Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 25 Oktober 2024

Pj Bupati Cirebon Hadiri Acara Pisah Sambut Kepala ATR/BPN Kabupaten Cirebon

KABUPATEN CIREBON — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, menghadiri acara Pisah-Sambut Kepala Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Cirebon yang berlangsung di Swiss Bell Hotel Cirebon, Kamis (24/10/2024).

Acara ini menjadi momentum penting untuk mengapresiasi kontribusi Hesekiel Sijabat ST yang telah memimpin Kantor ATR/BPN Kabupaten Cirebon, sekaligus menyambut kehadiran Kepala ATR/BPN Kabupaten Cirebon yang baru, Agha Setia Putra Ekasaptadi SH.

Dalam sambutannya, Wahyu Mijaya menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada Hesekiel Sijabat atas dedikasinya selama 19 bulan bertugas.

“Kami berterima kasih kepada Bapak Hesekiel Sijabat atas kepemimpinan dan kontribusinya dalam memajukan Kabupaten Cirebon, terutama dalam sektor pertanahan,” ujarnya.

Selama masa kepemimpinan tersebut, berbagai capaian berhasil diraih, termasuk realisasi penerbitan sertifikat untuk 56 ribu bidang tanah pada tahun lalu.

Wahyu berharap, target tahun depan bisa dicapai atau bahkan melebihinya. Ia juga memberikan selamat kepada Agha Setia Putra Ekasaptadi yang kini resmi menjabat sebagai Kepala ATR/BPN Kabupaten Cirebon.

“Semoga beliau cepat beradaptasi dan kita bersama bisa membawa kemajuan lebih baik untuk Kabupaten Cirebon,” kata Wahyu.

Hesekiel Sijabat, dalam pidato perpisahannya, menyampaikan rasa syukur atas pencapaiannya selama bertugas sejak Maret 2023.

Ia menyoroti pentingnya kerja sama dengan berbagai pihak untuk mencapai target penerbitan puluhan ribu sertifikat tanah, yang menjadi program prioritas di Kabupaten Cirebon.

“Dengan koordinasi dan dukungan bersama, program ini berhasil kami laksanakan,” ucapnya.

Sementara itu, Agha Setia Putra Ekasaptadi, yang baru seminggu bertugas di Cirebon, mengakui tantangan yang dihadapi cukup kompleks.

Menurutnya, kolaborasi dan sinergi antar lembaga sangat penting untuk menghadapi tugas-tugas yang berat di bidang pertanahan.

“Kolaborasi erat antar lembaga menjadi kunci untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada,” ujarnya.

Acara pisah-sambut ini diakhiri dengan harapan, agar program strategis di bidang pertanahan dapat terus berjalan dan memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat Kabupaten Cirebon. (din)

Dr. H. Edy Setyawan, Lc, MA, Di Ajang Internasional Angkat Kearifan Lokal Cirebon


KUALA LUMPUR, FC - Dekan Fakultas Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Edy Setyawan, Lc, MA, di ajang internasional dengan menjadi salah satu pemateri pada konferensi besar bertajuk “Global and Local Issues of Islamic Law and Family Law in Southeast Asia.” Konferensi yang digelar dalam kolaborasi antara jurnal Samarah, jurnal El-Usrah, Fakulti Pengajian Islam Universiti Kebangsaan Malaysia, dan UIN Ar-Raniry ini merupakan agenda ilmiah bergengsi di bidang hukum keluarga Islam dan hukum Islam di Asia Tenggara. Jum’at, (25/10/2024).

Konferensi yang berlangsung dalam dua sesi, yaitu SICOIFL 3 (Third Samarah International Conference on Islamic Family Law and Islamic Law) dan El-USRAH ICON 1 (The First El-Usrah International Conference), diikuti oleh pakar-pakar hukum Islam dan akademisi dari berbagai negara. 

Dalam kesempatan ini, Dr. Edy Setyawan mengangkat tema menarik tentang kearifan lokal di wilayah Cirebon, dengan judul, “Practice of Pre-Death Property Distribution among Muslim Communities in Cirebon from the Perspective of Islamic Law and Legal System” atau “Praktik Pembagian Harta Sebelum Meninggal di Kalangan Komunitas Muslim Cirebon dalam Perspektif Hukum Islam dan Legal System.”

Dr. Edy membahas bagaimana masyarakat Muslim di Cirebon menerapkan praktik pembagian harta sebelum kematian sebagai bentuk kearifan lokal yang unik. Praktik ini, menurutnya, bukan hanya bertujuan menghindari konflik dalam keluarga setelah pewaris meninggal dunia, tetapi juga memupuk keharmonisan dalam keluarga sesuai ajaran Islam. 

Beliau juga menekankan bagaimana aspek-aspek ini dipandang dari perspektif hukum Islam yang dinamis serta bagaimana hal tersebut selaras dengan hukum positif di Indonesia.

Partisipasi Dr. Edy Setyawan dalam konferensi internasional ini mencerminkan komitmen Fakultas Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang dikenal sebagai Cyber Islamic University (CIU), dalam mendukung internasionalisasi ilmu dan pengembangan kajian hukum Islam yang kontekstual serta relevan dengan tantangan lokal. 

Turut hadir dalam sesi ini para akademisi dari berbagai negara yang memberikan apresiasi terhadap analisis Dr. Edy, khususnya dalam memperkenalkan dimensi kearifan lokal Cirebon yang jarang diangkat di level internasional.

Konferensi internasional ini diharapkan dapat mempererat kerja sama antar universitas di Asia Tenggara dalam menggali berbagai isu kontemporer hukum Islam yang kaya akan perspektif lokal dan global.

Kamis, 24 Oktober 2024

Pj Walikota Cirebon : Memiliki Andil Besar, Kemitraan Media Dengan Pemkot Akan Lebih Dikuatkan

Awak Media pada acara silaturrahmi 


CIREBON, FC – Penjabat (Pj) Walikota Cirebon menggelar pertemuan silaturahmi dengan para awak media pada Kamis, 24 Oktober 2024. Pertemuan yang berlangsung dengan penuh keakraban ini dihadiri oleh sejumlah jurnalis dari berbagai media di wilayah Cirebon, baik media cetak, elektronik, maupun media online.

Dalam kegiatan ini hadir Pj Walikota Cirebon, Sekda, Asisten, Kabag Umum, Dan Lanal, Kepala OJK dan sejumlah pejabat lainnya.

Dalam perbincangan hangat dengan media, Pj Walikota Cirebon menyampaikan apresiasi atas peran penting media dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat serta berkontribusi dalam pengawasan dan transparansi kebijakan pemerintah. Menurutnya, media memiliki andil besar dalam menjaga kestabilan informasi dan membangun citra positif kota Cirebon. 

"Kita berharap, dengan adanya silaturahmi ini, bisa terbangun sinergi dan komunikasi yang lebih erat antara pemerintah dan insan media, khususnya dalam mendukung pembangunan dan pelayanan publik yang lebih baik di Kota Cirebon," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, awak media menyampaikan sejumlah harapan dan aspirasi kepada Pj Walikota. Salah satu harapan utama yang diutarakan adalah terjalinnya hubungan kemitraan yang lebih baik antara media dengan seluruh dinas, instansi, serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kota Cirebon.

Para jurnalis menekankan pentingnya keterbukaan informasi dari pihak pemerintah daerah agar masyarakat lebih mudah memahami perkembangan program-program yang dijalankan.

“Kami berharap, ke depan ada akses yang lebih terbuka untuk mendapatkan informasi dari dinas-dinas, instansi, dan BUMD. Dengan begitu, media bisa berperan lebih maksimal dalam memberikan informasi yang akurat dan transparan kepada masyarakat,” ujar salah satu perwakilan jurnalis.

Menanggapi hal tersebut, Pj Walikota Cirebon berjanji untuk mendukung terciptanya hubungan yang lebih erat dan profesional antara pemerintah dan media. Ia menegaskan akan mendorong seluruh jajaran di lingkup pemerintah daerah agar lebih terbuka dan kooperatif dengan media.

"Kami akan melakukan koordinasi agar ke depan seluruh dinas, instansi, dan BUMD di Kota Cirebon dapat lebih responsif dalam menyampaikan informasi publik. Ini sejalan dengan komitmen kita bersama untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," tutup Pj Walikota.

Pertemuan silaturahmi ini diakhiri dengan foto bersama dan obrolan santai antara Pj Walikota, pejabat pemerintah, dan para awak media, yang semakin memperkuat ikatan kemitraan dalam membangun Kota Cirebon yang lebih maju dan transparan di masa mendatang. (din)

Warga dan Tokoh Masyarakat Padati Acara Acara Tawasul dan Istigosah Kubro


CIREBON, FC – Kampung Wanacala RT 05 RW 08, Kelurahan Harjamukti, Kota Cirebon, berlangsung acara Haul di Situs Karomah Pangeran Surya Negara. Acara yang penuh khidmat ini dihadiri oleh warga setempat serta para peziarah, Kamis, 24 Oktober 2024.

Acara dimulai dengan kegiatan tawasulan dan doa istigasah kubro yang dipimpin oleh para tokoh agama dan sesepuh daerah. Dalam kesempatan tersebut, Rd. Lili Alida selaku juru kunci situs berperan penting dalam memandu rangkaian doa serta memberikan keterangan mengenai pentingnya pelestarian situs keramat ini.

Acara haul ini menjadi momentum spiritual bagi masyarakat setempat untuk mengenang jasa-jasa Pangeran Surya Negara yang dikenal sebagai salah satu tokoh penyebar agama Islam di Cirebon. Selain itu, haul ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi para peziarah dan masyarakat sekitar.

Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya acara serta kekhusyukan dalam menjalani rangkaian ibadah, yang diikuti dengan lantunan zikir dan doa bersama. Acara ini diharapkan dapat terus berlangsung secara rutin, sebagai upaya menjaga tradisi dan nilai-nilai spiritual yang telah diwariskan turun temurun.

Pangeran Surya Negara sendiri dikenal sebagai salah satu tokoh yang memiliki karomah luar biasa, sehingga situs ini sering dikunjungi oleh masyarakat untuk berziarah dan memohon berkah.

Bambang HS, selalu tokoh agama setempat juga menyatakan, kegiatan haul ini dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat dan aparat pemerintah, baik TNI, Polri maupun para tokoh agama. 

"Kegiatan haul ini sebagai bentuk ungkapan rasa syukur kita kepada Allah SWT dan mencari keberkahan. Kegiatan ini sangat diminati masyarakat apalagi Pangeran Surya Negara dikenal sebagai salah satu tokoh yang memiliki karomah luar biasa,' terang Bambang. (din)

Kota Cirebon Masuk Empat Besar Verifikasi Penilaian Germas, Upaya Menuju Gaya Hidup Sehat

CIREBON – Pemerintah Kota Cirebon masuk dalam empat besar verifikasi penilaian lapangan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Ketiga kota lainnya adalah Kabupaten Subang, Kota Bandung, Kota Tasikmalaya.

Pj Wali Kota Cirebon, Drs H Agus Mulyadi MSi menerima langsung tim verifikasi penilaian lapangan Germas dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat di Ruang Prabayaksa Gedung Sekretariat Daerah Kota Cirebon, Kamis (24/10/2024).

“Tahun ini, Kota Cirebon patut merasa bangga karena termasuk dalam 4 dari 27 kabupaten/kota terbaik di Jawa Barat yang telah mengimplementasikan Germas,” ujarnya.

Pj Wali Kota mengatakan, Pemerintah Kota Cirebon memandang strategis Germas untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang gaya hidup sehat dalam upaya di bawah payung aksi promotif dan preventif serta menurunkan faktor risiko utama penyakit menular dan tidak menular.

“Hari ini, Indonesia secara umum telah mengalami perubahan pola penyakit atau yang sering disebut transisi epidemiologi. Ditandai dengan meningkatnya kematian dan kesakitan akibat penyakit tidak menular seperti stroke, jantung, kanker, dan lainnya,” jelasnya.

Untuk diketahui, Kota Cirebon telah melaksanakan Germas sejak tahun 2017. Dimulai dengan penggalangan komitmen dan kegiatan-kegiatan yang mendukung 5 kluster Germas, diantaranya peningkatan aktivitas fisik, penguatan edukasi dan perilaku hidup sehat, penyediaan pangan sehat dan percepatan perbaikan gizi, peningkatan kualitas lingkungan, dan peningkatan pencegahan dan deteksi dini penyakit.

Pj Wali Kota berharap kehadiran tim juri yang akan menilai sekaligus mengevaluasi implementasi Germas di Kota Cirebon melalui verifikasi lapangan ke RW 04 Kebon Benteng Tengah, Kelurahan Kesenden, Kecamatan Kejaksan, dapat menyaksikan secara riil implementasi Germas di Kota Cirebon.

“Dengan harapan dari verifikasi ini dapat memberikan nilai yang baik untuk Kota Cirebon dan menjadikan Kota Cirebon sebagai Kota Germas terbaik di Jawa Barat,” harapnya.

Sementara itu, tim verifikasi yang dipimpin Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Provinsi Jawa Barat drg Ema Rahmawati MKM mengucapkan selamat dan memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Cirebon yang telah berhasil masuk dalam nominasi verifikasi penilaian lapangan serta menjadi salah satu dari empat besar 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat.

Ia menjelaskan, verifikasi penilaian lapangan Germas ini bertujuan untuk memperkuatkan keterlibatan yang sinergis seluruh perangkat daerah.

“Keterlibatan ini sangat penting untuk memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Dalam konteks ini, peran aktif semua elemen pemerintah, mulai dari pusat hingga daerah, sangat diperlukan untuk mewujudkan visi kesehatan yang lebih baik,” jelasnya.

Keberlanjutan pelaksanaan program ini, kata Ema, di tingkat kabupaten dan kota menjadi tantangan yang perlu dihadapi secara bersama-sama, mengingat bahwa kesehatan masyarakat tidak hanya bergantung pada sektor kesehatan saja, tetapi juga pada faktor sosial, ekonomi, dan lingkungan.

“Pemerintah juga menetapkan transformasi layanan kesehatan dengan fokus pada Germas, yang menitikberatkan pada aspek promotif dan preventif. Ini merupakan langkah strategis dalam pembangunan kesehatan masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan mencegah penyakit,” tuturnya.

Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dan berpartisipasi aktif dalam program-program yang mendukung gaya hidup sehat.

Kementerian Agama RI Gandeng Kominfo Gelar Munaqosah Verifikasi Jabatan Fungsional Pranata Humas

JAKARTA, FC - Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), menggelar kegiatan Verifikasi dan Validasi Faktual atas usulan kebutuhan Jabatan Fungsional Pranata Humas (JFT Prahum) di lingkungan Kementerian Agama RI. 

Kegiatan ini berlangsung mulai 22 hingga 25 Oktober 2024 di Hotel Novotel Gajah Mada, Jakarta, dan saat ini telah memasuki babak akhir atau munaqosah.

Kegiatan ini merupakan langkah penting dalam upaya meningkatkan dan mengembangkan karir fungsional Pranata Humas di berbagai satuan kerja (satker) PTKIN se-Indonesia. 

Sebagai peserta munaqosah, diambil perwakilan dari berbagai institusi, termasuk dua STAIN, tiga IAIN, dan empat UIN. Berikut adalah daftar lengkap peserta:

1. Ahmad Akbar, M.Pd./ Masnur,S.Sos – STAIN Majene

2. Luluk Fatimah, M.Pd./ Marta Saputra, S.E – STAIN Sultan Abdurrahman Siddik Kepri

3. Mustajab, M.Pd.  – IAIN Madura

4. Metta Aquarista, S.Pd./ Normasari,S.Sos – IAIN Palangka Raya

5. Komarul Hadi IAIN Bangka Belitung

6. Hanna Mairita, S.Pi./ Andriyani, S.Si – UIN Syarif Kasim Riau

7. Dra. RTM. Maharani,M.M/ Wahyu Santoso, S.M. – UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

8. Ely Faozatun Ni’mah, S.Ag, MM. / Fahmi Jauhari, SE. M.Si. – UIN Walisongo Semarang

9. H. Mohamad Arifin, S.Pd.I., M.Pd.I. / Bekti Sugiyono, S.Kom. – UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Salah satu delegasi, H. Mohamad Arifin, S.Pd.I., M.Pd.I., Pranata Humas Ahli Muda dari UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang dikenal juga sebagai Cyber Islamic University (CIU), menyampaikan pentingnya kegiatan ini dalam konteks karir Pranata Humas di lingkungan Kementerian Agama.

 "Amanat yang kami emban sungguh berat, tetapi ini merupakan ikhtiar penting untuk mempertahankan usulan yang telah diajukan oleh satker PTKIN se-Indonesia. Harapan kami adalah kegiatan ini dapat membuahkan hasil yang maksimal, sehingga formasi JFT Prahum di berbagai tingkatan dapat direalisasikan," ujar Arifin.

Arifin juga mengungkapkan apresiasi kepada Akhmad Fauzin, S.Ag., M.Si., Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Data, dan Informasi, serta Moh. Khoeron, S.Ag., M.A., Kepala Bagian Strategi Komunikasi dan Hubungan Kelembagaan, yang telah menginisiasi kegiatan ini bersama tim dari Kominfo. 

"Ini bukan hanya soal karir pribadi, tetapi juga tentang masa depan generasi penerus Pranata Humas di lingkungan PTKIN," tambahnya.

Kegiatan Verifikasi dan Validasi Faktual ini merupakan bagian dari langkah strategis Kementerian Agama dan Kominfo untuk memformalkan berbagai tingkatan dalam Jabatan Fungsional Pranata Humas, mulai dari Tingkat Terampil, Tingkat Pertama, Tingkat Ahli Muda, hingga Tingkat Ahli Madya. 

Dengan kolaborasi ini, diharapkan karir Pranata Humas di Kementerian Agama dapat berkembang lebih optimal di era digitalisasi dan modernisasi komunikasi publik.

Rabu, 23 Oktober 2024

Pemkab Bersama Polresta Cirebon Berikan Makanan Bergizi Gratis Di Sekolah Terpencil

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon bersama Polresta Cirebon memberikan Makanan Bergizi Gratis (MBG) kepada para siswa SDN 3 Cipanas yang berlokasi di Kampung Pagar Gunung, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Rabu (23/10/2024).

Sekadar diketahui, Kampung Pagar Gunung merupakan daerah yang langsung berbatasan dengan Kabupaten Majalengka.

Oleh karena itu, program ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan dan kesehatan anak-anak di wilayah terpencil.

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, turut hadir dalam kegiatan ini. Ia menyampaikan, bahwa pemberian makanan bergizi gratis merupakan inisiatif Polresta Cirebon sekaligus mendukung program nasional.

“Kami berkunjung langsung ke SDN 3 Cipanas dan membagikan makanan bergizi kepada para siswa. Selain itu, saya juga memberikan motivasi, agar anak-anak semakin terbuka wawasan dan semangatnya,” ujar Wahyu usai kegiatan.

Wahyu berharap, meski hanya memiliki 64 siswa, anak-anak di SD tersebut tetap dapat berprestasi dan tidak merasa tertinggal dibandingkan dengan sekolah lain.

Ia melanjutkan, program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi berbagai pihak untuk lebih memperhatikan sekolah-sekolah di wilayah terpencil.

“Kami ingin memastikan bahwa semua anak, di manapun mereka berada, memiliki hak yang sama untuk menerima gizi dan pendidikan yang baik,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni mengungkapkan alasan pemilihan SDN 3 Cipanas, karena lokasinya yang berada di perbatasan Kabupaten Cirebon dengan Majalengka.

“Sekolah ini merupakan salah satu sekolah terpencil di Kabupaten Cirebon, berada di wilayah paling ujung dan sulit dijangkau,” ujar Sumarni.

Pemberian MBG ini juga selaras dengan program pemerintah pusat untuk meningkatkan gizi anak-anak sekolah untuk mencapai generasi emas 2045.

“Menu yang kami berikan cukup lengkap, mulai dari nasi, daging teriyaki, telur bulat, sayuran, buah jeruk, susu, puding, hingga air mineral,” tukasnya.

“Harapannya, ini bisa memotivasi mereka, agar kelak menjadi anak-anak yang sukses,” imbuhnya. (din)

Selasa, 22 Oktober 2024

Pemkab Cirebon Apresiasi Pemusnahan Miras Di Polresta Cirebon

KABUPATEN CIREBON - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon mengapresiasi kegiatan pemusnahan barang bukti minuman keras (miras) hasil kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) dan operasi pekat di wilayah hukum Polresta Cirebon.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Cirebon, Imam Ustadi SSi MSi mewakili Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, hadir dalam acara pemusnahan miras tersebut.

“Pak Pj (Wahyu Mijaya) mendukung pemusnahan barang bukti miras dari hasil KYD dan operasi pekat di wilayah hukum Polresta Cirebon periode September 2024. Semoga ke depan, kegiatan ini berjalan dengan baik,” kata Imam.

Ia menyebut, barang bukti miras yang dimusnahkan itu merupakan kerja keras jajaran Polresta Cirebon dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Imam mengapresiasi Polresta Cirebon, karena sudah memberikan yang terbaik untuk masyarakat Kabupaten Cirebon.

“Salah satu progres pemerintah daerah adalah menciptakan kondisi yang kondusif, aman, nyaman dan damai di Kabupaten Cirebon,” ujarnya.

“Karena itu, Pak Pj selalu bersama kita sebagai pijakan dalam rangka menjalankan seluruh program, dan dapat berjalan dengan baik, sehingga tercipta masyarakat yang sejahtera,” lanjut Imam.

“Jadi, keamanan dan kenyamanan merupakan tanggung jawab bersama. Pemusnahan miras ilegal sebagai wujud komitmen menegakkan hukum dan menjaga kondusifitas Kabupaten Cirebon,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni mengatakan, ribuan botol miras berbagai merek, dan ratusan liter miras tradisional itu berasal dari barang bukti KRYD.

Selain itu, ada juga barang bukti hasil penindakan tindak pidana ringan (tipiring) dari kejaksaan dan pengadilan.

“Jadi, ada 1.678 botol untuk miras berbagai merek. Kemudian, miras tradisional sebanyak 2.213, dan tuak sebanyak 529 liter,” jelasnya.

“Berharap, kegiatan ini mencegah potensi gangguan kamtibmas (keamanan ketertiban masyarakat),” kata Sumarni. (din)

Ratusan Mahasiswa dan Dosen Meriahkan Kegiatan Cyber Ekspo di Halaman Gedung Siber Milik UIN Cirebon

Rektor UIN Syber Cirebon, Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag sat membuka kegiatan Cyber Ekspo. di halaman gedung Syber milik UIN Syber Cirebon.


FOKUS CIREBON, FC- Rektor UIN Siber Cirebon, Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag membuka langsung kegiatan Cyber Ekspo atau Cyber-X yang digelar di gedung Syber yang baru saja diresmikan oleh Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas, pada 17 Oktober 2024. 

Prof Aan mengatakan, kegiatan ini menjadi bagian penting untuk mengenalkan dan mensosialisasikan sekaligus menindaklanjuti rangkaian transformasi digital yang sudah membuat perubahan besar.

Menurut Prof Aan, jejak digital ini, kita mengikuti apa yang disebut dengan peta jalan.  "Ini saya kira yang harus disosialisasikan dan diimplementasikan secara masif karena peta jalan atau roadmap yang kita buat ini akan berakhir tahun 20027," jelas Prof Aan.

Prof Aan menjelaskan, peta jalan ini bukan hanya paradigma cara pandang, tetapi cara pikir, cara bekerja kita untuk transformasi digital. Peta jalan yang pertama adalah struktur digital, yakni pengembangan infrastruktur digital dalam konteks gedung dan isinya, prosedur digital disamping pembangunan gedung cyber juga membuat penguatan infrastruktur jaringan akses internet cepat pelayanan. Ini kata Prof Aan, harus didukung oleh seluruh unit. 

"Termasuk di dalamnya para dosen dan mahasiswa. Digitalisasi ini harus terus tersosialisasikan dengan baik kepada semuanya," pintanya. 

Peta jalan berikutnya adalah kapacity buliding yaitu peningkatan kompetensi dosen, tenaga kependidikan dan juga mahasiswa. Dari sini, kapan kita mulai memikirkan untuk meningkatan kapasitas digital mahasiswa. Apakah semuanya berbasis anggaran ?.

Menurut Prof Aan, bisa by anggaran bisa juga non anggaran. Sehingga kapasity buliding yang kita lakukan yakni peningkatan kompetensi dan penyusunan bahan ajar, modul digital kemudian marketing digital, sosial.media dan lainnya beberapa hal.itu sudah kita lakukan.

"Itu tidak mungkin semuanya dilakukan di tingkat rektorat ya, 100 orang Kajur, Sekjur pimpinan unit itu juga bisa memfasilitasi 5 atau 10 orang mahasiswa secara berantai, karena kita akan bergerak untuk kompetensi digital mahasiswa," paparnya.

Begitu pula diperkuat dengan cara pandang dan cara mahasiswa berorganisasi, juga by digital, ini harus mulai dipikirkan, jadi anak anak itu harus disiapkan kompetensi didgutalnya. Belum lagi nanti kewirausahaan digital, enterpreunership digital, termasuk tenaga kependidikan pun kita berikan. Disamping di TPID dan yang lain memberikan pembekalan-pembekalan. 

Sementara itu, Ketua Pelaksana Cyner-X, Erfan Gazali, M.Si dalam sambutannya menyampaikan, rasa terimakasih atas suport yang diberikan Pak Rektor juga dukungan semua pihak dan para panitia sehingga terselenggaranya kegiatan ini.

Menurutnya, kegiatan Cyber Ekspo atau Cyber-X sebagai rangkaian kegiatan ini diisi dengan berbagai program, salah satunya lomba antar sekolah Madrasah dan Pesantren, juga rangkaian persemian Gedung Syber pada 17 Oktober 2024 oleh Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas

Erfan Gazali, M.Si juga menjelaskan, bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk mengenalkan produk digital yang dimiliki oleh UIN Syekh Nurjati Cirebon yang di dalamnya diikuti oleh 5 fakultas ditambah dengan Stan dari Pascasarjana dan 3 dari unit pendukung seperti salah satunya Perpustakaan UIN Siber Cirebon yang kesemuanya berkaitan dengan digital.

"Ketiga unit pendukung tersebut, pertama PTIPD sebagai pangkalan data kita, kemudian kedua Pusat Inovasi Pembelajaran Digital (PIPD), dan ketiga  perpustakaan," terang Erfan kepada media, Selasa, 22 Oktober 2024.

Kemudian tujuan lainnya adalah sosialisasi tentang layanan digital yang kita miliki dan memperkenalkan juga terkait jurusan Prodi (program studi), fakultas yang ada di kita kepada masyarakat khususnya kepada siswa-siswa di wilayah III Cirebon.

Selain itu lanjutnya, Cyber-X ini diawali dengan lomba antar sekolah madrasah dan pesantren yang semuanya berbasis digital. Dan hari ini merupakan acara puncak sekaligus pengumuman kejuaraannya. 

"Jadi acara ini merupakan kelanjutan atau rangkaian sudah dimulai sejak September 2024 lalu. Kemudian hari ini menjadi acara puncak untuk pengumuman dari lomba antara sekolah Madrasah dan Pesantren," ujarnya. 

Mengenai lomba antar sekolah dan Pesantren ini, kata Erfan bertujuan untuk menjaring para siswa-siswa berprestasi khususnya yang di kelas 12 , di mana nanti tahun depan akan melanjutkan kuliah. 

"Nah untuk mereka, peserta ini akan mendapatkan golden tiket dari kampus kita untuk dia dapat masuk ke kampus kita dan memilih jurusan yang dia inginkan," paparnya.

Erfan kembali menjelaskan, jika kegiatan ini didukung oleh 10 booth (stand), yakni 6 booth dari rekanan bank, dan 4 booth dari UMKM. Dan kegiatan ini dilaksanakan dan diisi oleh seluruh civitas akademik UIN Cyber Cirebon.

Saat ditanya kegiatan apa saja  yang akan diselenggarakan pada kegiatan Cyber-X ini, menurut Erfan terdapat sejumlah program kegiatan,  di antaranya ada Talk Show, seni budaya dan juga  tampilan tari seni oleh mahasiswa kita. Selain itu,  juga ada awording (pemberian hadiah) kepada para pemenang.

Selain itu ada game-games juga konjungsi are kemudian nanti ada on the spot jadi langsung melaksanakan kegiatan seperti wawancara segala macamnya dan kegiatan Cyber-X ini dibuka oleh Rektor langsung. (din)

Pemkab Cirebon Gandeng BBWS Upaya Penanganan dan Antisipasi Banjir Musim.Hujan Tiba

KABUPATEN CIREBON — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah kepala perangkat daerah meninjau kondisi sejumlah sungai di wilayah barat, Selasa (22/10/2024).

Tujuannya untuk mengidentifikasi kebutuhan penanganan dan antisipasi banjir saat musim hujan tiba.

Peninjauan sungai di Desa Bayalangu Kidul dan Jagapura Lor, Kecamatan Gegesik, itu didampingi juga pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung.

Wahyu mengatakan, Pemkab Cirebon bersama BBWS akan melakukan normalisasi sungai. “Insyaallah dengan BBWS akan dilakukan normalisasi, tentunya dengan jadwal yang disesuaikan dengan BBWS,” ujarnya.

“Tetapi, kami berharap, tidak hanya dilakukan pemerintah daerah atau pusat saja, tetapi bersama-sama dengan masyarakat juga,” kata Wahyu usai meninjau sejumlah sungai di wilayah barat Kabupaten Cirebon.

“Jadi, antisipasi banjir bukan hanya kewenangan kami, tapi kebersamaan. Tadi juga, kuwu (kepala desa) sama-sama sudah menunjukkan sungai-sungai yang perlu dilakukan normalisasi,” ucap Wahyu menambahkan.

Ia menyebut, Kecamatan Gegesik memiliki pertanian yang luas. Sehingga, lanjut dia, ketika banjir dampaknya menyasar di kawasan permukiman dan persawahan.

“Ini dampaknya ke hasil panen. Jadi perlu kita antisipasi,” tukasnya.

Senada disampaikan Kepala BBWS Cimanuk-Cisanggarung, Dwi Agus Kuncoro, BBWS bakal berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Cirebon untuk melakukan normalisasi sungai di wilayah barat.

“Kami nanti koordinasi dengan PUTR untuk alat berat. Mungkin nanti dilakukan di tiga titik sesuai dengan kondisi,” katanya.

Sementara itu, DPRD Kabupaten Cirebon berharap upaya yang dilakukan Pemkab Cirebon bisa mengurai persoalan banjir yang terjadi setiap tahun.

Ketua sementara DPRD Kabupaten Cirebon, Rudiana pun mengapresiasi upaya Pj Bupati Wahyu Mijaya, yang terjun langsung untuk mengantisipasi banjir melalui normalisasi sungai.

“Apa yang dilakukan Pak Pj (Wahyu Mijaya) ini, tentunya akan jadi perhatian tentang masalah-masalah yang ada di masyarakat, terutama terkait penanggulangan banjir,” ucap Rudiana.

“Apalagi di bulan depan, kan intensitas hujan tinggi. Kita berharap ke depan tidak ada kejadian banjir, setidaknya mengurangi,” singkatnya. (Ara)

Hari Santri 2024 'Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan'

CIREBON, FC - Sivitas akademika UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang juga dikenal sebagai Cyber Islamic University (CIU), melaksanakan upacara Hari Santri di halaman Gedung Rektorat. 

Acara ini merupakan puncak dari rangkaian peringatan Hari Santri 2024 yang mengusung tema “Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan,” sesuai dengan Surat Edaran Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 04 Tahun 2024 tentang Panduan Pelaksanaan Peringatan Hari Santri.

Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag, yang bertindak sebagai inspektur upacara. 

Dalam pidatonya, Prof. Aan Jaelani membacakan sambutan Menteri Agama RI, yang menekankan pentingnya mengenang jasa para santri yang telah berjuang dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

“Hari Santri yang kita peringati setiap tanggal 22 Oktober adalah momentum untuk mengenang dan meneladani para santri yang berperan penting dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia,” ungkap Prof. Aan.

Sambutan tersebut juga mengingatkan tentang sejarah penting Resolusi Jihad yang dikeluarkan oleh Hadratus Syekh Kiai Haji Hasyim Asyari pada 22 Oktober 1945, yang membakar semangat perlawanan santri dan masyarakat dalam mempertahankan kemerdekaan. 

Peristiwa tersebut menjadi pijakan bagi peringatan Hari Santri yang kini terus diperingati dengan penuh semangat oleh berbagai kalangan, termasuk UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Tema “Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan” dipilih sebagai bentuk penegasan bahwa santri masa kini memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan perjuangan para pendahulu. 

Prof. Aan Jaelani menegaskan bahwa santri tidak hanya berperan dalam menjaga nilai-nilai luhur bangsa, tetapi juga harus menjadi agen perubahan yang berkontribusi pada masa depan bangsa, terutama dalam menghadapi tantangan globalisasi dan kemajuan teknologi.

Dalam pidato tersebut, Rektor juga menekankan bahwa peringatan Hari Santri tidak hanya milik pesantren dan santri, melainkan seluruh elemen bangsa. 

“Hari Santri adalah milik semua golongan yang mencintai bangsa ini. Oleh karena itu, kita semua diajak untuk merayakan dan memaknai Hari Santri dengan semangat perjuangan dan persatuan.”

Upacara diikuti dengan khidmat oleh seluruh sivitas akademika UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, termasuk para dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan. 

Acara ini diakhiri dengan pembacaan doa untuk para pahlawan, ulama, dan santri yang telah berjuang demi kemerdekaan dan kemaslahatan bangsa.

Dengan semangat Hari Santri, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berharap dapat terus melahirkan generasi santri yang cerdas, berilmu, dan berintegritas tinggi, serta mampu merengkuh masa depan dengan membawa Indonesia menuju kemajuan yang lebih gemilang. (din)

Pemkab Cirebon Ajak Santri Harus Berperan Aktif di Era Modern

 

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon mengajak para santri untuk terus melanjutkan perjuangan dengan berperan aktif dalam menghadapi tantangan zaman modern.

Ajakan ini disampaikan oleh Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, dalam sambutannya saat memimpin upacara peringatan Hari Santri 2024 di Kabupaten Cirebon, Selasa (22/10/2024).

Dalam sambutannya, Pj Bupati Cirebon menyampaikan pesan dari Menteri Agama RI, yang menekankan pentingnya para santri memahami peran mereka dalam pembangunan bangsa.

“Santri masa kini harus berjuang melawan kebodohan dan kemunduran, bukan lagi dengan senjata, melainkan dengan pena dan teknologi,” ujar Wahyu.

Ia menjelaskan, peran santri dalam sejarah perjuangan bangsa tidak hanya terbatas pada masa kemerdekaan, tetapi juga harus berlanjut di era modern.

Santri, menurutnya, tidak boleh lengah dan harus terus menimba ilmu pengetahuan untuk dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Wahyu menegaskan, ilmu pengetahuan dan teknologi adalah kunci bagi santri untuk memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan Indonesia.

“Santri harus mampu menguasai teknologi yang terus berkembang dan memanfaatkannya untuk kesejahteraan umat serta kemajuan bangsa,” tuturnya.

Wahyu juga menekankan, perjuangan santri tidak boleh berhenti hanya pada menjaga nilai-nilai tradisi, tetapi juga harus mengantisipasi perubahan di masa depan.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan semangat masa lalu. Perjuangan harus disesuaikan dengan tantangan zaman yang terus berubah,” katanya.

Lebih lanjut, Wahyu mengingatkan, bahwa santri memiliki tanggung jawab besar untuk meneruskan warisan para pendahulu, terutama dalam menjaga keutuhan bangsa dan persatuan nasional.

Santri, lanjut dia, harus menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan.

Selain itu, Wahyu menyampaikan bahwa tema Hari Santri 2024, “Menyambung Juang, Merengkuh Masa Depan,” sangat relevan dengan kondisi saat ini.

Tema ini, katanya, mengandung pesan penting bahwa santri harus berperan aktif dalam menciptakan masa depan yang lebih baik bagi Indonesia.

“Santri memiliki peran penting dalam menciptakan masa depan bangsa. Oleh karena itu, saya berharap, agar semangat perjuangan yang diwariskan para ulama terus dipegang teguh oleh santri di seluruh Indonesia,” tegasnya.

Ia menyebutkan, perjuangan para santri pada masa lalu, seperti peristiwa Resolusi Jihad 1945, harus dijadikan inspirasi oleh generasi santri saat ini.

Ia menilai, semangat tersebut perlu diterjemahkan dalam konteks masa kini, yakni dengan membangun kecerdasan dan keahlian.

Di akhir sambutannya, Wahyu mengajak seluruh santri untuk meningkatkan rasa percaya diri dan berani mengambil peran lebih besar dalam berbagai bidang kehidupan.

“Nilai-nilai perjuangan santri adalah milik kita semua, mari kita rayakan bersama dan ambil bagian dalam menjaga warisan luhur ini,” tutupnya. (Ara)

Senin, 21 Oktober 2024

Warga Apresiasi Kerja Kuwu Desa Sampiran KH. Sujito Yang Aktif Turun ke Masyarakat

KH.Sujito, Kuwu Sampiran


KAB CIREBON, FC – Kuwu Desa Sampiran, KH. Sujito, terus menunjukkan dedikasinya dalam membangun desa dan menggerakkan pembangunan dari bawah. Sosoknya kini diapresiasi warga atas kinerja yang dilakukannya sebagai Kuwu Sampiran.

Sebelum pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (MusrenbangDes) dan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes), KH. Sujito kerap turun langsung ke lapangan, mengawasi, serta berinteraksi dengan masyarakat untuk memastikan bahwa pembangunan yang dilakukan sesuai dengan kebutuhan warga.

Menurut Bambang, salah satu tokoh masyarakat Desa Sampiran, KH. Sujito selalu meluangkan waktu untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. 

“Pak Kuwu sangat peduli. Beliau tidak hanya berbicara di atas kertas, tapi turun langsung ke masyarakat, memastikan setiap program pembangunan tepat sasaran,” ujar Bambang.

Keterlibatan langsung KH. Sujito ini membuat warga semakin merasa dekat dan percaya bahwa aspirasi mereka benar-benar didengar. 

"Beliau tak segan hadir di acara-acara sosial kemasyarakatan, mulai dari gotong royong hingga kegiatan keagamaan, semua disempatkan. Itu yang membuat beliau begitu dihormati," tambah Bambang.

Pendekatan ini juga diakui sebagai salah satu faktor kunci kesuksesan Desa Sampiran dalam menyusun program-program yang relevan dan bermanfaat. KH. Sujito tidak hanya berperan sebagai pemimpin administratif, tetapi juga sebagai tokoh masyarakat yang aktif mendorong kebersamaan dan partisipasi aktif warga dalam pembangunan desa.

Kegiatan-kegiatan seperti ini semakin memperkuat hubungan antara pemerintah desa dan masyarakat, menjadikan Desa Sampiran sebagai salah satu desa yang tumbuh pesat dengan partisipasi masyarakat yang tinggi.

Sikap KH. Sujito yang rajin turun ke lapangan dan aktif dalam kegiatan sosial, diakui sebagai teladan kepemimpinan desa yang mengedepankan kerja nyata dan kepedulian terhadap warganya. (din)