Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 22 Oktober 2024

Pemkab Cirebon Apresiasi Pemusnahan Miras Di Polresta Cirebon

KABUPATEN CIREBON - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon mengapresiasi kegiatan pemusnahan barang bukti minuman keras (miras) hasil kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) dan operasi pekat di wilayah hukum Polresta Cirebon.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Cirebon, Imam Ustadi SSi MSi mewakili Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, hadir dalam acara pemusnahan miras tersebut.

“Pak Pj (Wahyu Mijaya) mendukung pemusnahan barang bukti miras dari hasil KYD dan operasi pekat di wilayah hukum Polresta Cirebon periode September 2024. Semoga ke depan, kegiatan ini berjalan dengan baik,” kata Imam.

Ia menyebut, barang bukti miras yang dimusnahkan itu merupakan kerja keras jajaran Polresta Cirebon dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Imam mengapresiasi Polresta Cirebon, karena sudah memberikan yang terbaik untuk masyarakat Kabupaten Cirebon.

“Salah satu progres pemerintah daerah adalah menciptakan kondisi yang kondusif, aman, nyaman dan damai di Kabupaten Cirebon,” ujarnya.

“Karena itu, Pak Pj selalu bersama kita sebagai pijakan dalam rangka menjalankan seluruh program, dan dapat berjalan dengan baik, sehingga tercipta masyarakat yang sejahtera,” lanjut Imam.

“Jadi, keamanan dan kenyamanan merupakan tanggung jawab bersama. Pemusnahan miras ilegal sebagai wujud komitmen menegakkan hukum dan menjaga kondusifitas Kabupaten Cirebon,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni mengatakan, ribuan botol miras berbagai merek, dan ratusan liter miras tradisional itu berasal dari barang bukti KRYD.

Selain itu, ada juga barang bukti hasil penindakan tindak pidana ringan (tipiring) dari kejaksaan dan pengadilan.

“Jadi, ada 1.678 botol untuk miras berbagai merek. Kemudian, miras tradisional sebanyak 2.213, dan tuak sebanyak 529 liter,” jelasnya.

“Berharap, kegiatan ini mencegah potensi gangguan kamtibmas (keamanan ketertiban masyarakat),” kata Sumarni. (din)

Ratusan Mahasiswa dan Dosen Meriahkan Kegiatan Cyber Ekspo di Halaman Gedung Siber Milik UIN Cirebon

Rektor UIN Syber Cirebon, Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag sat membuka kegiatan Cyber Ekspo. di halaman gedung Syber milik UIN Syber Cirebon.


FOKUS CIREBON, FC- Rektor UIN Siber Cirebon, Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag membuka langsung kegiatan Cyber Ekspo atau Cyber-X yang digelar di gedung Syber yang baru saja diresmikan oleh Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas, pada 17 Oktober 2024. 

Prof Aan mengatakan, kegiatan ini menjadi bagian penting untuk mengenalkan dan mensosialisasikan sekaligus menindaklanjuti rangkaian transformasi digital yang sudah membuat perubahan besar.

Menurut Prof Aan, jejak digital ini, kita mengikuti apa yang disebut dengan peta jalan.  "Ini saya kira yang harus disosialisasikan dan diimplementasikan secara masif karena peta jalan atau roadmap yang kita buat ini akan berakhir tahun 20027," jelas Prof Aan.

Prof Aan menjelaskan, peta jalan ini bukan hanya paradigma cara pandang, tetapi cara pikir, cara bekerja kita untuk transformasi digital. Peta jalan yang pertama adalah struktur digital, yakni pengembangan infrastruktur digital dalam konteks gedung dan isinya, prosedur digital disamping pembangunan gedung cyber juga membuat penguatan infrastruktur jaringan akses internet cepat pelayanan. Ini kata Prof Aan, harus didukung oleh seluruh unit. 

"Termasuk di dalamnya para dosen dan mahasiswa. Digitalisasi ini harus terus tersosialisasikan dengan baik kepada semuanya," pintanya. 

Peta jalan berikutnya adalah kapacity buliding yaitu peningkatan kompetensi dosen, tenaga kependidikan dan juga mahasiswa. Dari sini, kapan kita mulai memikirkan untuk meningkatan kapasitas digital mahasiswa. Apakah semuanya berbasis anggaran ?.

Menurut Prof Aan, bisa by anggaran bisa juga non anggaran. Sehingga kapasity buliding yang kita lakukan yakni peningkatan kompetensi dan penyusunan bahan ajar, modul digital kemudian marketing digital, sosial.media dan lainnya beberapa hal.itu sudah kita lakukan.

"Itu tidak mungkin semuanya dilakukan di tingkat rektorat ya, 100 orang Kajur, Sekjur pimpinan unit itu juga bisa memfasilitasi 5 atau 10 orang mahasiswa secara berantai, karena kita akan bergerak untuk kompetensi digital mahasiswa," paparnya.

Begitu pula diperkuat dengan cara pandang dan cara mahasiswa berorganisasi, juga by digital, ini harus mulai dipikirkan, jadi anak anak itu harus disiapkan kompetensi didgutalnya. Belum lagi nanti kewirausahaan digital, enterpreunership digital, termasuk tenaga kependidikan pun kita berikan. Disamping di TPID dan yang lain memberikan pembekalan-pembekalan. 

Sementara itu, Ketua Pelaksana Cyner-X, Erfan Gazali, M.Si dalam sambutannya menyampaikan, rasa terimakasih atas suport yang diberikan Pak Rektor juga dukungan semua pihak dan para panitia sehingga terselenggaranya kegiatan ini.

Menurutnya, kegiatan Cyber Ekspo atau Cyber-X sebagai rangkaian kegiatan ini diisi dengan berbagai program, salah satunya lomba antar sekolah Madrasah dan Pesantren, juga rangkaian persemian Gedung Syber pada 17 Oktober 2024 oleh Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas

Erfan Gazali, M.Si juga menjelaskan, bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk mengenalkan produk digital yang dimiliki oleh UIN Syekh Nurjati Cirebon yang di dalamnya diikuti oleh 5 fakultas ditambah dengan Stan dari Pascasarjana dan 3 dari unit pendukung seperti salah satunya Perpustakaan UIN Siber Cirebon yang kesemuanya berkaitan dengan digital.

"Ketiga unit pendukung tersebut, pertama PTIPD sebagai pangkalan data kita, kemudian kedua Pusat Inovasi Pembelajaran Digital (PIPD), dan ketiga  perpustakaan," terang Erfan kepada media, Selasa, 22 Oktober 2024.

Kemudian tujuan lainnya adalah sosialisasi tentang layanan digital yang kita miliki dan memperkenalkan juga terkait jurusan Prodi (program studi), fakultas yang ada di kita kepada masyarakat khususnya kepada siswa-siswa di wilayah III Cirebon.

Selain itu lanjutnya, Cyber-X ini diawali dengan lomba antar sekolah madrasah dan pesantren yang semuanya berbasis digital. Dan hari ini merupakan acara puncak sekaligus pengumuman kejuaraannya. 

"Jadi acara ini merupakan kelanjutan atau rangkaian sudah dimulai sejak September 2024 lalu. Kemudian hari ini menjadi acara puncak untuk pengumuman dari lomba antara sekolah Madrasah dan Pesantren," ujarnya. 

Mengenai lomba antar sekolah dan Pesantren ini, kata Erfan bertujuan untuk menjaring para siswa-siswa berprestasi khususnya yang di kelas 12 , di mana nanti tahun depan akan melanjutkan kuliah. 

"Nah untuk mereka, peserta ini akan mendapatkan golden tiket dari kampus kita untuk dia dapat masuk ke kampus kita dan memilih jurusan yang dia inginkan," paparnya.

Erfan kembali menjelaskan, jika kegiatan ini didukung oleh 10 booth (stand), yakni 6 booth dari rekanan bank, dan 4 booth dari UMKM. Dan kegiatan ini dilaksanakan dan diisi oleh seluruh civitas akademik UIN Cyber Cirebon.

Saat ditanya kegiatan apa saja  yang akan diselenggarakan pada kegiatan Cyber-X ini, menurut Erfan terdapat sejumlah program kegiatan,  di antaranya ada Talk Show, seni budaya dan juga  tampilan tari seni oleh mahasiswa kita. Selain itu,  juga ada awording (pemberian hadiah) kepada para pemenang.

Selain itu ada game-games juga konjungsi are kemudian nanti ada on the spot jadi langsung melaksanakan kegiatan seperti wawancara segala macamnya dan kegiatan Cyber-X ini dibuka oleh Rektor langsung. (din)

Pemkab Cirebon Gandeng BBWS Upaya Penanganan dan Antisipasi Banjir Musim.Hujan Tiba

KABUPATEN CIREBON — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah kepala perangkat daerah meninjau kondisi sejumlah sungai di wilayah barat, Selasa (22/10/2024).

Tujuannya untuk mengidentifikasi kebutuhan penanganan dan antisipasi banjir saat musim hujan tiba.

Peninjauan sungai di Desa Bayalangu Kidul dan Jagapura Lor, Kecamatan Gegesik, itu didampingi juga pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung.

Wahyu mengatakan, Pemkab Cirebon bersama BBWS akan melakukan normalisasi sungai. “Insyaallah dengan BBWS akan dilakukan normalisasi, tentunya dengan jadwal yang disesuaikan dengan BBWS,” ujarnya.

“Tetapi, kami berharap, tidak hanya dilakukan pemerintah daerah atau pusat saja, tetapi bersama-sama dengan masyarakat juga,” kata Wahyu usai meninjau sejumlah sungai di wilayah barat Kabupaten Cirebon.

“Jadi, antisipasi banjir bukan hanya kewenangan kami, tapi kebersamaan. Tadi juga, kuwu (kepala desa) sama-sama sudah menunjukkan sungai-sungai yang perlu dilakukan normalisasi,” ucap Wahyu menambahkan.

Ia menyebut, Kecamatan Gegesik memiliki pertanian yang luas. Sehingga, lanjut dia, ketika banjir dampaknya menyasar di kawasan permukiman dan persawahan.

“Ini dampaknya ke hasil panen. Jadi perlu kita antisipasi,” tukasnya.

Senada disampaikan Kepala BBWS Cimanuk-Cisanggarung, Dwi Agus Kuncoro, BBWS bakal berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Cirebon untuk melakukan normalisasi sungai di wilayah barat.

“Kami nanti koordinasi dengan PUTR untuk alat berat. Mungkin nanti dilakukan di tiga titik sesuai dengan kondisi,” katanya.

Sementara itu, DPRD Kabupaten Cirebon berharap upaya yang dilakukan Pemkab Cirebon bisa mengurai persoalan banjir yang terjadi setiap tahun.

Ketua sementara DPRD Kabupaten Cirebon, Rudiana pun mengapresiasi upaya Pj Bupati Wahyu Mijaya, yang terjun langsung untuk mengantisipasi banjir melalui normalisasi sungai.

“Apa yang dilakukan Pak Pj (Wahyu Mijaya) ini, tentunya akan jadi perhatian tentang masalah-masalah yang ada di masyarakat, terutama terkait penanggulangan banjir,” ucap Rudiana.

“Apalagi di bulan depan, kan intensitas hujan tinggi. Kita berharap ke depan tidak ada kejadian banjir, setidaknya mengurangi,” singkatnya. (Ara)

Hari Santri 2024 'Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan'

CIREBON, FC - Sivitas akademika UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang juga dikenal sebagai Cyber Islamic University (CIU), melaksanakan upacara Hari Santri di halaman Gedung Rektorat. 

Acara ini merupakan puncak dari rangkaian peringatan Hari Santri 2024 yang mengusung tema “Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan,” sesuai dengan Surat Edaran Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 04 Tahun 2024 tentang Panduan Pelaksanaan Peringatan Hari Santri.

Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag, yang bertindak sebagai inspektur upacara. 

Dalam pidatonya, Prof. Aan Jaelani membacakan sambutan Menteri Agama RI, yang menekankan pentingnya mengenang jasa para santri yang telah berjuang dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

“Hari Santri yang kita peringati setiap tanggal 22 Oktober adalah momentum untuk mengenang dan meneladani para santri yang berperan penting dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia,” ungkap Prof. Aan.

Sambutan tersebut juga mengingatkan tentang sejarah penting Resolusi Jihad yang dikeluarkan oleh Hadratus Syekh Kiai Haji Hasyim Asyari pada 22 Oktober 1945, yang membakar semangat perlawanan santri dan masyarakat dalam mempertahankan kemerdekaan. 

Peristiwa tersebut menjadi pijakan bagi peringatan Hari Santri yang kini terus diperingati dengan penuh semangat oleh berbagai kalangan, termasuk UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Tema “Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan” dipilih sebagai bentuk penegasan bahwa santri masa kini memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan perjuangan para pendahulu. 

Prof. Aan Jaelani menegaskan bahwa santri tidak hanya berperan dalam menjaga nilai-nilai luhur bangsa, tetapi juga harus menjadi agen perubahan yang berkontribusi pada masa depan bangsa, terutama dalam menghadapi tantangan globalisasi dan kemajuan teknologi.

Dalam pidato tersebut, Rektor juga menekankan bahwa peringatan Hari Santri tidak hanya milik pesantren dan santri, melainkan seluruh elemen bangsa. 

“Hari Santri adalah milik semua golongan yang mencintai bangsa ini. Oleh karena itu, kita semua diajak untuk merayakan dan memaknai Hari Santri dengan semangat perjuangan dan persatuan.”

Upacara diikuti dengan khidmat oleh seluruh sivitas akademika UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, termasuk para dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan. 

Acara ini diakhiri dengan pembacaan doa untuk para pahlawan, ulama, dan santri yang telah berjuang demi kemerdekaan dan kemaslahatan bangsa.

Dengan semangat Hari Santri, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berharap dapat terus melahirkan generasi santri yang cerdas, berilmu, dan berintegritas tinggi, serta mampu merengkuh masa depan dengan membawa Indonesia menuju kemajuan yang lebih gemilang. (din)

Pemkab Cirebon Ajak Santri Harus Berperan Aktif di Era Modern

 

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon mengajak para santri untuk terus melanjutkan perjuangan dengan berperan aktif dalam menghadapi tantangan zaman modern.

Ajakan ini disampaikan oleh Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, dalam sambutannya saat memimpin upacara peringatan Hari Santri 2024 di Kabupaten Cirebon, Selasa (22/10/2024).

Dalam sambutannya, Pj Bupati Cirebon menyampaikan pesan dari Menteri Agama RI, yang menekankan pentingnya para santri memahami peran mereka dalam pembangunan bangsa.

“Santri masa kini harus berjuang melawan kebodohan dan kemunduran, bukan lagi dengan senjata, melainkan dengan pena dan teknologi,” ujar Wahyu.

Ia menjelaskan, peran santri dalam sejarah perjuangan bangsa tidak hanya terbatas pada masa kemerdekaan, tetapi juga harus berlanjut di era modern.

Santri, menurutnya, tidak boleh lengah dan harus terus menimba ilmu pengetahuan untuk dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Wahyu menegaskan, ilmu pengetahuan dan teknologi adalah kunci bagi santri untuk memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan Indonesia.

“Santri harus mampu menguasai teknologi yang terus berkembang dan memanfaatkannya untuk kesejahteraan umat serta kemajuan bangsa,” tuturnya.

Wahyu juga menekankan, perjuangan santri tidak boleh berhenti hanya pada menjaga nilai-nilai tradisi, tetapi juga harus mengantisipasi perubahan di masa depan.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan semangat masa lalu. Perjuangan harus disesuaikan dengan tantangan zaman yang terus berubah,” katanya.

Lebih lanjut, Wahyu mengingatkan, bahwa santri memiliki tanggung jawab besar untuk meneruskan warisan para pendahulu, terutama dalam menjaga keutuhan bangsa dan persatuan nasional.

Santri, lanjut dia, harus menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan.

Selain itu, Wahyu menyampaikan bahwa tema Hari Santri 2024, “Menyambung Juang, Merengkuh Masa Depan,” sangat relevan dengan kondisi saat ini.

Tema ini, katanya, mengandung pesan penting bahwa santri harus berperan aktif dalam menciptakan masa depan yang lebih baik bagi Indonesia.

“Santri memiliki peran penting dalam menciptakan masa depan bangsa. Oleh karena itu, saya berharap, agar semangat perjuangan yang diwariskan para ulama terus dipegang teguh oleh santri di seluruh Indonesia,” tegasnya.

Ia menyebutkan, perjuangan para santri pada masa lalu, seperti peristiwa Resolusi Jihad 1945, harus dijadikan inspirasi oleh generasi santri saat ini.

Ia menilai, semangat tersebut perlu diterjemahkan dalam konteks masa kini, yakni dengan membangun kecerdasan dan keahlian.

Di akhir sambutannya, Wahyu mengajak seluruh santri untuk meningkatkan rasa percaya diri dan berani mengambil peran lebih besar dalam berbagai bidang kehidupan.

“Nilai-nilai perjuangan santri adalah milik kita semua, mari kita rayakan bersama dan ambil bagian dalam menjaga warisan luhur ini,” tutupnya. (Ara)

Senin, 21 Oktober 2024

Warga Apresiasi Kerja Kuwu Desa Sampiran KH. Sujito Yang Aktif Turun ke Masyarakat

KH.Sujito, Kuwu Sampiran


KAB CIREBON, FC – Kuwu Desa Sampiran, KH. Sujito, terus menunjukkan dedikasinya dalam membangun desa dan menggerakkan pembangunan dari bawah. Sosoknya kini diapresiasi warga atas kinerja yang dilakukannya sebagai Kuwu Sampiran.

Sebelum pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (MusrenbangDes) dan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes), KH. Sujito kerap turun langsung ke lapangan, mengawasi, serta berinteraksi dengan masyarakat untuk memastikan bahwa pembangunan yang dilakukan sesuai dengan kebutuhan warga.

Menurut Bambang, salah satu tokoh masyarakat Desa Sampiran, KH. Sujito selalu meluangkan waktu untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. 

“Pak Kuwu sangat peduli. Beliau tidak hanya berbicara di atas kertas, tapi turun langsung ke masyarakat, memastikan setiap program pembangunan tepat sasaran,” ujar Bambang.

Keterlibatan langsung KH. Sujito ini membuat warga semakin merasa dekat dan percaya bahwa aspirasi mereka benar-benar didengar. 

"Beliau tak segan hadir di acara-acara sosial kemasyarakatan, mulai dari gotong royong hingga kegiatan keagamaan, semua disempatkan. Itu yang membuat beliau begitu dihormati," tambah Bambang.

Pendekatan ini juga diakui sebagai salah satu faktor kunci kesuksesan Desa Sampiran dalam menyusun program-program yang relevan dan bermanfaat. KH. Sujito tidak hanya berperan sebagai pemimpin administratif, tetapi juga sebagai tokoh masyarakat yang aktif mendorong kebersamaan dan partisipasi aktif warga dalam pembangunan desa.

Kegiatan-kegiatan seperti ini semakin memperkuat hubungan antara pemerintah desa dan masyarakat, menjadikan Desa Sampiran sebagai salah satu desa yang tumbuh pesat dengan partisipasi masyarakat yang tinggi.

Sikap KH. Sujito yang rajin turun ke lapangan dan aktif dalam kegiatan sosial, diakui sebagai teladan kepemimpinan desa yang mengedepankan kerja nyata dan kepedulian terhadap warganya. (din)









Jumat, 18 Oktober 2024

Pj Bupati Cirebon Apresiasi Gerakan 1.000 Paket Sembako TNI/Polri

KABUPATEN CIREBON - Pj Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya mengapresiasi kegiatan bakti sosial yang digelar oleh TNI/Polri pada Jumat (18/10/2024).

Ribuan paket sembako dibagikan kepada masyarajat kurang mampu guna mendukung program pemerintah.

Ia menyampaikan, pada kegiatan bakti sosial ini terdapat 1.000 paket sembako yang dibagikan oleh TNI/Polri yang tersebar diseluruh wilayah Kabupaten Cirebon.

“Langkah upaya ini adalah bagian tanggung jawab bersama sebagai satu kesatuan yang sinergis dalam membangun Kabupaten Cirebon,” terangnya.

Sejumlah yayasan panti asuhan pun tidak luput menjadi sasaran dalam pendistribusian paket sembako tersebut. Salah satunya Yayasan Beringin Bhakti yang ada di Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.

“Kami hari ini, dari Forkopimda formasi lengkap, punya kesempatan berkunjung ke salah satu panti asuhan. Saya sangat terharu, tadi melihat semangat anak-anak yang ada di panti asuhan ini,” jelasnya.

Dirinya hadir disini secara bersama-sama, menitipkan pesan kepada anak-anak, harus memiliki cita-cita, apalagi pekerjaan hari ini bukan hanya pekerja formal.

Banyak pekerjaan diluar formal, dengan kelebihan yang dimiliki, harus bisa menyusun strategi untuk mencapai cita-cita.

“Insyaallah jika memiliki keyakinan yang kuat, maka allah akan mengabulkan dari apa yang di cita-citakan,” ungkap Wahyu.

Sementara itu, Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni SIK SH MH menyampaikan, kegiatan serupa juga dilaksanakan serentak di 27 Polsek jajaran Polresta Cirebon.

Dalam rangkaian bakti sosial tersebut, sebanyak 1.000 paket sembako yang berisi beras, minyak goreng, telur ayam, susu, dan lainnya dibagikan kepada masyarakat Kabupaten Cirebon.

“Sebanyak 1.000 paket bantuan sosial berupa sembako yang dibagikan kepada masyarakat dalam bakti sosial sinergitas,” ujar Sumarni.

“Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka berbagi kebahagiaan dengan masyarakat Kabupaten Cirebon, juga berbagi keceriaan dengan anak anak disabilitas di yayasan Beringin Bakti,” sambungnya.

Ia mengatakan, jajaran Polresta Cirebon juga siap bekerja sama dengan berbagai pihak untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Menurutnya, langkah terbaik untuk membantu masyarakat ialah bersinergi dan berkolaborasi dengan berbagai elemen.

“Seperti halnya dalam kegiatan ini, kami bekerja sama dengan jajaran Forkopimda, dan para donatur lainnya untuk menyalurkan bantuan paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.

“Semoga bantuan yang diberikan juga bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (Ara)

Kamis, 17 Oktober 2024

Menag RI 'Melaunching' UIN Siber Cirebon Sebagai Kampus Digital Pertama di PTKIN Indonesia

FOKUS CIREBON, FC - Diresmikannya UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon yang dikenal dengan sebutan Cyber Islamic University, oleh Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas, memberikan rasa bangga dan bahagian bagi seluruh civitas akademika UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Kamis, 17 Oktober 2024. Launching ini menjadikan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menjadi kampus digital pertama di PTKIN Indonesia.

Peresmian yang dilangsungkan di Gedung Siber, lantai 8, Jalan Kandang Perahu, Kota Cirebon ini, dihadiri Dirjen Pendis Kemenag Prof Dr H Abu Rokhmad, Direktur Pendis Prof Ahmad Zainul Hamdi, para Staf Ahli, Staf Khusus dan Tenaga ahli, serta Pj Walikota Cirebon dan tamu undangan lainnya.

Menteri Agama, Yaqut saat memberikan sambutan menyatakan bahwa kehadiran UIN Siber Cirebon ini dapat memberi kemudahan akses Pendidikan Tinggi bagi santri dan guru madrasah.

Peresmian ini tentu menjadi momen bersejarah bagi transformasi kelembagaan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, di mana PTKIN satu-satunya di Ciayumajakuning ini telah paripurna bertransformasi dari IAIN menjadi Universitas Islam Negeri (UIN).

Dengan keberadaan universitas Siber ini, kata Yaqut, siapa pun bisa sekolah di sini dan tidak harus datang dan tidak harus biaya banyak dan tetap bisa melanjutkan studinya dengan cara-cara yang lebih murah, maka lahir UIN Siber Syekh Nurjati.

"Pak Rektor sudah menyampaikan kemajuan-kemajuan yang sudah dicapai dan saya minta tidak berhenti sampai disitu karena digital itu lebih cepat dari kita berfikir. Saya meyakini suatu saat nanti jika ini dilakukan serius, ke depan UIN Siber ini akan menjadi pilihan utama bagi anak anak kita," terangnya.

Sementara menurut Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag pada sambutannya,  pihaknya bersyukur jika hati ini sudah dilangsungkan peresmian gedung SBSN atau Siber, pendidikan jarak jauh. Gedung Siber ini diperuntukan untuk penyelenggaraan pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat, khususnya penyelenggaran universitas berbasis Siber atau digital.

Ini sesuai dengan keputusan Menteri Agama No 860 tahun 2022 bahwa IAIN sudah dipilih menjadi pilot projek universitas siber. Ini pun kemudian di dorong sekaligus berubah bertransformasi dari IAIN ke UIN dan itu sudah ditetapkan sesuai Peraturan Presiden RI No 60 tahun 2024, tanggal 21 Mei 2024 tentang UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Dari regulasi tersebut ini negasi dari Kementerian Agama, khususnya Gusmen adalah pertama universitas Siber menyelenggarakan pendidikan di garda terdepan yang berparadigma pendidikan berbasis teknologi.

Ini diharapkan menjadi frontir advokasi penyelenggaraan, penyediaan pendidikan Islam secara terbuka yang bisa diakses oleh seluruh masyarakat di mana saja dan kapan saja.

Yang kedua melakukan inovasi pengetahuan dan pembelajaran untuk menginisiasi beragam materi atau konten pembelajaran yang dibuat dalam bentuk multimedia digital.

"Ini untuk mendukung percepatan pembelajaran bagi para mahasiswa yang secara mudah memperoleh materi dan konten pembelajaran yang disesuaikan dengan perkembangan teknologi terkini," ucapnya.

Yang ketiga adalah menyelenggarakan pendidikan jarak jauh untuk jalur akademik vokasi dan profesi. Tahun ini baru diselenggarakan untuk jalur pendidikan akademik dengan memiliki 6 program studi pendidikan jarak jauh.

Seluruh program studi pendidikan jarak jauh ini membuka peluang bagi seluruh warga negara indonesia, khususnya sebagaimana disampaikan oleh Menteri Agara RI khususnya madrasah para santri di manapun berada yang memiliki keterbatasan waktu, keterbatasan akses dan biaya sehingga bisa belajar di mana saja, termasuk bagi kelompok warga negara yang berada di daerah 3T itu dapat mengakses, dapat belajar, mereka masih tetap dapat bekerja dan sekaligus kuliah dengan nyaman, karena perkuliahan full dilaksanakan secara online.

Begitupun diinisiasi untuk membuka peluang kepada seluruh warga Indonesia yang ada di luar negeri, yang mungkin bekerja, yang kemudian berkesempatan untuk kuliah di luar negeri karena pembelajarannya dilakukan secara full online. (din)

Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas Resmikan Gedung Siber UIN Cirebon

 

Menteri Agama RI, resmikan Gedung Siber UIN Syekh Nurjati Cirebon 


FOKUS CIREBON, FC - Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas meresmikan Gedung Siber Islamic University dan Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Nurjati Cirebon, Kamis, 17 Oktober 2024. Peresmian berlangsung di ruang Auditorium Gedung Siber IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 

Dalam peresmian tersebut, hadir Pj Walikota Cirebon, Dirjen Pendis RI, Kasubdit, para Kepala Biro, Kakanwil Propinsi Jawa Barat, para Kepala Kantor Kementerian Agama di wilayah III Cirebon, guru besar, dosen dan tamu undangan lainnya.

Menteri Agama, Yaqut dalam sambutannya mengungkapkan bahwa sejak diberi amanah oleh Presiden untuk memimpin Kementerian Agama, langkah pertama yang diambilnya adalah “belanja masalah”, yakni mengidentifikasi berbagai tantangan di lapangan. 

Dari belanja masalah tersebut, salah satu masalah mendasar yang ditemui adalah keterbatasan akses pendidikan tinggi yang dirasakan oleh para santri di pesantren dan guru-guru madrasah.

Sehingga UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai bagian dari upaya meningkatkan akses pendidikan tinggi yang murah dan berkualitas bagi para santri dan guru madrasah. 

Menurut Yaqut, peresmian gedung baru ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan mewujudkan cita-cita pendidikan yang inklusif dan terjangkau, khususnya bagi komunitas pesantren yang sering kali menghadapi keterbatasan biaya dan akses pendidikan.

Yaqut juga menyampaikan bahwa untuk menjawab masalah tersebut, lahirlah gagasan tentang UIN Siber Syekh Nurjati. Universitas ini dirancang untuk menjadi solusi bagi para santri dan guru madrasah yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi tanpa harus meninggalkan aktivitas mengajar atau terbebani oleh biaya yang besar.

“Kami ingin menciptakan universitas di mana siapapun bisa sekolah tanpa harus datang ke kampus, tanpa biaya yang besar, namun tetap mendapatkan kualitas pendidikan yang baik. Ini adalah perjuangan selama empat tahun untuk merealisasikan gagasan UIN Siber ini,” tambahnya.

Kemajuan yang Telah Dicapai dan Harapan ke Depan

Menteri agama, Yaqut juga memaparkan berbagai kemajuan yang telah dicapai oleh universitas tersebut. Gedung baru yang representatif, fasilitas digital yang canggih, serta program pendidikan yang inklusif menjadi bukti nyata perkembangan universitas ini.

“Saya yakin, ke depan, UIN Siber akan menjadi pilihan utama bagi anak-anak kita yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi, terutama bagi santri dan guru madrasah. Saya minta kualitas harus tetap ditingkatkan dan jangan hanya puas dengan peresmian ini,” tegas Menteri Agama.

Yaqut juga menekankan bahwa selain program studi keagamaan, UIN Siber harus mengembangkan program-program vokasi yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja. “Prodi vokasi juga penting, jangan hanya fokus pada studi keagamaan. Saya berharap UIN Siber bisa menjadi universitas yang lengkap dan fleksibel,” imbuhnya.

Mengakhiri sambutannya, Menteri Agama menyampaikan harapannya agar perjuangan ini terus dikawal, khususnya oleh Dirjen Pendidikan Islam yang kini menjabat sebagai Sekjen Kemenag. “Gedung ini sudah menghabiskan anggaran 100 miliar, jadi tolong dikawal terus agar cita-cita kita bisa terwujud,” tutupnya dengan penuh harap.

Peresmian ini bukan hanya simbol kemajuan, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam upaya pemerataan akses pendidikan tinggi bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama bagi mereka yang berada di lingkungan pesantren dan madrasah. (din)

Rabu, 16 Oktober 2024

Rektor UIN Siber Cirebon Kirim Delegasi Workshop Nasional Campus Waste Solution UI Green Metric 2024 di Mataram

Dua delegasi UIN Siber Cirebon : H. Mohamad Arifin, S.Pd.I, Pranata Humas Ahli Muda, dan Oktavianus Bere, S.Sos., Pranata Humas Ahli Pertama.


MATARAM, FC – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag, mendelegasikan dua Pranata Humas (JFT Prahum) untuk menghadiri Workshop Nasional Campus Waste Solution UI Green Metric 2024, yang akan berlangsung dari Senin hingga Kamis, 14-17 Oktober 2024 di Universitas Islam Negeri Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Dalam pernyataannya, Prof. Aan menekankan pentingnya kegiatan ini dalam mendukung upaya UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon untuk menerapkan solusi ramah lingkungan di kampus. 

“Kegiatan ini sangat penting bagi universitas untuk menyerap ilmu dan strategi terkait pengelolaan sampah kampus. Kami berharap, kedua delegasi yang kami kirim dapat membawa pulang pengetahuan yang dapat langsung diterapkan di kampus kami,” ujar Prof. Aan.

Dua Pranata Humas yang didelegasikan adalah H. Mohamad Arifin, S.Pd.I., Pranata Humas Ahli Muda, dan Oktavianus Bere, S.Sos, Pranata Humas Ahli Pertama. 

Keduanya merupakan garda terdepan dalam bidang dokumentasi, publikasi, dan kehumasan di UIN Siber Cirebon, yang bertugas mem-branding dan mempublikasikan seluruh kegiatan kampus. Prof. Aan menambahkan.

H. Mohamad Arifin menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam workshop ini tidak hanya berfokus pada penanganan sampah kampus, tetapi juga pada upaya membangun citra UIN Siber Cirebon sebagai kampus yang peduli lingkungan. 

“Misi kami adalah membawa solusi inovatif terkait pengelolaan sampah, yang tidak hanya berdampak bagi lingkungan kampus, tetapi juga menciptakan kesadaran di kalangan sivitas akademika mengenai pentingnya keberlanjutan dan pelestarian lingkungan,” ujarnya.

Workshop Nasional Campus Waste Solution UI Green Metric 2024 menjadi bagian dari upaya besar perguruan tinggi di Indonesia dalam mencapai standar keberlanjutan global melalui program UI Green Metric. 

UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, dengan keikutsertaannya, berkomitmen untuk turut serta dalam memajukan inisiatif hijau dan ramah lingkungan di dunia pendidikan tinggi. (din)