Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 05 Desember 2021

Bupati Minta Fatayat NU Bantu Pemda dalam Pembangunan di Kabupaten Cirebon

KABUPATEN CIREBON - Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag menghadiri acara Latihan Kader Dasar (LKD) PC Fatayat NU Kabupaten Cirebon, Minggu (5/12/2021). 

Imron berpesan, agar para organisasi Fatayat NU selalu ikut serta dalam membantu pemerintah daerah dalam pembangunan di Kabupaten Cirebon. 

"Peran serta Fatayat NU sangatlah penting bagi Kabupaten Cirebon karena mereka ikut serta dalam pembangunan di daerah," katanya. 

Ia pun mengajak semua organisasi NU agar selalu menjaga organisasi dan memperkuat jaringan. "Jaringan sangatlah penting, sebab bisa ikut membantu semua yang kita lakukan," kata Imron.

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Cirebon, KH. Aziz Hakim Syaerozi mengatakan, kegiatan kaderisasi ini sangatlah penting bagi sebuah organisasi. Sebab, tanpa adanya kaderisasi ke depan suatu organisasi tidak akan membuat perubahan. 

"Kita lihat Nahdlatul Ulama walaupun umurnya hampir satu abad tetapi NU selalu dicintai dan diminati semua kalangan," katanya. 

Azis menjelaskan, kegiatan kaderisasi ini harus tetap digalakkan hingga ke tingkat kecamatan. Sebab, Fatayat juga harus memiliki kader ulama untuk bisa menjadi seorang pemimpin. 

"Kaderisasi ini bertujuan bagaimana ke depan kita bisa menciptakan dan menumbuhkan kader-kader yang militan. Karena kader-kader ini kelak akan menjadi pemimpin ke depannya," ujarnya.

Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Cirebon Roziqoh, M.Pd mengatakan, pihaknya mengucapkan banyak terima kasih kepada semua elemen yang sudah membantu kegiatan Latihan Kader Dasar (LKD) Fatayat NU. 

Menurutnya, kegiatan LDK ini sudah ada di program pengurus Fatayat NU Kabupaten Cirebon. Namun dengan kondisi pandemi ini semuanya bisa berubah. 

"Pandemi ini menggangu semua program Fatayat NU Kabupaten Cirebon. Setelah dilantik baru sebatas rapat kerja dan kegiatan sosial yang bisa dilakukan. Tetapi alhamdulillah sekarang LDK  bisa kita selenggarakan," kata Roziqoh. 

Selain itu, kata Roziqoh Fatayat NU Kabupaten Cirebon mempunyai program TOT dan kaderisasi yang beriringan. 

Ia menjelaskan, Fatayat NU merupakan  organisasi perempuan NU. Organisasi  yang konsen dalam memperjuangan   hak-hak perempuan. 

"Kita ke depan akan menghadapi tantangan yang cukup besar. Sehingga dibutuhkan peran serta Fatayat NU dalam ikut membantu Pemerintah Kabupaten Cirebon dalam pembangunan daerah," ujarnya. (din)

Letnan Kolonel Inf Faurizal Noerdin, S. Sos Jabat Dandim 0620/Kabupaten Cirebon

Bupati Cirebon, Drs H Imron M.Ag dalam acara pisah sambut Dandim 0620/Kabupaten Cirebon di salah satu hotel di Cirebon.

KABUPATEN CIREBON - Bupati Cirebon, Drs. H Imron, M.Ag menghadiri acara pisah sambut Dandim 0620/Kabupaten Cirebon di Hotel Patra Kecamatan Kedawung, Sabtu (5/12/2021) malam. 

Acara pisah sambut tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan dihadiri Forkopimda, sejumlah perwakilan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon dan instansi terkait. 

Dalam sambutannya, Bupati Imron mengatakan, mengucapkan banyak terima kasih atas kerjasama Letkol Inf Sugir, S.I.P,.M.Tr.(Han) selama ini turut serta membantu Pemerintah Kabupaten Cirebon. 

"Selamat bertugas di tempat yang baru semoga diberikan kemudahan dalam menjalankan tugas dan sukses selalu," ucapnya. 

Selain itu juga, Imron mengucapkan selamat datang Letnan Inf Faurizal Noerdin, S. Sos yang menjabat Dandim 0620/Kabupaten Cirebon yang baru. 

"Mari bersama-sama membangun Kabupaten Cirebon demi kesejahteraan masyarakat," ujarnya. 

Imron menjelaskan, peran Kodim 0620 sangatlah besar. Bahkan, di masa pandemi ini Pemerintah Kabupaten Cirebon sangat terbantu oleh unsur TNI dan Polri yang selalu kompak dalam penanganan pandemi Covid-19. 

"Peran Pak Sugir ini sangat besar. Ia gencar membantu Pemerintah Kabupaten Cirebon dalam penanganan Covid-19. Sehingga sekarang Kabupaten Cirebon sudah masuk level 2," katanya.

Sementara itu, Dandim lama Letkol Inf Sugir, S.I.P,.M.Tr.(Han) mengucapkan banyak terima kasih atas kerjasama selama menjabat jadi Dandim 0620. 

Menurutnya, selama menjabat 1,4 tahun sangat merasakan suasana keakraban bersama semua unsur sangat begitu terkesan. 

"Di masa Pandemi Covid-19 tentunya kita mencurahkan semua tenaga pikiran untuk menyelesaikan masalah pandemi ini bersama-sama. Sehingga kebersamaan semua pihak terjalin dengan baik," kata Sugir. 

Selain itu, kata Sugir, dirinya sangat berkesan selama bertugas di Kabupaten Cirebon. Yaitu, saat ada kejadian bencana yang luar biasa di Desa Slangit Kecamatan Klangenan yang merusak ratusan rumah warga. 

"Ada 315 rumah warga yang rusak akibat bencana angin puting beliung, ada sembilan rumah yang rusak parah. Ini menjadi kesan saya karena semuanya bisa diatasi berkat kerjasama dengan unsur Polri, BPBD dan sejumlah pihak sehingga tadinya rumah warga itu rusak kini bagus kembali," katanya.

Sugir menjelaskan, Kabupaten Cirebon ke depan akan menjadi kabupaten yang maju dan sejahtera. Sebab, pembangunan lima pintu tol di Kabupaten tidak serta merja dibangun, tetapi mempunyai tujuan tertentu. 

"Jadi tidak usah pesimistis. Saya yakin Kabupaten Cirebon akan mempunyai prospek yang bagus ke depannya," ujarnya.

Di tempat yang sama, Letkol Inf Faurizal Noerdin, S. Sos yang kini menjabat Dandim 0620/Kabupaten Cirebon mengatakan, banyak prestasi yang dilakukan oleh pak Sugir selama menjabat menjadi Dandim. Bahkan, bukan hal yang mudah untuk mencapai prestasi tersebut. Butuh waktu dan tenaga serta pikiran untuk mencapainya. 

"Saya tidak bisa bekerja sendiri sebagai Dandim 0620/Kabupaten Cirebon, saya butuh bantuan dari Pak Bupati dan Forkopimda dan instansi lain. Karena sinergitas sangatlah penting untuk kemajuan Kabupaten Cirebon," katanya. (din)

PPKM Kabupaten Cirebon Turun ke Level 2


KABUPATEN CIREBON.- Kabupaten Cirebon akhirnya turun ke level 2 pada pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Jawa-Bali. Hal tersebut disampaikan langsung Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag melalui konferensi pers di Hotel Patra, Kecamatan Kedawung, Sabtu (5/12/2021) malam. 

Bupati Imron mengatakan, per Senin (29/11/2021) pukul 06.00 WIB, capaian vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Kabupaten Cirebon sebesar 52,71 persen (938.854 suntikan). Sementara untuk lansia, mencapai 43,28 persen (66.988 suntikan). 

"Artinya, status level wilayah Kabupaten Cirebon pada minggu ini berada di level 2," kata Imron. 

Sementara, berdasarkan data KCPEN berbasis nomor induk kependudukan (NIK), jumlah warga Kabupaten Cirebon yang sudah mendapatkan vaksin Covid-19 untuk dosis pertama mencapai angka 1.155.795 atau 64,82 persen. Kemudian, kelompok lansia, 50,88 persen atau 78.753 suntikan. 

"Ada selisih yang cukup besar dan signifikan. Kalau warga Kabupaten Cirebon yang divaksin di luar dan datanya dimasukkan ke dalam data capaian Kabupaten Cirebon, herd immunity sudah terbentuk," kata Imron. 

Orang nomor satu di Kabupaten Cirebon ini menyebutkan, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di daerahnya itu berjalan baik. Hal tersebut terjadi karena adanya kerjasama antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan masyarakat. 

Imron mengatakan, untuk tetap mampu mengendalikan penyebaran Covid-19, ada beberapa langkah yang harus dilakukan. Di antaranya, peningkatan disiplin 5M, pelaksanaan skrining serta testing, terutama di wilayah penyelenggara pilwu serentak. 

Selain itu, meningkatkan cakupan vaksinasi Covid-19 sebesar 70 persen hingga akhir 2021 dan membuka posko cek poin di beberapa lokasi pintu masuk Kabupaten Cirebon. 

"Kami juga akan melakukan tes acak kepada para pelaku perjalanan. Selain itu, akan memberikan pelayanan bagi pelaku perjalanan yang status kependudukannya Kabupaten Cirebon," kata Imron. 

Dalam konferensi pers tersebut, hadir pula Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Muhammad Lutfi, Kapolresta Cirebon Kombes Arif Budiman, Dandim 0620 Letkol Inf Sugir, Kepala Kejaksaan Kabupaten Cirebon Hutamrin, dan pejabat forkopimda lainnya. (din)

Sabtu, 04 Desember 2021

Pandemi Covid 19 Membuat Pengalihan Anggaran, Syahroni : Tahun Depan Berharap Ada Jalan Keluar Untuk Mengejar Pembangunan

Kepala Dinas PUTR Kota Cirebon, Syaroni, ATD, MT (kiri) bersama Sekda Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si (kanan) pada moment  Hari Bakti PU ke 76 tingkat Kota Cirebon. 


FOKUS CIREBON – Sekretaris Daerah (Sekda) meminta pembangunan infrastruktur yang sempat tertunda bisa dilakukan tahun depan. Dengan sinergi dan kolaborasi, pembangunan infrastruktur yang sempat tertinggal bisa dikejar. 

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si, menjadi pembina upacara peringatan Hari Bakti PU ke 76 tingkat Kota Cirebon di halaman kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Jum'at, (3/12/2021). 

Upacara diikuti oleh seluruh jajaran DPUTR Kota Cirebon. Usai upacara, Sekda menyatakan Hari Bakti PU ke-76 tahun ini mengambil tema sigap membangun negeri. “Tema ini terkait dengan situasi pandemi yang saat ini masih terjadi,” tutur Agus.

Pandemi Covid-19 yang sudah terjadi selama dua tahun ini menerjang berbagai sektor kehidupan. Tidak hanya kesehatan namun juga infrastruktur. Dana pembangunan infrastruktur dialihkan untuk penanganan pandemi Covid-19. Ini yang menjadi penyebab pembangunan infrastruktur tidak dapat dilakukan maksimal selama dua tahun ini. "Kita harus kejar ketertinggalan,” tegas Agus. 

Sejumlah pekerjaan infrastruktur yang tertunda segera dilakukan kembali. Terutama infrastruktur pengendalian banjir, revitalisasi drainase, peningkatan jalan dan trotoar, serta pembangunan sejumlah taman yang sempat tertunda.

Selanjutnya Sekda juga berharap kondisi semakin membaik. Sehingga pembangunan bisa berjalan dengan baik pula. 

Dukungan, sinergi dan kolaborasi baik antar instansi maupun stakeholder lainnya dibutuhkan sehingga pembangunan bisa berjalan dengan lancar. 

“Dukungan anggaran sudah kita siapkan. Mudah-mudahan tidak ada lagi kondisi yang mengakibatkan asumsi pendapatan kita meleset,” tutur Agus.


Sementara itu Kepala DPUTR Kota Cirebon, Syaroni, ATD, MT, menjelaskan melalui tema hari Bakti PU ke-76 tahun ini mereka memang dituntut untuk tanggap terhadap berbagai permasalahan infrastruktur. 

“Namun selama pandemi Covid-19 kami hanya bisa melakukan pemeliharaan infrastruktur,” tutur Syaroni. 

Seperti penambalan ruas jalan yang berlubang, membersihkan drainase dari sampah dan sejumlah pemeliharaan lainnya.

Pandemi Covid-19 yang berdampak pada pengalihan anggaran untuk kesehatan membuat mereka hanya bisa melakukan pemeliharaan infrastruktur. “Saya berharap tahun depan bisa ada jalan keluar,” tutur Syaroni. 

Sementara itu dalam rangkaian Hari Bakti PU ke-76, DPUTR Kota Cirebon juga telah melakukan sejumlah kegiatan sosial di sejumlah titik. (din)

Kota Cirebon Diterjang Hujan Angin, Sejumlah Rumah, Toko dan Pohon Tumbang


FOKUS CIREBON - Hujan deras disertai angin kencang dan petir di Kota Cirebon, memporak porandakan sejumlah atap toko, rumah warga, baligho dan pohon. Membuat situasi di Kota Cirebon dari pukul 22.30 hingga pukul 23.45 WIB benar-benar mencekam, Jum'at malam, (4/11/2021).

Para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di Jalan Tentara Pelajar, Jalan RA Kartini dan Jalan Kesunean, Jalan Pekalangan serta sejumlah PKL di jalan lainnya, berhamburan keluar mencari tempat yang aman.

Lantunan istighfar dan kumandang adzan terdengar dari bibir para warga yang terdampak angin kencang. "Situasinya sangat mencekam, kami hanya bisa menyebut nama Allah SWT dan terus berdoa agar kami sekeluarga dan tetangga semuanya selamat dari hujan dan angin kencang," ujar Rochman, warga Kesunean kepada Fokus Cirebon. 

Hal senada juga diungkapkan Dwi Aprilianto, warga Kejaksan, saat malam angin kencang, dirinya bersama sejumlah warga tengah berada di luar rumah.

"Bersama warga, kami tengah membersihkan sampah yang hanyut di aliran selokan. Karena air semakin terus meninggi dan sudah tumpah ke pelataran rumah-rumah warga. Namun tak disangka, angin kencang datang dan kami langsung berlarian menyelamatkan diri ke tempat yang lebih aman," tuturnya.

Menurut Dwi, suasana begitu mencekam dan semua beristigfar, terus menyebut asma Allah, karena hujan deras disertai  angin kencang benar-benar sangat menakutkan.

Sebuah pohon tumbang menimpa salah satu toko cat di Jalan Pekalangan, Kota Cirebon.


Sementara itu, di Jalan Tentara Pelajar, sejumlah pohon tumbang ke jalan, termasuk tenda atau warung para PKL porak poranda. Bahkan baligho besar dari besi pun terangkat dan tumbang menimpa rumah toko.

Dari peristiwa hujan dan angin besar ini, belum di dapat informasi tentang kerugian warga atas musibah tersebut, termasuk korban luka-luka maupun korban jiwa.  (din)


Jumat, 03 Desember 2021

Tim Itjen Kemenag RI Lakukan Monitoring dan Evaluasi Pengelolaan Media Sosial di Kampus IAIN Cirebon, Hasilnya Bangga

Tim Monitoring dan Evaluasi Pengelolaan Media Sosial Inspektorat Jenderal Kemenag RI saat berada di Laboratorium Humas IAIN Syekh Nurjati Cirebon.


FOKUS CIREBON - Sebanyak tiga orang utusan Inspektorat Jenderal Kemenag RI melakukan monitoring dan evaluasi pengelolaan media sosial di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Jum'at, (03/11/2021).

Ketiganya adalah Zulfa Hanum, Adha Anggraini dan Muhammad Bukhari Muslim. Keempat utusan ini langsung bertemu Kabag Umum dan HUMAS, Drs Imron Rosadi MM dan kemudian diteruskan ke Kasubag Humas dan Publikasi IAIN Syekh Nurjati Cirebon, H M.Arifin, M.Pd.I.

Oleh Kasubag Humas dan Publikasi ketiga utusan Itjen dibawa untuk melihat-lihat kantor kehumasan IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan kemudian ke Studio PJJ PAI di gedung Siber, IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Di Studio PJJ PAI, Arifin membuka pertanyaan terkait motivasi kedatangannya ke kampus IAIN Cirebon. Kemudian Zulfa Hanum, Ketua Tim, langsung memberikan jawaban bahwa  kedatangannya tim ini untuk melihat kesiapan IAIN yang tengah digadang untuk menjadi Universitas Islam Siber Syekh Nurjati Indonesia.

Jawaban lainnya, Zulfa menyebut bahwa kedatangan ini sebagai bentuk pelaksanaan dari instruksi pimpinan untuk melihat langsung kesiapan IAIN Cirebon, terutama menyangkut apakah sudah baik pengelolaan media sosialnya (medsos) dan lainnya.

Kasubag Humas dan Publikasi IAIN Syekh Nurjati Cirebon saat berdialog dengan Tim Monitoring dan Evaluasi Pengelolaan Media Sosial dari Irjen Kemenag RI di Studio PJJ PAI.


Karena menurut Zulfa, sekarang ini adalah era teknologi, di mana informasi itu ada digenggaman tangan, sekali klik kebutuhan informasi langsung diterima.

"Alhamdulillah, ternyata IAIN Syekh Nurjati Cirebon pengelolaan media sosialnya sangat baik dan luar biasa, karena sudah berjalan, tinggal menguatkan dan melengkapi yang belum ada, serta mengembangkan sesuatu yang sudah ada," kata Zulfa yang bangga dengan media sosial IAIN Syekh Nurjati Nurjati Cirebon yang sudah berjalan baik.

Demikian juga dengan keberadaan Studio PJJ yang menurut Zulfa sudah sangat luar biasa, artinya kesiapan IAIN Syekh Nurjati Cirebon untuk menjadi UISSI sudah berjalan baik juga.

Sementara kebanggan juga terucap dari  Adha Anggraini, bahwa anak-anak muda sepertinya memiliki peran aktif dan ide-ide kreatif. Ini tentu menjadi anak-anak muda yang luar biasa. Hal itu disampaikan Adha setelah melihat langsung hasil kreatifitas media sosial yang dikembangkan oleh staf Humas yang masih berusia muda-muda, ditambah Humas IAIN Syekh Nurjati Cirebon sudah memiliki sejumlah media partner, sehingga sangat cepat dalam membantu publikasi.


"Ya, saya sangat bangga, karena hasil monitoring ini, saya melihat pengelolaannya sudah sangat baik. Apalagi pihaknya melihat kreatifitas anak-anak di kehumasan IAIN Cirebon  sangat kreatif dan ini sangat luar biasa, karena saya melihat media sosialnya sudah sangat baik, dan tentu saja Jurusan KPI yang ada di IAIN Cirebon ini, bisa menjadi laboratorium mereka," katanya bangga kepada hasil monitoring yang dilakukannya di kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon. (din) 


Dua Hari, IAIN Cirebon Menjalani Audit Surveillance Untuk Mendapatkan sertifikasi International Organization for Standardization 9001 2015

FOKUS CIREBON, FC - IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjalani audit surveillance untuk mendapatkan sertifikasi International Organization for Standardization (ISO) 9001 2015. Audit tersebut dilaksanakan selama 2 hari, yaitu Kamis-Jumat (2-3/12/2021).

ISO merupakan salah satu standar internasional dalam sebuah sistem manajemen untuk pengukuran mutu organisasi. Mereka memegang peranan penting dalam mengukur bagaimana kredibilitas perusahaan yang ingin bersaing secara global dan salah satu cara untuk meningkatkan sistem manajemen mutu.

Ketua LPM IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Ayus Ahmad Yusuf MSi menjelaskan, audit ISO 2015 ini lebih kepada manajemen, yaitu untuk meningkatkan pelayanan akademik di kampus setempat.

“Ini dilakukan untuk penjaminan mutu di IAIN Syekh Nurjati Cirebom agar dapat terjamin dengan baik,” kata Ayus saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (2/12/2021).

Dia mengungkapkan, audit ISO 2015 merupakan bagian dari Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME) yang telah dicanangkan LMP IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Selain itu, lanjut Ayus, kampus setempat juga secara berkala menjalani audit yang dilakukan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) untuk meningkatkan kualitas akademik di IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

“Audit ISO ini dilakukan oleh pihak eksternal, sehingga prosesnya lebih tajam lagi. Ada berbagai audit yang kita jalani, kita ada SPMI, SPME, BAN-PT, ISO, dan lainnya,” jelasnya. (din)