KABUPATEN CIREBON.- Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag melantik 135 kuwu hasil Pemilihan Kuwu Serentak Tahun 2021di Radiant Hotel Kecamatan Beber Kabupaten Cirebon, Jumat (31/12/2021). 

Pelantikan kuwu tersebut dihadiri unsur Forkopimda, Anggota DPR RI, H. Satori dan SKPD Kabupaten Cirebon. 

Dalam sambutannya, Imron mengatakan, pihaknya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh jajaran yang sudah menyukseskan Pilwu Serentak Tahun 2021. 

"Selamat kepada kuwu yang baru saja dilantik. Saya ucapkan kepada masyarakat yang sudah berpartisipasi dengan baik dalam pemilihan kuwu. Meskipun di masa Pandemi Covid-19 ini tetap menjaga prokes," katanya. 

Imron menjelaskan, regulasi pemerintah desa terus mengalami perubahan yang positif. Hal itu untuk menyesuaikan baik dalam landasan hukum operasional pemerintahan desa maupun terhadap jenis dan bentuk manajemen pemerintahan. 

"Desa telah diberikan kewenangan yang begitu besar. Baik kewenangan yang berdasarkan hak, asal usul desa maupun kewenangan lokal," kata Imron. 

Ia meminta, untuk penyelenggaraan pemerintahan desa yang bersih dan berwibawa harus ditopang dengan sumber daya manusia yang handal dengan mengedepankan peran rakyat dalam aspek kehidupan.

"Saya minta kuwu yang baru saja dilantik dapat merangkul dan bekerja sama dengan Badan Permusyawaratan Desa. Tujuannya untuk membahas dan menyepakati berbagai kebijakan dalam penyelenggaraan pemerintahan desa, termasuk dengan lembaga kemasyarakatan lainnya sesuai tugas pokok dan fungsinya," ujar Bupati Imron. 

Imron mengungkapkan, untuk menampung kehendak rakyat yang beragam dibutuhkan sikap bijaksana serta kebesaran jiwa dalam menerima keputusan akhir. 

"Mulai hari ini kalian sudah mengemban tugas dan kewajiban untuk memikul tanggung jawab sebagai pimpinan pemerintahan desa. Serta ikut berperan aktif dalam memajukan desa," katanya. (din)


 

KABUPATEN CIREBON - Sebanyak 135 kuwu yang terpilih dalam ajang Pemilihan Kuwu (Pilwu) serentak akan dilantik pada Jumat (31/12/2021) ini di Hotel Radiant, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon.

Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag berpesan, kepada seluruh kuwu yang dilantik hari ini harus bekerja sesuai keinginan masyarakat. Jabatan tersebut, merupakan cobaan dari Allah Swt.

"Semua yang ada di dunia, mulai dari kedudukan, jabatan, adalah cobaan. Kalian ini jangan bangga, karena ini adalah cobaan," kata Imron.

Kemudian, lanjut Imron, kuwu harus menjadi solusi di tengah problematika masyarakat dan jangan sampai menutup diri dengan banyaknya aspirasi.

"Harus bersyukur, karena kalian dipercaya Tuhan lewat tangan masyarakat. Harus menjalankan tugas fungsi," katanya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPMD) Erus Rusmana mengatakan, pelaksanaan Pilwu Serentak pada 2021 ini berjalan dengan lancar, meskipun dalam situasi pandemi Covid-19.

Pelaksanaan Pilwu Serentak di Kabupaten Cirebon, sebelumnya dilaksanakan pada 21 November 2021 yang diikuti oleh 135 desa dari 38 kecamatan.

"Tahapan pilwu tahun ini memiliki kekhususan, karena berada pada masa pandemi Covid-19. Sehingga regulasi pusat menyesuaikan dengan kondisi," katanya. (din)


KABUPATEN CIREBON - Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag mendampingi Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi di Mapolresta Cirebon, Kamis (30/12/2021). 

Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi mengatakan, pihaknya ditugaskan Presiden Jokowi untuk melakukan pemantauan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru)  di wilayah Jawa Barat. 

"Untuk wilayah Jabar ada penurunan pergerakan. Imbauan pemerintah untuk tetap di rumah dipatuhi oleh masyarakat," katanya. 

Budi menjelaskan, dirinya mengumpulkan jajaran Polda Jabar untuk melakukan diskusi terkait kondisi libur Nataru. 

"Kita diskusi apa yang kita lakukan saat liburan Nataru. Sehingga selama Nataru ini bisa berjalan dengan baik dan kondusif. Semoga tidak ada penyebaran Covid-19 selama libur," ujarnya. 

Ia mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik Natal dan Tahun Baru bila dianggap penting saja. 

"Kalau perjalanan itu dianggap penting, lakukan secara prokes ketat. Akan tetapi kalau tidak ada kepentingan mending di rumah saja bersama keluarga," pintanya. 

Selain itu, kata Budi, pihaknya melakukan pemantauan di sejumlah jalur baik jalan tol maupun altereri, pemantauan juga dilakukan di lokasi wisata. 

"Kami juga melakukan pemantaun di tempat wisata. Jangan sampai tempat wisata itu menimbulkan kerumunan dan tidak menerapkan prokes yang ketat," ujarnya. 

Sementara itu, Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag mengatakan, di Kabupaten Cirebon ada 12 titik pos pengamanan Natal dan Tahun Baru 2021. 

"Ada 12 titik pos pengamanan di Kabupaten Cirebon, delapan titik masuk Polresta Cirebon dan empat titik masuk Polres Cirebon Kota," katanya. 

Imron menjelaskan, untuk Kabupaten Cirebon, Nataru dipastikan berjalan aman dan lancar. 

"Saya (Bupati, Red) bersama Pak Kapolresta Cirebon, Dandim dan lainnya melakukan monitoring.  Kemarin kami melakukan monitoring jalannya Natal dan alhamdulillah semunya berjalan lancar," kata Bupati Imron. (din)


KABUPATEN CIREBON - Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag melakukan launching Gebyar Bersehati dan Pencanangan Kecamatan Layak Disabilitas di Kecamatan Gempol Kabupaten, Kamis (30/12/2021). 

Imron mengatakan, pihaknya mengapresiasi kepada jajaran Kecamatan Gempol yang sudah memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. 

"Hari ini kita launching program Bersih, Sehat, Aman Tertib dan Indah (Bersehati) serta pencanangan khusus pelayanan bagi Disabilitas. Sehingga pelayanan tetap berjalan," ujarnya.

Ia mengungkapkan, dengan adanya pelayanan yang sangat bagus ini mampu membantu masyarakat. 

"Masyarakat juga bisa membuat KTP langsung di Kecamatan Gempol, dan semua pelayanan yang ada di kecamatan dipermudah," kata Bupati Imron. 

Imron berharap, setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Cirebon bisa meniru Kecamatan Gempol dalam pelayanan kepada masyarakat. 

"Semoga kecamatan lain bisa meniru program yang ada di Kecamatan Gempol. Intinya mari bersama-sama membantu masyarakat dalam semua pelayanan. Sehingga masyarakat bisa terbantu," ucapnya. 

Sementara itu, Camat Gempol Kabupaten Cirebon, Imam Supriyadi mengatakan, diadakannya Gebyar Bersehati dan Pencanangan Kecamatan Layak Disabilitas bertujuan untuk memberikan kontribusi terbaik untuk masyarakat di Kecamatan Gempol. 

"Kami ingin menjadikan Kecamatan Gempol menjadi gerakan pelayanan secara profesional dan kesadaran dalam pelayanan kepada masyarakat, " katanya. 

Selain kegiatan tersebut, Imam mengatakan, Pemerintah Kabupaten Cirebon juga memberikan beberapa bantuan kepada kuwu dan masyarakat. 

"Pak Bupati tadi memberikan KTP untuk penyandang disabilitas, alat dengar, bibit pohon serta gerobak sampah untuk para kuwu dan sembako kepada masyarakat," katanya. (din)



KABUPATEN CIREBON - Bupati Cirebon Drs.H.Imron M.Ag menyerahkan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) tahun anggaran 2022 kepada satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkup Pemerintahan Kabupaten Cirebon.

Penyerahan dokumen tersebut, berlangsung di Ballroom Hotel Apita, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Kamis (30/12/2021).

Imron mengatakan, pembangunan di Kabupaten Cirebon pada 2022 harus sesuai dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) 2019-2024  sesuai dengan visi-misi daerah yakni berbudaya, sejahtera, agamis, maju, dan aman.

"Seluruh SKPD harus melaksanakan program prioritas pembangunan sesuai dengan yang telah ditetapkan. Apalagi saat ini, masih dalam kondisi ketidakpastian, di mana sering terjadi refocusing anggaran," kata Imron.

Imron mengatakan, ada delapan prioritas pembangunan pada 2022 yang telah ditetapkan, pertama peningkatan kualitas akses dan kualitas pendidikan sekolah dasar; kedua, jaminan kesehatan dan peningkatan pelayanan kesehatan.

Ketiga, penyediaan infrastruktur wilayah untuk peningkatan layanan dasar; keempat, pengembangan ekonomi kerakyatan; kelima, penanganan kemiskinan melalui pemberdayaan dan perlindungan jaminan sosial.

Kemudian, keenam, perluasan kesempatan kerja melalui peningkatan daya saing tenaga kerja; ketujuh, peningkatan kualitas lingkungan hidup dan pemanfaatan ruang, dan terakhir reformasi birokrasi melalui optimalisasi pelayanan publik. 

Imron mengatakan, dirinya sudah menegaskan kepada pejabat di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Cirebon agar tetap fokus menjalankan program dan kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun 2022, dengan tetap sesuai peraturan perundang undangan serta efektif dan efesien, transparan dan akuntabel. 

Menurut Imron, hal itu perlu dilakukan agar tujuan pembangunan di Kabupaten Cirebon bisa berjalan dan pelayanan kepada masyarakat bisa lebih optimal di masa pandemi Covid-19.

"Intinya, pada 2022 ini masih fokus pada upaya dalam rangka pemulihan ekonomi dan reformasi struktural Pemerintahan Kabupaten Cirebon," katanya. (Fiqi)


CIREBON - Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag, Wakil Wali Kota Cirebon Dra. Hj. Eti Herawati, dan pejabat dari kedua wilayah, berkumpul di Pendopo Bupati, Jalan Kartini, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, Pada Rabu (29/12/2021) malam, 

Dalam pertemuan tersebut, pemimpin kedua wilayah bersepakat kerjasama, sebagai salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bupati Imron mengatakan, Kabupaten Cirebon dengan Kota Cirebon merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Kesamaan budaya menjadi salah satu ciri khas kedua daerah ini.

"Kedua daerah ini saling membutuhkan. Kalau diibaratkan rumah, Kota Cirebon itu sebagai etalase, tetapi isinya ada di Kabupaten Cirebon," kata Imron.

Imron mengatakan, jumlah orang yang berada di Kota Cirebon pada siang hari mencapai jutaan. Tetapi, pada malam hari hanya sekira 350 ribu. Jutaan orang tersebut merupakan warga Kabupaten Cirebon.

Maka dari itu, lanjut Imron, beberapa program bersama harus digulirkan. Salah satunya, untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di kedua wilayah.

"Jangan sampai ada ego dari kedua wilayah. Harus juga ada kerjasama dengan daerah lainnya, seperti Kuningan, Indramayu, dan Majalengka," kata Eti.

Wakil Wali Kota Cirebon Eti Herawati mengatakan, banyak potensi dari kedua wilayah ini yang harus terus digali. Hal ini berdampak kepada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

Eti menyebutkan, Kota Cirebon sudah menjalin kerjasama dengan wilayah lainnya di Ciayumajakuning, salah satunya terkait pengembangan sektor pariwisata.

Kerjasama tersebut, lanjut Eti, sudah disetujui Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada tiga tahun lalu.

"Kerjasama ini sebenarnya tinggal realisasi, cuma terhenti akibat pandemi Covid-19. Dalam dua tahun terakhir ini merupakan masa tersulit," katanya.

Selain itu, orang nomor dua di Kota Cirebon ini berharap hari jadi Kota Cirebon dan Kabupaten Cirebon ini bisa satukan, sehingga menjadi agenda tahunan. "Sepertinya bakal menjadi agenda akbar," kata Eti. (din)


KABUPATEN CIREBON - Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon, Drs. H. Rahmat Sutrisno, M.Si membuka acara Rapat Koordinasi Bidang Pemerintahan, Pembangunan dan Sosial untuk sinergitas program dan kegiatan tahun 2021 di ruang rapat Bappelitbangda, Rabu (29/12/2021). 

Dalam sambutannya, Rahmat mengatakan, untuk mencapai tujuan pembangunan daerah, bisa dilakukan secara parsial atau tiap sektor sesuai urusan pemerintahan yang menjadi tugas dan fungsi perangkat daerah bisa dilakukan secara komprehensif sesuai program bersama.

"Program tersebut bisa digarap bersama oleh organisasi perangkat daerah dengan dikoordinasikan dengan perangkat daerah tertentu. Kemendagri telah banyak mengeluarkan kebijakan pembangunan lintas sektor dalam mewujudkan tujuan pembangunan daerah," katanya. 

Rahmat menjelaskan, banyak program yang dilakukan pemerintah daerah dalam memajukan Kabupaten Cirebon. 

"Ada program P2WKSS merupakan program peningkatan peranan perempuan yang memberdayakan dengan pola pendekatan lintas bidang pembangunan secara terkoordinasi," katanya. 

Selain itu, kata Rahmat, ada juga program kota/kabupaten layak anak. Di mana program tersebut merupakan sistem pembangunan berbasis hak anak melalui pengintegrasian komitmen dan sumberdaya pemerintah, masyarakat dengan dunia usaha yang berkelanjutan dan menyeluruh 

"Program kota/kabupaten layak ini untuk menjamin terpenuhinya hak anak. Sehingga tujuan KLA untuk mewujudkan hak anak dan perlindungan khusus anak," ujarnya.

Menurut Rahmat, ada juga program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di mana program tersebut merupakan  program terpadu antara TNI dan pemerintah daerah. 

"TMMD ini membantu mempercepat pembangunan di daerah. Sedangkan untuk program Bhakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSMSS) merupakan sarana untuk memupuk serta menumbuhkembangkan persatuan, solidaritas sosial, kekompakan, serta gotong royong, khususnya Kodam III/Siliwangi dengan Pemerintah Kabupaten Cirebon, " ucapnya. (din)


FOKUS CIREBON, FC - Mendampingi Walikota Nashrudin Azis, Wakil Walikota Cirebon, Eti Herawati ikut menyaksikan launching vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun di Grage City Mall, Rabu, (29/12/1021).

Dalam arahannya, Wali Kota Cirebon berharap agar seluruh pihak terkait dapat bekerja sama dan memastikan bahwa microplanning dan jadwal yang telah ditentukan dalam pelaksanaan vaksinasi bagi anak usia 6 s/d 11 dapat dilaksanakan dengan tepat dan akurat.

Selain launching vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun, hari ini juga meresmikan Hari Belanja Online UMKM. 

"Ini sebuah komitmen untuk membuat UMKM di Indonesia mampu bangkit dan bertumbuh," ujar Walikota Cirebon, Nashrudin Azis didampingi Wakil Walikota Cirebon, Eti Herawati. (din)


KAB CIREBON - Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag melantik Kuwu Antar Waktu Desa Gamel, Kecamatan Plered dan Desa Wanakaya, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon di Ruangan Nyimas Gandasari Kantor Setda, Selasa (28/12/2021). 

Dalam kesempatan tersebut,  H. Abdul Gani dilantik sebagai kuwu Desa Gamel Kecamatan Plered dan Waci sebagai kuwu Wanakaya Kecamatan Gunungjati. 

Imron berpesan, agar kuwu yang baru dilantik bisa memberikan inovasi untuk kemajuan desanya. 

Menurutnya, perlu ada gebrakan dari kuwu untuk kemajuan di wilayahnya. 

"Mereka (Kuwu, Red) harus mampu menjalankan roda pemerintahan desa serta harus bisa menjadi motivator dalam pembangunan di desa. Program-program yang sudah baik dilanjutkan," katanya.

Imron mengatakan, kuwu harus bisa menggali potensi yang ada di desanya. Sebab, hal tersebut bisa meningkatkan perekonomian warga di wilayahnya. 

"Potensinya apa di desa? Kuwu harus bisa mengelolanya sehingga itu bisa membantu perekonomian warga," katanya.

Ia berharap, Kuwu Desa Gamel dan Kuwu Desa Wanakaya ini mampu dalam semua hal. Sebsb, mereka seorang pemimpin di desanya. Sehingga kepentingan masyarakat di atas segalanya. 

"Kuwu harus bisa membuka cakrawala untuk pembangunan di desa. Mereka juga harus bisa menjamin keamanan di wilayahnya sehingga kuwu harus melakukan koordinasi dengan Forkopimcam serta harus bisa menjamin kesehatan, pendidikan dan lainnya untuk masyarakat," kata Bupati Imron. (din)


KABUPATEN CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon memberikan penghargaan kepada perusahaan swasta, BUMN dan BUMD yang selama ini sudah membantu pembangunan dalam bentuk Corporate Social Responsibility (CSR) yang disalurkan kepada masyarakat. 

Penghargaan tersebut diberikan saat acara Anugerah CSR Kabupaten Cirebon tahun 2021 di Hotel Patra Kecamatan Kedawung, Selasa (28/12/2021) malam.

Dalam kegiatan tersebut hadir Wakil Bupati Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE, M.Si dan unsur Forkopimda, para SKPD serta para  perusahaan yang berkontribusi di Kabupaten Cirebon melalui program CSR. 

Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag mengatakan, CSR merupakan kontribusi kemitraan pelaku usaha yang ada di Kabupaten Cirebon. 

Oleh karena itu, Imron minta agar CSR ini bisa mendayagunakan potensi yang ada serta memberi manfaat untuk kepentingan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Cirebon. 

"Kepada para pelaku usaha yang telah berpartisipasi aktif dalam program CSR saya ucapkan banyak terima kasih. Saya juga  memberikan apresiasi dan penghormatan setinggi tingginya karena program CSR ini bisa membantu pemerintah daerah untuk pembangunan," katanya. 

Selain itu, kata Imron, pembangunan daerah bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah. Namun, membutuhkan peran dan kontribusi seluruh elemen masyarakat termasuk dunia usaha. 

"Salah satu wujud kontribusinya adalah mendorong pertumbuhan ekonomi yang sehat serta memperhatikan aspek sosial pemberdayaan lingkungan sehingga itu menjadi kunci konsep pembangunan usaha yang berkelanjutan," ujarnya. 

Ia mengungkapkan, saat ini banyak perusahaan swasta, BUMN dan BUMD yang melakukan kegiatan CSR yang berkelanjutan.

Imron mengajak pelaku usaha yang ada di Kabupaten Cirebon yang belum menyalurkan CSR segera menyalurkannya. Sebab, CSR ini bisa membantu pemerintah daerah untuk kehidupan masyarakat Cirebon menuju mandiri dan sejahtera.

"Dengan kondisi anggaran pemerintah daerah yang sangat terbatas, serta menghadapi permasalahan di masyarakat menjadi tanggung jawab kita bersama. Sehingga, pemangku kebijakan dituntut untuk mencari solusi terbaik untuk menyelesaikannya," ujarnya. 

Imron berharap, untuk proses pemerataan percepatan pembangunan daerah agar tidak terfokus pada satu lokasi saja. Sehingga, CSR ini diharapkan dapat menjangkau ke seluruh wilayah Kabupaten Cirebon. 

"Perusahaan atau pelaku usaha tidak hanya membantu masyarakat yang berdomisili di perusahaan itu saja, tetapi bisa  membantu wilayah lain yang tidak ada perusahaan swasta, BUMN dan BUMD. Sehingga masyarakat Kabupaten Cirebon bisa merasakan pembangunan daerah yang merata," pintanya. 

Menurut Imron, pada prinsipnya Anugerah CSR Kabupaten Cirebon tahun 2021 ini merupakan suatu upaya pemerintah daerah untuk menjalin hubungan yang baik dan memberikan penghargaan pada perusahaan swasta, BUMN dan BUMD yang telah berkontribusi untuk masyarakat Kabupaten Cirebon. 

"Semoga ke depan lebih banyak lagi perusahaan swasta, BUMN dan BUMD yang ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah di Kabupaten Criebon, " harapnnya. 

Sementara itu, Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan, H. Erry Ahmad Husaeri, SH MM mengatakan, tujuan diadakannya Anugerah CSR Kabupaten Cirebon tahun 2021 ini untuk memberikan penghargaan kepada perusahaan yang memberikan program CSR-nya.

"Kegiatan ini juga untuk meningkatkan kemitraan pembangunan di Kabupaten Cirebon antar pemerintah daerah dan swasta BUMN dan BUMD melalui CSR atau tanggung jawab sosial terhadap lingkungan serta tercapainya akselerasi dan penguatan program CSR melalui penguatan program yang ditawarkan pemerintah daerah," katanya. (din)



CIREBON -Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Jati Kabupaten Cirebon, didorong untuk terus meningkatkan pelayanan. 

Hal tersebut disampaikan langsung Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag saat menghadiri rapat kerja bersama Perumda Air Tirta Jati di Hotel Patra, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Selasa (28/12/2021).

"Banyak usulan dari masyarakat harus berinovasi, lantaran adanya banyak keluhan. Ini harus menjadi motivasi untuk perbaikan," kata Imron.

Imron mengatakan, Perumda Air Minum Tirtajati sebagai badan usaha milik daerah (BUMD), jangan hanya berorientasi pada keuntungan semata, melainkan harus mengedepankan pula unsur sosial.

Pada musim kemarau, lanjut Imron, Perumda Air Minum memiliki peran untuk menyuplai air bersih kepada masyarakat di wilayah yang sering dilanda krisis air bersih.

"Di samping memiliki keuntungan dan peningkatan pendapatan asli daerah, PDAM harus mengedepankan pelayanan terbaik kepada masyarakat," katanya.

Direktur Utama Perumda Air Minum Tirtajati Suharyadi mengatakan, dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, pihaknya bakal menambah jumlah pelanggan pada 2022 sebanyak 2.912 pelanggan di delapan cabang.

Saat ini, lanjut Suharyadi, per Desember 2021, jumlah pelanggan di perusahaan tersebut nyaris mencapai 41.000.

Selain menambah jumlah pelanggan, Perumda Air Minum Tirtajati bakal menggaet investor untuk membantu suplai air kepada masyarakat dan kawasan industri yang ada di wilayah timur.

"Kendala yang saat ini kami hadapi yakni, pada musim kemarau. Kabupaten Cirebon merupakan daerah yang sangat minim sumber air, kami harus terus mencari potensi sumber air baru. Mengundang investor adalah salah satu solusi," katanya. (Bam)




CIREBON - Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon terus berupaya untuk melakukan pencegahan penyakit menular di wilayahnya. 

Sambutan Sekda, Drs. H. Rahmat Sutrisno, M.Si yang dibacakan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Sekretariat Daerah Kabupaten Cirebon, H. Asdullah mengatakan, di masa pandemi Covid-19 banyak pelayanan kesehatan yang kurang optimal. Sebab, mereka lebih fokus dalam penanganan pandemi Covid-19. 

"Kita harus tetap waspada terhadap penyakit potensial Kejadian Luar Biasa (KLB). Kita juga harus bisa intervensi agar KLB bisa dicegah. Karena yang terpenting adalah pencegahan sebagai inti dari kesehatan masyarakat Kabupaten Cirebon," kata Asdullah saat Rakor Bidang Kesehatan di Command Center Kantor Setda, Selasa (28/12/2021). 

Asdullah menjelaskan, pengendalian wabah perlu didukung sektor non kesehatan agar lebih komprehensif. Sebab, pembenahaan birokrasi dan transparansi data real juga tidak boleh dilupakan karena sebagai komponen penting dalam penanganan wabah. 

"Wabah pandemi dan yang lainnya sudah pasti terjadi. Akan tetapi kita tidak tahu kapan tiba. Pandemi Covid-19 melahirkan tantangan besar kita. Selain sebagai tantangan,  ini juga mendorong untuk melakukan percepatan dan pembangunan melalui program. Terutama dalam sistem informasi dan teknologi," ujarnya.

Ia mengungkapkan, perlu adanya terobosan dan inovasi untuk mencapai target dalam program pencegahan serta pengendalian penyakit menular di Kabupaten Cirebon. 

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Cirebon sudah memprediksi pada masa penghujan akan datangnya penyakit. 

"Musim penghujan ini kita harus meningkatkan kewaspadaan pada wabah demam berdarah," kata Asdullah. 

Lebih lanjut, kata Asdullah, dalam visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Cirebon 2019-2024 terwujud  berbudaya sejahtera, agamis, maju dan aman yang dijabarkan dalam misi yang kedua yakni sejahtera untuk meningkatkan hidup masyarakat melalui pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. 

"Butuh ada peningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan kesehatan serta ekonomi.  Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui diskusi ini diharapkan menjadikan landasan persiapan dalam penanganan adanya penyakit menular," katanya. 

Hadir dalam Rakor Kesehatan (Penyakit Menular) Bidang Pencegahan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, seluruh puskesmas, perwakilan OPD dan instansi terkait. (Heri)


BOJONEGORO - Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro mendukung Pertamina EP Cepu (PEPC) terus berkembang dan maju dalam meningkatkan ketahanan energi nasional. Demikian disampaikan oleh Rektor UNUGIRI Bojonegoro M. Jauharul Ma'arif dalam kuliah umum yang bertema Peran Industri Hulu Migas Bagi Ketahanan Energi Nasional, yang dilaksanakan secara hybrid di kampus UNUGIRI Bojonegoro, Jawa Timur pada Selasa (28/12).

Kuliah umum ini merupakan sinergi antara akademisi bersama SKK Migas Perwakilan Jawa, Bali, dan Nusa tenggara (Jabanusa) dan PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12 Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina dengan tujuan memberikan wawasan dan ilmu tentang industri migas kepada para mahasiswa. Menghadirkan narasumber Kepala Departemen Humas SKK Migas Perwakilan Jabanusa, Indra Zulkarnain dan JTB Site Office & PGA Manager PEPC, Edy Purnomo. 

Dalam sambutannya, Rektor UNUGIRI Bojonegoro, M. Jauhari Ma’arif menyampaikan apresiasi kepada kedua narasumber yang telah hadir di UNUGIRI dalam rangka kuliah umum dan menyampaikan materi yang sangat berharga bagi civitas akademika UNUGIRI. Menurut Jauhari, kegiatan ini sangat penting bagi masyarakat Bojonegoro karena memberikan pemahaman lebih tentang industri migas secara umum.

Jauhari menambahkan, permasalahan energi merupakan permasalahan yang sangat penting untuk dibahas Bersama, karena energi merupakan elemen yang tidak bisa dipisahkan dalam aktivitas sehari-hari. 

“Sebagai warga negara yang baik kita bahu membahu mendukung Pertamina sebagai perusahaan negara yang membidangi energi. Salah satu dukungan itu dengan melaksanakan kajian-kajian ilmiah seperti ini supaya terjadi pemahaman yang baik terkait energi, terutama dalam rangka ketahanan energi nasional,” ungkap Jauhari.

Sementara itu, Indra Zulkarnain dalam sambutannya menyampaikan SKK Migas dan Kontraktor Kontrak  Kerja Sama (KKKS) terus melaksanakan sosialisasi tentang industri migas serta berbagi ilmu kepada adik-adik mahasiswa di berbagai tempat, termasuk di UNUGIRI Bojonegoro. Indra menjelaskan, SKK Migas dan KKKS ingin menjadi tetangga yang baik bagi masyarakat di setiap wilayah kerjanya. Pihaknya kerap melakukan sharing session tentang peluang dan proses kerja di dunia migas. 

“Kami mengharapkan kegiatan seperti ini dapat menjadi forum sosialisasi industri hulu migas kepada masyarakat sehingga menjadi manfaat bagi kita semua,” jelas Indra.

Pada kesempatan yang sama, Edy Purnomo menyampaikan kepada para peserta tentang proyek gas Jambaran Tiung Biru (JTB) yang menjadi kebangaan warga Jawa Timur dan Indonesia secara umum. Edy berharap para mahasiswa dapat terpicu semangatnya untuk terus meningkatkan wawasan pengetahuan dan kompetensinya karena tantangan dan peluang kedepan semakin banyak. 

“Teman-teman harus terus mengembangkan kemampuan dalam berbagai bidang, supaya kedepan tidak mudah kalah dalam berkompetisi,” pesan Edy.

Kegiatan kuliah umum yang dilaksanakan secara hybrid ini diikuti oleh peserta baik offline (luring) maupun online (daring) dengan tujuan agar bisa diikuti oleh banyak peserta. Terbukti dengan jumlah kehadiran kuliah umum yang mencapai lebih dari 450 peserta.

Dalam kuliah umum kali ini peserta mendapatkan uraian tentang proses bisnis pada industri hulu migas. Mulai dari proses pencarian atau eksplorasi, proses produksi, hingga pendistribusian hasil minyak dan gas juga tentang efek berganda industri hulu migas dalam pemenuhan energi nasional dan mendukung peningkatan pembangunan serta perekonomian daerah. 

Peserta secara khidmat menyimak materi yang disampaikan oleh para narasumber. Sesi tanya jawab dengan narasumberpun terjalin aktif dan dinamis. Selama kegiatan berlangsung, para peserta offline tetap mematuhi protokol kesehatan secara baik. (Wid)




KABUPATEN CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon menggelar Gebyar Vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun di SDN 1 Kebarepan Kecamatan Plumbon, Sabtu (25/12/2021). 

Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE, M.Si, Sekda, Drs. H. Rahmat Sutrisno, M.Si, Pihak Polresta Cirebon, Perwakilan dari Polda Jabar, Kepala DPPKBP3A, Hj. Eni Suhaeni, SKM, M.Kes, Kadisdik, Deni Supdiana dan Plt. Kadinkes, dr. Bambang Sumardi dan pihak Kecamatan Plumbon. 

Wabup Ayu sapaan akrabnya mengatakan, kegiatan vaksinasi untuk anak 6-11 tahun ini pertama digelar di wilayah Kabupaten Cirebon. Sebab, Kabupaten Cirebon sudah masuk level 1 PPKM Jawa-Bali. 

"Untuk dosis pertama capaian vaksinasi untuk umum sudah 74 persen, begitupun lansia hampir 90 persen, sehingga kita bisa melakukan vaksinasi untuk anak 6-11 tahun," katanya. 

Ayu mengungkapkan, butuh peran serta orang tua dan guru dalam pelaksanaan vaksinasi untuk anak 6-11 tahun ini. Sebab, merekalah yang bisa memberikan edukasi kepada anak-anak supaya mau untuk divaksin. 

"Hari ini target vaksinasi untuk anak 6-11 tahun 230 anak. Sehingga dibutuhkan peran semua pihak agar capaian vaksinasi hari ini tercapai," ujarnya. 

Ia menjelaskan, ke depan vaksinasi untuk anak akan dilakukan setelah mereka masuk sekolah. Sebab, sekarang sudah memasuki masa libur sekolah, sehingga sedikit kesulitan untuk melakukan vaksinasi. 

"Nanti kita akan lanjutkan setelah anak sekolah masuk tanggal 10 Januari 2021, sehingga capaian vaksinasi untuk anak bisa maksimal. Karena Target Pemerintah Kabupaten Cirebon 207. 852 usia 6-11 tahun sudah tervaksin," katanya. 

Terkait Pembelajaran Tatap Muka (PTM), kata Ayu, pihaknya akan menyesuaikan serta menunggu rujukan dari Pemerintah Pusat. 

"Mudah- mudahan bisa full PTM di Kabupaten Cirebon kalau anak-anak sudah divaksinasi. Kalau lewat online banyak sekali kendalanya, mulai dari sinyal tidak bagus dan pembelajaran tidak maksimal," katanya. 

Sementara itu, Plt. Kadinkes Kabupaten Cirebon, dr. Bambang Sumardi mengatakan, berdasarkan aturan dari Kementerian Kesehatan bahwa vaksinasi untuk anak 6-11 tahun dapat dilaksanakan kalau cakupan vaksinasi di daerah mencapai 70 persen dosis pertama dan lansia sudah 60 peren. 

"Alhamdullilah berbagai upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Cirebon dibantu jajaran TNI-Polri sehingga capaian vaksinasi telah mencapai 74 persen, dan lansia sudah 90 persen lebih," katanya. 

Bambang menjelaskan, banyak kendala yang dihadapi dalam capaian vaksinasi di Kabupaten Cirebon. Akan tetapi berkat kerjasama berbagai pihak semuanya berjalan dengan lancar. 

"Pemerintah Kabupaten Cirebon bersama TNI-POLRI terus melakukan pendekatan sosial kepada masyarakat agar mereka mau divaksin," ucapnya. (Bam)


FOKUS CIREBON - Wakil Wali Kota Cirebon, Hj Eti Herawati membuka kegiatan Rapat Koordinasi Lintas Sektoral OPS Kepolisian Terpusat ‘Lilin Lodaya 2021’, Rabu (22/12).

Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan pengamanan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 di Wilayah Hukum Polres Cirebon Kota.

Polri bersama instansi terkait lainnya akan melakukan pengamanan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) dengan menggelar Operasi Lilin 2021 pada akhir Desember 2021 hingga awal Januari 2022 mendatang. 

Dalam Operasi Lilin 2021 tersebut, Polri akan mendirikan pos pengamanan dan pos pelayanan selama Nataru.

Melalui Operasi Lilin 2021 ini, Pemda Kota Cirebon mengimbau masyarakat agar dapat mengikuti kebijakan pemerintah dengan baik dan disiplin. 

"Ini semata-mata dilakukan agar angka kasus Covid-19 selama Nataru dapat dikendalikan dengan baik," ujar Wakil Wali Kota Cirebon. (din)




Oleh : Mukhamad Adnil Faisal

Mahasiswa Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam IAIN Syekh Nurjati, Cirebon


Negeri ini gugup, mengunci diri dalam ruang kebudayaan politik Dipaksa maju oleh tarikan kemunduran peradaban. Jeritan perempuan dibungkam habis-habisan oleh doktrinal kekuasaan. Yen ora melu edhan, ora kedhuman. Indonesia kehilangan diri. Keyakinan purba didaur ulang ambisi absolutisme serta ideologi dan dogma membeku dalam kebijakan sosial. Konsep feminisme dalam diskursus abad 21 nyatanya tak menoreh angan. Ambisi paradox memusuhi kemajemukan hidup dan mental perempuan Indonesia.

Stereotip dan dilema paradoksal diatas secara implisit membuktikan bahwa perempuan Indonesia belum merdeka seutuhnya. Kesenjangan perempuan masih dirasakan. Begitupun dengan kekerasan, baik fisik maupun psikis, berkembang tiada tertahan.

Menilik data Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat dan Kebudayaan Kementerian Bappenas, 29 persen dari perempuan keluarga miskin belum terdaftar jaminan kesehatan nasional pada tahun 2007. Selain itu, selama 12 tahun terakhir, kekerasan terhadap perempuan meningkat. Pada tahun 2019, ada 431.000 kasus ditemui. Adapun, ketimpangan gender di Indonesia masih tinggi yang membuat perempuan sulit mendapatkan haknya baik ditilik dari sisi sosial hingga ekonomi. Berdasarkan catatan  Global Gender Gapp Report, posisi Indonesia  di 83 dari 153 negara. (Prakoso, 2020)

Dengan memperhatikan permasalahan sebelumnya, penulis bermaksud ingin berkontribusi dengan memberikan, gagasan berbentuk gerakan sosial bernama Ruang Perempuan Indonesia yang berfokus terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan kebebasan bagi perempuan Indonesia.

Pendidikan menjadi dasar yang paling penting bagi kehidupan manusia,  dengan pendidikan seseorang dapat meningkatkan hidup dan kehidupannya. Pendidikan tersebut tentunya didapatkan dengan pengajaran. Pengajaran harus diberikan pada setiap orang untuk mendapatkan pendidikan yang layak dan berkualitas. Sehingga hak yang dimiliki oleh seorang perempuan tidak lepas dari hak mendapatkan pendidikan dan pengajaran. 

Pengaturan mengenai hak tersebut dapat kita temukan dalam instrumen nasional kita. Pengaturan yang bersifat khusus melindungi hak perempuan dapat ditemukan dalam pasal 48 UU HAM yang menyebutkan bahwa “Perempuan berhak memperoleh pendidikan dan pengajaran di semua jenis, jenjang dan jalur pendidikan sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan”. (Khazim & Arifin, 2003).

Ruang perempuan Indonesia hadir untuk memberikan kontribusi dalam program yang berkelanjutan untuk meningkatkan kesetaraan dan mengakkan hak-hak perempuan serta membebaskan perempuan dalam mencapai kemerdekaan yang seutuhnya.

Program yang tentunya akan menjadi wadah dan jembatan bagi perempuan mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan diantarannya, pertama, education, character and creativity training. Tiga aspek yang harus ditonjolkan oleh seorang perempuan yang tidak hanya kecantikaan melainkan kualitas pendidikan yang mampu ditorehkan, karakter dan kepribadian baik senantiasa diterapkan serta pengembangan kreativaitas minat dan bakat untuk meraih mimpi dan angan. Meneruskan perjuangan kartini yang membela dan memperjuangkan hak pendidikan untuk semua perempuan tanpa membedakan golongan dan jabatan. 

Kegiatan pelatihan tersebut disi dengan materi pelatihan pendidikan formal, edukasi kesehatan reproduksi remaja, anti napza dan seks bebas yang bekerja sama dengan organisasi Generasi Berencana (Genre). Selain itu, perempuan Indonesia juga dibekali dengan pelatihan life skill seperti desain grafis, membatik, public speaking, menari, menyanyi dan kegiatan lainnya. Tidak sampai disitu, perempuan Indonesia juga akan dibekali pelatihan mental dan spiritual yang baik oleh deputi keagamaan kantor kementerian agama di masing-masing daerah dalam membentuk karakter dan kepribadian yang baik serta mampu mencegah hal-hal buruk yang datang dalam proses perjalanan hidupnya

Kedua, womens’s communication privacy space. Komunikasi menjadi hal terpenting dalam setiap permasalahan. Menilik dan meninjau kasus kekerasan yang terjadi dikalangan perempuan, sebagian besar dikarenakan perempuan tidak berani untuk melapor dan membuka suara dalam menumpas persoalan. Tidak hanya itu, angan dan mimpi perempuan lebih banyak dipendam daripada diutarakan. Hal ini membuat perempuan kehilangan haknya untuk mendapatkan pendidikan. Padahal perempuan berhak bersuara, perempuan berhak untuk menolak dan perempuan berhak untuk menentukan jati diri dan mimpi dalam hidupnya. Womens communication privacy space hadir untuk membantu perempuan Indonesia berani bersuara, melalui digital platform secara online ataupun konsultasi secara offline dengan beberapa ahli yang nantinya perempuan Indonesia akan diedukasi tentang permasalahan yang dihadapi sehingga tidak salah dalam melangkah dan menentukan sebuah pilihan serta mampu menemukan solusi dari permasalahan yang dihadapkan.

Tidak ada taruhan bagi perempuan selain tak menemukan yang lebih berarti daripada mengikuti kata hati. Keberanian membela diri yang kita cintai, berani bersuara untuk tidak dieksploitasi, memberantas hak-hak yang habis-habisan digali oleh oknum yang tidak punya hati, membantu sesama untuk mengubah dogma bahwa perempuan diam dan dilarang menyuarakan diri dan mimpi serta membuktikan bahwa perempuan pun bissa berbangga dengan segenap jati diri dan mimpi di atas kakinya sendiri.

Ketiga, women village inspiration. Program ini berkaitan dengan aktualisasi pelatihan yang sudah dilaksanakan. Perempuan Indonesia mengedukasi anak-anak dan masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup yang lebih baik dari segala lini kehidupan diantarannya ekonomi, kesehatan, pendidikan dan lingkungan. Kegiatan ini diisi dengan perempuan mengajar, perempuan berbagi dan perempuan menginspirasi. Harapannya, perempuan bisa mendapatkan kebebasan ruang untuk mengeksplor dirinya dan memberikan dampak bagi lingkungan sekitar dalam upaya pembangunan daerah yang berkualitas melalui pintar desanya maju negaranya.

Melalui perempuan mengajar, akan lahir generasi unggul yang menjadi harapan bangsa dalam balutan pendidikan dan kelembutan seorang perempuan, meningkatkan kuliatas hidup dan kehidupan, memanusiakan manusia demi kemanusiaan, membela kebebasan demi kemerdekaan, berjuang melawan kebodohan demi memajukan pendidikan dan kesetaraan, tanpa membedakan jalur pendidikan, pangkat jabatan, sosial dan golongan. Semua perempuan sama untuk dihadapkan, istimewa tanpa perlu dibanding-bandingkan, hebat yang tidak butuh diagung-agungkan. Perempuan cukup dihargai dengan segala keberadaan, tidak perlu merasa bahwa perempuan lemah dan perlu suatu tindakan yang berlebihan, semua perempuan kuat dan mampu menguatkan, lembut dalam kehangatan, pintar dalam menebar kebaikan, jujur dalam setiap keadaan.. Perempuan istimewa, dimata manusia maupun tuhan.

Pada akhirnya, ruang perempuan Indonesia menjadi tonggak awal kembalinya nilai-nilai femenisme yang selama ini banyak dibicarakan dan sebagai wujud serta aksi nyata kepedulian untuk meretas semua diskriminasi yang diterima oleh perempuan di segala aspek kehidupan. Selain itu, penulis berharap suksesnya misi ini, dapat menurunkan jumlah kasus dan permasalahan yang berkaitan dengan kekerasan perempuan serta perempuan Indonesia menjadi manusia mandiri, berkualitas, berintegritas, berkarakter, berpendidikan dan berani mengungkap hak dan suara kebenaran.


Rektor IAIN Syekh Nurjati, Dr H Sumanta M.Ag, saat memberikan pesan pada acara Capacity Buliding, Selasa (21/12/2022).


FOKUS CIREBON - Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag memberikan pesan serius kepada unsur akademika yang mengikuti kegiatan Capacity Building. Pesan tersebut menyangkut totalitas kerja yang dilakuan dengan ikhlas, dijalankan tanpa pamrih, dan sesuai target.

Sumanta menjelaskan, bahwa Capacity Building ini merupakan moment penting untuk proses perbaikan. "Laporan-laporan yang harus diperbaiki, tentu kita harus tahu apa yang perlu diperbaiki dan elemen-elemen yang menjadi kelemahan kita harus kita kuatkan," katanya.

Sumanta juga mencontohkan, kalau kita lihat dari elemen pengetahuan atau kognisi, maka apa yang harus kita ketahui dari tugas dan fungsi kita dari masing-masing leading sektornya.

"Kan berbeda, ini Humas, ini kepegawaian, maka itu harus dilihat dari pengetahuan yang tidak terpisahkan dari tugas dan fungsi kita," ujar Sumanta, termasuk di dalamnya adalah regulasi.

Menurutnya, regulasi yang kita jadikan referensi dan rujukan, itu harus terus update, yakni selalu berubah. Begitu juga di kepegawaian, baik kenaikan pangkat, regulasi, penataan pegawai, penjaringan CPNS, itu kan selalu berubah dan sistem  mekanisme yang dikembangkan juga selalu berubah, mengikuti perkembangan jaman yang di dalamnya ada perkembangan ilmu dan teknologi.

Tentu saja ini tidak dapat terpisahkan dari leading sektor kita. Apalagi kalau kita tuntutannya pada inovasi, apalagi eksen kementerian agama salah satu budaya yang harus kita emban adalah inovasi.

Inovasi ini terus syarat dan ruang berubah. Aplikasi-aplikasi yang dikembangkan juga berubah. "Jadi pengetahuan itu tidak boleh ketinggalan, terutama bagi ketenaga pendidikan. 
 
Kemudian berikutnya dari sisi sikap atau apeksi. Apeksi yang kita miliki harus mencerminkan ASN yang profesional, loyal dan ikhlas. 

"Slogan Kementerian Agama itu kan Ikhlas Beramal, jika ini ditinjau dari sisi psikologis, sesungguhnya manusia itu belajar dari motivasi yang ideal. Motivasi ideal itu adalah motivasi yang lahir dari hati yang sangat dalam, yakni nurani, dan nurani ini merupakan titik tertinggi derajat manusia," paparnya. 

Menurut Sumanta, jika kita memiliki titik derajat yang tinggi ini, atau al-uswah ini tentu kita sebagai ASN sudah sangat luar biasa. Karena kita sebagai abdi negara, sebagai pelayanan masyarakat dan kita yakin pelayanan yang diberikan juga akan prima karena kita al-uswah.

Apalagi jika kita tinjau dari sisi Al Qur'an terkait fungsi dan tugas manusia, bahwa banyak sekali disebutkan jika manusia sesungguhnya adalah pelayanan, dan pelayanan itu memberikan sesuatu tanpa pamrih dan dengan segala keloyalannya.Sehingga disitu muncul terminologi ibadah, dan ibadah itu melayani dan loyal.

Tetapi karena di sisi lain kita diberikan kelebihan dibandingkan mahluk lain, kita dijadikan Khalifah, yakni disuruh menata. Yakni menata kepada tujuan yang lebih ideal, dijalankan dengan ikhlas dan tanpa pamrih.


"Jadi cukup jelas bahwa kita ini diminta untuk memberikan pelayanan tanpa harus meminta pamrih, harus ikhlas dan totalitas. Baik kepada atasan, kepada pemerintah, termasuk kepada yang lainnya. Maka ketika kita datang ke kantor berikan pelayanan yang ikhlas," pinta Rektor IAIN SNJ Cirebon.

Kemudian, tambahnya, segala pekerjaan bisa diselesaikan dengan target yang sudah ditentukan. Maka disinilah mengapa kita harus mengikuti kegiatan Capacity Building dan nanti akan ada rekomendasi pimpinan dan menjadi komitmen bersama. (din)



Semarak Seni Qur'ani 2021


FOKUS CIREBON - Mahasiswa Hay'atu Tahfidzul Qur'an (HTQ), IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengadakan kegiatan webinar nasional yang merupakan salah satu rangkaian acara di Semarak Seni Qur’ani 2021.

Kegiatan hasil besutan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Hay’atu Tahfidzil Qur’an (HTQ) ini, dilaksanaka di auditorium Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Senin (20/12/2021).

Pada kegiatan tersebut, HTQ pada Semarak Seni Qur’ani 2021, mengangkat tema “Membangun dan Mewujudkan Generasi Emas yang Berkompeten bersama Al-Qur’an”. 

Dalam sambutannya, Arief selaku ketua umum HTQ menjelaskan, kegiatan Semarak Seni Qur'ani (SSQ) Tahun sekarang bisa sampai pada tingkat Nasional dengan pelaksanaannya via Zoom Meeting dan Platform Youtube Htq Senja Cirebon. 

"Kegiatan ini dilakukan secara daring dan luring, semoga dengan semangat dari teman-teman kita bisa bersama untuk mewujudkan tujuan tersebut dan pada akhirnya akan mendapatkan berkah dari Al - Qur'an. Aamiin," ujarnya.

Narasumber yang terlibat dalam Webinar tersebut yaitu KH. Lukman Hakim, MA (Pencetus Metode Ilham-QU) & Drs, H. Amir, M.Ag (Direktur Utama Ma'had Al-Jami'ah IAIN Cirebon)

Berdasarkan tema ini, topik bahasan pada webinar ini adalah webinar nasional Semarak Seni Qur’ani 2021, dengan tujuan agar kita semua dapat mengetahui dan menerapkan strategi dalam menghafal al-Qur’an dan dapat menerapkan nilai-nilai yang terkandung dalam al-Qur’an pada kehidupan sehari-hari. 

Pada kegiatan ini, dua pembicara berlatar belakang Qur’ani . Pembicara pertama adalah KH. Lukman Hakim, MA dan pembicara kedua yakni Bapak Drs. H. Amir, M. Ag. Kedua pembicara ini membawakan materi dengan santai dan dapat dicerna baik oleh peserta webinar. 

Kyai Lukman pembicara pertama menyampaikan, bahwa orang sukses itu 80 persen ditentukan oleh soft skill dengan karakter sang pemenang dan berani menghadapi tantangan. 

"Memang ini membutuhkan sebuah proses yang panjang. Tetapi mari kita berproses menjadi generasi Qur'ani yang unggul dengan di mulai dari diri sendiri untuk senantiasa menyapa al-Quran, giat, meyakinkan keyakinan yang kuat dan berani untuk sebuah keberhasilan, serta bisa menghargai sebuah proses yang panjang," paparnya.

Dari pemaparannya itu, salah satu kutipan dari KH. Lukman Hakim yang menarik yakni menyapa dan berinteraksi dengan al-Qur’an adalah investasi terbaik, karena ia akan menggapai kebahagiaan di dunia dan dia di akhirat serta keberkahan dan kemuliaan di dunia.

Sementara menurut H.Amir, narasumber ke 2, bahwa untuk membangun generasi emas yang unggul butuh seseorang yang dapat mengarahkan dan memberikan petunjuk, kemudian mengayomi serta memberikan arahan-arahan. 

Dalam hal ini tentu kita butuh seorang murabbi, seorang pelatih,  seseorang yang mampu memberikan kenyamanan bagi kita untuk menuju kesuksesan. Sehingga betul-betul memberikan alasan yang tepat untuk mengetahui potensi diri kita, potensi yang ada dalam diri kita, dan itu akan meresponnya dengan baik. 

Disamping itu H Amir juga menambahkan, bahwa orang yang hidupnya menyapa Al-Qur'an, maka dia sedang berinvestasi di dunia dan akhirat.

Ketua Divisi Tahfidz, Lutfi Mubarok menyatakan, untuk dapat mewujudkannya tentu sangatlah kurang jika tidak dibarengi dengan keyakinan terkabulnya do'a kita, karena dengan berdo'a dan disertai dengan keyakinan tersebut. 

HTQ sebagai sebuah UKM harus mempunyai visi dan misi untuk mewujudkan cita-cita tersebut, seperti halnya yang dikatakan kyai Lukman. 

"Kita harus memiliki karakter sang pemenang yang memiliki keyakinan dan keberanian yang kuat dan bisa menghargai sebuah proses yang panjang," tandasnya.



FOKUS CIREBON - Lembaga Dakwah Mahasiswa (LDM) IAIN Syekh Nurjati Cirebon selenggarakan Musyawarah Besar (MUBES) ke-XXI selama dua hari, yakni 18-19 Desember 2021, bertempat di Laboratorium Majasem Ruang Lab TV.

Menariknya, MUBES kali ini agak berbeda dari sebelumnya. Kader dan tamu undangan yang hadir dilakukan secara Hybrid, yakni pertemuan luring (luar jaringan) di lokasi dan daring (dalam jaringan) menggunakan aplikasi Google Meet.

“Sedikitnya ada 40 peserta yang hadir sebagian luring dan sebagian daring,” kata Ketua Umum LDM IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Kadadi.

Mulai dari Ketua Pelaksana, Ketua Umum, Pembina, dan Warek III semuanya memberikan apresiasi dan dukungnan kepada seluruh pihak yang hadir dalam sambutannya. Karena MUBES ini merupakan acara besar yang sangat berkesan.

Dengan mengusung tema “Bersinergi Dalam Regenerasi Kepemimpinan Demi Wujudkan Lembaga Dakwah yang Progresif". Memberikan suasana yang berbeda dikarenakan peserta yang sangat aktif dalam berargumen ataupun kritikan terhadap apa yang disampaikan di forum. 

Besar harapannya Lembaga Dakwah ini senantiasa berprogresif ke arah yang lebih baik dari tahun sebelumnya dengan kader yang bersinergi kuat hingga akhirnya bisa berdampak pada regenerasi kepemimpinannya.

"Kami pengurus (LDM) IAIN Syekh Nurjati Cirebon periode 2020-2021 pamit undur diri. Setelah berakhirnya MUBES dan berganti estafet kepemimpinan dakwah ini kepada formatur terpilih yang menjadi Ketua LDM periode 2021-2022 yaitu Mohamad Reza Syah Fahlefi (Mahasiswa IAT Semester III) dan Wakil Ketua Umum yaitu Iman Sariman (Mahasiswa Tadris Matematika III) dengan konsep yang berbeda dalam pengaturan formatur pada MUBES kali ini memberikan satu konsepsi yang terinisiasi dari kepengurusan LDM angkatan 2020-2021, dengan tetap semangat menebar kebaikan,"ucapnya. (din)


FOKUS CIREBON - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI menyelenggarakan Peringatan Hari Migran Internasional tahun 2021 dengan tema "PMI Tangguh Indonesia Tumbuh" di Cirebon, Sabtu (18/12/2021). 

Dalam ajang tersebut, Kabupaten Cirebon mendapatkan penghargaan sebagai Kabupaten/Kota Peduli Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah mengatakan, selama hampir dua tahun, Covid-19 telah membuat berbagai negara mengambil kebijakan untuk menutup sementara masuknya warga negara asing. 

Atas kebijakan tersebut, pemerintah Indonesia mengambil tindakan penutupan sementara untuk penempatan Pekerja Migran Indonesia dalam rangka melindungi warga negaranya dan mencegah tersebarnya Covid-19. 

"Tentu kondisi ini membuat kita semua sedih, khususnya bagi calon pekerja migran kita. Oleh karena itu, tema 'PMI Tangguh Indonesia Tumbuh' merupakan gambaran situasi dan harapan yang dirasakan oleh kita semua," kata Fauziyah. 

Fauziyah menambahkan, saat ini sejumlah negara sudah mulai membuka untuk warga negara asing. 

Pihaknya meminta komitmen semua pihak terkait agar pembukaan penempatan ini menjadi momentum untuk saling bahu membahu dan bekerja sama untuk menjaga kepercayaan negara-negara penempatan dengan memastikan CPMI yang dikirim benar-benar terbebas dari Covid-19. 

"Saya percaya dan meyakini, penempatan dan perlindungan Pekerja Migran Indonesia di masa pandemi Covid-19 ini dapat diatasi dengan baik dan elegan oleh kita semua," katanya. 

Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag mengatakan, penghargaan tersebut adalah sebuah kehormatan bagi Kabupaten Cirebon.

Menurut Imron, PMI Kabupaten Cirebon cukup memberikan banyak kontribusi positif terhadap devisa negara. 

"Pemerintah Kabupaten Cirebon mengajak seluruh stakeholder untuk memberikan perhatian khusus kepada PMI, selain memberikan perlindungan juga menyampaikan informasi tentang prosedur baik," kata Imron.

"Kepada pemerintah pusat untuk memberikan sanksi tegas kepada biro atau jasa pemberangkatan PMI yang tidak bertanggung jawab terhadap keamanan pekerja tersebut," sambungnya.

Dirjen Binapenta dan PKK Kemnaker, Suhartono, mengatakan, pemerintah melalui Kemnaker setiap tahun menyelenggarakan peringatan Hari Migran Internasional. 

Pada tahun ini, penyelenggaraan peringatan Hari Migran Internasional di Cirebon karena  merupakan kantong PMI keenam dalam periode 4 tahun terakhir setelah Indramayu, Malang, Blitar, Ponorogo, dan Cilacap. 

Adapun penyelenggaraan acara ini dilakukan secara hybrid event yang diikuti secara langsung 500 orang stakeholder dan secara virtual diikuti 10 desa basis PMI di Kabupaten Cirebon dan sekitarnya, serta Perwakilan RI di negara-negara tujuan penempatan PMI sebanyak 12 perwakilan juga seluruh provinsi yang ada di Indonesia. 

Bersamaan dengan penyelenggaraan peringatan Hari Migran Internasional ini, Kemnaker memberikan Anugerah Indonesian Migrant Worker Awards kepada 15 penerima dengan 12 kategori.

Selain menghadiri penghargaan tersebut, Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia meninjau Layanan Satu Atap Pekerja Migran Indonesia di Transito Krucuk. (din)


FOKUS CIREBON - Himpunan Mahasiswa Jurusan Bahasa Sastra Arab (HIMABSA) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menggelar kegiatan Festival Sastra Arab (FESTRAB) Guna ‘Membumikan Bahasa, Melangitkan Sastra’ juga sebagai tema pada kegiatan ini, Kamis, (16/12/2021).

Acara yang berlangsung secara hybrid, diikuti sebanyak 70 peserta dari berbagai kalangan maupun jurusan. Acara semakin semarak ketika Nisa Rengganis sebagai pemateri berdiskusi tentang ‘Relevansi Sastra dan Politik’. 

Ketua Pelaksana, Hasbi menjelaskan, kegiatan FESTRAB (Festival Sastra Arab) merupakan kegiatan tingkat nasional. Hasbi sangat bangga karena kegiatan bisa berjalan lancar dan sukses. 

"Alhamdulillah walau dengan persiapan yang minim, tetapi semua berjalan baik.  FESTRAB ini merupakan kegiatan tingkat nasional perdana di BSA IAIN Cirebon,” papar Hasbi.

Acara yang merupakan besutan Divisi Pengembangan Aparatur Organisasi (PAO) ini, kata Hasbi, penting untuk diikuti bagi semua mahasiswa berbasis sastra dan bahasa arab. 

"Terimakasih disampaikan kepada para pihak yang banyak membantu dan berkontribusi pada tahun ini, kami sebagai HIMABSA bisa merealisasikan walaupun dengan banyak evaluasi nantinya," ujarnya.

Hal yang sama diungkapkan Otis Ridiana, Ketua Umum HIMABSA, FESTRAB juga penting diikuti bagi kalangan mahasiswa sastra arab karena sama pentingnya dengan mengasah kemampuan mahasiswa sastra arab 

“Ini acara perdana yang direalisasikan oleh kami, hari ini adalah acara puncak, dimana rangkaian acara sebelumnya ada perlombaan. Ada 4 perlombaan yang kami ajangkan yaitu, drama monolog, taqdimul qishoh, puisi, dan ghina aroby,” ucapnya. 

Ia berharap dengan diadakannya festival sastra arab ini bisa mengasah kemampuan mahasiswa untuk membumikan bahasa. Dapat menjadikan HIMABSA menjadi organiasi yang tetep utuh terdepan dalam melangitkan sastra. 

Sementara, Erfan Ghazali M.Si selaku sekretaris jurusan BSA mengapresiasi betul atas kinerja dari HIMABSA dalam melaksanakan kegiatan ini.

Acara ditutup dengan penampilan-penampilan oleh mahasiswa BSA IAIN Cirebon dan sesi foto bersama. (din)


FOKUS CIREBON - Wakil Wali Kota Cirebon, Hj Eti Herawati menghadiri Gebyar Arsip dan Literasi tahun 2021. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk mengenalkan berbagai macam arsip dan memperkenalkan masyarakat terhadap digitalisasi arsip. 

"Pandemi Covid-19 telah mengubah banyak rencana yang sebelumnya dirancang. Termasuk membangun pojok-pojok literasi hingga ke tingkat terkecil yaitu rukun tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW)," tutur Eti.


Untuk itu, Pemda Kota Cirebon berharap Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Cirebon untuk dapat kembali mengintensifkan kerja sama dengan berbagai pihak. 

"Baik dengan komunitas, pegiat, bunda literasi baik di tingkat kota, kecamatan hingga kelurahan," tandasnya.  (din)




FOKUS CIREBON - Wakil Wali Kota Cirebon, Dra Hj Eti Herawati bersama Kapolres Cirebon berkeliling di atas pesawat Cessna mengitari Kota Cirebon dari ketinggian. 

Menurut Eti, ini merupakan pengalaman pertama wisata berkeliling Cirebon melalui udara. 

"Ternyata asyik juga. Bersama Kapolres Cirebon Kota dan dibawa pilot berlisensi menggunakan pesawat cessna 172 untuk melihat aktivitas dari atas pelabuhan Cirebon," katanya.

Wakil Wali Kota Cirebon mengucapkan  terimakasih kepada Alfa Flying School yang sudah membuka wisata udara. 

"Keberadaan wisata udara ini kami yakin akan menunjang pariwisata di Kota Cirebon dan sekitarnya," tuturnya.  (din)


Wakil Wali Kota Cirebon, Dra Hj Eti Herawati


FOKUS CIREBON - Mewakili Wali Kota Cirebon, Wakil Wali Kota, Hj Eti Herawati  menghadiri rapat paripurna DPRD dalam rangka pengambilan keputusan / persetujuan terhadap program pembentukan peraturan daerah (Propemperda) Kota Cirebon tahun 2022, Kamis, (16/12/2021).

Pemerintah Daerah (Pemda) dan DPRD Kota Cirebon sepakat menyetujui Program Pembentukan Peraturan Daerah tahun 2022. 

Sebanyak 20 rancangan peraturan daerah (raperda) akan disetujui dibahas tahun depan. Pemda Kota Cirebon senantiasa berkomitmen untuk mengangkat isu-isu strategis dan aspirasi yang berkembang di masyarakat.


"Kami mengimbau kepada kepala perangkat daerah pemrakarsa untuk segera menyiapkan pula regulasi yang bersifat petunjuk teknis dari rancangan perda yang diusulkan untuk dituangkan dalam rancangan perwali," punya Eti.

Tujuannya, kata Eti, agar antara perda dan perkada dapat tercipta harmonisasi dan sinergi. Baik substansi maupun norma hukum yang diaturnya. (din)



FOKUS KAB CIREBON - Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag menghadiri rapat koordinasi lintas sektoral secara virtual dalam rangka Operasi Lalu Lintas Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Markas Kepolisian Resor Kota (Mapolresta) Cirebon, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Kamis (16/12/2021).

Rakor tersebut dihadiri Menteri Perhubungan (Menhub) Ir. Budi Karya Sumadi dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P.

Sementara untuk perwakilan forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) Jawa Barat, dihadiri Gubernur Jawa Barat Mochamad Ridwan Kamil, ST., M.Ud, Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana, serta Panglima Kodam (Pangdam) III Siliwangi Mayjen Agus Subiyanto.

Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan, untuk menghadapi libur Nataru 2021, seluruh pihak yang ada di Provinsi Jawa Barat untuk meningkatkan capaian vaksinasi Covid-19. Seluruh warga sasaran harus menerima vaksin minimal dosis kedua.

Dalam upaya mempercepat tersebut, kata Menhub, pihaknya bakal membuka gerai vaksinasi Covid-19 mulai dari terminal, stasiun, dan bandara. 

"Pengawasan harus dibantu pemerintah di daerah, dan juga harus membantu dalam pelaksanaan. Harus komunikaskan juga secara masif," kata Menhub Budi Karya Sumadi.

Dalam operasi tahun ini, kata Menhub, dipastikan tidak ada penyekatan seperti pada momen libur lainnya, melainkan pengetatan protokol kesehatan (prokes) di akses masuk wilayah.

"Tidak ada penyekatan, cuma pengetatan mulai dari pemeriksaan sudah mendapatkan vaksin Covid-19 atau prokes lainnya," katanya.

Sementara Gubernur Jawa Barat mengatakan, pada libur Nataru tahun ini pihaknya sudah meminta kepada forum gereja di Jawa Barat untuk melaksanakan ibadah sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan wabah.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan, tidak akan ada kerumunan di beberapa pusat keramaian. Hal tersebut lantaran tidak adanya libur semester untuk anak sekolah.

"PNS juga kami larang untuk berpergian di luar kedinasan sampai awal tahun baru. Menurut hitungan kami, kelihatannya bakal aman terkendali karena cakupan vaksin kami sudah tinggi dan mudah-mudahan kondusif," katanya.

Gubernur yang akrab disapa Emil mengatakan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di Jawa Barat diimbau untuk mengantisipasi bencana alam yang kerap terjadi pada libur tersebut.

Berdasarkan catatan 10 tahun terakhir, setiap harinya di Jawa Barat ada empat kejadian bencana alam, mulai dari banjir, tanah longsor, hingga bencana angin puting beliung. "Hal ini harus menjadi perhatian dari BPBD," katanya. (DISKOMINFO)



TANGGERANG - Sebanyak 100 (seratus) kota/kabupaten berhasil mengikuti implementasi program kota cerdas (smart city) tahun 2021 dan 48 kota/kabupaten yang berada pada Kawasan Pariwisata Prioritas Nasional dan Kawasan Ibu Kota Negara Baru, berhasil menyusun masterplan kota cerdas (smart city).

Dengan mengikuti gerakan ini, kota/kabupaten tersebut telah memiliki rencana induk (masterplan) yang akan mengakselerasi pembangunan berbasis smart city.

Atas keberhasilan mengikuti Gerakan Menuju Smart City 2021, pemimpin daerah dari kota/kabupaten tersebut mendapat penghargaan dari Pemerintah Pusat.

Penghargaan diberikan oleh Johnny G. Plate, Menteri Komunikasi dan Informatika RI pada 14 Desember 2021 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD.

Dalam sambutannya Menteri Komunikasi dan Informatika , Johnny G. Plate mengatakan bahwa “Smart city bukan soal teknologi. Smart city adalah sebuah inisiatif yang bertumpu pada inovasi dan kolaborasi, dengan tujuan utama meningkatkan taraf hidup seluruh warga. Teknologi lebih sebagai enabler yang mempercepat perwujudan mimpi tersebut,” ungkap Johnny G. Plate.

“Karena itu, penting bagi Gerakan Menuju Smart City untuk terus bergulir dan melibatkan semua pemangku kepentingan. Demi kemajuan seluruh warga negara, demi kemajuan Indonesia,” tutup Johnny G. Plate. 

Pemerintah Kabupaten Cirebon kembali mendapatkan penghargaan dalam bidang pengembangan Smart City. Kali ini, menjadi salah satu penerima Smart Society Award Gerakan Menuju 100 kabupaten/kota Smart City.

Kabupaten Cirebon dinobatkan menjadi salah satu kabupaten terbaik berdasarkan enam dimensi Smart City. Dari sana, Kabupaten Cirebon memperoleh penghargaan terbaik Dimensi Smart Society. Adapun smart city meliputi 6 Dimensi yaitu Smart Government, Smart Branding, Smart economy, smart living, smart society dan smart environtmen.

Penghargaan itu diserahkan Dirjen Aptika Kementerian Kominfo RI, Samuel Abrijani Pangerapan, kepada Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon, Sugeng Darsono. 

Menurut Sugeng, Gerakan Menuju 100 Smart City” adalah gerakan yang diinisiasi oleh kemeninfo di dukung oleh kementerian terkait yaitu kementerian keuangan, kementerian dalam negeri, kementerian PAN RB, Kementerian PUPR, Kementerian coordinator bidang perekonomian, Bappenas, Kementerian Pariwisata dan ekonomi kreatif, dan kantor staf kepresidenan. 

mendorong pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan pemanfaatan teknologi, “Jadi yang dikedepankan di program ini adalah strategi meningkatkan pelayanan masyarakat, sementara teknologi menjadi enabler dari usaha tersebut,”  kata Sugeng, Rabu (15/12).  

Program Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cirebon termasuk dalam dimensi smart society antara lain pembangunan kesiapsiagaan kewaspadaan bencana di tingkat desa, penanganan pada saat bencana sehingga resiko bencana dapat terminimalisir sampai dengan program pemulihan pasca bencana. 

"Kedepannya setelah terbentuk masyarakat yang tanggap bencana akan disupport oleh system kegawatdaruratan sehingga informasi dapat langsung diterima oleh perangkat daerah dan unsur kewilayahan terkait," terangnya.

Pada agenda  yang diadakan oleh kementerian kominfo tersebut kabupaten Cirebon mengikuti pula agenda Forum SPBE Nasional dan Pameran Virtual Exhibition Smart City dari tanggal 14 Desember – 28 Desember 2021, yang mana Kabupaten Cirebon mengirimkan video dan poster kegiatan Quikwin 6 Dimensi smart City. 

Seperti kegiatan PSC 119 Dinas Kesehatan, Bus Wisata Cirebon Katon dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Aplikasi Sintren Dokumen kependudukan dari dinas kependudukan dan catatan sipil, Layanan Satu Atap Pekerja Migran Indonesia dari Dinas Ketenagakerjaan, DESTANA (desa tanggap bencana) dari BPBD, Taman Edukasi Ruang Terbuka Hijau dari Dinas Lingkungan Hidup. (din)


SELAMAT, ucapan yang pantas diberikan kepada mahasiswa IAIN Cirebon berprestasi, Fatihul Fauzi, yang meraih nilai tertinggi pada Diklatpinmas PTKI Se Indonesia.


FOKUS CIREBON - Fatihul Fauzi Mushofahuddin Al Karim, semester 7 Jurusan PGMI, IAIN Syekh Nurjati Cirebon dinobatkan sebagai peserta terbaik dengan nilai tertinggi pada gelaran Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa Nasional Ke II di UIN Banten. 

Fatihul Fauzi mampu menggungguli 80 peserta dari delegasi 80 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) se Indonesia. Yakni dari sabang sampai merauke, Papua, Kalimantan Sulawesi dan lainnya, yang semuanya ikut andil dalam kegiatan ini.

Fauzi kepada fokuscirebon.com menjelaskan, Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (Diklatpimnas) Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) se Indonesia ini,  diselenggarakan Kementrian Agama di Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten, di Hotel Le Dian, Serang.

"Kegiatannya dilakukan selama 10 hari. Di mana pelaksanaan kegiatan tersebut  daring dari tanggal 6 hingga 12 Desember 2021, sedangkan kegiatan luring dilaksanakan di Banten dari 13-15 Desember 2021," ungkapnya.

Dijelaskan Fauzi, bahwa dirinya dinobatkan dengan nilai tertinggi setelah mampu menjalankan berbagai kegiatan, seperti pengerjaan tugas harian dan akhir, serta  keaktifan di forum dan manajemen forum.

"Alhamdulillah, dengan persiapan singkat dan dijalankan dengan fokus, saya mendapat nilai tertinggi," katanya kepada fokuscirebon.com, Kamis (16/12/2021).

Selain itu, kata Fauzi, dirinya juga mendapat doa dan dukungan dari pihak kampus. "Sebelum berangkat saya minta doa ke orang tua, sahabat-sahabat, Kajur, jajaran Dekan, Wakil Rektor 3 sampai Rektor, dan mereka mendoakan baik," terangnya.

Fauzi menuturkan, untuk mendapatkan nilai tertinggi ini, dirinya harus menghadapi berbagai tantangan. Selain melalui kerja keras dan usaha yang maksimal, juga yakin dengan kemampuan diri yang tinggi. 

"Ya, prestasi ini dicapai dari hasil usaha yang maksimal, bahkan di sela kegiatan diklat hari ke 2, saya sempat sakit gejala tipes dan harus cek up ke klinik dengan harapan sembuh dan bisa berangkat ke banten, namun semua tantangan ini dapat terlewati dengan baik," jelasnya. 

Di akhir perbincangan dengan fokuscirebon.com, Fauzi berharap, agar mahasiswa IAIN semuanya bisa mewujudkan pencapaian prestasinya, baik akademik maupun non akademik, tentunya dengan usaha dan doa. 

Fauzi juga berharap pasca Diklat ini, dirinya bisa menstransfer ilmu dari hasil diklat, karena diklat diisi oleh pemateri2 yang luar biasa, dari skala nasional sampai internasional. (Nurdin)




FOKUS KAB CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon memperingati Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) tahun 2021 di Desa Panunggul Kecamatan Gegesik, Rabu (15/12/2021). 

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE, M.Si, Kepala Dinas Sosial, Iis Krisnandar, sejumlah perwakilan OPD dan para Kuwu se-Kecamatan Gegesik. 

Wabup Ayu sapaan akrabnya mengatakan, nilai-nilai kesetiakawanan sosial dalam kehidupan bangsa Indonesia pada dasarnya sudah ada sejak nenek moyang dulu jauh sejak  kemerdekaan. 

Menurutnya, jiwa semangat kesetiakawanan merupakan potensi spiritual dan sekaligus sebagai perekat kesatuan dan kesatuan dari seluruh etnik. "Oleh karena itu, kesetiakawanan sosial nilainya bermakna bagi bangsa Indonesia," katanya. 

Ayu menjelaskan, nilai kesetiakawanan sosial yang telah tumbuh di dalam masyarakat dari dahulu perlu terus dilestarikan. Sebab, setiap 20 Desember diperingati sebagai HKSN. 

"Karena bertepatan dengan peristiwa bersatunya lapisan masyarakat untuk mengatasi permasalahan dalam mempertahankan kedaulatan negara pada 20 Desember 1948. Sehingga diperingati sebagai HKSN," katanya. 

Selain itu, kata Ayu, jiwa semangat kebersamaan dan kegotongroyongan kekeluargaan dan kerelaan berkorban dalam masyarakat harus terus dikembangkan dan didayagunakan dalam kehidupan sehari-hari oleh seluruh bangsa Indonesia. 

Bahkan, saat ini bangsa Indonesia tidak lagi menghadapi peperangan tetapi yang dihadapi masalah sosial sehingga kekuatan jiwa dan semangat kesetiakakawanan sosial harus diperkokoh dan diarahkan untuk mengatasi berbagai masalah sosial yang semakin kompleks.

Ayu mengungkapkan, kegiatan HKSN memerlukan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Prinsip Tridaya yaitu penyelenggara HKSN dilaksanakan dapat memberdayakan manusia, dunia usaha dan lingkungan sosial sebagai satu kesatuan," ucapnya.

Ayu menambahkan, pemerintah diharapkan mempromosikan diri bukan sebagai provider pembangunan tapi sebagai fasilitator, regulator dan pengendali. 

"Guna mencapai kondisi tersebut perlu dibangkitkan spirit kepada masyarakat untuk mengatasi masalah untuk memenuhi kebutuhannya berdasarkan potensi yang dimiliki wilayah masing-masing," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Cirebon, Iis Krisnandar mengatakan, kegiatan HKSN tahun 2021 ini bertujuan untuk menumbuhkan jiwa dan semangat kebersamaan kegotongroyongan, kekeluargaan dan kerelaan berkorban tanpa pamrih, keberkahan dan kemaslahatan masyarakat Kabupaten Cirebon. 

"Lalu mendorong tumbuh sikap dan tindakan yang saling peduli berbagi serta dilandasi kerelaan kesetiaan kebersamaan toleransi dan tidak diskriminasi, terutama di masa pandemi Covid-19," katanya. (Fiki)



KABUPATEN CIREBON.- Pemerintah Kabupaten Cirebon menerima penghargaan atas laporan keuangan 2020 yang berhasil mendapatkan predikat capaian wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Cirebon.

Penghargaan tersebut diberikan langsung pihak KPPN Cirebon kepada Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag di Aula KPPN, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Rabu (15/12/2021).

Selain mendapatkan penghargaan tersebut, Bupati Cirebon pun menyerahkan langsung daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) 2022 kepada KPPN Cirebon.

Bupati Cirebon mengatakan, penghargaan diberikan karena Kabupaten Cirebon mendapatkan penghargaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) lima tahun berturut-turut.

"Semoga SKPD bisa mempertahankan kerjanya dengan baik dan tetap melaporkan kinerjanya secara tepat waktu," katanya.

Kepala KPPN Cirebon Lidi Khamiliyah mengatakan, DIPA tahun 2022 dilaksanakan lebih awal. Hal ini dilakukan dalam rangka mendukung percepatan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional, termasuk di Kabupaten Cirebon.

Selain itu, diberikan waktu lebih awal untuk memudahkan pemerintah daerah merancang pembangunan secara strategis.

"Diketahui, APBN 2022 telah ditetapkan dalam Undang-Undang Nomor 6 tahun 2021 tentang APBN 2022 dengan tema melanjutkan pemulihan ekonomi dan reformasi struktural," katanya.

Lidi mengatakan, pemerintah daerah diminta untuk melakukan belanja daerah lebih efisien dan bersinergi dengan pemerintah pusat. Ketidakpastian akibat pandemi, membuat hal tersebut harus dilakukan.

"Meskipun dalam kondisi pandemi, pemerintah tetap harus reformasi struktural untuk mempercepat pemulihan ekonomi," katanya. (din)


Random Posts

3/random/post-list

BTemplates.com

Bitcoin

{getWidget} $results={3} $label={Hosting} $type={list1}

Subscribe Us

Recents

{getWidget} $results={3} $label={recent} $type={list1}

Updates

{getWidget} $results={4} $label={recent} $type={list2}

Latest

{getWidget} $results={3} $label={recent} $type={list2}


Featured Posts

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Stunting




Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's.

Pages

JSON Variables

Subscribe Us

Top News

Hadiri Lentera Ramadan, Wali Kota Cirebon Dorong Kolaborasi Kepedulian Sosial

  CIREBON – Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, didampingi Ketua TP PKK Kota Cirebon, Noviyanti Edo, menghadiri kegiatan "Lentera Ramadan: Berbagi Bahagia Bersama 200 Anak Yatim dan Dhuafa" di Swiss-Belhotel Cirebon, Sabtu (28/2/2026).  Kehadiran jajaran pemerintah kota ini menegaskan komitmen daerah dalam merangkul seluruh lapisan masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Wali Kota menyampaikan bahwa momen ini merupakan refleksi mendalam mengenai hakikat kebahagiaan. "Hari ini, melalui acara Lentera Ramadan, saya diingatkan kembali tentang arti kebahagiaan dalam konteks yang lain. Kebahagiaan dapat hadir pada ketenangan saat kita bisa bersimpuh, bersilaturahmi, dan berbagi tawa dengan anak-anak yang hari ini hadir," ungkapnya. Ia juga memberikan pesan penyemangat bagi para anak yatim yang hadir agar tetap optimis menatap masa depan. Wali Kota mengatakan bahwa pemerintah dan masyarakat adalah keluarga besar yan...

PJJ PAI UIN Siber Cirebon Wujudkan Mutu Pendidikan Jarak Jauh Berbasis Digital

CIREBON, FC — Kabar membanggakan datang dari Program Studi Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon.  Setelah melaksanakan Asesmen Lapangan (AL) perdana oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) pada Selasa–Rabu, 20–21 Januari 2026, prodi ini resmi meraih akreditasi dengan peringkat “Baik Sekali.” Keputusan tersebut tertuang dalam SK LAMDIK Nomor 314/SK/LAMDIK/Ak/S/II/2026 tertanggal 28 Februari 2026 dan berlaku hingga 27 Februari 2031. Asesmen lapangan dilaksanakan secara hybrid, berpusat di Gedung Siber SBSN lantai 8 dan 4 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Kegiatan ini menghadirkan dua asesor nasional LAMDIK, yakni Prof. Dr. Hj. Evi Fatimatur Rusydiyah, M.Ag. dari UIN Sunan Ampel Surabaya dan Prof. Dr. Hj. Fihris, M.Ag. dari UIN Walisongo Semarang. Proses asesmen berjalan komprehensif, meliputi evaluasi dokumen, wawancara dengan pimpinan universitas, p...

Indeks Masyarakat Digital Kabupaten Cirebon Naik, Capai 49,34 pada 2025

KABUPATEN CIREBON – Kabupaten Cirebon mencatat Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) sebesar 49,34 pada 2025. Capaian ini menempatkan Kabupaten Cirebon pada kategori tinggi. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon, Bambang Sudaryanto SH MH menyebutkan Nilai IMDI Kabupaten Cirebon pada 2025 mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2024, IMDI Kabupaten Cirebon sebesar 42,88. Berdasarkan data Indeks Masyarakat Digital Indonesia, lanjutnya, kekuatan Kabupaten Cirebon terdapat pada Pilar Infrastruktur dan Ekosistem Digital yang mencatat nilai 63,55.  “Angka ini menunjukkan ketersediaan akses dan dukungan infrastruktur digital relatif memadai. Pada 2024, Pilar Infrastruktur dan Ekosistem Digital hanya 59,77,” ujar Bambang. Sementara itu, Pilar Keterampilan Digital Kabupaten Cirebon mencatat skor 56,96. Nilai tersebut menunjukkan kemampuan dasar masyarakat dalam menggunakan teknologi digital tergolong cukup baik. “Nilainya naik dibandingkan 2024 yang m...

Hari Jadi ke-68 Perumda Air Minum Tirta Giri Nata, Pj Sekda: Bukan Sekadar Urus Pipa, Tapi Misi Kemanusiaan

CIREBON – Pj Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Sumanto menekankan bahwa tugas yang diemban jajaran Perumda Air Minum Tirta Giri Nata jauh melampaui urusan pipa dan administrasi perkantoran.  Hal tersebut disampaikannya saat menjadi pembina Upacara Hari Jadi ke-68 Perumda Air Minum Tirta Giri Nata, mewakili Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, pada Kamis (26/2/2026). Pj Sekda menekankan bahwa usia 68 tahun adalah perjalanan yang penuh tantangan. Ia menggambarkan bagaimana setiap tetes air yang sampai ke rumah warga merupakan hasil kerja keras para pegawai yang bekerja di balik layar.  Menurutnya, konsistensi selama hampir tujuh dekade ini adalah bukti ketangguhan organisasi dalam menghadapi perubahan era. "Kita harus meresapi kembali bahwa air adalah sumber kehidupan. Oleh karena itu, tugas yang Bapak dan Ibu emban bukan sekadar pekerjaan administratif atau teknis semata, melainkan sebuah misi kemanusiaan yang mulia. Ini tentang menjaga keberlangsungan hidup warga Kota Cirebon, baik u...

Wakil Wali Kota: Malam Cap Go Meh Simbol Inklusivitas dan Kesetaraan Budaya

CIREBON – Pemerintah Kota Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus merawat ruang keberagaman melalui penguatan identitas budaya. Hal ini diwujudkan dalam perayaan Malam Kesenian Cap Go Meh 2577 yang digelar meriah di Vihara Dewi Welas Asih, Selasa (3/3/2026) malam.  Acara ini dipandang sebagai refleksi nyata dari Kota Cirebon yang inklusif dan terbuka bagi seluruh elemen masyarakat. Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa perayaan Malam Kesenian Cap Go Meh bukan sekadar rutinitas kalender tahunan atau tontonan seni belaka. Ia menekankan pentingnya memaknai perayaan ini sebagai upaya kolektif dalam memberikan ruang bagi setiap entitas budaya untuk mengekspresikan diri secara setara tanpa ada sekat perbedaan. "Pemerintah Kota Cirebon memandang momentum ini sebagai manifestasi identitas kita sebagai kota yang inklusif. Acara ini perlu kita maknai sebagai upaya bersama dalam memfasilitasi setiap entitas budaya untuk mengek...

DPRD Dukung Penuh Realisasi RPJMD Kota Cirebon 2025-2029

CIREBON – Ketua DPRD Kota Cirebon Andrie Sulistio SE mendukung penuh Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 Kota Cirebon untuk direalisasikan. Sebab, RPJMD menjadi pijakan utama pemerintah daerah melaksanakan pembangunan lima tahun ke depan. Hal itu disampaikan dalam acara Musrenbang RPJMD Kota Cirebon 2025-2029 di Ruang Prabayaksa Gedung Setda, Rabu (21/5/2025). Andrie juga menyampaikan bahwa RPJMD Kota Cirebon harus memperhatikan dan memuat visi misi yang telah ditentukan Pemerintah Pusat melalui Asta Cita, Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui 9 Langkah Jabar Istimewa, dan Pemerintah Kota Cirebon melalui visi SETARA-Berkelanjutan. Ia juga menyampaikan DPRD Kota Cirebon berkomitmen mengawal arah pembangunan selama lima tahun ke depan dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah baik dari sisi pengawasan maupun penganggaran. “DPRD pada intinya sepakat dan mendukung penuh apa yang telah dirumuskan dalam Rancangan RPJMD, dan kami berkomitmen akan mengawasi apa yang ...

Rekam Jejak Seorang Anak Petani di Indramayu Barat, Prof Dr H Sugianto SH MH, Guru Besar Hukum Yang Mengabdi Untuk Bangsa dan Negara

Prof Dr Sugianto, SH MH, Guru Besar IAIN Syekh Nurjati Cirebon CIREBON - Prof Dr H Sugianto SH.MH yang lahir di Kabupaten Indramayu pada 08-02-1967 adalah asli anak petani. Prof Sugianto merupakan guru besar di bidang hukum dan sosok organisatoris yang banyak terlibat di berbagai organisasi di pusat dan daerah.  Saat ini, pekerjaan Prof Dr Sugianto, SH MH sebagai Dosen “PNS” di IAIN Syekh Nurjati Cirebon, dengan jabatan Pembina Utama Madya/ IV D Guru Besar Hukum.  dengan Kompetensi Keilmuan : HTN & Otda. Prof Dr Sugianto SH MH saat bertempat tinggal di Perumahan Nuansa Majasem Jl Nuansa Raya A4 no 8, Kota Cirebon, Jawa Barat. No HP : 082118782495 Menilisik pendidikan Prof Dr Sugianto SH MH, Merupakan lulusan S1 Fakultas Hukum UNPAS Bandung tahun 1992. Prof Sugianto juga menempuh pendidikan S2 Magister Hukum Pasca Sarjana STIH IBLAM Jakarta Lulus tahun 2001, dan S3 Doktor Hukum Pasca Sarjana Unisba Bandung Lulus tahun 2011. Inilah aktifitas/pekerjaan Prof Dr Sugianto SH MH ...

Pelantikan Pengurus PMI Tingkat Kecamatan, Ini Yang Disampaikan Bupati Imron

KABUPATEN CIREBON — Bupati Cirebon Imron menghadiri pelantikan pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) tingkat kecamatan se-Kabupaten Cirebon di ruang Nyimas Gandasari, Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Cirebon. Imron mengapresiasi atas pelantikan pengurus PMI kecamatan di Kabupaten Cirebon yang dilaksanakan pada Rabu (30/4/2025). PMI merupakan kepanjangan tangan dari pemerintah daerah dalam misi kemanusiaan. Imron menjelaskan, pelantikan pengurus merupakan momentum penguatan komitmen dan tekad PMI untuk mendedikasikan. “Penguatan komitmen ini dalam wujud visi dan misi, program dan kegiatan organisasi, terutama dalam menjalankan tugas kemanusiaan dan pelayanan masyarakat,” kata Imron. Orang nomor satu di Kabupaten Cirebon itu mendoakan agar pengurus yang telah dilantik bisa menjalankan tugasnya sesuai dengan amanah yang diemban. Imron juga berterima kasih atas dedikasi dan kinerja PMI Kabupaten Cirebon. “Keberhasilan dalam kegiatan donor darah, kegiatan bulan dana, kegiatan penanggula...

Panitia Nasional PMB SPAN-PTKIN 2026 Gelar “Sharing Is Caring” PJ Humas PTKIN Se-Indonesia, UIN Siber Cirebon Jadi Rujukan Narasi Opini

  CIREBON, FC — Dalam upaya memperkuat sinergi dan strategi komunikasi publik menjelang Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) SPAN-PTKIN 2026, Panitia Nasional melalui Koordinator Penanggung Jawab (PJ) Humas menggelar kegiatan “Sharing Is Caring PJ Humas PTKIN Se-Indonesia” pada Senin, 2 Maret 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom dan diikuti oleh seluruh perwakilan humas PTKIN di Indonesia. Turut hadir dalam forum tersebut Pranata Humas UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Mohamad Arifin, bersama Amelia Ayu Lestari, yang aktif berpartisipasi dalam sesi diskusi dan berbagi praktik baik komunikasi publik. Koordinator Pokja PJ Humas SPAN-PTKIN 2026, Widi Cahya Adi, dalam sambutan sekaligus membuka kegiatan, menegaskan urgensi forum ini sebagai ruang kolaborasi, konsolidasi, dan penguatan narasi bersama. “Sharing Is Caring ini menjadi momentum penting untuk menyatukan persepsi dan strategi komunikasi PMB SPAN-PTKIN 2026. Kita tidak hanya menyampaikan informasi teknis, tetap...

Tindak Lanjuti Arahan Presiden, Bupati Imron Terapkan Gerakan Bersih Kantor untuk ASN

  KABUPATEN CIREBON — Bupati Cirebon Imron mewajibkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan perangkat daerah menjaga kebersihan lingkungan kantor sebagai bagian dari disiplin kerja dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bupati Cirebon Nomor 100.3.4.2/1/Dis LH tentang Wajib Menjaga Kebersihan Lingkungan Kantor yang ditetapkan pada 5 Februari 2026, sebagai tindak lanjut atas arahan Presiden Republik Indonesia dalam pidato 2 Februari 2026. Surat edaran ini berlaku untuk seluruh unsur pemerintahan daerah, mulai dari sekretaris daerah, asisten, kepala perangkat daerah, camat, hingga pimpinan BUMD se-Kabupaten Cirebon, dan diterapkan di seluruh lingkungan kantor pemerintahan. Dalam surat edaran tersebut ditegaskan, “Setiap pimpinan dan pegawai wajib menjaga kebersihan, kerapihan, dan ketertiban lingkungan kerja di masing-masing unit kerja.” Ruang lingkup kebersihan meliputi ruang kerja, ruang pelayanan, ruang rapat, toilet, fasilitas u...

Popular

Hadiri Lentera Ramadan, Wali Kota Cirebon Dorong Kolaborasi Kepedulian Sosial

  CIREBON – Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, didampingi Ketua TP PKK Kota Cirebon, Noviyanti Edo, menghadiri kegiatan "Lentera Ramadan: Berbagi Bahagia Bersama 200 Anak Yatim dan Dhuafa" di Swiss-Belhotel Cirebon, Sabtu (28/2/2026).  Kehadiran jajaran pemerintah kota ini menegaskan komitmen daerah dalam merangkul seluruh lapisan masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Wali Kota menyampaikan bahwa momen ini merupakan refleksi mendalam mengenai hakikat kebahagiaan. "Hari ini, melalui acara Lentera Ramadan, saya diingatkan kembali tentang arti kebahagiaan dalam konteks yang lain. Kebahagiaan dapat hadir pada ketenangan saat kita bisa bersimpuh, bersilaturahmi, dan berbagi tawa dengan anak-anak yang hari ini hadir," ungkapnya. Ia juga memberikan pesan penyemangat bagi para anak yatim yang hadir agar tetap optimis menatap masa depan. Wali Kota mengatakan bahwa pemerintah dan masyarakat adalah keluarga besar yan...

PJJ PAI UIN Siber Cirebon Wujudkan Mutu Pendidikan Jarak Jauh Berbasis Digital

CIREBON, FC — Kabar membanggakan datang dari Program Studi Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon.  Setelah melaksanakan Asesmen Lapangan (AL) perdana oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) pada Selasa–Rabu, 20–21 Januari 2026, prodi ini resmi meraih akreditasi dengan peringkat “Baik Sekali.” Keputusan tersebut tertuang dalam SK LAMDIK Nomor 314/SK/LAMDIK/Ak/S/II/2026 tertanggal 28 Februari 2026 dan berlaku hingga 27 Februari 2031. Asesmen lapangan dilaksanakan secara hybrid, berpusat di Gedung Siber SBSN lantai 8 dan 4 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Kegiatan ini menghadirkan dua asesor nasional LAMDIK, yakni Prof. Dr. Hj. Evi Fatimatur Rusydiyah, M.Ag. dari UIN Sunan Ampel Surabaya dan Prof. Dr. Hj. Fihris, M.Ag. dari UIN Walisongo Semarang. Proses asesmen berjalan komprehensif, meliputi evaluasi dokumen, wawancara dengan pimpinan universitas, p...

Indeks Masyarakat Digital Kabupaten Cirebon Naik, Capai 49,34 pada 2025

KABUPATEN CIREBON – Kabupaten Cirebon mencatat Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) sebesar 49,34 pada 2025. Capaian ini menempatkan Kabupaten Cirebon pada kategori tinggi. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon, Bambang Sudaryanto SH MH menyebutkan Nilai IMDI Kabupaten Cirebon pada 2025 mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2024, IMDI Kabupaten Cirebon sebesar 42,88. Berdasarkan data Indeks Masyarakat Digital Indonesia, lanjutnya, kekuatan Kabupaten Cirebon terdapat pada Pilar Infrastruktur dan Ekosistem Digital yang mencatat nilai 63,55.  “Angka ini menunjukkan ketersediaan akses dan dukungan infrastruktur digital relatif memadai. Pada 2024, Pilar Infrastruktur dan Ekosistem Digital hanya 59,77,” ujar Bambang. Sementara itu, Pilar Keterampilan Digital Kabupaten Cirebon mencatat skor 56,96. Nilai tersebut menunjukkan kemampuan dasar masyarakat dalam menggunakan teknologi digital tergolong cukup baik. “Nilainya naik dibandingkan 2024 yang m...

Comments

{getWidget} $results={3} $label={comments} $type={list1}

Popular Posts

Blog Archive