Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 20 September 2024

English Contest 2024: Membangkitkan Potensi dan Keterampilan Bahasa Inggris di Tingkat Nasional

CIREBON, FC – Himpunan Mahasiswa Jurusan Tadris Bahasa Inggris, English Department Student Association (EDSA) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, sukses menggelar English Contest (E-Con) 2024, sebuah kompetisi bahasa Inggris tingkat nasional 

Acara yang berlangsung dari 3 hingga 20 September 2024 ini menarik peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SMP/MTs, SMA/MA/SMK, hingga Universitas.

Rangkaian perlombaan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris di kalangan pelajar serta mengembangkan potensi akademik dalam lingkungan kompetitif. 

Acara ini diselenggarakan di kampus UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dengan antusiasme tinggi dari peserta dan pendukungnya.

Kompetisi terdiri dari kategori Spelling Bee dan Storytelling untuk SMP/MTs, Short Story Writing dan Speech untuk SMA/MA, serta Speech untuk Universitas. 

Peserta datang dari berbagai sekolah di Indonesia, termasuk SPK Kinderfield Highfield School Cirebon, SMAN 2 Bandar Lampung, SMP Santa Maria Cirebon, SMP Al-Azhar, MAS Darussalam Kasomalang, SMK Cendikia Kota Cirebon, SMAK Plus Penabur Cirebon, SMA Luhur Al-Kautsar, SMAN 1 Ciwaringin, MAN 3 Cirebon, IDN Boarding School Akhwat, SMP Progresif Bumi Shalawat Sidoarjo, MAN 2 Cirebon, hingga Universitas Pendidikan Indonesia, UIN Syekh Nurjati Cirebon, dan Universitas Majalengka.

Para peserta berkompetisi dengan semangat tinggi. Berikut adalah daftar pemenang dari setiap kategori:

Speech University: Juara pertama diraih oleh Nadia Indah Safhira (Universitas Pendidikan Indonesia), juara kedua oleh Dhiya Ghisya Aulia (UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon), dan juara ketiga oleh Miftah Rizki (Universitas Majalengka). Juara harapan: Alya Zafira (Universitas Pendidikan Indonesia) dan Syaghiefah Khilda (UIN Sunan Kalijaga).

Spelling Bee: Juara pertama diraih oleh Nayla Felisha Nugraha (SMP Al-Azhar 5), juara kedua oleh Taqiyya Isy Karimah (SMP Progresif Bumi Shalawat Sidoarjo), dan juara ketiga oleh Regina Martha Odelia Tantri (SPK Kinderfield Highfield School Cirebon). Juara harapan: Zavier Gibran Alfarezel (SMPIT Al-Mutazam 2 Kuningan), Akhdan Nizar Akmal Kusmardana (SMP Cirebon Islamic School), dan Affan Nararya Alghifary (MTs Husnul Khotimah 2 Kuningan).

Storytelling: Juara pertama diraih oleh Abdurrahman Kahleef Akbar (MTS Husnul Khotimah 2 Kuningan), juara kedua oleh Sean Timothy Sutanto (SMPK Plus Penabur Cirebon), dan juara ketiga oleh Khanzanevay Fauziyyah Utoro (SMP Islam Al-Azhar 5 Cirebon). Juara harapan: Justin Victory Sutopo (SMPK Plus Penabur Cirebon) dan Jovita Valencia Effendi (SMPK Plus Penabur Cirebon).

Speech Senior High School: Juara pertama diraih oleh Valerie Geraldine Gunawan (SMAK Plus Penabur Cirebon), juara kedua oleh Amanda Pitter (SPK Kinderfield Highfield Cirebon), dan juara ketiga diraih oleh Jason Felix Kenzhie (SMAK Plus Penabur Cirebon). Juara harapan: Alyssa Davina Azzahra (SMAN 2 Bandar Lampung) dan Kinan Sahirah Abdullah (SMAN 1 Cirebon).

Short Story Writing: Juara pertama diraih oleh Annabelle Charlotte Effendi (SPK Kinderfield Highfield School Cirebon), juara kedua oleh Haridh Mubarok Khoerullah (SMA Al Islam Islamic Boarding School), dan juara ketiga oleh Ghumaisha (SMK IDN Boarding School Akhwat). Juara harapan: Nadhira Kamila (SMA Islam Al-Azhar Cirebon) dan Husna Zakiya (MA Al Hikmah Cirebon).

Acara ini tidak hanya menumbuhkan rasa percaya diri para peserta dalam kemampuan berbahasa Inggris mereka, tetapi juga memperluas jaringan antar sekolah dan universitas di Indonesia. Kompetisi ini memberikan ruang bagi para siswa untuk menunjukkan kemampuan berpikir kritis, kemampuan berbicara di depan umum, serta kreativitas dalam penulisan cerita pendek.

Selain itu, E-Con 2024 berhasil memfasilitasi pembelajaran interaktif melalui sesi komentar dari juri yang menginspirasi generasi muda untuk lebih berani tampil dan berkompetisi di kancah nasional. Kesuksesan acara ini diharapkan menjadi langkah awal bagi para peserta untuk bersaing dalam kompetisi internasional di masa mendatang.

Salah satu peserta menyatakan, “I am very happy and excited to be able to attend this grand final. It feels amazing!” (Saya sangat senang dan excited bisa hadir di grand final ini. Rasanya sungguh luar biasa!), ujar Abdurrahman Kahleef Akbar dari MTs Husnul Khotimah 2 Kuningan.

“Kami sangat bangga dengan antusiasme para peserta yang tidak hanya datang dari Cirebon, tetapi dari berbagai kota di Indonesia. Kami berharap acara ini bisa menjadi ajang pembuktian kemampuan sekaligus ajang silaturahmi antar pelajar dan mahasiswa,” ujar M. Ulul Yazidane, Ketua Umum EDSA UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Kamis, 19 September 2024

Lewat Workshop, SPI UIN Siber Cirebon Siap Tingkatkan Daya Saing Internasional


CIREBON, FC – Satuan Pengawas Internal (SPI) Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang dikenal sebagai Cyber Islamic University (CIU), semakin mengukuhkan komitmennya dalam meningkatkan daya saing internasional. 

Pada Kamis, 19 September 2024, SPI mengadakan Workshop Manajemen Risiko dan Peta Risiko yang diselenggarakan di Auditorium Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), dengan dihadiri oleh 35 peserta terdiri dari dosen dan tenaga administrasi dari berbagai unit kerja. 

Ketua pelaksana, Haulah Nakhwatunnisa, M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam mengidentifikasi dan mengelola risiko di lingkungan kampus. 

"Sebanyak 35 peserta terdiri dari dosen dan tenaga administrasi dari berbagai unit kerja mengikuti workshop ini, yang diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap keberlanjutan operasional universitas," ujarnya.

Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, Prof. Dr. H. Ilman Nafi’a, M.Ag, dalam sambutannya menekankan bahwa manajemen risiko adalah langkah strategis yang harus dikuasai oleh setiap institusi pendidikan untuk menjaga stabilitas dan kredibilitas di era digital. 

"Dengan manajemen risiko yang baik, kita bisa lebih siap menghadapi tantangan global dan meningkatkan daya saing di kancah internasional," tegasnya saat membuka acara.

Acara ini dipandu oleh Agus Nurohman Sidiq, S.H., yang memastikan jalannya kegiatan berjalan lancar dan interaktif. Narasumber utama dalam workshop ini adalah Dr. Siti Maghfiroh, S.E., M.Si., Ak., CA., ACPA., CTA., QIA., CRA., CRP., CRMP., CPOF., CHRP, dosen dari UNSOED dan juga pakar manajemen risiko dengan pengalaman luas. 

Dalam penyampaiannya, Dr. Siti Maghfiroh membahas pentingnya penerapan manajemen risiko di lingkungan perguruan tinggi, terutama dalam menghadapi era globalisasi dan digitalisasi yang terus berkembang.

"Manajemen risiko yang efektif bukan hanya tentang mengatasi masalah, tetapi juga bagian dari strategi untuk menjaga keberlanjutan universitas di masa depan," ujar Dr. Siti Maghfiroh. 

Ia juga memberikan panduan tentang bagaimana menyusun peta risiko yang terintegrasi dengan operasional universitas, dengan tujuan untuk mengantisipasi dampak negatif sekaligus memaksimalkan peluang yang ada.

Workshop ini diharapkan dapat menjadi fondasi yang kuat bagi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam upaya menciptakan tata kelola universitas yang lebih baik dan tangguh dalam menghadapi risiko, sejalan dengan visinya sebagai universitas Islam berbasis siber yang mendunia. (din)

Pascasarjana UIN Alaudin Makasar Gelar Benchmarking Ke Pascasarjana UIN Siber Cirebon

CIREBON, FC - Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar menggelar benchmarking ke Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, atau yang juga dikenal sebagai Cyber Islamic University (CIU). 

Kegiatan benchmarking ini berlangsung pada Rabu, 18 September 2024, di Ruang Sidang Pascasarjana UIN SSC, dengan tujuan memperdalam pemahaman tentang implementasi Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) dan transformasi kelembagaan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan, Prof. Dr. H. Jamali, M.Ag., serta sejumlah Kaprodi dari berbagai program studi (PAI, MPI, HKI, Ekos, SPI, PMI, dan PJJ). Jajaran pimpinan lainnya seperti Kepala PPID, Kasubbag TU Pascasarjana, dan tenaga kependidikan turut hadir untuk menyambut rombongan delegasi dari UIN Alauddin Makassar yang dipimpin oleh Prof. Dr. Hasyim Haddade, M.Ag., Wakil Direktur Pascasarjana UIN Alauddin Makassar, bersama timnya yang terdiri dari Dr. H. Abdul Rahman Sakka,Lc.,M.Pd.I.,, Dr. Syamsuddin, S.Ag., M.Pd.I., Dr. Hj. Yuspiani, M.Pd., dan Dr. Habib, SKM., M.Kes.

Dalam sambutannya, Prof. Jamali memaparkan transformasi kelembagaan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang telah resmi beralih status dari IAIN menjadi UIN Siber sesuai dengan Perpres No. 60 Tahun 2024, yang diterbitkan pada 21 Mei 2024. Ia menekankan bahwa UIN SSC telah menjadi bagian dari pilot project Kementerian Agama RI dalam pengembangan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), yang hingga kini telah melahirkan enam program studi PJJ, termasuk PJJ PAI Magister.

“Kami sangat bangga menjadi bagian dari inisiatif ini. Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) di UIN SSC telah dirancang untuk menjangkau lebih banyak mahasiswa, memungkinkan mereka untuk mengakses pendidikan berkualitas tanpa batasan jarak,” tutur Prof. Jamali. Ia juga menyampaikan bahwa model PJJ yang dikembangkan UIN SSC telah menjadi acuan bagi banyak kampus lain di Indonesia.

Sementara itu, Prof. Dr. Hasyim Haddade, M.Ag., Wakil Direktur Pascasarjana UIN Alauddin Makassar, dalam sambutannya mengungkapkan apresiasi yang tinggi atas sambutan hangat dari sivitas akademika UIN SSC. Ia menekankan bahwa benchmarking ini merupakan bagian dari upaya UIN Alauddin untuk mempelajari lebih dalam tentang penerapan sistem PJJ, yang hanya dimiliki oleh UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

“Kami sangat tertarik dengan pengembangan PJJ yang sudah berhasil diterapkan di sini. Ini adalah inovasi luar biasa yang mampu menjawab tantangan pendidikan di era digital,” ujar Prof. Hasyim.

Kegiatan benchmarking ini tidak hanya menjadi ajang pertukaran pengetahuan mengenai PJJ, tetapi juga memperkuat hubungan akademik antar kedua institusi. Diskusi mendalam mengenai tantangan dan peluang dalam pengelolaan program studi berbasis jarak jauh menjadi fokus utama, yang diharapkan mampu memperkaya wawasan kedua belah pihak dalam mengembangkan program pendidikan yang lebih inklusif dan modern.

Acara yang berlangsung hingga siang hari ini diakhiri dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoA) antara Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan Pascasarjana UIN Alauddin Makassar, sebagai bentuk komitmen bersama dalam mengembangkan pendidikan jarak jauh dan memperkuat sinergi kelembagaan di masa depan.

Benchmarking ini diharapkan menjadi langkah awal kolaborasi lebih erat antara kedua perguruan tinggi, terutama dalam memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan Islam di Indonesia. (din)

Hadiri Forum Rektor PTKIN di Jakarta, Ini Kata Rektor UIN Cirebon, Prof Dr H Aan Jaelani M.Ag

CIREBON, FC - Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang juga dikenal dengan Cyber Islamic University (CIU), menghadiri Forum Rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang berlangsung pada 17-19 September 2024 di Jakarta. 

Acara ini mengangkat tema sentral “Penguatan Kelembagaan Melalui Peningkatan Akreditasi Perguruan Tinggi”, yang menjadi fokus utama dalam rangka meningkatkan daya saing akademik di PTKIN.

Dalam forum tersebut, sejumlah isu strategis terkait pengelolaan kepegawaian di era jabatan fungsional (JF) turut dibahas secara mendalam. Beberapa isu penting yang dibahas meliputi kenaikan pangkat, mutasi, dan rotasi pegawai, serta penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). 

Isu-isu ini dipandang krusial untuk menunjang akreditasi program studi dan lembaga perguruan tinggi.

Prof. Dr. H. Aan Jaelani menekankan pentingnya peningkatan sumber daya manusia di lingkungan PTKIN untuk mendukung target akreditasi institusi. 

“Kunci keberhasilan akreditasi tidak hanya terletak pada aspek akademis, tetapi juga pada manajemen sumber daya yang profesional. Kenaikan pangkat dan mutasi pegawai harus dikelola dengan baik, sesuai dengan kebutuhan institusi,” ujarnya.

Menurut Prof. Dr. Slamet Wahyudi Dewan Ekskutif BAN-PT, Permendikbudristek 53/2023 merupakan landasan penting bagi perguruan tinggi dalam menjamin dan meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan. 

“Akreditasi adalah bentuk penilaian mutu perguruan tinggi yang dilakukan sesuai dengan kriteria Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN Dikti), dan ini harus didukung dengan SPMI yang terencana dan berkelanjutan,” ujar Prof. Slamet.

Prof. Slamet juga menyoroti pentingnya sinergi antara SPMI dan manajemen perguruan tinggi untuk mencapai akreditasi yang optimal. 

SPMI, menurutnya, mencakup proses penetapan, pelaksanaan, evaluasi, pengendalian, dan peningkatan standar pendidikan tinggi, yang menjadi fondasi untuk meningkatkan mutu pendidikan secara keseluruhan. 

“Implementasi SPMI harus diintegrasikan dalam manajemen perguruan tinggi, dan data serta informasi terkait SPMI harus akurat melalui PD Dikti,” tambahnya.

Prof. Slamet, menekankan bahwa otonomi perguruan tinggi dalam mengelola mutu pendidikan sesuai dengan pasal 62 dan 63 UU Dikti adalah aspek penting dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang berkualitas dan mampu mencetak sumber daya manusia yang kompetitif di masa depan. 

“Penjaminan mutu bukan hanya soal akuntabilitas, tetapi juga tentang menciptakan sistem pendidikan yang transparan dan terukur, sesuai dengan standar yang telah ditetapkan,” jelasnya.

Forum ini menjadi wadah bagi para rektor PTKIN untuk mendiskusikan tantangan dan peluang dalam penguatan kelembagaan dan peningkatan akreditasi, terutama dalam konteks penjaminan mutu pendidikan tinggi. 

BAN-PT sebagai lembaga yang berwenang dalam pengembangan sistem akreditasi juga menjadi topik diskusi, di mana akreditasi dipandang sebagai indikator utama dalam mengukur kualitas perguruan tinggi.

Melalui diskusi ini, diharapkan PTKIN dapat terus berinovasi dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi dan menjalankan prinsip-prinsip SPMI yang otonom, terstandar, akurat, berkelanjutan, dan terdokumentasi.

Kegiatan Forum Rektor ini dihadiri oleh para rektor PTKIN se-Indonesia, yang bersama-sama mencari solusi untuk memperkuat kelembagaan perguruan tinggi dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi di masa depan. 

Forum ini diharapkan menghasilkan rekomendasi-rekomendasi yang dapat menjadi pedoman bagi PTKIN dalam meningkatkan mutu dan akreditasi perguruan tinggi, termasuk UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. (din)

Pemkab Cirebon Terima Penghargaan CNN Award 2024

KABUPATEN CIREBON - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon menerima penghargaan kategori Quick Response in Dealing Community Problems dalam ajang CNN Indonesia Award 2024.

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya menerima langsung penghargaan tersebut di Grand Ballroom Trans Luxury Hotel, Kota Bandung, Selasa (17/9/2024).

Pemkab Cirebon telah membentuk tim analitik media untuk menganalisis keluhan masyarakat. Sehingga, Pemkab Cirebon merespons langsung berbagai permasalahan yang ada.

Salah satunya, saat peristiwa banjir yang terjadi di Kabupaten Cirebon. Pemkab Cirebon langsung merespons, tim evakuasi langsung terjun dan bergerak menjangkau warga terdampak. Bantuan logistik pun disalurkan secara efisien.

“Program pengelolaan sampah juga ditingkatkan. Dengan melibatkan masyarakat, pemerintah berhasil mengurangi volume sampah yang mencemari lingkungan,” ujar Wahyu.

“Langkah-langkah konkret ini membuktikan bahwa pemerintah hadir di tengah-tengah masyarakat. Selalu siap sedia mengatasi segala tantangan,” imbuhnya.

Sementara itu, Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin mengatakan, Jabar memiliki potensi besar. Bahkan, jumlah populasi terbesar di Indonesia, yakni 50 juta jiwa.

“CNN Indonesia Award bukan sekadar penghargaan, melainkan wadah inspirasi yang menyorot dedikasi dan kerja keras mereka di berbagai bidang,” kata Bey Machmudin dalam sambutannya.

Bey mengungkap, Provinsi Jabar kaya akan budaya dan sumber daya alam, juga gerakan besar yang dipenuhi dengan inovasi dan semangat kolaborasi yang tidak pernah pudar.

“Di tengah tantangan global, Jawa Barat terus menyalakan obor harapan untuk Indonesia yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing,” ungkapnya.

Ia mengatakan, semangat yang menyala lahir dari inspirasi besar yang pernah memanaskan Kota Bandung, yakni Bandung Lautan Api, hal itu dijaga dalam bingkai pembangunan berkelanjutan.

“Semangat ini tidak hanya menjadi simbol lokal, tetapi juga dorongan kuat bagi kita semua untuk tetap berinovasi dalam setiap bidang kehidupan, mulai dari ekonomi, pendidikan hingga lingkungan hidup,” jelasnya.

Ia pun percaya, pembangunan tidak hanya tentang insfrakstruktur atau angka pertumbuhan ekonomi, tetapi juga tentang keberanian dalam menghadapi tantangan.

“Kita memerlukan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha untuk mencapai kemajuan yang berkelanjutan,” ungkapnya.

“Jawa Barat berkomitmen untuk terus mendukung kebijakan dan program yang membawa perubahan positif, baik di bidang pendidikan, kesehatan, teknologi hingga lingkungan hidup,” ujarnya menambahkan.

Selain itu, Bey mengatakan, peran media sangatlah penting. Media sebagai agen perubahan, mampu menyatukan aspirasi masyarakat, menyuarakan kebenaran, dan memberikan inspirasi bagi masyarakat.

“Saya ucapkan selamat kepada para penerima penghargaan. Semoga apresiasi ini menjadi motivasi untuk terus memberikan yang terbaik bagi Jawa Barat, dan tentunya untuk Indonesia,” pungkasnya. (din)

Rabu, 18 September 2024

Febi UIN Siber Cirebon Perkuat Daya Saing Internasional di Konferensi Bisnis Islam Malaysia

PENANG MALAYSIA — Dalam upaya meningkatkan daya saing internasional, dua dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Hj. Dewi Fatmasari,M.Si, dan Hj. Nining Wahyuningsih, S.E,MM, berkesempatan menjadi presenter di acara The 5th UUM International Islamic Business Management Conference 2024, yang diselenggarakan oleh University Utara Malaysia (UUM). 

Konferensi tersebut bertempat di Bertam Resource, Penang, Malaysia, yang digelar mulai tanggal 17-18 September 2024, dengan tema utama "Empowering Halal Green Economy and Digitalisations Toward Maqosit Shariah."

Dr. Hj. Dewi Fatmasari, yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan FEBI, mempresentasikan artikel berjudul "Analysis of the Inflation Rate, Exchange Rate, and BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DDR) on the Net Asset Value of Islamic Stock Mutual Funds for the Period 2013-2022." 

Dalam paparannya, ia mengungkapkan analisis mendalam tentang bagaimana variabel-variabel ekonomi seperti inflasi dan nilai tukar mempengaruhi kinerja reksa dana saham syariah selama hampir satu dekade. 

Penelitiannya dianggap relevan dengan upaya peningkatan stabilitas dan pertumbuhan keuangan Islam, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Sementara itu, Hj. Nining Wahyuningsih, S.E., M.M., yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jurusan Perbankan Syariah di FEBI, mempresentasikan artikel berjudul "Accountability, Transparency, and Islamic Good Corporate Governance on Muzakki Trust in LAZISMU Cirebon Regency." 

Kajiannya menyoroti pentingnya akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan dana zakat serta bagaimana tata kelola perusahaan yang baik sesuai prinsip syariah mampu meningkatkan kepercayaan muzakki terhadap lembaga amil zakat.

Dr. H. Didi Sukardi, S.H., M.H., Dekan FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas keterlibatan dua dosen FEBI di panggung internasional. 

"Ini merupakan pencapaian luar biasa bagi FEBI, sekaligus menjadi bukti bahwa kita mampu bersaing di level internasional. Saya berharap kontribusi ini dapat semakin memperkuat peran FEBI dalam mengembangkan ekonomi Islam dan mendorong implementasi Maqosit Shariah di berbagai sektor," ujarnya.

Konferensi ini dihadiri oleh akademisi dan praktisi dari berbagai negara, yang berdiskusi tentang tantangan dan peluang dalam mengembangkan ekonomi halal yang ramah lingkungan serta digitalisasi dalam kerangka Maqosit Shariah. 

Kehadiran dosen-dosen FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon di acara ini menjadi langkah strategis untuk memperluas jaringan internasional dan menegaskan komitmen mereka dalam pengembangan ilmu ekonomi Islam yang berkelanjutan.

Acara ini tidak hanya menjadi ajang pertukaran ide, tetapi juga memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi Islam dalam mengangkat isu-isu kritis yang relevan dengan perkembangan ekonomi syariah global. (din)

Sabtu, 14 September 2024

Seminar Nasional: Politik Pemerintahan dalam Menyongsong Pilkada Serentak 2024

CIREBON, FC - UIN Siber Cirebon mengadakan kegiatan seminar nasional dengan tema "Politik Pemerintahan dalam Menyongsong Pilkada Serentak 2024". 

Acara ini bertujuan untuk menggali berbagai perspektif dan strategi dalam mempersiapkan Pilkada yang akan diadakan serentak pada tahun depan. 

Dalam seminar ini, H.M. Arifin M.Pd.I, Pranata Muda Humas UIN Siber Cirebon, menyampaikan tanggapan dan pandangannya tentang pentingnya persiapan politik dan pemerintahan menjelang Pilkada. 

Menurutnya, seminar ini merupakan platform yang sangat berharga bagi semua pihak untuk membahas isu-isu krusial dan merumuskan strategi yang efektif. 

Arifin menggarisbawahi bahwa penyelenggaraan Pilkada serentak memerlukan kolaborasi yang solid antara pemerintah, penyelenggara pemilu, dan masyarakat. 

Ia menekankan pentingnya transparansi dan keadilan dalam proses pemilihan untuk memastikan hasil yang akurat dan diterima oleh semua pihak. 

Selain itu, Arifin juga mengajak peserta seminar untuk aktif berpartisipasi dalam diskusi dan menyumbangkan ide-ide yang konstruktif. 

Acara ini dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk akademisi, praktisi politik, dan mahasiswa, yang berdiskusi secara mendalam mengenai tantangan dan peluang dalam pelaksanaan Pilkada serentak. 

Seminar ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi perbaikan proses demokrasi di Indonesia. (din)

Ucapan Selamat Mengalir Kepada Gita dan Adji Penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS 2024

CIREBON, FC - Gita Fadhilah dan Adji Firmansyah Mahasiswa dari UIN Siber Cirebon ditetapkan sebagai penerima beasiswa Cendekia BAZNAS 2024 Cirebon.

Dua mahasiswa UIN Siber Cirebon, Jurusan Pendidikan Bahasa Arab (PBA) ini diumumkan sebagai penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS dalam negeri tahun 2024.

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap prestasi akademik dan kontribusi mereka di bidang pendidikan. H.M.Arifin M.Pd.I, Pranata Muda Humas UIN Siber Cirebon, menyampaikan ucapan terima kasih dan atas penghargaan kepada BAZNAS. 

"Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS atas dukungannya yang berkelanjutan kepada mahasiswa kami. Beasiswa ini merupakan dorongan besar untuk mereka agar terus mengejar impian dan berkontribusi lebih dalam bidang pendidikan," ungkap H.M. Arofin. 

Sementara Gita dan Adji, yang telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam studi mereka, merasa bersyukur atas kesempatan ini dan berkomitmen untuk memanfaatkan beasiswa ini dengan sebaik-baiknya untuk mencapai prestasi akademik dan profesional yang lebih tinggi. (din)

Jumat, 13 September 2024

Mahasiswa FITK UIN Siber Cirebon, Naila Sa'adatu Darain, Raih Juara 2 Lomba MTQ Tingkat Kabupaten Cirebon

CIREBON, FC - Naila Sa'adatu Darain, seorang mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Jurusan Bahasa Arab, Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Cirebon, berhasil mengharumkan nama kampus dengan meraih Juara 2 Putri Cabang MHQ 30 Juz pada penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadits (MTQH) ke 50 tingkat Kabupaten Cirebon. 

Tentu saja, prestasi ini menjadi kebanggaan bagi seluruh sivitas akademika UIN Siber Cirebon. 

Lomba MTQ yang diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai lembaga pendidikan dan pondok pesantren di Kabupaten Cirebon ini merupakan ajang bergengsi yang menguji kemampuan tilawah, hafalan, serta pemahaman terhadap Al-Quran. 

Naila tampil memukau di hadapan dewan juri dengan bacaan yang merdu dan penuh penghayatan, serta penguasaan tajwid yang sangat baik. 

Humas UIN Siber, H.M.Arifin, M.PdI  menyatakan rasa bangganya atas pencapaian Naila. 

"Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa kita tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga mampu bersaing di bidang-bidang keagamaan seperti MTQ. Kami sangat mendukung dan mengapresiasi bakat serta usaha keras Naila," ungkapnya. 

Tentu saja, pencapaian prestasi ini  merupakan hasil dari kerja keras Naila serta iringan doa keluarga, orang-orang terdekat Naila serta bimbingan dari para dosen dan dukungan teman-teman Naila di kampus. 

"Ini adalah pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Saya berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung saya, terutama keluarga dan lingkungan kampus yang selalu memberikan semangat," ujar Naila. 

Prestasi Naila ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik. UIN Siber Cirebon berharap dapat terus melahirkan generasi muda yang berprestasi dan berkontribusi positif bagi masyarakat. (din)

Monev TPPS 2024: Soroti Capaian dan Rencana Percepatan Penurunan Stunting

CIREBON – Pemerintah Kota Cirebon menyambut kehadiran perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Barat, Kamis (12/9/2024).

Kunjungan tersebut dalam rangka Monitoring dan Evaluasi (Monev) Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Semester II tahun 2024. Acara berlangsung di aula Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Cirebon.

Hadir sejumlah perangkat daerah termasuk Kepala DP3APPKB Kota Cirebon, Suwarso Budi Winarno, AP., M.Si, yang juga menjabat Sekretaris TPPS Kota Cirebon. 

Lalu ada Kepala Bidang Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera DP3APPKB, Lis Triswanah, S.K.M. serta sejumlah undangan dari berbagai instansi terkait: Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kota Cirebon, Dinas Kesehatan Kota Cirebon, Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kota Cirebon, dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cirebon. Tak terkecuali perwakilan TPPS Kecamatan Kejaksan, Puskesmas Kejaksan, Puskesmas Pamitran, serta perwakilan TPPS Kelurahan Sukapura.

Kepala DP3APPKB, Suwarso Budi Winarno menjelaskan, pentingnya komitmen seluruh stakeholder dan pimpinan dalam upaya percepatan penurunan stunting. Hal ini sejalan dengan arahan Wakil Presiden dalam Rapat Koordinasi Nasional Percepatan Stunting Tahun 2024.

“Kita perlu menjaga dan melampaui target capaian penurunan stunting, serta memperluas fokus pada pencegahan stunting. Tidak hanya pada keluarga yang sudah mengalami stunting, tetapi juga keluarga yang berisiko,” katanya.

Budi mengungkapkan pula hasil Rakor Forum Komunikasi Perubahan Perilaku Lintas Agama. Ada intervensi untuk keluarga berisiko stunting, lantas memperjelas langkah kolaborasi kegiatan pencegahan stunting yang melibatkan pembagian makanan untuk keluarga berisiko stunting.

Pembagian peran yang jelas dalam penanganan percepatan dan penurunan stunting bagi lintas sektor dan lainnya, diatur dalam Peraturan Wali Kota Nomor 34 Tahun 2022 tentang Percepatan Penurunan Stunting Di Kota Cirebon, yang memuat detail tugas dan target setiap pihak terkait.

Kepala Bidang Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera (KBKS), Lis Triswanah menyebutkan, data prevalensi stunting di Kota Cirebon berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2023 menunjukkan peningkatan menjadi 19,90% dari sebelumnya 17%.

Namun, prevalensi stunting berdasarkan data pengukuran Rutin Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM) tahun 2023, menunjukkan penurunan menjadi 11,66% dari 12,83% pada tahun sebelumnya. Ini merupakan harapan dari capaian percepatan penurunan stunting. “Data e-PPGBM diperoleh melalui posyandu dan penimbangan balita,” bebernya.

Lis menambahkan hasil intervensi pencegahan stunting yang dilaksanakan pada bulan Juni 2024, 99,71% balita diukur dengan prevalensi stunting sebesar 13,01%. Dari 185 calon pengantin yang diperiksa, ditemukan tujuh mengalami Kurang Energi Kronis (KEK). Inovasi terbaru dari TPPS Kota Cirebon termasuk aplikasi data stunting di ekosistem Cirebon Satu Data dan program “Sehate” (satu hari satu telur) serta “Sipenting” (Siaga Penanggulangan Stunting) untuk sinergitas lintas sektor.

Tim Monev TPPS Provinsi Jawa Barat meliputi Bappeda Provinsi Jawa Barat dan BKKBN Provinsi Jawa Barat. Ada Virta Pramudita, Ekawati Agustiana, Hendra Kurniawan, Safira Dian Maryadianti, Ricky Perdana Kusuma, dan Juanto.

Monev bertujuan memantau aktivitas dan kesesuaian TPPS Kota Cirebon dengan arahan pusat. Evaluasi memastikan fungsi-fungsi koordinasi TPPS berjalan efektif, dan identifikasi intervensi yang perlu dilakukan. Termasuk edukasi perubahan perilaku dan pemantauan gizi.

Rekomendasi kegiatan monev mencakup perlunya komitmen bersama dalam mencapai sasaran, memantau data sasaran, dan memastikan intervensi dilakukan dengan tepat. Program BAAS (Bapak Asuh Anak Stunting) yang sudah berjalan baik di Kota Cirebon serta perlu dokumentasi data yang lengkap untuk mencerminkan hasil kerja TPPS.

Akhir kegiatan, Kepala Bidang KBKS, Lis Triswanah, menyampaikan terima kasih kepada tim Monev TPPS Provinsi Jawa Barat. Pihaknya berharap Kota Cirebon dapat mencapai zero stunting pada tahun 2024. “Semoga ke depannya Kota Cirebon dapat mencapai zero stunting dan tidak ada lagi balita stunting baru,” harapnya.

PJ Bupati : Kabupaten Cirebon Targetkan 15.097 Jiwa Ikuti Program KB

KABUPATEN CIREBON — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya memantau kegiatan pelayanan Keluarga Berencana (KB) Metode Operasi Wanita (MOW) atau tubektomi di Rumah Sakit (RS) Sentra Medika, Kecamatan Gempol, Kamis (12/9/2024).

Pelayanan KB MOW tersebut merupakan bagian dari rangkaian Hari Kontrasepsi Sedunia, yang diperingati setiap 26 September.

Wahyu mengatakan, rangkaian kegiatan peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia di Kabupaten Cirebon dimulai sejak tanggal 11 hingga 25 September 2024.

Kabupaten Cirebon menargetkan 15.097 jiwa mengikuti program KB, dari mulai kondom, MOW, hingga intra uterine device (IUD).

“Untuk (target) MOW, kita targetkan 83 orang. Hari ini, di Rumah Sakit Sentra Medika sudah dilaksanakan dan sudah melebihi target,” ujar Wahyu.

“Di sini sudah ada 119 orang, dimana 118 perempuan dan satu laki-laki. Ini dalam satu hari sudah melebihi target,” ucapnya usai memantau pelayanan KB MOW di RS Sentra Medika.

Ia menyebut, jumlah pengakses layanan KB di RS Sentra Medika kemungkinan besar akan terus bertambah. Ia juga berharap, Pemkab Cirebon mampu mencapai target secara keseluruhan.

“Kalau untuk yang 15.097 itu, layanan di berbagai fasilitas kesehatan, puskesmas, dan lainnya,” imbuhnya.

“Kami mengimbau kepada pasangan yang sudah menikah, untuk mengikuti program Keluarga Berencana. Sehingga tingkat kelahiran kualitasnya terjaga, disamping kualitas pendidikan, kesehatan dan lainnya untuk putra-putri kita. Supaya lebih baik kualitas hidupnya,” tutup Wahyu.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Jabar Fazar Supriadi Sentosa mengatakan, KB MOW merupakan Metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP).

Ia tak menampik, di Jabar pengguna MKJP masih rendah, sehingga perlu adanya akselerasi. BKKBN Jabar mengapresiasi antusiasme masyarakat Kabupaten Cirebon, yang telah mengakses pelayanan KB MOW.

“Mudah-mudahan pelayanannya terus berjalan, baik saat ada momentum maupun yang statis,” ucap Fazar.

Fazar menyebut, Jabar memiliki target paling tinggi dibandingkan dengan provinsi lainnya terkait pelayanan KB, baik yang jangka panjang maupun pendek.

Jabar menargetkan 299.000 jiwa mengakses layanan KB pada peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia tahun ini.

Senada disampaikan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Cirebon Eni Suhaeni, ia mengapresiasi masyarakat Kabupaten Cirebon yang telah mengakses layanan KB di momen rangkaian peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia.

Eni mengatakan, Pemkab Cirebon bekerja sama dengan rumah sakit terkait pendistribusian tenaga medis yang melayani program KB pada peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia.

“Di sini semua dilayani, baik yang menggunakan kondom, IUD, MOW dan lainnya. MOW itu (target) 83, sudah melebih target. Hari ini sudah 119,” kata Eni. (din)

Kamis, 12 September 2024

Pemkab Cirebon Pastikan Stok Pangan Beras Aman Untuk Beberapa Bulan Ke Depan

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon memastikan ketersediaan pangan, khususnya beras, berada dalam kondisi aman untuk beberapa bulan mendatang.

Hal ini disampaikan oleh Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, yang menyebutkan bahwa stok beras di wilayahnya mencapai 35 ribu ton.

“Informasi dari Bulog, ketersediaan pangan untuk Cirebon, khususnya Kabupaten Cirebon, sudah aman. Untuk beras saja, tersedia 35 ribu ton, dengan 14 ribu ton tersimpan di salah satu gudang di Kabupaten Cirebon,” katanya usai meninjau kondisi gudang di Tuk Kedawung, Cirebon, Kamis (12/9/2024).

Ia menambahkan, bahwa penyaluran bantuan pangan di Kabupaten Cirebon akan mencapai 2.800 ton, sementara penyaluran Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) diperkirakan sekitar 1.000 ton per bulan.

Selain beras, Wahyu juga menyebutkan, bahwa stok komoditas lain, seperti gula dan minyak goreng masih mencukupi.

“Cadangan gula ada 62 ton dan minyak goreng 17 ton. Jadi, untuk beberapa komoditas yang menjadi perhatian kami, stoknya cukup aman,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Perum Bulog Cabang Cirebon, Ramaijon Purba menegaskan, bahwa ketersediaan beras di wilayahnya sangat aman, dengan stok mencapai 61 ribu ton. Bulog Cirebon telah menyerap 76 ribu ton gabah dan beras dari panen lokal.

“Kami menyerap gabah 5.400 ton dan beras 72.500 ton. Jika disetarakan dengan beras, totalnya 76 ribu ton. Kebutuhan penyaluran wilayah kami hanya 6.100 ton, artinya stok ini bisa bertahan hingga 10 bulan ke depan,” ungkap Ramaijon.

Ia berharap, panen tidak terganggu, sehingga beras yang ada saat ini dapat tersalurkan sebelum masa panen berikutnya, guna menjaga kesegaran dan kualitas stok.

Dengan ketersediaan yang memadai, Pemerintah Kabupaten Cirebon optimis dapat memenuhi kebutuhan pangan masyarakat tanpa kendala dalam waktu dekat. (Olan)

Rabu, 11 September 2024

Penutupan MTQH Ke-50 Tingkat Kabupaten, Ini Pesan PJ Bupati

KABUPATEN CIREBON — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya menghadiri penutupan Musabaqah Tillawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) ke-50 tingkat Kabupaten Cirebon 2024 di Kecamatan Pasaleman, Selasa (10/9/2024) malam. Wahyu Mijaya memberikan motivasi kepada para pemenang dan peserta lainnya yang gagal menjadi juara.

Dalam sambutannya, Wahyu mengucapkan selamat kepada kontingen Kecamatan Pasaleman yang menjadi juara umum MTQH ke-50 tingkat Kabupaten Cirebon.

Ia berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam perencanaan hingga penutupan MTQH ke-50, termasuk kepada dewan juri, kepala Polsek, Komandan Danramil, dan lainnya.

“Selamat untuk Kecamatan Pasaleman yang menjadi juara umum MTQH ke-50,” ucap Wahyu dalam sambutannya di acara penutupan MTQH ke-50 tingkat Kabupaten Cirebon.

“Selanjutnya, bagi yang belum mendapatkan juara, jangan pernah putus asa. Jangan pernah merasa gagal, jangan pernah demikian. Karena, bisa jadi yang hari ini belum berhasil, justru di kemudian hari yang akan berhasil dan mendapatkan lebih baik,” tambahnya.

Selain memotivasi peserta yang gagal menjadi juara, Wahyu juga mengingatkan kepada para juara, agar tak terlena dengan apa yang telah dicapai. Ia mengingatkan, agar terus belajar dan mempertahankan apa yang telah dicapai.

“Ini adalah sebuah proses. Suatu perlombaan itu pasti ada yang menang, ada yang belum berhasil. Dalam kehidupan kita, ini yang harus kita menangkan. Bagaimana kita bisa memenangkan, mengendalikan diri sendiri, bagaimana bisa menjawab tantangan kehidupan,” tuturnya.

Menurutnya, perlombaan merupakan media untuk mengukur kemampuan yang telah dipelajari. Namun, lanjut Wahyu, ada yang lebih penting dari sekadar perlombaan, yakni mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dan hadis dalam kehidupan sehari-hari.

“Yang paling penting, kita bisa mengimplementasikannya (Al-Qur’an dan hadis) dalam kehidupan kita,” ucapnya.

Sekadar diketahui, para pemenang pada gelaran MTQH ke-50 bakal bertanding mewakili Kabupaten Cirebon di tingkat Provinsi Jawa Barat. Wahyu berharap, mereka bisa bersaing dan terus belajar demi bisa mengharumkan Kabupaten Cirebon di tingkat provinsi. (Ara)

Sponsor

test

Featured Posts