Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 25 Februari 2025

SMSI Kabupaten Cirebon Rayakan HUT ke-8 dengan Bakti Sosial untuk Anak Panti Asuhan

 


KABUPATEN CIREBON  - Kepengurusan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Cirebon menggelar bakti sosial dengan menyambangi Graha Yatim dan Dhu'afa Yayasan Harapan Robbani, di jalan Kesambi Dalam No. 15/95, Kesambi, Drajat, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat, guna memberikan bantuan sembako untuk anak-anak panti.

Aksi bakti sosial ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) ke- 79 dan Hari Ulang Tahun Serikat Media Siber Indonesia (HUT SMSI) ke-8 pada tanggal 7 Maret 2025.

Penyaluran paket sembako dipimpin langsung oleh Toto M Said, selaku ketua SMSI Kabupaten Cirebon.

Toto mengatakan  bahwa bantuan sembako ini adalah bentuk komitmen dari pengurus SMSI Kabupaten Cirebon untuk mendukung masyarakat, khususnya anak-anak Yatim Piatu.

“Hari ini kebetulan merupakan peringatan hari jadi SMSI yang ke-8, yang dirayakan serentak oleh pengurus SMSI di seluruh tanah air. Sebagai ungkapan rasa syukur, kami mengadakan kegiatan sosial di panti asuhan. Ini adalah manifestasi kepedulian kami terhadap anak-anak di panti. Berbagai rejeki kami bagi kepada mereka. Karena rezeki yang kami peroleh dari Allah, terdapat hak anak-anak ini di dalamnya. Hal ini perlu kami sebarkan kepada orang lain, termasuk kepada anak-anak di panti asuhan ini,” ungkap Toto, Selasa (25/2/2025).

Menurut Toto, program serupa ini telah diadakan beberapa kali sebelumnya dan menjadi bagian dari dedikasi SMSI Kabupaten Cirebon untuk memberikan  manfaat bagi sesama.

"Melalui inisiatif ini, kami ingin mendorong masyarakat untuk lebih acuh terhadap yang membutuhkan. Selain itu, kegiatan ini juga berfungsi sebagai pengingat akan tanggung jawab sosial kita, yang tidak hanya terkait dengan profesi kita sebagai jurnalis, tetapi juga sebagai anggota dari komunitas yang lebih luas," jelasnya.

Toto berharap agar bantuan yang disalurkan kepada anak-anak yatim ini dapat dimanfaatkan dengan baik, membawa kebahagiaan, dan memberikan sedikit keringanan bagi mereka. "Saya juga ingin mengucapkan terima kasih atas kerjasama semua sponsor yang telah mendukung dan mensukseskan kegiatan ini," ungkapnya.

Sementara itu, Rika, salah satu pengurus yayasan panti asuhan mengaku bersyukur dengan bantuan sembako yang disalurkan SMSI Kabupaten Cirebon.

“Kami mengucapkan terima kasih pada SMSI Kabupaten Cirebon atas bantuan sembako dan lainnya. Ini yang kami pergunakan untuk menghidupi anak-anak sehari-hari, semoga Allah SWT membalas kebaikannya,' ucapnya. (din)

Dinsos Kabupaten Cirebon Salurkan Alat Bantu Untuk Puluhan Penyandang Disabilitas

KABUPATEN CIREBON — Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cirebon menggelontorkan bantuan berupa alat bantu untuk 80 penyandang disabilitas. Penyaluran alat bantu itu dilaksanakan di gedung Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Cirebon, Kecamatan Sumber, Selasa (25/2/2025).

Wakil Bupati (Wabup) Cirebon, Agus Kurniawan Budiman yang akrab disapa Jigus ini, menyerahkan secara simbolis bantuan bagi penyandang disabilitas didampingi Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cirebon, Indra Fitriani.

Jigus mengatakan, penyaluran alat bantu disabilitas, seperti tongkat hingga kursi roda itu merupakan implementasi dari undang-undang.

“Pemkab Cirebon wajib memberikan atau memenuhi hak penyandang disabilitas. Jadi, alhamdulillah melalui Dinas Sosial, kita memberikan bantuan kepada para penyandang disabilitas,” ucap Agus.

Jigus menyebut, bahwa Kabupaten Cirebon memiliki Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2024 tentang Pelindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas.

Sehingga, pemerintah berkewajiban memenuhi hak penyandang disabilitas, salah satunya memberikan alat bantu untuk aksesibilitas. Tak hanya itu, Pemkab Cirebon juga terus berupaya meningkatkan penyerapan tenaga kerja bagi disabilitas.

“Supaya disabilitas mendapatkan haknya sebagai warga negara, ke depan kita akan terus berkoordinasi dengan perangkat daerah lainnya (penyerapan tenaga kerja disabilitas),” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinsos Kabupaten Cirebon, Indra Fitriani menjelaskan, penyaluran bantuan berupa alat bantu merupakan upaya mengembalikan fungsi sosial penyandang disabilitas. Sehingga, mereka bisa merasakan kemandirian dalam melakukan hal-hal dasar.

“Sebanyak 80 disabilitas (penerima bantuan) yang tersebar di Kabupaten Cirebon,” ucap Fitri—sapaan akrab Kadinsos.

Fitri menjelaskan, pemenuhan hak bagi disabilitas itu merupakan perwujudan dari implementasi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Disabilitas. Pemerintah pusat dan daerah harus memberikan pelayanan inklusif dengan memberikan perlindungan hak-hak disabilitas dalam pelayanan sosial. (din)

Senin, 24 Februari 2025

Pejabat Baru UIN Siber Cirebon Dilantik, Perkuat Tata Kelola Akademik dan Kelembagaan Berbasis Digital



CIREBON – Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang juga dikenal sebagai Cyber Islamic University (CIU), resmi melaksanakan pelantikan serta pengambilan sumpah dan janji jabatan tertentu di lingkungan universitas untuk periode 2025-2027. 

Acara ini berlangsung di Auditorium Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) lantai 4 dan dipimpin langsung oleh Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag.

Dalam arahannya, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari puncak transformasi kelembagaan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang kini semakin berkembang dengan diterbitkannya Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Statuta Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon. 

Transformasi ini diharapkan dapat memperkuat tata kelola akademik dan kelembagaan universitas dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi berbasis digital.

Pelantikan ini mencakup berbagai posisi strategis, termasuk wakil rektor, dekan fakultas, serta pimpinan Pascasarjana. Berikut adalah daftar pejabat yang dilantik:

Para Wakil Rektor :

Dr. H. Ayus Ahmad Yusuf, S.E., M.Si. – Wakil Rektor Bidang Akademik

Prof. Dr. H. Jamali, M.Ag. – Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum

Prof. Dr. Hajam, M.Ag. – Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama

Para Dekan Fakultas:

Dr. H. Saifuddin, M.Ag. – Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan

Dr. H. Didi Sukardi, M.H. – Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Dr. Naila Farah, M.Ag. – Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam

Dr. H. Edy Setyawan, Lc., MA. – Dekan Fakultas Syari’ah

Dr. H. Anwar Sanusi, M.Ag. – Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab

Direktur dan Wakil Direktur Pascasarjana:

Prof. Dr. H. Ilman Nafi’a, M.Ag. – Direktur Pascasarjana

Prof. Dr. H. E. Sugianto, M.H. – Wakil Direktur Pascasarjana

Acara pelantikan ini berlangsung dengan khidmat, dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, dosen, serta perwakilan mahasiswa. 

Dalam sambutannya, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag. menekankan pentingnya sinergi antarunit dalam meningkatkan mutu pendidikan di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. 

Ia juga berharap agar para pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan tugasnya dengan penuh dedikasi serta mampu membawa universitas menuju keunggulan akademik dan institusional.

Dengan adanya pelantikan ini, diharapkan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon semakin siap dalam menghadapi tantangan pendidikan berbasis digital serta terus berkontribusi dalam mencetak lulusan yang unggul dan berdaya saing global.

Dan untuk informasi selengkapnya bisa mengunduh link dibawah ini :

332_SK Ketua dan Sekretaris Lembaga 2025

333_SK Ketua dan Sekretaris SPI. 2025

334_SK Ketua dan Sekretaris UPT, Pusat 2025

335_SK Pengelola Lab Fakultas 2025

336_SK Wakil Dekan 2025

337_SK Ketua Rumah Moderasi 2025

331_SK Kajur,Kaprodi, Sekjur, Sekprodi 2025

Wakil Wali Kota Ajak ASN Wujudkan Visi Pembangunan Kota Cirebon

CIREBON – Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati SPdI, memberikan arahan dalam apel pagi yang digelar di halaman Balai Kota Cirebon pada Senin (24/2). 

Apel pagi tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Dr Drs H Agus Mulyadi MSi. Turut hadir dalam kesempatan itu, para Staf Ahli Wali Kota, Asisten, Kepala Perangkat Daerah, serta seluruh pegawai di lingkungan Sekretariat Daerah Kota Cirebon.

Wakil Wali Kota mewakili Wali Kota Cirebon yang sedang mengikuti retreat di Akademi Militer Magelang bersama seluruh Kepala Daerah se-Indonesia, yang berlangsung dari 21 hingga 28 Februari.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Cirebon untuk bersatu dalam satu gerbong pembangunan, demi mewujudkan visi besar Kota Cirebon, yakni "Terwujudnya Kota Cirebon yang Sejahtera, Tertata, Aspiratif, Religius, Aman, dan Berkelanjutan pada tahun 2029" yang dikenal dengan "Setara Berkelanjutan".

"Dalam menjalankan visi ini, kita bukan hanya sekadar menanamkan slogan, namun harus menjadi pedoman hidup dalam setiap langkah pembangunan. Saya ingin mengajak semua ASN untuk berperan aktif dan berkomitmen mewujudkan visi tersebut," ungkap Wakil Wali Kota.

Wakil Wali Kota juga mengajak seluruh ASN untuk meningkatkan kinerja, inovasi, serta profesionalisme dalam menjalankan tugas. 

"Dukungan dari semua pihak sangat penting, terutama dari Pak Sekda, Staf Ahli Wali Kota, Asisten, Kepala Perangkat Daerah dan masyarakat. Kita harus bekerja bersama untuk mencapai target-target pembangunan yang telah ditetapkan," tambahnya.

Menurut Wakil Wali Kota, ASN harus memiliki integritas dan etos kerja tinggi, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, terutama dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pelayanan publik. 

"Dengan transformasi digital yang optimal, kita bisa meningkatkan efisiensi dan mempercepat pencapaian pembangunan. Semoga kita bisa menjadikan pekerjaan ini sebagai ladang pengabdian dan amal soleh untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kota Cirebon," tutupnya.



Bupati-Wabup Cirebon Canangkan 12 Program Prioritas Di 100 Hari Kerja

KABUPATEN CIREBON — Pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon melaksanakan rapat pimpinan (rapim) tentang program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Cirebon.

Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman hadir dalam rapat yang digelar di Ruang Nyimas Gandasari, Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Cirebon, Senin (24/2/2025).

Agus mengatakan, sebanyak 12 program yang jadi prioritas selama 100 hari kerja. Belasan program prioritas itu dari mulai infrastruktur hingga kesehatan masyarakat.

“Atas izin Pak Bupati, saya melaksanakan rapim dengan para kepala perangkat daerah membahas tentang 100 hari kerja. Insyaallah optimis,” kata Agus usai rapim.

Dalam rapat tersebut, hadir juga para camat se-Kabupaten Cirebon untuk mendukung program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Cirebon.

Program 100 hari kerja ini sesuai dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Cirebon, Imron dan Agus Kurniawan Budiman.

“Ada 12 program prioritas. Ada yang berkaitan dengan Dinas Sosial (Dinsos), perizinan, Dinas Kesehatan (Dinkes) terkait dengan BPJS, Dinas Pendidikan, dan lainnya,” lanjut Agus.

“Alhamdulillah, nanti ada sekolah unggulan, di antaranya jenjang SD dan SMP. Kemudian, terkait infrastruktur jalan, tadi dibahas dengan PUTR, dan dinas lainnya lengkap,” tuturnya.

Agus mengatakan, untuk realisasi 100 hari kerja di sektor infrastruktur akan disinkronkan dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2025.

“Mungkin dalam beberapa hari ke depan, kita rapat dengan TAPD terkait ini. Nanti akan membahas terkait dengan 100 hari kerja,” ucap Agus.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon, Hilmy Riva’i menjelaskan, 12 program prioritas itu sangat realistis untuk direalisasikan pada program 100 hari kerja. Hal ini juga berdasarkan dengan kalkulasi kekuatan finansial Pemkab Cirebon.

“Memang ada infrastruktur, ada mekanisme keuangan berbeda. Tapi, minimal launching dilakukan di 100 hari kerja. Misalnya, sarana prasarana ruang kelas, baik renovasi ataupun ruang kelas baru,” ungkap Hilmy.

“Minimal (diluncurkan) di 100 hari kerja, penyelesaiannya tergantung mekanisme keuangan dan administratif,” pungkasnya. (din)









Minggu, 23 Februari 2025

Wali Kota Cirebon Ikuti Retret Pembekalan Kepala Daerah di Magelang

CIREBON - Wali Kota Cirebon, Effendi Edo SAP MSi, bersama dengan ratusan kepala daerah lainnya mengikuti Retret Pembekalan Kepala Daerah 2025 yang digelar di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah.

Dalam acara ini, para kepala daerah mengikuti serangkaian kegiatan, termasuk pengarahan dari Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, serta materi pembekalan terkait isu-isu penting seperti pencegahan korupsi, pertumbuhan ekonomi, hilirisasi, dan reformasi birokrasi.

Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, secara resmi membuka acara Retret Pembekalan Kepala Daerah 2025 pada Sabtu (22/2/2025). 

Dalam sambutannya, Tito menyampaikan pentingnya kegiatan ini sebagai ajang untuk memperkuat koordinasi antar kepala daerah, agar mereka dapat bekerja secara lebih sinkron dan efektif. 

"Retret ini menjadi momentum bagi kepala daerah untuk saling mengenal dan berkolaborasi demi kemajuan daerah masing-masing," ujar Tito.

Retret tersebut dihadiri oleh para kepala daerah dari seluruh Indonesia, termasuk gubernur, bupati, dan wali kota. Mereka mengenakan seragam Satpol PP sebagai bagian dari simbol kebersamaan dan kedisiplinan. 

Tito juga mengapresiasi sejumlah daerah yang sudah memanfaatkan kesempatan ini untuk mempererat hubungan antar kepala daerah. 

"Saya berharap hubungan yang terjalin di sini akan membantu mengurangi hambatan-hambatan yang selama ini ada, dan memudahkan kita untuk mewujudkan pemerintahan yang lebih baik," tambahnya.

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menyatakan bahwa acara ini sangat bermanfaat dalam membentuk mental seorang pemimpin daerah. 

"Di sini, kami dilatih untuk menjadi pemimpin yang lebih baik dan lebih dekat dengan masyarakat. Selain itu, kegiatan seperti senam pagi dan latihan baris-berbaris menjadi sarana yang efektif untuk memperkuat kebersamaan dan disiplin di kalangan kami sebagai pemimpin daerah," kata Effendi.

Retret ini terdiri dari dua gelombang. Gelombang pertama, yang berlangsung dari 21 hingga 28 Februari 2025, diikuti oleh 505 kepala daerah dari seluruh Indonesia. 

Acara ini dilaksanakan setelah pelantikan kepala daerah pada 20 Februari 2025 di Jakarta. Sementara itu, gelombang kedua akan melibatkan 40 kepala daerah lainnya, dan penjadwalan kegiatan ini akan menunggu keputusan dari Mahkamah Konstitusi terkait hasil Pilkada.




Bakti Amal dan Kajian Terjemah Al-Qur'an : Bangun Peradaban Ilmu Melalui Cinta Pustaka UIN Siber Cirebon

CIREBON  – Dalam semangat kebersamaan menyambut bulan suci Ramadhan dan kecintaan terhadap Al-Qur’an, Komunitas Cinta Pustaka Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang juga dikenal dengan Cyber Islamic University (CIU), berkolaborasi dengan Perpustakaan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Jami’ Al-Munawwarah dalam menyelenggarakan Bakti Literasi & Kajian Terjemah Al-Qur'an bertajuk “Membangun Peradaban Melalui Ilmu dan Kepedulian”. 

Bertempat di Masjid Jami’ Al-Munawwarah, Kota Cirebon, acara ini sukses mempertemukan masyarakat, pelajar, dan akademisi dalam satu momen penuh inspirasi dan kepedulian sosial.

Hadir sebagai pemateri utama, Ustadz H. Ahmad Khoirudin, Lc., M.H. (Ketua Pusat Konsultasi dan Bantuan Hukum/PKBH UIN SSC) memberikan kajian mendalam mengenai terjemahan ayat-ayat suci Al-Qur’an serta mengulas nilai-nilai aplikatif dalam kehidupan sehari-hari. Tausiyah inspiratif yang beliau sampaikan menggugah semangat peserta untuk semakin memahami makna Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

Acara ini juga mendapatkan dukungan penuh dari Komunitas Cinta Pustaka UIN SSC, dengan keterlibatan aktif Syibli Maufur, M.Pd. (Kepala Perpustakaan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon), Rifaldi Shafar (Ketua Komunitas Cinta Pustaka), Rahmadian Fatmawati (Ketua Pelaksana Komunitas Cinta Pustaka), serta jajaran panitia lainnya. Kehadiran Bapak Suwarso, S.Kom. dari DKM Masjid Al-Munawwarah beserta Remaja Masjid semakin menguatkan sinergi dalam menyukseskan acara ini.

Selain kajian, acara ini juga diisi dengan kegiatan bakti amal, sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama. Bantuan disalurkan kepada mereka yang membutuhkan, menegaskan pentingnya berbagi dalam meraih keberkahan hidup.

Keterlibatan aktif pelajar dari berbagai sekolah di Cirebon turut memperkaya acara ini. Peserta dari SMAN 1 Kota Cirebon, SMAN 2 Kota Cirebon, SMAN 6 Kota Cirebon, SMAN 8 Kota Cirebon, SMA Yadika Kota Cirebon, SMK Yadika Kota Cirebon, dan SMPN 3 Kota Cirebon hadir dengan antusias, berpartisipasi dalam sesi kajian dan diskusi yang menggugah pemikiran.

Lebih dari sekadar kajian dan bakti sosial, acara ini juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan UIN SSC kepada masyarakat, khususnya di wilayah Cirebon dan sekitarnya (Wilayah 3). Dengan memperkenalkan lingkungan akademik dan keislaman yang kuat, acara ini juga menjadi ajang promosi bagi Perpustakaan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai pusat literasi keislaman dan PKBH UIN SSC sebagai layanan hukum berbasis syariah.

Dengan harapan yang besar, kegiatan seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai jembatan dalam memperkuat pemahaman terhadap Al-Qur’an, membangun kepedulian sosial, serta mempererat hubungan antara UIN SSC, masyarakat, dan dunia pendidikan. Semoga langkah kecil ini menjadi pijakan menuju ridho Ilahi dan keberkahan bagi kita semua.

UKM EL-FAHD UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Juara Dinus Futsal Cup 2025

 

SEMARANG – Prestasi gemilang kembali diraih oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) EL-FAHD UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang jugadikenal dengan Cyber Islamic University (CIU). 

Tim futsal kebanggaan kampus ini berhasil menjuarai Dinus Futsal Cup 2025, sebuah turnamen nasional bergengsi yang diselenggarakan oleh UKM Bola dan Futsal Universitas Dian Nuswantoro (UDINUS) Semarang pada tanggal 20-23 Februari 2025 di GOR Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang.

Perjalanan UKM EL-FAHD menuju juara penuh tantangan dan semangat pantang menyerah. Mengawali turnamen dengan kemenangan meyakinkan di Grup A, tim ini sukses melaju ke babak semifinal. 

Di semifinal, mereka berhadapan dengan Institut Teknologi Nasional (ITENAS) Bandung dalam pertandingan yang sangat ketat. Dengan strategi yang matang dan kerja sama tim yang solid, UKM EL-FAHD berhasil mengalahkan ITENAS dan melaju ke final, bertemu Universitas Semarang (USM).

Partai final berjalan sengit, dengan kedua tim menampilkan permainan terbaik mereka. Namun, semangat juang tinggi dan determinasi tim EL-FAHD akhirnya membuahkan hasil. 

Ahmad Dendi, mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), menjadi pahlawan kemenangan setelah mencetak gol tunggal yang menakjubkan di babak kedua, membawa timnya meraih kemenangan 1-0. Gol tersebut menjadi penentu, dan sorak-sorai kemenangan bergema di lapangan.

Tak hanya berhasil meraih gelar juara, dua pemain EL-FAHD juga meraih penghargaan individu. Ahmad Dendi dinobatkan sebagai Top Skor dengan 7 gol sepanjang turnamen, sementara Tubagus Al-Furqon Sasi Kirana terpilih sebagai Best Player berkat penampilan luar biasanya di setiap pertandingan. 

Kedua pemain ini berasal dari Program Studi Ekonomi Syariah FEBI, membuktikan bahwa prestasi akademik dan olahraga bisa berjalan seiring.

Sebagai Manajer; M. Rifqie Iskak Dimyatie, Pelatih; Dody Dahwana Putera, Asisten Pelatih; Dika Arif Darmawan. Dan inilah nama para pemain UKM EL-FADH:

1. Abin Dwi Ramadhan (Hukum Tata Negara - Fasya)

2. Fadel Muhamad Rizki (IAT - FUA)

3. Juliyanto (SKI - FUA)

4. Perdi Pirmansyah (SKI - FUA)

5. Zamaluddin (BKI - FDKI)

6. Dadan Ramdhan (PMI - FDI)

7. Tubagus Al-Furqon Sasi Kirana (Ekos - FEBI)

8. M. Irfan Padang (Ekos - FEBI)

9. Daffa Ahmad Faqih (Ekos - FEBI)

10. M. Fuad Ismail (Ekos - FEBI)

11. Oying Abdul Muhyi (HTN - Fasya)

12. Febri Aulia (HTN - Fasya)

13. Febry Zendry Maulana (HTN - Fasya)

14. Ahmad Dendi (Ekos - FEBI)

Keberhasilan ini tak lepas dari dukungan penuh berbagai pihak. Ketua Umum UKM EL-FAHD, Fadel Muhamad Rizki, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag, Wakil Rektor III, Prof. Dr. H. Hajam, M.Ag, Pembina UKM EL-FAHD, Tommy Saladin, M.Ag, serta Presiden DEMA Universitas Miftahul Rizqi yang mendukung tim melalui Kementerian Olahraga. Dukungan moral dan materi dari pimpinan universitas sangat berarti dalam perjalanan tim menuju prestasi ini.

Fadel berharap kemenangan ini akan menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon untuk terus berprestasi baik di bidang akademik maupun non-akademik. 

"Dengan semangat kemenangan ini, UKM EL-FAHD berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas permainan dan berusaha meraih prestasi lebih tinggi di turnamen-turnamen mendatang," ujarnya. (din)


Mahasiswa UIN Siber Cirebon Luncurkan Aplikasi Poricare untuk Mitigasi Banjir

CIREBON - Mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dari Jurusan Tadris Biologi yang tergabung dalam tim N2M dengan penuh semangat menyelenggarakan acara peluncuran aplikasi Poricare. 

Kegiatan ini menjadi tahap akhir implementasi inovasi mereka dalam ajang lomba Innovillage, sebagai bentuk kontribusi nyata dalam menghadirkan solusi berbasis teknologi untuk mitigasi banjir. Sabtu, (22/02/2025).

Poricare merupakan sistem digital berbasis sensor dan pemetaan yang dirancang untuk mendukung pembuatan serta pemeliharaan biopori secara lebih efektif dan efisien. 

Acara peluncuran ini berlangsung di ruang kelas MA Nurul Huda Munjul dan dihadiri oleh berbagai pihak yang memberikan dukungan terhadap inovasi ini, termasuk masyarakat sekitar, siswa, para guru, Ketua Jurusan Dr. Evi Roviati, S.Si., M.Pd., dosen pembimbing tim N2M Bambang Ekanara, M.Pd., pihak desa, serta mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Kegiatan yang dimulai pukul 14.00 WIB hingga 16.00 WIB diawali dengan sambutan dari berbagai pihak, termasuk perwakilan desa yang berharap aplikasi ini dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan. 

Ketua Jurusan serta dosen pembimbing turut memberikan apresiasi atas kerja keras tim N2M dalam menghadirkan solusi inovatif yang berbasis ilmu pengetahuan dan berdampak nyata di lapangan.

Selanjutnya, tim N2M memaparkan berbagai fitur unggulan dalam aplikasi Poricare, di antaranya:

1. Sensor Water Level - Memungkinkan pengguna untuk memantau ketinggian air tanah guna menganalisis efektivitas biopori dalam menyerap air hujan.

2. Peta Lokasi Biopori (Map) - Memudahkan pengguna untuk melihat lokasi biopori yang telah dibuat.

3. Sensor Curah Hujan - Memberikan informasi terkait intensitas curah hujan yang dapat digunakan untuk menentukan strategi terbaik dalam mitigasi banjir.

Penerapan biopori sebagai solusi resapan air sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 11: Kota dan Komunitas Berkelanjutan, yang bertujuan menciptakan lingkungan perkotaan yang aman dan tangguh. 

Dengan fitur-fitur unggulan yang dimiliki, Poricare tidak hanya menjadi alat edukasi tetapi juga solusi nyata dalam membangun komunitas yang lebih adaptif terhadap perubahan iklim.

Tim N2M juga melakukan demonstrasi langsung mengenai cara kerja aplikasi Poricare. Peserta yang hadir dapat melihat secara langsung cara mengakses aplikasi, tampilan antarmuka yang mudah digunakan, hingga fitur-fitur utama yang telah dikembangkan. 

Demonstrasi ini bertujuan agar masyarakat, terutama siswa dan perangkat desa, dapat memahami cara menggunakan aplikasi dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Antusiasme peserta sangat tinggi, terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi yang terjadi selama sesi presentasi dan demonstrasi. 

Para peserta menunjukkan minat besar terhadap inovasi ini, terutama dalam hal potensi implementasi Poricare di daerah lain yang menghadapi permasalahan banjir serupa.

Peluncuran aplikasi Poricare ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran dan aksi nyata untuk mengatasi permasalahan banjir dengan pendekatan yang lebih modern dan berbasis teknologi. 

Dengan kolaborasi antara mahasiswa, akademisi, masyarakat, dan pemerintah desa, inovasi ini berpotensi berkembang lebih luas serta memberikan dampak positif jangka panjang bagi lingkungan.

Sebagai tim pengembang, tim N2M berharap aplikasi ini tidak hanya berhenti pada tahap perlombaan, tetapi juga dapat terus dikembangkan dan dimanfaatkan oleh berbagai pihak untuk menciptakan lingkungan yang lebih ramah air, hijau, dan bebas banjir.

Jumat, 21 Februari 2025

Pemkab Cirebon Persiapkan Verifikasi ODF Oleh Tim Provinsi Jawa Barat

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar Sosialisasi Verifikasi Open Defecation Free (ODF) secara hybrid di Ruang Nyi Mas Gandasari, Setda Kabupaten Cirebon, Jumat (21/2/2025).

Kegiatan ini merupakan langkah persiapan sebelum verifikasi ODF oleh tim dari Provinsi Jawa Barat yang dijadwalkan berlangsung pada 24-26 Februari 2025.

Dalam sambutan Bupati Cirebon Imron, yang dibacakan oleh Asisten Daerah Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Mochamad Syafrudin, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan akses sanitasi sebagai bagian dari upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam persiapan verifikasi ODF ini,” katanya.

Ia menjelaskan, kesehatan adalah hak asasi setiap warga masyarakat, dan pemerintah memiliki kewajiban untuk memastikan bahwa semua warga mendapatkan akses terhadap fasilitas sanitasi yang layak.

Oleh karena itu, Pemkab Cirebon harus berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan yang sehat dan bersih.

Ia menambahkan, bahwa keberhasilan verifikasi ODF, merupakan bukti nyata dari komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Sanitasi yang baik adalah faktor penting dalam mendukung kualitas hidup. Praktik buang air besar sembarangan (BABS) tidak hanya mencemari lingkungan, tetapi juga menjadi sumber utama penyebaran penyakit, seperti diare, kolera, dan kecacingan,” ujarnya.

Dengan adanya verifikasi ini, kata dia, dipastikan bahwa seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Cirebon benar-benar terbebas dari kebiasaan tersebut.

“Saya mengajak seluruh pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun dunia usaha, untuk bersama-sama memastikan bahwa fasilitas sanitasi di setiap wilayah terus terjaga dan berfungsi dengan baik,” sambungnya.

“Mari kita tunjukkan kepedulian kita, dengan turut serta dalam pemenuhan kebutuhan sanitasi berupa jamban sehat bagi masyarakat,” tukasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinkes Kabupaten Cirebon, Edi Susanto, menjelaskan bahwa deklarasi ODF Kabupaten Cirebon telah dilakukan pada 27 Desember 2024 lalu.

Deklarasi ini merupakan pernyataan kepala daerah, bahwa masyarakat Kabupaten Cirebon telah terbebas dari perilaku BABS.

“Kini, kami bersiap untuk proses verifikasi oleh Tim Verifikator ODF Provinsi Jawa Barat,” ungkap dia.

Verifikasi ODF akan berlangsung dalam tiga tahap. Pada 24 Februari 2025, dilakukan verifikasi dokumen secara daring yang melibatkan kepala daerah, kepala perangkat daerah, camat, kepala puskesmas, serta kepala desa/kelurahan.

Selanjutnya, pada 25 Februari 2025, tim akan turun ke lapangan untuk meninjau kondisi di 12 kecamatan dan desa/kelurahan yang dipilih berdasarkan beberapa kriteria.

Seperti, desa pertama dan terakhir yang mendeklarasikan ODF, desa rawan BABS, serta desa dengan akses jamban tertinggi dan terendah.

Terakhir, pada 26 Februari 2025, hasil verifikasi akan diplenokan dan dipresentasikan kepada pemerintah daerah.

Edi menyampaikan, berbagai persiapan telah dilakukan sebelum pelaksanaan verifikasi, termasuk koordinasi dengan 60 petugas kesehatan lingkungan puskesmas pada 18 Februari 2025 dan diskusi lintas sektor dengan Bagian Kesra, perangkat daerah terkait, serta BAZNAS pada 19 Februari 2025.

“Kami berharap dengan adanya verifikasi ini, Kabupaten Cirebon benar-benar bisa mendapatkan pengakuan sebagai daerah bebas BABS,” ungkapnya.

“Selain itu, status ODF ini juga menjadi pintu masuk untuk verifikasi Kabupaten/Kota Sehat tahun 2025,” pungkasnya. (din)

Kamis, 20 Februari 2025

Usai Resmi Dilantik, Effendi Edo dan Siti Farida Rosmawati Berkomitmen Wujudkan Visi Kota Cirebon Tahun 2029

 

JAKARTA – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melantik 961 kepala daerah terpilih dalam acara serentak yang berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (20/1/2025). Pelantikan ini mencakup 33 gubernur-wakil gubernur, 363 bupati-wakil bupati, serta 85 wali kota-wakil wali kota dari seluruh Indonesia.

Di antara kepala daerah yang dilantik, Effendi Edo dan Siti Farida Rosmawati resmi dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon untuk periode 2025-2030.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa acara pelantikan serentak ini merupakan momen bersejarah dalam pemerintahan Indonesia. "Saudara-saudara saya ingin ingatkan atas nama negara dan bangsa Indonesia bahwa saudara dipilih, saudara adalah pelayan rakyat," ujar Prabowo.

Ia juga mengingatkan para kepala daerah yang baru dilantik agar senantiasa mengutamakan kepentingan rakyat, serta berkomitmen untuk memperjuangkan kesejahteraan masyarakat. Tak hanya itu, Prabowo menekankan bahwa meskipun para kepala daerah berasal dari berbagai latar belakang politik, agama, dan suku, mereka semua merupakan bagian dari satu bangsa besar, Indonesia. 

"Kita telah lahir dalam keluarga besar nusantara, keluarga besar Republik Indonesia, keluarga besar Merah Putih, keluarga besar Bhinneka Tunggal Ika, kita berbeda-beda tapi kita satu," tegas Prabowo.

Prabowo menilai, para kepala daerah yang dilantik ini telah melaksanakan suatu kampanye yang tidak ringan. Untuk itu, lanjut Prabowo, kepercayaan rakyat adalah amanah yang harus dijaga dengan kerja keras. 

"Saudara telah turun ke rakyat, saudara telah minta kepercayaan rakyat dan alhamdulillah saudara berhasil meraih kepercayaan rakyat masing-masing. Harus membela kepentingan rakyat, dan berjuang untuk perbaikan hidup masyarakat," pesannya.

Usai pelantikan, Effendi Edo menyampaikan komitmennya untuk mewujudkan visi terwujudnya Kota Cirebon Sejahtera, Tertata, Aspiratif, Religius, Aman dan Berkelanjutan Tahun 2029. 

"Semoga ini awal dari komitmen kerja bersama untuk Kota Cirebon yang lebih baik. Kami mengajak semua pihak untuk berkontribusi dalam mewujudkannya," ujar Edo.

Edo juga menegaskan bahwa kedekatan dengan masyarakat akan terus dijaga. Ia berkomitmen untuk terus berdialog dengan warga, serta menerima kritik dan saran demi kemajuan kota. “Selama itu untuk kebaikan Kota Cirebon saya menerima kritik, saran dan masukan,” katanya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida, turut menyatakan kesiapannya untuk bekerja bersama Edo dalam menata pemerintahan dan meningkatkan pelayanan publik. “Kami akan saling mendukung untuk mewujudkan visi SETARA, dan kami memohon dukungan dari seluruh masyarakat Cirebon,” ujarnya. (din)



Pemkab Cirebon Tekankan Keberlanjutan Program Dalam Pelantikan Bupati Definitif

KABUPATEN CIREBON — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta para kepala perangkat daerah menyaksikan Pelantikan Kepala Daerah (KDH) dan Wakil Kepala Daerah (WKDH) secara serentak tahun 2025.

Acara tersebut berlangsung di Ruang Nyi Mas Gandasari, Setda Kabupaten Cirebon, pada Kamis (20/2/2025).

Dalam kesempatan itu, Wahyu menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya pelantikan Imron serta Agus Kurniawan Budiman sebagai Bupati dan Wakil Bupati Cirebon definitif periode 2025-2030.

Ia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama, selama masa jabatannya sebagai Pj Bupati sekitar 9 bulan tiga hari di Kabupaten Cirebon.

“Banyak hal yang telah kami lakukan bersama, namun ada juga yang masih belum terselesaikan. Mudah-mudahan program yang belum tuntas dapat dilanjutkan oleh Bupati dan Wakil Bupati definitif,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kabupaten Cirebon atas dukungan dan partisipasi mereka dalam pembangunan daerah.

Selain itu, ia memohon maaf, jika selama masa jabatannya masih terdapat hal yang belum optimal dalam upaya memajukan Kabupaten Cirebon.

“Kami sudah berusaha semaksimal mungkin, dan mudah-mudahan ke depan Kabupaten Cirebon semakin maju, gemilang, dan menyejahterakan masyarakat,” tambahnya.

Wahyu berharap, Bupati dan Wakil Bupati Cirebon definitif mampu menyelesaikan berbagai tantangan daerah, termasuk infrastruktur, investasi, pengelolaan sampah, ketahanan pangan, irigasi, serta penanganan stunting, kemiskinan, dan pengangguran.

“Saya menekankan pentingnya sinergi semua pihak dalam mengatasi persoalan tersebut,” ungkapnya.

Sementara itu, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dalam sambutannya menegaskan pelantikan serentak ini merupakan momen bersejarah bagi Indonesia.

Sebanyak 961 kepala daerah, termasuk gubernur, bupati, dan walikota, dilantik serentak di Istana Merdeka Jakarta oleh kepala negara.

“Ini menunjukkan, Indonesia memiliki demokrasi yang hidup dan dinamis. Saudara-saudara yang telah terpilih berasal dari latar belakang berbeda dan telah berhasil meraih kepercayaan rakyat,” kata Presiden Prabowo.

Ia mengingatkan para kepala daerah yang baru dilantik, bahwa mereka adalah pelayan rakyat yang harus mengutamakan kepentingan masyarakat di atas segalanya.

Presiden juga menegaskan pentingnya menjaga persatuan dalam keberagaman suku, agama, dan latar belakang politik.

“Saudara adalah pelayan rakyat, saudara adalah abdi rakyat. Tugas saudara adalah membela kepentingan rakyat dan memperjuangkan kesejahteraan mereka,” tegasnya. 

Rabu, 19 Februari 2025

Pelantikan PWI Kota Cirebon, Pj Wali Kota Ajak Pers Dukung Ketahanan Pangan

CIREBON – Pj Wali Kota Cirebon mengajak Pers Dukung Ketahanan Pangan, hal itu disampaikan pada acara Peringatan Hari Pers Nasional Tahun 2025 serta pelantikan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Cirebon periode 2024-2027 ya g berlangsung di Balai Kota Cirebon, Rabu, 19 Februari 2025.

Acara ini dihadiri oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Cirebon, Dr. Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si., Pj Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Dr. H. Iing Daiman, S.I.P., M.Si., serta Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon, Ma'ruf Nuryasa, A.P., M.M.

Peringatan Hari Pers Nasional kali ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan kontribusi besar insan pers dalam memberikan informasi yang mendidik, menjaga transparansi, serta memperjuangkan hak-hak publik melalui pemberitaan yang objektif dan profesional.

Dalam kesempatan tersebut, Pj Wali Kota Cirebon mengucapkan selamat kepada pengurus PWI yang baru dilantik dan berharap agar mereka dapat menjaga serta meningkatkan kualitas organisasi.

"Semoga PWI Kota Cirebon semakin solid dalam memberikan peran yang positif bagi dunia pers dan pembangunan daerah," ujarnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada pengurus PWI sebelumnya yang telah berkontribusi dalam mengembangkan dunia jurnalistik, menjaga kebebasan pers, serta mendukung pembangunan di Cirebon dan Indonesia. Pj Wali Kota menyampaikan terima kasih atas dedikasi mereka dalam memajukan sektor jurnalistik.

Tema peringatan Hari Pers Nasional tahun ini adalah "Pers Mengawal Ketahanan Pangan untuk Kemandirian Bangsa". Pj Wali Kota menegaskan bahwa ketahanan pangan adalah salah satu pilar utama dalam menjaga stabilitas negara, sehingga pers memiliki peran penting dalam mengawal isu-isu terkait sektor pertanian dan pangan.

"Pers dapat memastikan kebijakan pemerintah berjalan dengan baik dengan memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat, serta mendorong kesadaran akan pentingnya konsumsi pangan lokal yang bergizi dan berkelanjutan," jelasnya.

Ia juga mengajak pers untuk berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat agar lebih sadar akan pentingnya bertani dan memanfaatkan potensi alam guna mengurangi ketergantungan terhadap impor pangan.

"Mari kita berkolaborasi untuk menciptakan ketahanan pangan yang mandiri di Cirebon," tambahnya.

Selain itu, Pj Wali Kota menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan pers dalam pembangunan daerah. Pers yang profesional dan berintegritas sangat diperlukan untuk mendukung berbagai program pro-rakyat, termasuk di bidang kesehatan, pendidikan, infrastruktur, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

"Pemerintah Kota Cirebon selalu membuka ruang untuk berdialog dengan para wartawan, karena masukan dan kritik konstruktif dari media sangat membantu pemerintah dalam bekerja lebih baik lagi," tuturnya.

Ketua PWI Kota Cirebon juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh insan pers atas dedikasi dan profesionalisme mereka dalam menjalankan tugas.

"Semoga kerja sama yang baik antarwartawan dapat terus terjalin, dan pers tetap menjadi garda terdepan dalam menyuarakan kebenaran serta berkontribusi dalam pembangunan Cirebon," harapnya. (din)


Pelantikan Pengurus PWI Kota Cirebon 2024-2027 Berlangsung Meriah, Dibarengi Diskusi Urun Rembuk Wartawan

 

Prosesi Pelantikan Pengurus PWI Kota Cirebon oleh Pengurus PWI Jawa Barat


CIREBON, FC - Pelantikan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Cirebon periode 2024-2027 berlangsung khidmat dan meriah pada peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2025 tingkat Kota Cirebon, Rabu, (19/02/2024).

Acara yang digelar di ballroom Kota Cirebon ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Pj Wali Kota Cirebon, Sekda Kota Cirebon, Kapolres Cirebon, unsur Muspida, Kepala DKIS, OKP, Ormas, para pemilik media dan wartawan serta tamu undangan lainnya.

Pelantikan pengurus PWI Kota Cirebon dilakukan langsung oleh PWI Jawa Barat, menandai awal kepemimpinan baru dalam organisasi kewartawanan tersebut. 

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, MS didapuk sebagai keynote speaker, memberikan wawasan mendalam terkait peran pers dalam pembangunan daerah.

Usia melantik, Ketua PWI Jawa Barat, Ilman Hidayat menekankan bahwa organisasi PWI harus menjadi garda terdepan dalam membangun bangsa melalui karya-karya berita, melalui kerja jurnalis profesional dengan tetap mengedepankan UU PERS No 40 Tahun 1999 dan menjalankan Kode Etik Jurnalistik. 

Ilman juga meminta agar Alif Santosa sebagai Ketua PWI Kota Cirebon terlantik untuk terus bisa mengawal pembangunan di Kota Cirebon, serta merangkul semua wartawan dan juga memberikan pembinaan pada internal keanggotaan di PWI Kota Cirebon.

"Jadi mas Alip harus banyak merangkul teman-teman. Selain juga pembinaan, juga keanggotaan PWI harus terus ditambah, dibesarkan," pesannya.

PJ Walikota Kota Cirebon, Dr H Agus Mulyadi, M.Si pada sambutannya menyampaikan ucapan selamat atas peringatan Hari Pers Nasional ke-79 serta menekankan pentingnya peran pers dalam mendukung pembangunan Kota Cirebon. 

Ia juga menjelaskan tentang ketahanan pangan yang tengah menjadi fokus pemerintah daerah. 

"Kota Cirebon saat ini memiliki ketahanan pangan yang baik, baik dari sisi ketersediaan pasokan maupun produksi, bahkan kita dalam kondisi surplus," ungkapnya.

Sementara pada prosesi pelantikan, acara ini dirangkaikan dengan diskusi urun rembuk wartawan dalam membangun Kota Cirebon ke depan. 

Menurut Ketua PWI Kota Cirebon terlantik, Alif Santosa, bahwa wartawan harus jeli dalam tugasnya. Sebagai garda terdepan dalam memberikan informasi, wartawan harus kuat dalam menjalankan Kode Etik Jurnalistik. 

Alif juga menyinggung soal diskusi wartawan sebagai wadah bagi para jurnalis untuk memberikan masukan dan pandangan strategis guna mendukung pembangunan daerah, terutama dalam hal transparansi, informasi publik, dan keterlibatan masyarakat dalam kebijakan pemerintah.

"Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi insan pers di Kota Cirebon untuk terus berkontribusi dalam membangun daerah melalui jurnalisme yang profesional, kritis, dan konstruktif," ucapnya.

Di akhir sambutannya, Alip berharap kepengurusan PWI yang baru dapat semakin memperkuat peran wartawan sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam menyebarluaskan informasi yang akurat dan mendidik.(din)