berlangsung tersebut mengangkat tema seputar pelaksanaan Ujian SSE UM-PTKIN 2024, mulai dari tahapan pendaftaran hingga mekanisme ujian menggunakan SSE. Prof. Abdurrohman dan Dr. Dadan sebagai perwakilan dari Panitia Nasional SSE UM-PTKIN 2024 menyatakan, 

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh peserta mendapatkan pelayanan terbaik dan merasa nyaman selama mengikuti ujian ini,” ujar Prof. Abdurrohman.

Dr. Dadan menambahkan, “Kami juga ingin mengetahui secara  langsung dari peserta ketika memang ada kendala dalam pelaksanaan seleksi ini, agar bisa segera memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelaksanaan seleksi ini.”

Dalam podcast tersebut, Plh Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. Hajam, M.Ag., menuturkan bahwa PTKIN harus inklusif dan pluralisme. 

Ia juga menegaskan bahwa pada UMPTKIN tahun 2025, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon siap menerima calon mahasiswa non-muslim sebagai mahasiswanya.

Kunjungan monitoring ini menunjukkan komitmen tinggi Panitia Nasional Ujian SSE UM-PTKIN 2024 untuk memberikan pelayanan terbaik dan memastikan kenyamanan peserta ujian. 

Melalui dialog dan interaksi langsung, diharapkan segala kendala yang ada dapat segera diatasi dan kualitas pelaksanaan seleksi dapat terus ditingkatkan. (din)

Dosen UIN Siber Cirebon, Mutakhirani Mustafa, M.Hum Menjadi Narasumber Utama di Universitas Sain Islam Malaysia

MALAYSIA - Dalam rangkaian kegiatan International Mobility, Universitas Sains Islam Malaysia (USIM) menggelar workshop bertajuk “Nusantara Philosophy and Local Wisdom” yang melibatkan dua dosen dari UIN Siber Syekh Nurjati. 

Salah satu pembicara utama dalam acara tersebut adalah Mutakhirani Mustafa, M.Hum, dosen dari Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA). Workshop ini bertujuan memperkuat kolaborasi akademik dan memperkenalkan kekayaan kearifan lokal Indonesia ke dunia internasional. Rabu, (26/06/2024).

Dr. H. Anwar Sanusi, M.Ag., Dekan FUA, memberikan dukungan penuh kepada dosen-dosen muda untuk tampil dalam forum internasional. 

“Sudah saatnya dosen-dosen muda UIN Siber Syekh Nurjati tampil dalam forum internasional untuk mengembangkan kapasitas keilmuannya,” ujarnya. 

Dukungan anggaran maksimal disediakan untuk memfasilitasi seluruh dosen dan mahasiswa dalam kegiatan internasional ini, sejalan dengan kebijakan Rektor tentang internasionalisasi kampus UINSSC Unggul Mendunia.

Dalam presentasinya, Mutakhirani Mustafa, M.Hum membawakan materi berjudul “Local Wisdom on Ammatoa Kajang Le’Leng”. m

Ia enjelaskan bahwa Ammatoa adalah salah satu suku yang ada di Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, yang masih melestarikan kearifan lokal dan hukum adatnya. Di kawasan Ammatoa, modernitas seperti listrik, alat komunikasi modern, dan perabotan modern lainnya tidak ditemukan.

Beliau menyoroti dua poin penting: Tope Le’Leng dan Pasang Ri Kajang. Tope Le’Leng atau kain hitam yang ditenun oleh masyarakat suku Ammatoa adalah kain sakral yang digunakan dalam berbagai acara, baik kegembiraan maupun duka. Seluruh masyarakat suku tersebut wajib menggunakan tope le’leng, bahkan pengunjung dari luar juga harus mengenakan kain hitam tersebut.

Poin kedua adalah Pasang Ri Kajang atau pesan leluhur yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Ammatoa. Pesan ini merupakan panduan hidup yang harus diikuti dan tidak boleh dilanggar. Pelanggaran terhadap Pasang Ri Kajang diyakini akan mendatangkan musibah atau bencana dari leluhur mereka. 

Pasang Ri Kajang juga berisi etika, menjaga lingkungan, hidup sederhana, dan gotong royong.

Setelah pemaparan materi, sesi diskusi diadakan. Prof. Madya Dr. Mohamed Mihlar Abdul Muthaliff menanyakan apakah suku Ammatoa mengenal agama Islam atau memiliki kepercayaan tersendiri. 

Dr. Marina Munira Abdul Mutalib bertanya tentang sanksi adat bagi masyarakat yang melanggar Pasang Ri Kajang. 

Mutakhirani menjelaskan bahwa suku Ammatoa tidak beragama Islam tetapi mengikuti kepercayaan leluhur mereka, atau patuntung. 

Mereka memiliki kepala suku yang memberikan peringatan kepada masyarakat yang melanggar Pasang Ri Kajang, dan pelanggaran berulang kali akan mendatangkan karma dari leluhur mereka.

Diskusi ini mendapatkan apresiasi dari pihak USIM. Dr. Marina Munira Abdul Mutalib menyatakan bahwa informasi yang diberikan sangat berharga karena menggambarkan kearifan lokal Indonesia yang sarat nilai-nilai pelestarian lingkungan di tengah isu pemanasan global. 

“Kita dapat mencontoh bagaimana suku Ammatoa sangat menjaga dan melestarikan alam,” ujarnya.

Workshop ini berhasil memperkuat hubungan akademik antara UIN Siber Syekh Nurjati dan USIM, serta menegaskan peran penting kearifan lokal dalam membangun masyarakat yang harmonis dan berkelanjutan di kancah internasional.

Rabu, 26 Juni 2024

Pansus DPRD Kota Cirebon Bahas Raperda Perlindungan Perempuan dari Kekerasan dan Diskriminasi

Pansus DPRD, mulai pembahasan Raperda Perlindungan Perempuan dari Kekerasan, Eksploitasi dan Diskriminasi.


CIREBON – Kaum perempuan sampai hari ini masih diposisikan pada komunitas yang rentan dengan kekerasan dan diskriminasi. Untuk pencegahanya, Pansus DPRD dan Tim Asistensi Pemerintah Daerah Kota Cirebon mulia membahasa Raperda Perlindungan Perempuan dari Kekerasan, Eksploitasi dan Diskriminasi, bertempat  di ruang rapat DPRD, Rabu (26/6/2024).

Ketua Pansus, Cicih Sukaesih mengatakan, raperda tersebut merupakan sebuah kebutuhan Kota Cirebon untuk melindungi hak-hak perempuan, baik perempuan dewasa hingga anak-anak.

Menurutnya, masih ada beberapa perempuan yang mengalami represifitas baik dari lingkungan keluarga seperti suami, lingkungan sekitar, bahkan antar teman. Sehingga, raperda ini dapat menjadi regulasi atas pelindungan terhadap perempuan.

“Raperda ini untuk melindungi perempuan dari berbagai hal, baik itu di lingkungan rumah, masyarakat, atau dalam aspek pendidikan maupun sosial,” katanya.

Terkait raperda Pelindungan Perempuan dari Kekerasan, Eksploitasi dan Diskriminasi, Cicih menerangkan di dalamnya memuat XIII Bab dan 35 Pasal.

“Untuk raperda ini, tadi kita membahas ada 13 Bab dan 35 pasal,” ujarnya.

Dalam pembahasannya, Cicih menyebut raperda Pelindungan Perempuan ini ditargetkan rampung sebelum tanggal 8 Agustus mendatang, agar dapat segera diterapkan di Kota Cirebon.

Ia pun berharap, raperda tersebut mampu menjadi regulasi untuk melindungi perempuan oleh seluruh pihak dan pemangku kepentingan di Kota Cirebon, agar perempuan dalam bermasyarakat bisa hidup lebih baik dengan merasa aman dan nyaman.

“Harapannya, raperda ini bisa diterapkan sebaik-baiknya, bisa menjadi pelindungan perempuan sebenar-benarnya oleh dinas terkait di kota Cirebon,” tuturnya. (din)

Selasa, 25 Juni 2024

Perang Lawan Stunting, Pemkab dan Polresta Cirebon Gelar Baksos dan Bansos

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon bersama Polresta Cirebon menggelar bakti sosial (baksos), penyaluran bantuan sosial (bansos) dan gebyar stunting.

Kegiatan dalam rangka peringatan HUT Bhayangkara ke-78 ini bertujuan untuk membantu masyarakat dan penanganan stunting di Kabupaten Cirebon.

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs H wahyu Mijaya SH MSi mengatakan, baksos yang disalurkan berupa sembako untuk 1.000 orang. Sementara itu, bansos untuk penanggulangan stunting disalurkan untuk 500 anak.

“Kemudian ada juga sunatan, dan pemeriksaan ibu hamil di sini. Semoga ini menjadi suatu kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Kita berkomitmen menurunkan stunting,” ucap Wahyu di Mapolresta Cirebon, Selasa (25/6/2024).

Lebih lanjut, Wahyu menerangkan, saat ini angka stunting di Kabupaten Cirebon sebesar 22,9 persen. Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun lalu.

Pemkab Cirebon bersama Forkopimda saat ini fokus untuk menurunkan angka stunting. “Bareng-bareng dengan Forkompimda menekan angka stunting, setidaknya prosentasenya menurun,” harap Wahyu.

Senada disampaikan Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni SIK SH MH. Sumarni mengatakan, pihaknya bersama Pemkab dan DPRD Kabupaten Cirebon berupaya menurunkan angka stunting.

“Sekarang sedang running, sebagian hampir selesai. Kita bersama stakeholder terkait, seperti pemda, DPRD dan lainnya, semua pihak turut membantu kegiatan ini. Kegiatan ini (bansos dan baksos) diadakan rutin,” pungkasnya. (Ara)

Warek I UIN Siber Cirebon dan Para Dekan Lakukan Monitoring Hari Kedua Pelaksanaan SSE UM-PTKIN 2024

CIREBON, FC – Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr H Jamali, M.Ag., didampingi oleh beberapa dekan dari berbagai fakultas, menggelar monitoring pelaksanaan hari kedua Sistem Seleksi Elektronik (SSE) Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) Tahun 2024 di lokasi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Dalam kegiatan tersebut, Prof Jamali ditemani oleh Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Dr H Saifuddin, M.Ag, Dekan Fakultas Syariah (Fasya) Edy Setyawan, Lc, M.A, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Dr H Didi Sukardi, M.H., dan Kepala Bagian Tata Usaha Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) Rifqi Muslim, S.Ag. 

Mereka berkeliling mengunjungi ruangan-ruangan tempat dilaksanakannya SSE UM-PTKIN, mulai dari lantai 2 hingga lantai 3 di Gedung Siber UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.Selasa, (25/06/2024).

Prof Jamali bersama para dekan menyempatkan diri untuk bertegur sapa dengan calon mahasiswa baru jalur UM-PTKIN. Mereka menanyakan tentang layanan yang diberikan oleh panitia dan fasilitas yang disediakan Panitia Lokal SSE UM-PTKIN UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh peserta mendapatkan pelayanan terbaik dan merasa nyaman selama mengikuti ujian ini,” ujar Prof Jamali.

Selain itu, Prof Jamali juga menanyakan kepada para peserta apakah ada hambatan teknis atau administratif yang mereka alami selama mengikuti kegiatan SSE UM-PTKIN.

“Kami ingin mengetahui langsung dari peserta agar bisa segera memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelaksanaan seleksi ini,” tambahnya.

Monitoring ini menunjukkan komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon untuk memberikan pengalaman terbaik bagi calon mahasiswa baru. 

Dengan kehadiran langsung dari para pimpinan fakultas, diharapkan segala kendala yang ada dapat segera diatasi dan proses seleksi dapat berjalan dengan lancar.

Para calon mahasiswa yang ditemui merasa senang dengan perhatian yang diberikan oleh para pimpinan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. 

Mereka merasa dihargai dan mendapatkan motivasi tambahan untuk menghadapi seleksi ini dengan lebih percaya diri.

Dengan adanya monitoring ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan fasilitas demi kenyamanan serta kesuksesan para calon mahasiswa baru dalam menghadapi ujian seleksi masuk. (din)

Senin, 24 Juni 2024

Rektor Prof Aan Gelar Dialog Kerja Sama di Sekolah Indonesia Makkah

CIREBON, FC - Di tengah kesibukannya menjalankan ibadah haji, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang telah bertransformasi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon sesuai Perpres No 60 Tahun 2024 tanggal 21 Mei 2024, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., tetap menunjukkan komitmennya dalam memperkuat hubungan internasional dan kerja sama pendidikan. 

Rektor Prof Aan menyempatkan diri untuk melakukan kegiatan Dialog Kerja Sama dengan Atdikbud KBRI Riyadh, SILN Arab Saudi, serta perwakilan dan praktisi pendidikan Indonesia di Sekolah Indonesia Makkah pada 20 Mei 2024.

Acara yang berlangsung di Gedung Putra Sekolah Indonesia Makkah ini dihadiri oleh berbagai pihak penting dalam dunia pendidikan Indonesia di Arab Saudi. 

Dialog ini bertujuan untuk membahas peluang dan tantangan dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta memperluas jaringan kerja sama antara institusi pendidikan Indonesia dan lembaga-lembaga pendidikan di Arab Saudi.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., menekankan pentingnya kolaborasi internasional dalam menghadapi tantangan global di dunia pendidikan.

 “Meskipun kami berada di tanah suci untuk melaksanakan ibadah haji, kami juga memiliki tanggung jawab besar untuk terus memajukan pendidikan. Dialog ini adalah salah satu langkah konkret untuk mempererat hubungan antara institusi pendidikan Indonesia dan Arab Saudi, serta mencari solusi bersama untuk tantangan yang dihadapi,” ungkapnya.

Kegiatan ini diisi dengan berbagai diskusi mendalam mengenai berbagai topik, mulai dari pertukaran pelajar dan staf pengajar, hingga peluang penelitian bersama dan pengembangan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan global. Para peserta dialog sangat antusias dalam menyampaikan ide dan berbagi pengalaman mereka.

Atdikbud KBRI Riyadh menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif Prof. Dr. H. Aan Jaelani dalam menyelenggarakan dialog ini di tengah pelaksanaan ibadah haji. 

“Kami sangat mengapresiasi upaya Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon yang tidak hanya fokus pada ibadah, tetapi juga pada pengembangan pendidikan. Ini menunjukkan dedikasi beliau dalam memajukan pendidikan Indonesia di kancah internasional,” ujar Atdikbud KBRI Riyadh.

SILN Arab Saudi dan perwakilan dari Sekolah Indonesia Makkah juga menyambut baik dialog ini dan berharap kerja sama yang terjalin dapat membawa dampak positif bagi perkembangan pendidikan di kedua negara. 

Mereka menekankan pentingnya adanya follow-up dari hasil dialog ini untuk mewujudkan berbagai program dan inisiatif yang telah dibahas.

Dialog Kerja Sama ini menjadi momentum penting bagi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon untuk terus mengukir prestasi dan memperluas jaringan kerja sama internasional, meskipun dalam situasi dan kondisi yang penuh tantangan. 

Dengan semangat tinggi dan dedikasi yang kuat, diharapkan upaya ini dapat membawa manfaat besar bagi kemajuan pendidikan Indonesia di kancah global. (din)

Disdik Kabupaten Cirebon Susun Strategi Agar PPDB Lancar dan Lulusan SD, SMP Lanjut Sekolah

KABUPATEN CIREBON — Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Cirebon telah menyusun strategi agar pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) berjalan lancar. Disdik menargetkan seluruh lulusan SD dan SMP bisa melanjutkan sekolah.

Sekadar diketahui, Pemerintah Kabupaten Cirebon bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) telah menandatangani komitmen dukungan penyelenggaraan PPDB 2024 di SMP Negeri 1 Sumber, Rabu (12/6/2024).

Setelah penandatanganan itu, Disdik Kabupaten Cirebon langsung tancap gas menyusun strategi, agar lulusan SD dan SMP bisa melanjutkan sekolah.

Kuota atau daya tampung PPDB 2024 jenjang SMP di Kabupaten Cirebon, sebanyak 20.800 siswa. Sedangkan jumlah lulusan dari SD di Kabupaten Cirebon, berjumlah 33.883 siswa.

“Kita targetkan tahun ini anak-anak SD maupun SMP bisa melanjutkan semuanya. Pertama, PPDB sekolah negeri utamanya. Setelah sekolah negeri selesai, kami akan himpun data dari sekolah-sekolah mau lanjut ke mana anak-anak ini (yang belum diterima di SMP negeri),” kata Kepala Disdik Kabupaten Cirebon, H Ronianto SPd MM di kantornya, Senin (24/6/2024).

Setelah data siswa yang belum melanjutkan sekolah terhimpun, lanjut Ronianto, Disdik Kabupaten Cirebon berkoordinasi dengan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Swasta. Data siswa yang belum melanjutkan ke sekolah itu diserahkan ke MKKS.

“Mangga (sekolah swasta) jemput bola. Setelah nanti dalam waktu satu minggu SMP swasta sudah tutup (pendaftaran) dan KBM berjalan, maka kami menerima umpan balik dari mereka. Mana yang sudah diterima di sekolah swasta,” ujarnya.

Menurutnya, siswa yang tidak bisa melanjutkan ke sekolah swasta biasanya karena faktor ekonomi, waktu, dan berkebutuhan khusus. Disdik kemudian bakal berkoordinasi dan menggelar rapat dengan penilik.

“Kami ada rapat antara penilik dan pengawas, untuk menyelesaikan (permasalahan) agar anak-anak di Kabupaten Cirebon 100 persen bisa melanjutkan ke SMP atau SMA. Dari penilik itu, selanjutnya akan bergerak dengan pusat kegiatan belajar masyarakat (KBM),” jelas Ronianto.

“Jadi, yang punya kesulitan ekonomi, waktu, dan tenaga untuk bisa melaksanakan pembelajaran formal, kita siapkan pendidikan nonformal,” sambungnya.

“Mereka bisa ikut paket B, paket C. Anaknya tidak mampu, atau alasannya orang tuanya tidak ada semua, atau dia harus bekerja, maka kita tampung ke paket B. Jadi, anaknya tetap bisa bersekolah,” imbuhnya. (Ara)

Pastikan UM-PTKIN 2024 Berjalan Baik, Plh Rektor UIN Siber Cirebon, Prof Hajam Lakukan Monitoring Langsung

CIREBON - Untuk memastikan semuanya berjalan baik, Plh Rektor UIN Siber Cirebon, Prof Dr Hajam MAg melakukan monitoring langsung di lokasi Sistem Seleksi Elektronik (SSE) Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) tahun 2024, Senin, (24/6/2024).

Monitoring tersebut dilakukan dalam upaya memastikan pelaksanaan SSE UM PTKIN di UIN Siber Cirebon berjalan lancar.

Prof Hajam sendiri langsung meninjau pelaksanaan SSE UM PTKIN di lima ruangan yang telah disediakan Panitia Lokal UIN Siber Cirebon di lantai 2 dan 3 Gedung Siber kampu setempat.

“Kami telah melakukan persiapan matang untuk memastikan semua peserta dapat mengikuti ujian dengan nyaman dan lancar,” kata Prof Hajam di sela monitoring.

Dijelaskan Prof Hajam, monitoring dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan semua aspek teknis dan logistik berjalan sesuai rencana.

Bahkan, kata dia, tim pengawas dan teknisi telah dipersiapkan dengan baik untuk mengatasi segala kemungkinan yang terjadi selama ujian berlangsung.

“Kami telah melatih seluruh tim teknis dan pengawas ujian agar siap memberikan bantuan teknis kepada peserta ujian dan memastikan semua perangkat komputer dalam kondisi optimal,” jelasnya.

Prof Hajam memaparkan, jumlah peserta SSE UM PTKIN tahun 2024 ini mencapai 1800 orang, sementara total pendaftar UM PTKIN khusus ke UIN Siber Cirebon berjumlah 2633 orang, baik pilihan 1, 2, dan 3.

“Program studi Ekonomi Syariah mendapatkan jumlah pendaftar tertinggi dengan 523 pendaftar, disusul Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan 475 pendaftar, dan Informatika dengan 414 pendaftar,” paparnya.

Menurut Prof Hajam, banyaknya jumlah pendaftar di UIN Siber Cirebon ini menunjukkan minat yang tinggi dari calon mahasiswa terhadap program-program unggulan yang kampus setempat tawarkan.

Sementara, Kabag Umum dan Layanan Akademik UIN Siber Cirebon, Zaenal Arifin SAg menerangkan, persiapan yang telah dilakukan berjalan lancar dan sesuai rencana.

“Kami memastikan semua aspek teknis dan logistik telah siap, dan kami akan terus memantau jalannya ujian untuk memastikan kelancaran proses seleksi ini,” ujarnya. (din)

Tingkatkan Kualitas Pendidikan dan Kelancaran PBM, Warek I UIN Siber Cirebon Lakukan Monev Ke Jawa Timur

CIREBON, FC - Upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan memastikan kelancaran proses belajar mengajar, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof.Dr.H. Jamali,M.Ag, didampingi Dr. Moh. Ali, M.Pd.I, Ketua Jurusan PJJ PAI UIN Siber Cirebon, melakukan Kunjungan Monitoring dan Evaluasi (Monev) ke Malang, Jawa Timur.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 22 Juni 2024 ini disambut antusias para mahasiswa Program Pendidikan Jarak Jauh Pendidikan Agama Islam (PJJ PAI) kampus setempat. 

Prof.Jamali, Wakil Rektor I, menyampaikan rasa kegembiraanya melihat semangat mahasiswa dalam mengikuti Monev. 

Ia melihat mahasiswa PJJ PAI di Malang sangat antusias dalam Monev ini. Mereka bisa saling bertemu dan berkenalan lebih dekat. 

"Banyak yang sebelumnya belum saling mengenal, kini menjadi lebih akrab, bahkan ada yang ternyata tetangga namun baru mengetahui mereka sama-sama peserta program PJJ PAI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon,” ujar Wakil Rektor I UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon..

Dr. Moh. Ali, M.Pd.I, juga menyampaikan harapan besar dari pihak pengelola program agar mahasiswa dapat mengikuti pembelajaran dengan baik dan menyelesaikan studi tepat waktu.

“Kami berharap mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kualitas belajar mereka, menyelesaikan studi tepat waktu, dan meraih prestasi yang membanggakan,” ungkap Kajur PJJ PAI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon..

Kunjungan ini tidak hanya bertujuan untuk memantau dan mengevaluasi proses pembelajaran, tetapi juga untuk memberikan motivasi dan dorongan kepada mahasiswa agar tetap semangat dalam menjalani studi mereka. 

Selama kegiatan, para mahasiswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai masukan, saran, dan kendala yang mereka hadapi selama mengikuti program PJJ.

Antusiasme mahasiswa terlihat dari aktifnya diskusi dan interaksi yang terjadi selama sesi Monev. Banyak mahasiswa yang merasa terbantu dengan adanya kegiatan ini karena mereka bisa mendapatkan solusi atas permasalahan yang dihadapi secara langsung dari pihak kampus.

Kegiatan Monitoring dan Evaluasi ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkala untuk memastikan bahwa kualitas pendidikan tetap terjaga dan mahasiswa mendapatkan pengalaman belajar yang optimal. 

"Dengan dukungan penuh dari pimpinan dan pengelola program, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus berkomitmen untuk memberikan pendidikan berkualitas bagi seluruh mahasiswanya, baik yang mengikuti program reguler maupun jarak jauh," tandasnya. (din)

Sabtu, 22 Juni 2024

Pj Bupati Cirebon Gerak Cepat Lakukan Pembersihan Sampah di Sungai Jamblang

KABUPATEN CIREBON, FC — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs H Wahyu Mijaya SH MSi bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), Camat Jamblang, Kuwu Desa Jamblang dan Serang meninjau tumpukan sampah liar di aliran sungai Jamblang Kabupaten Cirebon, Sabtu (22/6/2024).

Kegiatan tersebut merupakan respon pemerintah daerah mengenai adanya laporan dari masyarakat, terkait adanya tumpukan sampah di sepanjang aliran sungai Jamblang Kabupaten Cirebon.

Wahyu mengatakan, setelah melihat di dua titik lokasi pembuangan sampah liar ini, pihaknya akan segera mengambil tindakan untuk melakukan pembersihan. Pasalnya, Pj Bupati Cirebon ini mempunyai prinsip “segera dan selesaikan”.

“Kita langsung tindaklanjuti dengan bereskan dan bersihkan, dan nantinya kita akan menggunakan alat berat untuk mengeruk sampah tersebut,” katanya.

Selain itu, ia juga akan melakukan komunikasi dengan pihak Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk Cisanggarung (BBWS CC), untuk menempatkan kontainer sampah di dekat sungai. Izin tersebut harus dilakukan, karena masuk wilayahnya BBWS CC.

“Kita nanti minta izin ke BBWS CC untuk menempatkan kontainer, sehingga masyarakat yang diduga membuang sampah sembarangan, bisa membuangnya di kontainer yang sudah disediakan,” lanjutnya.

“Nanti kontainernya kita lihat, satu minggu hingga dua minggu apakah penuh, kalau sudah penuh, langsung kita rutin angkut oleh DLH,” imbuhnya.

Ia mengungkapkan, aksi yang dilakukan oleh Pemkab Cirebon ini disambut baik oleh para kepala desa (kuwu), baik dari Jamblang maupun Serang.

“Tadi juga kuwu sudah mengijinkan untuk segera dieksekusi, karena ada alat berat yang akan melakukan pengerukan sampah,” ungkapnya.

Disinggung soal air Sungai Jamblang yang tercemar limbah batu alam, Pj Bupati Cirebon akan mempelajari terlebih dahulu. Pasalnya, aliran Sungai Jamblang yang tercemar ini, hulunya dari Kecamatan Dukupuntang.

“Kita akan pelajari terlebih dahulu semuanya terkait pencemaran batu alam ini,” ujarnya. (din)

Kolaborasi UIN Siber Cirebon dan Pustanda Kemdikbudristek Kembangkan Kompetensi Penjaring di Era Digital

 


CIREBON, FC - Pusat Laboratorium Terpadu UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menjalin kerjasama dengan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Pustanda) KEMDIKBUDRISTEK serta IQLAB Indonesia untuk menyelenggarakan agenda penting bertajuk “Diseminasi dan Praktik Pemanfaatan Laman Penerjemahan Daring (Penjaring)”. 

Laman ini dikembangkan oleh Pustanda KEMDIKBUDRISTEK untuk memfasilitasi penerjemahan dokumen penting dalam kegiatan operasional dan publikasi. Jum’at, (21/06/2024).

Pelatihan ini bertujuan memperkenalkan Laman Penjaring kepada mahasiswa di lingkungan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, khususnya bagi mereka yang berasal dari jurusan kebahasaan seperti Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Bahasa dan Sastra Arab (BSA), serta Tadris Bahasa Indonesia dan Inggris (TBI). 

Dengan pelatihan ini, diharapkan para mahasiswa dapat meningkatkan pemahaman mereka tentang potensi dan manfaat penggunaan Laman Penjaring dalam penerjemahan daring, serta mengintegrasikannya dalam beberapa mata kuliah seperti Pengantar Ilmu Terjemah, Terjemah Terapan, dan Terjemah Indonesia-Arab-Indonesia.

Acara ini menampilkan dua pembicara utama. Vianinda Pratamasari, Penerjemah Ahli Pertama, mempresentasikan materi “Sekilas tentang Laman Penjaring”, sementara Choris Wahyuni, Penerjemah Ahli Muda, membahas “Praktik Baik Pemanfaatan Laman Penjaring”. Selain presentasi, ada juga sesi tanya jawab dan diskusi panel yang memfasilitasi pertukaran pengalaman dan pengetahuan antara peserta.

“Kegiatan ini sangat penting karena menjadi salah satu program unggulan Laboratorium Terpadu UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon,” ujar H. Rijal Mahdi, Lc., MA, Kepala Pusat Laboratorium Terpadu. “Visi kami adalah menjadi pusat pengembangan kurikulum berbasis praktikum yang menghasilkan proyek kolaboratif mahasiswa, mempersiapkan mereka untuk dunia kerja dengan dukungan teknologi digital.”

Ketua IQLAB Indonesia, Dr. Uki Sukiman, M.Ag, bersama Dr. Muhammad Walidin, M.Hum dari Divisi Kerjasama IQLAB Indonesia, turut menyambut baik kegiatan ini. Menurut mereka, agenda ini sangat bermanfaat dan menarik banyak perhatian dari mahasiswa dan dosen Prodi Bahasa dan Sastra Arab, yang berasal dari 21 perguruan tinggi, baik agama maupun umum, di seluruh Indonesia.

Agenda diseminasi ini tidak hanya meningkatkan pemahaman tentang teknologi penerjemahan tetapi juga memperkuat kolaborasi antara lembaga pendidikan dan instansi pemerintah, dengan tujuan akhir untuk menciptakan generasi penerjemah yang handal dan siap bersaing di era digital.

Jumat, 21 Juni 2024

Dinsos Gelar Rakor Program Keluarga Harapan.(PKH) Kabupaten Cirebon 2024

KABUPATEN CIREBON — Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cirebon, Dra Indra Fitriani MM menghadiri sekaligus membuka Rapat Koordinasi Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Cirebon Tahun 2024 yang bertempat di Sutan Raja Hotel Cirebon, Kamis ( 20/6/24).

Turut hadir para pendamping PKH di Kabupaten Cirebon, serta seluruh peserta rapat koordinasi.

Dalam sambutannya, Fitri–sapaan akrab Kadinsos mengatakan, program keluarga harapan merupakan program andalan dari pemerintah pusat, dalam hal ini Kemensos, untuk mengatasi kemiskinan ekstrem dan keluarga stunting.

“Tujuan diselenggarakannya Rakor Program Keluarga Harapan (PKH) ini adalah untuk membangun koordinasi yang harmonis antarinstansi penyelenggara PKH,” ujar Fitri.

“Sekaligus mencari solusi masalah yang dihadapi dan menyepakati tindak lanjut yang harus dilakukan oleh masing-masing instansi sesuai peran kedudukannya,” sambungnya.

Peran pendamping juga sangat penting, lanjut Fitri, untuk menyukseskan PKH. Karena program perlindungan seperti ini, adalah bagian penting dalam strategi pembangunan perlindungan sosial yang bertujuan mengurangi resiko sosial, meningkatkan kesetaraan, serta mengurangi kemiskinan.

Ia menyebut, dengan adanya rapat koordinasi ini, diharapkan dapat meningkatkan koordinasi instansi terkait penyelenggaraan PKH, sekaligus menjadi ajang untuk membangun sinergitas.

“Saya menginginkan kepada semua pihak atau instansi terkait, untuk memadukan langkah dalam menyelesaikan permasalahan penyelenggaraan PKH, guna memaksimalkan penyelenggaraan PKH, agar dapat disalurkan dengan baik kepada masyarakat ” ungkapnya.

Ia juga mengharapkan, dengan adanya rapat koordinasi ini, dapat memadukan gerak langkah dan sinergitas program semua instansi terkait. Selain itu, dapat menyamakan persepsi dan melahirkan kesepakatan bersama dalam menyelesaikan berbagai permasalahan.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa Program Keluarga Harapan memiliki korelasi langsung dengan tingkat kesejahteraan dan angka kemiskinan masyarakat,” kata Fitri.

“Maka, saya mengingatkan kepada para pendamping sosial, untuk memberikan pendampingan yang maksimal terhadap penyusunan rencana kerja penerima PKH di wilayah dampingannya,” jelasnya.

Ditambahkannya, bahwa yang terpenting dalam PKH ini adalah bagaimana program tersebut mampu memberikan dampak langsung terhadap perubahan sikap dan perilaku masyarakat penerima manfaat, agar menjadi lebih mandiri, sejahtera, dan meningkat taraf hidupnya. (din)