Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 01 Januari 2025

Himpunan Mahasiswa MPI dan PSGA UIN Siber Cirebon Gelar Seminar Edukasi Penanganan Pelecehan Verbal dan Non-Verbal


CIREBON, FC – Himpunan Mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam (MPI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon bekerja sama dengan Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Syekh Nurjati Cirebon sukses mengadakan seminar bertajuk "Pendekatan Holistik dalam Memahami Pelecehan Verbal dan Non-Verbal". 

Acara yang berlangsung di Gedung Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan dan penanganan pelecehan verbal maupun non-verbal.

Seminar ini menghadirkan dua narasumber inspiratif, yaitu Imelda Triadhari, Ketua Relawan PSGA, dan Fania Rahmawati, Pengurus Divisi Pelayanan, Pendidikan, dan Advokasi PSGA. Diskusi dipandu oleh Najwa Fauriah, anggota aktif Departemen Pusat Studi Gender Himpunan Mahasiswa MPI.

Dalam presentasinya, Imelda Triadhari menekankan pentingnya pendekatan holistik dalam menangani pelecehan. “Pelecehan verbal dan non-verbal bukan hanya sekadar tindakan fisik, tetapi memiliki dampak psikologis yang mendalam. 

Upaya pencegahan, pendampingan korban, dan penegakan hukum harus berjalan beriringan. Pendidikan berbasis kesadaran gender menjadi kunci dalam menciptakan masyarakat yang lebih adil,” jelas Imelda.

Sementara itu, Fania Rahmawati menyoroti peran strategis lembaga pendidikan dalam menciptakan lingkungan aman. “Institusi pendidikan harus berada di garis depan dalam upaya pencegahan pelecehan. Kebijakan anti-pelecehan, sosialisasi, serta layanan konseling harus diimplementasikan secara efektif,” ungkapnya.

Dr. Masriah, M.Ag., Kepala PSGA UIN Syekh Nurjati Cirebon, menyampaikan apresiasi terhadap kolaborasi ini. “Seminar ini merupakan langkah penting dalam mengedukasi masyarakat tentang dampak serius pelecehan verbal dan non-verbal. 

PSGA berkomitmen terus mendorong upaya pencegahan dan memberikan pendampingan bagi korban. Kolaborasi semua pihak sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan inklusif,” tegasnya.

Acara yang berlangsung selama dua jam ini diikuti puluhan peserta dari berbagai kalangan, dengan antusiasme yang tinggi. Para peserta aktif berpartisipasi dalam sesi diskusi dan memberikan tanggapan positif terhadap materi yang disampaikan. Setiap peserta juga menerima e-sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas keikutsertaan mereka.

Seminar ini ditutup dengan ajakan dari para narasumber agar masyarakat terus menggalakkan edukasi dan berperan aktif dalam pencegahan pelecehan. 

PSGA UIN Syekh Nurjati Cirebon berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan untuk mendukung terciptanya masyarakat yang lebih adil dan berkeadilan gender. (Ara)

Selasa, 31 Desember 2024

Monitoring Malam Tahun Baru : Fokus Keamanan Dan Kelancaran Lalu Lintas

KABUPATEN CIREBON — Malam pergantian tahun di Kabupaten Cirebon berlangsung dalam suasana aman dan terkendali.

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), seperti Polresta Cirebon, Kodim 0620 Kabupaten Cirebon, dan Korem 063 Sunan Gunung Jati, melakukan monitoring langsung ke sejumlah Pos Pengamanan (Pospam) lalu lintas di titik-titik rawan kemacetan.

Pospam yang dipantau meliputi Pospam Ramayana Weru, Pospam Lampu Merah Talun, Pospam Ciperna, dan Pospam Gronggong Beber.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas dan memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam merayakan pergantian malam tahun baru.

Wahyu menyampaikan, bahwa pengamanan malam tahun baru melibatkan 235 personel dari berbagai instansi.

“Personel terdiri dari 75 anggota Satpol PP, 60 dari Dinas Perhubungan, 60 anggota Pemadam Kebakaran, dan 40 personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah,” ujar Wahyu, Selasa (31/12/2024).

Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga ketertiban selama perayaan tahun baru.

“Kami mengajak masyarakat Kabupaten Cirebon dan para pengunjung untuk tetap menjaga keamanan, mematuhi aturan, merayakan malam pergantian tahun dengan tertib, agar semua dapat merasa nyaman,” tambahnya.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, menjelaskan bahwa hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Cirebon sejak sore hari membuat situasi relatif kondusif. Hingga pukul 22.30 WIB, arus lalu lintas di sejumlah titik strategis terpantau lengang.

“Pemantauan di Weru, Ramayana, Gronggong, dan jalur Beber menuju Kuningan menunjukkan situasi masih landai. Kami juga bersiaga mengantisipasi kemungkinan banjir akibat hujan lebat,” ungkap Sumarni.

Untuk pengamanan, Polresta Cirebon menurunkan 661 personel Polri, didukung oleh 120 personel Kodim 0620 dan 235 personel dari instansi pemerintah daerah.

Kombes Sumarni juga mengimbau masyarakat agar merayakan tahun baru di rumah masing-masing.

“Kami harap masyarakat dapat merayakan pergantian tahun dengan doa dan refleksi, agar tahun baru membawa kesuksesan, keberkahan, dan kebaikan bagi kita semua,” pesannya.

Dengan kolaborasi antarinstansi dan unsur Forkopimda yang solid, selain menunjukkan komitmen bersama untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, juga guna memastikan keamanan pergantian malam tahun baru tetap terjaga.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di wilayah Kabupaten Cirebon terpantau kondusif dan terkendali. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem dan menjaga keselamatan selama perayaan tahun baru. (din)

Senin, 30 Desember 2024

Pemkab Cirebon Pastikan Penggunaan Dana BHCHT Tepat Sasaran

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam, Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Cirebon melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) kegiatan-kegiatan penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) di tahun anggaran 2024.

Kegiatan monev tersebut dilaksanakan selama tiga hari, yaitu Senin-Selasa (23-24/12/2024) dan Jum’at (27/12/2024) dengan mengunjungi beberapa lokasi, seperti industri rokok, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), perkebunan tembakau, UMKM, dan balai latihan kerja di Kabupaten Cirebon.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Kabupaten Cirebon, Dadang Priyono SE MPA, menjelaskan bahwa kegiatan monev tersebut bertujuan untuk memastikan penggunaan DBHCHT sudah sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 72 Tahun 2024.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memastikan bahwa semua penggunaan DBHCHT yang dilaksanakan stakeholder pengampu, sudah sesuai dengan PMK Nomor 72 Tahun 2024 dan tentunya tepat sasaran, sehingga dapat mensejahterakan masyarakat Kabupaten Cirebon,” ujar Dadang.

Perlu diketahui, PMK Nomor 72 Tahun 2024 tentang Penggunaan DBHCHT merupakan peraturan yang mengatur penggunaan dana bagi hasil cukai hasil tembakau.

Peraturan ini mencakup ketentuan umum, penggunaan dana bagi hasil cukai hasil tembakau, program dan kegiatan yang didanai, serta pengelolaan dan pengawasan.

Turut hadir perwakilan stakeholder pengampu DBHCHT di Kabupaten Cirebon, yaitu Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Kesehatan, serta Dinas Sosial. (Aisyah)



Pemkab Cirebon Borong Penghargaan Pada Peringatan Hari Ibu Ke-96 Tingkat Provinsi Jawa Barat

KOTA BANDUNG – Pemerintah Kabupaten Cirebon menerima beberapa penghargaan sekaligus pada Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-96 yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat di Sport JABAR Arcamanik, Kota Bandung.

Peringatan Hari Ibu yang mengusung tema “Perempuan Menyapa: Perempuan Berdaya Menuju Indonesia Emas 2045” ini, menekankan pentingnya pemberdayaan perempuan sebagai bagian integral dalam menuju kemajuan bangsa Indonesia di tahun 2045.

Pada peringatan tersebut, Kabupaten Cirebon menerima penghargaan Juara II dalam lomba Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) tingkat Provinsi Jawa Barat (Jabar) tahun 2024.

Ketua TP PKK Kabupaten Cirebon, Risfa Eka Putri, menerima penghargaan Juara I Pelaksana Terbaik dalam Implementasi Program Sekoper Jabar (Sekolah Perempuan Jawa Barat).

Pemberian penghargaan tersebut dilakukan langsung oleh Istri Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Amanda Soemedi, didampingi Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Barat, Siska Gerfianti.

Di tempat yang sama, Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya meraih penghargaan “He for She” atas keterlibatan laki-laki dalam mewujudkan kesetaraan gender.

Selain itu, Adang Kadarusman, Penata Kependudukan dan Keluarga Berencana Ahli Muda Dinas PPKBP3A Kabupaten Cirebon meraih Juara III Teladan Pembina KB se-Jawa Barat, serta TK Negeri Pembina Sumber raih predikat sebagai Satuan Pendidikan Ramah Anak (SRA).

Penghargaan ini diserahkan dalam acara Peringatan Hari Ibu ke-96 Tahun 2024 yang dirangkaikan dengan Wisuda Sekolah Perempuan Jawa Barat.

Turut hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, DPRD Provinsi Jawa Barat, Kepala DP3AKB Jawa Barat, Ketua Umum Sekolah Perempuan Jawa Barat (Sekoper Jabar), serta TP PKK se-Jawa Barat.

Pemberian penghargaan pada penyelenggaraan PHI ini, dengan harapan semoga menjadi motivasi untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat Jawa Barat, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Cirebon. (Ara)

Sabtu, 28 Desember 2024

Gelar Monev Penggunaan DBHCHT, Pemkab Cirebon Pastikan Tepat Sasaran December 30, 2024 Government Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam, Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Cirebon melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) kegiatan-kegiatan penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) di tahun anggaran 2024. Kegiatan monev tersebut dilaksanakan selama tiga hari, yaitu Senin-Selasa (23-24/12/2024) dan Jum’at (27/12/2024) dengan mengunjungi beberapa lokasi, seperti industri rokok, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), perkebunan tembakau, UMKM, dan balai latihan kerja di Kabupaten Cirebon. Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Kabupaten Cirebon, Dadang Priyono SE MPA, menjelaskan bahwa kegiatan monev tersebut bertujuan untuk memastikan penggunaan DBHCHT sudah sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 72 Tahun 2024. “Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memastikan bahwa semua penggunaan DBHCHT yang dilaksanakan stakeholder pengampu, sudah sesuai dengan PMK Nomor 72 Tahun 2024 dan tentunya tepat sasaran, sehingga dapat mensejahterakan masyarakat Kabupaten Cirebon,” ujar Dadang. Perlu diketahui, PMK Nomor 72 Tahun 2024 tentang Penggunaan DBHCHT merupakan peraturan yang mengatur penggunaan dana bagi hasil cukai hasil tembakau. Peraturan ini mencakup ketentuan umum, penggunaan dana bagi hasil cukai hasil tembakau, program dan kegiatan yang didanai, serta pengelolaan dan pengawasan. Turut hadir perwakilan stakeholder pengampu DBHCHT di Kabupaten Cirebon, yaitu Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Kesehatan, serta Dinas Sosial. (DISKOMINFO) CirebonKabupaten CirebonPemkab Cirebon Share: Pemkab Cirebon Borong Penghargaan pada Peringatan Hari Ibu ke-96 tingkat Provinsi Jawa Barat Tingkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat, Pemkab Cirebon Deklarasi ODF Search … Search Berita Terbaru Monitoring Malam Tahun Baru di Kabupaten Cirebon: Fokus Keamanan dan Kelancaran Lalu Lintas Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon 0 Monitoring Malam Tahun Baru di Kabupaten Cirebon: Fokus Keamanan dan Kelancaran Lalu Lintas Pj Bupati Cirebon Lantik 60 Pejabat Fungsional Tahun 2024 Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon 0 Pj Bupati Cirebon Lantik 60 Pejabat Fungsional Tahun 2024 Pelantikan Kuwu Antar Waktu, Pj Bupati Cirebon Tekankan Pembangunan Desa Makin Optimal Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon 0 Pelantikan Kuwu Antar Waktu, Pj Bupati Cirebon Tekankan Pembangunan Desa Makin Optimal Kategori Artikel (10) Bupati (208) Ekonomi (28) Government (226) Pendidikan (11) Perangkat Daerah (119) Sekretaris Daerah (40) Sosial & Kesehatan (51) Umum (88) Wakil Bupati (28) Wisata & Budaya (15) Tags 2024BatikBayi kembar SiamBudayaCirebonCSRDinas SosialDinsosDisbudpar Kabupaten CirebonDiskominfo Kabupaten CirebonDisnakerDisporaDLHDPPKBP3AEkonomiHilmy Riva'iIdul AdhaInflasiJawa BaratJobfairJob fairKabupaten CirebonKebersihanKesehatanKurbanLebaranPabrik Gula SindanglautPemkab CirebonPG SindanglautPilkadaPilkada 2024Pj Bupati CirebonPMIPMI Kabupaten CirebonPolresta CirebonRakorRapat PimpinanRapimRSHPSekdaSekretaris DaerahSekretaris Daerah Kabupaten CirebonSeniWahyu MijayaWisata

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam, Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Cirebon melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) kegiatan-kegiatan penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) di tahun anggaran 2024.

Kegiatan monev tersebut dilaksanakan selama tiga hari, yaitu Senin-Selasa (23-24/12/2024) dan Jum’at (27/12/2024) dengan mengunjungi beberapa lokasi, seperti industri rokok, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), perkebunan tembakau, UMKM, dan balai latihan kerja di Kabupaten Cirebon.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Kabupaten Cirebon, Dadang Priyono SE MPA, menjelaskan bahwa kegiatan monev tersebut bertujuan untuk memastikan penggunaan DBHCHT sudah sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 72 Tahun 2024.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memastikan bahwa semua penggunaan DBHCHT yang dilaksanakan stakeholder pengampu, sudah sesuai dengan PMK Nomor 72 Tahun 2024 dan tentunya tepat sasaran, sehingga dapat mensejahterakan masyarakat Kabupaten Cirebon,” ujar Dadang.

Perlu diketahui, PMK Nomor 72 Tahun 2024 tentang Penggunaan DBHCHT merupakan peraturan yang mengatur penggunaan dana bagi hasil cukai hasil tembakau.

Peraturan ini mencakup ketentuan umum, penggunaan dana bagi hasil cukai hasil tembakau, program dan kegiatan yang didanai, serta pengelolaan dan pengawasan.

Turut hadir perwakilan stakeholder pengampu DBHCHT di Kabupaten Cirebon, yaitu Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Kesehatan, serta Dinas Sosial.

Kolaborator Kebaikan.ID Ajak Anak-Anak Pesisir Cirebon Liburan Akhir Tahun di Perpustakaan


CIREBON, FC – Sebanyak 22 anak pesisir dari Desa Kanci Kulon, Kabupaten Cirebon, mendapatkan pengalaman istimewa saat mengikuti kegiatan Safari Literasi yang diadakan oleh Kolaborator Kebaikan.ID (KK.ID), Jumat (27/12/2024). 

Dalam program ini, anak-anak diajak menjelajahi dua perpustakaan berbeda untuk pertama kalinya, sebagai bagian dari upaya mengisi liburan akhir tahun dengan aktivitas produktif sekaligus menumbuhkan minat baca sejak dini.

Acara ini terselenggara atas dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Cirebon, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Cirebon, Komunitas Kampung Dongeng, DT Peduli, hingga Perpustakaan Cirebon Power.

Kegiatan dimulai pada pukul 08.00 WIB di Taman Cirebon Power, tempat para peserta berkumpul sebelum diberangkatkan. Ketua Pelaksana, Nur Fadilah, memberikan arahan singkat kepada anak-anak untuk menjaga ketertiban selama kegiatan.

Dua lokasi yang dikunjungi adalah Perpustakaan Kabupaten Cirebon dan Perpustakaan 400. Di sana, anak-anak disuguhkan berbagai aktivitas menarik, mulai dari tur perpustakaan, sesi membaca bersama pendamping KK.ID, makan siang Jumat Berkah, hingga dongeng inspiratif dari Komunitas Kampung Dongeng. Tak hanya itu, mereka juga menikmati permainan interaktif yang membuat kegiatan semakin seru.

CEO KK.ID, Omar Qad Panity, menyampaikan harapannya melalui kegiatan ini. “Kami ingin memberikan pengalaman berkesan kepada anak-anak melalui perjalanan sederhana yang menggabungkan edukasi dan rekreasi. Mari tutup lembaran 2024 dengan memori penuh kebaikan,” ungkapnya.

Salah satu peserta, Fifah, mengungkapkan antusiasmenya. “Aku sering belajar dengan kakak-kakak mahasiswa, tapi baru sekarang diajak ke perpustakaan di luar desa. Seru banget, bisa jalan-jalan, baca buku, dan main games,” katanya dengan semangat.

Wirda dan Nana, kakak beradik yang turut serta, juga berbagi kegembiraan. “Senang banget bisa jalan-jalan bareng kakak-kakak yang asyik. Banyak cerita, main permainan seru, dan belajar di perpustakaan. Liburan ini jadi pengalaman yang enggak terlupakan,” ujarnya.

Kegiatan Safari Literasi yang berlangsung dari pagi hingga sore ini tidak hanya membawa kebahagiaan bagi anak-anak, tetapi juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya literasi di kalangan masyarakat pesisir. 

KK.ID berharap program ini menjadi langkah awal dalam menciptakan generasi muda yang cinta membaca dan mampu membawa perubahan positif di lingkungannya. (Red/fajar)

Jumat, 27 Desember 2024

Desa Sampiran Sukses Tingkatkan Fasilitas dan Rencanakan Program Strategis 2025

 

CIREBON, FC – Desa Sampiran, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, mencatatkan pencapaian membanggakan sepanjang tahun 2024.

Berbagai program unggulan telah berhasil dilaksanakan, menjadikan desa ini semakin nyaman dan strategis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Salah satu pencapaian utamanya adalah rehabilitasi kantor desa yang kini memiliki fasilitas yang lebih nyaman. Hal ini berdampak signifikan terhadap kualitas pelayanan masyarakat yang semakin efektif dan efisien.

"Saya bangga dengan keadaan kantor desa sekarang, di mana kami sebagai warga lebih nyaman terutama saat akan meminta pelayanan dari pihak desa. Ya pokoknya sekarang lebih nyaman dan pelayanan lebu cepat dan humanis," kata warga yang enggan menyebutkan namanya.

Kuwu Sampiran, KH Sujito, menjelaskan, selain rehabilitasi kantor, pihaknya juga menormalisasi saluran air. Program ini telah dilakukan sebagai upaya meningkatkan infrastruktur desa dan mencegah potensi banjir saat musim hujan. 

Perbaikan sejumlah jalan juga menjadi salah satu bukti nyata komitmen pemerintah Desa Sampiran dalam meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas masyarakat, yang mendukung aktivitas ekonomi dan sosial warga setempat.

Sebagai langkah awal dalam menyusun program kerja tahun depan, Desa Sampiran juga sukses melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) 2025.

"Musrenbangdes ini bertujuan untuk membahas dan menetapkan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2025. Agenda tersebut melibatkan berbagai pihak, termasuk perangkat desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga, untuk memastikan aspirasi masyarakat dapat terakomodasi dengan baik," ujar KH Sujito.

Kepala Desa Sampiran mengungkapkan pihaknya berkomitmen untuk terus memprioritaskan pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan pelayanan publik. Semua program ini bertujuan menjadikan Desa Sampiran sebagai desa yang maju dan sejahtera.

Dengan keberhasilan ini, masyarakat Desa Sampiran optimis akan masa depan desa yang lebih baik, berlandaskan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif. 

"Tahun 2025 diharapkan menjadi momentum baru bagi Desa Sampiran untuk melangkah lebih jauh dalam mewujudkan visi dan misi desa yang lebih progresif," tandasnya. (din)

Pj Wali Kota Cirebon Apresiasi Kinerja Jabar Bergerak dalam Meningkatkan Kesejahteraan Sosial

CIREBON – Pj Wali Kota Cirebon, Drs H Agus Mulyadi MSi menghadiri rapat koordinasi dan evaluasi kinerja Jabar Bergerak Tahun 2024, sekaligus memperingati Hari Ibu ke-96, di Aula Wangsakerta Balai Kota Cirebon, pada Jumat (27/12/2024).

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk para relawan dan donatur yang telah berkontribusi dalam program Jabar Bergerak Kota Cirebon.

Dalam kesempatan itu, Pj Wali Kota menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh jajaran Jabar Bergerak Kota Cirebon dan para relawan yang telah bekerja keras dan bergerak cepat membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Terima kasih atas dedikasi luar biasa dari seluruh jajaran Jabar Bergerak serta para relawan yang telah bekerja tanpa pamrih untuk membantu sesama,” ujarnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah memberikan dukungan penuh, sehingga berbagai program sosial dapat terlaksana dengan baik.

Pj Wali Kota menambahkan bahwa kinerja Jabar Bergerak di Kota Cirebon sudah menunjukkan hasil yang positif. Program-program bantuan seperti perbaikan rumah yang roboh, rumah yang terbakar, khitanan massal, pemberian kursi roda, dan kegiatan lainnya semuanya telah memberikan dampak yang besar bagi masyarakat.

“Kinerja yang telah dilakukan menjadi contoh bahwa organisasi sosial seperti Jabar Bergerak bisa bekerja dengan baik dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” tuturnya.

Lebih lanjut, Pj Wali Kota mengingatkan bahwa evaluasi yang dilakukan hari ini menjadi momentum penting untuk introspeksi dan persiapan menghadapi tantangan yang semakin berat di tahun 2025.

“Kami berharap Jabar Bergerak dapat terus bergerak, berkolaborasi dengan semua pihak, dan menyentuh lebih banyak lagi masyarakat yang membutuhkan bantuan. Jika ini dilakukan bersama-sama, insya Allah akan menjadi sebuah amal ibadah yang tulus,” tambahnya.

Pj Wali Kota juga menekankan pentingnya intervensi terhadap masalah stunting sebagai bagian dari program kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian bersama.

Sementara itu, Ketua Jabar Bergerak Kota Cirebon, Hj NR Madyawati SH MPd juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para donatur yang telah memberikan kontribusi penting dalam mendukung program-program sosial.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan, baik dalam bentuk materi maupun tenaga. Ini adalah sinergi yang luar biasa antara Jabar Bergerak, Pemkot Cirebon, dan masyarakat,” kata Madyawati.

Ia juga mengajak semua pihak untuk terus bergerak bersama. Sehingga, Jabar Bergerak Kota Cirebon diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi kekuatan sosial yang memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Mari kita terus bergerak untuk membantu masyarakat. Kami yakin dengan dukungan semua pihak, kami akan terus hadir untuk masyarakat dan melakukan kegiatan sosial yang bermanfaat,” tutup Madyawati. (Ara)

Kamis, 26 Desember 2024

Capaian Kinerja Pemerintah Kota Cirebon Tahun 2024


Satu Tahun Kepemimpinan Pj Wali Kota Cirebon tahun 2024

CIREBON - Tahun 2024 menjadi tahun yang penuh prestasi bagi Kota Cirebon. Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Dengan fokus pada stabilitas harga, peningkatan pendapatan daerah, penurunan angka pengangguran, serta peningkatan kualitas layanan publik, Kota Cirebon semakin menunjukkan kemajuannya.

Prestasi-prestasi yang diraih ini tidak terlepas dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan visi Kota Cirebon sebagai kota yang maju, mandiri, dan berdaya saing.

Pemerintah Kota Cirebon berhasil mencatatkan sejumlah pencapaian signifikan sepanjang tahun 2024. Di tingkat nasional, Kota Cirebon meraih 8 penghargaan, sementara di Provinsi Jawa Barat berhasil mengukir 23 penghargaan bergengsi. 

Prestasi ini mencakup bidang pelayanan publik, pengelolaan informasi geospasial, dan kepatuhan penyelenggaraan pelayanan publik.

Dalam upaya menjaga stabilitas ekonomi, Kota Cirebon menunjukkan keberhasilan dalam pengendalian inflasi melalui program Gerakan Pangan Murah. Pendapatan dan belanja daerah pun terealisasi sesuai target, mendukung program penurunan angka pengangguran melalui pelatihan dan penyaluran tenaga kerja.

Komitmen penguatan kelembagaan BUMD juga diwujudkan melalui optimalisasi peran Perumda Pasar dan Perumda Air Minum Tirta Giri Nata. Investasi mencapai Rp1,97 triliun, melampaui target yang ditetapkan. Di sektor layanan publik, Kota Cirebon menyusun 377 SOP layanan dan membangun Mall Pelayanan Publik.

Pada bidang kesehatan, seluruh RS di Kota Cirebon telah memenuhi standar pelayanan, sementara program spesifik stunting berhasil menjangkau ribuan anak dengan gizi tambahan. Strategi pengentasan kemiskinan difokuskan pada pemberdayaan masyarakat dan pengembangan kelompok usaha produktif.

Dengan sinergi yang kuat, Kota Cirebon terus melangkah maju mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. (din)

Rabu, 25 Desember 2024

Forkopimda Monitoring Pelaksanaan Perayaan dan Ibadah Natal di Sejumlah Gereja di Kabupaten Cirebon

KABUPATEN CIREBON — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memonitor pelaksanaan perayaan dan ibadah Natal di sejumlah gereja di Kabupaten Cirebon, Rabu (25/12/2024).

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon memastikan pelaksanaan Natal berjalan lancar dan damai.

Wahyu Mijaya bersama Forkopimda berkeliling ke sejumlah gereja untuk memastikan pelaksanaan Natal tak ada kendala. Sejumlah organisasi masyarakat (ormas) juga turut membantu pengamanan di gereja.

Wahyu mengapresiasi sinergitas yang terjalin dari berbagai lembaga hingga masyarakat. Hal ini menunjukkan komitmen Pemkab Cirebon dan lembaga lainnya menciptakan ruang aman dan nyaman bagi masyarakat

“Kami bersama-sama untuk monitoring pelaksanaan Natal di Kabupaten Cirebon. Silaturahmi dan sama-sama menjaga kerukunan, sehingga pelaksanaan ibadah saudara kita ini dapat berjalan dengan lancar dan kondusif,” kata Wahyu

Lebih lanjut, ia berpesan agar masyarakat Kabupaten Cirebon turut aktif menjaga kerukunan yang sudah terjalin. Sebab, merawat kerukunan tentunya berdampak besar bagi terciptanya Kabupaten Cirebon yang damai.

“Mudah-mudahan kita selalu menjaga kebaikan, kerukunan dan saling mendoakan, serta menjaga Kabupaten Cirebon kita,” ucapnya.

Senada disampaikan dengan Kapolres Cirebon, Kombes Pol Sumarni. “Jajaran Polresta Cirebon, Kodim, dan pemerinitah daerah, serta ormas ikut melakukan pengamanan di gereja-gereja. Kita juga lakukan sterilisasi terlebih dahulu,” ucap Sumarni.

Sumarni mengatakan, pihaknya berkoordinasi dengan pengamanan internal dan sekitar gereja untuk memastikan pelaksanaan Natal berjalan aman. Selain itu, lanjut dia, patroli juga dilakukan.

“Kita menciptakan rasa aman, tentram, dan aman bagi umat Nasrani. Kita juga memantau situasi dan mobilisasi masyarakat di pekan libur ini,” tukasnya.

“Jangan sampai terjadi kemacetan yang menuju tempat rekreasi di Kabupaten Cirebon,” kata Sumarni. 

Pemerintah Kabupaten Cirebon Gelar Safari Pembangunan Ke Wilayah Cirebon Timur

KABUPATEN CIREBON - Kegiatan ini menjadi ajang evaluasi dan peninjauan langsung atas hasil-hasil pembangunan di wilayah tersebut, termasuk infrastruktur jalan (peningkatan jalan Bojongnegara-Kudukeras, serta pemeliharaan berkala jalan Sindanglaut-Ciawigajah).

Selain itu, peninjauan langsung pembangunan gedung PSC-119, revitalisasi gedung sekolah (SMPN 2 Mundu dan SDN 3 Desa Cikulak, Kecamatan Waled), dan uprating instalasi pengolahan air (IPA) di Desa Pamengkang, Kecamatan Mundu.

Kemudian, dilanjutkan peninjauan gedung unit transfusi darah (UTD) RSUD Waled dan agrowisata taman Saronggeh Desa Ciawigajah, Kecamatan Beber.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon, Dr H Hilmy Riva’i, menyatakan kepuasannya terhadap kualitas pembangunan yang telah dilaksanakan.

“Secara keseluruhan, pelaksanaan pembangunan ini cukup memuaskan, bangunannya berkualitas,” ujarnya.

Ia pun sudah memastikan penggunaan material konstruksi, seperti baja ringan pada bangunan sekolah dan fasilitas lainnya, telah memenuhi standar yang ditetapkan.

“Saya juga bertanya pada penyedia terkait sertifikasi baja ringan, dan semuanya sudah sesuai standar,” imbuhnya.

Terkait infrastruktur jalan, Hilmy menjelaskan, bahwa dari total panjang jalan yang dikerjakan sepanjang 3 kilometer, hanya menyisakan sekitar 80 sentimeter yang belum selesai. Namun, hal ini akan segera diselesaikan.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menekankan pentingnya perencanaan yang matang dalam setiap proses pembangunan.

Menurutnya, kekurangan dalam perencanaan seringkali menjadi penyebab hasil pembangunan tidak maksimal.

“Evaluasi pembangunan harus dimulai dari tahap perencanaan, termasuk proses lelang dan lainnya yang harus dilakukan secara optimal,” ujarnya.

Safari pembangunan ini juga membawa kabar baik bagi masyarakat di wilayah timur Cirebon, khususnya di Kecamatan Waled.

Hilmy mengungkapkan, Kabupaten Cirebon kini memiliki unit transfusi darah yang merupakan satu-satunya di wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan).

“Kehadiran unit transfusi darah ini menjadi akses layanan kesehatan yang sangat penting, terutama terkait ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan,” jelasnya.

Unit transfusi darah di RSUD Waled ini, diharapkan mampu meningkatkan layanan kesehatan di wilayah timur Cirebon, yang selama ini masih terbatas. Kini, masyarakat dapat dilayani lebih cepat dan efisien.

Hilmy berharap, masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas ini dengan baik dan menjaga keberlanjutannya.

Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan sebagai bagian dari prioritas pembangunan.

Safari pembangunan tersebut menjadi momentum penting untuk mendekatkan pemerintah dengan masyarakat, serta mendengar langsung aspirasi yang ada.

“Semoga apa yang sudah kita bangun ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam mendukung aktivitas dan meningkatkan kesejahteraan mereka,” pungkas Hilmy. (Ara)

PJ Bupati Cirebon Tekankan Kick Off Meeting RKPD 2026 Merupakan Proses Perencanaan Pembangunan Daerah

KABUPATEN CIREBON — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya menghadiri kegiatan Kick Off Meeting Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Cirebon Tahun 2026.

Kegiatan ini digagas oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Cirebon dan digelar di Ruang Rapat Suparman, Bappelitbangda Kabupaten Cirebon.

Dalam sambutannya, Wahyu menyampaikan pentingnya kegiatan ini sebagai bagian dari proses penyusunan dan bentuk persiapan penyelenggaraan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) untuk tahun 2026.

Wahyu menekankan, bahwa Kick Off Meeting RKPD 2026 ini merupakan bagian dari proses perencanaan pembangunan daerah sebagaimana diamanatkan dalam Undang-undang (UU) Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, serta Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang RPJPD dan RPJMD, serta Tata Cara Perubahan RPJPD, RPJMD, dan RKPD.

“Kick Off Meeting Penyusunan RKPD Kabupaten Cirebon Tahun 2026 merupakan momentum sangat strategis dalam upaya membangun keterpaduan dan sinergitas, baik antarwilayah kecamatan, pemangku kepentingan, maupun antarperangkat daerah selaku penyelenggara pemerintahan, dan pembangunan daerah,” jelasnya.

“Hal ini sekaligus membangun komitmen bersama dalam upaya melakukan proses dan tahapan perencanaan yang lebih tepat waktu, serta memperbaiki kualitas perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Cirebon,” kata Wahyu.

Wahyu juga mengingatkan, penyusunan RKPD Tahun 2026 merupakan bagian dari tahun rencana RPD Tahun 2025–2026 yang telah mengakomodasi visi-misi bupati dan wakil bupati terpilih.

Oleh karena itu, lanjut dia, perencanaan harus sejalan dengan program dan kegiatan yang telah dijanjikan oleh kepala daerah terpilih.

“Kick Off Meeting Penyusunan RKPD Tahun 2026 menjadi starting point atau titik awal kita, baik Bappelitbangda yang mempunyai tugas dan fungsi untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah, maupun masing-masing perangkat daerah yang juga mempunyai tugas dan kewajiban untuk menyusun RKPD,” ungkapnya.

“Penyusunan RKPD dan Renja ini harus seiring sejalan, selaras, dan terpadu dalam satu sistem perencanaan pembangunan daerah,” katanya menambahkan.

Lebih lanjut, Wahyu menegaskan maksud dari kegiatan ini, adalah agar terbentuk satu persepsi untuk bersama-sama melakukan tahapan dan proses perencanaan sesuai dengan jadwal, norma, dan tata cara yang telah ditentukan.

Oleh karena itu, ia meminta semua perangkat daerah agar memiliki atensi penuh dan mengawal proses perencanaan di perangkat daerah masing-masing.

Kemudian, lanjut dia, mampu memastikan semua dokumen yang dibutuhkan untuk proses perencanaan dipenuhi dan diselesaikan tepat pada waktunya, terutama proses yang dilakukan melalui Sistem Aplikasi Perencanaan Daerah atau SIPD.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, berdasarkan penilaian Kementerian Keuangan, kapasitas fiskal daerah Kabupaten Cirebon masuk dalam kategori rendah,” tukas Wahyu.

Sehingga, dengan keterbatasan sumber daya tersebut, kita perlu melakukan langkah-langkah strategis untuk menyelesaikan target-target pembangunan, di antaranya mengoptimalkan penggalian sumber-sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), peningkatan akses sumber pembiayaan pembangunan yang berasal dari pusat dan provinsi, serta Corporate Social Responsibility (CSR), dan pelaksanaan belanja daerah yang lebih efisien dan efektif.

“Kemudian difokuskan pada program prioritas yang berdampak besar pada pencapaian target pembangunan, baik menu program yang akan dibiayai dari pagu sektoral, pagu kewilayahan, program strategis, maupun program-program unggulan,” tutupnya. (Nur)

Wadahi Aspirasi Bagi Para Pelaku Usaha Mikro, Pemkab Cirebon Gelar UMKM Awards 2024

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon kembali menggelar acara “UMKM Awards 2024” yang bertempat di Convention Hall Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC).

Acara ini menjadi wadah apresiasi dan motivasi bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Cirebon untuk terus berinovasi dan meningkatkan daya saing di tingkat lokal hingga internasional.

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya dalam sambutannya, menyampaikan bahwa penyelenggaraan UMKM Awards ini merupakan hasil dari kolaborasi berbagai pihak, bukan hanya bergantung pada anggaran pemerintah daerah.

“Acara ini diharapkan dapat memotivasi para pelaku UMKM untuk terus berinovasi, memasarkan produk mereka secara lebih luas, dan bersaing hingga tingkat internasional,” ucapnya.

“Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Cirebon dapat meningkat, yang pada akhirnya berdampak positif pada kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.

Melalui UMKM Awards 2024, Pemerintah Kabupaten Cirebon berharap dapat menciptakan wirausaha baru yang mampu memanfaatkan digitalisasi untuk naik kelas.

Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan untuk membawa UMKM Cirebon ke level yang lebih tinggi.

“Setiap inovasi dari pelaku UMKM adalah langkah maju bagi ekonomi daerah. Mari bersama-sama mendukung pertumbuhan UMKM sebagai pilar penting perekonomian Kabupaten Cirebon,” tutup Wahyu.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Cirebon, Drs H Dadang Suhendra MSi, menjelaskan bahwa berdasarkan data tahun 2022, terdapat 202.017 pelaku usaha mikro di Kabupaten Cirebon yang tersebar di 40 kecamatan dan 424 desa/kelurahan.

Mereka bergerak di berbagai sektor unggulan, seperti makanan olahan, konveksi, jasa, pertanian, perikanan, batik, rotan, meubel, hingga kerajinan lainnya.

“UMKM Awards ini adalah bentuk apresiasi atas keberhasilan pelaku usaha mikro dalam mengelola bisnisnya,” ujar Dadang.

“Kami berharap, ajang ini dapat meningkatkan kualitas produk, menghadirkan inovasi baru, dan menciptakan wirausaha yang berdaya saing global,” tukasnya.

Dadang menyampaikan, rangkaian acara UMKM Awards dimulai sejak 7 November 2024, melibatkan 118 peserta, yang kemudian disaring menjadi 39 nominator.

Setelah tahap penjurian, terpilih 20 finalis terbaik dari kategori makanan/minuman olahan dan kerajinan. Pada puncak acara, diumumkan pemenang terbaik 1, 2, dan 3 di masing-masing kategori.

Sementara itu, Pengembang Kewirausahaan Ahli Madya, Dr Maharto SSos MSi menyoroti tantangan yang masih dihadapi UMKM, seperti digitalisasi, kemasan produk, inovasi, pengembangan SDM, dan pemasaran.

“Kami terus mendampingi pelaku UMKM melalui kemitraan dengan usaha kecil dan besar, hingga ke Bandung. Selain itu, kami membantu legalisasi usaha, seperti pembuatan NIB dan memberikan pelatihan berkala untuk meningkatkan omzet,” ungkapnya. (Nur)

Sponsor

test

Featured Posts