Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 04 Januari 2025

Pemkab Cirebon Tindaklanjuti Keluhan Warga Desa Luwung Kencana

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon bergerak cepat menanggapi aksi satir warga Desa Luwung Kencana, Kecamatan Susukan, yang menyoroti kondisi jalan rusak dengan menanam pohon pisang dan memasang tanda sindiran di tengah jalan.

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, langsung turun ke lokasi bersama jajaran Forkopimda pada Sabtu (4/1/2025).

“Kami segera menindaklanjuti keluhan warga ini. Hari ini, kami bersama Kapolresta, Ketua DPRD, dan unsur Forkopimda lainnya meninjau langsung kondisi jalan. Perbaikan akan dilakukan secara bertahap,” ujar Wahyu.

Sebagai langkah awal, pemerintah akan melakukan perataan jalan dengan material sirtu (pasir dan batu) untuk menutup lubang dan mengatasi genangan air. Tahapan ini dijadwalkan dimulai pada Senin pekan depan.

“Ini supaya tidak ada lagi lubang-lubang yang tergenang air,” tukasnya.

Namun, perbaikan permanen berupa pengaspalan atau betonisasi membutuhkan waktu lebih lama, karena harus melalui proses lelang terlebih dahulu.

Selanjutnya, tutur Wahyu, revitalisasi permanen akan dilaksanakan melalui mekanisme lelang proyek yang ditargetkan mulai pada Maret 2025.

“Kami menyadari perbaikan ini tidak bisa selesai secara instan, tetapi beberapa titik prioritas akan kami tangani tahun ini. Kami mohon dukungan dan kesabaran masyarakat,” tambahnya.

Ia menegaskan, Pemkab Cirebon berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas infrastruktur, demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat.

Wahyu mengajak warga untuk bersama-sama mendukung upaya ini, agar prosesnya berjalan lancar dan tepat sasaran.

Ia juga meminta masyarakat untuk bersabar dan tetap menjaga kondusifitas selama proses perbaikan berlangsung.

“Mari kita sama-sama menjaga wilayah ini, dan mohon bersabar, karena ada beberapa tahapan prosedur yang harus dilakukan,” ungkap Wahyu.

Langkah cepat Pemkab Cirebon ini menjadi bukti nyata respons pemerintah daerah dalam menanggapi aspirasi masyarakat dan memperbaiki kondisi infrastruktur yang menjadi kebutuhan bersama. (din)

Tim ABDIMAS LP2M UIN Siber Cirebon Dorong Digitalisasi UMKM : Kolaborasi Gen Z dan Praktisi Usaha dalam Program Inkubator Bisnis

CIREBON, FC - Tim ABDIMAS LP2M UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang juga dikenal sebagai Cyber Islamic University (CIU), kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Cirebon melalui program inovatif bertajuk “Inkubator Bisnis Bersama Gen Z dan Praktisi Usaha UMKM.” 

Program ini terdiri dari tiga tahapan utama: sosialisasi, Focus Group Discussion (FGD), dan diseminasi, yang dilaksanakan secara kolaboratif dengan melibatkan mahasiswa, wirausaha muda, dan pelaku UMKM lokal. Minggu, (04/01/2025).

Tahapan Program: Sosialisasi, FGD, dan Diseminasi

Tahap sosialisasi diawali dengan kunjungan ke berbagai lokasi UMKM di wilayah Kota Cirebon untuk memperkenalkan program ini. Selanjutnya, tiga sesi FGD digelar dengan pendekatan berbeda:

1. FGD 1 melibatkan para pelaku UMKM untuk mengidentifikasi tantangan utama dalam pengelolaan usaha mereka.

2. FGD 2 dilakukan bersama mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai mentor teknologi.

3. FGD 3 dilaksanakan di Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUMPP) Kota Cirebon.

Sebagai puncaknya, kegiatan diseminasi digelar pada Minggu (4/1/2025) di Balai Desa Karyamulya dan beberapa tempat UMKM, dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk mahasiswa, wirausaha muda, dan pelaku usaha lokal.

Program ini dirancang untuk menjawab tantangan era digitalisasi yang memerlukan strategi pemasaran inovatif bagi UMKM agar mampu bersaing di pasar global. Kolaborasi antara Generasi Z yang memiliki kepekaan tinggi terhadap teknologi digital dengan praktisi bisnis berpengalaman menjadi langkah strategis dalam menciptakan ekosistem bisnis yang praktis dan saling mendukung.

Mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berperan sebagai mentor teknologi, membantu pelaku UMKM mengatasi kendala teknis. Praktisi bisnis lokal, di sisi lain, memberikan wawasan berbasis pengalaman untuk membantu UMKM mencapai target mereka.

Kegiatan utama meliputi pelatihan digital marketing, termasuk penggunaan marketplace, iklan di media sosial (Meta Ads), serta strategi pemasaran lainnya. Pelatihan ini dipandu oleh para ahli, termasuk Alif Ringga Persada, S.Si., M.Pd., Diana Djuwita, M.M., dan Haulah Nakhwatunnisa, SE., M.Si., dari tim ABDIMAS LP2M UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Selain pelatihan, program ini juga menyediakan pendampingan selama tiga bulan. Mahasiswa akan mendampingi pelaku UMKM dalam implementasi strategi digital yang telah diajarkan, membantu mereka menghadapi tantangan nyata di lapangan.

Program ini mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah setempat. Kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan SDM lokal dan menekan tingkat pengangguran di Desa Karyamulya. 

Partisipasi masyarakat juga menjadi kunci keberhasilan program ini, dengan keterlibatan aktif dalam berbagai kegiatan pelatihan dan pendampingan.

Inisiatif ini sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam aspek peningkatan kualitas ekonomi lokal. Dengan memahami dan mengimplementasikan digitalisasi, pelaku UMKM di Karyamulya dapat memperluas jangkauan pemasaran, meningkatkan pengelolaan bisnis, dan mengatasi kendala utama seperti kurangnya akses teknologi dan minimnya pelatihan relevan.

Melalui program ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon membuktikan perannya sebagai agen perubahan. Pendekatan inovatif yang memadukan teknologi dengan kolaborasi lintas generasi diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi pengembangan UMKM lokal dan menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera. (Aisyah)

Jumat, 03 Januari 2025

Resmi Dilepas, 610 Mahasiswa UIN Siber Cirebon Siap Menuju Generasi Emas di Dunia Kerja

CIREBON, FC – Dalam semangat Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon, resmi melepas 610 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Perbankan Islam (FEBI) untuk menjalani program magang selama enam bulan. 

Acara pelepasan yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh para peserta magang, Dekan FEBI, dan Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Jum’at, (03/01/2025).

Mahasiswa dari empat jurusan, yaitu Perbankan Syariah, Akuntansi Syariah, Ekonomi Syariah, dan Pariwisata Syariah, akan mengikuti program ini mulai Januari hingga Juni 2025. Program magang ini bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa di dunia kerja, baik di sektor usaha maupun industri, sebagai bagian integral dari kurikulum FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Dr. H. Didi Sukardi, Dekan Fakultas Ekonomi dan Perbankan Islam, dalam sambutannya menyampaikan optimisme terhadap program ini. 

“Kami berharap program magang ini menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang telah mereka peroleh di kampus. Selain itu, ini adalah kesempatan emas bagi mereka untuk mengembangkan soft skills dan hard skills yang relevan di dunia kerja, serta memperluas jaringan profesional,” ujarnya.

Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag, turut memberikan motivasi kepada para mahasiswa peserta magang. “Ini adalah langkah nyata kami dalam mempersiapkan lulusan yang unggul dan kompetitif. Magang ini akan menjadi pengalaman tak ternilai yang mempersiapkan kalian untuk menghadapi tantangan dunia kerja,” tegasnya.

Rektor juga berpesan agar para mahasiswa menjaga sikap profesional, berdisiplin, dan membawa nama baik almamater. “Ingat, keberhasilan kalian di tempat magang tidak hanya mencerminkan kualitas diri, tetapi juga membawa citra positif bagi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon,” tambahnya.

Program magang ini menempatkan mahasiswa di berbagai perusahaan dan lembaga sesuai dengan bidang studinya. Dengan pengalaman praktis ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berharap dapat menghasilkan lulusan yang lebih siap kerja dan memiliki daya saing global.

Para mahasiswa, dengan semangat tinggi, menyatakan kesiapan mereka untuk terjun langsung ke dunia kerja. Program ini juga diharapkan dapat memperkuat hubungan antara UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dengan dunia usaha dan industri, menciptakan sinergi yang saling menguntungkan.

Melalui program ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus membuktikan komitmennya untuk memberikan pendidikan yang berorientasi pada kebutuhan dunia kerja, sesuai dengan visi Merdeka Belajar Kampus Merdeka. (Nur)

UIN Siber Cirebon Resmikan Ruang Kelas Internasional, Wujudkan Pendidikan Berstandar Global

CIREBON, FC Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA) Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Nurjati Cirebon resmi membuka ruang kelas internasional di Gedung O Fakultas. Peresmian ini menjadi tonggak baru dalam upaya universitas untuk mencapai pendidikan berkualitas dan berstandar internasional. 

Acara yang digelar pada Jumat (03/01/2025) ini dihadiri oleh Rektor UIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag, beserta jajaran wakil rektor, dekan, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa.

Dalam sambutannya, Rektor UIN Syekh Nurjati, Prof. Aan Jaelani, menekankan pentingnya langkah ini dalam mendukung visi internasionalisasi kampus. "Fakultas Ushuluddin dan Adab menjadi pionir dalam pelayanan akademik berbasis digital dan berstandar internasional di universitas ini," ujarnya. Ia juga mengajak fakultas lain untuk menjadikan ini sebagai inspirasi dalam pengembangan sarana akademik yang berorientasi global.

“Ini bukan hanya untuk generasi saat ini, tetapi juga untuk masa depan UIN Syekh Nurjati di kancah global,” tambahnya.

Dekan FUA, Dr. H. Anwar Sanusi, M.Ag, menegaskan bahwa fasilitas ini adalah wujud nyata komitmen fakultas dalam mendukung program universitas. “Ruang kelas internasional ini adalah langkah besar bagi FUA untuk bersiap menghadapi tantangan global, baik dalam pengajaran maupun kolaborasi internasional,” kata Anwar.

Wakil Dekan FUA, Wakhid Nassruddin, Ph.D., menambahkan bahwa fasilitas ini dirancang untuk menciptakan suasana belajar yang kondusif dan mendukung internasionalisasi program akademik. "Kami ingin ruang kelas ini menjadi jendela dunia, tempat mahasiswa dapat mengembangkan wawasan dan kompetensi mereka," ujarnya.

Ketua Tim Pengembangan Sarana dan Prasarana FUA, Hasyim, SE, M.Ak, menjelaskan bahwa peresmian ini adalah awal dari berbagai rencana pengembangan lainnya. “Dalam waktu dekat, fasilitas akan dilengkapi dengan teknologi terkini untuk mendukung pembelajaran berbasis digital,” jelasnya.

Dengan adanya ruang kelas internasional ini, Fakultas Ushuluddin dan Adab UIN Syekh Nurjati Cirebon menunjukkan dedikasinya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan. Langkah ini juga mencerminkan komitmen universitas dalam menghadapi tantangan globalisasi di dunia pendidikan.

Peresmian ini menjadi momentum penting bagi UIN Syekh Nurjati untuk mengukuhkan posisinya sebagai perguruan tinggi Islam terkemuka di Indonesia yang berorientasi pada pendidikan global. (Nur)

Peringati Hari Amal Bakti, Pj Wali Kota Serukan Kerukunan Umat dan Jauhi Pinjol dan Judol

CIREBON – Pj Wali Kota Cirebon, Drs H Agus Mulyadi MSi menjadi inspektur upacara Hari Amal Bakti ke 79 di MAN 1 Kota Cirebon, Jumat (3/12/2025). Hadir juga Pj Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Dr H Iing Daiman SIP MSi, jajaran Kementerian Agama Kota Cirebon dan unsur terkait.

Pada kesempatan tersebut, Pj Wali Kota menyampaikan pesan penting mengenai dua ancaman besar yang tengah berkembang di masyarakat, yaitu judi online dan pinjaman online ilegal. Pj Wali Kota menegaskan pentingnya kesadaran kolektif untuk menghindari kedua praktik tersebut.

“Saya ingin mengingatkan tentang ancaman serius yang sedang melanda masyarakat kita, yaitu judi online dan pinjaman online ilegal. Kedua praktik ini bukan hanya merugikan finansial, tetapi juga menghancurkan kehidupan sosial, moral, dan psikologis banyak orang,” ujar Pj Wali Kota.

Selain itu, Pj Wali Kota juga menyampaikan keprihatinannya terhadap praktik pinjaman online ilegal. Pj Wali Kota mengimbau agar masyarakat tidak tergoda oleh tawaran pinjaman yang tampak mudah namun berisiko tinggi ini.

“Pinjaman online ilegal dengan bunga tinggi dan cara penagihan yang tidak etis telah menjebak banyak orang dalam lingkaran utang yang sulit untuk dihindari,” tegasnya.

Pada momen upacara tersebut, Pj Wali Kota mengajak seluruh hadirin untuk turut serta dalam deklarasi bersama untuk melawan judi online dan pinjaman online ilegal. Deklarasi ini bertujuan untuk memperkuat komitmen masyarakat dalam menjaga diri, keluarga, dan komunitas dari ancaman kedua praktik tersebut.

“Kita harus bersama-sama melindungi diri dan keluarga kita. Mari bijak dalam mengelola keuangan dan memilih jalan yang halal serta penuh manfaat. Kita tidak bisa membiarkan judi online dan pinjaman ilegal merusak masa depan kita,” ajaknya.

Di kesempatan yang sama, Pj Wali Kota membacakan sambutan Menteri Agama RI, Prof Dr KH Nasaruddin Umar. Dalam amanatnya, Menteri Agama menekankan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama sebagai fondasi untuk mewujudkan Indonesia Emas, sesuai dengan tema besar Hari Amal Bakti tahun ini, “Umat Rukun Menuju Indonesia Emas.”

“Perayaan Hari Amal Bakti kali ini membawa pesan penting mengenai peran besar Kementerian Agama dalam memelihara nilai-nilai agama dan menjaga kehidupan beragama yang harmonis di Indonesia. Kementerian Agama memiliki tugas mulia untuk memperjuangkan kepentingan agama dan pemeluk-pemeluknya,” ujarnya.

Dalam amanatnya, Menteri Agama juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan agama dan keagamaan di semua jenjang pendidikan.

“Kemenag tidak hanya berperan dalam menjaga kebebasan beribadah, tetapi juga meningkatkan kualitas pendidikan agama di seluruh tanah air. Setiap kalangan harus mendapatkan layanan pendidikan yang setara dan berkeadilan,” tambahnya.

Menteri Agama juga menyoroti tantangan global yang semakin kompleks, mulai dari perubahan iklim hingga krisis pangan yang melanda dunia. Menurutnya, agama memiliki peran penting dalam memberikan solusi atas masalah-masalah global tersebut.

“Kementerian Agama harus menjadi motor penggerak dalam kampanye penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam, dan budaya,” tuturnya.

Di akhir sambutannya, Pj Wali Kota juga menekankan pentingnya membangun masa depan yang lebih baik dengan mengedepankan kejujuran, moralitas, dan kesejahteraan bersama. “Kami yakin bahwa Kota Cirebon dapat menjadi kota yang lebih maju dan sejahtera untuk generasi mendatang,” tutupnya. (Hazra)

UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Teguhkan Komitmen untuk Indonesia Emas

CIREBON – Civitas akademika Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang juga dikenal sebagai Cyber Islamic University (CIU), menggelar upacara peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-79 Kementerian Agama Republik Indonesia di kampus utama pada Jumat pagi. 

Acara ini merupakan bagian dari pelaksanaan Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI Nomor 36 Tahun 2024, yang menjadi pedoman dalam memperingati momen bersejarah ini. Jum’at, (03/01/2025).

Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., bertindak sebagai pembina upacara dan membacakan sambutan resmi Menteri Agama. Upacara ini dihadiri oleh pejabat struktural, pejabat fungsional, dosen, karyawan, dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama khususnya Satuan Kerja UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Dalam sambutannya, Prof. Aan mengajak seluruh peserta untuk merefleksikan makna HAB yang menandai berdirinya Kementerian Agama pada 3 Januari 1946. "Hari Amal Bhakti adalah simbol pengabdian tulus dan dedikasi para pendahulu kita dalam membangun harmoni antarumat beragama," ucapnya.

Tema HAB tahun ini, "Umat Rukun Menuju Indonesia Emas," selaras dengan visi besar Asta Cita Pemerintahan Prabowo-Gibran. Tema tersebut menegaskan pentingnya kerukunan dan toleransi dalam membangun masyarakat Indonesia yang adil, makmur, dan harmonis.

Prof. Aan juga menekankan peran strategis Kementerian Agama dalam menjaga keseimbangan antara kehidupan beragama dan kenegaraan. "Indonesia bukan negara agama, bukan pula negara sekuler, tetapi negara yang menghormati dan menjunjung tinggi nilai-nilai agama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," jelasnya.

Dalam sambutan Menteri Agama yang dibacakan oleh Rektor, ditegaskan pula bahwa pendidikan agama dan keagamaan menjadi pilar penting untuk mencetak generasi unggul. Program makan bergizi gratis di lembaga pendidikan binaan Kementerian Agama menjadi salah satu langkah nyata mendukung kualitas generasi penerus.

Selain itu, isu lingkungan dan perubahan iklim juga menjadi perhatian utama. Kementerian Agama didorong untuk memperkuat kampanye penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, sejalan dengan Deklarasi Istiqlal 2024 yang mendukung toleransi dan pelestarian alam.

Sementara itu, Prof. Aan mengapresiasi berbagai penghargaan yang diraih Kementerian Agama selama 2024, seperti Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Pelayanan Publik Inklusif Terbaik. 

Dalam acara tersebut, Prof. Aan turut mengapresiasi penghargaan yang diraih Kementerian Agama pada 2024, seperti Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Pelayanan Publik Inklusif Terbaik. "Prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen kita bersama dalam reformasi birokrasi dan pelayanan prima," ujarnya.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada tenaga PPPK yang baru dinyatakan lulus di lingkungan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan rasa syukur atas diterbitkannya PMA Nomor 31 Tahun 2024 tentang Ortaker dan Statuta UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. “Ini adalah tonggak penting dalam perjalanan transformasi UIN Siber menuju masa depan yang lebih gemilang,” tegasnya.

Upacara ditutup dengan doa bersama, yang dipimpin oleh Dr. H. Faqiuddin Abdul Kodir, MA, salam doanya memohon keberkahan dan kesuksesan bagi Kementerian Agama, khususnya UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam menjalankan tugas mulianya. Semangat toleransi dan harmoni yang digaungkan dalam peringatan ini diharapkan mampu menginspirasi seluruh masyarakat Indonesia menuju Indonesia Emas 2045. (Nur)

Lepas 610 Mahasiswa FEBI, UIN Siber Cirebon Mantapkan Langkah Menuju Generasi Emas di Dunia Kerja

CIREBON, FC – Dalam semangat Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon, atau dikenal sebagai Cyber Islamic University (CIU), resmi melepas 610 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Perbankan Islam (FEBI) untuk menjalani program magang selama enam bulan. 

Acara pelepasan yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh para peserta magang, Dekan FEBI, dan Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Jum’at, (03/01/2025).

Mahasiswa dari empat jurusan, yaitu Perbankan Syariah, Akuntansi Syariah, Ekonomi Syariah, dan Pariwisata Syariah, akan mengikuti program ini mulai Januari hingga Juni 2025. Program magang ini bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa di dunia kerja, baik di sektor usaha maupun industri, sebagai bagian integral dari kurikulum FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Dr. H. Didi Sukardi, Dekan Fakultas Ekonomi dan Perbankan Islam, dalam sambutannya menyampaikan optimisme terhadap program ini. 

“Kami berharap program magang ini menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang telah mereka peroleh di kampus. Selain itu, ini adalah kesempatan emas bagi mereka untuk mengembangkan soft skills dan hard skills yang relevan di dunia kerja, serta memperluas jaringan profesional,” ujarnya.

Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag, turut memberikan motivasi kepada para mahasiswa peserta magang. “Ini adalah langkah nyata kami dalam mempersiapkan lulusan yang unggul dan kompetitif. Magang ini akan menjadi pengalaman tak ternilai yang mempersiapkan kalian untuk menghadapi tantangan dunia kerja,” tegasnya.

Rektor juga berpesan agar para mahasiswa menjaga sikap profesional, berdisiplin, dan membawa nama baik almamater. “Ingat, keberhasilan kalian di tempat magang tidak hanya mencerminkan kualitas diri, tetapi juga membawa citra positif bagi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon,” tambahnya.

Program magang ini menempatkan mahasiswa di berbagai perusahaan dan lembaga sesuai dengan bidang studinya. Dengan pengalaman praktis ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berharap dapat menghasilkan lulusan yang lebih siap kerja dan memiliki daya saing global.

Para mahasiswa, dengan semangat tinggi, menyatakan kesiapan mereka untuk terjun langsung ke dunia kerja. Program ini juga diharapkan dapat memperkuat hubungan antara UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dengan dunia usaha dan industri, menciptakan sinergi yang saling menguntungkan.

Melalui program ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus membuktikan komitmennya untuk memberikan pendidikan yang berorientasi pada kebutuhan dunia kerja, sesuai dengan visi Merdeka Belajar Kampus Merdeka. (Aida)

DPRD Kota Cirebon Tegas, PT Bhirawa Harus Penuhi Hak Pekerja

 

CIREBON, FC – DPRD Kota Cirebon menegaskan bahwa PT Bhirawa wajib memenuhi seluruh hak para pekerja, khususnya para sopir yang sebelumnya dimutasi ke luar kota tanpa mendapatkan upah.

Hal ini disampaikan dalam rapat audiensi yang digelar di Griya Sawala pada Jumat (3/1/2025). Rapat yang difasilitasi DPRD Kota Cirebon ini melibatkan Dinas Ketenagakerjaan, Dishub, PT Comfeed, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait lainnya.

Wakil Ketua II DPRD Kota Cirebon, Fitrah Malik SH, menyatakan bahwa PT Bhirawa harus segera menindaklanjuti tuntutan pekerja, termasuk memberikan kejelasan status mereka sebagai sopir angkutan perusahaan.

"Alhamdulillah, hari ini PT Bhirawa telah bersedia menerima kembali empat pekerja tanpa mutasi. Hak ketenagakerjaan mereka, termasuk jaminan sosial, juga harus dipenuhi. Jika tidak dipekerjakan, hak pesangon wajib diberikan," ungkap Fitrah usai rapat.

Sekretaris Komisi II DPRD, Subagja, menyebutkan bahwa konflik ini terjadi akibat kesalahpahaman terkait mekanisme tenaga kerja di PT Bhirawa. Ia berharap kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

"Di tahun 2025 yang baru ini, tidak boleh lagi ada kasus penindasan tenaga kerja, terutama di Kota Cirebon," tegas Subagja.

Kepala personalia PT Bhirawa menjelaskan bahwa hubungan kerja dengan para sopir sebelumnya bersifat kemitraan dengan sistem bagi hasil. Namun, pihaknya berkomitmen memenuhi tuntutan pekerja agar kembali dipekerjakan dan mendapatkan hak-hak mereka.

"Ada empat pekerja yang bermasalah, tiga sudah mundur. Sisanya akan kami pekerjakan kembali sesuai permintaan, dengan jaminan yang telah disepakati," ujarnya.

Ketua Paguyuban Supir Angkutan Cirebon, Tryas, mengapresiasi kesepakatan yang dicapai dan berharap perusahaan memperbaiki mekanisme kerja agar kasus serupa tidak terjadi lagi.

"Alhamdulillah, hasil pertemuan ini memberikan jawaban yang memuaskan," kata Tryas.

Rapat tersebut turut dihadiri oleh sejumlah anggota DPRD Kota Cirebon, Kepala Dishub, Kepala Disnaker, UPTD Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah III Cirebon, serta kuasa hukum para pekerja.

DPRD Kota Cirebon berharap hasil rapat ini menjadi langkah awal untuk menciptakan hubungan kerja yang lebih harmonis dan adil di Kota Cirebon. (Nur)

Kamis, 02 Januari 2025

Komisi I DPRD Kota Cirebon Soroti Tata Kelola Retribusi Parkir dan Operasional BRT

CIREBON – Komisi I DPRD Kota Cirebon menyoroti pengelolaan retribusi parkir yang dinilai belum maksimal. Potensi pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor ini perlu ditingkatkan, mengingat Kota Cirebon memiliki mobilitas kendaraan yang tinggi.

Hal ini disampaikan dalam rapat kerja antara Komisi I DPRD dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cirebon di Griya Sawala, Kamis (2/1/2025). 

Ketua Komisi I DPRD Kota Cirebon, Agung Supirno SH, meminta Dishub untuk memanfaatkan potensi retribusi dari kantong-kantong parkir guna mencapai target PAD secara optimal.

“Pada tahun 2024, dari target Rp4,6 miliar, realisasi hanya Rp2,7 miliar. Bahkan, ini belum ada peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp2,6 miliar,” ungkap Agung.

Ia mendesak Dishub untuk memetakan potensi kantong parkir di zona parkir, non-zona parkir, dan kawasan parkir khusus. Komisi I DPRD meminta Dishub menyajikan data terbaru bulan depan terkait potensi parkir, jumlah juru parkir (jukir), serta database SDM Dishub yang bertugas di bidang penagihan retribusi.

Agung juga menyoroti minimnya sumber daya Dishub yang menyebabkan penarikan retribusi tidak maksimal. 

"Dishub perlu membenahi tata kelola penarikan retribusi, baik dari administrasi maupun pengelolaan juru parkir," tegasnya.

Sekretaris Komisi I, Aldyan Fauzan Sumarna, turut menyoroti operasional Bus Rapid Transport (BRT) di Kota Cirebon. Saat ini, hanya tiga dari sepuluh armada yang beroperasi. 

Aldyan menekankan pentingnya efisiensi anggaran dan sosialisasi penggunaan transportasi publik agar masyarakat lebih tertarik menggunakan BRT.

Di sisi lain, Kepala Dishub Kota Cirebon, Andi Armawan MSi, menyatakan komitmennya untuk membenahi manajemen parkir. Ia mengakui pengawasan zona parkir belum maksimal karena jumlah juru parkir yang terlalu banyak. 

Kota Cirebon memiliki tiga kategori parkir, yaitu 50 titik parkir non-zona, 12 zona parkir, dan dua parkir zona khusus di kawasan Bima dan Alun-Alun Kejaksan.

“Ke depan, kami berencana menerapkan sistem parkir berlangganan untuk meningkatkan pendapatan parkir,” ujar Andi. Terkait operasional BRT, ia menjelaskan keterbatasan anggaran pemeliharaan menjadi alasan hanya tiga hingga empat armada yang beroperasi.

Turut hadir dalam rapat tersebut, anggota Komisi I DPRD Kota Cirebon, Cicih Sukaesih, Ruri Tri Lesmana, dan Imam Yahya Sfil MSi. (din)

Rabu, 01 Januari 2025

Tahun 2025, DPRD Kota Cirebon Perkuat Sinergitas Dengan Media

DPRD Kota Cirebon menggelar kegiatan silaturrahmi dengan para awak media 


CIREBON, FC - DPRD Kota Cirebon menggelar kegiatan silaturahmi dengan insan pers. Dalam kegiatan ini, DPRD Kota Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan media sebagai mitra strategis. 

Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua I Harry Saputra Gani, Wakil Ketua II Fitra Malik, Anggota Komisi III Sarifudin, dan R. Endah Arisyanasakanti. 

Sedang dari jajaran Sekretariat DPRD, hadir Sekretaris Dewan Siti Solecha (Bu Ela), Kabag Persidangan dan Perundang-undangan Ateng Rojudin, serta Kasubag Pelayanan dan Aspirasi Masyarakat Vera Harmiantis.

Wakil Ketua I Harry Saputra Gani menyampaikan salam dan apresiasi dari Ketua DPRD Kota Cirebon, Andire Sulistio, yang berhalangan hadir karena agenda dinas. 

Dalam sambutannya, Harry menegaskan pentingnya masukan, saran, dan kritik konstruktif dari rekan-rekan media untuk meningkatkan kinerja DPRD.

Sementara itu, Wakil Ketua II Fitra Malik menyampaikan bahwa DPRD Kota Cirebon, khususnya melalui Sekretariat DPRD, merupakan satuan kerja yang bermitra dengan media terbanyak di Kota Cirebon.

“Ada sekitar 59 media yang bermitra dengan kami. Hal ini menunjukkan pentingnya sinergi antara legislatif dan media sebagai salah satu pilar demokrasi,” ujar Fitra.

Ia berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat terus diperkuat, sehingga fungsi DPRD sebagai penyambung aspirasi rakyat dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat.

Sekretaris DPRD, Siti Solecha, juga mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran kerja sama dengan media sepanjang tahun anggaran ini. 

Menurutnya, pola komunikasi dan koordinasi yang dibangun telah berjalan dengan baik, terutama dalam penyampaian informasi melalui agenda-agenda besar seperti Rapat Paripurna.

“Kami berterima kasih atas dukungan rekan-rekan media yang telah membantu mempublikasikan kegiatan DPRD dengan baik,” tuturnya.

Menutup acara, Siti Solecha juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama ini. Silaturahmi yang berlangsung hangat tersebut ditutup dengan sesi diskusi dan ramah tamah, menjelang pergantian tahun yang bertepatan dengan 1 Rajab 1446 H. (din)

Pelantikan Kuwu Antar Waktu, Pj Bupati Cirebon Tekankan Pembangunan Desa Makin Optimal

KABUPATEN CIREBON — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, menghadiri acara pengucapan sumpah dan pelantikan kuwu antar waktu secara serentak di Kabupaten Cirebon.

Acara yang berlangsung pada Selasa (31/12/2024) ini diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Cirebon di Hotel Apita Cirebon.

Dalam sambutannya, Wahyu Mijaya menjelaskan bahwa pelantikan ini mencakup tujuh desa di Kabupaten Cirebon.

“Ada enam desa, yang kuwu sebelumnya meninggal dunia, dan satu desa lainnya, karena kuwunya mengundurkan diri untuk mencalonkan diri di legislatif,” ujar Wahyu.

Proses pemilihan kuwu antar waktu telah dilaksanakan pada 1 Desember 2024. Wahyu menegaskan, bahwa pemilihan ini dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Pemilihannya melibatkan RT, RW, dan BPD di masing-masing desa. Alhamdulillah, prosesnya berjalan lancar, dan hari ini kita lakukan pelantikan,” katanya.

Wahyu menjelaskan, masa jabatan kuwu yang dilantik bervariasi, tergantung periode sisa masa jabatan sebelumnya.

“Ada yang menjabat hingga 28 Desember 2027, ada juga yang sampai akhir 2029,” tambahnya.

Wahyu memberikan pesan khusus kepada para kuwu terkait pengelolaan anggaran desa. Ia menekankan pentingnya alokasi anggaran yang diterima, baik dari desa sendiri, kabupaten, provinsi, maupun pusat, agar dikelola dengan sebaik-baiknya.

“Tidak hanya soal pengelolaan, tetapi juga bagaimana pembangunan yang dilakukan benar-benar optimal. Jangan sampai ada sesuatu yang dibangun, tetapi tidak dimanfaatkan dengan baik,” tukasnya.

Wahyu juga memberikan perhatian khusus pada pengelolaan sampah di tingkat desa. Ia mengingatkan bahwa penanganan sampah harus dilakukan secara kolektif oleh pemerintah desa dan masyarakat.

“Ini menjadi tanggung jawab bersama. Saya harap para kuwu dapat mengingatkan masyarakat untuk lebih peduli dalam mengelola lingkungan desa, terutama dalam hal sampah,” pesan Wahyu.

Pelantikan ini menjadi momen penting bagi para kuwu yang baru dilantik untuk melanjutkan program pembangunan desa dan memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal. (din)

Himpunan Mahasiswa MPI dan PSGA UIN Siber Cirebon Gelar Seminar Edukasi Penanganan Pelecehan Verbal dan Non-Verbal


CIREBON, FC – Himpunan Mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam (MPI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon bekerja sama dengan Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Syekh Nurjati Cirebon sukses mengadakan seminar bertajuk "Pendekatan Holistik dalam Memahami Pelecehan Verbal dan Non-Verbal". 

Acara yang berlangsung di Gedung Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan dan penanganan pelecehan verbal maupun non-verbal.

Seminar ini menghadirkan dua narasumber inspiratif, yaitu Imelda Triadhari, Ketua Relawan PSGA, dan Fania Rahmawati, Pengurus Divisi Pelayanan, Pendidikan, dan Advokasi PSGA. Diskusi dipandu oleh Najwa Fauriah, anggota aktif Departemen Pusat Studi Gender Himpunan Mahasiswa MPI.

Dalam presentasinya, Imelda Triadhari menekankan pentingnya pendekatan holistik dalam menangani pelecehan. “Pelecehan verbal dan non-verbal bukan hanya sekadar tindakan fisik, tetapi memiliki dampak psikologis yang mendalam. 

Upaya pencegahan, pendampingan korban, dan penegakan hukum harus berjalan beriringan. Pendidikan berbasis kesadaran gender menjadi kunci dalam menciptakan masyarakat yang lebih adil,” jelas Imelda.

Sementara itu, Fania Rahmawati menyoroti peran strategis lembaga pendidikan dalam menciptakan lingkungan aman. “Institusi pendidikan harus berada di garis depan dalam upaya pencegahan pelecehan. Kebijakan anti-pelecehan, sosialisasi, serta layanan konseling harus diimplementasikan secara efektif,” ungkapnya.

Dr. Masriah, M.Ag., Kepala PSGA UIN Syekh Nurjati Cirebon, menyampaikan apresiasi terhadap kolaborasi ini. “Seminar ini merupakan langkah penting dalam mengedukasi masyarakat tentang dampak serius pelecehan verbal dan non-verbal. 

PSGA berkomitmen terus mendorong upaya pencegahan dan memberikan pendampingan bagi korban. Kolaborasi semua pihak sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan inklusif,” tegasnya.

Acara yang berlangsung selama dua jam ini diikuti puluhan peserta dari berbagai kalangan, dengan antusiasme yang tinggi. Para peserta aktif berpartisipasi dalam sesi diskusi dan memberikan tanggapan positif terhadap materi yang disampaikan. Setiap peserta juga menerima e-sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas keikutsertaan mereka.

Seminar ini ditutup dengan ajakan dari para narasumber agar masyarakat terus menggalakkan edukasi dan berperan aktif dalam pencegahan pelecehan. 

PSGA UIN Syekh Nurjati Cirebon berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan untuk mendukung terciptanya masyarakat yang lebih adil dan berkeadilan gender. (Ara)

Selasa, 31 Desember 2024

Monitoring Malam Tahun Baru : Fokus Keamanan Dan Kelancaran Lalu Lintas

KABUPATEN CIREBON — Malam pergantian tahun di Kabupaten Cirebon berlangsung dalam suasana aman dan terkendali.

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), seperti Polresta Cirebon, Kodim 0620 Kabupaten Cirebon, dan Korem 063 Sunan Gunung Jati, melakukan monitoring langsung ke sejumlah Pos Pengamanan (Pospam) lalu lintas di titik-titik rawan kemacetan.

Pospam yang dipantau meliputi Pospam Ramayana Weru, Pospam Lampu Merah Talun, Pospam Ciperna, dan Pospam Gronggong Beber.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas dan memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam merayakan pergantian malam tahun baru.

Wahyu menyampaikan, bahwa pengamanan malam tahun baru melibatkan 235 personel dari berbagai instansi.

“Personel terdiri dari 75 anggota Satpol PP, 60 dari Dinas Perhubungan, 60 anggota Pemadam Kebakaran, dan 40 personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah,” ujar Wahyu, Selasa (31/12/2024).

Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga ketertiban selama perayaan tahun baru.

“Kami mengajak masyarakat Kabupaten Cirebon dan para pengunjung untuk tetap menjaga keamanan, mematuhi aturan, merayakan malam pergantian tahun dengan tertib, agar semua dapat merasa nyaman,” tambahnya.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, menjelaskan bahwa hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Cirebon sejak sore hari membuat situasi relatif kondusif. Hingga pukul 22.30 WIB, arus lalu lintas di sejumlah titik strategis terpantau lengang.

“Pemantauan di Weru, Ramayana, Gronggong, dan jalur Beber menuju Kuningan menunjukkan situasi masih landai. Kami juga bersiaga mengantisipasi kemungkinan banjir akibat hujan lebat,” ungkap Sumarni.

Untuk pengamanan, Polresta Cirebon menurunkan 661 personel Polri, didukung oleh 120 personel Kodim 0620 dan 235 personel dari instansi pemerintah daerah.

Kombes Sumarni juga mengimbau masyarakat agar merayakan tahun baru di rumah masing-masing.

“Kami harap masyarakat dapat merayakan pergantian tahun dengan doa dan refleksi, agar tahun baru membawa kesuksesan, keberkahan, dan kebaikan bagi kita semua,” pesannya.

Dengan kolaborasi antarinstansi dan unsur Forkopimda yang solid, selain menunjukkan komitmen bersama untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, juga guna memastikan keamanan pergantian malam tahun baru tetap terjaga.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di wilayah Kabupaten Cirebon terpantau kondusif dan terkendali. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem dan menjaga keselamatan selama perayaan tahun baru. (din)

Senin, 30 Desember 2024

Pemkab Cirebon Pastikan Penggunaan Dana BHCHT Tepat Sasaran

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam, Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Cirebon melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) kegiatan-kegiatan penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) di tahun anggaran 2024.

Kegiatan monev tersebut dilaksanakan selama tiga hari, yaitu Senin-Selasa (23-24/12/2024) dan Jum’at (27/12/2024) dengan mengunjungi beberapa lokasi, seperti industri rokok, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), perkebunan tembakau, UMKM, dan balai latihan kerja di Kabupaten Cirebon.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Kabupaten Cirebon, Dadang Priyono SE MPA, menjelaskan bahwa kegiatan monev tersebut bertujuan untuk memastikan penggunaan DBHCHT sudah sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 72 Tahun 2024.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memastikan bahwa semua penggunaan DBHCHT yang dilaksanakan stakeholder pengampu, sudah sesuai dengan PMK Nomor 72 Tahun 2024 dan tentunya tepat sasaran, sehingga dapat mensejahterakan masyarakat Kabupaten Cirebon,” ujar Dadang.

Perlu diketahui, PMK Nomor 72 Tahun 2024 tentang Penggunaan DBHCHT merupakan peraturan yang mengatur penggunaan dana bagi hasil cukai hasil tembakau.

Peraturan ini mencakup ketentuan umum, penggunaan dana bagi hasil cukai hasil tembakau, program dan kegiatan yang didanai, serta pengelolaan dan pengawasan.

Turut hadir perwakilan stakeholder pengampu DBHCHT di Kabupaten Cirebon, yaitu Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Kesehatan, serta Dinas Sosial. (Aisyah)



Pemkab Cirebon Borong Penghargaan Pada Peringatan Hari Ibu Ke-96 Tingkat Provinsi Jawa Barat

KOTA BANDUNG – Pemerintah Kabupaten Cirebon menerima beberapa penghargaan sekaligus pada Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-96 yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat di Sport JABAR Arcamanik, Kota Bandung.

Peringatan Hari Ibu yang mengusung tema “Perempuan Menyapa: Perempuan Berdaya Menuju Indonesia Emas 2045” ini, menekankan pentingnya pemberdayaan perempuan sebagai bagian integral dalam menuju kemajuan bangsa Indonesia di tahun 2045.

Pada peringatan tersebut, Kabupaten Cirebon menerima penghargaan Juara II dalam lomba Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) tingkat Provinsi Jawa Barat (Jabar) tahun 2024.

Ketua TP PKK Kabupaten Cirebon, Risfa Eka Putri, menerima penghargaan Juara I Pelaksana Terbaik dalam Implementasi Program Sekoper Jabar (Sekolah Perempuan Jawa Barat).

Pemberian penghargaan tersebut dilakukan langsung oleh Istri Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Amanda Soemedi, didampingi Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Barat, Siska Gerfianti.

Di tempat yang sama, Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya meraih penghargaan “He for She” atas keterlibatan laki-laki dalam mewujudkan kesetaraan gender.

Selain itu, Adang Kadarusman, Penata Kependudukan dan Keluarga Berencana Ahli Muda Dinas PPKBP3A Kabupaten Cirebon meraih Juara III Teladan Pembina KB se-Jawa Barat, serta TK Negeri Pembina Sumber raih predikat sebagai Satuan Pendidikan Ramah Anak (SRA).

Penghargaan ini diserahkan dalam acara Peringatan Hari Ibu ke-96 Tahun 2024 yang dirangkaikan dengan Wisuda Sekolah Perempuan Jawa Barat.

Turut hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, DPRD Provinsi Jawa Barat, Kepala DP3AKB Jawa Barat, Ketua Umum Sekolah Perempuan Jawa Barat (Sekoper Jabar), serta TP PKK se-Jawa Barat.

Pemberian penghargaan pada penyelenggaraan PHI ini, dengan harapan semoga menjadi motivasi untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat Jawa Barat, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Cirebon. (Ara)