Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 26 Januari 2025

Wakil Menteri Agama, RI Romo H.R. Muhammad Syafi'i : Apresiasi Terobosan Pendidikan Digital di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

CIREBON, FC – Dalam kunjungan kerjanya ke Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon, Minggu (25/1/2025), Dr. Romo H.R. Muhammad Syafi'i, S.H., M.Hum., Wakil Menteri Agama RI, menyoroti pentingnya Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) berbasis digital yang telah diterapkan oleh UIN Siber Syekh Nurjati. Kampus ini merupakan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) berbasis digital pertama di Indonesia, yang dikenal sebagai Cyber Islamic University.

Dalam sambutannya, Dr. Romo mengapresiasi inovasi yang dilakukan UIN Siber Syekh Nurjati sebagai terobosan besar dalam dunia pendidikan. “PJJ di UIN Siber Syekh Nurjati adalah sebuah langkah yang sangat visioner. 

Model ini mampu menembus batas jarak, waktu, kota, pulau, bahkan negara, sehingga memberikan kesempatan bagi siapa saja untuk mendapatkan pendidikan berkualitas. Ini adalah langkah berani yang membutuhkan komitmen dan kesungguhan agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas, tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di luar negeri,” ujar Wamenag.

Kehadiran Wamenag di kampus yang berbasis di Cirebon ini diharapkan menjadi motivasi kuat bagi seluruh civitas akademika untuk terus berinovasi dalam pengembangan pendidikan berbasis teknologi digital. 

Dalam diskusi bersama pimpinan kampus, termasuk Rektor, para Wakil Rektor, Dekan, dan tamu undangan lainnya, termasuk Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Dr. H. Azam Mustajam, M.Si., Wamenag menyampaikan harapan besar agar UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon mampu menjadi pionir transformasi pendidikan berbasis digital di tingkat global.

Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., menyambut baik dukungan Wamenag. 

"Kunjungan ini menjadi dorongan semangat bagi kami untuk terus memperkuat peran sebagai pelopor pendidikan Islam berbasis digital. Kehadiran Bapak Wamenag menunjukkan dukungan besar dari pemerintah terhadap visi kami dalam menyediakan akses pendidikan yang inklusif dan berkualitas bagi masyarakat," ujarnya dengan penuh semangat.

Sebagai kampus digital pertama di Indonesia, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berkomitmen untuk menjawab tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi melalui inovasi pendidikan yang inklusif. Model PJJ yang diusung diharapkan dapat menjadi rujukan nasional dan internasional, sejalan dengan cita-cita mewujudkan pendidikan Islam yang unggul dan mendunia. (din)

KunjungI UIN Siber Cirebon, Wakil Menteri RI Dukung Pendidikan Digital Tanpa Batas

CIREBON, FC – Dr. Romo H.R. Muhammad Syafi'i, S.H., M.Hum., Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, melakukan kunjungan kerja ke Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon, Minggu (25/1/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan UIN Siber Syekh Nurjati, termasuk Rektor, para Wakil Rektor, para Dekan, Ketua dan Sekretaris Senat, Kepala Bagian Umum dan Layanan Akademik, serta sejumlah tamu undangan.

Dalam sambutannya, Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., menyampaikan kebanggaannya atas kunjungan Wamenag RI ke kampus yang dikenal sebagai Cyber Islamic University pertama di Indonesia ini. 

"Kunjungan ini sangat istimewa, terlebih dilakukan setelah Bapak Wamen meninjau lokasi-lokasi terdampak banjir, termasuk Pondok Pesantren Yayasan Al-Khairiyah di Kecamatan Watu Belah, Kabupaten Cirebon. Kami merasa terhormat bahwa Wamen menyempatkan diri mengunjungi kampus berbasis digital pertama di Indonesia," ungkap Prof. Aan dengan semangat.

Dr. Romo H.R. Muhammad Syafi'i dalam sambutannya menyoroti pentingnya Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) berbasis digital yang diterapkan oleh UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. "PJJ di UIN Siber Syekh Nurjati adalah sebuah terobosan besar dalam dunia pendidikan. 

Model ini mampu menembus batas jarak, waktu, kota, pulau, bahkan negara, sehingga semua orang memiliki kesempatan untuk menikmati pendidikan yang berkualitas. 

Ini adalah langkah berani yang membutuhkan kesungguhan, agar pendidikan digital ini benar-benar bisa dinikmati oleh masyarakat dalam negeri maupun luar negeri," jelasnya.

Kehadiran Wakil Menteri Agama di kampus ini diharapkan menjadi pendorong semangat bagi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon untuk terus mengembangkan inovasi pendidikan berbasis digital. 

Sebagai PTKIN berbasis digital pertama di Indonesia, kampus ini diharapkan dapat menjadi pelopor transformasi pendidikan yang inklusif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Kunjungan ini juga memperkuat sinergi antara Kementerian Agama dengan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam mendorong kualitas pendidikan Islam berbasis digital yang mampu menjangkau masyarakat lebih luas, baik secara nasional maupun internasional. (Nur)

Sabtu, 25 Januari 2025

Wamenag RI Apresiasi UIN Siber Syekh Nurjati sebagai Pelopor Pendidikan Digital


CIREBON – Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Dr. Romo H.R. Muhammad Syafi'i, S.H., M.Hum, melakukan kunjungan kerja ke Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon pada Minggu (25/1/2025). 

Dalam kunjungan tersebut, ia menyoroti pentingnya Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) berbasis digital yang telah diterapkan oleh kampus tersebut.

Sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) berbasis digital pertama di Indonesia, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dikenal sebagai Cyber Islamic University. Inovasi ini mendapat apresiasi dari Wamenag yang menyebutnya sebagai langkah visioner dalam dunia pendidikan.

"PJJ di UIN Siber Syekh Nurjati adalah inovasi luar biasa yang mampu menghilangkan batas geografis dan memberikan akses pendidikan berkualitas bagi siapa saja, di mana saja," ujar Dr. Romo. 

Ia menambahkan bahwa model pendidikan ini memerlukan komitmen tinggi agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas, baik di dalam negeri maupun di tingkat global.

Kunjungan Wamenag ini diharapkan menjadi motivasi bagi civitas akademika untuk terus berinovasi dalam pengembangan pendidikan berbasis teknologi digital. 

Dalam diskusi dengan pimpinan kampus, termasuk Rektor, para Wakil Rektor, Dekan, serta Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Dr. H. Azam Mustajam, M.Si, Wamenag menyampaikan harapan agar UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dapat menjadi pionir transformasi pendidikan digital di tingkat internasional.

Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., menyambut baik dukungan yang diberikan Wamenag.

"Kehadiran beliau menjadi dorongan bagi kami untuk terus memperkuat peran sebagai pelopor pendidikan Islam berbasis digital. Ini juga menunjukkan dukungan penuh dari pemerintah terhadap visi kami dalam menyediakan akses pendidikan yang inklusif dan berkualitas," ujarnya.

Sebagai institusi pendidikan tinggi berbasis digital pertama di Indonesia, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berkomitmen untuk menghadirkan inovasi yang dapat menjadi referensi nasional dan internasional.

Melalui model PJJ yang diusung, kampus ini berupaya mewujudkan pendidikan Islam yang unggul, inklusif, dan siap menghadapi tantangan global. (din)












Jumat, 24 Januari 2025

Pj Bupati Cirebon Luncurkan Buku “Bunga Setaman” Sebagai Simbol Kasih Ibu

KABUPATEN CIREBON — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, secara resmi meluncurkan buku Bunga Setaman dalam acara yang digelar oleh Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Cirebon di Pendopo Bupati Cirebon, Jumat (24/1/2025).

Buku ini menjadi karya pertama TP PKK Kabupaten Cirebon yang merangkum makna kasih ibu dalam simbolisasi bunga.

Wahyu mengapresiasi terbitnya buku ini sebagai wujud nyata kontribusi PKK dalam dunia literasi. “Ini adalah karya perdana yang menunjukkan dedikasi PKK Kabupaten Cirebon,” ujar Wahyu.

“Buku Bunga Setaman menggambarkan ibu sebagai tempat cinta bermuara, pelita yang menyala tanpa henti, dengan hati yang seluas samudra,” sambungnya.

Ia juga menyebutkan, bunga setaman yang harum dan mewangi melambangkan kasih sayang yang tak pernah pudar.

“Ibu adalah mentari pagi yang menerangi jiwa dengan cinta tulus. Buku ini adalah hadiah penuh makna, buah cinta ibu untuk anak-anaknya,” ucapnya menambahkan.

Ketua panitia penyelenggara, Fitiyah, menjelaskan bahwa buku ini merupakan hasil inisiatif Ketua TP PKK Kabupaten Cirebon, Risfa Eka Putri Wahyu Mijaya.

Buku ini dirancang untuk menggambarkan peran ibu-ibu sebagai bunga yang tumbuh harmonis, memperindah kehidupan dengan karakteristiknya yang saling melengkapi.

“Ibu adalah sosok penting yang memperindah kehidupan, seperti bunga setaman yang bermekaran penuh warna dan keharuman. Buku ini mengapresiasi peran mereka yang luar biasa,” kata Fitiyah.

Acara ini dihadiri oleh 225 peserta, termasuk 120 anggota PKK dan 205 anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) dari berbagai perangkat daerah di Kabupaten Cirebon.

Penyelenggara kegiatan ini melibatkan sejumlah pihak, seperti DWP Setda, DWP Dinas Pendidikan, DWP Dinas Pertanian, DWP Bappenda, serta PKK Kecamatan Plumbon, Kecamatan Jamblang, Kecamatan Sumber, dan Kecamatan Depok.

Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antaranggota PKK dan DWP Kabupaten Cirebon, meningkatkan keterampilan dan kemandirian, serta memperluas wawasan untuk mendukung pembangunan daerah.

Ketua PKK Kabupaten Cirebon, Risfa Eka Putri, menyatakan antusiasmenya terhadap karya ini. “Kami ingin terus memberikan kontribusi positif melalui berbagai karya yang dapat menginspirasi,” tutur Risfa.

“Buku Bunga Setaman diharapkan bisa menjadi bagian dari literasi yang menginspirasi banyak pihak,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Risfa, Buku Bunga Setaman diharapkan menjadi simbol semangat kolaborasi dan dedikasi ibu-ibu Kabupaten Cirebon dalam membangun masyarakat yang harmonis, penuh kasih, dan berdaya. (din)

Dengan Semangat Demokrasi Ekonomi Syariah, UIN SIBER Cirebon Sukses Gejar RAT

CIREBON - Koperasi Konsumen Syariah Harapan Sejahtera (Kopsyah) UIN Siber Syekh Nurjati menggelar Rapat Anggota Tahunan dengan semangat demokrasi ekonomi syariah, Jumat, 24 Januari 2025. 

RAT dengan tema "Koperasi Milik Kita untuk Kesejahteraan Kita" ini digelar di  lantai 3 Gedung Pascasarjana, dan dihadiri ratusan anggota koperasi yang terdiri dari pengurus, dosen, tenaga kependidikan, satpam, cleaning service, hingga anggota luar biasa.

Acara ini juga dihadiri tamu undangan istimewa, yaitu Handi Sogiyanto, S.E., M.M., dari Dinas KUKMPP Kota Cirebon, serta Dr. Hj. Maemunah, perwakilan dari Dekopinda Kota Cirebon.

Dalam sambutannya, Ketua Kopsyah Harapan Sejahtera, Edy Chandra, M.A., menegaskan pentingnya RAT sebagai forum evaluasi sekaligus langkah konstruktif untuk memajukan koperasi. 

"Keberadaan RAT ini adalah wujud nyata demokrasi, di mana setiap anggota bebas menyampaikan ide, kritik, dan masukan secara terbuka," ujar Edy.

Dr. Hj. Maemunah dari Dekopinda Kota Cirebon mengapresiasi keberadaan Kopsyah UIN Siber Syekh Nurjati sebagai koperasi konsumen syariah pertama di Kota Cirebon. 

"Dengan lebih dari 270 koperasi di Kota Cirebon, Kopsyah UIN Siber diharapkan menjadi pionir yang menularkan praktik baik kepada koperasi lainnya," ungkapnya. Ia juga mengungkapkan agenda pelatihan koperasi yang akan digelar Dekopinda serta harapannya agar salah satu pengurus Kopsyah dapat menjadi bagian dari pengurus Dekopinda.

Handi Sogiyanto, S.E., M.M., dari Dinas KUKMPP Kota Cirebon menyampaikan bahwa koperasi adalah sokoguru perekonomian masyarakat. Ia mencontohkan praktik koperasi sukses di Islandia yang mengelola ekonomi dari hulu ke hilir. "Saya sangat mengapresiasi Kopsyah UIN Siber Syekh Nurjati sebagai koperasi yang sehat dan mampu menjadi contoh baik bagi koperasi lain," ujar Handi.

Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., dalam sambutannya pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) Kopsyah Harapan Sejahtera, mengupas tentang pentingnya demokrasi ekonomi dan ekonomi syariah. Menurut Prof. Aan, koperasi yang berlandaskan prinsip-prinsip syariah adalah sokoguru perekonomian masyarakat yang memiliki peran strategis dalam menciptakan kesejahteraan bersama.

"Sejatinya, koperasi adalah milik kita bersama, atau yang kita sebut sebagai demokrasi ekonomi Indonesia. Dengan prinsip kebersamaan yang dijunjung dalam koperasi, kita berharap koperasi dapat menjadi jalan untuk mensejahterakan seluruh anggotanya," ungkap Prof. Aan.

Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., menutup sesi sambutan dengan menekankan nilai-nilai demokrasi ekonomi dan prinsip syariah. "Koperasi adalah sokoguru perekonomian masyarakat. Dengan prinsip syariah yang mendasari, koperasi mampu mewujudkan kesejahteraan bersama," ujar Prof. Aan sebelum membuka RAT secara resmi.

Rapat Anggota Tahunan ini berlangsung interaktif dengan berbagai masukan konstruktif dari para anggota. Sebagai penutup, pembagian doorprize menambah semarak acara, meninggalkan kesan positif bagi seluruh peserta.

RAT tahun ini kembali menunjukkan komitmen Koperasi Konsumen Syariah Harapan Sejahtera UIN Siber Syekh Nurjati dalam mengedepankan demokrasi ekonomi berbasis syariah demi kesejahteraan bersama.  (din)

Wamen Agama RI Akan Kunjungi UIN SIBER Cirebon, Humas UIN : 'Ini Momen Penting'

CIREBON, FC – Wakil Menteri Agama (Wamenag) Republik Indonesia dijadwalkan melakukan kunjungan ke Universitas Islam Negeri (UIN) SIBER Cirebon pada 26 Januari 2025 sebagai bagian dari rangkaian kegiatan dinasnya di berbagai daerah, termasuk Medan, Jakarta, dan Bandung.

Kunjungan ini menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian perjalanan Wamenag yang dimulai dari 24 hingga 26 Januari 2025, di mana beliau menghadiri berbagai acara keagamaan dan kunjungan ke institusi pendidikan Islam.

Sesuai agenda, pada 25 Januari 2025, setelah menghadiri acara Haul Masyayikh dan Harlah ke-103 Pesantren Baitul Arqom Bandung, Wamenag akan bertolak ke Cirebon pada malam hari dan menginap di Hotel Grage Cirebon.

Keesokan harinya, 26 Januari 2025, agenda dimulai dengan kunjungan ke Yayasan Al-Khairiyah untuk meninjau dampak banjir di pondok pesantren yang berlokasi di Kecamatan Watu Belah, Sumber, Cirebon. Selanjutnya, pukul 10.00 WIB, rombongan akan bertolak ke UIN SIBER Cirebon, di mana Wamenag akan bertemu dengan pimpinan universitas serta tokoh agama setempat dalam acara makan siang bersama.

Menanggapi kunjungan ini, Humas UIN SIBER Cirebon, H. Arifin, M.Pd.I, menyampaikan bahwa kedatangan Wamenag merupakan momen penting bagi kampus dan dunia pendidikan Islam di Cirebon.

"Kami sangat mengapresiasi kehadiran Wamenag di UIN SIBER Cirebon. Ini adalah kesempatan bagi kami untuk berdiskusi langsung dengan beliau mengenai penguatan pendidikan Islam berbasis digital dan integrasi keilmuan di era siber. Kunjungan ini juga menjadi bentuk dukungan bagi pengembangan kampus dan sinergi dengan Kementerian Agama RI," ujar H. Arifin.

Lebih lanjut, H. Arifin juga menilai bahwa rangkaian kegiatan Wamenag, termasuk perjalanan dari Medan, Jakarta, Bandung, hingga Cirebon, mencerminkan komitmen beliau dalam mendukung pengembangan pesantren dan pendidikan Islam di Indonesia.

Setelah pertemuan di UIN SIBER Cirebon, rombongan Wamenag dijadwalkan kembali ke Jakarta pada pukul 15.04 WIB menggunakan kereta cepat dari Stasiun Cirebon.

Kunjungan ini diharapkan membawa dampak positif bagi pengembangan pendidikan Islam di Cirebon, khususnya bagi UIN SIBER Cirebon sebagai institusi pendidikan berbasis digital yang terus berkembang. (din)

Dr. Hj. Dewi Fatmasari Terpilih sebagai Presenter di Digital Transactions in Asia VI


MALANG – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. 

Dalam ajang bergengsi Digital Transactions in Asia VI, Wakil Dekan II, Dr. Hj. Dewi Fatmasari, M.Si., terpilih melalui proses seleksi ketat sebagai salah satu presenter yang akan memaparkan hasil penelitiannya. Konferensi ini diadakan di Universitas Brawijaya Malang, bekerja sama dengan The University of Queensland, Australia. Kegiatan berlangsung mulai, 22-24 Januari 2025.

Ajang ini diikuti oleh akademisi dan peneliti dari berbagai negara di Asia, termasuk Australia, Filipina, Hong Kong, Vietnam, India, dan Malaysia. 

Selain itu, konferensi ini juga dihadiri oleh perwakilan dari berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia, seperti Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), Universitas Airlangga (UNAIR), Universitas Sumatera Utara (USU), serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Keikutsertaan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam jajaran perguruan tinggi prestisius ini menjadi bukti semakin diakuinya kualitas akademik dan penelitian yang dilakukan oleh FEBI.

Dalam kesempatan ini, Dr. Hj. Dewi Fatmasari, M.Si., mempresentasikan hasil risetnya yang berfokus pada kemajuan teknologi dan dampaknya terhadap industri perbankan, khususnya dalam penerapan green banking. 

“Kesempatan ini adalah momentum penting untuk memperkenalkan perspektif Indonesia dalam wacana global, terutama mengenai inklusi keuangan di sektor perbankan di Indonesia,” ungkap Dr. Dewi Fatmasari.

Konferensi Digital Transactions in Asia VI tahun ini mengusung tema "Rural Transactions at the Frontiers of Inclusion". Tema ini menyoroti berbagai isu terkait transaksi digital di kawasan pedesaan serta bagaimana teknologi dapat menjadi katalis dalam mendorong inklusi ekonomi di daerah-daerah terpencil di Asia.

Dekan FEBI, Dr. H. Didi Sukardi, SH., MH., mengungkapkan rasa syukur serta bangga atas partisipasi Dr. Hj. Dewi Fatmasari dalam ajang bergengsi ini. “Ini merupakan pencapaian luar biasa yang membuktikan bahwa FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon memiliki kualitas akademik dan penelitian yang kompetitif di tingkat internasional,” ujarnya.

Partisipasi ini tidak hanya mengharumkan nama FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, tetapi juga membuka peluang kerja sama internasional dalam bidang riset dan inovasi ekonomi digital. 

Dengan kontribusi tersebut, FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus menunjukkan komitmennya dalam pengembangan ilmu pengetahuan global dan mendukung pengaplikasian teknologi demi pemberdayaan masyarakat. (din)

Pj Bupati Cirebon Tinjau Ruas Jalan Sidamulya-Munjul Yang Terputus

KABUPATEN CIREBON — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya meninjau langsung kondisi ruas jalan Sidamulya-Munjul di Kecamatan Astanajapura yang terputus akibat jebolnya gorong-gorong pada Kamis (23/1/2025) malam.

Wahyu menjelaskan, peristiwa ini terjadi setelah debit air sungai meningkat signifikan, sehingga gorong-gorong tidak mampu menahan arus deras. Akibatnya, jalan penghubung antara Desa Sidamulya (Ponpes Buntet) dan Desa Munjul itu mengalami kerusakan parah.

“Ini semalam terjadi ketinggian arus sungai, kemudian akhirnya menjebol gorong-gorong dan itu memutuskan jalur di area Sidamulya dengan Munjul,” kata Wahyu saat di lokasi, Jumat (24/1/2025).

Wahyu menyebut, ruas jalan tersebut merupakan salah satu jalur strategis yang ramai dilintasi masyarakat. Ia menilai, akses yang terputus ini berpotensi menghambat berbagai aktivitas warga jika tidak segera ditangani.

“Jadi ini jalan yang cukup ramai dilintasi oleh masyarakat, barusan kita coba lihat kondisinya,” ujarnya.

Dalam upaya menanggulangi kerusakan tersebut, Wahyu memastikan pemerintah daerah bergerak cepat untuk memperbaiki gorong-gorong yang jebol.

“Kemudian, kita langsung tangani. Mudah-mudahan bisa selesai dalam dua sampai tiga hari, agar bisa dilalui kembali,” tegasnya.

Ia juga menginstruksikan kepada dinas terkait, agar perbaikan dilakukan dengan maksimal, sehingga jalur tersebut kembali dapat digunakan dengan aman oleh masyarakat.

Menurutnya, penanganan ini menjadi prioritas utama pemerintah daerah, mengingat pentingnya akses jalan bagi warga setempat.

“Untuk sementara, kami imbau warga memanfaatkan jalan lain. Kami akan memastikan perbaikan ini selesai sesuai target, agar aktifitas warga tidak terganggu terlalu lama,” tuturnya. (Nur)

DPKPP Kabupaten Cirebon Imbau Pengembang Perumahan Segera Serahkan PSU Terlantar


KABUPATEN CIREBON – Menindaklanjuti laporan dari warga Perumahan Persada Sumber Asri, Panorama Bukit Halimpu III, Griya Caraka, Harjamulya Indah, dan Perumahan Griya Mukti Asri perihal permohonan audiensi dan serah terima PSU Perumahan, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertahanan (DPKPP) Kabupaten Cirebon mengimbau para pengembang perumahan agar segera menyerahkan Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) yang ditelantarkan ke Pemerintah Kabupaten Cirebon.

Hal tersebut merupakan penerapan Pasal 49 ayat (9) dan Pasal 52 ayat (1) Peraturan Bupati Cirebon Nomor 189 Tahun 2022 tentang Prosedur Penyediaan dan Penyerahan Prasarana, Sarana dan Utilitas Perumahan dari Pengembang kepada Pemerintah Kabupaten Cirebon.

Kepala Bidang Perumahan DPKPP Kabupaten Cirebon, Yayan Suratman mengungkap, ada empat pengembang dari lima perumahan berbeda yang belum menyerahkan PSU yang ditelantarkan.

Pengembang tersebut adalah PT. CIPTA PERSADA PROPERTINDO selaku pengembang Perumahan Persada Sumber Asri dan Perumahan Panorama Bukit Halimpu III; PT. RIDI PRATAMA selaku pengembang Perumahan Griya Caraka; PT. TRIASA TEKNIK INDONESIA selaku pengembang Perumahan Harjamulya Indah; dan PT. SANGGAR GRIYA MUKTI SARI selaku pengembang Perumahan Griya Mukti Asri.

Sebelum diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Cirebon, DPKPP akan melakukan peninjauan PSU ke lapangan.

“Nantinya akan ditinjau lebih dulu, apakah sesuai atau tidak antara yang dilaporkan warga dengan yang ada di lapangan. Kalau sesuai, nanti kita buatkan Berita Acara Serah Terima (BAST), agar nantinya bisa diserahkan ke Pemda,” jelas Yayan. (din)

Kamis, 23 Januari 2025

Musbangkel Pulasaren, DPRD Kota Cirebon Serap Aspirasi Perbaikan Infrastruktur

 

CIREBON – Ketua DPRD Kota Cirebon Andrie Sulistio SE menghadiri Musyawarah Pembangunan Kelurahan (Musbangkel) Pulasaren Kecamatan Pekalipan, Kamis (23/1/2025).

Musbangkel merupakan salah satu tahapan dalam merumuskan perencanaan pembangunan untuk satu tahun ke depan.

Khusus di Kelurahan Pulasaren, Andrie menyoroti pembangunan fisik yang belum maksimal, sehingga permasalahan banjir yang masih saja melanda setiap tahunnya. Hal ini dinilai merugikan masyarakat, baik secara material maupun sosial.

“Bahwa pembangunan terutama pembangunan pembangunan fisik di Pulasaren masih kurang baik. Kita bisa lihat dari beberapa hari kemarin, di Kelurahan Pulasaren ada banjir,” kata Andrie.

Ia menduga, penyebab banjir bisa dikaitkan dengan curah hujan yang cukup tinggi beberapa hari terakhir. Ditambah, infrastruktur drainase di Kota Cirebon masih belum maksimal.

Sehingga, hal ini perlu mendapat perhatian seluruh pihak, baik dari legislatif, eksekutif hingga masyarakat. Di antaranya dengan menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

“Tentunya hal ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Semua stakeholder saling terkait dalam kerja sama dan kesadaran menangani persoalan banjir tahunan ini agar terselesaikan dengan baik,” lanjutnya.

Di tempat sama, Camat Pekalipan Gandi SSTP MSi mengapresiasi atas komitmen DPRD Kota Cirebon, khususnya Ketua DPRD Kota Cirebon yang telah menjalankan fungsi pengawasan secara langsung melalui Musbangkel.

Gandi berharap, hasil musbangkel untuk perencanaan tahun 2026 ini mampu menutup kekurangan anggaran yang ada, sehingga pembangunan daerah dapat dioptimalkan.

“Kami juga sangat berterima kasih atas kehadiran Ketua, dan komitmen dalam menyelesaikan masalah di Kelurahan Pulasaren Kecamatan Pekalipan khususnya,” tuturnya.

Hadir di acara Lurah Pulasaren Apik Setiati SKM, elemen masyarakat, serta tamu undangan. (Nur)

Lampaui Target Retribusi 100 Persen, Komisi II DPRD Kota Cirebon Apresiasi Kinerja DKPPP

CIREBON - Ketua DPRD Kota Cirebon Andrie Sulistio SE menghadiri Musyawarah Pembangunan Kelurahan (Musbangkel) Pulasaren Kecamatan Pekalipan, Kamis (23/1/2025).

Musbangkel merupakan salah satu tahapan dalam merumuskan perencanaan pembangunan untuk satu tahun ke depan.

Khusus di Kelurahan Pulasaren, Andrie menyoroti pembangunan fisik yang belum maksimal, sehingga permasalahan banjir yang masih saja melanda setiap tahunnya. Hal ini dinilai merugikan masyarakat, baik secara material maupun sosial.

“Bahwa pembangunan terutama pembangunan pembangunan fisik di Pulasaren masih kurang baik. Kita bisa lihat dari beberapa hari kemarin, di Kelurahan Pulasaren ada banjir,” kata Andrie.

Ia menduga, penyebab banjir bisa dikaitkan dengan curah hujan yang cukup tinggi beberapa hari terakhir. Ditambah, infrastruktur drainase di Kota Cirebon masih belum maksimal.

Sehingga, hal ini perlu mendapat perhatian seluruh pihak, baik dari legislatif, eksekutif hingga masyarakat. Di antaranya dengan menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

“Tentunya hal ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Semua stakeholder saling terkait dalam kerja sama dan kesadaran menangani persoalan banjir tahunan ini agar terselesaikan dengan baik,” lanjutnya.

Di tempat sama, Camat Pekalipan Gandi SSTP MSi mengapresiasi atas komitmen DPRD Kota Cirebon, khususnya Ketua DPRD Kota Cirebon yang telah menjalankan fungsi pengawasan secara langsung melalui Musbangkel.

Gandi berharap, hasil musbangkel untuk perencanaan tahun 2026 ini mampu menutup kekurangan anggaran yang ada, sehingga pembangunan daerah dapat dioptimalkan.

“Kami juga sangat berterima kasih atas kehadiran Ketua, dan komitmen dalam menyelesaikan masalah di Kelurahan Pulasaren Kecamatan Pekalipan khususnya,” tuturnya.

Hadir di acara Lurah Pulasaren Apik Setiati SKM, elemen masyarakat, serta tamu undangan. (Ara)

UIN Siber Cirebon Gelar Sosialisasi Beasiswa Kementerian Agama RI : Komitmen Meningkatkan Akses dan Kualitas Pendidikan

CIREBON – Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang juga dikenal sebagai Cyber Islamic University (CIU), menyelenggarakan Sosialisasi Beasiswa Kementerian Agama RI tahun 2025 pada Kamis (23/1). 

Acara ini berlangsung di Gedung Siber, lantai 8, dan dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, termasuk Rektor, para Wakil Rektor, para Dekan, Ketua dan Sekretaris Jurusan, serta kepala lembaga di lingkungan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Acara sosialisasi ini menghadirkan Dr. Ruchman Basori, S.Ag., M.Ag., Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (PUSPENMA) Kementerian Agama RI, sebagai narasumber utama. Dalam sambutannya, Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., mengucapkan selamat datang kepada Dr. Ruchman dan mengapresiasi dukungan Kementerian Agama terhadap upaya meningkatkan akses dan kualitas pendidikan melalui berbagai program beasiswa.

Prof. Aan juga menyampaikan capaian membanggakan UIN Siber Syekh Nurjati sepanjang tahun 2024. "Alhamdulillah, tahun lalu adalah tahun penuh berkah bagi kita. Sebanyak 57 tenaga honorer telah diangkat menjadi P3K, 57 dosen telah tersertifikasi, dan enam Program Jarak Jauh (PJJ) reguler telah diluncurkan. Selain itu, hasil riset kita banyak yang sudah terindeks Scopus," ujarnya.

Rektor juga menyinggung keberhasilan 27 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang telah memperoleh akreditasi unggul, dengan harapan besar UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menjadi yang ke-28. Acara sosialisasi secara resmi dibuka oleh Prof. Aan, menandai komitmen UIN Siber dalam mendukung pengelolaan beasiswa yang lebih baik.

Dalam sosialisasi ini, Dr. Ruchman Basori memaparkan peran dan fungsi PUSPENMA sebagai lembaga pengelola pembiayaan pendidikan di bawah Kementerian Agama. Ia menjelaskan bahwa PUSPENMA bertugas memaksimalkan pengelolaan dana pendidikan yang sebelumnya dikelola secara terpisah oleh berbagai satuan kerja.

"Pembiayaan yang kami kelola meliputi Program Indonesia Pintar (PIP) untuk MI, MTs, dan MA, KIP Kuliah, Program Indonesia Bangkit, Dana Abadi Pesantren, Bantuan Riset, hingga Bantuan Non-Gelar," jelas Ruchman.

Ia juga menyoroti dasar hukum pembentukan PUSPENMA, yang diatur dalam PMA Nomor 25 Tahun 2024 dan telah diperbarui menjadi PMA Nomor 33 Tahun 2024. Ruchman menegaskan pentingnya optimalisasi pemanfaatan dana abadi pendidikan, kebudayaan, dan riset yang hingga saat ini belum dikelola secara maksimal.

Ketua Jurusan PGMI, Dr. Ahmad Arifuddin, M.Pd., yang memandu acara, menyampaikan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman lebih mendalam tentang berbagai peluang beasiswa yang ditawarkan Kementerian Agama RI.

Acara ini menjadi momentum penting bagi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam memperkuat upayanya meningkatkan akses pendidikan dan mendukung pengembangan riset. Dengan semangat kolaborasi antara universitas dan Kementerian Agama, diharapkan program beasiswa ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mencetak generasi unggul di masa depan.

Melalui kegiatan ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus meneguhkan perannya sebagai Cyber Islamic University yang tidak hanya berfokus pada pengembangan teknologi, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan akses pendidikan bagi seluruh masyarakat. (din)

Wisata Dewi Bahari Diresmikan, Peluang Baru Bagi Ekonomi Masyarakat

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon meresmikan Wisata Dewi Bahari dan Mangrove Kasih Sayang di Desa Mundu Pesisir, Kecamatan Mundu, Kamis (23/1/2025).

Destinasi wisata ini diharapkan mampu menjadi daya tarik baru bagi wisatawan sekaligus mendukung perekonomian masyarakat setempat.

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Setda Kabupaten Cirebon, Sudiharjo, yang hadir mewakili Pj Bupati Cirebon, menegaskan bahwa keberadaan wisata ini merupakan langkah penting dalam pembangunan berbasis potensi lokal.

Menurutnya, pemerintah desa memiliki peran strategis dalam mengelola sumber daya yang ada untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami mengapresiasi hadirnya Wisata Dewi Bahari ini. Selain meningkatkan kunjungan wisatawan, destinasi ini juga dapat menjadi sumber pendapatan desa,” ujar Sudiharjo.

“Namun, pelestarian lingkungan tetap menjadi hal utama yang harus dijaga bersama,” lanjutnya.

Camat Mundu, Novi Komalasari, menyampaikan bahwa Desa Mundu Pesisir memiliki potensi besar sebagai kawasan wisata bahari.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta untuk memastikan pengelolaan yang maksimal.

“Tahun ini kami berencana mengembangkan berbagai fasilitas, termasuk pembangunan jembatan menuju hutan mangrove,” kata Novi.

“Dengan sinergi yang baik, wisata ini dapat menjadi salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Cirebon,” ungkapnya.

Sementara itu, Kuwu Desa Mundu Pesisir, Khaerun, menjelaskan bahwa pihak desa telah berupaya memperbaiki akses menuju Mangrove Kasih Sayang, salah satu daya tarik utama di kawasan tersebut.

Jalur sepanjang 500 meter dari Taman Muara ke kawasan mangrove telah dibangun sebagian, dan diharapkan segera tersambung sepenuhnya.

“Kami ingin wisata ini berkembang dan terus menarik pengunjung. Dengan dukungan berbagai pihak, kami optimistis Wisata Dewi Bahari dapat menjadi destinasi andalan Kabupaten Cirebon,” ungkap Khaerun.

Selain fokus pada pengembangan wisata, pemerintah desa juga berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan.

Melalui program pengelolaan sampah TPS 3R yang bekerja sama dengan instansi swasta, kawasan wisata ini diupayakan agar tetap bersih dan ramah lingkungan.

“Wisata Dewi Bahari dan Mangrove Kasih Sayang menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat Mundu Pesisir, serta mampu menarik wisatawan lokal maupun luar daerah,” tukasnya. (din)

Selasa, 21 Januari 2025

Estriana Arifah Mahfud Harumkan Nama Indonesia di Kancah Internasional

 

Estriana Arifah Mahfud


CIREBON, FC - Nama Estriana Arifah Mahfud kembali mencuat di tingkat internasional. Sebagai lulusan baru dari UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, ia berhasil meraih predikat Favorite Delegate sekaligus memimpin tim Higher Education meraih penghargaan Best Team dalam ajang Internasional Youth Exchange Conference (IYEC) yang digelar di Singapura, Malaysia, dan Thailand pada 14-19 Januari 2025.

Dipercaya sebagai pemimpin favorit, Estriana bersama timnya yang terdiri dari Rusmita Sari (Medan), Femi C.E. Pakpahan (Tarutung), Kareena Ayudya Maheswari (Jakarta), Gisthia Shifwa Fatiya (Sumedang), dan Nasywa Az-Zayan Hanani (Purwakarta), sukses menciptakan inovasi melalui program Strategi KP4 (Kolaborasi Pemuda dan Pemerintah Peduli Pendidikan). Program ini berfokus pada pengembangan pendidikan di wilayah Raja Ampat dan daerah 3T lainnya. Ke depan, program tersebut akan didokumentasikan dalam bentuk karya ilmiah sebagai langkah keberlanjutan.

Selain sukses di IYEC, Estriana juga aktif mengharumkan nama Kota Cirebon dan Provinsi Jawa Barat. Ia dikenal sebagai Rara Kota Cirebon dan Duta Pendidikan Intelegensia Jawa Barat. “Meskipun sudah lulus, saya ingin menunjukkan bahwa kontribusi dan prestasi dapat terus dilakukan melalui berbagai ajang, baik nasional maupun internasional,” ungkap Estriana.

Estriana juga menyampaikan rasa terima kasih kepada NGO Indonesia Youth Action yang telah memberikan dua kesempatan berharga: sebagai delegasi fully funded action youth di Bromo dan penghargaan di IYEC#9. Ia juga mengapresiasi kerja sama solid timnya dalam mencapai prestasi tersebut.

Keberhasilan Estriana di kancah internasional diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus berkarya, berinovasi, dan membawa nama bangsa ke level dunia. (Ara)

Pencetakan SPPT PBB-P2 Dimulai, Pj Sekda Ajak Warga Taati Pajak

 Pemerintah Kota Cirebon

CIREBON, FC – Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) kembali menjadi fokus utama dalam pendapatan daerah Kota Cirebon. 

Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Dr H Iing Daiman SIP MSi menghadiri acara coffee morning sekaligus meresmikan pencetakan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) PBB-P2 yang berlangsung di Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Cirebon, Senin (20/1/2025).

PBB-P2 merupakan salah satu instrumen vital yang mendukung pendapatan daerah, yang hasilnya akan digunakan untuk membiayai berbagai program pembangunan Kota Cirebon. 

Dengan pembayaran PBB yang lancar dan tepat waktu, pembangunan Kota Cirebon dipastikan dapat terus berkembang dan meluas, mencakup berbagai aspek kehidupan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Pj Sekda menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mencapai target PBB. 

Ia menjelaskan, pajak daerah, khususnya PBB, menjadi sumber utama pendapatan yang digunakan untuk pembangunan Kota Cirebon.

“Oleh karena itu, pencetakan massal SPPT PBB-P2 ini merupakan langkah krusial untuk memastikan bahwa target PBB dapat tercapai dengan baik,” ujarnya.

Pj Sekda juga mengingatkan kepada Camat, Lurah, dan Ketua RW untuk segera membagikan SPPT PBB-P2 kepada seluruh wajib pajak. Ia mengajak masyarakat untuk membayar PBB tanpa menunggu jatuh tempo.

“Saat ini, ada berbagai kemudahan dalam membayar PBB, seperti layanan online dan pembayaran di minimarket. Mari manfaatkan kemudahan ini untuk membayar pajak tepat waktu,” tambahnya.

Pj Sekda berharap agar target PBB untuk tahun 2025 yakni sekitar Rp70 miliar, dapat tercapai dengan baik. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bekerja sama demi pencapaian target tersebut.

“Pajak sangat penting untuk kelangsungan pembangunan Kota Cirebon. Kami mengajak semua pihak untuk mempercepat proses pembayaran sesuai dengan tagihan yang tertera di SPPT,” ungkapnya.

Pj Sekda memberikan apresiasi kepada masyarakat yang telah taat membayar pajak. “Kami berharap, warga yang masih menunggak pajak, untuk segera melunasi kewajibannya, agar pembangunan kota kita bisa terus berjalan dengan lancar,” katanya.

Kepala Badan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Cirebon, H Mastara SP MSi mengungkapkan bahwa pihaknya telah mencetak dan mendistribusikan sebanyak 86.081 SPPT PBB-P2 untuk Tahun Pajak 2025. Mastara optimis bahwa target capaian PBB tahun ini, yang sebesar Rp70.421.248.093, akan tercapai dengan baik.

“Pembayaran PBB sangat penting bagi keberlangsungan pembangunan di Kota Cirebon. Dengan membayar PBB, masyarakat secara langsung berkontribusi dalam pembangunan kota. Oleh karena itu, kami terus mendorong masyarakat untuk segera membayar PBB mereka, agar pembangunan Kota Cirebon semakin meluas dan semakin baik,” ujar Mastara. (Hafid)

Penanaman Jagung Serentak 1 Juta Hektare, Pemkab Cirebon Dorong Swasembada Pangan

KABUPATEN CIREBON — Dalam upaya mendukung program Swasembada Pangan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Kabupaten Cirebon mengambil langkah besar dengan menggelar penanaman jagung serentak pada satu juta hektare lahan di seluruh Indonesia.

Kegiatan yang melibatkan Pemerintah Kabupaten Cirebon, Polresta Cirebon, bersama unsur Forkopimda, dan Yayasan Persiapan Generasi Baru (YPGB) ini berlangsung di Dusun Kroya Desa Tanjunganom, Kecamatan Pasaleman, Selasa (21/1/2025).

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, dalam keterangannya menyatakan, bahwa langkah ini menjadi bagian penting dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional.

“Hari ini kita melaksanakan penanaman jagung di Kabupaten Cirebon sebagai kontribusi untuk mendukung program nasional. Sebelumnya, kami telah mengadakan pertemuan dengan seluruh camat untuk mempersiapkan langkah-langkah teknis,” ujar Wahyu.

Pemkab Cirebon menargetkan pemanfaatan lahan-lahan tidur yang belum optimal. Selain itu, kebutuhan benih jagung diperkirakan mencapai 6,3 ton untuk 412 desa di Kabupaten Cirebon.

Wahyu menyampaikan, bahwa pihaknya telah mengajukan permohonan bantuan benih kepada Kementerian Pertanian.

“Kami juga berencana memanfaatkan benih berkualitas, seperti Bayangkara untuk meningkatkan produktivitas,” ungkap Wahyu.

“Jika rata-rata hasil pipil saat ini 5,7 ton per hektare, maka penggunaan benih unggul bisa mendongkrak hasil hingga 12 ton per hektare,” imbuhnya.

Dengan asumsi hasil 5,7 ton per hektare, penanaman jagung di Kabupaten Cirebon diproyeksikan menghasilkan lebih dari 1.300 ton jagung pipil dalam satu musim.

Angka ini akan terus meningkat seiring perluasan lahan dan penggunaan benih unggul.

“Langkah ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan lokal, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan pada kebutuhan pangan nasional,” tukasnya.

Tidak hanya fokus pada penanaman, Pemkab Cirebon juga telah berkoordinasi dengan Bulog untuk memastikan hasil panen terserap dengan baik.

“Bulog siap menampung hasil panen petani, sehingga tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga kebutuhan Jawa Barat dan nasional,” ucapnya menambahkan.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kolaborasi berbagai pihak.

“Kami bersama Forkopimda, Dinas Pertanian, kelompok tani, dan elemen masyarakat telah menyiapkan 302,5 hektare untuk penanaman jagung, termasuk jagung pipil seluas 105 hektare,” ungkapnya.

Polresta Cirebon juga memanfaatkan lahan YPGB seluas 5 hektare sebagai lokasi percontohan.

“Dari total lahan YPGB, 1,2 hektare sudah ditanami. Kami berharap kegiatan ini dapat mendorong pemanfaatan lahan tidur lainnya untuk meningkatkan ketahanan pangan,” imbuhnya. (din)

Estriana Ungkapkan Perasaan Terima Kasihnya Kepada Pihak Kampus UIN Cirebon dan Pihak NGO Indonesia Youth Action

CIREBON, FC – Nama Estriana Arifah Mahfud kembali mencuat di kancah internasional. Lulusan baru UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon ini berhasil meraih predikat Favorite Delegate dan memimpin tim Higher Education memenangkan penghargaan Best Team dalam International Youth Exchange Conference (IYEC) #9, yang berlangsung di Singapura, Malaysia, dan Thailand pada 14-19 Januari 2025.

Sebagai pemimpin yang inspiratif, Estriana memimpin tim yang terdiri dari Rusmita Sari (Medan), Femi C.E. Pakpahan (Tarutung), Kareena Ayudya Maheswari (Jakarta), Gisthia Shifwa Fatiya (Sumedang), dan Nasywa Az-Zayan Hanani (Purwakarta). 

Bersama-sama, mereka menciptakan inovasi melalui program Strategi KP4 (Kolaborasi Pemuda dan Pemerintah Peduli Pendidikan) yang berfokus pada pengembangan pendidikan di wilayah Raja Ampat dan daerah 3T lainnya. Program ini juga direncanakan untuk didokumentasikan dalam sebuah karya ilmiah.

Selain keberhasilannya di IYEC, Estriana tetap aktif membawa nama baik Kota Cirebon dan Provinsi Jawa Barat sebagai Rara Kota Cirebon dan Duta Pendidikan Inteligensia Provinsi Jawa Barat.

“Meskipun sudah lulus, saya ingin menunjukkan bahwa kontribusi dan prestasi bisa terus dilakukan melalui berbagai ajang, baik nasional maupun internasional,” ujar Estriana.

Ia juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada NGO Indonesia Youth Action, yang telah memberinya dua kesempatan berharga : pertama, sebagai delegasi fully funded Action Youth di Bromo, dan kedua, sebagai penerima penghargaan di IYEC#9. 

Estriana juga menyampaikan apresiasinya kepada timnya atas kerja sama yang solid dalam meraih prestasi ini.

Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkarya dan berprestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. (din)

Pemkab Cirebon Terus Upayakan Penanganan Dampak Banjir

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon terus mengintensifkan upaya penanganan pascabanjir yang menggenangi enam kecamatan dan 15 desa, yang berdampak terhadap 2.921 rumah, lima fasilitas pendidikan, sembilan tempat ibadah, empat jembatan, serta 357 hektare lahan persawahan.

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, menjelaskan bahwa banjir tersebut berdampak pada 3.125 kepala keluarga (KK) dengan total 10.820 jiwa. Sebanyak 136 warga sempat mengungsi, namun kini telah kembali ke rumah masing-masing.

“Kami bersama TNI, Polri, DPRD, serta instansi pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten terus menangani dampak bencana banjir ini,” kata Wahyu usai rapat pimpinan (rapim) di Ruang Nyi Mas Gandasari Setda Kabupaten Cirebon, Senin (20/1/2025).

“Penanganan meliputi distribusi makanan, layanan kesehatan, hingga pembersihan area terdampak yang melibatkan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan BPBD,” ungkapnya.

Perbaikan mendesak, seperti pegangan jembatan yang sempat rusak akibat banjir, sudah diselesaikan, sehingga akses masyarakat kembali normal.

Meski demikian, ia menyampaikan untuk dampak besar lainnya, Pemkab Cirebon masih perlu melakukan pembahasan lebih lanjut dengan Forkopimda serta pihak pemerintah pusat dan provinsi.

“Kami akan melanjutkan rapat teknis untuk membahas perbaikan item-item penting, seperti Bendung Canggung, Jembatan Sumber, dan tembok penahan tanah (TPT) yang jebol. Anggaran untuk penanganan ini juga akan dibahas dalam rapat tersebut,” ujar Wahyu.

Wahyu mengungkapkan, bahwa pihaknya masih menganalisis kemungkinan untuk menetapkan status tanggap darurat. Keputusan tersebut akan berdasarkan fakta-fakta di lapangan dan pembahasan lebih lanjut dengan berbagai pihak terkait.

Saat ini, upaya penanganan dilakukan menggunakan anggaran yang tersedia, termasuk bantuan dari Kementerian Sosial dan Dinas Sosial.

Ia juga menambahkan, bahwa kebutuhan anggaran untuk pemulihan serta langkah antisipasi ke depan akan dihitung secara teknis.

Untuk rumah yang rusak, pemerintah akan memanfaatkan program rumah tidak layak huni (Rutilahu), agar masyarakat terdampak dapat segera mendapatkan bantuan perbaikan. (Nisa)

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cirebon Tanggap Persoalan Lingkungan dan Sosial Kemasyarakatan

Kepala Dinas LH Kota Cirebon, bersama staf dan pegawai di lingkungan kantor DLH.


CIREBON, FC  – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cirebon menunjukkan komitmen nyata dalam menangani persoalan lingkungan sekaligus memberikan perhatian khusus terhadap isu sosial yang berhubungan dengan kelestarian lingkungan. 

Peran aktif ini tercermin dari berbagai langkah yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan lingkungan, termasuk mendukung masyarakat dan komunitas yang peduli terhadap lingkungan.

Kepala DLH Kota Cirebon tidak hanya fokus pada kebijakan internal, tetapi juga turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi lingkungan dan mencari solusi atas masalah yang ada. Salah satu bentuk dukungan konkret adalah pemberian bantuan dana kepada masyarakat dan komunitas yang aktif bergerak di bidang pelestarian lingkungan. Langkah ini diharapkan mampu memberikan dorongan lebih besar bagi masyarakat untuk terus terlibat dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan.

Selain itu, Kepala DLH juga menekankan pentingnya peran bersama dari seluruh elemen masyarakat. Ia mengimbau agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai, yang dapat mengakibatkan berbagai dampak lingkungan seperti banjir dan pencemaran. Menurutnya, menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama yang harus dimulai dari tindakan kecil namun konsisten.

"Kami sangat berharap kepada semua pihak untuk ikut berperan aktif dalam menjaga dan melestarikan lingkungan. Jangan lagi membuang sampah ke sungai, mari kita jaga bersama demi keselamatan dan keberlangsungan hidup kita semua," ujar Kepala DLH Kota Cirebon.


Dengan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan komunitas lingkungan, Kota Cirebon diharapkan dapat menjadi wilayah yang lebih hijau dan bebas dari permasalahan lingkungan yang dapat merugikan generasi mendatang. "Lingkungan adalah aset bersama, dan hanya dengan kebersamaan kita bisa melestarikannya," tutupnya. (din)