Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 05 Juni 2025

Demi Keselamatan, Pemkab Cirebon Hentikan Pencarian Korban Longsor Gunung Kuda

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon resmi menghentikan pencarian korban longsor di tambang Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan Forkopimda Kabupaten Cirebon.

Keputusan ini diambil setelah memperhitungkan kondisi dan situasi di lokasi longsor yang dapat menimbulkan risiko keselamatan yang semakin tinggi bagi para tim evakuasi gabungan.

Penghentian pencarian disampaikan langsung oleh Bupati Cirebon, Imron, selepas menghadiri rapat tindak lanjut bencana longsor Gunung Kuda di ruang rapat Paseban, Sekretariat Kabupaten Cirebon, Kamis (5/6/2025).

“Setelah rapat dengan seluruh pihak TNI, Polri, Basarnas, BPBD, serta perwakilan tambang, kami putuskan pencarian korban dihentikan mulai sore ini, demi keselamatan semua pihak,” ujar Imron.

Meski pencarian dihentikan, masih terdapat empat orang korban masih belum ditemukan. Pemerintah pun meminta keluarga korban untuk tidak memaksakan diri masuk ke lokasi yang saat ini ditutup total dan dijaga ketat oleh aparat.

“Kita jaga akses lokasi, tidak boleh ada yang masuk. Keselamatan adalah prioritas utama,” tegasnya.

Dengan keputusan penghentian ini, status tanggap darurat bencana longsor juga resmi dicabut. Pemerintah daerah akan mulai mengevaluasi dampak dan mencari solusi jangka panjang bagi warga terdampak, terutama para penambang yang kehilangan mata pencaharian.

Tercatat, ada lebih dari 200 warga lebih menggantungkan hidupnya dari tambang ini. Fokus pemerintah saat ini, memastikan keluarga korban mendapatkan perhatian dan jaminan, khususnya terkait pendidikan anak-anak mereka.

“Kami akan cari solusi terbaik, termasuk alternatif pekerjaan yang layak dan jaminan pendidikan bagi anak-anak korban,” ungkap Imron.

Di tempat yang sama, Komando Resor Militer (Korem) 063/Sunan Gunung Jati menyatakan siap mendukung langkah Pemerintah Kabupaten Cirebon dalam menghentikan proses pencarian terhadap empat korban yang masih tertimbun material longsor.

Keputusan ini diambil setelah adanya kesepakatan bersama dalam Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Cirebon.

Danrem 063/SGJ, Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, menyampaikan bahwa penghentian pencarian dilakukan setelah berbagai pertimbangan, termasuk keselamatan tim evakuasi serta hasil kesepakatan Forkopimda dan keluarga korban.

“Setelah mendengarkan penjelasan dari Bupati Cirebon terkait penghentian proses pencarian, kami mendukung langkah tersebut,” ujarnya.

“Tim pencarian gabungan akan segera dikonsolidasikan untuk melakukan apel terakhir dan pengecekan personel serta perlengkapan,” ucapnya menambahkan.

Sebagai langkah lanjutan, kata Hista Soleh, akan dilakukan koordinasi dengan pihak kepolisian guna menutup area lokasi longsor menggunakan portal atau garis polisi (police line) untuk mencegah akses masuk warga ke zona berbahaya.

“Jika diperlukan, kami siap membantu pihak kepolisian dalam pengamanan lokasi setelah penutupan dilakukan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan, bahwa pihak keluarga dari empat korban yang belum ditemukan telah menyatakan keikhlasannya atas keputusan penghentian pencarian.

Pemkab Cirebon juga disebut akan segera membahas langkah lanjutan terkait penanganan warga terdampak bencana.

“Proses pencarian resmi dihentikan hari ini. Kami turut berduka dan berharap pemerintah daerah dapat segera fokus pada langkah pemulihan serta pemenuhan hak-hak masyarakat terdampak,” tutupnya.

Sementara itu, Sarwo selaku operator ekskavator sekaligus relawan pencarian, mengungkapkan bahwa kondisi geografis tambang sangat tidak aman untuk dilanjutkan.

“Dari awal kami lihat kondisi sangat rawan. Bongkahan tanah terus bergerak dan berpotensi longsor susulan,” ujarnya. (din)

Sembilan Dosen UIN Siber Cirebon Ikuti Seleksi Administrasi Bantuan Riset dan Pengabdian 2025 yang Digelar Diktis Kemenag

TANGGERANG — Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama Republik Indonesia kembali menggelar kegiatan strategis nasional bertajuk “Seleksi Administrasi Proposal Bantuan Penelitian, Publikasi Ilmiah, dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun Anggaran 2025.” 

Kegiatan ini diselenggarakan selama tiga hari, mulai Selasa hingga Kamis, 3–5 Juni 2025, bertempat di Vega Hotel Gading Serpong, Tangerang.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, didampingi oleh Dr. Nur Kafid, S.Th.I, M.Sc. 

Dalam sambutannya, Prof. Sahiron menyampaikan arah kebijakan strategis pengembangan publikasi ilmiah dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) untuk tahun anggaran 2025.

“Kami menekankan pentingnya tata kelola proposal yang akuntabel dan berbasis mutu. Bantuan riset, publikasi, dan pengabdian ini harus selaras dengan visi Kementerian Agama dalam mendorong PTKI menjadi motor penggerak transformasi keilmuan dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Prof. Sahiron dihadapan para peserta dan tim seleksi nasional.

Dalam seleksi nasional ini, sebanyak sembilan dosen dari Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon dipercaya menjadi bagian dari Tim Seleksi Administrasi Proposal Bantuan Publikasi Ilmiah dan Pengabdian kepada Masyarakat. 

Keterlibatan ini menunjukkan kiprah UIN Siber Cirebon sebagai kampus digital yang terus berkontribusi dalam penguatan mutu akademik nasional.

Adapun para dosen yang terlibat yakni:

1. Dr. Maulidya Ulfah, M.Pd.I.

2. Dr. Ahmad Arifuddin, M.Pd.

3. Prof. Dr. Indrya Mulyaningsih, M.Pd.

4. Arif Abdul Haqq, S.Si., M.Pd.

5. Jefik Zulfikar Hafizd, M.H.

6. Prof. Dr. Abdul Aziz, S.Ag., S.M., M.Ag.

7. Abdu Zikrillah, M.Ds.

8. Achmad Zuhri, M.Pd.

9. Dr. Syaeful Bakhri, SE., M.Si.

Salah satu dosen peserta, Dr. Maulidya Ulfah, M.Pd.I., menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menekankan pada proses seleksi administratif, tetapi juga pada upaya sistematis dalam menjaga kualitas, transparansi, dan relevansi setiap proposal yang diajukan oleh dosen-dosen dari PTKI di seluruh Indonesia.

“Kami menilai kesesuaian dokumen dengan panduan teknis, kejelasan luaran yang ditargetkan, hingga kepatuhan terhadap format proposal. Ini semua demi menjamin bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan berdampak luas,” ujarnya.

Kegiatan ini turut disemarakkan dengan sesi diskusi kebijakan dan rencana strategis untuk peningkatan mutu publikasi dan pengabdian. 

Dalam forum tersebut, Diktis menegaskan dukungan berkelanjutan terhadap dosen dan peneliti PTKI dalam memproduksi karya ilmiah bereputasi dan program pengabdian berbasis pemberdayaan masyarakat.

Partisipasi aktif sembilan dosen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon ini menjadi refleksi nyata dari komitmen institusi dalam menjunjung tinggi budaya akademik yang unggul, kolaboratif, dan berorientasi pada kemaslahatan umat. (din)

Rektor UIN Siber Cirebon Serahkan SK CPNS Formasi 2024: Siapkan SDM Unggul untuk Kampus Berbasis Siber

CIREBON - Sebanyak 51 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2024 secara resmi menerima Surat Keputusan (SK) Pengangkatan dari Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., dalam sebuah seremoni yang berlangsung khidmat dan penuh semangat di kampus yang dikenal sebagai Cyber Islamic University (CIU), Kamis (5/6/2025).

Penyerahan SK ini menandai babak baru bagi 24 tenaga pendidik dan 27 tenaga kependidikan yang kini resmi bergabung sebagai bagian dari sivitas akademika UIN Siber Cirebon, kampus negeri berbasis siber pertama di Indonesia.

Dalam laporannya, Adi Heru Setiawan, SE, selaku Analis SDM Aparatur Ahli Pertama, menyampaikan bahwa seluruh CPNS yang menerima SK hari ini telah melewati tahapan seleksi ketat dan siap mengabdi untuk memperkuat kapasitas kelembagaan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

“Mereka yang terpilih adalah SDM terbaik yang siap berkontribusi dalam transformasi digital dan penguatan keilmuan Islam di UIN Siber. Mulai hari ini, mereka resmi bertugas dan menjadi bagian dari penggerak visi besar universitas,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag. dalam arahannya menekankan bahwa pengangkatan CPNS dan PPPK tahun ini merupakan bagian dari kebijakan strategis pemerintah dalam memperkuat pelayanan publik, khususnya dalam pendidikan tinggi berbasis teknologi dan keislaman.

“UIN Siber adalah kampus yang lahir dari visi besar transformasi digital dalam pendidikan Islam. Maka kita butuh SDM yang unggul, tidak hanya kompeten di bidangnya, tetapi juga memiliki spirit keilmuan Islam dan inovasi digital. Saya ucapkan selamat bergabung, mari kita wujudkan UIN Siber sebagai kampus Islam kelas dunia berbasis siber,” tutur Rektor dengan penuh optimisme.

Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. H. Ayus A. Yusuf, M.Si., turut menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan penting terkait misi akademik kampus.

“Kita adalah kampus unggul yang sedang menuju internasionalisasi. Untuk itu, para CPNS harus memiliki visi global namun tetap berpijak pada nilai-nilai Islam. Jangan berhenti belajar, terus tingkatkan kompetensi, dan kontribusikan yang terbaik untuk kampus ini,” terangnya.

Tak ketinggalan, Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan, Prof. Dr. H. Jamali, M.Ag., memberikan penegasan terkait aspek kepegawaian.

“Jagalah kode etik ASN, bekerja dengan profesional, dan hormati marwah institusi. Pemerintah telah menjamin hak-hak ASN secara layak, kini saatnya membalas dengan kinerja terbaik. Bekerjalah dengan aman dan nyaman, dan bangun integritas yang kokoh di lingkungan kerja kita,” paparnya.

Kegiatan ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi juga menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai profesionalisme, dedikasi, dan loyalitas bagi para CPNS baru sebagai bagian dari keluarga besar UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Dengan bergabungnya 51 CPNS ini, UIN Siber Cirebon semakin memperkuat posisinya sebagai pelopor pendidikan tinggi keagamaan Islam berbasis digital di Indonesia, sekaligus memperluas langkah menuju pengakuan internasional sebagai kampus Islam masa depan. (din)

Pemkot Cirebon Peringati Hari Lingkungan Hidup dengan Aksi Nyata, Dinas LH : 'Hentikan Polusi Plastik'

CIREBON – Pemerintah Kota Cirebon memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tingkat kota dengan menggelar aksi nyata berupa kegiatan bersih-bersih dan edukasi lingkungan. 

Kegiatan ini berlangsung pada Kamis pagi (5/6), dipusatkan di Area Gedung BAT, dan menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-598 Kota Cirebon.

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, memimpin apel bersama yang kemudian dilanjutkan dengan aksi pungut sampah plastik. 

Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup harus dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan.

“Ini adalah momen penting untuk kembali mengingatkan kita semua bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Usai apel, Wali Kota bersama jajaran perangkat daerah dan masyarakat melakukan aksi bersih-bersih sambil menyusuri kawasan Pasar Kanoman.

Di lokasi tersebut, mereka juga membagikan totebag kepada para pengunjung sebagai ajakan untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Selain itu, Wali Kota meninjau kondisi kendaraan pengangkut sampah yang dinilai sudah tidak layak pakai.

“Beberapa mobil pengangkut sampah sudah tua dan tidak efisien. Mudah-mudahan tahun depan bisa kita ganti agar pengelolaan sampah lebih optimal,” ujarnya.

Dalam arahannya, Wali Kota mengajak seluruh warga untuk memulai perubahan dari hal-hal kecil di kehidupan sehari-hari, seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, memilah sampah sejak dari rumah, dan menjaga kebersihan lingkungan secara gotong royong.

“Cirebon adalah kota budaya, kota sejarah, dan kota jasa. Semua itu akan kehilangan makna jika kita hidup di lingkungan yang kotor. Masa depan kota ini ditentukan oleh cara kita memperlakukan alam hari ini,” ungkapnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cirebon, Yuni Darti, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa tema Hari Lingkungan Hidup tahun ini adalah “Hentikan Polusi Plastik.”

Sebagai bentuk konkret, DLH membagikan totebag kepada pengunjung pasar sebagai simbol edukasi dan ajakan untuk meninggalkan kantong plastik sekali pakai.

“Kami juga terus mensosialisasikan Perda Nomor 4 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Sampah, khususnya terkait pengurangan sampah plastik. Edukasi ini harus terus dijalankan hingga ke tingkat RW,” jelas Yuni.

DLH mencatat perkembangan positif dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Saat ini, terdapat 32 bank sampah aktif di Kota Cirebon yang berfungsi sebagai tempat pemilahan dan juga memberikan nilai ekonomi bagi warga. Selain itu, satu unit ATM Sampah telah mulai beroperasi, menyasar sekolah-sekolah dan pusat keramaian.

“Kami berharap ke depannya jumlah bank sampah dan ATM Sampah terus bertambah, demi mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih baik,” pungkas Yuni.

Perluasan Operasional BRT Trans Cirebon Butuh Kajian Komprehensif






CIREBON – Rencana perluasan operasional Bus Rapid Transit (BRT) Trans Cirebon ke wilayah aglomerasi Cirebon Raya mendapat dukungan penuh dari DPRD Kota Cirebon. Namun, agar perluasan trayek tersebut berjalan optimal dan tidak membebani keuangan daerah, dibutuhkan kajian komprehensif serta kerjasama lintas daerah.

Ketua Komisi I DPRD Kota Cirebon, Agung Supirno, SH, menegaskan bahwa operasional BRT saat ini masih bergantung pada subsidi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Karena itu, menurutnya, perlu strategi agar sektor transportasi ini bisa menjadi sumber pendapatan asli daerah (PAD) tanpa terus menerus mengandalkan anggaran pemerintah.

“Kami menaruh optimis kepada Dishub yang berkerja sama dengan PD Pembangunan untuk meningkatkan pengoperasian BRT Trans Cirebon agar optimal. Untuk itu, perlu ada kajian, kajian itu menyangkut perluasan trayek wilayah aglomerasi dan potensi-potensinya,” ujar Agung usai rapat kerja bersama Dinas Perhubungan (Dishub) dan PD Pembangunan di Griya Sawala, Rabu (4/6/2025).

Direktur PD Pembangunan, Panji Amiarsa, menyampaikan bahwa pihaknya memiliki semangat yang sama untuk memperluas jangkauan BRT ke wilayah aglomerasi. Wilayah yang menjadi target perluasan meliputi Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan, Subang, dan Sumedang.

Ia juga mengakui masih adanya sejumlah tantangan dalam pengoperasian BRT, seperti minimnya fasilitas halte, jalur koridor yang belum maksimal, serta keterbatasan anggaran operasional.

“Perluasan trayek ini membutuhkan kajian yang komprehsnsif membahas trayek, regulasi, potensi pendapatan, serta biaya operasional. Untuk itu, kajian bersama dengan Pemprov Jabar dan daerah aglomerasi sangat diperlukan,” kata Panji.

Kepala Dishub Kota Cirebon, Drs Andi Armawan, MSi, menjelaskan bahwa Kota Cirebon saat ini mengoperasikan 10 unit bus BRT hibah dari Kementerian Perhubungan. BRT Trans Cirebon mulai beroperasi pada 12 April 2021 dengan Koridor 1, namun hasil monitoring menunjukkan load factor (tingkat keterisian) masih sangat rendah.

Sebagai tindak lanjut, Dishub memperluas layanan ke wilayah selatan Kota Cirebon dengan membuka Koridor 2 yang diresmikan Gubernur Jawa Barat pada 19 Juli 2023.

Koridor 2 kini melayani kawasan strategis seperti pusat kuliner, destinasi wisata, area pendidikan, kantor pemerintahan, dan pusat perbelanjaan dengan tarif yang terjangkau.

Salah satu tantangan besar dalam pengembangan transportasi publik di Kota Cirebon adalah minimnya armada angkot layak jalan—hanya sekitar 5 persen angkot yang berusia di bawah 10 tahun. Selain itu, hanya sekitar 6 persen warga yang menggunakan transportasi umum sebagai moda utama mobilitas.

Hal ini menunjukkan urgensi pengembangan BRT Trans Cirebon sebagai solusi transportasi publik yang modern dan terintegrasi, sekaligus peluang untuk meningkatkan kualitas layanan dan daya tarik bagi masyarakat.

“Penataan jaringan trayek dan perluasan wilayah ini,kami akan sama-sama menghadap Pemprov Jawa Barat. Melihat kondisi riil di lapangan, biaya operasional BRT, setelah dihitung-hitung, kami hanya bisa mengoperasikan 3 BRT saja,” katanya.

Hadir pula saat rapat, Sekretaris Komisi I DPRD, Aldyan Fauzan Ramdlan, Anggota Komisi I lainnya, Andi Riyanto Lie, Ruri Tri Lesmana, Imam Yahya SFilI MSi, Cicih Sukaesih, Anita Tri Handayani. (Ara)

Distan Kabupaten Cirebon Berikan Ciri Hewan Qurban Sehat dan Layak Konsumsi

KABUPATEN CIREBON - Menjelang Hari Raya Iduladha 1446 H Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Cirebon melalui UPTD Puskeswan aktif melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban. 

Totalnya, hingga 28 Mei 2025, sebanyak 12.214 hewan kurban telah diperiksa. Lantas, bagaimana ciri hewan kurban yang sehat dan layak konsumsi?

Menurut Distan Kabupaten Cirebon, hewan kurban yang sehat dan layak konsumi memiliki beberapa ciri. Berikut ciri-ciri hewan kurban sesuai prinsip kelayakan secara aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH).

"Aktif bergerak, Nafsu makan baik, Mata dan lubang-lubang tubuh (mulut, hidung, anus) bersih," terangnya.

Sementara itu, selain hewan layak konsumsi memiliki kondisi fisik yang sesuai dengan syarat, ada juga syarat lainnya yakni perihal umur. Untuk domba dan kambing minimal berumur 12 bulan. Sedangkan, sapi dan kerbau minimal berumur dua tahun

Distan Kabupaten Cirebon menegaskan, hewan yang telah memenuhi syarat akan diberikan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) serta penandaan khusus, selama persediaan masih ada. 

Distan Kabupaten Cirebon juga menangani potensi penyakit hewan menular strategis seperti PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) dan LSD (Lumpy Skin Disease) melalui vaksinasi, pengobatan, penerapan persyaratan kesehatan hewan bagi hewan yang dilalulintaskan, komunikasi, informasi, dan edukasi kepada masyarakat

Menurut data Distan Kabupaten Cirebon, hingga 28 Mei 2024, petugas telah memeriksa 12.214 ekor hewan kurban. Rinciannya, sebanyak 3.601 sapi yang telah diperiksa, sebanyak 8.414 domba, 197 kambing, dan dua ekor kerbau. Kepala Distan Kabupaten Cirebon Alex Suheriyawan mengatakan, kegiatan pemeriksaan kesehatan hewan kurban dilakukan rutin setiap tahunnya.

“Pemeriksaan ante mortem dan post mortem, baik sebelum dan sesudah pemotongan. Secara pelaksanaan sudah melakukan pemriksaan sebanyak 12.214 ekor,” kata Alex Suheriyawan saat sambutan di acara pemriksaan hewan kurban di Desa Kubang, Kecamatan Talun, Senin (2/6/2025).

Alex mengatakan, pemeriksaan hewan kurban merupakan pelayanan Pemerintah Kabupaten Cirebon dan Forkopimda untuk memastikan masyarakat melaksanakan ibadah kurban sesuai rukun Islam. 

Selain itu, Pemkab Cirebon juga mendorong suksesnya pelaksanaan kurban yang berdampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat. 

Melalui upaya ini, Distan Kabupaten Cirebon berharap pelaksanaan ibadah kurban berjalan lancar, aman, dan sesuai syariat, serta masyarakat memperoleh daging yang layak konsumsi. (Hafid)

Mengenal Lebih Dekat Wisata Mbesaran Hijau di Kabupaten Brebes

 

fokuscirebon.com - Mbesaran Hijau adalah salah satu destinasi wisata menarik yang terletak di Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes. Objek wisata ini menawarkan pengalaman yang kaya akan sejarah dan edukasi. Lokasinya yang strategis, berada di sebelah selatan jalur Pantura, membuatnya mudah diakses.

Dengan tiket masuk yang terjangkau, hanya lima ribu rupiah, Mbesaran Hijau menjadi pilihan favorit bagi keluarga, terutama bagi warga Kecamatan Jatibarang dan sekitarnya.

Mbesaran Hijau memiliki potensi wisata yang sangat besar. Lokasinya yang berdekatan dengan Pabrik Gula Jatibarang menambah daya tarik tersendiri. 

Di dalam area wisata ini, terdapat rumah dinas Gubernur Jenderal Belanda yang ikonik dan memiliki nilai estetika, yang tidak hanya menjadi tempat bersejarah, tetapi juga sering digunakan untuk berbagai upacara, seperti Hari Olahraga Nasional, apel siaga pengawas pemilu, dan pengukuhan Sinok Sitong kabupaten brebes dan lain sebagainya. 

Gedung ini memiliki nilai sejarah yang tinggi bagi masyarakat Jatibarang sebagai wujud objek peninggalan belanda di masa lampau.

Di Mbesaran Hijau, pengunjung juga dapat merasakan pengalaman unik dengan menunggang kereta api ala zaman kolonial Belanda. 

Dulu, tempat ini merupakan pusat komoditas tebu, di mana tebu dari petani dikirim melalui kereta api untuk diolah di Pabrik Gula Jatibarang yang didirikan pada tahun 1842 oleh NV Mij tot Exploitatie der Suiker Onderneming, yang dimiliki oleh Otto Carel Holmbreg, seorang pria berkebangsaan Belanda.

Pada saat ini, Mbesaran Hijau telah mengalami banyak perubahan menarik. Terdapat patung binatang seperti zebra, jerapah, dan unta yang dapat menarik perhatian anak-anak. 

Selain itu, area ini dilengkapi dengan play ground yang lengkap dan area parkir yang luas, memberikan kenyamanan bagi pengunjung.

Fasilitas lain yang tersedia termasuk kolam renang yang cocok untuk berenang bersama keluarga, pasir kinetik, terapi ikan, ayunan, serta kamar mandi dan kantin yang memadai. Semua fasilitas ini menjadikan Mbesaran Hijau sebagai agro wisata yang lengkap.

Di sekitar Pabrik Gula Jatibarang tersebut, terdapat juga Cafe Cerobong, di mana pengunjung dapat menikmati pemandangan seluruh objek wisata dari atas cafe sambil menyaksikan lalu lintas kendaraan yang berlalu-lalang setiap harinya.

Pengunjung disini juga dapat menikmati hidangan berupa kopi dan desert model kekinian, sangat rekomended sebagai tempat untuk bercengkerama dan mengobrol santai dengan keluarga maupun orang tercinta.

Sebagai warga masyarakat Kecamatan Jatibarang, kita perlu mendukung pengembangan potensi pariwisata ini. Dukungan dari pemerintah dinas pariwisata setempat, para sarjana ilmu sejarah, sejarawan, budayawan, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat sangat penting. 

Dengan kesadaran akan potensi pariwisata yang ada, diharapkan Mbesaran Hijau dan Pabrik Gula Jatibarang dapat berkembang menjadi destinasi wisata yang edukatif, kaya akan nilai sejarah, dan menjadi kebanggaan masyarakat setempat.

Selain itu, pengembangan ini diharapkan dapat memberikan keuntungan ekonomi yang signifikan bagi masyarakat sekitar, sehingga Mbesaran Hijau dapat bersaing dengan destinasi wisata lainnya dan menjadi contoh yang baik bagi kemajuan pariwisata di Provinsi Jawa Tengah.

Penulis : Rizki Saputro S.Hum

Rabu, 04 Juni 2025

Wali Kota Cirebon Pastikan Hewan Qurban Aman dan Sehat Jepang Idul Adha 2025

 PRESS RELEASE


Wali Kota Cirebon Pastikan Hewan Kurban Aman dan Sehat Jelang Iduladha


CIREBON – Menjelang perayaan Hari Raya Iduladha 1446 H, Pemerintah Daerah Kota Cirebon melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi hewan kurban yang dijual di sejumlah titik di wilayah kota.

Pemantauan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, didampingi oleh Wakil Wali Kota, Siti Farida Rosmawati, serta jajaran Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3), perangkat daerah terkait, serta unsur Forkopimda, Selasa (3/6/2025).

Kegiatan monitoring dilakukan di wilayah Kecamatan Kesambi dan Harjamukti yang diketahui menjadi lokasi aktivitas jual beli hewan kurban cukup tinggi menjelang Iduladha. 

Dalam kesempatan tersebut, rombongan meninjau langsung kandang-kandang penjual hewan kurban untuk memastikan kelayakan, kebersihan, dan kesehatan hewan yang dijajakan.

Wali Kota menegaskan bahwa seluruh hewan kurban yang telah diperiksa oleh tim medis DKP3 dalam kondisi sehat dan layak untuk disembelih pada hari raya nanti. Menurutnya, setiap hewan yang dinyatakan sehat telah diberi label sebagai tanda lolos pemeriksaan.

“Alhamdulillah, kami sudah melakukan monitoring dan hasilnya cukup meyakinkan. Para dokter hewan sudah melakukan pemeriksaan menyeluruh, dan hewan-hewan yang dinyatakan sehat diberi label khusus. Insyaallah aman untuk dijadikan hewan kurban di Kota Cirebon,” ujar Wali Kota.

Ia juga menegaskan bahwa hewan yang belum cukup umur atau belum memenuhi syarat sah untuk kurban, tidak diperkenankan untuk dijual. Hal ini menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kota Cirebon dalam menjaga kualitas dan kelayakan hewan kurban di tengah masyarakat.

Sementara itu, Kepala DKP3 Kota Cirebon, Elmi Masruroh, mengungkapkan bahwa hingga hari ini jumlah hewan kurban yang telah diperiksa cukup signifikan. Dari hasil pengumpulan data, sudah lebih dari 2.000 ekor domba, sekitar 300 sapi, dan lebih dari 200 kambing yang dinyatakan sehat dan cukup umur untuk kurban.

“Total ada 93 pedagang hewan kurban yang telah kami pantau hingga saat ini, dan jumlahnya masih akan terus bertambah hingga H-1 Iduladha. Semua hewan yang telah diperiksa sejauh ini dalam kondisi layak dan tidak ditemukan penyakit menular,” ujar Elmi.

Elmi juga menyampaikan bahwa DKP3 tidak hanya fokus pada pemeriksaan hewan sebelum penyembelihan, tetapi juga akan melakukan pengawasan ketat pada aspek keamanan pangan saat pelaksanaan kurban berlangsung. Pemeriksaan lanjutan akan dilakukan pada daging hasil pemotongan untuk memastikan tidak ada yang terkontaminasi.

Sebagai langkah preventif lainnya, DKP3 Kota Cirebon telah menggelar pelatihan khusus bagi juru sembelih halal dari berbagai Dewan Kemakmuran Masjid (DKM). Pelatihan ini bertujuan untuk memastikan proses penyembelihan sesuai dengan syariat Islam dan standar kesehatan masyarakat.

“Pelatihan ini kami lakukan agar proses penyembelihan nanti benar-benar memenuhi prinsip halal dan higienis. Kami ingin memastikan bahwa dari hulu ke hilir, kurban tahun ini berjalan sesuai standar,” tambah Elmi.

Dengan langkah-langkah pengawasan dan pelatihan yang dilakukan secara menyeluruh ini, Pemerintah Kota Cirebon berharap pelaksanaan kurban tahun ini bisa berlangsung dengan aman, tertib, dan memenuhi kaidah keagamaan serta kesehatan. 

Masyarakat pun diimbau agar membeli hewan kurban dari tempat-tempat penjualan resmi yang telah diawasi oleh pemerintah daerah. (Ara)



Selasa, 03 Juni 2025

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo Resmi Kukuhkan Ketua dan Melantik Pengurus TP PKK Periode 2025 -20230

CIREBON - Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, secara resmi mengukuhkan Ketua dan melantik pengurus TP PKK Kota Cirebon periode 2025-2030 di Balai Kota Cirebon, Selasa (3/6/2025). 

Acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat, khususnya dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.

Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada keterlibatan aktif masyarakat. 

"Pembangunan tidak akan berjalan optimal tanpa partisipasi masyarakat. Di sinilah peran strategis TP PKK, sebagai mitra pemerintah yang menjembatani program pembangunan dengan kehidupan sehari-hari di tingkat keluarga," ujarnya.

Wali Kota juga menyampaikan apresiasi terhadap semangat TP PKK dalam mendukung visi besar Kota Cirebon, yaitu “Cirebon Setara Berkelanjutan.”

Menurutnya, visi ini bukan hanya milik pemerintah, melainkan milik seluruh warga, dan TP PKK berperan penting dalam mewujudkannya, mulai dari tataran rumah tangga.

“Tantangan yang kita hadapi ke depan memang tidak mudah. Namun, saya yakin dengan kepemimpinan yang inklusif, semangat gotong royong, serta jejaring sosial yang kuat, TP PKK Kota Cirebon dapat menjawab tantangan itu dengan kerja nyata yang berdampak bagi masyarakat,” tambahnya.

Wali Kota juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh kader PKK di berbagai tingkatan yang telah bekerja tanpa kenal lelah. 

“Saya mengapresiasi ketulusan dan dedikasi para pengurus yang terus menjalankan tugas sosial di tengah masyarakat. Mari kita semua, baik pemerintah maupun masyarakat, terus memperkuat kolaborasi dengan TP PKK,” pesannya.

Ia menekankan pentingnya program-program responsif yang mengangkat isu-isu aktual, seperti pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, ketahanan keluarga, serta peningkatan literasi dan ekonomi rumah tangga. 

“Saya berharap kepengurusan baru ini bukan hanya meneruskan, tapi juga mentransformasi organisasi menjadi lebih kolaboratif dan inovatif,” tutup Wali Kota.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Cirebon periode 2025-2030, Noviyanti Edo, menyampaikan komitmennya mendukung penuh visi Pemerintah Daerah. 

Ia mengatakan, TP PKK bertekad mewujudkan Kota Cirebon yang Sejahtera, Tertata, Aspiratif, Aman, dan Berkelanjutan atau "Setara Berkelanjutan", melalui pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.

Ia menjelaskan bahwa program-program tersebut fokus pada penguatan ketahanan keluarga, peningkatan kualitas hidup perempuan dan anak, ketahanan pangan rumah tangga, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan yang inklusif.

“Kami menyadari tantangan ke depan cukup kompleks. Oleh karena itu, pengurus baru diharapkan membawa semangat segar untuk membangun komunikasi terbuka, sinergi erat, dan pelayanan yang lebih menyentuh kebutuhan masyarakat,” jelas Noviyanti.

Ketua TP PKK juga memberi penghormatan tinggi kepada seluruh kader PKK yang telah menjadi energi utama dalam menjalankan roda organisasi. “Ketulusan dan ketekunan para ibu dan perempuan luar biasa menjadi sumber kekuatan kami dalam menggerakkan perubahan di masyarakat,” ujarnya.

Sebagai penutup, Noviyanti mengajak semua pihak untuk menyatukan langkah dan pikiran demi kemajuan bersama. “Mari kita jaga kekompakan, kuatkan jejaring, dan terus hadir sebagai pelopor serta penggerak yang nyata di tengah masyarakat,” pungkasnya. (Ara)



Senin, 02 Juni 2025

BKI UIN Siber Cirebon Perkuat Jaringan dan Peluang Karier Mahasiswa di Era Digital

 

CIREBON – Jurusan Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang dikenal sebagai Cyber Islamic University (CIU), menggelar Konferensi Internasional bertajuk “Building Networks and Career Opportunities for BPI/BKI Students in Digital Era” pada Senin, 2 Juni 2025. 

Acara ini berlangsung di Auditorium Gedung Siber SBSN Lt. 8 dan dihadiri oleh mahasiswa, akademisi, dan tamu undangan dari dalam dan luar negeri, termasuk delegasi dari Malaysia.

Konferensi ini juga menjadi bagian dari Forum Komunikasi Mahasiswa BPI-BKI se-Indonesia (FKM BPI/BKI) tahun 2025, yang tahun ini dipercayakan kepada UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai tuan rumah.

Silaturahmi Akademik Nasional untuk Konselor Masa Depan

Abdul Fikri, Ketua Umum FKM BPI/BKI periode 2024–2026, dalam sambutannya mengungkapkan kebanggaannya terhadap terselenggaranya kegiatan ini yang menjadi ajang silaturahmi nasional antar mahasiswa Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI) dan Bimbingan Konseling Islam (BKI) dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

“Saya berharap forum ini tidak hanya berhenti pada tataran seremonial, tetapi menjadi titik tolak gerakan kolaboratif yang berkelanjutan dan berdampak luas dalam keilmuan dan pengabdian,” ujar Abdul Fikri.

Respons Akademik Terhadap Tantangan Era Digital

Ketua Jurusan BKI, Bambang Setiawan, M.Pd., menjelaskan bahwa tujuan utama dari konferensi ini adalah memperkuat jejaring komunikasi antar lembaga kemahasiswaan BPI-BKI, serta menjadi forum strategis dalam merespons tantangan digitalisasi dalam praktik konseling Islam.

“Kami berharap muncul ide-ide solutif dan kolaboratif dari mahasiswa, yang akan memperkuat peran konselor Islam dalam masyarakat,” jelasnya.

Apresiasi dan Dukungan Penuh dari Pimpinan Kampus

Dekan FDKI, Dr. Naila Farah, M.Ag., menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta dan tamu undangan, termasuk dari Malaysia. Ia menegaskan dukungannya terhadap pelaksanaan kegiatan serupa di jurusan lainnya sebagai bagian dari internasionalisasi akademik.

“Kami bangga bisa menjadi fasilitator kegiatan sebesar ini. Semoga menjadi inspirasi bagi jurusan lain untuk aktif dalam kegiatan global,” katanya.

Sementara itu, Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., dalam arahannya menekankan bahwa konferensi ini sejalan dengan visi universitas sebagai perguruan tinggi Islam berbasis digital pertama di Indonesia. Ia menekankan pentingnya penguasaan teknologi digital oleh mahasiswa agar mereka tidak hanya kompeten dalam bidang keislaman, tetapi juga siap bersaing di tingkat nasional dan global.

“Jurusan BKI adalah jurusan strategis yang mencetak lulusan dengan kepekaan sosial dan spiritual tinggi. Kami harap lulusan UIN Siber tak hanya piawai dalam teori, tetapi juga cakap dalam praktik, termasuk di ruang digital,” ujarnya.

Prof. Aan juga mengangkat nilai lokal kearifan spiritual Cirebon melalui filosofi “Golok Cabang” sebagai refleksi pentingnya keseimbangan antara spiritualitas dan rasionalitas dalam menjalankan misi pendidikan.

Arah Baru Konseling Islam: Kolaboratif, Digital, Global

Konferensi ini menjadi langkah penting dalam membangun ekosistem keilmuan BKI-BPI yang adaptif terhadap era digital, sekaligus mengukuhkan posisi UIN Siber Cirebon sebagai pusat pengembangan pendidikan Islam berbasis teknologi. Ke depan, mahasiswa diharapkan tidak hanya aktif di dalam negeri, tetapi juga mengambil bagian dalam kerja-kerja kolaboratif lintas negara, termasuk melalui peluang riset dan pertukaran internasional. (din)

Bupati Imron Tinjau Lokasi Longsor Gunung Kuda Kecamatan Dukupuntang

KABUPATEN CIREBON — Bupati Cirebon, Imron, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Cirebon, meninjau langsung lokasi bencana longsor di kawasan tambang Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Senin (2/6/2025).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kelanjutan proses evakuasi korban yang masih tertimbun, serta koordinasi lanjutan antarinstansi terkait penanganan bencana yang telah merenggut 20 nyawa tersebut.

“Kami datang langsung ke lokasi untuk melihat kondisi terkini dan memberikan dukungan penuh kepada tim di lapangan yang masih terus melakukan pencarian,” kata Imron di sela peninjauan lokasi.

Dalam kesempatan tersebut, Imron mengonfirmasi bahwa satu jenazah baru ditemukan pada pagi hari dan telah dibawa ke rumah sakit untuk identifikasi. Identitas korban belum dapat dipastikan saat dievakuasi.

“Total sudah 20 orang yang ditemukan meninggal dunia. Hari ini ditemukan lagi satu, tapi belum diketahui identitasnya,” ujarnya.

Menurut data, katanya, masih ada lima korban yang belum ditemukan. Proses evakuasi akan terus dilakukan tanpa batas waktu hingga seluruh korban berhasil dievakuasi dari tumpukan material longsor.

“Kami berharap semua korban bisa ditemukan segera. Tadi anjing pelacak mengarah ke empat titik yang dicurigai sebagai lokasi tertimbunnya korban,” ungkap Imron.

Imron menyebut, Pemkab Cirebon bersama Pemprov Jawa Barat telah menggelar pertemuan khusus dengan keluarga korban.

Dalam pertemuan itu, disampaikan bahwa anak-anak dari korban akan mendapatkan jaminan pendidikan.

“Pak Gubernur menyampaikan bahwa anak-anak korban akan disekolahkan. Ini bentuk kepedulian kita terhadap keluarga yang ditinggalkan,” ucapnya.

Longsor yang terjadi di area tambang ilegal ini memicu langkah cepat dari pemerintah. Gubernur Jawa Barat telah resmi mencabut seluruh izin penambangan tanah di kawasan Gunung Kuda.

“Sudah tidak boleh ada lagi aktivitas pengambilan tanah di sini. Izin sudah dicabut oleh Pak Gubernur,” tegas Imron.

Sebagai tindak lanjut, Pemkab Cirebon akan memperketat pengawasan di wilayah rawan bencana, termasuk kawasan bekas tambang, dengan melibatkan TNI, Polri, dan perangkat daerah teknis lainnya.

“Kami tidak ingin kejadian seperti ini terulang lagi. Pengawasan akan ditingkatkan, dan masyarakat diimbau untuk tidak lagi melakukan aktivitas tambang liar,” pungkasnya. (din)

Wali Kota: Pancasila adalah Kompas Moral Pembangunan Bangsa dan Negara

CIREBON, FC– Pemerintah Daerah Kota Cirebon menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2025 di halaman Balai Kota Cirebon, Senin (2/6/2025). Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, bertindak sebagai inspektur upacara dalam kegiatan yang turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Siti Farida Rosmawati, Sekretaris Daerah Agus Mulyadi, unsur Forkopimda, para kepala perangkat daerah, serta berbagai organisasi masyarakat.

Dalam sambutannya, sebelum membacakan pidato resmi dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Wali Kota menegaskan bahwa Pancasila bukan hanya peninggalan sejarah. Menurutnya, Pancasila adalah kompas moral yang menjadi pedoman dalam menjalankan pemerintahan dan pembangunan bangsa dan negara. Khususnya di Kota Cirebon yang dikenal dengan keragaman budaya serta masyarakatnya yang dinamis.

“Nilai-nilai ketuhanan, gotong royong, persatuan, dan keadilan sosial adalah fondasi yang harus terus dijaga. Ini bukan sekadar simbol, melainkan harus hadir nyata dalam setiap kebijakan dan langkah pembangunan yang kita ambil,” ujar Wali Kota

Setelah sambutan pembuka, Wali Kota melanjutkan dengan membacakan pidato resmi dari Kepala BPIP dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila. Dalam pidato tersebut ditegaskan bahwa tanggal 1 Juni merupakan momen bersejarah yang harus selalu diingat sebagai titik lahirnya dasar negara Indonesia, yaitu Pancasila.

Pancasila disebut sebagai “bintang penuntun” yang membimbing bangsa menuju cita-cita kemerdekaan yang adil, makmur, berdaulat, dan bersatu. Dalam konteks kekinian, tantangan terhadap Pancasila semakin besar, terutama di era globalisasi dan digitalisasi yang menghadirkan berbagai tantangan baru bagi masyarakat.

Melalui Asta Cita, delapan agenda prioritas pembangunan menuju Indonesia Emas 2045, pemerintah menempatkan penguatan ideologi Pancasila sebagai agenda utama. Hal ini mencakup revitalisasi nilai-nilai Pancasila di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, birokrasi, ekonomi, hingga ruang digital.

"Pancasila perlu ditanamkan sejak dini, tidak hanya sebagai materi pelajaran, tetapi juga melalui praktik nyata di lingkungan rumah, sekolah, hingga institusi pemerintahan. Pemerintahan yang adil, pembangunan yang inklusif, serta ruang digital yang beretika menjadi bagian dari upaya membumikan nilai-nilai Pancasila," tuturnya.

Wali Kota juga mengajak seluruh warga Kota Cirebon untuk menjadikan peringatan Hari Lahir Pancasila ini bukan sekadar kegiatan seremonial belaka. “Hari ini adalah momen refleksi, agar setiap kebijakan, ucapan, hingga tindakan kita tetap berakar pada semangat Pancasila,” tambahnya.

Di akhir upacara, semangat gotong royong dan persatuan kembali digaungkan. Seluruh peserta diingatkan bahwa masa depan Indonesia ada di tangan rakyatnya. Dengan menjadikan Pancasila sebagai jiwa dalam pembangunan, maka cita-cita Indonesia yang berkeadilan dan sejahtera dapat benar-benar terwujud. (din)



Wali Kota Sidak Tambang Galian C, Pemkot Siapkan Larangan Resmi

CIREBON- Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, bersama Sekretaris Daerah Agus Mulyadi, para kepala perangkat daerah, serta jajaran forkopimda, melakukan inspeksi ke lokasi tambang galian C di kawasan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Senin (2/6/2025).

Dari hasil pemantauan langsung di lapangan, Wali Kota memastikan masih terdapat aktivitas penambangan galian C di wilayah tersebut.  

Terpantau, masih ada beberapa titik galian C yang aktif di Kota Cirebon. Kegiatan ini dilakukan secara terbatas dan lebih bersifat perorangan. Berbeda dengan sebelumnya yang menggunakan alat berat.

"Para penambang tersebut umumnya menggunakan lahan milik pribadi yang mereka kelola sendiri," ujarnya.

Menurutnya, aktivitas penambangan tersebut berlangsung tanpa izin resmi dari pemerintah. Oleh karena itu, pemerintah daerah berencana mengeluarkan larangan resmi untuk kegiatan tambang di lokasi ini.

"Kegiatan ini memang belum memiliki izin resmi. Kami akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu, kemudian akan dipasang tanda larangan penambangan di area tersebut," tegasnya.

Kunjungan ini dilakukan sebagai langkah pencegahan, mengingat potensi bahaya yang mengintai akibat aktivitas tambang tersebut. Wali Kota mengingatkan insiden longsor yang terjadi di area tambang Gunung Kuda, Kabupaten Cirebon, sebagai contoh nyata risiko yang bisa timbul.

"Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kejadian serupa yang menimpa saudara-saudara kita di Kabupaten Cirebon," imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, bencana longsor di Gunung Kuda pada Jumat (30/5) lalu menelan korban jiwa dan menyebabkan beberapa orang luka-luka.

"Kami dari pemerintah daerah ingin mengingatkan bahwa kondisi di lokasi tambang sangat berbahaya, seperti yang terlihat pada peristiwa di Gunung Kuda," jelasnya.

Lebih lanjut, Wali Kota menyampaikan pihaknya akan terus mengimbau masyarakat serta pemilik lahan agar tidak melakukan penambangan di wilayah tersebut.

"Saat ini, sebagian warga setempat yang tadinya pekerja galian, sekarang sudah mulai beralih profesi, membuka warung dan mencari pekerjaan lain," tuturnya.

Selain itu, pihak pemerintah juga tengah melakukan studi bersama ahli geologi mengenai keberadaan sebuah bangunan sekolah yang berlokasi dekat dengan area tambang galian C.

"Nantinya, setelah hasil kajian geologi keluar, kami akan menentukan apakah sekolah tersebut perlu direlokasi atau tetap berada di tempat saat ini, tergantung pada kelayakan lokasi," pungkasnya. (Hanin)



Minggu, 01 Juni 2025

Pemerintah Hadir Bagi Keluarga Korban Tragedi Longsor Gunung Kuda

KABUPATEN CIREBON — Suasana duka menyelimuti rumah keluarga Rion Firmansyah (28), salah satu korban meninggal dunia akibat tragedi longsor di tambang batu alam Gunung Kuda, Desa Cipanas Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon.

Rion mengembuskan napas terakhir setelah sempat menjalani perawatan intensif di RS Sumber Hurip, namun tak mampu bertahan akibat luka serius yang dideritanya.

Tangis pecah saat jenazah Rion tiba di rumah duka di Desa Cikalahang, Kecamatan Dukupuntang, Jumat malam (31/5/2025).

Isak tangis keluarga dan kerabat tidak terbendung ketika peti jenazah dibawa masuk ke dalam rumah, menyelimuti suasana dengan kesedihan yang mendalam.

“Kami semua tidak menyangka. Rion itu anaknya baik, pekerja keras, dan sangat bertanggung jawab pada keluarganya,” ujar Jojo Suharjo, kerabat almarhum, dengan suara bergetar.

Pejuang Keluarga yang Gugur di Tempat Kerja

Rion dikenal sebagai tulang punggung keluarga. Ia bekerja sebagai operator alat berat di tambang Gunung Kuda, posisi yang diraihnya setelah memulai karier sebagai kenek atau asisten operator.

Selama bertahun-tahun, ia membanting tulang demi menghidupi istri dan anak semata wayangnya yang baru berusia empat tahun.

“Rion itu dari dulu orangnya gigih. Dia mulai dari bawah, pelan-pelan belajar, dan akhirnya dipercaya jadi operator sendiri. Semua itu dia lakukan demi keluarganya,” kata Jojo, mengenang.

Di mata keluarga, Rion adalah sosok ayah yang lembut dan penuh kasih. Meski lelah sepulang kerja, waktunya selalu dicurahkan untuk bermain bersama sang anak.

“Dia paling semangat kalau sudah di rumah. Nggak pernah lepas dari anaknya. Itu yang bikin kami tambah sedih, anaknya masih kecil,” tambah Jojo dengan mata berkaca-kaca.

Pemerintah Hadir Beri Santunan dan Kepastian Masa Depan Pekerja Tambang

Sebagai bentuk empati dan tanggung jawab, Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman, hadir langsung di rumah duka.

Ia menyampaikan belasungkawa secara pribadi kepada keluarga Rion dan menyerahkan santunan sebagai bentuk kepedulian pemerintah.

“Kami hadir untuk menyampaikan duka cita sekaligus memberikan santunan. Pemerintah Kabupaten Cirebon bersama Pemprov Jabar akan terus memantau dampak tragedi ini,” ucapnya.

Pria yang akrab disapa Jigus ini juga menyatakan bahwa Pemkab kini sedang melakukan pendataan menyeluruh terhadap para pekerja tambang yang terdampak, menyusul penutupan permanen tambang Gunung Kuda oleh Gubernur Jawa Barat.

“Para pekerja akan diberi pelatihan dan bantuan ekonomi agar tidak kehilangan penghasilan total. Ini penting agar mereka bisa bangkit kembali,” tambahnya.

Dukungan Penuh untuk Penutupan Tambang Gunung Kuda

Keluarga besar Rion menyatakan, mendukung penuh keputusan pemerintah menutup tambang Gunung Kuda secara permanen. Mereka tak ingin ada keluarga lain yang harus mengalami luka mendalam seperti yang mereka rasakan.

“Kalau bisa jangan ada lagi korban jiwa. Kalau pun suatu saat dibuka, keselamatan pekerja harus jadi prioritas utama. Lengkapi semua alat pengaman dan pastikan ada SOP yang jelas,” tegas Jojo.

Tragedi yang Menggugah Kesadaran Akan Keselamatan Kerja

Tragedi longsor Gunung Kuda hingga saat ini telah merenggut 14 korban jiwa, sementara 8 orang lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.

Musibah ini menjadi tamparan keras bagi semua pihak mengenai pentingnya standar keselamatan kerja di sektor pertambangan.

Rion Firmansyah kini telah dimakamkan di pemakaman keluarga dengan iringan doa dan air mata. Namun perjuangannya sebagai tulang punggung keluarga akan selalu dikenang.

Ia adalah gambaran nyata dari jutaan buruh harian yang mempertaruhkan nyawa demi sesuap nasi. (din)

Kapolresta Cirebon Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor Galian C Gunung Kuda

 

CIREBON, FC Sebagai bentuk empati dan kepedulian terhadap korban bencana alam, Kapolresta Cirebon KOMBES POL. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H. memimpin langsung penyaluran bantuan kepada keluarga korban meninggal dunia akibat bencana longsor di area Galian C Gunung Kuda, yang terjadi di wilayah hukum Polresta Cirebon. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu, 1 Juni 2025, pukul 11.00 WIB.

Turut hadir dalam kegiatan kemanusiaan ini sejumlah pejabat dari unsur kepolisian dan pemerintahan daerah, antara lain:

  • Kepala BKAD Kabupaten Cirebon Sri Wijayawati, S.Sos., M.Si.

  • Kabag Ren KOMPOL Acep Anda, S.H., M.H.

  • Kasat Lantas KOMPOL Mangku Anom Sutresno, S.H., S.I.K., M.H.

  • Kasiwas IPTU Endang Widianti, S.H.

  • Kasi Humas IPDA Ivan Munandar, S.Kom.

  • Kapolsek Gempol KOMPOL Rynaldi Nurwan, S.H., M.H.

  • Kapolsek Dukupuntang AKP Nuryana

Dalam kunjungan tersebut, Kapolresta beserta rombongan menyambangi kediaman empat keluarga korban yang merupakan buruh pemecah batu dan tinggal di wilayah Kecamatan Dukupuntang dan Palimanan. Adapun nama-nama korban yang dikunjungi yaitu:

  1. Almarhum Sukhendra (51 tahun), warga Blok 2 Wanggung Wangi, Desa Girinata. Meninggalkan istri, Rositi, dan satu orang anak.

  2. Almarhum Sunadi (31 tahun), warga Blok 2 Wanggung Wangi, Desa Girinata. Meninggalkan istri, Tati Suhartini, dan dua orang anak.

  3. Almarhum Toni (43 tahun), warga Blok 2 Wanggung Wangi, Desa Girinata. Meninggalkan istri, Ernawati, dan tiga orang anak.

  4. Almarhum Suparta (38 tahun), warga Blok Maridem, Desa Kepuh, Kecamatan Palimanan. Meninggalkan istri, Triana, dan dua orang anak.

Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol. Sumarni menyampaikan rasa duka cita mendalam atas musibah yang terjadi. Ia menyerahkan bantuan secara langsung berupa paket sembako dan santunan dari Kapolda Jawa Barat dan Polresta Cirebon, sebagai wujud perhatian dan dukungan moril serta materil kepada keluarga yang ditinggalkan.

"Ini adalah bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya kepada keluarga korban bencana. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban mereka, serta menjadi bagian dari pelayanan humanis yang terus kami gaungkan," ungkapnya.

Selain menyerahkan bantuan, Kapolresta juga menyempatkan diri untuk menyapa warga sekitar dan membagikan makanan sehat seperti biskuit, susu, dan buah kepada anak-anak yang dijumpai di sepanjang jalan kawasan tersebut sebagai wujud kehadiran Polri yang peduli dan hadir di tengah masyarakat.

Kegiatan kemanusiaan ini mendapat apresiasi dari warga dan keluarga korban, yang merasa sangat terbantu secara moril maupun materiil dalam menghadapi masa-masa sulit pascabencana. (din)

Wakil Bupati Cirebon Berikan Santunan Kepada Keluarga Korban Longsor Gunung Kuda di Blok Pontas Kenanga

CIREBON, FC – Wakil Bupati Cirebon melakukan kunjungan duka ke rumah almarhum Bapak Sarwa di Blok Pontas, Desa Kenanga, pada hari ini. Kedatangan orang nomor dua di Kabupaten Cirebon ini disambut hangat oleh warga setempat yang sudah menunggu sejak pagi hari, Minggu, 1 Juni 2025.

Begitu mengetahui bahwa Wakil Bupati akan hadir, warga pun langsung berdatangan ke rumah duka. Suasana haru dan khidmat menyelimuti lokasi, terlebih saat Wakil Bupati menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga yang ditinggalkan.

Selain warga, kunjungan ini juga disambut oleh para tokoh masyarakat, aparatur desa, serta sejumlah pihak terkait lainnya. Mereka hadir untuk menunjukkan solidaritas dan dukungan moral kepada keluarga almarhum.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menyerahkan bantuan kebencanaan kepada pihak keluarga. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban yang ditanggung keluarga usai musibah yang dialami.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Cirebon turut berduka cita atas meninggalnya almarhum Bapak Sarwa. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,” ucap Wakil Bupati dalam sambutannya.

Kunjungan ini menjadi bentuk kepedulian dan perhatian Pemerintah Daerah terhadap warganya, terutama yang sedang mengalami musibah atau kehilangan. (din)

50 Tahun Perjalanan Sang Inspirator, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag, Selamat Milad Prof.. !!

 

CIREBON, FC - 1 Juni 1975, lima dekade yang lalu, lahirlah seorang anak laki-laki yang kelak ditakdirkan menorehkan jejak perubahan besar dalam dunia pendidikan tinggi keagamaan Islam di Indonesia. Anak itu diberi nama Aan Jaelani. 

Siapa sangka, lima puluh tahun kemudian, beliau menjadi nahkoda utama satu-satunya Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di kawasan Ciayumajakuning — seorang pemimpin yang membawa arah baru, visi besar, dan perubahan nyata.

Hari ini, di usia emasnya, kita merayakan milad ke-50 Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag — Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Sebuah sosok yang bukan hanya memimpin, tapi menginspirasi. 

Di bawah bimbingannya, kita menyaksikan sejarah yang tertoreh: transformasi kelembagaan dari IAIN menjadi UIN, yang resmi terjadi pada 21 Mei 2024. Sebuah langkah monumental yang menandai babak baru perjalanan institusi ini.

Tak berhenti di sana, dalam usia setahun sebagai UIN Siber, institusi ini berhasil meraih pencapaian luar biasa: Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) BAN-PT dengan predikat UNGGUL. Sebuah bukti nyata kerja keras, sinergi, dan arah kepemimpinan yang tajam dan progresif.

Kami, segenap sivitas akademika, bangga menjadi bagian dari pikiran dan visi besar seorang pemimpin yang visioner. Seorang yang tak hanya menatap masa depan, tapi merancang dan menjemputnya dengan langkah pasti. Dan kami siap untuk terus mengawal, berkontribusi, serta mendukung penuh cita-cita besar menjadikan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai universitas berkelas dunia.

Di hari istimewa ini, kami memanjatkan doa tulus ke hadirat Allah SWT:

Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, dan keberkahan yang melimpah kepada Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag, beserta keluarga. Semoga setiap langkah beliau senantiasa dalam lindungan-Nya, dan setiap niat baiknya dimudahkan jalannya. Aamiin Allahumma aamiin, ya Rabbal ‘alamiin.

Selamat Milad ke-50, Rektor kami tercinta.

Langkahmu adalah cahaya. Visimu adalah kompas kami.

Sabtu, 31 Mei 2025

Polresta Cirebon Berikan Empati Mendalam kepada Keluarga Korban Longsor Galian Gunung Kuda

Kapolresta Cirebon


CIREBON, FC - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cirebon menunjukkan komitmennya dalam mendampingi masyarakat yang tertimpa musibah dengan melakukan kunjungan kemanusiaan ke keluarga korban longsor di kawasan Galian C Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon.

Kunjungan dilakukan langsung oleh Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., yang datang ke lokasi bersama sejumlah pejabat utama Polresta Cirebon pada Sabtu (31/5), sekitar pukul 15.30 WIB. 

Turut hadir dalam rombongan tersebut antara lain Kabag Ren Kompol Acep Anda, S.H., M.H., Kasat Lantas, Kasiwas, Ps. Kasi Humas, serta para Kapolsek dari Sumber dan Dukupuntang.

Dua keluarga korban yang disambangi yaitu keluarga almarhum Sarwa bin Satira (36), seorang pekerja angkut batu asal Kelurahan Kenanga, Kecamatan Sumber, dan keluarga almarhum Rino Ahmadi (28), operator koperasi dari Desa Cikalahang, Kecamatan Dukupuntang. Keduanya menjadi korban jiwa setelah tertimbun longsor saat tengah bekerja di lokasi galian.

Dalam suasana haru, Kapolresta Cirebon menyampaikan belasungkawa secara langsung dan memberikan bantuan berupa paket sembako serta santunan. 

Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dari Kapolda Jawa Barat dan Polresta Cirebon sebagai wujud empati terhadap keluarga yang ditinggalkan.

“Kami hadir bukan hanya untuk menyampaikan duka cita, tetapi juga untuk menunjukkan bahwa Polri selalu berada di tengah masyarakat, terutama saat mereka menghadapi masa-masa sulit. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban keluarga,” ujar Kombes Pol. Sumarni.

Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi pendekatan humanis yang selama ini diusung oleh Polresta Cirebon. Kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya dalam konteks keamanan, tetapi juga dalam memberikan dukungan moral dan sosial bagi warga yang membutuhkan. (din)


Pemkab Cirebon Gerak Cepat Tangani Tragedi Longsor Tambang Gunung Kuda

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon bergerak cepat menangani tragedi longsor yang terjadi di kawasan tambang Gunung Kuda, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon. Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat setempat.

Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman, turun langsung ke lokasi bencana pada Sabtu (31/5/2025) untuk memantau proses evakuasi sekaligus memastikan bantuan kepada korban berjalan maksimal.

Pria yang akrab disapa Jigus ini menegaskan, kehadiran pemerintah daerah menjadi bukti komitmen dalam penanganan darurat bencana.

Ia menyampaikan, seluruh biaya pengobatan bagi korban luka ringan, luka berat, maupun korban meninggal dunia ditanggung oleh pemerintah daerah sebagai bagian dari penanganan darurat. Langkah ini dilakukan, agar keluarga korban dapat segera terbantu di tengah situasi sulit.

“Kami dari pemerintah daerah berkomitmen menanggung seluruh biaya pengobatan, baik bagi korban luka ringan, luka berat, maupun korban meninggal dunia. Ini adalah bagian dari penanganan darurat bencana,” tegas Jigus kepada awak media di lokasi longsor.

Proses asesmen terus dilakukan agar santunan dapat segera direalisasikan dan diterima oleh pihak keluarga. Ia mengatakan, proses evakuasi berlangsung menantang karena lokasi longsor yang sulit dijangkau.

Berdasarkan laporan, kata Jigus, hingga saat ini sebanyak 17 jenazah telah berhasil ditemukan dan dievakuasi.

Meski begitu, aparat desa melaporkan masih ada sekitar delapan orang yang diduga tertimbun material longsoran.

Ia menyampaikan, tim penyelamat bekerja keras untuk menemukan mereka dengan membagi wilayah pencarian menjadi dua sektor utama, yaitu sektor timur dan sektor barat.

“Langkah ini dilakukan berdasarkan keterangan para saksi yang selamat dan mengetahui lokasi terakhir para korban sebelum longsor terjadi,” terangnya.

Namun, proses pencarian ini tidak mudah, karena adanya ancaman longsor susulan. Sejak malam sebelumnya, tercatat sudah terjadi tiga kali longsor susulan yang cukup membahayakan keselamatan tim penyelamat maupun alat berat yang diterjunkan.

Sejumlah alat berat, termasuk enam unit ekskavator dan dua unit dozer, telah dikerahkan untuk membantu proses evakuasi.

Di sekitar area bencana, lanjutnya, keluarga korban masih menunggu dengan penuh harap agar semua korban dapat segera ditemukan.

Dari pantauan di lapangan, suasana haru dan duka menyelimuti lokasi, sementara tim penyelamat terus berjibaku di bawah ancaman longsor susulan. Ia menegaskan, komitmennya untuk terus mendampingi keluarga korban selama masa sulit ini.

“Doa dan dukungan diharapkan dapat mempercepat seluruh proses pencarian, agar keluarga yang ditinggalkan (din) mendapatkan kepastian,” tukasnya.

Jumat, 30 Mei 2025

Tragedi Longsor di Gunung Kuda Telan 14 Korban Jiwa dan Melukai 4 Orang Lainnya

CIREBON, FC – Tragedi longsor di kawasan pertambangan Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Jumat (30/5/2025), menewaskan sedikitnya 14 orang dan melukai 4 lainnya. Hingga malam hari, upaya pencarian masih terus dilakukan terhadap korban yang dilaporkan hilang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, yang turun langsung ke lokasi, mengonfirmasi bahwa saat ini pemerintah telah menetapkan status darurat bencana guna mempercepat proses penanganan.

“Kami sudah konsolidasikan penanganan bencana. Delapan korban masih dalam pencarian. Proses evakuasi akan dikoordinasikan langsung oleh Dandim,” ujar Herman.

Sebagai langkah awal, tim gabungan akan melakukan sterilisasi area dan penilaian menyeluruh terhadap kondisi Gunung Kuda untuk memastikan tidak terjadi longsor susulan yang dapat membahayakan petugas.

“Kami tidak ingin mengambil risiko. Assessment akan dilakukan terlebih dahulu. Bila lokasi dinyatakan aman, pencarian akan dilanjutkan oleh Basarnas,” tegas Herman.

Dia mengingatkan bahwa insiden serupa di Sumedang pernah memakan korban tambahan akibat longsor susulan saat evakuasi.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga akan memberikan santunan kepada keluarga korban meninggal dan korban luka-luka. Tak hanya itu, dukungan logistik juga disiapkan bagi keluarga yang kehilangan mata pencaharian akibat bencana ini.

“Arahan Gubernur jelas, bantuan harus diberikan secara menyeluruh. Tidak hanya santunan, tapi juga pendampingan agar keluarga korban bisa bangkit kembali,” jelasnya.

Sebagai langkah tegas, Pemprov Jawa Barat telah mengeluarkan surat penghentian sementara aktivitas pertambangan di Gunung Kuda hingga waktu yang belum ditentukan. (din)



Pengen Mendapatkan Pengalaman Menarik, Inilah 10 Rekomendasi Wisata Alam di Kabupaten Cirebon


Kabupaten, Jawa Barat, menyimpan beragam destinasi wisata alam yang memikat hati wisatawan. Mulai dari ekowisata hingga taman buatan, semuanya menawarkan pengalaman yang menarik.

Tim Diskominfo Kabupaten Cirebon merangkum 10 tempat wisata alam yang cocok untuk dikunjungi wisatawan saat akhir pekan. Berikut ulasan beberapa destinasi wisata alam di Cirebon:

Setu Patok

Terletak di Desa Setu, Kecamatan Mundu. Waduk Setu Patok menawarkan pemandangan yang tenang dengan latar perbukitan hijau. Destinasi ini cocok untuk rekreasi keluarga dan kegiatan luar ruang seperti bersepeda atau sekadar menyesap pemandangan. Setu Patok juga bisa dijadikan pilihan untuk lokasi melepas penat dari kesibukan harian.

Cimandung

Situs Keramat Cimandung di Desa Kerandon, Kecamatan Talun, merupakan tempat petilasan Raden Walangsungsang. Selain sebagai situs sejarah, tempat ini juga menjadi tujuan wisata religi yang populer di wilayah tersebut.

Area persawahan di situs ini menjadi obat untuk menggugurkan kepenatan. Wisatawan bisa berduduk santai sembari menikmati suasana keramat dan menenangkan.

Banyu Panas Palimanan

Terletak di Desa Palimanan Barat, Kecamatan Gempol, Banyu Panas Palimanan menawarkan kolam pemandian air panas alami yang dipercaya memiliki manfaat kesehatan. Air panas di sini berasal dari sumber mata air yang mengandung belerang.

Lokasinya persis berada di sekitar pabrik Indocement Palimanan. Destinasi wisata ini cocok untuk berlibur bersama keluarga.

Batu Lawang

Berlokasi di Desa Cupang, Kecamatan Gempol, Batu Lawang merupakan destinasi wisata alam dengan kontur wilayah yang masih sangat alami. Terdapat area perbukitan serta lereng hijau yang asri, cocok untuk kegiatan hiking dan fotografi alam.

Mangrove Pangenan

Ekowisata mangrove ini berada di Desa Pangarengan, Kecamatan Pangenan. Destinasi wisata yang juga bagian dari upaya pelestarian di pesisir Kabupaten Cirebon ini memiliki walking track sepanjang 100 meter. Hutan mangrove di Pangarengan salah satu destinasi yang wajib dikunjungi saat berwisata di Cirebon.

Konservasi Kura-kura Belawa

Desa Belawa di Kecamatan Lemahabang dikenal dengan konservasi kura-kura belawa, spesies langka yang hanya ditemukan di daerah ini. Wisatawan dapat belajar tentang upaya pelestarian satwa langka sambil menikmati keindahan alam sekitar.

Bukit Maneungteung (Ajimut)

Terletak si Kecamatan Waled, Bukit Maneungteung atau dikenal juga sebagai Bukit Ajimut menawarkan pemandangan alam yang memukau. Namun, perlu diwaspadai bahwa kawasan ini rawan longsor saat musim hujan.

Taman Raden Benadi

Berlokasi di Desa Kepuh, Kecamatan Palimanan, Taman Raden Benadi merupakan taman wisata berbasis danau dengan latar belakang Gunung Ciremai. Tempat ini cocok untuk rekreasi keluarga dan menikmati keindahan alam.

Mangrove Kasih Sayang

Terletak di Desa Mundupesisir, Kecamatan Mundu, Wisata Zona Mangrove Kasih Sayang menawarkan keindahan alam muara sungai dan ekosistem mangrove. Fasilitas yang tersedia antara lain balai pertemuan, cafetaria, dan jalur tracking.

Garden Ciberes Wisata Alam

Berlokasi di Desa Cikulak Kidul, Kecamatan Waled, Garden Ciberes merupakan destinasi wisata alam yang menawarkan kolam renang dan area bermain anak. Tempat ini ideal untuk rekreasi keluarga dengan suasana alam yang menyegarkan.

Kabupaten Cirebon menawarkan beragam destinasi wisata alam yang memadukan keindahan alam, nilai sejarah, dan edukasi lingkungan. Setiap tempat memiliki keunikan tersendiri yang patut untuk dikunjungi.