Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 06 Maret 2025

Tiga Cluster di RW 008 KBK Semangat Tadarus Meski Tanpa Mushola

CIREBON, FC — Semangat ibadah di bulan Ramadan terlihat begitu kuat di RW 008, meski warga di tiga cluster—RT 001 Cluster Cordelia, RT 002 dan 003 Cluster Manara, serta RT 004 Cluster Drosia KBK Sindangjawa — belum memiliki mushola. Namun, hal ini tidak mengurangi kekhusyukan mereka dalam menjalankan tadarus Al-Qur'an serta shalat Isya dan Tarawih berjamaah.

Setiap malam, rumah warga menjadi tempat berkumpul untuk mengaji dan beribadah bersama. Dengan penuh kebersamaan, warga dari berbagai usia, mulai dari anak-anak hingga lansia, ikut serta dalam kegiatan ini.

“Kami memang belum memiliki mushola, tetapi semangat untuk beribadah tetap tinggi. Rumah warga kami jadikan tempat shalat dan tadarus bersama, sehingga silaturahmi antar warga juga semakin erat,” ujar Ucu, salah satu penggerak kegiatan ini.

Tadarus berlangsung dengan khidmat, di mana warga membaca Al-Qur'an secara bergiliran dan saling menyimak. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi ajang pembelajaran bagi anak-anak dan remaja untuk meningkatkan bacaan Al-Qur'an mereka.

“Kami berharap suatu hari nanti bisa memiliki mushola sendiri di RW 008 agar ibadah semakin nyaman. Namun, sementara ini, semangat dan kebersamaanlah yang menjadi kekuatan kami,” tambah Uus warga lainnya.

Sementara itu, kegiatan tadarus di tiga cluster RW 008 menjadi bukti bahwa keterbatasan fasilitas tidak menghalangi semangat beribadah. Dengan kebersamaan dan kekompakan, warga tetap menjalankan ibadah Ramadan dengan penuh kekhusyukan dan keikhlasan. (Hafiz)

Disdik Kota Cirebon Gelar Forum Perangkat Daerah untuk Mempertajam Indikator dan Target Kinerja Program 2026

Sekretaris Disdik Kota Cirebon, Sujana, A.Pd, M.Pd


CIREBON, FC – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon menggelar Forum Perangkat Daerah Penyusunan Rencana Kerja (Renja) Tahun 2026 di Aula Ki Hajar Dewantara, Disdik Kota Cirebon, pada Rabu (6/3/2025). 

Acara ini dibuka oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Cirebon, Sujana, S.Pd., M.Pd., dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan di bidang pendidikan.

Forum ini bertujuan untuk memastikan penyelarasan program, kegiatan, dan sub kegiatan yang akan dijalankan oleh Perangkat Daerah. 

Selain itu, forum ini juga bertujuan untuk mempertajam indikator program dan kegiatan agar sesuai dengan tugas dan fungsi Perangkat Daerah dalam rangka meningkatkan efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan pendidikan di Kota Cirebon.

Dalam forum ini, terdapat empat poin utama yang menjadi fokus pembahasan, yaitu : Menselaraskan program, kegiatan, dan sub kegiatan Perangkat Daerah dengan hasil desk yang telah dilakukan sebelumnya. Kemudian mempertajam indikator program dan kegiatan sesuai dengan tugas dan fungsi Perangkat Daerah guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan program.

Selain itu adalah mensinergikan program, kegiatan, dan sub-kegiatan antar Perangkat Daerah untuk mencapai indikator yang optimal dalam mendukung sasaran, prioritas, dan fokus pembangunan daerah.

Kemudian menyesuaikan kebutuhan pendanaan program dan kegiatan prioritas berdasarkan pagu indikatif Disdik, sehingga alokasi anggaran dapat lebih tepat sasaran dan efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Menurut Sujana, S.Pd, M.Pd bahwa Dinas Pendidikan Kota Cirebon berperan sebagai Perangkat Daerah Kota yang bertanggung jawab atas pelaksanaan urusan pemerintahan di bidang pendidikan. 

"Tugas pokoknya adalah membantu Wali Kota dalam menyelenggarakan pemerintahan daerah di sektor pendidikan, termasuk dalam perumusan kebijakan, penyusunan program strategis, serta peningkatan kualitas layanan pendidikan di Kota Cirebon," ujarnya.

Sujana berharap, Forum Perangkat Daerah ini diharapkan mampu menghasilkan program dan kebijakan yang lebih tajam, terukur, dan efektif dalam mendukung pembangunan sektor pendidikan di Kota Cirebon pada tahun 2026. 

"Dengan adanya sinergi antar Perangkat Daerah, diharapkan setiap program yang dijalankan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kota Cirebon," tandasnya. (din)

Pendamping P3H UIN Siber Cirebon Dukung 100 Hari Kerja Bupati Cirebon dengan Layanan Sertifikasi Halal

CIREBON, FC – Pendamping Proses Produk Halal (P3H) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon turut berperan aktif dalam mendukung program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Cirebon periode 2025-2030. 

Dalam kegiatan ini, P3H bersama tim memberikan layanan terpadu bagi masyarakat berpenghasilan rendah, meliputi pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPIRT), Sertifikat Halal, serta Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Berlokasi di Pasar Desa Karangsari, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, program ini menjadi angin segar bagi para pelaku usaha mikro yang ingin mendapatkan sertifikasi halal secara gratis dan mudah. 

Warga yang ingin menghalalkan usahanya bisa langsung datang ke lokasi dan mendapatkan pendampingan dari tim ahli.

Kegiatan ini juga merupakan bagian dari realisasi kerja sama antara Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dengan Pemerintah Kabupaten Cirebon. 

Diharapkan, melalui program ini, pelaku usaha kecil dapat lebih mudah mengembangkan usahanya dengan legalitas yang jelas dan produk yang terjamin kehalalannya.

Dalam kesempatan ini, Muhammad Ade Syofyan, S.Ag., selaku Pendamping Proses Produk Halal UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, turut hadir dan berperan dalam mendukung suksesnya program ini.

Bagi para pelaku usaha yang ingin produknya tersertifikasi halal, jangan ragu! Segera datang ke lokasi dan manfaatkan layanan ini. (din)

Wakil Wali Kota Cirebon Tinjau Pelaksanaan GPM di Bulan Ramadan

CIREBON – Dalam rangka memastikan stabilitas harga di bulan Ramadan, Pemerintah Kota Cirebon kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang berlokasi di Lapangan Kesambi Dalam pada Kamis (6/3/2025). 

Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, secara langsung meninjau pelaksanaan GPM. Berbeda dari pelaksanaan GPM sebelumnya yang dilaksanakan pada pagi hari, GPM di bulan Ramadan dilaksanakan pada sore hari.

GPM merupakan upaya kolaboratif Pemerintah Kota Cirebon bersama berbagai mitra dalam menghadirkan berbagai kebutuhan pangan pokok seperti beras berkualitas, telur, bawang, minyak goreng dan lainnya, dengan harga lebih murah di bawah pasaran. 

Di saat yang bersamaan, GPM juga adalah upaya untuk menjaga Stabilitasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di tingkat produsen dan konsumen.

Dalam pernyataannya, Siti Farida berharap bahwa GPM ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan selama bulan Ramadan. 

Diakui oleh Siti Farida bahwa beberapa bahan pokok mengalami kekosongan dan kenaikan harga, tetapi dirinya optimis bahwa masalah tersebut dapat diatasi dengan berbagai intervensi yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Cirebon, salah satunya melalui pelaksanaan GPM.

“Semoga, masyarakat semua dapat menikmati belanja murah di GPM ini,” pungkasnya. (Azis)



Rabu, 05 Maret 2025

Pemkab Cirebon Luncurkan IPKD - MPC 2025, Perkuat Pemerintahan Yang Akuntantabel

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon menegaskan komitmennya dalam memperkuat pengawasan internal, untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Upaya ini dilakukan melalui partisipasi dalam peluncuran Indikator Indeks Pencegahan Korupsi Daerah (IPKD) Monitoring Center for Prevention (MCP) Tahun 2025 yang dihadiri secara virtual oleh Bupati Cirebon Imron, Sekretaris Daerah (Sekda) Hilmy Riva’i, serta Inspektur Kabupaten Cirebon Iyan Ediyana di Command Center, Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Cirebon, Rabu (5/3/2025).

Imron menegaskan, pengawasan internal harus menjadi prioritas utama dalam mencegah praktik korupsi di lingkungan pemerintah daerah (pemda).

Melalui MCP, tutur Imron, pemda bisa mendapatkan arahan dari KPK dan BPKP yang harus diimplementasikan agar sistem pemerintahan semakin kuat dalam hal transparansi dan akuntabilitas.

Imron pun mengungkapkan, bahwa saat ini nilai MCP Kabupaten Cirebon meningkat dari 87 persen menjadi 93 persen secara nasional, dan menjadi peringkat keempat di Jawa Barat.

“Ini menunjukkan, kita berada di jalur yang tepat dalam memperkuat pengawasan internal. Namun, pencapaian ini harus diiringi dengan langkah konkret di lapangan,” ujarnya.

Pelaksanaan MCP mencakup delapan area intervensi utama, salah satunya adalah pengawasan oleh Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP).

Peran APIP dinilai sangat strategis dalam memastikan pelaksanaan program pemerintahan berjalan sesuai aturan, serta mencegah potensi penyalahgunaan anggaran dan wewenang.

Ketua KPK RI, Setyo Budianto, dalam sambutannya menegaskan sistem pengawasan yang kuat akan membantu dalam upaya pemberantasan korupsi.

Setyo menyampaikan, pencegahan korupsi tidak hanya mengandalkan sanksi hukum, melainkan memerlukan sistem pengawasan internal yang efektif agar setiap kebijakan dapat dijalankan dengan transparan dan profesional.

Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Sang Made Mahendra Jaya, juga menekankan pentingnya efektivitas pengawasan internal.

“Nilai MCP yang tinggi harus sesuai dengan kondisi di lapangan. Jika pengawasan internal diperkuat, maka dampaknya akan sangat besar bagi tata kelola pemerintahan daerah,” ucapnya.

Made mengingatkan APIP di daerah untuk terus meningkatkan profesionalisme dan integritas dalam menjalankan tugasnya.

APIP harus menjadi pilar utama dalam menjaga tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi. (Ara)

Usai Sertijab, Bupati Imron Resmi Jalankan Tugasnya Untuk Periode 2025 - 2030

KABUPATEN CIREBON — Bupati Cirebon Imron bersama Wakil Bupati Agus Kurniawan Budiman resmi menjalankan tugasnya untuk periode 2025-2030 setelah melaksanakan serah terima jabatan (Sertijab) di ruang Abhimata Paripurna DPRD Kabupaten Cirebon, Rabu (5/3/2025).

Acara sertijab dan rapat paripurna tersebut dihadiri oleh jajaran DPRD Kabupaten Cirebon, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta perwakilan berbagai elemen masyarakat.

Dalam rapat paripurna tersebut, Bupati Imron menyampaikan pidato perdananya yang mengusung tema “Mewujudkan Kabupaten Cirebon Beriman”.

“Pada kesempatan yang bersejarah ini, saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Cirebon yang telah memberikan kepercayaan dan mandat untuk memimpin lima tahun ke depan,” ujar Imron.

Ia mengatakan, momen tersebut merupakan suatu kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang harus ditunaikan dengan dedikasi dan integritas.

Sebagai langkah strategis, pemerintah daerah telah merumuskan visi “Cirebon Beriman” yang berlandaskan lima pilar utama: Bersih, Inovatif, Maju, Agamis, dan Aman.

Imron menuturkan, implementasi visi tersebut dituangkan dalam program prioritas yang mencakup pemerintahan berbasis digital, penguatan ekonomi kreatif, pembangunan infrastruktur, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai inovasi dan kolaborasi lintas sektor.

Dalam pidatonya, Imron memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kabupaten Cirebon selama periode 2019-2024. Beberapa di antaranya adalah peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari 71,4 pada 2019 menjadi 72,30 pada 2024.

Kemudian penurunan angka kemiskinan dari 12,30% pada 2021 menjadi 11,00% pada 2024, serta pertumbuhan ekonomi yang sempat terkontraksi akibat pandemi, namun berhasil pulih ke angka 5,83% pada 2024.

“Selain itu, tingkat pengangguran terbuka juga mengalami penurunan dari 10,35% pada 2019 menjadi 6,74% pada 2024,” katanya.

Pada bidang infrastruktur, Imron mengungkapkan sekitar 84,91% dari total panjang jalan 1.240 km telah berada dalam kondisi mantap, sementara sisanya akan diselesaikan dalam dua tahun mendatang.

“Pengelolaan keuangan daerah pun mencatat prestasi dengan raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK selama empat tahun berturut-turut,” katanya.

Imron menegaskan, pencapaian tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh elemen, termasuk DPRD, Forkopimda, sektor swasta, serta masyarakat.

Ia menekankan pentingnya evaluasi untuk menghadapi tantangan pembangunan ke depan, seperti dinamika kebijakan makro, perubahan iklim, serta disrupsi teknologi.

Sementara itu, Penjabat Bupati Cirebon Wahyu Mijaya dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak selama ia menjabat.

Ia berharap, kepemimpinan yang baru dapat melanjutkan serta menyempurnakan program pembangunan yang telah dirancang.

“Tantangan ke depan tentu tidak mudah, namun dengan kebersamaan dan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, saya yakin Kabupaten Cirebon akan semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing,” ujar Wahyu. (Ara)

Selasa, 04 Maret 2025

UIN Siber Cirebon Gelar Kick-Off Audit KAP Abdul Hamid & Rekan atas Pengelolaan Keuangan Tahun Anggaran 2024

CIREBON, FC -Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon atau dikenal sebagai Cyber Islamic University (CIU) menggelar Kick-Off Audit KAP Abdul Hamid & Rekan atas Pengelolaan Keuangan Tahun Anggaran 2024. Acara ini dilakukan secara daring pada Selasa, 4 Maret 2025.

Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor, para Wakil Rektor, para Dekan dan Wakil Dekan, Direktur Pascasarjana, Satuan Pengawas Internal (SPI), para Kepala Bagian dan Sub Bagian, Tim Perencanaan, para Pengelola Keuangan dan BLU, para Pengelola Aset dan BMN, serta Tim Humas UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor II Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum, Prof. Dr. H. Jamali, M.Ag., menekankan pentingnya proses audit ini dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan universitas. 

Ia berharap bahwa audit yang dilakukan oleh KAP Abdul Hamid & Rekan dapat membantu meningkatkan tata kelola keuangan yang lebih baik di UINSiber Syekh Nurjati Cirebon.

Ketua Satuan Pengawas Internal, Budi Affandi, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa Kick-Off Audit ini merupakan bagian dari rangkaian evaluasi rutin terhadap laporan keuangan Badan Layanan Umum (BLU) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. 

Ia juga menegaskan bahwa selama dua tahun berturut-turut, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berhasil memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam laporan keuangan.

Audit ini dilaksanakan berdasarkan beberapa ketentuan, antara lain:

Peraturan Menteri Keuangan Nomor 202/PMK.05/2022 tentang Pedoman Pengelolaan Badan Layanan Umum, khususnya Pasal 270 Ayat 6.

Surat Dewan Pengawas BLU UIN SSC Nomor B-4883/In.08/KM.01/09/2024 tanggal 30 September 2024 tentang Penunjukan Hasil Evaluasi dan Penunjukan Kantor Akuntan Publik.

SK Rektor UIN SSC Nomor 1057 Tahun 2024 tanggal 30 September 2024 yang menetapkan KAP Abdul Hamid & Rekan sebagai auditor.

Pemberitahuan Pelaksanaan Audit Laporan Keuangan BLU UIN SSC Tahun Anggaran 2024 Nomor 009/AHR/SK/I/2025 tanggal 14 Januari 2025.

Rangkaian proses audit ini terdiri dari beberapa tahap, yaitu:

Kick-Off Meeting Online: Selasa, 4 Maret 2025.

Pekerjaan Lapangan (Fieldwork): Senin – Kamis, 17 – 20 Maret 2025.

Penyusunan Laporan Akhir: 5 Mei 2025.

KAP Abdul Hamid & Rekan diwakili oleh Abdul Hamid Cebba, Tumiran, Wilda Farah, Irma Nuranisa, serta tim lainnya. KAP ini berbasis di Jalan Ir. H. Juanda No.50, Perkantoran Ciputat Indah Permai Blok C30, Kota Tangerang Selatan.

Dengan dilaksanakannya audit ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola keuangan guna mendukung transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana BLU serta memastikan keberlanjutan institusi sebagai universitas siber yang unggul.

Pemerintah Kota Cirebon Siap Bersinergi untuk “Jabar Istimewa"



CIREBON – Wali Kota Cirebon, Effendi Edo,  Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat dengan TNI, POLRI, Kejaksaan, dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota untuk Jawa Barat Istimewa" yang dipimpim langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, pada Selasa (4/3/2025). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Husni Hamid, Komplek Perkantoran Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang.

Gubernur Jawa Barat, dalam arahannya, menekankan pentingnya pendekatan yang lebih fleksibel dalam tata kelola pemerintahan. Dedi mengaku lebih memilih turun langsung ke lapangan dan berdiskusi dengan masyarakat dibandingkan hanya mengandalkan rapat formal.

“Saya mengubah rapat dengan pola ngobrol, tapi tetap menghasilkan solusi,” ujarnya.

Pada kegiatan tersebut, Gubernur Jawa Barat mengajak segenap unsur Forkopimda Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten/Kota di Jawa Barat, dan Forkopimda Se-Jawa Barat untuk dapat berkomitmen untuk bersinergi dalam pembangunan ”Jabar Istimewa” sesuai dengan tugas pokok, fungsi, serta kewenangan masing-masing.

Ada beberapa hal yang disoroti oleh Gubernur Jawa Barat, misalnya terkait perubahan tata ruang sebagai upaya adaptasi terhadap banjir, pengelolaan tenaga kerja, distribusi bantuan sosial, dan ketertiban umum. 

Selanjutnya, Gubernur Jawa Barat juga meminta kepada seluruh kepala daerah untuk bekerja jujur dan transparan kepada rakyat. 

“Setiap pembangunan, termasuk perbaikan jalan dan penyediaan air bersih, harus dijelaskan secara terbuka kepada masyarakat, termasuk sumber anggarannya,” tegas Dedi Mulyadi.

Seusai kegiatan, Wali Kota Cirebon menyatakan bahwa Pemerintah Kota Cirebon akan berkomitmen untuk bersinergi dalam pembangunan ”Jabar Istimewa” sesuai dengan tugas pokok, fungsi, serta kewenangan masing-masing.

"Sesuai arahan Pak Gubernur tadi, tentu kita akan bersinergi mewujudkan "Jabar Istimewa" melalui pemberantasan Aksi Premanisme yang terorganisasi dan tidak terorganisasi dalam menciptakan kondisi lingkungan yang aman dan kondusif di Provinsi Jawa Barat, pembangunan pendidikan istimewa, pembangunan kesehatan istimewa, pembangunan infrastruktur istimewa, dan bentuk-bentuk pembangunan daerah lainnya dalam rangka mengoptimalkan pelayanan dasar," ungkap Edo. (din)




Effendi Edo di Rapat Paripurna, Sampaikan Visi Cirebon Setara-Berkelanjutan


CIREBON – Rapat paripurna DPRD Kota Cirebon pidato pertama Walikota Cirebon masa jabatan 2025-2030, Effendi Edo SAP MSi. Walikota menyampaikan visi Cirebon Setara Berkelanjutan, Selasa (4/3/2025) di Griya Sawala gedung DPRD.

Memimpin jalannya rapat, Ketua DPRD Kota Cirebon Andrie Sulistio SE menjelaskan, rapat pidato pertama ini dilaksanakan untuk memenuhi ketentuan surat edaran Nomor 100.2.4.3/4378/SJ terkait pengesahan kepala daerah.

Bahwa, bagi walikota terpilih yang telah dilantik agar menyampaikan pidato sambutan pada sidang paripurna setelah melakukan serah terima jabatan pada hari yang sama.

“Rapat kali ini untuk mendengarkan pidato Walikota Cirebon termasuk penyampaian visi misi di dalamnya,” kata Andrie.

Andrie berharap, Walikota dan Wakil Walikota Cirebon, Effendi Edo SAP MSi dan Siti Farida Rosmawati SPdI mampu mengemban tugas dengan baik untuk kemajuan Kota Cirebon.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Pj Walikota Cirebon Dr Drs H Agus Mulyadi MSi yang telah memimpin jalannya pemerintahan daerah selama masa transisi.

“Kami berharap, kepala daerah terpilih dapat bersama-sama dengan DPRD membangun kota Cirebon, terutama dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Walikota Cirebon Effendi Edo SAP MSi menyampaikan, selama masa kepemimpinannya akan selaras dengan arahan pemerintah pusat.

Salah satu fokus utama adalah implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025.

Selanjutnya, ia memaparkan visi Kota Cirebon yang tertuang dalam konsep ‘Setara Berkelanjutan’ yang bertujuan menciptakan kesetaraan dalam pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, dan kesejahteraan masyarakat.

“Guna mencapai tujuan visi, kami merancang lima misi utama yang mencakup peningkatan kualitas SDM, produktivitas ekonomi berbasis kearifan lokal, tata kelola pemerintahan yang bebas KKN, kelestarian lingkungan hidup, serta pemberdayaan sosial dan budaya,” ujarnya.

Selain efisiensi belanja, Edo juga menyoroti pentingnya pembangunan berkelanjutan. Pihaknya menekankan agar RPJMD Kota Cirebon 2025-2029 akan menjadi landasan awal dalam pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045.

“Dengan perencanaan yang matang, kami optimistis Kota Cirebon dapat berkembang lebih maju dan berdaya saing di tingkat nasional,” paparnya.

Edo juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mewujudkan visi Kota Cirebon yang lebih sejahtera, tertata, aspiratif, religius, aman dan berkelanjutan.

“Dengan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD dan masyarakat, kami yakin kebijakan efisiensi ini akan berdampak positif bagi pembangunan daerah,” katanya. (din)


FPD Bappelitbangda Kota Cirebon, Komisi II DPRD Tekankan Empat Klausul Dasar


CIREBON – Komisi II DPRD menghadiri acara Forum Perangkat Daerah Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Cirebon, Kamis (27/2/2025) di ruang Gotra Sawala gedung Bappelitbangda.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon M Handarujati Kalamullah SSos MAP menekankan empat klausul dasar terhadap tahapan penyusunan perencanaan pembangunan oleh Bappelitbangda.

“Saya tekankan bahwa perencanaan ke depan tentunya harus selaras dan harmonis, karena berkaitan dengan progres SKPD ke depan. Selain itu, dalam perencanaan penting memiliki empat klausul dasar,” kata Andru, sapaan akrabnya.

Menurut Andru, empat klausul tersebut yaitu meliputi tertib perencanaan, tertib administrasi, tertib pelaksanaan, dan tertib evaluasi.

Dalam tertib perencanaan, ia menekankan agar SKPD tidak melakukan praktik copy paste dalam penyusunan program kerja, akan tetapi melihat skala prioritas. Sehingga, tahapan selanjutnya pun akan berjalan baik.

“Kedua, tertib administrasi. Kendati sebagus apapun perencanaan jika administrasi tidak baik, maka akan resisten jadi temuan ke depan, seperti yang terjadi di DPUTR di 2023,” ujarnya.

Selanjutnya, ia juga mengingatkan dalam tahap pelaksanaan agar disesuaikan dengan skema yang telah ditentukan. Sebab, pada tahap evaluasi seluruh aspek akan menjadi penilaian untuk perencanaan selanjutnya.

“Kami menaruh harapan besar, karena dapur perencanaan Kota Cirebon di sini (Bappelitbangda). Kalau di sini tidak siap, ya, secara otomatis timeline APBD akan bergeser,” tuturnya.

Andru juga berpesan, agar Bappelitbangda memperbanyak kajian-kajian, terutama pada upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sehingga, hal itu dapat mengantisipasi terjadi kebocoran PAD.

“Selain itu, inovasi juga penting dilakukan terutama dalam bidang ekonomi kreatif. Sebab hal ini dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bappelitbangda Kota Cirebon Drs Agus Herdyana Msi menyebut masih memetakan program prioritas imbas adanya kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat.

Kendati demikian, Bappelitbangda juga menyampaikan telah merumuskan program untuk perencanaan tahun 2026 dengan memerhatikan tujuh prioritas pembangunan.

“Yaitu penanggulangan kemiskinan, penurunan stunting, penguatan ekonomi, pemerataan infrastruktur, pemajuan budaya dan sejarah, profesionalisme ASN, dan stabilitas politik daerah,” katanya.

Hadir pula anggota Komisi II DPRD Kota Cirebon Abdul Wahid Wadinih SSos. (Ara)

Pidato Perdana Walikota Effendi Edo di Rapat Paripurna, Sampaikan Visi Cirebon Setara-Berkelanjutan

CIREBON – Rapat paripurna DPRD Kota Cirebon pidato pertama Walikota Cirebon masa jabatan 2025-2030, Effendi Edo SAP MSi. Walikota menyampaikan visi Cirebon Setara Berkelanjutan, Selasa (4/3/2025) di Griya Sawala gedung DPRD.

Memimpin jalannya rapat, Ketua DPRD Kota Cirebon Andrie Sulistio SE menjelaskan, rapat pidato pertama ini dilaksanakan untuk memenuhi ketentuan surat edaran Nomor 100.2.4.3/4378/SJ terkait pengesahan kepala daerah.

Bahwa, bagi walikota terpilih yang telah dilantik agar menyampaikan pidato sambutan pada sidang paripurna setelah melakukan serah terima jabatan pada hari yang sama.

“Rapat kali ini untuk mendengarkan pidato Walikota Cirebon termasuk penyampaian visi misi di dalamnya,” kata Andrie.

Andrie berharap, Walikota dan Wakil Walikota Cirebon, Effendi Edo SAP MSi dan Siti Farida Rosmawati SPdI mampu mengemban tugas dengan baik untuk kemajuan Kota Cirebon.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Pj Walikota Cirebon Dr Drs H Agus Mulyadi MSi yang telah memimpin jalannya pemerintahan daerah selama masa transisi.

“Kami berharap, kepala daerah terpilih dapat bersama-sama dengan DPRD membangun kota Cirebon, terutama dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Walikota Cirebon Effendi Edo SAP MSi menyampaikan, selama masa kepemimpinannya akan selaras dengan arahan pemerintah pusat.

Salah satu fokus utama adalah implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025.

Selanjutnya, ia memaparkan visi Kota Cirebon yang tertuang dalam konsep ‘Setara Berkelanjutan’ yang bertujuan menciptakan kesetaraan dalam pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, dan kesejahteraan masyarakat.

“Guna mencapai tujuan visi, kami merancang lima misi utama yang mencakup peningkatan kualitas SDM, produktivitas ekonomi berbasis kearifan lokal, tata kelola pemerintahan yang bebas KKN, kelestarian lingkungan hidup, serta pemberdayaan sosial dan budaya,” ujarnya.

Selain efisiensi belanja, Edo juga menyoroti pentingnya pembangunan berkelanjutan. Pihaknya menekankan agar RPJMD Kota Cirebon 2025-2029 akan menjadi landasan awal dalam pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045.

“Dengan perencanaan yang matang, kami optimistis Kota Cirebon dapat berkembang lebih maju dan berdaya saing di tingkat nasional,” paparnya.

Edo juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mewujudkan visi Kota Cirebon yang lebih sejahtera, tertata, aspiratif, religius, aman dan berkelanjutan.

“Dengan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD dan masyarakat, kami yakin kebijakan efisiensi ini akan berdampak positif bagi pembangunan daerah,” katanya. (Azis)

Senin, 03 Maret 2025

Bupati Imron Ajak ASN Tingkatkan Disiplin Dan Loyalitas

KABUPATEN CIREBON — Bupati Cirebon Imron memimpin apel pagi perdana di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Cirebon, Senin (3/3/2025).

Apel pagi ini dihadiri oleh para pejabat dan perwakilan pegawai dari beberapa perangkat daerah di lingkup Pemkab Cirebon.

Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk terus meningkatkan disiplin, integritas, dan loyalitas dalam menjalankan tugas.

“Apel pagi ini bukan sekadar rutinitas, tetapi juga bentuk nyata pelaksanaan tugas dan tanggung jawab kita sebagai abdi negara dan abdi masyarakat,” ungkap Imron.

Ia menegaskan, momentum apel pagi harus menjadi sarana untuk memperkuat tekad dan komitmen dalam mempercepat kemajuan daerah, serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Dengan semangat pengabdian yang tinggi, ia berharap, Kabupaten Cirebon dapat terus berkembang menjadi daerah yang beriman, bersih, inovatif, maju, agamis, dan aman.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Imron juga meminta dukungan dan sinergi dari seluruh jajaran ASN untuk bersama-sama membangun Kabupaten Cirebon pada periode kepemimpinan yang baru.

Selama bulan suci Ramadan, ia turut menyampaikan ucapan selamat datang kepada bulan penuh berkah tersebut.

“Mari kita sambut Ramadan dengan penuh suka cita dan keikhlasan. Semoga ibadah puasa kita diterima oleh Allah SWT,” tutupnya. (din)

Serah Terima Jabatan Wali Kota Cirebon Masa Jabatan 2025-2030

 

CIREBON – Pemerintah Kota Cirebon menggelar acara Serah Terima Jabatan Wali Kota Cirebon Masa Jabatan 2025-2030 di Lobi Utama, Sekretariat Daerah Kota Cirebon, Senin (3/3/2025). 

Dr. Drs. Agus Mulyadi, M.Si. yang menjabat Penjabat Wali Kota Cirebon sejak 13 Desember 2023 secara resmi menyerahkan tugas dan tanggung jawab kepada Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, S.A.P., M.Si.

Bertindak selaku saksi dalam serah terima jabatan tersebut adalah Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat, Teten Ali Mulku Engkun, Ph.D. 

Seluruh rangkaian acara Serah Terima Jabatan Wali Kota Cirebon Masa Jabatan 2025-2030 dihadiri oleh segenap unsur Forkopimda Kota Cirebon, pimpinan instansi vertikal, kepala perangkat daerah, pimpinan perguruan tinggi, dan perwakilan berbagai organisasi kemasyarakatan, keagamaan, dan kepemudaan.

Dalam sambutannya, Agus Mulyadi menyatakan bahwa acara ini merupakan momentum penting dalam sebuah proses pemerintahan. 

“Alhamdulillah, pada hari ini, saya telah menyerahkan sepenuhnya tugas dan tanggung jawab saya selaku Penjabat Wali Kota Cirebon kepada Wali Kota Cirebon Masa Jabatan 2025-2030,” ungkapnya.

Agus Mulyadi juga mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang secara produktif mendukung dirinya dalam kesuksesan pelaksanaan tugas dalam rangka mengawal proses transisi pemerintahan hingga hadirnya pemerintahan definitif.

Selanjutnya, Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, yang didampingi oleh Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, menyampaikan terima kasih kepada Agus Mulyadi yang telah menjalankan tugas selama 14 bulan sebagai Penjabat Wali Kota Cirebon. 

“Kami haturkan terima kasih banyak atas berbagai pelaksanaan tugas, percepatan program, dan peralihan pemerintahan yang sangat baik,” ucap Effendi Edo.

Dalam sambutannya, Wali Kota Cirebon juga menyinggung terkait munculnya Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025. 

“Peralihan roda pemerintahan sekarang menjadi berbeda dengan munculnya instruksi untuk melakukan efisiensi anggaran. Namun, saya dan Ibu Farida memandang bahwa efisiensi tidak boleh menjadi alasan untuk terhambatnya pelaksanaan berbagai program kegiatan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Menutup sambutannya, Wali Kota Cirebon mengajak seluruh elemen masyarakat di Kota Cirebon untuk bekerja sama dan bekerja dengan giat untuk menyelenggarakan roda pemerintahan yang berkualitas dan membawa kemajuan bagi Kota Cirebon di tengah pemangkasan anggaran. (Aisyah)


Effendi Edo sampaikan visi “Cirebon Setara Berkelanjutan” di Rapat Paripurna DPRD Kota Cirebon

CIREBON– Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menyampaikan visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon Masa Jabatan 2025-2030 pada Rapat Paripurna DPRD Kota Cirebon dalam rangka Penyampaian Pidato Wali Kota Cirebon Masa Jabatan 2025-2030 (3/3/2025).

Di hadapan segenap pimpinan, para anggota DPRD Kota Cirebon, dan segenap undangan, Wali Kota Cirebon mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh Masyarakat Kota Cirebon, yang telah memberikan kepercayaan dan mandatnya kepada pasangan Effendi Edo-Siti Farida untuk memimpin, mengelola, serta menata Kota Cirebon lima tahun ke depan. 

“Secara konstitusional, kami telah sah diangkat sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon, dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.3-221 Tahun 2025, tentang Pengesahan Pengangkatan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Pada Kabupaten dan Kota, Hasil Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2024, Masa Jabatan Tahun 2025-2030,” jelas Edo.

Pasangan Effendi Edo dan Siti Farida Rosmawati mengusung visi “Terwujudnya Kota Cirebon yang Sejahtera, Tertata, Aspiratif, Religius, Aman,dan Berkelanjutan Tahun 2029” atau disingkat “Terwujudnya Kota Cirebon yang Setara Berkelanjutan Tahun 2029”.

“Setara Berkelanjutan mengandung sebuah harapan untuk mewujudkan kesetaraan dalam pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, dan kesejahteraan masyarakat Kota Cirebon,” papar Edo.

Menutup pidatonya, Effendi Edo secara khusus memohon dukungan DPRD Kota Cirebon, Pimpinan Instansi Vertikal dan Lembaga, Para Pemangku Kepentingan, dan seluruh elemen masyarakat, agar dapat melaksanakan Instruksi Presiden terkait efisiensi anggaran secara komprehensif pada tahun pertama penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kota Cirebon dengan tidak menurunkan kualitas layanan publik dan sektor-sektor vital lainnya. (Azis)


Jumat, 28 Februari 2025

Tim Paduan Suara Jurusan PMI UIN Siber Cirebon Juara Satu Dalam Lomba Paduan Suara PMI Se-Indonesia

CIREBIN, FC - Tim Paduan Suara Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berhasil meraih juara 1 dalam lomba  paduan suara jurusan PMI Se-Indonesia yang diselenggarakan oleh UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Kegiatan ini bertemakan mewujudkan kreativitas, mempererat kolaborasi, dan meraih prestasi, dengan tujuan penguatan rasa kekeluargaan dan wadah kreatifitas mahasiswa PMI. 

Acara ini diikuti oleh berbagai PTKIN se-Indonesia dan berlangsung dari tanggal 8-23 Februari 2025. Proses penilaian dilakukan dari tanggal 23-26 Februari 2025.

Paduan suara dari Jurusan PMI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menyanyikan Mars Pengembangan Masyarakat Islam. Pengumuman pemenang dilakukan pada acara Closing Gebyar PMI tepatnya tanggal 27 Februari 2025 di Auditorium FDK Lt. 4 Gedung Abjan Soelaeman Bandung. Acara ini dihadiri oleh berbagai tamu undangan, termasuk perwakilan dari PTKIN se-Indonesia.

Seluruh tim paduan suara dari Jurusan PMI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menyampaikan rasa syukur dan bahagia atas kejuaraan ini. "Kami bersemangat dan semoga ini menjadi langkah awal untuk prestasi-prestasi lainnya," paparnya.

Shofwatunnisa, Ketua Himpunan Mahasiswa PMI. "Kami juga ingin mengucapkan terima kasih kepada UIN Sunan Gunung Jati Bandung yang telah mewadahi kegiatan ini, serta kepada para seluruh dosen dan rekan-rekan mahasiswa dari himpunan yang mendukung penuh dalam proses seleksi  lomba ini."

Ketua Jurusan PMI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Turasih, M.Si, juga menyampaikan pesan yang mendukung dan memotivasi.

"Alhamdulillah, ini prestasi yang membanggakan untuk kita semua, menunjukkan bahwa siapa pun yang berusaha selalu memiliki peluang untuk menjadi juara. Semoga semakin banyak prestasi lagi di masa yang akan datang." terangnya.

Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, Dr. Naila Farah, M.Ag. memberikan apresiasi atas prestasi ini. “Selamat atas prestasi yang ditorehkan yang telah mengharumkan nama FDKI terutama Jurusan PMI. Kita mendukung penuh segala bentuk kegiatan mahasiswa yang positif.” ujarnya.

Ditegaskan bahwa, kejuaraan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam untuk terus berprestasi dan berkontribusi pada masyarakat. Sebagaimana salah satu lirik dalam Mars PMI, kami bangga PMI-ku, menjadi bagian sejarah peradaban mewujudkan masyarakat mandiri. (din)

Ketua dan Sekretaris Jurusan BSA UIN Siber Cirebon Tandatangani Pakta Integritas

CIREBON, FC - Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA) Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon menggelar acara penandatanganan Pakta Integritas bagi Ketua dan Sekretaris untuk periode 2025-2027. 

Kegiatan ini berlangsung di Ruang Kelas Internasional FUA dan dihadiri oleh Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA), para Wakil Dekan, serta seluruh civitas akademika FUA.

Rektor UIN Siber Syekh Nurjati, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag dalam sambutannya agar Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA) dan enam jurusan di lingkungan FUA segera menerjemahkan perjanjian kinerja yang telah ditetapkan oleh Rektor. 

Prof Aan berharap agar pimpinan fakultas dan jurusan yang baru dilantik dapat memaksimalkan kinerja serta membawa kemajuan bagi lembaga. 

Semenara itu, Dekan Fakultas Ushuluddin (FUA), Dr. H. Anwar Sanusi, M.Ag menegaskan bahwa pihak fakultas bersama seluruh jurusan di bawahnya siap untuk melaksanakan seluruh perjanjian kinerja yang telah ditetapkan oleh Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Dalam acara ini, Erfan Gazali, MSI yang telah resmi dilantik sebagai Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra Arab didampingi oleh Rijal Mahdi, M.A sebagai Sekretaris Jurusan BSA. Keduanya menandatangani Pakta Integritas sebagai bentuk komitmen mereka dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab selama masa jabatan periode 2025-2027.

Acara penandatanganan Pakta Integritas diawali dengan Munggahan sebelum datangnya bulan Ramadhan yang dihadiri oleh seluruh pimpinan universitas. Momen ini juga menjadi ajang silaturahmi serta bentuk sinergi dalam mewujudkan tata kelola akademik yang lebih baik. 

Dengan adanya panandatangan pakta integritas ini, diharapkan kepemimpinan baru di Jurusan Bahasa dan Sastra Arab (BSA) dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas akademik dan administrasi, serta semakin memperkuat visi dan misi UIN Siber Syekh Nurjati sebagai universitas yang unggul dan mendunia.