Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 19 Maret 2025

Tinjau Lokasi Sekolah Rakyat, Wali Kota : Langkah Nyata Pemerintah Wujudkan Pendidikan Gratis dan Berkualitas

 PRESS RELEASE



CIREBON – Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, didampingi Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Agus Mulyadi, bersama sejumlah kepala perangkat daerah, melakukan peninjauan terhadap lokasi lahan yang direncanakan untuk Program Sekolah Rakyat, Rabu (19/3/2025). 

Lokasi yang dikunjungi yakni rumah susun yang terletak di belakang Terminal Harjamukti dan SMPN 18 Kota Cirebon.

Wali Kota menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah lanjutan dari arahan langsung Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang telah menginisiasi Program Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia. Program ini bertujuan untuk memberikan akses pendidikan yang layak bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di berbagai daerah.

"Saya menyambut baik inisiatif besar ini. Peninjauan lokasi ini adalah tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo untuk memulai realisasi Sekolah Rakyat di Kota Cirebon. Kami berharap, program ini bisa memberikan peluang pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak di sekitar sini," ujar Wali Kota.

Pemerintah kota terus berkoordinasi dengan Kementerian Sosial untuk memastikan bahwa program ini dapat berjalan sesuai rencana. Menurut Wali Kota, Sekolah Rakyat adalah salah satu cara untuk mengatasi ketimpangan pendidikan di Indonesia dan memberikan masa depan yang lebih cerah.

"Ini adalah komitmen kami untuk membangun Indonesia yang lebih adil dan sejahtera,” jelas Wali Kota.

Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, dalam Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Sekolah Rakyat di Provinsi Jawa Barat bersama kepala daerah se-Jawa Barat belum lama ini mengatakan, bahwa program ini menjadi langkah strategis untuk pemerataan pendidikan di seluruh Indonesia. Pria yang kerap disapa Gus Ipul ini menyatakan bahwa Sekolah Rakyat dapat berdiri di setiap kabupaten/kota, dengan target 30 sekolah untuk Provinsi Jawa Barat.

"Satu kabupaten, satu Sekolah Rakyat. Sekolah ini dirancang untuk anak-anak yang berasal dari keluarga kurang mampu, terutama yang tinggal di dekat lokasi Sekolah Rakyat. Kami akan pastikan bahwa sekolah ini sepenuhnya gratis, dari asrama hingga peralatan sekolah," ujarnya.

Untuk diketahui, konsep Sekolah Rakyat memang dirancang untuk memberikan pendidikan gratis dengan fasilitas lengkap, termasuk asrama bagi siswa yang berasal dari keluarga yang membutuhkan. Untuk anak-anak yang masih duduk di bangku SD, orang tua mereka tetap bisa mengunjungi dan menengok secara berkala.

Gus Ipul juga menjelaskan bahwa pemerintah akan menentukan indikator kemiskinan berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), untuk memastikan bahwa mereka yang membutuhkan mendapatkan kesempatan terbaik melalui program ini. 

"Kami menargetkan bahwa setiap Sekolah Rakyat bisa menampung sekitar 1.000 siswa, dengan masing-masing jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA memiliki kapasitas 300-500 siswa," tambahnya.

Pembangunan Sekolah Rakyat ini merupakan langkah besar yang juga didorong oleh Presiden Prabowo Subianto. Dalam sebuah pernyataan di hadapan para guru dan pegawai di Gedung Kemendikdasmen, Jakarta, Presiden Prabowo beberapa waktu lalu mengungkapkan bahwa ia memiliki rencana untuk membangun sekolah-sekolah berasrama yang memberikan pendidikan berkualitas kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu.


Presiden Prabowo menegaskan bahwa Sekolah Rakyat tidak hanya menawarkan pendidikan formal, tetapi juga pembekalan karakter, kepemimpinan, nasionalisme, dan keterampilan yang relevan dengan tuntutan zaman. Ia berharap para siswa yang belajar di Sekolah Rakyat dapat berkembang menjadi individu yang siap menghadapi tantangan kehidupan dan memberikan kontribusi positif bagi bangsa.

"Sekolah Rakyat adalah solusi untuk mengurangi ketimpangan pendidikan di negara kita. Kami ingin memastikan bahwa setiap anak di Indonesia, tanpa terkecuali, memiliki akses yang setara untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas," tuturnya.



UIN Siber Cirebon Targetkan Akreditasi 'Unggul' untuk Prodi Tadris IPS melalui Asesmen Lapangan LAMDIK


CIREBON, FC – Program Studi S1 Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguaruan (FITK) Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon melaksanakan Asesmen Lapangan (AL) sebagai bagian dari proses akreditasi oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK). 

Kegiatan ini berlangsung pada 18 hingga 19 Maret 2025 dan dihadiri oleh berbagai pihak yang terkait, termasuk pimpinan universitas, dosen, mahasiswa, alumni, serta stakeholder yang mendukung keberhasilan akreditasi.

Acara pembukaan asesmen ini dihadiri oleh Rektor UIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag. Dalam sambutannya, Prof. Aan memberikan penguatan kepada Program Studi Tadris IPS Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, untuk mempertahankan predikat akreditasi "Unggul", serta menekankan pentingnya persiapan untuk Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) dengan target yang sama, yaitu "Unggul". 

Selain itu, ia juga berharap agar hasil asesmen ini dapat semakin meningkatkan kualitas pendidikan dan pengajaran di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Tim Asessor yang dihadirkan untuk proses akreditasi ini terdiri dari dua pakar pendidikan yang sangat berkompeten, yaitu Dr. Taat Wulandari, S.Pd., M.Pd. dari Universitas Negeri Yogyakarta, dan Dr. Alfiana Yuli Efiyanti, MA. dari Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. 

Keduanya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai aspek yang mencakup kualitas pengajaran, fasilitas pendukung, serta capaian pembelajaran mahasiswa.

Acara ini juga dihadiri oleh para Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, Ketua Lembaga, Kepala Pusat, serta dosen-dosen, mahasiswa, alumni, dan berbagai pihak terkait yang turut memberikan dukungan dalam proses akreditasi ini. 

Kehadirannya memperlihatkan komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Asesmen Lapangan ini merupakan langkah penting dalam memastikan bahwa Program Studi Tadris IPS Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan dapat terus berkembang dengan kualitas yang unggul, serta siap menghadapi tantangan dalam dunia pendidikan yang terus berubah. 

"Semoga hasil asesmen ini memberikan kontribusi positif bagi peningkatan mutu pendidikan di lingkungan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon," tandasnya.

Motif Batik Cirebon Diakui sebagai Kekayaan Intelektual Komunal

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon menerima sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Provinsi Jawa Barat, sebagai bentuk perlindungan terhadap motif batik khas daerah tersebut.

Sertifikat tersebut diserahkan secara langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Jabar Asep Sutandar kepada Bupati Cirebon Imron di ruang rapat Bupati Cirebon, Rabu (19/3/2025).

Imron mengatakan, sertifikat ini menjadi bukti kalau pemerintah daerah telah bekerja secara maksimal untuk melindungi motif batik khas Cirebon sebagai produk budaya yang harus dilestarikan.

Dengan diraihnya sertifikat KIK, menurut Imron, motif batik khas Cirebon resmi mendapatkan persetujuan dan perlindungan hukum.

“Kami mengucapkan terima kasih. Ini membuktikan, batik Cirebon adalah bagian dari budaya yang harus kita banggakan. Kami akan terus mendorong perlindungan karya budaya lainnya,” katanya.

Imron menyatakan dengan pengakuan ini, motif batik Cirebon semakin diakui sebagai bagian dari identitas daerah sekaligus warisan budaya yang harus dipromosikan lebih luas lagi.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Cirebon Dadang Raiman, menambahkan pihaknya awalnya mengusulkan 70 motif batik. Dari jumlah tersebut, tiga motif yang telah lolos dan mendapat sertifikat KIK, antara lain Tebu Sekeret, Bintulu, serta Jangkar Cina.

Dadang menuturkan, prestasi ini menjadikan Kabupaten Cirebon sebagai salah satu daerah di Jawa Barat yang konsen dalam perlindungan produk budaya, khususnya batik.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkumham Jabar Asep Sutandar menyebutkan, sertifikasi ini merupakan langkah penting dalam menjaga warisan budaya Cirebon.

Ia meyakini, sertifikasi KIK ini juga akan berdampak positif bagi industri batik di Cirebon, karena bisa meningkatkan nilai ekonomi dan daya saing produk budaya tersebut.

“Ini adalah prestasi bagi masyarakat Cirebon yang telah lama menciptakan motif-motif batik khas. Dengan adanya KIK, motif-motif batik ini mendapatkan perlindungan hukum dan terhindar dari klaim pihak lain,” ujar Asep.

Jaga Inflasi-Permudah Warga Dapatkan Bapokting, Pemkab Cirebon Gelar GPM di Desa Dawuan

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Desa Dawuan, Kecamatan Tengahtani, Selasa (18/3/2025).

Kegiatan yang digagas Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Cirebon itu bertujuan untuk mengendalikan inflasi dan memudahkan warga untuk mendapatkan bahan pokok penting (bapokting).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon Hilmy Riva’i mengatakan, GPM telah digelar sebanyak dua kali hingga triwulan pertama 2025.

Hilmy menjamin harga bapokting di GPM sangat terjangkau bagi masyarakat. Bahkan, jauh dari harga pasar yang saat ini mengalami kenaikan di beberapa komoditas.

“Kalau saya menyebutnya menembus harga pasar, karena tidak ada rumus dalam pasar lokal ataupun pasar nasional di Ramadan ini harga (komoditas) yang turun. Pasti harga seluruhnya naik,” tukas Hilmy.

“Tapi, atas inisiasi teman-teman DKPP dan seluruh jajaran dikolaborasikan dengan vendor hingga bumdes, kita mampu melaksanakan gerakan pangan murah,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Hilmy menjelaskan tentang tiga tujuan utama digelarnya GPM. Ia menjelaskan, GPM merupakan kegiatan yang dijadikan sebagai alat pengendali inflasi di Kabupaten Cirebon.

Kendati saat ini inflasi di Kabupaten Cirebon terbilang rendah dibandingkan dengan daerah lainnya. Namun, lanjut Hilmy, Pemkab Cirebon perlu menjaga stabilitas inflasi tersebut.

“Kedua, memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan bapokting. Di pasaran ada produk bapokting, tapi ada juga yang sulit didapatkan. Ini salah satu upaya memberikan kemudahan bapokting,” kata Hilmy.

“Kemudian, harga bapokting. Harganya jauh sekali (lebih murah). Misalnya, bawang merah di pasaran Rp46 ribu (per kilogram), di kita (GPM) Rp30 ribu (per kilogram). Selisihnya lumayan banyak,” jelas Hilmy.

“Beras selisihnya Rp1.200 (per kilogram), satu kantong lima kiloan, jadi hampir Rp5 ribuan,” ucap Hilmy menambahkan.

Ia juga memastikan, untuk MinyaKita dijual sesuai takaran dan Harga Eceran Tertinggi (HET). Pihaknya mengaku telah mengukur takaran MinyaKita. Sehingga, masyarakat tak perlu khawatir untuk membeli MinyaKita di GPM.

Senada disampaikan Kepala DKPP Kabupaten Cirebon Erus Rusmana. Pemkab Cirebon berencana menggelar kembali GPM di Desa Sigong, Kecamatan Lemahabang pada kamis (20/3/2025).

“GPM ini bertujuan dalam rangka membantu masyarakat menghadirkan bapokting yang dibutuhkan dengan harga terjangkau dibanding harga pasar,” ucap Erus.

“Kemudian, dalam rangka pengendalian angka inflasi daerah. Karena Kabupaten Cirebon dan wilayah lainnya berkaitan dengan angka inflasi ini relatif stabil, malah rendah. Secara teori terlalu rendah kurang baik, tentu perlu ada upaya dari pemda soal pengendalian harga. Dan, memastikan daya beli masyarakat kuat,” tutur Erus.

Pemkab Cirebon Bantu Mediasi Pekerja dan Manajemen PT Yihong Novatek Indonesia

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon menegaskan komitmennya dalam memfasilitasi penyelesaian permasalahan antara pekerja dan manajemen PT Yihong Novatek Indonesia.

Upaya ini dilakukan untuk menjaga stabilitas investasi sekaligus melindungi hak-hak tenaga kerja.

Selain Bupati Cirebon Imron, Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Cirebon Novi Hendrianto, dalam audiensi tersebut turut hadir Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Cirebon Mochamad Syafrudin, Kepala Satpol PP Kabupaten Cirebon Imam Ustadi, serta perwakilan Polresta Cirebon.

Kepala Disnaker Kabupaten Cirebon Novi Hendrianto, menyampaikan bahwa audiensi yang dilakukan di ruang rapat Bupati Cirebon, Senin (17/3/2025), merupakan bagian dari tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya.

“Pemerintah berupaya menjadi penengah dengan mendengarkan aspirasi dari serikat pekerja maupun manajemen perusahaan. Tujuan kami adalah mencari solusi terbaik agar keberlangsungan kerja para pekerja tetap terjaga,” ujar Novi usai audiensi.

Salah satu poin utama yang dibahas adalah tindak lanjut terhadap rekomendasi pengawas ketenagakerjaan, termasuk permintaan untuk mempekerjakan kembali 617 karyawan yang terdampak kebijakan perusahaan.

Terkait isu pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 1.126 buruh sebagaimana yang beredar, pihak perusahaan sejauh ini belum mengeluarkan keputusan resmi.

Novi menyebutkan, meskipun beberapa rekomendasi telah ditindaklanjuti, masih ada beberapa aspek yang masih dalam proses penyelesaian oleh manajemen perusahaan.

Menanggapi hal ini, Pemkab Cirebon berupaya membantu agar produksi tetap berjalan, sehingga peluang kerja tetap tersedia.

“Kondusivitas perusahaan padat karya harus tetap dijaga. Pemerintah siap memfasilitasi komunikasi agar tercapai solusi yang menguntungkan semua pihak,” tambah Novi.

Ia menekankan peran Pemkab Cirebon dalam persoalan ini adalah sebagai mediator, dengan harapan proses negosiasi berjalan cepat dan menghasilkan kesepakatan yang adil bagi pekerja maupun perusahaan.

Pada prinsipnya, manajemen perusahaan tersebut masih melakukan proses evaluasi dan introspeksi.

Oleh karena itu, Pemkab Cirebon berharap para buruh tetap tenang dan kondusif, serta tidak terpancing atau terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.

Pemkab Cirebon juga berupaya agar para pekerja tetap memiliki kesempatan bekerja, dan perusahaan dapat terus beroperasi secara berkelanjutan. (sin)

Jaga Kelancaran Arus Lebaran 2025, Komisi VI DPR RI Herman Khaeron Tekankan Pentingnya Ketersediaan BBM.di Jalur Mudik


JAKARTA – Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron, menekankan pentingnya ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di jalur mudik sebagai faktor utama dalam menjaga kelancaran arus kendaraan selama Lebaran 2025. 

Ia meminta PT Pertamina (Persero) memastikan stok BBM tetap aman dan mengoptimalkan distribusi, termasuk menambah armada pengiriman menggunakan kendaraan roda dua ke titik-titik rawan macet.

“Kemacetan sering kali diperparah oleh kendaraan yang kehabisan bahan bakar, sehingga solusi ini harus diantisipasi dengan baik,” ujar Herman dalam pernyataannya, Senin (17/3).

Selain itu, ia juga mengusulkan berbagai strategi lain untuk memperlancar arus mudik dan balik, yang diperkirakan mencapai puncaknya pada 28 Maret (H-3) dan 6 April (H+5). Salah satunya adalah pemberian diskon tarif tol sebesar 20% tidak hanya saat puncak arus mudik dan balik, tetapi juga pada hari-hari sebelum dan sesudahnya.

“(Usulan kebijakan) diskon ini bertujuan untuk menyebar kepadatan kendaraan sehingga arus mudik dan balik lebih merata,” jelasnya.

Herman juga mengapresiasi langkah Menteri Koordinator Infrastruktur, Agus Harimurti Yudhoyono, dalam meningkatkan koordinasi antar-lembaga guna memastikan kesiapan infrastruktur jalan tol.

Menurutnya, kesiapan infrastruktur harus didukung dengan evaluasi penerapan sistem contraflow, agar tidak malah memperparah kepadatan lalu lintas di titik keluar.

Selain itu, ia mengusulkan optimalisasi exit tol agar antrean kendaraan tidak menghambat jalur utama, dengan memastikan petugas di lapangan mampu mengatur arus kendaraan secara efektif. Untuk meningkatkan kenyamanan pemudik, ia juga mendorong penambahan mobile toilet di sepanjang jalur mudik, terutama di luar rest area utama, guna mengurangi antrean panjang yang sering menjadi sumber ketidaknyamanan.

Dengan berbagai strategi ini, Herman berharap arus mudik Lebaran 2025 dapat berlangsung lebih lancar dan nyaman.

“Semua pihak harus bekerja sama untuk memastikan pemudik bisa sampai ke tujuan dengan selamat dan tanpa hambatan yang berarti,” pungkasnya.

Minggu, 16 Maret 2025

UIN Siber Cirebon Bangun Sinergi dengan Bank Indonesia untuk Penguatan Kurikulum

CIREBON, FC - Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon menggelar kegiatan Sosialisasi Mahasiswa Baru Program Doktor dan Magister Ekonomi Syariah serta Curah Pendapat terkait Masukan Kurikulum. 

Acara yang berlangsung di Kantor Bank Indonesia Wilayah Cirebon ini bertujuan untuk memperkenalkan visi, misi, serta struktur akademik program studi kepada mahasiswa baru, sekaligus mendapatkan masukan dari praktisi industri terkait relevansi kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja. Selasa, (11/03/2025).

Acara ini dihadiri oleh sejumlah akademisi dari UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, antara lain:

Prof. Dr. Sugianto, S.H., M.H. (Wakil Direktur Program Pascasarjana)

Prof. Dr. Abdul Aziz, S.Ag., S.M., M.Ag. (Ketua Program S2 dan S3 Ekonomi Syariah)

Dr. Ahmad Yani, M.Ag. (Ketua Program Doktor Hukum Keluarga Islam)

Dr. Siti Fatimah, M.Hum. (Ketua Program Doktor Pendidikan Agama Islam)

Dr. Mumun Munawaroh, M.Si. (Ketua Program Magister Pengembangan Masyarakat Islam)

Dr. Iwan Ahenda, M.Ag. (Sekretaris Program Doktor Pendidikan Agama Islam)

Dr. Rosidi Rido, M.Ag. (Sekretaris Program Magister Pendidikan Agama Islam)

Nasrullah, S.Ag., M.Pd. (Kasubag Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon)

Dari pihak Bank Indonesia Wilayah Cirebon, hadir:

Jajang Hermawan (Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cirebon)

Agung Budiaksono (Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cirebon)

Diskusi Interaktif dan Masukan untuk Kurikulum

Kegiatan ini diawali dengan sambutan dari perwakilan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan Pimpinan Bank Indonesia Wilayah Cirebon. Prof. Dr. Sugianto, S.H., M.H., dalam sambutannya, menekankan pentingnya kegiatan ini dalam menyelaraskan kurikulum dengan kebutuhan industri keuangan syariah. 

“Kami ingin memastikan bahwa program ini mampu mencetak lulusan yang tidak hanya unggul dalam teori tetapi juga memiliki keterampilan yang aplikatif di dunia industri,” ujarnya.

Sementara itu, Jajang Hermawan, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cirebon, menyampaikan bahwa pihaknya sangat mendukung pengembangan akademik yang berbasis pada kebutuhan industri.

“Kolaborasi antara akademisi dan praktisi merupakan kunci dalam membangun ekosistem ekonomi syariah yang kuat dan berdaya saing,” katanya.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cirebon, Agung Budiaksono, menegaskan bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri sangat penting dalam membentuk lulusan yang siap menghadapi tantangan global. 

“Kami berharap masukan yang diberikan dapat diterapkan dalam kurikulum sehingga lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri,” ungkapnya.

Hasil dan Rekomendasi

Dalam sesi diskusi, para mahasiswa baru diberikan kesempatan untuk menyampaikan harapan dan tantangan yang mereka prediksi akan dihadapi selama menempuh studi. Selain itu, Bank Indonesia juga memberikan beberapa rekomendasi untuk memperkuat aspek praktis dalam kurikulum, seperti:

Integrasi praktik industri dalam mata kuliah inti

Penguatan materi terkait fintech syariah

Peningkatan program magang di lembaga keuangan syariah

Hasil dari diskusi ini akan menjadi bahan evaluasi bagi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam mengembangkan kurikulum yang lebih adaptif dan relevan dengan perkembangan industri keuangan syariah.

Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan Program Doktor dan Magister Ekonomi Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dapat terus berkontribusi dalam mencetak lulusan yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja, khususnya di sektor ekonomi syariah yang terus berkembang pesat di Indonesia.

Mahasiswa BCB UIN Siber Cirebon Gelar Pesantren 1000 Cahaya Ramadhan untuk Anak Yatim Dhuafa

CIREBON, FC – Di bulan suci Ramadhan, mahasiswa penerima Beasiswa Baznas Insan Cendekia (BCB) Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon mengadakan kegiatan "Pesantren 1000 Cahaya Ramadhan" di Graha Yatim Harapan Rabbani, Cirebon. 

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 30 anak yatim dhuafa yang tinggal di asrama maupun yang pulang-pergi. MInggu, (16/03/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman edukatif dan spiritual bagi anak-anak yatim dhuafa dalam suasana yang penuh kasih sayang dan kebersamaan. Berbagai aktivitas menarik turut mengisi acara, seperti belajar bersama, fun games, kultum, dan buka puasa bersama.

Koordinator kegiatan, Wirya Nur Fatahurrizqi, membuka acara dengan penuh semangat dan mengajak adik-adik peserta untuk berinteraksi dalam suasana yang menyenangkan. 

"Kami ingin menghadirkan keceriaan dan memberikan kesempatan bagi mereka untuk belajar dan berbagi dalam suasana Ramadhan yang penuh berkah," ujarnya.

Syaeful Anam, mahasiswa angkatan 5 BCB UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, menyampaikan bahwa anak-anak sangat antusias mengikuti kegiatan ini. "Mereka merasa bahagia dan berharap kegiatan serupa bisa terus berlangsung setiap tahunnya," katanya.

Puncak acara ditandai dengan penyerahan donasi kebaikan kepada Riska, selaku ibu asrama, yang diserahkan langsung oleh Wulandari, MA.Hum, selaku mentor BCB UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. 

Donasi ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa kepada anak-anak yatim dhuafa agar mereka terus mendapatkan pendidikan dan perhatian yang layak.

Kepala Asrama Graha Yatim Harapan Rabbani, Abdullah, mengapresiasi kegiatan ini. "Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Anak-anak merasa senang dan sangat antusias dalam mengikuti setiap sesi yang diberikan oleh kakak-kakak mahasiswa," ungkapnya.

Sementara itu, Wulandari, MA.Hum, menjelaskan bahwa "Pesantren 1000 Cahaya Ramadhan" merupakan inisiatif Baznas Pusat yang diselenggarakan oleh seluruh kampus mitra di berbagai daerah. 

"Kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara Baznas dan perguruan tinggi dalam membangun kepedulian sosial. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas," tambahnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa BCB UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon tidak hanya berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim dhuafa, tetapi juga mengasah keterampilan sosial dan kepemimpinan mereka dalam dunia nyata. 

Dengan semangat berbagi dan belajar bersama, diharapkan nilai-nilai kebaikan terus ditebarkan demi membangun masyarakat yang lebih peduli dan harmonis.

Wali Kota Pimpin Kerja Bakti di Pesisir Kesenden, Tegaskan Penegakan Perda

CIREBON – Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, memimpin langsung kegiatan kerja bakti di wilayah pesisir Kelurahan Kesenden pada Minggu (16/3/2025). Aksi bersih-bersih ini merupakan bagian dari upaya penanganan sampah yang telah berlangsung selama beberapa hari terakhir di kawasan tersebut.  

Dalam kegiatan tersebut, seluruh perwakilan perangkat daerah turut hadir dan berkolaborasi membersihkan area pesisir. Wali Kota menegaskan bahwa kerja sama yang solid antara semua pihak sangat penting untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat.  

"Untuk penanganan sampah di Kesenden ini sudah beberapa hari dilakukan. Kami mengalami kesulitan karena alat berat tidak memungkinkan masuk ke lokasi. Namun, dinas terkait akan mengupayakan alat berat lain agar proses pembersihan bisa lebih optimal," ujarnya.

Selain kerja bakti, Wali Kota juga menekankan pentingnya penegakan aturan terkait kebersihan lingkungan. Ia menginstruksikan kepada Lurah Kesenden untuk menegakkan Peraturan Daerah (Perda) Kota Cirebon Nomor 4 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Sampah.  

"Di mana ada sanksi berupa denda pidana dan uang bagi yang melanggar. Aturan ini harus diterapkan agar masyarakat lebih disiplin dalam menjaga kebersihan," tegasnya.  

Langkah ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi warga yang masih abai terhadap kebersihan lingkungan. Pemerintah Kota Cirebon juga akan terus mengawasi dan menindak tegas pelanggaran yang terjadi di lapangan.  

Dengan adanya kerja bakti ini, Wali Kota berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan semakin meningkat. Ia juga mengajak seluruh warga untuk berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan demi kenyamanan bersama. (din)


Sabtu, 15 Maret 2025

Tinjau Lokasi Banjir, Wali Kota Imbau Masyarakat Jaga Saluran Air

CIREBON – Curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir menyebabkan debit air meningkat dan mengakibatkan banjir di sejumlah titik di Kota Cirebon.  

Menanggapi situasi ini, Wali Kota Cirebon, Effendi Edo bersama jajaran terkait meninjau lokasi banjir dan memastikan langkah-langkah penanganan segera dilakukan, Sabtu (15/3/2025)

Wali Kota menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon terus meningkatkan upaya pencegahan banjir agar kejadian serupa tidak terulang. 

"Tadi kita lihat di Penyuken ada tanggul yang jebol, kami akan segera benahi dan memastikan langkah-langkah teknis lainnya dilakukan dengan cepat," ujarnya.

Wali Kota juga mengajak warga untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dan memastikan saluran air tidak tersumbat sampah. Kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan menjadi salah satu faktor penting dalam mengurangi risiko banjir di masa mendatang.  

"Kami juga mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi saluran air di sekitar rumah masing-masing, agar aliran air tetap lancar dan tidak menyebabkan genangan yang berpotensi menjadi banjir," pesan Wali Kota.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cirebon, Rachman Hidayat menjelaskan bahwa persiapan menghadapi musim hujan sudah dilakukan sejak tahun lalu. Beberapa langkah yang telah diambil termasuk normalisasi sungai serta pembangunan tanggul dan pintu air di berbagai titik strategis. 

"Tidak hanya di Penyuken, kami juga lakukan persiapan di wilayah sekitar Sungai Sijarak dan Kali Kebat dan titik lainnya untuk mengurangi risiko banjir," jelasnya.  

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cirebon, Andi Wibowo menyebutkan bahwa titik banjir hampir merata di seluruh kecamatan. 

"Saat ini ada tiga wilayah prioritas yang terdampak paling parah, yaitu Kalijaga, Pekiringan, dan Penyuken. Kami telah melakukan evakuasi warga yang terdampak dan memberikan pertolongan pertama kepada mereka yang membutuhkan," ujarnya.  

Selain upaya tanggap darurat, BPBD juga berkoordinasi dengan dinas teknis terkait untuk segera mengeksekusi langkah-langkah mitigasi. Warga diimbau untuk tetap waspada dan melaporkan kejadian darurat melalui layanan panggilan 112 yang bisa diakses secara gratis. 

"Kami mengajak masyarakat untuk segera menghubungi 112 jika mengalami kondisi darurat akibat banjir. Layanan ini bisa dimanfaatkan kapan saja dan tanpa biaya," tambahnya. (Nisa)



Wali Kota Cirebon Apresiasi Peran Bawaslu dalam Menjaga Demokrasi

CIREBON – Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menghadiri acara Ngabuburit Pengawasan yang diselenggarakan oleh Bawaslu Kota Cirebon di Rumah Dinas Wali Kota pada Sabtu (15/3/2025). 

Acara ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan peran pengawasan dalam memastikan proses demokrasi berjalan dengan baik.  

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras Bawaslu Kota Cirebon serta unsur terkait lainnya dalam mengawal jalannya Pemilihan Kepala Daerah tetap lancar, aman, dan kondusif.

 “Momentum seperti ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga kesempatan untuk merefleksikan bagaimana proses demokrasi dapat terus kita jaga dan tingkatkan bersama,” ujarnya.  

Ia menekankan bahwa pengawasan merupakan pilar utama dalam membangun demokrasi yang sehat. Bawaslu sebagai lembaga pengawas pemilu memiliki peran strategis dalam memastikan setiap tahapan pemilihan berlangsung jujur, adil, dan transparan.  

Acara ini mengangkat tema "Menajamkan Spiritualitas Pengawasan melalui Refleksi dan Evaluasi untuk Pemilihan yang Bermartabat". Menurut Wali Kota, tema tersebut memiliki makna mendalam karena pengawasan tidak hanya soal teknis, tetapi juga menyangkut integritas, etika, dan tanggung jawab moral terhadap masyarakat dan bangsa.  

Wali Kota juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam pengawasan pemilu. Menurutnya, demokrasi bukan hanya tanggung jawab penyelenggara pemilu, tetapi juga milik semua pihak.  

“Dengan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat, kita dapat bersama-sama mencegah segala bentuk pelanggaran dan memastikan bahwa kedaulatan rakyat benar-benar dihormati dan dijaga,” tuturnya.

Ketua Bawaslu Kota Cirebon, Devi Siti Sihatul Afiah dalam kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang telah terjalin selama penyelenggaraan pemilu.

 “Ini menjadi catatan sejarah dalam perhelatan demokrasi di Kota Cirebon. Alhamdulillah, tahun ini tidak ada Pemungutan Suara Ulang (PSU). Terima kasih kepada Pemda, DPRD, unsur terkait, dan masyarakat atas kerja samanya,” ungkapnya.  

Meskipun demikian, ia menegaskan pentingnya evaluasi dan refleksi agar demokrasi ke depan semakin baik. 

Acara Ngabuburit Pengawasan bersama Bawaslu ini diharapkan menjadi ajang diskusi yang bermanfaat dalam memperkuat demokrasi di Kota Cirebon.

"Demi terciptanya pemilu yang semakin berkualitas dan bermartabat kedepan," tutupnya. (Ara)



Wali Kota Tinjau Pembersihan Sampah di Pesisir Kesenden

 

CIREBON, FC -  Wali Kota Cirebon, Effendi Edo meninjau proses pengangkutan dan pembersihan sampah di wilayah pesisir Kelurahan Kesenden pada Sabtu (15/3/2025)

Peninjauan ini merupakan tindak lanjut dari hasil monitoring yang sebelumnya dilakukan bersama perangkat daerah terkait guna memastikan langkah konkret dalam mengatasi permasalahan sampah di kawasan tersebut.  

Saat ditemui di lokasi, Wali Kota menyampaikan apresiasinya atas respons cepat perangkat daerah dalam menangani persoalan ini. 

“Alhamdulillah, kemarin saya meninjau lokasi ini, lalu ada tindak lanjut yang cepat. Hari ini langsung dilakukan eksekusi pembersihan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa sampah yang menumpuk di pesisir Kesenden sudah dalam kondisi mengkhawatirkan. Selain mengganggu kebersihan lingkungan, tumpukan sampah juga berpotensi mencemari perairan sekitar dan berdampak pada kesehatan warga. Namun, tantangan dalam proses pembersihan ini adalah kondisi lahan, sehingga alat berat tidak bisa langsung digunakan untuk membersihkan area tersebut.  

Menyikapi kendala tersebut, Wali Kota menyebutkan bahwa pihaknya tengah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk mencari solusi terbaik. 

“Karena kondisi lahannya seperti ini, alat berat tidak bisa serta-merta masuk. Kami masih berupaya mencari cara agar pembersihan bisa berjalan lebih maksimal. Jika hari ini belum bisa selesai, besok akan kami maksimalkan dengan alat yang tersedia,” jelasnya.  

Selain melakukan pembersihan, Pemerintah Kota Cirebon juga menyiapkan langkah pencegahan agar masalah serupa tidak kembali terulang. Salah satunya dengan memasang portal pembatas di area tertentu guna mencegah warga membuang sampah sembarangan. 

Wali Kota juga telah menginstruksikan Lurah Kesenden untuk terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.  

“Kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa kebersihan ini adalah tanggung jawab kita semua," tegasnya.

Pemerintah Kota Cirebon berkomitmen untuk terus menangani persoalan sampah secara sistematis dan berkelanjutan. Langkah-langkah strategis akan terus disiapkan agar lingkungan tetap bersih dan nyaman bagi seluruh masyarakat. 

"Kami akan terus berupaya agar Kota Cirebon menjadi lebih bersih, sehat, dan nyaman," pungkasnya. (din)



Respon Cepat Bupati Imron Perbaiki Jalan Rusak


KABUPATEN CIREBON – Keluhan dari warga terkait kondisi jalan Sindanglaut-Pabuaran yang rusak akhirnya sampai ke telinga Bupati Cirebon Imron.

Tanpa menunggu lama, ia langsung turun ke lapangan untuk melihat kondisi jalan secara langsung dan segera menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) untuk melakukan perbaikan.

“Kami sudah menurunkan tim dari DPUTR untuk menangani jalan ini. Jalur ini prioritas, karena sering digunakan pemudik,” ujar Imron, Sabtu (15/3/2025).

Perbaikan akan mencakup peningkatan jalan sepanjang 400 meter, sedangkan sisanya akan menjalani proses pemeliharaan. Targetnya, proyek ini harus rampung sebelum arus mudik Lebaran 2025 dimulai.

Perbaikan jalan ini bukan kali pertama dilakukan. Setiap tahun, ruas jalan ini selalu mendapatkan perhatian, namun tak lama setelah diperbaiki, kembali rusak.

Dari hasil kajian, penyebab utamanya adalah buruknya sistem drainase akibat banyaknya bangunan yang berdiri di sepanjang jalan.

“Tadi saya juga sudah bicara dengan kuwu dan camat. Kita akan rapikan bangunan di pinggir jalan, agar bisa dibuat selokan. Ini penting, supaya air tidak menggenang dan merusak jalan,” kata Imron.

Sindanglaut-Pabuaran bukan satu-satunya ruas jalan yang akan diperbaiki. Imron menegaskan, bahwa masih ada tujuh ruas jalan lain yang masuk dalam daftar prioritas perbaikan tahun ini.

Di antaranya ruas jalan Tegalgubug-Kaliwedi, Bunder-Susukan, Jamblang-Cikeduk, Kepompongan-Cirebon Girang, Mundu-Pamengkang, Kanci-Sindanglaut dan Gebang-Waled.

“Kita punya 180 kilometer jalan rusak yang harus segera diperbaiki. Targetnya, jalan-jalan ini bisa ditingkatkan dan diperbaiki secepatnya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala DPUTR Kabupaten Cirebon, Iwan Rizky, menambahkan bahwa total ada delapan ruas jalan strategis yang akan ditingkatkan untuk mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 2025.

“Selain delapan ruas prioritas ini, ada total 20 ruas jalan di Kabupaten Cirebon yang sering digunakan sebagai jalur alternatif mudik,” ujar Iwan.

“Kami berusaha semaksimal mungkin agar kondisi jalan lebih baik sebelum musim mudik tiba,” ungkapnya.

Dengan perbaikan ini, diharapkan pemudik bisa melewati Kabupaten Cirebon dengan lebih aman dan nyaman, tanpa harus terganggu oleh jalan berlubang dan rusak.

“Tentunya, langkah perbaikan jalan ini sebagai bentuk target 100 kerja Bupati dan Wakil Bupati Cirebon,” tutupnya. (Ara)

Jumat, 14 Maret 2025

Pemkot Cirebon Fokus Tangani Sampah Liar untuk Wujudkan Kota Bersih dan Sehat

CIREBON, FC - Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, bersama Wakil Wali Kota Siti Farida Rosmawati, melakukan kunjungan lapangan untuk meninjau langsung permasalahan penumpukan sampah liar di area pesisir Kota Cirebon, tepatnya di Kesenden dan Kebon Baru, Jumat siang (14/3/2025). 

Kegiatan ini adalah bagian dari upaya Pemkot Cirebon untuk menangani persoalan lingkungan, terutama dalam hal pengelolaan sampah.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), serta pejabat kelurahan terkait.

Penanganan sampah liar ini, menurut Wali Kota, adalah tanggung jawab jangka panjang pemerintah untuk menjaga kebersihan dan kesehatan masyarakat Kota Cirebon.

“Kami sangat serius dalam mengatasi masalah sampah. Pengelolaan sampah yang baik itu penting untuk menjaga estetika kota dan juga untuk melindungi kesehatan warganya. Sampah liar harus segera diatasi,” ujar Wali Kota.

Ia menambahkan bahwa meskipun telah ada fasilitas Tempat Pembuangan Sementara (TPS), masih banyak warga yang kurang disiplin dalam membuang sampah pada tempatnya, meskipun jarak TPS tersebut tidak terlalu jauh dari lokasi penumpukan sampah liar.

Dalam kesempatan ini, Wali Kota  mengingatkan bahwa kesadaran masyarakat sangat penting dalam menjaga kebersihan. Selain itu, ia juga mendorong adanya edukasi mengenai pemilahan dan pengelolaan sampah dengan lebih baik.

Sebagai langkah awal dalam penyelesaian masalah ini, Wali Kota mengumumkan bahwa pada hari berikutnya, Pemkot Cirebon akan memulai proses pembersihan sampah liar di kawasan pesisir dengan menggunakan alat berat. Setelah dibersihkan, sampah-sampah tersebut akan segera dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kopiluhur.

"Saya akan fokus menyelesaikan masalah ini terlebih dahulu, membersihkan satu per satu area yang terdampak sebelum kami melanjutkan ke kawasan lainnya," tegasnya.

Langkah-langkah ini diharapkan dapat mempercepat tercapainya tujuan Pemkot Cirebon untuk menjadikan kota ini lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cirebon, dr Yuni Darti menambahkan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan perangkat kelurahan, kecamatan, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) untuk melakukan pengangkutan sampah menggunakan alat berat. 

"Proses pembersihan ini akan dilakukan secara terjadwal dan kita fokuskan selama satu minggu," ujarnya. (din)



UIN Siber Cirebon Gelar Penilaian Kompetensi Pegawai untuk Pemenuhan Jabatan Manajerial

 

CIREBON, FC – Layanan Kepegawaian Biro AUAK Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang juga dikenal sebagai Cyber Islamic University (CIU), menggelar hari kedua kegiatan Penilaian Kompetensi bagi Pegawai di lingkungan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon pada 13-14 Maret 2025. 

Kegiatan ini berlangsung di Gedung Siber PJJ PAI dan diikuti oleh 44 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang terbagi dalam dua kelompok. Jum’at, (14/03/2025).

Tim Penilaian Kompetensi dalam kegiatan ini terdiri dari para Asesor SDM Aparatur Ahli Muda dan Ahli Pertama, di antaranya I.G.A Andini Sucika, Deden Wahyudin, Anggun Triyoga, Resy Oktrisely, serta Aditia Putra Anugrah. 

Khususnya, Anggun Triyoga yang merupakan Asesor SDM Aparatur Ahli Pertama dari Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI, menekankan bahwa penilaian ini mencakup berbagai aspek, seperti psikometri, simulasi analisis kasus, Leaderless Group Discussion (LGD), serta wawancara.

Menurut Anggun Triyoga, kegiatan ini bertujuan untuk memenuhi persyaratan dalam usul penetapan dan pertimbangan jabatan manajerial, yang sejalan dengan implementasi peraturan terbaru mengenai struktur organisasi dan tata kerja di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. 

“Penilaian ini penting untuk mengidentifikasi kompetensi pegawai sehingga proses penetapan pejabat baru dapat dilakukan secara objektif dan berbasis kompetensi yang terukur,” jelasnya.

Salah satu peserta uji kompetensi, Mohamad Arifin, yang juga merupakan Pranata Humas Ahli Muda di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, mengungkapkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai potensi para pegawai dalam menduduki posisi jabatan manajerial. 

“Dengan adanya penilaian kompetensi ini, diharapkan dapat menghasilkan pemimpin yang sesuai dengan kebutuhan organisasi dan memiliki kemampuan yang mumpuni,” ujarnya.

Pelaksanaan penilaian kompetensi ini menjadi bagian dari upaya UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam meningkatkan kualitas manajemen sumber daya manusia serta memastikan bahwa setiap pegawai yang menduduki jabatan strategis memiliki kapabilitas yang sesuai. 

Dengan demikian, diharapkan roda organisasi dapat berjalan lebih efektif dan profesional guna mewujudkan visi dan misi universitas dalam bidang pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. (din)

UIN Siber Cirebon Gelar Penilaian Kompetensi Pegawai Pasca Terbitnya Peraturan Baru

 

CIREBON, FC– Layanan Kepegawaian Biro AUAK Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang juga dikenal dengan sebutan Cyber Islamic University (CIU), kembali melaksanakan kegiatan penting pasca terbitnya Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2024 pada 21 Mei 2024, dan Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 2024 pada 31 Desember 2024

Dalam rangka mempersiapkan penetapan jabatan manajerial, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menggelar Penilaian Kompetensi bagi Pegawai di lingkungan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon pada 13-14 Maret 2025 di Gedung Siber PJJ PAI.

Kegiatan ini diikuti oleh 44 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon yang dibagi dalam dua kelompok. Penilaian kompetensi meliputi berbagai aspek seperti Psikometri, Simulasi Analisis Kasus, LGD (Leaderless Group Discussion), dan wawancara. 

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memenuhi persyaratan dalam usul penetapan dan pertimbangan penetapan jabatan manajerial, yang sejalan dengan implementasi peraturan terbaru yang mengatur struktur organisasi dan tata kerja di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Dalam sambutannya, Wakil  Rektor II Bidang Perencanaan Keuangan, dan Umum UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Jamali, M.Ag., menekankan urgensi dari pelaksanaan kegiatan ini sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas pegawai di lingkungan universitas.

 "Penilaian kompetensi ini tidak hanya sebagai syarat administratif, tetapi juga bagian dari upaya strategis untuk memastikan bahwa pejabat manajerial yang akan diangkat memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon ke depan," ujarnya.

Prof Jamali juga menambahkan bahwa pelaksanaan kegiatan ini merupakan implementasi langsung dari Peraturan Menteri Agama Nomor 31 Tahun 2024 tentang organisasi dan tata kerja UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan efektifitas kelembagaan di tingkat universitas.

Selama kegiatan, para peserta mengikuti berbagai tahapan ujian kompetensi dengan antusias. Simulasi analisis kasus dan diskusi kelompok yang dipandu oleh tim asesmen turut mengasah kemampuan peserta dalam berpikir kritis dan mengambil keputusan dalam situasi yang kompleks. 

Selain itu, sesi wawancara juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk menunjukkan keterampilan komunikasi dan kepemimpinan mereka.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai potensi para pegawai dalam menduduki posisi jabatan manajerial, serta memastikan bahwa penetapan pejabat yang baru dapat dilakukan secara objektif dan berdasarkan kompetensi yang terukur.

UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berharap melalui kegiatan ini, tidak hanya dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan universitas, tetapi juga menjadi landasan yang kuat dalam mewujudkan visi universitas sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia.

Dengan diterbitkannya peraturan baru yang mengatur struktur dan organisasi universitas, diharapkan kedepannya UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon semakin berdaya saing, kompetitif, dan berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan yang menyeluruh. (din)

Monitoring SPBU Jelang Lebaran, Pemkot Cirebon Pastikan Ketersediaan BBM dan Ketepatan Takaran

CIREBON– Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, didampingi Wakil Wali Kota Siti Farida Rosmawati serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), melakukan monitoring terhadap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kota Cirebon, Jumat (14/3). 

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Cirebon menyampaikan hasil pemantauan SPBU yang menunjukkan bahwa distribusi bahan bakar masih dalam batas toleransi yang telah ditetapkan. 

“Alhamdulillah, hasil monitoring menunjukkan volume bahan bakar masih dalam ambang batas toleransi sesuai aturan. Ini penting agar masyarakat yang menggunakan SPBU di wilayah Kota Cirebon dan sekitarnya tetap mendapatkan pelayanan sesuai standar," ujarnya.

Wali Kota menambahkan, Pemkot Cirebon bersama Forkopimda akan terus melakukan monitoring secara bertahap menjelang mudik Lebaran untuk memastikan ketersediaan dan kualitas bahan bakar.

"Kami ingin masyarakat merasa nyaman dan yakin bahwa pasokan bahan bakar aman dan terjamin," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon, Iing Daiman yang turut serta dalam pengecekan, mengatakan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah dalam rangka perlindungan konsumen, khususnya menjelang mudik Lebaran. 

"Kami ingin memastikan agar masyarakat tidak merasa ragu atau khawatir terkait pasokan bahan bakar," ujarnya.

Pihaknya juga menjelaskan bahwa standar toleransi keakuratan takaran yang digunakan dalam pengujian ini mengacu pada ketentuan Metrologi Legal, yaitu kekurangan atau kelebihan tidak boleh lebih dari 100 mililiter (ml) per 20 liter. 

"Alhamdulillah, hasil pengecekan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, dan kami terus melakukan pengecekan untuk menjaga keabsahan sesuai dengan ketentuan meteorologi legal," ungkap Iing.

Di kesempatan yang sama, Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, turut menambahkan bahwa pihaknya bersama Forkopimda akan rutin melakukan inspeksi mendadak (sidak) di berbagai SPBU di wilayah Cirebon. 

"Kami berkomitmen untuk menjamin kenyamanan dan kepuasan masyarakat. Jika ditemukan pelanggaran, kami akan menindaklanjuti sesuai dengan peraturan yang berlaku, baik itu sanksi pidana maupun administratif," jelas Kapolres.

Pengecekan rutin ini tidak hanya dilakukan di SPBU milik Pertamina, tetapi juga pada SPBU yang dikelola oleh pihak swasta. Hal ini dilakukan untuk memastikan pemerataan dan kestabilan pasokan bahan bakar di seluruh wilayah Kota Cirebon. 

"Kami juga ingin memastikan bahwa baik SPBU Pertamina maupun swasta memberikan pelayanan yang baik dan tidak ada praktik penyelewengan yang merugikan konsumen," tambah Kapolres. (Ara)



Tanamkan Kepedulian, DPC Partai Demokrat Kabupaten Cirebon Bagikan Ratusan Takjil Kepada Pengendara dan Masyarakat

 

CIREBON, FC - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Cirebon membagikan ratusan takjil kepada pengendara yang melintas serta masyarakat sekitar.

Kegiatan tersebut merupakan tradisi tahunan yang selalu dilakukan setiap bulan suci Ramadan tiba.

Plt Ketua DPC Demokrat Kabupaten Cirebon, Ratnawati, mengungkapkan, pembagian takjil merupakan bentuk kepedulian partainya terhadap masyarakat, khususnya mereka berada di perjalanan saat waktu berbuka tiba.

"Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat. Ramadan adalah bulan yang penuh berkah, dan melalui kegiatan ini, kami berharap bisa membantu mereka yang sedang dalam perjalanan agar dapat berbuka puasa dengan nyaman," ucapnya, Jumat (14/3).

Selain sebagai aksi sosial, kegiatan tersebut menjadi momen bagi Partai Demokrat untuk lebih dekat dengan masyarakat. Menurut Ratnawati, semangat berbagi dan kepedulian sosial harus terus dijaga, tidak hanya di bulan Ramadan tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

"Kami ingin menanamkan nilai-nilai kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat. Semoga apa yang kami lakukan hari ini bisa membawa manfaat dan keberkahan bagi semua," tambahnya.

Pembagian takjil yang berlangsung di beberapa titik strategis di Kabupaten Cirebon tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Banyak pengendara yang merasa terbantu, terutama mereka yang belum sempat membeli makanan untuk berbuka. 

"Alhamdulillah, saya sedang dalam perjalanan pulang kerja dan belum sempat membeli makanan untuk berbuka. Takjil ini sangat membantu," kata salah satu penerima manfaat, Andi, seorang pengendara motor.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, Partai Demokrat berharap dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan menjadikan Ramadan sebagai momentum untuk mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan kepedulian sosial.

selain itu menurut Anggota DPR RI Dr H Herman Khaeron mengatakan Kegiatan pembagian takjil bagi pengendara dan pembagian ke mesjid-mesjid rutin dilakukan oleh Partai Demokrat di Cirebon dan Indramayu bersama Hero Center dan Mitra Sehati Kota/Kab. Cirebon dan Indramayu secara serentak.

”Saya harap kegiatan bagi takjil ini semoga memberi manfaat dibulan penuh ampunan dan berkah ini, amin,” ucap Kang Hero. (Ara)

Polda Jabar dan Media Bersinergi dalam Kegiatan Berbagi Takjil kepada Masyarakat

 


BANDUNG – Polda Jawa Barat menggelar kegiatan berbagi takjil bersama media sebagai bentuk nyata komitmen Polri dalam mendekatkan diri kepada masyarakat. 

Acara ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah hukum Polda Jabar yang memilih tiga lokasi utama, yaitu di depan Mapolda Jabar, Kiara Arta, dan sekitar Bundaran Cibiru Bandung.

Dipimpin oleh Wakapolda Jabar dan didampingi oleh Pejabat Utama Polda Jabar, kegiatan ini juga melibatkan pemimpin redaksi serta para wartawan yang turut turun ke lapangan. Bersama jajaran kepolisian, mereka membagikan takjil kepada masyarakat yang sedang dalam perjalanan menunggu waktu berbuka puasa.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Jules Abraham Abast, S.I.K., menyampaikan bahwa sebanyak 600 paket takjil telah dibagikan dalam kegiatan ini. "Ini adalah bagian dari kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan. 

Selain itu, acara ini juga mempererat hubungan antara Polri dan media sebagai mitra strategis dalam memberikan informasi yang berkualitas kepada masyarakat," ujar Jules.

Salah satu perwakilan media yang hadir dalam kegiatan ini mengungkapkan apresiasinya. “Kami sangat mengapresiasi Polri atas terselenggaranya acara berbagi takjil dan buka puasa bersama media pada hari ini. Ini adalah wujud kebersamaan yang luar biasa antara Polri, media, dan masyarakat,” tuturnya.

Selain di Bandung, kegiatan berbagi takjil ini juga berlangsung secara serentak di berbagai daerah di Indonesia dengan ribuan paket takjil dibagikan. 

Kehadiran Polri bersama media di tengah masyarakat tidak hanya membawa kebahagiaan bagi mereka yang menerima, tetapi juga memperkuat sinergi antara kepolisian dan media dalam menjalankan tugasnya untuk masyarakat.

"Sangat luar biasa melihat Wakapolda beserta Pejabat Utama Polda Jabar turun langsung berbagi takjil kepada masyarakat. Kolaborasi ini menunjukkan betapa harmonisnya hubungan antara Polri dan media dalam menjalankan tugas untuk masyarakat," tambah seorang wartawan yang turut serta dalam kegiatan ini.

Dengan adanya kegiatan ini, Polri berharap sinergi yang telah terjalin dengan baik bersama media dapat terus diperkuat. Tidak hanya dalam penyampaian informasi kepada publik, tetapi juga dalam berbagai kegiatan sosial yang membawa manfaat langsung bagi masyarakat.

DWP UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Gelar Tadarus dan Kajian Inspiratif

CIREBON, FC – Dalam upaya mempererat ukhuwah serta meningkatkan kualitas spiritual, Dharta Wanita Persatuan (DWP) Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Nurjati Cirebon, yang juga dikenal dengan Cyber Islamic University (CIU),  menggelar kegiatan tadarus dan kajian bertemakan "Sabar dan Syukur, Dua Pilar Ketenangan Hati" pada hari Jumat, 14 Maret 2025. 

Acara ini berlangsung di Gedung Siber UIN Syekh Nurjati Cirebon, dihadiri oleh seluruh anggota DWP serta civitas akademika, dan diakhiri dengan pembagian takjil gratis.

Ketua DWP UIN Syekh Nurjati, Hj. Husnul Khotimah, S.Pd.I, dalam sambutannya menekankan pentingnya memupuk kesabaran dan rasa syukur dalam kehidupan sehari-hari untuk meraih ketenangan hati. 

“Kegiatan ini bukan hanya untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur'an, tetapi juga untuk memperkuat spiritualitas dan ketahanan batin kita dalam menghadapi berbagai tantangan hidup,” ujar Husnul dengan penuh semangat.

Acara dilanjutkan dengan kajian yang dipandu oleh Popon sebagai moderator. Materi disampaikan oleh Hj. Amroh Umaemah, M.Pd.I, seorang dosen dan praktisi, yang memaparkan tentang dua pilar utama dalam hidup yang membawa ketenangan hati: sabar dan syukur. 

“Sabar adalah kunci untuk menghadapi setiap ujian dengan lapang dada, sedangkan syukur adalah cara kita menghargai nikmat yang diberikan oleh Allah SWT,” jelas Ibu Amroh dalam penjelasannya yang mendalam.

Setelah kajian, kegiatan dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur'an bersama sebagai wujud penguatan hubungan spiritual dan mendekatkan diri pada Allah SWT. Sebagai penutup, acara diakhiri dengan pembagian takjil gratis kepada peserta sebagai bentuk kebersamaan dan kepedulian sosial.

Melalui kegiatan ini, DWP UIN Syekh Nurjati Cirebon berharap dapat memberikan manfaat yang mendalam bagi para anggotanya, serta mendorong mereka untuk senantiasa mengamalkan nilai-nilai sabar dan syukur dalam kehidupan pribadi dan profesional. 

"Semoga dengan kegiatan ini, kita semua dapat memperoleh ketenangan hati yang hakiki dan terus berkembang menjadi individu yang lebih baik," tutup Husnul dalam penutupan acara. (din)

Kamis, 13 Maret 2025

IPM Kabupaten Cirebon Terus Meningkat Dalam 5 Tahun Terakhir

KABUPATEN CIREBON — Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Cirebon mengalami peningkatan signifikan dalam lima tahun terakhir, sebagaimana dilaporkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Data menunjukkan tren pertumbuhan yang stabil dari tahun 2020 hingga 2024.

Pada tahun 2020, IPM Kabupaten Cirebon yang dihitung berdasarkan Umur Harapan Hidup (UHH) hasil Sensus Penduduk (SP) 2010 tercatat sebesar 68,75.

Angka ini meningkat menjadi 69,12 pada 2021, kemudian naik lagi menjadi 70,06 pada 2022, 70,95 pada 2023, dan mencapai 71,44 pada tahun 2024.

Sementara itu, IPM yang dihitung menggunakan UHH hasil SP 2020 LF juga mengalami kenaikan yang konsisten.

Pada tahun 2020, IPM tercatat sebesar 69,61, kemudian meningkat menjadi 69,99 pada 2021, lalu 70,92 pada 2022, naik lagi menjadi 71,81 pada 2023, dan mencapai 72,30 pada 2024.

Peningkatan IPM Kabupaten Cirebon didukung oleh pertumbuhan positif dalam beberapa komponen utama, yaitu kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.

Umur Harapan Hidup (UHH) menunjukkan tren kenaikan dari tahun ke tahun. Berdasarkan SP 2010, UHH meningkat dari 71,99 tahun pada 2020 menjadi 73,04 tahun pada 2024.

Sementara itu, berdasarkan SP 2020 LF, UHH juga mengalami peningkatan dari 73,97 tahun pada 2020 menjadi 74,98 tahun pada 2024. Peningkatan ini mencerminkan perbaikan dalam sektor kesehatan dan layanan masyarakat.

Di bidang pendidikan, Harapan Lama Sekolah (HLS) dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) juga mengalami pertumbuhan yang positif.

HLS meningkat dari 12,25 tahun pada 2020 menjadi 12,42 tahun pada 2024. Sementara RLS bertambah dari 6,92 tahun pada 2020 menjadi 7,65 tahun pada 2024.

Angka ini menunjukkan adanya peningkatan akses masyarakat terhadap pendidikan yang lebih baik, baik dari segi lama pendidikan maupun peluang untuk menempuh pendidikan lebih tinggi.

Selain itu, sektor ekonomi juga mengalami perkembangan dengan meningkatnya pengeluaran per kapita masyarakat Kabupaten Cirebon. Pada tahun 2020, pengeluaran per kapita tercatat sebesar Rp10,342 juta per tahun dan terus meningkat menjadi Rp10,368 juta pada 2021.

Kemudian, Rp10,791 juta pada 2022, Rp11,128 juta pada 2023, hingga mencapai Rp11,529 juta pada 2024. Kenaikan ini menunjukkan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan daya beli yang semakin membaik.

Tren pertumbuhan ini menunjukkan peningkatan kualitas hidup masyarakat di berbagai aspek. Pemkab Cirebon berkomitmen untuk melaksanakan kebijakan pembangunan yang berkelanjutan agar IPM terus meningkat, dan kesejahteraan masyarakat semakin merata.

Dengan pertumbuhan yang stabil dalam lima tahun terakhir, Kabupaten Cirebon menunjukkan komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, yang diharapkan akan berdampak positif pada sektor lainnya, seperti ekonomi dan kesejahteraan sosial.

Pemkab Cirebon terus berupaya meningkatkan IPM, salah satunya di komponen kesehatan. Pemkab telah meluncurkan sekolah untuk warga lanjut usia (lansia). Program sekolah lansia itu salah satu tujuannya untuk meningkatkan UHH.

Kepala Bidang Keluarga Berencana Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Cirebon, Yati Fironike mengatakan, program sekolah lansia bertujuan untuk membuat lansia berdaya dan tidak jadi beban keluarga. (din)


“Supaya lansia paham dan mengerti bagaimana menolong dirinya sendiri dan tetap sehat. Dan, harapan hidup (UHH) di Kabupaten Cirebon tinggi,” jelas Yati belum lama ini.


Sekolah lansia melaksanakan 12 kali pembelajaran dalam satu tahun. Lansia yang mengikuti program ini bakal mendapatkan banyak ilmu, dari mulai agama, sosial hingga kesehatan. (DISKOMINFO)

Pemkab Cirebon Perjuangkan Kejelasan Status 1.737 PPPK

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon berkomitmen untuk memperjuangkan kejelasan status pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2024.

Upaya ini dilakukan dengan berkoordinasi langsung dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), serta Komisi II DPR RI guna membahas aspirasi tenaga non-ASN yang telah lulus seleksi.

Wakil Bupati Cirebon Agus Kurniawan Budiman menegaskan, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memfasilitasi aspirasi tenaga PPPK.

Pria yang akrab disapa Jigus ini menilai, mereka telah berjuang melewati proses seleksi dan memiliki peran penting dalam pemerintahan daerah.

“Kami sebagai pemerintah daerah memiliki kewajiban untuk memfasilitasi aspirasi masyarakat, termasuk tenaga PPPK yang telah berjuang dalam seleksi ini,” ujar Jigus.

“Kami akan segera berkoordinasi dengan pemerintah pusat, dan Senin depan sudah dijadwalkan pertemuan terkait hal ini,” ujarnya usai audiensi dengan Perkumpulan Non-ASN Lulus PPPK Tahun 2024 Kabupaten Cirebon di Ruang Nyimas Gandasari Setda Kabupaten Cirebon, Kamis (13/3/2025).

Jigus menekankan keberadaan tenaga P3K sangat penting dalam mendukung kinerja pemerintahan daerah. Oleh karena itu, kepastian terkait status mereka harus segera diperjelas, agar mereka dapat bekerja secara optimal dalam mendukung pelayanan publik.

Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon Hilmy Riva’i menambahkan, bahwa kalau pihaknya memahami keresahan para tenaga PPPK yang telah melalui proses seleksi ketat.

Dari ribuan pelamar, sebanyak 1.737 orang dinyatakan lulus, namun mereka masih menunggu kejelasan terkait penerbitan Nomor Induk Pegawai (NIP).

“Proses seleksi yang mereka lalui tidak mudah. Mereka bersaing dengan ribuan peserta dari berbagai daerah, sehingga wajar jika mereka berharap segera mendapatkan kejelasan. Kami memahami harapan mereka untuk segera menerima hak-haknya sebagai tenaga PPPK,” ujar Hilmy.

Lebih lanjut, Hilmy menjelaskan, Pemkab Cirebon sebenarnya telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp43 miliar untuk pembayaran gaji tenaga PPPK.

Namun, adanya perubahan kebijakan di tingkat pusat menyebabkan pengunduran jadwal pengangkatan mereka.

Meskipun demikian, Hilmy optimistis keputusan final dari KemenPAN-RB belum ditetapkan. Oleh karena itu, masih ada peluang bagi pemerintah daerah untuk memperjuangkan percepatan pengangkatan tenaga PPPK di Kabupaten Cirebon.

“Kami berharap ada perhatian khusus dari pemerintah pusat terhadap tenaga PPPK ini. Dari sisi finansial, kami sudah siap,” ungkapnya.

“Yang kami lakukan sekarang adalah memastikan bahwa kebijakan yang dikeluarkan tetap berpihak pada mereka,” katanya.

Pemkab Cirebon bersama perwakilan tenaga PPPK akan terus melakukan komunikasi intensif dengan pemerintah pusat dan DPR RI guna mencari solusi terbaik. Upaya ini dilakukan agar aspirasi mereka dapat segera ditindaklanjuti.

Hilmy meyakini, perjuangan ini tidak hanya dilakukan secara individu, tetapi bersifat holistik dan komprehensif. Pemkab Cirebon akan memastikan bahwa proses ini berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

“Kami akan terus mengawal proses ini hingga ada keputusan yang jelas. Mudah-mudahan perjuangan yang dilakukan bersama ini dapat membuahkan hasil yang baik bagi tenaga PPPK di Kabupaten Cirebon,” pungkasnya. (din)

Disbudpar Kabupaten Cirebon Matangkan Persiapan Edu Heritage PG Karangsuwung

KABUPATEN CIREBON – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) melakukan audiensi persiapan Edu Heritage Pabrik Gula (PG) Karangsuwung dan Arkeologi Maritim dengan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah IX Provinsi Jawa Barat.

Selain Disbudpar, tampak hadir perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) serta Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cirebon.

Hal ini dilakukan sebagai upaya mewujudkan visi dan misi Pelestarian, Pengembangan dan Pemanfaatan Cagar Budaya yang ada di Kabupaten Cirebon.

Selain itu, audiensi ini bertujuan untuk membahas sinergitas dan kolaborasi dalam rangka mendukung pengembangan kebudayaan yang lebih optimal di Kabupaten Cirebon.

Perlu diketahaui, PG Karangsuwung merupakan pabrik gula tertua di Indonesia. Pabrik gula yang terletak di Desa Karangsuwung Kecamatan Karangsembung Kabupaten Cirebon ini, didirikan pada tahun 1867 oleh keluarga besar Hubertus Paulus Hoevernaar.

Di sana, sisa mesin-mesin besar masih tersimpan, salah satunya Java Pomp, Machinefabriek Reineveldelfte yang dibuat tahun 1918.

Dan, yang menjadi ciri khas dari pabrik gula ini adalah masih berdiri dengan kokohnya cerobong asap dan dapat terlihat dari kejauhan. (Ara)

Konsulat RI Darwin Buka Jalan Mahasiswa UIN Siber Cirebon Magang Sebagai Asisten Pengajar BIPA di Australia

CIREBON, FC – Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang juga dikenal dengan Cyber Islamic University (CIU),  bekerja sama dengan Konsulat Republik Indonesia (KRI) di Darwin, Australia, meluncurkan program magang internasional untuk mahasiswa UIN SSC sebagai Indonesian Language Teacher Assistant dalam program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). 

Program ini dirancang untuk mendukung pengembangan keterampilan mahasiswa sekaligus memperkuat eksistensi Bahasa Indonesia di tingkat internasional, khususnya di Australia. Jum’at, (13/03/2025).

Minat belajar Bahasa Indonesia di Australia saat ini mengalami penurunan signifikan. Laporan The Australian pada Desember 2024 mencatat bahwa jumlah mahasiswa yang mempelajari Bahasa Indonesia menurun drastis dibandingkan lima dekade lalu, dengan proyeksi bahwa bahasa ini dapat hilang dari universitas-universitas Australia pada tahun 2031. 

Penurunan ini disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kurangnya motivasi, keyakinan bahwa bahasa Inggris sudah cukup, serta upaya promosi yang tidak konsisten.

Sebagai respons terhadap tantangan ini, UIN SSC mengambil langkah konkret melalui program BIPA yang telah terbukti efektif dalam mengajarkan Bahasa Indonesia kepada mahasiswa internasional. 

Dengan pendekatan komunikatif dan inovatif, program ini memanfaatkan interaksi langsung dengan penutur asli serta teknologi digital untuk mempercepat pembelajaran. Keberhasilan ini menjadi modal kuat dalam menyusun strategi pengajaran BIPA di Australia.

Kerja sama ini juga didukung penuh oleh Konsulat RI Darwin, yang dipimpin oleh Konsul Bagus Hendraning Kobarsih, serta Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) di Canberra, yang kini dipimpin oleh Prof. Dr. Mukhamad Najib. 

Baik Konsulat RI Darwin dan Atdikbud KBRI di Canberra akan membantu UIN SSC menjalin hubungan dengan Northern Territory Department of Education guna memfasilitasi penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU). 

MoU ini akan menjadi landasan kerja sama jangka panjang antara UIN SSC, pemerintah federal, dan pemerintah negara bagian di Australia untuk menjalankan program magang ini secara berkelanjutan.

Melalui program ini, mahasiswa UIN SSC akan dikirim sebagai asisten pengajar BIPA di institusi pendidikan di Darwin dan wilayah lain di Australia. Tidak hanya meningkatkan kemampuan pengajaran lintas budaya, program ini juga memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Australia di bidang pendidikan dan budaya. 

Langkah ini sejalan dengan strategi diplomasi bahasa dan budaya Indonesia untuk memperkenalkan Bahasa Indonesia ke tingkat internasional.

Jika terealisasi, program ini akan menjadi tonggak penting dalam mempromosikan Bahasa Indonesia di Australia, sekaligus memperkokoh posisi Indonesia sebagai pusat pendidikan dan budaya di kawasan Asia Pasifik. 

Lebih dari sekadar program akademik, inisiatif ini adalah investasi jangka panjang untuk membangun jembatan pemahaman, memperkuat identitas bangsa, dan memastikan bahwa Bahasa Indonesia tetap memiliki tempat di panggung global.

Dengan semakin banyaknya generasi muda Australia yang mengenal dan menguasai Bahasa Indonesia, hubungan bilateral kedua negara akan semakin erat, membuka lebih banyak peluang kerja sama di bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial. 

Program ini bukan hanya tentang mengajar bahasa, tetapi juga tentang membangun jembatan budaya yang kokoh antara Indonesia dan Australia.

Langkah ini akan menjadi monumental bagi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam upaya internasionalisasi kampus di kancah global. Melalui soft diplomacy yang dikemas dalam pengajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), UIN SSC tidak hanya memperkenalkan bahasa, tetapi juga membawa nilai-nilai luhur budaya Indonesia ke dunia internasional. 

Program ini adalah bukti nyata bahwa pendidikan dapat menjadi alat diplomasi yang kuat untuk membangun jembatan antarbangsa. 

Dengan mengirimkan mahasiswa sebagai duta bahasa dan budaya, UIN SSC menunjukkan komitmennya untuk menjadi pelopor dalam mempromosikan identitas Indonesia di panggung global. 

Semangat ini adalah inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus berinovasi, melintasi batas-batas geografis, dan membawa nama bangsa ke puncak kejayaan. 

Melalui program ini, UIN SSC tidak hanya mencetak pengajar handal, tetapi juga pemimpin masa depan yang siap menyuarakan keberagaman, toleransi, dan persatuan di tengah dunia yang semakin terhubung. 

"Ini adalah langkah besar menuju visi Indonesia Emas 2045, di mana pendidikan dan budaya menjadi garda terdepan diplomasi internasional,"tandasnya. (din)

Pemkab Cirebon Bersama Polresta Cirebon Menggelar Patroli Sahur, Wujudkan Bentuk Kepedulian

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon bersinergi dengan Polresta Cirebon menggelar patroli sahur sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat di bulan suci Ramadan.

Kegiatan ini tidak hanya memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap terjaga, tetapi juga menjadi sarana berbagi dengan warga yang tengah menjalankan ibadah puasa.

Bupati Cirebon Imron yang turut serta dalam patroli sahur, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan dengan membagikan ratusan paket makanan kepada masyarakat yang ditemui di sepanjang rute patroli.

“Kami bersama jajaran Forkopimda, mengikuti Ibu Kapolresta Cirebon dalam mengadakan sahur keliling. Tadi, kami telah membagikan 300 paket makanan kepada warga yang berada di jalan yang kami lalui. Alhamdulillah, semuanya sudah tersalurkan,” ujar Imron, selasa (10/2/2025) dini hari.

Patroli sahur yang digelar di tiga titik di Kecamatan Sumber dan Weru ini tidak hanya menyusuri jalan-jalan utama, tetapi juga masuk ke kawasan permukiman warga. Hal ini bertujuan untuk memastikan kondisi lingkungan tetap kondusif selama waktu sahur.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni, menegaskan bahwa selain membagikan makanan, pihaknya juga memanfaatkan momen ini untuk menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada masyarakat.

“Kami juga membagikan paket sembako dan makanan, sekaligus menyampaikan pesan Kamtibmas. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kami mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang bisa terjadi di waktu subuh,” ucap Sumarni.

“Kami berharap, dengan adanya patroli ini, situasi tetap aman, masyarakat bisa beraktivitas dengan lancer dan menjalankan ibadah puasa dengan nyaman,” ungkapnya.

Inisiatif patroli sahur keliling ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Banyak warga yang merasa terbantu dengan adanya pembagian makanan sahur, terutama bagi mereka yang sedang dalam perjalanan atau belum sempat menyiapkan makanan.

“Alhamdulillah, saya kebetulan sedang di luar rumah dan belum sempat makan sahur. Tiba-tiba ada petugas yang membagikan makanan, jadi ini sangat membantu. Semoga kegiatan ini terus ada di Ramadan berikutnya,” ujar Rudi, salah seorang warga yang menerima paket makanan.

Selain memberikan manfaat secara sosial, patroli ini juga diharapkan dapat menekan angka kejahatan yang biasanya meningkat saat dini hari. Dengan kehadiran aparat keamanan yang berpatroli, masyarakat pun merasa lebih aman saat beraktivitas menjelang waktu subuh. (din)