Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 09 Juni 2025

SMSI Indramayu Laksanakan Qurban, Wujud Kepedulian di Hari Raya Idul Adha

 

INDRAMAYU – Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1446 H, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Indramayu melaksanakan kegiatan qurban sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan ini dilaksanakan di Sekretariat SMSI Indramayu pada Senin, 9 Juni 2025. Pada kesempatan tersebut, SMSI menyembelih se-ekor kambing yang kemudian dagingnya didistribusikan kepada warga sekitar dan masyarakat kurang mampu di lingkungan sekitar sekretariat.

Acara qurban ini turut dihadiri oleh para pengurus SMSI Indramayu serta warga setempat. Mereka bersama-sama menyaksikan proses penyembelihan hingga pembagian daging qurban yang berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat.

Ketua SMSI Kabupaten Indramayu, Ihsan Mahfudz, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan ungkapan rasa syukur serta bentuk kepedulian sosial SMSI terhadap sesama.

“Kami berharap daging qurban ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan dan menjadi berkah bagi semua pihak,” ujar Ihsan.

Ia juga menambahkan bahwa semangat berbagi di Hari Raya Idul Adha ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat luas untuk saling peduli dan membantu satu sama lain.

“Sebagai organisasi yang menaungi perusahaan media siber, SMSI juga memiliki tanggung jawab sosial. Kepedulian terhadap lingkungan dan sesama adalah bagian penting dari nilai-nilai yang kami junjung,” pungkasnya.

SMSI Indramayu berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahunnya sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam membangun solidaritas sosial di tengah masyarakat. (din)


Jumat, 06 Juni 2025

Wali Kota Ajak Warga Jadikan Idul Adha Sebagai Refleksi dan Penguatan Nilai Sosial

CIREBON – Ribuan warga Kota Cirebon memadati Alun-alun Kejaksan untuk melaksanakan Salat Idul Adha 1446 Hijriah pada Jumat (6/6/2025). Turut hadir Wali Kota Cirebon, Effendi Edo bersama Sekretaris Daerah Agus Mulyadi, unsur forkopimda, dan jajaran perangkat daerah.

Wali Kota menekankan bahwa Idul Adha merupakan momentum spiritual yang mengingatkan umat pada nilai-nilai luhur yang tercermin dalam kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. 

Menurutnya, kisah tersebut mengajarkan ketaatan, keikhlasan, serta keberanian untuk berkorban demi kebaikan yang lebih besar.

"Kisah itu bukan hanya bagian dari sejarah keagamaan, tapi cermin kehidupan kita hari ini. Dalam hidup, kita juga dihadapkan pada pilihan-pilihan sulit. Mengutamakan kepentingan bersama, menunda kenyamanan pribadi, dan berbagi kepada yang membutuhkan, itulah makna kurban yang sesungguhnya," ujar Wali Kota.

Wali Kota juga mengutip Surah Al-Hajj ayat 37 yang menekankan bahwa bukan daging atau darah kurban yang sampai kepada Allah, melainkan ketakwaan. Ini menjadi pengingat bahwa esensi kurban terletak pada nilai moral dan spiritual yang dibangun melalui ibadah tersebut.

Lebih jauh, ia menyebut bahwa Idul Adha juga sarat nilai sosial. Kurban bukan sekadar bentuk ibadah personal, tetapi juga sarana pemerataan yang dapat mempererat kepedulian sosial. 

"Yang berkecukupan berbagi dengan yang kekurangan, yang kuat peduli pada yang lemah. Kurban adalah alat perajut keadilan," tegasnya.

Dalam semangat tersebut, Wali Kota menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Cirebon berkomitmen membangun kota secara fisik sekaligus spiritual. 

“Kami ingin menjadikan Cirebon bukan hanya maju, tapi juga Setara Berkelanjutan, berangkat dari nilai moral, keadilan, dan kebersamaan,” tuturnya.

Ia juga mengajak seluruh warga untuk menjadikan Iduladha sebagai titik tolak pembaruan diri dan semangat gotong royong. 

“Mari kita rawat nilai-nilai luhur Cirebon sebagai kota para wali, kota yang toleran, dan kota yang memuliakan budaya,” tutupnya.

Sementara itu, Plh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Cirebon, Hj Asep Fauzi Firmansyah, turut menyampaikan apresiasinya atas dukungan berbagai pihak dalam pelaksanaan Idul Adha dan keberangkatan jemaah haji asal Kota Cirebon. 

“Terima kasih kepada Pemkot, Forkopimda, dan seluruh masyarakat atas peran sertanya dalam memastikan jemaah kita berangkat dengan lancar,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh jamaah mendoakan saudara-saudara yang tengah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.

“Mereka menjalani ibadah yang sangat menguras energi, mulai dari thawaf hingga melontar jumrah. Semoga mereka meraih haji mabrur dan kembali dalam keadaan sehat serta membawa keberkahan bagi lingkungan sekitarnya,” tambah Asep.

Di akhir pesannya, Asep mengajak masyarakat menjadikan Idul Adha sebagai refleksi untuk memperkuat iman, memperdalam keikhlasan, dan memperluas manfaat kepada sesama. 

“Semoga kurban kita menjadikan kita insan yang lebih rendah hati dan lebih taat kepada Allah SWT,” pungkasnya. (Olan)



Panitia Qurban DKM Al Muhajirin RW 05 Sumber Asri Sukses Laksanakan Penyembelihan dan Pembagian Hewan Qurban

Kompak dan Guyub 

TALUN, CIREBON – Semangat gotong royong dan kekompakan warga kembali terpancar dalam pelaksanaan penyembelihan dan pembagian hewan qurban yang digelar oleh DKM Al Muhajirin RW 05, Sumber Asri, Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, dalam rangka Idul Adha 1446 H / 2025 M.

Dengan jumlah hewan qurban yang cukup banyak, yaitu 14 ekor kambing dan 4 ekor sapi, kerja keras panitia benar-benar diuji. Namun berkat kerja sama yang solid antar panitia serta dukungan warga, seluruh rangkaian kegiatan dapat dilaksanakan dengan lancar dan tertib.

Sekretaris DKM Al Muhajirin, Oman Rochmana, menyampaikan rasa bangganya atas kinerja dan kekompakan panitia serta warga yang terlibat. 

"Saya sangat bangga melihat bagaimana warga Sumber Asri bisa begitu kompak dan saling membantu. Ini membuktikan bahwa pengurus DKM dan masyarakat Sumber Asri selalu guyub dan bersatu dalam setiap kegiatan," ujarnya.

Idul Adha yang tahun ini bertepatan dengan hari Jumat menjadi tantangan tersendiri bagi panitia. Mereka harus menyesuaikan waktu dengan pelaksanaan Shalat Jumat yang mengharuskan semua kegiatan dihentikan sementara pada pukul 11.00 siang. 

Meskipun demikian, para panitia tetap mampu menuntaskan seluruh proses penyembelihan sebelum waktu Shalat Jumat dan melanjutkan pembagian daging qurban setelahnya, baik kepada warga sekitar maupun penerima dari luar wilayah.

"Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana ibadah, namun juga momentum mempererat silaturahmi dan memperkuat semangat kebersamaan antarwarga. Keberhasilan ini pun menjadi cerminan nyata bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih sangat kuat di tengah masyarakat Sumber Asri", terang Oman Rochmana, M.Pd. (din)

H. Acep Komara Kembali Berqurban di Idul Adha 2025 : Tebar 7 Ekor Kambing untuk Pendidikan dan Sosial


CIREBON, FC - Dalam semangat pengorbanan dan kepedulian sosial yang menyatu dalam makna Idul Adha, H. Acep Komara kembali menunjukkan komitmennya dalam menebar manfaat untuk masyarakat.  

Pada momen Idul Adha tahun 2025 ini, beliau menyalurkan hewan qurban sebanyak 7 ekor kambing ke berbagai lembaga pendidikan dan sosial yang tersebar di wilayah Cirebon.

Tujuh kambing tersebut didistribusikan ke lima titik utama, yaitu:

1. Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon sebanyak 3 ekor kambing, sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan sosial di lingkungan kampus.

2. Masjid Al Muhajirin, Sumber Asri, yang setiap tahunnya aktif melaksanakan shalat Idul Adha dan pembagian daging qurban kepada warga sekitar.

3. Kampung Qur’an, Grenjeng, tempat pendidikan dan pembinaan generasi muda dalam bidang Al-Qur’an dan akhlak mulia.

4. Pondok Pesantren Ashobirin, Wanasaba Lor, sebagai dukungan moral dan spiritual untuk para santri dan pengasuh pondok.

5. Panti Asuhan Ashabul Kahfi, Grenjeng, untuk membantu anak-anak yatim dan dhuafa merasakan kebahagiaan di hari raya.

“Qurban ini adalah bentuk rasa syukur dan ikhtiar kami untuk berbagi kebahagiaan, khususnya dengan lembaga-lembaga yang bergerak di bidang pendidikan dan sosial keagamaan,” ujar H. Acep Komara saat diwawancarai usai pelaksanaan Shalat Idul Adha.

Ia juga berharap agar semangat berqurban tidak hanya dimaknai sebagai ibadah tahunan semata, tetapi menjadi inspirasi untuk terus peduli terhadap sesama, terutama mereka yang membutuhkan.

Penyaluran qurban ini mendapat sambutan hangat dari masing-masing penerima. Para pengurus masjid, pesantren, hingga panti asuhan mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dan kontribusi H. Acep Komara.

Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa makna sejati Idul Adha adalah berbagi dan memperkuat tali silaturahmi antarumat. (din)



Ketua RW 05 Sumber Asri Terjun Langsung Bagikan Daging Qurban Kepada Ratusan Warga

TALUN, CIREBON – Suasana penuh kebersamaan dan antusiasme mewarnai kegiatan penyembelihan dan pembagian hewan qurban yang dilaksanakan oleh DKM Al Muhajirin di lingkungan Sumber Asri, RW 05 Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Jumat (6/6/2025).

Sebanyak 14 ekor kambing dan 4 ekor sapi disembelih sebagai bentuk pelaksanaan ibadah qurban tahun ini. Ratusan warga dari berbagai desa datang sejak pagi hari sambil membawa kupon pembagian daging, dengan sabar menanti giliran untuk mendapatkan bagian.

Ketua panitia pelaksana qurban, Ajat Sudrajat, menyampaikan bahwa proses pembagian dilakukan setelah pelaksanaan salat Jumat. 

“Alhamdulillah, seluruh warga yang hadir baik dari lingkungan Sumber Asri maupun luar, semuanya mendapatkan bagian daging qurban. Panitia telah kami bagi tugasnya agar proses pembagian berjalan adil dan merata,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua RW 05 Sumber Asri, Didi Supriadi. Ia menegaskan bahwa seluruh daging, baik dari kambing maupun sapi, dibagikan secara adil kepada masyarakat yang berhak menerimanya. “Kami pastikan tidak ada yang terlewat. Semua mendapatkan haknya,” katanya.

Ketua DKM Al Muhajirin, Gaos Asyari, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras dalam pelaksanaan kegiatan ini. “Segala urusan teknis pembagian daging diserahkan kepada panitia yang sudah terbentuk sebelumnya. Mereka bekerja sesuai tugas masing-masing, dan semuanya berjalan lancar,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga melibatkan ibu ibu jam'iyah yasinan Sumber Asri dan ibu ibu PKK. Dan kegiatan ini bukan hanya menjadi wujud ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga sebagai momentum untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga, serta meningkatkan rasa kepedulian sosial di tengah masyarakat. (din)

Dua Tokoh Inspiratif, Kapten (Purn) Hariri dan Dr. H. Acep Komara, Turun Langsung dalam Kegiatan Qurban di Perumahan Sumber Asri

Foto H Acep Komara bersama sejumlah warga saat mengikuti prosesi pernikahan warga Sumber Asri pada Minggu, 8 Mei 2025



TALUN, FC — Momen Hari Raya Idul Adha tahun ini menjadi bukti nyata kepedulian sosial dua tokoh penting di lingkungan Perumahan Sumber Asri, yakni Kapten (Purn) Hariri dan Dr. H. Acep Komara, SE, MM, M.Si. 

Keduanya tampak hadir sejak pagi dan terlibat langsung dalam kegiatan penyembelihan, penetelan hingga pembagian hewan qurban kepada warga.

Kehadiran mereka bukan hanya sebagai simbol, melainkan wujud komitmen nyata dalam membangun kehidupan sosial dan keagamaan di tengah masyarakat. 

Kapten (Purn) Hariri yang dikenal dekat dengan warga dan aktif dalam kegiatan kemasyarakatan tampak membantu proses pembagian hewan qurban dengan penuh semangat.

Sementara itu, Dr. H. Acep Komara yang juga merupakan akademisi dan tokoh ekonomi lokal, turut mengatur distribusi daging qurban agar merata dan tepat sasaran. Beliau juga memberikan arahan kepada panitia agar kegiatan berjalan tertib dan sesuai syariat.

“Kegiatan seperti ini bukan hanya soal ibadah, tetapi juga momentum memperkuat ukhuwah islamiyah dan semangat gotong royong di antara warga,” ujar Dr. Acep saat ditemui di lokasi.

Keduanya memang dikenal sebagai sosok yang konsisten mendukung kemajuan Perumahan Sumber Asri. 

Kapten Hariri dengan latar belakang militernya, aktif dalam kegiatan sosial dan keamanan lingkungan. Sementara Dr. Acep Komara berkontribusi besar dalam program-program pemberdayaan ekonomi dan pembinaan keagamaan.

Dengan partisipasi aktif dua tokoh tersebut, diharapkan semangat kebersamaan dan pengabdian kepada masyarakat terus tumbuh dan menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya. (din)

Kamis, 05 Juni 2025

Demi Keselamatan, Pemkab Cirebon Hentikan Pencarian Korban Longsor Gunung Kuda

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon resmi menghentikan pencarian korban longsor di tambang Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan Forkopimda Kabupaten Cirebon.

Keputusan ini diambil setelah memperhitungkan kondisi dan situasi di lokasi longsor yang dapat menimbulkan risiko keselamatan yang semakin tinggi bagi para tim evakuasi gabungan.

Penghentian pencarian disampaikan langsung oleh Bupati Cirebon, Imron, selepas menghadiri rapat tindak lanjut bencana longsor Gunung Kuda di ruang rapat Paseban, Sekretariat Kabupaten Cirebon, Kamis (5/6/2025).

“Setelah rapat dengan seluruh pihak TNI, Polri, Basarnas, BPBD, serta perwakilan tambang, kami putuskan pencarian korban dihentikan mulai sore ini, demi keselamatan semua pihak,” ujar Imron.

Meski pencarian dihentikan, masih terdapat empat orang korban masih belum ditemukan. Pemerintah pun meminta keluarga korban untuk tidak memaksakan diri masuk ke lokasi yang saat ini ditutup total dan dijaga ketat oleh aparat.

“Kita jaga akses lokasi, tidak boleh ada yang masuk. Keselamatan adalah prioritas utama,” tegasnya.

Dengan keputusan penghentian ini, status tanggap darurat bencana longsor juga resmi dicabut. Pemerintah daerah akan mulai mengevaluasi dampak dan mencari solusi jangka panjang bagi warga terdampak, terutama para penambang yang kehilangan mata pencaharian.

Tercatat, ada lebih dari 200 warga lebih menggantungkan hidupnya dari tambang ini. Fokus pemerintah saat ini, memastikan keluarga korban mendapatkan perhatian dan jaminan, khususnya terkait pendidikan anak-anak mereka.

“Kami akan cari solusi terbaik, termasuk alternatif pekerjaan yang layak dan jaminan pendidikan bagi anak-anak korban,” ungkap Imron.

Di tempat yang sama, Komando Resor Militer (Korem) 063/Sunan Gunung Jati menyatakan siap mendukung langkah Pemerintah Kabupaten Cirebon dalam menghentikan proses pencarian terhadap empat korban yang masih tertimbun material longsor.

Keputusan ini diambil setelah adanya kesepakatan bersama dalam Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Cirebon.

Danrem 063/SGJ, Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, menyampaikan bahwa penghentian pencarian dilakukan setelah berbagai pertimbangan, termasuk keselamatan tim evakuasi serta hasil kesepakatan Forkopimda dan keluarga korban.

“Setelah mendengarkan penjelasan dari Bupati Cirebon terkait penghentian proses pencarian, kami mendukung langkah tersebut,” ujarnya.

“Tim pencarian gabungan akan segera dikonsolidasikan untuk melakukan apel terakhir dan pengecekan personel serta perlengkapan,” ucapnya menambahkan.

Sebagai langkah lanjutan, kata Hista Soleh, akan dilakukan koordinasi dengan pihak kepolisian guna menutup area lokasi longsor menggunakan portal atau garis polisi (police line) untuk mencegah akses masuk warga ke zona berbahaya.

“Jika diperlukan, kami siap membantu pihak kepolisian dalam pengamanan lokasi setelah penutupan dilakukan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan, bahwa pihak keluarga dari empat korban yang belum ditemukan telah menyatakan keikhlasannya atas keputusan penghentian pencarian.

Pemkab Cirebon juga disebut akan segera membahas langkah lanjutan terkait penanganan warga terdampak bencana.

“Proses pencarian resmi dihentikan hari ini. Kami turut berduka dan berharap pemerintah daerah dapat segera fokus pada langkah pemulihan serta pemenuhan hak-hak masyarakat terdampak,” tutupnya.

Sementara itu, Sarwo selaku operator ekskavator sekaligus relawan pencarian, mengungkapkan bahwa kondisi geografis tambang sangat tidak aman untuk dilanjutkan.

“Dari awal kami lihat kondisi sangat rawan. Bongkahan tanah terus bergerak dan berpotensi longsor susulan,” ujarnya. (din)

Sembilan Dosen UIN Siber Cirebon Ikuti Seleksi Administrasi Bantuan Riset dan Pengabdian 2025 yang Digelar Diktis Kemenag

TANGGERANG — Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama Republik Indonesia kembali menggelar kegiatan strategis nasional bertajuk “Seleksi Administrasi Proposal Bantuan Penelitian, Publikasi Ilmiah, dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun Anggaran 2025.” 

Kegiatan ini diselenggarakan selama tiga hari, mulai Selasa hingga Kamis, 3–5 Juni 2025, bertempat di Vega Hotel Gading Serpong, Tangerang.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, didampingi oleh Dr. Nur Kafid, S.Th.I, M.Sc. 

Dalam sambutannya, Prof. Sahiron menyampaikan arah kebijakan strategis pengembangan publikasi ilmiah dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) untuk tahun anggaran 2025.

“Kami menekankan pentingnya tata kelola proposal yang akuntabel dan berbasis mutu. Bantuan riset, publikasi, dan pengabdian ini harus selaras dengan visi Kementerian Agama dalam mendorong PTKI menjadi motor penggerak transformasi keilmuan dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Prof. Sahiron dihadapan para peserta dan tim seleksi nasional.

Dalam seleksi nasional ini, sebanyak sembilan dosen dari Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon dipercaya menjadi bagian dari Tim Seleksi Administrasi Proposal Bantuan Publikasi Ilmiah dan Pengabdian kepada Masyarakat. 

Keterlibatan ini menunjukkan kiprah UIN Siber Cirebon sebagai kampus digital yang terus berkontribusi dalam penguatan mutu akademik nasional.

Adapun para dosen yang terlibat yakni:

1. Dr. Maulidya Ulfah, M.Pd.I.

2. Dr. Ahmad Arifuddin, M.Pd.

3. Prof. Dr. Indrya Mulyaningsih, M.Pd.

4. Arif Abdul Haqq, S.Si., M.Pd.

5. Jefik Zulfikar Hafizd, M.H.

6. Prof. Dr. Abdul Aziz, S.Ag., S.M., M.Ag.

7. Abdu Zikrillah, M.Ds.

8. Achmad Zuhri, M.Pd.

9. Dr. Syaeful Bakhri, SE., M.Si.

Salah satu dosen peserta, Dr. Maulidya Ulfah, M.Pd.I., menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menekankan pada proses seleksi administratif, tetapi juga pada upaya sistematis dalam menjaga kualitas, transparansi, dan relevansi setiap proposal yang diajukan oleh dosen-dosen dari PTKI di seluruh Indonesia.

“Kami menilai kesesuaian dokumen dengan panduan teknis, kejelasan luaran yang ditargetkan, hingga kepatuhan terhadap format proposal. Ini semua demi menjamin bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan berdampak luas,” ujarnya.

Kegiatan ini turut disemarakkan dengan sesi diskusi kebijakan dan rencana strategis untuk peningkatan mutu publikasi dan pengabdian. 

Dalam forum tersebut, Diktis menegaskan dukungan berkelanjutan terhadap dosen dan peneliti PTKI dalam memproduksi karya ilmiah bereputasi dan program pengabdian berbasis pemberdayaan masyarakat.

Partisipasi aktif sembilan dosen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon ini menjadi refleksi nyata dari komitmen institusi dalam menjunjung tinggi budaya akademik yang unggul, kolaboratif, dan berorientasi pada kemaslahatan umat. (din)

Rektor UIN Siber Cirebon Serahkan SK CPNS Formasi 2024: Siapkan SDM Unggul untuk Kampus Berbasis Siber

CIREBON - Sebanyak 51 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2024 secara resmi menerima Surat Keputusan (SK) Pengangkatan dari Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., dalam sebuah seremoni yang berlangsung khidmat dan penuh semangat di kampus yang dikenal sebagai Cyber Islamic University (CIU), Kamis (5/6/2025).

Penyerahan SK ini menandai babak baru bagi 24 tenaga pendidik dan 27 tenaga kependidikan yang kini resmi bergabung sebagai bagian dari sivitas akademika UIN Siber Cirebon, kampus negeri berbasis siber pertama di Indonesia.

Dalam laporannya, Adi Heru Setiawan, SE, selaku Analis SDM Aparatur Ahli Pertama, menyampaikan bahwa seluruh CPNS yang menerima SK hari ini telah melewati tahapan seleksi ketat dan siap mengabdi untuk memperkuat kapasitas kelembagaan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

“Mereka yang terpilih adalah SDM terbaik yang siap berkontribusi dalam transformasi digital dan penguatan keilmuan Islam di UIN Siber. Mulai hari ini, mereka resmi bertugas dan menjadi bagian dari penggerak visi besar universitas,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag. dalam arahannya menekankan bahwa pengangkatan CPNS dan PPPK tahun ini merupakan bagian dari kebijakan strategis pemerintah dalam memperkuat pelayanan publik, khususnya dalam pendidikan tinggi berbasis teknologi dan keislaman.

“UIN Siber adalah kampus yang lahir dari visi besar transformasi digital dalam pendidikan Islam. Maka kita butuh SDM yang unggul, tidak hanya kompeten di bidangnya, tetapi juga memiliki spirit keilmuan Islam dan inovasi digital. Saya ucapkan selamat bergabung, mari kita wujudkan UIN Siber sebagai kampus Islam kelas dunia berbasis siber,” tutur Rektor dengan penuh optimisme.

Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. H. Ayus A. Yusuf, M.Si., turut menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan penting terkait misi akademik kampus.

“Kita adalah kampus unggul yang sedang menuju internasionalisasi. Untuk itu, para CPNS harus memiliki visi global namun tetap berpijak pada nilai-nilai Islam. Jangan berhenti belajar, terus tingkatkan kompetensi, dan kontribusikan yang terbaik untuk kampus ini,” terangnya.

Tak ketinggalan, Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan, Prof. Dr. H. Jamali, M.Ag., memberikan penegasan terkait aspek kepegawaian.

“Jagalah kode etik ASN, bekerja dengan profesional, dan hormati marwah institusi. Pemerintah telah menjamin hak-hak ASN secara layak, kini saatnya membalas dengan kinerja terbaik. Bekerjalah dengan aman dan nyaman, dan bangun integritas yang kokoh di lingkungan kerja kita,” paparnya.

Kegiatan ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi juga menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai profesionalisme, dedikasi, dan loyalitas bagi para CPNS baru sebagai bagian dari keluarga besar UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Dengan bergabungnya 51 CPNS ini, UIN Siber Cirebon semakin memperkuat posisinya sebagai pelopor pendidikan tinggi keagamaan Islam berbasis digital di Indonesia, sekaligus memperluas langkah menuju pengakuan internasional sebagai kampus Islam masa depan. (din)

Pemkot Cirebon Peringati Hari Lingkungan Hidup dengan Aksi Nyata, Dinas LH : 'Hentikan Polusi Plastik'

CIREBON – Pemerintah Kota Cirebon memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tingkat kota dengan menggelar aksi nyata berupa kegiatan bersih-bersih dan edukasi lingkungan. 

Kegiatan ini berlangsung pada Kamis pagi (5/6), dipusatkan di Area Gedung BAT, dan menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-598 Kota Cirebon.

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, memimpin apel bersama yang kemudian dilanjutkan dengan aksi pungut sampah plastik. 

Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup harus dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan.

“Ini adalah momen penting untuk kembali mengingatkan kita semua bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Usai apel, Wali Kota bersama jajaran perangkat daerah dan masyarakat melakukan aksi bersih-bersih sambil menyusuri kawasan Pasar Kanoman.

Di lokasi tersebut, mereka juga membagikan totebag kepada para pengunjung sebagai ajakan untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Selain itu, Wali Kota meninjau kondisi kendaraan pengangkut sampah yang dinilai sudah tidak layak pakai.

“Beberapa mobil pengangkut sampah sudah tua dan tidak efisien. Mudah-mudahan tahun depan bisa kita ganti agar pengelolaan sampah lebih optimal,” ujarnya.

Dalam arahannya, Wali Kota mengajak seluruh warga untuk memulai perubahan dari hal-hal kecil di kehidupan sehari-hari, seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, memilah sampah sejak dari rumah, dan menjaga kebersihan lingkungan secara gotong royong.

“Cirebon adalah kota budaya, kota sejarah, dan kota jasa. Semua itu akan kehilangan makna jika kita hidup di lingkungan yang kotor. Masa depan kota ini ditentukan oleh cara kita memperlakukan alam hari ini,” ungkapnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cirebon, Yuni Darti, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa tema Hari Lingkungan Hidup tahun ini adalah “Hentikan Polusi Plastik.”

Sebagai bentuk konkret, DLH membagikan totebag kepada pengunjung pasar sebagai simbol edukasi dan ajakan untuk meninggalkan kantong plastik sekali pakai.

“Kami juga terus mensosialisasikan Perda Nomor 4 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Sampah, khususnya terkait pengurangan sampah plastik. Edukasi ini harus terus dijalankan hingga ke tingkat RW,” jelas Yuni.

DLH mencatat perkembangan positif dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Saat ini, terdapat 32 bank sampah aktif di Kota Cirebon yang berfungsi sebagai tempat pemilahan dan juga memberikan nilai ekonomi bagi warga. Selain itu, satu unit ATM Sampah telah mulai beroperasi, menyasar sekolah-sekolah dan pusat keramaian.

“Kami berharap ke depannya jumlah bank sampah dan ATM Sampah terus bertambah, demi mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih baik,” pungkas Yuni.

Perluasan Operasional BRT Trans Cirebon Butuh Kajian Komprehensif






CIREBON – Rencana perluasan operasional Bus Rapid Transit (BRT) Trans Cirebon ke wilayah aglomerasi Cirebon Raya mendapat dukungan penuh dari DPRD Kota Cirebon. Namun, agar perluasan trayek tersebut berjalan optimal dan tidak membebani keuangan daerah, dibutuhkan kajian komprehensif serta kerjasama lintas daerah.

Ketua Komisi I DPRD Kota Cirebon, Agung Supirno, SH, menegaskan bahwa operasional BRT saat ini masih bergantung pada subsidi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Karena itu, menurutnya, perlu strategi agar sektor transportasi ini bisa menjadi sumber pendapatan asli daerah (PAD) tanpa terus menerus mengandalkan anggaran pemerintah.

“Kami menaruh optimis kepada Dishub yang berkerja sama dengan PD Pembangunan untuk meningkatkan pengoperasian BRT Trans Cirebon agar optimal. Untuk itu, perlu ada kajian, kajian itu menyangkut perluasan trayek wilayah aglomerasi dan potensi-potensinya,” ujar Agung usai rapat kerja bersama Dinas Perhubungan (Dishub) dan PD Pembangunan di Griya Sawala, Rabu (4/6/2025).

Direktur PD Pembangunan, Panji Amiarsa, menyampaikan bahwa pihaknya memiliki semangat yang sama untuk memperluas jangkauan BRT ke wilayah aglomerasi. Wilayah yang menjadi target perluasan meliputi Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan, Subang, dan Sumedang.

Ia juga mengakui masih adanya sejumlah tantangan dalam pengoperasian BRT, seperti minimnya fasilitas halte, jalur koridor yang belum maksimal, serta keterbatasan anggaran operasional.

“Perluasan trayek ini membutuhkan kajian yang komprehsnsif membahas trayek, regulasi, potensi pendapatan, serta biaya operasional. Untuk itu, kajian bersama dengan Pemprov Jabar dan daerah aglomerasi sangat diperlukan,” kata Panji.

Kepala Dishub Kota Cirebon, Drs Andi Armawan, MSi, menjelaskan bahwa Kota Cirebon saat ini mengoperasikan 10 unit bus BRT hibah dari Kementerian Perhubungan. BRT Trans Cirebon mulai beroperasi pada 12 April 2021 dengan Koridor 1, namun hasil monitoring menunjukkan load factor (tingkat keterisian) masih sangat rendah.

Sebagai tindak lanjut, Dishub memperluas layanan ke wilayah selatan Kota Cirebon dengan membuka Koridor 2 yang diresmikan Gubernur Jawa Barat pada 19 Juli 2023.

Koridor 2 kini melayani kawasan strategis seperti pusat kuliner, destinasi wisata, area pendidikan, kantor pemerintahan, dan pusat perbelanjaan dengan tarif yang terjangkau.

Salah satu tantangan besar dalam pengembangan transportasi publik di Kota Cirebon adalah minimnya armada angkot layak jalan—hanya sekitar 5 persen angkot yang berusia di bawah 10 tahun. Selain itu, hanya sekitar 6 persen warga yang menggunakan transportasi umum sebagai moda utama mobilitas.

Hal ini menunjukkan urgensi pengembangan BRT Trans Cirebon sebagai solusi transportasi publik yang modern dan terintegrasi, sekaligus peluang untuk meningkatkan kualitas layanan dan daya tarik bagi masyarakat.

“Penataan jaringan trayek dan perluasan wilayah ini,kami akan sama-sama menghadap Pemprov Jawa Barat. Melihat kondisi riil di lapangan, biaya operasional BRT, setelah dihitung-hitung, kami hanya bisa mengoperasikan 3 BRT saja,” katanya.

Hadir pula saat rapat, Sekretaris Komisi I DPRD, Aldyan Fauzan Ramdlan, Anggota Komisi I lainnya, Andi Riyanto Lie, Ruri Tri Lesmana, Imam Yahya SFilI MSi, Cicih Sukaesih, Anita Tri Handayani. (Ara)

Distan Kabupaten Cirebon Berikan Ciri Hewan Qurban Sehat dan Layak Konsumsi

KABUPATEN CIREBON - Menjelang Hari Raya Iduladha 1446 H Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Cirebon melalui UPTD Puskeswan aktif melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban. 

Totalnya, hingga 28 Mei 2025, sebanyak 12.214 hewan kurban telah diperiksa. Lantas, bagaimana ciri hewan kurban yang sehat dan layak konsumsi?

Menurut Distan Kabupaten Cirebon, hewan kurban yang sehat dan layak konsumi memiliki beberapa ciri. Berikut ciri-ciri hewan kurban sesuai prinsip kelayakan secara aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH).

"Aktif bergerak, Nafsu makan baik, Mata dan lubang-lubang tubuh (mulut, hidung, anus) bersih," terangnya.

Sementara itu, selain hewan layak konsumsi memiliki kondisi fisik yang sesuai dengan syarat, ada juga syarat lainnya yakni perihal umur. Untuk domba dan kambing minimal berumur 12 bulan. Sedangkan, sapi dan kerbau minimal berumur dua tahun

Distan Kabupaten Cirebon menegaskan, hewan yang telah memenuhi syarat akan diberikan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) serta penandaan khusus, selama persediaan masih ada. 

Distan Kabupaten Cirebon juga menangani potensi penyakit hewan menular strategis seperti PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) dan LSD (Lumpy Skin Disease) melalui vaksinasi, pengobatan, penerapan persyaratan kesehatan hewan bagi hewan yang dilalulintaskan, komunikasi, informasi, dan edukasi kepada masyarakat

Menurut data Distan Kabupaten Cirebon, hingga 28 Mei 2024, petugas telah memeriksa 12.214 ekor hewan kurban. Rinciannya, sebanyak 3.601 sapi yang telah diperiksa, sebanyak 8.414 domba, 197 kambing, dan dua ekor kerbau. Kepala Distan Kabupaten Cirebon Alex Suheriyawan mengatakan, kegiatan pemeriksaan kesehatan hewan kurban dilakukan rutin setiap tahunnya.

“Pemeriksaan ante mortem dan post mortem, baik sebelum dan sesudah pemotongan. Secara pelaksanaan sudah melakukan pemriksaan sebanyak 12.214 ekor,” kata Alex Suheriyawan saat sambutan di acara pemriksaan hewan kurban di Desa Kubang, Kecamatan Talun, Senin (2/6/2025).

Alex mengatakan, pemeriksaan hewan kurban merupakan pelayanan Pemerintah Kabupaten Cirebon dan Forkopimda untuk memastikan masyarakat melaksanakan ibadah kurban sesuai rukun Islam. 

Selain itu, Pemkab Cirebon juga mendorong suksesnya pelaksanaan kurban yang berdampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat. 

Melalui upaya ini, Distan Kabupaten Cirebon berharap pelaksanaan ibadah kurban berjalan lancar, aman, dan sesuai syariat, serta masyarakat memperoleh daging yang layak konsumsi. (Hafid)

Mengenal Lebih Dekat Wisata Mbesaran Hijau di Kabupaten Brebes

 

fokuscirebon.com - Mbesaran Hijau adalah salah satu destinasi wisata menarik yang terletak di Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes. Objek wisata ini menawarkan pengalaman yang kaya akan sejarah dan edukasi. Lokasinya yang strategis, berada di sebelah selatan jalur Pantura, membuatnya mudah diakses.

Dengan tiket masuk yang terjangkau, hanya lima ribu rupiah, Mbesaran Hijau menjadi pilihan favorit bagi keluarga, terutama bagi warga Kecamatan Jatibarang dan sekitarnya.

Mbesaran Hijau memiliki potensi wisata yang sangat besar. Lokasinya yang berdekatan dengan Pabrik Gula Jatibarang menambah daya tarik tersendiri. 

Di dalam area wisata ini, terdapat rumah dinas Gubernur Jenderal Belanda yang ikonik dan memiliki nilai estetika, yang tidak hanya menjadi tempat bersejarah, tetapi juga sering digunakan untuk berbagai upacara, seperti Hari Olahraga Nasional, apel siaga pengawas pemilu, dan pengukuhan Sinok Sitong kabupaten brebes dan lain sebagainya. 

Gedung ini memiliki nilai sejarah yang tinggi bagi masyarakat Jatibarang sebagai wujud objek peninggalan belanda di masa lampau.

Di Mbesaran Hijau, pengunjung juga dapat merasakan pengalaman unik dengan menunggang kereta api ala zaman kolonial Belanda. 

Dulu, tempat ini merupakan pusat komoditas tebu, di mana tebu dari petani dikirim melalui kereta api untuk diolah di Pabrik Gula Jatibarang yang didirikan pada tahun 1842 oleh NV Mij tot Exploitatie der Suiker Onderneming, yang dimiliki oleh Otto Carel Holmbreg, seorang pria berkebangsaan Belanda.

Pada saat ini, Mbesaran Hijau telah mengalami banyak perubahan menarik. Terdapat patung binatang seperti zebra, jerapah, dan unta yang dapat menarik perhatian anak-anak. 

Selain itu, area ini dilengkapi dengan play ground yang lengkap dan area parkir yang luas, memberikan kenyamanan bagi pengunjung.

Fasilitas lain yang tersedia termasuk kolam renang yang cocok untuk berenang bersama keluarga, pasir kinetik, terapi ikan, ayunan, serta kamar mandi dan kantin yang memadai. Semua fasilitas ini menjadikan Mbesaran Hijau sebagai agro wisata yang lengkap.

Di sekitar Pabrik Gula Jatibarang tersebut, terdapat juga Cafe Cerobong, di mana pengunjung dapat menikmati pemandangan seluruh objek wisata dari atas cafe sambil menyaksikan lalu lintas kendaraan yang berlalu-lalang setiap harinya.

Pengunjung disini juga dapat menikmati hidangan berupa kopi dan desert model kekinian, sangat rekomended sebagai tempat untuk bercengkerama dan mengobrol santai dengan keluarga maupun orang tercinta.

Sebagai warga masyarakat Kecamatan Jatibarang, kita perlu mendukung pengembangan potensi pariwisata ini. Dukungan dari pemerintah dinas pariwisata setempat, para sarjana ilmu sejarah, sejarawan, budayawan, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat sangat penting. 

Dengan kesadaran akan potensi pariwisata yang ada, diharapkan Mbesaran Hijau dan Pabrik Gula Jatibarang dapat berkembang menjadi destinasi wisata yang edukatif, kaya akan nilai sejarah, dan menjadi kebanggaan masyarakat setempat.

Selain itu, pengembangan ini diharapkan dapat memberikan keuntungan ekonomi yang signifikan bagi masyarakat sekitar, sehingga Mbesaran Hijau dapat bersaing dengan destinasi wisata lainnya dan menjadi contoh yang baik bagi kemajuan pariwisata di Provinsi Jawa Tengah.

Penulis : Rizki Saputro S.Hum

Rabu, 04 Juni 2025

Wali Kota Cirebon Pastikan Hewan Qurban Aman dan Sehat Jepang Idul Adha 2025

 PRESS RELEASE


Wali Kota Cirebon Pastikan Hewan Kurban Aman dan Sehat Jelang Iduladha


CIREBON – Menjelang perayaan Hari Raya Iduladha 1446 H, Pemerintah Daerah Kota Cirebon melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi hewan kurban yang dijual di sejumlah titik di wilayah kota.

Pemantauan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, didampingi oleh Wakil Wali Kota, Siti Farida Rosmawati, serta jajaran Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3), perangkat daerah terkait, serta unsur Forkopimda, Selasa (3/6/2025).

Kegiatan monitoring dilakukan di wilayah Kecamatan Kesambi dan Harjamukti yang diketahui menjadi lokasi aktivitas jual beli hewan kurban cukup tinggi menjelang Iduladha. 

Dalam kesempatan tersebut, rombongan meninjau langsung kandang-kandang penjual hewan kurban untuk memastikan kelayakan, kebersihan, dan kesehatan hewan yang dijajakan.

Wali Kota menegaskan bahwa seluruh hewan kurban yang telah diperiksa oleh tim medis DKP3 dalam kondisi sehat dan layak untuk disembelih pada hari raya nanti. Menurutnya, setiap hewan yang dinyatakan sehat telah diberi label sebagai tanda lolos pemeriksaan.

“Alhamdulillah, kami sudah melakukan monitoring dan hasilnya cukup meyakinkan. Para dokter hewan sudah melakukan pemeriksaan menyeluruh, dan hewan-hewan yang dinyatakan sehat diberi label khusus. Insyaallah aman untuk dijadikan hewan kurban di Kota Cirebon,” ujar Wali Kota.

Ia juga menegaskan bahwa hewan yang belum cukup umur atau belum memenuhi syarat sah untuk kurban, tidak diperkenankan untuk dijual. Hal ini menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kota Cirebon dalam menjaga kualitas dan kelayakan hewan kurban di tengah masyarakat.

Sementara itu, Kepala DKP3 Kota Cirebon, Elmi Masruroh, mengungkapkan bahwa hingga hari ini jumlah hewan kurban yang telah diperiksa cukup signifikan. Dari hasil pengumpulan data, sudah lebih dari 2.000 ekor domba, sekitar 300 sapi, dan lebih dari 200 kambing yang dinyatakan sehat dan cukup umur untuk kurban.

“Total ada 93 pedagang hewan kurban yang telah kami pantau hingga saat ini, dan jumlahnya masih akan terus bertambah hingga H-1 Iduladha. Semua hewan yang telah diperiksa sejauh ini dalam kondisi layak dan tidak ditemukan penyakit menular,” ujar Elmi.

Elmi juga menyampaikan bahwa DKP3 tidak hanya fokus pada pemeriksaan hewan sebelum penyembelihan, tetapi juga akan melakukan pengawasan ketat pada aspek keamanan pangan saat pelaksanaan kurban berlangsung. Pemeriksaan lanjutan akan dilakukan pada daging hasil pemotongan untuk memastikan tidak ada yang terkontaminasi.

Sebagai langkah preventif lainnya, DKP3 Kota Cirebon telah menggelar pelatihan khusus bagi juru sembelih halal dari berbagai Dewan Kemakmuran Masjid (DKM). Pelatihan ini bertujuan untuk memastikan proses penyembelihan sesuai dengan syariat Islam dan standar kesehatan masyarakat.

“Pelatihan ini kami lakukan agar proses penyembelihan nanti benar-benar memenuhi prinsip halal dan higienis. Kami ingin memastikan bahwa dari hulu ke hilir, kurban tahun ini berjalan sesuai standar,” tambah Elmi.

Dengan langkah-langkah pengawasan dan pelatihan yang dilakukan secara menyeluruh ini, Pemerintah Kota Cirebon berharap pelaksanaan kurban tahun ini bisa berlangsung dengan aman, tertib, dan memenuhi kaidah keagamaan serta kesehatan. 

Masyarakat pun diimbau agar membeli hewan kurban dari tempat-tempat penjualan resmi yang telah diawasi oleh pemerintah daerah. (Ara)



Selasa, 03 Juni 2025

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo Resmi Kukuhkan Ketua dan Melantik Pengurus TP PKK Periode 2025 -20230

CIREBON - Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, secara resmi mengukuhkan Ketua dan melantik pengurus TP PKK Kota Cirebon periode 2025-2030 di Balai Kota Cirebon, Selasa (3/6/2025). 

Acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat, khususnya dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.

Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada keterlibatan aktif masyarakat. 

"Pembangunan tidak akan berjalan optimal tanpa partisipasi masyarakat. Di sinilah peran strategis TP PKK, sebagai mitra pemerintah yang menjembatani program pembangunan dengan kehidupan sehari-hari di tingkat keluarga," ujarnya.

Wali Kota juga menyampaikan apresiasi terhadap semangat TP PKK dalam mendukung visi besar Kota Cirebon, yaitu “Cirebon Setara Berkelanjutan.”

Menurutnya, visi ini bukan hanya milik pemerintah, melainkan milik seluruh warga, dan TP PKK berperan penting dalam mewujudkannya, mulai dari tataran rumah tangga.

“Tantangan yang kita hadapi ke depan memang tidak mudah. Namun, saya yakin dengan kepemimpinan yang inklusif, semangat gotong royong, serta jejaring sosial yang kuat, TP PKK Kota Cirebon dapat menjawab tantangan itu dengan kerja nyata yang berdampak bagi masyarakat,” tambahnya.

Wali Kota juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh kader PKK di berbagai tingkatan yang telah bekerja tanpa kenal lelah. 

“Saya mengapresiasi ketulusan dan dedikasi para pengurus yang terus menjalankan tugas sosial di tengah masyarakat. Mari kita semua, baik pemerintah maupun masyarakat, terus memperkuat kolaborasi dengan TP PKK,” pesannya.

Ia menekankan pentingnya program-program responsif yang mengangkat isu-isu aktual, seperti pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, ketahanan keluarga, serta peningkatan literasi dan ekonomi rumah tangga. 

“Saya berharap kepengurusan baru ini bukan hanya meneruskan, tapi juga mentransformasi organisasi menjadi lebih kolaboratif dan inovatif,” tutup Wali Kota.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Cirebon periode 2025-2030, Noviyanti Edo, menyampaikan komitmennya mendukung penuh visi Pemerintah Daerah. 

Ia mengatakan, TP PKK bertekad mewujudkan Kota Cirebon yang Sejahtera, Tertata, Aspiratif, Aman, dan Berkelanjutan atau "Setara Berkelanjutan", melalui pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.

Ia menjelaskan bahwa program-program tersebut fokus pada penguatan ketahanan keluarga, peningkatan kualitas hidup perempuan dan anak, ketahanan pangan rumah tangga, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan yang inklusif.

“Kami menyadari tantangan ke depan cukup kompleks. Oleh karena itu, pengurus baru diharapkan membawa semangat segar untuk membangun komunikasi terbuka, sinergi erat, dan pelayanan yang lebih menyentuh kebutuhan masyarakat,” jelas Noviyanti.

Ketua TP PKK juga memberi penghormatan tinggi kepada seluruh kader PKK yang telah menjadi energi utama dalam menjalankan roda organisasi. “Ketulusan dan ketekunan para ibu dan perempuan luar biasa menjadi sumber kekuatan kami dalam menggerakkan perubahan di masyarakat,” ujarnya.

Sebagai penutup, Noviyanti mengajak semua pihak untuk menyatukan langkah dan pikiran demi kemajuan bersama. “Mari kita jaga kekompakan, kuatkan jejaring, dan terus hadir sebagai pelopor serta penggerak yang nyata di tengah masyarakat,” pungkasnya. (Ara)