Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 04 November 2021

DPRD Kota Cirebon Mendorong Kantor Perwakilan BI Cirebon Jangkau UMKM


CIREBON – DPRD Kota Cirebon terus bekerja untuk membangun kesejahteraan warga Kota Cirebon di sektor ekonomi, pendidikan maupun sekotor lainnya bisa segera terwujud. Salah satunya DPRD mendorong Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Cirebon menjangkau UMKM yang ada di Kota Cirebon. 

Demikian pernyataan Ana Susanto SE, salah seorang anggota DPRD disampaikan saat KPw BI Cirebon menggelar acara Ciayumajakuning Entrepreuner Festival (CEF) ke-6 seri 3 2021 di Hotel Prima Kota Cirebon, Kamis (4/11/2021).

Anggota DPRD Kota Cirebon, Ana Susanti SE mendukung upaya KPw BI Cirebon mendongkrak kesejahteraan UMKM melalui CEF.

Ana juga mendorong agar KPw BI Cirebon lebih banyak menjangkau UMKM yang ada di Kota Cirebon. “Tadi saya lihat UMKM dari Kota Cirebon masih sedikit. Sudah bagus. Karena ini pelaku usaha se-Ciayumajakuning,” kata Ana usai menghadiri CEF ke-6 seri 3 2021.

Ana juga menginginkan KPw BI Cirebon memberikan porsi lebih terkait pembinaan bagi usaha kecil. Sebab, lanjut Ana, tak sedikit pelaku usaha kecil yang terjerat koperasi ilegal.

“Ya banyak simpan pinjam ilegal, termasuk pinjaman online (pinjol) ilegal. Harus kita dorong ke sana. Agar mereka bisa terbebas dari jeratan itu,” kata anggota Fraksi Partai Golkar itu.

Sementara itu, Kepala KPw BI Cirebon Bakti Artanta mengatakan, tema CEF tahun ini mengusung sinergi dan kolaborasi untuk mendukung percepatan pemulihan ekonomi. Ia berharap pelaku usaha kembali bangkit di tengah pandemi Covid-19.

“Kita juga berupaya mempromosikan produk UMKM agar bisa bersaing di luar negeri. Ini upaya untuk meningkatkan perekonomian,” kata Bakti Artanta. (din)

Senada disampaikan Wakil Walikota Cirebon Dra Hj Eti Herawati. Eti berharap produk UMKM di wilayah Ciayumajakuning bisa membantu pemulihan ekonomi di Jawa Barat. (din)

“Pemerintah saat ini memerhatikan perkembangan UMKM. Kita mendorong pemanfaatan teknologi untuk kegiatan UMKM. Sehingga para pelaku UMKM dapat dengan mudah memasarkan produknya,” kata Eti. (din)

Dirjen Pendis Meminta Humas Perguruan Tinggi Gandeng Media Untuk Tingkatkan PTKI di Ruang Publik

Kasubag Humas IAIN Syekh Nurjati Cirebon, H M. Arifin M.Pd.I (tengah) dalam kegiatan rapat koordinasi kehumasan di lingkungan PTKI Se-Indonesia bersama Dirjen Pendis RI, di Jakarta.


JAKARTA, FC- Dalam rapat koordinasi kehumasan di lingkungan Perguruan tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Se indonesia, Direktorat Jendral (Dirjen) Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama (Kemenag) RI meminta agar Humas PTKI menggandeng media untuk tingkatkan Perguruan Tinggi di ruang publik, Kamis (4/11/2021).

Direktur Jendral Pendis Kemenag RI, Prof Dr H Muhammad Ali Ramdani STP MT mengatakan, untuk menyebarkan informasi kepada masyarakat terkait eksistensi PTKI diperlukan peran strategis humas yang kokoh. Hal itu sangat diperlukan untuk meningkatkan eksistensi PTKI di ruang publik.
 
“Kita berharap ke depan fungsi humas menjadi kokoh. Hasil dari forum ini saya minta resumenya, masalahnya apa, mitigasinya seperti apa, nanti disampaikan ke saya,” kata dia saat membuka kegiatan tersebut.

Pasalnya, menurut Prof Ali, saat ini masih ada masyarakat yang belum mengetahui keberadaan dan eksistensi kampus PTKI. Padahal, selama ini PTKI telah memberi warna positif bagi pembangunan bangsa.

“Saya minta humas PTKI se-Indonesia terus membangun komunikasi dan berkolaborasi dengan pemerintah, media, dan stakeholder lainnya,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Koordinator Humas Ditjen Pendis Kemenag RI, Solla Taufiq menyebutkan, rakor kehumasan bertujuan untuk menguatkan jejaring, desiminasi dan menyatukan narasi secara masif yang bermuara pada terciptanya pembangunan citra lembaga yang positif.

Sementara itu, Kasubag Humas dan Publikasi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon, H Mohamad Arifin M.Pd.I yang hadir dalam kegiatan tersebut menerangkan, melalui media, reputasi lembaga terbangun. Support dan jaringan bagi lembaga juga terbangun. 

"Ketika hubungan media terjalin dengan baik, maka kepercayaan public terhadap lembaga juga pastinya akan semakin kuat, sebab pesan yang disampaikan oleh media diterima oleh public dengan baik pula," paparnya 

Karena, lanjut Arifin, media adalah sarana publikasi, dimana segala informasi tentang perguruan tinggi disalurkan. Selain itu media juga merupakan sarana untuk membangun reputasi. 

Saat ini media merupakan acuan publik untuk bergerak dan bertindak, publik seolah digiring oleh media untuk berperilaku sesuai dengan isu yang ada. Pasalnya Jika media menggiring publik ke arah yang negatif maka hal ini akan membawa dampak yang kurang menguntungkan bagi lembaga karena dapat mempengaruhi reputasi perguruan tinggi (lembaga).

"Jika media menggiring kearah yang positif maka ini akan meningkatkan reputasi lembaga. Sehingga penting sekali bagi kehumasan untuk menjalin hubungan baik dengan media," jelasnya.

Apalagi, lanjut Arifin, kampus keagamaan Islam negeri satu-satunya di wilayah III Cirebon, adalah IAIN Syekh Nurjati Cirebon, tentu sangat strategis jika membangun kerjasama dengan media. 

Untuk itu, kata Arifin, pihaknya sudah menjalin kerja sama tersebut dengan sejumlah media, baik cetak maupun online. Hal ini untuk penyebaran informasi dan memperkuat eksistensi lembaga di mata publik, yakni terciptanya citra perguruan tinggi yang baik.

Selain itu, tambah Arifin, penyebaran informasi yang masif dengan tujuan terciptanya citra lembaga pendidikan di bawah naungan Kemenag yang positif, akan terus dilakukan sebagai salah satu peran dan fungsi pihaknya. 

Terlebih, IAIN Syekh Nurjati Cirebon dalam waktu dekat akan bertransformasi dari IAIN menjadi Universitas Islam Siber Syekh Nurjati Indonesia (UISSI), maka peran media sangat penting dan strategis.

“Semua kegiatan yang dilaksanakan IAIN Syekh Nurjati Cirebon terus kita publikasikan secara masif. Terutama program dan rencana besar kampus agar dapat diketahui masyarakat secara luas. Apalagi kampus kami akan bertransformasi menjadi UISSI, itu harus terus dipublikasikan secara masif,” terangnya.

Kenapa, tentu agar UISSI ter-branding dengan baik yang dapat menggambarkan kampus di bawah naungan Kemenag ini adalah kampus masa depan dengan berbagai kecanggihan teknologinya.

“Ini juga untuk mengangkat citra lembaga pendidikan di bawah naungan Kemenag agar lebih meningkat lagi. Karena, sebagus dan sebaik apapun pembangunan yang ada di kampus kalau tidak dipublikasikan, siapa yang akan tahu itu,” tukasnya.

Demikian juga humas dan publikasi, kata Arifin, merupakan wajah branding suatu lembaga. Karena, melalui bidang tersebut semua narasi yang akan disampaikan, diolah terlebih dahulu sebelum dipublikasikan.

Untuk itu, lanjut Arifin, bagian humas perlu dilibatkan dalam semua kegiatan yang ada di lembaga. Hal itu bertujuan agar humas dapat mengetahui hal-hal apa saja yang harus dipublikasikan untuk meningkatkan citra lembaga dan mendapat branding yang positif.

“Membangun branding itu tidak sebentar, membutuhkan konsistensi dan dukungan juga. Kenapa brand-brand besar tetap memasang iklan dan melakukan publikasi? Itu untuk mempertahankan branding dan mempertahankan pasar. Begitupun lembaga, harus secara masif melakukan publikasi agar eksistensi dan perkembangannya dapat diketahui masyarakat,” tuturnya.
 
Namun, diakui Arifin, terkait publikasi ada beberapa kendala yang dihadapi. Karena disebabkan masih banyak yang belum menyadari pentingnya hal tersebut. Padahal, kata dia, jika publikasi yang masif dapat dibarengi dengan pembangunan lembaga yang maksimal, hal ini tentu dapat menciptakan branding yang positif terhadap lembaga tersebut.

“Jika itu bisa berjalan selaras dan terus berdampingan, branding lembaga tersebut pasti dahsyat sekali. Kendala pasti ada, tapi peran humas dan publikasi IAIN Syekh Nurjati Cirebon saya rasa sudah cukup baik. Tinggal penyamaan persepsi saja untuk sama-sama mendukung demi kemajuan lembaga,” pungkasnya. (din)

Tindak Lanjut MoU, Dekan FITK UIN Tulungagung Bersama Rombongan Bertemu Jajaran FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Kerjasama FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon dengan FITK UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Kamis (4/11/2021) di Gedung baru FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Lantai 5.


FOKUS CIREBON - Jajaran akademisi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) IAIN Syekh Nurjati Cirebon menerima kunjungan kerja Dekan FITK Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung di kampus IAIN Cirebon, dalam rangka tindak lanjut MoU, Kamis, (4/11/2021).

Kunjungan kerja rombongan FITK UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, sebagai balasan kunjungan yang sebelumnya dilakukan pihak FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang datang berkunjung ke kampus Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung.

Dalam pembukaan pertemuan tersebut, Wakil Dekan I, FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Suteja M.Ag sedikit mengupas sejarah kelahiran IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 

Suteja juga menjelaskan terkait perkuliahan di IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang masih daring, di karenakan masih dalam situasi pandemi Covid 19. Termasuk menceritakan tentang kegiatan vaksin yang sudah dilaksanakan di kampus IAIN Cirebon baik mandiri maupun hasil kolaborasi (kerjasama) dengan pihak lain.

Selain itu, Ma'had yang berada di lingkungan kampus IAIN Cirebon juga disentuh dalam isi sambutannya. Menurutnya Ma'had tersebut merupakan tempat tarbiyah, baik sebagai pusat praktek ibadah, Qur'an dan pesantren.

"Jadi di Ma'had ini ada tahfidz ada juga ngaji kitab kuning. Jadi satu tahun mahasiswa harus mengalami pesantren di Ma'had," terangnya.

Demikian juga di Jurusan PAI, lanjut Suteja, sudah terakreditasi A dan dikaruniai Prodi PPG. Namun untuk Prodi Kimia dan Psikologi belum terkabulkan. "Mudah mudahan sebelum berakhirnya kepemimpinan Dekan FITK ini, semua sudah terkabul," harapnya.

Dekan FITK UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Prof Dr Hj Binti Maemunah, M.Pd.I pada acara tindaklanjut MoU bersama FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon.


Sementara itu, sambutan Dekan FITK UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Prof Dr Hj Binti Maemunah M.Pd.I menyatakan, tujuan kedatangan pihaknya ke kampus FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon adalah untuk bersilaturrahmi sekaligus menindaklanjuti MoU.

Soal MoU ini, kata Prof Binti Maemunah, menyangkut soal-soal prodi dan jurnal-jurnal. Dan jurnal baru ada di Pascasarjana dan di beberapa jurusan saja. "Ya, di kami belum semua jurusan punya jurnal," paparnya.


Dalam pertemuan ini, kita juga bisa saling memberikan informasi, baik terkait soal adminitrasi dan lainnya. "Saya berharap tindaklanjut MoU ini ada tidak hanya berhenti di sini, tapi ke depannya terus berkelanjutan," tandasnya.

Sementara pada pertemuan tersebut, juga dihadiri oleh para Wakil Dekan, Ketua Jurusan, Ketua Prodi dan sejumlah pejabat serta dosen di lingkungan kedua FITK.  (din)


Bupati Cirebon : Peran TNI Sangat Besar Terhadap Pembangunan di Kabupaten Cirebon

KABUPATEN CIREBON - Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag menghadiri acara penutupan kegiatan Bhakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSMSS) di Desa Semplo Kecamatan Palimanan Kabupaten Cirebon, Kamis (4/11/2021). 

Acara tersebut merupakan kegiatan dari Kodim 0620/Kabupaten Cirebon bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk melakukan pembangunan di tingkat desa. 

Imron mengucapkan banyak terima kasih kepada Kodim 0620 yang sudah mengadakan acara Kegiatan BSMSS. 

Menurutnya, peran TNI sangatlah besar dalam pembangunan di Kabupaten Cirebon. "Kegiatan BSMSS bukti nyata wujud kepedulian TNI dan pemerintah daerah dalam menyejahterakan masyarakat desa," kata Bupati Imron.

Imron menjelaskan, Program BSMSS merupakan salah satu metode untuk mengoptimalisasi untuk menumbuhkembangkan partisipasi masyarakat untuk membangun wilayahnya. Sehingga mampu mendorong gerak maju akselerasi pembangunan di desa. 

"Kegiatan ini sebagai salah satu pengetasan kemiskinan. Serta memelihara ikatan batin kemanunggalan antara TNI dan Rakyat yang nantinya terciptanya kesatuan dan persatuan yang kokoh dan Kabupaten Cirebon bisa sejahtera," ujarnya.

Ia mengungkapkan, kemiskinan tidak bisa diatasi oleh program semata. Bahkan, dibutuhkan program yang lebih terpadu agar berkesinambungan serta bisa terarah dan mengena pada sasaran. 

Selain itu, kata Imron, adanya program ini merupakan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jabar. Bahkan, Pemkab Cirebon dan jajaran TNI serta pihak swasta agar bersama-sama memberikan pelayanan masyarakat. 

"Program BSMSS ini meliputi bangunan fisik dan no fisik yang berupa  aspal jalan, rutilahu, rehab musolah pembuatan poskamling dan lainnya," katanya.

Sementara itu, Dandim 0620/Kabupaten Cirebon, Letkol Inf Sugir, S.I.P., M. Tr.(Han) melalui Kasdim, Mayor Inf Rochmani Nurbisntoro mengatakan, kegiatan BSMSS dilakukan selama satu bulan di Desa Semplo, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon. 

Menurutnya, tujuan BSMSS  pada dasarnya memberikan motivasi kepada masyarakat yang ada di pedesaan. 

"Karena dengan kegiatan ini diharapkan menimbulkan stimulant kesadaran masyarakat agar mampu memanfaatkan potensi sumber daya yang dimiliki masyarakat dan lingkungan," katanya. 

Rochmani menjelaskan, BSMSS ini adalah Bhakti TNI yang bekerja sama dengan pemerintah daerah didukung partisipatif masyarakat untuk membantu untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui pembangunan.

"Ini merupakan kontribusi semua unsur dalam gotong royong sebagai cerminan  terciptanya kemanunggalan, rasa saling memiliki dan kebersamaan antara Kodim 0620, unsur pemerintah daerah dan warga di desa Semplo  Kecamatan Palimanan, " ujarnya. 

"Saya yakin dan percaya harapan kemandirian akan bisa diraih seluruh masyarakat desa. Karena potensi sudah dimiliki dan diwujudkan pada kegiatan Bhakti manunggal ini," tambahnya.

Ia mengajak kepada masyarakat Desa Semplo untuk bisa menjaga apa yang sudah diberikan selama ini. 

"Sarana yang sudah terbangun supaya  tetap dijaga dengan baik dan dimanfaatkan semaksimal mungkin  demi kepentingan masyarakat," harap Rochmani. (din)

Rabu, 03 November 2021

LP2M Gelar Kegiatan Workshop Tentang Pengembangan Kapasitas Dosen dalam Pengabdian Masyarakat


FOKUS CIREBON - IAIN Syekh Nurjati Cirebon melalui Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) menyelenggarakan kegiatan Workshop Pengembangan Kapasitas Dosen dalam Pengabdian kepada Masyarakat. 

Kegiatan yang berlangsung di Aula Hotel Tryas Kota Cirebon ini, dibuka oleh Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag, Rabu (3/11/2021).

Dalam kegiatan tersebut LP2M menghadirkan pemateri Dr. Sofyan Sjaf, S.Pt., M.Si dari LP2M IPB Bogor dengan peserta dari perwakilan dosen program studi yang ada di IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Menurut Ketua LP2M IAIN Cirebon, Dr. Ahmad Yani dalam sambutannya mengatakan, bahwa kegiatan workshop ini merupakan rangkaian kegiatan yang diinisiasi oleh LP2M sebagai bentuk pembekalan ilmu pada peserta (dosen) yang sejatinya memiliki kewajiban pengabdian kepada masyarakat. 

"Tujuan utama diselenggarakannya workshop ini untuk memberikan pengetahuan tentang pengabdian kepada masyarakat, baik secara teoritis maupun praktis" ujar Yani.

Demikian juga kata Yani, sejauh ini LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon telah bekerjasama dengan berbagai mitra dan telah mendorong mitra tersebut ikut aktif berpartisipasi dalam program-program yang diselenggarakan secara berkelanjutan.

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Sumanta, M.Ag menyampaikan, bahwa kegiatan ini patut diapresiasi karena pengabdian merupakan salah satu bagian dari tridharma perguruan tinggi yang menjadi tanggung jawab akademisi dalam mengimplementasikan ilmunya serta harus berdampak pada masyarakat luas. 

Menurut Sumanta, kegiatan yang digagas oleh LP2M ini harus didukung dalam rangka menjawab persoalan-persoalan yang ada di masyarakat. 

"Melalui kegiatan workshop ini, para peserta diharapkan menghasilkan luaran berupa proposal pengabdian sebagai bentuk tindak lanjut kegiatan. Momen ini juga diharapkan mendorong semangat para peserta untuk menghasilkan gagasan-gagasan brilian terhadap kewajibannya yaitu melaksanakan pengabdian kepada masyarakat," harapnya.

Sementara itu, Dr Sofyan Sjaf dalam pemaparannya menjelaskan tentang pengalaman proses kerja di LP2M Institut Pertanian Bogor, pengenalan metodologi, dan penyusunan proposal. 

Dalam pengalamannya, LP2M selaku “motor” penelitian dan pengabdian harus bisa menggerakkan dosen dalam berinovasi demi membantu persoalan-persoalan di tingkat masyarakat, serta menggandeng mitra untuk mendukung pendanaan pada kegiatan-kegiatan di LP2M. 

Menurutnya, tingkat keberhasilan pengabdian masyarakat adalah sejauh mana keberlanjutan program yang dilaksanakan oleh dosen.

“Jangan berharap program pengabdian bisa berhasil dalam kunjungan satu atau dua kali. Pengabdian itu berhasil karena ada keberlanjutannya,” tegasnya.

Selain itu, persoalan lain yang biasa dihadapi dalam pengabdian adalah masalah data. 

"Selama ini data-data statistik yang beredar tidak selalu akurat. Hal itu bisa menyebabkan proses dan pengambilan keputusan juga tidak tepat," jelasnya.

Dr Sofyan Sjaf berharap, bangunlah pengabdian kepada masyarakat dimulai dari data yang akurat dan gagasan yang inovatif. 

"Sebagai institusi berbasis keagamaan, tentu tidak selalu harus melaksanakan pengabdian bertema keagamaan, tapi juga menyentuh dimensi-dimensi lain seperti pengabdian berbasis desa, lingkungan, atau pendidikan. Artinya, ada dampak berkelanjutan yang dihasilkan dari proses pengabdian tersebut," jelasnya.

Usai pemaparan materi, proses kegiatan workshop ini mendapatkan respon positif dari peserta yang mengemuka dalam sesi tanya jawab. 

Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan menyentuh aspek strategi pengumpulan dana pengabdian di luar kampus, penyusunan proposal pengabdian yang menarik dan inovatif, serta pentingnya kerjasama tim dalam proses pengabdian. 

Partisipasi para peserta juga dibuktikan dengan keaktifannya dalam mengemukakan pendapat terutama ketika membagikan pengalaman pribadinya dalam melakukan pengabdian kepada masyarakat. (din)


Sejumlah Perusahaan PMA dan PMDN Peroleh Penghargaan, Bupati Cirebon : Itu Sebagai Bentuk Apresiasi Pemkab

Bupati Cirebon, Drs H Imron M.Ag


KABUPATEN CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPTSP), memberikan penghargaan sejumlah perusahaan penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan penanaman modal asing (PMA) di Hotel Apita, Kecamatan Kedawung, Rabu (3/11/2021).

Penghargaan tersebut diberikan kepada perusahaan yang patuh tepat waktu melaporkan laporan kegiatan penanaman modal (LKPM) 2021 secara tepat waktu.

Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag mengatakan, penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi pemerintah daerah kepada yang secara tepat waktu melaporkan LKPM. Selain itu, menjadi bahan evaluasi perusahaan selama melakukan kegiatan investasi.

"Berdasarkan data, LKPM yang dilaporkan secara online sebanyak 896 perusahaan per proyek. Dari jumlah tersebut, terdiri dari 440 perusahaan per proyek PMDN dan 456 perusahaan per proyek PMA," kata Bupati Imron.

Imron berharap, kepatuhan dari perusahaan untuk memberikan LKPM dapat meningkatkan ekosistem investasi di Kabupaten Cirebon.

Belum lama ini, lanjut Imron, Kabupaten Cirebon membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Investasi. Tim tersebut dibentuk untuk membuktikan bahwa kabupaten ini merupakan salah satu daerah yang ramah kepada para investor.

Minggu kemarin, pihaknya membentuk satgas percepatan investasi. Kabupaten Cirebon adalah daerah yang Ramah Investasi, dan pihaknya juga siap membantu semua yang ingin berinvestasi.

"Kehadiran investor ini membantu pemerintah dalam pembangunan. Saya ingatkan perusahaan tidak melupakan CSR, karena kalau pembangunan menggunakan anggaran daerah itu prosesnya lama," katanya.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Cirebon Sugeng Darsono mengatakan, LKPM dari perusahaan PMDN/PMA yang diterima oleh pihaknya itu periode hingga September 2021.

Sejumlah perusahaan yang mendapatkan penghargaan tersebut di antaranya, PT Indofood CBP Sukses Makmur, PT Vincent Sheppard Indonesia, dan PT Daiwaboo Industrial Fabrics, PT Ayam Unggul, PT Embe Plumbon Textile, PT Sinar Grandia Jaya, dan PT Garam Nusantara

"Aspek yang dinilai adalah administrasi (perizinan, ketepatan waktu laporan, substansi), kegiatan usaha, kontribusi pembangunan daerah terutama UMKM, serta CSR. Tim penilai semuanya independen," kata Sugeng.

Sekretaris DPMPTSP Jabar Eka Hendrawan mengatakan, Kabupaten Cirebon hingga September 2021 ini berkontribusi terhadap realisasi investasi di Jawa Barat sebesar 4,15 persen atau Rp 4,4 triliun.

Diharapkan, kata Eka, Kabupaten Cirebon bisa terus meningkatkan nilai investasi. "Kabupaten Cirebon itu masuk ke dalam Kawasan Metropolitan Rebana, mohon dimanfaatkan peluang ini," katanya. (din)

7 Qori Terbaik IAIN Syekh Nurjati Cirebon Gemparkan Keraton Kanoman

 


FOKUS CIREBON - Puncak rangkaian Dies Natalis IAIN SNJ Cirebon yang digelar di Keraton Kasultanan Kanoman Cirebon digemparkan dengan kehadiran 7 Qori terbaik IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Hal itu diketahui saat Fokus Cirebon membuka chanel You Tube milik Humas IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang dikirim ke Fokus Cirebon. 

Dalam isi YouTube tersebut memperlihatkan bagaimana indahnya suara 7 Qori tersebut mengumandangkan adzan serta melantunkan ayat-ayat suci Al Quran.  

Tentu saja, suasana di Bangsal Keraton Kasultanan Kanoman Cirebon tiba-tiba menggema saat lantunan indah keluar dari suara 7 Qori terbaik di IAIN Syekh Nurjati.

H Muhamad Arifin M.PdI, Humas IAIN Syekh Nurjati Cirebon menyatakan, keterlibatan 7 Qori tersebut merupakan merupakan sesi acara dari rangkaian kegiatan Diesnatalis IAIN Cirebon yang digelar di Keraton Kasultanan Kanoman. 

"Alhamdulillah, seluruh kegiatan berjalan lancar, baik seminar, ziarah maupun peran 7 Qori di Keraton tersebut. Semua ini tentu berkat kerjasama yang baik dan tentu kami sangat berterimakasih kepada pihak Keraton Kanoman yang sudah menyediakan tempat serta bekerjasama dengan IAIN Syekh Nurjati dalam sejumlah kegiatan kemarin," paparnya. (din)