Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 14 Januari 2025

Buka Rapat Kerja LPTQ 2025, Pj Bupati Cirebon Optimis Prestasi Tahun Ini Melejit

KABUPATEN CIREBON — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya menghadiri rapat kerja Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Cirebon 2025 di Hotel Apita Cirebon, Selasa (14/1/2025).

Wahyu mengapresiasi capaian kinerja LPTQ Kabupaten Cirebon di tingkat provinsi.

Ia mengatakan, prestasi Kabupaten Cirebon pada gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-38 tingkat Jawa Barat 2024, berhasil tembus 10 besar dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya berada di posisi 16.

“Jadi, alhamdulillah, pada 2024 prestasi kita di level provinsi meningkat. Sebelumnya berada di posisi 16, sekarang masuk 10 besar,” ujar Wahyu.

“Ini sebuah prestasi, upaya besar dari seluruh perangkat bersinergi bisa tembus 10 besar,” kata Wahyu usai membuka rapat kerja LPTQ Kabupaten Cirebon 2025.

Ia menegaskan, capaian di tingkat provinsi itu menjadi motivasi untuk LPTQ Kabupaten Cirebon agar bisa lebih baik lagi.

Ia berharap, prestasi Kabupaten Cirebon pada gelaran MTQ tingkat Jabar bisa melebihi capaian pada 2024.

“Dengan rapat kerja ini, ingin mengupayakan supaya posisi kita 10 besar setidaknya bisa bertahan. Tapi, lebih baik lagi makin meningkat. Upaya-upaya, dan langkah-langkah jadi bagian pemikiran untuk mencapai itu,” ucapnya.

Wahyu menilai, proses seleksi dan pencarian bakat akan diperketat untuk meningkatkan prestasi Kabupaten Cirebon di level provinsi.

Sebab, lanjut dia, semakin serius dalam mengevaluasi, maka hasilnya pun akan lebih baik di kemudian hari.

“Semakin kita serius, semakin kita fokus memahami, mengevaluasi apa yang sedang dan akan dilakukan, maka mudah-mudahan, ke depan hasilnya lebih baik lagi,” tutur Wahyu.

Sementara itu, Ketua LPTQ Kabupaten Cirebon, M Syafrudin mengatakan, rapat kerja yang digelar ini merupakan upaya untuk mempersiapkan seleksi MTQ untuk tingkat Jabar.


Selain itu, rapat kerja juga merupakan bagian dari persiapan pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten Cirebon 2025.


“Tujuannya adalah mengevaluasi program dan kegiatan LPTQ 2024,” katanya. (DISKOMINFO)



Senin, 13 Januari 2025

DPRD Umumkan Pengusulan Pengangkatan Efendi Edo-Siti Farida sebagai Walikota-Wakil Walikota Cirebon

CIREBON – Rapat paripurna DPRD Kota Cirebon mengumumkan pengusulan pengangkatan Efendi Edo SAP MSi dan Siti Farida Rosmawati SPdI sebagai Walikota dan Wakil Walikota Cirebon di Griya Sawala, Senin (13/1/2025).

Selanjutnya, hasil usulan tersebut akan disampaikan DPRD kepada Kemendagri melalui pemerintah provinsi Jawa Barat.

Ketua DPRD Kota Cirebon Andrie Sulistyo SE menyampaikan, rapat paripurna pengusulan pengangkatan Walikota dan Wakil Walikota Cirebon itu merupakan amanat pasal 25 huruf e peraturan DPRD Kota Cirebon Nomor 1/2021 tentang Tata Tertib DPRD, dan pasal 154 ayat 1 huruf e UU nomor 23/2014 tentang Pemerintah Daerah.

“Alhamdulillah penetapan berjalan lancar, dan semua anggota DPRD bisa hadir dalam pengusulan penetapan yang diparipurnakan hari ini. Setelah ini kita akan segera langsung bawa ke Pemprovda Jawa Barat,” kata Andrie usai rapat.

Sedangkan tahap berikutnya, Andrie menjelaskan pelaksanaan pelantikan Walikota dan Wakil Walikota secara serentak masih mengacu pada Perpres Nomor 80/2024 tentang tata cara pelantikan kepala daerah, yakni pada tanggal 10 Februari 2025.

Kendati demikian, keputusan tersebut masih menunggu kepastian dari pemerintah pusat, karena hingga saat ini masih ada sejumlah daerah yang mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi terkait pemilihan kepala daerah.

“Untuk pelantikan masih menunggu, secara aturan masih menggunakan Perpres 80 yang artinya belum ada perubahan. Tapi jika nanti berubah, kita ikuti peraturan selanjutnya seperti apa,” ujarnya.

Meski belum ada penyampaian visi misi dari kepala daerah, Andrie berpesan kepada kepala daerah terpilih untuk memprioritaskan infrastuktur serta kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat dalam penyusunan program kerja ke depan.

Ia pun menyatakan siap bekerja sama untuk melaksanakan program-program yang menjadi bagian dari upaya memajukan Kota Cirebon.

“Tentu kami siap bekerja sama, bersinergi untuk kepentingan Kota Cirebon sehingga dengan pimpinan yang baru dapat terjalin sinergitas antar DPRD dan eksekutif bisa beriringan berjalan bersama,” katanya.

Sementara itu, Walikota terpilih Efendi Edo SAP MSi akan segera berkomunikasi dengan Gubernur terpilih untuk menyelaraskan program kerja, seperti visi misi dan target 100 hari pertama kerja.

Ia juga berpesan kepada seluruh masyarakat Kota Cirebon agar tidak menjadikan perbedaan pilihan selama pilkada jadi alasan tidak kembali bersatu.

“Tentunya, kemarin kompetisi sudah selesai, sehingga sebagai warga Kota Cirebon tidak membedakan apapun, semua harus bersatu,” katanya. (din)

Pj Wali Kota Tinjau Hari Pertama Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis



CIREBON, FC – Pj Wali Kota Cirebon, Drs H Agus Mulyadi MSi didampingi Pj Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Dr H Iing Daiman SIP MSi meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Karyamulya 1, Senin (13/1/2025).

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon terpilih, Effendi Edo SAP MSi dan Siti Farida Rosmawati SPdI, Bunda PAUD Kota Cirebon, Hj NR Madyawati SH MPd, dan perangkat daerah terkait.

Program MBG yang digagas oleh pemerintah ini menjadi langkah penting dalam memastikan generasi muda mendapatkan asupan gizi yang baik. Sebagai langkah awal, program MBG di Cirebon dimulai di dua lokasi, yakni di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Unit Dapur Jalan Karangjalak, Sunyaragi, dan Yayasan Miftahul Ulum di Jalan Sekar Kemuning.

Dalam kesempatan tersebut, Pj Wali Kota mengungkapkan bahwa program MBG di Kota Cirebon hari pertama pelaksanaannya sudah berjalan dengan lancar dan sesuai dengan sasaran yang telah ditetapkan.

“Alhamdulillah, pelaksanaan MBG salah satunya di SDN Karyamulya 1 berjalan dengan baik. Kami berharap program ini dapat terus berjalan lancar dan memberikan manfaat yang besar bagi anak-anak kita. Terima kasih kepada seluruh penyelenggara di SPPG,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, program ini akan terus berkembang, dengan kuota penerima manfaat yang akan ditambah sesuai dengan penugasan dari Badan Gizi Nasional (BGN).

“Kita menunggu petunjuk pelaksanaan (juklak) dari pemerintah pusat. Menu makanan yang disajikan sudah mencukupi kebutuhan gizi bagi anak-anak, dan kerjasama dengan yayasan juga berjalan baik untuk mendukung pelaksanaan program ini,” lanjutnya.

Rencananya, tambah Pj Wali Kota, kerjasama antar daerah juga akan dilakukan untuk memastikan kecukupan gizi di masing-masing wilayah terjamin.

“Harga dan mutu makanan akan tetap terjaga. Kami berharap program ini dapat menyentuh lebih banyak wilayah di Cirebon, terutama di kecamatan-kecamatan lain yang membutuhkan,” tambahnya.

Pj Wali Kota berharap, program MBG dapat membantu meningkatkan kualitas gizi anak-anak di Kota Cirebon, yang pada akhirnya akan mendukung perkembangan fisik dan kognitif mereka.

“Melalui program ini, semoga generasi muda di Kota Cirebon dapat tumbuh sehat dan cerdas, siap menghadapi tantangan di masa depan,” harapnya.

Sementara itu, salah satu siswa SDN Karyamulya 1, Muhammad Ardan, mengungkapkan rasa syukurnya atas program ini. “Makanannya enak, ada nasi, jeruk, ayam, tahu, dan sayuran. Semoga program ini terus berlanjut,” ujar Muhammad dengan senang. (Ara)

Sabtu, 11 Januari 2025

Rektor UIN Siber Cirebon, Lepas Ratusan Peserta Fun Running di Puncak Lustrum VII MAHAPEKA

Prof Dr H Aan Jaelani M.Ag, Rektor UIN SIBER Cirebon menandai pelepasan ratusan peserta Lustrum VII Mahapeka


CIREBON, FC – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Pecinta Kelestarian Alam (MAHAPEKA) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang dikenal sebagai Cyber Islamic University (CIU), sukses menyelenggarakan peringatan Lustrum VII. 

Acara yang digelar setiap lima tahun sekali ini mengusung tema "Bring Back to the Adventure", mengajak anggotanya untuk kembali pada semangat petualangan sejati dan cinta alam yang menjadi fondasi organisasi ini.

Puncak acara Lustrum VII ditandai dengan kegiatan Fun Running, yang digelar pada Sabtu pagi, 11 Januari 2024, dan diikuti oleh ratusan peserta. 

Acara ini secara simbolis dilepas oleh Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., yang turut dihadiri oleh tamu undangan dari mitra kerja kampus, seperti Eka Madya dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Yeye mulyana dari Dinas Perhubungan (Dishub), Ipda Rian Marfiliyanto Kanit Kamsel Satlantas Polres Cirebon Kota, serta perwakilan dari Taufik Rahmat Hidayar Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Bagus dari Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Dalam sambutannya, Prof. Aan Jaelani mengapresiasi kontribusi besar MAHAPEKA dalam pelestarian lingkungan dan program penghijauan. 

“Lustrum ini bukan hanya selebrasi, tetapi momentum untuk merefleksikan perjalanan panjang MAHAPEKA selama 35 tahun. Dengan tema ‘Bring Back to the Adventure’, kegiatan ini diharapkan menghidupkan kembali semangat cinta alam, kebersamaan, dan keberanian,” ujar Prof. Aan sebelum melepas peserta Fun Running.

Ketua Pelaksana Lustrum VII, Rani Andini, menjelaskan bahwa tema "Bring Back to the Adventure" dipilih untuk mengingatkan kembali nilai-nilai dasar yang menjadi identitas MAHAPEKA sebagai organisasi pecinta alam. 

“Di tengah era digital yang semakin maju, kita sering lupa pentingnya interaksi langsung dengan alam. Lustrum ini mengajak semua anggota, baik aktif maupun alumni, untuk kembali menjalin hubungan dengan alam dan menghidupkan semangat petualangan,” jelasnya.

 Lustrum VII MAHAPEKA dirancang untuk memberikan pengalaman edukatif, inspiratif, dan mendalam. Beberapa program unggulan meliputi:

Penghijauan sebagai kontribusi nyata terhadap kelestarian lingkungan.

Donor darah, sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan.

Seminar lingkungan, yang membahas topik perubahan iklim dan pelestarian ekosistem lokal.

Latihan keterampilan survival, navigasi, dan manajemen risiko di alam terbuka.

Kegiatan outbond, seperti pendakian dan orientering, untuk menguji ketahanan fisik dan mental.

Lustrum VII MAHAPEKA menjadi pengingat perjalanan panjang organisasi selama 35 tahun dalam mengembangkan potensi anggotanya serta memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan dan masyarakat. Dengan semangat "Bring Back to the Adventure", MAHAPEKA ingin mempererat hubungan antaranggota, meningkatkan kesadaran lingkungan, dan memperkuat fondasi organisasi di masa depan.

 Melalui kegiatan ini, MAHAPEKA berharap tidak hanya mencetak generasi pecinta alam yang tangguh, tetapi juga memperkuat jejaring dengan komunitas lain dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

Sebagai bagian dari institusi akademik berbasis digital, MAHAPEKA berkomitmen untuk terus menanamkan semangat cinta alam dalam setiap generasi. 

“Kami berharap Lustrum VII ini menjadi tonggak baru bagi MAHAPEKA untuk terus berkembang, menjadi inspirasi bagi komunitas pecinta alam lainnya, dan tetap relevan di tengah perubahan zaman,” tutup Rani Andini.

Dengan suksesnya pelaksanaan Lustrum VII, MAHAPEKA UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon membuktikan bahwa semangat petualangan dan cinta alam tetap hidup dalam jiwa para anggotanya, menjadi energi untuk melangkah lebih jauh ke masa depan. (AIDA)

Jumat, 10 Januari 2025

Diprediksi Bertahan Tiga Tahun Lagi, Komisi II Berharap TPA Kopiluhur Segera Direvitalisasi

CIREBON – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kopiluhur menjadi sorotan Komisi II DPRD Kota Cirebon saat rapat kerja bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cirebon di ruang rapat gedung DPRD, Jumat (10/1/2025).

Ketua Komisi II DPRD M Handarujati Kalamullah SSos MAP menilai perlu adanya revitalisasi TPA Kopiluhur segera mungkin, mengingat masa daya tampungnya yang diprediksi hanya bertahan tiga tahun ke depan.

Menurutnya, hal ini bisa segera dilakukan tindakan oleh pemerintah daerah, apalagi saat ini kawasan TPA Kopiluhur sekitar 11,3 hektare telah bersertifikat resmi.

“Hal ini menjadi permasalahan mendasar dan perbaikan ke depan yakni revitalisasi TPA Kopi Luhur, Untuk revitalisasi setidaknya butuh support anggaran 54 miliar,” kata pria yang disapa Andru usai rapat.

Menurut Andru, revitalisasi TPA sangat penting dilakukan apalagi jika terjadi kondisi cuaca yang ekstrem. Ia mencontohkan, jika musim panas TPA rentan terjadi kebakaran dan jika musim hujan serapan air juga turut mengkontaminasi sumber air masyarakat sekitar.

Untuk mempercepat revitalisasi tersebut, Komisi II juga meminta agar DLH membuat rancangan desain yang nantinya dapat disampaikan ke pemerintah pusat melalui kementerian untuk penyerapan anggaran daerah. Karena sejauh ini, penyerapan anggaran DLH pun hanya sekitar 94 persen, sehingga cukup memberatkan apalagi jika menggunakan serapan APBD untuk proses revitalisasi.

Kendati demikian, Andru juga mengapresiasi upaya DLH untuk mengoptimalkan kenaikan pendapatan daerah melalui retribusi sampah dengan mengubah status hukum unit pengelola persampahan menjadi BLUD.

“Selain itu, sebagian unit persampahan akan di-BLUD-kan, sehingga jika dikelola dengan baik maka akan menghasilkan potensi PAD yang lebih optimal,” ujarnya.

Di sisi lain, Komisi II juga mendukung efisiensi kinerja DLH untuk membangun satu kantor yang terpusat di Grenjeng Harjamukti. Sebab, sejauh ini operasional kantor DLH terbagi menjadi empat lokasi.

Menurutnya, luas lahan sekitar enam hingga delapan hektare di Grenjeng cukup strategis untuk dibangun sebuah kantor. Apalagi, luas lahan tersebut sudah tersertifikasi dan merupakan milik pemerintah daerah.

“Tentunya kita akan supporting agar ini tetap berjalan supaya target ini sudah ada di satu lokalisasi,” katanya.

Sementara itu, Kepala DLH Kota Cirebon dr Yuni Darti Sp GK menekankan akan fokus melakukan revitalisasi TPA Kopi Luhur dan Taman Kehati serta mempercepat Perwal BLUD untuk mengoptimalkan pengelolaan sampah di Kota Cirebon.

Khusus untuk revitalisasi TPA, proses tersebut akan terbagi dalam dua tahap. Untuk tahun 2025 akan fokus pada perancangan desain dan detail engineering design (DED). Sementara untuk pembangunan infrastruktur akan dimulai pada 2026 mendatang.

“Untuk revitalisasi sudah mendapat bantuan Kementerian PUPR, kita akan melaksanakan RDF di sana, dan di trimester ketiga bulan Juli 2025 akan kajian DED dan lingkungan,” tuturnya.

Hadir dalam rapat Wakil Ketua Komisi II Ana Susanti SE MSi, Sekretaris Komisi II Subagja, serta anggota Komisi II H Karso SIP, M Noupel SH MH, Een Rusmiyati SE, Anton Octavianto SE MM MMTr, dan Abdul Wahid Wadinih SSos. (din)

Kamis, 09 Januari 2025

Optimalkan Pelayanan, Komisi III DPRD Tekankan Dinsos Segera Pemutakhiran DTKS

 

CIREBON – Komisi III DPRD Kota Cirebon menekankan pentingnya pemutakhiran data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) oleh pemerintah daerah. Hal itu bertujuan agar penerima manfaat di Kota Cirebon tepat sasaran.

Ketua Komisi III DPRD Kota Cirebon M Yusuf MPd menilai, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Cirebon memiliki peran yang bersentuhan langsung dengan warga. Sehingga, akurasi DTKS sangat menentukan seberapa baik tingkat kesejahteraan masyarakat.

“Dinsos mempunyai posisi berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat, sehingga DTKS itu harus diverifikasi dan update. Jangan kemudian jadi salah sasaran,” kata Yusuf usai rapat di Griya Sawala, Kamis (9/1/2025).

Selain pemutakhiran DTKS, Yusuf meminta Dinsos juga mampu menjamin keterbukaan informasi mengenai data tersebut, sehingga masyarakat di tingkat kelurahan dapat mengaksesnya secara langsung.

“Pada prinsipnya, bagaimana kemudian Dinsos harus prima dalam melayani masyarakat, karena ini berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat. Kalau ada masalah, segera perbaiki sehingga tidak menimbulkan polemik,” ujarnya.

Di samping itu, Komisi juga berpesan agar terus mengoptimalkan pelayanan sosial lain seperti penanganan khusus bagi disabilitas telantar, gelandangan, pengemis, hingga ODGJ di Kota Cirebon.

“Di lapangan, ada sekitar 800-an lebih ODGJ di Kota Cirebon yang terdata di Dinsos. Sehingga, inisiasi Dinsos untuk membangun pusat rehabilitasi atau rumah singgah dan shelter menjadi prioritas kita,” tambahnya.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Sarifudin SH juga menyebut bahwa Dinsos juga harus lebih selektif dalam memutakhirkan DTKS sehingga proses penyaluran bantuan kepada masyarakat tidak salah sasaran.

Ia juga mengimbau agar kerja sama antar lembaga, baik Dinsos dengan legislatif maupun dengan lembaga lain lebih dioptimalkan di tahun 2025 ini.

“Saya kira sudah baik apa yang dilakukan Dinsos, akan tetapi kami tetap mengingatkan agar ke depan sinergi dengan Komisi III agar penerapan programnya bisa lebih baik lagi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinsos Kota Cirebon Dra Hj Santi Rahayu MSi melaporkan bahwa pihaknya telah melakukan verifikasi DTKS sebanyak 39 ribu keluarga penerima manfaat hingga tahun 2024.

Di tahun yang sama, Dinsos juga telah menyalurkan bantuan terhadap keluarga yang mengalami rumah ambruk sebanyak 140 penerima manfaat.

Pihaknya juga meminta dukungan kepada DPRD agar pembangunan shelter pemerlu layanan kesejahteraan sosial (PPKS), rumah singgah, serta pengadaan mobil pelayanan dapat segera terealisasi.

“Untuk itu kami memohon dukungan kepada DPRD untuk membangun fasilitas tersebut, karena hingga saat ini masih belum dapat beroperasi secara optimal,” katanya.

Hadir dalam rapat Sekretaris Komisi III DPRD Kota Cirebon R Endah Arisyanasakanti SH, anggota Komisi III DPRD Indra Kusumah Setiawa Amd, M Fahmi Mirza Ibrahim SE, Rizki Putri Mentari SH, Stanis Klau, Leni Rosliani SIP, Rinna Suryanti ST, dan Prisilia. (Hafid)

Rabu, 08 Januari 2025

Kabar Duka, Pelawak Legendaris Abah Qomar Tutup Usia


Kenangan Manis : Bambang HS, Tokoh Masyarakat Talun, berfose bersama almarhum, Abah Qomar, saat semasa hidup.


CIREBON, FC - Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Abah Qomar, pelawak legendaris yang telah menghibur jutaan rakyat Indonesia selama beberapa dekade, meninggal dunia pada Rabu, 8 Januari 2025, pukul 17.45 WIB di Rumah Sakit Tanggerang.

Abah Qomar dengan nama lengkap Nurul Qomar dikenal dengan gaya humornya yang khas, sederhana, namun mampu menyentuh berbagai kalangan. Sosoknya tak hanya mengisi layar kaca, tetapi juga meninggalkan jejak dalam panggung seni tradisional yang menjadi ciri khas komedinya.

Belum ada pernyataan resmi dari pihak keluarga mengenai penyebab kepergiannya. Namun, dikabarkan ucapan belasungkawa mulai berdatangan dari para penggemar, rekan sesama artis, hingga tokoh nasional yang mengapresiasi karya dan dedikasi Abah Qomar dalam dunia seni hiburan.

"Selamat jalan, Abah Qomar. Tawa yang engkau ciptakan akan terus hidup dalam ingatan kami," tandas Bambang. (BHS)

Pj Bupati Cirebon Pastikan KBM Berjalan Lancar Di Awal Semester Genap

KABUPATEN CIREBON — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya meninjau kegiatan belajar mengajar (KBM) di sejumlah sekolah di Kabupaten Cirebon, Selasa (7/1/2025). Wahyu ingin memastikan KBM berjalan maksimal di awal Semester 2 atau genap tahun ajaran 2024/2025.

Wahyu bersama Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Cirebon meninjau pelaksanaan KBM di tiga titik lokasi di Kecamatan Plumbon, yaitu SDN 1 Purbawinangun, SMPN 1 Plumbon, dan SMAN 1 Plumbon.

“Kemarin (Senin), baru mulai masuk sekolah. Saya menyempatkan silaturahmi ke sekolah, baik itu SD, SMP, maupun SMA. Melihat kesiapan guru mengajar kembali, kemudian siswanya apakah sudah hadir lengkap,” kata Wahyu.

Ia bersyukur, KBM di Kabupaten Cirebon sudah berjalan normal. Seluruh siswa dan guru hadir. Selain memastikan kehadiran guru dan siswa, ia juga mengecek layanan dan fasilitas sekolah.

“Semua sudah berjalan sesuai harapan,” ucapnya.

Lebih lanjut, Wahyu juga memberikan nasihat kepada siswa. Ia berharap, siswa sebagai generasi penerus bangsa memiliki mental baja, dalam kata lain, tak memiliki mental yang lembek. Ia menganalogikan mental lembek itu bak stroberi.

“Saya titip, jangan sampai jadi generasi stroberi yang terlihat manis dan enak, tapi sebetulnya lembek. Saya minta putra-putri ini menjadi generasi muda, yang suatu saat memimpin bangsa dan negara. Mereka harus jadi pribadi yang kuat dan mandiri,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Disdik Kabupaten Cirebon, H Ronianto SPd MM mengatakan, tidak ada kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan Semester 2 2024/2025. Namun, ia juga tak menampik, kondisi cuaca menjadi faktor tingkat kehadiran siswa.

“Tetapi kemungkinan hanya cuaca, hujan dan lainnya. Tapi, anak-anak kita jangan jadi generasi stroberi. Jadi, jangan lembek saat kondisi apapun,” ujarnya.

Ia menjelaskan, meskipun pekan ini merupakan awal tahun ajaran baru, namun pelaksanaan KBM sudah berjalan 100 persen.

Informasi mengenai KBM pun telah disebar Disdik Kabupaten Cirebon melalui berbagai media, salah satunya langsung kepada para orang tua melalui aplikasi perpesanan.

“Jadi, tidak ada alasan menunda pelajaran. Guru-guru sudah siap, persiapan matang. Begitu tanggal 6 (Januari) harus siap 100 persen,” ucap Ronianto. (Adin)

Pemkab Cirebon Prioritaskan Pembangunan Tematik Untuk Perempuan Dan Anak

KABUPATEN CIREBON — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik “Perempuan dan Anak Kabupaten Cirebon”, Selasa (7/1/2025).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Cirebon ini digelar di Hotel Apita Cirebon.

Wahyu menegaskan, pemerintah daerah kini mulai mengubah pendekatan perencanaan pembangunan menjadi lebih tematik pada tahun ini.

Fokus tersebut mencakup isu-isu khusus, seperti perempuan, anak, disabilitas, dan lanjut usia (lansia).

“Selama ini, pembangunan infrastruktur sudah sering menjadi perhatian utama. Namun, ada kekhawatiran bahwa isu-isu lain, seperti perempuan dan anak, kurang mendapatkan perhatian yang maksimal,” ujar Wahyu.

“Oleh karena itu, kami ingin memastikan prioritas ini bisa terlayani dengan optimal pada tahun ini,” sambungnya.

Ia juga menyoroti pentingnya perlindungan anak serta pemberdayaan perempuan, terutama dalam mempermudah akses ekonomi bagi perempuan yang menjadi kepala keluarga.

“Banyak perempuan di Kabupaten Cirebon yang menjadi kepala keluarga. Maka, akses ekonomi harus dipermudah untuk mendukung keberdayaan mereka,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bappelitbangda Kabupaten Cirebon, Dangi SSi MSc MT, menyampaikan bahwa dari evaluasi menunjukkan dominasi perempuan dan anak sebagai peserta dalam berbagai forum Musrenbang di tingkat desa, kelurahan, kecamatan, hingga kabupaten.

“Hasil evaluasi kami menunjukkan bahwa perempuan dan anak adalah kelompok peserta terbanyak dalam setiap musrenbang,” jelas Dangi.

“Oleh karena itu, program pembangunan tahun ini kami prioritaskan untuk mereka, sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat,” lanjutnya.

Acara ini menjadi langkah awal bagi Kabupaten Cirebon untuk memperkuat layanan dan perhatian terhadap kelompok rentan, dengan harapan mampu  kesejahteraan masyarakat secara inklusif. 

Kadus Jaja Ajak Warga Bergotong Royong Perbaiki Drainase Akibat Banjir di Jalan Cendana Raya


Tampak Kadus Jaja dan warga tengah gotong royong memperbaiki sistem drainase dan irigasi di Jalan Cendana


CIREBON – Masalah banjir yang kerap melanda Jalan Cendana Raya, Desa Cirebon Girang, telah menjadi keluhan utama masyarakat sekitar. Banjir yang menutup badan jalan tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga membahayakan pengguna kendaraan. 

Menanggapi kondisi tersebut, Kadus Jaja, kepala dusun di Bumi Arum Sari, dengan rasa prihatin dan penuh kepedulian, mengajak masyarakat setempat untuk bergotong royong memperbaiki sistem drainase dan irigasi di sepanjang jalan tersebut.

Menurut Kadus Jaja, salah satu penyebab utama banjir adalah penyumbatan gorong-gorong oleh sampah. Hal ini diperburuk oleh praktik pembangunan rumah dan toko yang sering kali tidak memperhatikan sistem pembuangan air secara benar. 

“Banyak bangunan yang dibuat tanpa lubang kontrol untuk drainase, sehingga sampah mudah menyumbat saluran. Ketika musim hujan tiba, air meluap ke badan jalan dan menyebabkan banjir di mana-mana,” ujar Jaja dengan nada prihatin.

Sebagai solusi, Kadus Jaja mengambil inisiatif untuk membongkar jalur saluran air yang tersumbat agar dapat diperbaiki. Ia menekankan pentingnya kerja sama seluruh warga untuk menangani masalah ini. 

“Kalau dibiarkan, banjir tidak hanya merusak jalan, tapi juga bisa merugikan warga yang menggunakan jalan ini untuk aktivitas sehari-hari,” tambahnya.

Aksi gotong royong yang diinisiasi Kadus Jaja melibatkan puluhan warga yang dengan sukarela ikut serta dalam perbaikan drainase. 

Mereka membersihkan gorong-gorong, memperbaiki saluran air yang rusak, dan memastikan tidak ada lagi hambatan yang dapat memicu banjir.

Upaya ini mendapat apresiasi dari masyarakat Desa Cirebon Girang. Salah seorang warga, Bapak Ahmad, menyampaikan rasa terima kasihnya atas langkah cepat dan tegas dari Kadus Jaja.

“Kami sangat terbantu dengan inisiatif ini. Semoga setelah drainase diperbaiki, tidak ada lagi banjir yang mengganggu,” ujarnya.

Kadus Jaja juga mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan, terutama dalam hal pengelolaan sampah. Ia berharap setiap pembangunan di masa depan akan lebih memperhatikan aspek drainase agar masalah serupa tidak terulang. 

“Banjir ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga tanggung jawab kita semua sebagai warga. Kalau semua saling peduli, saya yakin lingkungan kita akan lebih nyaman dan aman,” tutupnya.

Aksi gotong royong ini menjadi contoh nyata bagaimana semangat kebersamaan dapat mengatasi masalah lingkungan yang kompleks. 

"Semoga langkah ini menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk lebih peduli terhadap sistem drainase dan pengelolaan lingkungan," tandasnya. (Bambang HS)

Pemkab Cirebon Dorong Pengembangan UMKM Melalui Layanan Gratis

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon terus mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Layanan Usaha Pengembangan (Business Development Service/BDS).

Pj Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, mengatakan bahwa layanan ini tidak hanya menampilkan produk UMKM, tetapi juga menyediakan berbagai layanan penunjang bagi pelaku usaha secara gratis.

“Layanan ini mencakup perizinan, foto produk, kemasan dan konsultasi pemasaran,” ujar Wahyu usai meninjau BDS Kabupaten Cirebon, Rabu (8/1/2025).

Menurut Wahyu, layanan ini telah berkembang hingga ke tingkat kecamatan. “Kami tidak hanya menunggu, tapi juga ‘jemput bola’ dengan penjadwalan dan petugas dari dinas untuk memberikan layanan,” tambahnya.

Salah satu UMKM yang merasakan manfaatnya adalah pengusaha yang mampu memproduksi 10 ribu produk per hari.

“Kita akan terus mendukung pengembangannya,” tukas Wahyu.

Layanan BDS diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mendukung pengembangan UMKM. Wahyu memastikan pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan layanan ini dan melakukan perbaikan untuk meningkatkan kualitasnya.

Dengan demikian, UMKM di Kabupaten Cirebon dapat terus berkembang dan berkontribusi pada perekonomian daerah.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Cirebon, Drs H Dadang Suhendra MSi, mengungkapkan bahwa sejak dibuka pada 2022, BDS telah melayani sekitar 10 ribu pelaku UMKM.

“Layanan ini buka setiap hari dan kami juga melayani di setiap kecamatan,” katanya.

Dadang menambahkan, bahwa kendala saat ini adalah kurangnya fasilitas rumah kemasan. “Kami berencana mengajukannya ke Kementerian pada tahun depan,” ujarnya.

Pihaknya berkomitmen meningkatkan kualitas layanan BDS untuk mendukung pengembangan UMKM.

Dengan adanya BDS, diharapkan UMKM di  Cirebon dapat meningkatkan kualitas produk dan memperluas cakupan pemasaran. (din)

Komisi I DPRD Apresiasi Pilkada Kota Cirebon Berjalan Lancar, Partisipasi Pemilih Rendah Dievaluasi

CIREBON – Komisi I DPRD Kota Cirebon menggelar rapat koordinasi dan evaluasi penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024, Kamis (8/1/2024). Rapat tersebut Komisi I DPRD mengapresiasi penyelenggaraan Pilkada 2024 di Kota Cirebon berjalan aman dan lancar.

Ketua Komisi I DPRD Kota Cirebon, Agung Supirnya SH menyampaikan, evaluasi dengan komisioner KPU dan Bawaslu ini merupakan ikhtiar bersama agar pada penyelenggaraan pemilihan legislatif maupun kepala daerah berjalan lancar tanpa ekses.

“Evaluasi bersama teman-teman komisioner KPU sebagai penyelenggara pemilu dan Bawaslu sebagai pihak yang mengawasi ini, kami mengapresiasi karena dua hajat demokrasi di Kota Cirebon, Pileg dan Pilkada berjalan lancar, ” ujar Agung usai rapat koordinasi bersama KPU dan Bawaslu di Griya Sawala gedung DPRD.

Komisi I juga menyoroti terkait menurunnya angka partisipasi pemilih pada Pilkada 2024. Agung mengatakan, sesuai penjelasan dari KPU, ada sedikitnya beberapa faktor menurunnya partisipasi Pilkada serentak 2024 di Kota Cirebon.

Di antaranya yaitu, data pemilih tidak sesuai dengan domisili atau tempat tinggal, trust issue kepada calon kepala daerah, dan waktu pelaksanaan pilkada berdekatan dengan pemilihan kepala daerah.

Agung mengatakan, partisipasi pemilih Pilkada Kota Cirebon yang hanya 66 persen ini menjadi catatan bersama semua pihak. Sebab, menurunnya tingkat partisipasi publik menggunakan hal suara ini hampir merata di semua daerah di Indonesia.

Karena itu, kami berharap semua unsur, terutama pengurus partai dari tingkat daerah hingga pusat untuk lebih gencar memberikan pendidikan politik kepada masyarakat.

Agung juga berharap, pemerintah pusat dan KPU RI juga mempertimbangkan waktu pemungutan suara Pilkada serentak tidak berdekatan dengan pemilihan legislatif.

“Rekomendasi rapat ini, kami meminta kepada KPU sebagai penyelenggara untuk menganalisis poin-poin temuan persoalan di lapangan. Apa pun masalah dan pelanggarannya harus terdokumentasi. Ini penting, untuk perbaikan lima tahun ke depan,” ujar Agung.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Cirebon Mardeko SP MSi menyebutkan, daftar pemilih tetap (DPT) Pilkada 2204 di Kota Cirebon berjumlah 255.779 pemilih. Sementara jumlah hak pengguna hak pilihnya mencapai 169.276 pemilih atau 66.03 persen.

Ia menyadari, pelaksanaan dua agenda besar demokrasi, pemilihan legislatif dan pemilihan kepala daerah di Kota Cirebon perlu ada evaluasi untuk perbaikan ke depan.

Hasil temuan persoalan dan pelanggaran selama masa kampanye sudah disampaikan kepada Komisi I DPRD untuk bersama-sama memperbaiki penyelenggaraan pemilihan umum di Kota Cirebon.

“Kami sampaikan semua, dari mulai tahapan, mitigasi, sosialisasi dan pencegahan, hingga hasil perolehan pilkada kepada Komisi I. Segala kekurangan kami catat untuk perbaikan berikutnya,” ujar Mardeko.

Koordiv Hukum Pencegahan, Partisipasi dan Hubungan Masyarakat (HP2HM) Bawaslu Kota Cirebon, Nurul Fajri menjelaskan, dari sisi pencegahan, Bawaslu memiliki fungsi untuk ikut turun mengupayakan agar partisipasi pemilih bisa maksimal.

Bahkan, jika KPU hanya mensosialisasikan agar masyarakat datang ke TPS untuk memilih, lanjut Fajri, Bawaslu memiliki tugas tambahan, yakni memastikan para pemilih ini bisa menjadi agen pengawasan sebagai pengawas partisipatif untuk mewujudkan Pilkada yang aman dan damai.

“Kami juga punya fungsi peningkatan partisipasi masyarakat, bahkan bukan hanya bagaimana agar datang ke TPS, tapi agar bisa ikut menjadi pemilih yang mengawasi secara partisipatif,” ungkap Fajri.

Turut hadir dalam rapat tersebut, Sekretaris Komisi I DPRD Kota Cirebon, Aldyan Fauzan Ramdlan Sumarna dan anggota Komisi I Anita Tri Handayani. (Madina)

Salah Satu Gedung Grage Mall Cirebon Terbakar, Pengunjung Panik Berlarian Menyelamatkan Diri

CIREBON, FC - Kebakaran hebat melanda gedung swalayan Grage Mall Cirebon pada Rabu, (8/1/2025) malam sekitar pukul 19.30 WIB. Api yang menyala-nyala dengan cepat membakar bagian gedung, memaksa para pengunjung dan pegawai untuk berlarian menyelamatkan diri.

Belum diketahui pasti penyebab kebakaran tersebut, namun insiden ini memicu kepanikan di dalam dan sekitar area mall.

"Kami mendengar bunyi alarm kebakaran dan langsung keluar. Api sudah terlihat di salah satu bagian gedung," ujar salah seorang pengunjung.

Lokasi Grage Mall yang berada di dua lintasan padat kendaraan, yakni Jalan Gunungsari dan Jalan RS Kartini, membuat arus lalu lintas di kedua ruas jalan tersebut sempat lumpuh. 

Kemacetan panjang terjadi karena banyaknya kendaraan yang berhenti dan para pengendara yang ingin menyaksikan kejadian dari dekat.

Hingga berita ini diturunkan, tim pemadam kebakaran masih berupaya menjinakkan api. Aparat keamanan setempat turut membantu mengamankan lokasi untuk memastikan tidak ada korban jiwa atau luka.

Pihak berwenang sedang melakukan investigasi untuk menentukan penyebab kebakaran ini. Grage Mall sendiri merupakan salah satu pusat perbelanjaan di Cirebon, sehingga insiden ini menjadi perhatian besar bagi warga kota. (Hafid)