Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 11 Agustus 2023

Wisata Kura-kura Belawa Akan Dikembangkan Menjadi Wisata Edukasi

 

KABUPATEN CIREBON -- Kelompok Sadar Wisata Kuya Asih Desa Belawa, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon menggelar sejumlah lomba dan kegiatan untuk mengenalkan wisata konservasi kura-kura tersebut kepada masyarakat yang lebih luas.

Tempat wisata ini rencananya akan lebih dikembangkan menjadi wisata edukasi, yang nantinya bisa dimanfaatkan oleh para pengunjung, terutama pelajar agar bisa mendapatkan pengetahuan secara langsung.

“Sehingga pengetahuan tersebut bukan hanya melalui buku saja, tapi bisa diperoleh secara langsung,” ujar Wakil Bupati Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE., M.Si, Kamis (10/8/2023).

Ayu, sapaan akrab Wabup Cirebon, juga mendukung kegiatan lomba karaoke yang sedang dilaksanakan oleh pengelola wisata Kuya Asih ini. 

Menurutnya, untuk menarik animo masyarakat agar berkunjung, memang butuh digelar sejumlah kegiatan, salah satunya melalui lomba karaoke ini.

Selain itu, ia juga mendorong kepada pengelola wisata agar bekerjasama dengan instansi pendidikan, untuk bisa mengenalkan tempat wisata yang akan dikembangkan menjadi tempat wisata edukasi ini. 

“Saya sangat mendukung apa yang dilakukan oleh Pak Kuwu dan juga pengelola Wisata Kuya Asih ini, yaitu menyelenggarakan kegiatan untuk menarik minat masyarakat berkunjung,” kata Ayu.

Ayu menyebut, saat ini di Kabupaten Cirebon, terdapat sejumlah lokasi wisata. Bukan hanya wisata religi saja, namun juga terdapat destinasi wisata kuliner, sejarah, belanja, alam dan lainnya. Salah satunya, yaitu Wisata Kuya Asih ini.

“Disini, merupakan bagian dari wisata alam dan edukasi,” ujar Ayu.

Ia juga menambahkan, bahwa pihaknya sudah menetapkan sebanyak 22 desa wisata di Kabupaten Cirebon. Ia juga menuturkan, bahwa pihaknya sudah berkomitemen untuk memberikan bantuan dana untuk mendukung pengembangan di desa wisata tersebut.

“Anggarannya sudah ada, namun memang kalau tidak salah, baru 6 desa yang sudah dicairkan,” sambung Ayu.

Sementara itu, Kuwu Desa Belawa, Deni Kusuma menuturkan, pihaknya terus berusaha untuk menggelar kegiatan di tempat wisata Kuya Asih ini. Hal ini bertujuan, untuk bisa mengenalkan tempat wisata ini kepada masyarakat luas. 

Sebelum dilaksanakan perlombaan karaoke pada hari ini, pihaknya juga sudah menyelenggarakan lomba menggambar, yang diikuti oleh sejumlah siswa dari berbagai kecamatan di Kabupaten Cirebon. 

Pihaknya juga mengungkapkan, bahwa wisata Kuya Asih ini bukan hanya akan fokus pada konservasi kura-kura saja, namun akan ditambah fasilitas edukasi lainnya. “Nanti akan kita buat taman lalu lintas juga,” singkat Deni. (Aisyah)

Mendapatkan Izin dari Kemendagri, Bupati Imron Lantik Dua Pejabat Disdukcapil

 

KABUPATEN CIREBON -- Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag melantik Pejabat Administrator di lingkup Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cirebon. 

Pelantikan dan pengambilan sumpah tersebut, yakni Sekretaris Disdukcapil yang dijabat oleh Juju Juhariah, SAP., M.A.P dan  Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil Disdukcapil dijabat oleh Saripah,  SE., M.Si.

Pelantikan tersebut disaksikan oleh para pejabat Eselon II serta perwakilan Forkopimda dan dilangsungkan di Pendopo Bupati Cirebon, Jum'at (11/8/2023), 

Bupati Imron mengatakan, pengambilan sumpah dan pelantikan ini telah mendapatkan keputusan dari Menteri Dalam Negeri tentang Pengangkatan dalam Jabatan Administrator selaku Sekretaris dan Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil Disdukcapil Kabupaten Cirebon. 

"Yang baru dilantik, agar bisa lebih meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan yang berlandaskan pelayanan prima menuju Indonesia Maju," ujar Imron.

"Serta meningkatkan aspek kinerja, dalam rangka menuntaskan perekaman dan pencetakan KTP elektronik, penyajian data kematian penduduk yang akurat, pemutakhiran data pensiunan anggota TNI/Polri, serta pemutakhiran status data penduduk kawin di bawah 17 tahun," tambahnya.

Ia juga meminta kepada pejabat yang baru dilantik, agar segera menyesuaikan diri serta melakukan adaptasi. 

"Pelajari dan pahami terhadap tugas pokok dan fungsi jabatan, serta bangun koordinasi, komunikasi dan kerjasama efektif secara berjenjang, baik dengan pimpinan ataupun dengan atasan," pesan Imron.

"Serta laksanakan tugas dengan penuh integritas dan tanggung jawab, layani masyarakat dengan baik, patuhi aturan yang berlaku," imbuhnya.

Imron berharap, agar para pejabat Disdukcapil harus memiliki data yang akurat. Pasalnya, ini menyangkut program pemerintah, baik pusat maupun daerah.

"Saya ingin program pemerintah tepat sasaran, jangan sampai tidak. Karena banyak masyarakat mengeluh tidak mendapatkan bantuan, karena datanya tidak ada," tandasnya. (Ara)

Kamis, 10 Agustus 2023

Dr. Naeila Rifatil Muna Berhasil Meraih Gelar Doktor di Bidang Ilmu Psikologi

FOKUS CIREBON, FC - Kabar gembira kembali datang dari kampus IAIN Cirebon. Di mana sebuah prestasi diraih dengan kesuksesan yang gemilang. Ini menjadi sebuah tonggak sejarah yang diukir dalam dunia akademis Indonesia saat Sekretaris Jurusan Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Ushuluddin dan Adab IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Naeila Rifatil Muna, berhasil meraih gelar Doktor di bidang Ilmu Psikologi. 

Prestasi gemilang ini diraih setelah Dr. Naeila mempertahankan disertasinya berjudul “Konstruksi Instrumen Spesifik Genuine Tet (SAGeT) untuk Identifikasi Masalah Atensi pada Anak dengan Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas (Studi terhadap Siswa Sekolah Dasar di Bandung)” dalam sidang terbuka yang digelar pada Kamis, 10 Agustus 2023.

Sidang bersejarah ini berlangsung di ruangan konferensi Fakultas Psikologi Universitas Padjajaran, Jatinangor. Dr. Naeila menghadirkan instrumen SAGeT yang merupakan hasil penelitiannya sebagai bukti inovatif dalam bidang psikologi. Instrumen ini memiliki potensi besar untuk menjadi alat yang berguna bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

Dalam pemaparannya, Dr. Naeila menjelaskan bahwa nama “SAGeT” sendiri memiliki makna korelasi dengan bahasa Jawa yang mengartikan “mampu” atau “sanggup”. 

Hal ini mencerminkan esensi instrumen yang dibuat untuk membantu anak-anak melewati tantangan dan membangun kapasitas mereka.

Prof. Juke Roosjati Siregar, ketua tim promotor, saat menyampaikan ucapan selamatnya kepada Dr. Naeila mengungkapkan betapa berharganya temuan ini. Selain itu, tim promotor yang terdiri dari R. Urip Purwono, Ph.D dan Dr. Ratna Jatnika, dengan antusias mendorong Dr. Naeila untuk mematenkan inovasinya ini, mengakui nilai signifikan yang dimiliki oleh instrumen SAGeT.

Dukungan tulus juga mengalir dari para penguji yang hadir dalam sidang tersebut. Dr. Naeila berhasil menarik perhatian dengan dalil-dalil yang kuat dan solusi yang ditawarkan dalam disertasinya. 

Salah satu poin penting yang diungkapkan dalam penelitian Dr. Naeila adalah tentang urgensi memberikan perhatian pada masa depan anak-anak yang menghadapi Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas (GPPH).

Keberhasilan Dr. Naeila ini dianggap sebagai langkah monumental dalam dunia pendidikan dan kesejahteraan anak-anak berkebutuhan khusus. 

Di lokasi yang berbeda Dekan FUA, Dr. Anwar Sanusi mewakili seluruh Civitas Akademika FUA menyampaikan ucapan selamat dan penghargaan untuk Dr. Naeila Rifatil Muna atas dedikasinya dalam memajukan pengetahuan psikologi dan kesejahteraan anak-anak. 

Semoga cita-cita dan niat baik yang telah dia tanamkan dapat terus berkembang dan memberi manfaat bagi masyarakat di masa yang akan datang. (din)

Mahasiswa KKN-MI 118 IAIN Cirebon Tutup Kegiatan KKN dengan Menggelar Kegiatan FGD

FOKUS CIREBON, FC -Mahasiswa Kuliah kerja Nyata Mandiri Inisiatif (KKN-MI) 118 IAIN Syekh Nurjati Cirebon 2023 mengadakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD), dengan materi membahas sejarah, seni, dan budaya Desa Mertasinga, Kamis, (10/08/2023).

Acara ini dihadiri oleh kepala desa beserta perangkat desa, pemangku adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda pemudi dan sebagian masyarakat Desa Mertasinga. Acara pun berjalan lancar dan berdiskusi hangat untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.

"Hari ini merupakan hari perpisahan  sekaligus laporan selama 40 mahasiswa KKN di Desa Mertasinga, Kami bangga bisa belajar bersama masyarakat Desa Mertasinga sehingga banyak wawasan baru yang kami dapat, terbukti dengan FGD hari ini ksmi mengangkat sejarah, seni, dan budaya Desa Mertasinga yang mana banyak dan beraneka ragam. Selain sebagai bentuk laporan kami, FGD ini diharapkan dapat mengangkat Desa Adat Mertasinga yang ada satu-satunya di jalur pantura," ujar Ketua Kelompok 188, Muhammad Farhan.

Syaeful Badar MA, selaku DPL Kelompok 118 berpamitan untuk membawa kembali mahasiswa ke tempat belajarnya (kampus). Badar mengucapkan terima kasih atas penerimaan dan bimbingan masyarakat mahasiswa yang sudah menyelesaikan tugasnya. 

Badar juga berharap dengan hadirnya mahasiswa bisa dijadikan media penggerak terwujudnya desa adat Mertasinga, hal ini akan berlanjut sehingga mendekati kata sempurna. 

Sementara pemangku adat setempat,  mengapresiasi mahasiswa yang mau berlatih nari dan mengangkat kembali sejarah, seni, dan budaya lokal Desa Mertasinga. Ia juga memberikan spoiler akan pembentukan Lembaga Adat Desa.

Kepala Desa Mertasinga, Nurlaela dalam sambutannya berpesan pertahankan kekompakan, kesopanan, dan pahami karakter orang.

"JIka diterapkan secara berkelanjutan insya Allah apapun akan lancar tanpa kendala. dan saya mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN yang telah aktif mengikuti kegiatan-kegiatan yang ada di Desa Mertasinga," katanya.

Sementara FGD yang dimoderatori oleh Hanifah Amini, menghadirkan Zahra Salsabila sebagai pembicara dan menjelaskan terkait sejarah dan situs-situs yang ada di Desa Mertasinga. 

Sedangkan  Muhammad Farhan membahas terkait Kesenian Lokal dan Misbahul Munir  membahas adat atau tradisi kebudayaan.

"Alhamdulillah pemaparan diterima dengan baik oleh tamu undangan, beberapa pertanyaan dan saran masuk dari masyarakat sebagai bentuk kepeduliannya. Begitupun ketika sesi tanggapan dari Pemangku Adat dan Kepala Desa sangat terlihat bentuk kepeduliannya menanggapi serta mengoreksi beberapa hal yang Kami paparkan, sehingga dapat menyempurnakan naskah akademik kami," ujar salah seorang mahasiswa KKN. (din)

Lewat Perda Terbaru, Pemerintah Kabupaten Cirebon Jamin Kemudahan Perizinan Usaha

 

KABUPATEN CIREBON -- Pemerintah Kabupaten Cirebon mengeluarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha. Aturan tersebut dikeluarkan berdasarkan amanat dari Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang. 

Aturan terbaru didalamnya mengatur penyelenggaraan perizinan berusaha, manajemen penyelenggaraan, hingga sanksi administratif. Perda Nomor 2 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha itu menggantikan 10 Perda yang sudah ada. 

Sepuluh peraturan tersebut, yaitu Perda Nomor 2 Tahun 2000 tentang Izin Lokasi; Perda Nomor 6 Tahun 2002 tentang Penyelenggaraan Usaha Kepariwisataan; Perda Nomor 10 Tahun 2002 tentang Penyelenggaraan Usaha Perindustrian dan Perdagangan; Perda Nomor 3 Tahun 2003 tentang Penyelenggaraan Izin Usaha Jasa Konstruksi.

Kemudian, Perda Nomor 4 Tahun 2003 tentang Penyelenggaraan Izin Usaha Peternakan; Perda Nomor 6 Tahun 2003 tentang Retribusi Pemberian Fatwa Rencana Pengarahan Lokasi; Perda Nomor 7 Tahun 2014 tentang Penataan, Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern; Perda Nomor 3 Tahun 2015 tentang Bangunan Gedung; Perda Nomor 6 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, dan Perda Nomor 11 Tahun 2018 tentang Penanaman Modal. 

Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon, Dr. H. Hilmy Riva’i, M.Pd yang diwakili oleh Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Cirebon, Agung Hariaji, S.H., MPA menyebutkan, beberapa waktu lalu, proses perizinan usaha seringkali menjadi sesuatu yang melelahkan, karena prosesnya yang terkenal sulit, menguras banyak biaya, dan memakan waktu yang lama. 

Namun saat ini, hal tersebut tidak berlaku lagi, karena semua informasi bersifat transparan. Sehingga, proses perizinan usaha, bahkan untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) jauh lebih mudah. 

"Perizinan usaha tidak hanya penting bagi UMKM, melainkan bagi semua kegiatan usaha. Baik bagi usaha perorangan dengan skala kecil maupun perusahaan besar, perizinan merupakan suatu kewajiban yang perlu untuk dimiliki," kata Agung dalam acara sosialisasi Perda Nomor 2 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha di Hotel Apita Cirebon, Kamis (10/8/2023). 

Menurutnya, terdapat tiga keuntungan bagi pelaku usaha yang memiliki perizinan, yakni legal secara hukum, menjadikan usaha formal yang sudah berlegitimasi ketiga, dan kemudahan mendapatkan pembiayaan. 

"Keuntungannya tentu tidak hanya berhenti sampai disitu, ketika sebuah usaha sudah legal, maka sebuah usaha akan lebih mudah untuk berkembang ke berbagai sisi, salah satunya melalui sisi pembiayaan atau investasi," tutup Agung. (Anisa)