Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 13 Juli 2025

POLBEL FEST 2 di Belitung: Pesta Kreasi Anak Muda, Kolaborasi Hebat untuk UMKM dan Daerah

BELITUNG, FC - Semangat anak muda Politeknik Belitung kembali menggebrak! POLBEL FEST 2 resmi digelar selama empat hari penuh, dari 11 hingga 13 Juli 2025. Bertempat di Belitung, festival ini bukan sekadar ajang hiburan, tapi juga pesta kolaborasi yang menyatukan kampus, pemerintah, industri, dan masyarakat.

Dengan menghadirkan 75 pelaku UMKM lokal, berbagai pertunjukan seni, dan hiburan rakyat, POLBEL FEST 2 membuktikan bahwa semangat gotong royong bisa menjelma jadi acara luar biasa.

Direktur Politeknik Belitung, Agi Santri, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan merupakan hasil kreativitas murni mahasiswa. Lebih dari itu, festival ini menjadi bukti nyata keberhasilan konsep Quadruple Helix, sinergi antara empat pilar pembangunan: perguruan tinggi, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat.

“Event ini lahir dari kolaborasi. Inilah wujud nyata bagaimana kita bisa membangun daerah secara bersama-sama,” tegas Agi.

Semangat kolaboratif ini juga mendapat apresiasi dari Wakil Gubernur Bangka Belitung, Hellyana, yang turut membuka acara secara resmi. Ia menyoroti pentingnya sinergi antar unsur, bukan hanya dari sisi materi atau sponsor, tetapi dari harmoni dan semangat kebersamaan yang terbangun.

“Yang saya lihat bukan hanya festival, tapi bagaimana semuanya bisa bersatu. Inilah yang membuat event ini terasa hidup, cantik, dan punya dampak besar,” ujar Hellyana.

Tak hanya sekadar panggung hiburan, POLBEL FEST 2 juga dipandang sebagai langkah nyata mendukung UMKM dan menggairahkan perekonomian desa. Menurut Hellyana, kehadiran kampus dalam riset dan pendampingan UMKM bisa menjadi kunci membangun desa yang mandiri dan kreatif.

“Saya membayangkan, jika kampus, desa, dan UMKM bersatu, maka Belitung bisa tumbuh cepat. Terlebih, jika Bandara Internasional Hanandjoeddin bisa melayani rute luar negeri, dampaknya ke pariwisata dan UMKM akan luar biasa,” ungkapnya penuh harap.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyinggung kondisi fiskal daerah yang saat ini tengah defisit. Namun, dengan kolaborasi dan komunikasi lintas sektor, dirinya optimistis Belitung akan melesat.

“Tantangan fiskal harus dijahit dengan kolaborasi. Saya yakin, dengan semangat seperti di POLBEL FEST ini, Belitung bisa menjadi contoh daerah yang bergerak maju bersama UMKM dan sektor lainnya,” tutup Hellyana.

Hadir pula dalam acara ini sejumlah pejabat daerah, mulai dari Plt Asisten Perekonomian Setda Belitung Syamsudin, Kepala BNNK Belitung Kompol Agus Handoko, hingga para kepala OPD dan tamu undangan lainnya.

POLBEL FEST 2 bukan sekadar festival, ia adalah semangat baru untuk Belitung yang kreatif, inklusif, dan kolaboratif.

Sabtu, 12 Juli 2025

Tim DPRD Kota Cirebon Raih Juara Satu Kategori Tournament Bergengsi

 

CIREBON.- Melalui perjuangan keras dan ketat, tim DPRD meraih juara 1 Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Kategori Instansi pada Turnamen bergengsi Cirebon Open Esport Tournament 2025 di Aula Gedung Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon, Sabtu-Minggu (12-13 Juli 2025).

Tim DPRD Kota Cirebon berhasil mengalahkan tim Sekretariat Dewan (Sekwan) yang juga maju ke partai final dalam kelas bergengsi yang melibatkan 34 tim Tingkat Nasional.

Kedua tim bermain saling menyerang dan mematahkan pertahanan musuhnya untuk memenangkan pertandingan partai puncak tersebut. Masing-masing tim mendapat dukungan dari supporter yang sengaja datang agar timnya keluar menjadi juara.

Tampak kehadiran Ketua DPRD Kota Cirebon, Andrie Sulistio SE secara langsung membuat timnya unggul pada partai final. Andrie menjadi Ketua Tim DPRD Kota Cirebon pada ajang tersebut sehingga memberikan keunggulan bagi timnya.

Sementara juara 3 MLBB Kategori instansi dari Bea cukai yang juga tampil bagus pada event tersebut.

Pada event tersebut juga menempatkan juara 1 MLBB Kategori Umum dari Tangerang, juara 2 asal Depok dan juara ketiga dari Sukabumi.

Sedangkan juara 1 Efootball kategori Umum diraih Jepara (Jawa Tengah), peringkat kedua tim Jateng dan juara ketiga Kabupaten Cirebon.

Turnamen bergengsi Cirebon Open Esport Tournament 2025 secara resmi dibuka dan langsung disambut antusias oleh ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh ESI Kota Cirebon ini digelar dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Cirebon ke-598, dan menjadi ajang penting bagi para atlet e-sport untuk unjuk gigi di panggung kompetitif.

Ketua Panitia, Egi Syaiful Rochmat menyampaikan, turnamen ini diikuti oleh peserta dari kalangan umum, instansi pemerintahan, swasta, hingga komunitas e-sport.

Pada hari pertama, sebanyak 34 tim kategori umum yang masing-masing berisi lima pemain turut ambil bagian dalam pertandingan game Mobile Legends.

“Mereka berasal dari berbagai wilayah seperti Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Kabupaten Sukabumi, DKI Jakarta, serta perwakilan dari wilayah Cirebon dan sekitarnya,” ucapnya.

Egi menambahkan, kompetisi berlanjut di hari Minggu (13/7), dengan pertandingan Mobile legends kategori instansi dan e-Football yang diikuti oleh 118 peserta dari wilayah yang lebih luas, termasuk Kendal, Semarang, dan Jakarta.

Jadi hari minggu itu ada Mobile legends juga tapi yang kategori Instansi, hampir semua instansi di Kota Cirebon ikuti turnamen ini, kemudian e-football juga ada di hari minggu yang diikuti oleh 118 peserta,” tambahnya.

Untuk hadiahnya sendiri, kata Egi, sebesar 15 Juta dengan rincian turnamen Mobile Legend kategori umum sebesar 7 Juta dan kategori Instansi sebesar 5 Juta. Sementara E-Football dengan kategori umum sebesar 3 juta.

“Kami secara khusus mengucapkan terima kasih kepada SMSI (Serikat Media Siber Indonesia) Kota Cirebon yang ikut serta dalam mendukung suksesnya kegiatan ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua ESI Kota Cirebon, Kukuh Yudha Prasetyo mengungkapkan, penyelenggaraan Cirebon Open Esport Tournament 2025 juga dimaksudkan sebagai ajang pemanasan menuju Seleksi Daerah (Selekda) dan Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (BKPORPROV), dua tahapan penting dalam kancah esport nasional.

“Cirebon Open ini memang ditujukan minimal untuk lingkup Jawa Barat karena sebentar lagi akan ada ajang bergengsi seperti Selekda dan BK PORPROV, tapi kami juga membuka ruang bagi peserta dari seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Dari sisi teknis turnamen Mobile Legend, kata Kukuh, kompetisi menggunakan sistem pertandingan Best of One (BO1) sejak babak 32 besar hingga 8 besar untuk kategori umum, dan beralih ke sistem Best of Three (BO3) dari perempat final hingga partai puncak. Untuk e-Football, seluruh pertandingan berlangsung dengan sistem gugur.

“Teknisnya sendiri Mobile Legend per tim akan bermain 2 babak, sementara E-Football itu sistem gugur, yang kalah langsung gugur,” katanya.

Menanggapi antusiasme peserta, Pemerintah Kota Cirebon melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) mengapresiasi terselenggaranya turnamen ini. 

Kepala Dispora, Irawan Wahyono menyebut ajang ini sebagai salah satu turnamen bergengsi yang mendorong minat generasi muda terhadap olahraga e-sport di Kota Cirebon.

“Ini luar biasa, sebuah turnamen bergengsi yang diikuti banyak generasi muda. E-sport saat ini sudah menjadi olahraga yang tidak hanya prestisius, tetapi juga menjadi bagian dari dunia olahraga pelajar,” ujarnya.

Dengan penyelenggaraan yang sukses dan antusiasme yang tinggi, Irawan berharap Cirebon Open Esport Tournament 2025 menjadi agenda tahunan yang memperkuat ekosistem e-sport di Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Barat.

“Semoga setiap tahun akan ada turnamen bergengsi seperti ini yang akan diselenggarakan oleh ESI Kota Cirebon,” pungkasnya. (din)

UIN Siber Cirebon dan Asia e University Malaysia Perkuat Sinergi Internasional

 

JAKARTA, FC — Komitmen Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon (UINSSC) dalam membangun jejaring internasional dan transformasi digital pendidikan tinggi terus diperkuat. 

Hal ini ditunjukkan melalui pertemuan strategis antara UINSSC dan Asia e University (AeU) Malaysia, yang digelar di Hotel Pullman Jakarta sebagai bagian dari agenda “Study in Malaysia” oleh Education Malaysia Global Services (EMGS). (12/07).

Dalam pertemuan tersebut, UINSSC diwakili oleh Wakil Rektor III, Prof. Dr. Hajam, M.Ag., sementara AeU hadir melalui Vice Chancellor Prof. Dr. Noor Raihan Ab Hamid dan Dean of School of Science & Technology, Professor Ts. Dr. Aedah Abd Rahman.

Pertemuan ini menjadi momen penting dalam membahas tindak lanjut Memorandum of Understanding (MoU) yang telah ditandatangani sebelumnya, khususnya dalam penguatan ekosistem digital kampus dan pelaksanaan tridharma perguruan tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Sebagai satu-satunya kampus PTKIN berbasis siber di Indonesia, UINSSC memiliki tanggung jawab besar dalam mendorong digitalisasi pendidikan tinggi Islam. Kolaborasi dengan AeU yang sudah berpengalaman dalam pembelajaran daring dan riset teknologi merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas akademik dan kelembagaan kami,” ujar Prof. Dr. Hajam.

Visi Sejalan untuk Pendidikan Digital Global

Sementara itu, Prof. Dr. Noor Raihan Ab Hamid mengungkapkan bahwa pihaknya melihat UINSSC sebagai mitra prioritas dalam upaya memperluas jangkauan kerja sama pendidikan digital di kawasan Asia Tenggara. 

Ia menyatakan bahwa UIN Siber adalah institusi pertama yang dijajaki saat kunjungannya ke Indonesia, sebagai simbol kesamaan visi dan komitmen dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang inklusif dan berbasis teknologi.

“Kerja sama ini bukan hanya administratif, tapi kami memandangnya sebagai kemitraan strategis yang memiliki potensi dampak nyata di bidang pendidikan digital — khususnya untuk membangun jembatan pengetahuan antarnegara serumpun,” jelasnya.

Kolaborasi Riset, Pertukaran Akademik, dan Kurikulum Digital

Dalam kesempatan yang sama, Professor Ts. Dr. Aedah Abd Rahman menyampaikan bahwa AeU sangat antusias menjajaki kolaborasi jangka panjang, termasuk dalam pengembangan kurikulum digital bersama, program pertukaran dosen dan mahasiswa, serta riset kolaboratif berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

“UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon merupakan mitra potensial yang progresif. Kami melihat keseriusan mereka dalam mentransformasikan budaya akademik menuju arah digital. Ini adalah kemitraan berbasis kesetaraan dan inovasi,” ujarnya.

Menuju Realisasi Program Nyata

Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan awal untuk menyusun roadmap implementasi kerja sama, yang meliputi penguatan Learning Management System (LMS), pengembangan modul daring lintas negara, pelatihan pengembangan SDM digital, serta kolaborasi dalam konferensi internasional bertema pendidikan siber.

Langkah ini menegaskan peran UINSSC sebagai pionir kampus keagamaan berbasis siber yang terus melebarkan pengaruhnya di tingkat regional dan global, serta memperkuat ekosistem digital yang inklusif, adaptif, dan kolaboratif.

Dengan sinergi antara UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan Asia e University Malaysia, harapan terhadap pendidikan tinggi Islam yang unggul, digital, dan berdaya saing global kini semakin dekat dengan kenyataan. (din)


Teken MoU, UIN Siber Cirebon dan Komdigi, Prof Hajam : Kerjasama ini Sesuai Dengan Visi Besar UINSSC Sebagai Kampus Siber

CIREBON, FC - Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon atau Cyber Islamic University (CIU) kembali menunjukkan langkah progresifnya sebagai pionir transformasi digital di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). 

Melalui audiensi resmi yang digelar di Jakarta, UINSSC menjajaki kerja sama strategis dengan Kominfo Digital (Komdigi), khususnya Badan Pengembangan SDM Kominfo Digital. (11/07).

Pertemuan berlangsung penuh semangat kolaboratif antara delegasi UINSSC yang dipimpin oleh Wakil Rektor III Prof. Dr. Hajam, M.Ag., bersama Basiran, M.Ag. (Kepala Admisi dan Promosi), serta Indra Gunawan, M.Pd. (Kepala Lembaga Sertifikasi Profesi). Mereka diterima langsung oleh Dr. Ir. Bonifasius Wahyu Pudjianto, M.Eng., Kepala Badan Pengembangan SDM Komdigi.

Dalam sambutannya, Dr. Bonifasius menyampaikan apresiasi luar biasa terhadap UIN Siber yang disebutnya sebagai “satu-satunya kampus siber di lingkungan PTKIN.” Ia menggarisbawahi pentingnya kolaborasi dengan UINSSC untuk memperkuat ekosistem budaya digital di kalangan sivitas akademika.

“Pengembangan budaya digital di lingkungan pendidikan tinggi tidak bisa berjalan sendiri. Kami melihat UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai mitra strategis dalam membentuk SDM unggul yang mampu menjawab tantangan era transformasi digital nasional,” ujarnya.

UIN Siber Siap Menjadi Model Kampus Digital Masa Depan

Dalam kesempatan itu, Prof. Dr. Hajam, M.Ag. menyampaikan bahwa kerja sama dengan Komdigi sejalan dengan visi besar UINSSC sebagai kampus transformasional yang mengintegrasikan teknologi, ilmu pengetahuan, dan nilai-nilai keislaman.

“Budaya digital bukan hanya soal teknologi, tetapi tentang cara berpikir, cara bekerja, dan cara berinteraksi dalam seluruh sistem kampus. Mulai dari pembelajaran, kurikulum, hingga layanan administrasi akademik — semuanya harus terdigitalisasi,” tegasnya.

Prof. Hajam menambahkan bahwa kolaborasi dengan Komdigi akan membuka ruang bagi pelatihan kompetensi digital, penyusunan modul literasi digital, serta riset bersama untuk pengembangan inovasi pendidikan berbasis teknologi.

Literasi Digital untuk Mahasiswa yang Kompetitif

Basiran, M.Ag., selaku Kepala Admisi dan Promosi, turut menekankan pentingnya literasi digital sebagai modal utama bagi mahasiswa untuk berkompetisi di era 5.0. Ia melihat pelatihan digital sebagai bagian dari strategi branding kampus siber yang sesungguhnya.

“Mahasiswa kita harus disiapkan tidak hanya untuk lulus, tetapi juga untuk unggul. Pelatihan siber adalah bagian dari transformasi karakter dan kompetensi yang harus terus kita perkuat,” ujarnya.

Sementara itu, Indra Gunawan, M.Pd., menyampaikan bahwa LSP UIN Siber siap menjadi mitra strategis Komdigi dalam penyusunan dan pelaksanaan skema sertifikasi digital yang diakui BNSP.

“Kami ingin membekali lulusan UIN Siber tidak hanya dengan ijazah, tetapi juga sertifikasi kompetensi digital yang terstandardisasi dan dibutuhkan dunia kerja,” jelasnya.

Komitmen Bersama Kembangkan SDM Digital Unggul

Dalam sesi presentasi, Fahrizal Lukman Budiono, S.Kom., M.M., Ph.D., selaku Senior Human Resources Analyst di Komdigi, menjelaskan peran krusial lembaganya dalam mendukung pengembangan kapasitas digital masyarakat Indonesia, dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antarsektor untuk mempercepat peningkatan SDM digital nasional.

“Kolaborasi dengan perguruan tinggi seperti UIN Siber akan memperkuat fondasi literasi digital Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan,” paparnya.

Menuju Penandatanganan MoU Resmi

Pertemuan strategis ini menjadi pondasi penting menuju penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan Komdigi. 

MoU tersebut akan menjadi payung kerja sama penguatan budaya digital di lingkungan PTKIN, pengembangan modul dan pelatihan literasi digital, serta sertifikasi kompetensi digital nasional.

Dengan penjajakan ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menunjukkan komitmennya sebagai pelopor kampus keagamaan berbasis teknologi yang siap bersinergi dengan pemerintah untuk mencetak generasi unggul dan adaptif menghadapi tantangan zaman. (din)

Jumat, 11 Juli 2025

Rumah Sakit Berbasis Masyarakat Hadir di 10 Puskesmas Kota Cirebon

CIREBON -  Pemerintah Kota Cirebon terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat melalui program Rumah Sakit Berbasis Masyarakat (RSBM). 

Program ini kembali diintensifkan dengan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk 32 dokter spesialis dari sejumlah rumah sakit di Kota Cirebon, Jumat (11/7/2025). 

RSBM merupakan layanan kesehatan yang dirancang untuk menjangkau masyarakat langsung di luar gedung rumah sakit. Layanan ini mengintegrasikan upaya promotif, preventif, kuratif, hingga rehabilitatif dengan melibatkan dokter spesialis yang turun langsung ke fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti puskesmas.

"RSBM ini sudah digagas sejak 2006 hingga 2024 oleh para dokter spesialis, dan alhamdulillah tahun ini kita mulai lagi dengan semangat baru," ujar Wali Kota.

RSBM mencakup di beberapa puskesmas Kota Cirebon. Diantaranya, Puskesmas Kejaksan, Puskesmas Gunung Sari, Puskesmas Majasem, Puskesmas  Jagastru, Puskesmas Pegambiran, Puskesmas Cangkol,Puskesmas  Kalitanjung, Puskesmas  Sitopeng, dan Puskesmas  Kalijaga.

Layanan yang ada berupa spesialis di bidang kebidanan, kesehatan anak, dan jantung. Keberadaan dokter spesialis di puskesmas ini tak hanya memberikan pelayanan medis, tetapi juga berperan dalam transfer pengetahuan bagi tenaga kesehatan setempat serta edukasi kesehatan kepada masyarakat.

Upaya ini juga diharapkan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan tingkat pertama. Dengan adanya layanan spesialis di puskesmas, masyarakat dapat memperoleh layanan berkualitas tanpa harus merujuk ke rumah sakit yang lebih besar.

"Mudah-mudahan niat baik kita semua dalam membantu masyarakat ini diberi kelancaran dan keberkahan. Semoga program RSBM bisa terus maju dan berjalan dengan baik," pungkas Wali Kota.

Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon, dr Siti Maria, program RSBM memiliki peran penting dalam mendekatkan layanan spesialis kepada masyarakat. 

"Tujuan utama dari kegiatan ini adalah mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi di Kota Cirebon, sekaligus meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan," jelasnya.

Siti Maria menyatakan, rakor ini menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah daerah untuk membangun sinergi antara rumah sakit, puskesmas, tenaga kesehatan, serta masyarakat. 

Dalam diskusi yang berlangsung, juga dibahas model koordinasi lintas sektor agar pelaksanaan RSBM berjalan efektif dan berkelanjutan.

“Kami sangat mengapresiasi keterlibatan aktif para dokter spesialis yang bersedia turun langsung ke lapangan. Ini bukti nyata bahwa pelayanan kesehatan tak selalu harus menunggu pasien datang ke rumah sakit,” tambahnya.

Dengan kolaborasi yang erat antara pemerintah, fasilitas layanan kesehatan, dan masyarakat, Pemerintah Kota Cirebon optimistis program RSBM mampu menjadi model pelayanan kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan di tingkat lokal. (din)



Wakil Wali Kota Dukung Wirausaha Muda: Menanam Semangat dan Menuai Kemandirian


CIREBON – Dalam upaya memperkuat peran generasi muda dalam pembangunan ekonomi daerah, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Cirebon menyelenggarakan pelatihan bertema “Pengembangan Manajemen Kewirausahaan untuk Ekonomi yang Berkelanjutan” di Kedai Terserah, Jumat (11/7/2025) . 

Kegiatan ini mendapat perhatian dan apresiasi langsung dari Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, yang hadir dan memberikan sambutan serta motivasi kepada para peserta.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menekankan pentingnya keberadaan wirausahawan muda sebagai elemen vital dalam pembangunan ekonomi lokal. Ia menyampaikan bahwa tidak selamanya pembangunan harus bertumpu pada proyek-proyek besar atau investasi korporasi. 

Menurutnya, justru inisiatif dan kreativitas anak-anak muda lah yang akan menjadi pembeda dalam membentuk masa depan perekonomian daerah.

“Kita tidak bisa hanya bertumpu pada investasi besar atau proyek-proyek pemerintah. Harus ada ruang yang luas bagi tumbuhnya inisiatif dari pemuda. Karena mereka inilah kelak yang akan menciptakan lapangan kerja, memunculkan inovasi, dan memperkuat daya saing Kota Cirebon,” ujarnya.

Wakil Wali Kota juga menyebut bahwa tema pelatihan kali ini sangat relevan dengan kondisi zaman. Di era perubahan teknologi yang cepat, disrupsi pasar, dan dinamika sosial yang kompleks, pendekatan kewirausahaan yang adaptif dan berkelanjutan menjadi kebutuhan mendesak, bukan sekadar pilihan.

“Membekali pemuda dengan manajemen kewirausahaan berkelanjutan itu penting, bahkan mendesak. Kita tidak ingin hanya mencetak pedagang musiman, tapi entrepreneur sejati yang tahan banting, punya visi, dan siap beradaptasi dengan tantangan zaman,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Wakil Wali Kota menegaskan bahwa Pemerintah Kota Cirebon memiliki komitmen serius dalam menciptakan ekosistem yang kondusif bagi tumbuhnya kewirausahaan muda. 

“Mulai dari pelatihan, inkubasi usaha, penyederhanaan izin usaha, hingga sinergi dengan komunitas dan pelaku dunia usaha, semuanya adalah bagian dari komitmen kami untuk mewujudkan Kota Cirebon yang Setara Berkelanjutan,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Wakil Wali Kota berpesan agar peserta tidak hanya menjadi pendengar pasif, tetapi benar-benar menyerap pengetahuan dan menjadikan pelatihan ini sebagai langkah awal. 

“Jangan tunggu sempurna. Bisnis hebat lahir dari keberanian untuk belajar sambil berjalan. Dan ingat, menjadi wirausahawan bukan hanya soal laba, tapi soal manfaat yang bisa kita hadirkan bagi masyarakat,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Cirebon, Irawan Wahyono, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang dalam membentuk pemuda yang mandiri dan berdaya saing. 

Ia menyebut ada tiga fokus utama yang dijalankan Dispora yakni penyadaran, pemberdayaan, dan pengembangan pemuda.

“Kegiatan ini strategis. Kami berharap peserta benar-benar bisa menyerap ilmu yang disampaikan, dan menerapkannya agar usaha mereka bisa berkelanjutan dan mandiri. Kita ingin pemuda Kota Cirebon tidak hanya siap kerja, tapi juga siap menciptakan pekerjaan,” ujar Irawan.

Kegiatan pelatihan ini dirancang tidak hanya untuk memberikan teori, tetapi juga praktik langsung serta berbagi pengalaman dari pelaku usaha yang telah sukses. 

Diharapkan, dari kegiatan ini akan muncul generasi baru wirausahawan muda yang bukan hanya kuat secara bisnis, tetapi juga membawa dampak sosial positif bagi lingkungan sekitar.

"Dengan semangat kolaboratif antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha, Kota Cirebon menatap masa depan yang lebih berdaya saing dengan pemuda sebagai ujung tombaknya," harapnya. (Nur)









UIN Siber Cirebon dan Komdigi Bahas MoU Penguatan Budaya Digital di UINSSC

JAKARTA, FC - UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon melakukan penjajakan kerja sama dengan Kominfo Digital (Komdigi) di Jakarta melalui audiensi resmi bersama Kepala Badan Pengembangan SDM Kominfo Digital, Dr. Ir. Bonifasius Wahyu Pudjianto, M.Eng.

Pertemuan ini turut dihadiri oleh Wakil Rektor III Prof. Dr. Hajam, M.Ag., Basiran, M.Ag. selaku Kepala Admisi dan Promosi, dan Indra Gunawan, M.Pd. sebagai Kepala Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) UIN Siber.

Dalam suasana yang penuh semangat kolaboratif, Dr. Bonifasius menyampaikan apresiasi dan antusiasme tinggi terhadap inisiatif UIN Siber, yang ia sebut sebagai "the one and only kampus siber di lingkungan PTKIN." 

Dirinya menegaskan pentingnya menjalin sinergi untuk memperkuat ekosistem digital di dunia pendidikan tinggi, khususnya dalam memperluas literasi dan budaya digital di kalangan civitas akademika.

Prof. Dr. Hajam, M.Ag., selaku Wakil Rektor III, menegaskan bahwa kerja sama ini sejalan dengan visi besar UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai pelopor transformasi digital di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). 

Ia menyampaikan bahwa upaya ini bukan hanya bersifat simbolis atau administratif, melainkan merupakan bagian dari langkah strategis dalam membangun ekosistem digital di kampus.

"Kita akan menghadirkan budaya digital sebagai bagian dari kehidupan kampus, mulai dari kegiatan pembelajaran, pengembangan kurikulum berbasis digital, digitalisasi manajemen akademik, hingga pola komunikasi dan pelayanan yang semuanya berbasis teknologi informasi. 

UIN Siber harus menjadi model kampus masa depan yang tidak hanya siap menghadapi era digital, tetapi juga mampu membentuk karakter dan kompetensi mahasiswa agar adaptif, inovatif, dan unggul di tingkat nasional maupun global," ujar beliau.

Prof. Hajam juga menambahkan bahwa kemitraan dengan lembaga seperti Komdigi adalah peluang emas untuk memperkuat program-program literasi digital, pelatihan kompetensi digital untuk dosen dan mahasiswa, serta kolaborasi dalam penelitian dan pengembangan teknologi pendidikan. 

"Kampus berbasis siber bukan sekadar soal platform daring, tapi sebuah lompatan budaya akademik yang siap bersinergi dengan ekosistem digital nasional," tegasnya.

Senada dengan itu, Basiran, M.Ag. menyoroti pentingnya pembekalan literasi dan keterampilan digital bagi mahasiswa.

"Kampus harus menghasilkan lulusan yang siap bersaing di era digital, dan pelatihan siber menjadi langkah strategis dalam mempromosikan kamupus siber yang harus kami tempuh. Dengan hadirnya kerja sama dengan Komdigi, saya yakin UINSSC akan" ucapnya.

Sementara itu, Indra Gunawan, M.Pd., menambahkan bahwa LSP UIN Siber yang siap menjadi mitra strategis dalam sertifikasi kompetensi digital. 

"Kami melihat potensi besar dalam membangun skema sertifikasi bersama yang diakui secara nasional, dan tentu saja akan memperkuat daya saing alumni kami di dunia kerja," jelasnya.

Dalam pertemuan tersebut, hadir pula Bapak Fahrizal Lukman Budiono, S.Kom., M.M., Ph.D., selaku Senior Human Resources Analyst, yang mempresentasikan peran strategis Badan Pengembangan SDM Komdigi dalam meningkatkan literasi digital masyarakat Indonesia. 

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga pendidikan dan pemerintah dalam mengakselerasi kapasitas SDM digital, mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi.

Pertemuan ini menjadi langkah awal yang penting menuju penandatanganan MoU resmi antara UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan Komdigi, sebagai bentuk komitmen bersama dalam mengembangkan SDM unggul berbasis digital di lingkungan pendidikan tinggi Islam. (din)

Kamis, 10 Juli 2025

Bimtek KKN Tematik Moderasi Beragama, Perkuat Ketahanan Sosial dari Ancaman Radikalisme


CIREBON, FC — Dalam upaya memperkuat peran mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat serta membangun ketahanan sosial dari bahaya radikalisme, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) KKN Tematik Penguatan Moderasi Beragama. 

Kegiatan berlangsung selama dua hari, Rabu–Kamis, 9–10 Juli 2025, di Gedung Siber SBSN Lantai 8, dan diikuti oleh para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) serta mahasiswa peserta KKN.

Bimtek ini merupakan bagian dari program strategis hasil kolaborasi antara UIN Siber Cirebon dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), yang bersama-sama mengusung Program Desa SIAPSIAGA. 

Program nasional ini bertujuan membangun ketahanan masyarakat desa terhadap pengaruh ideologi ekstremisme dan terorisme, dengan menekankan pentingnya peran keluarga, pendidikan, dan lingkungan sosial dalam menciptakan masyarakat yang moderat dan inklusif.

Dalam sesi lanjutan kegiatan, peserta dibekali dengan pemahaman mendalam melalui Diskusi Panel bertajuk Ketahanan Keluarga dari Radikalisme. Diskusi ini dipandu oleh Humas BNPT, Ghina Nur’aini, dan menghadirkan narasumber inspiratif: Ustadz Haris Amir Falah dan Umi Ainun Syafaah — pasangan suami-istri yang merupakan mitra program deradikalisasi BNPT. 

Keduanya menceritakan pengalaman pribadi bagaimana pernah terjerumus dalam paham ekstremisme, hingga akhirnya kembali ke pangkuan NKRI melalui pendekatan yang humanis dan dukungan lingkungan keluarga. Kisah mereka menjadi refleksi penting akan kekuatan keluarga dan komunitas dalam menangkal infiltrasi paham radikal.

Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Siber Cirebon, Dr. Budi Manfaat, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kolaborasi ini adalah bentuk nyata komitmen UIN Siber dalam mengintegrasikan nilai-nilai keislaman yang moderat ke dalam aksi nyata di tengah masyarakat.

“Program KKN Tematik Moderasi Beragama ini bukan sekadar pengabdian rutin. Ini adalah bagian dari gerakan nasional untuk membentengi desa-desa dari ancaman ideologi kekerasan. Mahasiswa tidak hanya turun mengabdi, tetapi juga menjadi agen perubahan dalam membumikan Islam rahmatan lil ‘alamin,” tegas Dr. Budi.

Kegiatan ini juga menandai kesiapan para mahasiswa UIN Siber Cirebon untuk terjun langsung dalam Program Desa SIAPSIAGA di sejumlah titik di Kabupaten Cirebon. Mereka akan mendampingi masyarakat desa dalam membangun wawasan kebangsaan, nilai toleransi, serta memperkuat solidaritas sosial berbasis kearifan lokal.

Dengan mengusung semangat Cyber Islamic University, UIN Siber Cirebon menunjukkan peran sentralnya sebagai perguruan tinggi keagamaan yang adaptif, inovatif, dan responsif terhadap tantangan zaman, termasuk dalam mencegah berkembangnya paham radikalisme melalui pendidikan dan pengabdian yang transformatif. (din)



UIN Siber Cirebon dan BNPT Perkuat Ketahanan Sosial Lewat Bimtek KKN Tematik Moderasi Beragama

CIREBON — Dalam komitmennya membangun ketahanan sosial masyarakat dari ancaman radikalisme, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon sukses menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Penguatan Moderasi Beragama pada Rabu–Kamis, 9–10 Juli 2025. 

Bertempat di Gedung Siber SBSN Lantai 8, kegiatan ini diikuti oleh para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan ratusan mahasiswa yang akan diterjunkan langsung ke masyarakat.

Bimtek ini merupakan bagian dari implementasi kolaborasi strategis antara UIN Siber Cirebon dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dalam Program Desa SIAPSIAGA — sebuah inisiatif nasional yang bertujuan menciptakan desa-desa tangguh terhadap ideologi ekstremisme dan terorisme melalui pendekatan edukatif, persuasif, dan partisipatif.

Dalam sesi lanjutan kegiatan, para peserta KKN mendapatkan materi penting mengenai Perkembangan Terorisme di Media Sosial, yang disampaikan langsung oleh Analis Media Sosial Subdirektorat Teknologi Intelijen BNPT, Atmo Gayuh Laksono Setiawan, S.ST. 

Ia memaparkan bagaimana narasi-narasi ekstremisme kini menyusup melalui konten digital, algoritma media sosial, dan platform komunikasi daring yang sering tidak terpantau publik.

“Terorisme hari ini tidak hanya lahir dari senjata dan kekerasan, tetapi juga dari narasi. Media sosial menjadi senjata ideologis baru yang harus kita waspadai bersama. Mahasiswa perlu cerdas digital dan mampu menjadi agen kontra narasi di ruang siber,” jelas Atmo dalam paparannya yang disambut antusias peserta.

Tak hanya fokus pada aspek digital, sebelumnya peserta juga mendapatkan pembekalan dari sesi diskusi inspiratif bertajuk Ketahanan Keluarga dalam Menangkal Radikalisme. Diskusi ini menghadirkan pasangan Mitra Deradikalisasi BNPT, Ustadz Haris Amir Falah dan Umi Ainun Syafaah, yang membagikan kisah nyata perjalanan mereka keluar dari ideologi ekstrem menuju pemahaman Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Siber Cirebon, Dr. Budi Manfaat, M.Si., menegaskan pentingnya sinergi kampus dengan lembaga strategis negara seperti BNPT dalam memperluas jangkauan pengabdian mahasiswa yang berdampak langsung pada ketahanan ideologis masyarakat.

“Program Desa SIAPSIAGA adalah bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam memperkuat ketahanan masyarakat terhadap paham radikal. Mahasiswa tidak hanya hadir sebagai pengabdi, tetapi juga sebagai edukator dan pemantik perubahan sosial yang damai dan toleran,” ujar Dr. Budi.

Melalui kolaborasi ini, mahasiswa UIN Siber Cirebon yang tergabung dalam KKN Tematik Moderasi Beragama akan ditempatkan di berbagai desa di Kabupaten Cirebon, membawa misi untuk menyemai semangat kebhinekaan, memperkuat nilai-nilai toleransi, dan membangun masyarakat yang tahan terhadap infiltrasi ideologi kekerasan.

Bimtek ini sekaligus mempertegas positioning UIN Siber Cirebon sebagai kampus pelopor moderasi beragama berbasis digital — yang tak hanya unggul di ranah akademik, tetapi juga aktif membumikan nilai-nilai Islam wasathiyah demi menjaga keutuhan dan kedamaian bangsa. (din)



Pemkab Cirebon Gencar Bersihkan TPS Liar, Wabup Jigus Ajak Masyarakat Sadar Kebersihan

 

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon meminta masyarakat untuk membudayakan kebersihan. Salah satunya adalah dengan tidak membuang sampah sembarangan, yang tentu saja dapat mengganggu kesehatan.

Hal tersebut dikatakan Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman, ditengah pembersihan tempat pembuangan sampah liar yang berada di Desa Kertawinangun, Kecamatan Kedawung, Rabu (9/7/2025).

Dikatakan Jigus, sapaan akrabnya, saat ini telah banyak TPS liar yang ditemukan di wilayah Kabupaten Cirebon. Oleh sebab itu, Jigus mengajak masyarakat untuk menerapkan hidup sehat dan bersih.

“Saya harap mulai hari ini, masyarakat mengutamakan kebersihan. Jika lingkungan bersih, maka kesehatan juga akan terjaga,” ujarnya.

Selain itu, Jigus juga menginstruksikan agar semua pihak bisa bekerja sama dalam upaya mencegah munculnya TPS liar di wilayah masing-masing. Mulai dari tingkatan desa, Jigus mengungkapkan perlu adanya koordinasi.

“Kami bersama Dinas Lingkungan Hidup tidak henti dalam melakukan pembersihan. Termasuk juga jika ada TPS liar, maka kami minta diinfokan agar segera ditangani dan dibersihkan,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon, Iwan Ridwan Hardiawan, menyebut pembersihan di lokasi TPS liar Desa Kertawinangun sudah kedua kalinya. Dirinya juga menyayangkan tindakan warga yang masih membuang sampah sembarangan.

“Sebetulnya pembersihan di lokasi ini sudah pernah dilakukan sebelumnya. Tetapi, saya juga menyayangkan tindakan masyarakat yang membuat kita melakukan tindakan ekstra pembersihan disini,” ujar Iwan.

“Untuk kali ini, kita rencana mengerahkan sepuluh truk untuk mengangkut sampah dengan estimasi satu truk itu memuat 3 ton sampah. Berarti, ada 30 ton sampah dari sini,” terang Iwan.

Disinggung tindakan selanjutnya, Iwan mengatakan telah melakukan komunikasi dengan camat dan kuwu setempat.

“Akan ada pemagaran, agar masyarakat tidak lagi buang sampah disini. Langkah lainnya juga sudah kita komunikasikan dengan camat dan kuwu,” tuturnya.

Dalam kesempatan ini juga, Iwan menyebut, pihaknya masih terus mempercepat pembuatan peraturan daerah yang mengatur tentang pembuangan sampah liar.

Dia menegaskan, bahwa ada denda yang akan diberikan kepada masyarakat jika terbukti membuang sampah sembarangan.

“Dendanya sampai Rp500 ribu. Semoga Perbup ini segera selesai dan dapat diterapkan,” tutupnya. (Nur)








Foto Kuwu Sampiran Dicatut untuk Modus Penipuan, Sujito: Warga Diminta Waspada

CIREBON,FC – Kuwu Desa Sampiran, Kecamatan Talun, Sujito, menyampaikan klarifikasi kepada seluruh warga desa atas tindakan tidak bertanggung jawab pihak tertentu yang menyalahgunakan foto dirinya untuk melakukan aksi penipuan. 

Dalam pernyataannya, Sujito menegaskan bahwa ia tidak pernah meminta apapun, baik berupa uang maupun dalam bentuk lainnya, kepada warga.

“Saya tegaskan bahwa saya tidak pernah meminta, apalagi menyuruh seseorang untuk melakukan transfer uang. Jika ada yang mengatasnamakan saya dan meminta sesuatu, mohon jangan langsung percaya. Segera konfirmasi ke saya langsung atau melalui perangkat desa,” ujar Sujito dalam keterangannya, Kamis (10/7/2025).

Sujito mengungkapkan bahwa baru-baru ini dirinya menjadi korban penyalahgunaan identitas, di mana foto dirinya digunakan oleh oknum pelaku penipuan untuk menghubungi warga dan meminta sejumlah uang. Warga yang merasa kenal dan percaya, tanpa melakukan konfirmasi ulang, akhirnya menjadi korban.

“Pelaku memanfaatkan foto saya agar korban percaya. Setelah itu mereka menelpon dan mengaku sebagai saya, lalu meminta ditransfer sejumlah uang. Karena percaya itu benar saya, korban langsung mengirimkan uang tanpa melakukan pengecekan terlebih dahulu. Ini sangat disayangkan,” jelasnya.

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat Desa Sampiran untuk selalu waspada terhadap berbagai modus penipuan, terutama yang mengatasnamakan pejabat desa atau tokoh masyarakat. 

Menurutnya, pelaku kejahatan akan menggunakan berbagai cara untuk memanipulasi dan mengecoh warga, khususnya mereka yang sedang dalam kondisi membutuhkan bantuan atau sedang mengalami tekanan.

“Saya minta kepada seluruh warga, jika menerima pesan atau telepon yang mencurigakan, jangan langsung percaya. Cek dan ricek dulu kebenarannya, pastikan dengan cara menghubungi nomor resmi saya atau datang langsung ke kantor desa,” tegas Sujito.

Dirinya berharap kasus serupa tidak terulang kembali dan warga menjadi lebih hati-hati serta bijak dalam menyikapi segala bentuk permintaan melalui media sosial, pesan singkat, maupun telepon yang mengatasnamakan dirinya atau pemerintah desa.

“Modus penipuan saat ini semakin canggih. Saya mohon warga jangan menjadi korban berikutnya. Waspada, dan jangan mudah percaya sebelum memastikan kebenarannya,” pungkasnya. (din)

Rabu, 09 Juli 2025

Pengabdian Tak Bertepi, Wali Kota Serahkan SK Pensiun dan Penghargaan 22 ASN Purnabhakti

CIREBON -  Sebanyak 22 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon menerima Surat Keputusan Pensiun dan Tanda Penghargaan atas pengabdiannya, Rabu (9/7/2025). Penyerahan SK Pensiun dan Tanda Penghargaan tersebut langsung oleh Wali Kota Cirebon, Effendi Edo.

ASN yang memasuki masa purnabhakti terhitung mulai tanggal 1 Agustus 2025 ini terdiri dari 8 orang pejabat struktural, 9 orang pejabat fungsional tertentu, dan 5 orang pejabat fungsional umum. Seluruhnya telah menuntaskan tugas dan tanggung jawab dengan penuh integritas di berbagai lini pemerintahan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Cirebon menyampaikan apresiasi mendalam atas pengabdian para ASN tersebut. Ia menyebut masa pensiun bukanlah akhir dari kontribusi, melainkan babak baru dalam bentuk yang berbeda.

"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Cirebon, saya sampaikan terima kasih dan apresiasi yang setulus-tulusnya kepada Bapak dan Ibu sekalian. Bapak dan Ibu telah menjadi teladan bahwa menjadi ASN bukan semata-mata tentang rutinitas, tapi juga soal ketulusan mengemban amanah dan melayani masyarakat," ungkap Wali Kota.

Wali Kota melanjutkan, para ASN yang memasuki masa purna tugas telah menjadi bagian penting dari jalannya roda pemerintahan selama bertahun-tahun. Teladan tentang disiplin, loyalitas, dan integritas diharapkan dapat terus diteladani oleh generasi ASN yang masih aktif.

"Kami berharap nilai-nilai itu tidak ikut pensiun, tapi justru menjadi warisan moral bagi ASN muda. Karena di balik pembangunan yang berkelanjutan, tersimpan semangat mereka yang pernah menorehkan pengabdian dalam diam," tuturnya.

Lebih lanjut, Wali Kota menyampaikan bahwa saat ini Pemerintah Kota Cirebon tengah berfokus pada reformasi birokrasi dan penguatan manajemen sumber daya manusia aparatur. 

Visi pembangunan Kota Cirebon yang Setara Berkelanjutan yakni Sejahtera, Tertata, Aspiratif, Aman, dan Berkelanjutan hanya dapat tercapai dengan peran ASN yang kompeten dan berintegritas.

"Saya percaya, meski secara administratif masa tugas Bapak dan Ibu telah usai, semangat pengabdiannya akan tetap hidup, baik di lingkungan sosial, maupun dalam keluarga. Rumah besar Pemkot Cirebon ini akan selalu terbuka untuk silaturahmi dan berbagi pengalaman," tutup Wali Kota.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Cirebon, Sri Lakshmi Stanyawati, dalam laporannya menjelaskan bahwa para ASN yang pensiun telah berkontribusi besar dalam pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan publik.

"Sebanyak 22 orang ASN yang memasuki masa purnabhakti ini adalah pribadi-pribadi yang telah memberikan warna dalam dinamika birokrasi kita. Mereka datang dari berbagai jabatan, membawa pengalaman dan semangat yang tak ternilai," ujarnya.

Ia berharap, ke depan akan lahir lebih banyak ASN yang tak hanya cerdas secara teknis, tapi juga matang secara etika, seperti para pendahulunya yang kini menapaki masa pensiun.

Kini, langkah para ASN purnabhakti tak lagi terikat oleh jam kantor, tetapi tetap menyala dalam kenangan dan teladan. Purnabhakti bukan sekadar perpisahan, melainkan awal dari pengabdian yang berganti wajah, lebih tenang, namun tetap menginspirasi. (din)



Selasa, 08 Juli 2025

Pemkab Cirebon Matangkan Rekayasa Lalu Lintas Kawasan Trusmi

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon mematangkan rencana rekayasa lalu lintas di kawasan wisata Trusmi sebagai bagian dari upaya penataan arus kendaraan dan aktivitas masyarakat yang kian padat di wilayah tersebut.

Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman, mengatakan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut dari sidak yang dilakukan pemerintah daerah untuk menertibkan pedagang kaki lima (PKL) dan parkir liar di kawasan Trusmi.

“Rekayasa lalu lintas ini adalah strategi untuk menjawab tantangan kemacetan dan kepadatan yang terjadi, khususnya di kawasan wisata, perdagangan, dan jalan sekolah,” kata pria yang akrab disapa Jigus ini dalam Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Kabupaten Cirebon 2025 di Sutan Raja Hotel, Selasa (8/7/2025).

Pemkab Cirebon, kata Jigus, telah mulai menerapkan uji coba rekayasa lalu lintas di beberapa titik, termasuk Trusmi, yang mencakup sistem satu arah, pengaturan jam operasional kendaraan berat, serta penempatan petugas di jam sibuk.

Sebagai solusi jangka pendek, pemerintah bersama para pedagang telah menyepakati penataan lokasi usaha. PKL kuliner sore hingga malam akan ditempatkan di Jalan KH Abbas, sementara pedagang buah dan sayur dipindahkan ke Pasar Pasalaran yang memiliki 100 kios kosong dan bisa digunakan secara gratis.


“Kami ingin memastikn langkah ini berpihak pada kenyamanan, keselamatan, dan efisiensi mobilitas warga, tanpa merugikan pihak mana pun,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Cirebon, Hilman Firmansyah, menyampaikan bahwa skema rekayasa ini masih dalam tahap uji coba selama dua hingga tiga bulan sebelum ditetapkan sebagai regulasi tetap.

Menurut Hilman, manajemen lalu lintas merupakan cara paling efisien dalam penataan kawasan tanpa membutuhkan biaya besar seperti penataan fisik infrastruktur.

“Semua akan kami evaluasi, termasuk dampaknya terhadap pedagang dan pengguna jalan. Ini bukan relokasi, tapi penggeseran lokasi agar tetap tertib dan berfungsi,” katanya.

Dishub Kabupaten Cirebon juga merancang skema transportasi wisata dengan membangun kantong parkir di kawasan Weru, memanfaatkan tanah tidak terpakai milik dinas yang saat ini dikuasai bangunan liar.

“Bus wisata nanti cukup parkir di sana, lalu wisatawan diantar ke pusat batik dengan andong atau kendaraan lokal yang disediakan pengusaha batik melalui CSR,” ujarnya.

Langkah ini sejalan dengan rencana menjadikan Trusmi sebagai Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) yang bebas dari pedagang di trotoar dan bahu jalan.

Hilman memastikan pelaksanaan uji coba melibatkan unsur Satpol PP, TNI, dan Polri untuk menjaga ketertiban. Forum lalu lintas akan terus melakukan evaluasi setiap bulan.

“Kami ingin kawasan wisata Trusmi menjadi lebih rapi, aman, dan nyaman bagi semua pihak,” kata Hilman. (Hanin)

Wabup Jigus Buka Kejuaraan Karate Liga Pelajar Dispora Kabupaten Cirebon 2025

KABUPATEN CIREBON — Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman, secara resmi membuka Kejuaraan Karate Liga Pelajar Dispora Kabupaten Cirebon 2025.

Kegiatan tersebut digelar di GOR Futsal Plumbon, Selasa (8/7/2025), dan diikuti sekitar 300 atlet dari berbagai sekolah di Kabupaten Cirebon.

Wakil Bupati Cirebon yang akrab disapa Jigus itu mengapresiasi terselenggaranya Kejuaraan Karate Liga Pelajar Dispora Kabupaten Cirebon 2025. Ia menyebut, ajang tersebut sebagai sarana untuk mencari bibit atlet karate berprestasi.

“Saya mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) dan Dispora Kabupaten Cirebon yang sudah bisa menyelenggarakan acara ini,” ujar Jigus.

Ia berharap, melalui kompetisi ini para atlet muda dapat menjunjung tinggi nilai sportivitas serta memiliki semangat untuk terus berprestasi hingga ke jenjang yang lebih tinggi.

Jigus juga menyemangati para atlet yang berlaga untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.

“Ke depan, mudah-mudahan para atlet bisa menjunjung sportivitas antara satu sama lainnya. Terutama terkait atlet, ini bisa mendapatkan bibit atlet yang unggul, terutama atlet karate yang ada di Kabupaten Cirebon, supaya bisa bertanding di jenjang yang lebih tinggi,” tambahnya.

Kejuaraan ini merupakan bagian dari program pembinaan olahraga pelajar yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Cirebon bekerja sama dengan FORKI.

Kejuaraan bergengsi antarpelajar ini digelar sejak tanggal 7 Juli 2025, dan berakhir pada tanggal 9 Juli 2025. (Ara)

Senin, 07 Juli 2025

Pemkab Cirebon Turun Langsung Tertibkan Kawasan Wisata Trusmi

 




KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turun langsung melakukan penertiban di kawasan wisata Trusmi, sebagai langkah awal menata kawasan tersebut agar lebih tertib, bersih, dan nyaman bagi wisatawan.

Penertiban difokuskan pada keberadaan pedagang kaki lima (PKL), parkir liar, gelandangan, hingga anak-anak jalanan yang selama ini dianggap mengganggu kenyamanan dan estetika kawasan sentra batik tersebut.

Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemkab bersama unsur Forkopimda untuk menjadikan Trusmi sebagai destinasi wisata unggulan Kabupaten Cirebon.

“Penertiban kami mulai dengan pendekatan persuasif kepada para pedagang dan warga. Kita ingin kawasan ini tertib tanpa mengabaikan hak masyarakat untuk mencari nafkah,” kata pria yang akrab disapa Jigus ini, Senin (7/7/2025).

Ia menyebutkan, pemerintah daerah akan menyiapkan solusi jangka panjang, seperti relokasi pedagang ke lokasi yang lebih tertata serta pengaturan sistem parkir dan lalu lintas di sekitar kawasan.

Selain menata PKL, pemkab juga akan menertibkan parkir liar yang kerap menjadi sumber kemacetan, terutama saat akhir pekan. Penataan ini akan melibatkan perangkat daerah teknis serta aparat keamanan.

Ke depan, Pemkab Cirebon menargetkan kawasan Trusmi tidak hanya menjadi pusat belanja batik, tetapi juga sebagai kawasan wisata terpadu yang didukung sarana dan prasarana publik yang tertata.

Sementara itu, Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, menegaskan bahwa penertiban dilakukan secara terpadu oleh jajaran Forkopimda dengan mengedepankan pendekatan yang humanis, namun tegas terhadap pelanggaran ruang publik.

“Kami ingin badan jalan dikembalikan sesuai fungsinya. Karena kawasan Trusmi ini sudah menjadi ikon wisata, maka perlu ditata agar pengunjung merasa aman dan nyaman,” kata Sumarni.

Ia menambahkan, bahwa pelibatan Forkopimda penting untuk memastikan seluruh kebijakan berjalan sinergis, mulai dari pendekatan kepada masyarakat hingga pengawasan di lapangan.

Sumarni berharap, masyarakat ikut menjaga ketertiban dengan tidak menggunakan fasilitas umum untuk kegiatan yang melanggar aturan, seperti berdagang di trotoar atau parkir sembarangan.

“Kalau Trusmi bersih dan rapi, bukan hanya wisatawan yang diuntungkan, tapi juga para pedagang sendiri. Karena citra yang baik akan mendatangkan lebih banyak pengunjung,” ujarnya. (Nisa)








Komisi III Dorong Sinergi Lintas Instansi Tangani Kekerasan Perempuan dan Anak


CIREBON – Komisi III DPRD Kota Cirebon menggelar rapat kerja bersama beberapa instansi terkait membahas penanganan dan pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak. 

Rapat berlangsung di Griya Sawala, Senin (7/7/2025) dengan menghadirkan KPAID Cirebon, Polres Cirebon Kota, DP3APPKB, Dinas Kesehatan, dan RSUD Gunung Jati.

Ketua Komisi III DPRD Kota Cirebon, Yusuf MPd menyampaikan keprihatinan adanya kasus kekerasan perempuan dan anak di wilayah Kota Cirebon. Ia menekankan pentingnya komunikasi efektif antarpihak agar upaya perlindungan bisa berjalan optimal.

“Dalam hal ini perlu ada komunikasi efektif, baik dari KPAID dengan pemerintah menyangkut kasus kekerasan anak dan perempuan, di Kota Cirebon sudah ada DP3APPKB di antaranya,” kata Yusuf usai rapat.

Yusuf juga mengapresiasi langkah Pemerintah Daerah Kota Cirebon dalam menyediakan layanan gratis bagi korban kekerasan, termasuk layanan visum dan pendampingan psikologis melalui Pusat Pelayanan Terpadu (PPT) di RSUD Gunung Jati.

Menurutnya, Kota Cirebon telah memiliki landasan hukum yang kuat dalam upaya perlindungan terhadap perempuan dan anak, melalui Perda Pelindungan Perempuan dan Perda Perlindungan Anak. Ia pun mendorong percepatan pembentukan Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT-PPA) agar layanan semakin terkoordinasi dan menjangkau lebih luas.

“Yang terpenting kita harus mampu memitigasi dan mendeteksi lebih awal terkait permasalahan anak dan perempuan. Maka, kolaborasi semua stakeholder dibutuhkan menangani ini semua,” ujarnya.

Kepala DP3APPKB Kota Cirebon, Suwarso Budi Winarno AP MSi, menyatakan bahwa dari sisi regulasi, Kota Cirebon sudah memiliki perangkat hukum yang lengkap. Ia juga mencatat bahwa sinergi antar lembaga sudah cukup solid dalam penanganan kasus-kasus kekerasan.

“Secara regulasi sudah lengkap, perda pelindungan anak dan perempuan, perda kota layak anak. Tidak ada kendala berat, karena sinergi di Kota Cirebon sudah baik. Kita harus bangga punya PPT yang dikelola RSD Gunung Jati dan sudah menangani sekitar 1500 kasus kekerasan,” ujarnya.

Meski demikian, pihaknya mencatat sebanyak 34 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak sejak Januari 2025.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon, dr Siti Maria Listiawaty MM, menambahkan bahwa pihaknya bersama RSUD Gunung Jati terus memperkuat kolaborasi dengan DP3APPKB dalam memberikan layanan medis dan psikologis bagi korban.

Hingga saat ini PPT sudah menangani sebanyak 111 kasus sejak Januari 2025. Ia pun mendukung penuh langkah percepatan pembentukan UPT PPA untuk memperkuat layanan.

“Perlindungan perempuan dan anak sudah berjalan jauh-jauh hari, dan PPT (Pusat Pelayanan Terpadu) menjadi inovasi satu-satunya saat itu (2014) untuk perempuan dan anak,” katanya.

Hadir dalam rapat, Wakil Ketua Komisi III Sarifudin SH, Sekretaris Komisi III R Endah Arisyanasakanti SH, serta anggota Komisi III yaitu Leni Rosliani SIP, Stanis Klau, M Fahmi Mirza Ibrahim SE, dan Indra Kusumah Setiawan AMd. (Nur)

Turnamen Esport Hari Jadi Cirebon ke-598 Siap Digelar, Total Hadiah Rp 15 Juta! Yuk Daftar Sekarang!

 

CIREBON – Dalam rangka Hari Jadi Cirebon yang ke-598, Pemerintah Kota Cirebon melalui Esport Indonesia (ESI) Kota Cirebon siap menggelar Turnamen Esport tingkat Jawa Barat bertajuk Cirebon Open 2025. Acara ini akan berlangsung pada tanggal 10–13 Juli 2025 di Mall UKM Kota Cirebon, Jalan Cipto Mangunkusumo No. 20, tepat di samping SMAN 2 Cirebon.

Kegiatan bekerjasama dengan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Cirebon. SMSI Kota Cirebon mendukung kegiatan dalam pengembangan olahraga demi majunya masyarakat terutama generasi muda.

Turnamen ini akan mempertandingkan dua gim paling digemari saat ini, yakni Mobile Legends: Bang Bang dan eFootball (console PS 5), dengan total hadiah sebesar Rp15 juta. Kompetisi ini terbuka untuk umum dan menjadi bagian dari perayaan besar Hari Jadi Cirebon dengan tema “Cirebon Mayungi lan Nyumponi.”

Ketua ESI Kota Cirebon, Kukuh Yudha Prasetyo, menyatakan, turnamen ini merupakan momentum penting untuk menggali potensi generasi muda di dunia esport. Ia mengajak para gamer dari berbagai kalangan untuk berpartisipasi aktif dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

“Turnamen ini bukan sekadar kompetisi, tapi juga bentuk apresiasi terhadap generasi muda yang aktif dan kreatif di dunia digital. Kami mengundang seluruh pecinta gim di Cirebon dan sekitarnya untuk bergabung, bersaing secara sportif, dan merayakan Hari Jadi Cirebon ke-598 bersama-sama,” ujar Kukuh.

Sementara itu, Ketua Panitia Cirebon Open 2025, Egi Syaiful Rochmat menjelaskan, pertandingan akan dikemas secara profesional dengan sistem kompetisi yang ketat namun tetap mengedepankan semangat fair play. Kegiatan ini juga terbuka untuk umum dan pendaftarannya sudah dibuka sejak awal Juli.

“Kami menyiapkan dua kategori lomba, yaitu tim untuk Mobile Legends dan individu untuk eFootball. Seluruh pertandingan akan berlangsung profesional. Total hadiah Rp15 juta akan dibagikan kepada para juara dan finalis. Pendaftaran juga sangat terjangkau untuk beberapa kategori, jadi ini kesempatan emas bagi para gamer lokal,” jelas Egi.

Kegiatan akan dilaksanakan Hari Kamis hingga Minggu tanggal 10 sampai 13 Juli 2025 di Tempat: Mall UKM Kota Cirebon, Jl. Ciptomangunkusumo No.20 (Samping SMAN 2 Cirebon). Kategori yang akan dipertandingkan Mobile Legends (5v5) – Tim dan eFootball (PS5) – Individu. 

Pendaftaran (dibuka hingga 9 Juli 2025) dengan harga Mobile Legends Umum: Rp75.000 (sudah termasuk kartu perdana Telkomsel 3GB), Mobile Legends Instansi: Rp150.000 dan eFootball Umum: Rp30.000.

Tidak hanya kompetisi gim, event ini juga akan dimeriahkan dengan bazar UMKM lokal, hiburan musik, serta doorprize menarik bagi para peserta dan penonton. Suasana perayaan dipastikan akan meriah dan menyatukan berbagai komunitas digital dan kreatif di Cirebon.

Egi juga menekankan bahwa turnamen ini diharapkan menjadi wadah silaturahmi dan unjuk kebolehan bagi para gamer dari Cirebon dan wilayah Jawa Barat lainnya.

“Kami berharap dengan adanya turnamen ini bisa menjadi tempat berkumpulnya komunitas pecinta game, mempererat hubungan antarpemain, dan meningkatkan semangat sportif. Bagi yang berminat, bisa mendaftar secara online lewat media sosial Turnamen Esport Cirebon Open, atau langsung menghubungi panitia,” tambahnya.

Jadi, jangan lewatkan kesempatan emas ini! Ajak tim kamu, asah skill terbaikmu, dan jadilah juara dalam Turnamen Esport Hari Jadi Cirebon ke-598. Siapkan strategi, bentuk tim terbaikmu, dan rayakan semangat Hari Jadi Kota Cirebon dengan cara paling keren yaitu lewat pertarungan seru di dunia esport. (Ara)

UIN Siber Cirebon Luncurkan Web App eWisuda, Solusi Layanan Wisuda Berbasis Digital

 

CIREBON, FC– Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang juga dikenal sebagai Cyber Islamic University (CIU), kembali membuktikan komitmennya dalam transformasi layanan berbasis digital dengan Soft Launching Web App eWisuda pada Senin, 7 Juli 2025. 

Kegiatan yang diselenggarakan secara daring melalui Google Meet ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan pelayanan wisuda yang lebih efisien, akurat, dan transparan.

Acara dibuka dengan hangat oleh MC Intan Permata, S.Kom., dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Pustikom, Riyanto, S.T, M.Kom., yang memaparkan pentingnya digitalisasi proses wisuda. Riyanto menegaskan bahwa Web App eWisuda dikembangkan untuk menjawab tantangan administrasi manual yang selama ini memakan waktu, berisiko human error, dan minim transparansi.

"Aplikasi ini hadir untuk mempermudah mahasiswa dalam pendaftaran dan pemantauan proses wisuda secara real-time. Selain itu, bagi operator dan akademik, aplikasi ini meningkatkan efisiensi dan mempercepat proses administrasi. Yang terpenting, eWisuda memberikan data terintegrasi yang bermanfaat untuk perencanaan dan evaluasi kampus,” jelas Riyanto.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Rektor I UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Ayus Ahmad Yusuf, S.E., M.Si., memberikan apresiasi atas inovasi yang diinisiasi oleh Pustikom. Dalam sambutannya, beliau mengidentifikasi tiga problematika utama dalam pengelolaan data wisuda yang sering terjadi:

1. Akurasi data yang kurang.

2. Data yang tersebar di berbagai unit.

3. Informasi yang tidak seragam, khususnya menjelang pelaksanaan wisuda.

"Dengan hadirnya eWisuda, semua persoalan tersebut akan diatasi melalui satu pintu layanan data yang terintegrasi. Ini adalah langkah maju yang saya sambut dengan baik dalam mewujudkan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon yang sepenuhnya berbasis siber," ungkapnya.

Demo aplikasi eWisuda dipandu oleh Fahdi Labib, S.T., yang secara teknis memperlihatkan bagaimana mahasiswa dapat mendaftar wisuda secara online melalui platform wisuda.uinssc.ac.id. 

Aplikasi ini sudah terintegrasi langsung dengan Sistem Informasi Akademik (SIAKAD), ePembayaran, Perpustakaan, dan data Yudisium, sehingga proses pendaftaran hingga verifikasi dapat diakses dengan mudah dan cepat.

Fitur unggulan eWisuda:

Pendaftaran wisuda online.

Informasi real-time mengenai status pendaftaran.

Integrasi dengan SIAKAD dan layanan kampus lainnya.

Mempermudah operator dalam validasi dan monitoring data wisuda.

Acara soft launching ini ditutup dengan harapan besar bahwa ke depan, Web App eWisuda dapat menjadi pilar utama dalam mewujudkan transformasi layanan akademik yang modern, cepat, akurat, dan sepenuhnya digital di lingkungan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. (din)

Peserta FGD PTKIN se-Jawa Tengah Rasakan Sensasi Produksi Media Digital di UIN Siber Cirebon

CIREBON, FC — Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon atau yang dikenal sebagai Cyber Islamic University (CIU) kembali mencuri perhatian melalui kegiatan Tour Campus yang menjadi rangkaian Focus Group Discussion (FGD) Pimpinan PTKIN se-Jawa Tengah, Ponorogo, dan Cirebon. 

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 5 Juli 2025 ini sukses menjadi momen inspiratif bagi para pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri dalam membangun ekosistem media digital yang kreatif dan kolaboratif.

Tour Campus yang dipusatkan di Gedung Siber SBSN UIN SSC mengajak para peserta yang terdiri dari Rektor, Wakil Rektor I, pimpinan Admisi, Humas, serta perwakilan media digital PTKIN untuk menelusuri secara langsung fasilitas media digital unggulan UIN Siber Cirebon.

Tur kampus ini dimulai dari lantai 1, 3, 6, hingga lantai 8 Gedung Siber, di mana para peserta diberikan pengalaman interaktif dengan mencoba langsung peralatan media digital seperti podcast, rekaman studio pembelajaran, proses editing video, hingga menyaksikan ruang produksi bahan ajar untuk Learning Management System (LMS) mahasiswa Pendidikan Jarak Jauh (PJJ).

Kegiatan semakin menarik ketika para peserta, termasuk Widi Cahya Adi, M.Pd. (Admisi UIN Semarang) dan Neni Kurniawati, A.Md. (Penyusun Bahan Publikasi PMB UIN Ponorogo) mendapat kesempatan melakukan podcast secara langsung. 

Bahkan, beberapa rektor seperti Rektor UIN Gus Dur Pekalongan, Prof. Dr. H. Zaenal Mustakim, M.Ag., dan Rektor UIN SAIZU Purwokerto, Prof. Dr. H. Ridwan, M.Ag. turut merasakan pengalaman produksi podcast, didampingi oleh Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag.

Dalam keterangannya, Prof. Aan menegaskan bahwa Tour Campus ini bertujuan memberikan pengalaman nyata tentang bagaimana UIN Siber membangun ekosistem media digital yang kreatif dan kolaboratif.

“Kami ingin para peserta tidak hanya mempelajari konsep media digital, tetapi juga merasakan langsung bagaimana proses produksi berjalan di UIN Siber Cirebon. Semoga ini menjadi inspirasi yang bisa dibawa dan dikembangkan di kampus masing-masing,” ungkapnya.

Rektor UIN Gus Dur Pekalongan, Prof. Dr. H. Zaenal Mustakim, M.Ag., juga turut memberikan apresiasi atas pengalaman yang didapatkan selama Tour Campus.

“Saya sangat mengapresiasi fasilitas yang dimiliki UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, terutama Gedung Siber yang telah menjadi pusat produksi bahan ajar mahasiswa PJJ. Ini adalah lompatan besar dalam menghadirkan layanan pendidikan berkualitas bagi mahasiswa jarak jauh. Semoga kolaborasi dan inovasi seperti ini dapat terus dikembangkan dan menjadi contoh bagi PTKIN lainnya,” ungkap Prof. Zaenal.

Widi Cahya Adi, M.Pd., dari UIN Semarang, menyampaikan apresiasi atas pengalaman yang diberikan.

“Luar biasa. Pengalaman ini benar-benar membuka wawasan saya. UIN Siber Cirebon membuktikan diri sebagai pionir media digital PTKIN yang terintegrasi dan adaptif. Saya sangat berterima kasih atas kesempatan yang berharga ini,” ujarnya.

Kegiatan Tour Campus ini semakin memperkokoh posisi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai Cyber Islamic University pertama di Indonesia yang tidak hanya menjadi pusat pengembangan sistem pembelajaran jarak jauh, tetapi juga berhasil membangun ekosistem media digital modern yang mampu menjawab tantangan zaman.

Dengan semangat kreativitas dan kolaborasi, FGD ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam membangun sinergi media digital PTKIN yang semakin kuat dan berdaya saing global. (din)