Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 22 Juni 2023

Pelepasan Siswa Kelas 6 SDN 2 Sampiran, Haru dan Meriah, Ini Pesan Kepsek dan Komite Sekolah

 

Acara pelepasan dan perpisahan siswa kelas 6, SD Negeri 2 Sampiran, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.


CIREBON, FC - Rasa bangga bercampur sedih terpahat di hati masing-masing guru dan siswa kelas 6 yang lulus 100 persen. Mereka para siswa bangga 6 tahun bisa menjadi SDN 2 Sampiran, Kamis, (22/6/2023).

Dalam sambutan di acara perpisahan dan pelepasan siswa kelas 6, Komite Sekolah, Bambang HS menyatakan, pelepasan dan perpisahan kelas 6 ini merupakan kegiatan tahunan di SD Negeri 2 Sampiran. Namun pada  tahun 2023 ini, kegiatan perpisahan dilakukan di halaman sekolah, selain tempatnya lebih luas, juga terbuka dan anak anak semakin berekspresi saat tampil di atas panggung melepas kakak kelasnya.

Kendati demikian, Bambang berharap, anak anak yang hari ini dilepas karena lulus dari SDN 2 Sampiran, diharapkan melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya, yakni Mts atau SMP, agar apa yang menjadi harapan para guru, kepala sekolah dan orang tua terwujud dan anak anak memiliki masa depan yang sukses dan gemilang.

"Terimakasih atas apa yang sudah diberikan oleh para guru SDN 2 Sampiran kepada anak-anak kami, khususnya para Wali Kelas yang sudah membimbing dan mendidik anak-anak hingga lulus dan bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya," ujarnya.

Untuk itu, Bambang berharap, lulusan SDN 2 Sampiran jangan sampai putus sekolah, terus belajar dan kejar ilmu pengetahuan, karena dengan terus menimba ilmu akan membawa anak anak kita ke gerbang kesuksesan. 

Demikian juga disampaikan oleh Kepala SDN 2 Sampiran, Juju Juhati, S.Pd, bahwa dengan kelulusan ini, anak-anak di pendidikan SLTP, harus lebih rajin belajar lagi, agar bisa meraih prestasi dan prestasi inilah yang akan membawa kepada kesuksesan diri di kemudian hari.

"Harus rajin belajar, jangan kendor, tingkatkan terus prestasinya, ayo berlomba dengan siswa lain dari sekolah dasar lain, tunjukkan jika lulusan SDN 2 Sampiran bisa berprestasi di sekolah manapun.

Selain itu, kata Juju Juhati, bakat dan potensi yang dimiliki juga harus dikembangan lewat organisasi yang ada di sekolah masing-masing, baik yang di Mts ataupun yang di SMP. Baik itu, OSIS, Pramuka, Penarik Bendera maupun lainnya. 

"Kembangan potensi ini, aktifkan diri sebagai siswa, namun tetap tidak melupakan belajar, karena dengan tekun belajar kita akan menjadi orang yang pintar dan sukses," terangnya.

Juju Juhati juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh orang tua siswa yang sudah mempercayakan anaknya untuk dititipkan di SDN 2 Sampiran, untuk mendapat pendidikan dan bimbingan dari para guru.

Sementara itu, Kepala Desa Sampiran, Sujito, dalam sambutanya menyatakan, bahwa pendidikan bukan saja selesai di tingkat sekolah dasar, tetapi harus terus dicari dan dikejar hingga berhasil. Artinya, pendidikan bisa diraih di SMP, MTs, SMA, Ponpes dan Perguruan Tinggi, termasuk juga pendidikan bisa diraih dengan terus belajar dan belajar agar menjadi bekal di masa yang akan datang.

Kemudian, pendidikan formal ini juga harus dibarengi dengan pendidikan agama. Karena dengan pendidikan agama bisa menjadi basic bagi kepribadian seseorang apalagi sekarang ini tantangan hidup kian berat setelah datangnya gatget atau IT sebagai ciri era globalisasi.

Maka selain pengetahuan yang formal di dapat di sekolah, agama juga harus menjadi pendidikan yang kuat bagi anak anak kita, untuk menjadi benteng pertahanan di era globalisasi teknologi ini.

Ketua Komite Sekolah, SDN 2 Sampiran, saat memberikan sambutan dan ucapan terimakasih kepada para guru dan orang tua yang sudah ikut mensukseskan pendidikan di SDN 2 Sampiran.


"Mari bapak ibu, warga masyarakat Sampiran, termasuk guru-guru kita tanamkan juga pendidikan agama bagi anak anak kita, kita berikan perhatian, kita bimbing dan kita arahkan agar mereka mampu menemukan dirinya dengan potensi yang dimiliki dan agama bisa menjadi pelindung bagi kehidupannya kelak di masa mendatang," tandas Kiwi Sampiran. (din)

Selasa, 20 Juni 2023

Pemkab Cirebon Dorong Masyarakat Miliki Keterampilan untuk Bersaing di Dunia Kerja

CIREBON, FC - Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag melakukan Monitoring Pelatihan Kerja Program Peningkatan Kualitas dan Produktivitas Tenaga Kerja Tahun 2023, serta pemberian sembako kepada kaum dhuafa di Kecamatan Pabuaran dan Kecamatan Waled, Selasa (20/6/2023).

Menurut Imron, Pemkab Cirebon melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) terus berupaya untuk memberikan pelatihan keterampilan kerja untuk masyarakat. 

Hal tersebut dilakukan, agar para anak muda memiliki kompetensi yang dibutuhkan perusahaan. 

"Tadi saya melihat anak-anak muda belajar menjahit dan memperbaiki handphone. Artinya, ketika ada perusahaan yang membutuhkan, mereka sudah siap, karena sudah dibekali keterampilan," kata Imron.

Imron berharap, pelatihan keterampilan ini bisa diikuti oleh para anak muda. Pasalnya, di wilayah Kabupaten Cirebon banyak perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.

"Pelatihan keterampilan ini, setidaknya masyarakat bisa bekerja di perusahaan. Di wilayah Kabupaten Cirebon, banyak perusahaan yang membutuhkan pekerja yang memiliki keterampilan," ungkapnya.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Cirebon, Novi Hendrianto, SSTP, MSi mengatakan bahwa pelatihan ini sengaja dilakukan langsung ke masyarakat, bukan dilakukan di balai latihan kerja (BLK).

Menurutnya, dalam setiap kegiatan harus disisipkan kegiatan sosial, guna meringankan masyarakat yang tidak mampu.

"Selain melakukan pelatihan kerja, kami juga memberikan bantuan sosial bagi kaum dhuafa," ujar Novi.

Ia menjelaskan, dengan adanya pelatihan keterampilan kerja ini, banyak dari mereka telah bekerja di sejumlah perusahaan di wilayah Kabupaten Cirebon. Dan dari beberapa paket kegiatan pelatihan kerja ini, serapan untuk penempatan di perusahaan cukup tinggi. 

"Mereka yang sudah mengikuti pelatihan kerja, cepat mendapatkan pekerjaan, karena mereka sudah memiliki keahlian yang dibutuhkan perusahaan," sambungnya.

Lebih lanjut, kata Novi, masyarakat yang mengikuti pelatihan kerja ini, selain bisa bekerja di berbagai perusahaan, mereka juga bisa berwirausaha.

"Salah satu tujuan dari pemerintah daerah, yakni untuk mengurangi angka pengangguran. Mereka bisa bekerja di perusahaan dan bisa pula berwirausaha," pungkasnya. (din)

IAIN Cirebon Jalin Kerjasama dengan BAZNAS RI

 

CIREBON, FC - Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. Hajam, M.Ag menghadiri undangan Silaturahim Nasional Kampus Mitra Beasiswa Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia dan Peluncuran Beasiswa Cendikia BAZNAS 2023.

Kemudian juga Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Baznas dengan Kampus Mitra Beasiswa Baznas seluruh Indonesia, yang dilaksanakan di Aula HM Rasjidi Kemenag RI, Jakarta Pusat. Selasa, (20/06/2023).

Prof. Hajam mengatakan sangat bersyukur mendapat penghormatan bisa memenuhi undangan silaturahmi kampus mitra Baznas dan peluncuran beasiswa cendikia baznas.

“Acara Baznas ini kami bisa mendapat informasi secara langsung tentang program Baznas tetutama program beasiswa untuk mahasiswa-mahasiswa," ungkapnya.

Hal ini sangat relevan dengan program warek 3 tentang kesejahteraan mahasiswa melalui berbagai jenis beasiswa, salah satunya beasiswa dari Baznas.

”Kami menyampaikan terimakasih kepada Pihak Baznas atas MoU/ kerja sama dengan IAIN Syekh Nurjati Cirebon,” tutupnya.

Kegiatan Silaturahmi Nasional kampus Mitra dan peluncuran beasiswa cendikia Baznas diikuti 111 Perguruan Tinggi Islam dan 48 Ma’had Ali.

dalam acara tersebut turut hadir Wakil Menteri Agama Dr. KH. Zaenut Tauhid Sa’adi, Direktur Perguruan Tinggi Islam Prof.Dr.Ahmad Zaenul Hamdi, Ketua dan Pimpinan Baznas Prof.Dr.KH.Noor Ahmad, dan Saidah Sakwan, MA. (din)

Fakultas Ushuludin dan Adab IAIN Cirebon Adakan Konferensi Internasional

 

CIREBON, FC - IAIN Syekh Nurjati Cirebon melalui Fakultas Ushuluddin dan Adab mengadakan konferensi internasional atau International Conference on Religious Studies and Islamic Philosophy, Selasa, (20/6/2023).

Kegiatan dengan tema “Islamic Philosophy and Interfaith Dialogue: Reimaging Inclusive Paradigm on Public Sphere” ini, bertempat di Auditorium FITK.

Kegiatan konferensi internasional ini juga merupakan rangkaian agenda ilmiah dan penandatanganan MoU kerjasama antara IAIN Syekh Nurjati Cirebon dengan Al Mustafa International Iran dan Mou Kerjasama antara Fakultas Ushuluddin dan Adab dengan Al Mustafa International Iran serta dengan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Sadra Jakarta. 

Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab, Dr. Anwar Sanusi, M.Ag, dalam sambutannya mengapresiasi pelaksanaan konferensi internasional ini dan berharap bahwa kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk membahas isu akademik seperti isu yang diangkat dalam tema ini yakni Filsafat Islam dan Diskusi antar agama. 

Dekan FUA juga menyampaikan harapannya agar melalui kerjasama ini terjalin kerjasama yang lebih kuat diberbagai bidang lainnya, terutama bidang pendidikan. Kerjasama internasional adalah salah satu visi misi Fakultas Ushuluddin dan Adab untuk menjadi fakultas yang unggul, terkemuka dan terdepan.  

Anwar juga mengatakan bahwa konferensi internasional ini merupakan bentuk Kerjasama antar perguruan tinggi. 

"Langkah konkret seminar dan konferensi internasional ini akan menjadi agenda rutin fakultas, sehingga dosen dan mahasiswa memiliki kesempatan untuk mempresentasikan hasil penelitian dan penemuannya  dalam kancah internasional," terang Dr Anwar Sanusi.

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag menegaskan bahwa menghadirkan paradigma inklusif merupakan aspek yang penting dalam membangun interfaith dialog karena menjadi bekal bagi kita dalam membangun transformasi kelembagaan.  

Kemudian acara dilanjut dengan pembukaan kegiatan konferensi internasional yang dibuka langsung oleh Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Acara kemudian dilanjut dengan diskusi panel yang dimoderatori oleh Wakhid Nasrudin, Ph.D, dengan menghadirkan tiga pemateri luar, yakni Prof. Dr. Hossein Mutaqhi sebagai Direktur Al-Mustafa International University Iran, Dr. Kholid Al Walid, M.A, dan Ammar Fauzi, Ph.D. 

Prof. Dr. Hossein Mutaqhi dalam materinya menyampaikan tentang pentingnya dialog dalam rangka menciptakan keharmonisan hidup antar agama. Bahwa betapa pentingnya kekuatan dialog, pemikiran, argumentasi yang tidak bisa kita abaikan di tengah kekuatan lainnya, yakni fisik dan militer. 

Selanjutnya Ammar Fauzi, Ph.D, menyampaikan tentang filsafat dan iman, bahwa tantangan yang kita hadapi terkait dialog antar agama-agama adalah atheisme dan otonomi manusia, perdukunan dan supranatural, liberalism dalam beragama, budaya asing: Bid’ah dan produk manusia yang bisa salah. 

Kemudian, Dr. Kholid Al Walid, M.A, menyampaikan tentang Religion on Islamic Philosophy Perspective, yang di dalamnya membahas kesatuan agama-agama (Wahdat al-Adyan), Pluralitas Agama-Agama dan Ashalat al-Adyan. 

Dalam pluralitas agama bahwa agama memiliki independensi masing-masing, karena masing-masing agama hadir dalam zaman dan waktu yang khusus. Karenanya ketika agama hadir di zaman dan waktu yang sama sering sekali terjadi penegasian karena umumnya pada pola ini setiap agama mengklaim sebagai pemilik kebenaran.

Sementara itu, pembicara internal dari Fakultas Ushuluddin dan Adab adalah Prof. Dr. H. Dedi Jubaedi, M.A, yang menyampaikan bahwa Islam not only for aqidah but also for other for communication with each other, we will have very highest connection. Misscomunication can happened any time and can make problem. 

Selanjutnya Prof. Dr. Ahmad Asmuni, M.Ag, menyampaikan tentang Islamic Philosophy and the Interreligious Dialogue in Shaping the Peaceful World. 

Kemudian Syahrul Kirom, M.Phill, menyampaikan tentang Influence of Islamic Philosophy on the Faith and Practice of Dialogue Religious, bahwa filsafat islam seharusnya bisa memperkuat iman kita dan dengan iman kita bisa membangun dialog lingkar agama, sehingga iman menjadi salah satu kunci dalam membangun keharmonisan. 

Sedang Hanung Sito Rohmawati, M.Hum menyampaikan materi tentang Harmoni in Diversity Interreligious Dialogue through Local Tradition. Tradisi lokal dapat memainkan perannya dalam mempromosikan dialog antaragama dan keharmonisan dalam keragaman.  


Pada sesi terakhir, yakni presentasi artikel yang disampaikan oleh para mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Adab, terkait dengan tema yang diangkat pada konferensi internasional melalui zoom meeting.

Sementara itu, konferensi ilmiah ini  diikuti oleh dosen dan mahasiswa dan  diharapkan dapat menambah wawasan mengenai dialog antar agama yang penting dipahami oleh kita semua, terlebih melihat masyarakat Indonesia yang sangat heterogen. 

Rangkaian agenda ilmiah ini juga diharapkan dapat mendukung langkah strategis Fakultas Ushuluddin dan Adab menuju fakultas yang unggul dan terkemuka serta mendunia. (din)

Bupati Imron Apresiasi Inovasi Terbaru RSUD Waled

KABUPATEN CIREBON -- RSUD Waled Kabupaten Cirebon terus berinovasi dalam rangka mempermudah dan memberikan pelayanan yang terbaik, salah satunya dengan melaunching Rekam Medis Elektronik, Senin (19/6/2023).

Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag sangat mengapresiasi konsep yang digagas direktur RSUD Waled Kabupaten Cirebon ini. Pasalnya, konsep ini sangat memangkas waktu, khususnya dalam hal pelayanan kesehatan.

"Sistem informasi pasien terintegrasi ini sangat bagus sekali. Saya mengapresiasi konsep yang dikembangkan oleh Direktur RSUD Waled ini," ujar Imron.

"Karena dengan konsep ini, akan menghemat waktu juga menghemat biaya. Sehingga, pelayanan terhadap masyarakat lebih efektif lagi dari segi waktunya," lanjut Imron.

Dirut RSUD Waled Kabupaten Cirebon, dr. H. Mohammad Luthfi, Sp.PD.,KHOM.,FINASIM.,MMRS mengatakan, di era digital saat ini menjadi sebuah keharusan melakukan suatu terobosan. 

Salah satunya adalah dengan memberikan pelayanan kesehatan kepada warga dengan lebih cepat dan praktis melalui sistem informasi pelayanan pasien terintegrasi di RSUD Waled ini.

Dijelaskannya, sistem informasi yang terintegrasi ini menjadi salah satu andalan RSUD Waled dalam memberikan pelayanan yang prima.

Terlebih bagi tenaga medis untuk mempermudah proses pendaftaran, pencatatan medis pasien, cek laboratorium, dan treatment kesehatan untuk pasien.

"Launching Rekam Medis Elektronik ini merupakan sistem informasi pelayanan pasien terintegrasi di RSUD Waled. Yaitu, untuk mempermudah proses pendaftaran masyarakat," jelas Luthfi.

Ia mengatakan, bahwa sistem informasi pelayanan pasien yang terintegrasi dalam genggaman ini, ada dalam aplikasi Siramah. 

Aplikasi ini sangat mudah diakses oleh masyarakat saat melakukan pelayanan di RSUD Waled. Karena, sistem ini sudah terintegrasi dengan seluruh klinik dan laboratorium radiologi, sehingga pelayanan jadi lebih efektif, cepat, serta efesien, baik operasionalnya maupun pelayanannya. 

"Jadi pasien tidak lagi repot saat ingin mendapatkan pelayanan di RSUD Waled. Artinya, sangat dimudahkan sekali, cukup mendaftar lewat aplikasi saja," ungkapnya. 

Di tempat yang sama, Widya Iswara Badan Pengembangan SDM Provinsi Jawa Barat, Drs. Yayat Supriatna, M.Si juga memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas inovasi yang dilakukan RSUD Waled ini.

"Pelayanan semakin cepat, mudah-mudahan ikut mendorong insan kesehatan di Kabupaten Cirebon lebih giat melakukan inovasi. Karena masalah kesehatan itu semakin menumpuk, perlu langkah inovatif dan kreatif dari tenaga kesehatan," tutupnya. (din)