KABUPATEN CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon mencatat tren positif pada berbagai indikator sosial dan kependudukan dalam tiga tahun terakhir.
Data terbaru menunjukkan peningkatan kualitas hidup masyarakat seiring dengan pertumbuhan penduduk yang tetap terkendali.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) bertajuk ‘Kabupaten Cirebon Dalam Angka 2026’, jumlah penduduk Kabupaten Cirebon terus bertambah dari 2.360,4 ribu jiwa pada 2023 menjadi 2.387,9 ribu jiwa pada 2024, dan mencapai 2.413,8 ribu jiwa pada 2025.
Meski meningkat, laju pertumbuhan penduduk justru menunjukkan tren penurunan, dari 1,42 persen pada 2023 menjadi 1,35 persen pada 2024, dan turun lagi menjadi 1,30 persen pada 2025.
Penurunan laju pertumbuhan ini mencerminkan keberhasilan pengendalian penduduk yang seimbang dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kondisi tersebut turut mendorong perbaikan pada indikator kesehatan masyarakat.
Angka harapan hidup warga Kabupaten Cirebon tercatat meningkat dari 74,71 tahun pada 2023 menjadi 74,98 tahun pada 2024, dan naik signifikan menjadi 75,39 tahun pada 2025.
Kenaikan ini menunjukkan akses layanan kesehatan yang semakin baik serta meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat.
Masih menurut BPS, di sisi kesejahteraan, Pemerintah Kabupaten Cirebon juga berhasil menekan angka kemiskinan secara konsisten.
Persentase penduduk miskin turun dari 11,2 persen pada 2023 menjadi 11,0 persen pada 2024, dan kembali menurun menjadi 10,2 persen pada 2025.
Perbaikan tersebut berjalan seiring dengan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Pada 2023, IPM Kabupaten Cirebon berada di angka 71,81, kemudian meningkat menjadi 72,30 pada 2024, dan mencapai 73,27 pada 2025.
Kenaikan IPM ini mencerminkan kemajuan pada sektor pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat.
Capaian ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Cirebon dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Melalui berbagai program strategis, pemerintah daerah terus memperkuat kualitas hidup masyarakat sekaligus menjaga keseimbangan pertumbuhan penduduk. (din)
