Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 09 September 2025

UIN Siber Cirebon Resmi Luncurkan Aplikasi “Siber Go”: Layanan Akademik Terintegrasi untuk Orang Tua dan Mahasiswa

 

CIREBON – Unit Pelaksana Teknis Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (Pustikom) Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon resmi menggelar Grand Launching aplikasi “Siber Go”, sebuah inovasi layanan akademik digital yang ditujukan bagi orang tua dan mahasiswa. 

Acara ini dilaksanakan secara daring dan diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa di lingkungan kampus.(09/09).

Kepala UPT Pustikom, Riyanto, ST., M.Kom., menjelaskan bahwa aplikasi Siber Go lahir dari kebutuhan akan transparansi akademik sekaligus sebagai bentuk legitimasi kepercayaan orang tua terhadap kampus.

“Siber Go menjawab keluhan orang tua yang ingin mengetahui perkembangan akademik anak-anaknya. Dengan aplikasi ini, mereka bisa memantau absensi, nilai, hingga riwayat pembayaran mahasiswa secara langsung,” jelasnya.

Menurut Riyanto, aplikasi ini akan terus dikembangkan dengan fitur-fitur terbaru agar semakin relevan dengan kebutuhan akademik.

“Harapannya, Siber Go dapat mendukung terciptanya lulusan UIN SSC yang bermutu, berkualitas, dan lulus tepat waktu,” tambahnya.

Adapun fitur yang tersedia di Siber Go antara lain absensi/kehadiran mahasiswa, jadwal perkuliahan, riwayat akademik, riwayat pembayaran, pengisian KRS, kalender akademik, hingga E-KTM digital. Aplikasi ini sudah bisa diakses melalui Google Playstore oleh mahasiswa maupun orang tua.

Bagian dari Program Prioritas Kemenag

Dalam sambutannya, Kepala Biro Administrasi, Keuangan, dan Umum UIN SSC, Dr. H. Susari, MA., secara resmi meluncurkan aplikasi Siber Go. Ia menegaskan bahwa aplikasi ini sejalan dengan program prioritas Kementerian Agama, khususnya di bidang digitalisasi dan pengelolaan satu data.

“Siber Go merupakan salah satu brand unggulan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Produk ini menjawab kebutuhan orang tua dan mahasiswa, sekaligus mendukung program prioritas Kemenag: satu data, digitalisasi, dan internasionalisasi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Susari mengajak seluruh civitas akademika dan orang tua mahasiswa untuk merespons positif hadirnya aplikasi ini.

“Siber Go harus dimanfaatkan dengan baik. Ke depan, fitur-fiturnya akan terus menyesuaikan dengan perkembangan teknologi. Terima kasih kepada Pustikom dan seluruh tim yang telah menghadirkan inovasi ini,” ungkapnya.

Langkah Nyata Menuju Kampus Digital

Peluncuran Siber Go meneguhkan komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus pelayanan akademik berbasis teknologi. 

Kehadiran aplikasi ini tidak hanya memudahkan mahasiswa dalam mengakses layanan akademik, tetapi juga memberi ruang keterlibatan orang tua secara langsung dalam proses pendidikan anak-anak mereka.

Dengan Siber Go, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon semakin meneguhkan posisinya sebagai Cyber Islamic University yang konsisten menghadirkan inovasi digital demi mencetak generasi akademik yang unggul, transparan, dan berdaya saing global. (din)

Wali Kota Cirebon Ajak ASN Purna Bakti Terus Berkontribusi Lewat Saran dan Ide Kreatif

CIREBON - Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pensiun dan Tanda Penghargaan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Daerah Kota Cirebon yang akan memasuki masa purna bakti di Ruang Adipura Balai Kota, Selasa (9/9/2025). Penyerahan dilaksanakan sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian dan dedikasi para ASN selama bertugas.

Wali Kota Cirebon menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para ASN atas dedikasi dan kontribusinya selama mengabdi di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah Kota Cirebon, saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak dan Ibu yang telah mengabdi dan memberikan yang terbaik bagi kota ini. Berkat keseriusan dan kerja keras Bapak dan Ibu sekalian, roda pemerintahan dapat berjalan dengan baik dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Wali Kota.

Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan bahwa masa purna bakti bukanlah akhir dari pengabdian. Pemerintah Kota Cirebon tetap membuka ruang untuk ide kreatif dan saran dari para pensiunan, terutama karena pembangunan di Kota Cirebon saat ini tengah diarahkan untuk masa depan yang lebih baik.

“Kami menyadari bahwa proses yang sedang kami lakukan saat ini tidak main-main. Penataan dan pembangunan yang dilakukan membutuhkan sinergi semua pihak. Oleh karena itu, meskipun telah purna bakti, kami masih sangat membutuhkan sumbangsih pemikiran Bapak dan Ibu, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, dan lainnya. Semoga masa purna bakti dapat dinikmati dengan penuh kebahagiaan bersama keluarga,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Cirebon, Sri Laksmi Stanyawati, menjelaskan bahwa sebanyak 22 ASN yang akan memasuki masa purna bakti per 1 Oktober mendatang.  Dari jumlah tersebut, sebanyak 2 orang berasal dari jabatan struktural, 11 orang dari jabatan fungsional tertentu, dan 9 orang dari jabatan fungsional umum.

"Kami berharap, dedikasi yang telah diberikan dapat menjadi teladan bagi ASN lainnya,” ungkap Sri Laksmi.

Pemerintah Kota Cirebon berkomitmen untuk terus membangun sistem birokrasi yang profesional dan adaptif, dengan tetap menghargai jasa para ASN yang telah menyelesaikan masa tugasnya. Semangat pengabdian para ASN purna bakti diharapkan menjadi inspirasi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik serta pembangunan daerah yang berkelanjutan. (Nur)



Bupati Imron Minta Anak Terlibat Kerusuhan Tidak Distigma

KABUPATEN CIREBON — Bupati Cirebon Imron meminta agar anak-anak yang terlibat kerusuhan di Gedung DPRD Kabupaten Cirebon tidak diberi stigma, melainkan dibimbing agar masa depannya tetap terselamatkan.

Imron menyampaikan hal itu saat mendampingi kunjungan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi ke Mapolresta Cirebon, Selasa (9/9/2025), untuk meninjau 13 anak yang kini berhadapan dengan hukum.

Menurutnya, anak adalah amanah sekaligus generasi penerus bangsa yang harus dijaga. Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa mereka bukan penjahat yang harus dijauhi, tetapi generasi yang perlu dibimbing dan dilindungi.

“Penanganan anak yang berhadapan dengan hukum harus dilakukan dengan pendekatan kemanusiaan, keadilan restoratif, serta perlindungan anak,” kata Imron.

Ia menambahkan, anak-anak tersebut perlu mendapatkan pembinaan berupa pendampingan hukum, layanan psikologis, pendidikan, hingga keterampilan yang bermanfaat bagi masa depan mereka.

Selain itu, ia mengajak semua pihak untuk bersinergi, baik pemerintah daerah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, organisasi sosial, maupun masyarakat, agar proses pembinaan berjalan optimal.

“Keberhasilan membina anak tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, tetapi harus bergandeng tangan,” ucapnya menambahkan.

Imron juga menekankan pentingnya nilai agama dan kearifan lokal dalam pembinaan. Ia percaya, penanaman iman dan moral akan membantu anak kembali ke jalan yang benar dan diterima masyarakat.

Ia mengingatkan para orang tua, agar menjadi benteng pertama bagi anak-anaknya dengan memberi perhatian, pengawasan, dan pendidikan penuh kasih sayang. Hal itu dinilai penting agar anak tidak terjerumus ke pergaulan salah.

Menteri PPPA, Arifatul Choiri Fauzi yang hadir dalam kesempatan itu menyampaikan, kasus 13 anak yang terlibat kerusuhan di Kabupaten Cirebon menjadi pengingat, bahwa hak anak untuk menyampaikan pendapat harus disalurkan dengan cara baik dan damai.

Ia memastikan meski proses hukum tetap berjalan, pemerintah memberikan pendampingan, agar hak-hak anak tetap terpenuhi.

“Karena masih di bawah 18 tahun, pendekatan keadilan restoratif akan ditempuh,” kata Arifatul.

Arifatul menambahkan, kementeriannya terus berkoordinasi dengan kepolisian, KPAI, dan dinas PPPA di daerah untuk mendata anak-anak yang terlibat aksi unjuk rasa di berbagai wilayah Indonesia.

Ia menyebut, mayoritas anak terlibat, karena tidak memahami tujuan aksi tersebut. (din)

UIN Siber Cirebon Resmi Luncurkan Aplikasi “Siber Go”

CIREBON – Unit Pelaksana Teknis Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (Pustikom) Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon resmi meluncurkan aplikasi “Siber Go”, sebuah inovasi layanan akademik digital yang diperuntukkan bagi mahasiswa dan orang tua. 

Grand launching aplikasi ini digelar secara daring pada Senin (09/09), diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa di lingkungan kampus.

Kepala UPT Pustikom, Riyanto, ST., M.Kom., menjelaskan bahwa lahirnya Siber Go berangkat dari kebutuhan akan transparansi akademik sekaligus memperkuat kepercayaan orang tua terhadap kampus.

“Siber Go menjawab keluhan orang tua yang ingin mengetahui perkembangan akademik anak-anaknya. Dengan aplikasi ini, mereka dapat memantau absensi, nilai, hingga riwayat pembayaran mahasiswa secara langsung,” ujarnya.

Menurut Riyanto, Siber Go akan terus dikembangkan dengan fitur-fitur terbaru agar semakin relevan dengan kebutuhan akademik mahasiswa.

“Harapannya, Siber Go dapat mendukung terciptanya lulusan UIN SSC yang bermutu, berkualitas, dan lulus tepat waktu,” tambahnya.

Saat ini, fitur yang tersedia dalam Siber Go antara lain: absensi/kehadiran mahasiswa, jadwal perkuliahan, riwayat akademik, riwayat pembayaran, pengisian KRS, kalender akademik, hingga E-KTM digital. Aplikasi ini sudah dapat diunduh melalui Google Playstore oleh mahasiswa maupun orang tua.

Peluncuran Siber Go dilakukan secara resmi oleh Kepala Biro Administrasi, Keuangan, dan Umum UIN SSC, Dr. H. Susari, MA. Ia menegaskan bahwa aplikasi ini sejalan dengan program prioritas Kementerian Agama (Kemenag), khususnya di bidang digitalisasi dan pengelolaan satu data.

“Siber Go merupakan salah satu brand unggulan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Produk ini menjawab kebutuhan orang tua dan mahasiswa, sekaligus mendukung program prioritas Kemenag: satu data, digitalisasi, dan internasionalisasi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Susari mengajak civitas akademika dan orang tua mahasiswa untuk merespons positif kehadiran aplikasi ini.

“Siber Go harus dimanfaatkan dengan baik. Ke depan, fitur-fiturnya akan terus menyesuaikan dengan perkembangan teknologi. Terima kasih kepada Pustikom dan seluruh tim yang telah menghadirkan inovasi ini,” ungkapnya.

Hadirnya Siber Go menjadi bukti nyata komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus memperkuat pelayanan akademik berbasis teknologi. 

Aplikasi ini tidak hanya memudahkan mahasiswa dalam mengakses layanan akademik, tetapi juga melibatkan orang tua secara langsung dalam proses pendidikan.

Dengan Siber Go, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon semakin meneguhkan posisinya sebagai Cyber Islamic University, yang konsisten menghadirkan inovasi digital demi melahirkan generasi akademik unggul, transparan, dan berdaya saing global. (din)


Senin, 08 September 2025

DPRD dan Pemda Kota Cirebon Setujui Perubahan KUA-PPAS Tahun 2025

CIREBON – DPRD Kota Cirebon bersama Pemerintah Daerah menyetujui perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna di Griya Sawala, Senin (8/9/2025).

Memimpin jalannya rapat, Ketua DPRD Kota Cirebon Andrie Sulistio SE menyampaikan, sesuai dengan Peraturan DPRD Kota Cirebon Nomor 1/2025 tentang tata tertib pasal 18 ayat 7.

“KUA dan PPAS yang telah mendapat persetujuan bersama ditandatangani oleh walikota dan pimpinan DPRD dalam rapat paripurna,” katanya.

Andrie juga mengucapkan apresiasi kepada Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran pemda yang telah membahas dan menyelesaikan perubahan KUA PPAS tahun 2025.

“Semoga perubahan KUA PPAS tahun 2025 dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat Kota Cirebon,” ujarnya.

Sementara itu, menyampaikan hasil pembahasan Banggar dan TAPD, Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon Fitrah Malik SH mengatakan, dasar perubahan tersebut disesuaikan dengan perkembangan di Kota Cirebon.

Adapun proyeksi pendapatan terjadi perubahan yang semula sebesar 1,75 triliun menjadi 1,73 triliun. Sedangkan belanja, semula sebesar 1,73 triliun menjadi 1,78 triliun.

“Dengan perubahan ini diharapkan pengelolaan anggaran daerah semakin efektif dan adaptif demi kenyamanan masyarakat di Kota Cirebon,” katanya.

Walikota Cirebon Effendi Edo turut menyampaikan apresiasi atas pembahasan intensif KUA PPAS yang dilakukan DPRD kota Cirebon, sehingga dapat dilaksanakan penandatanganan nota kesepakatan pada rapat paripurna.

“Selanjutnya, perubahan KUA PPAS ini akan dijadikan pedoman oleh perangkat daerah dalam menyusun RKA perubahan tahun anggaran 2025,” ujarnya. (din)

HUT FKKPI Kabupaten Cirebon: Peduli Balita Stunting, Salurkan Bantuan di Desa Sampiran

 

CIREBON – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri Indonesia (FKKPI) Kabupaten Cirebon, digelar kegiatan sosial berupa pemberian bantuan kepada 31 balita stunting di Desa Sampiran, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua FKKPI Kabupaten Cirebon, Heviana, yang didampingi Camat Talun, Abdul Roup. Usai menyerahkan bantuan, rombongan menyempatkan diri meninjau Dapur Gizi (MBG) yang berada di Dusun Benjaran, Desa Sampiran.

Dalam kesempatan itu, Heviana memberikan apresiasi atas keberadaan Dapur Gizi sebagai salah satu program pemerintah dalam menekan angka stunting. Menurutnya, keberadaan MBG perlu terus disosialisasikan agar masyarakat semakin sadar pentingnya asupan gizi seimbang bagi tumbuh kembang anak.

“Kami sangat mendukung adanya Dapur Gizi ini. Semoga bisa menjadi sarana edukasi sekaligus solusi nyata dalam membantu pemerintah menurunkan angka stunting di Kabupaten Cirebon,” ujar Heviana.

Camat Talun, Abdul Roup, juga menegaskan bahwa program Dapur Gizi merupakan bentuk kolaborasi pemerintah dengan masyarakat yang perlu terus diperkuat. Ia berharap dukungan dari berbagai pihak, termasuk organisasi kemasyarakatan, bisa mempercepat penurunan angka stunting di wilayahnya.

Melalui momentum HUT FKKPI, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang peringatan semata, tetapi juga wujud nyata kepedulian terhadap generasi penerus bangsa. (Bambang)

Pemkot Cirebon Luncurkan Program KTMDU dan Lepas Tim Sepak Bola Menuju Porprov 2025

CIREBON - Pemerintah Kota Cirebon secara resmi meluncurkan Program Penelusuran Kendaraan Tidak Melakukan Daftar Ulang (KTMDU) sekaligus melepas keberangkatan Tim Sepak Bola Kota Cirebon menuju Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2025. 

Kegiatan dipimpin langsung oleh Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, didampingi Sekretaris Daerah, Agus Mulyadi di Halaman Balai Kota Cirebon, Senin (8/9/2025).

Peluncuran Program KTMDU merupakan bentuk komitmen Pemkot Cirebon dalam menertibkan administrasi kendaraan bermotor, meningkatkan akurasi data, serta mengoptimalkan potensi pendapatan daerah. 

Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Cirebon dan Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah Kota Cirebon.

"Program Penelusuran KTMDU lahir dari keprihatinan kita bersama atas masih banyaknya kendaraan bermotor yang belum melakukan daftar ulang. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada validitas data, tetapi juga pada ketertiban administrasi dan pendapatan daerah," ujarnya.

Wali Kota menegaskan bahwa melalui program ini, terdapat empat tujuan utama yang ingin dicapai, yakni memperbarui data kendaraan bermotor secara akurat, memudahkan masyarakat dalam memenuhi kewajiban administrasi, menciptakan pelayanan publik yang adil dan transparan, serta mendukung pembangunan daerah melalui optimalisasi pendapatan.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga mengukuhkan para petugas penelusur KTMDU. Ia mengingatkan agar para petugas menjalankan tugas dengan penuh integritas, menjunjung tinggi pendekatan yang humanis, dan bertanggung jawab dalam setiap langkahnya.

"Saya juga meminta dukungan penuh dari para camat dan lurah di seluruh wilayah Kota Cirebon untuk menyukseskan program ini di lingkungan masing-masing,” imbuhnya.

Usai peluncuran KTMDU, acara dilanjutkan dengan pelepasan Tim Sepak Bola Kota Cirebon yang akan bertanding di Babak Kualifikasi Porprov 2025. Tim tersebut terdiri dari para atlet muda berbakat yang membawa harapan dan kebanggaan bagi masyarakat Kota Cirebon.

"Mereka adalah putra-putra terbaik daerah yang membawa nama baik Kota Cirebon. Kepada seluruh pemain, pelatih, dan ofisial, saya berpesan junjung tinggi sportivitas, tampil dengan disiplin, dan berjuanglah dengan sepenuh hati,” pesan Wali Kota.

Ia juga menekankan bahwa perjuangan tim tidak hanya untuk meraih kemenangan, tetapi juga untuk menjadi inspirasi bagi generasi muda agar terus berprestasi di bidang olahraga.

Wali Kota Cirebon menyatakan bahwa dua agenda penting yang dilaksanakan hari ini yakni peluncuran Program KTMDU dan pelepasan tim sepak bola mengandung makna strategis yang saling melengkapi.

“KTMDU berbicara tentang tata kelola dan ketertiban administrasi, sementara pelepasan tim sepak bola mencerminkan semangat juang dan prestasi. Keduanya merupakan pilar penting dalam mendorong kemajuan daerah yang berkelanjutan,"  tutupnya. (din/



Pemkot dan DPRD Kota Cirebon Sepakati Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2025

CIREBON - Pemerintah Kota Cirebon bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cirebon secara resmi menyepakati Nota Kesepakatan Perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2025, Senin (8/9/2025). 

Kesepakatan tersebut ditandatangani dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Cirebon dan dihadiri langsung oleh Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, didampingi Sekretaris Daerah, Agus Mulyadi dan kepala perangkat daerah.

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan bahwa perubahan KUA-PPAS merupakan bagian integral dari proses perencanaan pembangunan daerah, yang mencerminkan penyesuaian terhadap dinamika fiskal dan kebutuhan prioritas pembangunan yang terus berkembang. 

Dokumen ini disusun sebagai tindak lanjut dari perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), serta mengacu pada Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2025, program strategis nasional dari pemerintah pusat, dan rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Cirebon Tahun 2025–2029.

"Perubahan ini dilakukan sebagai respons terhadap dinamika pembangunan dan fiskal yang terus berkembang, baik dari sisi pendapatan daerah, penyesuaian transfer dari pusat dan provinsi, maupun optimalisasi pemanfaatan anggaran melalui pergeseran belanja," ujarnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga mendefinitifkan bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang diterima setelah penetapan APBD 2025, serta memperhitungkan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun 2024 berdasarkan hasil audit BPK-RI. 

Perubahan ini juga mencerminkan perlunya optimalisasi pemanfaatan anggaran melalui pergeseran belanja, guna merespons perkembangan yang terjadi di lapangan.

Berdasarkan hasil pembahasan bersama antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran DPRD Kota Cirebon, disepakati bahwa proyeksi pendapatan daerah tahun 2025 sebesar Rp1.733.692.516.352, sedangkan belanja daerah diproyeksikan mencapai Rp1.780.750.415.965. Dengan demikian, terjadi defisit sebesar Rp47.057.899.613 yang ditutup dengan pembiayaan netto. 

"Semoga dapat dikelola secara bijak dan akuntabel untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik yang lebih optimal serta sinergi ini terus terjaga demi pembangunan Kota Cirebon yang lebih baik,” ungkap Wali Kota.

Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan bahwa dokumen perubahan KUA-PPAS yang telah disepakati ini akan menjadi pedoman bagi seluruh perangkat daerah dalam menyusun Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Perubahan Tahun Anggaran 2025. Dengan demikian, setiap program dan kegiatan yang direncanakan dapat lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. (din)



Sabtu, 06 September 2025

Titania Azzahra Rahman Mahasiswi FEBI UIN Siber Cirebon Raih Gelar Duta Pariwisata Indonesia Kuliner 2025

CIREBON – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon. Titania Azzahra Rahman, mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), berhasil meraih gelar Duta Pariwisata Indonesia Kuliner 2025 pada ajang nasional yang digelar di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Sabtu (6/9/2025).

Ajang bergengsi ini diselenggarakan oleh Yayasan Abhiyya Parama Mavendra di bawah naungan Kementerian Pariwisata RI sebagai upaya mendukung pengembangan pariwisata Indonesia, khususnya sektor kuliner yang menjadi daya tarik utama wisata nasional. 

Rangkaian pemilihan telah berlangsung sejak akhir Juli 2025, melalui tahapan pendaftaran, pra-karantina, karantina, hingga puncak Grand Final.

Peserta berasal dari berbagai provinsi di Indonesia, termasuk Titania yang mewakili Jawa Barat. Dalam kompetisi tersebut, ia sukses menunjukkan wawasan, keterampilan komunikasi, serta dedikasinya dalam mempromosikan kuliner Nusantara hingga akhirnya menyandang gelar prestisius Duta Pariwisata Indonesia Kuliner 2025.

Dekan FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Didi Sukardi, M.H., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Prestasi Titania merupakan bukti nyata bahwa mahasiswa FEBI memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat nasional. 

"Kami sangat bangga dan berharap Titania dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi serta turut berkontribusi dalam memajukan pariwisata Indonesia, khususnya pariwisata syariah dan kuliner,” ujarnya.

Selain menjadi kebanggaan bagi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan Jawa Barat, prestasi Titania juga menegaskan peran generasi muda dalam memperkenalkan potensi pariwisata Indonesia ke kancah nasional maupun internasional. 

Dengan gelar yang diraihnya, Titania diharapkan mampu menjadi role model sekaligus agen promosi kuliner Nusantara di era global. (din)

Kamis, 04 September 2025

Sosialisasi dan Penyuluhan Hukum Prodi Fakultas Syariah UIN Siber Cirebon Sukses Digelar

CIREBON  – Program Studi Fakultas Syariah (Fasya) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sukses menggelar kegiatan Sosialisasi dan Penyuluhan Hukum pada Kamis, 4 September 2025, bertempat di Gedung Siber Lantai 8 UIN SSC. 

Acara dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai dengan antusiasme tinggi dari peserta yang hadir.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Fasya UIN SSC dalam memberikan kontribusi akademik sekaligus pengabdian kepada masyarakat. 

Melalui program sosialisasi dan penyuluhan hukum, mahasiswa dan sivitas akademika diajak untuk lebih memahami aspek hukum syariah maupun hukum positif yang relevan dengan dinamika kehidupan sosial saat ini.

Selain pemaparan materi, kegiatan ini juga menghadirkan ruang diskusi interaktif sehingga peserta dapat menyampaikan pertanyaan dan pengalaman terkait persoalan hukum yang sering dihadapi dalam masyarakat. 

Hal ini sejalan dengan semangat FASYA SEHATI (Smart, Empathy, Humanist, Active, Transparent and Impressive), yang menjadi motto Fakultas Syariah dalam mengembangkan keilmuan sekaligus kepedulian sosial.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan mahasiswa Fasya UIN SSC tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, sikap humanis, serta keterampilan praktis dalam memberikan pemahaman hukum kepada masyarakat luas.

Untuk informasi lebih lanjut dan dokumentasi kegiatan, masyarakat dapat mengikuti akun resmi Fakultas Syariah UIN SSC melalui :

Instagram: @fasya_uin.ssc

Facebook: Fasya Uin Ssc

Tiktok: fasya_uin.ssc

Website: fasya.uinssc.ac.id

Rabu, 03 September 2025

Pemkot Cirebon Launching KOIN KOCIR 2025, Dorong Inovasi Berkelanjutan untuk Kemajuan Daerah

 

CIREBON - Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Agus Mulyadi, menghadiri acara Launching dan Sosialisasi Kompetisi Inovasi Kota Cirebon (KOIN KOCIR) Tahun 2025 yang digelar di Kantor Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Cirebon, Rabu (3/9/2025). 

Kegiatan dihadiri juga Asisten Administrasi Umum, M Arif Kurniawan dan para kepala perangkat daerah Kota Cirebon.

L

Dalam sambutannya, Sekda mengingatkan bahwa sejarah panjang Kota Cirebon adalah cermin keberanian untuk berubah dan berinovasi. 

“Para leluhur kita, dari masa Caruban Nagari hingga Kesultanan Cirebon, telah mewariskan nilai penting bahwa kemajuan hanya bisa lahir dari keterbukaan terhadap hal-hal baru. Perdagangan, pendidikan, seni, hingga pemerintahan berkembang karena keberanian untuk berinovasi,” ujarnya.

Sekda juga menegaskan bahwa saat ini Kota Cirebon menghadapi berbagai tantangan yang membutuhkan solusi inovatif. Data terbaru menunjukkan prevalensi stunting sebesar 14,9%, tingkat pengangguran terbuka 6,29%, serta permasalahan kemacetan, keterbatasan ruang terbuka hijau, pengelolaan sampah, dan kebutuhan digitalisasi pelayanan publik. 

“Tantangan-tantangan ini adalah realitas yang harus kita jawab bersama melalui inovasi,” tambahnya.

Menurut Sekda, inovasi tidak harus selalu berupa teknologi tinggi atau proyek besar. Ia mengatakan bahwa inovasi bisa sederhana, asalkan menyentuh kebutuhan warga. 

"Contohnya, program membaca 15 menit di sekolah, pengolahan sampah organik menjadi pupuk di kelurahan, atau pemanfaatan aplikasi daring di puskesmas untuk mengurangi antrean. KOIN KOCIR hadir untuk mendorong inovasi yang berdampak luas bagi masyarakat,” jelasnya.

Tema KOIN KOCIR Tahun 2025 yakni “Meningkatkan Daya Saing Melalui Inovasi Berkelanjutan,” bukan sekadar slogan, melainkan pesan agar Kota Cirebon terus maju dan mampu bersaing dengan tantangan zaman. 

Sekda mengajak seluruh perangkat daerah, sekolah, puskesmas, kelurahan, komunitas, dan pelaku usaha untuk menjadikan kompetisi ini sebagai ruang inspirasi dan kolaborasi. 

“Inovasi tidak bisa dikerjakan oleh pemerintah semata. Dunia akademik, dunia usaha, dan masyarakat harus bersinergi. Semangat kolaborasi inilah yang akan membuat Kota Cirebon semakin tangguh,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bappelitbangda Kota Cirebon, Agus Herdhyana, menambahkan bahwa KOIN KOCIR merupakan salah satu upaya pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah. 

“Indeks inovasi daerah Kota Cirebon menunjukkan peningkatan selama tiga tahun terakhir, dari 2022 hingga 2024. Kami berharap kompetisi ini dapat mendorong inovasi pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, serta inovasi bentuk lainnya,” jelas Agus.

Agus juga menyampaikan bahwa inovasi yang dikembangkan Kota Cirebon selama ini telah meraih perhatian di tingkat provinsi Jawa Barat, salah satunya melalui program “Si Gentong” atau Sistem Informasi Geografis Bencana Kota Udang yang digagas oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cirebon. 

"Semoga kompetisi inovasi ini tidak akan berhenti di lingkungan pemerintah saja, melainkan akan diperluas hingga melibatkan masyarakat luas," harapnya.

Dengan semangat inovasi berkelanjutan, Pemerintah Kota Cirebon berharap KOIN KOCIR menjadi wadah terbaik dalam menghadirkan gagasan dan karya nyata demi kemajuan dan kesejahteraan warga Kota Cirebon. (Nur)