CIREBON, FC - Semangat kebersamaan dan pelestarian budaya lokal terasa kental dalam kegiatan gladi bersih yang dilakukan mahasiswa Semester 4 Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN Siber Cirebon untuk menyambut acara nanem padi. Kegiatan ini tidak hanya menjadi persiapan teknis, tetapi juga menjadi ruang ekspresi seni dan budaya yang sarat makna.
Salah satu sorotan dalam gladi tersebut adalah penampilan tari Topeng Klana yang dibawakan oleh Allysa Putri Isnaeni. Mahasiswi berbakat ini dikenal memiliki segudang prestasi di bidang seni tari, khususnya dalam melestarikan budaya tari topeng khas Cirebon.
Dengan gerakan tangan yang lembut namun penuh kekuatan ekspresi, Allysa mampu memikat perhatian para peserta gladi. Setiap detail gerakan yang ia tampilkan mencerminkan penguasaan teknik serta kedalaman penghayatan terhadap karakter Topeng Klana yang tegas dan berwibawa.
“Gladi ini bukan sekadar latihan, tapi juga bagian dari upaya kami menjaga tradisi agar tetap hidup di tengah generasi muda,” ungkap salah satu panitia kegiatan.
Allysa sendiri hingga kini terus konsisten merawat dan mengembangkan seni tari tradisional. Kemampuannya di atas panggung telah mengantarkannya meraih berbagai prestasi serta mendapatkan apresiasi dari banyak pihak.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KPI tidak hanya mempersiapkan acara nanem padi secara matang, tetapi juga menunjukkan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam melestarikan budaya lokal. Seni tari yang ditampilkan menjadi simbol harmoni antara tradisi, pendidikan, dan semangat kebersamaan. (din)

