Tajam, Aktual dan Mencerdaskan

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label DKI Jakarta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DKI Jakarta. Tampilkan semua postingan

Senin, 14 April 2025

UIN Siber Cirebon dan Dinas Pendidikan Indramayu Dorong Peningkatan IPM

INDRAMAYU - Suasana hangat penuh kekeluargaan menyelimuti Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu pada Jum’at pagi. Acara Halal bi Halal yang digelar antara Keluarga Besar Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu ini bukan sekadar ajang silaturahmi biasa, melainkan momentum strategis untuk menyatukan visi dalam peningkatan kualitas pendidikan daerah.Jum’at, (11/04/2025).

Acara ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu, Dr. H. Caridin, S.Pd., M.Pd., beserta para kepala bidang, pengawas sekolah, serta jajaran pimpinan Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, di antaranya Dr. Akhmad Affandi, M.Ag., Dr. Iis Arifudin, M.Ag., Dr. Ahmad Khalimy, S.H., M.H., Dr. Hj. Mumun Munawaroh, M.Si., dan Dr. H. Rosidi Ridho, M.Ag.

Dalam sambutannya, Dr. Caridin menyampaikan urgensi kolaborasi antara dunia akademik dan institusi pendidikan daerah. Menurutnya, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Indramayu di bidang pendidikan masih tertinggal dibandingkan daerah lain seperti Kota Bandung. Salah satu penyebabnya, kata dia, adalah minimnya data penduduk berpendidikan tinggi yang menetap di Indramayu.

“Banyak warga Indramayu yang sudah sukses, lulusan S2 dan S3, tapi mereka tinggal di luar daerah. Akhirnya, data mereka tidak tercatat dalam IPM Indramayu. Maka dari itu, kami dorong para kepala sekolah, guru SD dan SMP, serta pengawas pendidikan untuk melanjutkan studi di Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon,” tegasnya.

Ajakan tersebut disambut antusias oleh pihak UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Dr. Iis Arifudin menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan amanat dari pimpinan pascasarjana, termasuk Prof. Dr. H. Sugianto, S.H., M.H., selaku Wakil Direktur Pascasarjana yang juga tergabung dalam Tim Komite Percepatan Pembangunan Indramayu Bidang Pendidikan.

“Kami siap bersinergi untuk meningkatkan SDM di Indramayu. Program S2 MPI kami sangat terjangkau, hanya Rp 3.750.000 per semester. Meski terjangkau, kami tetap menjaga kualitas pendidikan dengan dosen-dosen lulusan dalam dan luar negeri,” ujar Iis.

Pernyataan serupa juga disampaikan oleh para ketua program studi lainnya. Dr. Akhmad Affandi (S2 PAI), Dr. Ahmad Khalimy (S2 HKI), dan Dr. Hj. Mumun Munawaroh (S2 PMI), masing-masing mendorong para tenaga pendidik yang belum menempuh jenjang magister untuk segera bergabung.

Menariknya, acara ini juga dihadiri oleh Dr. H. Muhammad Ali, M.Pd., yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu dan kini menjadi dosen Pascasarjana UIN Syekh Nurjati. Kehadiran beliau menjadi simbol kuatnya kesinambungan antara pengalaman birokrasi dan dunia akademik.

Dengan penuh semangat, para peserta menyambut baik inisiatif ini. Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendorong pemerataan pendidikan berkualitas dan menaikkan IPM Kabupaten Indramayu secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan.

Share:

Minggu, 13 April 2025

Dr. Rieke Diah Pitaloka Kunjungi UIN Siber Cirebon, Dukung Penguatan Kampus Digital Pertama di Indonesia

CIREBON, FC – Anggota Komisi VI DPR RI, Dr. Rieke Diah Pitaloka, melakukan kunjungan kerja ke Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon, Jumat (11/4/2025), dalam rangka memperkuat sinergi antara lembaga legislatif dan perguruan tinggi berbasis digital dalam mendorong transformasi kebijakan berbasis data. 

Universitas Cyber Islamic University (CIU) ini merupakan PTKIN (Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri) berbasis digital pertama di Indonesia, sebagaimana ditetapkan melalui KMA No. 860 Tahun 2022 dan diperkuat oleh Peraturan Presiden No. 60 Tahun 2024.

Dalam kunjungannya, Dr. Rieke mengapresiasi langkah inovatif UIN Siber Cirebon dalam memelopori pendidikan tinggi digital yang berbasis riset dan partisipasi masyarakat. Kunjungan ini juga menjadi momentum penting untuk berdialog langsung dengan sivitas akademika dalam forum diskusi bertajuk “Satu Data Indonesia: Dari Desa untuk Negeri”.

“UIN Siber Cirebon telah memberi contoh nyata bagaimana perguruan tinggi bisa berperan aktif dalam menyusun fondasi data nasional yang akurat, dimulai dari desa. Ini sangat penting dalam mendorong kebijakan publik yang berpihak kepada rakyat,” ujar Dr. Rieke dalam sambutannya.

Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. Aan Jaelani, M.Ag., menyampaikan bahwa kampus ini telah mengembangkan berbagai inovasi digital dalam bidang pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat. Melalui program Riset Desa Digital, UIN SSC berhasil memetakan data sosial dan spasial di berbagai desa, serta menghasilkan model data partisipatif yang bisa dijadikan acuan nasional.

“Sebagai kampus siber keagamaan, kami memadukan tradisi keilmuan Islam dengan teknologi digital. Kami ingin hadir bukan hanya sebagai pusat ilmu, tetapi juga mitra strategis dalam pembangunan,” tegas Prof. Aan.

Kunjungan ini juga menjadi titik awal kerja sama konkret antara UIN SSC dan DPRD Kabupaten Cirebon dalam penyusunan Naskah Akademik dan Raperda Data Desa Presisi, yang secara resmi ditandatangani pada hari yang sama. Hal ini menunjukkan sinergi nyata antara dunia pendidikan dan pembuat kebijakan dalam membangun tata kelola yang berbasis bukti dan keadilan sosial.

Dengan dukungan regulasi melalui Perpres No. 60 Tahun 2024 tentang penguatan sistem pendidikan tinggi berbasis teknologi dan digitalisasi kampus, UIN Siber Cirebon kini menjadi role model nasional dalam mengintegrasikan kecanggihan digital, nilai-nilai keislaman, dan keberpihakan kepada masyarakat akar rumput. (din)

Share:

Selasa, 25 Maret 2025

UPZ Syarifah Mudaim UIN Siber Cirebon Gelar Kajian dan Santunan Ramadhan: Berbagi Hikmah, Berbagi Kebaikan, Menuai Keberkahan


CIREBON– Dalam semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Syarifah Mudaim UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon (Cyber Islamic University) menggelar kegiatan Kajian dan Santunan Ramadhan dengan mengusung tema "Berbagi Hikmah, Berbagi Kebaikan, Menuai Keberkahan". 

Acara yang berlangsung di halaman Rektorat UIN Siber Cirebon ini dihadiri oleh Rektor, para Wakil Rektor, tenaga honorer, cleaning service, security, serta masyarakat dari lingkungan sekitar kampus. Selasa, (25/03/2025).

Kegiatan ini menghadirkan Hj. Amroh Umaemah, M.Pd., sebagai narasumber utama yang memberikan tausiyah penuh makna tentang pentingnya berbagi dan bersedekah di bulan Ramadhan. 

Dalam kajiannya, beliau menekankan bahwa sedekah tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima, tetapi juga membawa keberkahan dan ketenangan jiwa bagi pemberinya.

Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan urgensi kegiatan ini sebagai wujud nyata kepedulian sosial kampus terhadap sesama. 

"Salah satu dari tujuh keutamaan bulan Ramadhan adalah bersedekah. Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya berbagi materi, tetapi juga berbagi hikmah dan kebahagiaan kepada mereka yang membutuhkan," ungkapnya.

Ketua UPZ Syarifah Mudaim, Syifauzakia, M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat berbagi dan mempererat hubungan antara civitas akademika dengan masyarakat sekitar. 

"Kami berterima kasih kepada pimpinan UIN Siber yang telah memberikan dukungan penuh serta para muzakki di lingkungan kampus yang telah berkontribusi dalam pengumpulan zakat profesi. Alhamdulillah, tahun ini kami dapat menyalurkan sebanyak 300 bingkisan serta santunan berupa uang kepada para penerima manfaat," ujarnya.

Acara ini menjadi bukti nyata bahwa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik, tetapi juga mengedepankan nilai-nilai sosial dan kepedulian terhadap sesama. Semoga keberkahan Ramadhan terus menginspirasi civitas akademika dan masyarakat untuk senantiasa berbagi kebaikan.

Share:

Rabu, 26 Februari 2025

Pakar Hukum dan Praktisi Berdiskusi, Upaya UIN Siber Cirebon Gagas Rekomendasi Revisi KUHAP


CIREBON, FC–  Focus Group Discussion (FGD) menjadi diskusi hangat para praktisi dan pakar hukum tentang “Revisi KUHAP, Sejauh Mana RKUHAP Menjawab Tantangan Hukum Pidana Modern” yang digagas Pascasarjana UIN Siber Cirebon melalui Kegiatan FGD di Lantai 3 gedung Pascasarjana, Rabu, (26/02/2025), dan dibuka langsung oleh Wakil Rektor III, Prof Dr H Jamali, M.Ag.

Diskusi ini menghadirkan pakar hukum, praktisi hukum, akademisi serta Aparat Penegak Hukum (APH), untuk membedah secara mendalam berbagai aspek dari Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RKUHAP).

Dalam FGD ini ada lima narasumber, di antaranya Guru Besar Hukum, Prof. Dr H Sugianto, SH MH, advokat dan dosen Dr H Hermanto, SH MH, Dr H Dudung SH MH, Dr H Rusman SH MH serta Dekan Fakultas Syariah UIN Siber Cirebon.

Dr H Hermanto SH MH kepada media menyatakan bahwa Revisi KUHAP ini belum layak untuk disahkan. Sebab pengesahan ini sangat menjadi kebutuhan berkaitan dengan akan berlakunya KUHP baru nanti pada Januari 2026.

"Yang dianggap tidak layak itu adalah rancangan di dalamnya, kenapa karena masih banyak hal yang belum tercover dan disinkronisasikan dengan berbagai pihak terutama dalam hal ini dengan pihak Kepolisian yang dalam hal ini sebagai pintu gerbang daripada keadilan itu di dapat oleh para pihak, kenapa proses penyelidikan itu dihilangkan padahal keberadaannya sangat penting untuk mencari unsur pidana itu ada atau tidak sebelum menentukan adanya tersangka," jelasnya.

Dr Hermanto juga menjelaskan banyak hal terkait RKUHP yang seyogyanya harus ditunda. Seperti juga salah satu fokus utama dalam diskusi ini adalah konsep restorative justice, yang semakin menjadi perhatian dalam sistem hukum pidana modern. 

Para Narasumber FGD juga menyoroti pentingnya pendekatan ini untuk memberikan keadilan yang lebih humanis, terutama dalam kasus-kasus tertentu yang seharusnya dapat diselesaikan di luar jalur peradilan formal.

Selain itu, perdebatan juga berkembang mengenai sistem penahanan dalam hukum pidana. Salah satu isu yang mencuat adalah perlunya pembatasan waktu yang lebih ketat dalam proses penyelidikan hingga penyidikan agar tidak terjadi penyalahgunaan kewenangan atau kriminalisasi berlarut-larut. 

Sejumlah narasumber menilai bahwa sistem yang ada saat ini masih membuka peluang terjadinya ketidakpastian hukum bagi tersangka.

“KUHAP yang kita gunakan saat ini masih merupakan produk hukum lama yang dibuat dalam konteks sosial-politik yang berbeda. Padahal, hukum seharusnya dinamis dan menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman,” ujar Dr H Hermanto SH, MH dan Dr H Dudung SH MH, narasumber dalam FGD.

Selain dua isu utama tersebut, diskusi juga membahas berbagai aspek lain dari RKUHAP, termasuk transparansi dalam proses peradilan, hak-hak tersangka dan korban, serta optimalisasi peran lembaga-lembaga pengawas dalam sistem peradilan pidana.

Dengan semakin berkembangnya dinamika sosial dan teknologi, revisi KUHAP dinilai sebagai kebutuhan mendesak untuk memastikan bahwa sistem hukum di Indonesia tetap relevan, adil, dan mampu memberikan kepastian hukum bagi seluruh masyarakat. FGD ini diharapkan dapat menjadi kontribusi penting dalam proses penyempurnaan RKUHAP sebelum diimplementasikan dalam sistem peradilan Indonesia. 

Sementara itu, Pakar Hukum sekaligus juga guru besar, Prof Dr H Sugianto SH MH, menyatakan bahwa FGD ini untuk mendapatkan rekomendasi dan rekomendasi itu akan disampaikan ke pihak DPR RI. (din)

Share:

Jumat, 05 Januari 2024

Fokus Pada Program Cyber Ialamic University, Rektor IAIN Cirebon Prof Aan Jaelani Fokus Ikuti Kegiatan Meet and Brief

JAKARTA, FC - Dalam acara penting yang diadakan oleh Kementerian Agama di Jakarta Convention Center (JCC) hari ini, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag, menaruh perhatian khusus pada program utama yang diusung oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Kamis, (04/01/2024).

Acara yang dihadiri lebih dari 4.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama ini merupakan bagian dari perayaan Hari Amal Bhakti ke-78 Kementerian Agama. Menteri Yaqut dalam sambutannya mengajak semua untuk merenung atas sejarah Kementerian Agama serta menegaskan pentingnya menjaga kerukunan umat beragama di Indonesia.

Dalam refleksi awal tahun, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, menyoroti peran penting Kementerian Agama dalam memberikan akses pendidikan kepada para guru yang belum memiliki gelar Sarjana (S1). Ia fokus pada program Cyber Islamic University yang telah memberikan kesempatan kepada ribuan mahasiswa, sebagian besar di antaranya adalah para guru, untuk memperoleh beasiswa S1 secara daring melalui Cyber Islamic University, yang merupakan bagian dari IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Cyber Islamic University adalah program prioritas dari Kemenag. Kampus siber ini sudah berjalan sejak 2021.

Seiring berjalannya waktu, Cyber Islamic University memiliki peminat yang tinggi. Masyarakat begitu antusias sehingga banyak yang ingin mengambil program tersebut.

“Dalam tiga tahun terakhir, program Cyber Islamic University telah diikuti oleh 3.339 mahasiswa dari 36 provinsi di seluruh Indonesia. Tingginya minat mahasiswa dalam mengikuti program kuliah daring ini disebabkan oleh kemudahan dalam proses pembelajaran,” ungkap Prof Aan.

Pada 2024, akan dilakukan penambahan program studi baru untuk program pembelajaran jarak jauh (PJJ). Program studi yang ditambahkan meliputi S2 dan S1 Pendidikan Agama Islam (PAI), S1 Pendidikan Bahasa Arab (PBA), S1 Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), S1 Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), serta S1 Aqidah Filsafat Islam (AFI). Selain itu, akan ada penambahan untuk program studi S1 Hukum Keluarga Islam (HKI), S1 Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial (TIPS), S1 Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), dan S1 Sejarah dan Peradaban Islam (SPI). tegas Prof Aan. (din)

Share:

Rabu, 29 April 2020

ASBUPI Bekerjasama Komponen Pelabuhan Tanjung Priok Dan Forwami Berikan Bantuan10 Ribu Masker


JAKARTA, FC - Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia (ASBUPI) bekerjasama dengan Kantor Syahbandar Pelabuhan Tanjung Priok, KPPP Pelabuhan Tanjung Priok, Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok, dan Forum Wartawan Maritim Indonesia (Forwami) memberikan bantuan sebanyak sepuluh ribu masker untuk masyarakat kepelabuhanan Tanjung Priok. 

Bahwa asosiasi ini dibentuk untuk menghimpun para operatot pelabuhan yang didirikan oleh Pelindo I-IV.

"Para anggotanya harus sudah memiliki ijin BUP. ASBUPI ikut program kolektif untuk kepentingan masyarakat di masa pandemi Corona ini, alasan pembagian masker ini karena saat ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Namun saat ini masyarakat masih mengalami kesulitan membeli masker," kata Ketua Umum Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia (ASBUPI), Dede Martin, Rabu (29/4), bertempat di terminal penumpang Pelabuhan Tanjung Priok.      

Masker yang dibagikan ini dibuat oleh para UKM sehingga ini juga bermanfaat bagi semuany. ASBUPI juga sangat berperan dalam mendorong kelancaran lalu lintas logistik di pelabuhan, terutama di Tanjung Priok.

"Acara juga dihadiri oleh Kepala Syahbandar Pelabuhan Kelas Utama Tanjung Priok, Capt. Hermanta, Kepala Otoritan Pelabuhan (OP) Priok Jece Julita Piris, General Manager (GM) Pelindo Pelabuhan Tanjung Priok Suparjo, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Kurniawan Rongre S.I.K., M.Si, KPPP Pelabuhan Tanjung Priok Jefri, Forum Wartawan Maritim Indonesia (Forwami), dan Instutusi terkait lainnya," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Syahbandar Pelabuhan Kelas Utama Tanjung Priok, Capt. Hermanta mengungkapkan terimakasihnya atas inisiasi yang dilakukan ASBUPI dengan memberikan bantuan 10 ribu masker. Semoga masker ini bermanfaat bagi semuanya, dan bisa menangkal Corona.

"Bagaimana kita bisa tetap menjaga kesehatan, mematuhi apa yang dianjurkan pemerintah dan yang paling penting tidak Mudik sesuai Kepmenhub no 25 tahun 2020. Ia, sangat mendukung terhadap pencegahan Corona in," ungkap Hermanta.

Kami pesan agar sering cuci tangan, menggunakan masker, jaga jarak, jaga imun tubuh kita. (dade)
Share:

Selasa, 28 April 2020

UTA'45 Berikan Bantuan Sembako dan Sarana Kesehatan Untuk Masyarakat


JAKARTA, FC- Beri Bantuan Sembako Hingga Sarana Kesehatan Untuk Masyarakat Terdampak Wabah Corona. Akibat wabah virus corona atau Covid-19 ekonomi masyarakat terpukul. Daya beli masyarakat menurun secara drastis terutama di kalangan masyarakat kelas bawah.

Untuk meringankan beban masyarakat, melalui Program Pengabdian Masyarakat yang bertema "Peduli Covid-19", Universitas 17 Agustus 45 (UTA’45) Jakarta menyusun serangkaian kegiatan sebagai berikut: 

1. Pada tanggal 28 April 2020, akan diberikan paket Bantuan Sembako kepada masyarakat Kecamatan Tanjung Priok.

2. Pada tanggal 29 April 2020 akan dibagikan sembako kepada karyawan dan karyawati UTA 45 Jakarta.

3. Pada tanggal 30 April 2020 akan didonasikan hand sanitizer dan masker kepada RS Sulianto Saroso dan Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, para petugas keamanan dan awak media.

4. Aktivitas Peduli Covid-19 dalam bentuk pemberian sembako dan perlengkapan kesehatan dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19 akan dilakukan secara berkala.

“Kami terpanggil untuk ikut ambil bagian dalam memberikan harapan kepada saudara-saudara kita di wilayah Jakarta Utara, dengan segala keterbatasan kami, untuk tetap dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang kesulitan," kata Wakil Rektor II UTA’45 Brian Matthew, Selasa (28/4), saat acara pemberian bantuan donasi, di Universitas 17 Agustus 45 (UTA'45).

Aktivitas di atas merupakan lanjutan dari aktivitas sosialisasi dan edukasi yang sebelumnya telah dilaksanakan guna penanggulan penyebaran Covid-19. Ini kegiatan bakti sosial yang kedua kami laksanakan, selama pandemi Covid-19.

"Kegiatan bakti sosial ini akan terus kami jalankan selama Covid-19 ini. Sesuai dengan kemampuan kami. Itu saja tujuan bakti sosial dan pengabdian pada masyarakat yang kami lakukan,” ujarnya.

Lebih lanjut, kata Brian mengungkapkan UNTAG'45 memberikan 1.000 paket mulai dari sembako dan perlengkapan medis berupa 2 kg beras, 4 bungkus indomie, 1 hand sanitizer dan 1 masker memberikan juga paket sabun cair dan galon air untuk sanitasi warga yang akan distribusikan juga kepada setiap lingkungan di wilayah Jakarta Utara.

"Sembako akan kami bagikan langsung ke masyarakat Jakarta Utara yang memang benar-benar membutuhkan, lalu kepada para pejuang medis di Rumah Sakit Sulianti Saroso dan Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, kepada awak media di lingkungan rumah sakit tersebut, dan kepada satuan pengamanan di lingkungan tanjung priok berupa alat perlengkapan kesehatan dan kebersihan," ungkap Brian.

Sementara itu, Rektor Universitan 17 Agustus 45 (UTA'45), Virgo Simamora mengungkapkan untuk kegiatan kali ini, didukung oleh Femme Cosmetic dan APTFI (Asosiasi Perguruan Tinggi Farmasi Indonesia) Korwil II.

"Respon masyarakat atas kegiatan ini sangat antusias, apalagi Yayasan UTA'45 mendukung penuh kegiatan ini.

Untuk penerima bantuan, kita ambil dari Kecamatan Tanjung Priok, gak hanya satu RW saja, tapi kita lakukan sebaran siapa yang membutuhkan, kita pakai kupon disebar ke masyarakat kelas menengah ke bawah," kata Virgo. (dade)
Share:

Rabu, 22 April 2020

Koperasi Forwami Gelar Kegiatan Bakti Sosial Salurkan Bantuan Paket Sembako


JAKARTA- Forum Wartawan Maritim Indonesia (Forwami) melalui Koperasi Kreasi Forwami Sejahtera, menggelar kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan bantuan paket sembako di lingkungan pelabuhan Tanjung Priok.

Paket sembako berupa beras, minyak goreng dan mie instan itu diberikan langsung kepada kalangan buruh pelabuhan/tenaga kerja bongkar muat (TKBM) maupun para pengemudi ojek di pelabuhan itu.

Bakti sosial ini dalam rangka membantu sesama disaat masa Pandemi Virus Corona (Covid-19) saat ini, sekaligus bertepatan dengan menjelang bulan Ramadhan tahun ini.

"Bantuan yang disalurkan ini berasal dari sejumlah rekan Jurnalis/Media yang sehari-hari meliput kegiatan di pelabuhan Priok maupun para donatur dari pekerja di IPC dan anak usahanya, serta para pelaku usaha eksportir maupun perusahaan jasa pengurusan transportasi dan perusahaan bongkar muat di pelabuhan Priok," kata Ketua Koperasi Kreasi Forwami Sejahtera, Abdul Habib, Rabu (22/4), saat menggelar bakti sosial.

Turut hadir pada kegiatan itu, Ketua Forum Wartawan Maritim Indonesia (Forwami) Ire Djafar, Ketua Serikat Tenaga Kerja Bongkar Muat (STKBM) Pelabuhan Tanjung Priok, Nurtakim, dan Staf Koperasi TKBM Priok maupun sejumlah pekerja IPC dan anak usahanya.

Pada kesempatan itu, sebanyak 125 paket Sembako, telah dibagikan secara langsung antara lain di kantor Koperaai TKBM Tanjung Priok, dan di sekitar Pos 8 Pelabuhan Priok yang menjadi salah satu tempat mangkal para ojek motor dan buruh pelabuhan yang sedang menunggu pekerjaan.

"Meskipun jumlah dan nilai bantuan itu tidak seberapa, namun dirinya berharap bisa sedikit meringankan saudara-saudara kita para buruh pelabuhan dan tukang ojek di pelabuhan Priok," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Forum Wartawan Maritim Indonesia (Forwami), Ire Djafar mengungkapkan berterimakasih kepada semua pihak dan donatur yang sudah berpartisipasi membantu menyukseskan baksos tersebut. "Semoga Allah SWT membalaskan dengan pahala atas semua niat baik kita ini," ungkap Ire.

Ketua STKBM Tanjung Priok, Nurtakim mengatakan mengapresiasi kegiatan baksos untuk menumbuhkan rasa empati kemanusian yang di inisasi teman-teman media di pelabuhan itu. "Semoga dihari-hari berikutnya kegiatan baksos seperti ini bisa terus dilakukan dengan harapan yang menerima bantuan juga lebih banyak lagi," kata Nurtakim. (dade)
Share:

BKIPM Jakarta Berikan Bantuan Sembako Dan Ribuan Paket Ikan Kepada Masyarakat


JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui BKIPM Jakarta menyerahkan bantuan berupa ribuan paket ikan sehat bermutu dan sembako kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19 di wilayah DKI Jakarta (termasuk Kepulauan Seribu).

Bantuan tersebut langsung diserahkan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo secara simbolis terhadap penerima dan disaksikan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Rabu (22/4), di Jakarta.

"Kami memberikan bantuan ikan ke Pemda DKI dalam rangka berpartisipasi melawan COVID-19. Kepada Pemda DKI kami memberikan bantuan sebanyak 10 ton 500 kilo, baik ikan segar dan ikan olahan,” kata Edhy, saat via telekonferensi bersama media saat kegiatan Soft Launching Bulan Mutu dan Karantina Tahun 2020.

Edhy, mengatakan KKP melaksanakan kegiatan ini secara serentak di 47 wilayah dengan jumlah bantuan yang sama. Penyerahan dilaksanakan melalui UPT yakni Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) setempat.

“Bantuan ikan ini dari KKP dan sumbangsih para pelaku usaha yang menjadi donator. Para pengusaha di sektor perikanan menunjukan antusiasme tinggi untuk membantu penanganan COVID-19 melalui BKIPM KKP. Kita berharap bisa ditiru jajaran ditjen di KKP lainnya,” ujarnya.

Pemberian bantuan ikan, lanjutnya, untuk dikonsumsi masyarakat karena dapat membantu meningkatkan imun tubuh untuk mencegah infeksi COVID-19. Pasalnya, protein dan omega-3 pada ikan merupakan unsur gizi penting dalam pembentukan sistem kekebalan tubuh.

"kita tahu ikan mengandung gizi yang luar biasa besar, protein yang tinggi. Protein adalah salah satu zat penguat imunitas, dengan omega-3 nya (ikan) yang di atas 300 hampir 400 (Mg)," ujarnya.

Sementara itu, kelompok penerima bantuan ikan dari KKP di antaranya adalah masyarakat dari kalangan nelayan, petambak garam, pembudidaya, masyarakat sekitar UPT BKIPM, Pondok Pesantren, pekerja informal, serta tenaga medis yang menjadi garda terdepan melawan Covid-19. ( dade)
Share:

Definition List

Unordered List

Support