Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 04 Oktober 2024

M.Arifin Wakili UIN Siber Cirebon Dalam Capacity Building Kehumasan PTKIN Se-Indonesia

GORONTALO, FC – H. Mohamad Arifin, S.Pd.I., M.Pd.I., Pranata Humas Ahli Muda dari UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, hadir sebagai perwakilan dalam kegiatan Capacity Building Kehumasan PTKIN Se-Indonesia yang digelar di IAIN Sultan Amai Gorontalo

Acara yang berlangsung dari 3 hingga 6 Oktober 2024 ini mengusung tema "Strategi Inovasi Virtual Assistant Dwingent Recht (VADR)".

Kegiatan yang diikuti oleh 70 peserta dari kehumasan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) seluruh Indonesia ini merupakan kesempatan berharga untuk memperkuat kapasitas kehumasan di era digital. 

Mohamad Arifin mewakili UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam acara tersebut, menunjukkan komitmen kampus dalam menghadapi tantangan digitalisasi, khususnya dalam pengelolaan informasi dan komunikasi publik.

Acara ini dibuka secara hybrid, dengan sambutan dari Akhmad Fauzin, S.Ag., M.Si., Kepala Biro HDI Kementerian Agama RI, yang hadir secara virtual. Dalam sambutannya, Fauzin menekankan pentingnya penguasaan Device, Network, dan Aplikasi oleh Humas PTKIN untuk menghasilkan informasi yang berkualitas dan tepat sasaran. 

"Humas PTKIN adalah garda terdepan dalam membranding lembaga dan membangun citra positif kepada masyarakat," ujarnya.

Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Prof. Dr. H. Zulkarnain Suleman, M.HI., yang menyampaikan sambutannya melalui aplikasi Zoom, mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta dan menyampaikan permohonan maaf karena tidak bisa hadir secara langsung. 

“Selamat datang di Gorontalo, meskipun secara virtual. Saya berharap acara ini dapat memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan kualitas kehumasan PTKIN, terutama dalam menghadapi tantangan era digital,” ujar Prof. Zulkarnain.

Lebih lanjut, Rektor menekankan pentingnya inovasi seperti Virtual Assistant Dwingent Recht (VADR) dalam mempercepat dan mempermudah layanan informasi di PTKIN. 

“VADR akan memberikan solusi praktis untuk melayani masyarakat dengan cepat dan efisien, dan saya berharap PTKIN lainnya juga dapat mengadopsi teknologi serupa untuk memperkuat kehumasan,” tambahnya.

Mohamad Arifin menyambut baik kesempatan ini. Ia menyatakan bahwa kegiatan ini memberikan wawasan baru tentang penerapan teknologi dalam pengelolaan informasi. 

"Kami berharap pengalaman dari kegiatan ini bisa diterapkan di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, terutama dalam hal inovasi kehumasan berbasis teknologi," ungkapnya.

Kegiatan Capacity Building Kehumasan PTKIN Se-Indonesia ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan profesionalitas dan kemampuan humas di seluruh PTKIN, termasuk UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang terus berupaya menghadirkan layanan informasi publik yang lebih efisien dan inovatif.

Meriah, Kegiatan Maulid Nabi di SDN 2 Sampiran Tanamkan Keteladanan Akhlak Nabi

Kegiatan Maulid Nabi di SDN 2 Sampiran


CIREBON, FC - SD Negeri  2 Sampiran, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon mengadakan acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan Komite sekolah. 

Acara ini bertujuan untuk mengenang dan mengambil teladan dari kehidupan Nabi Muhammad SAW, serta meningkatkan kecintaan siswa terhadap beliau.

Acara dimulai pada Jum'at pagi ini, dibuka oleh Kepala Sekolah, Yesi Yusnianingsih, S.Pd.SD. Dalam sambutanya Kepala Sekolah menekankan mengeni makna dan sejarah Nabi. 

"Dengan memperingati Maulid Nabi, kita tidak hanya mengenang kelahiran beliau, tetapi juga meneladani sifat-sifat mulia beliau dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Yesi Yusnianingsih S.Pd.SD.

Demikian juga sambutan yang disampaikan Ketua Komite Sekolah, Bambang HS, menyatakan tentang  pentingnya Maulid Nabi sebagai momen refleksi bagi umat Muslim. 

Berkesempatan hadir dalam acara ini, sejumlah tokoh masyarakat, para undangan dan juga orang tua siswa siswi. Bahkan beberapa siswa juga turut ambil bagian dalam mengisi acara.

Siswa-siswi diberikan kesempatan untuk tampil memeriahkan maulid Nabi, penampilan siswa siswi ini mampu  menggugah suasana di atas panggung dan memukau para penonton.


Acara peringatan maulid Nabi di SD Negeri 2 Sampiran berlangsung lancar dan diakhiri dengan doa bersama, untuk memohon keberkahan bagi seluruh warga sekolah. 

"Semoga dengan peringatan ini, kita semua dapat meneladani sifat-sifat Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari," ujar Kepala Sekolah lagi.

Yesi menekankan, bahwa peringatan ini tidak hanya sekadar seremonial, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh warga sekolah untuk selalu menjaga akhlak yang baik dan meneladani sifat-sifat mulia Nabi Muhammad SAW, baik dalam kehidupan di sekolah maupun di rumah. (din)

Kamis, 03 Oktober 2024

Komisi III Evaluasi Program Layanan Kesehatan Dinkes dan RSD Gunung Jati


CIREBON – Komisi III DPRD Kota Cirebon mengevaluasi kinerja Dinas Kesehatan dan RSD Gunung Jati selama 2024. Tak hanya itu, DPRD pun menyoroti rencana kerja pemerintah daerah mengoptimalkan pelayanan kesehatan masyarakat tahun 2025.

Saat rapat berlangsung, Ketua Komisi III DPRD Kota Cirebon M Yusuf MPdI berkomitmen akan terus mengawasi program layanan kesehatan masyarakat. Di samping itu, Komisi III juga akan mengawal pagu anggaran agar tidak berubah pada renja 2025.

Mengingat, Dinas Kesehatan maupun RSD Gunung Jati menjadi SKPD terdepan yang bersentuhan langsung dengan fasilitasi kesehatan kesmasyarakat Kota Cirebon.

“Dari Dinkes tadi, memohon kepada kami agar anggaran yang sudah ditetapkan agar tidak berubah. Di samping itu, kami pun akan mengawasi rencana kerja Dinkes dan RSD Gunung Jati 2025,” kata Yusuf usai rapat di Griya Sawala, Kamis (3/10/2024).

Sebagai mitra kerja, Komisi III mengharapkan kepada Dinkes dan RSD Gunung Jati agar benar-benar menyelenggarakan layanan kesehatan agar lebih baik lagi.

Terlebih, layanan di tingkat Puskesmas hingga Posyandu memiliki peran untuk meningkatkan gizi bagi masyarakat, sebagai upaya pencegahan kekurangan gizi ibu dan anak.

“Tentunya, harapan kami, pimpinan yang memiliki kebijakan dalam mengatur anggaran dapat merespons hal tersebut secara baik,” ujarnya.

Di tempat yang sama, anggota Komisi III DPRD Kota Cirebon H Hendi Nurhudaya SH menekankan adanya penambahan fasilitas kesehatan berupa Puskesmas 24 jam.

Menurutnya, kesiapsiagaan tenaga kesehatan merespons kebutuhan masyarakat melalui layanan PSC 119 atau kegawatdaruratan medis masih perlu dioptimalkan.

“Sejauh ini, di Kota Cirebon belum ada puskesmas 24 jam, sehingga perlu pengkajian khusus berkaitan dengan hal tersebut agar dapat menjangkau layanan kesehatan masyarakat bagi masyarakat lebih optimal,” tutur Hendi.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kota Cirebon dr Siti Maria Listiawaty MM akan mengkaji kembali usulan dewan berkaitan dengan layanan kesehatan di Kota Cirebon.

Di lain sisi, Dinkes merasa terkendala dengan menurunnya pagu anggaran untuk tahun 2025. Di mana pada renja murni sebanyak 588 miliar, setelah masuk di KUA-PPAS menjadi 553 miliar.

“Tentu, hilangnya 31,5 miliar ini sangat berdampak. Salah satunya, untuk pengelolaan gizi masyarakat yang tadinya 7,4 miliar, tapi di 2025 menyusut menjadi 3,8 miliar,” tuturnya.

Turut hadir Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon Fitrah Malik SH, Wakil Ketua Komisi II Ana Susanti SE MSi, Wakil Ketua Komisi III Sarifudin SH, Sekretaris Komisi III R Endah Arisyanasakanti SH, serta anggota Komisi III Ana Susanti SE MSi, M Fahmi Mirza Ibrahim SE, Indra Kusumah Setiawan AMd, Laurentia Mellynda, Rizki Putri Mentari SH, dr Tresnawaty SpB, Leni Rosliani SIP, Rinna Suryanti ST, dan Prisilia.

Kemenkumham Verifikasi Indikasi Geografis Batik Merawit Cirebon


KABUPATEN CIREBON - Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya menghadiri audiensi pemeriksaan subtantif permohonan indikasi geografis (IG) batik tulis merawit Cirebon bersama Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) di Pendopo Bupati Cirebon, Kamis (3/10/2024) malam.

Sekadar diketahui, batik merawit Cirebon telah diajukan permohonan IG pada Februari 2023. Batik merawit melibatkan teknik luar biasa dalam penggoresan canting dengan malam panas, untuk menghasilkan detail garis yang halus.

Batik merawit menjadi salah satu produk kerajinan Cirebon. Kemenkumham saat ini tengah memverifikasi dokumen tentang batik merawit. Kemenkumham juga telah datang langsung ke Trusmi untuk mengecek batik merawit.

“Hari ini, kami berdiskusi dengan Kemenkumham beserta pemangku kepentingan yang ada di Kabupaten Cirebon. Salah satu yang dibahas tadi adalah batik merawit,” kata Wahyu Mijaya.

Wahyu juga tak menampik, Cirebon kaya akan keragaman seni dan budayanya. Selain batik merawit, lanjut dia, yang juga menjadi kajian adalah mangga roman ayu.

“Mudah-mudahan, selain batik merawit, berbagai keragaman lainnya juga bisa diangkat. Pada akhirnya nanti, hal ini bisa mengembangkan pariwisata di Kabupaten Cirebon,” ucap Wahyu.

Sementara itu, Pembina Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) Batik Merawit, H Komarudin Kudiya mengatakan, batik merawit memiliki keunggulan dibandingkan daerah lainya di Indonesia.

Ia optimis, batik merawit diakui Kemenkumham sebagai kekayaan intelektual Kabupaten Cirebon.

“Jika sekiranya nanti dapat, tentunya akan mendongkrak pemasaran batik Trusmi. Karena sudah pasti, kalau mendapatkan IG, itu artinya legalitas dari pemerintah, dari timnya datang untuk memverifikasi,” kata dia.

“Verifikasi administrasi dan juga secara fisiknya. Verifikasi dilakukan dua tahap. Pertama, verifikasi administrasi, kita semua sudah lengkap,” jelas Komarudin.

“Makanya, mereka datang untuk melakukan verifikasi kedua, substantif. Tampaknya, 100 persen sudah cukup,” imbuhnya.

Ia juga mengapresiasi masyarakat Trusmi, yang turut menyambut kedatangan tim Kemenkumham saat memverifikasi batik merawit.

“Mudah-mudahan semua dilancarkan. Harapannya, tentu agar dapat mendongkrak pemasaran batik di wilayah Kabupaten Cirebon,” tukasnya. (Ara)

Rabu, 02 Oktober 2024

Mahasiswa BKI UIN Siber Cirebon Sukses Selesaikan PPL di Rutan Kelas I Cirebon



CIREBON, FC - Sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman dan pengalaman praktis di bidang Bimbingan Konseling, sembilan mahasiswa semester 7 Jurusan Bimbingan Konseling Islam (BKI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon, atau dikenal sebagai Cyber Islamic University (CIU), berhasil menyelesaikan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) di Rutan Kelas I Cirebon. 

Kegiatan ini berlangsung dari 26 Agustus hingga 27 September 2024 dan ditutup secara resmi pada hari Selasa, 01 Oktober 2024.

Mahasiswa yang mengikuti PPL ini antara lain Lailatus Saidah, Putty Hati Imany, Tiara Hoeroliyah Safitri, Dina Sulistiawati, Devy Fitriani, Fauziyah Nur Umamah, Leni Nurlaeni, Moh. Isro Mubarok, dan Andi Muhamad Amri. 

Mereka mendalami berbagai aspek layanan bimbingan dan konseling yang ada di Rutan Kelas I Cirebon, berinteraksi langsung dengan warga binaan, dan memahami dinamika kehidupan di dalam rutan.

Dr. Hj. Rina Rindanah, S.Ag., M.Pd., selaku pembimbing PPL, menyampaikan apresiasinya kepada pihak Rutan Kelas I Cirebon yang telah memberikan kesempatan bagi para mahasiswa BKI untuk menjalani praktik lapangan. 

“Kegiatan PPL ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pemahaman dan pengalaman praktis terkait kegiatan bimbingan konseling di lapangan. Ini sangat penting dalam mempersiapkan mereka menjadi konselor yang profesional,” ungkapnya. Ia juga berterima kasih atas bimbingan yang telah diberikan kepada mahasiswa BKI selama pelaksanaan PPL.

Kepala Rutan Kelas I Cirebon, Reinhards Indra Pitoy, Bc. IP., S.H., turut mengapresiasi kontribusi mahasiswa BKI dalam kegiatan di rutan dan berharap ilmu yang didapat selama PPL dapat bermanfaat dalam kehidupan masyarakat. 

"Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar dan memberikan kontribusi nyata dalam pelayanan kepada warga binaan," ujarnya.

Andi Muhamad Amri, Ketua Kelompok PPL, juga menyampaikan permohonan maaf jika ada hal yang kurang berkenan selama pelaksanaan PPL dan mengucapkan terima kasih kepada pimpinan Rutan Kelas I Cirebon beserta jajarannya. 

“Semoga ilmu dan pengalaman yang kami peroleh selama menjalani PPL ini dapat bermanfaat bagi kami dan dapat diaplikasikan dalam dunia kerja di masa mendatang,” ujarnya.

Sebagai perwakilan peserta, Lailatus Saidah dan Tiara Hoeroliyah Safitri juga menyampaikan pengalamannya selama melaksanakan PPL di Rutan Kelas I Cirebon. 

“Kami banyak belajar tentang berkonseling dengan warga binaan, peraturan-peraturan yang ada di rutan, apa perbedaan rutan dan lapas, sistematika pelayanan kunjungan, bimbingan mental kerohanian, administrasi dan juga perawatan,” ujarnya.

Praktek Pengalaman Lapangan ini merupakan bagian dari proses pembelajaran yang sangat penting bagi mahasiswa BKI dalam meningkatkan kompetensi mereka di bidang bimbingan konseling, serta memperkuat kemampuan untuk berkontribusi secara nyata dalam masyarakat. 

Dengan berakhirnya kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh untuk menjadi konselor profesional yang siap menghadapi tantangan di dunia kerja.

Senin, 30 September 2024

Pemerintah Kota Cirebon menggelar Rapat Persiapan Evaluasi Smart City Tahap II Tahun 2024

CIREBON - Pemerintah Kota Cirebon menggelar Rapat Persiapan Evaluasi Smart City Tahap II Tahun 2024 di Ruang Rapat Prabayaksa Setda Kota Cirebon pada Senin, 30 September 2024. 

Rapat ini merupakan tindak lanjut dari surat Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Nomor: B-1125/DJAI/AI.01.02/09/2024 mengenai Undangan Mengikuti Evaluasi Tahap II. Pemerintah Kota Cirebon terpilih sebagai salah satu dari dua ratus empat puluh satu (241) Kabupaten/Kota yang tergabung dalam Gerakan Menuju Kota Cerdas.

Rapat dibuka oleh Asisten Administrasi Umum, M. Arif Kurniawan, S.T., yang menekankan pentingnya komitmen dari seluruh perangkat daerah. “Seluruh perangkat daerah yang menjadi lokus evaluasi Smart City harus berkomitmen dalam pelaksanaan survei secara serius dan profesional,” tegasnya.

Dalam pembukaan acara, Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon menyampaikan agenda pelaksanaan survei Program Smart City. Ia menjelaskan bahwa survei akan dilakukan melalui pengisian kuesioner di Google Form, yang dimulai dari tanggal 1 hingga 14 Oktober 2024. 

“Pada tanggal 8 Oktober 2024, kami akan melakukan evaluasi perkembangan survei dengan target minimal pencapaian 50%,” ungkapnya. Ia juga menambahkan bahwa finalisasi survei enam dimensi Smart City dijadwalkan pada tanggal 15-18 Oktober 2024, kemudian diikuti dengan pengunggahan dokumen antara tanggal 18 hingga 22 Oktober 2024.

Kepala Bidang Layanan e-Government, Eka Purnomo Sidik, M.Pd., memberikan pemaparan mengenai pola survei yang digunakan. Ia menyampaikan lebih lanjut terkait survei Smart City 2024 yang tetap menggunakan sistem sebelumnya, yaitu melalui Google Form sebagai media pengumpulan data. 

“Survei ini mencakup enam dimensi Smart City, dengan tiga subdimensi di setiap dimensi,” ujarnya.

Berdasarkan arahan Kemenkominfo RI melalui sosialisasi secara daring, setiap subdimensi memerlukan 50 responden. Total terdapat 18 program atau kegiatan yang akan disurvei, dan hanya program atau kegiatan yang telah tercantum dalam Masterplan Smart City Kota Cirebon yang akan dijadikan objek survei. 

“Tujuan dari survei ini adalah untuk mengukur sejauh mana masyarakat mengenal dan memahami program atau kegiatan Smart City di Kota Cirebon sebagai penerima manfaat,” jelasnya.

Rapat ini menjadi langkah penting dalam memastikan kesiapan seluruh perangkat daerah dan memastikan proses evaluasi berjalan sesuai rencana guna mendukung implementasi program Smart City di Kota Cirebon, serta mewujudkan visi kota cerdas yang lebih baik bagi masyarakat. (nur)

Rabu, 25 September 2024

Audit Mutu Internal Humas UIN Siber Cirebon Dorong Peningkatan Layanan Digitalisasi dan Informasi Publik

CIREBON, FC - Proses Audit Mutu Internal (AMI) yang digelar oleh Bagian Humas UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, atau yang dikenal sebagai Cyber Islamic University (CIU), pada 24 September 2024 berlangsung dengan lancar dan produktif. 

Kegiatan ini diawali dengan paparan profil oleh tim humas dan publikasi, yang memaparkan kinerja, pencapaian, serta langkah-langkah inovatif yang telah dilakukan untuk mendukung upaya digitalisasi dan peningkatan kualitas layanan dokumentasi, publikasi, serta branding lembaga.

Audit Mutu Internal (AMI), yang berlangsung pada Selasa, 24 September 2024, bertujuan untuk menguji dan merekam kualitas layanan di bidang dokumentasi, publikasi, serta branding lembaga di perguruan tinggi secara sistemik dan independen. 

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dengan menghadirkan dua auditor berkompeten, yaitu H. Muhamad Maimun, MA.,M.Si, dan Wulandari, MA.,Hum.. 

Kehadiran kedua auditor ini disambut hangat oleh tim Humas, yakni Pranata Humas Ahli Muda H. Mohamad Arifin, S.Pd.I., M.Pd.I, Pranata Humas Pertama Oktavianus Bere, S.Sos., serta Bekti Sugiyono, S.Kom., Staf Humas.

H. Muhamad Maimun, MA.,M.Si, dalam perannya sebagai auditor, menekankan pentingnya AMI sebagai alat evaluasi dalam menjaga kualitas pelayanan publik, terutama di bidang dokumentasi dan publikasi. 

“Audit ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan bahwa seluruh proses layanan kehumasan dan branding lembaga di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon telah sesuai dengan standar kualitas yang ditetapkan, sehingga mampu memberikan informasi yang akurat, transparan, dan berdaya saing,” jelasnya.

Proses audit dilanjutkan dengan sesi wawancara yang mendalam, pengecekan dokumen, dan peninjauan langsung terhadap berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan oleh tim humas dan publikasi. 

Wulandari, salah satu auditor dari Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), memberikan apresiasi atas upaya progresif tim humas dan publikasi dalam mendigitalisasikan sejumlah dokumen penting, seperti majalah internal, laporan tahunan, dan publikasi lainnya. 

“Saya melihat tim humas telah berhasil mengintegrasikan teknologi digital dalam berbagai aspek, menjadikan akses informasi lebih efisien dan modern,” ujar Wulandari.

Selain itu, Wulandari juga menekankan pentingnya keberlanjutan dan konsistensi dalam digitalisasi, agar layanan yang diberikan kepada para pemangku kepentingan tetap relevan dan up-to-date.

 “Digitalisasi bukan hanya sekadar mengubah bentuk dokumen menjadi digital, tetapi juga bagaimana informasi tersebut bisa diakses dengan mudah, cepat, dan akurat oleh para stakeholder, baik internal maupun eksternal,” tambahnya.

Para auditor berharap hasil audit ini dapat menjadi motivasi bagi tim humas dan publikasi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon untuk terus meningkatkan mutu layanan. 

Penekanan diberikan pada pentingnya melengkapi dokumen sesuai dengan standar Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP) yang menjadi acuan dalam manajemen mutu di lingkungan perguruan tinggi.

H. Mohamad Arifin, S.Pd.I., M.Pd.I, selaku Pranata Humas Ahli Muda, menanggapi hasil audit dengan penuh semangat dan komitmen untuk terus berbenah. 

Menurutnya, proses audit ini memberikan banyak insight yang akan dijadikan pijakan dalam meningkatkan kualitas layanan. 

"Kami bertekad untuk memberikan informasi yang semakin akurat, cepat, dan mudah diakses oleh seluruh stakeholder, sehingga peran kami sebagai jembatan informasi bagi institusi dapat berjalan lebih optimal,” ungkapnya.

Dengan berakhirnya proses Audit Mutu Internal ini, Bagian Humas UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon diharapkan semakin siap menghadapi tantangan era digital dan mampu memberikan layanan dokumentasi, publikasi, dan branding yang berkualitas tinggi, mendukung upaya institusi untuk meraih daya saing di tingkat nasional maupun internasional.

Senin, 23 September 2024

Pengurus RW 08 Dilantik, Kuwu Sindangjawa Tekankan Kerukunan dan Partisipasi Warga Dalam Pembangunan

 

Pelantikan Pengurus RT-RW 08, KBK Sindangjawa di Resto Kafe Duren Montong


CIREBON, FC - Pengukuhan dan pelantikan Pengurus RT - RW 08, Kota Baru Keandra (KBK), Desa Sindangjawa, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon Resmi digelar, bertempat di Resto Kafe Montong Durian, Minggu, 22 September 2024.

Pelantikan dipimpin langsung oleh Kuwu Sindangjawa, Yayat Supriyatna, S.Pd didampingi Sekdes dan perangkat desa lainnya. Bahkan hadir pula Bhabinkamtibmas, Babinsa, BPD dan sejumlah tokoh masyarakat dalam kegiatan pelantikan ini.

Kuwu Sindangjawa, Yayat Supriyatna menyampaikan, dengan dilantiknya kepengurusan RW 08 KBK ini, diharapkan partisipasi masyarakat terhadap pembangunan ditingkatkan. Baik di bidang lingkungan, kesehatan masyarakat, pendidikan, ekonomi dan bidang lainnya. 

Yayat Supriyatna juga menekan soal Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang menjadi roda penggerak pembangunan untuk segera dilaksanakan sebaik mungkin di KBK. 

"Masalah PBB, Desa Sindangjawa dari  sekian persennya adalah berasal dari KBK, maka diharapkan warga KBK melalui kepengurusan RT-RW yang ada segera menggerakkan untuk tercapainya target yang diminta Pemkab kepada Desa Sindangjawa, dan kami akan segera kembali berkoordinasi dengan pihak pengembang KBK terkait SPPT yang belum diterima pihak desa," jelasnya.

Selain itu, katanya, dengan memasuki tahun politik Pilkada di Kabupaten Cirebon, seluruh perangkat RT-RW agar tidak masuk dalam ranah politik saling dukung mendukung, namun hak politik tetap disalurkan, hal ini untuk menjaga Trantibmas dalam rangka menjaga kerukunan, kedamaian di lingkungan masing-masing RW dan Desa Sindangjawa.

Mengenai Posyandu dan lainnya, jika memang dimungkinkan, maka di RW 08 KBK ini bisa segera diadakan. Seluruh perangkat RT-RW tinggal mempersiapkan segala sesuatunya yang berhubungan dengan kegiatan-kegiatan kemasyarakatan tersebut.

Yayat Supriyatna juga meminta agar masyarakat di RW 08 KBK, bisa bergotong royong dan saling bekerjasama dengan baik dengan seluruh perangkat RT-RW demi terlaksananya program di lingkungan RW 08 KBK. 

"Tapi memang dengan tanggungjawab yang tinggi para pengurus RT-RW ini, honornya masih jauh dari harapan dan ini hanya sebagai bentuk tali kasih saja dari kami, namun demikian dengan kondisi ini kami berharap pelayanan harus terus berjalan dengan baik sebagai tugas pengurus RT-RW di masyarakat," tuturnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat yang dapat dihubungi, Hafidzudin, berharap Pemkab Cirebon bisa lebih memperhatikan benefit atau honorarium RT-RW sebagai garda terdepan di masyarakat bawah. Para pengurus ini memiliki tanggungjawab  tinggi karena langsung bersentuhan dengan lapisan masyarakat dan warga di bawah.

"Sebagai garda terdepan, peran RT-RW di masyarakat sangat strategis bagi pemerintah daerah. Terutama dalam pembangunan, maka sudah sepantasnya pemerintah daerah memberikan kelayakan honorarium bagi para Ketua RT dan RW agar bisa bekerja lebih baik dan maksimal," tandasnya.

Sementara itu, di akhir kegiatan pelantikan, acara dilanjut dengan kegiatan ramah tamah. (Aulia)

Pemkab Cirebon Gelar Pelatihan Kewirausahaan Mandiri Bagi IKM

KABUPATEN CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon menggelar pelatihan kewirausahaan mandiri bagi Industri Kecil Menengah (IKM) di Ruang Nyimas Gandasari, Setda Kabupaten Cirebon.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, serta pengetahuan pelaku usaha kecil dalam memasarkan produk secara lebih efisien.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon, Dr H Hilmy Riva’i, MPd menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan pelatihan ini. Sebab, IKM memiliki peran sentral dalam pembangunan ekonomi daerah.

“IKM menjadi core pembangunan Kabupaten Cirebon, karena pembangunan harus diawali dari pengusaha kecil yang menjadi representasi ekonomi mikro,” ujarnya.

Hilmy juga menambahkan, bahwa pelatihan ini merupakan wujud kolaborasi antara Pemkab Cirebon dengan pihak swasta, khususnya Indomaret.

Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan dapat memperoleh ilmu baru yang berguna dalam mengembangkan bisnis mereka.

“Kami sangat berterima kasih atas kesempatan untuk berkolaborasi dengan Indomaret. Saya yakin, para peserta akan mendapatkan banyak pengetahuan baru, terutama terkait cara memasarkan produk mereka dengan lebih baik,” kata Hilmy.

Lebih lanjut, ia menyebut, Indomaret bisa memberikan kurasi yang tepat dan membimbing para pelaku IKM dalam meningkatkan kualitas produk serta cara pemasaran.

“Saya berharap, IKM bisa naik kelas dari semua aspek, baik dari segi produksi, pemasaran, maupun kualitas produk,” tambahnya.

Sementara itu, Manager Industri Indomaret Cabang Cirebon, Ricky Mario, turut hadir dalam kegiatan ini dan memberikan pemaparan terkait peran Indomaret dalam membantu IKM berkembang.

Menurutnya, pelatihan seperti ini merupakan bagian dari komitmen Indomaret dalam membina mitra IKM, agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Kami dari Indomaret, selalu berusaha untuk memberikan pelatihan kepada mitra IKM. Dengan harapan, mereka bisa naik kelas dan produk mereka bisa semakin dikenal luas,” ujar Ricky.

Ia juga berharap, produk-produk hasil pelatihan ini nantinya bisa dijual di jaringan ritel Indomaret.

Dalam pelatihan ini, para peserta diajak untuk memahami strategi pemasaran yang lebih efektif, mulai dari branding hingga distribusi produk.

Indomaret juga menyediakan sesi khusus untuk mengevaluasi produk-produk IKM yang berpotensi untuk dipasarkan melalui jaringan mereka.

Kegiatan pelatihan kewirausahaan ini diikuti oleh puluhan pelaku usaha IKM yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Cirebon.

Para peserta menyambut baik kegiatan ini, dan berharap dapat segera menerapkan ilmu yang mereka peroleh dalam mengembangkan usahanya.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi Kabupaten Cirebon melalui penguatan IKM sebagai motor penggerak ekonomi lokal. (Ara)

Minggu, 22 September 2024

Dede Al Mustaqim Mahasiswa UIN Siber Cirebon Raih Juara 1 LKTI Internasional

CIREBON, FC - Dede Al Mustaqim, mahasiswa semester 7 Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) Fakultas Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon atau yang dikenal dengan Cyber Islamic University (CIU), kembali mengukir prestasi gemilang di kancah internasional. 

Dede berhasil meraih Juara 1 dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Internasional Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga (Ahwal Al Syakhshiyah) Fakultas Syariah UIN Mahmud Yunus Batusangkar.

Karya ilmiah yang mengantarkan Dede ke puncak prestasi ini berjudul “Tinjauan Qira'ah Mubadalah dan Maqashid Syariah dalam Pelaksanaan Hadhanah oleh Ibu Single Parents Akibat Perceraian.” 

Dalam karya ini, Dede mengupas secara mendalam bagaimana perspektif Qira’ah Mubadalah dan Maqashid Syariah dapat diterapkan dalam pelaksanaan hak hadhanah atau pengasuhan anak oleh ibu single parent pasca perceraian.

Dede Al Mustaqim, mahasiswa semester 7 Hukum Ekonomi Syariah (HES) Fakultas Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, berhasil meraih prestasi luar biasa sebagai Juara 1 dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Internasional yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Islamic International Talent (IIT) ke-IV. 

Acara ini resmi dibuka pada Rabu, 18 September 2024, oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga (Ahwal Al Syakhshiyah) Fakultas Syariah UIN Mahmud Yunus Batusangkar.

Dede menceritakan persiapan intensif yang ia lakukan sebelum mengikuti LKTI Internasional tersebut. Kompetisi ini diikuti oleh 27 peserta dari berbagai negara, termasuk Turki. 

Proses seleksi dimulai dengan penilaian naskah karya tulis dan dilanjutkan dengan tahap presentasi bagi 5 besar finalis. Melalui presentasi yang memukau, Dede berhasil dinobatkan sebagai Juara 1, mengalahkan peserta dari berbagai penjuru dunia.

Acara IIT IV dengan tema "Building and Realizing Gen Z Who Are Religious, Superior, and Competent in the Scientific Field Through International Islamic Talent Competitions" ini dilaksanakan selama 7 hari secara daring, dari tanggal 18 hingga 24 September 2024. 

Berbagai cabang lomba yang diadakan meliputi Debat Hukum, LKTI, Hifdzul Hadist, dan Qira’atul Kutub. Dede menambahkan.

Peserta lomba berasal dari berbagai universitas dalam negeri, seperti UIN Mahmud Yunus Batusangkar, UIN Syekh M Djamil Djambek Bukittinggi, UIN Imam Bonjol Padang, UIN Sulthan Thaha Syaifuddin Jambi, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, UIN Jakarta, Universitas Syiah Kuala, UIN Suska Riau, IAIN Langsa, Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Paciran Lamongan Jawa Timur, dan LIPIA Jakarta. 

Selain itu, terdapat juga peserta dari luar negeri, yaitu Universitas Al-Azhar Mesir, Yarmouk University Yordania, dan Universitas Holy Quran Yaman. pungkasnya.

Prestasi ini mendapatkan apresiasi luar biasa dari pihak kampus. Ketua Jurusan Hukum Ekonomi Syariah, Akhmad Shodiqin, S.Ag, M.H, menyatakan rasa bangganya atas prestasi Dede. 

“Pencapaian ini membuktikan bahwa mahasiswa kita mampu bersaing di tingkat internasional dan memiliki kualitas yang tak kalah dengan mahasiswa dari negara lain,” ujarnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Edy Setyawan, Lc., MA., juga menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya. “Keberhasilan Dede menunjukkan komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam mencetak mahasiswa berdaya saing global dan terus berinovasi dalam bidang keilmuan,” tuturnya.

Prestasi Dede Al Mustaqim ini sekaligus menjadi bukti nyata atas komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam meningkatkan daya saing internasional dan menjadi Cyber Islamic University yang terus melahirkan generasi muda berprestasi. 

Dengan pencapaian ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon semakin mengukuhkan posisinya sebagai kampus dengan reputasi global yang unggul di bidang akademik dan penelitian.

Mahasiswa BKI UIN Siber Cirebon, Wujudkan Konseling Humanis di Rutan Kelas 1 Cirebon

CIREBON FC – Sembilan mahasiswa semester 7 dari Jurusan Bimbingan Konseling Islam (BKI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang juga dikenal sebagai Cyber Islamic University (CIU), tengah menjalani Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) di Rutan Kelas 1 Cirebon. 

Kegiatan ini berlangsung sejak 26 Agustus hingga 27 September 2024 dan bertujuan memberikan pengalaman praktis serta pemahaman mendalam mengenai berbagai aspek bimbingan konseling di lingkungan rutan.

Dr. Hj. Rina Rindanah, S.Ag., M.Pd., selaku pembimbing PPL, mengungkapkan pentingnya kegiatan ini bagi mahasiswa BKI. 

"PPL di Rutan Kelas 1 Cirebon memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung dan menerapkan ilmu bimbingan konseling dalam situasi nyata. Mereka dapat memahami tantangan yang dihadapi oleh warga binaan dan mengasah keterampilan konseling dalam menghadapi berbagai kasus," ujarnya.

Pendampingan langsung dari pihak rutan juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan PPL ini. 

Aji Krisnanto, A.Md.P., yang merupakan Kepala Subseksi Administrasi Perawatan dan pamong kegiatan PPL di Rutan Kelas I Cirebon, turut membimbing mahasiswa dalam memahami dinamika pelayanan kepada warga binaan. 

"Kami berupaya memberikan wawasan dan bimbingan kepada mahasiswa mengenai proses bimbingan konseling yang tepat di lingkungan rutan. Mereka tidak hanya belajar tentang administrasi perawatan, tetapi juga keterampilan dalam berinteraksi dan memberikan dukungan psikologis kepada warga binaan," jelas Aji Krisnanto.

Selama menjalani PPL, para mahasiswa terlibat dalam berbagai kegiatan rutin dan khusus yang dilakukan di rutan. 

Mereka mendampingi kegiatan apel pagi bersama petugas, upacara bendera, kegiatan pramuka setiap Jumat, serta pemeriksaan kesehatan warga binaan yang berada di sel mapenaling. 

Selain itu, mahasiswa juga terlibat dalam kegiatan bimbingan mental dan spiritual, mengajar pelajaran qiroati, bahasa Inggris, Mandarin, dan matematika.

Salah satu peserta PPL, Lailatus Saidah, mengungkapkan pengalamannya yang sangat berharga selama mengikuti program ini. 

"Kami benar-benar mendapat kesempatan untuk memahami kehidupan warga binaan dan mencoba membantu mereka melalui konseling. Kami juga melakukan sesi konseling dua kali seminggu, menghadapi beragam kasus seperti narkoba, sajam, dan penggelapan uang. Ini menjadi pengalaman yang luar biasa dalam memahami kebutuhan mereka," tutur Lailatus.

Program PPL ini diharapkan mampu memberikan bekal yang signifikan bagi mahasiswa BKI dalam menjalani karier di bidang bimbingan konseling. 

Dengan bimbingan dari Dr. Hj. Rina Rindanah dan pendampingan dari Aji Krisnanto, mahasiswa dapat mengasah kemampuan mereka dalam menghadapi situasi nyata dan membantu mereka menjadi konselor yang lebih kompeten dan humanis.

Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata kolaborasi antara UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dengan Rutan Kelas 1 Cirebon dalam membentuk generasi konselor Islam yang berkualitas dan siap memberikan bimbingan bagi masyarakat, terutama di lingkungan yang penuh tantangan seperti rutan.

Sabtu, 21 September 2024

Pj Bupati Cirebon Tegaskan Pentingnya Dukungan DPRD Baru Dalam Pembangunan Daerah

KABUPATEN CIREBON - Sebanyak 50 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon periode 2024-2029 resmi dilantik dalam rapat paripurna pengucapan sumpah yang digelar di Gedung DPRD Kabupaten Cirebon.

Pelantikan ini menandai dimulainya masa jabatan baru bagi para wakil rakyat yang akan bertugas selama lima tahun ke depan.

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, turut hadir dalam acara tersebut dan memberikan sambutan penting terkait peran DPRD dalam pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Wahyu meminta para anggota DPRD yang baru dilantik untuk dapat berperan aktif dalam mendorong pembangunan daerah.

Ia menekankan, bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan DPRD sangat krusial untuk mencapai tujuan pembangunan yang diharapkan.

Salah satu tantangan besar yang dihadapi dalam waktu dekat adalah penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024. Wahyu Mijaya mendorong DPRD agar dapat memastikan kelancaran pelaksanaan Pilkada tersebut, terutama dalam hal pengawasan dan dukungan terhadap kebijakan yang akan diterapkan.

“DPRD memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai kebijakan, serta menyediakan sarana dan prasarana yang diperlukan. Kami sangat berharap, DPRD dapat bekerja sama dalam mengawal pelaksanaan Pilkada Serentak dan berkontribusi terhadap kemajuan Kabupaten Cirebon,” ujarnya.

Wahyu juga menekankan, bahwa selain peran dalam Pilkada, DPRD perlu berkolaborasi bersama pemerintah daerah pada berbagai aspek pembangunan, mulai dari infrastruktur hingga kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, DPRD harus mampu mengidentifikasi prioritas pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, serta mendukung pelaksanaan program-program yang telah direncanakan pemerintah daerah.

“Kerja sama yang solid antara pemerintah dan DPRD, akan menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah,” tegas Wahyu.

Tak hanya itu, ia juga menyoroti pentingnya kompetensi dan profesionalisme anggota DPRD yang baru dilantik. Ia berharap, dengan latar belakang yang beragam, para anggota DPRD ini dapat menghadirkan perspektif segar dalam merumuskan kebijakan dan memberikan solusi inovatif untuk menghadapi berbagai tantangan yang ada.

“Kami mengharapkan anggota DPRD periode ini, memiliki komitmen yang kuat dan profesional dalam menjalankan tugasnya demi kepentingan masyarakat,” tambahnya.

Selain itu, Wahyu juga berharap para anggota DPRD dapat lebih responsif terhadap aspirasi masyarakat dan mampu menyerap serta menyalurkan aspirasi tersebut dengan baik.

Menurutnya, salah satu tugas utama DPRD adalah menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat, sehingga kebijakan yang diambil dapat benar-benar mencerminkan kebutuhan dan keinginan masyarakat.

“Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah daerah dan DPRD, serta dukungan penuh dari masyarakat, Kabupaten Cirebon diharapkan dapat mencapai berbagai target pembangunan dan memberikan kesejahteraan yang lebih merata bagi seluruh warganya,” tutupnya. (Nisa)

Mahasiswa Bimbingan Konseling Islam UIN Siber Cirebon Praktek Pengalaman Lapangan di Rutan Kelas 1 Cirebon

CIREBON, FC – Sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman dan pengalaman praktis di bidang Bimbingan Konseling, sembilan mahasiswa semester 7 Jurusan Bimbingan Konseling Islam (BKI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam UIN Siber Cirebon memulai Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) di Rutan Kelas 1 Cirebon.

Kegiatan ini berlangsung dari 26 Agustus hingga 27 September 2024.

Mahasiswa yang mengikuti PPL ini antara lain Lailatus Saidah, Putty Hati Imany, Tiara Hoeroliyah Safitri, Dina Sulistiawati, Devy Fitriani, Fauziyah Nur Umamah, Leni Nurlaeni, Moh. Isro Mubarok, dan Andi Muhamad Amri. 

Mereka akan mendalami berbagai aspek layanan bimbingan dan konseling yang ada di Rutan Kelas 1 Cirebon, berinteraksi langsung dengan warga binaan, dan memahami dinamika kehidupan di dalam rutan.

Dr. Hj. Rina Rindanah, S.Ag., M.Pd., selaku pembimbing PPL, menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai bagian dari proses pembelajaran bagi mahasiswa. 

"Kegiatan PPL ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pemahaman dan pengalaman praktis terkait kegiatan bimbingan konseling di lapangan. Ini sangat penting dalam mempersiapkan mereka menjadi konselor yang profesional," ujarnya.

Kepala Rutan Kelas I Cirebon, Reinhards Indra Pitoy, Bc. IP., S.H., mengapresiasi kehadiran mahasiswa BKI dalam kegiatan ini. 

"Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar dan memberikan kontribusi nyata dalam pelayanan kepada warga binaan," katanya.

Aji Krisnanto, A.Md.P, selaku pamong kegiatan PPL dan Kepala Subseksi Administrasi Perawatan Rutan Kelas I Cirebon, juga menambahkan bahwa kehadiran mahasiswa BKI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sangat membantu dalam berbagai kegiatan di rutan, mulai dari administrasi perawatan hingga bimbingan kepada warga binaan.

Lailatus Saidah, salah satu peserta PPL, mengungkapkan pengalaman uniknya selama menjalani PPL di Rutan Kelas 1 Cirebon. 

“Kami mengikuti berbagai kegiatan yang ada di rutan, baik kegiatan rutinan, bulanan, maupun tahunan. Kegiatan rutinan meliputi apel pagi bersama petugas, upacara bendera yang dilakukan oleh warga binaan, dan pramuka setiap Jumat,” ujarnya.

Untuk kegiatan bulanan, mahasiswa turut terlibat dalam pemeriksaan kesehatan warga binaan yang berada di sel mapenaling. Selain itu, kegiatan tahunan seperti peringatan Maulid Nabi juga menjadi bagian dari pengalaman mereka di rutan.

“Selama PPL, kami dibagi menjadi tiga bagian, yaitu Adper (Administrasi Perawatan), BHPT (Bimbingan dan Penyuluhan Terpadu), dan Bimgiat (Bimbingan Kegiatan). Pada bagian Adper, kami membantu dalam pendataan warga binaan dan bertugas di klinik," jelasnya.

"Di BHPT, kami mengikuti berbagai kegiatan bimbingan mental seperti Bintal Nasrani, Bintal Muslim, Bintal Anak-Anak, serta mengajar pembelajaran qiroati, bahasa Inggris, Mandarin, dan matematika,” kata Lailatus lagi.

Pada bagian Bimgiat, mahasiswa turut membantu proses kunjungan setiap hari Senin, Rabu, dan Kamis. 

Selain itu, mereka juga melaksanakan sesi konseling sebanyak dua kali seminggu, yaitu setiap hari Selasa dan Jumat. 

“Konseli yang datang untuk sesi konseling memiliki beragam latar belakang kasus, mulai dari narkoba, sajam, hingga penggelapan uang,” tambahnya.

Pengalaman PPL ini memberikan pemahaman mendalam bagi mahasiswa mengenai dinamika kehidupan di Rutan Kelas 1 Cirebon, serta membantu mereka mengembangkan keterampilan bimbingan konseling yang efektif dalam menghadapi berbagai permasalahan yang dihadapi oleh warga binaan. 

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi mahasiswa BKI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam menjalani karier mereka sebagai konselor di masa depan.

Sponsor

test

Featured Posts