Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 19 Oktober 2023

Bupati Imron Launching SiDITA, PAD Retribusi Tenaga Kerja Asing Bakal Meningkat

KABUPATEN CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon mengapresiasi Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) yang sudah membuat inovasi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hal tersebut diungkapkan Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag saat melakukan launching Sistem Digitalisasi Retribusi Tenaga Kerja Asing (SiDITA) di Hotel Patra Cirebon, Kamis (19/10/2023). 

Menurut Imron, apa yang dilakukan oleh Disnaker ini sangat bagus, apalagi bisa menunjang PAD yang lebih tinggi. "Ini merupakan inovasi yang dibuat oleh Kadisnaker, dimana kedepan PAD untuk retribusi Tenaga Kerja Asing (TKA) bisa meningkat," katanya.

Ia mengungkapkan, pada era globalisasi saat ini, Indonesia masih memerlukan investor asing, dan sebagai negara anggota World Trade Organization (WTO), yang harus membuka kesempatan masuknya TKA.

Imron juga mengatakan, trend keberadaan TKA yang berdomisili dan bekerja di Kabupaten Cirebon semakin meningkat jumlahnya dari tahun 2019 sampai dengan tahun 2023.

"Keberadaan TKA yang meningkat, diharapkan menjadi daya ungkit terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi penggunaan TKA," lanjutnya.

Dijelaskan Imron, bahwa berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2021 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) dan Permenaker Nomor 8 Tahun 2021 tentang Pedoman Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2021 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing, serta Perda Kabupaten Cirebon Nomor 4 Tahun 2022 tentang Retribusi Penggunaan Tenaga Kerja Asing.

"Pemberi kerja yang mempekerjakan TKA, dikenakan retribusi untuk pengesahan RPTKA perpanjangan bagi TKA yang bekerja di lokasi, dalam satu kabupaten/kota dengan nilai retribusi besarnya US$100 (seratus dollar Amerika Serikat) per jabatan per orang per bulan," jelas Imron.

Sehingga, kata Imron, untuk meningkatkan PAD dari sektor retribusi penggunaan TKA di Kabupaten Cirebon adalah melalui inovasi sistem pembayaran retribusi yang lebih mudah.

"Biasanya, transaksi pembayaran yang dilakukan secara manual dengan langsung mendatangi loket pada bank persepsi yang ditunjuk pemerintah daerah (bank BJB), tetapi belum memberikan kemudahan layanan pembayaran, yang berakibat pada capaian target penerimaan pendapatan retribusi daerah," ungkap Imron.

"Sehingga, dengan diterapkan inovasi sistem pembayaran digitalisasi melalui virtual account SiDITA ini, kami optimis, pada tahun anggaran 2024 dapat melebihi target penerimaan," sambungnya.

"Karena inovasi ini, dapat memangkas alur transaksi pembayaran secara manual dan transaksi dapat dilakukan dimanapun pun, kapan pun, dan dari bank mana pun, sehingga lebih efisiensi waktu dan tenaga," tambahnya.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Cirebon, Novi Hendrianto mengatakan, jumlah TKA di Kabupaten Cirebon saat ini tercatat sebanyak 412 orang. 

Ratusan TKA tersebut berasal dari 21 negara yang bekerja pada 70 perusahaan yang ada di Kabupaten Cirebon. 

Bahkan kata Novi, pihaknya mampu mencapai terget PAD sektor penarikan retribusi penggunaan TKA di Kabupaten Cirebon. "Capaian retribusi Oktober 2023, dari target Rp1 Miliar kini  sudah tercapai Rp2,5 Miliar, artinya lebih dari 255 persen capaiannya," jelas Novi.

Ia menambahkan, bahwa sistem digital SiDITA ini merupakan pelayanan berbasis virtual account pertama yang dilaunching dari kota/kabupaten se-Jawa Barat. 

"Sistem digital SiDITA ini untuk mempermudah pembayaran retribusi pembayaran TKA yang bekerjasama dengan bank BJB. Sehingga nantinya, perusahaan yang mempekerjakan TKA bisa memanfaatkan program ini dengan mudah," imbuhnya. (Ara)

Rabu, 18 Oktober 2023

Diskominfo Kabupaten Cirebon Luncurkan Sistem Pelayanan Informasi Terpadu (Sipiter)

KABUPATEN CIREBON - Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon terus melakukan inovasi dalam mempermudah layanan berbasis elektronik. Terbaru, Diskominfo Kabupaten Cirebon meluncurkan Sistem Pelayanan Informasi Terpadu (Sipiter), bertempat di Command Center Sekretariat Daerah Kabupaten Cirebon, Rabu (18/10/2023).

Peluncuran Sipiter ini merupakan Laporan Proyek Perubahan Kepala Diskominfo Kabupaten Cirebon, Bambang Sudaryanto, SH., MH yang tengah mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XX Tahun 2023. 

Launching ini dihadiri langsung oleh Bupati Cirebon, Drs. H. Imron M.Ag didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon yang sekaligus mentor, Dr. H. Hilmy Riva'i, M.Pd beserta sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Cirebon.

Dalam aplikasi tersebut, terdapat beberapa layanan yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat luas maupun ASN di lingkungan Pemkab Cirebon. Sehingga, Sipiter ini juga merupakan integrasi beberapa layanan elektronik yang selama ini masih tersebar di Perangkat Daerah masing-masing dijadikan dalam satu wadah layanan secara terpadu.

Bupati Imron menyambut baik inovasi yang dilakukan ini. Menurutnya, semangat reformasi birokrasi berbasis elektronik ini bisa cepat tercapai dengan adanya integrasi layanan.

"Dengan adanya sistem ini, maka masyarakat cukup dipermudah, karena semua layanan masyarakat sudah terpadu ada disitu dalam satu layanan website. Semoga inovasi ini juga bisa memberikan manfaat yang lebih luas, baik bagi masyarakat secara umum maupun ASN," ujar Imron.

Namun, Imron juga meminta kepada semua instansi di Pemkab Cirebon untuk ikut berperan aktif dalam memperbaharui data yang ada dalam sistem. Karena, menurutnya, tanpa adanya kerjasama, maka sistem yang baik tidak akan berjalan dengan baik.

"Perangkat daerah juga harus ikut membantu, karena pada dasarnya, semua ini untuk mempermudah layanan kepada masyarakat," tambahnya.

Di tempat sama, Sekda Kabupaten Cirebon juga menyebut inovasi ini sangat sejalan dengan amanat Perpres Nomor 95 Tahun 2018 tentang SPBE. 

"Kita berharap, masyarakat bisa memanfaatkan website Sipiter ini untuk mendapatkan berbagai layanan yang dibutuhkan. Efektif, efisien dan transparan adalah semangat kita dalam memberikan pelayanan," singkatnya.

Sementara itu, Kadiskominfo Kabupaten Cirebon sebut masih ada beberapa permasalahan yang menjadi kendala dalam pengembangan website Sipiter ini. Menurutnya, penyempurnaan dari website akan terus diupayakan oleh pihaknya, sehingga kedepan website Sipiter akan bermanfaat secara penuh.

"Ada beberapa perangkat daerah yang belum menyerahkan data layanan informasi berbasis elektroniknya, sehingga saat ini website Sipiter kedepannya akan dilakukan pembaharuan secara berkelanjutan," ungkap Bambang.

"Harapan saya, semoga website Sipiter ini memberikan kemudahan bagi masyarakat dan ASN yang hendak mendapatkan pelayanan melalui media elektronik. Karena kalau diibaratkan, Sipiter ini merupakan rumah bagi berbagai aplikasi layanan informasi berbasis elektronik yang disediakan oleh Pemkab Cirebon," imbuhnya. (Ara)

Selasa, 17 Oktober 2023

Bangun Semangat Olahraga, IAIN Cirebon Selenggarakan Poros Jati 2023

CIREBON, FC - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menyelenggarakan Pekan Orientasi Riset Olahraga dan Seni (Poros Jati) yang diselenggarakan mulai tanggal 17 hingga 20 Oktober 2023. Acara ini menjadi sorotan utama dalam kalender akademik kampus, menggabungkan semangat olahraga, seni, dan rasa persatuan di antara mahasiswa dan anggota komunitas kampus. Selasa, 17 Oktober 2023.

Dalam sambutanya Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag, menyampaikan Poros Jati bukan hanya tentang bersaing, tetapi juga tentang merayakan keanekaragaman bakat dan minat yang dimiliki oleh mahasiswa. 

"Ini adalah momen yang memungkinkan mereka untuk berkolaborasi, berbagi pengalaman, dan mempererat ikatan di antara satu sama lain,” tutur Prof. Aan.

Lanjutnya, hari ini adalah kesempatan untuk menunjukkan kekuatan, tetapi yang lebih penting adalah menjunjung tinggi sportifitas. Selamat bertanding, dan jadilah inspirasi bagi semua yang menyaksikan.

Sementara Wakil Rektor III IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. Hajam ,M.Ag. menjelaskan, kegiatan Poros Jati tersebut merupakan program kampus setempat untuk memfasilitasi minat dan bakat mahasiswa serta menjaring bibit unggul yang dapat mewakili IAIN Syekh Nurjati Cirebon untuk berkompetisi dalam berbagai event.

Poros Jati tahun ini  mengangkat tema “Mewujudkan Kampus Cyber yang Berprestasi”, dan menjadi platform yang menghubungkan mahasiswa dalam berbagai kegiatan yang bertujuan untuk mempromosikan kebugaran fisik, kreativitas seni, dan budaya di IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Salah satu sorotan dalam Poros Jati adalah berbagai kompetisi olahraga yang sangat kompetitif. Mahasiswa membentuk tim dan berpartisipasi dalam cabang-cabang olahraga seperti futsal, voli, badminton, basket, tenis meja dan catur cepat. Kompetisi yang ketat dan semangat sportifitas yang tinggi menjadi daya tarik utama dalam ajang ini.

Selain olahraga, seni juga memiliki peran utama dalam Poros Jati. Mahasiswa menampilkan bakat seni mereka dalam berbagai cabang seni, termasuk musik, pop solo islami, band, kaligrafi, MTQ, debat bahasa Inggris, debat bahasa Arab, debat konstitusi, duta kampus dan dokumenter poros jati. Penampilan seni yang menginspirasi dan kreatifitas yang memukau mewarnai kegiatan ini.

Sedang untuk lomba cabang Karya Tulis Ilmiah (sains dan teknologi) yakni bussines plan dan karya inovatif. Sementara khusus untuk juara lomba Tiktok Moderasi Beragama dan Tiktok Branding Kampus, sudah barang tentu dengan melihat banyaknya viewers pada Tiktok masing-masing peserta lomba.

Poros Jati telah menetapkan standar tinggi dalam penyelenggaraan acara yang menggabungkan semangat kompetisi dan kekreatifan seni. Ini bukan hanya tentang merayakan bakat mahasiswa, tetapi juga tentang mempromosikan semangat kebersamaan di IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 

Acara ini juga mencerminkan komitmen IAIN dalam membentuk lulusan yang berpengetahuan luas, berbakat, dan memiliki etika serta semangat kebersamaan yang kuat. (din)

Senin, 16 Oktober 2023

Lulusan PPG IAIN Cirebon Capai 88,50 Persen, Rektor : Ini Capaian Terbesar Tahun 2023

 

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr H Aan Jaelani M.Ag saat mengukuhkan Guru Profesional pada kegiatan PPG 2023.


FOKUS CIREBON, FC - Gemuruh tepuk tangan dari ratusan guru profesional menggema di ruang hotel, di Kota Cirebon. Tepuk tangan ini sebagai bentuk curahan rasa syukur dan bangga mereka yang telah dikukuhkan sebagai guru profesional oleh Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan dilangsungkan dengan penyematan sebagai tanda mereka lulus sebagai guru profesional, Senin, (16/10/2023).

Berdasarkan data yang diperoleh Fokus Cirebon, bahwa pengukuhan ini dihadiri oleh 257 guru dan merupakan yang terbanyak dengan prosentase kelulusan tertinggi sekitar 88,50 persen selama 2 tahun terakhir. 

"Alhamdulillah, pada tahun 2023 ini pengukuhan guru profesional dihadiri 257 guru dengan prosentase kelulusan tertinggi sekitar 88,50 persen," terang Dekan FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Saifudin M.Ag.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh LPTK IAIN Syekh Nurjati Cirebon itu, kata Dekan FITK, 257 guru ini terdiri 257 Guru ini terdiri dari Mata Pelajaran PAI 119 Guru, Mata Pelajaran Fiqih 26 Guru, Mata Pelajaran Akidah Akhlak 36 Guru, Mata Pelajaran Qur’an Hadist 58 Guru, Mata Pelajaran Bahasa Arab 18 Guru.

Menurutnya, asal daerah peserta lulus tersebar di 35 Kota/Kabupaten seluruh indonesia. Di antaranya dari Bandung, Banjarnegara, Batang, Bekasi, Binjai, Bogor, Brebes, Sumedang, Ciamis, Cianjur, Cilacap, Cirebon, Indramayu, Kuningan, Majalengka, Garut, Karawang, Tasikmalaya, Tegal, Probolinggo, Sumenep, Sidoarjo, Subang, Kendal, Kab. Sigi (Sulteng), Kabupaten Takalar Sulsel, Kab Sumba Barat NTT, dan lain-lain.

"Sedangkan untuk 6 provinsi itu, berasal  dari Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jakarta, Sumatera Utara, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan," katanya.

Sementara itu, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag dalam sambutannya menyatakan, bahwa pengukuhan guru profesional periode 5 tahun 2023 ini merupakan yang terbesar. 

"Para guru profesional ini berasal dari 35 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia. Hari ini kita kukuhkan dan semoga ilmu-ilmu yang didapat bisa diaplikasikan di masyarakat untuk menyongsong masa depan generasi bangsa," jelasnya.

Prof Aan juga menjelaskan, bahwa untuk mengingat IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof Aan memulai dengan membuka kesejarahan Cirebon terkait nama Syekh Nurjati Cirebon.

Kemudian berdasarkan KMA RI Nomor 860 Tahun 2022 tentang penetapan IAIN Syekh Nurjati Cirebon sebagai Pilot Project Perguruan Tinggi Keagamaan Islam berbasis Siber dan menetapkan IAIN Syekh Nurjati Cirebon sebagai PTKI berbasis Siber pertama di Indonesia.

Penetapan ini didasarkan pada keputusan Direktur Jendral Pendidikan Islam Nomor 1175 Tahun 2021 tentang Penetapan IAIN Syekh Nurjati Cirebon sebagai Pilot Project Perguruan Tinggi Keagamaan Islam berbasis Siber (Digital University.

Menurut Prof Aan, Transformasi Kelembagaan Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon (UINSSC) ini memiliki 3 peran utama. Pertama menyelenggarakan program pendidikan berbasis Siber, sebagai frontier advokasi gerakan OIER (Open Islamic Educational Resources) yang berarti bahwa UINSSC menjadi inisiator dalam pusat pengembangan pendidikan Islam yang ke depan akan menjadi rujukan dunia.

Terkait dengan beberapa hal yang menjadi prioritas antara lain kajian dan perkembangan Moderasi Beragama, pengembangan pembelajaran berbasis digital dan yang lainnya. Kemudian PTKI sebagai knowledge creation and transmission dalam semi-isolation space menjadi re-creation and connecting knowledge pada open space.

Kedua UINSSC Menyelenggarakan proses belajar mengajar berbasis digital multimedia university dalam mengembangkan PTKI sebagai knowledge creation and transformation, ini menandakan bahwa UINSSC ini perguruan tinggi keagamaan Islam yang memiliki peran dalam memproduksi pengetahuan dan mentransformasikannya dalam konteks pengembangan belajar mengajar berbasis digital.

Pada aspek yang kedua ini, kata Prof Aan, untuk menjadi multimedia, sehingga untuk dosen dan mahasiswanya, itu harus bisa membuat konten-konten (konten kreator).

Ketiga UINSSC Penyelenggara program pendidikan jarak jauh (PJJ) dan pendidikan berbasis teknologi atau cyber university yang networked, digital, dan virtual Efisiensi pembiayaan dan efektivitas pembelajaran yang menghasilkan output yang lebih optimal dan mampu mendorong terjadinya revolusi peran PTKI, dosen, mahasiswa, dan stakeholder PTKI. Menerapkan program pembelajaran berbasis TIK, seperti blended atau hybrid learning, e-learning, online learning, digital learning, dan virtual learning melalui Learning Management System (LMS) yang futuristik dan modern, dan menjadi frontiers of education innovation, sebagai pusat riset dan pengembangan inovasi berbagai modus pembelajaran berbasis teknologi dan diseminasi inovasi.

"Pada Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) ini,  sebentar lagi kita akan ada 6 Prodi, 5 Prodi S1 dan 1 Prodi S2," terangnya.


Sementara itu, kegiatan pengukuhan guru profesional ini dihadiri oleh Direktur Pendidikan Agama Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian
 Agama RI, Drs. Amrullah, M.Si, kemudian Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, para Wakil Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Kepala Biro AUAK IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Direktur Pascasarjana dan 0ara Dekan di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, para Wakil Dekan FITK, Kepala Bagian TU FITK, Ketua Prodi dan Sekretaris Prodi PPG, para tamu undangan, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Seksi PAI, Kapala Seksi Penmad Se-Wilayah 3 Cirebon. (Nurdin)




Minggu, 15 Oktober 2023

Pemkab Cirebon Lakukan Pra Kerjasama Dengan Pemkot Guangzhou China Terkait Pariwisata dan Budaya

KABUPATEN CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon melakukan pra kerjasama dengan Pemerintah Kota Guangzhou China terkait Pariwisata dan Budaya dari Anggota Aliansi Kota Pelestarian Budaya Konservasi Jalur Sutera Maritim (CAMSR).

Penandatanganan pra kerjasama sendiri dilakukan di Hotel Patra, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Minggu (15/10/2023) dan dihadiri oleh para pejabat, baik dari Pemerintah Kabupaten Cirebon maupun Pemerintah Kota Guangzhou China.

Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag mengatakan, dirinya mengaku bangga, karena Kabupaten Cirebon dapat berpartisipasi aktif sebagai salah satu wilayah pendaratan jalur Sutera Maritim pada abad 14 yang dilakukan oleh Laksamana Ceng-Ho.

"Kabupaten Cirebon merupakan salah satu lokasi pendaratan jalur perdagangan, sehingga penyebaran budaya jalur Sutera Maritim dapat berkembang pesat, karena letaknya yang strategis sebagai daerah pesisir pantai dan memiliki pelabuhan Muara Jati Cirebon yang sangat ramai pada masanya," ujar Imron.

Menurut Imron, terdapat sembilan pendaratan jalur Sutera Maritim yang tersebar di Nusantara, salah satunya di wilayah Cirebon.

Imron menjelaskan, menurut sejarah Laksamana Cheng-Ho berlabuh di Muara Jati Kerajaan Singapura, nama kerajaan sebelum dikenal adanya Cirebon pada tahun 1415.

"Kedatangan Laksamana Cheng-Ho sangat berpengaruh terhadap perkembangan dan kemajuan peradaban sosial, budaya dan ekonomi Cirebon," ungkap Imron.

"Bukti peninggalan kedatangan Cheng-Ho yang masih ada hingga saat ini di Cirebon, diantaranya bangunan seperti masjid, vihara, makam, mercusuar, benda bersejarah, seperti keramik China, tembikar, tata busana, batik motif Mega Mendung, kuliner juga beragam peninggalan lain khas Tiongkok yang telah berakulturasi dengan sistem budaya lokal di Cirebon," jelasnya.

Ia berharap, dengan adanya pertemuan dengan forum promosi dan pra kerjasama pariwisata dan budaya ini akan semakin menguatkan kedua wilayah, baik kota-kota yang telah tergabung dalam CAMSR dan Kabupaten Cirebon sendiri. 

"Semoga dengan forum ini, kegiatan pariwisata dan budaya Kabupaten Cirebon akan makin maju dan berkembang, serta menjadi akses awal pemerintah daerah berinteraksi lebih baik dan modern dalam pergaulan global untuk mensejahterakan masyarakatnya," harapnya.

Di tempat yang sama, Deputy Chief of Guangzhou Culture, Television, Tourism Bureau Chief of Guangzhou Culture Heritage Bureau, Mr. Liu Xiao-Ming mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak terkait yang ada di Indonesia yang telah mengatur pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten Cirebon.

Bahkan pihaknya juga mengirimkan salam hormat kepada teman-teman di Indonesia yang selama ini telah mendukung perkembangan budaya jalur Sutra Maritim. 

"Kami datang dengan hati yang tulus, penuh harapan dan dengan visi bersama untuk mendorong perkembangan lebih lanjut dari Jalur Sutra Maritim," katanya.

Ia menjelaskan, tahun ini adalah tahun ke-10 dari One Belt One Road dan perjalanan budaya jalur Sutra Maritim, yang dimulai dari Guangzhou sampai di Indonesia, yakni di Cirebon, yaitu untuk melanjutkan persahabatan jalur Sutra yang sudah mencapai ribuan tahun. 

"Lebih dari 2000 tahun yang lalu kapal-kapal dagang Tiongkok berlayar jauh hingga ke Indonesia, dan menciptakan sejarah legendaris di jalur Sutra Lautan Hindia," lanjutnya.

Liu Xiao-Ming mengungkapkan, saat ini Tiongkok telah menjadi mitra perdagangan terbesar di Indonesia selama 10 tahun berturut-turut. 

Tiongkok dan Indonesia terus mengembangkan ide-ide baru dan wilayah baru dalam kerjasama, serta menggali potensi baru. 

Dengan latar belakang kerjasama yang erat antara Tiongkok dan Indonesia, saat ini Gungzhou dan Cirebon memiliki peluang perkembangan yang luas.

"Dalam perjalanan budaya jalur Sutra Maritim pada tahun 2023, pihaknya akan terus menjalin hubungan, berbagi pengalaman, dan saling menguntungkan, serta melakukan komunikasi dan kerja sama budaya yang menyeluruh," ungkapnya.

"Dengan fokus pada kerjasama pelestarian warisan budaya Jalur Sutra Maritim, kita akan berbagi sumber daya dan mendapatkan manfaat bersama, meningkatkan komunikasi budaya, saling memperkaya dan berupaya untuk lebih baik dalam menemukan, menyoroti, dan mengkomunikasikan nilai nilai Jalur Sutra Maritim," sambungnya.

"Di Cirebon ini, mari kita bersama-sama menjadi saksi perjalanan budaya Jalur Sutra Maritim menuju pelayaran yang baru, membuka layar dan menjelajah dengan semangat baru," imbuhnya. (Anisa)

Komunitas Kolaborator Kebaikan ID Yang Diprakarsai Mahasiswa IAIN Cirebon Berdama DLH Gelar Aksi Clean Up di Pantai Kesenden

FOKUS CIREBON, FC - Aksi gotong royong yang dilakukan Komunitas Kolaborator Kebaikan ID pada 14-15, Sabtu-Minggu Oktober 2023, menggelar bersih-bersih sampah sampai di Pantai Kesenden Cirebon.

Dalam kegiatan ini Komunitas Kolaborator Kebaikan ID menindak lanjuti inisiasi sebelumnya dengan komunitas Bersama Indonesia chapter Cirebon yang telah mengadakan Diskusi Publik tentang kesadaran lingkungan.

Komunitas yang penggeraknya adalah  mahasiswa lintas jurusan dari IAIN Syekh Nurjati Cirebon, disiasati aksi yang bertepatan juga dengan momentum sumpah pemuda mendatang.

Dengan kata lain, aksi ini adalah bentuk output dari sebuah diskusi yang diadakan pada pekan sebelumnya. Terbilang cukup singkat untuk persiapan aksi clean up yang hanya satu pekan.

Berkolaborasi dengan beberapa komunitas lingkungan seperti Suara Alam Indonesia, Pesona Gunung Indonesia, World Clean Up Day, dan beberapa Sispala dari berbagai sekolah seperti SMA N 4 Cirebon dan MAN 4 Cirebon. Dan masih banyak lagi.

Tak hanya dari sektor komunitas, aksi ini pun menggandeng beberapa stakeholder pemerintahan yang penting seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kota Cirebon, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung, dan juga kelurahan Kesenden yang menjadi kawasan wilayah aksi.

Pada awalnya aksi digelar selama dua hari di beberapa titik tidak hanya pantai Kesenden melainkan juga sungai seperti Sukalila, pilang, dan belakang CSB. Namun, karena satu dan lain hal panitia memutuskan untuk memfokuskan wilayah kerja aksi pada satu titik saja yaitu pantai Kesenden.

"Pantai Kesenden ini sebetulnya sering kami bersihkan berkala beberapa pekan, bahkan dari sebelum dan setelah adanya Pandawara. Tapi tetap saja cepat kotor karena membawa sampah dari dua sungai yang mengapitnya" ujar Rezky dari DLH.

Ruliyanto, Lurah Kesenden juga menyatakan hal yang sama bahwa permasalahan kotornya pantai kesenden tak bisa diselesaikan dengan membersihkan pantainya saja. Masyarakat setempat pun perlu diedukasi, dan aksi pembersihan sungai-sungai lainnya juga.

Selaku Koordinator Aksi Clean Up, Omar Qad Panity menyatakan, sekalipun belum sepenuhnya semua sampah dibersihkan, tapi setidaknya dapat meminimalisir dan sebagai upaya kecil memantik kesadaran kolektif khususnya anak muda.

Untuk relawan yang hadir sendiri di hari pertama sekitar 80an, dan di hari keduanya mengalami kenaikan menjadi sekitar 100an orang. Terdiei dari elemen pemerintah, komunitas, organisasi kampus, sekolah, madrasah, dan umum lainnya.

"Perlu ada sedikit catatan evaluasi bagi panitia agar melaksanakan koordinasi dengan baik, seperti ke tingkat-tingkat RW/RT sekalipun, agar masyarakat juga terasa dirangkul," ujar Gun sebagai salah satu relawan yang terlibat. 

Hal senada diungkapkan Sugeng, bahwa keterlibatan warga setempat sangat dinanti. Apalagi warga Kesenden merupakan warga yang terdekat dari pantai ini. Maka kepedulian mereka sangat berarti bagi lingkungan di sini.


Terlepas dari itu, acara seperti ini memang pantas untuk diberi apresiasi. Seperti respon dari Diana. Pihaknya sangat senang dapat berpartisipasi dalam kegiatan ini, semoga banyak yang meniru aksi kebaikan seperti yang dilakukan anak-anak muda ini.

Demikian juga dari Ai yang menyatakan, bahwa kegiatan ini yang dibutuhkan anak-anak, kapan pun dan di mana pun pokoknya pihaknya siap support.

"Semoga aksi-aksi clean up, gerakan-gerakan kebaikan kecil lainnya akan terus ada dan berlipat ganda," tandasnya.

Sabtu, 14 Oktober 2023

Direktur Diktis Prof Dr Zainul Hamdi dan Ana Hasbie Juru bicara Menteri Agama RI, Berkunjung Ke IAIN Cirebon

FOKUS CIREBON, FC - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) berubah bentuk menjadi Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon (UIN SSC) yang insya Allah berdasarkan informasi  SK Perpresnya akan keluar dalam waktu dekat atau tepatnya mudah-mudahan pas di hari santri nasional. ujar ReKtor IAIN Cirebon, Prof. Dr. Aan Jaelani saat menyambut Direktur Diktis Prof Dr Zainul Hamdi dan Ibu Ana Hasbie  Juru bicara Menteri Agama RI di Cirebon.

"Dengan lahirnya Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon (UIN SSC)  dari rahim Kementerian Agama, maka salah satu program prioritas Menteri Agama RI Gus Yaqut Kholil Qoumas telah tercapai dengan baik, mahasiswa UIN Siber tersebar di 37 Provinsi di Indonesia," terang Direktur Pendidikan Tinggi Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Zainul Hamdi saat memberikan konfirmasi di Cirebon, Jum’at (13/10/2023)

Menurutnya, perubahan bentuk ini harus diikuti dengan adanya transformasi keilmuan dan digitalisasi campus secara menyeluruh agar kiprah UIN Siber di masyarakat semakin mendunia. 

Bahkan, lanjutnya, perubahan bentuk ini juga dilakukan dalam rangka memenuhi tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dan proses integrasi keilmuan Agama Islam dengan sains serta mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. “Semoga cita-cita dan harapan mulia ini terwujud” harapnya. 

Makanya kami datang selain untuk mengevaluasi sarana prasarana, server, bandwith, LMS, SIM, SDM dan lainnya.

Pada kesempatan berbeda, juru bicara Menteri Agama RI ibu Ana Hasbie berharap agar perubahan bentuk ini diikuti dengan adanya perubahan peningkatan mutu dan kualitas. Penguatan bidang Sarpras, SDM Penelitian dan pengabdian kepada masyarakat menjadi sangat penting terlebih khusus learning menejemen sistemnya harus bagus, mudah diakses dan fleksibel.

“Kampus UIN siber syekh nurjati harus mampu menyelenggarakan integrasi keilmuan agama Islam dan sains yang memiliki distingsi atau pembeda terhadap prodi yang ada pada perguruan tinggi lain. kerja kolektif, kolegial dan prosedural bisa cepat juga transformasi. Tidak ada yang merasa dilangkahi, dan saling respek. Semoga menjadi “lesson learn” untuk kita semua, pentingnya memperkuat sinergitas,” lanjut Ana.

Perubahan bentuk kelembagaan IAIN menjadi UIN Siber harus menjadi momentum perubahan mindset dari seluruh pimpinan, dosen, tenaga pendidik, dan stakeholders, sehingga mampu mengantarkan sebagai wolrd class university,” imbuh Rektor.

Sebelum Perpes UIN Siber Syekh Nurjati terbit, para pihak secara intensif melakukan pertemuan untuk membahas PMA tentang Organisasi dan Tata Kerja (Ortaker) UIN agar kampus bisa membuka Fakultas baru dan prodi-prodi PJJ lainnya baik S1 maupun S2.

Ketua Jurusan PJJ PAI, Dr. Moh Ali Hafid, M.Pd.I menyampaikan bahwa pilot projek Menteri Agama RI telah dilaksanakan dengan baik sesuai arahan pak Rektor, pak Dirjen, pak Direktur maupun pak Dekan FITK, dan telah melakukan transformasi digital secara bertahap dan sistematis di prodi PJJ PAI, baik LMS, peningkatan kualifikasi dan skill SDM, conten creator, penyusunan modul dan proses peningkatan mutu dalam pelayanan Pendidikan jarak jauh ini," ujar Ali (din)